10.

SOAL-SOAL PELUANG
=
EBTANAS2000 1. Pengurus suatu organisasi yang terdiri dari ketua, wakil ketua dan sekretaris dipilih dari 7 orang calon. Banyak cara yang mungkin untuk memilih pengurus organisasi itu dengan tidak ada jabatan rangkap adalah… A. 7 Jawab: soal di atas adalah urutan yang diperhatikan karena dari ke 7 calon tersebut dapat menduduki ke 3 posisi yang berbeda, sehingga digunakan permutasi. Prn = n! ; (n − r )! B. 10 C. 21 D. 35 E. 210

10.9.8 = 5.3.8 = 120 3.2.1

Jawabannya adalah C EBTANAS1999 3. Pada percobaan lempar undi dua buah dadu sebanyak 216 kali. Frekuensi harapan munculnya mata dadu berjumlah genap adalah : A. 36 jawab: fH(A) = P(A) x N N = 216 n( A) P(A) = n( S ) n(S) = 6 x 6 = 36 n(A) = …Æ buat tabel ruang sample percobaan
1 (1,1) (2,1) (3,1) (4,1) (5,1) (6,1) 2 (1,2) (2,2) (3,2) (4,2) (5,2) (6,2) 3 (1,3) (2,3) (3,3) (4,3) (5,3) (6,3) 4 (1,4) (2,4) (3,4) (4,4) (5,4) (6,4) 5 (1,5) (2,5) (3,5) (4,5) (5,5) (6,5) 6 (1,6) (2,6) (3,6) (4,6) (5,6) (6,6)

B. 54

C. 72

D. 104

E. 108

n = 7 dan r = 3

P37 =

7.6.5.4.3.2.1 7! = 7 .6. 5 = 210 = (7 − 3)! 4.3.2.1

Jawabannya adalah E UN2005 2. Dari 10 orang finalis suatu lomba kecantikan akan dipilih secara acak 3 yang terbaik. Banyak cara pemilihan tersebut adalah… A. 70 cara B. 80 cara jawab: soal di atas tidak memperhatikan urutan ada karena 1 orang hanya akan terpilih 1 kali saja. Akan berbeda kalau soal di atas akan memilih juara 1, 2 dan 3 seseorang bisa menempati ke 3 posisi tersebut. (urutan diperhatikan) karena tidak memperhatikan urutan ada maka digunakan kombinasi. n= 10 ; r = 3 C. 120 cara D. 360 cara E. 720 cara
1 2 3 4 5 6

terlihat jumlah kejadian mata dadu berjumlah genap berjumlah 18. maka n(A) =18 P(A) =

1 n( A) 18 = = n( S ) 36 2

sehingga frekuensi harapan munculnya mata dadu berjumlah genap adalah : fH(A) = P(A) x N = jawabannya adalah E 1 x 216 = 108 2

C rn =

10! 10! n! 10 = C3 = = r!(n − r )! 3!(10 − 3)! 3!7!

www.belajar-matematika.com - 1

5) (G. 1 6 P(B) = 2 : 2 Æ angka prima ganjil (3 dan 5) 6 6 Æ dadu terdiri dari 6 angka 1 2 2 1 x = = 2 6 12 6 P(A ∩ B ) = Jawab: Ada dua cara dalam pengerjaan soal diatas : Cara 1 : dengan rumus peluang: P(A) = n( A) n( S ) jawabannya adalah E silakan pilih cara mana yang tercepat !!! EBTANAS1993 5.5) 6 (A.EBTANAS1994 4. (6.4.dadu terdiri dari 6 angka 1 (A.1) = 6 P(A) = 6 36 A G Bilangan prima ganjil dari 1.1) (G. (6. 10 36 D.4) = 3 1 n(A) = .6 adalah 3 dan 5.mata uang terdiri dari angka(A) dan gambar(G) .5).6) (G.3) (G. Peluang munculnya angka pada mata uang dan bilangan prima ganjil pada dadu adalah… A.6) jawab: soal di atas adalah kejadian saling lepas karena kejadian munculnya mata dadu berjumlah 7 dan mata dadu berjumlah 10 tidak dapat terjadi secara bersama-sama. 18 36 buat tabel . (4.com .3) dan (A.4) (G. (3. 9 36 C.2) (G. 5 6 B.3) 4 (A.3).2. 1 Æ angka pada uang 2 3 P(B) = 2 Æ uang logam terdiri dari angka dan 36 gambar www. (5. P(A ∩ B ) = P(A) x P(B) P(A) = P(B) = n( A) n( B ) .5)Æ n(A) = 2 n(S)= banyaknya ruang sample= 2 x 6 = 12 p(A) = 2 1 = 12 6 Cara 2 : kejadian soal di atas adalah saling bebas karena kejadian munculnya angka pada uang tidak mempengaruhi kejadian munculnya angka prima. 1 4 E.4) 5 (A. 7 36 B.5). 1 3 D. sehingga menggunakan rumus : P (A ∪ B ) = P(A) + P(B) jumlah sample= n(S) = 6 x 6 = 36 n( A) P(A) = n( S ) n(A) Æ mata dadu berjumlah 7 (1. 2 3 C. (2.4). Dua buah dadu dilempar bersama-sama satu kali.belajar-matematika. (5. ada 2 kejadian yaitu (A.2) 3 (A. P(B) = n( S ) n( B ) (4.5.3. Peluang munculnya mata dadu berjumlah 7 atau 10 adalah… A.6).6).1) 2 (A.2). Sebuah mata uang dan sebuah dadu dilempar undi sekali. 17 36 E.2 n( B ) n( S ) n(B) Æ mata dadu berjumlah 10 .

merah) Æ yang terambil warna biru dahulu = 15 3 5 .3 . 1050 Jawab: Jumlah angka= 8 (0. 30 64 E. 30 56 tambahan: soal no 6 dapat dikembangkan dengan pertanyaan sbb: a.3. = 8 7 56 5 Keterangan : * Æ 5 = jumlah bola merah 8 8 = bola merah + bola biru = * 3 Æ 3 = jumlah bola biru 7 7 = 8-1 ( 1 bola merah telah terambil karena tanpa pengembalian) 5 3 = C1 . P(A ∪ B ) = P(A) + P(B) P(A ∪ B ) Æ saling lepas P(A) dan P(B) Æ saling bebas P(A) = peluang bola yang terambil berbeda warna. bagaimana kalau bola diambil satu demi satu dengan pengembalian. 840 Sehingga peluang bola yang terambil berbeda warna adalah: P(A ∪ B ) = 15 15 30 + = 56 56 56 www.belajar-matematika. Dari suatu kantong yang berisi 5 bola merah dan 3 bola biru. 3 = 15 n(S) = kombinasi 2 bola dari 8 bola yang tersedia = C8 2 = 15 28 8. = 8 8 64 P(B) = P(biru.biru) = 5 3 15 . Peluang bola yang terambil berbeda warna adalah….6. 7 dan tidak ada angka yang sama adalah….maka peluang munculnya mata dadu berjumlah 7 atau 10 adalah : 6 3 9 P (A ∪ B ) = + = 36 36 36 jawabannya adalah B UN2006 6. 1.com . dua bola diambil satu demi satu tanpa pengembalian. C1 = 5 . maka P(A) = P(merah. 2.1680 B. 15 56 D. = 8 8 64 3 5 15 . 6. 4. 1470 C. bagaimana kalau 2 bola diambil sekaligus b.7) akan terdiri dari 4 angkaÆ XXXX E. 30 112 B. A.5. jawab: a.biru) Æ yang terambil warna merah dahulu 5 3 15 .1. 5.merah) = P(A ∪ B ) = 15 15 30 + = 64 64 64 P(B) = P(biru. 3. 15 64 C.2.4.7 8! = 28 = 2!(8 − 2)! 2 b. Banyak bilangan antara 2000 dan 6000 yang dapat disusun dari angka 0. P(A ∪ B ) = P(A) + P(B) P(A) = P(merah. A. = 8 7 56 UN2002 7. 1260 D. P(A) = n( A) n( S ) n(A) Æ kombinasi 1 merah dari 5 merah dan kombinasi 1 biru dari 3 biru Jawab: Soal di atas adalah perpaduan dari kejadian saling lepas dan saling bebas.

Peluang terambilnya kelereng putih dari kantong I dan kelereng hitam dari kantong II adalah…. Dari 10 pemain : 1 pemain tidak bisa ikut karena cedera = -1 1 pemain selalu menjadi kapten = -1 n = calon pemain yang tersisa = 10 -2 = 8 Maka banyaknya bilangan yang dapa disusun= 4 x 7 x 6 x 5 = 840 jawabannya adalah E Maka banyaknya susunan pemain = pemain volley adalah 6 orang.7. 39 40 B. 9 20 E. kenapa? bilangan di atas akan merupakan bilangan 2013 s/d 5987 dan tidak ada angka yang sama.1 = = 2 2 2 Jawabannya adalah D EBTANAS2003 9. 28 Kejadian di atas adalah saling bebas sehingga digunakan rumus : P(A ∩ B ) = P(A) x P(B) P(A) Æ peluang di kantong I untuk kelereng putih P(A) = n( A) 3 = n( S ) 8 n(A) = 3 kelereng putih n(S) = jumlah kelereng di kantong I = 5 +3 = 8 www.6. 16 jawabannya adalah C UN2007 10. A. 84 C. A. angka 0. 56 D.336 B. 9 40 jawab: 8! 8. tidak memperhatikan urutan ada karena satu garis memerlukan 2 titik maka hasil adalah hasil kombinasi dibagi 2 : C8 Banyaknya garis yang dapat dibuat = 3 2 C8 3 = 8! 8. 1 2 D.7. 28 jawab: menjawab soal di atas menggunakan kombinasi karena prinsip AB = BA. Dalam kantong II terdapat 4 kelereng merah dan 6 kelereng hitam.6 = 56 = 3!(8 − 3)! 3. Angka kedua := 8 -1 = 7 (angka berkurang 1) Angka ketiga = 8 -2 = 6 (angka berkurang 2) Angka keempat = 8 -3 = 5 (angka berkurang 3) angka berkurang karena tidak ada angka yang sama jawab: Perhatikan kata-kata soal ini dengan hati-hati !! penyelesaian menggunakan kombinasi karena 1 orang pemain mempunyai kans hanya satu.angka pertama = 4 angka 0.com . Banyaknya garis yang dapat dibuat dari 8 titik yang tersedia dengan tidak ada 3 titik yang segaris adalah… A.1.belajar-matematika.1 E.7 untuk angka pertama tidak masuk dalam range bilangan.6 dan 7 tidak ikut.1.. Dalam kantong I terdapat 5 kelereng merah dan 3 kelereng putih. tetapi satu posisi sudah terisi oleh kapten yang harus selalu bermain sehingga posisi yang tersedia= 6 – 1 = 5 = r EBTANAS2000 8. Banyak susunan pemain yang berbeda dari team bola volley yang terdiri dari 10 pemain bila salah seorang selalu menjadi kapten dan seorang lain tidak bisa bermain karena cedera adalah…. 45 E. 90 B. 9 13 C.2. Dari setiap kantong diambil satu kelereng secara acak.6 56 3!(8 − 3)! = 28 = 3. 168 C.2. 56 D.4 .

belajar-matematika.com .P(B) = 6 n( B ) = n( S ) 10 n(B) = 6 kelereng hitam n(S) = jumlah kelereng di kantong II = 4 + 6 = 10 Sehingga Peluang terambilnya kelereng putih dari kantong I dan kelereng hitam dari kantong II adalah : P(A ∩ B ) = 3 6 18 9 x = = 8 10 80 40 www.5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful