KEMANDIRIAN BELAJAR A. Pengertian kemandirian belajar 1.

Pengertian kemandirian (Subliyanto),(kamus besar bahasa indonesia (1996:625)), kemandirian diartikan sebagai keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung kepada orang lain. (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012 ,10.00 PM)). (Subliyanto),(Mungin Eddy Wibwo (1992:69)) kemandirian diartikan sebagai tingkat perkembangan seseorang dimana ia mampu berdiri sendiri dan mengandalkan kemampuan dirinya sendiri dalam melakukan berbagai kegiatan dan menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi. (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012 ,10.00 PM)). (subliyanto),(Hasan Basri (1994:53)) mengatakan bahwa kemandirian adalah keadaan seseorang dalam kehidupannya mampu memutuskan atau mengerjakan sesuatu tanpa bantuanoranglain. (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012 ,10.00 PM)).

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa kemandirian adalah kemampuan seseorang (siswa) dalam mewujudkan kehendak atau keinginannya secara nyata tanpa bergantung dengan orang lain, dalam hal ini siswa mampu melakukan belajar sendiri, dapat menetukan belajar yang efektif , dan mampu melakukan aktifitas belajar secara mandiri. 2. Pengertian belajar (subliyanto),(Slamet),belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi individu dengan lingkungannya. Sedangkan Moeslichatoen mengemukakan bahwa belajar dapat diartikan sebagai proses yang memuat terjadinya proses belajar dan perubahan itu sendidri dihasilakan dari usaha dalam proses belajar.(AbdulHadis,2008:60). (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012,10.00PM)). (Subliyanto),(Hilgrd & Blower ( dalam Hamalik, 2004 : 45 )) mengatakan belajar adalah perubahan dalam perbuatan melalui aktivitas , praktek dan pengalaman. (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012,10.00PM)).

3.

Pengertian Kemandirian belajar (Subliyanto),(Hendra Surya (2003:114)), Belajar mandiri adalah proses menggerakan kekuatan atau dorongan dari dalam diri individu yang belajar untuk menggerakan potensi dirinya mempelajari objek belajar tanpa ada tekanan atau pengaruh asing di luar dirinya. Dengan demikian belajar mandiri lebih mengarah pada pembentukan kemandirian dalam cara-carabelajar. (Subliyanto.2011.KemandirianBelajar.http://subliyanto.blogspot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html.(28/10/2012,10.00PM)). Dari pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar adalah aktivitas

Kemandirian Belajar .2011. c. Bertanggung jawab atas tindakannya. Sumber mediasi (mediated Resources) Sumber mediasi seperti jurnal. b. memiliki sekumpulan nilai-nilai dan kepercayaan pribadi yang memberikan konsistensi dalam kehidupannya. dan sebagainya. (USU Institutional Respository.Kemandirian Belajar .usu. Sumber dari grup ataupun agen (Agency or Group Resources) Sumber dari grup seperti perpustakaan.usu. Sumber Individu(Individual Merupakan sumber yang berasal dari individu itu sendiri. Ciri –ciri kemandirian belajar (USU Institutional Respository).5. c. Hal ini berarti orang tersebut mampu membuat rencana atau tujuan hidup. mempunyai kekuatan kemauan. Memecahkan masalah dengan berfikir secara mendalam. b. Siswa dikatakan telah mampu belajar secara mandiri apabila ia telah mampu melakukan tugas belajar tanpa ketergantungan dengan orang lain. Dimensi – dimensi kemandirian belajar (USU Institutional Respository ) Menurut Candy (1991) kemandirian belajar memiliki empat dimensi. Manajemen diri dalam belajar (self-management in learning) Dimensi manajemen diri menjelaskan adanya kemauan dan kapasitas dalam diri seseorang untuk mengelola dirinya. seperti dari individu itu sendiri ataupun kepribadian personal. .(16/11/2012 . b.(16/11/2012 . d.5. menggunakan kapasitas dirinya untuk refleksi secara rasional.http://respository .creative dan inovatif Tidak mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain.http://respository. Apabila menjumpai masalah dipecahkan sendiri tanpa meminta bantuan orang lalin. Individu yang memiliki kemandirian adalah individu yang bebas dari tekanan baik eksternal maupun internal. Sumber-sumber sistem belajar mandiri (USU Institutional Respository). Meraih kebebasan untuk belajar (the independent pursuit of learning) a. Otonomi pribadi (personal autonomy) Dimensi otonomi pribadi menunjukkan karakteristik individual dari orang yang mampu belajar mandiri. Kapasitas tersebut ditunjukkan dengan adanya keterampilan atau kompetensi dalam diri orang yang mandiri.majalah dan modul –modul belajar. d. f.ac.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011.2011. pilihan sendiri dan tanggung jawab sendiri tanpa bantuan orang lain serta mampu mempertanggung jawabkan tindakannya.52 PM) D.pdf). berdisiplin diri dan melihat dirinya sendiri sebagai orang yang mandiri. Tidak merasa rendah diri apabila berbeda dengan orang lain. Tidak lari atau menghindari masalah. (USU Institutional Respository.menurut Thoha (1996). e. g. h. c. Berusaha bekerja dengan penuh ketekunan dan kedisiplinan. id/ bitstream/ 123456789/30170/4/chapter% 2011. bebas dalam membuat pilihan.pdf). ada beberapa ciri – ciri dari kemandirian belajar : Mampu berfikir secara kritis. yaitu : a.52 PM) C. Sumber dari mentor (Mentored Resources) Sumber ini seperti partner dalam belajar. menurut Brockett dan Hiemstra (1991). B.belajar yang didorong oleh kemauan sendiri. teman sebaya.ada berbagai sumber pembelajaran yang termasuk dalam belajar mandiri : a. museum dan galeri – galeri.

mendiagnosa kebutuhan dalam belajar. b. dan memutuskan aktifitas spesifik.52 PM) F. (USU Institutional Respository.(16/11/2012 . dan bagaimana memulai belajar. metodologi belajar serta evaluasi belajar.52 PM) .(16/11/2012 . Dimensi ini menjelaskan bahwa orang dewasa memiliki kebutuhan untuk meningkatkan diri melalui belajar berbagai hal dalam kehidupan. yaitu pengorganisasian tujuan belajar. tahap penyesuain juga penting dan melihat sumber yang dibutuhkan untuk belajar.2011.2011. metode. Tujuan Kemandirian Belajar (USU Institutional Respository )Menurut Baumgartner (2003). Instruksional Adanya instruktor dari lingkungan formal digunakan dalam model kemandirian belajar ini yang berarti mengintegrasikan metode kemandirian belajar ke dalam program dan aktifitas – aktifitas. dan kontek belajar seperti interaksi kolektif dalam membentuk kemandirian belajar.(16/11/2012 . karakteristik dari proses kemandirian belajar dapat dilihat dari enam tahap seperti mengatur tempat atau lingkungan. atau peralatan yang akan digunakan dalam belajar. mengidentifikasi sumber materi untuk belajar. materi belajar.usu.usu. siswa belajar dengan membuat tahap – tahap untuk meraih tujuan dari pembelajaran secara mandiri. terdapat kontrol pembelajaran dan adanya kemandirian dalam lingkungan formal. Linear Pada tahap ini.5.5. terdapat beberapa faktor pembentuk seperti kesempatan dalam menemukan lingkungan yang tepat. pelajar memutuskan dimana mereka akan melakukan proses pembelajaran.52 PM) E.Dimensi meraih kebebasan dalam belajar menggambarkan tentang adanya kebutuhan individu untuk memperoleh kesempatan belajar.pdf). mengatur waktu dan target. (USU Institutional Respository.Kemandirian Belajar . ada tiga bentuk kemandirian belajar. (USU Institutional Respository. b.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011. Kendali / penguasaan pebelajar terhadap pembelajaran (learner-control of instruction). menurut Tough dan Knowles (1971). kecepatan belajar.5.Kemandirian Belajar .usu. Interaktif Di dalam bentuk interaktif. melihat tujuan pembelajaran. langkah-langkah belajar. Meningkatkan kemampuan dari pelajar untuk menjadi siswa yang dapat belajar secara mandiri. pelajar berhati – hati dalam menganalisis proses untuk melihat faktor – faktor seperti mengadaptasi ruangan untuk pembelajaran yang efektif. Dimensi kontrol pebelajar terhadap pembelajaran.2011.pdf). Bentuk – bentuk kemandirian belajar adalah : a. c. Menurut Knowles (1975). ada 3 tujuan utama dari belajar secara mandiri.http://respository.Tujuan tersebut terdiri dari : a. Mengembangkan system belajar tranformasional sebagai komponen utama dalam kemandirian belajar. Ketika proses pembelajaran dimulai. sumber.pdf).http://respository.Kemandirian Belajar . Penjelasan dimensi ini dihubungkan dengan hal-hal yang dianggap menjadi porsi pengawasan guru.http://respository. Pelajar memilih apa yang akan mereka pelajari. dimana mereka akan belajar dan bagaimana proses pembelajaran akan terjadi. Tahap pertama adalah memutuskan pengetahuan dan ketrampilan yang akan dipelajari.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011. Mengarahkan pembelajaran emansipatoris dan perilaku sosial sebagai bagian intergral dari kemandirian belajar. Bentuk dari memandirian belajar (USU Institutional Respository )Menurut Valente (2005). menjelaskan tentang peran siswa pada situasi belajar formal yang melibatkan cara mengorganisasi tujuan pembelajaran.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011. c. Setelah keputusan pertama dilakukan. Pada model ini. karakteristik kepribadian dari pelajar. proses kognitif. memilih dan mengimplementasikan strategi belajar dan mengevaluasi hasil belajar.

2011.5. seperti bakat. termasuk pula dalam hal kemandiriannya. b. sering pula dinamakan dengan faktor lingkungan. Faktor yang terdapat di dalam dirinya sendiri (faktor endogen) Faktor endogen (internal) adalah semua pengaruh yang bersumber dari dalam dirinya sendiri.2011. Faktor situasional Faktor situasional yang dapat menghalangi belajar secara mandiri adalah situasi lingkungan yang terjadi.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011.(16/11/2012 . beberapa karakteristik yang dihubungkan dengan kemandirian belajar pada siswa adalah a. seperti kurangnya waktu dalam tanggung jawab di rumah. Gibbons.Kemandirian Belajar . Karakteristik kemandirian belajar (USU Institutional Respository ) Menurut Brockett & Hiemstra.G.52 PM) Faktor – faktor yang menghalangi kemandirian belajar (USU Institutional Respository ) menurut Cross (1977) ada beberapa faktor yang menghalangi aktifitas pengorganisasian belajar atau kemandirian belajar.http://respository. Bermacam-macam sifat dasar dari ayah dan ibu mungkin akan didapatkan didalam diri seseorang. Candy. serta jenis kelamin. Independence Siswa yang belajar secara mandiri bertanggung jawab secara mandiri terhadap analisa. pelaksanaan dan mengevaluasi sendiri aktivitas pembelajarannya. Segala sesuatu yang dibawa sejak lahir adalah merupakan bekal dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan individu selanjutnya. (1991).5. Desire for learning Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran dan mendapatkan pengetahuan. (2002).pdf).pdf). I. potensi intelektual dan potensi pertumbuhan tubuhnya. Faktor – faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar (USU Institutional Respository ) Menurut Basri (1994:54) kemandirian belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : a. kurangnya kepedulian terhadap anak. (1991). (USU Institutional Respository. seperti keadaan keturunan dan konstitusi tubuhnya sejak dilahirkan dengan segala perlengkapan yang melekat padanya.Untuk mencapai hasil belajar yang terbaik. Hal itu terdiri dari : a. rencana. Faktor eksogen (eksternal) adalah semua keadaan atau pengaruh yang berasal dari luar dirinya. c. Faktor-faktor yang terdapat di luar dirinya (faktor eksogen).usu.52 PM) H. mengatur tujuan belajar. . masalah transportasi. Lingkungan kehidupan yang dihadapi individu sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang.Kemandirian Belajar . Self Management Siswa yang belajar secara mandiri dapat mengidentifikasikan apa yang mereka butuhkan selama proses pembelajaran.http://respository. pelajar menggunakan sumber pembelajaran dari lingkungan eksternal dan menggunakan strategi belajar yang memungkinkan yang terjadi selama proses pembelajaran (USU Institutional Respository. baik dalam segi negatif maupun positif. siswa yang belajar secara mandiri harus memiliki motivasi yang kuat.(16/11/2012 .usu. Lingkungan keluarga dan masyarakat yang baik terutama dalam bidang nilai dan kebiasaan-kebiasaan hidup akan membentuk kepribadian.ac id/ bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011. mengontrol waktu mereka sendiri dan berusaha untuk belajar dan membuat ataupun mengatur feedback dari pekerjaan mereka. b.

Faktor Dispositional Faktor dispositional seperti kurangnya kepercayaan diri. Faktor Institusional. Faktor institusional yang dapat menghalangi seperti jadwal yang tidak nyaman.52 PM) id/ . lokasi yang membatasi siswa (USU Institutional Respository.pdf).Kemandirian Belajar .(16/11/2012 .b.5. perasaan bosan dengan belajar.ac bitstream/123456789/30170/4/chapter%2011. c.http://respository.2011.usu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful