MAKALAH PENGANTAR ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PELAYANAN IMUNISASI BAGI MASYARAKAT

Disusun Oleh : Eka Rizky Utami Maratul Hikmah Fadiah Nurchairani Wilda Gana Mahromi Agustin Arizkyani 11029093 11029095 11029111 11029122

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN Maret 2012

perbaikan sanitasi lingkungan. Sistem kesehatan Nasional merupakan suatu usaha cermin bangsa Indonesia untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal sebagai perwujudan seperti yang dimaksud dalam UU No. 6. 5. dan sebagainya. jiwa. produktif dan mempunyai daya saing yang tinggi. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. dana sehat. 2. dan evaluasi yang diselenggarakan secara sistematik dan menyeluruh. 4. B. cerdas. upaya peningkatan pendapatan (income genereting).23 1945 tentang kesehatan Bab 1 pasal 1 yang menytakan kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. pos obat desa (POD). Sistem manajemen terpadu terdiri dari perencanaan. Apa pengertian dari imunisasi itu ? Apakah tujuan dari imunisasi ? Apa manfaat dari melakukan imunisasi ? Penyakit apa yang dapat dicegah dengan imunisasi ? Apa macam-macam imunisasi ? Apa saja jenis-jenis imunisasi ? Apa efek samping dari imunisasi ? . Rumusan Masalah 1. Pelayanan promotif adalah upaya menigkatkan kesehatan masyarakat kearah yang lebih baik lagi dan yang preventif mencegah agar masyarakat tidak jatuh sakit dan terhindar dari penyakit. Selanjutnya. pengembangan masyarakat atau community development. Latar Belakang Pembangunan kesehatan bertujuan mewujudkan manusia yang sehat. Pelayanan kesehatan masyarakat pada prinsipnya mengutamakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif. 7. sistem manajemen tersebut dikembangkan secara komprehensif di berbagai tingkat administrasi kesehatan sebagai bagian dari pengembangan administrasi moderen. polindes (poliklinik desa). pelaksanaan pengetahuan. Pemerintah berupaya mewujudkan tujuan tersebut melalui rencana meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang paling potensial dalam sebuah sistem manajemen terpadu. pemberian imunisasi gratis. 3. Bentuk – bentuk pelayanan kesehatan masyrakat tersebut dapat berupa posyandu.BAB I PEMBUKAAN A.

Untuk mengetahui pengertian dari imunisasi 2. Untuk mengetahui macam-macam dari imunisasi 5. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah diatas dapat ditentukan tujuan sebagia berikut : 1. Agar bayi/balita negar Indonesia sehat 2.C. Polio. Manfaat 1. Agar mengetahui penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi D. hepatitis dan sebagainya 3. Untuk mengetahui jenis-jenis imunisasi 6. Terwujudnya masyarakat Indonesia sehat 2015 . Untuk mengetaui manfaat dari imunisasi 4. Agar bayi-bayi dinegara Indonesia terhindar dari penyakit-penyakit seperti TBC. Untuk mengetaui tujuan dari imunisasi 3.

Bila antingen itu kuman.  Batuk Rejan.  Campak. Zat anti terhadap racun kuman disebut antitoksin. kematian pada bayi.  Difteri. Dalam keadaan tersebut. Tujuan Imunisasi Pemerintah Indonesia sangat mendorong pelaksanaan program imunisasi sebagai cara untuk menurunkan angka kesakitan. maka sebagai reaksinya tubuh harus memiliki zat anti.  Gondongan  Cacar air  TBC . Adapun tujuan program imunisasi dimaksud bertujuan sebagai berikut : Tujuannya adalah untuk mengurangi angka penderitaan pada suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanya.BAB II PEMBAHASAN A.  Tetanus. antingen merupakan bagian protei kuman atau racun yang jika masuk ke dalam tubuh manusia. jika tubuh terinfeksi maka tubuh akan membentuk antybody untuk melawan bibit penyakit yang menyebabkan terinfeksi. Pengertian Imunisasi Dasar Imunisasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit serius yang paling efektif untuk bayi dari segi biaya Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal pada bayi yangbaru lahir sampai usia satu tahun untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan Secara khusus. Beberapa penyakit yang dapat dihindari dengan imunisasi :  Hepatitis. B.  Polio. Tetapi antibody tersebut bersifat spesifik yang hanya bekerja untuk bibit penyakit tertentu yang masuk ke dalam tubuh dan tidak terhadap tubuh terhadap bibit penyakit lain. balita/ anak-anak pra sekolah. maka zat anti yang dibuat tubuh manusia disebut antybody.

A d a l a h k e k e b a l a n t u b u h y a n g d i p e r o l e h k a r e n a suntikan serum untuk mencegah penyakit tertentu. Imunisasi pasif buatan. bermanfaat menghilangkan kecemasan serta biaya pengobatan jika anak sakit. bermanfaat mencegah penderitaan yang disebabkan oleh penyakit menular yang sering berjangkit. Imunisasi aktif jugadapat dibagi menjadi 2. Imunisasi Pasif Adalah kekebalan tubuh yang didapat seseorang yang zat kekebalan tubuhnya didapat dari luar •Imunisasi Pasif. yaitu : a. 2. Manfaat Imunisasi Pemberian imunisasi memberikan manfaat sebagai berikut : 1. Adalah kekebalan tubuh yang di dapat seseorang yangz a t k e k e b a l a n t u b u h n y a d i d a p a t d a r i l u a r .C. C o n t o h n y a Penyuntikan ATC (Anti tetanus Serum). 2. 3. Imunisasi aktif buatan adalah kekebalan tubuh yang didapat dari vaksinasi yang diberikan untuk mendapatkan perlindungan dari sutu penyakit. contohnya : imunisasi polio atau campak. b. . m i s a l n y a a n t i b o d i t e r h a d a p campak. D. Untuk negara. Untuk anak. menciptakan bangsa yang kuat dan berakal untuk melanjutkan pembangunan negara (Depkes RI. Imunisasi aktif alamiah adalah kekebalan tubuh yang secara ototmatis diperoleh sembuh dari suatu penyakit. Macam – Macam Imunisasi 1. Imunisasi aktif Adalah kekebalan tubuh yang didapat seorang karena tubuh yang secara aktif membentuk zat antibody. bermanfaat memperbaiki derajat kesehatan.Pada orang yangmengalami luka kecelakaan. Imunisasi pasif ini di bagi yaitu: Imunisai pasif alamiah Ad al ah ant i bo di ya n g di d a pa t s e or an g k a re n a d i turunkan oleh ibu yang merupakan orang tua kandunglangsung ketika berada dalam kandungan. Contah lain adalah: Terdapat pada bayi yang baru lahir dimana bayi tersebut menerima berbagi jenis antibodi dari ibunya melalui darah placentas e l a m a m a s a k a n d u n g a n . Untuk keluarga. 2001).

leher membengkak seperti leher sapi (bull neck) dan sesak nafas disertai bunyi (stridor) dan pada pemeriksaan apusan tenggorok atau hidung terdapat kuman difteri. Difteri Difteri adalah penyakit yang disebabkan bakteri Corynebacterium diphteriae dengan gejala panas lebih kurang 38oC disertai adanya pseudo membran (selaput tipis) putih keabu-abuan pada tenggorokan (laring. Hepatitis B. puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan terdekat merupakan wujud tanggung jawab terhadap buah hati tercinta. Pertusis . 4 bulan. tonsil) yang tak mudah lepas dan mudah berdarah. 3 bulan. Membawa bayi ke posyandu. untuk mencegah penularan TBC (tuberkulosis) yang berat. batuk rejan (batuk 100 hari). HEPATITIS-B : umur pemberian kurang dari 7 hari. CAMPAK : umur pemberian 9 bulan. Dengan memberikan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal. untuk mencegah penularan campak yang dapat mengakibatkan komplikasi radang paru. meliputi : 1. sebanyak 1 kali. BAYI yang kelihatannya sehat belum tentu kebal terhadap serangan penyakit berbahaya. 3 bulan. 4 bulan . Imunisasi dasar lengkap adalah pemberian 5 vaksin imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk bayi dibawah 1 tahun. Dapat disertai nyeri menelan. Bayi yang terkena penyakit tersebut memiliki risiko kematian yang lebih tinggi. Jenis – Jenis Imunisasi Pada masa awal kehidupannya bayi sangat rentan terkena penyakit berbahaya. sebanyak 1 kali. F. seperti penyakit saluran pernapasan akut. untuk mencehah penularan Difteri yang menyebabkan penyumbatan jalan nafas. tetanus. kerusakan hati. 4. Jadwal pemberian imunisasi tersebut. POLIO : umur pemberian 1 bulan. BCG : umur pemberian 1 bulan.E. polio. faring. sebanyak 1 kali. DPT-Hepatitis B : umur pemberian 2 bulan . sebanyak 4 kali. untuk mencegah penularan polio yang menyebabkan lumpuh layuh pada tungkai dan atau lengan. maka tubuh bayi dirangsang untuk memiliki kekebalan sehingga tubuhnya mampu bertahan melawan serangan penyakit berbahaya. sebanyak 3 kali. 5. untuk mencegah penularan Hepatitis B dan kerusakan hati. campak. Atau menyebabkan derita fisik dan mental berkepanjangan. Tetanus. 2 bulan. radang otan dan kebutaan. 3. Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) 1. 2. bahkan bisa menimbulkan cacat permanen. 2.

gejala awal penyakit adalah demam. 5. nyeri dada dan dapat terjadi batuk darah.Pertusis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bardetella pertusis dengan gejala batuk beruntun dan pada akhir batuk menarik nafas panjang terdengar suara “hup” (whoop) yang khas. Kematian bisa terjadi jika otot-otot pernapasan terinfeksi dan tidak segera ditangani. 6. Lamanya batuk bisa mencapai 1-3 bulan dan penyakit ini sering disebut penyakit 100 hari. 2. Campak Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus measles. Tetanus Tetanus adalah penyakit disebabkan oleh Clostridium tetani dengan terdiri dari tetanus neonatorum dan tetanus. Pemeriksaan lab pada apusan lendir tenggorokan dapat ditemukan kuman pertusis (Bordetella pertussis). gejala awal adalah lemah badan. 3. Poliomielitis Poliomielitis adalah penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh satu dari tiga virus yang berhubungan. Akibat batuk yang berat dapat terjadi pedarahan selaput lendir mata (conjunctiva) atau pembengkakan di sekitar mata (oedema periorbital). tangan serta kaki. nyeri otot dan kelumpuhan terjadi pada minggu pertama sakit. atau 3. Tuberkulosis Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan Mycobacterium tuberculosa menyebar melalui pernapasan lewat bersin atau batuk. 4. yaitu virus polio type 1. Gejala selanjutnya adalah batuk terus menerus. biasanya disertai muntah. dari ibu ke bayi selama proses persalinan. Penyebaran penyakit terutama melalui suntikan yang tidak aman. kemudian menyebar ke tubuh. conjunctivitis (mata merah). Kelumpuhan dimulai dengan gejala demam. melalui hubungan seksual. demam. bercak kemerahan. risus sardonicus (muka setan). selanjutnya timbul ruam pada muka dan leher. Secara klinis penyakit polio adalah anak di bawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut (acute flaccid paralysis/AFP). batuk. Tetanus dengan gejala riwayat luka. Infeksi pada anak . disebarkan melalui droplet bersin atau batuk dari penderita. Tetanus neonatorum adalah bayi lahir hidup normal dan dapat menangis dan menetek selama 2 hari kemudian timbul gejala sulit menetek disertai kejang rangsang pada umur 3-28 hari. kadangkadang disertai perut papan dan opistotonus (badan melengkung) pada umur di atas 1 bulan. penurunan berat badan. pilek. Hepatitis B Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang merusak hati. Serangan batuk lebih sering pada malam hari. 7. Penyebaran penyakit adalah melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. kejang rangsang. demam dan keluar keringat pada malam hari.

Meningitis penyebab kematian dan kesakitan diseluruh dunia.50% kasus ikterik berakibat fatal.15%. kanker hati dan menimbulkan kematian. Pencegahan dapat dilakukan dengan imunisasi dan kemoprofilkasis untuk orang-orang yang kontak dengan meningitis dan karier. 9. Icterus sedang ditemukan pada awal penyakit. Meningitis Meningokokus Meningitis adalah penyakit akut radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis. Gejala yang ada adalah lemah. Beberapa kasus berkembang menjadi stadium intoksikasi yang lebih berat ditandai dengan gejala hemoragik seperti epistaksis. Demam Kuning (Yellow Fever) Demam kuning adalah penyakit infeksi virus akut dengan durasi pendek (inkubasi 3 sd 6 hari) dengan tingkat mortalitas yang bervariasi. urine menjadi kuning. hematemesis. gagal ginjal dan hati. vektor perantara adalah Aedes aegypti. BAB III PENUTUP A. gangguan perut dan gejala lain seperti flu. melena. kotoran menjadi pucat.biasanya tidak menimbulkan gejala. . perdarahan gingiva. 20% . Penyakit ini bisa menjadi kronis dan menimbulkan Cirrhosis hepatis. terapi modern dan suportif CFR menjadi 5 . Warna kuning bisa terlihat pula mata ataupun kulit. disebabkan oleh virus demam kuning dari genus Flavivirus. 8. tetapi dengan diagnosis dini. famili Flaviviridae. CFR melebihi 50%. Kesimpulan Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal pada bayi yangbaru lahir sampai usia satu tahun untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful