1.

STANDAR ISI
Komponen 1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan Indikator
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. 1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. 1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.

Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. 1.2.2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

Komponen

1.1.

Kurikulum sudah sesuai dan relevan
Indikator Indikator Kunci
Kerangka Dasar Kurikulum • Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, Pasal 6 Ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas 5 kelompok mata pelajaran, yaitu: 1. Kelompok mata pelejaran agama dan akhlak mulia. 2. Kelompok mata perajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian 3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi 4. Kelompok mata pelajaran estetika 5. Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

1.1.1.

Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.

Indikator Kunci (Standar Isi) | 1

akrab. tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar. dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri. 7. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. tahap perkembangan. Berpusat pada potensi. dan moral. kesosialan. • b. di depan memberikan contoh dan teladan). d. terbuka. teknologi. 2. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. e. ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan. kebutuhan.• Kurikulum didasarkan pada 7 prinsip pengembangan kurikulum. melalui proses pembelajaran yang aktif. (d)belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Prinsip Pelaksanaan Kurikulum Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut. 4. dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan. dan seni. 6. dan/atau percepatan sesuai dengan potensi. sumber belajar dan teknologi yang memadai. (b)belajar untuk memahami dan menghayati. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. yaitu : 1. efektif. Menyeluruh dan berkesinambungan. muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan. dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan Indikator Kunci (Standar Isi) | 2 . a. c. pengayaan. ing madia mangun karsa. keterkaitan. di tengah membangun semangat dan prakarsa. keindividuan. dan menyenangkan. 5. f. kreatif. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. g. contoh dan teladan). dan hangat. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. perkembangan. Beragam dan terpadu. Belajar sepanjang hayat. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi. 3. dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang terjadi. dengan prinsip tut wuri handayani. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam. (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. yaitu: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

program IPS. kondisi budaya. dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah.2. usia peserta didik. 5. tahap perkembangan. kesosialan.5 jam/ tahun  Untuk SMK/MAK kelas X-XII = 1026 jam/ tahun  • Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. rencana program remedial. dan moral.1. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS (terpadu) 3. Muatan Lokal dan Pengembangan diri. Minggu efektif dalam satu tahun (2 semester) adalah 34 – 38 minggu. • Muatan lokal disesuaikan dengan kebutuhan karakter daerah. dan/atau percepatan sesuai dengan potensi.  Untuk SMP/MTS terdiri atas 10 Mata Pelajaran.1. Alokasi waktu satu jam pelajaran :  Untuk SD/MI satu jam pelajaran adalah 35 menit  Untuk SMP/MTs satu jam pelajaran adalah 40 menit  Untuk SMA/MA/SMK satu jam pelajaran 45 menit 6. keindividuan. Penambahan jam pelajaran maksimum 4 jam pelajaran setiap minggu. Kurikulum memuat :  Untuk SD/MI terdiri atas 8 Mata Pelajaran. kebutuhan sosial masyarakat dan kondisi bu daya. Program Bahasa dan program keagamaan terdiri atas 13 mata pelajaran.3. Jumlah jam pertahun :  Untuk SD/MI kelas 1 – III :516-612 jam/ tahun  Untuk SD/MI kelas IV -VI :635 – 709 jam/ tahun  Untuk SMP/MTs kelas VII-IX : 725-811 jam/ tahun  Untuk SMA/MA kelas X-XII : 969-1111.(Khusus SD) 4. dan kebutuhan pembelajaran. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. dan pengayaan bagi siswa.  Untuk SMA/MA kelas X terdiri atas 16 Mata pelajaran. dan Pengembangan Diri. pengayaan.1. Muatan Lokal. dan pengembangan diri  Untuk SMK/MAK terdiri atas 10 mata pelajaran wajib.Muatan Lokal dan Pengembangan diri Untuk SMA/MA Kelas XI dan XII program IPA. Jenis pembelajaran dibedakan antara kelas rendah dan kelas tinggi. • Struktur Kurikulum 1. muatan lokal. Indikator Kunci (Standar Isi) | 3 . kebutuhan sosial masyarakat. Muatan Lokal dan Pengembangan Diri.usia peserta didik. 7. 2. dan kebutuhan pembelajaran 1.

Indikator Kunci Bimbingan dan Konseling 1. serta budaya setempat. Ekstra kurikuler disesuaikan dengan bakat. jenis kelamin. 2. Indikator Kunci (Standar Isi) | 4 .2. Tindak lanjut) Ekstra Kurikuler 1. dan. 2. Pelaksanaan. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Kegiatan ekstra kurikuler diorganisasikan / diprogram. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. Kegiatan BK diperuntukkan bagi semua peserta didik. (Perencanaan. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik Indikator 12. (Perencanaan. Tindak lanjut) 12.2. Evaluasi. Evaluasi.tingkat perkembangan (usia) pe serta didik. Kegiatan BK diorganisasikan / diprogram. minat.Pelaksanaan.1.Komponen 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful