PENDIDIKAN PANCASILA

BAB I

A. Alasan Rasional Pendidikan Pancasila
a.

Visi dan Misi P. Pancasila
VISI MISI
-Mewujudkan nilai dasar -Menumbuhkan kesadaran -Menumbuhkan sikap & perilaku -Menumbuhkan tanggung jawab iptek & seni (Semuanya bersendikan nilai-nilai Pancasila)

Sumber Nilai & Pedoman Pengembangan Kepribadian

OUT PUT
Pancasila sbg keyakinan dan pegangan hidup bermasyarakat, berbangsa & bernegara

PRASYARAT
Pancasila dirasakan sebg sesuatu yang paling sesuai dengan kehidupan keseharian

b. Kompetensi yang diharapkan
Sikap bertanggung jawab

Kemampuan memaknai peristiwa sejarah & nilai2 budaya bagi Persatuan Indonesia

KOMPETENSI HARAPAN

Pengenalan atas perubahan & perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi,seni

Pengenalan masalah hidup & kesejahteraan & cara pemecahannya

di satu pihak menyadari keterbatasan dari keyakinan ontologik. kedalaman reflektif dan ketajaman reseptif dituntut untuk dimiliki oleh para ilmuwan. meletakkan komitmennya pada pemuliaan harkat dan martabat manusia. dan di lain pihak berani menyingkap tabir manipulasi terhadap ilmunya untuk tujuan-tujuan ekonomik. pilihan epistemologik dan ukuran axiologik yang melandasi dirinya sebagai pengusaha ilmu. Untuk itu dalam mengikuti perkembangan ilmu.c. Kedua. dan secara kreatif mampu menawarkan paradigma-paradigma baru guna menghadapi masalah yang timbul dalam masyarakat. untuk menghindarkan diri dari kecongkahan dan kerabunan intelektualnya. politik ataupun ideologik. . Tugas dan Peranan Ilmuwan Pertama.

LANDASAN P.B. PANCASILA Landasan Historis Landasan Kultural . PANCASILA Landasan Filosofis LANDASAN P.

PANCASILA 1. . falsafah bangsa yang berbeda dgn lainnya. Falsafah hidup tersebut diangkat dari nilai-nilai kultural melalui refleksi filosofis pendiri negara. Landasan Kultural Ciri khas pandangan hidup . sehingga Bgs Indonesia tidak dapat dipisahkan dgn nilai-nilai Pancasila 2.LANDASAN & TUJUAN P. Landasan Historis Nasionalisme & rasa kebangsaan yang kuat yang berakar pada sejarah bukan kekuasaan /hegemoni ideologi Nilai-nilai Pancasila berasal dari bangsa sendiri = kausa materialis.

2. Landasan Filosofis Pancasila sbg Dasar Filsafat negara & pandangan filosofis bangsa Konsistensi untuk tindakan realisasi atas nilainilai sila Pancasila Cerminan realisasi filosofis asli bangsa Indonesia ..Lanjutan….

. PANCASILA SECARA ILMIAH Pengetahuan menurut Sifatnya PENGETAHUAN A PRIORI A POSTERIORI Pengetahuan yang terjadi secara serta merta tanpa melalui pengalaman Pengetahuan yang terjadi berdasar pengalaman yang dikenal .C.

Pra Ilmiah/ P. Keagamaan ( Religious Knowledge ) Pengetahuan wahyu melalui keyakinan (terjadi melalui proses keyakinan shg sifatnya “dogmatik tradisional” P. deskripsi. Kefilsafatan ( Philosophical Knowledge ) Pengetahuan menuju hakikat objek ( melalaui refleksi: analisa.Pengetahuan berdasarkan gradasinya P. penafsiran. Ilmiah / Ilmu ( Scientific Knowledge /Science P. spekulasi P.pemahaman. Biasa ( Common sense knowledge ) Pengetahuan sistemik melalui metodologi ilmiah Pengetahuan inderawi .

Deskriptif Menjawab pertanyaan “Bagaimana” . Essensi Menjawab pertanyaan “apa” P. Kausal Menjawab pertanyaan”Mengapa” P. Pancasila P.Pengetahuan Ilmiah berdasarkan gradasinya Fil.Normatif Menjawab pertanyaan “ ke mana” PYK P.

Syarat Pengetahuan Ilmiah Ber Objek ( Formal & Material ) Bersifat Universal Ber Metode Ber Sistem .

tidak terbatas ruang &waktu Bersifat Universal ( Analitico Syntetic ) ( Hermeunetik ) Ber Metode Sila-sila Pancasila tersusun teratur. umum. konsisten yang utuh dan bulat Ber Sistem .4 Syarat Pengetahuan Ilmiah Pada Pancasila ( Formal : YK. non empiris ) Ber Objek Sila-sila sesuai kenyataan. Filsafat) ( Material : empiris .

Kausal (K (K (K (K Kajian mengenai kausalitas Pancasila Materialis:asal mula bahan.Normatif Kajian mengenai pedoman. Essensi P. asli ada pada bangsa) Formalis: asal mula bentuk.pentpn PPKI (sbg pembentuk negara) Finalis: asal mula tujuan . norma hukum sbg realisasi & kongkritisasi nilai Pancasila P. Deskriptif Kajian mengenai sejarah perumusan .susunan & rumusan aline 4 Efisien: asal mula karya. bentuk & susunan otentik.Pancasila sbg dasar filsft neg.perumusan BPUPKI.) P. kedudukan & fungsi .Penerapan Jenis Pengetahuan Ilmiah Pada Pancasila Kajian mengenai hakikat dari isi arti Pancasila P.

BAGIAN II .

berdusta.PANCASILA Pancasila ( Pengertian ) Etimologis . 18 Agst 1945.berhati dengki. minum miras) -Negara Kertagama.Pu Tantular ( 5 batu sendi kesusilaan berupa larangan = tindak kekerasa.Prosesnya : Pengusulan ( Sukarno. . sidang BPUPKI 1 Juni 1945) Perumusan (Panitia 9 BPUPKI 22 Juni 1945 dlm Piagam Jakarta) Penetapan ( PPKI.Tri Pitaka Budha ( 5 aturan berupa larangan = membunuh. 5 Juli 1966. XX/MPRS/1966) .Digunakan untuk memberi nama dasar fils negara. Majapahit 1365 &Sutasoma.Pu Prapanca. mencuri. Syila= Dasar/alas/sendi) . dlm Tap MPRS No. dlm Pembukaan UUD 1945 Peresmian ( MPRS. mencuri.Syiila = Aturan tingkah laku yang baik/ penting Historis .berzina.Bhs Sansekerta (Panca=5. berdusta.minum miras) Terminologis .

sesudah & menjelang Prokl) Langsung (asal mula sebelum Proklamasi ) Tak Langsung Kausa Materialis Bgs Indons sbag kausa materialis Kausa Formalis Kausa Effisien Nilai2 Pancasila sdh ada dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari bangs Indonesia sebelum membentuk negara dan ditetapkan sbg dasar negara .PANCASILA Pancasila (Asal Mula ) ( proses terjadinya Pancasila sbg dasar filsafat negara. kebudayaan. Ex. nilai religius dalm hidup sehari-hari. Kausa Finalis .nilai dalam adat.

4. dan dijiwai sila didepannya Sila dibelakang sila lainya itu adalah penjelmaan / pengkususan sila-sila dimukanya Lebih sempit “luasnya” tapi lebih luasa “sifatnya” .2 dan menjiwai sila 4 & 5 Sila 2 dijiwai sila 1 dan menjiwai sila 3.3.2. diliputi.3.BENTUK SUSUNAN PANCASILA ( Hierarkis Piramidal ) Sila 5 dijiwai sila 1.&5 Sila yang di depan mendasari.3 dan menjiwai sila 5 Sila 3 dijiwai sila 1.2.4 Sila 4 dijiwai sila 1.4 & 5 Sila 1 menjiwai sila 2. meliputi dan menjiwai silasila dibelakangnya atau sila dibelakang didasari.

BENTUK SUSUNAN PANCASILA ( Kesatuan Majemuk Tunggal Bersifat Organis ) Masing-masing sila tidak terpisahkan satu sama lain dalam hal kesatuannya Masing-masing sila mempunyai kedudukan dan fungsi sendiri-sendiri Masing-masing sila berbeda namun tidak bertentangani Masing-masing sila atau bagian saling melengkapi Masing-masing sila atau bagian tidak boleh dilepas-pisahkan satu sama lain Masing-masing sila atau bagian bersatu untuk terwujudnya keseluruhan. dan keseluruhan membina bagian2 Kesatuan organis dari kemajemukan akan menghidupkan kedudukan dan fungsifungsi sila dalam satu kesatuan yang utuh .

Fungsi Sila-Sila Sila 1 sbg MORAL NEGARA Sila 2 sbg MORAL NEGARA Sila 3 sbg DASAR NEGARA Sila 4 sbg SISTEM NEGARA Sila 5 sbg TUJUAN NEGARA FUNDAMEN MORAL NEGARA (FMN) FUNDAMEN POLITIK NEGARA (FPN) Sila 1 Sila 2 Sila 4 Sila 3 Sila 5 Fundamen Moral Negara (FMN) menjiwai Fundamen Politik Negara (FPN) .

Hk Etik ) Fundamen Moral Negara/FMN Menjiwai (4) Fundamen Politik Negara/FPN Pokok Pikiran Persatuan (1) (Sila 3) Kerakyatan.Hubungan FMN & FPN Ketuhanan Yang Maha Esa Kemanusiaan Yang Adil & Beradab ( Terkandung 3 Hukum: Hk Tuhan. Hk Kodrat.Permusyawarat an Perwakilan (3) (Sila 4) Pokok Pikiran Keadilan Sosial (2) (Sila 5) Sebagai Dasar Negara Sebagai Sistem Negara Sebagai Tujuan Negara .

2.5 Sila 3 juga mengandung sila 1.4.5 Sila 2 juga mengandung sila 1.3.BENTUK SUSUNAN PANCASILA ( Saling Mengkualifikasi/Mengisi ) Masing-Masing Sila Mengandung 4 sila lainnya Dikualifikasi oleh 4 sila lainnya Sila 1 juga mengandung sila 2.5 Sila 4 juga mengandung sila 1.4 .4.5 Sila 5 juga mengandung sila 1.4.3.3.2.2.3.

Syarat Sistem Merupakan satu kesatuan Merupakan tata yang konsiten & Koheren tidak mengandung kontradiksi SISTEM Segala sesuatunya mengarah Pada tujuan yang satu dan sama Ada kaitan antara bagian Yang satu dengan lainnya Ada kerja sama yang Serasi dan seimbang .

Landasan Antropologi Pancasila Unsur Anorganis Jasmani/ Tubuh Susunan Kodrat Unsur Vegetatif Unsur Animal Monodualis Akal Jiwa Rasa Karsa M O N O P L U R A L I S Hakikat Manusia Sifat Kodrat Makhluk Individu Monodualis Makhluk Sosial Kedudukan Kodrat Makhluk Otonom Monodualis Makhluk Tuhan .

Ideologi pembangunan bercorak “antroposentrikreligius” dalam arti manusia yang berada pada tempat yang sentral sebagai subjek dan sekaligus objek pembangunan .Kata Kunci Manusia seutuhnya digunakan untuk memahami arti makna Pancasila sebagai ideologi pembangunan serta tujuan jangka panjang yang hendak dicapai bersama.

satu. Psl 29 ayat 2. Sila 2:Ps 27. organisasi. manusia.ISI ARTI PANCASILA Abstrak Umum Universal Isi arti yang tidak terbatas ruang.situasi. UU Politik 85 mjd 99 no 2.keadaan. Menunjuk pada makna essensial: Tuhan. Sila 1: Pembukaan UUD45 Al 4.3. Mrpkn pedoman normatif dalam perundangan. adil Umum Kolektif Wujud pelaksanaan secara kongkret dalam hidup kenegaraan Indonesia. BUMN dll .kondisi maupun jumlah.4 .rakyat .28 Khusus Singular & Kongkrit Wujud pelaksanaan secara kongkret dlm bid khusus namun nyata seperti.pendidikan .waktu. Ipoleksusbud. Ex.Bisa berkembang dan dinamis . Pendidikan. Ex.

. budaya. Negara Pancasila rakyat pemerintah Paham Negara Integralistik wilayah Paham Negara Kebangsaan Paham Negara Persatuan Mengatasi semua gol. tidak memihak dan melindungi Persekutuan hidup sosial masyarakat Indonesia Kesatuan bangsa.pulau.golongan & agama .

berdaul at adil dan makmur Alinea 3 Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur. dalam sudut: 1. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. UUD ditentukan akan ada 2. Negara Indonesia adalah berbentuk Republik yang berkedaulatan Rakyat 4. Pernyataan Kemerdekaan Alinea 1 Bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu.maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.keadilan sos bagi seluruh rakyat Indonesia Pernyatana tidak memiliki hubungan kausal organis dengan pasal-pasalnya ( penjelasan atas peristiwa/keadaan yang mendahului terbentuknya negara RI) Memiliki hubungan kausal dengan pasalpasalnya. Ditetapkannya Pancasila sebagai dasar filsafat negara . karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan & perikeadilan Alinea 2 Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. maka penjajahan di atasdunia harus dihapuskan.. Alinea 4 Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan neg Indonesia ang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa….Merupakan sumber tertib hukum tertinggi Terdiri atas 4 alinea.bersatu. Yang diatur dlm UUD adalah tentang pembentukan pemerintahan neg yang memenuhi berbagai syarat 3.

Pernyataan kemerdeKaan yang terinci Sbg fakta sejarah yg tak dapat terulang Mengandung cita-cita luhur Proklamasi Pembukaan UUD 1945 Berkedudukan tetap dan tidak dapat diubah Memuat sifatsifat Fundamental & asasi bagi negara .

Neg. penguasa atas peraturan hukum ( Al:4) Adanya Kesatuan asas kerokhanian. dimana perat.. menguasai hukum dasar tertulis (UUD) dan tak tertulis/konvensi -pokok pikiran terkongkritisasi dalam psl2 -pasal-pasal dijabarkan dalam hukum positif dibawahnya Dari segi isinya: -Dasar tujuan negara (umum dan khusus) -Ketentuan diadakanya UUD ( maka disusunlah kemerdekaan… -Bentuk negara (susunan neg berkedaulantan rakyat) -Dasar Fils. (maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan. Al.. Al.. hukum. dasar dari keseluruhan perat. 4 Adanya Kesatuan waktu.sosial Memenuhi Syarat Adanya Tertib Hukum Indonesia Adanya Kesatuan Subjek. hkm berlaku. 4 Adanya Kesatuan Daerah :seluruh tumpah darah.Hakikat Pembukaan UUD 1945 (staatsfundamentalnorm) Sebagai Pokok Kaidah Negara Yg Fundamental . Dari segi terjadinya: Sbg kehendak bersama Sebagai Tertib Hukum Tertinggi -sumber hukum positif pokok2 pikiran meliputi suasana kebatinan.. mewujudkan cta-cita hukum. sbg sumber segala hukum . Tetap terlekat pada kelangsungan hidup negara Tak dapat diubah oleh siapapun Sebagai pengejawantahan Proklamasi Sbg tertib hukum tertinggi yg tetap & tdk dapat diubah . (dengan berdasar pada ketuhanan….

moral.Pengertian Isi Pembukaan UUD 1945 Alinea 1 Alinea 2 Alinea 3 Alinea 4 Hak Kodrat Realisasi perjuangan cita-cita Nilai religius. pernyataan ulang Prokl Tujuan Negara Ketentuaan Diadakannya UUD Negara Bentuk Negara Dasar Filsafat Negara .

neg & daerah atas dasar hukum dan moral.Alinea I Pertanggung jawaban atas pernyataan kemerdekaan yang sudah selayaknya. sebagai pedoman dan pegangan yang tetap dan praktis dalam realisasi hidup bernegara berdasar Pancasila Alinea IV . untuk kemakmuran bersama yang berkeadilan Tujuan Pembukaan UUD 1945 Penegasan bahwa proklamasi menjadi permulaan dan dasar hidup kebangsaan dan kenegaraan yang luhur dan suci dalam lindungan Tuhan Alinea III Penegasan bahwa untuk melaksanakan segala hal dalam perwujudan hal-hal tertentu dalam alinea 4. terpeliharanya kemerdekaan. kedaulatan negara.kesatuan bangsa. berdasar hak kodrat yang mutlak dari moral bangsa untuk merdeka Alinea II Penetapan cita-cita bangsa yang ingin dicapai dengan kemerdekaan .

Bahwa semua bangsa di dunia harus dapat menjalankan hak asasinya yaitu hak untuk merdeka Dasar hukum dari pembentukan negara Republik Indonesia Bahwa berdasarkan hukum alam adalah hak asasi setiap bangsa untuk memperoleh kemerdekaan Pernyataan Subjektif Aspirasi bangsa Indonesia untuk membebaskan diri dari penjajahan Landasan Pokok Politik Luar Negeri -Melawan setiap bentuk penjajahan. mendukung kemerdekaan setiap bangsa -menentang setiap hal atau sifat yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan & perikeadilan .Makna Alinea 1 Dalil Objektif -Bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusisaan dan perikeadilan .

berdaulat. menurut anggapan bangsa Indonesia . bersatu .Makna Alinea 2 Alinea ini menunjukkan ketajaman penilaian : -Bahwa perjuangan pergerakan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan --Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan --Bahwa kemerdekaan tersebut bukanlah tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka. adil dan makmur Alinea ini menunjukkan unsur-unsur negara merdeka. yaitu : MERDEKA BERSATU BERDAULAT ADIL MAKMUR .

John Locke. sehingga perjanjian ini merupakan : Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa Menunjukkan ketagwaan bangsa Indonesia terhadap Tuhan YME. Didorong oleh keinginan yang luhur: supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Berkat ridhoNya bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. suatu kehidupan yang seimbang material dan spiritual di dunia dan akhirat Berbeda dengan teori Thomas Hobbes.Makna Alinea 3 Pengukuhan dari Proklamasi kemerdekaan Menunjukkan adanya perjanjian masyarakat atau perjanjian membentuk negara Membuat motivasi spiritual yang luhur. . Rousseau.

perdamaian abadi dan keadilan sosial Dirumuskan adanya: Unsur-unsur Negara ( teori Klasik): Pemerintah. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Bangsa. memajukan kesejahteraan umum. mencerdaskan kehidupan bangsa. Wilayah Tujuan negara Indonesia: -Nasional -.Makna Alinea 4 Tujuan perjuangan : Negera Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuan yaitu : -Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.International Sistem Hukum dasar kita : UUD 1945 ( Hukum Dasar Tertulis) Bentuk negara : REPUBLIK Prinsip Dasar: Menyusun kemerdekaan kebangsaan Indonesia dalam satu UUD Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara yang berkedaulan rakyat Dasar Falsafah Negara : PANCASILA Kekuasaan tertinggi : KEDAULATAN RAKYAT Dasar Negara: PANCASILA .

Pokok Pikiran I “PERSATUAN” Pokok Pikiran II “KEADILAN SOSIAL” Pokok-Pokok Pikiran Pembukaan UUD 45 Fundamen Politik Negara “KEDAULATAN RAKYAT” Pokok Pikiran III Pokok Pikiran IV “KETUHANAN & KEMANUSIAAN” (juga landasan kejiawaan hukum dasar negara & khdpn bgsa Fundamen Moral Negara .

hukum kodrat.hukum etis.hukum filosofis Alinea I Hukum Kodrat Hukum Etis Cita-Cita Kemerdekaan Hukum Tuhan Hukum Etis Alinea II Alinea III Alinea IV Hukum Filosofis (Pancasila) Hukum Positip Pelaksanaan Negara Indonesia .rangka dan suasana bagi negara dan hukum Indonesia -Memuat sendi-sendi mutlak bagi kehidupan negara -Mengandung pengakuan atas adanya macam-macam hukum : nilai hukum Tuhan.Kedudukan Pembukaan UUD 45 -Sbg pernyataan kemerdekaan yang terperinci -Mengandung dasar.

FUNGSI DAN PERANAN PANCASILA  Kedudukan Pancasila • Bersifat tetap. • Kedudukan Pancasila bersifat “abadi” bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia .KEDUDUKAN. kuat dan terlekat pada kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

• Dasar Filsafat Negara. • Etika Politik di Indonesia • Etos Budaya • Paradigma Pembangunan Nasional . yakni Pancasila merupakan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh negara. • Ideolologi Negara (Nasional). yakni Pancasila dipakai sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan negara. Fungsi dan Peranan Pancasila • Pandangan Hidup Bangsa. yakni Pancasila dipakai sebagai petunjuk hidup sehari-hari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful