Apa itu Akidah???

Kata "‘aqidah" diambil dari kata dasar "al-‘aqdu" yaitu ar-rabth(ikatan), alIbraam (pengesahan), al-ihkam(penguatan), at-tawatstsuq (menjadi kokoh, kuat), asysyaddu biquwwah (pengikatan dengan kuat), at-tamaasuk (pengokohan) dan alitsbaatu (penetapan). Di antaranya juga mempunyai arti al-yaqiin (keyakinan) dan aljazmu (penetapan). Aqidah Islam bermaksud keimanan dan keyakinan yang teguh dengan Rububiyyah Allah ta'ala, Uluhiyyah-Nya, Asma'u wa sifah-Nya, Qada' dan Qadar, hari Kiamat, segala berkaitan perkara ghaib, pokok-pokok agama dan apa yang disepakati oleh salafus salih dengan ketundukkan yang bulat kepada Allah ta'ala dari segi perintah-Nya, hukum-Nya, ketaatan kepada-Nya serta meneladani Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam. Nama-nama lain ilmu Akidah Terdapat beberapa pecahan nama-nama ilmu Akidah yang telah dipersetujui oleh ulama' Islam yang merujuk kepada ilmu ketuhanan dan kerasulan antaranya ialah:

1. Ilmu Tauhid- Dasar ilmu ini membicarakan mengenai keEsaan Allah SWT dan kewujudan Allah SWT. 2. Ilmu Usuluddin- ilmu yang membicarakan mengenai perkara asas dalam Islam (Akidah) 3. Ilmu Akaid- Ilmu berasaskan kepada kepercayaan dan keyakinan yang mantap dan kukuh di dalam hati. 4. Ilmu Kalam- Ilmu perbahasan atau perdebatan kerana pada peringkat awal ilmu ini membawa kepada perdebatan lidah/ percanggahan pendapat. 5. Ilmu Makrifah- Ilmu mengenal Allah dan rasulNya. Tujuan Mempelajari Ilmu Akidah Setiap ilmu yang kita belajar pasti ada sebab dan tujuannya. Jika belajar tanpa tujuan maka sia-sialah ilmu yang dipelajari. Antara tujuan belajar ilmu Akidah Islam ialah: 1. Untuk memperoleh keyakinan dan kepercayaan yang mantap dan kukuh tentang kewujudan Allah S.W.T dan kesempurnaan sifat-sifatNya berdasarkan dalil nakli dan akli seperti mana yang telah difirmankan oleh Allah dalam surah Al-Ikhlas ayat 1-4.
Katakanlah (wahai Muhammad): “(Tuhanku) ialah Allah Yang Maha Esa(1) “Allah Yang menjadi tumpuan sekalian makhluk untuk memohon sebarang hajat(2) “Ia tiada beranak, dan Ia pula tidak diperanakkan(3) “Dan tidak ada sesiapapun yang serupa denganNya”.(4)

surah ini jelas menunjukkan akan ketauhidan Allah S.W.T dan betapa pentingnya Akidah itu untuk disempurnakan sebelum menyusul kemantapan Ibadah dan akhlak. 2. Untuk melahirkan kesedaran kepada Mukmin bahawa seluruh kehidupan yang dilangit dan dibumi atau dimana jua adalah di bawah kekuasaan, kawalan, dan pengawasan Allah S.W.T 3. Supaya dapat merealisasikan keyakinan Akidah yang kukuh dan jitu dalam setiap tindakan dan amalan seharian seorang Mukmin.
http://addienblog.blogspot.com/2011/05/pengenalan-akidah-islam-mengenal-akidah.html

Akidah Islam mempunyai banyak tujuan yang baik yang harus dipegang teguh, yaitu : 1. Untuk mengihlaskan niat dan ibadah kepada AllahI semata. Karena Dia adalah pencipta yang tidak ada sekutu bagiNya, maka tujuan dari ibadah haruslah diperuntukkan hanya kepadaNya. 2. Membebaskan akal dan pikiran dari kekacauan yang timbul dari kosongnya hati dari akidah. Karena orang yang hatinya kosong dari akidah ini, adakalanya kosong hatinya dari setiap akidah serta menyembah materi yang dapat di indera saja dan adakalanya terjatuh pada berbagai kesesatan akidah dan khurafat. 3. Ketenangan jiwa dan pikiran, tidak cemas dalam jiwa dan tidak goncang dalam pikiran. Karena akidah ini akan menghubungkan orang mukmin dengan Penciptanya lalu rela bahwa Dia sebagai Tuhan yang mengatur, Hakim yang membuat tasyri'. Oleh karena itu hatinya menerima takdir-Nya, dadanya lapang untuk menyerah lalu tidak mencari pengganti yang lain. 4. Meluruskan tujuan dan perbuatan dari penyelewengan dalam beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan orang lain. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani para Rasul, dengan mengikuti jalan mereka yang lurus dalam tujuan dan perbuatan. 5. Bersungguh-sungguh dalam segala sesuatu dengan tidak menghilangkan kesempatan beramal baik, kecuali digunakannya dengan mengharap pahala. Serta tidak melihat tempat dosa kecuali menjauhinya dengan rasa takut dari siksa. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani kebangkitan serta balasan terhadap seluruh perbuatan. "Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (sesuai) dengan yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan." (QS. Al An'am : 132). Nabi Muhammad SAW juga menghimbau untuk tujuan ini dalam sabdanya :

"Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Dan pada masing-masing terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadap sesuatu yang berguna bagimu serta mohonlah pertolongan dari Allah dan janganlah lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu, maka jaganlah engkau katakan : seandainya aku kerjakan begini dan begitu. Akan tetapi katakanlah : itu takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki dia lakukan. Sesungguhnya mengada-ada itu membuka perbuatan setan." ( HR. Muslim) 6. Menciptakan umat yang kuat yang mengerahkan segala yang mahal maupun yang murah untuk menegakkan agamanya serta memperkuat tiang penyanggahnya tanpa peduli apa yang akan terjadi untuk menempuh jalan itu. "Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang –rang yang benar." (QS. Al Hujurat : 15), 7- Meraih kebahagiaan dunia dan akhirat dengan memperbaiki individu-individu maupun kelompokkelompok serta meraih pahala dan kemuliaan. "Barangsiapa yang mengerjakan amal baik, baik lelaki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang paling baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS. An Nahl 97) Inilah sebagian dari tujuan akidah Islam, Kami mengharap agar Allah merealisasikannya kepada Kami dan seluruh umat Islam. [Prinsip Dasar Keimanan Karya Syaikh Muhammad Sholih al Utsaimin rahimahulloh] http://forum.dudung.net/index.php?topic=348.0

Pengertian, Dasar, dan Tujuan Akidah Akhlak
A- Pengertian Akidah Akhlak M nurut h s k t qi h r s l ri h s r itu - - ] artinya adalah mengikat atau mengadakan perjanjian. Sedangkan Aqidah menurut istilah adalah urusan-urusan yang harus dibenarkan oleh hati dan diterima dengan rasa puas serta terhujam kuat dalam lubuk jiwa

akhlak merupakan sikap yang telah melekat pada diri seseorang dan secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan.” D s r qi h khl ak Nabi Muh mm S W l h l Qur‟ n. Dalam definisi yang lain disebutkan bahwa aqidah adalah sesuatu yang mengharapkan hati membenarkannya. K r n l Qur‟ n m rup k n firman Allah. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahayadari Allah dan kitab yang menerangkan. S m nt r k t “ khl k” jug r s l ri h s r itu ‫ ]قلخ‬j m kn a ‫ ]قالخأ‬yang rtin tingk h l ku p r ng i t i‟ t w t k mor l t u u i p k rti. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan. Akan tetapi apabila tindakan spontan itu berupa perbuatan-perbuatan yang jelek. dan menunjuki m r k k j l n ng lurus. Jadi. dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orangorang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan izinNya. atau akhlak mahmudah. D s r qi h khl k ng p rt m n ut m l h l Qur‟ n n.” Dasar aqidah akhlak yang kedua bagi seorang muslim adalah AlHadits atau Sunnah Rasul. Untuk m m h mi l Qur‟ n l ih t rinci um t Islam diperintahkan untuk mengikuti ajaran Rasulullah SAW. yang membuat jiwa tenang tentram kepadanya dan yang menjadi kepercayaan yang bersih dari kebimbangan dan keraguan. Dalam Surat Al-Maidah ayat 15-16 is utk n ng rtin “S sungguhn t l h t ng kepadamu rasul kami. Tujuan Akidah Akhlak . Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.yang tidak dapat digoncangkan oleh badai subhat (keragu-raguan). Dasar Akidah Akhlak Dasar aqidah akhlak adalah ajaran Islam itu sendiri yang merupakan sumber-sumber hukum l m Isl m itu l Qur‟ n n l H its. maka kebenarannya harus diyakini oleh setiap muslim. menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al-Kitab yang kamu sembunyikan dan banyak pula yang dibiarkannya. kelakuan. K tik it n t nt ng qi h khl k N i Muh mm S W Siti is h rk t . akhlak dapat diartikan budi pekerti. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas dapat dirumuskan bahwa aqidah adalah dasar-dasar pokok kepercayaan atau keyakinan hati seorang muslim yang bersumber dari ajaran Islam yang wajib dipegangi oleh setiap muslim sebagai sumber keyakinan yang mengikat. l Qur‟ n n l H its l h p om n hidup dalam Islam yang menjelaskan kriteria atau ukuran baik buruknya suatu perbuatan manusia. maka disebut akhlak tercela atau akhlakul madzmumah. karena perilaku Rasulullah adalah contoh nyata yang dapat dilihat dan dimengerti oleh setiap umat Islam (orang muslim). Jika tindakan spontan itu baik menurut pandangan akal dan agama. B. maka disebut akhlak yang baik atau akhlaqul karimah.” Islam mengajarkan agar umatnya melakukan perbuatan baik dan menjauhi perbuatan buruk. Ukuran baik dan buruk tersebut dikatakan l m l Qur‟ n. C.

makhluk lainnya serta dengan alam lingkungan. Sejak dilahirkan manusia terdorong mengakui adanya Tuhan.com/2011/12/01/pengertian-dasar-dan-tujuan-akidah-akhlak/ .wordpress. Artinya setiap umat Islam harus meyakini pokok-pokok kandungan aqidah akhlak tersebut. Seseorang muslim yang berakhlak mulia senantiasa bertingkah laku terpuji. seraya rfirm n: “Buk nk h ku ini Tuh nmu? “ m r k m nj w : “B tul (Engkau Tuh n k mi) k mi j i s ksi” (K mi l kuk n ng demikian itu). Oleh karena itu. naluri atau kecenderungan manusia akan keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Kuasa dapat berkembang dengan benar b) Aqidah akhlak bertujuan pula membentuk pribadi muslim yang luhur dan mulia. kadang-kadang menyesatkan manusia itu sendiri.‟r f t 172-173 ng rtin “D n (Ing tl h) k tik Tuh nmu m ngulu rk n kehinaan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka. Manusia adalah makhluk yang berketuhanan. akal pikiran perlu dibimbing oleh aqidah akhlak agar manusia terbebas atau terhindar dari kehidupan yang sesat. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-or ng ng s s t hulu?” Dengan naluri ketuhanan. Oleh karena itu. perwujudan dari pribadi muslim yang luhur berupa tindakan nyata menjadi tujuan dalam aqidah akhlak. sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. dengan sesama manusia. kemampuan akal dan ilmu yang berbeda-beda memungkinkan manusia akan keliru mengerti tuhan. Dengan aqidah akhlak. agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan: “S sungguhn k mi (B ni m) l h or ng-orang yang lengah terhadap ini (K s n tuh n)” t u g r k mu ti k m ng t k n: “S sungguhn orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dulu. Manusia diberi kelebihan oleh Allah dari makhluk lainnya berupa akal pikiran. http://aqidahakhlak4mts. c) Menghindari diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan. baik ketika berhubungan dengan Allah SWT. manusia berusaha untuk mencari tuhannya.Aqidah akhlak harus menjadi pedoman bagi setiap muslim. Firman Allah dalam surah Al. Pendapat-pendapat atau pikiran-pikiran yang semata-mata didasarkan atas akal manusia. Adapun tujuan aqidah akhlak itu adalah : a) Memupuk dan mengembangkan dasar ketuhanan yang sejak lahir.

iman kepada malaikat. Menurut istilah. akan tetapi juga mengandung makna”yang ditaati”. akan tetapi harus juga taat kepada apa yang diperintahkan dan apa yang dilarangnya.ungkapan pada kata tauhi. dan dia mengampuni dosa selain dari syirik itu. Barang siapa yang mempersekutukan Allah maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar.Dialam ini tidak ada yang panatas dijadikan sebagai tuhan selain Allah.makalah dasar dan tujuan akidah islam BAB I DASAR DAN TUJUAN AKIDAH ISLAM A. iman kepada kitab. pada kata ilah. Tauhid adalah ajaran yang dibawak oleh para Nabi mulai Nabi Adam As sampai pada nabi Muhammad Saw. dan iman kepada qohdo dan qodhar.(Q. . iman kepada malaikat. . Dari definisi diatas dapat dipahami bahwa dasar akidah islam adalah rukun iman yang enam. serta tidak ada sesuatu apapun yang sama dengan dia. Ajaran yang dibawa nabi semuanya adalah ajaran tauhid. bahwasanya dia adalah Rabb dan pemilik segala sesuatu. Al-Ihkamu artinya mengukuhkan/ menetapkan.S An-Nisa 48) Allah adalah tuhan sekalian alam hanya Allahlah yang Esa. iman kepada Qodho (takdir baik) dan Qodhar (takdir buruk) 1. sebagaimana ditegaskan dala Qur’an Surat Al-Iklhas. Artinya. yang menciptakan segala sesuatu. iman kepeda hari kiamat. hanya Dia sang pencipta dan hanya dia yang berhak disembah (diibadahi) tidak ada sekutu baginya. iman kepada rasul. Oleh karenanya berakidah tauhid tidak hanya mengakui adanya Allah yang Esa. tidak pernah mempunyai anak dan tidak pernah beranak. Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. tidak hanya mengandung kataTuhan. alQur’an menegaskan bahwa Allah tidak akan mengampuni dosa orang yang mempersekutukanNya. At-Tausiku yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat. yaitu agar semua manusia agar menyembah kepada Allah dengan tidak mempersekutukanya. Beriman kepada Allah SWT Akidah yang mendasar adalah beriman kepada Allah.iman kepada kitab. (laailaahaillallah). yaitu iman kepada Allah SWT. dan Ar-Robtu biquwwah yang berarti meningkat yang kuat. yang tercakup kedalam rukun iman yang enam. iman kepada rasul. Dasar aqidah islam Akidah menurut bahasa adalah berasal dari kata Al-’aqdu yang berarti ikatan. Yaitu: iman kepada Allah. akidah islam adalah ajaran tentang kepercayaan yang teguh terhadap ajaran yang meliputi kemaha Esaan Allah SWT (tauhid) dan segala ajaranya. bagi siapa yang dikehendakinya. beriman kepada Allah berarti keyakinan teguh akan wujud Allah. iman kepada hari kiamat.

d) Beriman dan mempercayai tugas-tugas yang nereka lakukan. mereka dianugrahkan sifat kepatuhan. At-tahrim: 6) Beriman kepada malaikat cukup dnagan hal-hal sebagai berikut. 1-4). ”malaikat itu tidak mendurhakai Allahterhadap apa yang diperintahkan kepadanya dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. menjaga pintu surga. malaikat itu dengan izin Allah bisa berubah-rubah. Artinya. Beriman kepada kitab-kitab Allah Beriman kitab kepada kitab-kitab Allah SWT adalah meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa Allah SWT memiliki kitab-kitab yang diturunkan-Nya kepada para nabi dan rasul-Nya.Artinya.(Q.ucapan)-Nya. b) Beriman dan mempercayai para malaikat yang telah diajarkan namanya kepada kita. a) Beriman dan mempercayai akan wujudya(keberadaan) mereka. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan dia (Q. Seperti menyampaikan wahyu. mencatat amal baik dan buruk manusia. 2. Jika diantara langiot dan bumi ini ada tuhan selain Allah maka keduanya antara langit dan bumi ini akan hancur binasa.tetaplah beriman kepada Allah SWT. Beriman kepada para malaikat Malaikat adalah mahluk ghoib ciptaan Allah yang di ciptakan dari cahaya. dan selalu taat kepada Allah atas apa yang telah Allah perintahkan kepadanya. menanyai mayat dalam kubur. c) Beriman kepada sifat-sifat malaikat. 3. dan lain sebagainya. oleh karena itu malaikat tidak pernah durhaka atas apa yang telah aAllah perintahkan kepadanya. yaitu 10 malaikat. misalnya ketika malaikat jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi.Kitab-kitab itu adlah cahaya dan petunjuk dari Allah SWT. Allah berfirman. maka kita hanya mengimani secara menyeluruh. Allah SWT tuhan yang bergantung pada tiap-tiap sesuatu. Katakanlah Dialah Allah yang maha Esa.Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT: Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman.S. menjaga pintu neraka. rasul-Nya dan kitab-Nya . Sedangkan para malaikat yang kita tidak mengetahui namanya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. yang benar-benar merupakan kalam (firman.S al-Ikhlass. menyabut nyawa dan meniup terompet sangkakala.

Nabi yang pertama adalah Adam As. bukan makhluk. taurad. karena perintah bdan larangan yang ada didalam alqur’an itu adalah perintah dan larangan Allah SWT. dan apa yang diberikan kepada Musa dab Isa serta apa yng diberikan kepada nabi-nabi dari tuhannya. dan barang siapa yang menginkari salah satu dari mereka berarti orang tersebut mengingkari seluruh nabi dan rasul. AlBaqarah. seluruh kitab yang dahulu semuanya tergabung dalam kitab alqur’an. yaitu: a) mengimani kepada kitab-kitab itu benar-benar diturunkan dari Allah.barang siapa yang ingkar terhadap Allah. Beriman kepadapara nabi dan Rasul Rasul adalahsetiap orang yang mendapat wahyu agama dan mendapat perintah untuk menyampaikanya. c) Membenarkan berita yang ada didalam alqur’an dan kitab-kitab yang terdahulu yang tidak bertentangan dengan Alqur’an.(QS. 136) Allah SWT selalu mengutus nabi dan rasuluntuk membimbing mereka pada jalanyaatau yang meneruskan ajaran nabi dan rasul yang diturunkan sebelumya. Ismail. Kami yidak membedakan seorangpun diantara merekadan kami hanya tunduk dan patuh kepada-Nya.136) Alqur’an merupakan kitab penyempurna dari kitab sebelumnya. Ishak. Para nabi dan rasul mendapat derajat nabi dan rasul bukan dengan usaha mereka akan tetapi Allahlah yang mengangkat derajat mereka. dan anak cucunya. dan hari akhir. malaikat-malaikatNya. Allah SWT beer firman. maka sesungguhnya orang itu telah tersesat sangat jauh. d) Tunduk dan mengerjakan apa yang diperintahgkan didalam alquran dan apa yang dilarang oleh alqur’an. 4. akan tetapi berasal dari Allah dan akan kembali kepadanya. Kami beriman kepada Allah SWT dan apa yang diturunkan kepada kami dan apayang ditrurunkan kepada Ibrahim. a) mempercayai bahwa kerasulan mereka adalah benar. dan zabur. seperti Al-Qur’an. kitab-kitabny. hatakanlah hai orang-orang mukmin. Alqur’an adalah kalam Allah yang diturunkan.para rasul Allah SWT adalah manusia biasa. rasul-rasulNya. yaqub. (Q. dan yang terahir adalah nabi Muhammad Saw. Artinya. injil.serta kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi sebelumnya. akan tetapi dia adalah manusia terbaik dan pilihan Allah. b) Mengimani kitab-kitab yang sudah kita kenali. Beriman kepada nabi dan rasul meliputi hal-hal sebagai berikut. b) Membenarkan berita-berita yang sahih tentang mereka . Beriman kepada kitab Allah SWT mengandung empat unsur.S An-nisa.yang diturunkan kepada rasul-Nya.

Beriman Kepada Takdir (Qada Dan Qadar) Takdir adalah ketetapan Allah terhadap alam semesta. Artinya. Allah SWT berfirman. Maka pada hari itu terjadilah kiamat. Al-Hadid. yaitupertanyaan malaikat sesudah sesorang dikubur dan azab kubur. sebagaimana Allah jelaskan dalam Qur’an surat Al-Zalzalah ayat 7-8. dan terbelahlah langit. Beriman Kepada Hari Kiamat Hari kiamat adalah hari dimana Allah SWT menghancurkan manusia danseluruh ciptaanya dan membangkitkan manusia kembali untuk dihisab dan diberi balasan. (QS. a) Beriman dan mempercayai akah adanya kebangkitan sesudah kematian.c) Mengamalkan ajaran (syariat) rasul yang terahir dari mereka. 6. b) Percaya akan adanya balasan atas semua perbuatan. 13-16) Makna beriman kepada hari kiamat adalah percaya dan membenarkan dengan keyakinan yang pasti akan datangnya dan beramal salah untuk menghadapinya. karena pada hari itu langit menjadi lemah. maka apabila sekali sangkakala ditiup. Sesudah terjadinya hari kiamat. dan penciptaan dari segala sesuatu tersebut. yaitu rasul yang diutus kepada setiap umat manusia. Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah SWT. yaitu nabi Muhammad Saw. Allah SWT berfirman. 22) Beriman kepada takdir adalah percaya dan menyakini seyakin-yakinyabahwa Allah SWt telah mengetahu apa yang sedang dan akan terjadi. pencatatan dan kehendaknya. Al-Haqqah. Beriman kepada hari kiamat meliputi empat hal yaitu. lalu keduanya dibenturkan keduanya sekali bentur. (QS. d) Beriman kepada sesudah terjadsinya kematian. 5. c) Beriman dan mempercayai akan adanya surga dan neraka. Artinya. tiada bencanapun yang menimpa bumi dan (tidak pula) dirimu sendiri melainkan sudah tertulis dalam (lauhul mahfuz) sebelum kami ciptakanya. maka ditetapkan golongan ahli surga dan ahli neraka. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung. Setiap apa yang terjadi di langit dan bumi ini semuanya tidak pernah .

. 5. Meluruskan tujuan dan perbuatan dari penyelewengan dalam beribadah kepada Allah SWT. Ketenangan jiwa dan pikiran. 3.terlepas dari catatanya. Karena dia adalah pencipta yang tidak ada sekutu baginya. Oleh karena itu orang-orang yang beriman kepada qada dan qadar mereka merasakan ketentraman dan kedamaian jiwa. Tujuan akidah islam Dengan adanya pondasi akidah islam seperti yang telah dipaparkan diatas. dan berjuang menegkkan agama Allah. Islam Dan Ikhsan Iman. 6. serta menjauhi perbuatan dosa karena takut akan balasanya. 2. Hal ini dijelaskan dalam hadis Nabi yang diriwayatkan ole imam muslim yaitu. C. B. Dasar dari ibadah ini dalah adalah mengimani para rasul mengikuti jalan merekan yang lurus. Hubugan Iman. islam. Membebaskan akal dan pikiran dari kosongnya hati. Mencintai umat yang kuat serta menjalin rasa kesatuan yang kuat sesama umat. 1.tujuan yang dicapai adalah. Melluruskan dan mengikhglaskan niat dan ibadah kepada Allah SWT. tujuan dari ibadah hanya diperuntukan kepada Nya. termasuk segala perbuatan baik dan buruk manusia. 7. Bersungguh-sungguh dalam beramal baik dengan mengharapbalasan dari Allah SWT. dan ikhsan merupakan suatu bagian yang tidak bisa di pisahkan antara satu dengan lainya. Meraih kebahagiaan dunia dan akherat dengan beramal sholeh demi meraih pahala dan kemuliaan. 4.

kitab-kitab Nya. iman dan ikhsan. dedang aku tetap tinggal beberapa saat lamanya. orang tadi berkata engkau benar. ”wahai Umar! Tahukah engkau siapa orang y6ang bertanya itu.Artinya: Dari Umar r. hendaklah kamu beriman kepada Allah. beliau menjawab. aku menjawab. beliau berkata ” pada suatu hari ketika kami duduk didekat Rasulullah SAW tibatiba muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. dan sesungguhnya muhammad adalah ututsan Allah. orang itu berkata lagi. lalu terangkanlah kepadaku tentang ikhsan. lalu beliau bersabda. . Muslim) Dari hadis diatas. 2. orang itu berkata engkau benar. Rasulullah menjawab. hari akhir. sesungguhnya Ia melihat engkau. dan inilah derajat ikhsan yang sempurna.a. islam. ”dia adalah Malaikat Jibril yang yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian.” (HR. Kemudian dia duduk dihadapan Nabi. yaitu mencakup rukun iman yang lima. Rasulullah menjawab. 1. lalu orang itu bertanya lagi. ”wahai Muhammad. beritahukanlah kepada kami tentang hari kiamat. dan orang-orang baduwi yang bertelanjang kaki. islam yaitu hendaklah kamu mengucapkan tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah. yang miskin lagi mengembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan. akan tetapi jikAa kita tidak dapat beribadah seakan-akan engkau melihatnya. membayar zakat. terangkanlah kepadaku tentang Islam. lalu menempelkan kedua lututnya kelutut Nabidan meletakkan kedua tanganya diatas kedua pahanya kemudian berkata. Pada dirinya tidak tampak bekas dari perjalalan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. dan ikhsan. beliau menjawab. jadi tingkatan ikhsan mencakup perkara lahir dan batin. kemudian orang itu pergi. hendaklah kamu mendirikan sholat. namun jika engkau tidak dapat beribadah seolah-olah melihatnya. dan hendaklah kamu beriman kepada qada dan qadar. menunjukan bahwa iman. Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman. lalu nabi bersabda. orang itu kemudian berkata lagi. beliau menjawab. apabila budak melahirkan tuanya. Tingkatan islam. rasul-rasul Nya. beritahukanlah kepadaku tanda-tandanya. orang yang ditanya tidak lebih tahu dari orang yang bertanya. kami heran dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkan. Ikhsan adalah sikap menyembah kepada Tuhanya dengan penuh mengharap dan keinginan. keppada malaikat Nya. islam. maka ibadah kita merasa takut dan cemas akan siksanya. hendaklah engkau beribadah seolah-olah engkau melihatnya. seolah olah engkau melihatnya. yang semuanya disebut ad-din/ agama yang mencakup 3 tingkatan. Tingkatan iman yaitu mencakup rukun iman yang lima 3. Allah dan Rasulnyalah yang lebih tahu. menunaikan puasa dibulan ramadhan dan mengerjakan haji jika kamu orang yang mampu.

dan iman kepada qohdo dan qodhar. yang tercakup kedalam rukun iman yang enam. 1992.Diponegoro.38 http://rizki2989. dan ikhsan yaitu islam adal perihal ibadah (jasmaniah). KTSP 2008. Bandung Diposkan oleh akhmad mukhsin di 21. DAFTAR PUSTAKAAN.com/2010/03/makalah-dasar-dan-tujuan-akidah-islam. yaitu iman kepada Allah SWT. Husaini Bandung. 2000. iman kepada rasul. dan ikhsan yaitu mencakup kedua-duanya (lahir maupun batin) Kesimpulan Akidah islam adalah keyakinan yang kuat dan kokoh. iman prihal tentang keyakinan (rohaniah). 40 Hadist Pilihan Terjemah Hadist Arba’in Annawawiyah. Imam Nawawi.blogspot. akidah akhlak Mts kelas 1.iman kepada kitab. iman. Bandung Departemen agama. Bandung Junaidi Hidayat. Erlangga.Dari uraian diatas jelas perbedaan antara islam. 2004 Akidah Akhlak Mda Kelas IV Al-Ally. akidah islam adalah ajaran tentang kepercayaan yang teguh terhadap ajaran yang meliputi kemaha Esaan Allah SWT (tauhid) dan segala ajaranya.html .Husaini. iman kepada malaikat. Al-Qur”An Terjemahan. iman kepeda hari kiamat.

pasti mempunyai tujuan. Rasulullah SAW bersabda : Artinya : “Dari Abu Hurairah ra berkata. Atau agar kamu tidak mengatakan : “ Sesungguhnya orang –orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu. Untuk mengembangkan dasar ketuhanan ini. Nasrani atau Majusi” (H. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. (QS.n‟ m /6 : 153) .‟r f / 7 : 172 – 173). 1.R. “Dan sungguh. agar dasar ketuhanan yang telah ada dapat berkembang sesuai dengan fitrah Islam. (Kami lakukan demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan : “ Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang yanga lengah terhadap ini (keesaan Allah). Mereka menjawab : “ Betul (Engkau Tuhan kami). bersabda Rasulullah SAW. ِ ‫و صلَّى اللَّو علَي‬ ِ َّ‫ول الل‬ َّ ِ‫ن أ‬ ‫علَى‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫ك‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫س‬ ‫و‬ ‫و‬ ُ‫س‬ َ َ‫ال ق‬ َ َ‫ة ق‬ َ‫ر‬ ُ ُّ ُ َ‫ولُود يُول‬ َ ‫د‬ َ َ ُ ‫َِب‬ ْ ُ َ ْ‫ع‬ ُ‫ر‬ َْ َ َ َ َ ‫ال‬ َ ْ‫ري‬ َ‫ى‬ ِ ْ‫ال‬ ِِ‫جسان‬ ِِ‫صران‬ ِِ‫ودان‬ ِ ‫ رواه البخاري‬. “Dan (ingatlah).‫و‬ ‫ُي‬ ‫و‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ن‬ ‫ي‬ ‫و‬ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ه‬ ‫ي‬ ‫اه‬ ‫و‬ ‫َب‬ ‫أ‬ ‫ف‬ ‫ة‬ ‫ر‬ ‫ط‬ ‫ف‬ ْ ِّ ِّ َ َ َ ِّ ُ َ َ َ َُ ُ ََ َ َ ْ َ ُ ْ Untuk menghindarkan diri dari pengaruh kehidupan yang sesat atau jauh dari petunjuk hidup yang benar. dan pengakauan serta keyakinan itu telah ada sejak lahir. sedangkan kami adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. maka orang tuanyalah yang menjadikan anak itu beragama Yahudi.kami jadi saksi “.(QS. Demikian juga halnya dengan orang yang mempelajari akidah Islam. Berdasarkan firman Allah tersebut. Al. “Setiap anak yang dilahirkan pasti dalam keadaan fitrah (beragama Islam). Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa”. Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada orang tua untuk selalu menjaga dan mendidiknya dengan baik. Agar mendapatkan tuntunan untuk mengembangkan dasar ketuhanan yang telah ada sejak lahir. Al. inilah jalanKu yang lurus. dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) : “Bukankah Aku ini Tuhanmu? “. Adapun tujuan mempelajari akidah Islam antara lain sebagai berikut . ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka. Maka apakah Engakau akan membinasakan kami karena perbuatan-perbuatan orang-orang yang sesat dahulu”. Sejak dilahirkan manusia cenderung mengakui adanya Tuhan. dapat dipahami bahwa tiap-tiap orang telah mengakui dan meyakini adanya dzat Allah.TUJUAN AQIDAH Orang yang mempelajari suatu ilmu. Manusia adalah makhluk yang berketuhanan. Bukhari) 2.

bekerja. yakin menjaga diri dari semua aturan yang diberikan Allah sebagai penciptanya.(QS.Baqarah /2 : 163) 5. Membimbing manusia untuk berkeyakinan kepada Allah SWT. Untuk lebih memupuk ketebalan iman dengan mencintai dan taat kepada Allah dan rasul-Nya. dengan landasan iman. “Al-Quran itu sebagai petunjuk manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan batil)”. Yang maha Pemurah lagi maha Penyayang”. tidur. Sebaliknya. “ Dan Tuhanmu adalah Allah yang maha Esa tidak ada tuhan melainkan Dia. taqwalah kamu kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akherat). Bertaqwalah kepada ll h s sungguhn ll h M h M ng t hui p ng k mu k rj k n”.Baqarah /2 :185) 4. (QS l H s r: 18) ‫ا‬ ‫)ال‬ ‫ا ا‬ ‫أ اا ا‬ ‫ا‬ (201 : “H i or ng-orang yang beriman. Taqwa kepada Allah SWT Taqwa kepada Allah berarti menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi laranganlarangan-Nya. Al. Al. Tanpa petunjuk agama manusia bisa tidak sampai mengenal Tuhan dengan benar. Firman Allah ‫أ‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا اا‬ ‫رشحلا( اا ا‬:18) “H i or ng-orang yang beriman.3.(QS. hidup manusia akan terarah. sesuai dengan yang dihekendaki penciptanya. yang hanya makan. Hidup manusia yang tidak dilandasi iman. tak ubahnya seperti kehidupan hewan ternak. Taqwa kepada Allah menjadi kewajiban setiap muslim. 1.com/2012/09/tujuan-aqidah-islam. dan beranak.blogspot. http://ndocfile. Untuk menjaga manusia dari kemusyrikan Untuk mencegah manusia dari kemusyrikan dan tetap mengesakan Allah. yakni Allah SWT. Taqwa juga berarti berhati-hati dalam hidup. yakni landasan hidup yang berdasarkan wahyu Allah SWT. bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada- . minum.html SIKAP DAN PERILAKU ORANG BERIMAN Orang beriman adalah orang yang memiliki landasan hidup yang kukuh dan benar. diperlukan adanya tuntunan yang jelas tentang kepercayaan kepada Allah. Dengan landasan hidup tersebut orang beriman memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan manusia lain.

(QS. ‫أ‬ ‫ا ا‬ ‫ا‬: ‫ا‬ ‫)ا‬ ‫ أ‬23) “……jik s l h s or ng i nt r k u n t u k u -duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. namun tetap berikap baik kepadanya. Firman Allah SWT: ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ “D n jik k u n m m ks k mu untuk m mp rs kutuk n ng n ku s su tu ng ti k ada pengetahuanmu tentang itu. Apabila kedua orang tua mengajak berbuat maksiat kepada Allah (misalnya menyekutukan-Nya) maka anak tidak boleh mengikuti ajakan tersebut. Hal ini diserahkan kepada kebijakan manusia (anak) Sesuai dengan Kondisi masing-masing orang tuanya. walaupun berbeda agama dengan dirinya sendiri. Firman Allah: ‫ ا‬: ‫)ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ 36) “S m hl h ll h n j ng n m mp rs kutuk nn -Nya dengan sesuatu apapun dan berbuat ihs nl h ( ikl h) k p k u or ng tu (I u p k0 mu…” (Q.S n – Nissa: 36) Islam tidak memberi batasan tentang berbuat baik kepada orang tua. li Memperhatikan apa-apa yang telah dikerjakan untuk hari esok berarti mengadakan evaluasi kerja dan mengadakan perencanaan kerja di masa-masa yang akan datang. maka janganlah kamu mengikuti keduanya. kita dilarang untuk menyakiti hati kedua orang tua. maka janganlah sekali-kali kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ h” n j ng nl h k mu m m ntuk m r k ng n uc pk nl h k p m r k p rk t n ng muli :. misalnya dengan cara menyekutukan-Nya.. . Berbuat baik kepada kedua orang tua Orang tua (ayah dan ibu) adalah orang yang menjadi perantara hidup manusia di dunia. Jika keduanya telah meningg l h n kl h i o‟ k n g r m n p t ampunan di sisi-N mis ln ng n l f l o‟ : : ‫)ا ا‬ ‫ا‬ “Y R k mi mpunil h ku ‫ا‬ ‫ر ا‬41) n k u or ng tu ku n s k li n or ng-orang mukmin pada . Di samping wajib berbuat baik. yakni hari esok yang dekat (di dunia ini) dan hari esok yang jauh (di akherat kelak) 2. sebagaimana firman-Nya. Islam hanya memberi batasan bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua tidak boleh melanggar hak-hak Allah.. Pergaulilah k u n i uni ini ng n ik …” (QS. Islam memberi tuntunan bahwa setiap anak wajib berbuat baik kepada kedua orang tuanya.Nya dan janganlah sekali-k li ngk u m ti m l ink n „Imr n: 102) l mk n r g m Isl m”. Hari esok ada dua macam. Luqm n: 15). l Isr ‟: 23) p il k u or ng tu lum Isl m h n kl h i o‟ k n g r m n p t p tunjuk ri ll h sehingga mau masuk Islam.. (QS.

Muslim) BERFIKIR POSITIF (QON ‟ H) 1. Berbuat baik kepada sesama manusia Kewajiban berbuat baik kepada sesama manusia telah ditegaskan Allah dalam firman-Nya sebagai berikut: ‫ا را‬ ‫ا ر ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫را‬ ‫ا‬ ‫أ‬ ‫ا ا‬ ( (63 :‫ء‬ ‫ا‬ “S m hl h ll h n j ng nl h k mu m mp rs kutuk n-Nya dengan sesuatu apapun.” (QS. Menerima dengan sabar apa adanya c. Hikm h qon ‟ h l h s m ol r s t ntr m l m hidup. Q. Sabda Rasulullah SAW. Melarang kepada muslim untuk meremehkan. menyakiti hati dan sebagainya. J i ng n miki n or ng ng qon ‟ h l h kin k n k t ntu n ll h SWT. Qon ‟ h l m k hi up n ‫ا‬ ‫ا‬ . orangorang miskin. karib kerabat. dan berusaha d. (QS. Taqwa ada di sini! Dan beliau memberikan isyarat ke dadan tig k li s m il rs : “Cukup j h t p il s s or ng menghina saudaranya (muslim yang lain). anak-anak yatim. Muslim: “B runtung or ng Isl m r z kin cukup. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua (ibu bapak). I r him: 41) 3.S Hu 6: “D n ti kl h in t ng ng m l t pun i umi k cu li it ntuk n rizkin a oleh ll h”. H. ‫ر‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا ا‬ ‫ا ا‬ ‫ا ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫)ر ا‬ ‫)ا‬ “(S or ng) muslim l hs u r gi muslim (l in) ti k ol h (s s or ng) m ng ni i tidak boleh mengecewakan dia. Ibnu Sabil dan hamba sahayamu. n m r s cukup ng n p ng i rik n ll h k p n ”. Pengertian: Rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki sehingga jauh dari sifat kurang yang rl ih n.h ri t rj in his (h ri ki m t)”. sehingga terhindar dari sifat serakah dan tamak. Tiap Muslim terhadap Muslim (yang lain) haram r hn h rt n k horm t nn ”. Menerima dengan rela apa adanya b. teman sejawat. Memohon kepada Tuhan tambahan yang pantas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggangg k n iri. Tidak tertarik oleh tipu daya manusia 2. S ng pengertian secara istilah adalah: a. n-Nios ‟: 36) Selanjutnya Rasulullah SAW. P ng rti n h rfi h n qon ‟ h l h m n rim cukup/m n rim s c r pu s p n . tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Or ng qon ‟ h gi t k rj t u rus h n il h siln kur ng m mu sk n r l m n rim ng n s ukur k p ll h. (HR.R. tidak boleh menghinakan dia. Bertawakal kepada Allah e.

Bagi kehidupan masyarakat: 1. berdasarkan kemandirian dan tetap bergantung kepada karunia Allah SWT.Berhati tentram . ‫أ‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا ا‬ ‫ر‬ ‫أ‬ ‫ا ل‬ ‫ا‬ ‫ر‬ ‫ا‬ rtin : “W h i h kim s sungguhn h rt itu in h n m nis r ng si p ng mengambilnya dengan hati yang lapang dan ikhlas niscaya berkah baginya. Bagi kehidupan pribadi: 1.Berlapang dada dalam situasi dan Kondisi apapun . Qon ‟ h rfungsi s g i st ilis tor n in mis tor l m hi up 1.Merasa kaya dan berkecukupan dalam hidup sederhana .a. Mengajak tidak membanggakan diri dengan kekayaan sebab akan menimbulkan kecemburuan sosial 2. Berusah k rj rikhti r n r o‟ s rt t w k l b. Menjauhkan sifat rakus dan tamak. Pengendalian hidup sehingga tidak turut dalam keputusasaan dan tidak terlalu maju dalam keserakahan . Percaya akan kekuasaan Allah SWT 2. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya yang diriwayatkan oleh Thabrani: ‫ا‬ Artiny : “Qon ‟ h itu l h simp n n ng t k k n p rn h l n p” M nf t qon ‟ h l m k hi up n: a. akan tetapi barang siapa yang mengambilnya dengan hati yang tamak atau rakus. Bagaikan orang yang makan yang tidak pernah kenyang-kenyangnya ketahuilah bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Berfungsi sebagai stabilisator . karena kekayaan atau kemiskinan terletak pada hati bukan terletak pada harta yang dimiliki 2.Bebas dari keserakahan. hingga akan terhindar dari kehendak untuk mengambil hak orang lain D ng n miki n qon ‟ h l h s l h s tu sik p t rpuji ng h rus imiliki ol h s ti p or ng . Sabar dalam menerima ketentuan Allah SWT 3. Ol h k r n itu qon ‟ h l h m rup k n sik p h ti n m nt l ng m milikin ip rluk n latihan dan k s r n. Membina rasa puas dengan nikmat yang dikaruniakan Allah SWT 3. Bil qon ‟ h imiliki ol h s s or ng nisc k h gi n uni k n dinikmati dan kebahagiaan akhirat akan tercapai. pasti harta itu tidak berkah baginya. Bersyukur bila dipinjami nikmat Allah SWT 4. B rfungsi s g i in mis tor rtin qon ‟ h m rup k n k ku t n thin ng s l lu mendorong seseorang untuk meraih kemajuan hidup. tetapi kali berikutnya Nabi menasehatinya. B rk n n ng n c r hi up qon ‟ h m ril h kit sim k n s h t N i S W k p h kim sahabat beliau yang segala permohonannya selalu diluluskan.

akan terhindar dari sifat-sifat tercela. Melakukan amal baik karena mentaati perintah Allah SWT Amal baik yang dilakukan dengan maksud tidak seperti di atas. “S sungguhn ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ل‬ ‫أ ا‬ m l-amal itu harus dengan niat dan sesungguhnya setiap (amal) seseorang . D ng n qon ‟ h seorang muslim akan bersikap positif terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepadanya. rumah dan tempat ibadah bahkan juga pembunuhan. Sudah pasti sifat ini amat tercela. Semata – mata Yang dimaksud karena Allah semata-mata ialah: a. Perbuatan anarkis yang berupa pengrusakan toko. Selain merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.. Pengertian Hasud Hasud berarti membangkitkan hati seseorang supaya marah (melawan. 2. ia tetap bersikap positif yaitu rela menerima apa yang dihasilkannya dengan penuh rasa syukur dan lapang dada. dan sebaginya). Dengan demikian Hasud sama dengan hasad. Hasud 1. karena menimbulkan kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. yakin karena Allah. Pengertian Ria Ria adalah pamer. Oleh karena sebab itu. serta akan memiliki semangat hidup untuk meraih kemajuan berdasarkan kemampuan diri dan kemandirian. serakah dan putus asa. Qon ‟ h rfungsi s g i st ilis tor n in mis tor hi up s or ng muslim. AKHLAKUL MADZMUMAH A. jelaslah kiranya Hasud merupakan penyakit dalam kehidupan bermasyarakat. Melakukan amal baik karena ingin memperoleh ridha Allah SWT b. memberontak.” (HR. Ria 1. Hasud adalah penyakit masyarakat Hasutan yang disebarkan oleh provokator sering menimbulkan gangguan dalam kehidupan masyarakat. u D wu ) ‫ا‬ ‫)ا‬ ngki n m rus k k ik n s g im n pi B. Hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam. hasud juga berakibat buruk bagi pelakunya sendiri.. Islam mendidik umatnya agar melakukan amal baik secara ikhlas.muslim. yaitu sikap rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki serta menjauhkan diri dari sikap tidak puas dan merasa kurang yang berlebihan Or ng ng qon ‟ h l h or ng ng s l lu gi t k rj n rus h n mun p il h siln tidak sesuai dengan yang diharapkan. yakni berbuat baik dengan maksud ingin memperoleh pujian orang lain. Orang yang suka berbuat Hasud disebut provokator. dinyatakan tidak memperoleh pahala Rasulullah SAW bersabda: ‫ ر ا ا ر‬. sebagai wujud dan akibat rasa iri. ‫)ر ا أ ا‬ ‫ا را‬ ‫ا‬ ‫ا‬ “J g l h irimu s mu ri sif t ngki k r n k memakan kayu bak r.. dalam bahasa Arab disebut hasad yang berarti dengki. baik dalam pandangan Allah maupun sesama manusia.

orang-or ng ng k fir. Munkar (segala perbuatan buruk yang tidak dapat diterima oleh hati nurani). ria juga termasuk perbuatan syirik yang sangat dikhawatirkan oleh Rasulullah SAW. Orang yang teraniyaya memperoleh prioritas dari Allah SWT Untuk memberikan keadilan kepada manusia Allah SWT memberikan prioritas kepada orang yang dianiyaya bahwa dia tidak berdosa apabila berkata buruk lagi keras.” (HR. Oleh sebab itu. lalu menjadilah ia bersih (tidak bertanah). Al Baqarah: 264) Selain merusak amal baik. Munkar. bahkan juga terhadap makhluk selain manusia. terutama muslim. kemudian batu itu tertimpa hujan lebat. Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pel j r n. janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” (QS.. dan membantu kerabat. dan permusuhan. seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria kepada manusia dan tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Ria Merusak amal baik Allah SWT berfirman: ‫ر ءا‬ ‫ا‬ ‫ء‬ ‫ا‬ ‫ر‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫أ‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ :‫ا‬ ‫ا‬ ‫)ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ 264) “H i Or ng-orang yang beriman. Allah tidak memberi petunjuk kepada. berbuat baik. penindasan. Allah SWT berfirman ‫ا‬ ‫ء ا‬ ‫ا‬ ‫ء ا‬ ‫ل ا‬ ‫ا‬ : ‫)ا‬ 90) “S sungguhn ll h m n uruh (k mu) rl ku il n r u t k jik n k p k um kerabat dan Allah melarang (kamu) berbuat keji. Aniyaya adalah salah satu bentuk perbuatan yang menimbulkan permusuhan sesama manusia.t rg ntung k p ni tn …. Aniyaya 1. Manusia diciptakan Allah sebagai khalifah di muka bumi yang harus berbuat baik terhadap siapapun. n-Nahl. Sabda Rasulullah SAW: ‫ ا ء )ر ا ا‬: ‫ا‬ ‫ا‬ ‫أ‬ ‫)ا ا‬ „S sungguhn s su tu ng t l h ku kh w tirk n t s kamu semua perkara yang aku kh w tirk n i l h s irik k cil kni ri ” (HR hm ) C. 90) Ayat di atas membuat tiga perintah dan tiga larangan.” (QS. Tiga larangannya ialah berbuat keji (maksiat yang menjerumus perbuatan zina). perbuatan aniyaya wajib dijauhi oleh setiap orang. dan permusuhan (aniyaya). 2. . seperti penyiksaan. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah. Bukh ri n Muslim) 2. Pengertian aniyaya Aniyaya berarti perbuatan bengis. Tiga perintah yang dimaksud ialah berlaku adil. dan sebagainya.

Bahasa perbuatan aniyaya a. Bukh ri h lim l h n Muslim) ‫ا‬ ‫ا‬ ‫) ا‬ ri k h lim n k r n r p k g l p n i h ri ki m t. An-Nis ‟: 148) Orang yang diperlakukan secara dhalim diperbolehkan membalas kedhaliman tersebut seberat kadar yang ditimpahkan kepada dirinya. sedangkan bagi perempuan adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.” (HR. Allah adalah (yang) Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS. Bagi pelakunya sendiri Perbuatan aniyaya menimbulkan kegelapan bagi dirinya di hari kiamat Rasulullah SAW bersabda: ‫)ر ا ا ر‬ ‫ا‬ “K h lim n l h ‫ا‬ ‫)ر ا‬ ‫ا‬ “J g l h irimu (HR. akan tetapi. menjaga kesehatan dan keindahan . Mungkin seseorang masih dapat menyelamatkan diri dari akibat perbuatan dhalim di dunia ini. jika kamu bersabar. ‫ا‬ ‫ ا‬: ‫)ا‬ ‫ ل‬126) “D n jik k mu m m rik n l s n m k l sl h ng n l s n ng s m ng n siks n yang ditimpakan kepadamu. Sekurang-kurangnya menimbulkan kekecewaan atau sakit hati pihak lain (yang dianiyaya) b. Dalam masalah aurat. DAN MENERIMA TAMU A. sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-or ng ng s r.” (QS. Fungsi pakaian Tuntunan Islam mengandung didikan moral yang tinggi. n-Nahl: 126) 3. Bagi orang lain Bahaya perbuatan aniyaya bagi orang lain tergantung pada tingkat aniyaya yang ditimpakan pada dirinya. Muslim) ‫)ا‬ r p k g l p n i h ri ki m t. tetapi tidak demikian halnya di akherat kelak ADAB BERPAKAIAN. BERHIAS.” Yang dimaksud kegelapan di hari kiamat adalah dosa yang memberatkan penderitaan seseorang di hari kiamat. BERTAMU. Islam telah menetapkan bahwa aurat lelaki adalah antara pusar sampai kedua lutut.Firman Allah SWT: : ‫)ا ء‬ ‫ء ا لا‬ 148) “ ll h ti k m n uk i uc p n uruk ( ng iuc pk n) ng n t rus t r ng k cu li ol h or ng yang di aniyaya. Adab (Tata Krama) Berpakain 1. Adanya aturan-aturan dalam berpakaian pada dasarnya untuk menunjang ketiga fungsi berikut ini: Fungsi pakaian ialah untuk penutup aurat.

” (HR. yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencenderungkan orang lain kepada perbuatan maksiat. pakaian yang ketat akan menampilkan bentuk tubuh pemakainya. Islam melarang umatnya berpakaian terlalu tipis dan atau ketat (mepet sehingga membentuk tubuhnya yang asli) Kendatipun fungsi utama (sebagai penutup aurat) telah dipenuhi. Dalam menyikapi hal ini. Padahal bau surga itu dapat tercium sejauh perjalanan demikian n miki n. tetapi apabila pakaian yang terlampau tipis. Mereka itu tidak akan bisa masuk jamaah (surga) dan tidak akan Mencium bau surga. telah bersabda: ‫ا ا ر‬ ‫رء‬ ‫ر‬ ‫ء‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ر‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ( ‫ا )ر ا‬ “ dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya. Kaum lelaki dilarang memakai cincin emas dan pakaian sutra Khalifah Ali Bin Abi Thalib berkata: ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ر‬ (‫) ار لا ا ر‬ “T l h m l r ng k mi R sulull h S W untuk m m k i cincin ri m s n p k i n sutr s rt p k i n ng ic lup ng n shf r. kaum yang membawa cambuk seperti seekor sapi yang mereka pakai buat memikul orang (penguasa yang kejam): 2.” : ‫ار‬ B. Muslim). 2. Adab (Tata Krama) Berhias Pada hakikatnya Islam mencintai keindahan selama keindahan tersebut masih berada dalam batas yang wajar dan tidak bertentangan dengan norma-norma agama. sedangkan pakaian yang terlampau tipis akan menampakan warna kulit pemakainya. rambutnya sebesar punuk onta. Kedua cara tersebut dilarang oleh Islam karena hanya akan menarik perhatian yang menggugah nafsu syahwat bagi lawan jenisnya Dalam hal ini Rasulullah SAW. perempuan-perempuan yang berpakain tetapi telanjang.2. 3. Beberapa ketentuan agama dalam masalah perhiasan ini antara lain sebagai berikut: 1. sebagaimana larangan yang ditunjukan oleh Rasulullah SAW. Ibnu Umar meriwayatkan: ‫ا ر‬ ‫ا‬: ‫رأ ر ل‬ “R sulull h S W p rn h m lih t ku m m k i u p k i n ng ku c lup ng n shf r m k S li u „Ini l h p k i n or ng k fir ol h k r n itu j ng nl h ngk u P k i‟. yaitu: 1. terhadap Ali RA. Jangan bertato dan mengikir gigi Mengikir gigi ialah memendekan dan merapikan gigi (pangkur dalam bahasa Jawa). Mengikir gigi banyak dilakukan oleh kaum perempuan dengan maksud agar tampak rapi dan cantik.” (HR T r ni) Ashfar adalah bahan penguning (semacam wenter berwarna kuning) yang banyak dipakai orang saat itu. Rasulullah SAW bersabda: . Laki-laki dilarang memakai cincin emas.

” (QS n-Nuur: 58) Bertamu pada tiga waktu aurat (sebelum subuh.‫ر‬ ‫ا‬ ‫)ر ا ا‬ “R sulull h S W m l kn t p r mpu n mint ikikir gigin . meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu sebelum sembahyang subuh. Memoles wajah dengan bahan (make up) terlampau banyak. ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari. Jangan menipiskan alis Menipiskan alis banyak dilakukan oleh kaum perempuan agar tampak lebih cantik Dalam sebuah Hadits diriwayatkan: ‫)ر ا ا ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫) ر‬ “R sulull h S W m l kn t p r mpu n-perempuan yang mencukur alisnya dan meminta dicukur lisn . Berhias secara berlebih-lebihan cenderung kepada sikap sombong dan bermegah-megahan yang amat tercela dalam Islam. dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi M h Bij ks n . (itulah) tiga aurat bagi kamu.” (HR. tidak berlebih-lebihan yang cenderung kepada sikap sombong dan pamer. Bukh ri) 5. sesudah dhuhur. ‫ا‬ ‫ا ا‬ ng m n tu ‫ا‬ n mint ‫) ا‬ it tu ng m ngikir m ng 3. mengenakan perhiasan emas pada leher.” (HR Th r ni).” (HR u D wu ) 4. Mereka melayani kamu. Islam memperbolehkan umatnya berhias secara wajar. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. C. dan sesudah sembahyang isya. sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Setiap muslim dan muslimat harus dapat menjauhkan diri dari hal-hal yang menyebabkan kesombongan. termasuk ‫ر‬ . dan sesudah isya). kedua tangan dan kedua kaki termasuk berlebih-lebihan. Jangan menyambung rambut Rasulullah bersabda: ‫)ر ا ا‬ ‫ا‬ ‫ا ا‬ ‫) ر‬ “ ll h m l kn t p r mpu n-perempuan yang menyambung rambutnya dan yang meminta is m ung r m utn . Jangan berlebih-lebihan dalam berhias Yang dimaksud berlebih-lebihan ialah melewati batas yang wajar dalam menikmati yang halal. baik dalam berpakaian maupun berhias dalam bentuk lain. Jangan bertamu pada tiga waktu aurat Allah SWT berfirman: ‫اا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫أ ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫ا ء‬ ‫ا‬ :‫)ا ر‬ 58) “H i or ng-orang yang beriman. Adab (Tata Krama) Bertamu 1. hendaklah budak-budak (lekaki dan wanita) yang kamu miliki.

tidak memandang ke mana-mana secara bebas. g. An-Nuur: 27) c. h. Berpakaian yang rapi dan pantas Bertamu dengan memakai pakaian pantas berarti menghormati tuan rumah dan dirinya sendiri. Tamu lelaki dilarang masuk ke dalam rumah apabila tuan rumah hanya seorang wanita Rasulullah SAW bersabda: ‫ا ا‬ ‫أ ا‬ ‫ر‬ ‫)ر ا ا ر‬ ‫)ا‬ “J ng nl h s or ng l ki-laki bersepi-sepi bersama perempuan kecuali ia (perempuan tersebut) bersama mahramnya. Yang demikian itu lebih baik bagimu sup k mu s l lu ing t. ‫ا أ‬ ‫أ‬ ‫ا‬7) “Jik k mu r u t ik ( r rti) k mu r u t ik gi irimu s n iri jahat mak (k j h t n0 itu gi irimu s n iri ….. demikian pula sebaliknya. apabila sudah mengetuk pintu atau membaca salam tiga kali tidak ada tanggapan dari tuan rumah. sebaiknya berkata terus terang bahwa dirinya tidak terbiasa ‫ا‬ n jik k mu r u t . Tamu yang berpakaian rapi dan pantas akan lebih dihormati oleh tuan rumah.” (QS. bahkan dapat dikira sebagai orang jahat yang mencari-cari kesempatan.” (HR Bukh ri n Muslim). Jangan mengintip ke dalam rumah d. Alamat (terlebih bila bertamu pada malam hari f.” (QS. Jangan pula seorang perempuan berpergian kecuali apabila ia bersama m hr mn . Tamu dapat dinilai sebagai orang yang tidak sopan. Cara bertamu yang baik Cara bertamu yang baik menurut Islam antara lain sebagai berikut: a. l Isr : 7) b. Allah SWT berfirman: :‫اء‬ ‫ )ا‬. harus kembali pulang e. Pandangan yang tidak dibatasi (terutama bagi tamu asing) dapat menimbulkan kecurigaan bagi tuan rumah. tidak menampakan sikap tidak senang terhadap jamuan tersebut. Jika sekiranya tidak suka dengan jamuan tersebut.perkara yang dicela dalam Islam dan harus dijauhi. Tamu hendaknya membatasi diri. 2. Minta izin masuk sebanyak-banyaknya 3 kali. kecuali terpaksa (karena ada urusan yang sangat penting. baik nama.. hendaklah tamu masuk rumah dan duduk dengan sopan di tempat yang telah disediakan. Menerima jamuan tuan rumah dengan senang hati Apabila tuan rumah memberi jamuan. Memperkenalkan diri secara jelas. Masuk dan duduk dengan sopan Setelah tuan rumah mempersilahkan masuk. hendaknya tamu menerima jamuan tersebut dengan senang hati. Memberi isyarat dan dalam ketika datang Allah SWT berfirman: ‫ا‬ ‫ا‬ ‫أ ا‬ ‫ا‬ :‫)ا ر‬ 27) “W h i or ng ng rim n j ng nl h k mu m m suki rum h ng uk n rum hmu s lum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.

Wanita yang berada di rumah sendirian dilarang menerima tamu laki-laki masuk ke dalam rumahnya tanpa ada izin sebelumnya dari suami (kecuali masih mahramnya) Bagi suami pun hendaknya bersikap hati-hati agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan DISIPLIN A. Selebihnya adalah sedekah bagi tuan rumah 4. mengatur.. Tentu dapat kita lihat bahwa hidupnya menjadi tidak teratur. tidak mengada-ada yang dapat menyusahkan diri sendiri Kewajiban menerima tamu adalah sehari – semalam.menikmati makanan dan minuman seperti itu. D. dan taatilah Rasul(Nya) dan ulil amri i nt r k mu …” ( n Nis 59) Disiplin adalah kunci sukses. sebaliknya pada waktu tidur. pantang mundur dalam kebenaran dan rela berkorban untuk kepentingan pribadi dan kehidupan masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan kata lain. sikap bersahabat. antarkan tamu (saat pulang) sampai pintu halaman rumah 5. disiplin adalah sikap mentaati peraturan dan ketentuan yang ditetapkan. ‫ل ا ا‬ ‫ اا‬59) rtin : “ H i or ng-orang yang beriman. Adab Menerima Tamu 1.. tanpa pamrih. perintah atau peraturan yang berlaku. Menjamu tamu sesuai kemampuannya. jangan sekali-kali memalingkan muka dirinya 3. antara lain surat An-Nisa ayat 59: ‫ا ا‬ ‫ا اا‬ ‫ا‬ ‫ )ا ء‬. Disiplin dalam penggunaan waktu Disiplin dalam menggunakan waktu diperhatikan dengan seksama. Berpakaian yang pantas untuk menghormati tamu dan diri sendiri 2. Disiplin Dalam Kehidupan Pribadi Disiplin adalah kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk pada keputusan. tekun dalam usaha. Dalam ajaran Islam banyak ayat Al-Qur'an dan Hadits. hari yang sudah lewat tak akan datang lagi. ia gunakan untuk bergadang semalaman suntuk. Demikian pentingnya rti w ktu s hingg r g i ngs i uni m mpun i ungk p n ng m n t k n “w ktu adal h u ng” p ri h s r m n t k n “w ktu l h p ng” n “w ktu l h m s” n kit or ng In on si m n t k n: “s s l hulu p n p t n s s l k mu i n t k rgun ” Marilah kita bayangkan. Menerima tamu dengan sikap yang baik. karena ia tidak pandai menggunakan waktu dengan tepat. seandainya ada seorang yang pada waktu Belajar di rumah masih terus bermain-main. yang memerintahkan disiplin dalam ketaatan pada peraturan yang telah ditetapkan. sebab dengan disiplin akan tumbuh sifat yang teguh dalam memegang prinsip. 1. taatilah Allah. Tak dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang berhasil mencapai sukses dalam hidupnya adalah . yang Allah karuniakan kepada kita tanpa dipungut biaya. dan menggunakan waktu. Oleh karena itu marilah kita lebih menghargai waktu dengan cara disiplin dalam merencanakan. Waktu yang sudah berlalu tak mungkin akan kembali lagi.

bukan ingin mendapatkan pujian orang lain (ri ‟) 3.. anjuran sunnah. ‫ا‬ ‫ل ا‬ ‫اا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ ‫اا‬ ‫ا‬ ‫ا‬ 59) . karena pada tanggal tersebut UU nomor 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya mulai diberlakukan secara efektif di seluruh wilayah nusantara. ( li Imran 31) Sebagaimana telah kita ketahui. Disiplin tidak akan datang dengan sendirinya. ibadah berarti tunduk dan merendah diri hanya kepada Allah yang disertai perasaan cinta kepada-Nya.orang-orang yang hidup teratur dan berdisiplin memanfaatkan waktunya. Berpengang teguh terhadap apa yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa disiplin dalam beribadah itu mengandung dua hal: a.os mu”. bukan karena rasa takut atau terpaksa. karena ia tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-N i t rm suk or ng ng r u t i ‟ h n tergolong sebagai orang yang sesat. adalah orang yang tidak disiplin dalam beribadah. atas makruh dan haram b. misalnya shalat subuh tiga rakaat atau puasa 40 hari terus menerus tanpa berbuka. Ibadah ghairoh mahdah (selain mahdah). Tentu saja suatu perbuatan dicatat sebagai ibadah kalau niatnya ikhlas semata-mata karena Allah. karena banyak ayat Al-Qur'an dan Hadits yang mengandung perintah untuk bersikap taat. akan tetapi melalui latihan yang ketaatan dalam kehidupan pribadinya. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa. yakni: a. maupun ajaran-ajaran yang berifat halal. Maksud cinta kepada Allah adalah senantiasa taat kepada-Nya. ibadah itu dapat digolongkan menjadi dua. Dalam ibadah ghairoh mahdhah (disebut juga ibadah umum) orang dapat menentukan aturannya yang terbaik. Disiplin dalam beribadah Menurut bahasa.. kecuali yang jelas dilarang oleh Allah. ibadah berarti tunduk atau merendahkan diri. Ibadah mahdah (murni) yaitu bentuk ibadah yang langsung berhubungan dengan Allah b. Disiplin Dalam Berlalu Lintas Tanggal 1 Desember 1993 merupakan hari bersejarah dalam berlalu lintas di Indonesia. ll h M h P ng mpun l gi M h P n ng. Bagi umat Islam masalah ketaatan terhadap berbagai peraturan termasuk peraturan lalu lintas bukanlah hal yang asing. yang tidak langsung dipersembahkan kepada Allah melainkan melalui hubungan kemanusiaan. Dalam ibadah (disebut juga ibadah khusus) aturan-aturannya tidak boleh semuanya akan tetapi harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. 2. Orang yang mengadaada aturan baru. baik berupa perintah atau larangan. Perhatikan firman Allah: ‫ ا‬: ‫ا‬ ‫ ر ر )ال‬31) rtin : “K t k nl h jik k mu ( n r-benar) mencintai Allah ikutlah aku. Dengan Undang-undang tersebut. Pengertian yang lebih luas dalam ajaran Islam. Sikap berpengang teguh yang berdasarkan cinta kepada Allah. dan taat kepada RasulNya. Firman Allah SWT dalam surat An Nisa 59: ‫ء‬ ‫ )ا‬. diharapkan semua warga negara mentaati dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

maka seluruh Bangunan itu akan rusak atau binasa. Ketaqwaan yang merupakan perwujudan dari kedisiplinan yang tinggi dalam mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangan – larangan-Nya. niscaya kehidupan mereka akan kacau balau. Bukh ri n Muslim) berdasarkan ayat Al-Qur'an dan Hadits Nabi di atas. Sesuai dengan naluriah kemanusiaan. tiap anggota masyarakat ingin lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompoknya Sekiranya tidak ada aturan yang mengikat di antara mereka dalam bermasyarakat dari ketentuan yang telah digariskan oleh agama. tetapi karena merupakan tuntunan ajaran agama. Berdasarkan kenyataan ini. yang harus dihormati dan dihargai serta ditaati oleh setiap anggota masyarakat itu. kita sebagai seorang muslim sekaligus sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya ikut aktif dalam menciptakan tertib lalu lintas dengan mematuhi dan melaksanakan segala aturan yang tertuang dalam undang-undang tersebut. bukanlah suatu pembawaan dan bukan pula suatu harta pustaka yang dapat diwariskan melalui garis keturunan Agama Islam mengibaratkan anggota masyarakat itu Bagaikan satu Bangunan yang di dalamnya terdapat beberapa komponen yang satu sama lain mempunyai fungsi yang berbeda – beda. taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya) dan ulil amri di antara k mu …. karena setiap pribadi dan kelompok akan membanggakan diri pribadi dan kelompoknya masing-masing. maka ia tidak w ji untuk m n ng rk n n t t” (HR. akan tetapi berdasarkan ketaqwaannya. Apabila ia diperintah untuk mengerjakan maksiat. kecuali bila ia diperintah untuk mengerjakan maksiat. dan barang siapa yang durhaka kepada penguasa maka ia benar. Hadits Nabi SAW menegasakan: . Hal ini dipertegas oleh Rasulullah S W l ms n ng rtin : “B r ng si p ng t t k p ku m k i n r-benar telah taat kepada Allah.n r t l h urh k k p ku”. Barang siapa yang taat kepada penguasa maka ia benar-benar taat kepadaku. Oleh karena itu. (H. Dilihat dari latar belakang budaya setiap manusia memiliki latar belakang yang berbeda pula. B. ( n Nis 59) Ayat tersebut menegaskan bahwa sebagai orang beriman di samping harus taat kepada Allah dan Rasul-Nya. mereka tentu memiliki norma-norma dan nilai-nilai kemasyarakatan serta peraturan yang sedang disepakati bersama. baik dalam hal yang disukai maupun hal yang dibencinya. namun dengan bermasyarakat. Disiplin Dalam Bermasyarakat Hidup bermasyarakat adalah fitrah manusia. jelas sekali bahwa ajaran Islam tentang disiplin mengandung ketaatan pada peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah adalah suatu hal yang harus dilaksanakan yaitu melaksanakan disiplin bukan karena diawasi oleh petugas. Kita sebagai manusia yang lahir sebagai bangsa Indonesia yang religius dan berfalsapahkan pancasila. manakala salah satu komponen itu rusak. Karenanya setiap manusia memiliki watak dan tingkah laku yang berbeda. maka agama Islam menegaskan bahwa manusia yang paling berkualitas di sisi Allah bukanlah karena keturunan atau kekayaan. juga harus taat kepada Pemimpin atau pemerintah. tentunya kita harus mentaati dan mematuhi nilai-nilai dan norma-norma serta adat yang berlaku pada masyarakat kita. dan barang siapa yang durhaka kepadaku maka ia benar-benar telah durhaka kepada Allah.R Bukhari dan Muslim) D l m H its l in R sulull h S W rs ng rtin : “S s or ng muslim w ji m n ngar dan taat.rtin : “H i orang yang beriman.

Oleh karena itu masyarakat prasarat untuk berdirinya suatu negara. beragamnya budaya bukanlah merupakan persoalan.‫)ر ا ا ر‬ ‫ا‬ ‫)ا‬ rtin : “S or ng mu‟min ng n mu‟min l inn B g ik n B ngun n ng s g h gi n ri mereka memperkuat bahagian lainnya.com/2008/04/makalah-aqidah-tentang-sikap-dan.R Bukh ri Muslim n Turmuzi) C.html ‫ا‬ . Tanpa adanya masyarakat yang menjadi warganya. dan ada pula yang terdiri atas budaya dan agama yang beragam. Kemudian beliau menelusupkan jari-jari yang sebelah ke jari-j ri t ng n s l h l inn ”. Berkaitan dengan hal di atas maka di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. negara tidak akan terwujud. sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Bahkan dengan adanya perbedaan tersebut semakin memperkaya perbendaharaan pemikiran dan pengetahuan suatu masyarakat. Anggota masyarakat suatu negara adakalanya mempunyai latar belakang budaya dan agama yang sama.anakciremai. Karena keberadaan latar belakang budaya tidak akan menghambat suatu masyarakat untuk membangun negaranya. http://www. Tujuan dibentuknya suatu negara ialah agar seluruh keinginan dan cita-cita yang diidamkan oleh warga negara yang dapat diwujudkan dan dapat dilaksanakan. sudah selayaknya jika umat Islam mempelopori meningkatkan disiplin nasional dalam bentuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yangberlaku. (H. Dalam membentuk negara yang baik. Kunci keberhasilan suatu negara terletak pada kedisiplinan berupa kesetiaan dan kesungguhan warga negaranya melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Disiplin Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Negara adalah alat untuk memperjuangkan keinginan bersama berdasarkan kesepakatan yang dibuat oleh anggota atau warga negara tersebut.

Ilmu yang paling penting adalah ilmu yang mengenalkan kita kepada Allah SWT. Kitab-kitab. Sementara dari jalan sahabat Abu Umamah disebutkan bahwa jumlah para Rasul 313 (dikeluarkan oleh Ibnu Hibban di Al-Maurid 2085 dan Thabrani di Al-Mu'jamul Kabir 8/139)) agar mereka berjalan sesuai dengan kehendak Sang Pencipta melalui wahyu yang dibawa oleh Sang Rasul. Pada keyakinan manusia adalah suatu keyakinan yang mengikat hatinya dari segala keraguan. Disinilah pentingnya aqidah ini.000 semuanya menyerukan kepada Tauhid (dikeluarkan oleh Al-Bukhari di At-Tarikhul Kabir 5/447 dan Ahmad di Al-Musnad 5/178179). dan keimanan kepada takdir Allah baik dan buruknya. Dialah kunci menuju surga. Apalagi ini menyangkut kebahagiaan dan keberhasilan dunia dan akherat. Kemudian Allah bimbing mereka dengan mengutus para Rasul-Nya (Menurut hadits yang disampaikan Abu Dzar bahwa jumlah para Nabi sebanyak 124. Para Rasul.Makalah Aqidah | Islam A. Aqidah secara bahasa berarti sesuatu yang mengikat. zakat. Malaikat-malaikat. Namun ada yang menerima disebut mu'min ada pula yang menolaknya disebut kafir serta ada yang ragu-ragu disebut Munafik yang merupakan bagian dari kekafiran. Hari Akherat. Begitu pentingnya Aqidah ini sehingga Nabi Muhammad. Dalam syariat Islam terdiri dua pangkal utama. Kedua : Mengerjakan ibadahnya sesuai . Maka apabila suatu ummat sudah rusak. Sehingga orang yang tidak kenal Allah SWT disebut kafir meskipun dia Profesor Doktor. Semakin besar dan bermanfaat nilainya semakin penting untuk dipelajarinya. Pertama : Aqidah yaitu keyakinan pada rukun iman itu. pada hakekatnya dia bodoh. Adakah yang lebih bodoh daripada orang yang tidak mengenal yang menciptakannya? Allah menciptakan manusia dengan seindah-indahnya dan selengkap-lengkapnya dibanding dengan makhluk / ciptaan lainnya. karena aqidah adalah landasan semua tindakan. Dia dalam tubuh manusia seperti kepalanya. penutup para Nabi dan Rasul membimbing ummatnya selama 13 tahun ketika berada di Mekkah pada bagian ini. Nilai perbuatan ini baik buruknya atau diterima atau tidaknya bergantung yang pertama. Bagian ini disebut pokok atau asas. Kedua : Perbuatan yaitu cara-cara amal atau ibadah seperti sholat. letaknya di hati dan tidak ada kaitannya dengan cara-cara perbuatan (ibadah). bagian yang harus direhabilitisi adalah kepalanya lebih dahulu. dan seluruh bentuk ibadah disebut sebagai cabang. Sang Pencipta. Makanya syarat diterimanya ibadah itu ada dua. Latar Belakang Nilai suatu ilmu itu ditentukan oleh kandungan ilmu tersebut. pertama : Ikhlas karena Allah SWT yaitu berdasarkan aqidah islamiyah yang benar. puasa. Aqidah menurut terminologi syara' (agama) yaitu keimanan kepada Allah. Ini disebut Rukun Iman.

dengan petunjuk Rasulullah SAW. Bagaimana cara mengantisipasi bahaya penyimpangan aqidah ? C. Sampai benar-benar memenuhi dua kriteria itu. Ini disebut amal sholeh. umpamanya. karena faktor manusia. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan hal hal sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui perkembangan aqidah saat ini 5. maka amal tersebut tertolak. Bagaimana Implementasi Aqidah saat ini ? 3. Inilah makna yang terkandung dalam Al-Qur'an surah Al-Kahfi 110 yang artinya : "Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. Ibadah yang memenuhi satu syarat saja." B. Tujuan Dari rumusan masalah di atas maka kita dapat mengambil tujuan sebagai berikut 1. Manfaat Mempelajari Aqidah . umpamanya ikhlas saja tidak mengikuti petunjuk Rasulullah SAW tertolak atau mengikuti Rasulullah SAW saja tapi tidak ikhlas. Untuk mengetahui pembagian aqidah 3. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya. Untuk mengetahui pengertian dari aqidah 2. Apakah Aqidah itu ? 2. Untuk mengetahui penyimpangan aqidah saat ini D. Untuk mengetahui perkembangan aqidah 4.

Pengertian Aqidah ‘Aqidah ( ) menurut bahasa Arab (etimologi) berasal dari kata al-‘aqdu ( ) yang berarti ikatan. Aqidah Islamiyah adalah asas persaudaraan / ukhuwah dan persamaan. jin dan seluruh manusia termasuk takut mati. antara pinter dan bodoh. *1+ Sedangkan menurut istilah (terminologi): ‘aqidah adalah iman yang teguh dan pasti. 3. Dia merasa aman dari berbagai macam rasa takut dan cemas. Makanya seorang mu'min harus yakin kebenaran Aqidah Islamiyah sebagai poros dari segala pola laku dan tindakannya yang akan menjamin kebahagiannya dunia akherat. BAB IIKAJIAN PUSTAKA A. antara bumi dan langit dan antara ibadah dan adat serta antara dunia dan akherat. . Takut kepada kurang rizki. Dia hanya berharap kepada Allah dan ridho terhadap segala ketentuan Allah. kecuali takwanya disisi Allah SWT. 4. pimpinan maupun lainnya. attautsiiqu( ) yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat. tentu banyak kelemahannya. al-ihkaamu ( ) yang artinya mengokohkan (menetapkan). Membebaskan dirinya dari ubudiyah / penghambaan kepada selain Allah. Membentuk pribadi yang seimbang yaitu selalu kepada Allah baik dalam keadaan suka maupun duka. antar pejabat dan rakyat jelata. antara siang dan malam. Dan merupakan keserasian antara ruh dan jasad. Aqidah memberikan kekuatan kepada jiwa . Tidak beda antara miskin dan kaya. harta. Berbeda dengan filsafat yang merupakan karya manusia. antara kulit putih dan hitam dan antara Arab dan bukan. baik bentuknya kekuasaan. 2. Sehingga dia penuh tawakkal kepad Allah (outer focus of control). sekokoh gunung. maka kesempurnaannya tidak diragukan lagi. keluarga. dan ar-rabthu biquw-wah ( ) yang berarti mengikat dengan kuat. Faedah yang akan diperoleh orang yang menguasai Aqidah Islamiyah adalah : 1. yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya. terhadap jiwa.Karena Aqidah Islamiyah bersumber dari Allah yang mutlak. harta.

takdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang telah shahih tentang Prinsip-prinsip Agama (Ushuluddin). Kitab-kitab-Nya. ialah mengesakan Allah dalam asma dan sifatNya. perkara-perkara yang ghaib. Ketiga: Tauhid Al-Asma' was-Sifat. Artinya mengimani bahwa tidak ada makhluk yang serupa dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala. ‘Aqidah Islamiyyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah dengan segala pelaksanaan ke-wajiban. mereka itu akan bersama-sama dengan orangorang yang dianugerahi ni'mat Allah. Rasul-rasul-Nya. An-Nisa':69 B. yaitu para Salaf Shalih yang mereka itu senantiasa rnenempuh jalan kebenaran dalam pemahaman dan pendapat. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya" (QS. beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari Salafush Shalih. menguasai dan mengatur alam semesta ini. Pembagian Aqidah Walaupun masalah qadha' dan qadar menjadi ajang perselisihan di kalangan umat Islam. bertauhid [2] dan taat kepada-Nya. asma maupun sifat. Menurut mereka qadha' dan qadar adalah termasuk rububiyah Allah atas makhlukNya. hari Akhir. ialah rneng esakan Allah dalam perbuatanNya. serta seluruh berita-berita qath’i (pasti). tetapi Allah telah membukakan hati para hambaNya yang beriman. Maka masalah ini termasuk ke dalam salah satu di antara tiga macam tauhid menurut pembagian ulama: Pertama: Tauhid Al-Uluhiyyah. dalam dzat.Jadi. . beriman kepada Malaikat-malaikatNya. baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahih serta ijma’ Salafush Shalih. ialah mengesakan Allah dalam ibadah. orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. yakni mengimani dan meyakini bahwa hanya Allah yang Mencipta. yakni beribadah hanya kepada Allah dan karenaNya semata. yaitu: Nabi-nabi. Kedua: Tauhid Ar-Rububiyyah. para shiddiqin. "Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul-Nya.

tertulis pada Lauh Mahfuzh dan tak ada seorangpun yang dapat melihatnya. Kita tidak tahu takdir baik atau buruk yang telah ditentukan untuk kita maupun untuk makhluk lainnya.tersembunyi. aqidah bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena masalahnya sangat jelas dan tidak terjadi perbedaan-perbedaan faham. Ringkasnya : Aqidah Islamiyah yang shahih bisa disebut Tauhid. Lihatlah firman Allah pada surat Yusuf ayat 40. lihat Syarh Shohih Muslim oleh Imam Nawawi. Para ulama menulis bantahan-bantahan dalam karya mereka. Ahlus Sunnah wal Jamaah (mereka yang menetapi sunnah Nabi dan berjamaah) atau terkadang menggunakan istilah ahlul hadits atau salaf yaitu mereka yang berpegang atas jalan Rasulullah SAW dari generasi abad pertama sampai generasi abad ketiga yang mendapat pujian dari Nabi SAW. qadar adalah rahasia Allah yang. Perkembangan Aqidah Pada masa Rasulullah SAW. karena hukum itu milik Allah Subhanahu wa Ta'ala dan tidak boleh kita beribadah melainkan hanya kepada Allah semata. 126) dan dibantah oleh Ibnu Umar karena terjadinya penyimpangan-penyimpangan. tak ada seorangpun yang dapat mengetahui kecuali Dia. seperti yang tersebut di atas dan tidak ada istilah Tauhid Mulkiyah ataupun Tauhid Hakimiyah karena istilah ini adalah istilah yang baru. ahlul sunnah dan salaf. Apabila yang dikehendaki dengan hal ini adalah pelaksanaan hukum Allah di muka bumi. maka hal ini sudah masuk ke dalam Tauhid Uluhiyah. dan ushuluddin. Timbul pula kelompok Syiah yang menuhankan Ali bin Abi Thalib dan timbul pula kelompok dari Irak yang menolak takdir dipelopori oleh Ma'bad Al-Juhani (Riwayat ini dibawakan oleh Imam Muslim. tak syak lagi. kalaupun terjadi langsung diterangkan oleh beliau. Oleh karena itu Imam Ahmad berkata: "Qadar adalah kekuasaan Allah". maka hal ini sudah masuk ke dalam kandungan Tauhid Rububiyah. Makanya kita dapatkan keterangan para sahabat yang artinya berbunyi : "Kita diberikan keimanan sebelum Al-Qur'an" Nah. Terkadang aqidah juga digunakan dengan istilah Tauhid. kecuali setelah terjadi atau berdasarkan nash yang benar Tauhid itu ada tiga macam. ushuluddin (pokok-pokok agama). Karena. fiqih akbar. [Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas] C. . Sedangkan manhaj (metode) dan contohnya adalah ahlul hadits. pada masa pemerintahan khalifah Ali bin Abi Thalib timbul pemahaman -pemahaman baru seperti kelompok Khawarij yang mengkafirkan Ali dan Muawiyah karena melakukan tahkim lewat utusan masing-masing yaitu Abu Musa Al-Asy'ari dan Amru bin Ash. As-Sunnah (jalan yang dicontohkan Nabi Muhammad). Di samping itu. jilid 1 hal. Apabila yang dimaksud dengan Hakimiyah itu adalah kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Al-Fiqhul Akbar (fiqih terbesar). qadar (takdir) termasuk qudrat dan kekuasaanNya yang menyeluruh.Iman kepada qadar adalah termasuk tauhid ar-rububiyah.

Fanatik kepada peninggalan adat dan keturunan. Kuburan-kuburan mereka dijadikan tempat meminta. Ya'uq dan Nasr. dan jangan pula Suwa'. Hal itu karena menganggap mereka sebagai penengah/arbiter antara dia dengan Allah. Sehingga apabila tokoh panutannya sesat. . bernadzar dan berbagai ibadah yang seharusnya hanya ditujukan kepada Allah. Akibatnya berpaling dan tidak jarang menyalahi bahkan menentang aqidah yang benar. Demikian itu pernah dilakukan oleh kaumnya Nabi Nuh AS ketika mereka mengagungkan kuburan para sholihin." mereka menjawab: "(Tidak). Berlebihan (ekstrim) dalam mencintai dan mengangkat para wali dan orang sholeh yang sudah meninggal dunia." (Apabila mereka akan mengikuti juga). Bahaya Penyimpangan Aqidah Penyimpangan pada aqidah yang dialami oleh seseorang berakibat fatal dalam seluruh kehidupannya. Biasanya penyimpangan itu disebabkan oleh sejumlah faktor diantaranya : 1. dan tidak mendapat petunjuk." 3. Yaghuts. maka ia ikut tersesat. Tak jarang mengagungkan para pemikir dan ilmuwan Barat serta hasil teknologi yang telah dicapainya sekaligus menerima tingkah laku dan kebudayaan mereka. Taklid buta kepada perkataan tokoh-tokoh yang dihormati tanpa melalui seleksi yang tepat sesuai dengan argumen Al-Qur'an dan Sunnah. Seperti firman Allah SWT tentang ummat terdahulu yang keberatan menerima aqidah yang dibawa oleh para Nabi dalam Surat Al-Baqarah 170 yang artinya : "Dan apabila dikatakan kepada mereka. Dia akan berjalan tanpa arah yang jelas dan penuh dengan keraguan dan menjadi pribadi yang sakit personaliti. 2. Lengah dan acuh tak acuh dalam mengkaji ajara Islam disebabkan silau terhadap peradaban Barat yang materialistik itu.D. Karena itu dia menolak aqidah yang benar. atau dapat berbuat seperti perbuatan Tuhan. walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun. tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami. 4. "Ikutlah apa yang telah diturunkan Allah." 5. sehingga menempatkan mereka setara dengan Tuhan. Tidak menguasainya pemahaman aqidah yang benar karena kurangnya pengertian dan perhatian. Lihat Surah Nuh 23 yang artinya : "Dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan penyembahan) Wadd. bukan saja di dunia tetapi berlanjut sebagai kesengsaraan yang tidak berkesudahan di akherat kelak.

menashranikannya." BAB IIIPENUTUP Akidah Islam adalah prinsip utama dalam pemikiran Islami yang dapat membina setiap individu muslim sehingga memandang alam semesta dan kehidupan dengan kaca mata tauhid dan melahirkan konotasikonotasi valid baginya yang merefleksikan persfektif Islam mengenai berbagai dimensi kehidupan serta . Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Ditambah lagi mass media baik cetak maupun elektronik banyak tidak mendidik kearah aqidah bahkan mendistorsinya secara besar-besaran.6. lingkungannya." Dan juga dalam Surah An-Nahl 97 yang artinya : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh baik lakilaki maupun perempuan. memahami dan mengaplikasikan Aqidah Islamiyah yang shahih agar hidup kita yang sekali dapat berjalan sesuai kehendak Sang Khalik demi kebahagiaan dunia dan akherat kita. para shiddiqin. 7. dan lain sebagainya. Apabila anak terlepas dari bimbingan orang tua. maka anak akan dipengaruhi oleh acara / program televisi yang menyimpang. apa yang bisa diperoleh dari 2 jam seminggu dalam pelajaran agama. yaitu: Nabinabi. Pada hal Nabi Muhammad SAW telah memperingatkan yang artinya : "Setiap anak terlahirkan berdasarkan fithrahnya. orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. sehingga anak tumbuh tidak mengenal aqidah Islam. Tidak ada jalan lain untuk menghindar bahkan menyingkirkan pengaruh negatif dari hal-hal yang disebut diatas adalah mendalami. maka kedua orang tuanya yang meyahudikannya. dalam keadaan beriman. Peranan pendidikan resmi tidak memberikan porsi yang cukup dalam pembinaan keagamaan seseorang. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa' 69 yang artinya : "Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan RasulNya. banyak yang tidak berdasar ajaran Islam. mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat Allah. Pendidikan di dalam rumah tangga. Bayangkan. itupun dengan informasi yang kering. atau memajusikannya" (HR: Bukhari).

menyembah fenomenafenomena alam di sekitarnya dan dongengan-dongengan yang tidak benar.menumbuhkan perasaan-perasaan yang murni dalam dirinya. Adapun kesalahan yang terkadang menimpa manusia. akidah melakukan proses pembinaan manusia. akidah mencerminkan sebuah unsur kekuatan yang mampu menciptakan mu’jizat dan merealisasikan kemenangankemenangan besar di zaman permulaan Islam. Kita bisa menyimpulkan peranan penting akidah dalam membina manusia di berbagai sisi dan dimensi kehidupan dalam poin-poin berikut : 1. adalah satu hal yang biasa dan bisa diantisipasi dengan taubat. Di samping itu. penghambaan kepada Allah supaya hal itu tidak menimbulkan kekacauan. Ia memberikan kedudukan yang layak kepada akal. Atas dasar ini. Demi membina setiap individu muslim. Melalui proses pembebasn pemikiran ini. akidah juga membuka jendela keghaiban baginya. membebaskannya dari jeratan ruang lingkup indra yang sempit dan mengarahkan daya ciptanya yang luar biasa untuk . Akidah menganggap manusia sebagai makhluk yang terhormat. akidah telah berhasil membebaskannya dari jeratan hawa nafsu. Atas dasar ini. Dalam Sisi Pemikiran. Begitu juga. Akidah juga memberikan kebebasan penuh kepadanya. akidah meyakinkannya bahwa ia mampu untuk meningkatkan diri dan tidak membuatnya putus asa dari rahmat Allah dan ampunan-Nya Akidah telah berhasil memerdekakan manusia dari penindasan politik para penguasa zalim dan membebaskannya dari tradisi menuhankan manusia lain. perlu kiranya kita mengingatkannya tentang sumbangsihsumbangsih akidah yang telah dimiliki oleh orang-orang sebelumnya dan meyakinkannya akan validitas akidah itu dalam setiap zaman dan keselarasannya dengan segala era. mengakui peranannya dan membuka cakrawala pemikiran yang luas baginya. Namun ia membatasi kebebasan itu dengan hukum-hukum syariat.

dengan mengenal akidah. mereka relah mengorbankan segala yang mereka miliki demi agama dan kepentingan sosial. serta menjadikan renungan (tafakkur) ini sebagai ibadah yang paling utama. dan merenungkan hikmah yang tersembunyi di balik syariat guna mengokohkan keyakinan muslim terhadap syariat dan validitasnya untuk setiap masa dan tempat. . Karena memisahkan ilmu pengetahuan dari iman akan menimbulkan akibat jelek. Akidah juga memerintahkan akal untuk meneliti dan merenungkan dengan teliti untuk menyimpulkan sebuah Ushuluddin dan melarangnya untuk bertaklid dalam hal itu. Akidah telah berhasil menumbuhkan rasa peduli sosial ini dalam diri setiap individu dengan cara-cara berikut: menumbuhkan rasa ikut bertanggung jawab terhadap kepentingan orang lain. 2. Dari sisi lain. Akidah telah berhasil melakukan perombakan besar dalam sisi ini. menanamkan jiwa berkorban dan mengutamakan orang lain dan mendorong setiap individu muslim untuk hidup bersama. akidah juga mengarahkan daya akal untuk menyingkap rahasia-rahasia sejarah yang pernah terjadi pada umat dan bangsa-bangsa terdahulu. Di saat masyarakat Jahiliah hanya mementingkan diri mereka dan kemaslahatannya. Dalam Sisi Sosial. akidah mendorong manusia untuk menuntut ilmu pengetahuan dan mengikat ilmu pengetahuan itu dengan iman. Akidah telah berhasil menghancurkan tembok pemisah yang memisahkan antara ketamakan manusia akan kemaslahatan-kemaslahatan pribadinya dan jiwa berkorban demi kemaslahatan umum dengan cara menumbuhkan rasa peduli sosial dalam diri setiap individu. Tidak sampai di situ saja.merenungkan tanda-tanda kekuasaan Allah di segenap cakrawala raya dan diri mereka.

dan tidak mungkin baginya dapat mengenal Allah secara sempurna. Akidah telah berhasil merubah kondisi pertentangan dan pergolakan yang pernah melanda masyarakat insani menjadi kondisi salang mengenal dan tolong menolong. akidah telah berhasil merubah tolok ukur hubungan sosial antar anggota masyarakat. hendaknya ia berusaha sekuat tenaga demi meraih kesuksesan dalam ujian Allah di dunia. Dalam hal ini akidah telah menggunakan berbagai cara dan metode untuk meringankan bencanabencana itu di mata manusia. 3. fadhilah dan persaudaraan antar manusia. Yaitu takwa. mereka menjadi sebuah umat bersatu yang disegani oleh bangsa lain. Di samping itu. Akidah dapat mewujudkan ketenangan dan ketentraman bagi manusia meskipun bencana sedang menimpa. sulit baginya untuk dapat menguasai jiwa dan mengekangnya. tidak mungkin bagi manusia untuk mencari kesenangan dan ketentraman di dunia ini. harta dan jenis kelamin menjadi hubungan yang berlandaskan asas-asas spiritual. dari tolok ukur hubungan sosial yang berlandaskan fanatisme.bahwa dunia ini adalah tempat derita dan ujian yang penuh dengan bencana dan derita yang acap kali menimpa manusia.Dari sisi lain. Dengan ini. Dan di antara cara-cara tersebut adalah akidah menegaskan bahwa setiap musibah pasti membuahkan pahala. Dalam Sisi Kejiwaan. . akidah Islam juga telah berhasil merubah tradisi-tradisi Jahiliah yang menodai kehormatan manusia dan menimbulkan kesulitan. Di antara cara-cara tersebut adalah menjelaskan kriteria dunia. Begitu juga akidah memotivasi manusia untuk mengenal dirinya. Dari sisi lain. membinasakan kemampuan dan menjadikannya cemas dan bingung. suku. Atas dasar ini. Karena tanpa tanpa itu. dan menyadarkan manusia bahwa musibah terbesar yang adalah musibah yang menimpa agama. warna kulit. akidah juga membebaskan jiwa manusia dari segala ketakutan yang dapat melumpuhkan aktifitas. Oleh karena itu.

4. menjelaskan efek-efek uhkrawi dan duniawi dari akhlak yang terpuji dan tidak terpuji.com/2012/06/makalah-aqidah-islam. akidah mengikuti bermacam-macam metode dalam hal ini: pertama. Lain halnya dengan aliran-aliran pemikiran hasil rekayasa manusia biasa yang memusnahkan perasaan diawasi oleh Allah dalam setiap gerak dan rasa tanggung jawab di hadapan-Nya.s.Dari pembahasan-pembahasan di atas. Dengan demikian. Akidah memiliki peranan yang besar dalam membina akhlak setiap individu muslim sesuai dengan prinsip-prinsip agama yang pahala dan siksa disesuaikan dengannya. sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Ali a. Demi mendorong masyarakat berakhlak terpuji dan meninggalkan akhlak yang tidak mulia. seperti fitnah yang pernah menimpa muslimin di Saqifah. dan bukan hanya sekedar wejangan yang tidak menuntut tanggung-jawab. dapat kita simpulkan bahwa penyakit-penyakit jiwa yang berbahaya seperti fanatisme.html . musnahlah tuntunan-tuntunan akhlak dari kehidupan manusia. Kedua. akan menimbulkan akibat-akibat sosial dan politik yang berbahaya. Karena akhlak tanpa iman tidak akan pernah teraktualkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Sisi Akhlak. memperlihatkan suri teladan yang baik kepada mereka dengan tujuan agar mereka terpengaruh oleh akhlaknya yang mulia dan mengikuti langkahnya http://makalahmajannaii.blogspot. rakus dan egoisme jika tidak diobati.