MENSTRUASI DAN NUTRISI TEPAT PADA REMAJA PEREMPUAN

Andy Santoso Hioe Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jl. Arjuna Utara no.6 - Jakarta Barat e-mail: fake_changmin@yahoo.com

Pendahuluan
Menstruasi merupakan suatu peristiwa yang terjadi setiap bulan pada perempuan yang menandakan gagalnya sel telur dibuahi oleh sel sperma. Luruhnya endometrium menghasilkan bercak darah yang keluar dari vagina yang membuat para remaja perempuan yang baru mengalami hal ini akan terkejut. Proses ini menandakan naik turunnya konsentrasi hormon FSH, LH, estrogen dan progesterone. Lonjakan hormon-hormon tersebut dapat menyebabkan gangguan yang nyata pada beberapa perempuan dalam hal fisik maupun mental, tetapi tidak sapai mengancam jiwa. Karena luruhnya endometrium disertai pengeluaran darah yang cukup banyak, para remaja perempuan ini perlu diberi asupan gizi yang tepat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Salah satu kasus yang sering dijumpai pada perempuan yang tidak mendapat nutrisi yang cukup adalah anemia karena defisiensi zat besi. Dalam tinjauan pustaka ini, penulis akan menjelaskan etiologi dan proses fisiologi dari menstruasi, manifestasi dan komplikasi, terapi, serta nutrisi dari menstruasi.

Anamnesis
Anamnesa merupakan suatu bentuk wawancara antara dokter dan pasien dengan memperhatikan petunjuk-petunjuk verbal dan non verbal mengenai riwayat penyakit pasien. Anamnesis bisa dilakukan pada pasien itu sendiri yang disebut Auto Anamnesa apabila pasien dalam kondisi sadar dan baik, bisa juga melalui keluarga terdekat atau orang yang

1

bersama pasien selama ia sakit apabila pasien dalam kondisi tidak sadar atau kesulitan berbicara disebut dengan Allo Anamnesa.1 Dengan dilakukanya anamnesis maka 70% diagnosis dapat ditegakkan. Sedangkan 30%nya lagi didapatkan dari pemeriksaan fisik, lab, dan radiologi (kalau diperlukan). Hal yang perlu ditanyakan dokter pada saat anamnesis antara lain:1  Keluhan utama yakni gangguan atau keluhan yang terpenting yang dirasakan penderita sehingga mendorong ia untuk datang berobat dan memerlukan pertolongan serta menjelaskan tentang lamanya keluhan tersebut. Hal ini merupakan dasar untuk memulai evaluasi pasien. Mendengar keluhan penderita sangat penting untuk pemeriksaan. Pertanyaan yang sangat sederhana seperti ”ibu ada keluhan apa?” dapat memberikan keterangan banyak ke arah diagnosis. Misalnya, apabila seorang perempuan mengatakan bahwa ia mengeluarkan darah dari kemaulan setelah menstruasi yang terlambat, bahwa peranakannya turun/keluar, bahwa ia mengalami perdarahan teratur dan berbau busuk, maka dalam hal demikian kiranya tidaklah sulit menduga kelainan apa yang sedang dialami oleh penderita, seperti abortus, prolapse, dan karsinoma serviks uteri. Namun, pemeriksaan lebih lanjut harus tetap dilakukan karena diagnosis tidak boleh semata-mata berdasarkan anamnesis saja.  Riwayat pribadi merupakan segala hal yang menyangkut pribadi pasien seperti data diri pasien seperti nama, tanggal lahir, umur, alamat, suku, agama, dan pendidikan.   Riwayat sosial mencakup keterangan mengenai pekerjaan, aktivitas, perkawinan, lingkungan tempat tinggal, dan lain-lain. Riwayat penyakit dahulu merupakan riwayat penyakit yang pernah di derita pasien pada masa lampau yang mungkin berhubungan dengan penyakit yang dialami sekarang. Perlu ditanyakan apakah penderita pernah menderita penyakit berat, seperti penyakit tuberculosis, penyakit jantung, riwayat penyakit ginjal, penyakit darah, diabetes mellitus dan penyakit jiwa, untuk penyakit jiwa diperlukan cara berkomunikasi yang spesifik. Riwayat operasi non-ginekologik perlu juga diperhatikan.  Riwayat imunisasi merupakan riwayat dimana imunisasi apa saja yang telah diberikan ke pasien dan kapan imunisasi itu diberikan. Merupakan hal penting dalam menentukan penyakit infeksi.
2

2 Tanner telah menggambarkan bermacam-macam standar untuk perkembangan payudara dan rambut pubis. pemeriksaan fisik umum. riwayat pengobatan sebelumnya lokasi sakitnya akibat yang timbul gejala-gejala yang berhubungan Untuk menegakkan diagnosis mengenai menstruasi diperlukan pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut1: Apakah pernah mengalami benturan di sekitar panggul dan alat kelamin? Apakah keluarnya darah disertai rasa sakit? Bila ada. kecepatan pertumbuhan puncak. 3 . di daerah mana? Pemeriksaan Fisik Dalam pemeriksaan fisik pada perempuan yang telah mengalami masa pubertas dan mengalami menstruasi diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan seperti Tanner stage. Tanner stage Perkembangan pubertas pada perempuan ditandai dengan pertumbuhan yang cepat. Stadium payudara Tanner adalah sebagai berikut:2 Stadium 1 : Praadolesens. Riwayat keluarga meliputi segala hal yang berhubungan dengan peranan herediter dan kontak antara anggota keluarga mengenai penyakit yang dialami. hanya elevasi papilla. diikuti dengan munculnya rambut pubis. dan menarche. Tingkatan– tingkatan ini yang dideskripsikan oleh Marshall dan Tanner sering digunakan untuk mendeskripsikan perkembangan payudara dan dan rambut pubis.   Riwayat nutrisi mencakup segala nutrisi yang didapatkan pasien dalam kesehariannya. dan pemeriksaan ginekologi. penonjolan payudara yang biasanya pertama kali dikenali pada perubahan pubertas. Pada riwayat penyakit sekarang dapat menanyakan mengenai:         sejak kapan muncul gangguan atau gejala-gejala tersebut frekuensi serangan atau kualitas penyakit sifat serangan atau kuantitas penyakit lamanya penyakit tersebut diderita perjalanan penyakitnya. pemeriksaan fisik antropometri.

2 Pemeriksaan Fisik Umum Seandainya perlu pemeriksaan nadi. mata (anemia. : Tonjolan areola dan papilla untuk membentuk gunung sekunder di atas tingkat payudara. 2 Saat terjadi lonjakan pertumbuhan yang berasosiasi dengan pubertas. tetapi daerah yang ditutup masih lebih kecil daripada kebanyakan dewasa. velus di atas pubes tidak berkembang lebih lanjut selain di atas dinding abdomen anterior-yaitu. Sebagai konsekuensinya. Stadium 2 : Pertumbuhan jarang rambut bawah panjang yang sedikit berpigmen. Hormon pertumbuhan. IGF-I. tulang-tulang panjang dalam tubuh bertambah panjang. lebih kasar dan lebih melingkar. Stadium 3 : Jauh lebih gelap. dan epifisis secara cepat menutup. pembesaran diameter areola. icterus. terutama tampak sepanjang labia. tonjolan papilla hanya karena resesi areola terhadap bentuk luar umum payudara. mereka mempunyai potensial tumbuh yang terbatas setelah menarche.Stadium 2 : Stadium pembentukan tunas payudara. Sedangkan untuk stadium rambut pubis Tanner adalah sebagai berikut:2 Stadium 1 : Praadolesens. rambut tersebar di atas pertemuan pubes. eksoftalmus). pernapasan. Stadium 4 : Rambut jenis dewasa. Mengukur pertambahan tinggi terhadap fase-fase pubertas dapat mencerminkan hubungan dalam pubertas. 4 . Kontrol hormonal pada pertumbuhan hormonal merupakan hal yang kompleks. suhu badan dengan perabaan tangan (kalu pperlu dengan thermometer) tekanan darah. Stadium 5 : Kuantitas dan kualitas dewasa dengan penyebaran ke medial paha. elevasi payudara dan papilla seperti gunung kecil. Stadium 4 : Stadium matang. tanpa rambut pubis. Perempuan mencapai kecepatan pertumbuhan puncak sebelum menarche. Stadium 3 Stadium 4 : Perkembangan payudara dan areola lebih lanjut tanpa pemisahan bentuk luar. dan steroid gonad memainkan peran yang penting.

2. gambaran vena). Adanya edema. penderita disuruh berkemih/buang air besar terlebih dahulu. dan perut. misalnya pembesaran perut ke depan dengan batas yang jelas. pembesaran/cekungan. maka palpasi dalam dilakukan dengan bagian ulna ini.2. pergerakan dengan pernapasan.3 Masing-masing kelainan tersebut di atas memberi petunjuk apa yang harus diperhatikan.2. lapisan lemak yang tebal. untuk mencari kelainan-kelainan yang tidak tampak dengan inspeksi.2. sebaiknya bersamaan dengan irama pernapasan. supaya ia tidak menegangkan perutnya dan bernafas biasa.2. atau diberikan larutan klisma. dimulai dari atas (hipokondium). Jikalau perlu. Ini sebaiknya dimulai dari bagiian-bagian yang tampaknya normal. paru-paru. yaitu yang tidak dirasakan nyeri dan yang tidak menonjol/membesar.3 Penderita diberitahu bahwa perutnya akan diperiksa.kelenjar gondok (stroma).3 Inspeksi Perlu diperhatikan bentuk. sedangkan pembesaran ke samping merupakan gejala dari cairan bebas dalam rongga perut. kedua tungkai ditekuk sedikit dan perempuan disuruh bernapas dalam. keriput. jantung. Mula-mula perut diraba saja seluruhnya sebagai orientasi dengan satu atau kedua tanga. pigmentasi.2. periksa dengan tekanan ringan pakah dinding perut lemas.3 Perabaan perut dilakukan perlahan-lahan dengan seluruh telapak tangan dan jari-jari. kondisi kulit (tebal.3 Baru kemudian dilakukan palpasi lebih dalam. payudara. gambaran vena yang jelas/melebar. Karena telapak tangan dan jari-jari bagian ulna lebih peka. menunjuk ke arah kehamilan atau tumor. Perlu diperhatikan bahwa tidak boleh ditimbulkan perasaan 5 . asites. Lalu. harus diyakini bahwa kandung kemih dan rectum kososng karena kandung kmeih penuh teraba sebagai kista dan rectum penuh menyulitkan pemeriksaan. mengkilat. Rasa nyeri yang letaknya lebih dalam menjadi lebih jelas. atau dilakukan kateterisasi. striae. Jikalau perlu. kelenjar ketiak. parut operasi dan lain sebagainya.3 Palpasi Sebelum pemeriksaan dilakukan. dan varisesvarises perlu pula mendapat perhatian yang saksama. Sekaligus diperiksa pula gejala nyeri lepas. tegang karena rangsangan paling nyeri.

yaitu di dasar dan di samping. dan tumor kistik biasanya kistoma ovary. dan hematoma retrouterina akibat kehamilan ektopik terganggu.nyeri yang berlebihan karena perempuan sangat menderita. kepala bayi. Permukaan tumor ada yang rata dan yang berbenjol-benjol. Jadi. Daerah pekak itu tidak akan berpinfah tempat apabila penderita dibaringkan di sisi kanan atau kiri. kanan dan kiri karena usus terdorong ke samping. ataukah oleh cairan bebas dalam perut. konsistensinya. Cairan mengumpul di bagian yang paling rendah. kepala orang dewasa. batas atas masuk dalam rongga panggul atau tidak. sedangkan usus-usus mengambang di atasnya. Besar tumor dibandingkan dengan bendabenda yang secara umum diketahui misalnya telur bebek. Perlu pula diperiksa apakah tumor itu dapat digerakan atau tidak. dan gerakannya. batas-batasnya. yaitu padat kenyal.2. ketokan perut pekak terdapat pada bagian yang paling menonjol ke depan apabila tidur terlentang. maka suara timpani di bagian atas perut melengkung ke ventral. Keadaan ini berubah apabila penderita disuruh berbaring miring misalnya berbaring pada daerah kanan.. Rasa nyeri pada perabaan tumor merujuk ke arah peradangan/ infeksi. terutama apabila penderita gemuk. tinju besar. tinju kecil. dan secara reflex menegangkan perutnya. Kistik lunak kadang-kadang sulit dibebaskan dari cairan bebas dalam rongga perut. Kadang-kadang ada bagian padat dan bagian kistik bersamaan. Selanjutnya apakah batasbatas tumor itu jelas/tajam atau tidak. generasi. putaran tangkai. Lain halnya perkusi pada cairan bebas. padat lunak. maka akan terdengar suara timpani di sisi perut. Pada tumor. terdapat pula gejala undulasi. padat keras atau kistik. daerah timpani berpindah juga: timpani di perut kiri dan pekak diperut kanan dan depan. Konsistensi tumor biasanya tidak sulit untuk ditentukan. dan apabila tumornya tidak terlampau besar. Tumor padat kenyal dan berbenjol-benjol biasanya mioma uteri. Pada pemeriksaan tumor dapat ditentukan lebih jelas bentuknya. besarnya. Perkusi Dengan perkusi dapat ditentukan apakah pembesarna perut disebabkan oleh tumor. Selain itu. atau buah nangka.3 6 . Cairan berpindah dalam mengisi bagian kanan danbagian ventral. dan sisi kanan dan kiri pekak. Apabila penderita berbaring terlentang. telur angsa/bola tenis.

seperti gambaran papan catur. dapat pula digunakan untuk memantau tumbuh kembang seorang anak.3 Selain hal tersebut di atas. Di dalam dunia klinik antropometri selain digunakan untuk menentukan status nutrisi anak. Pengukuran antropometri meliputi pengukuran berat badan.3 Pemeriksaan bising usus penting pula dalam diagnostic peritonitis dan ileus. Pada tuberculosis peritonei dapat ditemukan daerah-daerah timpani dan pekak itu berdampingan. dan status nutrisi. 2.3 Pemeriksaan Fisik Antropometri Antropometri merupakan pengukuran dimensi tubuh manusia dalam hal ini dimensi tulang. oleh pengambil kehijakan pemeriksaan antropometri sering dikerjakan untuk menentukan bagaimana status nutrisi di suatu daerah. Pengukuran ini dilakukan berulang secara berkala untuk mengkaji pertumbuhan jangka pendek. panjang badan atau tinggi badan.lingkar lengan atas dan tebal lipatan kulit triceps. Detak jantung dan gerakan janin terdengar pada kehamilan yang cukup tua. otot dan jaringan lemak. baik ileus paralitikus maupun ileus obstruktivus. 2.4 Pengukuran antropometri minimal pada anak umumnya meliputi pengukuran berat badan.3 Auskultasi Auskultasi sangat penting pada tumor perut yang besar untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan. jangka panjang. 7 . Di samping itu.Tumor yang disertai cairan bebas menunjuk ke arah keganasan. panjang atau tinggi badan. Untuk anak-anak dengan penyakit kronik.2. sedanhgkan bisisng uterus dapat terdengar pada mioma uteri yang besar. Kembalinya aktivitas usus ke batas-batas normal sangat penting dalam masa pascaoperasi dan merupakan petunjuk yang baik. perkusi penting pula dalam diagnostic ileus dan keadaan lain apabila usus mengembung dan terisi banyak udara. sebagai akibat dari perlekatan usus dan omentum. dan lingkar kepala (dari lahir sampai umur 3 tahun). khususnya untuk mengidentifikasi adanya gizi buruk untuk selanjutnya digunakan untuk melakukan intervensi nutrisi. 2. lingkar kepala. pengukuran lingkar lengan atas dan tebal lipatan kulit merupakan bagian dari pengkajian untuk menentukan lemak tubuh dan simpanan protein.

Bidang datar Frankfurt merupakan posisi anatomis saat batas bawah bidang orbita dan batas atas meatus akustikus eksternus berada segaris.5 cm sampai 1. jenis kelamin.1 kg pada anak yanglebih besar. Pengubahan pengukuran dari panjang badan ke tinggi badan juga 8 . bokong. Panjang badan atau Tinggi badan Panjang badan atau tinggi badan mencerminkan status nutrisi jangka panjang seorang anak. Berat badan diukur dengan menggunakan timbangan digital atau timbangan dacin. Berat badan anak sebaiknya diukur dengan baju minimal atau tanpa baju dan tanpa popok pada bayi. Bila anak di atas umur 2 tahun atau lebih dari 85 cm diukur dalam posisi berbaring maka hasilnya perlu dikurangi 1 cm sebelum diplot pada grafik pertumbuhan. Oleh sebab itu penting sekali mencatat cara pengukuran terutama saat peralihan panjang badan menjadi tinggi badan. Pengukur kedua menahan agar lutut dan tumit sang bayi secara datar menempel dengan papan penahan kaki. pengukuran panjang badan dilakukan oleh dua orang pengukur.01 kg pada bayi dan 0.5 cm daripada pengukuran tinggi badan. penimbangan dilakukan dengan mengginakan timbangan bayi. Berat badan dicatat dengan ketelitian 0. Pengukuran panjang badan lebih panjang 0. Panjang badan diukur dengan mengginakan papan pengukur panjang untuk anak di bawah umur 2 tahun atau panjang badan kurang dari 85 cm. Untuk anak yang dapat berdiri tanpa bantuan dan kooperatif. tinggi badan diukur dengan menggunakan stadiometer. Pengukur pertama memposisikan sang bayi agar lurus di papan pengukur sehingga kepala sang bayi menyentuh papan penahan kepala dalam posisi bidang datar Frankfurt. dan panjang badan/tinggi badan untuk menginterpretasikan data tersebut secara optimal. kedua kaki menempel. anak harus berdiri tegak. yang memiliki penahan kepala bersudut 90° terhadap stadiometer yang dapat digerakkan.Berat badan Berat badan merupakan perhitungan rerata dari status nutrisi secara umum yang memerlukan dara lain seperti umur. Saat pengukuran. Sampai anak berumur kurang lebih 24 bulan atau dapat bekerjasama dan berdiri tanpa dibantu di atas timbangan. dan belakang kepala menyentuh stadiometer dan menatap ke depan pada bidang datar Frankfurt. Sang anak diukur dengan telanjang kaki atau dengan kaus kaki tipis dan dengan pakaian minimal agar pengukur dapat memeriksa apakah posisi anak tersebut sudah benar. tumit.

4 Lingkar lengan atas Lingkar lengan atas dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan.1 cm.4 Tebal lipatan kulit triceps Tebal lipatan kulit triceps adalah sebuah penanda cadangan lemak subkutan (energi) dan lemak tubuh total.diikuti dengan penggatian graffik panjang badan menjadi grafik pertumbuhan pediatric. Lingkar kepala bukan merupakan indicator baik untuk status nutrisi jangka pendek dibandingkan dengan berat badan karena oertumbuhan otak umumnya dipertahankan oleh tubuh saat terjadi masalah nutrisi. ditengah antara ujung lateral acromnion dan olecranon bila tangan dalam posisi fleksi dengan sudut 90° (diukur dan diberi tanda). Untuk pengukuran lingkar lengan atas. Pengukuran dilakukan di titik tengah lengan atas.1 cm. sebuah penanda cadangan energi dan protein. Pengukuran tinggi badan dan panjang badan dilakukan dengan ketelitian sampai 0. dirapatkan melingkari lengan.1 cm.4 Lingkar kepala diukur dengan menggunakan pita pengukur fleksibel yang tidak dapat direnggangkan. Tebal lipatan kulit triceps 9 . pengukuran ini sebaiknya dilakukan 3 kali dan nilai akhir diambil dari rerata ketiga hasil pengukuran tersebut. anak harus berdiri tegak lurusdengan tangan dilemaskan di sisi tubuh. yaitu diatas tonjolan supraorbital dan melingkari oksiput. Saat pengukuran harus diperhatikan agar pita pengukur tetap datar pada permukaan kepala dan parallel di kedua sisi. Pita ukur yang fleksibel dan yang tidak dapat meregang diletakkan tegak lurus dengan aksis panjang dari lengan. Panjang lingkar sebaiknya diambil dari lingkaran maksimum dari kepala. 4 Lingkar kepala Pertumbuhan kepala paling cepat terjadi dalam 3 tahun pertama kehidupan. dan dapat memberikan informasi akan akdar lemak tubuh. dan dicatat dengan ketelitian sampai ke 0. Lingkar kepala tidak dapat digunakan sebagai pengaturan status nutrisi pada anak dengan hidrosefalus. Pengukuran rutin lingkar kepala merupakan komponen dari pengkajian nutrisi pada anak sampai umur 3 tahun dan dikerjakan terutama pada anak yang mempunyai risiko tinggi gangguan status gizi. Dalam mengukur. seorang anak harus dalam posisi tegak dengan lengan di sis tubuh. makrosefali dan mikrosefali. Pengukuran dicatat dengan ketelitian sampai 0. dan memberi informasi mengenai pola lemak tubuh.

Pemeriksa berdiri atau duduk di depan vulva. Penderita berbaring terlentang di tempat tidur biasa. maka dengan penerangan yang memadai vulva.1 cm. Dengan demikian. Letak miring Penderita diletakkan di pinggir tempat tidur miring di sebelah kiri. hasil pengukuran diambil lalu caliper dilepaskan. Demikian juga pemeriksaan dengan speculum sangat mudah untuk dikerjakan. Dengan cara demikian inspeksi vulva. tepat di tengah otot triceps di lengan bagian belakang (diukur dan diberi tanda sebelumnya). penderita harus berbaring dalam posisi tertentu dan diperlukan alat-alat tertentu pula. Untuk itu diperlukan meja ginekologik dengan penyangga bagi kedua tungkai.4 10 . sedangkan pemeriksaan bimanual sebaiknya dilakukan dengan berdiri. dan dicatat dengan pembulatan 0. dan menempatkan caliper tepat di atas titik yang ditandai. Posisi demikian hanya baik untuk pemeriksaan inspekulo. Pemeriksaan bimanual dapat dilakukan juga tanpa meja ginekologik. Penderita berbaring di atasnya sampai lipat lututnya diletakkan pada penyangga dan tungkainya dengan fleksi santai.diukur di pertengahan lengan atas. dan sekitarnya tidak seberapa mudah. sekitar 1 cm di atas titik tengah yang telah ditandai. Pemeriksa berdiri di sebelah kanan penderita sambil dua jari tangan dimasukkan ke dalam vagina dan tangan kiri diletakkan di perut. Letak penderita Letak litotomi Letak ini yang paling populer terutama di Indonesia. sambil kedua tungkai ditekuk di lipat lutut dan agak mengangkang. anus. Pemeriksaan inspekulo dilakukan sambil duduk. Pengukuran ini sebaiknya dilakukan tiga kali. Pemeriksaan Ginekologi Supaya diperoleh hasil yang sebaik-baiknya. Pengukur mencubit lemak dengan ibu jari dan jari telunjuk. sehingga penderita berbaring dalam posisi mengangkang. sambil paha dan lututnya ditekuk dan kedua tungkai sejajar. diambil reratanya. anus dan sekitarnya tampak jelas dan pemeriksaan bimanual dapat dilakukan sebaik-baiknya. Empat detik setelah lengan caliper dilepaskan.

atau polip. terutama pemeriksaan dinding vagina depan untuk mencari fistula vesikovaginalis yang kecil. dan lututnya diletakkan pada alas (tempat tidur). pemeriksaan in spekulo dapat dilakukan lebih mudah dan lebih teliti. dan apakah ada darah atau fluor albus. Dalam keadaan normal kelenjar Bartholini tidak dapat diraba. Nanah tampak lebih jelas apabila dinding belakang urethra diurut dari dalam ke luar dengan jari. apakah ada karunkula. 11 . dan kondiloma lata atau akuminata. apakah hymen masih ututh. perineum. sehingga kelainan tampak lebih jelas.Letak Sims Letak ini hampir sama dengan letak miring. Dengan demikian. iritasi kulit. anus. posisi Sims mempunyai keunggulan. abses atau kista. penderita berbaring setengah tengkurap. yaitu dengan penggunaan speculum: Sims dan cocor bebek. apakah introitus vagina sempit atau lebar. dan sebagainya dari genitalia eksterna. tungkai kanan ditekuk ke arah perut. sehingga panggul membuat sudut miring denganb alas. penderita disuruh batuk menelan sambil meniup punggung tangannya.4 Pemeriksaan organ genitalia eksterna Dalam letak litotomi alat kelamin tampak jelas. dan sekitarnya.4 Terutama dicari apakah ada peradangan. warnanya. adakah sistokel dan rektokel. eksema dan tumor. dan apakah ada parut di perineum. yang jkemudian diteruskan dengan perabaan antara dua jari di dalam vagina dan ibu jari dari luar. Apakah ada benda menonjol dari introitus vagina. Apakah hymen masih utuh dan klitoris normal? Pertumbuhan rambut pubis perlu pula diperhatikan.4 Perabaan vulva dan perineum Pemeriksaan dapat dimulai dengan perabaan glandula Bartholini dengan jari-jari dari luar. Dalam mengahadapi prolapsus uteri.4 Pada perdarahan pervaginam dan fluor albus perlu pula diperhatikan banyaknya. kental atau encernya. Dalam keadaan tertentu. Dicari apakah Bartholinitis. Dengan inspeksi perlu diperhatikan bentuk. dan baunya. hanya tungkai kiri hampir lurus. apakah orifisium urethra eksternum merah dan ada nanah. pembengkakan. apakah glandula Bartholini membengkak dan meradang. warna.

trikomoniasis. Pada proses yang mudah berdarah di porsio pemasangan speculum itu harus dilakukan sangat hati-hati. atau ada proses yang mudah berdarah. sehingga letak porsio di tengah antara kedua speculum. Mula-mula ujung speculum dimasukkan agak miring ke dalam introitus vagina. dipilih speculum yang paling kecil.Apabila ada urethritis gonoreika. Terlebih dahulu pasang speculum Sims ke dalam vagina bagian belakang. dan kandidiasis. dipilih spekulum yang kecil. di dorong sedikit ke dalam dan diletakkan melintang dalam vagina. Ujung speculum harus diarahkan lebih ke belakang lagi dan langsung ditempatkan di forniks posterior pada dinding belakang vagina. periksa keadaan perineum. Selanjutnya. Pemeriksaan organ genitalia interna Pemeriksaan dengan speculum Ada kebiasaan setelah inspeksi vulva dan sekitarnya untuk memulai pemeriksaan ginekologik dengan pemeriksaan in spekulo. untuk anak kecil. Perlu pula diperhatikan glandula para urethralis. Apabila porsio menghadap terlampau ke belakang atau terlampau ke depan. dan elastisitasnya. 4 12 . Setelah speculum pertama dipasang dan ditekan ke belakang. terutama apabila akan dilakukan pemeriksaan sitology atau pemeriksaan terhadap gonore. yang disusul dengan pemeriksaan dengan speculum. maka posisi kedua speculum perlu disesuaikan. menbjadi sangat mudah. maka nanah tampak leih jelas keluar dari orifisium uretra eksternum jika dinding belakang uretra diurut dari dalam ke luar dengan jari-jari yang berada dalam vagina. Untuk perempuan yang belum pernah melahirkan dan apabila memang mutlak perlu untuk virgo. tegangnya. Ada pula yang memulai dengan pemeriksaan bimanual. maka pemasangan spekuklum Sims kedua (depan) yang harus lebih kecil daripada yang pertama. sehingga ujung speculum tidak menyetuh/menekan porsio yang mudah berdarah tersebut. sehingga ujung speculum menyentuh puncak vagina di forniks posterior. yaitu ujung speculum belakang digerakkan lebih ke belakang dan atau yang depan digerakkan lebih ke depan. bagaimana tebalnya. ujungnya ditempatkan pada forniks anterior dan ditekan sedikit ke depan. lalu speculum ditekan ke belakang dan di dorong lebih dalam lagi. Biasanya porsio langsung tampak dengan jelas.

sebaiknya lampu sorot yang ditempatkan dibelakang pemeriksa agak ke samping diarahkan ke porsio. Apabila ada polip kecil bertangkai. tidak boleh menegangkan perutnya. 4 Eksisi percobaan dilakukan juga dalam speculum. 13 .Dengan menggunakan speculum. 4 Selain itu. Ini tentu tidak berlaku bagi multipara dengan introitus dan vagina yang sudah lebar. dan dua jari lainnya dalam keadaan fleksi. 4 Untuk memperoleh hasil sebaik-baiknya. Baru kemudian jari telunjuk dimasukkan juga. apabila dinding belakang uretra tertekan terlampau keras oleh kedua jari yang dimasukkan sekaligus. Pemeriksa memakai sarung tangan dan berdiri atau duduk di depan vulva. dua jari atau satu jari dimasukkan ke dalam vagina atau satu jari ke dalam rectum. sedang tangan lain diletakkan di dinding perut. penderita berbaring dalam letak litotomi. 4 Sebelum tangan kanan dimasukkan dibersihkan dengan kapas sublimat atau kapas lisol. getah kanalis serviks untuk pemeriksaan gonore. Cara ini dimaksudkan untuk menghindari rasa nyeri. dengan speculum dapat pula dilakukan pemeriksaan pelengkap. 4 Pemeriksaan bimanual Pemeriksaan genitalia interna dilakukan dengan kedua tangan (bimanual). diberitahu bahwa padanyaakan dilakukan pemeriksaan dalam dan harus santai.4 Pada multipara dan pada virgo apabila memang mutlak diperlukan pemeriksaan dalam dilakukan hanya dengan satu jari (jari telunjuk) pada virgo jika perlu dalam keadaan narcosis. Waktu tangan kanan akan dimasukkan ke dalam vagina. dinding vagina diperiksa dan portio vaginalis cervicis uteri. ini sekaligus dapat diangkat dengan memutar tangkainya. jari telunjuk dan jari tengah diluruskan ke depan. Mula-mula jari tengah dimasukkan ke dalam introitus vagina. seperti usap vagina dan usap serviks untuk pemeriksaan sitology. Dalam pemeriksaan menggunakan speculum mutlak diperlukan lampu penerangan yang cukup. Vulva dibuka dengan dua jari tangan kiri. lalu komissura posterior ditekan ke belakang supaya introitus menjadi lebih lebar. ibu jari lurus ke atas. dan getah dari forniks posterior untuk pemeriksaan triokomoniasis dan kandidiasis.

Pada pemeriksaan vagina tidak boleh dilupakan perabaan kavum Douglasi dengn menempatkan ujung jari di forniks posterior. Abses di kavum Douglasi. 4 14 . sebaiknya dua jari dimasukkan ke dalam vagina. Hal terakhir membawa konsekuensi terapeutik: yang akan diobati dengan antibiotika atau obat sulfa. Pada diverticulitis periuretralis teraba benjolan nyeri di belakang atau sekitar uretra. Pemeriksaan Penunjang Tidak selalu. Korpus uterus dalam keadaan retrofleksio. Apabila tidak demikian halnya. Pada perdarahan abnormal yang berlangsung cukup lama (mioma uteri. Penonjolan forniks posterior dapat disebabkan oleh: Terkumpulnya feses / skibala di dalam rektosigmoid. diperiksa pula keadaan dasar panggul. dialkukan pemeriksaan darah dan air seni. dan tegangnya. dan pada persangkaan kehamilan ekstrauterin terganggu. akan tetapi apabila dianggap perlu.5 gr%. sebaiknya dua jari dimasukkan ke dalam vagina. dan pada kehamilan ekstrauterin terganggu) kadar Hb dapat menjadi sangat rendah. Ini penting pula untuk membedakan apakah suatu proses dalam pelvis disebabkan oleh peradangan atau oleh neoplasma/retensi. dan yang kronik misalnya dengan diatermi. Batas terendah normal untuk perempuan tidak hamil adalah 11. pada perempuan hamil. levator ani: bagaimana tebal. Selanjutnya. karsinoma servicis uteri. Jumlah leukosit dan laju endap darah perlu diperiksa pada proses peradangan.Perabaan vagina dan dasar panggul Hymen yang masih utuh atau kaku (hymen rigidus) merupakan kontraindikasi dalam pemeriksaan per vagina. tonus. terutama m. Hematokel retrouterina pada kehamilan ektopik terganggu. metropatia hemoragika dan sebagainya. dan apakah peradangan sifatnya mendadak atau sudah menahun. Kadar Hb diperiksa pada perempuan yang tampak pucat mengalami perdarahan. Diperiksa apakah intropitus vagina dan vagina sempit atau luas. bahkan dapat mencapai nilai 3-4 gr%. Kutub bawah dari tumor ovarium atau mioma uteri atau tumor rektosigmoid.

sehingga harus berhati2 untuk menentukan masa subur. FSH (Folikel Stimulating Hormon) memicu pematangan folikel diovarium.5. meskipun siklus haid bervariasi. sehingga terjadi sintesis estrogen dalam jumlah besar. Artinya. Diantaranya mulai dari usia haid yang datang terlambat. yang berbeda adalah fase proliferasinya. dipastikan ia mengalami gangguan haid. paling hanya 2-3 hari.5. maka hingga usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur. yaitu: GnRH (Gonadotropin Releasing Hormon) yang dikeluarkan oleh hipothalamus dan memicu hipofisis anterior mengeluarkan hormon FSH. darah haid sangat banyak sampai harus berulang kali mengganti pembalut wanita.5. siklus haid yang tidak teratur dan masih banyak lagi. yakni sekitar usia 50 tahun. Tapi bila setelah usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur juga.6 Menstruasi itu sendiri nantinya akan berhenti saat perempuan memasuki masa menopause.6 15 . Siklus haid/ menstruasi pada perempuan (reproduksi) normalnya terjadi setiap 23-35 hari sekali dengan lama haid berkisar 5-7 hari. nyeri atau sakit saat haid. gejala PMS (pre menstruasi syndrom). Gangguan yang terjadi saat haid dinilai masih normal jika terjadi selama dua tahun pertama setelah haid kali pertama.6 Haid dipengaruhi berbagai hormon. Estrogen akan mengakibatkan proliferasi sel endometrium (penebalan dari endometrium). haid yang tidak teratur misalnya dapat menjadi pertanda seorang perempuan kurang subur (infertil). Estrogen yang tinggi memberi tanda kepada hipofisis untuk mengeluarkan hormon LH (Luteinizing hormon). Fase sekresi selalu tetap 14 hari. mungkin ada kelainan. 5.6 Gangguan ini jangan didiamkan karena dapat berdampak serius. Namun kalau sampai usia 16 tahun belum juga datang bulan perlu di waspadai. Progesteron sendiri menyebabkan perubahan sekretorik pada endometrium sehingga terjadi Fase sekresi / fase luteal. Namun sebelum memasuki masa menopause.Etiologi dan Fisiologi Menstruasi Usia normal bagi seorang perempuan mendapatkan menstruasi untuk kali pertama adalah 12 atau 13 tahun. bila seorang perempuan telah mendapatakan haid pertamanya saat berusia 11 tahun. haid tetap datang hanya jangka waktunya lebih lama dan prosesnya cepat. Namun ada sebagian perempuan yang mengalami haid tidak normal. LH akan mengakibatkan ovulasi dan memicu korpus luteum untuk mensintesis progesterone.

bahkan kakak beradik dan saudara kembar jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarke dan sesaat sebelum menopause. Produksi hormon LH maupun FSH berada di bawah pengaruh releasing hormones yang disalurkan hipotalamus ke hipofisis.6 Lama haid biasanya antara 3 – 5 hari. 5. Hari pertama terjadinya perdarahan dihitung sebagai awal setiap siklus menstruasi (hari ke-1).Siklus Menstruasi Panjang siklus haid ialah jarak tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya haid berikutnya. Produksi hormon gonadotropin (FSH dan LH) yang baik akan menyebabkan pematangan dari folikel de graaf yang mengandung estrogen. di bawah pengaruh hormon LH dan LTH (luteotrophic hormones. Penurunan kadar hormon ini menyebabkan degenerasi. sehingga hipofisis mengeluarkanhormon yang kedua yaitu LH. dibentuklah korpus rubrum yang akan menjadi korpus luteum. bukan saja antara beberapa wanita tetapi juga pada wanita yang sama. suatu hormon gonadotropik). Di bawah pengaruh LH. Bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum berdegenerasi dan mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesteron. maka korpus luteum tersebut dipertahankan. 5. folikel de graaf menjadi matang sampai terjadi ovulasi. FSH yang dikeluarkan oleh hipofisis merangsang perkembangan folikel-folikel di dalam ovarium (indung telur). Setelah ovulasi terjadi. Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari. jarak antar 2 siklus bisa berlangsung selama 2 bulan atau dalam 1 bulan mungkin terjadi 2 siklus. siklus mungkin tidak teratur. ada yang 1 – 2 hari diikuti darah sedikit-sedikit kemudian ada yang 7 – 8 hari. Penyaluran RH dipengaruhi oleh mekanisme umpan balik estrogen terhadap hipotalamus. dan folikel tersebut berkembang menjadi folikel de graaf yang membuat estrogen.6 Pada awalnya. Proses ini disebut haid atau menstruasi.6 Estrogen mempengaruhi pertumbuhan dari endometrium. Apabila terdapat pembuahan dalam masa ovulasi. hanya 10-15%wanita yang memiliki siklus 28 hari. perdarahan.6 Pada setiap siklus menstruasi. dan pelepasan dari endometrium. 5. Hal ini adalah normal. setelah 16 . Pada umumnya hanya 1 folikel yang terangsang namun dapat perkembangan dapat menjadi lebih dari 1. Korpus luteum menghasilkan progesteron yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kelenjar endometrium. Estrogen ini menekan produksi FSH. Jumlah darah yang keluar rata-rata + 16 cc. siklus berakhir tepat sebelum siklus menstruasi berikutnya. pada wanita yang lebih tua darah yang keluar lebih banyak begitu juga dengan wanita yang anemi. 5. Tetapi variasinya cukup luas.

Siklus ini berlangsung selama 3 – 5 hari kadang sampai 7 hari. Sekitar hari ke-14. Darah yang hilang sebanyak 28 -283 gram.beberapa lama siklus akan menjadi lebih teratur. sedangkan lapisan dasarnya tetap dipertahankan dan menghasilkan sel-sel baru untuk kembali membentuk kedua lapisan yang telah dilepaskan. Pada pertengahan fase folikuler. tandailah siklus anda setiap bulannya. Setelah beberapa bulan. Tandai setiap hari ke-1 dengan tanda silang. sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. 5. Pada suatu siklus. Siklus dan lamanya menstruasi bisa diketahui dengan membuat catatan pada kalender dengan menggunakan kalender tersebut. Dinamakan fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium. terjadi pelepasan telur dari ovarium (ovulasi).6 Pada sekitar hari ke-28. lalu hitung sampai tanda silang berikutnya dengan demikian anda dapat mengetahui siklus anda. Jika terjadi pembuahan. Fase Folikuler Dimulai dari hari 1 sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi). sel telur akan masuk kedalam rahim dan mulai tumbuh menjadi janin. Endometrium terdiri dari 3 lapisan. jika tidak terjadi pembuahan maka endometrium akan dilepaskan dan terjadi perdarahan (siklus menstruasi). anda bisa mengetahui pola siklus anda dan hal ini akan membantu anda dalam memperkirakan siklus yang akan datang. Proses pertumbuhan dan penebalan endometrium kemudian dimulai lagi pada siklus berikutnya. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan.6 Siklus ovarium terbagi menjadi 3 fase: 1. Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3 – 7 hari. Sel telur ini masuk ke dalam salah satu tuba falopii dan di dalam tuba bisa terjadi pembuahan oleh sperma. 5. yang lainnya hancur. endometrium mulai tumbuh dan menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan. kadar FSH sedikit meningkat sehingga merangsang pertumbuhan sekitar 3 – 30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. Darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika perdarahannya sangat hebat. rata-rata selama 5 hari. 5. setelah hari ke-5 dari siklus menstruasi. tetapi hanya 1 folikel yang terus tumbuh. 5.6 Setiap bulan.6 17 .

Fase Menstruasi atau deskuamasi Dalam fase ini endometrium dilepaskan dari dinding uterus disertai perdarahan hanya stratum basale yang tinggal utuh.6 3. Fase pasca haid atau fase regenerasi Luka endometrium yang terjadi akibat pelepasan sebagian besar berangsur-angsur sembuh dan ditutup kembali oleh selaput lendir yang tumbuh dari sel-sel endometrium. kecuali jika terjadi pembuahan. Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG. yaitu : 1.2. nyeri ini dikenal sebagai mittelschmerz. 5. Fase Luteal Fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari. 5. Fase ovulasi Fase ini dimulai ketika kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. dan kelenjar-kelenjar vulva. Fase ini berlangsung 3 – 4 hari. korpus luteum akan hancur dan siklus yang baru akan dimulai. folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sebagian besar progesteron. 5. cervik. Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium. Fase ini telah mulai sejak fase menstruasi dan berlangsung kurang lebih 4 hari. akhirnya pecah dan melepaskan sel telur.6 Siklus endometrium dapat dibedakan 4 fase dalam siklus haid. Setelah melepaskan telurnya. yang berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam. dan sekret dari uterus. korpus luteum mulai menghasilkan HCG (hormone chorionic gonadotropin). Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase lutuel dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. Setelah 14 hari.6 2. sel-sel epitel dan struma yang mengalami disintegrasi dan otolisis.6 18 . Pada saat ovulasi ini beberapa wanita merasakan nyeri tumpul pada perut bagian bawahnya. Jika telur dibuahi. 5. Peningkatan suhu ini bisa digunakan untuk memperkirakan terjadinya ovulasi. Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16 – 32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH. Hormon ini memelihara korpus luteum yang menghasilkan progesterone sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendiri. Darah haid mengandung darah vena dan arteri dangan sel-sel darah merah dalam hemolisis atau aglutinasi.

5. 5. Fase ini merupakan bentuk transisi dan dapat dikenal dari epitel permukaan yang berbentuk torak dan tinggi. Fase proliferasi madya (mid proliferation phase) Berlangsung antara hari ke-8 sampai hari ke-10. Fase ini dapat dikenal dari permukaan kelenjar yang tidak rata dan dengan banyak mitosis. Fase ini dapat dikenal dari epitel permukaan yang tipis dan adanya regenerasi epitel.6 c. Fase pra haid atau fase sekresi Fase ini dimulai sesudah ovulasi dan berlangsung dari hari ke-14 sampai ke-28.6 b. terutama dari mulut kelenjar. yaitu: a. dan mengeluarkan getah yang makin lama makin nyata. Pada fase ini endometrium tebalnya tetap. Fase ini berlangsung dari hari ke-5 sampai hari ke-14 dari siklus haid. Hormon FSH dari hipotalamus perlahan mengalami peningkatan setelah akhir dari korpus luteum dan pertumbuhan folikel dimulai pada fase folikular. 5. Hal ini merupakan pemicu untuk pertumbuhan lapisan endometrium.3. LH) berada pada level yang rendah dan sudah menurun sejak akhir dari fase luteal siklus sebelumnya. Fase proliferasi akhir (late proliferation) Fase ini berlangsung pada hari ke-11 sampai hari ke-14. kadar hormon gonadotropin (FSH. Tampak adanya banyak mitosis dengan inti berbentuk telanjang (nake nukleus). Di dalam endimetrium tertimbun glikogen dan kapur yang kelak diperlukan sebagai makanan untuk telur yang dibuahi.6 4. Inti epitel kelenjar membentuk pseudostratifikasi. Fase Proliferasi Dalam fase ini endometrium tumbuh menjadi setebal 3. Stoma bertumbuh aktif dan padat.5 mm. berkeluk-keluk. Fase Proliferasi dapat dibagi atas 3 subfase. bentuk kelenjar berubah menjadi panjang. 19 . 5.6 Siklus hormonal dan hubungannya dengan siklus ovarium serta uterus di dalam siklus menstruasi normal: Setiap permulaan siklus menstruasi. Fase proliferasi dini (early proliferation phase) Berlangsung antara hari ke-4 sampai hari ke-7.

Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular pada dua minggu periode sebelum menstruasi. dan dengan rangsangan dari hormon LH. Sekitar 80 hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala pramenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya . keluarlah hormon progesterone. Pada akhir fase folikular.7 Ketegangan sebelum haid terjadi beberapa hari sebelum haid bahkan sampai menstruasi berlangsung.5. 7 20 .Peningkatan level estrogen menyebabkan feedback negatif pada pengeluaran FSH hipofisis. PMS merupakan kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Hormon LH kemudian menurun sebagai akibat dari peningkatan level estradiol. Setelah perangsangan oleh hormon estrogen. Terjadi karena ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron menjelang menstruasi. hormon FSH merangsang reseptor (penerima) hormon LH yang terdapat pada sel granulosa. Hal ini dapat hilang begitu dimulainya pendarahan. Kadar estrogen menurun pada awal fase luteal dari sesaat sebelum ovulasi sampai fase pertengahan. hipofisis LH terpicu yang menyebabkan terjadinya ovulasi yang muncul 24-36 jam kemudian. Ovulasi adalah penanda fase transisi dari fase proliferasi ke sekresi.6 Manifestasi Klinik dan Komplikasi Manifestasi klinik dari menstruasi biasanya terjadi premenstrual syndrome (PMS). namun dapat pula berlanjut setelahnya Pada sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun. dan kemudian meningkat kembali karena sekresi dari korpus luteum. dari folikular ke luteal. Kedua hormon estrogen dan progesteron meningkat selama masa hidup korpus luteum dan kemudian menurun untuk mempersiapkan siklus berikutnya. Progesteron meningkat setelah ovulasi dan dapat merupakan penanda bahwa sudah terjadi ovulasi. Pre menstrual tension terjadi pada umur 30-40 tahun. tetapi pada akhir dari fase folikular level hormon LH meningkat drastis (respon bifasik). sindrom pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.

serta mudah merasa lelah. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam. Biasanya perempuan mudah uring-uringan. sebagai fasilitator dalam penggunaan serta cadangan oksigen di otot dalam bentuk myoglobin. 7 Gangguan metabolisme prostaglandin akibat kurangnya gamma linolenic acid (GLA). sistem saraf. perempuan yang mengalami menstruasi dapat menunjukkan gejala anemia jika tidak diberikan asupan zat besi yang tepat. yang akan menyebabkan gejala depresi. 7 Komplikasi dari menstruasi biasanya adalah anemia karena defisiensi zat besi. dan sebagai anti peradangan. Kadar esterogen akan mengganggu proses kimia tubuh ternasuk vitamin B6 (piridoksin) yang dikenal sebagai vitamin anti depresi. 7 Perasaan malas bergerak. Karena banyaknya zat besi yang keluar dari dalam tubuh dalam bentuk hemoglobin di dalam darah.PMS merupakan sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke2 sampai hari ke-4 sebelum menstruasi dan segera mereda setelah menstruasi dimulai. Disebabkan oleh : 7  Sekresi estrogen yang abnormal  Kelebihan atau defisiensi progesteron  Kelebihan atau defisiensi kortisol. 7 Penatalaksanaan Suplemen Fe Zat besi terdapat di setiap sel tubuh manusia dan mempunyai berbagai fungsi vital yang penting. Fungsi prostaglandin adalah untuk mengatur sistem reproduksi (mengatur efek hormon esterogen. Kekurangan besi akan 21 . dan perasaan negatif lainnya. atau prolaktin  Kelebihan hormon anti diuresis  Kelebihan atau defisiensi prostaglandin Meningkatnya kadar esterogen dan menurunnya kadar progesteron di dalam darah. progesterone). sebagai pembawa oksigen dari paru ke jaringan tubuh dalam bentuk hemoglobin (Hb). Serta merupakan bagian integral dari berbagai enzim dalam jaringan. sebagai media transport electron di dalam sel dalam bentuk sitokrom. androgen. sensitif. badan menjadi lemas. Emosi menjadi labil.

dalam kaitannya dengan berat badan. Kebutuhan tersebut bervariasi menurut usia dan jenis kelamin. hilangnya besi. namun sebagian dalam bentuk hemosiderin. 70% kebutuhan zat besi. maka sebagian besar besi (lebih dari 70 %) berada dalam bentuk besi yang fungsional. kehilangan karena menstruasi dan kebutuhan bagi pertumbuhan. Jika mekanisme ini berjalan normal. Seorang aki-laki dewasa mengalami kehilangan zat besi yang dibutuhkan lebih-kurang 1 mg 22 . Pada laki-laki dewasa. maka besi yang fungsional dapat dipertahankan. Kondisi defisiensi zat besi ini sekaligus dapat merupakan kondisi rawan keracunan timbal. demikian pula dengan cadangan besinya.8 Jumlah besi dalam tubuh manusia berkisar 3. Jika kecukupan zat besi dalam tubuh terpenuhi. Kapasitas absorbsii besi dari tubuh tergantung dari makanan yang dikonsumsi.4. jumlah dan jenis besi yang dikandung didalamnya. serta kecepatan pembuatan eritrosit. sedangkan sisanya dalam bentuk cadangan dan transport. kebutuhan ini paling tinggi terjadi pada bayi yang kecil. 4. serta berbagai penyimpangan perilaku yang pada akhirnya akan dapat menurunkan kualitasnya. Jumlah besi keseluruhan dalam tubuh ditentukan oleh asupan besi. 95% kebutuhan zat besi untuk produksi eritrosit diambil dari pemecahan eritrosit itu sendiri.8 Pembentukan eritrosit dan destruksinya merupakan proses sirkulasi zat besi di dalam tubuh. melalui pengaturan absorbsii.8 Pengaturan keseimbangan besi di dalam tubuh terutama melalui sistem gastrointestinal.8 g pada laki-laki dewasa dan 2. Penyebab kekurangan zat besi pada anak dan bayi adalah akibat kebutuhan yang meningkat karena cepatnya pertumbuhan yang tidak diikuti dengan asupan yang cukup. serta cadangan dalam tubuh. serta adanya interaksi dengan berbagai bahan makanan yang dapat mempercepat dan menghambat absorbsiii besi. 5% kebutuhan zat besi lainnya diambil dari luar. sedangkan sisanya sebagai myoglobin dan sitokrom. 4.8 Kebutuhan besi harian dihitung berdasarkan jumlah zat besi dari makanan yang diperlukan untuk mengatasi kehilangan basal. karena pada kondisi ini dapat meningkatkan absorbsii timbal. Sebagian besar bessi yang fungsional terdapat dalam bentuk hemoglobin.3 g pada wanita. Besi ditransport dalam darah oleh protein dalam bentuk transferrin. Besi disimpan dalam tubuh terutama dalam bentuk ferritin. Sedangkan pada bayi.menyebabkan terganggunya berbagai fungsi vital tersebut serta dapat menimbulkan berbagai penyakit dan kematian. 4. Kurangnya zat besi pada anak menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak.

Kebutuhan fisiologis zat besi dapat diinterpretasikan menjadi kebutuhan gizi dengan memperhitungkan efisiensi absorbsi zat besi dari makanan. defisiensi zat besi jarang terlihat sebelum usia 6 bulan pada bayi yang memperoleh ASI.8 mg per hari. Dengan demikian. Kehamilan juga menyebabkan kebutuhan tambahan terhadap zat besi.4 mg zat besi guna mengimbangi kehilangan yang sangat tinggi pada saat menstruasi). Bayi sehat yang aterm lahir dengan simpanan zat besi yang cukup sampai usia 6 bulan pertama. agar tetap terdapat persediaan zat besi. seorang pria dewasa dengan ukuran tubuh rata-rata hanya perlu menyerap 1 mg zat besi dari makanannya setiap hari. Karena alasan inilah. Sesudah usia 6 bulan. Namun. kulit dan saluran urinaria.8 Usia Bayi 6 bulan pertama 7-12 bulan Anak 1-3 tahun 4-8 tahun Remaja putra 9-13 tahun 14-18 tahun Remaja putri 9-13 tahun 14-18 tahun Laki-laki dewasa Besi (mg/hari) 0.5 mg zat besi per hari untuk mengatasi kehilangan secara berlebihan yang diperlukan guna mendukung pertumbuhan. anak yang sedang tumbuh dan para remaja memerlukan 0. 4. yaitu sekitar 0. khususnya kehamilan trimester kedua dan ketiga sehingga kebutuhan hariannya menjadi 4-6 mg. wanita dewasa mengalami kehilangan zat besi tambahan akibat menstruasi dan hal ini menaikkan kebutuhan rata-rata setiap harinya sehingga zat besi yang harus diserap adalah 1.27 11 7 10 8 11 8 15 8 23 .8 Tabel 1 Nilai AKG untuk berbagai kelompok usia. Kehilangan zat besi yang dibutuhkan pada wanita berjumlah sama.per hari dan kehilangan ini terutama terjadi pada saluran pencernaan. makanan padat harus diberikan secara bertahap ke dalam makanan bayi untuk memenuhi kebutuhannya yang meningkat akan zat besi dan protein.4 mg per hari (jumlah ini memenuhi 90% kebutuhan pada wanita yang sedang menstruasi: untuk memenuhi kebutuhan yang 10% lagi diperlukan absorbsi harian paling sedikit 2.

sehingga pola konsumsinya sangat menyalahi kaidah-kaidah ilmu gizi. karena biasanya pada umur inilah perhatian untuk olahraga sedang tinggi-tingginya. terutama penyuluhan yang dikaitkan dengan bentuk tubuh atau kecantikan akan sangat menarik perhatian pada remaja putri. sedangkan para remaja loaki-laki akan lebih tertarik bila penyuluhan gizi ini dikaitkan dengan prestasi berbagai jenis olahraga. Kita tidak perlu menghitung lagi jumlah yang diperlukan karena kita dapat mengacu pada table RDA bagi semua glongan umur. aktivitas fisik.8 Kebutuhan energi bagi anak ditentukan oleh metabolisme basal. suhu lingkungan. dan sebagainya. yang disebut “adolescence growth spurt”. Pada remaja laki-laik kegiatan jasmaniah sangat meningkat. mendaki gunung.8 Pada remaja perempuan mulai terjadi menarche dan mensis disertai pembuangan sejumlah besar zat besi. badminton. sehingga banyak yang membatasi konsumsi makanannya. serta kesehatannya. sepak bola. Bahkan banyak yang berdiet tanpa nasihat atau pengawasan seorang ahli kesehatan dan gizi. 4. umur.Wanita dewasa Orang dewasa Ibu hamil Ibu menyusui 19-50 tahun 18 8 27 < 18 tahun 19-50 tahun 10 9 Nutrisi Kelompok umur remaja menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat. 4. mungkin terjadi defisiensi relatif terutama defisiensi vitamin-vitamin. Bila konsumsi berbagai sumber zat gizi tidak ditingkatkan.8 Penyuluhan dan bimbingan gizi yang benar dan jelas sangat diperlukan oleh golongan umur remaja ini. bahkan sampai kurus. Banyak pantang atau tabu yang ditentukan sendiri berdasarkan pendengaran dari kawannya yang tidak kompeten dalam soal gizi dan kesehatan. Remaja putri kelompok ini sering sangat sadar akan bentuk badannya. seperti atletik. 4. Defisiensi sumber energi akan menyebabkan anak-anak kelompok umur ini langsing. sehingga terjadi berbagai gejala dan keluhan yang sebenarnya merupakan gejala-gejala kelainan gizi. basket. sehingga memerlukan zat-zat gizi yang relative besar jumlahnya. Zat-zat gizi 24 .

Defisiensi zat gizi tersebut dapat mengakibatkan penyakit gangguan gizi. jagung. ikan dan telur mengandung protein berkualitas tinggi. 25-35 % lemak. tambahan protein dapat diperoleh dari kacang-kacangan seperti kacang hijau.0 bagi anak sekolah dan remaja. Saat remaja. kenaikan kebutuhan kalori bertambah pada umur 12 tahun dengan puncak kebutuhan kalori 2550 per hari. serta produk-produknya seperti tahu. Oleh sebab kebutuhan energi berbeda-beda walaupun pada umur yang sama . Dapat pula terjadi kurangnya laju pertumbuhan dan indeks massa tubuh. dan juga dari serealia seperti beras. dan 1. aupan protein akan digunakan menjadi sumber energi.3 g/cm tinggi tubuh. Jumlah protein yang diberikan dianggap adekuat jika mengandung semua asam amino esensial dalam jumlah yang cukup.4. sedangkan tiap gram lemak mengandung 9 kkal.8. tempe. Ada beberapa bukti yang menunjukkan kurangnya asupan proteinterjadi pada populasi remaja. Susu sapi merupakan sumber protein yang baik. Jika asupan energi menjadi berkurang dengan segala alas an. Dianjurkan supaya jumlah energi yang diperlukan didapati dari 50-60 % karbohidrat. dan 10-15 % protein. Rekomendasi protein harian untuk remaja adalah 0. Susu 25 . Beberapa penelitian telah menginvestigasi antara pertumbuhan dan asupan kalori. mi dan sebagainya. Dalam rata-rata. Maka protein yang diberikan harus sebagian berupa protein berkualitas tinggi seperti protein hewani.8.0 gram tiap kilogram berat badan bayi. kacang kedelai. akan tetapi jangan dilupakan bahwa kebutuhan energi berbeda-beda secara individual.yang mengandung energi disebut makronutrien dan terdiri dari karbohidrat.9 Vitamin dan mineral esensial merupakan zat gizi yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan. Daging. Tiap gram karbohidrat maupun protein memberi energi sebanyak 4 kkal. protein. diikuti dengan pengurangan kebutuhan kalori saat umur 18 tahun dengan asupan rata-rata 2200 kkal per hari. roti. Disarankan untuk memberi 2. kebutuhan protein sangat dibutuhkan karena berkorelasi dengan pola pertumbuhan. maka untuk menentukan jumlah makanan yang harus diberikan untuk semua anak dari golongan umur tertentu tidak mungkin. Angka-angka yang tercantum dalam daftar kecukupan gizi sangat baik dan membantu dokter atau para hali gizi untuk menetukan jumlah energi yang harus diberikan hingga dapat menyusun menunya. 4. oleh karena itu tidak akan terjadi pembentukan atau perbaikan jaringan. yang kemudian berkurang dengan bertambahnya umur. mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.5-3.9 Kebutuhan akan protein bagi tiap kilogram berat badan adalah tinggi pada bayi oleh sebab pertumbuhannya yang cepat sekali.5-2. dan lemak. terutama oleh perbedaan aktivitas fisiknya. Sebagai parameter yang dapat dipercaya ialah memonitor pertumbuhan dan kesehatannya.

kebutuhna kalsium menjadi lebih tinggi saat pubertas dan remaja daripada saat kanak-kanak dan dewasa. Tiap 500-600 ml susu mengandung kurang lebih 0. Saat remaja. telur. Kebutuhan kalsium meningkat dari 800 mg saat pra-remaja menjadi 1200 mg saat remaja. Penelitian membuktikan bahwa pada stadium 5 Tanner stage terdapat konsentrasi Zinc plasma yang tinggi. hingga kebutuhan zat tersebut harus disuplai oleh bahan makanan lain yang kaya akan zat tersebut seperti daging dan sayur mayur. kebutuhan kalsium dapat menjadi dua kali lipat dari biasanya daripada tahap-tahap lain dalam perkembangan remaja. buah. Pada umumnya anak sehat memerlukan 1000-1500 ml tiap harinya. Susu sapi mengandung juga berbagai vitamin seperti vitamin A. diare. vitamin golongan B. dan kelenjar endokrin yang cepat.8 Gambar 1. Asupan kurang dari mineral terjadi paling sering karena pilihan makanan yang populer di masyarakat. Tabel referensi asupan nutrisi nutrien yang terpilih untuk berbagai umur. Dalam keadaan sakit seperti infeksi dengan suhu badan yang tinggi. tulang. muntah. 4.7-0. sayur. Survey dietetik menunjukkan bahwa kalsium dan besi merupakan hal yang penting bagi nutrisi remaja. dan serealia akan mengandung cukup vitamin dan mineral. Disayangkan bahwa susu sapi tidak mengandung banyak zat besi dan fluor. 4. Seiring dengan perkembangan otot.8 gram kalsium dan cukup fosfor bagi pembentukan tulang dan gigi.9 Jumlah cairan yang harus masuk dalam tubuh merupakan hal yang penting terutama bagi bayi yang mudah terkena dehidrasi.sapi merupakan sumber yang baik bagi beberapa vitamin dan mineral seperti kalsium dan fosfor. daging.9 26 . semua kebutuhan mineral diperlukan. Menu yang tiap harinya mengandung susu. Pada puncak laju pertumbuhan. Zinc merupakan mineral esensial untuk pertumbuhan yang sehat dan kematangan seksual pada remaja.8. masukkannya harus dinaikkan untuk menghindarkan keadaan yang buruk.

menstruasi tidak menjadi masalah yang membahayakan bagi perempuan. Dipengaruhi oleh berbagai hormon yang mengatur perkembangan perempuan 27 . karena menstruasi merupakan proses fisiologis yang dialami oleh semua perempuan yang telah mengalami masa pubertas.6 Kesimpulan Menstruasi merupakan proses fisiologis pada perempuan saat mencapai masa pubertas. Rekomendasi asupan energi dan protein.Gambar 2.5.9 Prognosis Prognosis dari menstruasi semuanya baik. Dengan asupan gizi yang cukup.

2011. 992-7 3. Berek & novak’s G ynecology. Jakarta: PT. Sediaoetama AD. Taylor CR. 23-205 5. et al.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Buku ajar nutrisi pediatric dan penyakit metabolik. 2006. 1064-79 6. USA: Wadsworth Cengage Learning. estrogen dan progesterone. ed. h. 2011. 4th ed. Nutrition through the life cycle. Guyton AC. Davey P. Sherwood L. Prognosis dari menstruasi adalah et bonam (baik). h. Brown JE. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Fisiologi manusia: dari sel ke sistem. Anwar M. h.seperti FSH. Berek JS. 2012. 1. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat. ed. pemeriksaan fisik umum. 240-5 9. 3. 11. perempuan harus memiliki asupan gizi yang dapat memberikan keseimbangan bagi pengeluaran zat besi tersebut. 4-301 2. jil. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Oleh karena kehilangan zat besi yang cukup banyak pada saat menstruasi. LH. At a glance medicine. Jakarta: Penerbit Erlangga. 2. Baziad A. 2008. Daftar Pustaka 1. Lestari ED. 358-70 28 . 2005. editor. Buku ajar fisiologi kedokteran. Sjarif DR. ed. h. pemeriksaan antropologi dan pemeriksaan ginekologi. Ringkasan patologi anatomi. h. Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi di Indonesia. 833-65 7. p. 2007. Ilmu kandungan. ed. 899-934 8. h. Jakarta: Sagung Seto. 2011. Pemeriksaan terhadap perempuan yang telah mencapai masa pubertas dapat dilakukan pemeriksaan Tanner stage. editor. Komplikasi yang dapat ditemui pada kejadian menstruasi adalah premenstrual syndrome dan anemia defisiensi zat besi. Chandrasoma P. 73-137 4. h. Mexitalia M. h. Prabowo P. 2008. Hall JE. 14th ed. Philadelphia: Lippincot Williams & Wilkins. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful