UNIVERSITAS INDONESIA Tahun Ajaran 2010/2011

TUGAS MAKALAH KEWARGANEGARAAN TONTONAN PADA ANAK ZAMAN SEKARANG

Nama : 1. Asteriana Oktavia Putri 2. Atika Purwita Kelas : RS 2

1006777412 1006777425

Acara televisi zaman sekarang memang banyak yang tidak layak ditonton oleh anak-anak.KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatankan kepada Allah SWT karena berkat rahmatnya kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dan lancar. Banyak juga orang tua yang tidak membimbing anaknya ketika menonton tv. Banyak sekali unsurr-unsur kekerasan dan seks. Ungkapan terima kasih saya ucapkan kepada Allah SWT. Penyusun . serta temanteman yang sudah membantu kami dalam mengerjakan tugas makalah ini. Semoga apa yang kami tulis dapat berguna bagi kami dan lainnya. Ibu dosen Kewarganegaraan. Oleh karena itu. kami akan membahas tentang pengaruh televisi yang dapat mengganggu perkembangan anak.

sudah sekian milyar pesawat televisi diproduksi banyak pabrik di seluruh dunia. Dari sekian banyak kemajuan teknologi salah satu diantaranya adalah pesawat televisi. tentu ada tiga pihak yang terlibat di dalamnya. yang disajikan dan yang menikmati. mutu dan modelnya pun sudah sangat beragam dan banyak pilihan. Manfaat dan kegunaan pesawat televisi memang bukan tidak ada. harga. Sebagai dasar pengaturan dan pembinaan penyelenggaraan penyiaran dimana penyiaran merupakan bagian integral dari pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila dalam upaya mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945. Dimana orang dalam memerlukan berita atau informasi sudah sangat mudah memperolehnya. yakni yang menyajikan. walaupun dalam bentuk yang paling sederhana. Untuk itulah pemerintah telah mengatur Undang-Undang Republik Indonesia nomor: 24 tahun 1997 tentang Penyiaran. Televisi dengan berbagai program acara siarannya selama ini dengan berbagai jenis tayangan informasi dan hiburannya memang selalu menawarkan suatu kenikmatan tersendiri bagi para pemirsanya. ternyata mampu menggelitik. manfaat menonton acara televisi sampai saat ini. Berbicara mengenai televisi. jauh lebih kecil ketimbang kemudaratan atau kerugian yang akan ditimbulkannya. Televisi yang selama ini berperan sebagai media massa elektronik. Latar Belakang Masalah Dewasa ini teknologi sudah semakin maju. dibandingkan dengan kerugiannya.TONTONAN PADA ANAK ZAMAN SEKARANG PSIKOLOGI TENTANG PENGARUH TELEVISI TERHADAP ANAK BAB I PENDAHULUAN A. Sementara merk. mempengaruhi dan menggiring seluruh umat manusia untuk membeli dan memilikinya di berbagai belahan bumi ini sehingga boleh jadi. Hanya. sampai hari ini. Hal ini tercantum dalam BAB Ii Undang-Undang Penyiaran Nomor 24 tahun 1997 : .

Menyalurkan pendapat umum yang konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat. serta ilmu pengetahuan dan teknologi Pasal 4: Penyiaran bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap mental masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Meningkatkan ketahanan budaya bangsa d. memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. politik. Pasal 6: Penyiaran diarahkan untuk : a. maka penulis menyimpulkan bahwa segala macam penyiaran termasuk penyiaran atau tayangan di televisi harus berdasarkan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. serta pertahanan dan keamanan. pemerataan. Lebih-lebih apabila pengaruh tayangan yang merugikan atau negatif dicerna oleh anak-anak yang pada gilirannya akan . kemanfaatan.Memang tayangan televisi ada manfaat dan mudarat atau kerugiannya.Pasal 2: Penyiaran diselenggarakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 3: Penyiaran berdasarkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pasal 5: Penyiaran mempunyai fungsi sebagai media informasi dan penerangan. dan membangun masyarakat adil dan makmur. Meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin nasional yang mantap dan dinamis Berdasarkan pada uraian di atas. kejuangan. kemandirian. sosial budaya. keserasian dan keselarasan. berbangsa dan bernegara serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan. c. keseimbangan. pendidikan dan hiburan. ekonomi. yang memperkuat ideologi. mencerdaskan kehidupan bangsa. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia b.

Sejauhmana pengaruh tayangan televisi terhadap akhlak anak? 2. Tujuan Penyusunan Berdasarkan pada rumusan masalah di atas. Akan bagaimana Indonesia untuk masa mendatang tergantung dari pada warna anak-anak yang akan menjadi remaja dan bagaimana pola pikir remajanya. tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan ini adalah: 1. Rumusan Masalah Masalah yang muncul dalam penyusunan karya tulis ini dapat penulis rumuskan sebagai berikut: 1. Dan kita sadari bahwa remaja adalah bentuk miniatur dari pada kehidupan suatu bangsa. Untuk mengetahui sejauhmana pengaruh televisi terhadap akhlak anak 2. . Teknik Penyusunan Metode yang digunakan penulis dalam penyusunan karya ilmiah ini dengan menggunakan studi pustaka yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan referensi dan buku-buku sebagai landasan teoritis mengenai masalah yang akan diselesaikan. Mengapa tayangan televisi berpengaruh terhadap akhlak anak? C.mewarnai pola pikir anak-anak. Untuk mengetahui mengapa tayangan televisi berpengaruh terhadap akhlak anak. Apabila pola pikir anak-anak sudah terkontaminasi oleh pikiran yang tidak sehat maka akan terbawa pada usia remaja. D. B.

(Kamus Internasional Populer: 196) Televisi sama halnya dengan media massa lainnya yang mudah kita jumpai dan dimiliki oleh manusia dimana-mana. gelombang elektromagnetik ini ditangkap oleh satelit. Apa yang kita saksikan pada layar televisi. Pengertian Televisi Televisi berasal dari kata tele dan visie. hiburan. Tujuan dan Fungsi Televisi a. tele artinya jauh dan visie artinya penglihatan. pemancar mengubah getaran getaran-getaran listrik tersebut menjadi gelombang elektromagnetik. dan lain-lain. Televisi sebagai sarana penghubung yang dapat memancarkan rekaman dari stasiun pemancar televisi kepada para penonton atau pemirsanya di rumah. radio. berita. getaran-getaran listrik ini diberikan pada pemancar. jadi televisi adalah penglihatan jarak jauh atau penyiaran gambar-gambar melalui gelombang radio. bahwa penyiaran . Sistem ini menggunakan peralatan yang mengubah cahaya dan suara ke dalam gelombang elektrik dan mengkonversikannya kembali ke dalam cahaya yang dapat dilihat dan suara yang dapat didengar. Tujuan Sesuai dengan undang-undang penyiaran nomor 24 tahun 1997. Dewasa ini televisi dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan dengan mudah dapat dijangkau melalui siaran dari udara ke udara dan dapat dihubungkan melalui satelit.BAB II TINJAUAN TEORITIS TENTANG PENGARUH TAYANGAN TELEVISI TERHADAP ANAK A. 2. Jadi ada dua unsur yang melengkapinya yaitu unsur gambar dan unsur suara. Melalui satelit inilah gelombang elektromagnetik dipancarkan sehingga masyarakat dapat menyaksikan siaran televisi. BAB II pasal 4. semuanya merupakan unsur gambar dan suara. Yang dimaksud dengan televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel (Arsyad. Gambaran Umum Tayangan Televisi 1. seperti media massa surat kabar. Rekaman suara dengan gambar yang dilakukan di stasiun televisi berubah menjadi getaran-getaran listrik. rekaman-rekaman tersebut dapat berupa pendidikan. 2002: 50). atau komputer.

Sesuai dengan undang-undang penyiaran nomor 24 tahun 1997. dapat kita deskripsikan bahwa fungsi televisi sangat baik karena memiliki fungsi sebagai berikut: 1. hiburan. sosial budaya 4. ekonomi. pendidikan dan sebagainya. contohnya TVRI “Menjalin Persatuan dan Kesatuan”. sehingga hal ini dapat menarik minat penontonnya untuk lebih mencintai kebudayaan bangsa sendiri. dan membangun masyarakat adil dan makmur. mengenai sajian kebudayaan bangsa Indonesia. adalah sebagai berikut: 1. Fungsi Pada dasarnya televisi sebagai alat atau media massa elektronik yang dipergunakan oleh pemilik atau pemanfaat untuk memperoleh sejumlah informasi. politik.bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap mental masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.” Banyak acara yang disajikan oleh stasiun televisi di antaranya. ekonomi. Menumbuhkan dan mengembangkan mental masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Dari uraian di atas penulis dapat mengklarifikasikan mengenai tujuan secara umum adanya televisi atau penyiaran di Indonesia. yang memperkuat ideology. sebagai salah satu warisan bangsa yang perlu dilestarikan. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. Dari uraian di atas mengenai fungsi televisi secara umum menurut undang-undang penyiaran. Sedangkan tujuan secara khususnya dimiliki oleh stasiun televisi yang bersangkutan. politik. pendidikan dan hiburan. Media pendidikan dan hiburan 3. Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan 3. BAB II pasal 5 berbunyi “Penyiaran mempunyai fungsi sebagai media informasi dan penerangan. memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi sangat jelas tujuan secara umum adanya televisi di Indonesia sudah diatur dalam undang-undang penyiaran ini. Media pertahanan dan keamanan . Media informasi dan penerangan 2. Media untuk memperkuat ideologi. Mengembangkan masyarakat adil dan makmur b.

drama dan acara-acara yang lainnya dengan syarat semuanya itu tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada di Indonesia ataupun merusak akhlak pada anak. juga sudah menunjukan dengan jelas dan tegas bahwa menonton televisi dengan acaranya yang memikat dan menarik sering kali membawa kita pada . kepedulian sesama manusia dan sebagainya. sinetron. Acara-acara yang biasanya memunculkan manfaat afektif ini adalah acara-acara yang mendorong pada pemirsa agar memiliki kepekaan sosial. Manfaat yang bersifat kognitif adalah yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan atau informasi dan keterampilan. Manfaat dan Mudarat Televisi a. Mudarat Televisi Kemudaratan yang dimunculkan televisi memang tidak sedikit. yakni yang berkaitan dengan sikap dan emosi. Menyia-nyiakan waktu dan umur Mengingat waktu itu terbatas. Manfaat Televisi Televisi memang tidak dapat difungsikan mempunyai manfaat dan unsur positif yang berguna bagi pemirsanya. Acara-acara yang bersifat kognitif di antaranya berita.3.Televisi menarik minat baik terhadap orang dewasa khususnya pada anakanak yang senang melihat televisi karena tayangan atau acara-acaranya yang menarik dan cara penyajiannya yang menyenangkan. 2. b. baik manfaat yang bersifat kognitif afektif maupun psikomotor. Dalam konteks semacam ini maka kita dapat melihat beberapa kemudaratan itu sebagai berikut: 1. wawancara dan sebagainya. Manfaat yang kedua adalah manfaat afektif. maka menonton televisi dapat dikategorikan menyia-nyiakan waktu dan umur. yaitu berkaitan dengan tindakan dan perilaku yang positif. juga umur kita. bila acara yang ditontonnya terus menerus bersifat hiburan di dalamnya (ditinjau secara hakiki) merusak aqidah kita ini mesti disadari karena kita diciptakan bukan untuk hiburan tapi justru untuk beribadah. Acara ini dapat kita lihat dari film. Namun tergantung pada acara yang ditayangkan televisi. Melalaikan tugas dan kewajiban Kenyataan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. dialog. baik yang disebabkan karena terapan kesannya. maupun kehadirannya sebagai media fisik terutama bagi pengguna televisi tanpa dibarengi dengan sikap selektif dalam memilih berbagai acara yang disajikan. Adapun manfaat yang ketiga adalah manfaat yang bersifat psikomotor.

7. melalui kenikmatan yang didapat dari berbagai acara televisi yang disajikan di tempat tinggalnya. baik dalam sifat. sahabat untuk misalnya.kelalaian. Memutuskan silaturahmi Dengan kehadiran televisi di hampir setiap rumah tangga. bahwa manusia memiliki sifat meniru. kawan. drama dan lain sebagainya yang paling dikhawatirkan adalah jika tontonan tersebut merupakan adegan dari kebejatan moral contohnya. saling bertukar pikiran dan berbagai keperluan lainnya sebagaimana layaknya hidup dan kehidupan suatu masyarakat yang islami. Mengganggu kesehatan Terlalu sering dan terlalu lama memaku diri di hadapan televisi untuk menikmati berbagai macam acara yang ditayangkan cepat atau lambat akan menimbulkan gangguan kesehatan pada pemirsa. Misalnya banyak orang yang malas untuk sholat ke mesjid karena mereka terbius oleh acara atau tayangan televisi. saling berbagi suka dan duka. sehingga manusia yang satu akan meniru cenderung untuk mengikuti manusia yang lain. Akibatnya mereka tidak lagi merasa membutuhkan teman. sinetron. Televisi bukan hanya membuat kita terbius oleh acaranya. Ternyata mampu memporakporandakan . banyak orang yang merasa cukup memiliki teman atau sahabat yang setia. namun pula menyeret kita dalam kelalaian tugas dan kewajiban kita sehari-hari. pembunuhan. pornografi yang tentu saja sedikit atau banyak akan ditiru oleh para pemirsa sesuai fitrahnya 6. pemerkosaan. 5. 4. Alat transportasi kejahatan dan kebejatan moral Sudah merupakan fitrah. Menumbuhkan sikap hidup konsumtif Ajaran sikap dan pola konsumtif biasanya terkemas dalam bentuk iklan dimana banyak iklan yang berpenampilan buruk yang sama sekali tidak mendidik masyarakat ke arah yang lebih baik dan positif. Misalnya kesehatan mata baik yang disebabkan karena radiasi yang bersumber dari layar televisi maupun yang disebabkan karena kepenatan atau kelelahan akibat nonton terus menerus. Lantaran berbagai macam acara hiburan yang ditayangkan dalam televisi yang memikat dan menggiurkan para pelajar. indikasinya adalah kehadiran televisi di tempat tinggal mereka. Dalam hal adanya berbagai sajian program dan acara yang disiarkan di televisi misalnya. Mempengaruhi dan menurunkan prestasi belajar murid Dalam hal penyebab kemunduran prestasi belajar murid generasi muda dewasa ini. musik. sikap maupun tindakannya. 3. film.

membaca komprehensif. Namun sinar biru ini berbeda dengan sinar ultra violet. dampak positif menonton televisi baru terlihat jelas pada anak usia tiga sampai lima tahun. karena mereka sudah terbius oleh pengaruh hingar bingar dan kenikmatan yang ditawarkan oleh berbagai macam hiburan televisi. bahkan penurunan memori pada anak. Pada anak di bawah usia tiga tahun (batita). Batita yang terlalu sering menonton televisi akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan stimulasi yang baik bagi proses tumbuh kembangnya. televisi cuma menyodorkan stimulasi satu arah. Dampak sinar biru Televisi memancarkan sinar biru yang juga dihasilkan oleh matahari. pada usia ini kemampuan membaca mereka bisa menjadi lebih baik dengan pola menonton seperti itu. Sebaliknya. kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar biru terlihat amat jelas. dampak negatif televisi justru lebih terasa. Terbukti tayangan televisi dapat menurunkan kemampuan membaca. Panjang gelombang cahaya yang dihasilkan adalah 400-500nm sehingga berpotensi memicu terbentuknya radikal bebas dan melukai fotokimia pada retina mata anak. Sebab. Sepuluh tahun kemudian saat anak sudah dewasa. Sebab. Namun parahnya. sinar biru langsung masuk ke retina tanpa filter.jadwal waktu belajar mereka untuk disiplin waktu belajar. Retina mata tak lagi bening sehat seperti masa kanak-kanak sehingga kemampuan berfungsinya pun menjadi juga berkurang. Faktanya : Menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Amerika Serikat terungkap bahwa televisi ternyata cuma bagus untuk ditonton pada anak-anak dengan rentang usia tertentu. . Sinar biru tak membuat mata mengedip secara otomatis.

Sehingga ada dua pengaruh tayangan televisi terhadap akhlak anak yaitu: 1. Sering menonton televisi akan melalaikan tugas dan kewajiban bagi para pemirsa b. 2. bahkan televisi dianggap sebagai guru yang wajib diturut dan diikuti. baik dan akurat. Sering menonton televisi akan mempengaruhi dan menurunkan prestasi belajar murid . Dari sekian banyak program acara yang disajikan televisi. Adanya sinetron yang bernafaskan keagamaan seperti: rahasia ilahi. kebanyakan dapat mempengaruhi sikap penontonnya setelah atau pada waktu melihat tayangan televisi. Adapun pengaruhnya yang bersifat positif sebagai berikut: a. Sehingga mereka memutuskan bahwa televisi merupakan satu-satunya sumber dan pusat informasi yang benar. sehingga akan mempengaruhi akhlak penonton ke arah negatif.BAB III PEMBAHASAN TENTANG PENGARUH TAYANGAN TELEVISI TERHADAP ANAK A. Sehingga hal ini baik secara langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi akhlak penontonnya ke arah positif atau ke arah negatif. Sejauhmana Pengaruh Tayangan Televisi Terhadap Anak Televisi dapat juga disebut sebagai sebuah keajaiban dalam dunia walaupun hanya berbentuk sebuah kotak elektronik yang sederhana yang mampu secara efektif berperan sebagai media massa dalam berbagai informasi dengan gambar hidup. berwarna-warni dan bergerak. sebagian besar pemirsa menganggap bahwa informasi apa saja yang ditayangkan televisi adalah benar. baik fakta positif maupun fakta negatif. Pengaruh yang bersifat negatif Tayangan televisi tidak hanya memberikan pengaruh yang positif saja tetapi acara televisi lebih banyak memberikan pengaruh yang negatif kepada sikap para pemirsanya setelah atau pada waktu melihat tayangan televisi. Adanya acara atau tayangan yang bernuansakan pendidikan atau pengetahuan seperti cerdas cermat. berita dan lain sebagainya. Pengaruh yang bersifat positif Televisi dapat memberikan pengaruh yang positif bagi para pemirsa yang menyaksikan program acara atau tayangan televisi. Banyak fakta yang kita jumpai dari informasi yang disampaikan televisi. kuasa ilahi. apa saja yang disajikan oleh televisi adalah baik. Sehingga dapat memikat. dan lain sebagainya. Adapun pengaruhnya tayangan televisi yang bersifat negatif sebagai berikut: a. alat yang paling efisien dan efektif untuk mengenal mempelajari dan mendapatkan berbagai hal dalam hidup dan kehidupan ini ketimbang berbagai buku bacaan yang dianggap menyita waktu. b. membius dan menggiring seluruh perhatian para pemirsanya itulah sebabnya.

Mengapa Tayangan Televisi Berpengaruh Terhadap Akhlak Anak Manusia memanfaatkan televisi sebagai alat bantu yang paling efisien dan efektif. lantaran tergoda. terpanggil. mereka tiba-tiba saja duduk dihadapan televisinya tanpa diundang banyak niat dan rencana yang tiba-tiba saja dibatalkan. tiap kali banyak orang mempunyai waktu luang. . di filter dan tanpa dibarengi dengan sikap selektif dalam memilih acara yang di sajikan. tergelitik untuk menikmati acara tertentu yang disiarkan oleh televisi. Apabila tayangan televisi menyajikan acara hiburan atau acara bernuansa kekerasan maka itu anak – anak cenderung menyukai dan menggemari tayangan tersebut karena apa yang di lihat.Kebanyakan kegiatan menonton televisi cenderung terencana dan bersifat tak sadar. Dimana kesemuanya ini dapat terwujud melalui berbagai program dan tayangan televisi yang dapat dipertangung jawabkan secara moral dan material. Televisi dengan mudah bisa melahap sebagian besar waktu anak waktu yang dilewatkan di depan layar televisi berarti waktu yang tidak di manfaatkan oleh anak untuk belajar membaca menggambar atau membantu pekerjaan rumah tangga. di tonton di tayangan televisi biasanya anak – anak cenderung akan menirunya tanpa disaring.c. Setelah menonton tayangan televisi mereka suka meniru apa yang telah mereka tonton B. sehingga takut akan merusak akhlak anak terhadap pengaruh yang ditayangkan oleh televisi oleh karena itu peran pendamping dan bimbingan oleh orang tua kepada anaknya yang sedang menonton atau menikmati tayangan yang di sajikan oleh pesawat televisi di rumah karena setiap harinya banyak anak – anak menghabiskan waktu di depan pesawat televisi sehingga banyak tayangan atau program acara yang dinikmatinya tanpa banyak memikirkan apakah layak di tonton oleh anak – atau dapat merusak akhlak anaknya. Anak-anak cenderung lebih menyukai tayangan yang bernuansakan kekerasan d.

2.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. B. . Alihkan perhatian dan kegemaran anak – anak dalam keluarga dari kecanduan menyaksikan seluruh acara televisi yang di sajikan di setiap harinya kepada bentuk – bentuk kegiatan dan kesenangan baru yang positif seperti membaca dan mempelajari al-qur’an dan hadits. Pilihlah program acara televisi yang memang benar – benar bermanfaat bagi seluruh keluarga 2. Tentukan dan bedakan waktu menonton televisi bagi anak – anak yang belum dan sudah dewasa 4. Sehingga hal ini baik secara langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi akhlak penontonnya baik pengaruh yang positif maupun pengaruh yang negatif. Gunakan televisi yang ada hanya sebagai media untuk mendapatkan informasi penting seperti cerita 3. membaca koran. Saran– saran 1. membaca buku dan lain sebagainya. Batasi waktu menonton televisi untuk anak – anak 5. Tayangan televisi yang menyajikan acara hiburan atau acara bernuansa kekerasan maka biasanya anak-anak cenderung menyukai tayangan tersebut karena apa yang ditonton di tayangan televisi biasanya anak cenderung akan menirunya sehingga takut akan merusak akhlak anak. Kesimpulan Berdasarkan kajian sebagaimana di uraikan di atas penulisan menyimpulkan hal–hal yang berkaitan dengan penyelesaian permasalahan sebagai berikut 1. Dari sekian banyak tayangan yang disajikan televisi. kebanyakan dapat mempengaruhi sikap penontonnya setelah atau pada saat melihat tayangan televisi.

Jakarta. Dr. Drs. 24 Tahun 1997. Jakarta. Bulan Bintang. Gramedia Pustaka Utama. Ilmu Akhlak. Jakarta Chen. Umary. Cv.DAFTAR PUSTAKA Mansur. Ramadani. Jakarta Amin. __________ (1997). Sinar Gratika. Jakarta. Barmawie. (2005). Abu (1963).com/2008/04/11/dampak-negatif-televisi/#ixzz18FZb8jHl . awadl. Materia akhlak. Undang–Undang Penyiaran No. Fikahati Anska. (1993). Bakar Atjeh. Manfaat Dan Mudarat Televisi. (1966). Bulan Bintang. Mutiara Akhlak 1. Yogyakarta Sumber: http://www. (1968). Mendampingi Anak Menonton Telivisi. Ahmad. Milton. PT.sulastowo.