Rekayasa Lingkungan Rekayasa Lingkungan adalah ilmu teknik sipil yang mempelajari tentang tata cara membangun konstruksi

teknik sipil yang dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan alam. Contohnya, membangun cerobong asap suatu pabrik pada ketinggian tertentu, membuat saluran. Seorang sarjana teknik sipil harus mampu mengadakan penyeimbangan. Karena lahan kerja teknik sipil pasti bersinggungan dengan alam, makanya ada istilah bidik asih, yaitu memperkecil atau mereduksi dampak aktivitas manusia pada lingkungan. Sarjana teknik sipil harus mampu memikirkan perencanaan yang tidak merusak lingkungan. Berikut adalah beberapa hal yang harus dipahami dalam Rekayasa Lingkungan. Pengertian Lingkungan hidup menurut UU RI No 4 tahun 1982, yaitu kesatuan ruang dengan benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang bersinggungan dengan makhluk hidup lainnya. Permasalahannya bagaimana cara manusia menempatkan diri dalam lingkungan dan bagaimana menjalankan kegiatan agar berkesinambungan dan menjaga kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Berikut macam-macam interaksi yang terjadi antara manusia dengan lingkungan : • Interaksi timbal balik antara manusia dengan alam • Interaksi timbal balik antara manusia dengan air • Interaksi timbal balik antara manusia dengan tanah Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Menurut UU RI No 23 tahun 1992, pengertian kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang menciptakan seorang yang produktif secara sosial ekonomis. Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan kiat untuk mencegah penyakit, memperpanjang harapan hidup, meningkatkan kesejahteraan dan efesiensi masyarakat melalui usaha masyarakat yang terorganisir dan sanitasi lingkungan, mengorganisir pelayanan medis. Berikut Beberapa Usaha Kesehatan Masyarakat Menurut konsep WHO ada 6 cara, yaitu : 1. Mengumpulkan informasi dan data kesehatan suatu wilayah 2. Mengupayakan pendidikan kesehatan 3. Mengupayakan kesehatan masyarakat 4. Mengupayakan pemberantasan penyakit menular 5. Mengupayakan kesejahteraan ibu dan anak 6. Mengupayakan pelayanan dan perawatan kesehatan Menurut UU RI No 23 tahun 1992, Adapaun upaya kesehatan masyarakat dapat diwujudkan dengan 15 cara sebagai berikut :

gas. Pengelolaan kualitas lingkungan 7. dan padat 3. Kesehatan jiwa 7. Kesehatan lingkungan 5. Kesehatan olahraga 14. Kesehatan kerja 6. Pengolahan dan pembangunan limbah cair. Penyuluhan kesehatan masyarakat 10. Program penyediaan air bersih 2. Pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan 11. udara. Kesehatan sekolah 13. Kesehatan keluarga 2. Kesehatan mata Peran sarjana Teknik Sipil dalam upaya kesehatan masyarakat : 1. Pengamanan zat adiktif 12. Perbaikan gizi 3. makanan dan vektor . Pengolahan sanitasi transpotasi 6. Pengamanan makanan dan minuman4. Penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan 9. Pencegahan kecelakaan 5. Pencegahan penyebaran penyakit melalui air. Pencegahan kebisingan 4. Pengobatan tradisional 15. Pemberantasan penyakit 8.1.