P. 1
Alkaloid 3

Alkaloid 3

|Views: 107|Likes:
Published by AnnAa Resky Anas

More info:

Published by: AnnAa Resky Anas on May 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2013

pdf

text

original

ALKALOID

1. DEFINISI ALKALOID Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali", karena dianggap bersifat basa) pertama kali dipakai oleh Carl Friedrich Wilhelm Meissner (1819), seorang apoteker dari Halle (Jerman) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal, misalnya, morfina, striknina, serta solanina). Hingga sekarang dikenal sekitar 10.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam, sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya. Alkaloid adalah sebuah golongan senyawa basa yang mengandung satu atau lebih atom rnitrogen yang kebanyakan heterosiklik dan terdapat di tetumbuhan (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari hewan). Asam amino, peptida, protein, nukleotid, asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetik berhubungan dengan alkaloid termasuk digolongan ini. Senyawa alkaloid merupakan senyawa organik terbanyak ditemukan di alam. Hampir seluruh alkaloid berasal dari tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan. Secara organoleptik, daun-daunan yang berasa sepat dan pahit, biasanya teridentifikasi mengandung alkaloid. Selain daun-daunan, senyawa alkaloid dapat ditemukan pada akar, biji, ranting, dan kulit kayu. Fungsi alkaloid sendiri dalam tumbuhan sejauh ini belum diketahui secara pasti, beberapa ahli pernah mengungkapkan bahwa alkaloid diperkirakan sebagai pelindung tumbuhan dari serangan hama dan penyakit, pengatur tumbuh, atau sebagai basa mineral untuk mempertahankan keseimbangan ion. Alkaloid yang dihasilkan oleh berbagai organisme besar, termasuk bakteri, jamur, tumbuhan, dan hewan dan merupakan bagian dari kelompok produk alami (juga disebut metabolit sekunder). . Banyak alkaloid dapat dimurnikan dari ekstrak mentah oleh asam-basa dan banyak alkaloid yang beracun untuk organisme lain.

yang analgesik morfin.Mereka sering memiliki farmakologis efek dan digunakan sebagai obat-obatan. Sebagai basa organik. Garam tersebut biasanya lebih larut air. 2. dan phenethylamine. misalnya nikotin. sedikit berupa amorphous. dan sebagian lagi cairan (contoh nikotin dan coniin) Tidak berwarna. coniine. atau dalam entheogenic ritual. seperti narkoba. Contohnya adalah anestesi lokal dan stimulan kokain. nikotin. Sifat kimia fisika: Padatan kristalin. Kebanyakan alkaloid memiliki rasa pahit.meskipun ada juga alkaloid yang bersifat asam Optis aktif Non polar. yang stimulan kafein. sparteine. karena merupakan golonganan alkaloid yang umumnya diendapkan dari larutan berair oleh tannin.sehingga larut dalam pelarut organic Pahit dan toksik Ada yang mempunyai efek farmakologis Berat molekul alkaloid yang tidak ada ikatan hidrogen adalah rendahcontonya kelompok hidroksi sering cair pada suhu kamar. alkaloid membentuk garam dengan asam mineral contohnya: asam klorida dan asam sulfat dan asam-asam organik seperti asam tartarat atau asam maleat. beberapa contoh yang berwarna berberin (kuning) dan betain (merah) . SIFAT ALKALOID Sifat-sifat alkaloid secara umum: Basa. kecuali kafein. atau obat antimalaria kina. Most alkaloids have a bitter taste .

codein.5 x lebih aktiv dari isomer (+) Pembentukan garam dengan senyawa organic atau anorganik sering dapat mencegah dekomposisi sehingga dalam perdagangan biasanya dalam bentuk garam. ex. contoh (-) Ephedrine 3. kolkisin. Struktur kimia efedrin. suatu alkaloid phenethylamine Kafein. 3. Efedrin. dan suatu senyawa enol atau fenol. alkaloid diketahui berasal dari sejumlah kecil asam amino yaitu ornitin dan lisin yang menurunkan alkaloid alisiklik. Alkaloid teobromin dan teofilin tidak larut dalam benzene Terdekomposisi oleh panas. Biosintesis alkaloid juga melibatkan reaksi rangkap oksidatif fenol dan metilasi. fenilalanin dan tirosin yang menurunkan alkaloid jenis isokuinolin. Reaksi utama yang mendasari biosintesis senyawa alkaloid adalah reaksi mannich antara suatu aldehida dan suatu amina primer dan sekunder. Dari segi biogenetik. xantin. basa alkaloid bebas tidak larit air tetapi larut di pelarut organic. sebuah Purina alkaloid . dan pilokarpin. STRUKTUR ALKALOID Alkaloid secara umum mengandung paling sedikit satu buah atom nitrogen yang bersifat basa dan merupakan bagian dari cincin heterosiklik.Secara umum berlaku . Jalur poliketida dan jalur mevalonat juga ditemukan dalam biosintesis alkaloid. Beberapa yang larut air. Banyak alkaloid memiliki atoam karbon khiral dalam molekulnya dan menunjukan aktifitas optic. Umumnya bentuk leuv (-) lebih kuat aktivitasnyadari bentuk dextro (+). beberapa tersublimasi tanpa dekomposisi contohnya kafein Aktivitas optis. dan triftopan yang menurunkan alkaloid indol.

SUMBER ALKALOID a) sumber utama : sumber utama di tumbuhan angiosperms dan gimnosperms.Rutaceae.Struktur kimia vinblastin. Contoh Opium alakaloid terdapat bersama asam mekonat dan alkaloid sinkona dengan asam sinkonnat Beberapa terdapat dalam kombinasi dengan gula sebagai glikosida contoh solanin Alkaloid dapat terlokalisis di organ tertentu contoh Reserpin dalam akar Rauwolfia. b) Hewan Hewan muskopiridin dari musk deer. DISTRIBUSI ALKALOID Secara umum alkaloid terdapat dalam bentuk garam dengan asam inorganic atau asam spesifik lainnya. c) Tumbuhan rendah contoh :pyocyanin from the bacterium Pseudomonas aeruginosa Erot alkaloid.Insekta . Solanaceae dan Rubiaceae. famili terpenting penghiasil alkaloid adalah:Liliaceae.Papaveraceae. Contohnya Hyoscyamin . sebuah Chemotheraputic alkaloid terisolasi dari Madagaskar periwinkle 4.hewan laut. Licopodin dari spora Lycopodium 5.Leguminosae.Amarylidaceae.Asteraceae. ergotamine dan Ergot alkaloid dari ergot fungus. kina dalam kulit batang sinkoa Terdapat dalam beberapa organ berbeda dalam satu tanaman.

N- dimetiltriptamin Pseudo alkaloid(alkaloid semu). . Contoh: meskalin. Atropin dan morfin Proto alkaloid. arecoline. anabasine. sparteine.jelaskan!yaitu alkaloid yang mempunyai rumus struktur amina sederhana yang linier.berasal dari jalur biosintesis asam amino(bukan turunan asam amino). coniine. asam quinat. Amina sederhana atau amina biologis. Terdistribusi secara terbatas secara taksonomik. Aktivitas biologis yang luas. efedrin. nikotina. 6.Dibentuk di satu organ dan kemudian dipindahkan ke organ lainnya contoh Alkaloid datura dan nikotin dibentuk di akar kemudian dipindahkan ke daun Jumlah alkaloi berubah sesuai dengan tingkat (tahap) pertembuhan. Contoh alakaloid steroidal (conessin) dan purin (xantin) 7. Golongan Piridina: piperine. lobeline. arecaidine. alkaloid sejati yaitu alkaloid yang mempunyai rumus struktur berupa cincin heterosiklik. Terdapat dalam bentuk garam organic di tumbuhan contoh: asam meconat. guvacine. trigonelline. PENGGOLONGAN ALKALOID Alkaloid dibagi menjadi berapa golongan: True alkaloid(alkaloid sejati). asam aconitat.jelaskan!yaitu alkaloid yang bersal bukan dari biosintesis asam amino. Atom nitrogen tidak dalam cincin heteroatombersifat basa. pelletierine. cytisine. JENIS – JENIS ALKALOID Jenis alkaloid berdasarkan nama amine penting-secara-biologi yang mencolok dalam proses sintesisnya. Sifat kebasannya sangat lemah.

5-MeO-DMT. codeine. kuinidina. lysergic acid Beta-carboline: harmine. narcotine. berberine. ephedrine. thebaine) Golongan Phenethylamine: mescaline. ecgonine. cuscohygrine. nikotina Golongan Tropane: atropine. bufotenine. harmaline. scopolamine. cevadine Golongan Isokuinolina: alkaloid-alkaloid opium (papaverine. brucine. tetrahydroharmine Yohimbans: .Golongan Pyrrolidine: hygrine. oxyacanthine Alkaloid Fenantrena: alkaloid-alkaloid opium (morfin. hydrastine. strychnine. catuabine Golongan Kuinolina: kuinina. dopamine Golongan Indola: Tryptamines: serotonin. psilocybin Ergolines (alkaloid-alkaloid dari ergot ): ergine. dihidrokuinina. ergotamine. sanguinarine. narceine). veratrine. DMT. berbamine. dihidrokuinidina. emetine. kokaina.

cyclopamine. teobromina. neurine Lain-lainnya: capsaicin. 7-hydroxymitragynine Alkaloid Tabernanthe iboga: ibogaine. yohimbine Alkaloid Vinca: vinblastine. vincristine Alkaloid Kratom (Mitragyna speciosa): mitragynine. jervine. voacangine. solanine. cynarin. muldamine) Alkaloid Salamander berapi (samandarin) lainnya: conessine Senyawa ammonium quaternary s: muscarine. brucine Golongan Purine: Xantina: Kafein. phytolaccine. phytolaccotoxin. coronaridine Alkaloid Strychnos nux-vomica: strychnine. chaconine) Alkaloid Veratrum (veratramine. choline.reserpine. cycloposine. theophylline Golongan Terpenoid: Alkaloid Aconitum: aconitine Alkaloid Steroid (yang bertulang punggung steroid pada struktur yang bernitrogen): Solanum (contoh: kentang dan alkaloid tomat) (solanidine. 8. FUNGSI ALKALOID .

yang berperan penting dalam proses fotosintesis Pertahanan diri Produk akhir Produk buangan Sumber energy Penyimpanan nitrogen Berikut adalah beberapa contoh senyawa alkaloid yang telah umum dikenal dalam bidang farmakologi : Senyawa Alkaloid (Nama Trivial) Nikotin Morfin Kodein Atropin Skopolamin Kokain Piperin Quinin Vinkristin Ergotamin Reserpin Aktivitas Biologi Stimulan pada syaraf otonom Analgesik Analgesik.kok bisa?karena alkaloid mengandung atom nitrogen yang merupakan unsur hara yang penting bagi tanaman untuk mengikat O2.Melindungi dari serangan predator karena alkaloid rasanya pahit dan toksik sehingga predator tidak akan mau memakannya Sebagai pengatur tumbuh. obat batuk Obat tetes mata Sedatif menjelang operasi Analgesik Antifeedant (bioinsektisida) Obat malaria Obat kanker Analgesik pada migraine Pengobatan simptomatis disfungsi ereksi .

adenina. ini mengandung alkaloid skopolamina. zat alkaloid penyamak. ester Selain itu kandungan kafeinanya juga membantu menyegarkan glikosida asam dan mimosida. Daun the (Camellia sinensis). fenol. kaefina. Herbanya (seluruh bagian tumbuhan yang terdapat di atas permukaan tanah) dimetil mengandung krosetin. flavonoid. stearat. teobromina. senyawa norepinefrina berkhasiat bronkodilator (melebarkan saluran pernapasan). asam palmitat. dan pereda norhiosiamina. Dengan demikian dapat meringankan penderitaan asma. nikotina. Dari Asam banyak asam linoleat. sebagai obat kejang (spasmolitikum). asam amino. xantina. saponin. Alkaloid-alkaloid norskopolamina. teobromina. glikosida tadi mimosina. khasiat teofilinanya pembuluh dan saluran pernapasan (vasodilator). darah zat dan penyamak. Kandungan memperlebar teofilina. tersebut berkhasiat kuskohigrina. meteloidina. . CONTOH TANAMAN YANG MENGANDUNG ALKALOID BESERTA KHASIATNYA Daun kecubung (Datura stramonium L)i inilah yang berguna sebagai obat asma.) juga bisa digunakan untuk mengobati asma. karena dapat memperlebar memperlancar kembali saluran yang pernapasan terganggu yang akibat menyempit sehingga pernapasan serangan asma. Dengan demikian minum teh bermanfaat untuk meringankan derita akibat asma. Putri malu (Mimosa pudica L. Daun teh ini mengandung kafeina. tubuh. linolenat.Mitraginin Vinblastin Saponin Analgesik dan antitusif Anti neoplastik. Tumbuhan hiosiamina. obat kanker Antibakteri 9. sebagai norepinefrina. krosetin. dan minyak memiliki atsiri. oleat. asam glikosida damar.

1%). dengan membentuk ikatan garam dengan mereka Contoh reagen pengendap alkaloid a. malaria dan kencing manis. ekienina. Ricinin tidak memberikan presipitasi . yang didalamanya terkandung alakaloid vinblastin. dan gom. antidiabetik yang didalamnya terkandung alkaloid ekittamina. serpetin. alkeserina. ekiteina. vinkristin.Bunganya berwarna merah pucat atau merah kecoklatan. bismuth (Bi) dan emas (Au). 10. Mayer’s reagent (kalium merkuri iodida) Memberikan presipitasi berwarna krem terhadap sebagian besa alkaloid Kafein dan efredin hanya pada konsentrasi tinggi. alkaloid (0. ekitina. zat penyamak. stomakik. sterol Cabe jawa (Piper retrofractum Vahl). sehingga akan mengurangi atau menghilangkan penderitaan asma. di dalamnya terkandung senyawa alkaloid pipierin. alsoinina. dan piperidin. DETEKSI ALKALOID 1.Br ) sebagai antipiretik. Kulit Pule (Astonia scholaris (L) R. Don). ajmalisin. Presipitas Alkaloid Kebanyakan alkaloid diendapkan dari larutan netral atau asam oleh sejumlah reagen yang mengandung logam berat seperti merkuri (Hg) platina (Pt). berbentuk bola dengan diameter Senyawa yang terkandung + dalam tanaman ini 1 di antaranya cm. antelmintik. berkhasiat sebagai stimulans. flavonoid. digunkanan sebagai obat amti kanker. tetahidroalstonin. Daun tapak dara (Catharantus roseus (L)G. damar. Alkaloidnya bersifat sebagai antihistaminika yang menghilangkan kerentanan tubuh. loknerin. glikosida.

Murexide reaction: khas untuk basa purin 11. Erlich’s reagent (Van-Urk reagent) Larutan p-dimethylaminobenzaldehide dalam asam. Reagenisia lain yang menggunakan asam Tannat. dengan memberikan warna kuning atau orange kemerahan. Reagen warna khusus a. Cerric ammonium sulphate (CAS) dalam suasana asam Reagensia khas untuk alakaoid indol.b. CARA ISOLASI Cara Isolasi secara umum: . fosfotungstat 2. Juga digunakan sebagai pereaksi semprot untuk identifikasi alakaoit KLT e. Thaleoquine reaction: khas untuk alkaloid sinkona e. asam fosfomolibdat. Vitali-Mari reagent: khas untuk alkaloid tropan d. Wagner’s reagent (I/KI) Memberikan endapan warna merah bata terhadap hamper semua alkaloid c. c. Dragendroff s reagent (larutan potassium bismuth iodida) Memberikan warna orange kemerahan hingga kecoklatan. memberikan warna khas birun kelabu atau kehijauan dengan Ergot b. Hager’s reagent (larutan asam pikrat pekat) Memberikan endapan kuning d.

pemurnian.23. pembuatan ekstrak. Ekstrak diasamkan. dan C-O. disaring. Pita dengan Rf 0. karakterisasi simplisia. Fraksi air dibasakan. Tiap fraksi dipantau degan KLT.13 dan 0. Ekstrak dipantau secara KLT dengan fase diam silika gel GF254 dan pengembang n-propanol-asam formatair (90:1:9). ikatan C=C aromatik.23 dikerok. Setiap fraksi dipantau dengan KLT dengan pengembang n-propanol-asam format-air (90:1:9). Fraksinasi secara ekstraksi cair-cair menggunakan metode asam basa.Penelitian meliputi penyiapan bahan.22 dengan gugus –OH. dilarutkan dalam metanol. PENELITIAN YANG TELAH DILAKUKAN Judul Penelitian Isolasi Alkaloid dari Batang Kayu Ni (Berberis Fortunei Lindl) Kandungan Kimia Hasil : Isolat berwarna kuning terang Rf 0. Fraksi gabungan 2 diisolasi menggunakan KLT preparatif dengan pengembang n-propanol-asam formatair (90:9:1) menghasilkan dua pita dengan Rf 0. 12. dipekatkan. hasilnya terdapat senyawa yang diduga berberin pada semua fraksi dengan konsentrasi berbeda. diekstraksi dengan kloroform diperoleh fraksi kloroform 2 dan fraksi air. Fraksi dengan pola sama digabung menghasilkan 4 fraksi gabungan dan dipantau dengan KLT. pemisahan. Keduanya disatukan. dan karakterisasi isolate. terlihat senyawa yang diduga sebagai berberin pada fraksi kloroform 1 dan 2. dengan konsentrasi terbesar pada fraksi gabungan 2. diuji kemurnian dengan KLT dua dimensi pengembang arah pertama n-propanol-asam format-air (90:9:1) dan pengembang arah kedua kloroform-benzen-metanol (7:1:2). menghasilkan satu bercak. penentuan kadar. Isolasi Ekstraksi dilakukan secara refluks sebanyak delapan kali dengan etanol dan dipekatkan dengan penguap putar vakum. identifikasi. Isolat diduga sebagai turunan berberin. C-N. Isolat diidentifikasi dengan spektrofotometri . diekstraksi dengan klorofom. dan difraksinasi lebih lanjut menggunakan kromatografi kolom menghasilkan 62 fraksi. penapisan fitokimia.

Simplisia diekstrasi secara refluks. dan dipisahkan dalam bentuk basanya. (2) garam alkaloid diubah dalam bentuk basanya kemudian ditarik dengan pelarut organik. Isolat dari fraksi dimurnikan dengan kromatografi lapis tipis (KLT) preparatif kemudian direkristalisasi Kromatogram KLT dua dimensi isolat menunjukkan satu bercak yang bereaksi dengan penampak bercak Dragendorff. Isolat diduga sebagai turunan berberin. namun alkaloid kuartener tidak bisa dipindahkan dengan cara ini. Pengembangan metode ekstraksi dilakukan berdasarkan sifat alkaloid yang terdapat dalam bentuk basa dan garamnya. Isolat yang merupakan alkaloid ini menunjukkan serapan maksimum pada panjang gelombang 203. penapisan fitokimia.22 dengan gugus –OH. CH2 dan CH3 dan memiliki jarak lebur 64. Pemeriksaan ekstrak dan fraksi dilakukan secara KLT. Fraksi yang dipilih diisolasi secara KLT preparatif. pembuatan ekstrak. identifikasi.1 – 65. dan C-O. Judul Penelitian Isolasi Alkaloid Dari Bunga Dadap Hias (Erythrina crista-galli L.0-198.) Kandungan Kimia Hasil: Isolat berupa kristal berwarna coklat dengan titik leleh 196. Ekstrak difraksinasi dengan perbedaan kelarutan alkaloid dalam pH tertentu.9oC. diduga 11 β-metoksieritralin N-oksida Isolasi Penelitian meliputi penyiapan bahan. 219 dan 225 nm.) Isolasi Simplisia biji alpukat setelah diekstraksi sinambung dengan pelarut nheksana dan etanol menggunakan alat Soxhlet. dan karakterisasi isolat. C-N.ultraviolet dan inframerah.50C. pemisahan. Spektrum inframerahnya menunjukkan adanya gugus N-H. C-N. diekstraksi cair-cair berdasarkan perbedaan keasaman dan kebasaan. ikatan C=C aromatik. Judul Penelitian Isolasi Alkaloid dari Biji Alpukat (Persea americana Mill. karakterisasi simplisia. Isolat berwarna kuning terang Rf 0. Ekstraksi untuk menarik alkaloid. (1) alkaloid ditarik dalam bentuk garamnya dengan alkohol dalam suasana asam. Isolat diuji . pemurnian.

susut pengeringan 8. kadar sari larut etanol 21. Hasil determinasi menunjukkan Erythrina crista-galli L. C-N. Proses isolasi.65%. pemurnian. kadar abu larut air 3.Hasil penetapan fitokimia menunjukkan adanya alkaloid. dan N-oksida.00%. adanya resistensi atau adanya efek ketagihan terhadap obat. terutama untuk mencari jalur sintesis yang sederhana dan murah. dan steroid/triterpenoid.08%. adalah dengan melakukan uji aktivitas biologi terutama untuk aplikasi farmakologi dan bioinsektisida. alkaloid juga harus diisolasi dari campuran senyawa yang rumit.Hasil pemeriksaan karakterisasi yaitu kadar abu total 7. flavonoid. kemudian dilanjutkan dengan mempelajari studi molekular (uji klinis) lebih lanjut senyawa tersebut bagi organisme (terutama manusia).kemurniannya secara KLT dua dimensi. Tantangan berikutnya dalam penelitian setelah ditemukan senyawa alkaloid murni dan diketahui strukturnya. gugus C-O.0-198. karakterisasi. memiliki kelayakan sebagai obat.25%. dan penentuan struktur ini membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus yang tentunya memerlukan waktu yang lama untuk mendalaminya. kadar air 8.50C. C=C. sehingga dengan sintesis dapat menyediakan pasokan alternatif obat semacam itu yang sering sukar diperoleh dari sumber alam. kadar sari larut air 4. Setelah diketahui aktivitas biologinya.25%. Hal ini didasarkan pada fenomena bahwa jumlah alkaloid dalam tumbuhan berada dalam kadar yang sangat sedikit (kurang dari 1%) tetapi kadar alkaloid diatas 1% juga seringkali dijumpai seperti pada kulit kina yang mengandung 10-15% alkaloid dan pada Senecio riddelii dengan kadar alkaloid hingga 18%. Berdasarkan pustaka alkaloid erythrina isolat diduga 11 β-metoksieritralin N-oksida.20%. maka tantangan lain bagi para peneliti adalah mensintesis senyawa tersebut. Seandainya alkaloid yang diteliti. menyebabkan para peneliti . Selain kadar yang kecil. semakin lama semakin menarik dan dengan tingkat kesukaran yang rumit.02%. Isolat berupa kristal berwarna coklat dengan titik leleh 196. Isolat murni dikarakterisasi secara spektrofotometri ultraviolet dan inframerah. Tantangan dalam bidang pengembangan ilmu alkaloid tidak berhenti sampai disini saja. Spektra ultraviolet-sinar tampak dan inframerah menunjukkan bahwa isolat mempunyai ikatan rangkap terkonjugasi. kadar abu tidak larut asam 1. TANTANGAN DALAM PENELITIAN Tantangan dalam penelitian di bidang alkaloid. 13.

ekologi. Situs Web Wikipedia Achmad S. DAFTAR PUSTAKA www. Alkaloid Turunan Triptofan. Kimia Organik Bahan Alam.org/wiki/Alkaloid"Kategori: Senyawa organik | Metabolit sekunder | Alkaloid Anonim. 2–3 "http://id. 1986. A. Universitas Terbuka. Wink M. Alkaloid. 14. In Internet.google. Plenum Press. (1998). dan obat-obatan aplikasi. . Alkaloid: biokimia. Makalah Ilmiah. Jakarta Amrun Hidayat. yang salah satunya adalah dengan meneliti turunan-turunan senyawa yang berkhasiat tersebut. pp. M.com Rogers MF.wikipedia. Plenum Press.kembali disibukkan untuk mencari obat lain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->