Definisi Pembelajaran

Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat siswa belajar secara aktif, yang menekankan pada penyediaan sumber belajar (Dimyati & Mudjiono dalam Sagala, 2005)

Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UUSPN No.20 Tahun 2003 dalam Sagala, 2005). Pembelajaran sebagai proses belajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreativitas berpikir yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat meningkatkan kemampuan mengkonstruksi pengetahuan baru sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi pembelajaran. Dalam pembelajaran guru harus memahami materi pelajaran yang diajarkan sebagai suatu pelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan memahami barbagai model pembelajaran yang dapat merangsang kemampuan siswa untuk belajar dengan perencaan pengajaran yang matang oleh guru. Oleh sebab itu diperlukan adanya teori pembelajaran yang akan menjelaskan asas-asas untuk merancang pembelajaran yang efektif dikelas (Bruner dalam Sagala, 2005)

Pembelajaran merupakan suatu proses yang sistematis melalui tahap rancangan, pelaksanaan dan evaluasi (Knirk & Gustafson dalam Sagala, 2005). Dalam hal ini pembelajaran tidak terjadi seketika, melainkan sudah melalui tahapan perancangan pembelajaran. Proses pembelajaran aktivitasnya dalam bentuk interaksi belajar mengajar dalam suasana interaksi edukatif, yaitu interaksi yang sadar akan tujuan, artinya interaksi yang telah dicanangkan untuk suatu tujuan tertentu setidaknya adalah pencapaian tujuan instruksional atau tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan pada satuan pelajaran. Kegaitan pembelajaran yang diprogramkan guru merupakan kegiatan integralistik antara pendidikan dengan peserta didik. Kegiatan pembelajaran secara metodologis berakar dari pihak pendidik yaitu guru, dan kegiatan belajar secara pedagogis berakar dari pihak peseta didik.

Pembelajaran adalah setiap kegiatan yang dirancang oleh guru untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru dalam suatu proses yang sistematis melalui tahap rancangan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam konteks kegiatan belajar mengajar (Knirk & Gustafson dalam Sagala, 2005)

pembelajaran dikembangkan melalui pola pembelajaran yang menggambarkan kedudukan serta peran pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. 1989. Prinsip ini mengandung makna bahwa cirri utama proses pembelajaran adalah perubahan perilaku dalam diri individu. Perubahan perilaku sebagai hasil pembelajaran mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : . menetapkan. Pembelajaran (pengajaran) adalah upaya untuk membelajarkan siswa (Degeng dalam Uno. Pembelajaran sebagai usaha memperoleh perubahan perilaku. mengembangkan metode untuk mencapai hasil pengajaran yang diinginkan. Dalam hal ini istilah pembelajaran memiliki hakikat perencanaan atau perancangan (desain) sebagai upaya untuk membelajarkan siswa. Tetapi tidak semua perubahan perilaku sebagai hasil pembelajaran. 1983) Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan. sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Surya. Pembelajaran adalah suatu disiplin ilmu yang menaruh perhatian pada perbaikan kualitas pembelajaran dengan menggunakan teori pembelajaran (Degeng.Dalam proses. 2006). yaitu : 1. Secara implisit dalam pengajaran terdapat kegiatan memilih. 2004) Beberapa prinsip yang menjadi landasan definisi di atas. Reigeluth. Pemilihan. penetapan dan pengembangan metode ini didasarkan pada kondisi pengajaran yang ada. Artinya seseorang yang telah mengalami pembelajaran akan berubah perilakunya. Pembelajaran yang akan direncanakan memerlukan berbagai teori untuk merancangnya agar rencana pembelajaran yang disusun benar-benar dapat memenuhi harapan dan tujuan pembelajaran. Oleh karena itu pembelajaran memusatkan perhatian pada “bagaimana membelajarkan siswa” bukan pada “apa yang dipelajari siswa”.

Pembelajaran merupakan suatu proses. setidak-tidaknya untuk masa tertentu. Di dalam aktivitas itu terjadi adanya tahapan-tahapan aktivitas yang sistematis dan terarah. Individu yang melakukan proses pembelajaran menyadari bahwa pengetahuannya telah bertambah. keluar air mata karena menangis. Perubahan yang bersifat aktif. konatif dan motorik. ia lebih yakin terhadap dirinya sendiri. Jadi. Perubahan yang terjadi karena kematangan. Perubahan yang terjadi sebagai hasil pembelajaran akanberada secara kekal dalam diri individu. selama proses pembelajaran itu berlangsung individu akan . Perubahan yang bersifat fungsional. Perubahan itu tidak terjadi dengan sendirinya. 3. dan sebagainya. artinya suatu perubahan yang terjadi menyebabkan terjadinya perubahan perilaku yang lain. Jadi. Prinsip ketiga ini mengandung makna bahwa pembelajaran itu merupakan suatu aktivitas yang berkesinambungan. Perubahan yang bersifat kontinue. perubahan itu akan terjadi dengan sendirinya meskipun tidak ada usaha pembelajaran. bukan hasil pembelajaran karena terjadi dengan sendirinya. Dalam proses pembelajaran. berkeringat. afektif. semua aktivitas terarah pada pencapaian suatu tujuan tertentu. Terjadi aanya pertambahan perubahan dalam diri individu. Ini berarti bahwa perubahan yang bersifat sementara. Prinsip ini mengandung makna bahwa perubahan perilaku sebagai hasil pembelajaran meliputi semua aspek peirlaku dan bukan hanya satu aspek atau dua aspek saja. Pembelajaran tidak dapat dilepaskan dengan interaksi individu dengan lingkungannya. mabuk. Perubahan itu terjadi karena ada sesuatu yang akan dicapai. 2. melainkan merupakan suatu rangkaian aktivitas-aktivitas yang dinamis dan saling berkaitan. pembelajaran bukan sebagai suatu benda atau keadaan statis.Perubahan yang disadari. Dalam kematangan. ketrampilannya telah bertambah. Perubahan perilaku itu meliputi aspek-aspek kognitif. karena bersifat sementara saja. Perubahan perilaku sebagai hasil pembelajaran akan berlangsung secara berkesinambungan. Perubahan yang bertujuan dan terarah. bersin dsb adalah bukan perubahan sebagai hasil pembelajaran. seperti sakit. Perubahan yang bersifat permanen. Hasil pembelajaran ditandai dengan perubahan perilaku secara keseluruhan. Perubahan yang bersifat positif. Perubahan yang diperoleh senantiasa bertambah sehingga berbeda dengan keadaan sebelumnya. Perubahan yang telah diperoleh sebagai hasil pembelajaran memberikan manfaat bagi individu yang bersangkutan. sesuatu dengan tahapantahapan perkembangannya. Orang yang telah belajar akan merasakan sesuatu yang lebih luas dalam dirinya. akan tetapi melalui aktivitas individu.

Prinsip inti mengandung makna bahwa aktivitas pembelajaran terjadinya karena adanya kebutuhan yang harus dipuaskan. Belajar tidak akan efektif tanpa adanya dorongan dan tujuan. 4. Pengalaman pada dasarnya adalah kehidupan melalui situasi yang nyata dengan tujuan tertentu. Pembelajaran merupakan bentuk interkasi individu dengan lingkungannya sehingga banyak memberikan pengalaman pada situasi nyata. suatu pembelajaran yang efektif adalah apabila pelajar-pelajar melakukan perilaku secara aktif. perkembangan dan kematangan. perkembangan. maka pembelajaran akan terjadi apabila individu merasakan adanya kebutuhan yang mendorong dan ada sesuatu yang perlu dicapai untuk memenuhi kebutuhannya. Proses pembelajaran berlangsung secara efektif apabila ada persesuaian dengan proses pertumbuhan. 5. Perubahan perilaku yang diperoleh dari pembelajaran. Ini berarti bahwa selama individu dalam proses pembelajaran hendaknya tercipta suatu situasi kehidupan yang menyenangkan sehingga memberikan pengalaman yang berarti. perkembangan dan kematangan akan terjadi dengan sendirinya karena dorongan dari dalam secara naluriah. pembelajaran merupakan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan dan mencapati tujuan. Dengan demikian. Pembelajaran vs menghafal . pada dasarnya merupakan pengalaman. proses pertumbuhan dan perkembangan akan berlangsung dengan baik apabila disertai dengan pembelajaran. Proses pembelajaran terjadi karena adanya sesuatu yang mendorong dan ada sesuatu tujuan yang hendak dicapai. Dengan kata lain. Atas dasar prinsip ini.senantiasa berada dalam berbagai aktivitas yang tidak terlepas dari lingkungannya. Dan sebaliknya. Pembelajaran merupakan bentuk pengalaman. kematangan Perubahan yang terjadi dalam pertumbuhan. dan adanya tujuan yang ingin dicapai. PERBEDAAN ISTILAH PEMBELAJARAN DENGAN ISTILAH LAIN Pembelajaran vs pertumbuhan.

Pembelajaran vs studi Dalam aktivitas studi. Pembelajaran vs berpikir Berpikir adalah merupakan suatu proses kognitif dalam tingkat yang lebih tinggi. dsb). Definisi Belajar . Orang tidak mungkin berpikir tanpa belajar. Dan untuk berpikir diperlukan hasil-hasil pembelajaran. untuk dijadikan dasar dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Pembelajaran yang efektif (terutama pembelajaran pemecahan masalah) sangat memerlukan ketrampilan berpikir. Pembelajaran vs latihan Aspek perilaku yang berubah karena latihan adalah perubahan dalam bentuk skil atau ketrampilan. dan pemahaman (understanding). hanya mencakup satu aspek saja dari perilaku kognitif. prinsip. Orang yang hafal tentang sesuatu belum tentu memahaminya atau cakap melakukannya. generalisasi. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan efektif apabila disertai dengan aktivitas menghafal. teori. individu akan menggunakan berbagai informasi yang dimilikinya untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. dan belum mencakup perilaku lainnya. Pembelajaran akan lebih berhasil apabila disertai dengan latihanlatihan yang teratur dan terarah. Aktivitas studi merupakan dasar dalam aktivitas pembelajaran secara keseluruhan. Berpikir itu sendiri sebenarnya merupakan proses pembelajaran. Pembelajaran mencakup perubahan secara keseluruhan. Jadi aktivitas studi merupakan sebagian dari aktivitas pembelajaran secara keseluruhan. perubahan perilaku yang terjadi adalah aspek pengetahuan (knowledge). dan tidak mungkin belajar tanpa berpikir. Dalam berpikir. Ini berarti bahwa terdapat keterkaitan antara proses berpikir dengan pembelajaran. Informasi yang dimiliki seseorang diperoleh melalui proses pembelajaran. seseorang harus menguasai sejumlah informasi (fakta.Perubahan yang terjadi dalam menghafal hanya terbatas dalam penyimpanan dan pengeluaran informasi dalam kesadaran (otak). Untuk dapat berpikir secara efektif. konsep.

. 2004) mengatakan bahwa "learning is shown by a change in behavior as a result of experience". 2002) mendefinisikan belajar sebagai : "any relatively permanent change in an organism's behavioral repertoire that occurs as a result of experience" Jersild (Sagala. Gage (Sagala. 2002) berpendapat bahwa "learning is a change in organism due to experience which can affect the organism's behavior" Wittig (Syah. . ahli-ahli psikologi ataupun dari tokoh dari disiplin ilmu yang lain. pengetahuan dan sikap-sikap.. sebagai tindakan belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. Garret (Sagala.. Morgan (Sagala.. 2002) membatasi belajar dengan dua macam rumusan. Cronbach (Suryabrata.. 2005) mengemukakan bahwa belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks. Crow (Sagala. Rumusan keduanya adalah "process of acquiring responses as a result of special practice" Hintzman (Syah. 2005) mengemukakan bahwa belajar adalah upaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan. 2005) mengatakan bahwa belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.. 2005) berpendapat bahwa belajar merupakan proses yang berlangsung dalam jangka waktu lama melalui latihan maupun pengalaman yang membawa kepada perubahan diri dan perubahan cara mereaksi terhadap suatu perangsang tertentu. Adapun definisi belajar dari tokoh tersebut antara lain : Skinner (Barlow dalam Syah. Dimyati dan Mudjiono (Sagala. yaitu perubahan atau membawa akibat perubahan tingkah laku dalam pendidikan karena pengalaman dan latihan atau karena mengalami latihan.Ada banyak definisi tentang belajar yang diungkapkan oleh tokoh-tokoh ilmu pendidikan.acquisition of any relatively permanent change in behavior as a result of practice and experience. 2005) mengatakan bahwa belajar adalah "modification of behavior through experience and training". Rumusan pertama berbunyi: ". 2002) berpendapat bahwa "learning is a process of progressive behavior adaptation" Chaplin (Syah. 2005) berpendapat bahwa belajar adalah suatu proses dimana suatu organisma berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman.

Syaiful. 2005. 2004) mengatakan bahwa "learning is the process by which an activity originates or is changed through training procedures (whether in the laboratory or in the natural environment) as distinguised from change by factors not attributable to training" Referensi : Sagala. Edisi V. PT RajaGrafindo Persada Syah. PT RajaGrafindo Persada . to try something themselves. 2004) mengatakan bahwa "learning is to observe. Psikologi Belajar. to follow direction" McGeoh (Suryabrata. Jakarta. to imitate. Muhibbin. to listen. Sumadi. Konsep Dan Makna Pembelajaran. Cetakan 3. Psikologi Pendidikan. Jakarta.Spears (Suryabrata. 2004. Edisi Revisi. Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. 2004) mengatakan bahwa "learning is a change in performance a result of practice" Hilgard (Suryabrata. to read. CV Alfabeta Suryabrata. 2004. Bandung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful