ANGGARAN DASAR FORUM MAHASISWA SUMATERAUTARA (FORMASU) BAB I NAMA , TEMPAT DAN WAKTU Pasal 1 NAMA ORGANISASI : FORUM

MAHASISWA UMATERA UTARA (FORMASU). STATUS DI DAERAH : BANDA ACEH. TEMPAT : Pengurus Pusat FORMASU Banda Aceh WAKTU : Untuk waktu yang tidak di tentukan .

BAB . II ASAS, TUJUAN DAN SIFAT Pasal 2 Asas FORMASU berasaskan kekeluargaan dan kegotong royongan dalam usaha mendalami (meningkatkan) kebersamaan dan Kecintaan terhadap Tuhan Y.M.E. serta memupuk Budi Pekerti Luhur yang di jiwai semangat dan nilai Luhur Pancasila dan UUD ' 45 .

Pasal 3 Tujuan FORMASU bertujuan : 1. Menghimpun dan mewadahi semua anggota serta mengajak mahasiswa-mahasiswi yang secara sadar berminat serta berkeinginan masuk menjadi anggota FORMASU untuk menciptakan mahasiswa yang intelek berdasarkan kepada Kepercayaan terhadap Tuhan Y.M.E. 2. Mewujudkan organisasi yang kokoh kuat dengan penuh pengertian dalam meningkatkan Keimanan , Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk memacu Pembangunan Manusia se – Utuhnya . 3. Mendalami Budaya Olah Rasa ( Olah Bathin ) serta penempaan diri kedalam Laku Luhur yang sesuai norma-norma yang ada. 4. FORMASU bertujuan Saling Asah , Saling Asih , Saling Asuh , serta meningkatkan Rasa ke Setia Kawanan Sosial dan kasih sayang terhadap sesama manusia sebagai Umat yang berketuhanan Y.M.E.

Pasal 4 Sifat FORMASU bersifat independen BAB III UPAYA - UPAYA Pasal 5 Untuk mencapai Tujuan FORMASU berupaya sbb : 1. Menyelenggarakan pertemuan anggota agar dapat saling mengenal sesama anggota serta menambah wawasan Ilmu Pengetahuan serta memupuk Persatuan dan Kesatuan sesama anggota dengan cara bermusyawarah dan Mufakat . 2. Memberikan pengertian kepada semua anggota tentang segala sesuatu yang menyentuh terciptanya Ilmu Pengetahuan dan Olah Rasa. 3. Dalam usaha pengembangan Organisasi dapat membentuk Cabang – Cabang.

iuran. Besar uang pangkal dan iuran di tetapkan dalam keputusan Rapat anggota . Uang pangkal. halal. Kerja sama dengan badan – badan lain yang bersifat Sosial dan yang Sah . Usaha-usaha yang sah. 5.4. Uang iuran di bayar pada setiap Bulan oleh anggota 3. dan dana anggota b. Kepemimpinan organisasi dipegang oleh Pengurus Formasu Badan Koordinasi Pasal 9 Majelis Konsultasi a. dan Rapat Badan Koordinasi Pasal 8 Kepemimpinan a. Ditingkat Pengurus Formasu Badan Koordinasi dibentuk Majelis Pekerja Rapat Anggota Badan Koordinasi Pasal 10 Biro Khusus Untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dalam bidang khusus dibentuk biro-biro khusus. Uang pangkal di bayar oleh setiap anggota baru pada saat masuk menjadi anggota 2. BAB VII KEUANGAN Pasal 11 Harta benda FORMASU diperoleh dari: a. b. Anggota Kehormatan BAB V STRUKTUR ORGANISASI Pasal 7 Kekuasaan Kekuasaan dipegang oleh Mubes. Anggota Biasa 2. Upaya-upaya lain yang tidak bertentangan dengan anggaran dasar. Anggota FORMASU terdiri dari: 1. Pasal 12 1. BAB I V KEANGGOTAAN Pasal 6 a. Ditingkat Pengurus Formasu Pusat dibentuk Majelis Pekerja Mubes b. dan tidak mengikat. Anggota FORMASU adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Banda Aceh yang berasal dari Sumatera Utara. . Kepemimpinan organisasi dipegang oleh Pengurus Formasu Pusat b.

2. Ketentuan – ketentuan dalam Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar 3. Pada tanggal 20 November 2011 . Apabila Sidang Khusus pada Ayat ( 1 ) Pasal ini memutuskan untuk membubarkan FORUMASU. maka keputusan tersebut memuat pula ketentuan – ketentuan mengenai Organisasi atau Badan lain yang akan menerima sisa harta benda milik FORMASU setelah di kurangi dengan kewajiban – kewajibannya . FORMASU akan bubar apabila ada ketentuan dari Pemerintah dengan alasan – alasan yang kuat . . Di tetapkan di Banda Aceh. 2. 3. Hal – hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga di tetapkan dan di selesaikan oleh ke pengurusan serta di ketahui oleh Ketua .BAB VIII PERUBAHAN ANGGARAN DASAR Pasal 13 Perubahan Anggaran Dasar di lakukan hanya atas keputusan Musyawarah Besar ( MUBES ) berdasarkan persetujuan bersama sekurang – kurangnya 2/3 jumlah suara dari anggota yang hadir dalam Musyawarah Besar ( MUBES ) . Pasal 17 Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan . Hal – hal yang tidak diatur dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga . BAB IX PEMBUBARAN Pasal 14 1. Pembubaran FORMASU hanya dapat di lakukan atas keputusan Sidang Khusus yang di adakan untuk maksud itu serta di setujui sekurang – kurangnya 2/3 jumlah suara dari anggota yang hadir . BAB XI KETENTUAN PENUTUP Pasal 16 1.

2. Anggota Kehormatan adalah seseorang yang mempunyai jasa dan kepedulian yang sangat besar kepada FORMASU yang karena jabatan dan atau kedudukannya tidak memungkinkan untuk melaksanakan kewajiban seperti anggota biasa.ANGGARAN RUMAH TANGGA FORUM MAHASISWA SUMATERA UTARA (FORMASU) BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 1. Mengamankan dan memperjuangkan seluruh FORMASU yang telah di sepakati bersama dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. pertemuan-pertemuan yang diadakan oleh FORMASU. b. Syarat menjadi Anggota : a.Asal Sumatera Utara yang dibuktikan dengan KTP/SIM/Kartu Keluarga atau identitas lain yang membuktikan asal Sumatera Utara.Mahasiswa yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)/Slip SPP/Surat Aktif Kuliah atau identitas lain yang membuktikan mahasiswa. Dibuktikan dengan surat-surat identitas yang terdiri dari : . Mengadakan pembelaan tentang pelaksanaan dan pertanggung jawaban tugas yang dibebankan kepadanya. Memilih dan dipilih. Melanggar ketentuan dalam AD dan ART FORMASU. Tidak lagi menjadi mahasiswa. Setiap anggota yang mempunyai pandangan saran. . 2. c. Pasal 2 Keanggotaan FORMAsu berhenti / berakhir di sebabkan : a. b. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri d. D3 dan S1 di perguruan tinggi di Banda Aceh yang berasal dari Sumatera Utara. Meninggal dunia b. Menjalankan Kode Etik dan mematuhi Tata Tertib FORMASU. usul. D2. b. maupun kritik yang bersifat membangun atau pertanyaan dapat diajukan kepada pengurus FORMASU baik secara langsung atau melalui saluran yang sudah ditentukan. Menghadiri rapat-rapat. Keanggotaan terdiri dari : a. Menjaga nama baik dan kehormatan FORMASU serta membantu Pengurus FORMASU dalam melaksanakan segala bidang tugasnya. . c. b. Diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat BAB II HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA Pasal 3 1. d. Memperoleh perlakuan yang sama. Anggota Biasa adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan D1. dalam jabatan kepengurusan FORMASU. Anggota Mempunyai Hak : a. e. Anggota Berkewajiban : a. Memperoleh perlindungan dan bimbingan dari FORMASU dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. d. Yang dapat menjadi anggota FORMASU adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Banda Aceh yang berasal dari Sumatera Utara. c. e.

b. Memilih Pengurus Formasu Pusat dengan jalan memilih Ketua Umum c. . Mubes dapat diselenggarakan atas inisiatif satu Badan Koordinasi dengan persetujuan sekurang-kurangnya melebihi separuh dari jumlah Badan Koordinasi penuh Pasal 6 Kekuasaan/Wewenang a. c. Apabila huruf (i) tidak terpenuhi maka Mubes diundur selama 1 x 24 jam dan setelah itu dinyatakan sah. Menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Peserta Mubes terdiri dari Pengurus Pusat. Setelah Pengurus Pusat menyampaikan LPJ di hadapan peserta Mubes maka Pengurus Pusat dinyatakan demisioner. Dilarang melakukan tindakan/ perbuatan yang dapat merugikan FORMASU 4. Badan Koordinasi. skorsing. atau diberhentikan dari keanggotaan baik secara terhormat maupun tidak BAB IV STRUKTUR ORGANISASI A. dan undangan Pengurus Pusat. j. Utusan/Peninjau Badan Koordinasi. i. Banyaknya utusan Badan Koordinasi dalam Mubes dari jumlah anggota biasa badan koordinasi adalah 5 orang. Peserta penuh mempunyai hak suara dan hak bicara. e. peserta penuh adalah Pengurus Pusat. Anggota Formasu bukan sebagai anggota TNI/ Polri atau instansi pemerintahan lainnya yang dapat merusak indepedensi mahasiswa. Peserta peninjau adalah Badan Koordinasi Persiapan dan undangan Pengurus Pusat. k. Menetapkan calon-calon anggota Majelis Pekerja Mubes (MPM) Pasal 7 Tata Tertib a.BAB III KODE ETIK ANGGOTA Pasal 4 1. FORMASU tidak membenarkan anggotanya membawa atribut partai politik ke dalam organisasi. c. dan Program Kerja b. Mubes baru dapat dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari separuh jumlah peserta penuh. 2. h. Mubes dapat diadakan menyimpang dari ketentuan pasal 5 huruf (c) e. Pimpinan sidang mubes dipilih dari peserta (utusan/peninjau) oleh peserta utusan dan berbentuk presidium. f. Jumlah peserta peninjau ditetapkan oleh Pengurus Besar. Dalam keadaan luar biasa. g. sedangkan peninjau mempunyai hak bicara d. dan Anggota MPM. 3. Struktur Kekuasaan Bagian I Musyawarah Besar (Mubes) Pasal 5 Status a. Pengurus Pusat adalah penanggung jawab penyelenggaraan Mubes. d. Anggota MPM. Pelanggaran kode etik di atas dapat dikenakan sanksi berupa peringatan. b. Mubes merupakan musyawarah utusan Badan Koordinasi Mubes memegang kekuasaan tertinggi organisasi Mubes diadakan 2 (dua) tahun sekali Dalam keadaan luar biasa.

c. Peserta utusan mempunyai hak suara dan hak bicara sedangkan peserta peninjau mempunyai hak bicara. Memilih pengurus badan koordinasi dengan jalan memilih ketua umum. RABKOOR diadakan satu kali dalam satu tahun Pasal 9 Kekuasaan / Wewenang a. dan undangan pengurus badko adalah peserta peninjau. Pimpinan sidang RABKOOR dipilih dari peserta utusan/peninjau oleh peserta utusan dan berbentuk presidium. Pengurus Pusat (PP) adalah Badan/Instansi kepemimpinan tertinggi organisasi. Rapat anggota badan koordinasi (RABKOOR) merupakan musyawarah anggota badan koordinasi. Struktur Kepemimpinan Bagian III Pengurus Pusat (PP) Pasal 11 Status a. f. Menetapkan program badan koordinasi b. dan undangan pengurus badan koordinasi. e. anggota biasa adalah utusan. Ketua Umum PP tidak diperbolehkan untuk menjabat lebih dari (1) periode kepengurusan.Bagian II Rapat Anggota Badan Koordinasi Pasal 8 Status a. B. RABKOOR baru dapat dinyatakan syah apabila dihadiri lebih dari separuh jumlah anggota biasa. Yang dapat menjadi Pengurus Pusat adalah anggota biasa yang pernah menjadi Pengurus Badko. . g. Wakil Ketua Umum. b. Masa jabatan PP adalah 2 (dua) tahun terhitung sejak pelantikan/serah terima jabatan dari Pengurus Pusat demisioner. Pengurus badan koordinasi adalah penaggungjawab penyelenggara RABKOOR. Setelah LPJ pengurus badko diterima oleh peserta RABKOOR maka pengurus badko dinyatakan demisioner. b. Formasi Pengurus Pusat sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua Umum. Pasal 12 Personalia Pengurus Pusat a. b. d. c. Apabila huruf (5) tidak terpenuhi maka RABKOOR diundur 1x 24 jam dan setelah itu dinyatakan sah. b. anggota biasa badan koordinasi. Pasal 10 Tata tertib rapat anggota badan koordinasi a. Sekretaris Umum dan Bendahara Umum. h. Peserta RABKOOR terdiri dari pengurus badan koordinasi. Rabkor dijalankan secara independen tanpa interfensi pihak manapu. c. Menetapkan calon-calon anggota majelis pekerja rapat anggota badan koordinasi (MPRABKOOR).

Apabila Ketua badko tidak dapat melaksanakan tugasnya/non aktif. Selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah mubes. maka dapat diangkat pejabat Ketua badko oleh rapat harian Pengurus badko untuk selanjutnya ditetapkan dan disyahkan Penjabat Ketua badko oleh PP. . Formasi pengurus badko sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua Umum. personalia Pengurus Pusat harus sudah dibentuk. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada anggota melalui mubes Mengesahkan Pengurus Badko Menaikkan dan menurunkan status badko berdasarkan evaluasi perkembangan badko. Yang dapat menjadi pengurus badko adalah anggota biasa yang telah mencapai usia keanggotaan selama satu tahun. Pengurus badko baru dapat menjalankan tugasnya setelah pelantikan/serah terima jabatan pengurus badko demisioner b. Menyelenggarakan mubes pada akhir periode. Bagian IV Badan Koordinasi (Badko) Pasal 14 Status a. j. Badko merupakan kesatuan organisasi yang dibentuk pada satu atau beberapa fakultas dalam lingkungan satu universitas atau perguruan tinggi yang namanya ditentukan berdasarkan musyawarah PP. maka dapat dipilih Penjabat Ketua Umum oleh Sidang Pleno Pengurus Pusat. b. terhitung sejak pelantikan /serah terima jabatan dari pengurus badko demisioner. Masa jabatan pengurus badko adalah satu tahun. k. c. memecat dan merehabilitasi secara langsung terhadap anggota/pengurus pusat. Pengurus badko bertanggung jawab kepada RABKOOR d. h. pengajuan pembentukan badko baru langsung kepada pengurus pusat. Pengurus Pusat baru dapat menyelenggarakan tugasnya setelah serah terima jabatan dengan Pengurus Pusat demisioner. Menyampaikan ketetapan dan perubahan penting yang berhubungan dengan Formasu kepada Badko-badko. Sekretaris Umum. f. b. Menyampaikan laporan kerja kepengurusan 6 (enam) bulan sekali kepada PP c. Melaksanakan hasil-hasil ketetapan Mubes. b. c. e. d. Melaksanakan hasil-hasil keputusan RABKOOR. Pengurus badko disahkan oleh PP. dan Pengurus Pusat demisioner segera mengadakan serah terima jabatan dan pelantikan dengan Pengurus Pusat yang baru. Menyiapkan draft materi mubes. d. kebijakan organisasi ditingkat pusat serta ketentuan organisasi lainnya. Pasal 13 Tugas dan Wewenang a. c. Pasal 16 Tugas dan Wewenang a. Melaksanakan Sidang Pleno setiap semester kegiatan. Apabila Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugas/non aktif. dan Bendahara Umum. atau setidak-tidaknya 4 (empat) kali selama periode berlangsung. Pasal 15 Personalia pengurus badko a.d. Dapat menskorsing. g. i.

serta tidak dapat dipilih untuk yang kedua kalinya. Status Badko dapat diturunkan dari Badko penuh ke Badko persiapan apabila: • Dalam 1 (satu) periode kepengurusan tidak melaksanakan RABKOOR selambatlambatnya 2 (dua) periode kepengurusan berturut-turut. Pasal 20 Status. Mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan Mubes yang dijalankan pengurus pusat. baik intra maupun ekstra kampus 2. c. b. Anggota yang akan mendirikan badko persiapan harus mengajukan permohonan kepada PP untuk mendapat persetujuan. • Tidak melaksanakan rapat harian/presidium minimal 10 (sepuluh) kali selama dua periode kepengurusan b. mendapat bimbingan dan pengawasan dari PP . Anggota sidang MPM terdiri dari PP Formasu dan 1 (satu) orang perwakilan dari setiap badko penuh. maka badko yang bersangkutan diserahkan kepada PP. d.setelah mempunyai anggota biasa minimal 15 ( lima belas ) orang. Pasal 18 Rangkap Jabatan 1. . Apabila badko yang sudah diturunkan statusnya tidak mampu menaikkan status badkonya menjadi badko penuh dalam jangka waktu 2 (dua) tahun. untuk satu periode kepengurusan.e. Untuk mendirikan Badko persiapan harus mengajukan persetujuan kepada PP untuk mendapat pengesahan . Masa jabatan MPM disesuaikan dengan masa jabatan PP. Memberikan usul-usul kepada Pengurus pusat untuk melancarkan pelaksanaan ketetapanketetapan mubes baik diminta atau tidak diminta. Pasal 17 Pendirian Badko a. b. Selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari setelah RABKOOR personalia pengurus badko demisioner segera mengadakan serah terima jabatan dengan pengurus badko yang baru. Ketua Umum PP FORMASU dan Ketua Badko tidak boleh rangkap jabatan sebagai ketua/ketua umum atau nama lain di lembagan lain. Ketua Umum PP FORMASU dan Ketua Badko bukan sebagai anggota TNI/POLRI dan bukan sebagai pejabat yang dapat merusak independensi mahasiswa C.Pengurus Badko persiapan dapat mengajukan permohonan kepada PP untuk disahkan sebagai Badko Penuh. c. Anggota MPM terdiri dari PP Formasu sebelumnya dan perwakilan Badko. Sekurang-kurangnya setelah satu tahun berdiri dan mempunyai 20 (dua puluh) anggota biasa. Keanggotaan dan Masa Jabatan a. Pasal 21 Tugas MPM a. Majelis Konsultansi Bagian V Majelis Pekerja Mubes (MPM) Pasal 19 Penurunan dan Pembubaran Badko a. Anggota MPM adalah anggota Formasu yang memiliki kapasitas intelektual dan pengalaman organisasi. b. Mengawasi kondisi keuangan dan kinerja pengurus pusat. c.

c. b. c. Menyampaikan hasil pengawasan pelaksanaan ketetapan-ketetapan Mubes kepada badko-badko. b. Pasal 23 Persidangan MPM a. Majelis Pekerja Rapat Anggota (MPRABKOOR) adalah badan konsultasi dan pengawas pelaksanaan ketetapan Rapat Anggota Badko. maka MPM dapat berinisiatif mengadakan sidang MPM pertama atas persetujuan lebih dari separuh jumlah anggota MPM. untuk satu periode kepengurusan. Anggota MPM ditetapkan dalam Mubes berdasarkan calon yang diusulkan oleh Badko. Pimpinan sidang MPM dipilih dalam sidang MPM. Pasal 24 Tata Kerja MPM a. Sidang MPM sekurang-kurangnya 4 (empat) kali bersidang dalam satu periode. Anggota sidang MPRABKOOR terdiri dari anggota Rapat harian pengurus badko dan 3 (tiga) orang anggota MPRABKOOR. Masa jabatan MPRABKOOR disesuaikan dengan masa jabatan pengurus badko. Pasal 26 Tugas Sidang MPRABKOOR a. . Sidang MPM pertama dipimpin oleh PP Formasu. Apabila telah melewati 3 (tiga) bulan PP belum menyelenggarakan sidang MPM pertama. Sebelum Koordinator MPM terpilih. Memberikan usul-usul/saran kepada pengurus badko untuk melancarkan pelaksanaan ketetapan RABKOOR baik diminta atau tidak diminta. b. MPM terdiri dari komisi-komisi yang disesuaikan dengan pembidangan kerja PP Formasu c. Tata kerja MPM diselenggarakan oleh koordinator MPM bersama anggota MPM lainnya. Koordinator MPM dipilih dari anggota MPM dan ditetapkan dalam sidang MPM. Pasal 22 Tata Tertib Pemilihan a. Anggota MPRABKOOR adalah anggota Formasu yang memiliki kapasitas intelektual dan pengalaman organisasi. Keanggotaan dan Masa Jabatan a. b. Penetapan calon-calon anggota MPM dilaksanakan setelah pemilihan Ketua Umum PP Formasu. Bagian VI Majelis Pekerja Rapat Anggota Badko Pasal 25 Status. b. Mengawasi pelaksanaan ketetapan-ketetapan RABKOOR yang dijalankan oleh pengurus badko. e. d. d. serta tidak dapat dipilih untuk yang kedua kalinya. Masing-masing komisi dipimpin oleh seorang ketua yang dipilih dari dan oleh anggota MPM.d.

Pasal 29 Tugas Kerja MPRABKOOR Tata kerja MPRABKOOR diselenggarkan oleh koordinator MPRABKOOR bersama anggota MPRABKOOR lainnya. c. Badan-badan khusus Formasu bertugas melaksanakan program dan kewajiban-kewajiban Formasu sesuai dengan fungsi dan peran bidang masing-masing. b. . Biro khusus adalah pembantu pimpinan yang dibentuk oleh pimpinan Formasu. b. Anggota MPRABKOOR sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang ditetapkan dan dipilih oleh RABKOOR. penelitian dan latihan kerja praktis dalam bentuk profesionalisasi anggota dan dharma bakti kemasyarakatan. Pimpinan sidang MPRABKOOR dipilih dalam sidang MPRABKOOR. Biro-biro khusus bertanggung jawab kepada PP Formasu. c. b. Sidang MPRABKOOr pertama dipimpin oleh pengurus Badko. Pengurus biro khusus Formasu mempunyai tugas untuk meningkatkan keahlian para anggota melalui pendidikan. maka MRABKOOR dapat berinisiatif mengadakan sidang MPRABKOOR pertama atas persetujuan lebih dari separuh jumlah anggota MPRABKOOR.Pasal 27 Tata Tertib Pemilihan Anggota MPRABKOOR a. Sidang MPRABKOOR sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali bersidang dalam satu periode. Apabila telah melewati 1 (satu) bulan pengurus komisariat belum menyelenggarakan sidang MPRABKOOR pertama. BAB V BIRO-BIRO KHUSUS Pasal 30 Status Badan Khusus a. Sebelum koordinator MPRABKOR terpilih. Pasal 28 Persidangan MPRABKOOR a. b. Biro khusus terdiri dari : • Biro Kesehatan Mahasiswa Sumatera Utara (Bikemasu) • Biro Pertanian Mahasiswa Sumatera Utara (Bipermasu) • Biro Pendidikan Mahasiswa Sumatera Utara (Bipenmasu) • Biro Tekhnologi Mahasiswa Sumatera Utara (Bitekmasu) • Biro Keagamaan Mahasiswa Sumatera Utara (Bimanmasu) • Biro Seni Budaya Mahasiswa Sumatera Utara (Bisenbudmasu) • Biro Ekonomi Mahasiswa Sumatera Utara (BEMsu) • Biro Pusat Bantuan Hukum Mahasiswa Sumatera Utara (Bipusbakumsu) • Biro Pers Mahasiswa Sumatera Utara (Bipmasu) • Biro Lingkungan Hidup Mahasiswa Sumatera Utara (Bilinghupmasu) Pasal 31 Tugas dan Kewajiban a. d. Pemilihan calon-calon anggota MPRABKOOR dilaksanakan setelah pemilihan Ketua Badko.

akan ditetapkan kemudian oleh Pengurus. Yang dapat menjadi pengurus biro khusus adalah anggota biasa. c. Apabila Ketua Umum biro khusus tidak dapat menjalankan tugasnya/non aktif. maka dapat dipilih calon-calon Penjabat Ketua Umum Biro Khusus oleh Sidang Pleno Biro Khusus untuk ditetapkan oleh PP. aspiratif dan bersifat kekeluargaan. Besarnya uang pangkal ditetapkan oleh pengurus pusat. . b. c. lambang dan atribut-atribut organisasi lainnya diatur dan ditetapkan oleh Musyawarah Besar. d. Tata tertib musyawarah biro khusus diatur dalam ketentuan sendiri. Formasi Pengurus biro khusus sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua Umum. BAB VI ALUMNI FORMASU Pasal 34 a. BAB X PENUTUP Pasal 38 1. BAB VIII LAGU DAN LAMBANG Pasal 36 Lagu. Sekretaris Umum dan Bendahara Umum.000. b. Formasu dan Alumni Formasu memiliki hubungan historis.40. Setiap 6 (enam) bulan Badko membayar iuran Rp. Alumni Formasu adalah anggota Formasu yang telah habis masa keanggotaannya. b. Hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga ini. BAB IX PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA Pasal 37 Perubahan Anggaran Rumah Tangga dilakukan hanya atas Musyawarah Besar berdasarkan persetujuan bersama sekurang-kurangnya 2/3 jumlah suara dari anggota yang hadir dalam Musyawarah Besar. Musyawarah biro khusus memilih calon Ketua Umum untuk ditetapkan oleh PP. b.. Pengurus biro khusus disahkan oleh PP Formasu.Pasal 32 Personalia Biro-Biro Khusus a. BAB VII KEUANGAN Pasal 35 a. Musyawarah biro khusus merupakan rapat kerja yang menjabarkan program-program Formasu di bidang khusus yang telah ditetapkan oleh PP.(Empat Puluh Ribu Rupiah) kepada PP Formasu. e. Pasal 33 Musyawarah Biro Khusus a. Masa jabatan Pengurus Biro Khusus disesuaikan dengan PP Formasu.

Ditetapkan di Banda Aceh Pada tanggal 20 November 2011 .2. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.