P. 1
Desain UML Sistem Informasi Absensi

Desain UML Sistem Informasi Absensi

|Views: 834|Likes:
Published by Ragil Hadianto

More info:

Published by: Ragil Hadianto on May 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2014

pdf

text

original

Unified Modeling Language (UML) Model

Desember, 2012

Sistem Informasi Absensi Badan Pusat Statistik

Dikerjakan Oleh: 1. Ana Uluwiyah 23512175

2. Nugroho Puspito Yudho 23512181 3. M.Arif Kurniawan 4. I GNA Rama Gunawan 23512190 23512199

DAFTAR ISI

1. Pendahuluan……………………………………………………………………………………………… 2. Requirements……………………………………………………………………………………………. 2.1 Developing Vision…………………………………………………………………………….. … 2.2 Modeling Use-Case……………………………………………………………………………. 2.3 Domain Model…………………………….……………………………………………………. 3. Analysis 3.1 Sequence Diagram……………………………………………………………………………… 3.2 Communication Diagram……………………………………………………………………. 3.3 VOPC (View Of Participating Classes)………………………………………………….. 3.4 Activity Diagram………………………………………………………………………………… 4. Design……………………………………………………………………………………………………… 5. DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………….

3 4 4 5 7

9 12 16 19 24 25

2 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS

Adapun tahapan dalam pemodelan UML ini yaitu pemodelan requirement. Hasil output dari sistem ini adalah berupa laporan yang dapat digunakan untuk beberapa kepentingan yaitu 1). Sistem yang diusulkan akan memberikan fasilitas fungsi-fungsi yang dibutuhkan oleh pengguna sistem. 3 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . Design akan dimodelkan dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML) karena sistem yang akan dibangun menggunakan paradigma object oriented. daftar keterangan pegawai bagi yang tidak masuk dan surat-surat tugas dinas. pemodelan Analysis dan pemodelan Design. maka dalam tahap ini merupakan tahap design atau pemodelan. Sistem akan dibangun berbasis web dan dibangun menggunakan bahasa java web programming dan database dengan mySql. terminal adalah PC yang ada di BPS/kantor masingmasing wilayah yang terhubung dengan mesin handkey dan terhubung langsung dengan server BPS pusat melalui VPN dengan IP yang telah ditentukan. 2) Bagi pimpinan. Dari pemodelan global sampai pemodelan tahap yang lebih rinci. Sistem cukup dijalankan oleh 1 orang di masing-masing terminal. Tool yang digunakan untuk menggambarkan model UML adalah Visual Paradigma for UML community edition. Pada bab berikutnya akan dijelaskan lebih detail mengenai tahapan-tahapan pemodelan UML. Dalam model UML ini akan digambarkan beberapa pemodelan dari sistem yang akan dibangun. laporan kinerja berdasarkan kehadiran dapat digunakan sebagai pengambil kebijakan tentang tata letak atau susunan pegawai. Merupakan input bagi sistem penggajian sebagai dasar pembayaran uang kehadiran dan kinerja. Berdasarkan SRS yang telah diusulkan. PENDAHULUAN Sistem Informasi Absensi BPS merupakan sistem yang akan dibangun untuk menggantikan sistem lama yang masih bersifat manual. Dalam hal ini. Sistem akan berjalan dibowser apa saja dan dapat diakses oleh pegawai BPS dari mana saja. Sistem Informasi Absensi memiliki dua sumber data input yaitu log mesin handkey dan daftar informasi lain yang berasal dari kepegawaian seperti penambahan atau pengurangan pegawai.I.

II. Misalkan pegawai BPS Pusat yang sedang ditugaskan ke BPS Provinsi atau BPS Kabupaten/kota.1 Developing a Vision Fitur-fitur dalam sistem Informasi Absensi BPS yang akan dibangun yaitu sebagai berikut: 1. 2. Sistem dapat mengeluarkan laporan dan mencetaknya 9. Sistem dapat menerima data absensi pegawai yang terdaftar yang nantinya dapat diolah untuk menjadi laporan absensi bulanan 4. Sistem dapat berjalan dibowser apa saja 4 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . Sistem berbasis web application yang dapat diakses oleh seluruh pegawai BPS yang telah terdaftar melalui jaringan internet 3. Setiap tahapan akan dibahas lebih detail sebagai berikut: 2. 6. dan sistem akan secara otomatis mendownload/ atau mengambil file absensi yang ada di masing-masing mesin absensi client (terminal) setiap hari pukul 10:00 pagi. Pengguna melakukan absensi masuk dan pulang pada mesin handkey. Sistem dapat melakukan update terhadap status atau informasi pegawai yang mungkin mutasi atau telah pensiun 7. Sistem akan mendukung absensi dimana saja pegawai di tugaskan. Establising the domain model. Modeling use case. Jaringan client-server menggunakan jalur VPN 10. REQUIREMENT MODEL Dalam tahap pemodelan ini ada beberapa cabang tahapan lagi yaitu Developing a vision. Pengguna dapat melihat laporan absensi pada bulan yang sedang berjalan 8. maka pegawai tersebut harus atau dapat absen di BPS yang sedang dikunjungi/ ditugaskan. Pengguna yang belum terdaftar dapat mendaftarkan diri ke sistem melalui administrator 5.

sedangkan pimpinan dapat melihat informasi dari bawahannya. Use Case Diagram Sistem Informasi Absensi Dari gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. maka dapat digambarkan use-case diagram sistem ini sebagai berikut: Gambar 1.2 Modeling Use-Case Berdasarkan fitu-fitur dalam rancangan sistem informasi absensi dan SRS yang telah dibuat pada tahap sebelumnya. Pimpinan. Administrator memiliki autentifikasi untuk menambahkan. Pegawai dan Timer. Sistem memiliki 4 aktor yang berhubungan dengan fungsi-fungsi sistem. mengurangi dan mengupdate data pegawai. yaitu Administrator. pimpinan merupakan turunan dari pegawai.2. Yaitu sbb: 5 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . Sedangkan pimpinan dan pegawai hanya dapat melakukan login dan melihat informasi absensi. 2. Untuk pegawai hanya dapat melihat informasi absensi untuk dirinya sendiri. Sistem memiliki 7 (Tujuh) fungsi.

1 Fungsi Pendaftaran Pegawai Fungsi pendaftaran pegawai merupakan dalam bentuk form yang digunakan untuk mendaftarkan bagi pegawai baru atau pegawai yang belum terdaftar dalam sistem. Dimana sistem akan menerima kiriman data sidik jari dari masing-masing terminal mesin absen. Sistem akan secara otomatis atau setiap pukul 10:00 pagi akan mengcopy data absensi di masing-masing terminal absensi.5 Fungsi Melihat informasi absensi Fungsi ini berisi data generate query administrator dan progress absensi pegawai 2.6 Fungsi Pengiriman data sidik jari Fungsi ini merupakan fungsi automatisasi dari sistem. Dan dari sistem akan mengirimkan kembali data sidik jari yang diterima ke semua terminal absensi beserta data keterangan pegawai 2.4 Fungsi Membuat Laporan Fungsi ini merupakan bentuk query database yang digunakan untuk mengenerate laporan pegawai pada waktu tertentu yang digunakan sebagai input/dasar penilaian kinerja dan pembayaran uang kehadiran 2. 6 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . 2.2 Fungsi Update pegawai Fungsi update pegawai merupakan fungsi yang digunakan untuk mengupdate kondisi pegawai 2. Fungsi ini hanya dilakukan sekali pada waktu pertama kali sistem akan diimplementasikan.3 Fungsi Mengisi keterangan ketidakhadiran Fungsi ini merupakan form yang digunakan untuk mengisi keterangan ketidakhadiran pegawai 2. Fungsi pendaftaran dilakukan oleh administrator.2.7 Fungsi Pengambilan Log Absensi Fungsi ini juga merupakan fungsi automatisasi dari sistem.

Unit Kerja. Kelas Provinsi memiliki metode: getKodeProv 7. getSidikJari. Kelas Laporan memiliki metode: getLaporan. Kabupaten. setKeterangan. Adapun kelas yang terbentuk diantaranya yaitu Pegawai_db. getNIP. Adapun metode yang dimiliki masing-masing kelas adalah sbb: 1. Kelas Kabupaten memiliki metode: getKodeKab 7 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . Provinsi. Kelas Absensi memiliki metode: getAbsensi. Laporan.2. setLaporan. terdapat 9 kelas objek dan 8 (delapan) kelas kontroller. Class-diagram Sistem Informasi Absensi Dalam class-diagram yang terbentuk. 2. Absensi. Mesin Handkey dan system. Kelas User memiliki metode: login 4.3 Establising the Domain Model 2. Masing-masing kelas memiliki metode yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam tahap implementasi. Masing-masing kelas objek akan direpresentasikan dalam bahasa java web programming sebagai entitas yang nantinya dapat dipanggil untuk diselalu digunakan. isiKeterangan 3.1 Class-Diagram Gambar 2.3. Kelas Pegawai_db memiliki methode yang bersifat public yaitu addPegawai. printLaporan 5. setAbsensi. Kelas Unit Kerja memiliki metode: getKodeUnitKerja 6. User. updatePegawai.

password dan level 5. tidak memiliki atribut. Controller Update: login dan updatePegawai 4. nama. Kelas System memiliki meotde: getDate Kelas kontroller hanya memiliki metode. jam pulang. golongan. kode sampel jari 3. kode kabupaten. getLogAbsensi 9. jam masuk. update 4. getSidikJari. nama provinsi 8. Laporan: kode laporan. Controller Ketidakhadiran: login. kode mesin. Kelas mesinHandkey memiliki metode: setUpdate. kode sampel 5 dan flag 2.8. kode kabupaten. Kelas Absensi: nip. kode provinsi. kode unit kerja. Controller Laporan: login. Kabupaten: kode provinsi. kode kabupaten. Unit Kerja: kode provinsi. Kelas Pegawai_db: nip. jabatan. kode kabupaten. User: nip. tambahSidikJari. laporan 8 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . kode mesin. jenis kelamin. Controller Informasi: login dan melihatInformasi 5. nama unit kerja 6. kode sampel jari 4. flagmasuk. Provinsi: kode provinsi. Controller Pengiriman Sidik Jari: kirimSidikJari 7. membuatLaporan dan cetakLaporan 3. isiKeterangan 6. Berikut metode yang dimiliki kelas controller: 1. username. status pegawai. nama kabupaten 7. nama. kode sampel jari 1. flag pulang 3. Controller Daftar Pegawai: login dan daftarPegawai 2. Controller Pengambilan Log Absensi: ambilLog Sedangkan atribute yang dimiliki oleh masing-masing kelas objek adalah sbb: 1. kode sampel jari 2. kode unit kerja. MesinHandkey: kode provinsi. ip mesin.

1 Sequence Diagram ANALYSIS MODEL Gambar 3.III. Sequence Diagram Fungsi Pendaftaran Pegawai Gambar 4. Sequence Diagram Fungsi Update Pegawai 9 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . 3.

Sequence Diagram Fungsi Mengisi Keterangan Ketidakhadiran Gambar 6. Sequence Diagram Fungsi Membuat Laporan 10 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .Gambar 5.

Sequence Diagram Fungsi Pengiriman Data Sidik Jari 11 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .Gambar 7. Sequence Diagram Fungsi Melihat Informasi Gambar 8.

Simbol yang digunakan yaitu: Simbol Keterangan Aktor atau pelaku yang mendorong untuk terbentuknya fungsi sistem Interface atau tampilan interaksi antara aktor dengan sistem biasanya mewakili layer presentasi Controller yaitu penghubung komunikasi dan permintaan layer presentasi dengan layer aplikasi Entitas yaitu bentuk representasi tabel-tabel dalam database atau bentuk fisik dari kelas objek dalam layer aplikasi sistem Tabel 1. Dalam hal ini pertukaran pesan antara objek yang terlibat didalamnya.Gambar 9. Simbol yang digunakan dalam merepresentasikan sequence dan communication diagram 12 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . Sequence Diagram Fungsi Pengambilan Log Absensi 3. Diagram komunikasi akan sebanyak diagram sequence yaitu dalam sistem ini terdapat 8(delapan) diagram komunikasi.2 Communication Diagram Communication diagram merupakan bentuk interaksi antara fragmen dalam diagram sequence dasar.

Communication Diagram Pendaftaran Pegawai Gambar 11. Gambar 10. CD Update Pegawai 13 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .Berikut diagram komunikasi Sistem Informasi Absensi diusulkan.

Gambar 12. CD Membuat Laporan 14 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . CD Mengisi Keterangan Ketidakhadiran Gambar 13.

CD Melihat Informasi Gambar 15.Gambar 14. Pengiriman Data Sidik Jari 15 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .

hanya digambarkan entitas yang terlibat saja. sehingga dalam pembentukan VOPC. VOPC Pendaftaran Pegawai 16 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .3 VOPC (View Of Participating Classes) VOPC adalah kelas diagram yang menggambarkan seluruh kelas yang digunakan dalam diagram sequence.Gambar 16. Pengambilan Log Absensi 3. Karena dalam Visual Paradigma tidak terdapat diagram VOPC. Dalam sistem ini ada 8 (delapan diagram VOPC. Gambar 17. controller disembunyikan.

VOPC Update Pegawai Gambar 19.Gambar 18. VOPC Mengisi Keterangan Ketidakhadiran 17 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .

VOPC Pengiriman Sidik Jari 18 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . VOPC Melihat Informasi Gambar 22.Gambar 20. VOPC Membuat Laporan Gambar 21.

Gambar 23. Dalam sistem ini terdapat 8(delapan) activity diagram. Gambar 24.Activity diagram untuk melihat informasi 19 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .4 Activity Diagram Activity diagram menggambarkan alur kegiatan dari suatu fungsi dalam sistem. VOPC Pengiriman Log Absensi 3.

Gambar 25. Activity diagram untuk pendaftaran pegawai 20 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .

Gambar 26. AD untuk update pegawai 21 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS . AD mengisi keterangan ketidakhadiran Gambar 27.

Gambar 28. Activity diagram untuk membuat laporan 22 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .

Activity Diagram untuk Pengambilan Log Absensi 23 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .Gambar 29. Activity diagram untuk pengiriman data sidik jari Gambar 30.

Layer ini akan dibangun dengan menggunakan java programming. Berikut gambaran rancangan desain sistem informasi absensi yang akan dibangun: Gambar 31. DESIGN Sistem informasi absensi akan dibangun berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman java web programming dengan database MySql. Package desain Sistem Informasi Absensi 24 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .IV. yaitu: 1. sistem direpresentasikan menjadi 3 (tiga) layer. 2. Layer Aplikasi. Layer Database. Layer presentasi. yaitu layer yang menjembatani antara layer presentasi dan layer database. seperti entitas dan utility koneksi ke database. Pertimbangannya adalah pengguna sistem tidak harus menginstall aplikasi dan aplikasi dapat berjalan di semua sistem operasi asalkan memiliki aplikasi browser. yaitu layer yang berhubungan langsung dengan database server. layer inilah yang berinteraksi secara langsung terhadap pengguna. Layer ini akan dibangun dengan Servlet. Layer ini dibangun direncanakan dibangun dengan JSP (Java Server Page). Dalam layer ini meneruskan dan menerima request dari pengguna. yaitu layer yang memberikan user interface kepada pengguna seperti HTTP. Request akan diteruskan ke model dan akan diteruskan ke database. Dalam arsitektur desain sistem ini. 3.

2004 [2] http://www. Hans dkk. Wiley Publising.slideshare.net/kupalima 25 | UML Model-Sistem Informasi Absensi BPS .DAFTAR PUSTAKA [1] Erik Ericson. UML 2 Toolkit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->