TUGAS ARTIKEL KOMPUTASI NUMERIK

“Aplikasi Metode Numerik Dalam Perhitungan Luas Dan Volume Badan Kapal Yang Berada dibawah Permukaan Air Laut” Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Komputasi Numerik Dibina oleh Bapak Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom

Oleh: Aulia Rahmah Qoimatul Adilah Sigma Akhiria Maulida Sulis Setiowati 110533406967 110533406982 110533406974 110533406980

PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA 2011 A JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG APRIL 2013

Pada kesempatan kali ini. Metode numerik menggunakan bilangan untuk menirukan proses matematika. dan untuk itu setidak-tidaknya harus diperoleh bilangan yang tepat. yaitu yang juga memerlukan waktu perhitungan yang sependek mungkin.5% dari nilai perhitungan secara eksak. kita dapat melihat metode mana yang menghasilkan nilai koreksi paling kecil. hasil yang diperoleh harus mempunyai nilai koreksi sebesar < 0. Hasil yang diperoleh dari kedua persamaan tersebut. Sebagai persyaratan. Apalagi . Selain daripada itu.APLIKASI METODE NUMERIK DALAM PERHITUNGAN LUAS DAN VOLUME BADAN KAPAL YANG BERADA DI BAWAH PERMUKAAN AIR LAUT Setiap perhitungan mempunyai tujuan. antara metode trapesium dan metode simpson. Dengan demikian. bukan hanya bilangan. Dengan begitu kita dapat mengetahui metode mana. dalam melakukan perhitungan sebaiknya dipilih proses perhitungan atau algoritma yang efisien. yang selanjutnya menirukan keadaan yang sebenarnya.5% terhadap nilai yang diperoleh dari perhitungan secara eksak. Dengan menggunakan metode numerik dalam menghitung luas dan volume badan kapal yang tercelup air laut. tetapi perlu kita perhatikan bahwa maksud dari perhitungan adalah pengkhayatan masalah. Dilakukan suatu perbandingan dari hasil yang diperoleh kedua metode tersebut terhadap hasil yang diperoleh dari perhitungan eksak. Dari perbandingan kedua metode tersebut. kita akan membahas penggunaan metode numerik pada perhitungan luas dan volume badan kapal yang tercelup oleh air laut. memiliki nilai yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penyelesaian yaitu metode trapesium dan metode simpson. setiap analisa diharapkan dapat menghasilkan bilangan. Selanjutnya. dan memenuhi syarat yaitu < 0. Sasaran akhir dari analisa yang dilakukan dalam metode numerik adalah diperolehnya metode yang terbaik untuk memperoleh jawaban yang berguna dari persoalan matematika dan untuk menarik informasi yang berguna dari berbagai jawaban yang dapat diperoleh yang tidak dinyatakan dalam bentuk yang mudah. yang merupakan metode terbaik untuk digunakan dalam perhitungan luas dan volume kapal yang tercelup air laut. tujuan penghitungan adalah memperoleh pengkhayatan masalah secara tepat dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Metode numerik berperan sangat besar dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam bidang teknik. diantaranya dalam mengahitung luas dan volume suatu bidang. Dengan menggunakan kedua metode tersebut diharapkan diperoleh suatu pendekatan jawaban yang nilainya mendekati nilai hasil perhitungan eksak. yang diperlukan dalam perancangan teknik ataupun pengkhayatan masalah. diharapkan perhitungan dapat lebih efisien.

Perhitungan Eksak Untuk Perhitungan luas secara eksak.. dimana keduanya mempunyai metode penyelesaian yang berbeda. dilakukan dengan mengukur tiap station pada body plan. Fungsi parabola pada metoda trapezium . dilakukan dengan alat yang bernama Planimeter. Gambar 1. dilakukan dengan menggunakan rumus: Dimana nilai-nilai dan diperoleh dari data-data awal kapal. Dari pemaparan diatas maka kami mengangkat tema bagaimana cara mengaplikasikan metode numerik untuk menghitung luas dan volume suatu badan kapal. Metode numerik yang digunakan adalah metode trapesium dan metode simpson. diharapkan perhitungan bisa lebih mudah dan cepat dengan hasil yang masih memenuhi syarat yang ditetapkan. T BLpp. B. Planimeter digunakan secara manual. Sedangkan untuk menghitung Volume Displacement secara eksak. A.dengan adanya komputasi. Metoda Trapesium Metode trapesium adalah metode yang paling sederhana dan sebenarnya untuk menghitung luas suatu trapesium yaitu segi empat dimana sisi-sisi yang berhadapanya sejajar.Cb Formulasi numerik dilakukan dengan menggunakan metode trapesium dan metode simpson.

dilakukan perhitungan nilai koreksi. diperoleh dengan mengukur jarak tiap-tiap WL (Waterline) pada station tersebut. Nilai-nilai waterline untuk tiap station dapat dilihat pada Lampiran (data-data kapal). dapat dihitung dengan rumus : Dimana maka Sehingga diperoleh rumus untuk menghitung luas tiap station yaitu : Dimana I (luas kurva) merupakan luas setengah station. untuk station-station pada body plan (body plan metode trapesium) diperoleh dengan mengukur jarak dari garis tengah sampai bagian tepi kapal. Perhitungan luas dengan metode trapesium dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan : Dari dimana merupakan nilai y pada titik awal ordinat.25. diambil luas midship (ordinat 5) dan dilakukan dengan menghitung rumus berikut : . Untuk menghitung nilai koreksi perhitungan luas. Untuk station-station selain station AP dan 0. maka luas kurva dari tiap stationpada body plan. maka : Untuk memeriksa ketelitian.Dari teori metode trapesium. nilai y=(x). dibuat pias baru dan nilai y diperoleh dengan mengukur jarak pias-pias tesebut dari garis tengah kapal ke bagian tepi kapal. merupakan nilai y adalah nilai y pada titik terakhir ordinat tersebut dan pada titik diantara a dan b. Sedangkan untuk station AP dan 0. Jika diganti dengan . untuk menghitung luas badan kapal yang tercelup air laut dilakukan dengan menghitung luas tiap station pada body plan. Diperoleh suatu faktor trapesium (FT) yaitu Pada metode trapezium nilai y=(x).25.

Misalnya apabila terdapat satu titik tambahan diantara maka ketiga titik dapat dihubungkan dengan fungsi parabola (Gambar1). Pada metode simpson. Apabila terdapat dua titik tambahan dengan jarak yang sama antara Maka keempat titik tersebut dapat dihubungkan dengan polynomial order tiga (Gambar 1 b). metode simpson juga mempunyai faktor simpson (FS). untuk station-station pada body plan (body plan metode simpson) diperoleh dengan mengukur jarak dari garis tengah sampai bagian tepi kapal.Dan untuk menghitung volume displacement dapat dilakukan dengan menggunakan rumus : Dimana pada  merupakan nilai luas tiap-tiap station. cara lain untuk mendapatkan perkiraan dengan ketelitian yang lebih teliti adalah menggunakan polynomial order lebih tinggi untuk menghubungkan titik-titik data. Seperti halnya metode Trapesium. Nilai Koreksi VD metode trapesium dihitung dengan rumus : C. nilai y=(x). Rumus yang dihasilkan oleh integral di bawah polynomial tersebut dikenal dengan metode (aturan) Simpson. Metode Simpson Disamping menggunakan metode trapesium dengan integral yang lebih kecil. . Gambar 2 Fungsi parabola pada metode Simpson.

Untuk station-station selain station AP dan 0. hanya saja menggunakan faktor simpson. Hasil Pengukuran Secara Eksak Hasil yang diperoleh dari pengukuran dengan Planimeter adalah sebagai berikut : Tabel 1. Untuk menghitung Volume displacement dengan metode simpson dapat dihitung dengan menggunakan rumus : Dengan perhitungan nilai koreksi sama seperti halnya pada metode trapesium. Nilai koreksi perhitungan luas dapat dihitung. diperoleh dengan mengukur jarak tiap-tiap WL (Waterline) pada station tersebut. Untuk menghitung luas tiap station dengan metode simpson digunakan rumus : Dimana pada perhitungan  dilakukan seperti halnya metode trapezium. dengan rumus seperti halnya pada metode trapesium.25. Sedangkan untuk station AP dan 0. dibuat pias baru dan nilai y diperoleh dengan mengukur jarak pias-pias tesebut dari garis tengah kapal ke bagian tepi kapal. nilai y=(x). Data Hasil Pengukuran Planimeter . D.25. Dimana nilai luas yang digunakan adalah luas midship (luas ordinat 5).

Nilai luas Midship (luas station 5) ini digunakan sebagai acuan dalam menghitung nilai koreksi. dapat diukur dengan menggunakan rumus : Dimana dari data-data kapal diperoleh:     LPP :102.74 Sehingga diperoleh : .445 m2.Dari hasil pengukuran Planimeter diperoleh nilai-nilai luas dari tiap station.72 m Cb : 0.04 m B : 16. Volume badan kapal yang tercelup air laut.4 m T : 6. Dan luas Midship (luas station 5) dari hasil pengukuran dengan Planimeter diperoleh nilai 108.

E. Data Hasil Pengukuran Metode Trapesium . Hasil Pengukuran Secara Trapesium Hasil yang diperoleh dari perhitungan dengan menggunakan metode trapesium adalah sebagai berikut : Tabel 2.

021 m3. Nilai koreksi Luas midship sebesar 3. 2.5% (tidak memenuhi syarat). Hasil Pengukuran Metode Simpson Dari perhitungan dengan menggunakan metode simpson diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel 3.5% (tidak memenuhi syarat).623 % > 0. F.745 % > 0.*FT : Faktor Trapesium Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode trapesium diperoleh nilai luas midship (luas station 5) sebesar 104. Data Hasil Pengukuran Metode Simpson .384 m2 dan Volume Displacement adalah sebesar 8912. Nilai koreksi Vd sebesar 6. Dari hasil perhitungan dengan metode trapesium diperoleh nilai koreksi adalah sebagai berikut : 1.

5% . Untuk hasil perhitungan dengan metode trapesium.744 % dan nilai koreksi Vd sebesar 6.762 m3. nilai koreksi untuk Am dan Vd kurang dari 0.388 m3.439 % < 0. sehingga tidak memenuhi syarat.5% (memenuhi syarat).488 %. diperoleh nilai koreksi sebesar Am sebesar 0. diperoleh nilai koreksi Am sebesar 3. 2.5% (memenuhi syarat). Nilai koreksi untuk metode simpson adalah sebagai berikut : 1. Nilai koreksi Luas midship sebesar 0.445 m2 dan nilai Vd sebesar 8321. Dari hasil perhitungan eksak diperoleh nilai Am sebesar 108.488 % < 0. dimana keduanya bernilai > 0.*FS : Faktor Simpson. Nilai koreksi Vd sebesar 0.4396 % dan nilai koreksi Vd sebesar 0.5%. Untuk hasil dari pengukuran dengan metode simpson. Sedangkan untuk hasil metode simpson.968 m2 Volume Displacement sebesar 8281.486 %. Dari perhitungan dengan menggunakan metode simpson diperoleh nilai nilai luas midship (luas station 5) sebesar 107.

Daftar Rujukan http://fairuzelsaid. G.com/2010/10/13/metode-numerik-01-pengantar-metode-numerik/ http://repository. Jadi dari perhitungan diatas.ac.wordpress.id/handle/123456789/22399 .sehingga memenuhi syarat. dapat diambil kesimpulan metode simpson lebih baik dari metode metode trapesium.usu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful