Anatomi dan fisiologi sistem hematologi

• Sistem hematologi t.d darah dan tempat darah diproduksi, termasuk sumsum tulang dan nodus limpa. • Darah merupakan media transpor tubuh, volume darah sekitar 7 - 10 % dari berat badan normal dan berjumlah sekitar 5 liter. • Darah terdiri dari 2 komponen yaitu : plasma darah dan butir2 darah.

• Plasma darah, bagian cair darah yg terdiri dari air, elektrolit (mineral) dan protein darah. • Butir2 darah (blood corpuscles) t.d : • Eritrosit, sel darah merah, transpor O2 dan CO2. • Leukosit, sel darah putih, mengatasi infeksi. • Trombosit, pecahan sel, utk pembekuan darah. sel ini hidup dalam beberapa hari, kemudian dibentuk lagi sel yg baru/hematopoetis dalam sumsum tulang.

43 %. K. 4 %. • Fibrinogen. • Globulin. untuk pembekuan darah.• Protein terdiri dari : • Albumin. F. 53 %. Fe. • Unsur organik (mineral). . Ca. untuk pembentukan anti bodi. utk mempertahankan volume darah. Iodium. Na.

protease memecah protein. • Plasma juga berisi gas yaitu O2. enzym dan antigen. Xantin. • Berbagai enzym. hormon. asam amino. Nitrogen non protein. lipase memecah lipid. lemak netral.• Unsur anorganik. fosfo lipid. CO2. asam urat. kholesterol dan glukosa. . seperti amylase memecah amylum.

• Sel darah merah (eritrosit) berupa cakram bikonkaf. • Memerlukan zat besi. begitu juga waktu hamil. . berjumlah 4500 000 sampai 5500 000 per milimeter kubik. cekung pada kedua sisinya. • Memerlukan protein karena terbentuk dari asam amino. wanita memerlukan zat besi lebih banyak.

• Dibentuk dalam sumsum tulang. kemudian mati dihancurkan dihati dan limfa. lama hidupnya kira2 115 hari. • Komponen utama sel darah merah adalah hemoglobin yaitu protein yg kaya zat besi yg mempunyai daya gabung/afinitas terhadap oksigen dan membawa oksigen dari paru2 ke jaringan. . Normalnya 15 gr%.

Sebaiknya transfusi dilakukan dengan golongan yang sama. B. • Golongan A dp memberi kepada A dan AB • Golongan B dp memberi kepada B dan AB • Golongan O dapat utk semua golongan. A.• Golongan darah : terdiri dari golongan AB. • Golongan AB dp memberi darah pada AB. dan O. .

sel dg jumlah Hb terlalu banyak. . • Hiperkromik. sel dg jumlah Hb normal. • Hipokromik. • Mikrositik. sel yg ukuran normal. • Normokhromik. • Makrositik. sel dg ukuran terlalu besar. • Normositik.• Sel darah merah digambarkan dalam ukuran dan jumlah hemoglobinnya. sel dg jumlah Hb sedikit. sel dg ukuran terlalu kecil.

monosit. makrofrag.• Sel darah putih (leukosit).d eosinofil. . lebih besar dari eritrosit. basofil dan neutrofil. tapi jumlahnya lebih kecil yitu dalam setiap milimeter kubik terdapat 6000 – 10 000 sel darah putih. • Terdiri dari granulosit atau sel polimorfonuklear kira2 75 % t. dan sel yg tidak bergranula yaitu limfositT dan B.

• Kekurangan granulosit disebut granulositopenia. . sel ini non granuler. dibentuk dalam kelenjer limfe dan sumsum tulang. • Limfosit membentuk 25 % dari sel darah putih. kalau tidak ada granulosit disebut agranulositosis yg dapat terjadisetelah makan obat tertentu termasuk antibiotika. • Monosit adalah sel berukuran besar yg bersifat fagosit (pemakan).

• Fungsi sel darah putih : • Granulosit dan monosit mempunyai peran penting dalam melindungi tubuh terhadap mikroorganisme. dengan kemampuan sebagai fagosit (fago = saya makan). • Fungsi limfosit membentuk antibodi (badan penangkis) yg penting untuk melindungi tubuh terhadap infeksi dan kekebalan (imunitas). .

• Agranulositosis adalah tidak adanya sel polimorfonuklear atau granulosit.• Leukositosis adalah jumlah keseluruhan sel darah putih lebih dari 10 000 per milimeter kubik. • Leukopenia adalah sel dara putih kurang dari 6000 permilimeter kubik. • Limfositosis adalah pertambahan jumlah limfosit yg tinggi. .

berbentuk cakram bulat. Jumlah normal 150 000 – 400 000/mililiter. dibentuk dalam sumsum tulang. • Berperan penting dalam pembekuan darah . tidak berinti dan hidup sekitar 10 hari. bikonveks. oval.• Trombosit. Adalah pecahan sel atau keping darah yg berperan untuk pembekuan atau penggumpalan darah.

• Protein darah (albumin. . natrium dll yg berguna untuk metabolisme. kalium. adalah bagian darah encer tanpa sel darah yg terdiri dari 90 % air dan zat lain seperti : • Fibrinogen untuk pembekuan. • Garam mineral seperti kalsium. globulin) utk meningkatkan viskositas darah dan keseimbangan cairan tubuh.• Plasma darah.

. glukosa. mineral dan vitamin).• Zat makanan (asam amino. lemak. • Hormon yaitu zat yg dihasilkan oleh kelenjer endokrin dalam tubuh. • Antibodi.

• Mengatur panas tubuh.• Fisiologi sistem hematologi : • Sebagai alat pengangkut O2. • Mempertahankan tubuh dari serangan penyakit dan mencegah perdarahan. sisa makanan. . CO2. pH cairan tubuh. sari makanan. • Mengatur keseimbangan cairan tubuh. dan hasil metabolisme jaringan.

perempuan dan anak2 <12gr/dl. eritrosit < 4 juta. Atau secara umum penurunan kadar hemoglobin serta hitung eritrosit dan hematokrit dibawah normal. . hematokrit < 30 %. seperti laki2 dewasa Hb < 13 gr/dl.• Gangguan sel darah merah : • Anemia adalah keadaan dimana eritrosit dan masa hemoglobin tidak memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi tubuh.

• Gejala adalah anoksia organ target dan mekanisme kompensasi terhadap anemia.• Timbulnya anemia karena kegagalan sumsum tulang atau kehilangan sel darah merah berlebihan. • Kegagalan sumsum tulang terjadi karena kekurangan nutrisi. . invasi tumor atau penyebab yg tidak diketahui. pajanan toksik.

telinga mendenging. pusing. sakit kepala. lelah. kelemahan otot. mata kunang2. • Ganguan sistem saraf. . takikardi. angina dan gagal jantung. palpitasi. lesu dan rasa dingin pada ekstremitas.• Gejala umum. irritabilitas. sesak nafas. gangguan sistem kardio vaskuler seperti lesu.

warna pucat pada kulit. . mukosa. • Epitel.• Gangguan sistem urogenital. gangguan haid dan libido menurun. elastisitas kulit menurun. rambut tipis dan halus.

• Penyebab. reaksi imunologis. infeksi.• Macam anemia : • Anemia aplastik. obat2an dan bahan kimia. leukemia dll. dengan tanda pansitopenia. bisa genetik. radiasi. adalahanemia normositer normokrom yg disebabkan oleh disfungsi sumsum tulang sehingga seldarah yg mati tidak diganti. .

kebutuhan besi meningkat. • Penyebab. Adalah anemia akibat kosongnya cadangan besi tubuh sehingga pembentukan hemoglobin berkurang. Kehilangan besi akibat perdarahan menahun. .• Anemia defisiensi besi. faktor nutrisi. gangguan absorbsi besi.

• Anemia megaloblastik. disebabkan oleh anemia pernisiosa (belum pernah ada di indonesia). • Disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 dan asam folat. • Anemia hemolitik. adanya sel megaloblas dalam sumsum tulang. disebabkan oleh karena proses hemolisis yaitu pemecahan eritrosit .

malaria. • Anemia sel sabit (cycle cell anemia) diwariskan dari orang tua karena hemoglobinopati (Hb yang cacat /HbS). penyakit hemolitik pada bayi dan reaksi transfusi. seperti anemia sel sabit. .• Merupakan anemia yg tidak sering dijumpai .

Bisa juga pada volume darah yg berkurang seperti dehidrasi /hemo konsentrasi. . Etiologi belum diketahui. leukosit dan trombosit meningkat dan splenomegali. suatu keganasan sel induk hemapoitik sehingga jumlah eritrosit.• Polisitemia vera/polisitemia primer. biasanya usia diatas 40 tahun. Lebih banyak wanita dari pria.

Disebut juga sebagai keganasan hematologis akibat neoplastik yg disertai gangguan differensiasi pada berbagai tingkat sel induk hemapoitik.• Leukemia. Merupakan penyakit yg ditandai dengan proliferasi dini yg berlebihan dari sel darah putih. (banyak sel muda dalam sumsum tulang). laki lebih banyak dari wanita (laki 2 kali lebih banyak dari wanita) .

juga pada kelainan kromosom 21 dapat terjadi leukemia akut. • Pada anak2 penderita Down sindrom lebih banyak menderita leukemia akut. sinar radio aktif dan virus.• Etiologi belum dapat diidentifikasi. . tapi ada beberapa faktor penyebab yaitu : faktor genetik.

ganas. jumlahnya berlebihan. ekimosis dan perdarahan retina. hepatomegali.• Leukemia akut merupakan proliferasi sel leukosit yg abnormal. panas tanpa infeksi. limfadenopati. penurunan berat badan. purpura. nyeri tulang dan sendi. trombositopenia dan diakhiri dengan kematian. sering ditemukan massa abnormal. • Gejala : rasa lelah. dapat terjadi anemia. splenomegali. .

Vincristine. • Prognosa. Hb dan trombosit rendah. . leukositosis.• Laboratorium. daunorubicin. pada anak2 umumnya baik. prednison. • Terapi. L asparaginase. ditemukan sel muda limfoblast. kadang2 leukopenia. sumsum tulang banyak sel muda yg banyak.

lemah. anemia. merupakan leukemia mieloid atau leukemia granulositik kronis. . hiperkatabolik. Ditandai dengan produksi berlebihan sel granulosit muda. timbul perlahan2. splenomegali. • Gejala.• Leukemia kronik. hepatomegali jarang terjadi. berat badan menurun. gejala Gout. gangguan penglihatan. anoreksia. keringat malam.

sal nafas dan pembuluh drh. • Terdiri dari penyakit Hodgkin (Hodgkin Desease) dan limfoma non hodgkin. . • Gejala utama pembesaran kelenjer pada leher dan dapat menyerang sal cerna.• Limfoma maligna : merupakanpenyakit keganasan primer jaringan limfoid yg bersifat solid (padat) dankadang2 dapat menyebar secara sistemik.

pembengkakan. . nyeri dan kelainan sendi dan perdarahan usus. adalah kelainan perdarahan herediter karena defisiensi faktor pembekuan oleh karena mutasi kromosom X. merupakan penyakit koagulasi herediter yg sering dijumpai pada anak2 laki2 yg mewarisi gen detektif pada kromosom X dari ibunya. • Gambaran klinis adanya perdarahan yg berlebihan secara spontan setelah luka ringan.• Hemofilia.

ekimosis. menometroragi. • Gejala klinis. epistaksis. ptekie. vesikel atau bulae yg hemoragik. hematuri. perdarahan gusi.• Idiopatik trombositopenia purpura (ITP) adalah trombositopenia dengan penyebab proses imun (adanya antibodi terhadap trombosit). operasi). perdarahan intra kranial. splenomegali dan perdarahan traumatik (cabut gigi. melena. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful