P. 1
3.Uji Mutu Minyak Atsiri.pdf

3.Uji Mutu Minyak Atsiri.pdf

|Views: 98|Likes:
umum
umum

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Ninuk Gilang Wiranti on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

Uji Mutu Minyak Atsiri

Minyak Sereh .

06-3953-1995) .Sifat fisikokimia minyak serai dapur (SNI No.

. Tera kekentalannya dengan refraktrometer pada kondisi ruang cukup sinar matahari.Analisis Kekentalan Ambil sampel minyak serai dapur dengan pipet kemudian masukkan kedalam prisma refraktrometer.

Analisis Warna (Spektrofotometri) 0.2 minyak serai dapur diencerkan 10 ml metanol PA. Diambil 1 ml ditera dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 516 nm .

Analisis Aroma (Kromatografi Gas) .

296 % (b/v) . Lalu siapkan 6 sampel ekstrak lemon dengan tingkat konsentrasi yang berbeda-beda.216 % (b/v) = 16.080 % (b/v) = 79.Analisis Aroma (Organoleptik) Siapkan sampel minyak serai dapur berdasarkan jumlah perlakuannya yaitu 8 sampel minyak serai dapur.864 % (b/v) = 66.232 % (b/v) = 39.648 % (b/v) = 52. Ekstrak lemon I •Ekstrak lemon II •Ekstrak lemon III •Ekstrak lemon IV •Ekstrak lemon V •Ekstrak lemon VI = 13.

Analisis Rendemen (Metode Guenther) Rendemen merupakan kadar kandungan minyak serai dapur di dalam batang serai dapur yang dinyatakan dengan persen. Hasilnya dihitung dengan rumus : % minyak = kg destilat X 100% kg bahan .

00064(T – 25) .Analisis Berat Jenis pada 25 ˚C (Metode Guenther) Koreksi temperatur pembacaan ke temperatur standard yang diinginkan dirumuskan (AOAC. Berat jenis (25oC) = Berat jenis (ToC) + 0. 1970).

.Analisis Putaran Optik (Metode Guenther) Tempatkan tabung polarimeter 100 mm yang berisi minyak dibawah alat pemeriksa diantara polaliser dan analiser. Nilai derajat/sudut putarnya dapat dilihat dengan teleskopnya. Selanjutnya akan terlihat arah rotasi kekanan/kekiri berdasarkan intensitas penerangannya dari kedua bidang. Putar analiser secara perlahan-lahan sampai setengahnya dapat dilihat melalui teleskop dan intensitas sinarnya sama dengan penerangannya. kalau memutar bidang kekiri disebut laevo(-). Kalau memutar bidang kekanan disebut dekstro (+).

Gerakkan Alidade maju/mundur. Kedalam prisma dialirkan air pada suhu 20 o C dan dibersihkan dengan alkohol dan eter.Analisis Indek bias pada 25 ˚C (Metode Guenther) Tempatkan refraktrometer ditempat yang terkena sinar matahari. . Tuangkan minyak kedalam prisma/diglab kemudian prisma ditutup rapat dengan memutar sekrup. Atur garis pembatasnya. Nilai indekbias dapat dibaca langsung setelah tercapai suhu yang setimbang.

semakin baik mutunya.Analisis Kelarutan dalam alkohol 70 % (Metode Guenther) Sampel minyak diambil sebanyak 1ml . masukkan dalam tabung reaksi ditambah alkohol 70 % sedikit demi sedikit sampai terbentuk larutan jernih. Semakin besar kelarutan minyak dalam alkohol. Setiap penambahan alkohol tabung reaksi dikocok atau digoyang-goyang. Kelarutan dalam alkohol dinyatakan dalam jumlah alkohol yang dibutuhkan untuk melarutkan 1 ml minyak. Kelarutan minyak dalam alkohol dinyatakan sebagai berikut: Kelarutan dalam 70 % alkohol = 1 Volume dalam Y Volume .

Kadar sitral = 10(10 – jumlah minyak yang tidak bereaksi) . setelah labu dingin ukur minyak yang tak bereaksi.Analisis Kadar Sitral (Metode Bisulfit) Kedalam labu cassia 150 ml dimasukkan 75 ml larutan Natrium bisulfit jenuh kemudian tambahkan 10 ml minyak serai dapur ke dalam labu lalu dikocok. labu kemudian dipanaskan selama 6 jam pada suhu 60 C.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->