P. 1
Tuhan Yang Maha Esa Dan Ketuhanan (Pembelajaran Awal)

Tuhan Yang Maha Esa Dan Ketuhanan (Pembelajaran Awal)

|Views: 261|Likes:
Published by Ahmad Sie Apriadi

More info:

Published by: Ahmad Sie Apriadi on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2015

pdf

text

original

TUHAN YANG MAHA ESA DAN KETUHANAN Filsafat ketuhanan (teologi: ilmu agama

)
(Keimanan dan Ketaqwaan)
Dalam beberapa literature disebutkan bahwa”agama ada yang bersifat primitif dan ada pula yang dianut oleh masyarakat yang telah meninggalkan fase keprimitifan. Agama yang terdapat dalam masyarakat primitif adalah : dinamisme, animisme, politheisme, henotheisme, monotheisme. Dinamisme adalah: mengandung kepercayaan pada benda-benda yang diyakini mempunyai kekuatan gaib yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia, untuk mendapatkan pengaruh yang baik dari benda-benda tersebut dilakukanlah perbuatan seperti memakai atau memakan benda tersebut agar orang yang memakai dan memakan benda tersebut senantiasa terpelihara dan dilindungi oleh kekuatan gaib yang ada didalamnya. Kekuatan gaib tersebut dinamakan mana,tuah, sakti atau keramat.Seiring dengan perkembangan kemajuan yang dialami manusia, maka keyakinanpun mengalami perubahan,keyakinan manusia meningkat menjadi Animisme yaitu percaya pada benda hidup atau benda mati punya kekuatan gaib, mendekatinya dengan cara saji-sajian, seperti percaya pada roh nenek moyang. Dari animisme meningkat lagi menjadi Politheisme yaitu percaya pada Tuhan banyak, berarti selain keyakinan di atas ( benda dan roh ), manusia percaya pada adanya Tuhan yang disembah, disini terdapat unsur menyembah,

akhirnya berkembang lagi menjadi Henotheisme, yaitu percaya pada satu tuhan, Tuhan untuk satu bangsa. Akhirnya Monotheisme yang merupakan akhir dari proses perkembangan kepercayaan masyarakat primitif dan termasuk masyarakat maju. Dalam kehidupan masyarakat yang telah maju agama yang dianut bukan lagi animisme, dinamisme, politisme, atau henoteisme, akan tetapi agama monoteisme, Agama Tauhid, Dasar ajaran agama monoteisme adalah Tuhan Satu, Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian tuhan tidak lagi tuhan nasional akan tetapi tuhan Internasional, Tuhan semua bangsa didunia ini dan bahkan Tuhan Semesta Alam. Disinilah jika diperhatikan lebih jauh Islam menempati posisi sebagai agama tauhid yang hanya mengakui adanya satu Tuhan yaitu Allah SWT, yang merupakan inti dari Ajaran Agama Islam yang terumus dalam kalimat La ilahaillallah. Dan keyakinan atau keimanan yang merupakan pengembangan dari kalimat tauhid di atas sering disebut dengan Aqidah (Teologi). Aqidah berasal dari bahasa Arab, secara arti etimologi , adalah ikatan, sangkutan. Disebut demikian karena ia mengikat dan menjadi sangkutan atau gantungan segala sesuatu. Secara tehnis (istilah) artinya adalah iman atau keyakinan. Dan kedudukannya sangat sentral dan fundamental. AQIDAH IMAN KEPADA ALLAH

Aqidah (Aqidah Islam) beranjak dari keyakinan

kepada Zat Mutlak

Yang Maha Esa yang disebut Allah. Allah Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan Wujud-Nya itu disebut Tauhid (Teologi). Tauhid menjadi inti rukun iman dan prima causa seluruh keyakinan Islam. Selanjutnya sistematika pokokpokok keyakinan Islam dapat dilihat sebagaimana terangkum dalam istilah Rukun Iman sebagai berikut: 1. Keyakinan pada Allah, Tuhan Yang Maha Esa 2. Keyakinan pada Malaikat-Malaikat-Nya. 3. Keyakinan pada Kitab-Kitab suci 4. Keyakinan pada para nabi dan rasul Allah 5. Keyakinan akan adanya hari Akhir, dan 6. Keyakinan pada qadha dan Qadar Allah. Prinsif-Prinsif Keyakinan/Rukun Iman ini merupakan aqidah Islamiyah dapat di diuraikan sebagai berikut: Allah, Zat Yang Maha Mutlak itu, Yaitu menciptakan segala sesuatu, zat satu-satunya yang berhak disembah. Allah adalah Al-Khaliq yang Maha sempurna, sempurna dalam Zat-Nya, sempurna dalam sifat-Nya, sempurna dalam perbuatan-Nya dan sempurna dalam segala-galanya. Beriman kepada Allah berarti: Yakin dan percaya sepenuh hati akan adanya allah, keesaan-Nya serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, Kosekwensi dari pengakuan ini adalah; mengikuti tanpa reseve/petunjuk/bimbingan Allah dan rasul-Nya yang tersebut dalam al-qur’an dan hadist nabi. Menjalankan

yang disebut dengan Sifat Dua Puluh. 1997: 202). yang berasal dari al-qur’an surat Al-Ikhlas:1 Qulhuwallahu Ahad itulah yang ditejemahkan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Mustahil ‘Adam (tidak ada). ilmunya adalah ilmu tauhid adalah ilmu kemaha esaan tuhan (Osman Raliby. konsepsi mengenai Ketuhanan Yang Maha Esa disebut Tauhid.Qidam. 1980:8) Di dalam ilmu tauhid disebutkan dua puluh sifat Allah. Istilah ketuhanan yang maha esa adalah ciptaan otak manusia.Wujud. ada yang mendahului) . Segala sesuatu mengenai Tuhan disebut Ketuhanan. Ada. Hal ini ditegaskan oleh Al-Qur’an As-Sajadah:4) “Allah lah Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya” 2. Menurut akidah Islamiyah. 1993:11).ibadah sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah (MAsjfuk Zuhdi. yaitu: 1. sebagai terjemahan kata-kata yang terhimpun dalam Allahu al wahidul ahad. terdahulu tidak ada permulaan-Nya. yang sebelum tahun 1945 perkataan itu tidak ada dalam bahasa Indonesia (Muhammad Daud Ali. mustahil hudust (baru. Ketuhanan yang Maha Esa menjadi dasar Negara Republik Indonesia. pengertian iman orang Indonesia. Menurut pasal 29 ayat 1 undang-undang dasar 1945 negara berdasarkan atas tuhan yang maha esa.

berdiri sendiri. Mustahil Allah itu ta’addud (berbilang). sebagaiamana ditegaskan di dalam al-qur’an. (QS. Ditegaskan dalam al-qur’an “dan baga’ (tetap kekal) Zat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan”. Qudrat. Mustahil Allah ihtiyajun lighairihi (membutuhkan yang lain). Abadi tidak berkesudahan. mustahil Allah mumatsalatu lil hawaditsi (ada yang menyamai) 4. mustahil Allah itu fana (rusak. (Al-Ikhlas:1) 7.20 . Maha Kuasa. “Katakanlah dialah Allah yang Maha Esa”. Kekal. “ maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak membutuhkan sesuatu dari alam semesta). 97. Berkuasa.:Asy-Sura:11). Ditegaskan dalam Surah Ali Imran.S AlBaqarah . berbeda dengan segala ciptaan-Nya (yang baru).Ditegaskan dalam AlQur’an ‘’Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu ‘’ Q.Wahdaniyat. 5. 6.Ditegaskan oleh Al-Qur’an Al-Hadi d:3) “Dialah Yang Awal dan yang Akhir” 3. “Tiada satupun yang menyamai dengan dia (Allah).Qiyamuhu binafsihi. mustahil Allah mumatsalatu lil hawaditsi (ada yang menyamai).Baqa’. Maha Esa.Mustahil ‘ajzun lemah .Mukhalafatuhu lil hawaditsi. berakhir). Ar-Rahman:27) segala ciptaan-Nya (yang baru). QS.

Berkehendak.S. 12. Mustahil bakamun (bisu). Ditegaskan di dalam Al-Qur’an. Mustahil shamamun. Al-Furqan) 11.” (Q. Maha berkata-kata.S. Maha Melihat.S.Hayat. (tuli). Kalam. “Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.S.Huud: 107) 9.S. Bashar.” (Q. Qadiran. Dalam Keadaan berkuasa. “ Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. “Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu”.” (Q. (Q. Maha Mengetahui. Al-Baqarah: 20) . Ditegaskan didalam al-qur’an.Ilmu.8. AlHujurat : 19) 13. Mustahil jahlun (bodoh). Mustahil karahah (terpaksa) Ditegaskan dalam alqur’an.Iradat.” (Q. Sama’. Maha Mendengar. An-Nisa’: 164) 14. An-Nisa’: 176) 10.S. Mustahil Allah ‘ama (buta).” (Q. Ditegaskan di dalam alqur’an. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. “Dan Allah telah berbicara kepada (Nabi) Musa dengan langsung. Ditegaskan di dalam Al-Qur’an.” (Q. Ditegaskan di dalam al-qur’an. dan bertasbihlah dengan memuji-Nya”. “Dan bertawakkallah kepada Allah Yang maha Hidup (kekal) Yang tidak mati. Hidup mustahil mautun (mati). Ditegaskan di dalam AlQur’an. mustahil kaunuhu ‘ajizan (lemah). “ Dan Allah Maha Mengetahui. Al-Baqarah: 256).S.

16.” (Q. Dalam Keadaan Berpengetahuan. Dalam Keadaan Berkemauan. Al-Baqarah: 256) 19. Tuhan Yang maha Esa bersifat: . “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung”. Dalam Keadaan Melihat. Ditegaskan dalam al-qur’an. Bashiran. Q. “Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak mati. An-Nisa:176) 17.15. Hayyan. “Allah Maha Mendengar. Mustahil kaunuhu ‘ama (buta). Mustahil kaunuhu ashamma(tuli).S. Mustahil kaunuhu abkama. ‘Aliman. (mati). Mustahil kaunuhu karihan. Ditegaskan di dalam al-qur’an.” 18. Dalam Keadaan Berkata-kata. dan Maha Mengetahui”.S. (Terpaksa). An-Nisa’: 164). “Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Mustahil mayyitan. Muridan. “Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. “(Q.S. Huud: 107).S. Al-Hujurat: 18) 20. Mutakalliman. (Q. Mustahil kaunuhu jahilan (Bodoh).S. Bagi para mahasiswa yang penting untuk diketahui dan dipahami dengan baik adalah bahwa Allah. Ditegaskan Allah dalam firman-Nya pada Surah Al-Furqaan: 58.” (Q. Sami’an. (bisu) ditegaskan di dalam al-qur’an. Dalam Keadaan Mendengar. Dalam Keadaan Hidup. Sebagaiamana ditegaskan di dalam al-qur’an’ “Sesungguhnya Tuhan mu Maha melaksanakan apa yang Dia kehendaki.

bagi seorang muslim bukanlah Allah dan tidak boleh dipandang sebagai Tuhan. setiap atau segala sesuatu yang sifat hidupnya memerlukan makanan. minuman. Berkehendak Allah mempunyai kehendak. Hal ini berarti bahwa Allah. seorang muslim tidak boleh takut pada kekuasaan lain yang ada dalam alam ini. termasuk manusia di dalamnya. Berkuasa Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. seorang mukmin harus teguh dalam kepercayaannya pada kekuasaan Allah. C. Ia adalah Maha Kuasa dengan sendiriNya. Kuasa-Nya Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Hidup. Dan sebagai akibatnya. tiada tara. Hidup. Hidupnya Allah Yang Maha Esa tanpa memerlukan makanan. Kehendak-Nya Maha Esa dan berlaku untuk alam semesta. baik kekuasaan itu berupa kekuatan-kekuatan alamiah maupun kekuasaan insaniah.A. Ringkasnya: Allah Maha Esa dalam Hidup-Nya. Konsekwensi kepercayaan yang demikian itu ialah. B. Konsekwensi keyakinan yang . Tuhan Yang Maha Esa. minuman. Konsekwensi keyakinan yang demikian adalah. tidak ada tolak bandingnya. Allah Maha Kuasa tanpa memerlukan pihak lain manapun juga dalam kekuasaan-Nya. tidur dan sebagainya. istirahat dan sebagainnya. melampauwi segala kekuasaan sealin dari kekuasaan Allah.

Eksistensi-Nya wajib. Perbuatan-Nya itu unik lain dari yang lain. Mengandung arti wujud Allah lain sama sekali dari wujud alam semesta. Kehendak Allah yang masih asli. yang dilengkapi dengan panca indera. Menurut keyakinan Islam Allah Maha Esa demikian esa-Nya sehingga wujudnya tidak dapat disamakan dengan alam atau bagian-bagian alam yang merupakan ciptaan Allah. Wajib karena itu Ia disebut wajibul wujud. tiada taranya dan tiada sanggup manusia menirunya. bahasa. pengalaman dan sebagainya. Adalah. termaktub kini di dalam al-qur’an yang menjadi kitab suci ummat Islam. Kehendak atau Iradah Allah Yang Maha Esa wajib diikuti oleh setiap muslim. perasaan. ia tidak dapat diserupakan dalam bentuk apapun juga. Allah Maha Esa dalam perbuatan-Nya. kemauan. Pernyataan ini mengandung arti bahwa kita meyakini Tuhan Yang Maha Esa tiada tara dalam melakukan sesuatu. Misalnya bagaimana Allah menciptakan manusia dalam bentuk tubuh yang sangat baik. artinya hanya . seperti telah disebut dimuka. Allah Maha Esa Dalam wujud-Nya. sehingga hanya dialah yang dapat berbuat menciptakan alam semesta ini.demikian itu. Selain itu kehendak Allah dapat dijumpai pada ayat-ayat kauniyah di alam semesta berupa sunnatullah yaitu hukum-hukum Allah yang oleh para sarjana disebut laws of nature (hukum-hukum alam). akal.

Allah Maha Esa dalam menerima Hajat dan hasrat manusia. Konsekwensi keyakinan ini hanya dialah Allah yang wajib kita sembah.baik dalam bentuk kata-kata maupun perbuatan. Ia pula yang memberi hukum kepada manusia sebagaimana mereka harus hidup di bumi. kita niatkan dan kita persembahkan. Ia memberi hukum kepada alam.Allah lah yang abadi dan wajib eksistensi atau wujud-Nya. Lovoisier. hanya kepada-Nya pula seluruh shalat dan ibadah lain yang kita lakukan. Ini berarti bahwa Allahlah satu-satunya pemberi Hukum yang tertinggi. hukum relativitas. yang kelihatan maupun tidak. Selain dari Allah semuanya mumkinul wujud. Allah Maha Esa dalam memberi hukum. Jadi hidup manusia didunia ini hanya sementara. yang dimaksud dengan ibadah adalah segala perbuatan manusia yang disukai Allah. kepada Allah sendiri tanpa perantara atau media apapun namanya. Artinya apabila seorang manusia hendak menyampaikan maksud. Boyle. seperti hukum-hukum alam yang kita kenal dengan hukum-hukum Archimedes. thermodynamic dan sebagainya. Tidak ada system rahbaniyah atau kependetaan dalam Islam. permohonan atau keinginannya langsunglah sampaikan kepada-Nya. Allah Maha Esa dalam menerima Ibadah Artinya hanya Allah saja yang berhak disembah dan menerima ibadah. ini sesuai dengan ajaran-ajaran dan .

jalan hidup islam itu disebut juga dengan istilah syari’at Islam. Keyakinan kepada Malaikat. tidak apat ditangkap oleh pancaindra. konsekwensinya adalah bagi umat Islam yang secara teoritis dan praktis dengan bebas telah memilih Islam sebagai agamanya. dalam Muhammad Daud Ali: 1997. seperti malaikat Jibril AS. Konsekwensi keyakinan ini adalah seorang muslim wajib percaya pada adanya hukum hukum ‘alam (sunnatullah) baik dalam pisik maupun psikis dan spiritual yang terdapat dalam kehidupan.kehendak-Nya dengan sendirinya sesuai pula dengan hukum-hukum (yang berlakudi) alam semesta dan watak manusia. adalah Jalan hidup islam. Menjadi . Jalan yang dikehendaki Allah menurut akidah. 2. yang semuanya itu adalah ciptaan Allah. dapat dikembangkan lebih lanjut secara rasional-filosofis dengan menyebut konsekwensinya terhadap seorang muslim. Uraian tentang ke-MahaEsa-an Tuhan tentang sifat-sifat Allah tersebut di atas. tidaklah ada jalan lain yang harus di tempuhnya selain berusaha sekuat tenaga mengikuti jalan hidup Islam itu sebagi-baiknya (Osman Rabily. Malaikat adalah mahluk gaib. Beriman kepada Malaikat berarti yakin ( percaya ) adanya malaikat.diciptakan untuk menyampaikan amanat Allah kepada manusia. Akan tetapi dengan izin Allah malaikat dapat menjelma seperti manusia.2003-207). Dan karena syari’at Islam ada pula syari’at atau hukum Allah.

Gerak hati untuk melakukan perbuatan jahat atau gerak hati untuk berbuat baik didalam diri seseorang ditimbang oleh akal. Tugas-tugas Malaikat antara lain :  Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia  Mengukuhkan hati orang beriman  Memberi pertolongan kepada manusia  Membantu perkembangan rohani manusia  Mendorong manusia untuk berbuat baik  Mencatat perbuatan manusia  Melaksanakan hukum Allah Selain para Malaikat ada makhluk gaib lain ciptaan Allah. Tentang adanya malaikat cukup otentik yaitu berasal dari alqur’an dan hadist. Kalau ada gerak hati untuk kejahatan itu tandanya bisikan syetan sebaliknya jika ingin berbuat baik itu indikasi bahwa Malaikat berhasil menyampaikan bisikannya kepada manusia bersangkutan. Akallah yang akan memberikan . manusia. Malaikat selalu taat kepada Allah dan tidak pernah maksiat. Malaikat Mahluk gaib kita wajib mengimaninya. 6.syetan diciptakan dari api . Keterangan inidapat dilihat dala Surah At-Tahrim. Malaikat diciptakan dari nur.manusia dihadapan Maryam ibu nabi isa AS. Allah tidak membutuhkan malaikat. yang dimaksud adalah syetan. Malaikat mendorong manusia untuk kebaikan sedangkan syetan adalah menyesatkan manusia.

Menurut ajaran Islam setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat baik atau berbuat jahat.. Injil. Keputusan akan menimbulkan kehendak ( will ) pada diri manusia bersangkutan. Morgan. pengawal surga (Ridwan). menjaga neraka (Malik). 1980:459). Meniup sangkakala (Israfil) yang meniup nafiri sangkakala pada hari kiamat. menayai orang mati tentang imannya (Munkar dan nakir). Itulah sebabnya maka akal manusia yang mempertimbangkan kedua kecenderungan itu perlu diisi dengan iman kepada wahyu yang sengaja diturunkan Allah untuk menjadi pedoman hidup manusia. (Al-qur’an. Zabur. Diantaranya ada yang ditugasi mencabut nyawa (Izrail). Kehendak itu bebas ( will itu free ) memilih mana yang akan dilakukan. Pengetahuan manusia (biasa) mengenai alam gaib hakiki itu terbatas dan bersifat spekulatif pula. mencatat segala perbuatan manusia (Raqib dan Atid). Melalui sunnah nabi-Nya kita mendapat tambahan keterangan tentang tugas para malaikat. Hanya Allah dan rasul-Nya yang mampu memberikan pengetahuan yang pasti dan benar tentang itu. Keyakinan Kepada Kitab-Kitab Suci . Suhup Ibrahim) 3.keputu san.Kecenderungan berbuat baik dikembangkan oleh malaikat dan kecenderungan berbuat jahat dimanfaatkan oleh syetan dengan berbagai tipu daya. Taurat.(Kennet W. Sedangkan Jibril menyampaikan wahyu Allah.

Al-Quran menyebut beberapa kitab suci misalnya :  Zabur diturunkan kepada nabi Daud  Taurat diturunkan kepada nabi Musa  Injil diturunkan kepada nabi Isa  Al.Kitab suci memuat wahyu Allah.tulisan dan kitab.isyarat.s. Dalam pengertian umum wahyu adalah firman Allah yang disampaikan Malaikat Jibril kepada para Rasul Nya atau orang yang dipih Nya untuk diteruskan kepada manusia guna dijadikan pegangan hidup. Quran tersusun dalam 114 surat dengan 6236 ayat. semuanya adalah wahyu Allah yang diterima nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril.Quran diturunkan kepada nabi Muhammad sebagai Rasul Nya Menurut harfiah.17 Ramadhan/ 6 agustus 610 M. Adapun defenisi Al-Quran adalah Kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw sebagai mu’jizat. Ayat yang pertama turun 5 ayat dari Surah Al-Alaq: .membacanya adalah ibadah. Perkataan kitab yang berasal dari kata kerja kataba (artinya ia telah menulis )memuat wahyu Allah . Permulaan turunnya Al-quran bersamaan dengan dinobatkannya Muhammad sebagai Rasulullah dalam usia 40 tahun sedang berkhalwat di Gua Hira’pada malam senin.Peristiwa ini dinamakan Allah malam al-Qadar”bertepatan dengan terjadinya kontak senjata antara kaum muslimin dengan kaum kafir Quraissy di Badr.Quran itu berarti bacaan ( Q. Perkataan wahyu berasal dari bahasa Arab : Al-wahyu bermakna suara.Al-Qiyamah 75 ayat 17 dan 18 ).bisikan.74437 Kalimat dan 325345 huruf.

disebut ayat “ Makiyah 86 surah.” Delapan puluh satu hari kemudian Nabi wafat ( 12 Rabilul awal th 11 H ( 8 juni 632 M ) Al-Quran diturunkan dalam 2 periode :Mekah dan Medinah.Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Ayat terkhir ialah ketika Nabi sedang menunaikan Haji wada di Arafah hari jum’at 9 Dzulhijjah 10 H/bulan maret 632 M yaitu surah Al-Maidah ayat 3 : Alyauma Akmaltulakum diinakum waradhitulakumul Islamadiina. waatmamtu ‘alaikum ni’mati “Pada hari ini telah-Ku sempurnakan untukmu agamamu dan telah-Ku cukupkan ni’mat Ku untukmu dan Aku telah ridha Islam menjadi agamamu.Bacalah dan Tuhanmu yang amat mulia. .Madaniyah 28 surah.ْ ْ ‫اق‬ َ ‫خ‬ َ ّ ‫رب‬ ‫لق‬ َ ‫ذ ي‬ ِ ّ ‫ك ال‬ ْ ‫بسا‬ ِ ‫رأ‬ َ ِ ‫سم‬ َ ْ ‫خلق ا‬ َ َ ‫ن‬ ‫علق‬ ِ ‫ن‬ َ ‫سسا‬ َ ‫ل ِاَسن‬ ْ ‫م‬ ْ ْ ‫اق‬ َْ ‫كا‬ َ ّ ‫رب‬ ‫م‬ ُ ‫ر‬ َ ْ ‫لك‬ َ َ ‫رأ و‬ َ َ ‫ق‬ ‫لم‬ َ ْ ‫بسال‬ ِ ّ ‫ال‬ ِ ‫م‬ َ ّ ‫ذ ي عَل‬ ْ‫ما‬ ‫علم‬ ْ َ‫م ي‬ َ ‫سسا‬ َ ‫ل ِاَسن‬ ْ َ ‫مسا ل‬ َ ‫ن‬ َ ّ ‫عَل‬ Bacalah dengan dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Periode pertama ayat-ayat yang turun ketika Nabi masih bermukim di Mekah sejak jadi Rasul sampai hijrah ke Madinah ( 12 th. Yang mengajar ( manusia ) dengan perantaraan kalam.13 hari. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

iman.Perbedaan ayat Makiyah dengan Madaniyah Makiyah :  Ayatnya pendek-pendek  Jumlah ayatnya 4780 ayat  Diawali Yaa ayyuhannas  Hal-hal yang berhubungan dengan tauhid. Madaniyah :  Ayatnya panjang-panjang  6236 ayat  Yaa ayyuhallazina amanu  Hukum.tetapi ia turun terpencar. sebagai kelanjutan usaha yang telah dirintis oleh Khalifah 1 Abu Bakar r. perang. Mengenai susunan Qur’an dan tertib surah yang ada sekarang adalah menyusul dilakukan oleh Zaid bin Tsabit sebagai ketua panitia ad-hoo penyusun Mushaf. adakalanya tanpa sebab. maka Qur’an sekarang .ancaman. hukum antar Agama.a.a. kemasyarakatan.pahala. hukum. inilah yang paling banyak. internasional.sejarah bangsa-bangsa dahulu. Setiap turun Rasul memerintahkan mencatat dan menggandengkan dengkan dengan ayat yang ditunjuk oleh beliau sendiri.taqwa. kenegaraan. Urutan qur’an tidak sebagaimana susunan yang ada sekarang. Dibentuk oleh Khalifah ketiga Usman bin Affan r. Ayat-ayat yang turun ada kalanya karena sesuatu sebab.Karena Qur’an yang ada dewasa ini dalam susunan surah atau urutannya adalah dari Hasil usaha kodifikasi Khalifah Usman.

dasar-dasar hukum yang berlaku bagi alam semesta termasuk manusia didalamnya. 4.disebut Mushaf Usmani. Prinsip Al-Quran sesudah tauhid ( Keesaan Tuhan ). Al-Quran diturunkan tidak sekaligus. Setelah sekian banyak Rasul yang diutus oleh Allah. Para Rasul sebelum Muhammad hanya terbatas untuk bangsanya/ kaumnya atau daerah tertentu saja. Keyakinan pada nabi dan Rasul ( Arkaanul Iman ke 4 ) : Didalam Al-Quran disebut ada 25 rasul yang berkewajiban menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada manusia dan menunjukkan cara-cara pelaksanaannya dalam kehidupan manusia sehari-hari. Isi kandungan Al-Qur’an :  Aqidah  Syari’ah ibadah maupun muamalah  Akhlak dengan semua ruang lingkupnya  Kisah-kisah umat manusia dimasa lampau  Berita-berita tentang zaman yang akan datang  Benih dan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan.satu susunan surah surah dan satu bacaan. .amar ma’ruf nahi mungkar.tetapi sedikit-demi sedikit selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Satu ejaan. Allah mengutus Nabi Muhammad sebagai nabi dan Rasul penutup atau terakhir dan untuk umat manusia dgn alasan: 1.

3. Prestasinya mempengaruhi keadaan dan peristiwa yang akan terjadi .2. diantaranya sarjana non Muslim Amerika (1) PHILIP KURIE HITTI dan (2) MICHAEL HARI seorang sarjana sejarah dan Matematika. Hukum.” Keistimewaan kedudukan Muhammad dalam sejarah umat islam kini diungkapkan dengan jelas oleh para sarjana. Ajaran Rasul terdahulu telah banyak yang hilang ( dihilangkan ) oleh para pemuka agama bersangkutan dan tidak lengkap lagi. Dengan menggunakan beberapa tolak ukur yaitu: a.Al-Anbiya’:107 : “Dan tiadalah Kami mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. 100 tokoh manusia yang berpengaruh pada peradaban manusia yang pernah hidup di dunia. jadi perlu disempurnakan dengan ajaran yang universal berlaku untuk seluruh dunia dan eternal yang bersifat abadi firman Allah dalam Al-Quran Qs. Ajaran para Rasul terdahulu bersifat lokal. berikutnya. sementara dan belum menyentuh seluruh aspek kehidupan manusia. Berpengaruh pada generasi masanya. kini dan yang akan datang c. Orangnya benar benar hidup di dunia ini b.

Dalam waktu yang sama. Akhlaknya baik terlukiskan dengan kata-kata : a. Amanah ( dapat dipercaya ) c.W adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah peradaban manusia” dengan alasan: a.d. Muhammad sangat berpengaruh dalam bidang duniawi maupun dalam bidang ukhrawi. Dalam waktu bersamaan Muhammad menjadi pemimpin politik yang mampu menyatukan masyarakat dalam satu ikatan akidah. Karyanya merupakan hasil individual. Sejarah hidupnya dari awal hingga akhir jelas dan lengkap. Muhammad satu-satunya manusia yang berhasil secara luar biasa dibidang keagamaan dan masalah dunia b. keyakinan beriman kepada Allah d. ia seorang panglima perang yang sangat ahli dalam strategi Dan taktik yang ulung.A.terpelihara dari masa kemasa. tidak diciptakan bersama orang lain. MICHAEL HARI mengambil kesimpulan bahwa “MUHAMMAD S. Tabligh ( menyampaikan ) . Berhasil menegakkan satu diantara agama-agama besar di dunia c. Shidiq ( benar ) b. Nabi Muhammad adalah adalah rasul penutup ( Khatamin Nabiyyin ).

dan apa yang dilarangnya jauhilah ( Q.s. Keyakinan pada Hari Kiamat Q.d.” Q.” Dan sesungguhnya kamu Muhammad memiliki akhlak yang agung.S.Al-Ahzab 21 ayat 33 .Al-Hasyr : 7 ).kalian tidak akan sesat ( sesudahku ) selama-lamanya selama kalian berpegang teguh kepada keduanya yaitu kitab Allah ( Al-Quran dan Sunnah Rasul).” Sesungguhnya pada Rasulullah suri tauladan bagi kamu. Q.” Dan karena itu apa yang dibawanya ikutilah.s.yg Menjadi pegangan sebagaimana pesan Rasul sa’at terakhir. An-Nisa’ ayat 59 : Allah berfirman: :”Yaa ayyuhalladziina aamanuu athii’ullaha wa athii’urrasuula wauulil amri minkum.suri tauladan yang diberikannya dalam mengamalkan ajaran Islam menjadi sumber nilai dan norma kedua sesudah wahyu. Q.” .Al-Qalam :4 . fain tanaaza’tum fii syai-in farudduuhu ilallaha warrasuuli inkuntum tu. Fathanah ( cerdas ) Karena akhlaknya yang mulia.s. Al-Hasyar :7.s.minuuna billahi walyaumil aakhiri.” Ku tinggalkan pada kalian dua pusaka yang sangat berharga. Suri tauladan yang diberikan Rasul ini disebut As-Sunnah/Al-Hadist. dzalika khairun wa-ahsanu ta-wiila. 5.

suatu sa’at alam ini akan berakhir dan segala sesuatu tidak berjalan sebagaimana perputaran alam menurut ketentuan yang telah ditetapkan. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. An-Nisa: 59) Menurut para ilmuwan alam.“Hai orang-orang yang beriman.Meyakini Qadha dan Qadhar Menurut Al-Qur’an Qadha berarti :  Hukum ( An-Nisa’: 65 )  Perintah ( Al-Isra’ : 23 )  Memberitakan (Al-Isra : 4 )  Menghendaki ( Ali Imran : 47 ) . Setiap manusia yang hidup di alam ini akan mati dan bumi akan diganti. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya). bukan bumi dan langit yang sekaramg ini. Hari kiamat dimulai dengan rusaknya alam ini. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu tida dan lebih baik akibatnya. Diantara dalil yang paling argumentatif bahwa hari akhir itu hanya Allah yg mengetahui adalah karena tak seorangpun mendahuluinya membahas kerusakan alam dengan satu gambaran sebagaimana agama-agama klasik yang juga tidak membahasnya. Alam ini akan berputar mengarah pada kerusakan dan kehancuran secara pasti. dan Ulil Amri di antara kamu. Allah yang 6. (QS. Dan Allah tidak menginformasikan tentang hari kiamat kepada para malaikat-Nya yang dekat dan tidak pula kepada Nabi-nabi – Nya. taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya).

adalah menurut hukum.” ( Al-Qamar : 49 ) “Adalah segala utusan Allah itu menurut qadar yang telah ditentukan. Oleh karena itu iman kepada takdir memberikan arti dimana kita wajib mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini. Firman Allah SWT : “ Sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu menurut ( aturan ). Beribadah dengan sebaik-baiknya qadar . “ Allah telah menciptakan segala sesuatu.” (AlAhzab : 38 ). Orang yang beriman kepada qada dan qadar akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut 1. Telah menjadi sunnatullah yang abadi dimana manusia juga terikat pada sunnatullah itu.lalu Dia tentukan tkqdirnya ( ketentuannya ). dimana terdapat hubungan sebab dan akibat. Memiliki sifat raja’ (harap) kepada Allah 3. Memiliki sifat khouf (takut) kepada Allah 2. Menjadikan ( Fushilat : 12 ) Qadhar dalam Al-Quran ialah : Suatu peraturan umum yang telah diciptakan Allah untuk menjadi dasar alam ini.” ( Al-Furqan : 2 ). berdasarkan suatu undang-undang universal atau kepastian umum atau taqdir. dalam kehidupan dan diri manusia.

kita tidak mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut. kita perlu mengetahui lebih jelas. Allah telah menetapkan berbagai ketentuan bagi diri kita. Takdir mubram adalah ketentuan Allah swt yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah oleh siapapun dengan usaha apapun. Qadar adalah ketetapan atau ketentuan Allah swt. berdoa dan bertawakal. Contoh dari takdir ini adalah jika kita ingin badan kita sehat dan segar. Jika kita ingin pintar. kita harus berusaha rajin belajar. dan rezeki kita sudah ditentukan oleh Allah sebelum kita lahir.4. . mati. apakah qada itu dan apakah qadar itu? Qada adalah ketetapan atau ketentuan Allah SWT sejak zaman azali (zaman dahulu) atas segala yang akan terjadi pada makhluk-Nya. Ini berarti. Selalu mengevaluasi dirinya 5. yaitu takdir mubram dan takdir mualak. Takdir mualak adalah ketentuan Allah swt yang mungkin dapat diubah dengan jalan berikhtiar. waktu terjadinya hari kiamat. jodoh. Hidup. Sebelum membahas hubungan antara qada dan qadar. sebelum kita terlahir kedunia ini. Selalu berpikir dengan sungguh-sungguh terhadap pekerjaan yang dilakukannya 6. Takdir Allah ada dua macam. Setelah kita lahir pun. Mempersiapkan bekal untuk akhirat Hubungan antara qada dan qadar Bagaimanakah hubungan antara qada dan qadar? Marilah kita baca penjelasan berikut ini. adanya laki-laki dan perempuan. dan lain-lain. kita haru berusaha memelihara kebersihan dan kesehatan badan kita. Ketentuan tersebut adalah seperti waktu dan tempat meninggalnya seseorang.

dengan rincian Allah menjadi objek 56 kali. dan 15 kali selebihnya yang menjadi subyek dengan berbagai ungkapan seperti rabbakum. maka bertawakallah kepada Allah. hari kemudian 4 kali. Firman Allah swt dalam Alquran. Kata Taqwa dalam arti bahasa berarti menjaga. Ar-Ra’d: 11) َ ‫لني‬ ‫ن‬ ِ‫كَني‬ ِّ‫و ل‬ َ ‫ت‬ َ ‫م‬ ُ‫ل َت‬ ْ‫ب ا م‬ ُّ ‫ح‬ ِ‫ي َني‬ ُ‫لل َت‬ َ ‫ن ا‬ َّ‫ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫لل َني‬ ِ‫ل ى ا َني‬ َّ‫ه‬ َ‫ع‬ َ ‫ل‬ ْ‫ك م‬ َّ‫و ه‬ َ ‫ت‬ َ ‫ف‬ َ ‫ت‬ َ ‫م‬ ْ‫ز م‬ َ ‫ع‬ َ ‫ذا‬ َ ‫إ‬ ِ‫فَني‬ َ Artinya: Apabila kamu telah membulatkan tekad (untuk melakukan sesuatu).S. Sesungguhnya Allah swt menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya Selanjutnya Aqidah islamiyah dan keimanan yang dimiliki oleh setiap orang mukmin yang meyakini adanya Allah dengan segala konsep keminanannya itu akan membuahkan Taqwa. ْ ‫ه م‬ ‫م‬ ِ‫س‬ ِ‫ف‬ ُ ‫ن َم‬ ْ ‫ ا م‬ َ‫ب‬ ِ ‫م ا‬ َ ‫وا‬ ْ ‫ر م‬ ُ ‫ي َم‬ ِّ‫غ ر‬ َ‫ي‬ ُ ‫ت ى َم‬ ّ‫ح ى‬ َ ‫م‬ ٍ ‫و‬ ْ ‫ق م‬ َ‫ب‬ ِ ‫م ا‬ َ ‫ر‬ ُ ‫ي َم‬ ِّ‫غ ر‬ َ‫ي‬ ُ ‫ل َم‬ َ ‫ل‬ َّ ‫ن ا ا‬ َّ ‫ا‬ ِ Artinya: Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri (Q. Dan kata Taqwa berulang sebanyak 79 kali. Qada tidak boleh dijadikan sebab untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan.Beriman kepada takdir itu tidak berarti menyerah begitu saja tanpa berikhtiar dan berusaha. fitnah sekali dan tanpa obyek sekali. menghindari. yang jika perhatikan redaksi tersebut semua berarti Tuhan Yang Maha Esa (Quraish Shihab: 1992:58). namun yang dimaksudkan adalah Allah. . menjauhi dan sebagainya. neraka 2 kali.

sebagaimana dapat dilihat dalam sebuah hadist bahwa Abu al-Ghifari.” Dari nasihat Rasulullah dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa taqwa adalah pokok segala pekerjaan muslim. Pemasyarakatkan taqwa dapat ditempuh dengan tiga tahap. Sebagaimana disebutkan dalam surah al-Hujurat ayat 13 yang artinya “Manusia yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling taqwa.S. memelihara diri agar tidak melakukan perbuatan yang tidak di ridhai oleh Allah. karena pria dan wanita dari jenis yang sama. dan tidak melanggar larangan-Nya baik secara lahiriah maupun bathiniah. sejak musia masih kecil. . taqwa juga sebagai ukuran. nilia-nilai kenegaraan dan nilai-nilai keagamaan. Menurut hasan langgulung usaha memasyarakatkan taqwa harus dimulai sejak dini. Tahap pertama adalah soisalisasi. (Q. ia takut terjerumus kepada perbuatan dosa. pada suatu hari .An-Nisa’:1). Rasulullah menasihati al-Ghifari. Adapun nilai. 1997: 361). sampai dewasa.nilai ketaqwaan antara lain : (nilai-nilai perseorangan. mengerjakan suruhan-Nya. “Supaya ia taqwa kepada Allah. karena taqwa adalah pokok segala pekerjaan. (Muhammad Daud Ali. pada tahap ini anak didik dapat diajar melakukan nilai-nilai yang terkandung dalam perkataan taqwa yang hampir sama dengan nilai akhlak. Dalam surah yang lain taqwa dipergunakan sebagai dasar persamaan hak antara wanita dan perempuan (suami dan isteri) dalam keluarga. nilai-nilai sosial. bertanggung jawab mengenai sikaf tingkah laku dan perbuatannya memenuhi kewajiban.Orang yang bertagwa adalah orang yang takut kepada Allah berdasarkan kesadaran. meminta nasihat kepada Rasulullah. Selanjutnya pentingnya kedudukan Taqwa. niliai-nilai kekeluargaan. Orang yang taqwa adalah orang yang membentengi dirinya dari perbuatan jahat.

Tahap ketiga adalah penghayatan. Inti taqwa pada tuhan yang maha esa adalah melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangannya. masyarakat dan lingkungan hidupnya. Dalam tahap ini anak didik mengerjakan nilai-nilai tertentu yang mereka sukai dan kagumi pada nilai-nilai tertentu yang mereka sukai dan kagumi pada nilai-nilai itu. sebab dengan menjaga hubungan dengan Allah manusia akan terkendali tidak melakukan kejahatan terhadap dirinya. Hubungan manusia dengan Allah 2. karena mereka mengagumi dan mencontoh alam bentuk tokoh-tokoh itu yang memegang peran penting. tidak lagi kagum pada tokoh. Hubungan manusia dengan sesama manusia 4.Tahap kedua adalah tahap identifikasi. guru-guru. Hubungan ini merupakan dimensi pertama. 3. Hubungan manusia dengn hati nurani atau dirinya sendiri. Hubungan Manusia Dengan Tuhan Yang Maha Esa. Perintah allah itu dimulai dari pelaksanaan tugas manusia untuk mengabdi kepadanya dengan selalu melakukan ibdah murni yang disebut dengan ibadah khusus seperti mendirikan shalat. Hubungan ini harus terpelihara dengan baik. Maksudnya anak didik menikmati ketentraaman batin karena melaksanakan nilai-nilai ketaqwaan. ruanglingkup taqwa dalam makna memelihara meliputi empat jalur hubungan yaitu: 1. umara. Hubungan manusia dengan lingkungan hidup I. Dengan demikikian. ulama. berpuasa pada . Contohnya kata-kata orang tua.

Melaksanakan ibadah khusus (Rukun Islam) 3. mawas diri. seperti. Ketaqwaan dapat dilakukan dengan. yang disebutkan Tuhan dalam berbagai ayat al-Qur’an. dan melaksanakan ibadah haji. Memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan. tidak putus asa ketika terkena musibah. Beriman kepada tuhan yang maha esa 2. Hubungan Manusia Dengan Dirinya Hubungan ini sebagai dimensi Taqwa yang kedua dapat dilakukan dengan menghayati benar patokan akhlak. memanfaatkan semua pemberian Allah. dan melakukan ibadah-ibadah lain yang bertalian dengan ibadah khusus tersebut. berani. memegang. 4. pemaaf. amanah. Sabar dalam menerima ujian dari Allah dalam makna tabah. 5. Menyukuri nikmat-Nya dengan dengan jalan menerima. Hubungan ini dapat dilihat sebagaiumana yang disuritauladankan nabi Muhammad saw. 1. dan mengembangkan semua sikaf . 2. ikhlas. adil. menunaikan zakat.bulan Ramadhan. mengurus. dan taubat dalam makna sadar untuk tidak mengulangi perbuatan yang jahat. sabar. Larangan ditetapkan-Nya agar manusia dapat melakukan fungsinya sebagai khalifah dalam menata kehidupan dunia.

udara. tanah. tanggungjawab kepada manusia. air. 3. suka memaafkan kesalahan orang lain.yang terkandung dalam akhlak atau budi pekerti yang baik. Hubungan Manusia Dengan Lingkungan Hubungan ini dapat dilakukan dengan menyayangi binatang. Taqwa dalam memaknai memenuhi kewajiban perintah Allah yang menjadi kewajiban manusia taqwa untuk melaksanakan pada pokoknya adalah 1. lapang dada. hubungan ini dapat dilakukan dengan mengembangkan cara dan gaya hidup yang selaras dengan nilai dan norma yang disepakati bersama dalam masyarakat dan Negara yang sesuai dengan nilai dan norma agama. Contoh hubungan ini. Hubungan Manusia Dengan Manusia Hubungan ini sebagai dimensi Taqwa yang ketiga adalah memelihara dan membina hubungan baik dengan sesama manusia. menegak keadilan dan berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Tanggungjawab kepada Allah. serta semua alam semesta. Kemudian konsekwensi adanya 4 pemeliharaan hubungan ini dalam Rangka ketaqwaan tersebut adalah bahwa manusia harus selalu menumbuhkan dan mengembangkan dalam dirinya empat T yakni empat kesadaran tanggungjawab. Kewajiban kepada Allah. udara. air dan tanah serta kekayaan alam cipataan Allah. 4. tolong menolong. dan tumbuh-tumbuhan. Tanggungjawab kepada hati nurani sendiri. menepati janji. Kewajiaban kepada . tanggungjawab untuk memelihara flora dan fauna. sebagai mana pada Bab Akhlak. 2.

2.S. 4. tidak memakan makanan yang haram. Az-Dzariyat: 56). tetapi juga pahala di akhirat kelak yang dijanjikan Allah. 3. yaitu penerimaan kita secara mutlak dan sadar atas segala perintah-perintah yang diberikan Allah dan akan tetap melaksanakannya dengan penuh tanggungjawab. agar tidak melakukan sesuatu yang dilarang Allah. Misal tidak mencari rezeki dengan berjudi. tidak melangkahkan kaki pada tempat maksiat. menjaga dan memelihara diri.Kewajiban kepada Allah adalah kewajiban utama dan terutama. Kewajiban kedua dalam rangka pelaksanaan taqwa adalah kewajiban terhadap diri sendiri. Kalau dilihat dari segi iman. Dapat dilihat dalam firmaNya.diri sendiri. dll. “ Tidak kuciptakan jin dan manusia. Kewajiban kepada masyarakat. Kewajaibana kepada lingkungan hidup. Kewajiban pada diri sendiri adalah pardu ‘ain. Kewajiban ini untuk memenuhi tujuan hidup yakni untuk mengabdi kepada Allah. tidak meminum minuman keras. kecuali untuk mengabdi kepadaku” (Q. . Caranya seperti yang dicontohkan oleh nabi Muhammad saw. 1. Konsekwensi pengakuan logis pengakuan iman kita kepada Allah sebagai pencipta dan penguasa tunggal alam semesta dan Muhammad saw. pelaksanaan kewajiban-kewajiban itu bagi seorang muslim dan muslimat tidak hanya berupa keuntungan dalam bentuk hak di dunia ini.

Terutama suami sebagai kepala keluarga. Kewajiban terhadap masyarakat. Contohnya saling mencintai.3. Kewajiban terhadap masyarakat luas harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Kewajiban terhadap Negara. suami isteri harus memelihara kesucian diri di dalam dan diluar keluarga. menyayangi. Kewajiban ini baik terhadap kerabat maupun bukan. Pelaksanaan kewajiban terhadap masyarakat luas termasuk juga D. Belum sempurna iman seseorang. isteri sebagai ibu rumah tangga. # Kewajiban ini termasuk kewajiban terhadap tanah air seperti kesediaan dan mempertahankan Negara. Dalam system ajaran Islam berbuat baik terhadap tetangga adalah pelaksanaan iman.. C. Kewajiban terhadap masyarakat. A. Kewajiban terhadap keluarga. Kewajiban ini dimulai dari. dll B. bertanggungjawab atas pemeliharaan pendidikan anak. . Kewajiban terhadap tetangga. Dalam system ajaran Islam kewajiban terhadap keluarga juga merupakan pardu ‘ain bagi unsur yang terlibat didalamnya. kalau ia tidak baik terhadap tetangganya.

2. b. # Kewajiban pemerintah. baik menurut akhlak. .# Kewajiban rakyat dapat diwujudkan dengan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak mereka. 1. pemerintah yang berkuasa pada suatu masa dapat diwujudkan dengan mentaati peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan sepanjang peraturan itu tidak bertentangan dengan ketetapan Allah dan sunnah Rasulul-Nya. sah menurut hukum. Kewajiban orang yang taqwa terhadap harta yang dititipkan atau diamanatkan Allah padanya. 4. pewarisan Tidak boleh dengan cara suap. korupsi. merampas milik orang. a. Manusia wajib memelihara kelestarian alam lingkungan hidup. riba. cara memperolehnya harus . Ini dapat dilihat dari 3 sisi. berarti pula memelihara kelangsungan hidup manusia sendiri dan keturunannya di kemudian hari.Dimensi keempat pelaksanaan taqwa digambarkan oleh kewajiban terhadap lingkungan hidup. dengan cara yang halal.

Bulan Bintang. disalurkan melalui lembaga dengan cara sadaqah. Kemudian cara memanfaatkan atau membelanjakan harta. Raja Prasindo persada Untuk perguruan Tinggi. infaq. zakat. tidak boleh boros. Pendidikan Agama islam PT. dan Pt. dan Buku paket Agama Islam Gunadarma. dalam harta orang kaya terdapat harta orang miskin. wakaf. Daud Ali. hibah. Daud Ali. tidak boleh hanya beredar pada orang yang kaya saja.Kemudian fungsi harta adalah. Dll yg terkait . (Moh. tidak boleh ditimbun. Moh. hati-hati dan bijaksana. 1987:7-17) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------Referensi : Abdul Majid.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->