kalor laten (laten artinya tersembunyi) karena pemberian kalor selama proses ini tidak

ditampakkan sebagai kenaikan suhu. Pada saat melebur kalor yang diberikan pada zat padat akan digunakan untuk mengatasi gaya tarik antar partikel zat, bila gaya tarik antar partikel telah diatasi hingga semua bagian zat berubah menjadi cair barulah kalor digunakanuntuk menaikkan suhu. Melebur dan membeku. Melebur adalah proses perubahan wujud zat daripada menjadi cair (garis BC). Titik lebur adalah suhu disaat terjadi proses peleburan. Kalor yang digunakan untuk mengubah wujud 1kg zat padat menjadi cair disebut kalor laten lebur atau kalor lebur. Untuk zat yang sama maka kalor laten lebur sama dengan kalor laten beku. Kalor laten ini biasanya disebut kalor laten lebur – Heat of fusion, Lf ( L – Laten ) Banyaknya kalor yang diperlukan oleh zat untuk melebur: Q = m . Lf Dengan: Q = kalor ( Joule ) m = massa zat ( kg ) Lf = kalor laten lebur (J/kg ) Maka kalor laten dapat dihitung melalui persamaan : Lf = Q/m Perubahan Wujud Zat Banyak benda yang dapat dilihat dan dijumpai di kehidupan sehari-hari. Misalnya pensil, kacamata, batu, kursi, air, balon berisi udara, tabung LPG berisi gas, es, baja, dan daun. Berbagai macam benda yang kita jumpai memiliki kesamaan, yaitu benda-benda tersebut memerlukan ruang atau tempat untuk keberadaannya. Air di dalam gelas, menempati ruang bagian dalam gelas itu, batu di pinggir jalan menempati ruang di pinggir jalan di mana ruangan itu tidak ditempati oleh benda lain sebelum batu itu disingkirkan. Udara dalam balon menempati ruang bagian dalam balon itu. Manusia juga menempati ruang, misalkan dalam lift hanya cukup ditempati paling banyak 10 orang dewasa, lebih dari itu ruang dalam lift tidak mencukupi lagi. Benda atau zat juga memiliki massa, sebagai contoh batu bila ditimbang dengan neraca menunjukkan nilai massa tertentu. Balon berisi udara bila dibandingkan massanya dengan balon yang kempis, akan lebih berat balon berisi udara. Hal itu menunjukkan bahwa udara memiliki massa. Dapat disimpulkan bahwa zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan. Menurut wujudnya zat digolongkan menjadi tiga yaitu Zat Padat Ciri zat padat yaitu bentuk dan volumenya tetap. Contohnya kelereng yang berbentuknya bulat, dipindahkan ke gelas akan tetap berbentuk bulat. Begitu pula dengan volumenya. Volume kelereng akan selalu tetap walaupun berpindah tempat ke dalam gelas. Hal ini disebabkan karena daya tarik antarpartikel zat padat sangat kuat. Pada umumnya zat padat berbentuk kristal (seperti gula pasir atau garam dapur) atau amorf (seperti kaca dan batu granit). Partikel zat padat memiliki sifat seperti berikut: 1. Letaknya sangat berdekatan 2. Susunannya teratur

hanya bergetar dan berputar di tempatnya Zat Cair Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya. Gerakannya bebas bergerak. tetapi tidak lepas dari kelompoknya Zat Gas Ciri dari gas di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya.3. akibatnya volumenya selalu berubah. Letaknya sangat berjauhan 2. Apabila air dimasukkan ke dalam gelas. apabila dimasukkan ke dalam botol akan seperti botol. bentuk dan volumenya sama dengan botol. partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah. Gerakannya agak bebas. Gas yang terdapat di balon memiliki bentuk dan volume yang sama dengan balon. . Proses perubahan wujud zat tersebut dapat diamati pada diagram. Partikel zat cair memiliki sifat seperti berikut: 1. sehingga dapat memenuhi ruangan Perubahan Wujud Zat Setiap zat akan berubah apabila menerima panas (kalor). Air didinginkan menjadi es. maka bentuknya seperti gelas. Es dipanaskan akan mencair. Susunannya tidak teratur 3. Tetapi volumenya selalu tetap. Air dipanaskan akan menguap menjadi uap air (gas). Gas yang terdapat di dalam botol. Selain itu. Susunannya tidak teratur 3. Partikel-partikel gas bergerak acak ke segala arah dengan kecepatan bergantung pada suhu gas. sehingga dapat bergeser dari tempatnya. Gerakannya tidak bebas. Letaknya berdekatan 2. Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut: 1. Hal ini disebabkan partikel-partikel penyusunnya agak berjauhan satu sama lain. Apabila uap air didinginkan menjadi embun dan kembali menjadi air.

dengan t1 > t2 dan luas penampang permukaan penerima kalor sebesar A maka kalor (Heat) yang mengalir sebesar Energi konduksi: E = kA∆t =t . zat dari wujud yang satu ke wujud yang lainnya dapat dijelaskan sebagai berikut. Jika bahan yang dipanaskan dipaksa bergerak dengan alat peniup atau pompa. 2. Jadi perpindahan kalor ini dibawa oleh materi itu sendiri dan materi itu berupa zat cair atau gas yang biasa disebut dengan fluida.Berdasarkan diagram tersebut. Membeku yaitu perubahan wujud zat dari cair ke padat Mencair atau melebur yaitu perubahan wujud zat dari padat ke cair Menyublim (mengkristal) yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair Perubahan kalor terbagi menjadi 3 macam. prosesnya disebut . Bila perubahan suhu tiap ujung zat padat bervariasi secara linier maka konduksi kalor terjadi secara stasioner. Konveksi Istilah konveksi dipakai untuk perpindahan kalor dari satu tempat ke tempat lain akibat perpindahan bahannya sendiri. Bila zat padat sepanjang L kedua ujungnya memiliki suhu t1 dan t2. 3. dengan satuan watt/m2. Dimana k adalah koefisien konduksi atau konduktivitas termal benda. 6. 4. 1. L perubahan suhu ∆t= t1 –t2 dan t adalah waktu berlangsungnya konduksi. dan A adalah luas penampang yang di lalui hantaran kalor.yaitu: Konduksi Konduksi adalah satu-satunya cara perpindahan kalor dalam zat padat. dengan satuan joule L Daya hantar konduksi: P= kA∆t . dengan satuan watt L Intensitas konduksi: H=k∆t . Dalam perpindahan ini energi kalor dialirkan dari suatu bagian ke baguian lain melalui perambatan “energi dalam” dari satu partikel ditransfer ke partikel lain yang berdekatan dan berlanjut seterusnya secara beranting Perwujudan dari perambatan energi dalam ini merupakan getaran partikel di setiap titik kesetimbangannya. 5.

viskositas. dengan satuan watt Intensitas konveksi: H=h∆t . t . ataukah kecepatan besar menimbulkan aliran terbuka Apakah terjadi penguapan. Hanya benda ideal ( benda hitam) yang memancarkan radiasi seperti itu menurut Hukum Planck. Energi radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda disebut emisi. Namun jika bahan itu mengalir akibat perbedaan kerapatan massa prosesnya disebut konveksi alamiah. Radiasi adalah suatu istilah yang biasanya berlaku untuk bermacam-macam gejala gelombang elektromagnetis. Dalam hal ini e disebut emisivitas yang nilainya 0≤ e≤ 1. Kekuatan energi radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak benda. dan T suhu mutlak . Rumus konveksi sebagai berikut: Energi konveksi: E =hA∆t .konveksi paksa. dan lain-lain.dengan satuan joule Daya konveksi: P= hA∆t . Terjadinya angin darat maupun angin laut dapat jelaskan melalui konveksi alamiah udara. Ahli ilmu fisika Amerika kelahiran Jerman Albert Einstein tahun 1905 menunjukkan perilaku energi radiasi yang terkuantisasi dalam eksperimen fotolistriknya. Beberapa gejala radiasi dapat diuraikan dalam kaitan dengan teori gelombang dan yang lain dapat diterangkan dalam kaitan dengan teori kuantum. Benda yang berwarna putih memiliki e = 0 . Energi radiasi : E = e σ T4 A t dengan satuan joule Daya radiasi : P = e σ T4A dengan satuan watt Intensitas radiasi : R = e σT4 dengan satuan watt/m2 Dimana σ adalah konstanta Stefan-Boltzmann = 5. misalnya : Bentuk permukaan Apakah zat fluida itu bersentuhan dengan permukaan fluida lain Kerapatan massa. Bahkan dapat melalui ruang hampa. Dirumuskan sebagai berikut.dengan satuan watt/m2 Dengan h adalah koefisien konveksi zat cair. pengembunan . Radiasi Proses radiasi pada dasarnya berbeda dari konduksi dan konveksi dalam arti bahwa perpindahan kalor tidak memerlukan medium.67 x 10-8 watt/m2 K4. Ahli ilmu fisika Jerman Max Planck pada tahun 1900menggunakan teori kuantum dan mekanika statistik untuk memperoleh hukum pokok radiasi. kalor jenis dan konduktivitas termal Apakah kecepatan fluida kecil sehingga aliran linier. Kalor yang diperoleh atau hilang dari suatu permukaan fluida bersuhu tertentu yang berhubungan pada fluida lain bersuhu berbeda. tergantung pada beberapa hal.

Gabungan dari 2 buah atom atau lebih disebut molekul. Pada suhu 4°C air memiliki masa jenis terbesar. yang bermuatan negatif di oksigen atom. Namun sepintas saya melihat dan melamun. yang berarti gabungan dari 2 atom Hidrogen (H) dan 1 atom Oksigen (O). 2010 Label: Fisika Wah. cantik juga es batu yang mengambang di gelas itu. Sabtu. Tapi es batu kan air yang didinginkan? Seharusnya tenggelam. begitulah yang pertama saya rasakan bila disuguhi segelas es jeruk. fenomena ini dikenal dengan sifat anomali air. kok es nya tidak tenggelam? Air merupakan senyawa kimia.dan benda yang berwarna hitam memiliki e = 1. Sehingga terjalin ikatan antara molekul air. Air memiliki sifat yang unik dibandingkan dengan zat lain. yang dikenal dengan ikatan Hidrogen. karena zat yang didinginkan biasanya massa jenisnya semakin besar. Bila suhu diturunkan masa jenisnya kembali mengecil. April 17. kayak balok kayu di air saja. umumnya benda lain memiliki masa jenis (Rho) yang besar dalam bentuk padat. tapi tidak dengan air. Molekul air bersifat dipole (memiliki 2 kutub). H2O dapat kita sebut sebagai satu molekul air. Grafik massa jenis air terhadap temperatur (celcius) . pada bentuk cair. Senyawa dapat diartikan sebagai gabungan dari beberapa unsur kimia (atom). dan positif pada Hidrogen atom.Bardo Wenang . Benda yang berwarna hitam memiliki kemampuan menyerap atau memancarkan energi jauh lebih baik dari pada benda yang berwarna putih Anomali Air By . sepertinya segar sekali bisa minum es jeruk di samping. Rumus kimia air adalah H2O.

Untuk lebih jelas mengenai proses dan penyebabnya bisa dilihat di sini. bentuk atau pola yang normal (umum). Karena itulah maka lapisan es dapat mengambang di atas permukaan air . Inilah yang menyebabkan es mengapung di air. Es yang berada di permukaan bersifat menghambat suhu dan bukanlah pengantar panas atau dingin yang baik sehingga justru es itu menjadi pelindung kehidupan di bawah danau dari suhu udara yang amat dingin. Namun justru karena sederetan anomali sifat yang dimilikinyalah maka air menjadi satu zat yang paling unik dan paling dibutuhkan oleh seluruh mahluk hidup di muka bumi ini. Tetapi pada kenyataannya proses pengerutan air hanya terjadi hingga suhu turun mencapai 4oC. Perubahan bentuk dari cair ke padat (beku) tidak akan mengubah berat zat tersebut. Bayangkan bila air tidak diberi sifat anomali oleh Tuhan sehingga volumenya terus menyusut bila didinginkan. Seandainya saja. sifat air sama dengan cairan lainnya yang mengerut atau memadat saat didinginkan. sungai atau laut akan segera tenggelam ke dasar badan air tersebut. Men gapungnya es di atas air menjadi kunci berlangsungnya kehidupan di musim dingin. Anomali dapat didefinisikan sebagai suatu penyimpangan atas keadaan. dengan ketebalan es tidak lebih dari dua meter. air di bawah danau tidak akan membeku karena terlindungi es di permukaan. Berat air yang masih cair adalah sama dengan es yang telah membeku. Alangkah besar dan agung karunia-Nya. Danau dan lautan berubah menjadi es pada musim dingin. Apa yang terjadi? Es akan tenggelam ke dalam air. akan tetapi volumenya mengalami perubahan yakni membesar. Anomali tersebut telah menjadikan berat jenis es lebih kecil daripada air karena volume es yang lebih besar. maka di saat musim dingin. es yang terbentuk di permukaan danau. Karena volume es lebih besar maka berat jenisnya menjadi lebih kecil dari air. Bahkan meski suhu udara berada pada minus 50°C. dan kehidupan di dalamnya pun tetap berlangsung karena suhunya tidak kurang dari 0°C. dan di bawah suhu itu air akan mengembang kembali sampai ia berubah menjadi padatan es. akan tetapi itu hanya di permukaan saja. aturan. Proses pembekuan dan penenggelaman ini dapat terus berlangsung hingga seluruh badan air tersebut membeku dan tentunya akan membunuh seluruh mahluk hidup yang selama itu menjadi penghuninya.Rahasia anomali air sesungguhnya berkaitan erat dengan kelangsungan makhluk hidup di belahan bumi yang memiliki musim dingin yang sangat.

air mampu menampung begitu banyak bahan kimia.begitu tolerannya. hewan dan tanaman. Air juga sangat tinggi kemampuannya didalam menyerap panas. Itu adalah beberapa saja dari sifat air yang begitu bermanfaat. sebelum ia mencapai titik didih dan lalu menguap. Akibatnya. karena ternyata air itu adalah zat yang sama-sekali tidak berwarna. mineral ataupun unsur-unsur hara yang dibutuhkan tubuh manusia. Sifat ini menjadikan air berfungsi sebagai bahan pendingin yang sangat baik. bukannya drastis. akan sangat sulit bagi manusia untuk menyamai sifat-sifat air. yang memungkinkan air tanah terangkat hingga pucuk-pucuk pepohonan yang tinggi melawan gaya gravitasi bumi. Pantas kiranya ia dijadikan sebagai zat yang dapat memberikan inspirasi keteladanan bagi manusia. tanpa mau dikenali samasekali? Adakah manusia anomali? . Air juga adalah pelarut universal yang mampu melarutkan lebih banyak bahan kimia dibandingkan dengan cairan-cairan alami lainnya. Dan dalam urusan cuaca. Daya larut yang tinggi tersebut didukung pula oleh tegangan permukaan molekul-molekul air yang sangat tinggi sehingga ia memiliki daya kapiler yang sangat tinggi. Dan amanlah kehidupan biota air yang ada didalamnya. Dan ia pun mudah ditemui dalam tiga bentuknya yang berbeda: padatan.sehingga dapat mencegah atau memperlambat proses pembekuan air yang ada di bawah lapisan es tersebut. Namun. Apakah mungkin ada manusia yang bisa berbuat begitu banyak bagi kehidupan ini. ia berfungsi sebagai katup agar perubahan suhu udara atau air laut berlangsung secara bertahap. berasa dan berbau. cairan maupun gas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful