MEMBINA RUMAH TANGGA DAN MEMELIHARA NILAI-NILAI PERNIKAHAN SESUAI BIMBINGAN AGAMA ISLAM

OLEH : H. MAS‟OED ABIDIN

. PERNIKAHAN WARISAN INDAH SUNNAH RASULULLAH

.

Sabda Rasulullah SAW, “an- nikahu sunnati, man raghiba „an sunnati falaisa minni”, artinya “nikah itu sunnahku, dan yang tidak mau mengikuti sunnahku, tidaklah termasuk umatku” (al Hadist). Dengan menikah, dua orang yang sebelumnya masih asing, mengikat diri dalam satu aqad atau perjanjian nikah dan ijab-kabul dihadapan wali, saksi dan qadhi (penghulu), untuk saling perhatian, kasih sayang, kepedulian, simpati, ketulusan, dan cinta (mahabbah). KRITERIA MEMILIH ISTERI a. Beragama Islam dan shalehah (QS. Al-Nisâ‟/4: 34) Rasul Allâh SAW bersabda, “Perempuan dinikahi karena empat faktor: Pertama, karena harta; Kedua, karena kecantikan; Ketiga, kedudukan; dan Keempat, karena agamanya. Maka hendaklah engkau pilih yang taat beragama, engkau pasti bahagia.” (HR. Bukhâriy dan Muslim). b. Berasal dari keturunan yang baik-baik Rasul Allâh SAW bersabda, “Jauhilah oleh kamu sicantik yang beracun!, lalu sahabat bertanya: “Wahai Rasul Allâh, siapakah perempuan yang beracun itu? jawab Rasul Allâh,”Perempuan yang cantik tapi berada dalam lingkungan yang jahat.” (HR. Dâr alQuthniy). c. Masih perawan Diriwayatkan dari Jabir, Rasul Allâh SAW bersabda, “Sesungguhnya Rasul Allâh telah berkata kepadanya : “Hai Jabir, apakah engkau kawin dengan perawan atau dengan janda?” Jawab Jabir: “Saya kawin dengan janda”. Kata beliau kepada Jabir; “Mengapa engkau tidak menikahi perawan agar engkau bersenda gurau dengannya dan ia bisa bersenda gurau denganmu”. Dalam riwayat lain disebutkan; “Engkau bisa menjadikan dia tertawa dan dia bisa membuat engkau tertawa”. (HR. Jama‟ah). d. Carilah perempuan yang Sehat atau tidak Mandul Rasul Allâh SAW bersabda, “Dari Mu‟qil bin Yasar, katanya telah datang seorang laki-laki kepada Nabi SAW. Kata laki-laki itu, “Saya telah mendapat seorang perempuan yang bangsawan dan cantik tapi hanya dia tidak beranak (mandul). Baikkah saya kawin dengan dia

“Jangan”. Banyak keluarga hancur. Laki-laki yang beragama Islam dan shaleh (QS. KRITERIA MEMILIH LAKI-LAKI CALON SUAMI a. Selera. dan yang relevan dengan ketentuan yang dibenarkan syari`at. bertutur kata baik. . d). b). Dan dari sinilah seorang suami atau isteri tidak akan memaksakan egonya. Ada berapa resep untuk mewujudkan keluarga sakinah dan bahagia. teman ataupun saudaranya. e. maupun dari orang-orang terdekatnya. Pendidikan. e. seperti orang tua. Jawab Nabi SAW. kemudian laki-laki itu datang untuk kedua kalinya dan Nabi tetap melarangnya. Karakter/sikap pribadi secara proporsional (baik dari masing-masing. Cakap Hukum (Baligh). baik jasmani dan rohani) … d. (HR. Ini artinya seorang suami tetap bertahan dengan keinginannya dan begitu pula isteri. Nabi bersabda: “Kawinlah dengan yang dikasihi dan berkembang menghasilkan keturunan (subur)”. Adat istiadat daerah masing-masing (jika suami isteri berbeda suku dan atau daerah). Berakhlak mulia. Karena pengetahuan terhadap latar belakang pribadi masing-masing adalah sebagai dasar untuk menjalin komunikasi masing-masing.?”. Seorang suami atau isteri hendaklah mengetahui hal-hal sebagai berikut : a). Di antaranya : 1. KELUARGA SAKINAH SESUDAH NIKAH Setelah akad nikah dilaksanakan. c). e). f). Mempunyai kemampuan membiayai kehidupan Rumah Tangga (sesuai dengan hadits Mutafaqq `alaihi – “yâ ma`syar al-syabâb”). Kemudian pada kali ketiga laki-laki itu datang lagi. Perjalanan hidup masing-masing. disebabkan oleh sifat egoisme. Abu Dâud dan Al-Nasâ‟i). Saling Mengerti antara Suami-isteri Seorang suami atau isteri harus tahu latar belakang pribadi masing-masing. b. membentuk keluarga bahagia dan kekal dalam aturan syari‟at Islam. Kebiasaan masing-masing. sopan santun. yang disebutkan dengan “Rumahku adalah syorgaku”. Beraklak mulia. Al-Nûr/24: 3 dan 26). c. Cerdas dan Sehat (layak untuk berumah tangga. bertutur kata baik dan pandai bergaul di tengah keluarga. untuk mencapai tujuan perkawinan. suami isteri mempunyai hak dan kewajiban. kesukaan atau hobi. sopan santun.

Perkataan dan perasaan masing-masing b. Tidak salah kiranya suami suka warna merah. si isteri suka warna putih. Saling Memercayai Jika suami isteri saling mempercayai. Mawaddah artinya cinta dan ghairah ketika masih usia awal dan saling ketertarikan antara keduanya. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. (QS. Menghargai keluarga masing-masing. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. jika warna merah dicampur dengan warna putih. dan perasaan (batin) masing-masing akan selalu tenteram. selengkap Firman Allah. selalu menunjukkan perhatian. kepedulian karena pengalaman dalam perjalanan waktu dalam wadah ketenteraman (sakinah). kasih dan sayang. damai dan penuh hiasan ibadah. serta hal ini merupakan amanah Allâh. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. Ayat ini memakai dua kosa kata secara berurutan. maka kemerdekaan dan kemajuan meningkat. “Mereka itu adalah pakaian bagimu. 4. tenteram. yakni bersih lahir baathin. Saling Mencintai Suami isteri saling mencintai akan memunculkan beberapa hal seperti. Keduaduanya berarti cinta. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.2. Maka rumah tangga muslim punya ciri khusus. Saling Menerima Suami isteri harus saling menerima satu sama lain. bijaksana dalam pergaulan. dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Rahmah adalah cinta. Suami isteri itu ibarat satu tubuh dua nyawa. tidak perlu ada penolakan. Sikap saling menghargai adalah sebuah jembatan menuju terkaitnya perasaan suami-isteri.ar-Rum : 21). tidak mudah tersinggung. Suami atau isteri harus selalu merawat dan memupuk lima saling di atas untuk mencapai keluarga bahagia dan kekal beradasarkan Syari‟at Islam. Tidak ada kata lebih indah. Al-Baqarah/2: 187). yakni mawaddah. tentang hubungan suami-isteri. Rasa damai dan tenteram hanya dicapai dengan saling mencintai. 5. . Dengan keredhaan dan saling pengertian. kasih sayang. dan rahmah. Saling Menghargai Seorang suami atau isteri hendaklah saling menghargai: a. 3. lemah lembut dalam bicara.” (QS. Bakat dan keinginan masing-masing c. maka akan terlihat keindahannya.

tetangga yang baik. Maka hendaklah ia takut kepada Allâh pada separoh yang tinggal” (HR. ( ). demikian Ali bin Abi Thalib RA dalam riwayat Umar RA. kendaraan yang nyaman. . sesuai hadits Rasulullah SAW. isteri yang jahat. sebagaimana sabda Rasul Allâh SAW. “Apabila telah nikah seseorang. Ahmad dan Ibnu Hibban). dapat wujud jika memiliki rasa thaat dan kesadaran mempertanggung jawabkan kepada Allah SWT. “Empat hal yang dibolehkan jika keempat hal itu diucapkan. “Empat hal yang merupakan kebahagiaan. “Dunia tempat beramal.”. .Cinta kasih yang tulus. Maka. : . kendaraan yang buruk dan tempat tinggal yang sempit. Hadist ini menjelaskan bahwa perempuan yang shalehah itu adalah perempuan yang patuh pada ajaran agama. Kehidupan di dunia menjadi indah dan bahagia karena dihiasi empat hal. dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bimbingan agama menyebutkan. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. “Tidak ada gurauan dalam keempat hal itu. yaitu: perempuan shalehah. Memerdekakan (hamba sahaya). seperti yang dialami di dunia ini. melalui “proses penyempurnaan” ke arah pencapaiannya. setia pada suaminya. pandai menjaga hati suaminya. dan akhirat adalah tempat menerima ganjarannya”. Mempunyai risiko hukum. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. Hal yang terpenting dalam kehidupan di dunia ini adalah kebahagiaan. Baihaqiy). Di akhirat tidak lagi penyempurnaan.” DORONGAN SEGERA MENIKAH Menikah itu separoh dari agama. yaitu: tetangga yang jahat. : . yaitu : “Thalaq. rumah yang luas. pandai menjaga kehormatan dan martabat serta keluarganya. Empat hal yang merupakan penderitaan. maka ia benar-benar telah menyempurnakan seruan agama. Pernikahan adalah ibadah yang sakral.” Maka. dan daripadanya Allah menciptakan isterinya. Nikah dan Nadzar. Surat an-Nisa‟ ayat 1 sudah cukup sebagai pegangan. . “Hai sekalian manusia. dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Kebahagiaan akan sirna ketika yang menjadi tetangga adalah orang jahat.” (HR. bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu.

Umar bin Khaththab menganjurkan. kikir yang melampaui batas dan mengagumi diri sendiri („ujub). Mutafaqq `alaihi). SUAMI ISTERI SEIRAMA MEMBINA KELUARGA Suami dalam bahasa Alquran disebut zauj. Jilid 3. tidak bertolak belakang secara hukum syar‟i ataupun secara ukuran manusiawi biasa.” (HR. “Ada tiga faktor yang membinasakan manusia yaitu mengikuti hawa nafsu. dengan adaya pasangan suami-isteri. memelihara kehormatan.” (HR. Pernikahan akan merekat tali persaudaraan semakin luas. : . Al-Tirmidziy dan dia berkata hadits ini shahih). Memilih calon isteri atau suami.” (HR. karena hal itu akan menjadi pelindung dari segala perbuatan memperturutkan syahwat. dan siapa yang belum mampu untuk berkeluarga. Buchariy). Juz 7. mendorong muda-mudi yang telah mampu. Sesungguhnya hal yang demikian lebih memelihara pandangan mata. : : ). Allâh SWT amat meridhai pernikahan. siapa saja di antara kamu sudah mampu (lahir dan bathin) untuk berkeluarga. … . Suami-isteri atau zaujan. dan menjanjikan mudah jalan untuk melaksanakannya. ) “Rasul Allâh SAW bersabda : “Wahai para pemuda. berasal dari kata izdiwaj artinya: isytibah wat tawazun (serupa dan seirama). “Kesulitan dalam pelaksanaan nikah. tidak mesti dari keluarga terdekat. Sabda Rasul Allâh SAW mengingatkan.dan hidup didampingi isteri yang tidak setia.” (HR. untuk melangsungkan pernikahan. al-Tirmidziy). Menunda pernikahan akan mengundang bahaya. . ) ) “Yang paling banyak menjerumuskan manusia kedalam neraka adalah mulut dan kemaluannya. sebagai dipaparkan Rasul Allâh SAW. berarti dua orang yang serupa dan seirama. Nabi Muhammad SAW (570-632 H) . dianjurkan baginya untuk berpuasa. jika kamu miskin Allâh akan memampukan kamu dengan karunia (rezki-Nya). sebagaimana firman Allâh: Yakinlah. Kandungan hadits Bukhâriy. Pernikahan menjamin keseimbangan dalam kehidupan. maka kawinlah. halaman 8 ini mendorong segera menikah sebab pernikahan menjaga kehormatan diri. “Aghribu wa lâ tadhawwu” (carilah yang jauh/asing dan jangan kamu menjadi lemah). dan Allâh Maha luas (pemberian-Nya).

Dalam kehidupan ini. Rumah Tangga Sakinah itu sarat dengan nilai-nilai religius. Tidak dapat serasi.” (QS. mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). “ wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji.Di dalam tatanan adat Minangkabau seorang suami adalah “Yang akan dibawa menjadi kawan seiring. dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula). !” (HR. an-Nur: 26). tegak akan dibawa beriya. bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). seirama. Ayat ini memberi tahu kita agar menjauhi fitnah. Rasa bahagia akan tercipta dengan kuatnya rasa saling pengertian antara kedua keluarga di dalam mencapai tujuan pernikahan. dua insan yang bertolak belakang perangainya. Dan laki-laki pezina adalah kelompok pelaku dan pendukung zina. perlu ada keyakinan bahwa hanya Allâh satu-satunya pembimbing keluarga. Al-Bukhâriy). saling amanah (memercayai). dan tidak melupakan perintah Allâh. itulah tugas semenda di Minangkabau. “Pasti akan ada dari umatku suatu kaum yang (berusaha) menghalalkan zina.24. Hadist Rasul Allâh SAW ini mengingatkan umat Islam membatasi diri dengan lain jenis. . khamar (segala yang dapat merusak akal)….laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). cinta sejati dan kasih-sayang. Di akhir zaman. manusia mulai mengaggap enteng soal zina bahkan cenderung menghalalkan Zina atau mentolerir perbuatan zina sebagaimana peringatan Rasul Allâh SAW. agar terjauh dari pornoaksi. JAUHILAH BAHAYA ZINA Yang dimaksud perempuan zina ialah perempuan-perempuan nakal yang pekerjaannya berzina (pelacur). duduk akan dibawa berunding”. dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki.

terlarang dengan seorang lelaki pezina ….“ (QS. yakni “dera” sebagai hukuman jasmani dan larangan mengawininya adalah hukuman moral. dan terpelihara hubungan dengan Sang Khaliq (hablun minallah). Dan perempuan mukminah dengan lelaki muhshan. atau perempuan yang musyrik.“Janganlah sekali-kali (di antara kalian) berduaan dengan perempuan. serta memberikan batasan syari`at (ketentuan agama Islam). an-Nur: 2).24. kecuali dengan mahramnya. “Aku tidak tahu ada dosa yang lebih besar setelah membunuh jiwa daripada zina”. “ Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera. Dalam riwayat (asbabun Nuzul) diceriterakan seorang minta izin kepada Nabi untuk kawin dengan pelacur yang perhubungannya telah dimulai sejak masa jahiliah. Allah SWT mengizinkan lelaki mukmin kawin dengan perempuan mu‟minah yang muhshanah atau yang bersih dan terpelihara.” (HR. dan hari akhirat. dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. Abu Daud. Al-Bukhâriy dan Muslim). Nasa‟i dan Tarmizi). Hadist Nabi SAW ini menjadi panduan agar tidak terjadi pelanggaran hukum. Ketetapan Allah ini agar manusia tetap terjaga kebersihan jiwa dan badannya.”. Pelaku zina mendapat hukuman fisik. Nabi tidak menjawabnya sehingga turunlah ayat yang berbunyi: “ laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina. Rasul SAW membacakan ayat ini dan berkata: “Jangan kamu kawin dengan dia. dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin.” (HR. 24. jika kamu beriman kepada Allah. (QS. dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah. namanya: Anaq. an-Nur: 3). supaya tidak terjatuh ke lembah zina. dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik. menjauhi yang haram. perlindungan hak-hak. menegakkan sendi kehidupan peribadi muslim. Imam Ahmad mengatakan. .

secara eksplisit menyatakan. Sasaran pernikahan adalah mendapatkan kedamaian. Surah Al Isra ayat 32. dan kemaluannya. serta takut kepada iqab Allah. dan juga tidak konsisten dengan self-respect atau respek pada manusia lain. 4.Zina dalam Islam termasuk satu dosa besar yang harus dijauhi oleh semua individu yang mengklaim dirinya muslim. permusuhan dan hilangnya reputasi dan harta benda pelakunya. “ Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian . Allâh SWT telah menjamin rizkinya.” (QS. “ dan janganlah kamu mendekati zina. Zina secara permanen melepaskan ikatan hubungan keluarga dan masyarakat. NASEHAT PERNIKAHAN Mengucapkan Ijab Kabul artinya ikrar timbang terima tanggung jawab dari ayah bunda isteri kepada seorang lelaki yang akan menjadi suami atau yang akan menjadi menantu-nya. maka hal itu bertentangan dengan maslahat anak yang lahir atau yang akan lahir dari hubungan zina itu. pembunuhan. Zina adalah perilaku yang sangat memalukan. Ketika manusia dalam keadaan miskin sekalipun tidak terhalang baginya untuk melangsungkan pernikahan. Alquran. Kata perhiasan bermakna barang yang kemas dan terjaga dengan baik. Zina dapat menyebabkan penyakit. Kaum perempuan memiliki kemuliaan khas dengan intensif menjaga auratnya. di segala waktu – sebelum menikah atau selama berumah tangga. Maknanya agama Islam memerintah perlunya kesucian diri. Zina membuka jalan pada banyak perbuatan jahat yang lain.” Berapa tafsir Alquran menyebut larangan keras atas perbuatan zina karena beberapa faktor. 2. an Nur : 31) Diminta kepada kaum perempuan tidak menampakkan perhiasan atau aurat mereka kecuali kepada orang-orang yang rapat atau muhrim. 1. 6. dan suatu jalan (menuju banyak) kejahatan yang buruk lainnya. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. baik lelaki dan wanita. Perhiasan perempuan adalah bahagian anggota tubuh yang amat menarik (seperti yang ada di dada) supaya ditutup dengan sempurna. dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya. Zina menghancurkan fondasi dasar keluarga. kenyamanan dan ketenangan.24. Jika terjadi hamil. 3.. kecuali yang (biasa) nampak dari padanya …. 5. “ Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya. Kesopanan lelaki dan perempuan di masa berinteraksi diperintah mengawal pandangan dan menjaga faraj mereka. Perzinaan tidak akan berkembang bila kesopanan dijaga dengan baik.

Juga Firman Allah. bilamana lenyap salah satunya hilang pulalah yang lain. yang di ikrarkan dalam sighat thalaq ta‟lik. Hak-hak hidup lelaki dan perempuan tidak ada berbeda. dibantu agar mereka dapat kawin –. Agama Islam sangat mengecam pola hidup membujang atau hidup tanpa ada ikatan perkawinan yang sah sepanjang usia. menyebutkan. hendaklah laki-laki yang belum kawin atau perempuanperempuan yang tidak bersuami. dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata.” (Hadits Qudsi).” Lelaki berkewajiban melindungi perempuan. kecuali ada alasan biologis. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya.an-Nisa‟:19).4. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa. Padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. Lelaki adalah pemimpin bagi kaum perempuan … (QS. kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. di antara kamu. “ … dan Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma‟ruf. “Rasa malu dan iman itu sebenarnya berpadu menjadi satu. Tanggung-jawab suami menurut Alquran sangat berat. Di sini tugas dan kehormatan laki-laki yang diberikan Allah SWT. PERAN SUAMI ISTERI Allah SWT perintahkan setiap suami. Sabda Nabi Muhammad SAW. an-Nisa‟:34). seperti impoten.– yakni. dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. An-Nisa‟ : 19).” (QS. lemah lembut. artinya pergaulilah isterimu dengan dengan ma‟ruf. dan “menggauli isterinya dengan baik” (QS. dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. dan bergaullah dengan mereka secara patut. “Hai orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Nûr/24: 32). . (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. wa „a-syiruu-hunna bil ma‟ruf. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

niscaya yang akan tersisa adalah keburukan. Betapa bijaksana Allah. “sebaik-baik kamu adalah yang paling baik pada keluarganya. Rumah tangga wajib di bina. Thabarany dan Abu Nu‟aim). Ketahuilah bahwa suami adalah pemimpin di tengah rumah tangganya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Lemah lembut dalam sesuatu (urusan) menyebabkan indahnya sesuatu dan jika lemah lembut itu telah dicabut dari sesuatu. Keduanya wajib di jaga. menambah mana yang kurang.” Sebab sabda Nabi SAW. serta menggauli isteri lemah lembut setiap waktu. Membaharui mana yang usang. Menyelesai mana yang kusut. Betapa agung Allah. menyambung mana yang putus. Merapatkan mana yang renggang.” (QS. yang mewajibkan suami musyawarah dengan isteri. (HR. Melantai mana yang lapuk. Rasulullah SAW bersabda. Menjinaki mana yang liar. Masyarakat keliling mesti di tenggang. Nilai martabat terletak pada akhlak. memberikan tanggung jawab kepada lelaki memikul tugas menyeluruh membina rumah tangga. “Sebaik-baik mukmin seseorang adalah yang paling sempurna akhlaknya”. Mencari kata mufakat. . (Diriwayatkan oleh Dhia dari Anas). mengulas mana yang senteng.al-Baqarah:228). Inilah peran suami. “Tidaklah pernah memuliakan seorang isteri kecuali suami yang mulia pula”.”Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.

mengandung. dan menjaga anak-anak. Hendak nama tinggalkan jasa. ”Hendak kaya berdikit-dikit (hemat). Selain itu …. kuat memegang agama. selalu berbuat baik. betapa berat tugas ibu. Hendak beroleh kuat mencari (rajin). Hendak tuah bertabur urai (pemurah). mampu bersahaja dikala miskin. membantu dengan kasih sayang. memelihara rumah dan hartaku. Hendak lurus rentangkan tali (jujur). dan memasakkan makanan untukku. Panjang dan singkat perulaskan. Isteriku tanpa mengenal lelah. ramah lembut. “Isteriku.Kewajiban suami. lembut hati. Sesungguhnya. Umar bin Khattab RA.. Hindari sifat menang sendiri dan memaksakan kehendak. dan anak-anakku. berusaha di jalan yang halal. rajin menjalankan pimpinan yang benar. aku selalu memaafkannya. Hendak pandai rajin belajar (kesungguhan). memelihara diri dari tamak. menjaga. Hendak mulia tepati janji. Karena itu. setiap hari mencuci pakaianku. Hadapi masalah bersama. Kaedah hidup mengadatkan.” Kiat Umar ini mesti ditiru. Terbang ke pantai kaduanya. dan melaksanakan suruhan Allah. Isteriku yang membantu. penyabar. Kebahagiaan rumah tangga bisa di perdapat dengan saling pengertian dan musyawarah. Saya tahu betul. Bina rumah tangga dengan kasih sayang. makanya sampai yang dicitanya. sederhana di waktu kaya. Isteriku. Isteriku adalah ibu dari anak-anakku. tegas bersikap. Mungkin banyak hak-haknya yang belum sempat aku penuhi. melahirkan. menyusukan. Maka suami dituntut berpendirian teguh. termasuk budi pekerti orang beriman ialah. ramahtamah dalam berilmu. orang yang paling setia mendampingiku di saat senang dan susah. benteng bagiku dari api neraka. beriman dengan keyakinan. menceritakan tentang bakti isterinya. Hindari sifat tertutup dan saling curiga. menjadi pelindung terhadap perempuan. Enggang dan Kekek cari makan. . merebut ilmu pengetahuan. membatasi diri dari keinginan nafsu .

” (Imam Nawawi. sesuai kehendak Maha Pencipta. Perempuan mempunyai kelebihan dan memiliki pula keterbatasan-keterbatasan. Agama Islam telah mengembalikan fitrah kaum perempuan dari rongrongan kebiasaan jahiliyah yang telah mengingkari kesucian kaum perempuan. 2005. “Sorga ditelapak kaki Ibu”.dan kasih sayang terhadap orang yang berkekurangan. « perempuan adalah tiang negeri. rusak perempuan maka rusaklah negeri ». dan ketenangan saat shalat. bila dibimbing oleh nilai-nilai ajaran agama yang luhur (Dinul Islam). artinya bahwa “Keridhaan Allâh terletak pada keridhaan kedua orang tua (ayah dan ibu). Inilah profil suami ideal itu. yang menganggap kedudukan perempuan sangat rendah. anak-anaknya orang baik-baik. Selain itu. pasti mendapatkan dua pahala. . (Diriwayatkan oleh Dailami dari „Ali). dan rezekinya diperoleh di negerinya. karena harta isteri adalah hak isteri. teman sepergaulannya orang-orang yang saleh. Isteri shalehah. Kaum perempuan wajib mempersiapkan diri jadi isteri shalehah. Kaum perempuan semestinya tidak berpaling dari kodrat sebagai perempuan. “Ada tiga hal yang sangat aku senangi di dunia ini. . Perempuan adalah ibu yang mendidik pertama dari generasi yang dilahirkannya. satu pahala ibadah dan satu pahala sedekah. hal. 75). Kaum perempuan dapat menghidupkan suasana hidup yang indah dan bahagia. Agama Islam dengan hadist Nabi Muhammad SAW telah meletakkan penghormatan kepada posisi kaum perempuan (ibu) tiga berbanding satu dengan kaum lelaki (ayah). Kaum perempuan yang menjadi isteri shalehah dan amanah dalam kekayaannya. PERAN KAUM PEREMPUAN SEBAGAI ISTERI Islam sangat menghormati kedudukan perempuan. yaitu: Wangi-wangian. sesuai sabda Rasul Allâh SAW. Suami yang berakhlak mulia akan mampu membentuk rumah tangga ideal (baiti jannati) : Empat kebahagiaan dalam hidup manusia: isterinya perempuan yang saleh.

berkata. . Anak yang kedua orang tuanya ridha kepada dirinya. sebagai kekuatan dalam berbagai persoalan hidup. tentulah aku mau bersaksi bahwa kelima golongan manusia ini adalah termasuk ahli surga. Orang fakir yang menanggung nafkah keluarganya. namun sebaik-baik perhiasan adalah isteri yang shalehah”. saling memberi kemudahan. b. c. d. yaitu: a. “Dunia adalah perhiasan. Muslim). Demikian juga sabda Rasul Allâh shall Allâhu `alaihi wa sallam. Rasul Allâh shall Allâhu `alaihi wa sallam bersabda. “Sekiranya tidak takut dituduh mengetahui yang ghaib. Wahyu Alquran menempatkan perempuan dengan hak dan kewajiban seimbang. Perempuan. . Baihaqiy). dan e. untuk selalu bersikap ridha dan syukur atas apa yang telah ditakdirkan oleh Allâh. dan isteri yang beriman yang membantu melakukan urusan akhirat” (HR. .” Agama Islam mengajar umatnya. dengan saling memerlukan. Ibu adalah inti keluarga. Citra perempuan Minangkabau sangat sempurna diperankan pada posisi sentral IBU = Ikutan Bagi Ummat. perempuan yang suaminya ridha kepadanya. lisan yang selalu berzikir. (HR. dengan mawaddah kasih sayang.Umar bin al-Khatthab RA. dengan menjadikan “rumahku adalah surgaku”. Isteri yang menshadaqahkan mahar/maskawinnya kepada suaminya. sesuai perkembangan zaman. “Hendaknya ada diantara kamu hati yang selalu bersyukur. Tenteram. Perempuan adalah “tiang negeri” (al Hadist). saling menjaga keutuhan rumah tangga. Orang yang bertobat dari kesalahannya. sumber sakinah (bahagia) dengan merajut kasih dan rahmah. Sikap demikian ini akan dapat merasakan indahnya kehidupan berkeluarga.

apalagi bersikap kasar sombong. Jangan berhias berlebih-lebihan untuk dilihat orang lain. atau mantel yang menutupi leher dan payudara” . Jangan menerima tamu laki-laki yang bukan muhrim. Jangan menolak panggilan suami kepada yang baik. “ Hai Nabi. penderitaan dan kegagalan”.Kaum perempuan wajib menjaga marwah (muruah) dengan menjaga “aurat”. Katakanlah kepada isteri-isterimu. Jilbab (33:59). menjaga diri (kehormatan faraj-nya). Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. Alangkah mulia dan tingginya penghargaan Allah SWT bagi seorang isteri. suami isteri adalah ibarat pakaian yang saling melindungi. dan mendorong seksualitas menjadi spiritualitas. berpuasa di bulan Ramadhan. – dia akan di masukkan ke dalam sorga dari pintu mana saja yang dia ingini”. 3. 2. setia kepada suaminya. Mempunyai malu dan sopan. ISTERI MESTI MENJAGA DIRI DAN MURUAH 1. adalah penudung atau khumur yang artinya juga adalah “pakaian luar. kelembutan. di saat suami tidak di rumah.33. Tidak berkata keras. gaun panjang yang menutupi seluruh badan.” (QS. sehingga memiliki daya tahan terhadap kesakitan. Jangan meninggalkan rumah tanpa seizin suami. 4. Bila ia mau mengamalkannya. “Seorang isteri yang taat melakukan shalat 5 waktu. Pesan Rasulullah SAW. keindahan. yang diarahkan kepada suami junjungan diri. . Jangan lupa berbenah diri ketika suami pulang ke rumah. Karena. dan sumber cahaya Ilahi. al Ahzab : 59). mengubah rasionalitas menjadi intuisi. Sifat feminim yang merupakan sumber kasih sayang. Jangan berpuasa sunat tanpa seizin suami (kecuali puasa yang wajib). sebagai ujud ciri-ciri feminim. Hancurnya sebuah rumah tangga ideal akibat sikap isteri terlalu maskulin. karena itu mereka tidak di ganggu. Pakaiannya menutup aurat. Simpan rahasia rumah tangga dengan baik. anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. mempunyai potensi untuk menyerap dan mengubah kekuatan kasar menjadi sensitivitas.

dan selamatkanlah aku dari Fir‟aun dan perbuatannya. apabila mereka menentang ajaran agama. di antara hamba-hamba kami.” (QS. Maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah. berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh. kurang awas nagari kalah. Perempuan kufur dan khianat kepada suami. Lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing). Seorang ibu di rumah tangga.66. Sia-sia hutang tumbuh. an-Nahl :92). Sejak awal. tidak dapat membela isteri-isterinya atas azab Allah. yakni Rumah Tangga Sorga. berakhir keneraka.at Tahrim :10). dalam firdaus. TIPE PEREMPUAN. (QS. bagi orang-orang kafir. TIDAK BOLEH DITIRU 1.Dengan bekal syariat Islam dan adat istiadat yang baik dapat dibina rumah tangga sakinah. Selalu menghindar dari kezaliman dan kemusyrikan. 2. Arif melahirkan kewaspadaan dalam bertindak dan berperangai. Senantiasa berharap sorga. . yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat. seperti Asiyah isteri Fir‟aun . “ Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan. ulet. perumpamaan bagi orang-orang yang beriman. seperti isteri Nuh dan Luth. bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu. tabah. TIPE PEREMPUAN YANG PERLU DITIRU 1. dituntut bersifat kreatif.16. dan selalu hati-hati melangkah. diperhitungkan apa mudharat dan manfaat dari suatu. Kamu menjadikan sumpah (perjanjian)-mu sebagai alat penipu di antaramu…. “ Dan Allah membuat isteri Fir‟aun. Keduanya. “ Dan janganlah kamu menjadi seperti seorang perempuan. Perempuan yang suka meninggalkan bengkalai dan merusak rajutan …. menjadi cerai berai kembali. dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah ke dalam Jahannam bersama orang-orang yang masuk ( ke dalam jahannam itu)”. ketika ia berkata: “Ya Rabbku. “Baiti jannati”. Nabi-nabi sekalipun. Firman Allah. sabar dan mampu menghidangkan keindahan.

3. dan aku mohon perlindungan untuknya. serta anak-anak keturunannya. 2. yaitu Isa ibni Maryam. melahirkan anak laki-laki yang sangat baik. akhirnya masuk dalam jannah. yakni Maryam itu sendiri.3. menjadi hamba yang saleh. “ Dan (ingatlah). maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami. dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. pandai bergaul sama besar.” (QS. Memakai tertib dengan sopan. Selalu berupaya agar generasi yang dilahirkannya menjadi zurriyat yang memegang teguh amanah Allah. dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-kitabNya. Maryam. dan (padahal). Menjauhi sumbang dan salah. . Ali Imran : 35-36). tatkala isteri „Imran melahirkan anaknya. Tahrim : 12). memakai malu dan sopan. dengan (pemeliharaan) Engkau (ya Allah). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. bila menganut ajaran Allah dengan taat. anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. mulia dan bermartabat. anak yang dalam kandunganku ini. Memakai rasa dan periksa.66.66 at-Tahrim : 11). menjadi Nabi dan Rasul Allah untuk Bani Israil. diapun berkata: “Ya Tuhanku. dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu.” (QS. Kata baik kucindan mudah. Maka. Tahu ereng dan gendeng. tutur bahasa disenangi. dan dia adalah termasuk orang-orang (perempuan) yang taat. Sesungguhnya. Mamakai baso jo basi. PEREMPUAN DI MINANGKABAU ”Adapun yang disebut perempuan. Mulut manis. Sekalipun isteri seorang kafir. ketika isteri „Imran berkata: “Ya Tuhanku.dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. Doa ibu muda ini makbul.” (QS. Selalu memelihara faraj. sesungguhnya aku melahirkan seorang anak perempuan. sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau. “ Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya. aku telah menamai dia Maryam. daripada syaitan yang terkutuk.

mengikut perintah sunnah Rasulullah. padu isi dengan lima sifat utama. mulia dan bermartabat. bayang-bayang sepanjang badan. Jangan cepat berputus asa. fasih terdidik. Malu di paham akan tergadai. Bergisir sampan dan pendayung adalah hal biasa. Meleleh boleh dipalit. Takut kepada Allah. Tahu tinggi dan rendah. sekepal dapat digunungkan. Perempuan Minang disebut “padusi”. oleh orang se nagari. jujur. Meletakkan sesuatu pada tempatnya. Tahu dengan Korong dan kampung.Hormat kapada ibu bapa. Hendak lalu ke Pekan Baso. Tahu manyuri mangulindan. . menetes dapat ditampung. Anak orang Koto Hilalang. PERLU DI INGAT ! 1. Al hayak nisful iman = malu adalah paruhan dari Iman. habislah rasa dan periksa. Takut budi akan terjual. Tahu di mungkin dengan patut. Malu dan sopan kalau dah hilang. Kan suri teladan kain. benar. kan cupak teladan betung. Khidmat kepada orang tua. Mengenal rumah tangga. JANGAN CEPAT BERPUTUS ASA. Boleh ditiru diteladani. Setitik dapat dilautkan.” Inilah. dan bersifat malu. Riak dan gelombang adalah permainan laut. harkat perempuan di Ranah Bundo. patuh kepada suami. pandai.

4. .com/2010/01/31/membina-rumah-tangga-dan-memelihara-nilainilai-pernikahan-sesuai-bimbingan-agama-islam/ . Jangan meminta kepada yang dikeramat-keramatkan. ujungnya doa tidak akan dikabulkan Allah. http://bundokanduang. dengan shalat dan bacaan Alquran. Ingat pesan Rasulullah SAW. Bila engkau memerlukan pertolongan minta pertolongan dari Allah. Doamu dinilai dari sini !!!. Shalat yang lima waktu jangan dilalaikan apalagi di tinggalkan.” DOA PENUTUP . Minta selalu pertolongan dari Allah. “Bila perlu perlindungan minta perlindungan kepada Allah. 5. Pesan Rasulullah SAW.akan binasa jadinya rumah tangga. 2. “ sinarilah rumah tangga kalian berdua. Akibatnya bisa terseret kepada mensyarikatkan Allah.wordpress.” 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful