JENIS, FUNGSI DAN KALIBRASI BEBERAPA ALAT UKUR DI LABORATORIUM KONVERSI ENERGI TEKNIK MESIN UNS

TERMOMETER AIR RAKSA

Fungsi Termometer Air Raksa Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Thermometer analog bisa juga disebut sebagai thermometer manual, karena cara pembacaannya masih manual. Penggunaan air raksa sebagai bahan utama thermometer karena koefisien muai air raksa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama. Namun ada juga beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca.] Jenis khusus termometer air raksa, disebut termometer maksimun, bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat suhu naik, air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap d idalam tabung. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah ditentukan. Untuk mengembalikan fungsinya, termometer harus diayunkan dengan keras. Termometer ini mirip desain termometer medis. Air raksa akan membeku pada suhu -38.83 °C (-37.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu diatasnya. Air raksa, tidak seperti air, tidak mengembang saat membeku sehingga tidak memecahkan tabung kaca, membuatnya sulit diamati ketika membeku. Jika termometer mengandung nitrogen, gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom dan terjebak disana ketika temperatur naik. Jika ini terjadi termometer tidak dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Untuk menghindarinya, termometer air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah -37 °C (-34.6 °F). Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas 38.83 ° C (-37.89 °F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium mungkin bisa dipakai. Termometer ini mempunyai titik beku of -61.1 °C (-78 °F).

Jika temperatur meningkat. Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian kaca tabung). 4. volume air raksa berada pada kondisi awal. Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon air raksa dengan perubahan volume. Sebelum terjadi perubahan suhu. Poin ini adalah poin titik beku air. Jadi pegukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan suhu pembekuan. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.Pengukuran Termometer Air Raksa Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait. Adapun cara kerja secara umum adalah sbb . 2. Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan. 3. Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun. Bagi panjang dari dua poin diatas menjadi seratus bagian yang sama. Titik didih Celcius yaitu 0 °C (212 °F) dan titik beku pada 100 °C (32 °F). Tetapi peneliti lain -Frenchman Jean Pierre Cristin– mengusulkan versi kebalikan skala celsius dengan titik beku pada 0 °C (32 °F) dan titik didih pada 100 °C (212 °F). Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu penguapan air. Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah ditentukan. Saat dikeluarkan termometer dari uap air. ketinggian air raksa turun perlahan. 3. Kalibrasi Termometer Air Raksa Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya. pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Letakkan silinder termometer di air yang sedang mencair dan tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut berwujud cair seluruhnya. Dia menamakannya Centrigade. Proses kalibrasi thermometer antara lain : 1. Dengan cara yang sama. 2. Es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada thermometer yaitu pada uap air yang mendidih. . tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut mendidih seluruhnya saat dipanaskan. Cara kerja Termometer Air Raksa Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan air raksa di ujung bawah. Untuk tujuan pengukuran. 1.

Termokopel ini macam-macam. 2. terjadilah beda tegangan (kecil sekali. Jadi dari input temperatur lingkungan setelah melalui termokopel terdeteksi sebagai perbedaan tegangan (volt). disatukan (dilas). miliVolt) yang dapat dideteksi. biasanya menggunakan termokopel sebagai sensornya untuk membaca perubahan nilai tahanan. Sebelum dikonversi. sehingga nilai arus ini bisa dikonversi ke dalam bentuk tampilan display 3. pada temperatur tertentu memiliki tegangan tertentu pula. tergantung jenis logam yang digunakan. Jenis logam akan menentukan rentang temperatur yang bisa diukur (termokopel suhu badan (temperatur rendah) berbeda dengan termokopel untuk mengukur temperatur tungku bakar (temperatur tinggi)). . Beda tegangan ini kemudian dikonversikan kembali nilai arusnya melalui pengkomparasian dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator. Prinsip kerja Termometer Digital Termometer digital. hanya ujungnya saja. Setiap jenis logam. Titik penyatuan ini disebut hot junction. Perubahan nilai tahanan ini linear dengan perubahan arus. juga sensitivitasnya. fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt kemudian dijadikan besaran temperatur yang ditampilkan melalui layar/monitor berupa seven segmen yang menunjukkan temperatur yang dideteksi oleh termokopel.. Sensor yg berupa PTC atau NTC dengan tingkat sensitifitas tinggi akan berubah nilai tahanannya jika terjadi sebuah prubahan suhu yg mengenainya. Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik hubungan antara tegangan (volt) dengan temperatur. Pada temperatur yang sama. Secara terperinci prinsip kerja thermometer digital dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt yg akan dikonversi ke display. Secara sederhana termokopel berupa dua buah kabel dari jenis logam yg berbeda yang ujungnya. logam A memiliki tegangan yang berbeda dengan logam B.keLompok keYen. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] TERMOMETER DIGITAL Fungsi Termometer Digital Termometer merupakan salah satu alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui suhu objek (benda/tubuh). nilai arus ini di komparasi dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator.

Sedangkan satuan meteorologi dari arah angin adalah 0o – 360o serta arah mata angin. Kalibrasi Termometer Digital Kalibrasinya biasa menggunakan kalibrator manual atau otomatis. ermometer dan anemometer. Satuan meteorologi dari kecepatan angin adalah Knots (Skala Beaufort). yaitu: 1.Pembacaan Pengukuran Termometer Digital Pembacaan pengukuran termometer ini dilakukan langsung dari nilai display dengan memperhatikan garis segmen yang ada. Anemometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin. Komparator (OP-amp dan sejenisnya) 3. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] ANEMOMETER Fungsi Anemometer Pengamatan unsur-unsur cuaca dan iklim memerlukan alat-alat meteorologi yang bersifat peka. Ditinjau dari cara pembacaannya. Dekoder display (IC 7447 TTL misalnya) 5. Recording yaitu alat yang dapat mencatat data secara terus-menerus. Non recording yaitu alat yang digunakan bila datanya harus dibaca pada saatsaat tertentu untuk memperoleh data. Kalibrasi otomatis terdiri dari suhu pemanas dan checker untuk gain dalam rangkaian komparatornya Material Penyusun Termometer Digital Termometer digital memiliki bagian penyususn terpenting.. Contoh : barograf dan anemograf. Display (7 segmen. Material penyusun tersebut adalah sebagai berikut: 1. sederhana dan teliti. Anemometer harus ditempatkan di daerah terbuka. Contoh: barometer. alat meteorologi terdiri atas dua jenis. ANALOG to Digital konverter 4. kalibrator manual suhu yg dikenakan ke sensor adalah suhu pemanas nyata dimulai dari 0 derajat untuk setting ofsetnya. monitor) keLompok keYen. LCD. Sensor PTC/ NTC 2. kuat. 2. . sejak pemasangan hingga pergantian alat berikutnya.

b. menyatakan akumulasi jarak tempuh angin selama waktu dari kedua pengamatan tersebut. Kecepatan putar dari rotor tergantung kepada kecepatan tiupan angin. Hasil yang diperoleh alat pencacah dicatat. Anemometer Termal Anemometer ini merupakan satu sensor yang digunakan untuk mengukur kecepatan fluida (angin) sesaat. baling-baling/mangkok yang terdapat pada anemometer akan bergerak sesuai arah angin. Besarnya panas yang dipindahkan dari sensor secara langsung berhubungan dengan kecepatan fluida yang melewati sensor. Proses Pengukuran Anemometer . maka panas yang hilang bisa diinterpretasikan sebagai kecepatan fluida tersebut. Dari jumlah putaran dalam satu detik maka dapat diketahui kecepatan anginnya. yaitu dihitung dari tekanan statis dan tekanan kecepatan. Dengan alat ini penambahan nilai yang dapat dibaca dari satu pengamatan ke pengamatan berikutnya. makin cepat pula kecepatan berputarnya piringan mangkok-mangkok. Seluruh mangkok menghadap ke satu arah melingkar sehingga bila angin bertiup maka rotor berputar pada arah tetap. sehingga kecepatan anginnya adalah sama dengan akumulasi jarak tempuh tersebut dibagi lama selang waktu pengamatannya. Anemometer tipe “cup counter” hanya dapat mengukur rata-rata kecepatan angin selama suatu periode pengamatan.Pada saat tertiup angin. Melalui suatu sistem mekanik roda gigi. perputaran rotor mengatur sistem akumulasi angka penunjuk jarak tiupan angin. Makin besar kecepatan angin meniup mangkok-mangkok tersebut. Kerja Anemometer ini mengikuti prinsip tabung pitot. Tipe tersebut adalah sebagai berikut: a. Anemometer dengan tiga atau empat mangkok Sensornya terdiri dari tiga atau empat buah mangkok yang dipasang pada jari-jari yang berpusat pada suatu sumbu vertikal atau semua mangkok tersebut terpasang pada poros vertikal. Di dalam anemometer terdapat alat pencacah yang akan menghitung kecepatan angin. Jika hanya kecepatan fluida yang berubah.c Gambar Anemometer adalah : Tipe Anemometer Anemometer sendiri terdapat dua tipe secara umum. kemudian dicocokkan dengan Skala Beaufort. Cara kerja dari sensor ini berdasarkan pada jumlah panas yang hilang secara konvektif dari sensor ke lingkungan sekeliling sensor.

00 volts = 0. Begin by connecting the instrument to a signal conditioning circuit which indicates wind direction value. Berikut urutan proses kalibrasi pada anemometer. Panjang lingkaran susunan mangkok-mangkok adalah 3 m. Looking from above. Untuk keperluan navigasi alat harus dipasang pada jarak 10 x tinggi faktor penghalang seperti adanya bangunan atau pohon.5 m.978 volts). Sehubungan dengan karena adanya perbedaan kecepatan angin dari berbagai ketinggian yang berbeda. Proses Kalibrasi Anemometer Proses kalibrasi anemometer dilakukan secara periodik agar perfomansi dan hasil pencatatan tetap stabil dan baik. Position theinstrument so the mounting crossarm is oriented north-south with the vane on the north and the anemometer on the south. Untuk mengumpulkan data penunjang bagi pengukuran penguapan Panci Kelas A. wind speed are included below. Calibration Formulas for Model 03102 Wind Sentry Anemometer • • . Dipasang didaerah terbuka pada pancang yang cukup kuat. dan susunan itu pada suatu waktu berputar 20 kali dalam waktu 10 detik. Wind speed calibration is determined by the cup wheel turning factor and the output characteristics of the transducer. With the counterweight pointing directly at the anemometer the wind direction signal should correspond to 180° or due south. Sebagian besar Anemometer ini umumnya tidak dapat merekam kecepatan angin dibawah 1-2 mil/jam karena ada faktor gesekan apa awal putaran. it may be necessary to adjust the relative position of the vane skirt and shaft. It is important to note that while the sensor mechanically rotates through 360°. Untuk bidang agroklimatologi dipasang dengan ketinggian sensor (mangkok) 2 meter di atas permukaan tanah. If not. the following method can yield an accuracy of ±5° or better if carefully done. This may be an indicator which displays wind direction values in angular degrees or simply a voltmeter monitoring the output. It should correspond to vane position within 5°. the output must be adjusted for 0. Di lapangan terbang pemasangan umumnya setinggi 10 m. See step 3 in the MAINTENANCE section under potentiometer replacement. the full scale wind direction signal from the signal conditioning occurs at 352°. maka tinggi pemasangan anemometer ini biasanya disesuaikan dengan tujuan atau kegunaannya. Calibration formulas showing cup wheel rpm and frequency output vs. • • For wind direction calibration. visually align the vane with each of the crossmarkings and observe the indicator display. For example. (352°/ 360° X 1. maka kecepatan angin dapat dihitung : [(20x3)/10 m = 6 m/dt] Untuk memudahkan menghitung putaran dari pada piringan anemometer maka salah satu mangkok diberi warna lain. dipasang anemometer setinggi 0. in a circuit where 0 to 1. Hold or mount the instrument so the vane center of rotation is over the center of a sheet of paper which has 30° or 45° crossmarkings.978 VDC when the instrument is at 352° full scale.Berikut contoh perhitungan sederhana kecepatan angin yang diukur dengan anemometer tiga mangkok.00 VDC represents 0° to 360°.

gabungan dua macam konduktor sekaligus sering dipakai pada ujung benda panas yang diukur.o WIND SPEED vs CUP WHEEL RPM     m/s = (0. Konduktor tambahan ini kemudian akan mengalami gradiasi suhu.6770 x Hz) + 0.. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] TERMOKOPEL Fungsi Termokopel Pada dunia elektronika. dan memiliki jenis konektor standar yang sama.01250 x rpm) + 0.04499 x rpm) + 0. serta dapat mengukur temperatur dalam jangkauan suhu yang cukup besar dengan batas kesalahan pengukuran kurang dari 1 °C.7 o WIND SPEED vs OUTPUT FREQUENCY .4 mph = (1. Menggunakan logam yang .2 knots = (0.4 km/hr = (2.2 knots = (1.02795 x rpm) + 0.Hz     m/s = (0. Termokopel yang sederhana dapat dipasang. Untuk mengukur perubahan panas ini.7 keLompok keYen.6994 x Hz) + 0. Cara Kerja Termokopel Pada tahun 1821.4562 x Hz) + 0. dan mengalami perubahan tegangan secara berkebalikan dengan perbedaan temperatur benda. Hal ini disebut sebagai efek termoelektrik.4 km/hr = (0.4 mph = (0. termokopel merupakan sensor suhu yang banyak digunakan untuk mengubah perbedaan suhu dalam benda menjadi perubahan tegangan listrik (voltase).02427 x rpm) + 0.7500 x Hz) + 0. seorang fisikawan Estonia bernama Thomas Johann Seebeck menemukan bahwa sebuah konduktor (semacam logam) yang diberi perbedaan panas secara gradien akan menghasilkan tegangan listrik.

stabilitas. Dengan adanya suhu tetapan pada sambungan dingin. keLompok keYen. dengan tujuan khusus untuk mengurangi gradiasi suhu di antara ujung-ujungnya. kurang presisi. Biasanya termokopel dihubungkan dengan alat indikasi oleh kawat yang disebut kabel ekstensi atau kompensasi. dan koreksi yang baik dapat diaplikasikan. titik lebur. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] . meninggalkan perbedaan kecil tegangan memungkinkan kita melakukan pengukuran. tegangan yang berasal dari hubungan dingin yang diketahui dapat disimulasikan. sedang yang lain dihubungkan pada objek pengukuran. Di sini. kemudahan. bukan temperatur absolut. Kabel-kabel ini lebih murah daripada kabel termokopel. kemampuan kimia. Tujuannya sudah jelas. Kabel kompensasi pada sisi lain. yang memungkinkan untuk digunakan pada tegangan yang lebih tinggi. Termokopel dapat dihubungkan secara seri satu sama lain untuk membuat termopile. Kabel-kabel ini biasanya memiliki spesifikasi untuk rentang suhu yang lebih besar dari kabel termokopel. Beberapa kombinasi menjadi populer sebagai standar industri. dilihat dari biaya. dengan hasil yang tidak seakurat kabel ekstensi.umumnya sebagai kawat tertutup fleksibel atau kabel multi inti. biasanya campuran material konduktor yang murah yang memiliki koefisien termoelektrik yang sama dengan termokopel (bekerja pada rentang suhu terbatas). Kombinasi ini menghasilkan output yang mirip dengan termokopel. tegangan pada setiap termokopel menjadi naik. salah satu sambungan (sambungan yang dingin) dijaga sebagai temperatur referensi. Perbedaan ini umumnya berkisar antara 1 hingga 70 microvolt tiap derajad celcius untuk kisaran yang dihasilkan kombinasi logam modern. secara sederhana termokopel tidak mudah dipakai untuk kebanyakan indikasi sambungan lansung dan instrumen kontrol. Kabel ekstensi menggunakan kawat-kawat dengan jumlah yang sama dengan kondoktur yang dipakai pada Termokopel itu sendiri. walaupun tidak terlalu murah. Pemilihan ini menghasilkan tegangan yang proporsional terhadap beda suhu antara sambungan panas dan dingin. yang berguna untuk pengukuran di laboratorium. dimana tiap sambungan yang panas diarahkan ke suhu yang lebih tinggi dan semua sambungan dingin ke suhu yang lebih rendah. Pada banyak aplikasi. Dengan begitu. ketersediaanya. dan hasil. dan kutub harus dihubungkan dengan benar sehingga tegangan tambahan ditambahkan pada tegangan termokopel. yang bertambah sesuai temperatur. Kabel ini direkomendasikan untuk keakuratan tinggi.. tetapi operasi rentang suhu pada kabel kompensasi dibatasi untuk menjaga agar kesalahan yang diperoleh kecil. Sangat penting diingat bahwa termokopel mengukur perbedaan temperatur di antara 2 titik. tetapi murah. Mereka memakai perbedaan kecil. Kabel ekstensi atau kompensasi harus dipilih sesuai kebutuhan termokopel.berbeda untuk melengkapi sirkuit akan menghasilkan tegangan yang berbeda. Mereka menambahkan sambungan dingin tiruan ke sirkuit mereka yaitu peralatan lain yang sensitif terhadap suhu (seperti termistor atau dioda) untuk mengukur suhu sambungan input pada peralatan. menggantikan perbedaan suhu antara sambungan panas dan dingin. Hal ini dikenal dengan kompensasi hubungan dingin. dan biasanya diproduksi pada bentuk yang tepat untuk pengangkutan jarak jauh .

bentuk. Ukuran. bisa dilihat pada raksanya di termometer satu yang untuk mengukur kelembaban dan satu lagi yang mengukur suhu. Thermometer pertama dipergunakan untuk mengukur suhu udara biasa dan yang kedua untuk mengukur suhu udara jenuh/lembab (bagian bawah thermometer diliputi kain/kapas yang basah). Suhu dan murninya air yang dipakai untuk membasahi kain Fungsi Hygrometer Hygrometer digunakan untuk mengukur kelembaban udara relative (RH) Proses Pengukuran Higrometer terdapat dua skala. yaitu. yang satu menunjukkan kelembaban yang satu menunjukkan temperatur.HYGROMETER Prinsip Kerja Hygrometer Hygrometer mempunyai prinsip kerja yaitu dengan menggunakan dua thermometer. bahan dan cara membasahi kain 4. . skala kelembaban biasanya ditandai dengan huruf h dan kalau suhu dengan derajat celcius. Cara membacanya juga sama. Ada bentuk higrometer lama yakni berbentuk bundar atau berupa termometer yang dipasang didinding. Letak bola kering atau bola basah 5. Thermometer Bola Basah: tabung air raksa dibasahi agar suhu yang terukur adalah suhu saturasi/ titik jenuh. teliti dan cara membaca thermometer-thermometer 2. suhu yang diperlukan agar uap air dapat berkondensasi. Cara penggunaannya dengan meletakkan di tempat yang akan diukur kelembabannya. yang bundar ya dibaca skalanya. Thermometer Bola Kering: tabung air raksa dibiarkan kering sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya. Sifat peka. kemudian tunggu dan bacalah skalanya. Kecepatan udara melalui Thermometer bola basah 3. Hal-hal yang sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran kelembaban dengan mempergunakan Psychrometer ialah : 1.

5%. Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu menunggu 30 menit. Fungsi dari neraca elektrik maupun bukan elektrik secara umum adalah sebagai alat pengukur massa. Pastikan timbangan menunjukkan angka ”nol”( jika tidak perlu di koreksi).51% pada RH 60% dan 95%. Pastikan bahwa timbangan sudah menyala. 5. ini dapat dilakukan dengan mengipasi alat tersebut dengan secarik kertas atau kipas. Letakakan benda yang massanya akan diukur pada piringan tempat benda. . karena hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan. 3. Hasil akhir pengujian menunjukkan sistem yang dibangun mampu memberikan kemampuan ukur terbaik masing-masing adalah 0. Pengujian dilakukan terhadap sistem tersebut pada rentang kelembaban relative yang biasa dipakai untuk melakukan kalibrasi. Sedangkan pada slink. alatnya harus diputar. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] NERACA DIGITAL/ELEKTRONIK Fungsi Dalam kehidupan sehari-hari. Massa tidak dipengaruhi gravitasi. Pengukuran ketidakseragaman test chamber telah dilakukan pada rentang kelembaban tersebut dengan menggunakan dua buah sensor. Sistem yang dibangun memanfaatkan prinsip kerja divided flow atau aliran terbagi. Kegunaan neraca ini tergantung dari skala dari neraca tersebut misal neraca/timbangan elektrik yang ada di pasar swalayan dengan yang di laboratorium tentu sensitivitas dan skala neracanya jauh berbeda. massa sering diartikan sebagai berat. Proses Pengukuran Secara umum proses meninbang dengan neraca elektronik/digital adalah: 1. 4.Perlu diperhatikan pada saat pengukuran dengan hygrometer selama pembacaan haruslah diberi aliran udara yang berhembus kearah alat tersebut. Kalibrasi Sebuah sistem kalibrasi higrometer telah dirancang dan dibuat dalam rangka peningkatan kemampuan kalibrasi higrometer untuk menghasilkan sebuah sistem kalibrasi yang dapat memberikan kemampuan ukur terbaik di bawah 2.62% pada RH 10% dan 0. 2. tetapi dalam tinjauan fisika kedua besaran tersebut berbeda. keLompok keYen. sedangkan berat dipengaruhi oleh gravitasi. yaitu dari 10% hingga 95%.. Baca skala yang tertera pada display digital sesuai skala satuan timbangan tersebut.

Timbangan/Neraca elektronik. Sesudah dibersihkan timbangan dihidupkan dan setelah dipanaskan. kemudian piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak. Kebersihan timbangan Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai digunakan. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] PYRANOMETER Pyranometer juga disebut solarmeter digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh radiasi cahaya pada permukaan bidang dengan satuan W/m2. Penyimpangan berat dicatat pada lembar/kartu kontrol. Timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum menimbang angka “nol” harus dicek dan jika perlu lakukan koreksi. keLompok keYen. Pengontrolan Timbangan/Neraca Timbangan/Neraca dikontrol dengan menggunakan anak timbangan yang sudah terpasang atau dengan dua anak timbangan eksternal. kain halus atau kertas (tissue) dan membersihkan timbangan secara keseluruhan timbangan harus dimatikan. Nilai maksimum yang memberikan fluks terbesar jika cahaya menghantam sensor sejajar dengan bidang vertikal dan nilai terkecil fluks cahaya saat cahaya jatuh sejajar bidang horizontal. dimana pada lembar tersebut tercantum pula berapa kali timbangan harus dicek. bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat. hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan. misal 10 gr dan 100 gr.Kalibrasi 1. 1.. cek kembali dengan menggunakan anak timbangan. harus menunggu 30 menit untuk mengatur temperatur. Dengan adanya muatan elektron tersebut dapat diukur dengan rumus medan listrik sehingga simpangan fluks magnet berbanding lurus dengan peningkatan arus akibat penumpukan elektron. Jika menggunakan timbangan yang sangat sensitif. Jika timbangan tidak dapat digunakan sama sekali maka timbangan harus diperbaiki oleh suatu agen (supplier). sehingga besarnya simpngan fluks bergantung pada sudut cosinus terhadap sumbu vertikal selain dari besarnya muatan elektron yang menghantam sensor dari radiasi cahaya. campurkan air dan etanol/alkohol. Kinerja alat ini dengan dipasang pada suatu permukaan bidang kemudian dengan adanya hantaman cahaya tepat pada sensor cahaya yang akan diteruskan pada tampilan komputer dalam bentuk simpangan besarnya fluks yang diberikan cahaya tersebut. Pada saat kalibrasi digunakan .

tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_s’H [TI '06 UNS] .saat diletakkan pyranometer di dalam ruangan gelap yang tidak ada cahaya dan pengaruh medan listrik maupun medan magnet sebagai keadaan ideal saat keadaan normal atau keadaan nol. keLompok keYen..