MAKALAH KEPERAWATAN JIWA TREN DAN ISSUE KEPERAWATAN JIWA TERKINI

Disusun Oleh : Zulfiqri Satriawan Saputra

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARATA

3. tauran. tetapi perlu peran serta seluruh masyarakat dan keluarga klien untuk memfasilitasi peran aktif dari kader kesehatan dalam upaya kesehatan jiwa. penggangguran. maka kita perlu mengkaji ulang faktor yang mempengaruhi masalah-masalah keperawatan jiwa Telah terbukti bahwa upaya pencegahan jauh lebih baik daripada upaya pengobatan. PHK. Rumusan masalah kesehatan jiwa dimulai masa konsepsi bagaimana cara meningkatkan masalah kesehatan jiwa ? apa saja faktor penyebab kecenderungan gangguan jiwa ? apa yang menjadi kecenderungan situasi di era globalisasi yang mempengaruhi kesehatan jiwa? bagaimana perubahan orientasi sehat dalam keperawatan jiwa? Apa saja penyakit yang cenderung dalam keperawatan jiwa ? Bagaimana peningkatan Post Traumatic Syndrome Disorder Bagiamana peningkatnya dalam masalah psikososial? Seperti apa trend bunuh diri pada anak dan remaja? . tindak penyaluran agresifitas atau anarkis. 1. dunia khususnya bangsa Indonesia memasuki era globalisasi. pencemaran. disamping meningkatnya angka kejadian penyakit klasik yang berhubungan dengan infeksi. 8. pencegahan dan penanganannya. 6. Keadaan itu menyebabkan berbagai macam dampak pada aspek kehidupan masyarakat khususnya aspek kesehatan baik yang berupa masalah urbanisaasi. B. pada tahun 2003 era dimulainya pasar bebas ASEAN dimana banyak tenaga professional keluar dan masuk ke dalam negeri. 7. Upaya pelayanan kesehatan jiwa terhadap masyarakat pada saat ini tidak mungkin dilaksanakan oleh petugas kesehatan saja. kurang gizi. putus sekolah. Pergeseran pola nilai dalam keluarga dan umur harapan hidup yang meningkat juga menimbulkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kelompok lanjut usia serta penyakit degeneratif. Latar Belakang Setelah tahun 2000. Pada masa itu mulai terjadi suatu masa transisi/pergeseran pola kehidupan masyarakat dimana pola kehidupan masyarakat tradisional berubah menjadi masyarakat yang maju. kecelakaan. dan kurangnya pemukiman sehat bagi penduduk. Dengan banyaknya masalah-masalah yang ada dalam keperawatan jiwa yang kini kita hadapi. penyalahgunaan NAPZA. 5. 2. Untuk itu masyarakat luas perlu diberikan informasi tentang kesehatan jiwa beserta permasalahan. 4. 9. kenakalan remaja.2010/2011 BAB I PENDAHULUAN A. banyak tindakan kekerasan.

kekacauan proses pikir. Perkembangan terkini menyimpulkan bahwa berbicara masalah kesehatan jiwa harus dimulai dari masa konsepsi atau bahkan harus dimulai dari masa pranikah. Kelainan neurokognitif yang telah berkembang ini menjadi dasar dari gejala-gejala skizofrenia seperti halusinasi. infeksi otak. perilaku yang aneh dan gangguan emosi. mental dan emosional yg lebih baik. atau terpengaruh zat-zat yang mempengaruhi fungsi otak seperti narkoba. Kesehatan jiwa dimulai masa konsepsi Di Indonesia banyak gangguan jiwa terjadi mulai pada usia 19 tahun dan kita jarang sekali melihat fenomena masalah sebelum anak lahir. tekanan berat dalam kehidupan. Penemuan penting ini menunjukkan bahwa lingkungan luar yang terjadi pada waktu yang tertentu dalam kandungan dapat meningkatkan risiko menderita skizofrenia. waham/delusi. getaran. Masalah-masalah tersebut dapat dianggap ancaman atau tantangan yang akan berdampak besar pada keperawatan jiwa baik dalam tatanan regional maupun global. membedakan suara rangsang yang berurutan. masalah dalam napza dan hiv/aids ? 11. Banyak penelitian yang menunjukkan adanya keterkaitan masa dalam kandungan dengan kesehatan fisik dan mental seseorang di masa yang akan datang. musik. sentuhan ) setelah dewasa memiliki perkembangan fisik. Trend curent issue dan kecenderungan dalam keperawatan jiwa Trend atau current issue dalam keperawatan jiwa adalah masalah-masalah yang sedang hangat dibicarakan dan dianggap penting.10. Diantara hasil penelitian: Marc Lehrer ( 300 bayi yg diteliti): stimulasi dini ( berupa suara.  Mednick : ada hubungan skizofrenia dengan infeksi virus dalam kandungan. Penelitian-penelitian berikut membuktikan bahwa kesehatan mental seseorang dimulai pada masa konsepsi. Mednick membuktikan bahwa mereka yang pada saat epidemi sedang berada pada trimester dua dalam kandungan mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk menderita skizofrenia di kemudian hari. Beberapa kelainan neurokognitif seperti berkurangnya kemampuan dalam mempertahankan perhatian. Bagaimana profesi keperawatan mental psikiatri di Indonesia menghadapinya? BAB II PEMBAHASAN A. pattern of parenting dalam keperawata jiwa? 12. dan fungsi-fungsi eksekusi sering dijumpai pada penderita skizofrenia. Trend Peningkatan Masalah Kesehatan Jiwa . 2. yang menyebutkan bahwa pada penderita skizofrenia terjadi kelainan perkembangan neurokognitif sejak dalam kandungan. hal-hal yang mempengaruhi kesehatan jiwa? 13. Mednick menghidupkan kembali teori perkembangan neurokognitif. working memory. Dipercaya kelainan neurokognitif di atas didapat sejak dalam kandungan dan dalam kehidupan selanjutnya diperberat oleh lingkungan. misalnya. trauma otak. 1.

Adanya gangguan kesehatan jiwa ini sebenarnya disebabkan banyak hal. Mereka yang sebelumnya rajin bekerja. sudah terbukti dua tahun terakhir. depresi.Masalah kesehatan jiwa akan meningkat di era globalisasi. Klien yang menunjukkan gejala perilaku yang abnormal secara kasat mata. Kecenderungan Faktor Penyebab Gangguan Jiwa Terjadinya perang. ada tiga golongan penyebab gangguan jiwa ini. WHO (2001) menyataan. Penyebabnya dapat berupa stressor psikososial (perkawinan. pegawai swasta. Ketiga. Namun. menurut Aris Sudiyanto. Menurut data World Health Organization (WHO). angka penderita gangguan kesehatan jiwa memang mengkhawatirkan. konflik.kalangan pejabat dan masyarakat lapisan menengah ke atas juga tersentuh gangguan psikotik dan depresif. Selain itu kasus neurosis pada anak dan remaja. seperti mengamuk. gangguan sosial aau lingkungan. penyakit infeksi (tifus. hubungan antarpersonal dalam pekerjaan atau . Trauma nonfisik bisa berbentuk musibah. Pertama. Neurosis menyebabkan merosotnya kinerja individu. dan tekanan krisis. Angka ini lumayan kecil jika dibandingkan dengan upaya bunuh diri dari para penderita kejiwaan yang mencapai 20 juta jiwa setiap tahunnya. kehilangan orang tua. masalah gangguan kesehatan jiwa di seluruh dunia memang sudah menjadi masalah yang sangat serius. Ada orang kaya yang mengalami tekanan hebat. dan sifatnya menjadi emosional. Neurosis adalah bentuk gangguan kejiwaan yang mengakibatkan penderitanya mengalami stress. gangguan mental. Secara global. Kedua. problem orangtua. rajin belajar menjadi lesu. dan keluhan penyakit fisik yang tidak jelas penyebabnya. Bukti lainnya. setelah kehilangan semua harta bendanya akibat kebakaran. dari sekitar 450 juta orang yang mengalami gangguan mental. hepatitis. lilitan krisis ekonomi berkepanjangan merupakan salah satu pemicu yang memunculkan stress. paling tidak ada satu dari empat orang di dunia mengalami masalah mental. dan melakukan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya dan orang lain. Tipe gangguan jiwa yang lebih berat. biologis atau organic. dan berbagai gangguan kesehatan jiwa pada manusia. (Guru Besar Ilmu Kedokteran Jiwa (psikiatri) Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. juga menunjukkan kecenderungan meningkat. Klien gangguan jiwa tidak lagi didominasi kalangan bawah tetapi kalangan mahasiswa. kecemasan yang berlebihan. malaria dan lain-lain). atau masalah keluarga. disebut gangguan psikotik. 3. Penyebabnya antara lain berasal dari faktor keturunan. gangguan fisik. hal ini dikarenakan beban hidup yang semakin berat. sekitar satu juta orang diantaranya meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya. berdasarkan data statistik. WHO memperkirakan ada sekitar 450 juta orang di dunia yang mengalami gangguan kesehatan jiwa. emosional atau kejiwaan. PNS. Inilah orang yang kerap mengoceh tidak karuan. Melihat kecenderungan penyakit jiwa pada anak dan remaja kebanyakan adalah kasus trauma fisik dan nonfisik. gangguan tidur. Kasus-kasus gangguan kejiwaan yang ditangani oleh para psikiater dan dokter di RSJ menunjukkan bahwa penyakit jiwa tidak mengenal baik strata sosial maupun usia. kecanduan obat dan alkohol dan lain-lain. Penyebabnya. karena salah dalam pola pengasuhan (pattern of parenting) hubungan yang patologis di antara anggota keluarga disebabkan frustasi. konflik. Penyebab dikalangan menengah ke atas sebagian besar akibat tidak mampu mengelola stress dan ada juga akibat post power syndrome atau mutasi jabatan. kelainan pada otak.

5. 4. Standar pengukuran untuk kebutuhan kesehatan global . narsisme. lbh menekankan upaya proaktif untuk pencegahan daripada menunggu di RS. melainkan berorientasi pd konteks kehidupan sosial. Kondisi masyarakat yang memungkinkan orang bertindak dalam dimensi2 yang dpt dipimpin dan diobservasi. eksploitatif. Perawat dituntut mampu m’berikan askep yg profesional dan dpt m’pertanggung jawabkan secara ilmiah. skill yang tinggi dan jiwa entrepreneurship. dalam masalah keuangan. pemilikan berlebihan. Fokus kesehatan jiwa bukan hanya menangani orang sakit. di lingkungan hidup. akan berdampak pada semua faktor termasuk kesehatan. Suatu masyarakat yang di dalamnya tak ada seorang manusia pun yg diperalat oleh orang lain. Mandiri dan tidak bergantung pada orang lain merupakan orientasi paradigma kesehatan jiwa 6. d. mampu membuat manusia untuk mengungkapkan kebutuhan batinnya berupa seni dan perilaku normatif kolektif. Untuk mewujudkan struktur masyarakat sehat. merangsang perkembangan akal budi dan lebih jauh lagi. (persaingan kualitas). Fenomena masalah kesehatan jiwa. Jadi konsep kesehatan jiwa buka lagi sehat atau sakit. orientasi upaya kesehatan jiwa lebih pada pencegahan(preventif) dan promotif. Empat Ciri Pembentuk Struktur Masyarakat Yang Sehat : a. Hal ini akan menjadi tantangan bagi ”Public Health Policy” yang secara tradisional memberi perhatian yang lebih pada penyakit infeksi. Perubahan Orientasi Sehat Pengaruh globalisasi thd perkembangan yankes termasuk keperawatan adalah tersedianya alternatif pelayanan dan persaingan penyelenggaraan pelayanan. Perawat dituntut senantiasa m’kembangkan ilmu dan teknologi di bidang keperawatan khususnya keperawatan jiwa. Masyarakat terhindar dari sifat2 rakus. Oleh karena itu seharusnya tidak ada yang diperalat/ memperalat diri sendiri. 1999). indicator keswa di masa mendatang bukan lagi masalah klinis spt prevalensi gangguan jiwa. hukum. Tenaga kesehatan (perawat “jiwa” ) hrs mempunyai standar global dalam memberikan pelayanan kesehatan. tetapi kondisi optimal yang ideal dalam perilaku dan kemampuan fungsi social Paradigma sehat Depkes. c. Kecenderungan Situasi di Era Globalisasi Perkembangan IPTEK yg begitu cepat dan perdagangan bebas sebagai ciri globalisasi. b. Penangan kesehatan jiwabergeser dari hospital base mjd community base. kuncinya : Setiap org harus meningkatkan kualitas hidup yang dpt menjamin terciptanya kondisi sehat yang sesungguhnya. tidak mendapatkan kesempatan meraup keuntungan material tanpa batas. melainkan pada peningkatan kualitas hidup. kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi komunikasi.sekolah. Mendorong aktivitas produktif setiap warganya dalam pekerjaannya. Perawat jiwa dalam era global harus membekali diri dgn bahasa internasional. faktor keluarga. dan lain-lain). perkembangan diri. jika tdk inginketinggalan. penyakit fisik. Partisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan masyarakat. Kecenderungan Penyakit Masalah kesehatan jiwa akan menjadi “The global burdan of disease“ (Michard & Chaterina. diman manusia itu mjd pusat dari semua aktivitas ekonomi maupun politik diturunkan pada tujuan perkembangan diri manusia.

Trauma itu merupakan sesuatu yang katastropik. Menariknya. Akibatnya. yang mengalami. tetapi juga kondisi kejadian masyarakat di daerah NAD. tidur yang seharusnya kan membuat restorasi terhadap kondisi tubuh. bahkan bertahun-tahun. Dengan demikian mereka menjadi manusia yang invalid dalam kondisi kejiwaan dengan akibat dan resultante akhir penderita ini akan menjadi tidak produktif. dan episode kilas balik dalam bentuk disosiatif. Dalam kriteria klinik seperti yang disusun dalam Diagnostic and Statical Manual Of Mental Disorder lll dan Lv serta Pedoman Pengggolongan dan Diagnosis gangguan jiwa lll di Indonesia menyatakan. dan perawat psikiatri yang memadai baik dari segi kuantitas. Penelitian mutakhir tentang kajian trauma (trauma studies) mulai memahami bahwa trauma bukan semata-mata gejala kejiwaan yang bersifat individual. Dalam konteks tsunami Aceh dan bencana-bencana besar lainnya di Indonesia. Kondisi itu memang amat melumpuhkan tidak hanya ragawi. menyaksikan kejadian-kejadian yang berupa ancaman kematian atau kematian yang sebenarnya dan mereka yang cedera serta yang dalam ancaman terhadap integritas fisik diri sendiri atau orang lain. sungguh mengerikan. yaitu DALY (Disabilitty Adjusted Life Year) diketahuilah bahwa gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan utama secara internasional. Trauma muncul sebagai akibat dari saling keterkaitan antara ingatan sosial dan ingatan pribadi tentang peristiwa yang mengguncang eksistensi kejiwaan. Untuk menjawab tantangan ini diperlukan tenaga-tenaga. namun yang terjadi adalah sebaliknya. Sigmund Freud . psilolog.secara tradisional adalah angka kematian akibat penyakit. Saat terjadinya tsunami di Aceh. Respons yang terjadi berupa rasa takut yang kuat serta tidak berdaya. pemahaman tentang trauma sebagai proses sosial dan sekaligus proses kejiwaan yang bersifat personal mutlak diperlukan untuk mencari jalan keluar dari lingkaran ingatan traumatis yang dialami oleh klien-klien yang mengalami yang mengalami bencana di seluruh penjuru Indonesia. Pengalaman katastropik dalam berbagai bentuk. situasi ini dapat meningkatkan angka kejadian krisis dan gangguan jiwa dalam kehidupan manusia ( Antai Otong. Oleh karena itu. Di kemudian hari. 1994). halusinasi. Mereka berada dalam keadaan lelah dan seakan berada dalam kondisi depresi. kemiskinan. terutama terhadap kekerasan yang sebernarnya tidak akan terjadi. Ini akan membuat mereka dalam keadaan stress berkepanjangan dan berusaha untuk tidak mengalami stress yang sedemikian. gejala yang ditemukan pada mereka itu menggambarkan suatu yang stress yang terjadi berbulan-bulan. pemerkosaan (banyak dialami sebagian wanita di Aceh). sedangkan bagi anak-anak apa yang menghadapinya akan dieksperikan dengan perilaku yang kacau. Padahal seperti diketahui ada diantara mereka yang berkali-kali telah mengalami pengalaman katastropik yaitu saat daerah tersebut ada dalam kondisi berlangsungnya Daerah Operasi Militer dan peristiwa-peristiwa sesudahnya. yaitu trauma diluar rentang. banyak orang yang terpapar dengan kejadian Traumatis. Mereka juga menjadi manusia yang selalu bermimpi menakutkan terjadi secara berulang-ulang. maupun bencana alam. Perubahan sosial ekonomi yang amat cepat dan situasi sosial politik yang tidak menentu menyebabkan semakin tigginya angka pengangguran. (gempa dan bencana tsunami). ilusi. mereka menjadi manusia yang tanpa alasan selalu berusaha menghindar terhadap kejadian yang mirip. social Worker. termasuk pengalaman. Pengalaman trauma yang umum dialami manusia dalam kejadian sehari-hari. baik peperangan (memang sedang terjadi). Mungkin saja mereka kan berperilaku atau merasa seakan-akan kejadian traumatis itu terjadi kmbaki. kompleksitas sosial dan kultural sangat penting mengingat bahwa masyarakat telah mengalami dan menjadi saksi berbagai macam kekerasan sejak berlangsungnya operasi keamanan di daerah ini.kesehatan seperti psikiater. dan kejahatan. Dengan adanya indikator baru. Ini telah menyebabkan gangguan jiwa seolah-olah bukan masalah.

Misalnya: o Masalah kesehatan jiwa yang berkaitan dengan lifecycle kehidupan manusia. mulai dari persiapan pranikah. Mengacu pd UU No. Meningkatnya Masalah psikososial Lingkup kesehatan jiwa sangat luas dan kompleks. meliputi : o Psikotik gelandangan (seseorang yang berkeliaran di tempat umum dan diperkirakan menderita gangguan jiwa psikotik dan dianggap mengganggu ketertiban/keamanan lingkungan). Trauma bukan semata2 gejala kejiwaan yang bersifat individual. mengatakan bahwa transference itu bisa terjadi saat psikoanalis. dewasa. masalah kesehatan jiwa secara garis besar digolongkan menjadi : a) Masalah perkembangan manusia yg harmonis dan peningkatan kualitas hidup. atau siapapun juga yang melakukan wawancara dengan korban. tentang mayat-mayat yang berserakan. 23 1992 tentang Kesehatan Dan Ilmu Psikiatri. Freud memberi contoh bahwa psikoanalis juga dapat mengalami proses transference saat ia secara tak sadar melakukan identifikasi dengan korban trauma tersebut. juga menggarisbawahi proses yang dalam studi psikologi sering disebut sebagai transference.sendiri pernah mengemukakan bahwa trauma adalah suatu ingatan yang direpresi. 8. balita. Guncangan psikologis yang disebabkan oleh ingatan mengerikan tentang gelombang tsunami. karena direpresi itulah maka trauma sering berlangsung secara tidak sadar dalam periode yang cukup lama. o Pemindahan tempat tinggal. psikiater yang terlibat dalam pembuatan Shoah. juga saling berhubungan dengan segala aspek kehidupan manusia. o Pemukiman yang sehat. o Pemasungan penderita gangguan jiwa . Perawat jiwa pada masa akan datang penting untuk menekuni kajian trauma. Mereka menjdi manusia yang invalid dlam kondisi kejiwaan dengan akibat akhir menjadi tidak produktif. b) Masalah psikososial yaitu masalah psikis atau kejiwaan yang timbul akibat terjadinya perubahan sosial. usia lanjut. yaitu masalah kejiwaan yang berkaitan dengan makna dan nilai-nilai kehidupan manusia. dan tentang kehilangan banyak anggota keluarga sekaligus berpotensi untuk membentuk ingatan yang traumatis. Dan. anak. 7. trauma muncul sebagai akibat saling keterkaitan antara ingatan sosial dan ingatan pribadi tentang peristiwa yang mengguncang eksistensi kejiwaan. remaja. anak dalam kandungan. Mengakibatkan keadaan stress berkepanjangan dan berusaha untuk tidak mengalami stress yang demikian. Dori Laub. yaitu trauma di luar rentang pengalaman trauma yang umum di alami manusia dlm kejadian sehari-hari. Istilah ini merujuk pada ‚“transfer“ pengalaman traumatis yang terjadi dari orang yang secara fisik langsung mengalami peristiwa yang mengerikan kepada orang lain yang tak secara langsung mengalaminya. Meningkatknya Post Traumatic Syndrome Disorder Trauma yang katastropik. o Dampak dari menderita penyakit menahun yang menimbulkan disabilitas.

gangguan penyesuaian diri terhadap perubahan. dll) o Stress pascatrauma (ansietas. sekretaris pribadi mantan Perdana Menteri Takeshita melakukan bunuh diri. termasuk pemerkosaan. korban kekerasan pd anak. dll) 9. harakiri (menikam atau merobek perut sendiri) sering dilakukan bawahan untuk melindungi nama baik atasannya. bencana alam. menggantung diri dan minum racun. stress pasca trauma. penyerangan/penganiyaan secara fisik atau seksual. bencana alam. . dll) o Masalah usia lanjut yang terisolasi(penelataran. depresi.o Masalah anak jalanan o Masalah anak remaja (tawuran. penyerangan/ penganiayaan fisik/ seksual. o Migrasi ( masalah psikis/ kejiwaan akibat perubahan sosial. Denmark. perubahan minat. kecemasan. ketika skandal suap perusahaan Recruits Cosmos terbongkar pada tahun 1984 atau yang paling terkenal kasus bunuh dirinya sopir pribadi mantan Perdana menteri Tanaka.000 penduduk. dll). Di Benua Asia. pelecehan seksual dll) o Tindak kekerasan sosial (kemiskinan. ledakan. Di Jepang. Sedangkan untuk negara Austria. terorisme dan lain-lain). gangguan pada daya ingat. Sebagai contoh. penelantaran tdk diberi nafkah. angka kejadian terus meningkat dan sangat mengancam Sejak tahun 1958. Keberhasilan BD pd pria lebih banyak 3 x dr wanita. dan Inggris. Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2003 mengungkapkan bahwa satu juta orang bunuh diri dalam setiap tahunnya atau terjadi dalam seiap 40 detiknya. o Masalah kesehatan tenaga kerja di tempat kerja (penurunan produktivitas. Bunuh diri : suatu tindakan mencabut nyawa sendiri dengan sengaja (jalan pntas yang dikutuk Tuhan). kekerasan. Kini yang mengkhawatirkan trend bunuh diri mulai tampak meningkat terjadi pada anak-anak dan remaja. tetapi cepat tertolong. ledakan. dll) Stress pasca trauma (ansietas. Latar belakangnya beragam : asmara. gangguan emosional. termasuk pemerkosaan. Sang sopir menusuk perutnya.000 penduduk Jepang 25 orang diantaranya meninggal akibat bunuh diri. kekerasaan. ekonomi. Trend Bunuh Diri pada Anak dan Remaja Bunuh diri merupakan masalah psikologis dunia yang sangat mengancam. selain faktor kecelakaan. cek-cok rmh tangga. Jepang dan Korea termasuk Negara yang sering diberitakan bahwa warganya melakukan bunuh diri. gangguan tidur. Bunuh diri juga termasuk satu dari tiga penyebab utama kematian pada usia 15-34 tahun. gangguan psikologis. dari 100. spt cemas. rata-rata 25 orang. gangguan emosional.Metode yg paling disukai = menggunakan pistol. stress di tempat kerja. depresi. Urutan pertama diduduki Jerman dengan angka 37 orang per 100. kenakalan) o Penyalaggunaan Narkotik dan psikotropik o Masalah seksual (penyimpangan seksual. Di Amerika tiap 24 menit seorang meninggal akibat bunuh diri. penyalahgunaan fisik. ketika skandal suap Lockheed terbongkar. terorisme. Jumlah usaha bunuh diri yang sebenarnya 10 kali lebih besar dari angka tersebut. demi menjaga kehormatan pimpinannya. berulang kali merasakan kembali suatu pengalaman traumatik. berulangkali merasakan kembali suatu pengalaman traumatik. pekerjaan. perasaan malu dan terlilit utang.

11. dan dogmatis fundamentalis. Jiwa Dengan banyaknya kasus bunuh diri dan depresi pd anak. ditambah dengan keragu-raguan penentuan hukuman bagi pengedar dan pemakai. Ini merupakan ancaman hilangnya kehidupan dan runtuhnya peradaban. Paterrn of Parenting dalam Kep. Kondisi ini akan semakin menigkat untuk masa yang akan datang khususnya dalam era globalisasi. Masalah lainnya muncul seiring dengan merebaknya pemakaian NAPZA. Salah satu program mereka adalah menghancurkan islam melalui penghancuran generasi mudanya dengan cara menebarkan narkotik dan zat adiktif lainnya (NAPZA).3 juta orang pemuda) yang berusia 15-25 tahun melalui NAPZA (Narkotik dan Zat Adikif lainnya) dan telah membunuh 30 orang perbulannya. racun. dan tiran. Kita semua. psikotropika. Kontrol yg . Ortu menjadi teman dalam ekspresi feeling anak sehingga anak menjadi sehat jiwanya. Dalam era globalisasi tersebut terdapat gerakan yang sangat besar yang disebut dengan istilah “Gerakan Kafirisasi“. Bahkan Hungtington (Misionaris Yahudi) pernah mengatakan : “Musuh Barat terbesar setelah Rusia hancur adalah Islam“.10. Perawat merupakan komponen terbesar dari seluruh tim kesehatan. Kehangatan adalah Bagaimana orang tua menjadi teman curhat. Menjelang tahun 2008 pertumbuhan HIV AIDS di dunia dapat mencapai 4 orang permenit. Berbagai upaya agar anak dekat dan berani bicara pada ortunya saat punya masalah. dan Zat Adiktif lainnya). Sekarang para imperalis dan konspirasi Yahudi telah memanfaatkan energi yang tersimpan dalam generasi negeri ini (1. Bila beberapa dekade yang lalu kita mengenal istilah zionisme. teman bermain. maka dengan ini sejalan dengan globalisasi kita berhadapan dengan dengan ideologi kafirisasi yang disebut dengan Neozionisme. Alkohol. Masalah Napza dan HIV/ AIDS Gangguan penggunaan zat adiktif ini sangat berkaitan dan merupakan dampak dari pembangunan serta teknologi dari suatu negara yang semakin maju. utamanya umat muslim. Melalui forum presentasi orientasi keperawatan jiwa kami berusaha memaparkan suatu topic dengan tema Asuhan Keperawatan pada Pengguna NAPZA. sebuah ideologi yang ingin menciptakan tatanan dunia global yang sekuler dan terlepas sama sekali dari ajaran agama yang mereka anggap sebagai kepalsuan. mereka menuduh umat islam sebagai fundamentalis. maka upaya-upaya pengcegahan dan penatalaksanaan keperawatan menjadi hal yang sangat penting karena perawat senantiasa berada di sisi klien dalam rentang waktu yang lama di banding tim kesehatan lainnya. belajar dan berkomunikasi. Gerakan konspirasi mereka telah membuat carut marut dan tercabiknya wajah kaum beragama. Hal terpenting yang mendukung merebaknya NAPZA di negara kita adalah perangkat hukum yang lemah bahkan terkadang oknum aparat hukum seringkali menjadi backing. sehingga dampaknya SDM Indonesia kalah dengan Malaysia yang lebih bertindak tegas terhadap pengedar dan pemakai NAPZA. teman yang menyenangkan bagi anak terutama saat rekreasi. maka pola asuh keluarga kembali menjadi sorotan Pola asuh yang baik adalah pola asuh dimana orang tua menerapkan kehangatan yang tinggi disertai dengan kontrol yang tinggi. ekstrimis. khususnya tim kesehatan harus merasa terpanggil menyelamatkan generasi penerus bangsa dari cangkraman NAPZA (Narkotika.

tetapi dituntut lbh sensitif thd lingkungan sosialnya. mudah teragitasi. Bagaimana anak dilatih mandiri dan mengenal disiplin di rumahnya. Orang tua juga melatih anak bertanggung jawab mengerjakan tugas2 di rumah spt. Hal ini diperparah dengan biaya sekolah yang mahal. sudah saatnya ada “licence” bagi perawat yang bekerja di pelayanan. b) Sehubungan dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat. pendidikan rendah. maka perlu untuk menyaring konsep-konsep keperawatan mental psikiatri yang didapatkan dari luar. B. Hal ini bisa dibuktikan bahwa saat terjadi kenaikan BBM selalu dsertai dengan peningkatan dua kali lipat angka gangguan jiwa. kehangatan Rendah 12. kurang gizi. Trend dalam pelayanan keperawatan mental psikiatri a) Sehubungan dengan trend masalah kesehatan utama dan pelayanan kesehatan jiwa secara global.tinggi ad. Masalah ekonomi paling dominan menjadi pencetus gangguan jiwa di Indonesia. maka fokus pelayanan keperawatan jiwa sudah saatnya berbasis pada komunitas (community based care) yang member penekanan pada preventif dan promotif. biaya pengobatan tak terjangkau dan penggusuran yang kerap terjadi. menyiram bunga dll. kehangatan tinggi • Neglected = kontrol rendah. perlu peningkatan dalam bidang ilmu pengetahuan dengan cara mengembangkan institusi pendidikan yang telah ada dan mengadakan program spesialisasi keperawatan jiwa. Trend Pelayanan Keperawatan Mental Psikiatri di Era Globalisasi Sejalan dengan program deinstitusionalisasi yg didukung ditemukannya obat psikotropika yg terbukti dpt mengontrol perilaku klien gangguan jiwa. karena akan memiliki self confidence yang cukup. kehangatan rendah • Permisif = kontrol rendah. Daya beli lemah. Tipe Pola Asuh : • Autoratif = kontrol tinggi & kehangatan tinggi • Otoriter = kontrol tinggi. d) Sehubungan dengan adanya perbedaan latar belakang budaya kita dengan narasumber. Perubahan hospital based care mjd community based care = trend yg signifikan dlm pengobatan gangguan . yang dalam hal ini kita masih mengacu pada Negara-negara Barat terutama Amerika. serta berfokus pd pelayanan preventif dan prmotif. c) Dalam rangka menjaga mutu pelayanan yang diberikan dan untuk melindungi konsumen. peran perawat tidak terbatas di RS. Mencuci. kekebalan menurun dan infrastruktur yg masih rendah menyebabkan banyak rakyat mengalami gangguan jiwa. Masalah Ekonomi dan Kemiskinan Pengangguran telah menybabkan rakyat indonesia semakin terpuruk. C. lingkungan buruk. Kemandirian mjd hal yg sangat penting dalam kesehatan jiwa.

c) Intervensi keperawatan yang menekankan pd aspek pencegahan dan promosi kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan pengertian spirit dalam kamus bahasa Indonesia ( Dep Dik Bud 1990 ) yang berarti jiwa.jiwa. Padahal bangsa Indonesia yang mempunyai / menjunjung tinggi adat ketimuran sangat memperhatikan hubungan social ini. Spirare berarti hembus atau nafas. Issue Seputar Yankep Mental Psikiatri a) Pelayanan kep. D. Ia berada dalam jasmani manusia. dgn 3 kunci utama : a) Pengalaman dan pendidikan perawat.kadang hanya sebatas imitasi saja. kurang siap menghadapi pasar bebas karena pendidikan yg rendah dan belum adanya licence untuk praktek yang diakui secara internasional. mental atau moral. antara lain : pola hidup social religious menjadi materialistis dan sekuler.nilai – nilai dan etika bahkan juga hokum. Dengan demikian kita patut waspada dari kehilangan identitas diri tersebut. E. bahkan kadang. Spirit ini merupakan bagian yang sangat prinsip dalam hidup manusia. Perubahan yang terjadi tadi dapat membuat rasa bingung karena muncul rasa tidak pasti antara moral. Pengembangan pendidikan keperawatan sangat penting. 1467 ) : spirit berasal dari bahasa latin yaitu spirare. Spritual menurut New Webster’s Dictionary ( 1981. . Perawat mental psikiatri hrs m’integrasikan diri dlm community mental health. dan terpisah dari tubuh saat manusia meniggal.Perubahan yang dirasakan dapat mempengaruhi tidak hanya fisik tapi juga mental. rohani. b) Perawat Psikiatri. konsep dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual dan proses keperawatan dimensi spiritual. norma. kurang dpt dipertanggung jawabkan karena masih kurangnya hasil2 riset keperawatan Jiwa Klinik. sebagai jiwa.social dan spiritual. c) Pembedaan peran perawat jiwa berdasarkan pendidikan dan pengalaman sering kali tdk jelas “Position description. peran dan fungsi perawat serta hub perawat dgn profesi lain di komunitas. sudah saatnya mengembangkan community based car. hal. d) Menjadi perawat psikiatri bukanlah pilihan bagi peserta didik (mahasiswa keperawatan). seperti yang menjadi standar WHO ( 1984 ) yang dikatakan sehat tidak hanya fisik tetapi juga mental. karena mempunyai kesempatan kontak dengan klien selama 24dimensi spiritual. Nilai agama dan tradisional diera modern menjadi serba boleh dan seterusnya.” job responsibility dan sistem reward di dlm pelayanan. Hubungan social antar manusia dirasakan menurun akhir – akhir ini. b) Reformasi dlm yankes menuntut perawat meredefinisi perannya. terutama keperawatan mental psikiatri baik dlm jumlah maupun kualitas. Menurut Dadang Hawari ( 1996 ) hal – hal tersebut dapat menyebabkan perubahan psikososial. Mental Psikiatri. sukma atau roh sedangkan spiritual berartikejiwaan. Trend atau Isu Dimensi Spritual Keperawatan Jiwa Kecepatan informasi dan mobilitas manusia di era modernisasi saat ini begitu tinggi sehingga terjadi hubungan social dan budaya. Standar sehat yang disampaikan oleh WHO tersebut dapat menjadi peluang besar bagi perawat untuk berbuat banyak.

Beban hidup yang semakin berat. Himpitan ekonomi yang semakin besar dikarenakan penghasilan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dapat menjadi salah satu pencetus untuk seseorang bunuh diri. Kesimpulan Dari kasus diatas dapat disimpulkan bahwa masalah ekonomi merupakan salah satu masalah yang paling sering menyebabkan gangguan jiwa di Indonesia. banyak factor yang dapat menyebabkan masih rendahnya peran perawat professional. ( standart. penyebabnya adalah karena gangguan sosial atau lingkungan yang berupa stressor psikososial yaitu masalah keuangan. Pada kasus diatas. lisensi ) Menyadari peran profesi keperawatan yang masih rendah dalam dunia kesehatan akan berdampak negatif terhadap mutu pelayanan kesehatan bagi tercapainya tujuan kesehatan “ sehat untuk semua pada tahun 2010. BBM dan adanya era globalisasi. Terutama karena meningkatnya harga-harga semua bahan pokok. klien yang bunuh diri tersebut. Namun demikian upaya untuk mewujudkan perawat yang professional di Indonesia masih belum menggembirakan.Merujuk dari pentingnya pengetahuan dan agama tersebut untuk jiwa yang sehat banyak penelitian dilakukan di antaranya sebuah penelitian yang mengatakan kelompok yang tidak terganggu jiwanya adalah yang mempunyai agama yang bagus dan sebaliknya. Gangguan jiwa saat ini tidak hanya mengenai orang-orang yang merupakan kalangan kelas bawah. bentuk praktik keperawatan. Karl Jung telah menyimpulkan dari analisanya bahwa mereka yang menderita penyakit mental mengalami suatu kekosongan rohani. Terapinya terletak pada siraman keimanan yang kuat. Dari berbagai penyebab itulah maka satu demi satu akan muncul tindakan-tindakan yang dapat dikatakan sebagai suatu penyelewengan atau pengingkaran diri akan kondisi atau kenyataan yang ada.. BAB III PENUTUP A. tapi sekarang gangguan jiwa dapat menyerang baik itu orang kalangan bawah. Saat ini masalah ganguan jiwa semakin meningkat. Tahun 1985 pendidikan S1 keperawatan pertama kali dibuka di UI. menengah maupun kelas atas. sedangkan di negara barat pada tahun 1869. diperkirakan menjadi salah satu penyebab bertambahnya klien gangguan jiwa. diantaranya : a) Keterlambatan pengakuan body of knowledge profesi keperawatan. b) Keterlambatan pengembangan pendidikan perawat professional. c) Keterlambatan system pelayanan keperawatan. Pasien cenderung tidak mampu menerima kondisi yang ada sehingga muncul suatu keinginan . Jika seseorang tidak dapat beradaptasi dengan baik dalam lingkungan dan tidak dapat berusaha menghadapi masalahmasalah dalam hidupnya maka seseorang akan cenderung untuk mengalami gangguan jiwa.

tingkat pendidikan bahkan beban kerja yang dipikul bunuh diri menjadi suatu alternatif terakhir dalam menyelesaikan masalah yang dianggap berat untuk dihadapi. Saran Seluruh perawat agar meningkatkan pemahamannya terhadap berbagai trend dan isu keperawatan jiwa di Indonesia sehingga dapat dikembeangkan dalam tatanan layanan keperawatan.nerzblok. status ekonomi.Buku Ajar Keperawatan Jiwa. B. Jakarta:Salemba Medika Http//www. Segala tindakan pencegahan pemerintah maupun bidang kesehatan lainnya. Dan dalam kasus ini pun cenderung akhir dari segala pengingkaran diri pasien adalah dengan melakukan bunuh diri.com . 2010. Farida dan Hartono.google.untuk melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab tersebut.com Http//www. DAFTAR PUSTAKA Kusuma. Pola pikir inilah yang seharusnya menjadi pusat garapan perawat-perawat jiwa untuk meluruskan kembali persepsi yang berkembang di masyarakat mengenai tindakan bunuh diri. Tanpa dibatasi umur. Bunuh diri merupakan salah satu tindakan yang menjadi trend issue dalam keperawatan jiwa. Hal ini berguna untuk rehabilitasi pasien yang pernah mencoba untuk melakukan tindakan tersebut dan juga untuk pencegahan terjadinya tindakan ini yang semakin marak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful