EKOSISTEM Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. Di bumi ada bermacam-macam ekosistem.

1. Susunan Ekosistem Dilihat dari susunan dan fungsinya, suatu ekosistem tersusun atas komponen sebagai berikut.

a. Komponen autotrof
(Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan). Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau.

b. Komponen heterotrof (Heteros = berbeda, trophikos = makanan).
Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

c. Bahan tak hidup (abiotik)
Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.

sedangkan malam hari suhu sangat rendah (bisa mencapai 0°C). Bioma gurun Beberapa Bioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput.d. ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma. 1. atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai . Ciri-ciri bioma gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Selain itu. Macam-macam Ekosistem Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Suhu slang hari tinggi (bisa mendapai 45°C) sehingga penguapan juga tinggi. Termasuk pengurai ini adalah bakteri dan jamur. di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. a. Pengurai (dekomposer) Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya). Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. 2. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut. yaitu sebagai berikut. Ekosistem darat Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil.

Ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Variasi suhu dan kelembapan tinggi/besar. tikus dan ular 3. Species pepohonan relatif banyak. Bioma padang rumput Bioma ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. kera. dan kalajengking. serigala. gajah. anjing liar. Dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas. Bioma Hutan Basah Bioma Hutan Basah terdapat di daerah tropika dan subtropik. cabang-cabang pohon tinngi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Terdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin. singa. burung. jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya.jaringan untuk menyimpan air. Hewannya antara lain. Porositas (peresapan air) tinggi dan drainase (aliran air) cepat. ular. harimau. yaitu liana (rotan). curah hujan 200-225 cm per tahun. kaktus. dan gugur). badak. katak. dan burung hantu. kadal. 2. jerapah. kangguru. Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme). semi. Ciri-cirinya adalah. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Bioma hutan gugur Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang. 4. zebra. dan anggrek sebagai epifit. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia. suhu sepanjang hari sekitar 25°C. babi hutan. panas. . serangga. Ciri-cirinya adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur. Hewannya antara lain: bison. Tinggi pohon utama antara 20-40 m.

bajing. tumbuhan kayu yang pendek.Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. semuanya berdarah panas. Pada umumnya. Ekosistem Air Tawar Ekosistem akuatik dapat dibedakan menjadi dua. contohnya muscox. rusa kutub. dan rakoon (sebangsa luwak). Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer. tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin. Hewan yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. Hewannya antara lain rusa. Ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. liken. rubah. dap sejenisnya. dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. dan rumput. b. Hewan yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal. 6. tumbuhan biji semusim. Bioma tundra Bioma tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. yaitu: 1. Ekosistem air tawar . beruang hitam. pinus.Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. beruang kutub. 5. beruang. dan insekta terutama nyamuk dan lalat hitam. burung pelatuk. Bioma taiga Bioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. ajag. Hewannya antara lain moose. Contoh tumbuhan yang dominan adalah Sphagnum.

air terjun. ganggang hijau). mammalia. Flora ekosistem air tawar: Hampir semua golongan tumbuhan terdapat pada ekosistem air tawar. ikan. Ekosistem air mengalir (lotik) misalnya: sungai. cacing. Ciri-ciri ekosistem air tawar: a. burung. amfibi. 2. Hewan yang selalu hidup di air mempunyai cara beradaptasi dengan lingkungan yang berkadar garam rendah. c. Penetrasi cahaya matahari kurang. b. spans. serangga. ganggang biru. ada pula yang ke air bila mencari makanan saja. tumbuhan tingkat tinggi (Dikotil dan Monokotil). Ekosistem air laut Ekosistem air tawar dibedakan menjadi dua. d. molluska. reptilia. Variasi suhu sangat rendah. Kadar garam/salinitasnya sangat rendah. yaitu: 1. mempunyai cara beradaptasi sebagai berikut: . bahkan lebih rendah dari kadar garam protoplasma organisme akuatik. Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Ekosistem air tenang (lentik) misalnya: danau. rawa. Fauna ekosistem air tawar: Hampir semua filum dari dunia hewan terdapat pada ekosistem air tawar. misalnya protozoa. Pada ikan dimana kadar garam protoplasmanya lebih tinggi daripada air.2. tumbuhan tingkat rendah (jamur. Ada yang selalu hidup di air.

penetrasi cahaya kurang.Garam dari dalam air diabsorbsi melalui insang secara aktif . juga diekskresikan melalui insang dan saluran pencernaan. mempunyai akar jangkar (akar sulur). . sedangkan lainnya tumbuhan biji. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang. Adaptasi organisme air tawar adalah sebagai berikut. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi. Tumbuhan tingkat tinggi.. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar. . insang. misalnya ikan. sebab air masuk ke dalam tubah secara terus-menerus melalui proses osmosis. seperti teratai (Nymphaea gigantea). Adaptasi hewan Ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air. tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis lingkungan atau isotonis. Air masuk ke dalam sel hingga maksimum dan akan berhenti sendiri. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok. dan pencernaan. Adaptasi tumbuhan Tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan dinding selnya kuat seperti beberapa alga biru dan alga hijau. dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. dalam mengatasi perbedaan tekanan osmosis melakukan osmoregulasi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi.Air diekskresikan melalui ginjal secara berlebihan.Sedikit minum. Nekton merupakan hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan otot yang kuat.

misalnya serangga air. 2. misalnya ikan. dan fagotrof (makrokonsumen). merupakan tumbuhan atau hewan yang melekat/bergantung pada tumbuhan atau benda lain. terdiri alas fitoplankton dan zooplankton. d. parasit. organisme yang mengapung atau berenang di permukaan air atau bertempat pada permukaan air. Penggolongan organisme dalam air dapat berdasarkan aliran energi dan kebiasaan hidup. . biasanya melayang-layang (bergerak pasif) mengikuti gerak aliran air. hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. c. organisme dibedakan sebagai berikut. e. Berdasarkan aliran energi. Lihat Gambar. a. Plankton. misalnya keong. hewan yang aktif berenang dalam air. yaitu karnivora predator. Nekton. misalnya cacing dan remis. Perifiton. Bentos. 1. Neuston.Habitat air tawar merupakan perantara habitat laut dan habitat darat. b. Berdasarkan kebiasaan hidup. organisme dibagi menjadi autotrof (tumbuhan). dan saprotrof atau organisme yang hidup pada substrat sisa-sisa organisme. Bentos dapat sessil (melekat) atau bergerak bebas.

Berdasarkan hal tersebut danau dibagi menjadi 4 daerah sebagai berikut. termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai. Di danau juga terdapat daerah perubahan temperatur yang drastis atau termoklin. Gbr. Danau Danau merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan meter persegi. Cahaya matahari menembus dengan . Berbagai Organisme Air Tawar Berdasarkan Cara Hidupnya Di danau terdapat pembagian daerah berdasarkan penetrasi cahaya matahari. Komunitas tumbuhan dan hewan tersebar di danau sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi. Termasuk ekosistem air tenang adalah danau dan rawa. Daerah yang dapat ditembus cahaya matahari sehingga terjadi fotosintesis disebut daerah fotik.Ekosistem air tawar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. Termoklin memisahkan daerah yang hangat di atas dengan daerah dingin di dasar. 1. Daerah yang tidak tertembus cahaya matahari disebut daerah afotik. a) Daerah litoral Daerah ini merupakan daerah dangkal.

krustacea. itik dan angsa.optimal.Tumbuhannya merupakan tumbuhan air yang berakar dan daunnya ada yang mencuat ke atas permukaan air. Daerah ini dihuni oleh cacing dan mikroba. dan burung pemakan ikan. Daerah profundal Daerah ini merupakan daerah yang dalam. serangga. Komunitas organisme sangat beragam termasuk jenis-jenis ganggang yang melekat (khususnya diatom). Ganggang berfotosintesis dan bereproduksi dengan kecepatan tinggi selama musim panas dan musim semi. Mikroba dan organisme lain menggunakan oksigen untuk respirasi seluler setelah mendekomposisi detritus yang jatuh dari daerah limnetik. Zooplankton dimakan oleh ikanikan kecil. kura-kura. amfibi. termasuk ganggang dan sianobakteri. Air yang hangat berdekatan dengan tepi. c. . ikan. berbagai siput dan remis. kemudian ikan besar dimangsa ular. Ikan kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar. yaitu daerah afotik danau. dan beberapa mamalia yang sering mencari makan di danau. reptilia air dan semi air seperti kura-kura dan ular. Daerah ini dihuni oleh berbagai fitoplankton. b. Zooplankton yang sebagian besar termasuk Rotifera dan udangudangan kecil memangsa fitoplankton. Daerah limnetik Daerah ini merupakan daerah air bebas yang jauh dari tepi dan masih dapat ditembus sinar matahari.

Danau Oligotropik Oligotropik merupakan sebutan untuk danau yang dalam dan kekurangan makanan. karena fitoplankton di daerah limnetik tidak produktif. Daerah bentik Daerah ini merupakan daerah dasar danau tempat terdapatnya bentos dan sisa-sisa organisme mati. airnya jernih sekali. Gbr. Ciricirinya. Empat Daerah Utama Pada Danau Air Tawar Danau juga dapat dikelompokkan berdasarkan produksi materi organiknya. dan di dasar air banyak terdapat oksigen sepanjang tahun. Ciri-cirinya . Danau Eutropik Eutropik merupakan sebutan untuk danau yang dangkal dan kaya akan kandungan makanan. dihuni oleh sedikit organisme. yaitu sebagai berikut : a.d. b. karena fitoplankton sangat produktif.

Di anak sungai sering dijumpai Man air tawar. Eutrofikasi membuat air tidak dapat digunakan lagi dan mengurangi nilai keindahan danau. dan hilir. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. terdapat bermacam-macam organisme. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Sebagai gantinya terjadi fotosintesis dari ganggang yang melekat dan tanaman berakar. sehingga dapat mendukung rantai makanan. dan oksigen terdapat di daerah profundal. sehingga terjadi produksi detritus yang berlebihan yang akhirnya menghabiskan suplai oksigen di danau tersebut. Sungai Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah.adalah airnya keruh. 2. Beberapa sungai besar dihuni oleh berbagai kura- . anak sungai. Di hilir sering dijumpai ikan kucing dan gurame. Akibatnya terjadi peledakan populasi ganggang atau blooming. Perubahan ini juga dapat dipercepat oleh aktivitas manusia. karena akan terbawa arus. Air sungai yang mengalir deras tidak mendukung keberadaan komunitas plankton untuk berdiam diri. misalnya dari sisa-sisa pupuk buatan pertanian dan timbunan sampah kota yang memperkaya danau dengan buangan sejumlah nitrogen dan fosfor. Pengkayaan danau seperti ini disebut "eutrofikasi". Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Danau oligotrofik dapat berkembang menjadi danau eutrofik akibat adanya materi-materi organik yang masuk dan endapan. Komunitas yang berada di sungai berbeda dengan danau. Komposisi komunitas hewan juga berbeda antara sungai.

sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung balk. Di daerah dingin.kura dan ular.mencapai 55% terutama di daerah laut tropik. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur. dan terumbu karang. Batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termoklin. Di daerah tropik. pantai. maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. suhu laut sekitar 25°C. Laut Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI. Ekosistem air laut Ekosistem air laut dibedakan atas lautan. Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaannya secara horizontal. karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Organisme sungai dapat bertahan tidak terbawa arus karena mengalami adaptasi evolusioner. Beberapa jenis serangga yang hidup di sisi-sisi hilir menghuni habitat kecil yang bebas dari pusaran air. 1. estuari. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya. Misalnya bertubuh tipis dorsoventral dan dapat melekat pada batu. . c. dihuni oleh buaya dan lumbalumba. Khusus sungai di daerah tropis.

Sebagai produsen di tempat ini adalah bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu. dan . Abisal merupakan daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1. Abisalpelagik merupakan daerah dengan kedalaman mencapai 4. 2. Hewan yang hidup di daerah ini misalnya gurita.000 m.500-10. Mesopelagik merupakan daerah dibawah epipelagik dengan kedalam an 200-1000 m. Epipelagik merupakan daerah antara permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 m. Menurut wilayah permukaannya secara horizontal. Sinar matahari tidak mampu menembus daerah ini. e. Di laut. laut dibedakan sebagai berikut. b.000m. c. tidak terdapat tumbuhan tetapi hewan masih ada. Batiopelagik merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman 200-2. b. Kedalaman lebih dari 6. c. Batial merupakan daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2500 m d. a. Menurut kedalamannya. Litoral merupakan daerah yang berbatasan dengan darat. Neretik merupakan daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai bagian dasar dalamnya ± 300 meter. a. ekosistem air laut dibagi sebagai berikut. berturut-turut dari tepi laut semakin ke tengah. hewan dan tumbuhan tingkat rendah memiliki tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air laut.000 m). d. Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air.500 m. Hewannya misalnya ikan hiu.1. pengeluaran urin sedikit. Hadal pelagik merupakan bagian laut terdalam (dasar). Di bagian ini biasanya terdapat lele laut dan ikan Taut yang dapat mengeluarkan cahaya.

Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras. dan daerah pasang surut. Daerah tengah pantai terendam saat pasang tinggi dan pasang rendah. remis dan kerang. Daerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang. Komunitas tumbuhan berturut-turut dari daerah pasang surut ke arah darat dibedakan sebagai berikut. Daerah paling atas pantai hanya terendam saat pasang naik tinggi. moluska. landak laut.pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Tumbuhan lainnya adalah Spinifex littorius (rumput angin). . bintang laut. anemon laut. Ekosistem pantai Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat. Daerah ini dihuni oleh ganggang. kepiting. tumbuhan ini menjalar dan berdaun tebal. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif. Vigna. 1. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut laut. Daerah ini dihuni oleh beragam invertebrata dan ikan serta rumput laut. laut. dan remis yang menjadi konsumsi bagi kepiting dan burung pantai. porifera. Daerah pantai terdalam terendam saat air pasang maupun surut. siput herbivora dan karnivora.Euphorbia atoto. 2. dan ikanikan kecil. Formasi pes caprae Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin.

kerang. Lumnitzera. dan Erythrina. Guettarda. Terminalia. Bila tanah di daerah pasang surut berlumpur. Acathus. Yang termasuk tumbuhan di hutan bakau antara lain Nypa. 2. maka kawasan ini berupa hutan bakau yang memiliki akar napas.dan Canaualia martina. dan ikan. dan Cerbera. termasuk di dalamnyaWedelia. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut aimya. dan Scaeuola Fruescens (babakoan). kepiting. Pandanus tectorius (pandan). Selain berfungsi untuk mengambil oksigen. pohon yang sering tumbuh adalah: Heriticra. Thespesia. Formasi baringtonia Daerah ini didominasi tumbuhan baringtonia. Jika tanah pasang surut tidak terlalu basah. dan fitoplankton. Bahkan ada beberapa invertebrata laut . dan Cylocarpus. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. 3. Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Nutrien dari sungai memperkaya estuari. Akar napas merupakan adaptasi tumbuhan di daerah berlumpur yang kurang oksigen. Lebih ke arah darat lagi ditumbuhi Crinum asiaticum (bakung). Estuari Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Rhizophora. akar ini juga dapat digunakan sebagai penahan dari pasang surut gelombang. ganggang. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam. Acgicras.

Di Indonesia semua terumbu berasal dari kapur yang sebagian besar dihasilkan koral. Terumbu adalah batuan sediment kapur dilaut. terumbu karang merupakan satuan ekosistem yang dibentuk dan didominasi oleh komunitas koral. yaitu unggas air. yang juga meliputi karang hidup dan karang mati yang menempel pada batuan kapur tersebut.”karang” yang dimaksud adalah koral. Terumbu karang Terumbu karang secara umum dapat dinisabatkan kepada struktur fisik beserta ekosistem yang menyertainya yang secara aktif membentuk sedimentasi kalsium karbonat akibat aktivitas biologi (biogenic) yang berlangsung dibawah permukaan laut. Bagi ahli geologi. Proses fotosintetis oleh alga menyebabkan bertambahnya produk kalsium karbonat dengan menghilangkan karbon dioksida dan merangsang reaksi kimia sebagai berikut: Ca(HCO3) CaCO3 + H2CO3 H2O + CO2 Fotosintetis oleh algae yang bersimbiosis membuat karang pembentuk terumbu menghasilkan deposit cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat. Estuari juga merupakan tempat mencari makan bagi vertebrata semi air. Dalam peristilahan ‘terumbu karang’. Kerangka karang mengalami erosi dan terakumulasi menempel di dasar terumbu. Sedimentasi kapur di terumbu dapat berasal dari karang maupun dari alga. kira-kira 10 kali lebih cepat daripada karang yang tidak .dan ikan laut yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin atau bermigrasi untuk menuju habitat air tawar. sekelompok hewan dari ordo Scleratinia yang menghasilkan kapur sebagai pembentuk utama terumbu. Secara fisik terumbu karang adalah terumbu yang terbentuk dari kapur yang dihasilkan oleh karang. 4.

membentuk terumbu (ahermatipik) dan tidak bersimbiose dengan xooxanthellae. bintang laut. Rangka dari kalsium karbonat ini bermacammacam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang. pada daerah neritik. Herbivora seperti siput. terdapat suatu komunitas yang khusus yang terdiri dari karang batu dan organisme-organisme lainnya. Karang hermatipik bersimbiosis mutualisme dengan zooxanthellae. hidup di antara karang dan ganggang. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. . seperti Gymnodinium microadriatum. dan ikan karnivora. Komunitas ini disebut terumbu karang. yaitu sejenis algae uniseluler (Dinoflagellata unisuler). dan ikan. menjadi mangsa bagi gurita. Daerah komunitas ini masih dapat ditembus cahaya matahari sehingga fotosintesis dapat berlangsung. Terumbu karang didominasi oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. mikro organisme. Di laut tropis. Berdasarkan kemampuan memproduksi kapur Karang hermatipik Karang hermatifik adalah karang yang dapat membentuk bangunan karang yang dikenal menghasilkan terumbu dan penyebarannya hanya ditemukan di daerah tropis. Karang ahermatipik Karang ahermatipik tidak menghasilkan terumbu dan ini merupakan kelompok yang tersebar luas diseluruh dunia. ikan. yang terdapat di jaringan-jaringan polip binatang karang dan melaksanakan Fotosintesis. landak laut. Berbagai invertebrata.

Kepulauan Riau). Kepulauan Ujung Batu (Aceh). Spermonde (Sulawesi selatan).Berdasarkan bentuk dan tempat tumbuh • • • • Terumbu (reef) Karang (koral) Karang terumbu Terumbu karang Berdasarkan letak • Terumbu karang tepi Contoh: Bunaken (Sulawesi). • Terumbu karang penghalang Contoh: Batuan Tengah (Bintan. • Terumbu karang cincin Contoh : Samudra Atlantik • Terumbu karang datar Contoh: Kepulauan Seribu (DKI Jakarta). Pulau Panaitan (Banten). Nusa Dua (Bali). Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah). Manfaat .

 pengunaan pupuk dan pestisida buatan. ikan ekor kuning). . Manfaat dari terumbu karang yang langsung dapat dimanfaatkan oleh manusia adalah:  sebagai tempat hidup ikan yang banyak dibutuhkan manusia dalam bidang pangan. baik secara ekologi maupun ekonomi. serta sebagai sumber keanekaragaman hayati. semakin banyak air yang digunakan maka semakin banyak pula limbah air yang dihasilkan dan dibuang ke laut. ikan baronang. Sedangkan yang termasuk dalam pemanfaatan tidak langsung adalah sebagai penahan abrasi pantai yang disebabkan gelombang dan ombak laut.Terumbu karang mengandung berbagai manfaat yang sangat besar dan beragam. penelitian dan pemanfaatan biota perairan lainnya yang terkandung di dalamnya. satu sentuhan saja dapat membunuh terumbu karang  pemborosan air. seberapapun jauh letak pertanian tersebut dari laut residu kimia dari pupuk dan pestisida buatan pada akhinya akan terbuang ke laut juga. Estimasi jenis manfaat yang terkandung dalam terumbu karang dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu manfaat langsung dan manfaat tidak langsung.   pariwisata. wisata bahari melihat keindahan bentuk dan warnanya. batu karang. Kerusakan Terumbu Karang Beberapa aktivitas manusia yang dapat merusak terumbu karang :   membuang sampah ke laut dan pantai yang dapat mencemari air laut membawa pulang ataupun menyentuh terumbu karang saat menyelam. seperti ikan kerapu.

seperti sejenis siput drupella. Membuang jangkar pada pesisir pantai secara tidak sengaja akan merusak terumbu karang yang berada di bawahnya.  terdapatnya predator terumbu karang. seperti pemakaian bom ikan .      penambangan pembangunan pemukiman reklamasi pantai polusi penangkapan ikan dengan cara yang salah.