Pengertian Strategi

Menurut Alfred Chandler: The determination of the basic long-term goals and objectives of an enterprise, and the adoption of courses of action and the allocation of resources necessary for carrying out these goals. Menurut James Brian Quin: The pattern or plan that integrates an organization’s major goals, policies, and action squences into a cohesive whole. Menurut William F. Glueck: A unified, comprehensive, and integrated plan designed to ensure that the basic objectives of the enterprises are achieved. Menurut Henry Mintzberg: A pattern in a stream of decisions or actions. Menurut Wikipedia: A long term plan of action designed to achieve a particular goal, most often “winning”. Kutipan dari buku Pengantar Manajemen Strategik Kontemporer, Strategik di Tengah Operasional / J. Hutabarat dan M. Huseini, dikatakan bahwa: Dalam bidang manajemen, definisi mengenai strategi cukup beragam dan bervariasi dari beberapa ahli dan pengarangnya. Gerry Johnson dan Kevan Scholes (dalam buku “Exploring Corporate Strategy”) misalnya mendefinisikan strategi sebagai arah dan cakupan jangka panjang organisasi untuk mendapatkan keunggulan melalui konfigurasi sumber daya alam dan lingkungan yang berubah untuk mencapai kebutuhan pasar dan memenuhi harapan pihak yang berkepentingan (stakeholder). Henry Mintzberg mendefinisikan strategi sebagai 5P, yaitu: strategi sebagai PERSPECTIF, strategi sebagai POSISI, strategi sebagai PERENCANAAN, strategi sebagai POLA kegiatan, dan strategi sebagai “PENIPUAN” (Ploy) yaitu muslihat rahasia.Sebagai Perspektif, di mana strategi dalam membentuk misi, misi menggambarkan perspektif kepada semua aktivitas. Sebagai Posisi, di mana dicari pilihan untuk bersaing. Sebagai Perencanaan, dalam hal strategi menentukan tujuan performansi perusahaan. Sebagai Pola kegiatan, di mana dalam strategi dibentuk suatu pola, yaitu umpan balik dan penyesuaian. Dari berbagai pengertian dan definisi mengenai strategi, secara umum dapat didefinisikan bahwa strategi itu adalah rencana tentang serangkaian manuver, yang mencakup seluruh elemen yang kasat mata maupun yang tak-kasat mata, untuk menjamin keberhasilan mencapai tujuan.

Pengertian strategi adalah Rencana yang disatukan. Pengertian khusus Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus. divestasi. strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan.15. rasionalisasi karyawan. 2. Memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Merumuskan faktor-faktor ukuran keberhasilan (key success factors) dari strategi-strategi yang dirancang berdasarkan analisis sebelumnya. Perumusan Strategi Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi.Pengertian Strategi Definisi strategi adalah cara untuk mencapai tujuan jangka panjang. 5. Pengertian Umum Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. p. Pengertian strategi secara umum dan khusus sebagai berikut: 1. 4. Strategi bisnis bisa berupa perluasan geografis. yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi (Glueck dan Jauch. (Hariadi. 2004). mengevaluasi berbagai alternatif strategi dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimiliki dan kondisi eksternal yang dihadapi. disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. penetrasi pasar. likuidasi dan joint venture (David. menetapkan tujuan strategis dan keuangan perusahaan. serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. diversifikasi. 3. yaitu: 1. 2005). . p. akusisi. serta merancang strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan customer value terbaik. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang dicita-citakan dalam lingkungan tersebut. Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menjalankan misinya. luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan. pengembangan produk. Dengan demikian. 1989). Beberapa langkah yang perlu dilakukan perusahaan dalam merumuskan strategi.9. 2. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Menentukan tujuan dan target terukur.

Bagaimana menempatkan organisasi di hati para penguasa.Tingkat-tingkat Strategi Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer. Misalnya. c) Business Strategy Strategi pada tingkat ini menjabarkan bagaimana merebut pasaran di tengah masyarakat. maupun terhadap bangsa dan negaranya. business strategy dan functional strategy. Ini memerlukan keputusankeputusan stratejik dan perencanaan stratejik yang selayaknya juga disiapkan oleh setiap organisasi. para pengusaha. direktorat jenderal itu? Apakah misi badan ini. Apakah misi universitas yang utama? Apakah misi yayasan ini. lembaga itu? Apakah misi utama direktorat jenderal ini. Strategi itu juga menampakkan bahwa organisasi sungguh-sungguh bekerja dan berusaha untuk memberi pelayanan yang baik terhadap tuntutan dan kebutuhan masyarakat. kalau jawaban terhadap misi universitas ialah terjun kedalam dunia bisnis agar menjadi kaya maka akibatnya bisa menjadi buruk. ada pemerintah dan berbagai kelompok lain seperti kelompok penekan. Keseluruhannya disebut Master Strategy. yayasan itu. Ada tiga jenis strategi functional yaitu: . tetapi juga oleh setiap organisasi pemerintahan dan organisasi nonprofit. Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan itu sangat penting dan kalau keliru dijawab bisa fatal. yaitu: enterprise strategy. para donor dan sebagainya. terhadap pemerintah. Di dalam masyarakat yang tidak terkendali itu. corporate strategy. sejauh interaksi itu akan dilakukan sehingga dapat menguntungkan organisasi. apakah misi lembaga ini. b) Corporate Strategy Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi. baik terhadap anak didiknya. Higgins (1985) menjelaskan adanya empat tingkatan strategi. a) Enterprise Strategy Strategi ini berkaitan dengan respons masyarakat. Setiap organisasi mempunyai hubungan dengan masyarakat. Semua itu dimaksudkan untuk dapat memperoleh keuntungan-keuntungan stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik. Pertanyaan apa yang menjadi bisnis atau urusan kita dan bagaimana kita mengendalikan bisnis itu. sehingga sering disebut Grand Strategy yang meliputi bidang yang digeluti oleh suatu organisasi. tidak sematamata untuk dijawab oleh organisasi bisnis. Jadi dalam strategi enterprise terlihat relasi antara organisasi dan masyarakat luar. Masyarakat adalah kelompok yang berada di luar organisasi yang tidak dapat dikontrol. kelompok politik dan kelompok sosial lainnya. d) Functional Strategy Strategi ini merupakan strategi pendukung dan untuk menunjang suksesnya strategi lain. Bagaimana misi itu dijalankan juga penting. badan itu? Begitu seterusnya.

intensif. Salusu. Strategi Intensif Penetrasi pasar. Salusu. Strategi Integrasi Integrasi ke depan. organisasi juga dapat . penelitian dan pengembangan. 2. Strategi Diversifikasi Terdapat tiga jenis strategi diversifikasi. tetapi juga hendaknya memperhitungkan soal “kesehatan” organisasi dari sudut ekonomi (J. 1996). horizontal. organisasi yang berjuang untuk tetap hidup mungkin menggunakan gabungan dari sejumlah strategi defensif. integrasi horizontal kadang semuanya disebut sebagai integrasi vertikal. implementating. motivating. dan pengembangan produk kadang disebut sebagai strategi intensif karena semuanya memerlukan usaha-usaha intensif jika posisi persaingan perusahaan dengan produk yang ada hendak ditingkatkan. leading. dan diversifikasi. pemasaran. communicating. Di perusahaan yang besar dan terdiversifikasi. strategi kombinasi biasanya digunakan ketika divisidivisi yang berlainan menjalankan strategi yang berbeda. Strategi Defensif Disamping strategi integrative. Juga. staffing. antara lain yang berkaitan dengan keuangan. dan / atau pesaing. decision making. Menambah produk atau jasa baru yang tidak disebut diversifikasi konglomerat. controlling. dan rasionalisasi biaya secara bersamaan. Jenis-jenis strategi adalah sebagai berikut: 1. Strategi integrasi vertikal memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan para distributor. representing. Tingkat-tingkat strategi itu merupakan kesatuan yang bulat dan menjadi isyarat bagi setiap pengambil keputusan tertinggi bahwa mengelola organisasi tidak boleh dilihat dari sudut kerapian administratif semata. seperti divestasi. p 101.• Strategi functional ekonomi yaitu mencakup fungsi-fungsi yang memungkinkan organisasi hidup sebagai satu kesatuan ekonomi yang sehat. Jenis-jenis Strategi Banyak organisasi menjalankan dua strategi atau lebih secara bersamaan. 3. yaitu diversifikasi konsentrik. mencakup fungsi-fungsi manajemen yaitu planning. • Strategi functional manajemen. pemasok. 4. fungsi utamanya ialah mengontrol lingkungan. dan integrating. organizing. namun masih terkait biasanya disebut diversifikasi konsentrik. baik situasi lingkungan yang sudah diketahui maupun situasi yang belum diketahui atau yang selalu berubah (J. integrasi ke belakang. p 104. Menambah produk atau jasa baru yang tidak terkait untuk pelanggan yang sudah ada disebut diversifikasi horizontal. namun strategi kombinasi dapat sangat beresiko jika dijalankan terlalu jauh. dan konglomerat. sumber daya. Menambah produk atau jasa baru. • Strategi isu stratejik. likuidasi. 1996).

rasionalisasi biaya dirancang untuk memperkuat kompetensi pembeda dasar organisasi. Namun. ada tiga landasan strategi yang dapat membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif. Divestasi sering digunakan untuk meningkatkan modal yang selanjutnya akan digunakan untuk akusisi atau investasi strategis lebih lanjut. Porter menamakan ketiganya strategi umum. Selama proses rasionalisasi biaya. Fokus berarti membuat produk dan menyediakan jasa yang memenuhi keperluan sejumlah kelompok kecil konsumen.menjalankan strategi rasionalisasi biaya. karyawan dan media. terjadi ketika suatu organisasi melakukan restrukturisasi melalui penghematan biaya dan aset untuk meningkatkan kembali penjualan dan laba yang sedang menurun. Likuidasi merupakan pengakuan kekalahan dan akibatnya bisa merupakan strategi yang secara emosional sulit dilakukan. Likuidasi adalah menjual semua aset sebuah perusahaan secara bertahap sesuai nilai nyata aset tersebut. diferensiasi. dan fokus. yang memerlukan modal terlalu besar. (David. Kadang disebut sebagai strategi berbalik (turnaround) atau reorganisasi. p.231. atau likuidasi. Rasionalisasi Biaya. 5. atau tidak cocok dengan aktivitas lainnya dalam perusahaan. barangkali lebih baik berhenti beroperasi daripada terus menderita kerugian dalam jumlah besar. divestasi. Diferensiasi adalah strategi dengan tujuan membuat produk dan menyediakan jasa yang dianggap unik di seluruh industri dan ditujukan kepada konsumen yang relatif tidak terlalu peduli terhadap perubahan harga. Keunggulan biaya menekankan pada pembuatan produk standar dengan biaya per unit sangat rendah untuk konsumen yang peka terhadap perubahan harga. Divestasi adalah menjual suatu divisi atau bagian dari organisasi. 2004) . Strategi Umum Michael Porter Menurut Porter. perencana strategi bekerja dengan sumber daya terbatas dan menghadapi tekanan dari para pemegang saham. yaitu keunggulan biaya. Divestasi dapat menjadi bagian dari strategi rasionalisasi biaya menyeluruh untuk melepaskan organisasi dari bisnis yang tidak menguntungkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful