P. 1
Makalah Askep Stroke Non Hemoragik

Makalah Askep Stroke Non Hemoragik

|Views: 1,096|Likes:
Published by Nizam Syafi'i

More info:

Published by: Nizam Syafi'i on May 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2014

pdf

text

original

Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND

CICILIA ANITA 0910321001

MAKALAH

KEPERAWATAN DEWASA I STROKE NON HEMORAGIK

OLEH

Kelompok 3 Cicilia anita Wilya harmila Silvia rahmi Intan masyita suija Ricco arika sandy Nurul humayra 0910321001 0910321005 0910322021 0910323041 1010322004 0910323075

Program studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas 2010
http://bangeud.blogspot.com/

Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND

CICILIA ANITA 0910321001

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya lah makalah ini dapat disusun dengan baik dan tepat waktu. Selanjutnya, penyusun mengucapkan terimakasih kepada Ibu Reni Prima Gusti yang telah memberikan bimbingan kepada kami dalam penyusunan makalah ini. Adapun metode dalam penyusunan makalah ini adalah dengan diskusi kelompok dan diperkuat dengan studi pustaka serta dari pencarian di situs-situs internet yang terkait. Penyusun menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis memohon kepada pembaca untuk dapat memberikan kritik dan sarannya guna perbaikan untuk penyusunan-penyusunan makalah selanjutnya.

Padang, Desember 2010

Tim Penyusun

BAB I PENDAHULUAN

http://bangeud.blogspot.com/

Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND A. Latar Belakang

CICILIA ANITA 0910321001

Menurut Wiryanto, stroke ini bisa mengenai siapa pun, terutama mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Dalam beberapa kasus, bahkan stroke menyerang kalangan berusia muda. Salah satu penyebab meningkatnya kasus penyakit pembuluh darah, seperti jantung dan stroke, adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Otak Membutuhkan Oksigen, meningkatnya usia harapan hidup, kemajuan di bidang sosial ekonomi, serta perbaikan bidang pangan, tidak dibarengi dengan kesadaran tersebut. Sebaliknya masyarakat kita sejak usia muda dimanjakan dengan gaya hidup sembarangan. Stroke secara medis merupakan serangan otak. Padahal kita tahu, otak adalah organ yang penting karena perannya dalam hamper semua kegiatan yang dilakukan oleh tubuh manusia. Kegiatankegiatan itu mencakup bergerak, merasa, berpikir, berbicara, emosi, berkhayal, membaca, menulis, berhitung, melihat, dan mendengar.Tugas yang beraneka ragam itu masing-masing dikerjakan dengan koordinasi yang kompleks dari bagian-bagian otak. B. Tujuan Diperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan klien stroke non hemoragik melalui pendekatan proses keperawatan.

BAB II PEMBAHASAN A. Definisi

http://bangeud.blogspot.com/

lemak.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 kehilangan fungsi otak Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. yang merupakan kelainan dari arteri ukuran besar atau sedang. Trombus yang lepas dan menyangkut di pembuluh darah yang lebih distal disebut embolus. 2. fibrin trombosit. benda asing. hal 176). metastase. Emboli dapat terbentuk dari gumpalan darah. hal 2131) Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. (Long.1996. Faktor resiko pada stroke http://bangeud. hal 2131) C. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun.com/ . udara . B.blogspot. bakteri. 2002.tumor. (Smeltzer C. Suzanne. apakah yang permanen atau yang transien. (Smeltzer C. C. diakibatkan oleh komplikasi trombotik atau embolik dari ateroma. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ). 2002. Etiologi Penyebab-penyebabnya antara lain: 1. Suzanne. Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ) Emboli merupakan 5-15 % dari penyebab stroke. kolesterol. Dari penelitian epidemiologi didapatkan bahwa sekitar 50 % dari semua serangan iskemik otak. Iskemia ( Penurunan aliran darah ke area otak) Otak yang diserang karena pembuluh ke otak kecil. 3. dan sekitar 25 % disebabkan oleh penyakit pembuluh darah kecil di intrakranial dan 20 % oleh emboli jantung. Barbara.

bergantung bagian otak yang terganggu. dan kadar estrogen tinggi) 8. Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND 1. Manifestasi klinis Gejala .gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut.1996. Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral) 6. Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA).blogspot. Gejala itu muncul bervariasi. Konsumsi alkohol (Smeltzer C. Sudah menetap/permanen (Harsono. fibrilasi atrium. Sementara. 2. Obesitas 5. Suzanne. memperberat atau malah menetap. Sementara Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Penyalahgunaan obat ( kokain) 9. Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi) 7. Kolesterol tinggi 4. Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria. Gejala makin lama makin berat (progresif) Hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution 4. penyakit jantung kongestif) 3. hal 67) Gejala utama gangguan peredaran darah otak iskemik akibat trombosis serebri ialah timbulnya defisit neurologik secara http://bangeud. Hipertensi CICILIA ANITA 0910321001 2. merkok. 2002. hal 2131) D. Gejalagejala itu antara lain bersifat: 1.namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND) 3.com/ . gagal jantung kongestif.

com/ .blogspot. Gangguan sensorik 7. Ganguan penglihatan. Gangguan pada sistem karotis menyebabkan : 1. Gangguan motorik 4. Kesadaran dapat menurun bila embolus cukup besar. pandangan kabur atau buta bila gangguan pada lobus oksipital 2. Pemeriksaan CT Scan dapat dilihat adanya daerah hipodens yang menunjukkan infark/iskmik dan edema. didahului gejala prodromal. Pendarahan otak dilayani oleh 2 sistem yaitu sistem karotis dan sistem vertebrobasilar. disfasia atau afasia 3. terjadi pada waktu istirahat atau bangun pagi dan kesadaran biasanya tak menurun. Ganguan sensorik Gangguan pada sistem vertebrobasilar menyebabkan : 1. Gangguan kesadaran http://bangeud.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 mendadak/subakut. Drop attack 6. tekanan normal. mendadak dan pada waktu aktif. dan eritrosit kurang dari 500. Gangguan penglihatan 2. Gnggguan koordinasi 5. Biasanya terjadi pada usia lebih dari 50 tahun. Gangguan bicara. Gangguan motorik. Sumber emboli berasal dari berbagai tempat yakni kelainan jantung atau ateroma yang terlepas. Gangguan nervi kranialais bila mengenai batang otak 3. hemiplegi/hemiparese kontralateral 4. Pada pungsi lumbal. Gangguan peredaran darah otak akibat emboli serebri didapatkan pada usia lebih muda. liquor serebrospinalis jernih. Likuor serebrospinalis adalah normal.

hemipareses yang disertai kejang. gangguan pendengaran. gangguan miksi dan defekasi. distonic posture. muka. E. ischemic cascade adalah suatu rangkaian reaksi biokimia yang terjadi setelah sel atau jaringan aerob mengalami iskemi. gangguan sensoris dan keringat sesuai tinggi lesi. ATP tidak dapat diproduksi pada sel otak yang kekurangan oksigen dan glukosa sehingga sel tidak melaksanakan proses yang seharusnya dilakukan seperti contohnya pompa ion yang penting untuk kehidupan sel. Bila lesi di subkortikal. 3 Bila lesi di batang otak. Proses ini menghasilkan sedikit energi dan asam laktat yang dapat mengiritasi sel. afasia. Bila disertai hemiplegi. akan timbul gejala seperti. gangguan menelan. gambaran klinis berupa: hemiplegi alternans. akan timbul tanda seperti. gangguan sensoris nyeri dan raba pada muka lengan dan tungkai (tampak pada lesi di talamus). gangguan sensorik kortikal. Keseimbangan asam basa yang ada di otak akan terganggu dengan adanya asam laktat. Jaringan otak akan berhenti berfungsi jika tidak mendapat oksigen lebih dari 60-90 detik.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Bila lesi di kortikal. Iskemi sangat berbahaya bagi sel dan jaringan. nistagmus. sehingga harus melakukan respirasi anaerob di tempat terjadinya iskemi. Area iskemi ini disebut " ischemic penumbra".blogspot. Ketika pembuluh darah serebral terhambat. lesi pada kapsula interna. deviasi lidah. lengan dan tungkai sama berat lumpuhnya. disartri. akan terjadi gejala klinik seperti. gangguan sensoris. tanda-tanda serebelar. Bila topis di medulla spinalis. eye deviation. otak akan kekurangan energi.com/ . terutama sel syaraf yang tidak memiliki cadangan energi yang banyak. Patofisiologi Stroke iskemik terjadi karena hilangnya suplai darah ke salah satu bagian otak dan mengakibatkan terjadinya ischemic cascade. Hal tersebut menyebabkan ketidakseimbangan jumlah http://bangeud.. muka dan lengan lebih lumpuh atau tungkai lebih lumpuh.

Albumin dapat menarik air ke jaringan otak dari pembuluh darah melalui osmosis yang disebut juga vasogenic edema. F. Sawar darah otak yang rusak bisa mengalami kebocoran sehingga molekul ukuran besar seperti albumin dapat masuk ke dalam otak. iskemi dan infark dapat merusak struktur dari jaringan otak. Zat-zat tersebut dapat bereaksi dan merusak berbagai sel dan jaringan. Kalsium di dalam sel dapat mengaktifasi enzim yang bisa menghancurkan protein.blogspot. dan pembuluh darah melalui pelepasan matrix metalloprotease yang merupakan enzim yang tergantung pada zinc dan kalsium yang dapat menghancurkan kolagen. Pompa ion yang tidak dapat bekerja mengakibatkan reuptake glutamat tidak berjalan dengan lancar. Adanya zat-zat yang bisa menghancurkan jaringan sangat berbahaya bagi sawar darah otak. lipid. Sistem imun juga akan teraktifasi oleh infark serebral dan dapat memperparah cedera yang disebabkan infark. WOC terlampir http://bangeud. Konsentrasi glutamat di luar sel saraf seharusnya terjaga dalam jumlah yang kecil yang dipengaruhi oleh pompa ion. Influks kalsium juga akan mengganggu mitokondria sehingga sel semakin kehilangan energi dan memicu kematian sel melalui apoptosis. dan materi nuklear sel. asam hialuronat. Proses tersebut sama pada berbagai iskemi jaringan. Iskemi juga menginduksi produksi radikal bebas oksigen dan zat reaktif lain. dan berbagai elemen dari jaringan konektif.com/ . Namun. Glutamat bekerja pada reseptor (terutama NMDA reseptor) di sel saraf untuk menghasilkan influks kalsium ke dalam sel. Edema ini akan menyebabkan kerusakan otak lebih lanjut melalui tekanan pada jaringan otak. sawar darah otak. jaringan otak sangat rentan terhadap proses tersebut karena sel otak tidak memiliki cadangan nutrisi yang banyak dan sangat tergantung pada respirasi aerob.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 neurotransmiter glutamat dan kalsium yang merupakan salah satu penyebab kerusakan sistem saraf. termasuk jaringan endotelium pembuluh darah. Zat lain yang muncul saat terjadi iskemi adalah radikal bebas yang juga berbahaya bagi sel. Selain mengakibatkan kerusakan sel otak.

Mencegah cedera neurologik lebih lanjut dengan melindungi sel .2000 hal 292) H.blogspot. iskemia dan adanya infark 2. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pinea. yaitu: 1. Pungsi Lumbal menunjukan adanya tekanan normal tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya perdarahan 4.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 G. Aktifitas Bed rest dibutuhkan untuk penghematan energi dan menurunkan metabolisme. Mencegah cedera otak akut dengan memulihkan perfusi ke daerah iskemik non infark. hematoma. didaerah penumbra iskemik dari kerusakan lebih lanjut oleh jenjang glutamat. CT Scan Memperlihatkan adanya edema . hemoragik. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik 6. Penatalaksanaan umum pasien stroke: a. (DoengesE. Penatalaksanaan Prinsip penatalaksanaan stroke memiliki 3 tujuan. Pemeriksaan Penunjang 1. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena 7. 5. 2.com/ 3. Memperbaiki cedera otak. Angiografi serebral membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau obstruksi arteri 3. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark. Marilynn. sehingga tidak meningkatkan metabolisme otak yang http://bangeud.

Brain (fungsi otak) a. Kepala dan tubuh atas dalam posisi 300 dengan bahu sisi yang lemah diganjal bantal. Mengatasi kejang yang timbul. a. b).blogspot. Dengan demikian. b. Breathing (pernapasan) a).Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 akan memperburuk kerusakan otak. Neuroprotektif Neuroprotektif untuk mempertahankan fungsi jaringan yang dapat dilakukan dengan cara hipotermia dan atau obat neuroprotektif. Mengusahakan agar jalan napas bebas dari segala hambatan. maka dipasang NGT. 3. Bladder (kandung kemih) Memasang kateter bila terjadi retensi urin. 4. neuron terlindung dari kerusakan lebih lanjut akibat hipoksia berkepanjangan atau eksitotoksisitas yang dapat terjadi akibat jenjang glutamat yang biasanya timbul setelah cedera sel neuron. Hipotermia Cara kerja metode ini adalah menurunkan metabolisme dan kebutuhan oksigen sel. Mengusahakan otak tetap mendapat aliran darah yang cukup.sel neuron. Jangan melakukan penurunan tekanan darah dengan cepat pada masa akut karena akan menurunkan perfusi ke otak. Blood (tekanan darah) a). Perawatan Prinsip 5 B. yaitu: 1. b). b. http://bangeud. 5. baik akibat hambatan yang terjadi akibat benda asing ataupun sebagai akibat strokenya sendiri. Medikasi Pada pasien stroke non hemoragik: 1. Melakukan oksigenasi. 2. b. Bowel (pencernaan) a. Mengupayakan kelancaran defekasi. Mengurangi edema otak dan tekanan intrakranial yang tinggi.com/ . c. Apabila tidak dapat makan per oral.

blogspot. Tekanan darah yang tinggi pada stroke iskemik tidak boleh diturunkan dengan cepat karena akan memperluas infark dan perburukan neurologist. maka dapat diberikan digoksin 0. Pengobatan ini hanya boleh diberikan pada stroke iskemik dengan onset kurang dari 3 jam dan hasil CT scan normal. Bila fibrilasi atrium respons cepat. Hipertensi diobati jika tekanan darah sangat tinggi pada 3 kali pengukuran selang 15 menit: http://bangeud. Jenis obat neuroprotektif. dapat menimbulkan infark hemoragik dan memperhebat edema serebri. 2.com/ . 5. misalnya dengan rt-PA (recombinant tissueplasminogen). Pemantauan irama jantung untuk pasien dengan aritmia jantung atau iskemia miokard. 3. Antikoagulasi Antikoagulasi untuk mencegah terjadinya gumpalan darah dan embolisasi trombus dan untuk penderita yang mengalami kelainan jantung.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND b.neuron di penumbra iskemik yang mengelilingi daerah infark pada stroke. antara lain antagonis kalsium. atau memperkecil respon hipereksitatorik yang merusak dari neuron. anatagonis glutamat.0. namun memiliki efek samping trombositopenia. 4.5 mg intravena atau verapamil 5-10 mg intravena atau amidaron 200 mg drips dalam 12 jam. dan antioksidan.125. Trombolisis Trombolisis dapat membatasi atau memulihkan iskemia akut yang sedang berlangsung (3-6 jam pertama). Tetapi tekanan darah terlalu tinggi.zat toksik dari neuron yang rusak. mencegah pelepasan zat. Aliran darah yang meningkat akibat tekanan perfusi otak yang meningkat bermanfaan bagi daerah otak yang mendapat perfusi marginal (penumbra iskemik). Obat neuroprotektif CICILIA ANITA 0910321001 Obat ini berfungsi untuk menurunkan metabolisme neuron.

Fisioterapi a. fungsi menelan. Terapi wicara Terapi wicara harus dilakukan sedini mungkin pada pasien afasia dengan stimulasi sedini mungkin. Observasi Umum dan Tanda Vital Observasi neurologis dan tanda vital secara rutin pada 24-48 jam pertama dengan tujuan mengetahui sejak awal komplikasi medis atau neurologis yang dapat menambah morbiditas dan mortalitas stroke. Pasien imobil latihan ruang lingkup sendi untuk mencegah kontraktur. e. terapi aksi visual. Jumlah total kalori pada fase kut 25 kkal/kgBB/hari dengan komposisi lemak 30-35%.2-1.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND a) Sistolik > 220 mmHg b) Diastolik > 120 mmHg CICILIA ANITA 0910321001 c) Tekanan arteri rata. Nutrisi 1. b.blogspot. Pasien gangguan menelan atau gangguan kesadaran diberikan makanan cair melalui pipa nasogastrik (NGT). Mengontrol edem serebri dengan pembatasan cairan atau penggunaan manitol. terapi komunikasi. 2. Fisioterapi dada. c. protein 1. Terapi 1. 2. terapi intonasi melodik. Mobilisasi untuk mencegah deep vein thrombosis (DVT) maupun kompikasi pulmonal. Depresi http://bangeud. dan berkemih.com/ . d. 3. Pada 24 jam pertama diberikan cairan emergensi intravena dan selanjutnya diberikan cairan kristaloid atau koloid sesuai kebutuhan.rata >140 mmHg c. 4. 3.5 gr/kgBB/hari dan atau sesuai keadaan. dan sebagainya.

hal 2131) J. I. sehingga dapat mengendalikan factor.000 GDR : 214 mg % Ureum 36 mg % Natrium 130 mEq/lt Kalium 4.factor resiko yang dapat mencetuskan timbulnya stroke berulang.com/ . Pasien didiagnosa dengan Stroke Non Hemoragik Kesadaran somnolen GCS 12. Suzanne.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Depresi diobati sedini mungkin dengan obat antidepresi yang tidak mengganggu fungsi kognitif.blogspot.1 mEq/lt http://bangeud. 2002.8 gr % Leukosit 8200 Ht = 33 % Trombosit 137. Edukasi Pemberian edukasi kepada pasien dan keluarganya mengenai stroke. Saat ini pasien terpasang kateter TD = 130/80 mmHg N= 100x/menit S = 370 C P = 35 x/menit Hasil laboratorium Hb 10. f. Riwayat penyakit dahulu didapatkan bahwa pasien mengalami penyakit jantung 1 tahun yang lalu. Analisa Kasus 3 Ny L (75 tahun) masuk RS dengan keluhan klien tiba-tiba jatuh pada saat beraktivitas biasa dan tiba-tiba alat gerak dan tubuh sebelah kiri terasa lemah. KOMPLIKASI Hipoksia Serebral Penurunan darah serebral Luasnya area cedera (Smeltzer C.

blogspot. Pengkajian A. Riwayat kesehatan 1. http://bangeud. Keluhan utama (keluhan yang dirasakan pasien saat dilakukan pengkajian) 2.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CK-MB 32 U/l 1. Riwayat kesehatan sekarang (riwayat penyakit yang diderita pasien saat masuk rumah sakit) Ny L (75 tahun) masuk RS dengan keluhan klien tiba-tiba jatuh pada saat beraktivitas biasa dan tiba-tiba alat gerak dan tubuh sebelah kiri terasa lemah.com/ . Identitas pasien • Pasien (diisi lengkap) Nama Umur Jenis Kelamin Status Perkawinan Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Tgl Masuk RS • : Ny L : 75 tahun CICILIA ANITA 0910321001 : perempuan : sudah menikah : : : : : Penanggung Jawab (diisi lengkap) Nama Umur Jenis Kelamin Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : : : : : : : B.

Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital 3. Riwayat kesehatan keluarga (adakah riwayat penyakit yang sama diderita oleh anggota keluarga yang lain atau riwayat penyakit lain baik bersifat genetis maupun tidak) C. . Pemeriksaan dada a. lesi. Pemeriksaan kulit dan rambut Kaji nilai warna. Suhu d.com/ : amati iktus cordis : raba letak iktus cordis : kesimetrisan. Tekanan darah b. Keadaan umum b. Pernapasan : : somnolen GCS 12 : 130/80 mmHg : 100x/menit : 370 C : 35 x/menit 2. gerak napas : kesimetrisan taktil fremitus : suara paru (pekak. edema. tekstur dari kulit dan rambut pasien 4. Nadi c. Kesadaran a. turgor. Pemeriksaan fisik 1. Keadaan umum a. Pemeriksaan kepala dan leher pemeriksaan mulai dari kepala. mata.blogspot. hipersonor. Paru-paru Inspeksi Palpasi Perkusi timpani) b. Riwayat kesehatan yang lalu CICILIA ANITA 0910321001 (riwayat penyakit yang sama atau penyakit lain yang pernah diderita oleh pasien) Pasien mengalami penyakit jantung 1 tahun yang lalu.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND 3. telinga. sono. redup. Kaji kesimetrisan. Jantung Inspeksi Palpalsi http://bangeud. maupun gangguan pada indera. mulut dan leher. 4. hidung. Pada penderita stroke biasanya terjadi gangguan pada penglihatan maupun pembicaraan 5.

besar dan bentuk abdomen. Pola nutrisi metabolic Tanyakan kepada klien bagaimana pola makannya sebelum sakit dan pola makan setelah sakit? Apakah ada perubahan pola makan klien? Kaji apa makanan kesukaan klien?kaji riwayat alergi klien. mual dan muntah selama fase akut (peningkatan tekanan intracranial). : hati. Pemeriksaan abdomen Inspeksi gerakan Palpasi Perkusi Auskultasi bawah: SIC IV RSB. kiri bawah: : keadaan kulit. Pola persepsi kesehatan manajemen kesehatan Tanyakan pada klien bagaimana pandangannya tentang penyakit yang dideritanya dan pentingnya kesehatan bagi klien? Kaji apakah klien merokok atau minum alkoohol? Pada pasien dengan stroke biasanya menderita obesitas.com/ . 2.blogspot. kemampuan gerakan dan adanya alat bantu. kehilangan sensori http://bangeud. kanan SIC V medial 2 MCS 6. adanya nyeri tekan : suara peristaltic usus : frekuensi bising usus 7. D. Pola fungsional Gordon 1. edema. kiri atas: SIC II LSB.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND Perkusi CICILIA ANITA 0910321001 : batas-batas jantung Batas normal jantung yaitu: Kanan atas: SIC II RSB.dan hipertensi. Pemeriksaan ekstremitas Kaji warna kulit. limpha teraba/tidak. Pada pasien dengan penyakit stroke non hemoragik biasanya terjadi penurunan nafsu makan.

peningkatan lemak dalam darah. Pola aktivas latihan Kaji bagaimana klien melakukan aktivitasnya sehari-hari. Pola istirahat tidur Kaji perubahan pola tidur klien selama sehat dan sakit. dan bising usus negative.blogspot. susah untuk beristirahat (nyeri / kejang otot) serta kaku pada tengkuk. distensi abdomen (distensi kandung kemih berlebihan). dan kaji bagaimana klien dalam berkomunikasi?atau lakukan pengkajian nervus cranial. Selama fase akut (peningkatan tekanan intracranial). 4. Pola kognitif persepsi Kaji tingkat kesadaran klien. 6. merasa mudah lelah. pasien dengan penyakit stroke mengalami ketergangguan / kenyamanan tidur dan istirahat karena nyeri dan sakit kepala. seperti nyeri dan lain lain. Pola eliminasi Kaji bagaimana pola miksi dan defekasi klien? Apakah mengalami gangguan? Kaji apakah klien menggunakan alat bantu untuk eliminasi nya? Pada pasien dengan penyakit stroke biasanya terjadi perubahan pola berkemih seperti inkontinensia urine.pendengaran.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 (rasa kecap) pada lidah. pipi dan tenggorokan. 5. apakah klien mengalami gangguan penglihatan.com/ . http://bangeud. 3. apakah klien dapat melakukannya sendiri atau malah dibantu keluarga? Pada pasien dengan penyakit stroke biasanya merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas karena kelemahan. berapa lama klien tidur dalam sehari? Apakah klien mengalami gangguan dalam tidur. kehilangan sensasi atau paralysis (hemilegia).

Pola persepsi diri dan konsep diri Kaji bagaimana klien memandang dirinya dengan penyakit yang dideritanya? Apakah klien merasa renddah diri? Pada pasien dengan penyakit stroke akan terjadi pada peningkatan rasa kekhawatiran klien tentang penyakit yng dideritanya serta pada pasien juga akan mengalami harga diri rendah. 8.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Pasien dengan penyakit stroke terjadi gangguan pada fungsi kognitif. penglihatan. 7. Pola reproduksi dan seksualitas Kaji apakah ada masalah hubungan dengan pasangan? Apakah ada perubahan kepuasan pada klien? Pada pasien dengan penyakit stroke akan terjadi masalah pada pola reproduksi dan seksualitasnya karena kelemahan fisik dan gangguan fungsi kognitif.blogspot. sensasi rasa. 9. Pola peran hubugan Kaji bagaimana peran fungsi klien dalam keluarga sebelum dan selama dirawat di Rumah Sakit? Dan bagaimana hubungan social klien dengan masyarakat sekitarnya? Pada pasien dengan penyakit stroke peran hubungannya akan terganggu karena pasien mengalami masalah bicara dan ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara efektif. dan gangguan keseimbangan. 10.com/ . Pola koping dan toleransi stress Kaji apa yang biasa dilakukan klien saat ada masalah? Apakah klien menggunakan obat-obatan untuk menghilangkan stres? http://bangeud.

11.dapat berbicra dalam kalimat.blogspot.kelemahan.gangguan sensorik dan motorik menyebabkan terganggunya aktivitas ibadah pasien.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Dengan adanya proses penyembuhan penyakit yang lama. Pola nilai dan kepercayaan Kaji bagaimana pengaruh agama terhadap klien menghadapi penyakitnya? Apakah ada pantangan agama dalam proses penyembuhan klien? Karena nyeri kepala. Pemeriksaan system neurologi 1. namun ada disorientasi waktu dan tempat : nialinya 4 http://bangeud. akan menyebabkan meningkatnya rasa kekhawatiran dan beban pikiran bagi pasien. E.com/ . Pemerikasaan tingkat kesadaran • Membuka mata Spontan nilainya 4 Terhadap bicara (suruh pasien membuka mata) nilainya 3 Dengan rangsangan nyeri (tekan pada kuku jari) nilainya 2 Tidaka ada reaksi (dengan rangsangan nyeri pasien tidak membuka mata) : nilainya 1 • Respon verbal (bicara) Baik dan tidak ada disorientasi : nilainya 5 : : : Kacau(confused).pusing.kaku tengkuk.

kepala tidak dapat ditekuk. sedangkan pada keadaan ringan.blogspot. Pemeriksaan rangsangan meningeal • Kaku kuduk Pada kaku kuduk berat. kaku kudu dinilai dari tahanan yang dialami waktu menekukkan kepala.namun tidak dapat berupa kalimat) : nilainya 3 Mengerang (tidak dapat mengucapkan kata-kata namun hanya mengerang) nilainya 2 Tidak ada respon • Motor respone Menurut perintah (misalnya suruh angkat tangan) nialinya 6 Mengetahui lokasi nyeri Reaksi menghindar Reaksi fleksi abnormal Reaksi ekstensi abnormal Tidak ada reaksi : nilainya 5 : nilainya 4 : nilainya 3 : nilainya 2 : nialinya 1 : : nilainya 1 : 2.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Tidak tepat (dapat mengucapkan kata-kata. • • Tanda laseque Tanda kerniq http://bangeud. malah sering kepala terkedik kebelakang.com/ .

pasien yang sedang berbaring difleksikan pahanya pada persendian panggul sampai membuat sudut 90°.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Pada pemeriksaan ini .blogspot.com/ . tapi perhatikan apakah ada kelumpuhan pada tungkai.duduk. Setelah itu tungkai bawah diekstensikan pada persendian lutut sampai membentuk sudut lebih dari 135° terhadap paha. • Palpasi Palpasi otot untuk menentukan konsistensi dan nyeri tekan. tonus otot. 3.dan kekuatan otot ekstremitas (skala 0-5 ) http://bangeud.tonus otot. Bila teradapat tahanan dan rasa nyeri sebelum atau kurang dari sudut 135°. • • • Pemeriksaan gerakan aktif Pemeriksaan gerakan pasif Koordinasi gerak Fungsi motoris dengan menilai bentuk dan dasar otot.berbaring.dan kesimetrisan tubuh bagian kiri dan kanan. maka dikatakan Kernig sign positif. Pemeriksaan kekutan motorik • Inspeksi Perhatiakan sikap pasien bergerakn serta sewaktu perhatikan berdiri. • Tanda brudzinsky I Brudzinsky I (+) ditemukan fleksi pada kedua tungkai • Tanda brudzinsky II Brudzinsky II (+)ditemukan tungkai yang satu ikut pula fleksi.

blogspot. pemeriksaan rasa suhu dan rasa nyeri • • • • Pemeriksaan rasa gerak dan rasa sikap Pemeriksaan rasa getar Pemeriksaan rasa tekan Pemeriksaan rasa interoseptif : perasaan tentang organ dalam • Nyeri rujukan 5. Pemeriksaan nervus cranialis • Pemeriksaan N.com/ .Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND • • • • 0 = tidak ada gerakan CICILIA ANITA 0910321001 1 = kontraksi otot minimal terasa tanpa menimbulkan gerak 2 = otot dapat bergerak bila gaya berat dihilangkan 3 = gerakan otot dapat melawan gaya berat tapi tidak bias terhadap tahanan pemeriksa • 4 = geran otot denan tahanan ringan pemeriksa dan dapat melawan gaya berat • 5 = gerakan otot dengan tahanan maksimal 4.I : Olfaktorius Sensorik khusus menghidu atau membau • Pemeriksaan N.II : Optikus http://bangeud. Pemeriksaan sensorik • Pemeriksaan sensibilitas : pemeriksaan rasa raba.

IV : Trokhlearis Fungsi somatomotorik.viseromotorik.V : Trigeminus Fungsi somatomotorik dan somatosonsorik Bagian sensorik cabang maksilaris mengurus sensibilitas rahang atas. bibir atas. menutup mulut.com/ .pejaman mata dan sudut mulut • Pemeriksaan N. Kerja otot ini menyebabkan lirik mata kearah temporal • Pemeriksaan N. VII : Fasialis Fungsi somatomotorik. gigi atas. • Pemeriksaan N. pengecapan.IX : Glossofaringeus http://bangeud.palatum durum.somatosensorik. Kerja otot ini menyebabkan mata dapat melirik ke bawah dan nasal • Pemeriksaan N.VI : Abdusen Fungsi somatomotorik.viserosensorik.VIII : Akustikus Sensorik khusus pendengaran dan keseimbangan.blogspot.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND Sensorik khusus melihat • Pemeriksaan N.menggerakkan rahang kebawak kesamping dan membuka mulut • Pemeriksaan N. Perhatikan kesimetrisan muka pasien.sinus maksilaris dan mukosa hidung Bagian motorik mengurus otot-otot untuk mengunyah. kerutan dahi.III CICILIA ANITA 0910321001 : Okulomotorius Reflek pupil terhadap cahaya • Pemeriksaan N.

. • Chadock Tanda babinski akan timbul dengan menggores punggung kaki dari arah lateral ke depan • Openheim http://bangeud. pengecapan.XI : Aksesorius Fungsi tidak • Pemeriksaan N. • Pemeriksaan N.com/ . timbul dorso fleksi ibu jari dan pemekaran jari-jari lainnya.somatosensorik.X Fungsi : Vagus somatomotorik.ada tahanan atau 6.viseromotorik.besarnya lidah.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND Fungsi CICILIA ANITA 0910321001 somatomotorik.apakah lidah pasien mencong bila digerakkan atau dijulurkan.viserosensorik. Untuk melihat kekuatan otot sternocleidomastoideus dan otot trapezius. somatomotorik.somatosensorik. • Pemeriksaan N. Pemeriksaan reflek patologis • Babinski Telapak kaki digores dari tumit menyusur kebagian lateral menuju ke pangkal ibu jari. Melihat kesimetrisan lidah.blogspot.XII : Hipoglosus Fungsi somatomotorik.viserosensorik.viseromotorik.

138 Defenisi :inspirasi dan/atau ekspirasi tidak menyediakan ventilasi yang adekuat Tujuan :Pola nafas efektif DS: DO: NOC klien mengatakan ia merasa lelah klien terlihat lemah pernafasan 35x/menit Kriteria hasil yang disarankan: • Status pernapasan : jalan napas paten http://bangeud.jari telunjuk.jari tengah dari lutut menyusur ke bawah (+=babinski) • Gordon Otot gastroknemius ditekan (+=babinski) • Scahaefer Tanda babinski akan timbul dengan memijit tendon achiles • Rosollimo Mengetok bagian basis telapak jari kaki (+) fleksi jari-jari kaki • Mendel rechterew Mengetok bagian dorsal basis jari kaki (+) fleksi jari kaki • Hoffman-trommer (+ = gerakan mencekram pada kuku jari telunjuk) 2.blogspot.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Mengurut tibia dengan ibu jari. Diagnosa Keperawatan 1) NANDA Ineffective breathing pattern (Pola nafas tak efektif ) p.com/ .

blogspot.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND Defenisi Indikator (normal) CICILIA ANITA 0910321001 :ketika trakeobronkial tetap terbuka :  Tingkat pernapasan dalam rentang yang diharapkan  Irama pernapasan dalam rentang yang diharapkan (normal)  Bebas dari suara pernapasan yang tidak disengaja • Status pernapasan :ventilasi Defenisi paru-paru Indikator (normal)  Irama pernapasan dalam rentang yang diharapkan (normal)  Kemudahan bernapas • Status tanda-tanda vital Defenisi Indikator  Suhu  Kecepatan nadi apical  Kecepatan nadi radial  Kecepatan pernapasan  Tekanan darah sistolik  Tekanan darah dastolik NIC • Airway management (pengaturan pernapasan) Defenisi Aktivitas : fasilitasi patensi dari saluran udara : : Suhu.com/ . nadi. respirasi dan tekanan darah : dalam rentang yang diharapkan dari individu :  Tingkat pernapasan dalam rentang yang diharapkan :perpindahan udara masuk dan keluar dari  posisikan pasien pada posisi ventilasi yang maksimal http://bangeud.

 memonitor rata-rata irama. kedalaman. pernapasan kusmaul  auskultasi suara paru setelah perawatan untuk mencatat hasil  memantau sesak napas dan kejadian yang memicu dan memperburuknya • Ventilation assistance (bantuan ventilasi) Defenisi paru-paru Aktivitas :  Mempertahankan kepatenan jalan napas  Memberikan posisi untuk mengurangi dispnea http://bangeud.takypnea. krowing atau snoring  memonitor polapernapasan:bradypnea.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001  mengidentifikasi pasien yang membutuhkan aktual / penyisipan potensi jalan nafas  tunjukkan terapi fisik dada yang cepat  dengarkan suara pernapasan  atur posisi untuk mengurangi sesak napas  pantau status pernapasan dan oksigenasi dengan tepat • Memonitor pernapasan Defenisi pasien Aktivitas :mengumpulkan dan menganalisis data dari untuk : menjamin kepatenan jalan napas dan keadekuatan pertukaran gas. hyperventilasi. lihat kesimetrisannya. penggunaan otot pernapasan. dan usaha pernapasan  catat pergerakan dada.blogspot. dan supraklavikula dan retraksi otot interkostal  memonitor suara pernapasan.com/ : promosi pola pernapasan spontan yang optimal yang memaksimalkan pertukaran O2 dan CO2 di .

000/mm3 http://bangeud.d kelemahan DS : klien mengeluh tiba-tiba anggota gerak dan tubuh sebelah kiri terasa lemah DO : NOC Kriteria Hasil yang Disarankan: • Ambulasi : Berjalan Anggota gerak sebelah kiri klien terlihat lemah TD : 130/80 mmHg Pernafasan: 35x/ menit Trombosit : 138. dan sesudah aktivitas  Memantua laju dan ritme pernapasan (kedalaman dan kesimetrisan)  Memantau kelainan pola pernapasan 2) NANDA Intoleransi aktifitas b. dan status respirasi dengan tepat. suhu.com/ .  Memantau tekanan darah. nadi. selama.blogspot.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001  Membantu pertukaran posisi secara teratur  Memposisikan untuk mengurangi upaya pernapasan • Memantau Tanda-Tanda Vital Defenisi :mengumpulkan dan menganalisis data dari kardiovaskuler. dan pernapasan sebelum. respirasi dan suhu tubuh untuk membatasi dan mencegah komplikasi Aktivitas :  Memantau tekana darah. nadi.

com/ komplikasi dari pasien yang mengalami keterbatasan kemampuan untuk tidur. .Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Defenisi: Kemampuan berjalan dari tempat ke tempat Indikator:  Pertahanan berat  Berjalan dengan langkah efektif  Berjalan dengan langkah lambat  Berjalan dengan langkah sedang  Berjalan dengan cepat  Berjalan dengan langkah naik  Berjalan dengan langkah turun  Berjalan dengan miring ke atas  Berjalan dengan miring ke bawah • Tingkat mobilitas Defenisi: Kemampuan untuk berpindah Indikator:  Keseimbangan penampilan  Posisi tubuh  Perpindahan otot  Perpindahan sendi  Perpindahan penampilan  Ambulansi : berjalan NIC Intervensi Keperawatan: • Tirah Baring Defenisi: Peningkatan kenyamanan dan keamanan serta pencegahan Aktifitas:  Menjelaskan alasan untuk istirahat dan tidur  Penyediaan tempat tidur yang terapeutik  Posisi dalam kesejajaran tubuh http://bangeud.blogspot.

rentang pernafasan)  Amati pola tidur pasien dan jam tidur  Amati lokasi dan tempat ketidaknyamanan/nyeri selama beraktifitas 3) NANDA Risiko cedera b. gerakan yang tidak terkontrol selama penurunan kesadaran http://bangeud. kering.com/ Pengaturan energi yang digunakan untuk mencegah kelelahan dan untuk fungsi optimis . diaforesis. pucat.blogspot. Perawatan. tekanan hemodinamis.d. gangguan irama jantung.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001  Menghindari tekstur kasar dari alas tidur  Menjaga tempat tidir bersih. Takikardia. dispnea. dan tidak berkerut  Menggunakan footboard untuk tidur • Pengaturan Energi Defenisi: Aktifitas:  Tentukan batasan fisik pasien  Tentukan persepsi pasien/orang terdekat tentang penyebab lelah  Verbalisasi perasaan tentang keterbatasan (bantu atau gali perasaan pasien)  Tentukan penyebab kelelahan(mis. nyeri dan pengobatan)  Tentuka apa dan berapa banyak aktifitas yang dibutuhkan untuk membangun kesabaran  Amati pemberian nutrisi untuk membuktikan sumber energi yang adekuat  Konsultasi  Amati dengan untuk ahli diet tentang cara untuk meningkatkan pemberian asupam berenergi tinggi pasien bukti keterbatasan fisik dam kelelahan emosional  Amati respon pernafasan. jantung untuk aktifitas (mis.

com/ . beri bantalan lunak  Hindari restrain kecuali terpaksa  Pertahankan bedrest selama fase akut  Beri pengaman di samping tempat tidur  Libatkan keluarga dalam perawatan  Monitor keseimbangan dan tingkat kelelahan http://bangeud.blogspot.  Pantau tingkat kesadaran dan kegelisahan klien  Beri pengaman pada daerah yang sehat. DS : klien mengeluh tiba-tiba anggota gerak dan tubuh sebelah kiri terasa lemah DO: NOC Kriteria Hasil yang Disarankan: • • NIC • Pencegahan jatuh Aktivitas : Klien tidak terjatuh Tidak ada trauma dan komplikasi lain Anggota gerak sebelah kiri klien terlihat lemah TD : 130/80 mmHg Pernafasan: 35x/ menit Pengkajian kesadaran klien dengan GCS 12.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 Definisi : resiko cidera sebagai akibat interaksi dengan kondisi lingkungan yang berinteraksi dengan individu yang adaptif dan defensif.

pulmonal. D. C. hal 2131) Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Barbara.Kerusakan mobilitas fisik b/d kerusakan muskuloskeletal & neurovaskeler. (Long. Konstipasi b/d aktifitas fisik tidak adekuat.blogspot. hal 176). Risiko disfungsi neurovakuler perifer b/d imobilisasi. 2002. C. (Smeltzer C.1996.com/ . Suzanne. serebral. gastrointestinal. Perfusi jaringan tidak efektif (spesifik : renal. BAB III PENUTUP Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. http://bangeud. B.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001  Lakukan tindakan untuk mengurangi bahaya lingkungan  Anjurkan keluarga untuk memaksimalkan keamanan dirumah  Lakukan tindakan untuk mengurangi resiko yang berkenaan dengan penggunaan alat bantu.  Mengajarkan pada klien apa yang harus dilakukan untuk mengurangi resiko cidera. Gangguan cirta tubuh b/d penyakit. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. kardiovaskuler. Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul pada pasien dengan stroke adalah sebagai berikut: A. E. perifer) b/d aliran arteri terhambat.

Patofisiologi Konsep Klinis ProsesProses Penyakit edisi 6 vol 2. Mc.2009.Buku Saku Diagnosis Keperawatan edisi 10. Gloria M. NANDA.2000. Nursing Diagnoses: Definition & Classification 20092011. Louis :Mosby Year-Book Johnson.Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNAND CICILIA ANITA 0910321001 F. Wilson.1996. DAFTAR PUSTAKA Closkey . toileting b/d tidak berfungsinya anggota gerak.Jakarta :EGC Wiley dan Blacwell. berpakaian. makan. St.Singapura:Markono print Media Pte Ltd http://bangeud.Joane C. Bulechek. Nursing Outcome Classifications (NOC).2003.Jakarta:EGC Price . dkk.blogspot.Sylvia A.2003.Carpenito Moyet.com/ . Louis :Mosby Year-Book Juall. Nursing Interventions Classification (NIC).Lorraine M. St. Kurang perawatan diri : mandi.Marion.Lynda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->