P. 1
makalah kemakalah pendidikan kewirausahaanwirausahaan .docx

makalah kemakalah pendidikan kewirausahaanwirausahaan .docx

|Views: 108|Likes:
Published by aiiuadjha
tentang usaha toko kue khusus cupcake
tentang usaha toko kue khusus cupcake

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: aiiuadjha on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.

Latar Belakang Cupcake adalah kue-kue mini yang ditempatkan pada cup-cup kecil yang

terbuat dari kertas dengan berbagai warna. Cupcake neniliki penampilan yang menarik karena dikemas dalam wadah-wadah kecil nan cantik dan juga memiliki rasa yang enak. Cupcake sangat cocok disajikan dalam berbagai perayaan, seperti hantaran natal, idul fitri, tahun baru baik sebagai snack ataupun makanan penutup. Cupcake tersedia dengan bermacam-macam tampilan dan rasa. Baik bentuk dan tampilan cupcake pun bisa disesuaikan dengan momen yang ada, hiasan badut untuk ulang tahun, ketupat dan masjid untuk lebaran, atau bunga romantis untuk sang pujaan hati Selain bisa didandani cantik sesuai tema yang dikehendaki, cupcake juga dipandang praktis karena tidak perlu dipotong-potong sebelum dibagikan. Selain itu dengan sentuhan kreativitas, cupcake tampil cantik dapat dihias dengan butter cream, fondant, gula gula aneka warna bahkan dengan foto. Cupcake juga bisa menggantikan birthday cake ataupun wedding cake dengan disusun diatas tier yang bertingkat.

1

Berdasarkan asal-usulnya, cupcake berkembang di Amerika, pada abad ke19,cupcake mungkin memiliki ukuran mini, tapi tidak harus selalu begitu. Dijuluki demikian karena bahan-bahan yang dipergunakan biasanya ditakar dalam ukuran cup (mangkok), bukan ditimbang. Tradisi ini selanjutnya berkembang menjadi kebiasaan. Awal

mulanya, cupcake sering pula disebut kue “angka”, karena takaran pengukurannya sangat mudah diingat. Misalnya, satu mangkok mentega/margarin ditambah dua mangkok gula pasir ditambah tiga mangkok tepung ditambah semangkok susu dan satu sendok soda kue. Berkembang kemudian orang-orang mulai membuat cetakan cupcake dalam wadah kaleng yang disebut Muffin tins, yang mulai populer sekitar abad ke-20. Dewasa ini, cupcake sudah menjadi sangat bervariasi, mulai dari komposisi bahan baku, ukuran, bentuk dan dekorasi.

2.

Rumusan Masalah 1. 2. Apa saja yang dibutuhkan dalam membuka peliang usaha toko cupcake? Dimana lokasi yang tepat untuk membuka usaha toko cupcake?

2

3.

Tujuan 1. Untuk menambah wawasan tentang kewirausahaan. 2. Memberikan motivasi kepada pembaca untuk membuka peluang usaha toko cupcake.

3

BAB II LANDASAN TEORI

1.

Pengertian Kewirausahaan Kata wirausaha dalam bahasa Indonesia merupakan gabungan dari kata “wira”

yang artinya gagah berani, perkasa dan kata “usaha”, sehingga secara harfiah wirausahawan diartikan sebagai orang yang gagah berani atau perkasa dalam berusaha (Riyanti, 2003). Wirausaha atau wiraswasta menurut Priyono dan Soerata (2005) berasal dari kata “wira” yang berarti utama, gagah, luhur berani atau pejuang; “swa” berarti sendiri; dan kata ”sta” berarti berdiri. Dari asal katanya “swasta” berarti berdiri di atas kaki sendiri atau berdiri di atas kemampuan sendiri. Kemudian mereka menyimpulkan bahwa wirausahawan atau wiraswastawan berarti orang yang berjuang dengan gagah, berani, juga luhur dan pantas diteladani dalam bidang usaha, atau dengan kata lain wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai sifat-sifat kewirausahaan atau kewiraswastaan seperti: keberanian mengambil resiko,

keutamaan dan keteladanan dalam menangani usaha dengan berpijak pada kemauan dan kemampuan sendiri. Drucker (1985) mengartikan kewirausahaan sebagai semangat, kemampuan, sikap dan perilaku individu dalam menangani usaha (kegiatan) yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru

4

dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Hisrich dan Brush (dalam Winardi, 2003) menyatakan bahwa kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan jalan mengorbankan waktu dan upaya yang diperlukan untuk menanggung resiko finansial, psikologikal serta sosial dan menerima hasil-hasil berupa imbalan moneter dan kepuasan pribadi sebagai dampak dari kegiatan tersebut. Kao (1997) mendefinisikan kewirausahaan sebagai suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi) dan/atau membuat sesuatu yang berbeda (inovasi),yang tujuannya adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagi masyarakat. Hal senada disampaikan oleh Schumpeter (dalam Winardi, 2003) dengan menyatakan bahwa kewirausahaan merupakan sebuah proses dan para wirausahawan adalah seorang inovator yang memanfaatkan proses tersebut. Berdasarkan beberapa definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah semangat, kemampuan dan perilaku individu yang berani menanggung resiko, baik itu resiko finansial, psikologikal, maupun sosial dalam melakukan suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan membuat sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada (inovasi) dengan menerima hasil berupa imbalan moneter dan kepuasan pribadi.

5

2.

Ciri-Ciri Wirausahawan Bygrave (dalam Ifham, 2002) mengemukakan beberapa ciri-ciri seorang

wirausahawan, yaitu: a. Mimpi (dreams), yakni memiliki visi masa depan dan kemampuan mencapai visi tersebut. b. Ketegasan (decisiveness), yakni tidak menangguhkan waktu dan membuat keputusan dengan cepat. c. d. e. f. g. h. Pelaku (doers), yakni melaksanakan secepat mungkin. Ketetapan hati (determination), yakni komitmen total, pantang menyerah. Dedikasi (dedication), yakni berdedikasi total, tidak kenal lelah. Kesetiaan (devotion), yakni mencintai apa yang dikerjakan. Terperinci (details), yakni menguasai rincian yang bersifat kritis. Nasib (destiny), yakni bertanggungjawab atas nasib sendiri yang hendak dicapainya. i. Uang (dollars), yakni kaya bukan motivator utama, uang lebih berarti sebagai ukuran sukses. j. Distribusi (distributif), yakni mendistribusikan kepemilikan usahanya kepada karyawan kunci yang merupakan faktor penting bagi kesuksesan usahanya.

6

3.

Aspek-Aspek Kewirausahaan

Drucker (1985) menguraikan aspek-aspek kewirausahaan, yaitu: a. Kemampuan mengindera peluang usaha, yakni kemampuan melihat dan memanfaatkan peluang untuk mengadakan langkah-langkah perubahan menuju masa depan yang lebih baik. b. Percaya diri dan mampu bersikap positif terhadap diri dan lingkungannya, yakni berkeyakinan bahwa usaha yang dikelolanya akan berhasil. c. Berperilaku memimpin, yaitu mampu mengarahkan, menggerakkan orang lain, dan bertanggungjawab untuk meningkatkan usaha. d. Memiliki inisiatif untuk menjadi kreatif dan inovatif, yaitu mempunyai prakarsa untuk menciptakan produk/metode baru yang lebih baik mutu atau jumlahnya agar mampu bersaing. e. Mampu bekerja keras, yaitu memiliki daya juang yang tinggi, bekerja penuh energi, tekun, tabah, melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan tanpa mengenal putus asa. f. Berpandangan luas dengan visi ke depan yang baik, yaitu berorientasi pada masa yang akan datang dan dapat memperkirakan hal-hal yang dapat terjadi sehingga langkah yang diambil sudah dapat diperhitungkan. g. Berani mengambil resiko, yaitu suka pada tantangan dan berani mengambil resiko walau dalam situasi dan kondisi yang tidak menentu. Resiko yang dipilih tentunya dengan perhitungan yang matang.

7

BAB III PEMBAHASAN

1.

Jenis Usaha Dalam usaha toko cupcake ini, Toko cupcake ini akan saya beri nama “D’

Yummy Cupcakes”. Toko ini menjual berbagai macam varian cupcake. Toko ini menjual cupcake baik sebagai snack/ cemilan, hantaran untuk perayaan tertentu, seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, dan event-event lainnya. Toko ini juga menyediakan cupcake sebagai kue ulang tahun dan kue pernikahan. Harga yang ditawsrkan dimulai dari Rp. 3.500 hingga Rp. 1.000.000, tergantung ukuran dan kesulitan dekorasi pada cupcake yang dipesan dan diinginkan. Ada berbagai macam varian rasa cupcake yang ditawarkan di “D’ Yummy Cupcake”, yaitu : a. Chocolate b. Vanilla c. Strawberry d. Green Tea e. Chesse f. Blueberry g. Tiramisu h. Almonds

8

i. Blackforest j. Chocochip,dll. Adapun dekorasi-dekorasi yang tersedia disini : a. Buttercream b. Coklat leleh c. Keju d. Butiran permen e. Chocochip, f. Fondant g. Foto h. Animasi 2D atau 3D

2.

Modal Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Modal usaha yang diperlukan dalam mendirikan Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” yaitu : a. Modal untuk pembelian bahan baku sebesar ± Rp. 2.000.000,00

b. Modal untuk pembelian peralatan sebesar ± Rp. 4.000.000,00. Peralatan ini terdiri dari :    Mixer Oven Cetakan Cupcake

9

 

Kompor Panci, dll.

3.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Adapun bahan baku yang dibutuhkan untuk usaha toko cupcake ini, diantaranya :            Telur Tepung Terigu Gula pasir Margarin Baking Powder Vanili Coklat bubuk Coklat batangan Keju Cheddar Esens pemberi rasa makanan Kertas Muffin, dll.

10

4.

Sumber Daya Manusia Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Dalam toko cupcake “D’ Yummy Cupcake” mempunyai pegawai sebanyak 10

orang, yakni 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Tugas dari masing-masing pegawai tersebut diantaranya : a. 2 orang perempuan bertugas pada bagian produksi membuat cupcake. b. 3 orang perempuan bertugas pada bagian menghias/mendekorasi cupcake. c. 2 orang laki-laki bertugas pada bagian penjualan cupcake. d. 3 orang laki-laki bertugas pada bagian pengiriman cupcake Dalam pembagian upah saya selaku pemilik tidak memandang bagiannya dalam bekerja, tetapi lebih melihat kepada lama meraka bekerja di toko cupcake inidan keahlian dalam mengemban tugasnya masing-masing. Waktu kerja produksi dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore kalau ada pesanan banyak waktu produksinya bisa lebih lama.

5.

Profit yang Diperoleh oleh Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Keuntungan yang diperoleh “D’ Yummy Cupcake” setelah toko ini berjalan

selama 3 bulan cukup memadai, karena usaha ini menggunakan sistem pemesanan dan juga membuka toko. Dibawah ini merupakan simulasi keuntungan usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” :

11

Pendapatan Laba Kotor Rp. 80.000.000. Di bawah ini berbagai pengeluaran yang terdiri dari:    Bahan baku selama 3 bulan Rp. 27.000.000 Tenaga kerja/bulan untuk 10 orang Rp. 30.000.000 Sewa toko/bulan untuk sebuah toko Rp. 6.000.000 Jadi total pengeluaran Rp. 63.000.000 Keuntungan bersih sebesar Rp. 80.000.000 – Rp. 63.000.000= Rp.17.000.000 Jadi, keuntungan bersih yang diperoleh oleh toko cupcake “D’ Yummy Cupcake” adalah sebesar Rp. 17.000.000.

6.

Pemasaran Toko Cupcake “D‟ Yummy Cupcake” Adapun pemasaran yang dilakukan oleh Toko Cupcake “D’ Yummy

Cupcake” ini yaitu : a. Dengan cara membuka sebuah toko yang dibuka didaerah Jl. Jendral Sudirman Toko cupcake ini buka dari jam 10 sampai jam 5 sore. b. Dengan cara menerima pesanan kue dalam partai besar maupun dalam partai kecil Pesanan ini biasanya untuk acara ulang tahun, pernikahan, hantaran, dll. Dalam hal pesanan sistem yang digunakan yaitu jika yang memesan kue itu orang lama maka pemesan hanya menelpon si pemilik, sedangkan jika

12

pemesan itu orang baru maka orang tersebut harus memberikan uang muka kurang lebih 50%. c. Dengan cara membagikan brosur Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” ke pelanggan, serta dari mulut ke mulut.

7.

Peralatan Yang Digunakan Dalam Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Dalam kegiatan produksinya Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake”

membutuhkan peralatan diantaranya:         Kompor Panci Mixer Oven Listrik dan oven Kompor Cetakan cupcake Gunting Kulkas Kertas kue muffin, dll.

13

8.

Peluang Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Menurut saya, peluang usaha pada Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” ini

akan lebih berkembang dan lebih maju karena Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” ini menjual bermacam-macam varian rasa, dan rasanya enak. Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” ini suka membuat sensasi baru dengan cara menawarkan macammacam cupcake yang dibuat. Dalam melakukan pemesanan dapat dilakukan dengan langsung datang ke toko ataupun dengan cara menelpon langsung pemilik toko bagi yang tidak dapat langsung datang ke toko dan juga jika yang memesan orang lama maka pemesan tidak perlu membayar uang muka.

9.
`

Persaingan Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, saya selaku pemilik

toko cupcake ini tidak takut bersaing dengan usaha toko kue yang lain. Karena saya yakin toko cupcake yang saya iproduksi mempunyai rasa yang khas dibandingkan dengan toko kue lainnya serta selalu memberikan sensasi-sensasi baru dengan membuat cupcake dengan resep baru dan tidak menggunakan bahan-bahan pengawet. Dan dalam Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” ini saya bersedia menerima kritik dan saran dari pelanggan untuk dapat lebih mengembangkan usaha toko cupcake ini.

14

10.

Kendala yang Dihadapi dalam Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Kendala yang dihadapi Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” selama 3 bulan

berjalannya usaha ini adalah kesulitan para pegawai yang bertugas mendekorasi cupcake menghias cupcake-cupcake yang telah matang. Butuh ketelitian, ketelatenan serta keahlian dalam menghias cupcake, agar cupcake dapat menarik minat para pelanggan dan para pengunjung Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake” Menjaga kualitas rasa yang enak juga merupan kendala yang dihadapi toko cupcake ini. Tingginya harga bahan baku untuk membuat cupcake, membuat saya selaku pemilik toko harus memutar otak agar harga cupcake tidak melonjak terlalu tinggi seiring dengan tingginya harga bahan baku, agar para pelanggan setia tidak kabur. Dan berusaha tidak menurunkan kualitas bahan baku agar rasa tidak berubah.

11.

Lokasi Usaha Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake”

Lokasi toko ini cukup strategis karena terletak di pinggir jalan, sehingga banyak orang yang melihat toko cupcake ini. Serta pelanggan toko cupcake ini bisa membeli cupcake yang disukai dengan mudah dan cepat.

15

12.

Resep Cupcake ala Toko Cupcake ala „D‟ Yummy Cupcake” Bahan :
     

3 butir telur 175 gram tepung terigu 150 gram gula pasir 150 gram margarin 1 sendok teh baking powder 1 sendok teh esens vanili

Hiasan :
 

permen warna-warni cokelat warna-warni, ataupun bisa ditambah/diganti bahan lain sesuai selera.

Cara membuat :

1. Siapkan cetakan cupcake dan beri kertas cup.

16

2. Kocok semua bahan dengan kecepatan sedang selama 5 menit atau sampai mengembang. Tuang ke dalam cetakan dan panggang hingga matang. Angkat dan dinginkan. 3. Hias dengan cokelat leleh warna-warni dan diberi taburan permen warnawarni, biarkan hingga cokelat mengeras. Untuk hiasan bisa diganti dengan bahan lain sesuai selera.Sajikan.

17

13.

Dokumentasi Cupcake yang dihasilkan Toko Cupcake “D’ Yummy Cupcake”

18

BAB IV PENUTUP

1.

Kesimpulan Toko cupcake “D’ Yummy Cupcake” ini menjual berbagai macam variasi rasa

cupcake. Toko cupcake ini selalu memberikan inovasi bentuk dan rasa yang baru sehingga para pelanggan tidak akan bosan karena cupcake yang dijual banyak variasinya. Toko ini selalu memerikan diskon dari harga sebenarnya jika pembelian dalam partai besar atau paket untuk event-event besar seperti ulang tahun atau pernikahan. Toko ini tidak hanya melayani pelanggan secara langsung dengan tatap muka tetapi juga melayani dengan cara pesan-antar jika pelanggan tidak sempat datang ke toko ini. Toko ini menerima pesanaa untuk wilayah Balikpapan dan sekitarnya.

2.

Saran Diharapkan pembaca dapat lebih dapat memahami lagi keseluruhan isi dari

makalah ini dan dapat memberikan masukan demi kesempurnaan makalah ini.

19

DAFTAR PUSTAKA

http://jhermialentolangi.wordpress.com/2012/04/04/makalah-kewirausahaanusaha-toko-kue-kristina/

http://anekakuliner.com/tag/membuat-berbagai-macam-hiasan-dekorasicupcakes

 

http://www.erabaru.net/etalase/13457-berkenalan-dengan-si-cantik-cupcake http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23570/3/Chapter%20II.pdf

20

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->