LAPORAN AKHIR PENETAPAN KADAR ETANOL

IDA BAGUS PUTU NATHA KUSUMA 1008505037 KELOMPOK VII GOLONGAN I

JURUSAN FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 2011

Rumusnya dapat dituliskan menjadi PA = PAo . Metode ini termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. destilasi fraksionasi. Teori dasar dari hukum Dalton menyatakan bahwa tekanan campuran gas pada suhu tetap dalam suatu ruangan sama dengan . Mahasiswa mampu menetapkan kadar etanol. 2. 1984).1 Destilasi Destilasi adalah suatu proses penguapan yang diikuti oleh pengembunan. Jenis-jenis dari destilasi adalah destilasi sederhana. campuran zat dididihkan sehingga menguap. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan masingmasing komponen akan menguap pada titik didihnya. DASAR TEORI 2. (Widjaja. Dalam penyulingan. II. Hukum Raoult menyatakan bahwa tekanan uap pelarut di atas suatu larutan (PA) sama dengan hasil kali tekanan uap pelarut murni (PAo) dengan fraksi mol dalam larutan (X A..I. destilasi azeotrop. TUJUAN PERCOBAAN 1. Destilasi dilakukan untuk memisahkan suatu cairan dari campurannya apabila komponen lain memiliki titik didih jauh lebih tinggi tidak ikut menguap (Ristiyani. Mahasiswa dapat memahami prinsip destilasi sederhana dalam pemisahan campuran senyawa. 1967). Suatu larutan pada model destilasi dikatakan ideal apabila larutan tersebut mengikuti hukum Raoult dan hukum Dalton. dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. 2008). destilasi kering dan destilasi vakum (Van Winkel. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. 2011). Prinsip destilasi yaitu pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan atau didefinisikan juga teknik pemisahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih. XA (Petrucci.

jumlah tekanan parsial masing-masing gas dalam ruangan tersebut sehingga rumusnya dapat dituliskan menjadi : Ptg = Σ Ppg. Penetapan Bobot Jenis Kecuali dinyatakan lain dalam masing-masing monografi. penetapan bobot jenis digunakan hanya untuk cairan. Ptg adalah tekanan total tas dalam suatu volume dan Σ Ppg adalah jumlah tekanan parsial suatu gas dalam suatu volume (Sutresna dkk. Bobot Jenis ( ρ ) = W2 −W 0 W1 −W 0 dimana: ρ : bobot jenis W0 : bobot piknometer kosong W1 : bobot piknometer yang berisi air suling .1.2. Alat Destilasi Sederhana 2. 1979). Gambar 2. didasarkan pada perbandingan bobot zat di udara pada suhu 25°C terhadap bobot air dengan volume dan suhu yang sama (Depkes RI. Kadar etanol dapat ditetapkan berdasarkan bobot jenis destilat menggunakan Tabel Bobot Jenis dan Kadar Etanol pada farmakope. 2002).

saring. Kromatografi Gas Cair Alat kromatografi gas dilengkapi dengan detektor ionisasi nyala dan kolom kaca 1. Sebelum digunakan. . (Depkes RI. Penetapan Kadar Etanol Pada Farmakope Indonesia Edisi keempat ada 2 metode yang digunakan untuk menetapkan kadar etanol yaitu metode destilasi dan kromatografi gas cair. 2. 1995). Atur aliran gas pembawa dan suhu (lebih kurang 120ºC) sehingga baku internal asetonitril terelusi dalam waktu 5-10 menit (Depkes RI. alirkan gas pembawa dengan laju aliran lambat. setelah itu suhu filtrat diatur dan kandungan etanol ditetapkan dari bobot jenis.W2 : bobot piknometer yang berisi destilat (Widjaja dkk. 2011) 2. Destilasi Kecuali dinyatakan lain dalam masing-masing monografi. dilakukan penetapan dengan cara destilasi. Gunakan nitrogen F atau helium P sebagai gas pembawa. kondisikan kolom semalam pada suhu 235°C. Lakukan semua pekerjaan dengan hati-hati untuk mengurangi kehilangan etanol oleh penguapan.8m x 4mm berisi fase diam S3 dengan ukuran partikel 100-120 mesh.3. 1. Destilasi yang keruh dapat dijernihkan dengan pengocokan menggunakan talkum P atau kaslium karbonat P. 1995). Cara ini sesuai untuk penetapan sebagian besar ekstrak cair dan tingtura asalkan kapasitas labu destilasi cukup dan kecepatan destilasi diatur sedemikian sehingga diperoleh destilasi yang jernih.

Batu Didih . PROSEDUR KERJA a.Gelas Ukur .Labu Didih .Sampel yang mengandung etanol (disiapkan oleh asisten) .Satu set Alat Destilasi Lengkap .Piknometer .Erlenmeyer B.Pipet Ukur . Penetapan kadar etanol kurang aari 30% v/v Dimasukkan ke dalam labu alas bundar tidak kurang dari 25 ml cairan uji dan dicatat volume serta diatur suhu pada 25°C Ditambahkan air suling sebanyak 25 mL Alat destilasi dipasang sesuai gambar Dilakukan destilasi sampai diperoleh kurang lebih 23 mL destilat kemudian volumenya dicatat . Alat .Termometer .Pipet Volum .III. ALAT DAN BAHAN A.Selang Karet .Air suling IV. Bahan .

Suhu destilat diatur hingga 25°C kemudian ditambahkan air hingga volumenya 25 ml (dengan suhu 25°C ) lalu dikocok hingga homogen Destilat dipindahkan ke dalam piknometer kosong yang sebelumnya telah ditimbang bobotnya Piknometer yang berisi destilat ditimbang dan ditetapkan bobot jenisnya pada suhu 25°C Berdasarkan bobot jenis yang diperoleh. lalu diisi dengan destilat dengan suhu 25ºC Piknometer berisi destilat ditimbang bobotnya (W2) lalu bobot jenisnya dihitung sesuai rumus V. Bobot piknometer kosong : 16. Penetapan Bobot Jenis Piknometer dibersihkan dengan cara dibilas dengan etanol lalu aseton kemudian piknometer dikeringkan Piknometer kosong ditimbang bobotnya (W0) lalu diisi dengan air suling dengan suhu 25°C kemudian piknometer berisi air suling dilap bagian luarnya dan ditimbang bobotnya (W1) Penimbangan dilakukan sebanyak 3 kali Air suling dibuang dan piknometer dikeringkan. kadar etanol ditetapkan menggunakan Tabel Daftar Bobot Jenis dan Kadar Etanol pada Farmakope b. Bobot piknometer yang berisi air suling 26.0333 gram . HASIL a. Volume piknometer : 25 mL b.3087 gram c.

Volume destilat yang didapat : 15 mL . Bobot piknometer yang berisi destilat : 26.d.8267 gram e.

3087 = 26.5180 dan 16.3087 = 9..0337 gram 26.V.4% b b 9. PERHITUNGAN Diketahui : Bobot piknometer kosong (W0) = 16..Tabel penimbangan bahan No.1.? Jawab : Bobot jenis () = W2 −W 0 W1 −W 0 25.8267 gram VI.3087 gram 26.0328 gram 26. PEMBAHASAN .0333 −16. VII.979 memiliki kadar etanol sebesar 13.. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama bahan Cairan uji (sampel) Aquades Destilat Piknometer kosong Piknometer + aquades I Piknometer + aquades II Piknometer + aquades III Piknometer + aquades rata-rata Piknometer + destilat Jumlah 25 mL 25 mL 15 mL 16.0333 gram 26.9787 = 0....979 Berdasarkan Tabel Daftar Bobot Jenis dan Kadar Etanol pada Farmakope Indonesia Edisi Ketiga halaman 823.0333 gram Bobot piknometer yang berisi destilat (W2) = 25.7246 = 0. pada bobot jenis 0.0333 gram 25.6% v v .8267 gram Ditanya : Bobot jenis dan kadar etanol = .3087 gram Bobot piknometer + air suling rata-rata (W1) = 26.8267 −16...

Destilasi merupakan suatu proses penguapan yang diikuti oleh pengembunan. Etanol merupakan cairan jernih. Penambahan air suling bertujuan agar pada saat etanol pada sampel semuanya telah menguap labu didih tidak kosong. Sampel yang mengandung etanol sebanyak 25 mL dimasukkan ke dalam labu didih sebelum dipanaskan kemudian ditambahkan air suling sebanyak 25 mL dan dimasukkan batu didih.Pada praktikum ini dilakukan penetapan kadar etanol kurang dari 30% dengan menggunakan metode destilasi sederhana secara analisis kuantitatif yang bertujuan untuk memahami prinsip destilasi dalam pemisahan senyawa dan dapat menetapkan kadar etanol pada sampel atau cairan uji. bagian atas steel head ditutup untuk mencegah keluarnya uap etanol. Suhu pada saat destilasi dijaga dan tidak melebihi titik didih etanol yaitu 78°C agar etanol tidak terlalu cepat menguap yang dapat menyebabkan etanol akan habis tanpa sempat terkondensasi atau mengembun. Analisis kuantitatif berkaitan dengan perhitungan dan penetapan banyaknya suatu zat yang terkadung dalam suatu sampel. air mendidih pada suhu 100°C dan etanol mendidih pada suhu 78°C. Apabila kosong kemungkinan labu didih akan retak karena pemanasan. 1995). Tujuan penambahan batu didih adalah untuk meratakan pemanasan dan mencegah terjadinya letupan pada saat pemanasan. (Rohyami. Oleh sebab itu suhu saat destilasi harus benar- . 2003). Alasan lain yaitu agar air yang terdapat pada campuran tidak ikut menguap dan bercampur dengan destilat sehingga kemurniannya akan terjaga. Pada tekanan atmosfer. mudah menguap dan larut dalam air (Depkes RI. Ketika proses penguapan. Bahan yang ditetapkan kadar etanolnya dalam praktikum adalah sampel mengandung etanol yang belum diketahui kadarnya. 2008). Perbedaan dalam titik didih inilah yang memungkinkan pemisahan campuran etanol dan air (Harahap. Destilasi dilakukan untuk memisahkan suatu cairan dari campurannya apabila komponen lain yang memiliki titik didih jauh lebih tinggi tidak ikut menguap (Ristiyani. 2008).

0333 gram dan penimbangan ketiga yaitu 26. . destilat yang terbentuk akan lama menetes sebab suhu ruangan mempengaruhi destilat sehingga destilat yang berupa etanol menguap kembali. 1987). uap etanol akan menuju kondensor kemudian akan didinginkan sampai terkondensasi menjadi cairan kembali lalu mengalir dan ditampung pada labu destilat. Oleh sebab itu. digunakan alat vakum agar cairan destilat pada kondensor cepat menetes ke dalam labu destilat sehingga waktu yang diperlukan untuk mendapat destilat yang cukup menjadi lebih singkat. Penimbangan dilakukan sebanyak 3 kali untuk menghitung bobot rata-ratanya.0328. Tujuan pembersihan piknometer tersebut adalah agar zat-zat pengotor yang ada di dalam piknometer dapat dihilangkan karena akan mempengaruhi bobot dari piknometer. Suhu akan naik dengan cepat dan konstan pada suhu mendekati titik didih tersebut sehingga akhirnya akan mendapatkan destilat yang lebih murni (Day dan Underwood. piknometer tersebut diisi dengan air suling sampai tanda batas 25 mL. dilakukan penimbangan piknometer kosong (W0) yang sebelumnya telah dibersihkan dengan alkohol kemudian dikeringkan menggunakan alat pengering yaitu hair dryer. Ketika destilasi. Pencucian piknometer tidak menggunakan aseton karena penggunaan alkohol saja sudah dianggap mampu membersihkan piknometer dengan baik Tujuan pengeringan agar piknometer terbebas dari alkohol sisa pencucian sebelumnya.0333 gram.0337 gram. Walaupun etanol mudah menguap.3087 gram. Sambil menunggu destilat tertampung. untuk memaksimalkan hasil destilasi diperlukan adanya bantuan dari vakum sehingga destilat mampu dihasilkan lebih banyak menuju labu destilat. Destilasi dilakukan kurang lebih selama 3 jam. Bobot rata-ratanya yaitu 26.benar dijaga agar zat dapat dimurnikan sesuai dengan titik didihnya. penimbangan kedua 26. Penimbangan pertama bobotnya yaitu 26. Ketika etanol menguap ke atas pada steel head. Setelah piknometer kosong yang kering telah ditimbang bobotnya. Bobot piknometer yang berisi air suling (W1) ditimbang sebanyak 3 kali dan dilap permukaan piknometernya setiap penimbangan. Bobot piknometer kosong yaitu 16.

6% v v . W1 −W 0 Dimana bobot jenis yang diperoleh berdasarkan perhitungan adalah 0.979 memiliki kadar etanol sebesar 13. Setelah selesai destilasi. VIII. Bobot piknometer berisi destilat yang diperoleh yaitu 25. Setelah itu ditentukan bobot jenisnya dengan menggunakan rumus: Bobot Jenis ( ρ ) = W2 −W 0 . Destilat yang diperoleh dimasukkan ke dalam piknometer yang telah dikeringkan tadi dan ditambahkan air suling sampai tanda batas 25 mL sesuai dengan jumlah air suling yang telah ditimbang tadi. KESIMPULAN .979 dan sesuai Tabel Daftar Bobot Jenis dan Kadar Etanol pada Farmakope Indonesia Edisi Ketiga halaman 823. air suling pada piknometer dibuang dan piknometer dikeringkan kembali.4% b b dan 16. destilat yang diperoleh diukur volumenya.Setelah ditimbang. pada bobot jenis 0. Volume destilat yang diperoleh adalah 15 mL.8267 gram.

8. 8.6% v v . Penetapan kadar etanol dilakukan dengan cara menghitung bobot jenis terlebih dahulu kemudian ditetapkan kadarnya menggunakan Tabel Daftar Bobot Jenis dan Kadar Etanol pada Farmakope. Senyawa dengan titik didih terendah akan menguap terlebih dahulu. Berdasarkan hasil perhitungan.3.4.1. Bahan yang ditetapkan kadarnya adalah etanol yang terkandung dalam sampel. 8.2. . Prinsip metode destilasi adalah memisahkan senyawa dari suatu campuran yang memiliki perbedaan titik didih dari zat-zat cair dalam campuran tersebut.979 dan kadar etanolnya sebesar 13. sampel memiliki bobot jenis 0.4% b b dan 16. Penetapan kadar etanol pada sampel ditentukan melalui perhitungan bobot jenis.8.

Kadjeng. Medan: Universitas Sumatra Utara Petrucci. Yuli. 1992. New York: McGraw-Hill Widjaja. 2008. dkk.DAFTAR PUSTAKA Day. Panduan Menguasai Kimia 1. Analisis Kimia Kuantitatif. Yogyakarta: Laboratorium UIN Sunan Kalijaga Rohyami.A dan Underwood. 1967. Jakarta: Erlangga Ristiyani. M. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern. 2003. Ralph H. BukitJimbaran: Udayana University Press http://id. Yogyakarta: Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Univervitas Islam Indonesia Sutresna. Penentuan Kandungan Flavonoid dari Ekstrak Metanol Daging Buah Mahkota Dewa. Destillation. Karya Ilmiah Produksi Alkohol. Jakarta: Ganeca Exact Van Winkel. Jakarta: Erlangga Depkes RI. Petunjuk Praktikum Metode Pemisahan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia Depkes RI. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia Harahap. Hamidah. Farmakope Indonesia Edisi III. 2008. 1987. Janik. Penuntun Praktikum Kimia Organik II. 2011. 1995. 2002.com/doc/76832986/Penetapan-Kadar-Etanol#download . Farmakope Indonesia Edisi IV. Nana .scribd. dkk. 1979. R.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful