BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Setiap yang hidup pasti memiliki sebuah cita-cita, bahkan kita hidup ini harus memiliki sebuah cita-cita, dengan cita-cita kita hidup, dengan cita-cita pula kita berambisi. Tetapi cita-cita tanpa sebuah keyakinan adalah sebuah mimpi belaka. Cita-cita diiringi dengan keyakinan akan memberikan kita semangat dalam mengejar cita-cita kita itu. Maka dari itu makalah kami kali ini akan mengangkat topik Matan Kehidupan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, agar kita bisa mengerti bagaimana cita-cita hidup Muhammadiyah. B. Rumusan masalah 1. Bagaimana sejarah perumusan Matan, keyakinan, dan cita-cita hidup Muhammadiyah? 2. Bagaimana isi dari MKCH? 3. Bagaimana isi dari hakikat Muhammadiyah? 4. Bagaimanakah hubungan antara Muhammadiyah dan masyarakat? 5. Bagaimanakah hubungan antara Muhammadiyah dan politik? 6. Seperti apa hubungan Muhammadiyah dengan Ukhuwah Islamiyah? 7. Apa isi dari dasar program Muhammadiyah? C. Tujuan 1. Mengetahui sejarah rumusan MKCH. 2. Mengetahui isi dari MKCH. 3. Mengerti isi dari hakikat Muhammadiyah. 4. Mengetahui hubungan antara Muhammadiyah dengan masyarakat. 5. Mengetahui hubungan antara Muhammadiyah dengan politik. 6. Mengerti hubungan Muhammadiyah dengan Ukhuwah Islamiyah. 7. Mampu memahami isi dari dasar program Muhammadiyah.

Muhammadiyah sebagai perserikatan memiliki 5 teks cita-cita yang merupakan sebuah impian yang diiringi dengan sebuah keyakinan. khurofat.R.H. B. 3. Artinya: Islam adalah agama untuk semua yang ada di dunia ini. Dalam amalan Muhammadiyah berdasarkan Al-Qur‟an. Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma‟ruf Nahi Munkar. Matan Muhammadiyah tersebut yaitu: 1. beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur‟an dan Sunnah. bahkan kita hidup ini harus memiliki sebuah cita-cita. A. Tahayul dll 2. Faqih Usman dan K. dengan cita-cita kita hidup. Tetapi cita-cita tanpa sbuah keyakinan adalah sebuah mimpi belaka. Sejarah Perumusan MKCH Disahkan Kedudukan Disempurnakan Pada periode : Pada Muktamar ke-37 tahun 1968 di Yogyakarta : Sebagai hasil tajdid di bidang Ideologi : Sidang Tanwir tahun 1969 di Ponorogo : K. Aqidah. dengan cita-cita pula kita berambisi. Fakhrudin Setiap yang hidup pasti memiliki sebuah cita-cita. Menjadikan Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Cita-cita diiringi dengan keyakinan akan memberikan kita semangat dalam mengejar cita-cita kita itu.H. Hadits. Isi Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah 1. 4. Mewujudkan Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Artinya: Para sekutu Muhammadiyah harus bersih dari penyakit TBC/ Bid‟ah. dan diamalkan untuk siapa saja adalah menjadi cita-cita Muhammadiyah. Ibadah. di pelajari oleh siapa saja. Muamalah. baik Akhlak. Melaksanakan ajaran-ajaran Islam meliputi segala bidang. bercita-cita dan .BAB II PEMBAHASAN A.

Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur‟an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. Muhammdiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya. Ibrahim. sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa. bid‟ah dan khufarat. b. untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. makmur yang diridhoi Allah SWT.bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama. dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual. bersih dari gejala-gejala kemusyrikan. 2. b. Nuh. Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW. tanpa mengabaikan prinsip to leransi menurut ajaran Islam. Ibadah Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW. Musa. 4. „Aqidah Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni. Al-Qur‟an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. 5. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang: a. Akhlak Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur‟an dan Sunnah rasul. adil. Muamalah Duniawiyah Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu‟amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT. tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia c. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: a. 3. kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila . sejak Nabi Adam. tanpa tambahan dan perubahan dari manusia. duniawi serta ukhrawi. d.

serta menyelenggarakan gerakan dan amal usaha yang sesuai dengan lapangan yang dipilihnya ialah masyarakat.dan Undang-Undang Dasar 1945. . untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhoi AllahSWT: “Baldatun Thayyibatub Wa Robbun Ghofur” (Keputusan Tanwir Tahun 1 969 di Ponorogo) Catatan: Rumusan Matan tersebut telah mendapat perubahan dan perbaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah: a. Hakikat Muhammadiyah Perkembangan masyarakat Indonesia. politik dan kebudayaan. telah menyebabkan perubahan tertentu. juga bagi gerakan dan amal usaha dan hubungannya dengan kehidupan masyarakat dan ketatanegaraan. seperti yang dimaksud di dalam Matan Keyakinan Cita-cita Hidup Muhammadiyah. C. Atas kuasa Tanwir tahun 1970 di Yogyakarta. b. Perubahan itu menyangkut seluruh segi kehidupan masyarakat. serta dalam bekerjasama dengan golongan Islam lainnya. senantiasa mempunyai kepentingan untuk melaksanakan amar ma‟ruf nahi-mungkar. Disesuaikan dengan Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 41 di Surakarta. diantaranya bidang sosial. adil dan makmur yang diridlai Allah SWT. Muhammadiyah berjalan diatas prinsip gerakannya. yang menyangkut perubahan strukturil dan perubahan pada sikap serta tingkah laku dalam hubungan antar manusia. Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah itu senantiasa menjadi landasan gerakan Muhammadiyah. Dalam melaksanakan usaha tersebut. baik yang disebabkan oleh daya dinamik dari dalam ataupun karena persentuhan dengan kebudayaan dari luar. sebagai usaha Muhammadiyah untuk mencapai tujuannya: “menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama. dalam mengikuti perkembangan dan perubahan itu. Muhammadiyah sebagai gerakan. ekonomi.

materiil dan spirituil yang diridlai Allah SWT.D. Usaha Muhammadiyah dalam bidang politik tersebut merupakan bagian gerakannya dalam masyarakat. Muhammadiyah dan Masyarakat Sesuai dengan khittahnya. Muhammadiyah harus dapat membuktikan secara teoritis konsepsionil. Dalam hubungan ini Muktamar Muhammadiyah ke-38 telah menegaskan bahwa: Muhammadiyah adalah Gerakan Dakwah Islam yang beramal dalam segala bidang kehidupan manusia dan masyarakat. . Muhammadiyah Dan Politik Dalam bidang politik Muhammadiyah berusaha sesuai dengan khittahnya: dengan dakwah amar ma ma‟ruf nahi mungkar dalam arti dan proporsi yang sebenar-benarnya. dan dilaksanakan berdasarkan landasan dan peraturan yang berlaku dalam Muhammadiyah. mencapai tersebut Keyakinan merupakan dan sebagian Hidup ikhtiar yang Cita-Cita bersumberkan ajaran Islam dan bagi usaha untuk terwujudnya masyarakat utama. dengan maksud yang terutama ialah membentuk keluarga dan masyarakat sejahtera sesuai dengan Dakwah Jama‟ah. Penyelenggaraan Muhammadiyah untuk amal-usaha. bahagia. tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan dan tidak merupakan afiliasi dari sesuatu Partai Politik atau Organisasi apapun. adil dan makmur yang diridhai Allah SWT. secara operasionil dan secara kongkrit riil. Di samping itu Muhammadiyah menyelenggarakan amal-usaha seperti tersebut pada Anggaran Dasar Pasal 4. bahwa ajaran Islam mampu mengatur masyarakat dalam Negara Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 menjadi masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera. Muhammadiyah sebagai Persyarikatan memilih dan menempatkan diri sebagai Gerakan Islam amar-ma‟ruf nahi mungkar dalam masyarakat. Muhammadiyah tetap berpegang teguh pada kepribadiannya. dan senantiasa berikhtiar untuk meningkatkan mutunya. E. Dalam melaksanakan usaha itu.

perlu ditetapkan langkah kebijaksanaan sebagai berikut: Memulihkan kembali Muhammadiyah sebagai Persyarikatan yang menghimpun sebagian anggota masyarakat. dan menjadi teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat. Meningkatkan pengertian dan kematangan anggota Muhammadiyah tentang hak dan kewajibannya sebagai warga negara. . sepanjang tidak menyimpang dari Anggaran Dasar. dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan kepekaan sosialnya terhadap persoalan-persoalan dan kesulitan hidup masyarakat. Muhammadiyah akan bekerjasama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan Agama Islam serta membela kepentingannya. terdiri dari muslimin dan muslimat yang beriman teguh. F. Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-40 di Surabaya.Setiap anggota Muhammadiyah sesuai dengan hak asasinya dapat tidak memasuki atau memasuki organisasi lain. Muhammadiyah Dan Ukhuwah Islamiyah Sesuai dengan kepribadiannya.Undang Dasar 1945. Dalam melakukan kerjasama tersebut. G. Dasar Program Muhammadiyah Berdasarkan landasan serta pendirian tersebut di atas dan dengan memperhatikan kemampuan dan potensi Muhammadiyah dan bagiannya. Menepatkan kedudukan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan untuk melaksanakan dakwah amar-ma‟ruf nahi-mungkar ke segenap penjuru dan lapisan masyarakat serta di segala bidang kehidupan di Negara Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan Undang. ta‟at beribaclah. Muhammadiyah tidak bermaksud menggabungkan dan mensubordinasikan organisasinya dengan organisasi atau institusi lainnya. Anggaran Rumah Tangga dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam Persyarikatan Muhammadiyah. berakhlaq mulia.

sejak Nabi Adam. untuk malaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Musa. adil dan makmur yang diridlai Allah SWT. Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur‟an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. seperti yang dimaksud di dalamMatan Keyakinan Cita-cita . bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama. Nuh. Kesimpulan Sebagai usaha Muhammadiyah untuk mencapai tujuannya: “menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama. adil. Al-Qur‟an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. 3. Ibrahim. kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. b. makmur yang diridhai Allah SWT. 4. Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma‟ruf Nahi Munkar.1. dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual. Muhammadiyah berjalan diatas prinsip gerakannya. duniawi dan ukhrawi. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya. beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur‟an dan Sunnah. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: a. untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhoi Allah SWT: “BALDATUN THAYYIBATUB WA ROBBUN GHOFUR” BAB III PENUTUP A. Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW. Maka alam melaksanakan usaha tersebut. 2. sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa.

muhammadiyah.id http://guruilmu.or. Salah satunya adalahMuhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang seperti Aqidah. DAFTAR PUSTAKA www. Akhlak.wordpress.Hidup Muhammadiyah.com/2011/08/15/matan-keyakinan-dancita-cita-hidup-muhammadiyah/ . Ibadah dan Muamalah Duniawiyah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful