ANALISA SISTEM PENGIRIMAN BARANG PT.

POS INDONESIA

LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK
Diajukan untuk memenuhi matakuliah KKP pada program diploma III 1. BUSTOMI 2. SUKMA S.P 3. ADE FIRMANSYAH () () ()

Akademi Bina Sarana Informatika Jurusan Manajemen Informatika Margonda Depok 2012

PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN KULIAH KERJA PRAKTEK
Kuliah kerja praktek ini telah disetujui dan disahkan serta diizinkan untuk dinilai pada periode :MI.2012/2013 di semester lima.

DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK Kelas 12.4L.01

RIRIN RESTU ARIA ,S.Kom.

PENILAI LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK
Kuliah Kerja Praktek ini telah dinilai pada tanggal ………………………………

PENILAI

_________________

Saran – saran dari penilai :

KATA PENGANTAR
Puji syukur panjatkan kehadirat Allah SWT,karena berkat taufik dan hidayahNya,penulis dapat menyelesaikan laporan Riset ini dengan baik. Dimana laporan Riset ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana. Adapun judul penulisan laporan Riset ini,yang penulis ambil adalah : ANALISA SISTEM PENGIRIMAN BARANG PT POS INDONESIA Tujuan penulisan laporan Riset ini dibuat untuk memenuhi mata kuliah untuk penilaian UAS semester 4. Sebagai bahan penulisan, penulisan dapat di ambil berdasarkan hasil riset. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan riset ini tidak akan dapat terselesaikan. Penulis menyadari bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini,begitu pula dengan laporan riset ini. Oleh sebab ini penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, demi kesempurnaan penulis di masa yang akan datang. Akhir kata penulis sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan riset ini.

Jakarta,06 JUNI 2012

Penulis

2 Maksud dan Tujuan …………………………………………………..1.3.. Daur Hidup Sistem (system life cycle)………………….…..DAFTAR ISI Halaman Lembar Judul Kuliah Kerja Praktek ……………………………………………i Lembar Persetujuan dan Pengesahan Kuliah Kerja Praktek …………………….I 1..…..3 Kamus Data …………………………………………….4 Ruang Lingkup …………………………………………………….1 Diagram Alir Data (DAD) 2...2 1.16 BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN…………………………………….7 2.2..1 1.….1 Konsep dasar system ……………………………………………..2..3 Metode Penelitian ………………………………………………….3 1..5 2.…3 1..…....xi Daftar Tabel ………………………………………………………………….2...18 3.13 2..….1....iii Kata Pengantar ……………………………………………………………….1 Umum ……………………………………………………………….5 Sistematika Penulisan …………………………………………………3 BAB II LANDASAN TEORI ……………………………………………….1.8 2. Karakteristik Sistem …………………………………….…...2 peralatan pendukung (tool system)……………………………………..4 Pengkodean ……………………………………………..…….18 .…iv Daftar Isi ………………………………………………………………………..6 2.ix Daftar Gambar …………………………………………………………………..xiii BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………….5 2.2 Normalisasi File ……………………………………….12.….11 2. Umum ……………………………………………………………….ii Lembar Penilai Laporan Kuliah Kerja Praktek …………………………….2..vi Daftar Simbol ………………………………………………………………….….…xii Daftar Lampiran ………………………………………………………………....1. Klasifikasi Sistem ……………………………………….….....9 2.

.2 Konfigurasi Komputer …………………………………...2 Struktur Organisasi dan Fungsi ……………………………20 3.41 3..5 Spesifikasi Sistem Berjalan …………………………………………37 3.2 Perangkat Keras (hardware) ………………………………42 3.48 Surat Keterangan Riset ………………………………………………………… .2.……25 3..2.39 3.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan ……………………38 3.. Tinjauan Perusahaan …………………………………………….….…41 3.6..3.4 Diagram Alir Data Sistem Berjalan …………………………….9 Alternatif Permasalahan …………………………………………….44 BAB IV PENUTUP …….18 3.2..42 3.2 Umum …………………………………………………….6..18 3.45 4.6.7 Spesifikasi Sistem Komputer ………………………………...3 Prosedur Sistem Berjalan ………………………………………..…24 3.44 3..1 Kesimpulan ………………………………………………….…....……………………………………………………..6.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluran …………………...45 4.30 3.2 Perangkat Lunak (software) …………………………….4 Kamus Data Sistem Berjalan ………………………………….8 Pokok Permasalahan ……………………………………………….47 Daftar Riwayat Hidup ………………………………………………………….6.…….2..45 Daftar Pustaka …………………………………………………………………. Saran – saran ……………………………………………….6..…41 3.1 Sejarah Perusahaan ……………………………………….…..

DATA FLOW Digunakan untuk menggambarkan aliran data yang berjalan.dapat berupa input untuk sistem atau output dari proses sistem.DAFTAR SIMBOL a. organisasi atau orang yang terlibat dalam sistem.perusahaan . Simbol Data Flow Diagram (DFD) EXTERNAL ENTITY Digunakan untuk menggambarkan asal atau tujuan data merupakan lingkungan sistem. Aliran data ini . DATA STORE Digunakan untuk menggambarkan data flow yang sudah disimpan atau diarsipkan atau untuk menggambarkan media penyimpanan dari hasil proses.mesin atau computer.orang.data store.dan external entity. mengalir diantara proses. PROCESS Digunakan untuk menggambarkan kegiatan pengolahan atau transformasi data yang dilakukan oleh organisasi.dapat berupa departemen. .

b. HARDDISK DRIVE Digunakan untuk menggambarkan suatu kegiatan membaca atau menulis data dengan menggunakan media harddisk. LINE PRINTER Digunakan untuk menggambarkan pengeluaran data pada mesin printer. . Simbol konfigurasi computer PROCESS Digunakan untuk menggambarkan process pengolahan data. MANUAL INPUT Digunakan untuk menggambarkan kegiatan masukan data dengan menggunakan media keyboard. DISPLAY Digunakan untuk menggambarkan kegiatan pengeluaran data atau informasi melalui CRT (Chatode Ray Tube ).

.3 Diagram Nol Sistem Berjalan ………………………………28 Gambar III.…..2 Diagram Konteks Sistem Berjalan ……………………. POS INDONESIA …….4 Diagram Detail 5.1 Struktur Organisasi PT.DAFTAR GAMBAR Gambar 1.29 . Halaman Gambar III.0 Sistem Berjalan ………………………. 2.21 Gambar III.27 Gambar III.. 4. 3.

1.15 .1 Notasi Struktur Data ………………………………………….. Table II..15 2.DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1. Notasi Tipe Data ……………………………………………. Table II.

………………………………………………….DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A-1 A-2 A-3 A-4 A-5 Halaman Data Penggajian karyawan..55 .53 Daftar Tabel Gaji……………………………………………………………..51 Kontrak Kerja Karyawan ……………………………………………………52 Daftar Absensi Karyawan …………………………………………………..54 Data Slip Gaji………………………………………………………………....

Sumber daya manusia yang terampil dan bermutu menjadi salah satu syarat. . Manfaat tersebut diantaranya adalah pengolahan data lebih cepat. keputusan yang dibuat lebih cepat. Dengan adanya sumber daya manusia yang terampil dan bermutu dapat menunjang dalam pemanfaatan tekhnologi informasi.BAB I PENDAHULUAN 1.dibandingkan dengan sistem yang masih manual atau pemanfaatan perangkat lunak secara terpisah-pisah.1 Umum. diantaranya pengolahan data penggajian karyawan. Hal ini menarik minat penulis untuk membahasnya dalam laporan penggajian kuliah kerja praktek (KKP) yang berjudul “Analisa sistem penggajian karyawan pada PT. Kebutuhan yang harus dipenuhi oleh suatu organisasi atau perusahaan dalam mencapai tujuannya. khususnya tekhnologi komputerisasi yang sudah terbukti banyak sekali menunjang pekerjaan yang ada di suatu organisasi atau instansi. dan masih banyak lagi. dalam arti penggunaan software tertentu hanya untuk mempermudah suatu pekerjaan tertentu bukan dalam satu kesatuan sistem. penghematan ruang penyimpanan data dalam arti mengurangi tumpukkan arsip yang tidak diperlukan.Procon Multimedia yang berlokasi di kebayoran baru – Jakarta selatan. Perkembangan tekhnologi informasi dapat diterapkan dalam berbagai pengolahan data. yaitu dalam bentuk aplikasi pengolahan data computer untuk penggajian karyawan banyak sekali keunggulan yang kita dapatkan dari aplikasi pengolahan data yang terkomputerisasi.

d. Memberikan gambaran aktual Mengenai masalah – masalah yang di alami Perusahaan dalam pemprosesan pengadaan raw material untuk proses produksi. Dalam rangka pengumpulan data untuk laporan ini. Wawancara. Tujuan penulis Riset ini adalah sebagai salah satu syarat untuk memenuhi mata kuliah Analisa Metode Penelitian Semester IV. b. . untuk program studi Manajemen Informatika di AMIK Bina Sarana Informatika. b.untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam pembuatan Riset c.1.2 a. Observasi Mengadakan pengamatan langsung atas kegiatan-kegiatan yang ada didalam perusahaan tersebut.penulis menggunakan beberapa metode yaitu. a. Sebagai Pengalaman riset bagi penulis. pencarian data dan pelaporan data yang akurat Dan tepat waktu. Studi Pustaka Penelitian keputusan dilakukan dengan mengutip literature yang sesuai dengan penulisan. 1. Maksud Dan Tujuan. Maksud dari penulisan Riset ini adalah : Untuk mengetahui dan memperluas wawasan pengetahuan serta penerapannya Tentang bagaimana cara mengolah data yang baik dan benar yang meliputi Kegiatan pengumpulan data. Untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan Di AMIK Bina sarana Informatika. c.3 Metode Penelitian. Penulis mengadakan wawancara dengan para staff atau karyawan yang berwenang .

Agar penulisan Riset ini mudah dipahami.bentuk dokumen keluaran keluaran. 1. BAB IV PENUTUP Pada bab ini menerangkan tentang kesimpulan dari semua masalah yang telah diuraikan dari bab demi bab. yang terdiri dari empat bab.setelah itu dibahas permasalahan masalah. .perangkat keras dan konfigurasi computer. Adapun ruang lingkup dari penulisan Riset ini penulis membatasinya pada pengadaan raw material produksi.4 Ruang Lingkup. yaitu : BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan pendahuluan secara umum.1. BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini berisikan konsep dasar sistem karya ilmiah dan peralatan pendukung (tools system ) dalam karya ilmiah BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN Pada bab ini dibahas tentang tinjauan terhadap perusahaan yang meliputi struktur perusahaan dan sejarah perusahaan serta selanjutnya dibahas tentang prosedur sistem berjalan. maka penulis memakai sistematika penulisan dengan cara membagi tulisan ini ke dalam bab-bab.ruang lingkup dan sistematika penulisan.5 Sistematika penulisan.alur data.bentuk dokumen masukan.juga saran – saran penulis yang berhubungan dengan penulisan KKP.struktur kode serta spesifikasi sistem computer yang terdiri dari perangkat lunak. spesifikasi sistem berjalan.maksud dan tujuan metode penulisan .

1 Konsep Dasar Sistem.BAB II LANDASAN TEORI 2. Menurut Jerry Fitzgerald.sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.dalam bukunya Management by System (edisi kedua : New York : Megrawill. Dari dua kelompok definisi diatas penulis menyimpulkan bahwa sistem adalah suatu jaringan kerja yang saling berinteraksi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan tertentu. hal 5. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai berikut : Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja pada prosedur.10. Andra F. Definisi sistem itu sendiri terdiri atas dua kelompok pendekatan yaitu lebih menekankan pada prosedur dan pendekatan yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya.Neuschel. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai berikut : Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.dalam bukunya Foundamentals of System Analysis ( edisi kedua : New York Jhon Willey and Sons .Fitzgerald Warren D. . 1981). Menurut Richard F. Stalling Jr.berkumpul bersama.prosedur yang saling berhubungan.1960) hal.

Keluaran Sistem (Output) Adalah hasil dari energi yang diolah dan klasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembangunan. Lingkungan Luar Sistem (Environment). 7. 5.1. Merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Pengolah Sistem (Process) Adalah suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi pengeluaran. 3. 2.1 Karakteristik sistem. Sistem Abstrak (Abstrack System) Adalah sistem yang berupa pemikiran suatu ide-ide yang tidak tampak secara asli.2 Klasifikasi sistem. Suatu sistem yang terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi. Masukan Sistem (Input) Adalah masukan atau energi yang dimasukan ke dalam sistem. a. 4. Sasaran Sistem (Objective) Suatu sistem mempunyai tujuan dan sasaran yang pasti. 8. 6. b. Sistem fisik (Physical System ) Adalah merupakan sistem yang ada secara fisik.dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. a. Sistem Alamiah (Nature System) . 1. Batasan Sistem (Boundary). Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan. Penghubung Sistem (interface) Adalah merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.2.1. Komponen Sistem (component). 2. 2.

Siklus hidup sering disebut sebagai pendekatan air terjun (Waterfall Approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem. Mengenali adanya kebutuhan.3 Daur Hidup System (System Life Cycle) Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. b. seperangkat prosedur yang harus diikuti untuk menganalisa kebutuhan yang timbul dan membangun suatu sistem untuk memenuhi kebutuhan . Ada beberapa fase atau tahapan dari daur hidup suatu sistem. Adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. System tak tentu (Probabilistic System ) Adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. 2. Sistem tertentu (Determinisme System) Adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.1.Adalah sistem yang terjadi melalui proses alam. suatu proses atau tersebut. a. Tanpa adanya kejelasan dari kebutuhan yang ada. Sistem Terbuka.pembangunan sistem akan kehilangan arah efektifitasnya. 4. Sistem Tertutup. Adalah merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Pembangunan sistem.tidak dibuat oleh manusia b. karena tugastugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara Top down.yaitu: a. Siklus hidup sistem terdiri dari serangkaian tugas yang erat mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem. Sistem Buatan Manusia (Human Made System) Adalah sistem yang dirancang oleh manusia 3. b. a. Kebutuhan dapat terjadi sebagai hasil perkembangan dari organisasi dan volume yang meningkatkan melebihi kapasitas dari sistem yang ada. b.

dimana peralihan dari tahap pembangunan menuju tahapan operasional terjadi pemasangan sistem yang sebenarnya.sistem akan dioperasikan.1 Diagaram Alir Data (DAD) Diagram alir data atau DFD (Data Flow Diagram) digunakan dalam menggambarkan atau membuat model sistem yang menekankan pada segi proses.c. Untuk mengatasi perubahanperubahan tersebut sistem harus diperbaiki atau diperbaharui. Adapun alat atau sarana (tools) yang akan dijelaskan sebagai model sistem.sehingga tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan perbaikan-perbaikan pada sistem yang berjalan.2 Peratan pendukung (Tools system) Peratan pendukung digunakan untuk memuat spesifikasi sistem yang terstruktur. Adapun pengertian secara umum dari DFD ini adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat atau komputerisasi. Diagram Konteks Diagram ini dibuat untuk menggambarkan sistem secara umum dari keseluruhan sistem yang ada b. Pengoperasian sistem Program program computer dan prosedur-prosedur pengoperasian yang membentuk suatu sistem bersifat statis. Pemasangan sistem. d. Pada laporan ini diagram alur data yang digunakan adalah : a.yaitu: 2. 2. Sistem menjadi usang Kadang kadang perubahan yang terjadi begitu drastis. e.perubahan peraturan dan kemajuan teknologi.manualisasi atau gabungan dari keduanya yang penggambaran keduanya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang saling berhubungan sesuai aturan mainnya. Setelah pembangunan sistem selesai.sedangkan organisasi ditunjang oleh sistem informasi yang mengalami perubahan-perubahan yang disebabkan oleh pertumbuhan kegiatan bisnis. Diagram Nol .yang merupakan langkah akhir dalam pembangunan sistem.2. Pemasangan sistem adalah tahap yang penting dalam daur hidup sistem. Tibalah saatnya dimana secara ekonomi dan teknis sistem yang ada sudah tidak layak lagi dioperasikan dan sistem yang baru perlu dibangun untuk menggantikannya.

2. Bentuk Normal Ketiga ( 3 NF atau Third Normal Form ) external . Setiap proses harus ada data flow yang masuk dan juga data flow yang keluar Normalisasi File Proses normalisasi merupakan suatu proses pengelompokan elemen data kedalam bentuk table yang menyatukan entitas-entitas hubungan mereka sehingga terwujud satu bentuk yang menyudahkan adanya perubahan dengan dampak sekecil mungkin. d. c. tidak ada keharusan untuk mengikuti format tertentu.langkah sebagai berikut : a. c.data dikumpulkan apa adanya sesuai pada saat menginput. b. Diagram Detail Diagaram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secra mendetail. 2. c. Dalam pembentukan normalisasi terhadap langkah. yang penjabarannya secara lebih terperinci. Di dalam diagram alir data tidak diperbolehkan menghubungkan antara data store yang satu dengan data store yang lainnya secara langsung. Sehingga membentuk normal kedua haruslah ditentukan kunci kunci field kunci field harus unik dan dapat mewakili atribute lain yang menjadi anggotanya. Di dalam diagram alir data tidak diperbolehkan menghubungkan data store dengan external entity secra langsung.setiap data dibentuk dalam satu record demi satu record dan nilai dari field berupa “Atomic Value”.yaitu: a. Tiap field hanya mempunyai satu pengertian. Bentuk Tidak Normal ( Unormalized form ) bentuk ini merupakan kumplan data yang akan direkam. Bentuk Normal Kesatu ( 1 NF atau First Normal Form ) Bentuk normal kesatu cirri-ciri .2 Di dalam diagram alur data tidak diperbolehkan menghubungkan antara entity dengan external entity lainnya secara langsung. Bentuk Normal Kedua ( 2 NF atau Second Third Normal Form ) Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu.Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahapan proses yang ada didalam diagram konteks. Tidak ada set atribute yang berulang atau atribute yang bernilai ganda. b. Atribute bukan kunci bergabung fungsi pada kunci utama atau primary key. Dalam menggambarkan diagram alir data terdapat beberapa aturan main yang harus diperhatikan. d.

hapus dan lain sebagainya yaitu sebagai berikut: 1. Ada beberapa macam kunci (key function) yang digunakan untuk proses penyaringan. Nama Arus Data .relasi harus dalam bentuk normal kesatu dan setiap atribute harus bergantung fungsi pada atribute super key. Primary Key ( Kunci Utama ) Satu atribute atau satu set minimal atribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifik tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity. Kamus Data (Data Dictionary) Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan – kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Super Key Himpunan dari satu atau lebih entitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan secara unik sebuah entitas dalam entitas set. Foreign Key ( Kunci Tamu) Satu atribute ( Satu set atribute ) yang melengkapi satu relationship (hubungan yang menunjukan ke induknya) 2. pencarian . Dalam pembentukan kamus data terdapat hal – hal sebagai berikut : 1. 4.2. 2. Arus Data Arus Data menunjukan darimana data mengalir dan kemana data akan menuju. 5.untuk menjadi bentuk normal ketiga maka relasi haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua attribute bukan kunci haruslah bergantung pada primary key e. Candidat Key ( Kunci Calon ) Satu atribute atau satu set minimal atribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifik dari suatu entity. Untuk menjadi BCNF.3. Keterangan arus data ini perlu dicatat di kamus data supaya memudahkan pencarian arus data dalam diagram alir data. Alternate Key ( Kunci Alternatif ) Kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai primary key. Boyce – Codd Normal Form ( BCNF ) Boyce – Codd Normal Form merupakan paksaan yang lebih kuat dari bentuk normal ketiga. 2. 3.

Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai data yang berbeda untuk orang atau departemen yang satu dengan yang lain. Notasi adalah suatu bentuk yang digunakan untuk mempersingkat arti atau makna dari simbol yang dijelaskan.kamus data juga mempunyai suatu bentuk yang disebut notasi. Tipe Data Arus data dapat mengalir dari hasil suatu proses ke proses yang lainnya. Alias Alias atau nama lain dari data yang harus dituliskan. Volume Volume perlu di catat dalam kamus data adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak. Notasi yang digunakan : . 8. Maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan tentang arus data tersebut . Volume rata-rata menunjukan banyaknya arus data yang mengalir dalam periode tertentu. Periode perlu dicatat dalam kamus data karena dapat digunakan mengidentifikasikan kapan input data-data harus dilakukan dan kapan laporan –laporan harus dihasilkan . Data yang mengalir ini biasanya dalam bentuk laporan serta dokumen hasil cetakan komputer.Nama Arus Data merupakan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data tertentu di dalam diagram alir data 3. Struktur Data Struktur Data menunjukan arus data yang di catat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen-elemen data . 6. Penjelasan Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang di catat di kamus data. 7. Notasi Tipe Data Digunakan untuk membuat spesifikasi format input maupun output suatu data. Periode Periode ini menunjukan kapan terjadinya arus data ini. 4. Selain hal tersebut diatas. Notasi yang digunakan dalam kamus data secara umum adalah sebagai berikut: a. Sedangkan volume puncak menunjukan volume terbanyak. 5.

.4 Pengkodean.sebagai tanda penghubung Hypen.sebagai pemisah ribuan Koma.2.Tabel II. Notasi Tipe Data NOTASI X 9 A Z .I. Notasi Struktur Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi elemen data. / KETERANGAN Karakter Angka Numerik Karakter Alphabet Angka Nol ditampilkan sebagai spasi kosong Titik. . 1.sebagai tanda pembagi b. Pengertian Kode. Notasi yang digunakan : Tabel II.2 Notasi Struktur Data NOTASI = + () {} [] I * @ KETERANGAN Terdiri dari And (dan) Pilihan (boleh ya atau tidak) Iterasi atau pengulangan proses Pilih salah satu pilihan Pemisah pilihan adalah tand [ ] Keterangan atau catatan Petunjuk key 2.sebagai tanda penghubung Slash.

Hindari karakter yang mirip 2.huruf. Kode Block (Block code) Mengklasifikasikan item kedalam kelompok blok tertentu yang mencerminkan suatu klasifikasi tertentu atas dasar pemakaian maksimum yang diharapkan. Di dalam merancang suatu kode harus diperhatikan beberapa hal yaitu sebagai berikut: a. Spasi dihindari h.dan karakter-karakter khusus meskipun kode numeric alphabetic . Harus konsisten f.dan sebagainya). memasukan data kedalam komputer dan untuk tujuan mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya.$.huruf. 3. Kode mnemonick dibuat dengan dasar singkatan atau mengambil sebagian karakter item yang akan diwakili dengan kode ini. 5. Kode alphabetik (alphabetic code) merupakan kode yang menggunakan gabungan angka. Kode numerik (numeric kode ) menggunakan 10 macam kombinasi angka di dalam angka./. Kode Grup (Group code) Merupakan kode yang berdasarkan field-field dan tiap-tiap field kode mempunyai arti. 4. Harus di standarisasi g. Harus mudah di ingat b. 2. Ada beberapa macam tipe dari kode yang dapat digunakan di dalam sistem informasi diantaranya : 1. Kode dapat dibentuk dari kumpulan angka.Kode digunakan untuk tujuan mengklasifikasikan data. Kode Mnemonik Digunakan supaya mudah di ingat. dan alfa numeric merupakan kode yang paling digunakan seperti kode barang (bar code). Angka merupakan simbol yang banyak digunakan pada sistem kode akan tetapi kode yang berbentuk angka lebih dari enam digit akan sulit untuk diingat. Kode Urut (Sequential code) Disebut juga dengan kode seri (serial code) merupakan kode yang dinilainya urut antara satu kode dengan berikutnya. Harus fleksibel d. Kode Desimal (Decimal code) . Harus efisien e.dan karakter-karakter khusus (misalnya: %. Tipe dari kode. Harus unik c.

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN .Mengklasifikasikan kode atas dasar satu unit angka decimal dimulai dari angka nol sampai dengan angka Sembilan atau dari 00 sampai 99 bergantung dari banyaknya kelompok.

1945 Uraian Kantorpos pertama di Indonesia adalah di Batavia didirikan oleh Gubernur Jendral GW Baron Posts Telegraafend Telefoon Diensts Jawatan PTT Republik Indonesia ditandai Pengambilalihan Kantor Pusat PTT di Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintahan 1961 1965 Militer Jepang.8. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bakti Postel Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.9 Tahun 1978. SH Nomor 89 tanggal 21 September 1998 dan Nomor111 tanggal 28 Oktober 1998 3. Sejarah PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 26 .1 Sejarah Perusahaan PT. Peraturan Pemerintah RI Nomor 5 Tahun 1995 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (Perum) Pos dan Giro menjadi Perusahaan (Persero) (Lembaran Negara RI Tahun 1995 Nomor 11).6-1995 Telekomunikasi berdasarkan Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 1965 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.3. sebagaimana telah diubah dengan akta Notaris Sutjipto. SH Nomor117 tanggal 20 Juni 1995 tentang Pendirian Perusahaan Persero PT Pos Indonesia. Dasar Hukum : Undang-undangNomor 1 Tahun 1995 tentang Perusahaan Perseroan. Kantor pos yang pertama didirikan di kota Batavia (yang dikenal saat ini dengan kota jakarta). Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero) yang tercantum dalam akta Notaris Sutjipto. Pos Indonesia (Persero) telah menetapkan visi dan misi yang harus diketahui. guna memenuhi kebutuhan masyarakat agar dapat berhubungan dengan relasi yang berada dan jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. status PN Pos dan Giro diubah menjadi Perusahaan Umum (Perum) Pos dan Giro.2 Visi dan Misi Perusahaan Sebagai pedoman dalam mengelola usahanya. W Barron Van Inhoff. dihayati dan dilaksanakan oleh setiap karyawan terdiri dari: a) Visi . Menyadari akan pentingnya komunikasi tersebutlah yang menjadi alasan didirikannya kantor pos. Direktur PT. Pos Indonesia sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang ada di Indonesia didirikan pada tanggal 26 Agustus 1746 oleh Gubernur Jendral G.1746 1906 27-9 .240 Tahun 1961 status Jawatan PTT berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi PN Pos dan Telekomunikasi dibagi dua menjadi : PN Pos dan Giro berdasarkan Peraturan Pemerintah No 29 Tahun 1965 dan PN 1978 20 .

dan logistic yang handal serta jasa keuangan yang terpercaya.Menjadi pemimpin pasar di Indonesia dengan menyediakan layanan suratpos. Adapun jenis layanan yang diselenggarakan oleh PT. 5.3 Kegiatan Usaha Perusahaan PT. 3. Berkomitmen untuk berperilaku transparan dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan 3.1. Berkomitmen kepada pelanggan untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik. Pos Indonesia antara lain: 1. 4. Pos Indonesia (Persero) Depok adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Jenis layanan prioritas terdiri dari: 1) Surat Kilat 2) Surat Kilat Khusus 3) Express Mail Service 4) Pos Express . Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat. b) Misi Misi PT. Berkomitmen kepada karyawan untuk memberikan iklim kerja yang aman. nyaman. Pos Indonesia (Persero) Depok dibagi menjadi beberapa kelompok produk/bisnis sebagai berikut: 3. Bisnis komunikasi Jasa layanan dari bisnis komunikasi antara lain: a. Berkomitmen kepada pemegang saham untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh.3. paket. 2. dan menghargai kontribusi. Jenis layanan standar terdiri dari 1) Surat biasa 2) Surat/Tercatat 3) Kartu pos dan surat balasan kartu pos 4) Warkatpos/Aerogram 5) Barang Cetakan Braile 6) Perlakuan Khusus b.

Penyaluran dana JPS dari Diknas.3. Bisnis Logistik a.5) Perlakuan khusus 3.2. Depkes dan Depag. Jenis layanan prioritas yang terdiri dari: 1) Paket pos kilat khusus 2) Paketpos cepat luar negeri 3) Paket pos perlakuan khusus yaitu point to point dan curah 3. Jenis layanan standar yang terdiri dari: 1) Weselpos biasa 2) Wesel pos kemitraan 3) Giropos On Line 4) Giropos kemitraan b. Penjualan akta agrarian dan materai d. Pos BNI (BNI 46) c.4 Bisnis Keagenan Bisnis Keagenan terdiri dari: a Penerimaan setoran pajak b Penerimaan setoran tabungan seperti tabungan e’Batara-Pos (BTN).3. .3. Jenis layanan standar yang terdiri dari: 1) Paketpos biasa (darat/udara) 2) Paket pos perlakuan khusus yaitu point to point dan curah b.3 Bisnis Keuangan a. Jenis layanan prioritas yang terdiri dari: 1) Wesel pos prima 2) Wesel pos kemitraan 3) Weselpos instan 4) Western Union 3. Shar’e (Muamalat).

e. . Asabri. Pos Indonesia berupa gambar merpati dan bola dunia. angsuran ADIRA. FIT. BRI-BTPN-BPR dan lain-lain. 3. 3.5 Bisnis Filateli Bisnis Filateli terdiri dari: a Penjualan benda-benda pos b. BAF. Penjualan benda filateli dan perangko Prisma. Kartu pasca bayar telkomsel dan indosat. Lambang daripada PT. AMRO dan lain-lain. f. Post Pay seperti penerimaan tagihan telepon. Pembayaran pensiunan dari Taspen. kartu kredit CityBank. Dalam hal ini PT. PDAM. Pos Indonesia juga memiliki logonya sendiri sebagai berikut makna yang terkandung di dalamnya.4 Bentuk Logo dan Makna Logo Setiap perusahaan dan organisasi memiliki logonya masing-masing yang berfungsi sebagai lambang atau tanda pengenal dari pada perusahaan atau organisasi.3.

Sedangkan warna abu-abu melambangkan kesan modern dalam pendekatan bisnis. Pos Indonesia (Persero) Medan berkembang secara dinamis karena didorong faktor internal dan eksternal. melambangkan modernitas. 3. Pos Indonesia (Persero) Medan masih bersifat sentralisasi sehingga semua keputusan. kedinamisan dan kecepatan. Pos Indonesia menunjukkan ciri khas kelas dunia yang mengantar PT. melambangkan pancasila.Gambar 2. Pos Indonesia Makna logo dari lambang PT. Warna orange cemerlang. 4. 3. . melambangkan peran daripada PT.5 Organisasi dan Manajemen 3. Struktur organisasi di PT. Logo PT.1. mengutamakan kecepatan dan kepercayaan dari masyarakat. 2. Pos Indonesia sebagai berikut: 1. Bola dunia. Struktur Organisasi PT. lima bulu sayap sebagai lambang kecepatan. Bentuk tulisan PT. Pos Indonesia ke abad yang baru.5. Burung merpati dengan posisi terbang dan pandangan lurus ke depan. Pos Indonesia sebagai penyedia pelayanan yang mampu menjadi sarana komunikasi dalam ruang lingkup nasional maupun internasional.1. Pos Struktur organisasi PT.

Pos Indonesia (Persero) Medan ditetapkan dalam suatu keputusan tersendiri dengan mengikuti pola struktur fungsional dan staff. PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PT. Struktur organisasi di PT.kebijakan dan wewenang menjadi tanggung jawab Kepala Kantor. Merumuskan dan mengkoordinir penyusunan RKA kantor pos . Secara keseluruhan PT. Adapun bagan struktur organisasi PT. pegawai dengan jabatan lebih rendah secara otomatis bertanggung jawab langsung kepada pegawai yang memiliki jabatan diatasnya. Pos Indonesia (Persero) Medan pada Gambar 2. Kepala Kantor Pos a.2. Berdasarkan hierarki organisasi. POS INDONESIA (persero) Depok 1. Pos Indonesia (Persero) Medan dipimpin oleh seorang Kepala Kantor yang dibantu oleh Wakil Kepala Kantor.

Mengevaluasi pencapaian taget pendapatan. Bagian Program Kemitraan Bina Lingkungan Daerah a. Menetapkan target pendapatan dan laba serta alokasi anggaran biaya kantor pos cabang s serta unit pelayanan lainnya. Menyusun kegiatan pemasaran terhadap target sasaran pemasaran. Mengelola sumber daya dibagiannya untuk kelancaran pelaksanaan tugas. e. c. Mengorganisasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan program kemitraan dan a bina lingkungan perusahaan. Membuat dan menyampaikan laporan dibagiannya kepada atasan dan unit terkait. Melakukan uji kelayakan terhadap calon mitra binaan yang akan diberikan pinjaman zzdana kemitraan. s b. Bagian audit dan mutu a. laba kantor pos cabang. 4. c. Merumuskan dan mengkoordinir penyusunan program pemasaran guna mendukung nnpencapaian kinerja pendapatan serta melakukan evaluasi. Menyusun dan melaksanakan program dibagiannya. c.b. b. d. 3. Menyusun database pelanggan korporat dan target pelanggan sasaran pemasaran. Merencanakan. f. s e. Melakukan pemeriksaan khusus dalam hal adanya indikasi kecurangan. d. 2. Menyusun target pendapatan di UPT dalam lingkup tanggung jawapnya dan kantor pos x cabang. b. Mengajukan usulan pengembangan kapasitas kantor pos dan kantor pos cabang yang a a berada dalam lingkup tanggung jawapnya. melaksanakan. dan mengendalikan kegiatan zzoperasioanl Program. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman kerja. d. mengorganisasikan. Menyusun program kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Bagian pemasaran dan pelayanan pelanggan a. .

Mengarahkan dan mengkoordinir target penyusunan target pendapatan. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman zxkerja. Mengevalusi perkembangan usaha Mitra Binaan. c. b. Bagian Paket Pos a. Melakukan pengawasan kegiatan pelayanan dibagiannya. Membuat dan menyampaikan laporan kerjanya kepada kepala kantor Pos dan bagian zzterkait. b. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Melakukan coaching dan counseling kepadakaryawan dibagiannya. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman zzkerja. Melakukan pengawasan pengelolaan operasional dan pelayanan dalam lingkup zztanggung jawapnya. 9. c. e. 6. d. c. Melaksanakan pencatatan kegiatan keuangan dan operasional.c. d. Bagian Giro dan Penyaluran Dana . d. Mewakili kepala kantor untuk kegiatan eksterrnal. Wakil Kepala kantor pos Bidang Operasi dan Pelayanan a. Bagian pelayanan jasa surat pos dan pos ekspres a. Bagaian Pelayanan jasa Keuangan a. 7. b. c. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan dibagiannya. 5. d. Memelihara administrasi dan laporan pelaksanaan kegiatan pelayanan dibagiannya. Membuat dan menyampaikan laporan dibagiannya terhadap atasan dan unit terkait 8. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman zzkerja. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya di bagiannya b.

Memastikan dan mengendalikan pelaksanaan pengerjaan pengelolaan operasional tutup sspos dan distribusi kantung pos sesuai dengan SOP yang ditetapkan. 12. Memastikan dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan anataran sesuai dengan SOP aayang telah ditetapkan. c. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja.a. Bagian Antaran a. b. dan Sarana: a. 13. pemeriksaan antaran di UPT aadalamlingkup tanggung jawapnya. Mengkoordinir dan merumuskan penyusunan program kerja dan anggaran perusahaan aadibidangnya. d. Melakukan proses pembukaan dan penutupan rekening giro pos dengan aplikasi giro aapos online dengan SOIP yang ditetapkan perusahaan. 10. c. Sentra layanan Pelanggan Koorporat a. Bagian Proses dan distribusi a. Melakukan proses pemindah bukuan dengan buku rekening giro pos. . Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja. d. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. b. Malakukan pengawasan terhadap pekerjaan antaran e. Keuangan. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses antaran. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. b. Memeriksa kecocokan kebenaran data produksi kiriman koorporat yang diposkan aadengan daftar pengantar atau neraca. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja. 11. Memeriksa dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan pengelolaan operasional serta aalayanan pelangan koorporat sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. c. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. c. Wakil Kepala Kantor Pos Bidang Sumber Daya Manusia. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja. d. b.

b. . Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian sarana dan aateknologi di UPT dalam lingkup tanggung jawapnya. c. Bagian Sarana dan Teknologi a. 15. 16. Melaksanakan pengolahan data produksi dan keuangan dengan aplikasi sistem aainformasi. Mengatur tata kelola dan administrasi surat menyurat. Baagian Akuntansi a. Menyusun dan melaksanakan program kerja dan anggaran biaya dibagiannya b. d. d. Bagian Sumber Daya Manusia a.b. Mengorganisasikan dan mengendalikan pengelolaan agen pos di UPT dalam lingkup aatanggung jawapnya. Mengunakan aplikasi sistem informasi manajemen (SIM) yan ditetapkan perusahaan aauntuk pengelolaan sarana dan teknologi. b. Memastikan dan mengendalikan pelaksanaan pengerjaan pengelolaan akuntansi sesuai aadengan ketentuan yang ditetapkan perusahaan. d. d. Menyusun jadwal kerja dinas dan libur karyawan. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman qqkerja. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian keuangan c. Menyusun dan melaksanakan program kerja dan anggaran dbagiannya. Memonitor dan mengevalusi pengelolaan data statistik produksi dan data keuangan. Bagian Keuangan Benda Pos Prangko Materai (BPM) a. 14. Menyusun dan melaksankan program kerja di bagiannya. Menggunakan aplikasi sistem informasi manajemen (SIM) yang ditetapkan perusahaan aapengelolaan keuangan dan BPM. e. Melakukan pengawasan terhadap daftar hadir pegawai. c. Memimpin pembuatan sistem penilaian kinerja individu dan unit telah dilaksanakan aasesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan. Melakukan pencatatan setoran uang dari kasir di dalam buku kas. c. Melakukan pengawasan melekat terhadap pekerjaan dibidangnya. 17. b.

Mencatat data produksi yan diterima dan diantar untuk data statistik. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. Melakukan pemeriksaan terhadap saldo-saldo pada PSA. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja. d. dan melakukan pencocokan aaterhadap dokumen sumbernya dan bukti lainnya. 19.4 Diagram alir data sistem berjalan . Menyimpan barang cetak berharga. Menyusun laporan kilat UPT dan laporan akuntansi dan mengirimkan ke Divre dan aakantor pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 18. Kantor Pos Cabang a. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya dibagiannya. c. naskah-naskah berharga di tempat aaberharga. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian pengawasan aapelayanan luar dan agen pos di UPT dalam lingkup tanggung jawapnya. Bagian Pengawasan Pelayanan Luar dan Agen Pos a. Membuat uraian tugas dibagiannya sesuai dengan SOP yang berlaku sebagai pedoman aakerja. c. e.c. uang tunai. 3. b. d. Memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaaan di kantor pos cabang telah sesuai dengan aaSOP dan Ketentuan yang berlaku di perusahaan. b.

dapat berupa input untuk sistem atau output dari proses sistem 4. Data Flow Digunakan untuk menggambarkan aliran data yang berjalan . mengalir diantara process. Diagram Nol Untuk menggambarkan tahap-tahap di diagram konteks. Diagram Konteks Dibuat untuk menggambarkan sumber serta tujuan data yang akan diproses dengan kata lain keseluruhan dengan sistem yang ada. organisasi atau orang yang terlibat dalam sistem 2. Diagram Detail Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secara detail dan lebih terperinci dari tahapan proses yang ada di dalam diagram nol. Data Store Digunakan untuk menggambarkan data flow yang sudah disimpan atau diarsipkan atau untuk menggambarkan media penyimpanan dari hasil proses. Process Digunakan untuk menggambarkan kegiatan pengolahan atau transformasi data yang dilakukan oleh organisasi. mesin atau computer 3. orang. c. dapat berupa departemen.data store dan eksternal entity. perusahaan. b.Diagram alir data adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem yang penggambarannya disusun dalam bentuk komponen yang saling berhubungan sesuai dengan aturannya. Aliran data ini. merupakan lingkungan sistem. Diagram alir data yang digunakan ada empat symbol yaitu: 1. External Entity Digunakan untuk menggambarkan asal atau tujuan data . .yang terdiri dari : a.

resi PENGIRIMA N BARANG Diagram detail 3. resi R7 Arsip R7 3.1 rekam data barang File Resi Diagram detail 1.0 Penerimaan barang Resi 2.0 PENGIRIM AN BARANG .0 MPC Advis .0 SCAN BARANG R7.0 PENGIRIMA N BARANG 4.pengirim Dt brg Resi kirim 1.1 Pembagia n jenis dan tujuan barang Advis File Advis Diagram detail 2.

0 pengirim 1. laporan Data Laporan Resi PENERIMA Diagram Detaiil 4.pengirim Jika terjadi kesalahan R7. resi Dt.0 rekam data barang .

Resi Laporan Data Laporan PENERIM A Diagram Nol Analisa Sistem pengiriman barang Pt. brg Resi Pengirim Penerimaan Barang .0 Pembagia n jenis dan tujuan barang Advis Arsip Advis Advis.0 SCAN BARANG R7.Resi 2. Resi PENGIRIMA N BARANG Jika Terjadi kesalahan pada kiriman 4. Resi R7 Arsip R7 3.0 PENGIRIM AN BARANG R7.Dt Brg Resi Resi File Resi File Resi Penerimaan barang Resi MPC Advis. Pos indonesia Dt.

Resi Resi Penerima Diagram konteks Kamus Data Sistem Berjalan .

0 – Arsip advis(pengiriman barang) Proses2.6 Spesifikasi Sistem Berjalan .0– Proses 4.0 – Arsip R7 Proses3. kamus data pada sistem berjalan ini adalah sebagai berikut: 1.0 – Penerima barang Proses 4.0 Proses 3.0 – Proses 3. Resume Nama arus data Alias Bentuk data Arus data : Pengiriman Barang : PB : Dokumen cetakan komputer : Pengirim – Proses 1.0 – Proses 5.0 Proses 2.0 Proses 1.0 Proses 4.Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di dalam diagram Alir Data (DAD).0 – Database PT.0 – Arsip DB Proses 2.0– Proses 2.0 Proses 5.POS Penjelasan Periode Volume : Untuk Pengiriman Barang : Setiap Terjadi Pengiriman Barang : Rata-rata perhari 20 s/d 50 surat dan barang 3.

R7 Nama dokumen Sumber Tujuan Frekuensi : R7 : Pengirim : Penerima : Setiap harinya dicatat langsung saat menerima Barang Media Bentuk : Kertas : Lampiran : Kertas : Lampiran : Kertas : Lampiran 1. Spesifikasi bentuk dokumen masukan dan keluaran a. Permasalahan Dan Pemmecahan Masalah . Resi Nama Dokumen Sumber Tujuan Frekuensi : Surat Resi : Pengirim : Penerima : Setiap harinya dicatat langsung saat menerima Barang Media Bentuk b.1. Advis Nama dokumen Sumber Tujuan Frekuensi : Surat Advis : Penerima barang : scan barang : Setiap harinya dicatat langsung saat menerima Barang Media Bentuk c.2.

Bagaimana kekeliruan yang biasanya terjadi akibat salah memasukan data aaaapengiriman surat kilat yang diterima dan yang akan dikirim karena sistem yang aaaadigunakan memakai satu unit komputer. b. Permasalahan Berdasarkan latar belakang di temukan diatas. . maka di identifikasikan sejumlah permasalahan yang selalu ada pada sistem sebelumnya yaitu “Pengiriman dan Penerimaan surat kilat yang kadang mengalami keterlambatan kirim serta kekeliruan pengisian data pengiriman karena kedua aplikasi sistem menggunakan satu komputer”. Pemecahan masalah Berdasarkan permasalahan diatas. 2. Bagaimana mengatasi pengiriman dan penerimaan surat yang kadang selalu aaaamengalami keterlambatan karena kurangnya komputer bisa di atasi.a. penulis berusaha untuk menemukan pemecahan masalah yaitu: 1.