SEDIMENTASI Sedimentasi adalah pemisahan solid dari liquid menggunakan pengendapan secara gravitasi untuk menyisihkan suspended solid

. Sedimentasi dalam pengolahan air minum ditujukan untuk: 1. Pengendapan air permukaan untuk penyisihan partikel diskret 2. Pengendapan flok hasil koagulasi-flokulasi 3. Pengendapan lumpur hasil pembubuhan soda kapur pada proses penurunan kesadahan 4. Pengendapan presipitat pada penyisihan besi dan mangan dengan oksidasi Pada model E dengan bak sedimentasi segi empat atau persegi panjang, bak sedimentasi umumnya mempunyai lebar 1,5 hingga 6 meter, panjang bak hingga 76 meter, dan kedalaman bak lebih dai 1,8 meter (Reynolds and Richards, 1996). Ukuran bak harus disesuaikan dengan kondisi tempat dan debit air yang diolah. Pada bak ini, air mengalir horizontal dari inlet menuju outlet, sementara partikel mengendap ke bawah.

Gambar 1. Bak sedimentasi segi empat Keterangan: (a) denah, (b) potongan memanjang

Bagian-bagian dari bak sedimentasi: Inlet tempat air masuk ke dalam bak. Zona pengendapan tempat partikel/flok mengalami pengendapan Ruang lumpur tempat lumpur mengumpul sebelum diambil ke luar bak, kadang dilengkapi dengan sludge collector/ scrapper

php?idp=1406 .- Outlet tempat air akan meninggalkan bak Gambar 2.ac.id/ambilfile.its. Bagian bak sedimentasi Sumber: oc.

.

Sering digunakan media pasir kwarsa di lapisan bawah dan anthrasit di lapisan atas. Pada unti filtrasi dengan dual media filter. Adapun keuntungan dual media filter. besi. dan mangan. Selain mereduksi kandunga zat padat. menghilangkan warna. filtrasi digunakan untuk menyaring air hasil proses kagulasi-flokulasi-sedimentasi sehingga diahsilkan air dengan kualitas tinggi. Perencanaan suatu sistem filter untuk pengolahan air tergantung pada tujuan pengolahan dan pre-treatment yang telah dilakukan terhadap air baku sebagai influen filter. Kriteria perencanaan media filter untuk pengolahan air minum .FILTRASI Filtrasi adalah suatu proses pemisahan zat padat dari fluida (cair maupu gas) yang membawanya menggunakan suatu medium berpori atau bahan berpori lain untuk menghilangkan sebanyak mungkin zat padat tersuspensi dan koloid. bau. media yang digunakan antara lain pasir silica dan anthrasit. Pada pengolahan air minum. yaitu: Kecepatan filtrasi lebih tinggi (10-15 m/jam) Periode pencucian lebih lama Merupakan peningkatan filter single media (murah) Tabel 1. rasa. filtrasi juga dapat mereduksi kandungan bakteri.

php?idp=1575 .ac.Sumber: oc.id/ambilfile.its.

kalsium hipoklorit (Ca(OCl)2).DESINFEKSI Disinfeksi merupakan proses untuk membebaskan air minum dari mikroorganisme patogen. Klorinasi adalah penggunaan senyawa klor sebagai disinfektan Senyawa klor yang umum digunakan: gas klor (Cl2). sodium hipoklorit (NaOCl) klor dioksida (ClO2) .

Dengan demikian. Klorin dapat bekerja dengan efektif sehingga desinfektan jika berada dalam air dengan pH sekitar 7. Namun demikian proses tersebut hanyak akan berlangsung bila klorin mengalami kontak langsung dengan organisme tersebut. Cara kerja klorin dalam membunuh kuman yaitu penambahan klorin dalam air akan memurnikannya dengan cara merusak struktur sel organisme. maka 90% dari asam hippokorit itu akan mengalami ionisasi menjadi ion hipoklorit.5. Jika nilai pH air lebih dari 8. Jika air mengandung lumpur. waktu kontak harus ditingkatkan. khasiat desinfektan yang memiliki klorin menjadi lemah atau berkurang. bakteri dapat bersembunyi di dalamnya dan tidak dapat dicapai oleh klorin. Karena itu biasanya klorin ditambahkan ke air segera setelah air dimasukkan ke dalam tangki penyimpanan o . sehingga kuman akan mati. Pada air yang bersuhu lebih tinggi atau sekitar 18 C. Klorin membutuhkan waktu untuk membunuh semua organisme. klorin harus berada dalam air paling tidak selama 30 menit.Klorin sebagai disenfektan terutama bekerja dalam bentuk asam hipoklorit (HOCl) dan sebagian kecil dalam bentuk ion hipoklorit (OCl-). Jika air lebih dingin.

c) Residu klorin/Chlorine Residual = Jumlah klorin yang tersedia sebagai desinfektan setelah waktu kontak tertentu.atau pipa penyalur agar zat kimia tersebut mempunyai cukup waktu untuk bereaksi dengan air sebelum mencapai konsumen. 3. Dosis klorin yang tepat adalah jumlah klorin dalam air yang dapat di pakai untuk mebunuh kuman patogen serta untuk mengoksidasi bahan organik dan untuk meninggalkan sisa klorin bebas sebesar 0. Berikut istilah dalam proses Klorin mematikan MO : a) Dosis klorin/Chlorine Dosage = Jumlah klorin yang ditambahkan. Air harus jernih dan tidak keruh karena kekeruhan pada air akan menghambat proses klorinasi. .2 mg/l did lam air. b) Kebutuhan klrorin/Chlorine Demand = Jumlah klorin yang tidak tersedia sebagai desinfektan sebagai akibat reaksi dari berbagai senyawa. antara lain: 1. Terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan ketika melakukan proses klorinasasi. biasanya dinyatakan dalam satuan mg/l. Nilai tersebut merupakan margin of safety (nilai batas keamanan) pada air untuk membunuh kuman pathogen yang mengantominasi pada saat penyimpanan dan pendistribusian air. 2. Kebutuhan klorin harus diperhitungkan secara cermat agar dapat efektif mengoksidasi bahan-bahan organik dan dapat membunuh kuman patogen dan meninggalkan sisa klorin bebas dalam air. Tujuan klorinasi pada air adalah unutk mempertahankan sisa klorin bebas sebesar 0. 4.2 mg/l dalam air.

Memiliki sifat bakterisidal dan germisidal. dan OCl. dan hydrogen sulfide.2 atau kurang dari 6. Berikut beberapa kegunaan klorin: 1. Dapat mengontrol perkembangan alga dan organisme pembentuk lumut yang dapat mengubah bau dan rasa pada air. HOCl.8 .ac.adalah “residu klorin bebas” karena semuanya menghasilkan klorin bebas dalam air: Cl2 (aq) + H2O(l) ↔ HOCl(aq) + H+(aq) + Cl-(aq) OCl-(aq) + H2O(l) ↔ HOCl(aq) + OH-(aq) Break Point chlorination e) Efektivitas klorin juga dipengaruhi oleh pH (keasaman) air. Dapat membantu proses koagulasi. 5. Dapat mengoksidasi zat besi. Sumber: http://oc. Dapat menghilangkan bau dan rasa tidak enak pada air.id/ambilfile. Klorinasi tidak akan efektif jika pH air lebih dari 7. 2.php?idp=1593 . 4.d) Ketersedian residu klorin bebas = Jumlah dari residu klorin yang tersedia dalam air maupun air limbah. Cl2.its. mangan. 3.

Kebutuhan instalasi adalah kebutuhan air untuk proses pengolahan air minum meliputi untuk Pelarutan Alum dan Kebutuhan Backwash.pdf . Reservoir selain digunakan sebagai tempat penyimpanan air hasil produksi.RESERVOIR Reservoir digunakan untuk menampung air hasil pengolahan yang kemudian didistribusikan ke konsumen.ac. juga digunakan sebagai bak kontak klorinasi.its. sehingga perlu dipasang baffle pada bangunan reservoir ini.id/public/ITS-Undergraduate-10091-Paper. (b) Elevatad reservoir adalah bangunan penampung air yang terletak di atas permukaan tanah dengan ketinggian tertentu sehingga tekanan air pada titik terjauh masih tercapai. Sumber: http://digilib. Kapasitas reservoir dibuat untuk memenuhi kebutuhan distribusi dan instalasi. Jenis reservoir meliputi: (a) Ground reservoir yaitu bangunan penampung air bersih di bawah permukaan tanah. Fungsi reservoir adalah untuk menampung air bersih yang telah diolah dan memberi tekanan.

http://images.bibliocad.com/library/image/00060000/4000/reservoir-design-study_64528.gif .

http://www.com/products/pdfs/993425_Typical%20Reservoir%20Tank.pdf .catpumps.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful