P. 1
Berbagai Macam Penyakit Yang Menyerang Sistem Pencernaan

Berbagai Macam Penyakit Yang Menyerang Sistem Pencernaan

|Views: 146|Likes:
sdsd
sdsd

More info:

Published by: Dzaky Zakiyal Fawwaz on May 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2013

pdf

text

original

BERBAGAI MACAM PENYAKIT DAN KELAINAN YANG MENYERANG SISTEM PENCERNAAN

NO 1. Nama Penyakit Apendisitis Organ Yang Diserang Apendisitis adalah radang Usus Buntu pada apendiks (umbai cacing), disebut juga radang usus buntu. Penjelasan Cara Pencegahan dan Penyembuhan 1. Melakukan operasi 2. Menggunakan ramuan alternative penyembuhan alami tanpa efek samping yaitu menggunakan perasan air kunyit 1. berendam di air panas, usahakan tubuh menjadi panas sehingga otot usus kembali mengendur 2. Meminum air putih hangat juga akan membantu proses penyembuhan Gambar

2.

Kolik

Kolik adalah rasa nyeri pada perut yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung zat yang merangsang, misalnya cabai, lada, dan jahe.

Usus

Gambar orang yang menderita kolik
Page 1

Zakaria Arya P (X-CC/12)

3. atau enzim pengganti. Penyebabnya adalah kebiasaan buang air yang tidak teratur dan kurangnya makan makanan berserat. Operasi dapat diindikasikan dalam kasuskasus tertentu. Malabsorbsi Malabsorpsi adalah kelainan kemampuan lambung dan usus untuk menyerap sari makanan menjadi tidak sebaik yang seharusnya. Tingkatkan aktivitas fisik 3. Konstipasi Konstipasi (sembelit) adalah sulit buang air besar karena feses terlalu keras. Usus. Pengobatan bervariasi menurut diagnosis tetapi mungkin termasuk pantangan dan obat-obatan seperti antidiarrheals. Jangan menahan atau menunda BAB 4. 1. antibiotik. Lambung dan Usus 4. Mengkonsumsi lebih banyak serat Gambar sindrom malabsorbsi Zakaria Arya P (X-CC/12) Page 2 . lapisan mukosa anus dan kandung kemih 1. Rehidrasi (banyak minum) 2.

disertai dengan perut mulas karena infeksi bakteri Shigella atau janis protozoa Entamoeba histolytica. Diare dengan feses yang bercampur darah atau nanah. Diberikan antibiotik yang tepat 1. demam tinggi melapisi dan merasakan nyeri rongga tumpul di perutnya. Satu atau kedua pipi membengkak karena kelenjar ludah parotis diserang virus. Mengonsumsi jambu biji merah 4. Imunisasi MMR 2. Minum Oralit 2. Jangan makan cabai dan makanan lainnya yang rasanya masam dan pedas Page 3 Zakaria Arya P (X-CC/12) . Diare 1. Peritonisis 6. Pembedahan eksplorasi darurat 2. (membran Biasanya penderita yang muntah. Banyak minum air putih 3. Mengkonsumsi makanan yang menandung yodium 7. disebut penyakit disentri. Diare adalah keluarnya feses dalam bentuk encer karena infeksi pada kolon. Usus Besar 1. abdominal dan menutupi organ visceral) Parotitis (penyakit Kelenjar gondok) adalah radang ludah pada kelenjar parotis. Parotitis Peritonisis adalah infeksi Peritoneum pada rongga perut.5.

Makan teratur. asam. Sirosis hati Sirosis hati adalah radang pada hati karena pergantian sel-sel hati dengan jaringan tersebut. Mengonsumsi mustard 10. 3. Lambung 1. Hati 9. Penghapusan kelebihan zat besi yang terjadi pada hemokromatosis 1. atau kuman seperti Streptococcus. 4. Ulkus peptikum (tukak lambung/ maag) Ulkus peptikum adalah kerusakan selaput lendir karena faktor-faktor psikosomatis. Mengonsumsi jahe 3. Tidak mengknsumsi alcohol 2. Pengobatan untuk mengendalikan virus hepatitis 4. Mengonsumsi permen karet 2.8. Lambung 1. toksin. Tidak merokok. Tenteramkan hati. 2. dan Page 4 Zakaria Arya P (X-CC/12) . Pantang makan makanan pedas. Steroid 3. Heart Burn Heart burn adalah mengalirnya kembali cairan gastrik (cairan lambung) yang terlalu asam (karena banyaknya HCl) ke bagian esofagus.

Lambung dan usus 1. Stomatitis Stomatitis adalah radang jaringan-jaringan halus dalam rongga mulut Rongga mulut 1. Hindari makanan seperti cabai dan nanas Pelihara kebersihan mulut dan gigi Mengonsumsi antibiotik 12.5. 2. makanan yang merangsang (jahe. Mencuci tangan dengan seksama selama 20 detik setelah menggunakan kamar mandi atau mengganti popok. cengkeh) tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. 6. Mencuci tangan Page 5 Zakaria Arya P (X-CC/12) . 3. 2. kopi. Gastroenteritis Gastroenteritis adalah radang akut pada selaput lendir dinding lambung dan usus yang disertai diare dan kejang-kejang. lada. 11. Mengonsumsi obat-obat penetral asam dan antibiotik.

Membersihkan permukaanpermukaan yang terkontaminasi seperti tempat ganti popok bayi dengan desinfektan. Pankreasitis Pankreasitis berarti peradangan pankreas.3. 4. 4. 3. 2. Pankreas 1. 13. dengan seksama selama 20 detik sebelum makan. Penyebab umum pankreasitis adalah alkohol dan terhambatnya tonjolan vateri (akhir saluran pengeluaran pankreas) oleh batu empedu. Tidak makan makanan atau minum cairan yang mungkin terkontaminasi Memberikan antibiotika Diet Pemberian enzim pancreas Intervensi bedah Zakaria Arya P (X-CC/12) Page 6 .

konsultasikan dengan dokter mengenai produk yang paling tepat. 3. 2. Rutin olahraga 5. Batasi makanan yang memicu gas di perut 3. Flatus Flatus adalah masuknya Saluran gas-gas dalam saluran pencernaan pencernaan 15. Tidur dengan mulut terbuka menyebabkan mulut kering di pagi hari. Menggunakan produk pencegah mulut kering.14. Minum teh herbal 2. Untuk lebih aman. juga dikenal Kelenjar air sebagai xerostomia adalah liur kondisi yang memengaruhi sekitar satu dari empat hingga lima orang dewasa. Xerostomia Mulut kering. Sebisa mungkin bernapaslah dengan hidung ketika tidur. Mulut kering (xerostomia) disebabkan terutama karena kurangnya air liur untuk menjaga mulut tetap basah. Menjaga Page 7 Zakaria Arya P (X-CC/12) . terutama perempuan. 1. Perhatikan asupan produk susu 4. Ubah kebiasaan makan 1.

Hindari konsumsi kafein dan alkohol. Gunakan pula benang gigi (dental floss). Minum air sedikitnya 8 gelas per hari. 5.kebersihan mulut. 4. Zakaria Arya P (X-CC/12) Page 8 . Sikat gigi dan berkumur secara teratur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->