P. 1
Makalah Sistem Perkemihan

Makalah Sistem Perkemihan

|Views: 185|Likes:
Published by astripratiwi

More info:

Published by: astripratiwi on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2015

pdf

text

original

KELOMPOK: 4

DI SUSUN OLEH : 1. AYU LESTARI 2. ERLITA DESTRIAN 3. SRI LESTARI 4. TRI VICAMAYA 5. ZHASTYA WILAYATI

KELAS IB DIII AKBID MH . THAMRIN 2012

karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul " Mekanisme Sistem Perkemihan". . Dengan ini penulis mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat. semoga dapat memberikan manfaat bagi kita.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada tuhan yang maha Esa. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca.

.DAFTAR ISI JUDUL .................................................... i ii iii KATA PENGANTAR .....1 Penutup ........ 1............................................................................................................................................................. 1......... BAB 1 : PENDAHULUAN ....................................................................................................... 3.................................................................................................2 Saran ..................................................................................... 1 1 1 BAB 2 : PEMBAHASAN ...........................1 Latar belakang .................................................... 2 8 8 ...................................... BAB 3 : PENUTUP ..............2 Tujuan ................... 3....................................................... DAFTAR ISI .......................

Pria memiliki dua otot sphincter yaitu m.detrusor dan bersifat involunter) dan m. reabsorpsi. sedangkan pada wanita hanya memiliki m.sphincter externa (distal inferior dari kandung kemih dan bersifat volunter).1 Latar Belakang Sistem perkemihan atau sistem urinaria. Uretra merupakan saluran yang membawa urine keluar dari vesica urinaria menuju lingkungan luar. Uretra pada pria memiliki panjang sekitar 20 cm dan juga berfungsi sebagai organ seksual (berhubungan dengan kelenjar prostat). untuk selanjutnya diteruskan ke uretra dan lingkungan eksternal tubuh melalui mekanisme relaksasi sphincter. adalah suatu sistem dimana terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih di pergunakan oleh tubuh. bersamasama dengan organ lain seperti rektum. Ureter merupakan saluran sepanjang 25-30 cm yang membawa hasil penyaringan ginjal (filtrasi. Vesica urinaria. sedangkan uretra pada wanita panjangnya sekitar 3. bersifat volunter). organ reproduksi. Terdapat beberapa perbedaan uretra pada pria dan wanita. Zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih). sekresi) dari pelvis renalis menuju vesica urinaria.sphincter externa (di uretra pars membranosa.sphincter interna (otot polos terusan dari m.5 cm. Vesica urinaria terletak di lantai pelvis (pelvic floor). bagian usus halus. Terdapat sepasang ureter yang terletak retroperitoneal. serta pembuluh-pembuluh darah. sering juga disebut kandung kemih atau buli-buli. . masing-masing satu untuk setiap ginjal. limfatik dan saraf. merupakan tempat untuk menampung urine yang berasal dari ginjal melalui ureter.BAB I PENDAHULUAN 1. selain itu.

serta tubulus – tubulus. kemudian berlanjut sebagai tubulus kontortus distal. . Tiap – tiap nefron terdiri atas komponen vaskuler dan tubuler. bagian tubulus yang keluar dari korpuskel renal disabut dengan tubulus kontortus proksimal karena jalannya yang berbelok – belok. Komponen vaskuler terdiri atas pembuluh – pembuluh darah yaitu glomerolus dan kapiler peritubuler yang mengitari tubuli. Kapsula bowman bersama glomerolus disebut korpuskel renal. Dalam komponen tubuler terdapat kapsul Bowman. Kapsula Bowman terdiri atas lapisan parietal (luar) berbentuk gepeng dan lapis viseral (langsung membungkus kapiler golmerlus) yang bentuknya besar dengan banyak juluran mirip jari disebut podosit (sel berkaki) atau pedikel yang memeluk kapiler secara teratur sehingga celah – celah antara pedikel itu sangat teratur. Bentuknya seperti biji buah kacang merah (kara/ercis). ginjal kiri lebih besar dari pada ginjal kanan. dan melekat langsung pada dinding abdomen. GINJAL Kedudukan ginjal terletak dibagian belakang dari kavum abdominalis di belakang peritonium pada kedua sisi vertebra lumbalis III. jumlahnaya ada 2 buah kiri dan kanan. tubulus pengumpul dan lengkung Henle yang terdapat pada medula.Susunan Sistem Perkemihan atau Sistem Urinaria : 1. Pada orang dewasa berat ginjal ± 200 gram. Satuan struktural dan fungsional ginjal yang terkecil di sebut nefron. Dan pada umumnya ginjal laki – laki lebih panjang dari pada ginjal wanita. kemudian menjadi saluran yang lurus yang semula tebal kemudian menjadi tipis disebut ansa Henle atau loop of Henle. karena membuat lengkungan tajam berbalik kembali ke korpuskel renal asal. tubulus kontortus distal. yaitu tubulus kontortus proksimal.

pelvis renalis bercabang dua atau tiga disebut kaliks mayor. Kulit Ginjal (Korteks) Pada kulit ginjal terdapat bagian yang bertugas melaksanakan penyaringan darah yang disebut nefron.a. 3. Sumsum Ginjal (Medula) Sumsum ginjal terdiri beberapa badan berbentuk kerucut yang disebut piramid renal. yaitu diantara glomerolus dan simpai bownman. yang . Satu piramid dengan jaringan korteks di dalamnya disebut lobus ginjal. dan gabungan antara glomerolus dengan simpai bownman disebut badan malphigi Penyaringan darah terjadi pada badan malphigi. berbentuk corong lebar. mengarah ke bagian dalam ginjal. Tiap glomerolus dikelilingi oleh simpai bownman. Zat – zat yang terlarut dalam darah akan masuk kedalam simpai bownman. Di dalam pembuluh halus ini terangkut urine yang merupakan hasil penyaringan darah dalam badan malphigi. setelah mengalami berbagai proses. Diantara pyramid terdapat jaringan korteks yang disebut dengan kolumna renal. Bagian – Bagian Ginjal Bila sebuh ginjal kita iris memanjang. Sabelum berbatasan dengan jaringan ginjal. Rongga Ginjal (Pelvis Renalis) Pelvis Renalis adalah ujung ureter yang berpangkal di ginjal. sumsum ginjal (medula). 2. Dari sini maka zat – zat tersebut akan menuju ke pembuluh yang merupakan lanjutan dari simpai bownman yang terdapat di dalam sumsum ginjal. maka aka tampak bahwa ginjal terdiri dari tiga bagian. Piramid antara 8 hingga 18 buah tampak bergaris – garis karena terdiri atas berkas saluran paralel (tubuli dan duktus koligentes). Dengan dasarnya menghadap korteks dan puncaknya disebut apeks atau papila renis. yaitu bagian kulit (korteks). dan bagian rongga ginjal (pelvis renalis). 1. Pada tempat penyarinagn darah ini banyak mengandung kapiler – kapiler darah yang tersusun bergumpal – gumpal disebut glomerolus. Pada bagian ini berkumpul ribuan pembuluh halus yang merupakan lanjutan dari simpai bownman.

hingga di tampung dalam kandung kemih (vesikula urinaria). Mengekskresikan zat – zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogennitrogen. Mengekskresikan zat – zat yang jumlahnya berlebihan (misalnya gula dan vitamin) dan berbahaya (misalnya obat – obatan.masing – masing bercabang membentuk beberapa kaliks minor yang langsung menutupi papila renis dari piramid. Fungsi Ginjal: 1. 3. Mengatur tekanan darah dalam arteri dengan mengeluarkan kelebihan asam atau basa. misalnya amonia. Tes Fungsi Ginjal Terdiri Dari : 1. ke pelvis renis ke ureter. urine masuk ke kaliks mayor. Kliks minor ini menampung urine yang terus kleuar dari papila. Dari Kaliks minor. Tes konsentrasi Dilarang makan atau minum selama 12 jam untuk melihat sampai seberapa tinggi berat jenisnya . 2. Mengatur keseimbangan air dan garam dengan cara osmoregulasi. bakteri dan zat warna). 3. 4. 2. Mengukur konsentrasi urenum darah Bila ginjal tidak cukup mengeluarkan urenum maka urenum darah naik di atas kadar normal (20 – 40) mg%. Tes untuk protein albumin Bila kerusakan pada glomerolus atau tubulus. b. maka protein dapat bocor masuk ke dalam urine. c.

Peredaran Darah dan Persyarafan Ginjal Peredaran Darah Ginjal mendapat darah dari aorta abdominalis yang mempunyai percabangan arteria renalis. Anak ginjal (kelenjar suprarenal) terdapat di atas ginjal yang merupakan senuah kelenjar buntu yang menghasilkan 2(dua) macam hormon yaitu hormone adrenalin dan hormn kortison. URETER Terdiri dari 2 saluran pipa masing – masing bersambung dari ginjal ke kandung kemih (vesika urinaria) panjangnya ± 25 – 30 cm dengan penampang ± 0. saraf inibarjalan bersamaan dengan pembuluh darah yang masuk ke ginjal. d. Persyarafan Ginjal Ginjal mendapat persyarafan dari fleksus renalis (vasomotor) saraf ini berfungsi untuk mengatur jumlah darah yang masuk ke dalam ginjal.5 cm. Ureter sebagian terletak dalam rongga abdomen dan sebagian terletak dalam rongga pelvis. Dinding luar jaringan ikat (jaringan fibrosa) . 2.naik. didalamnya terjadi penyadangan pertama dan kapilerdarah yang meninggalkan simpai bowman kemudian menjadi vena renalis masuk ke vena kava inferior. Lapisan dinding ureter terdiri dari : a. yang berpasangan kiri dan kanan dan bercabang menjadi arteria interlobaris kemudian menjadi arteri akuata. arteria interlobularis yang berada di tepi ginjal bercabang menjadi kapiler membentuk gumpalan yang disebut dengan glomerolus dan dikelilingi leh alat yang disebut dengan simpai bowman.

bagian ini terpisah dari rektum oleh spatium rectosivikale yang terisi oleh jaringan ikat duktus deferent. Verteks. Ureter berjalan hampir vertikal ke bawah sepanjang fasia muskulus psoas dan dilapisi oleh pedtodinium. Korpus. terletak di belakang simfisis pubis di dalam ronga panggul. Penyempitan ureter terjadi pada tempat ureter terjadi pada tempat ureter meninggalkan pelvis renalis. Gerakan peristaltik mendorong urin melalui ureter yang dieskresikan oleh ginjal dan disemprotkan dalam bentuk pancaran. melalui osteum uretralis masuk ke dalam kandung kemih. 3. Lapisan tengah otot polos c.b. yaitu bagian yang mengahadap kearah belakang dan bawah. saraf dan pembuluh sekitarnya mempunyai saraf sensorik. bagian yang maju kearah muka dan berhubungan dengan ligamentum vesika umbilikalis. Fundus. 2. 3. Bagian vesika urinaria terdiri dari : 1. Bentuk kandung kemih seperti kerucut yang dikelilingi oleh otot yang kuat. vesika seminalis dan prostate. pembuluh darah. yaitu bagian antara verteks dan fundus. . Lapisan sebelah dalam lapisan mukosa Lapisan dinding ureter menimbulkan gerakan – gerakan peristaltik tiap 5 menit sekali yang akan mendorong air kemih masuk ke dalam kandung kemih (vesika urinaria). berhubungan ligamentum vesika umbikalis medius. VESIKULA URINARIA ( Kandung Kemih ) Kandung kemih dapat mengembang dan mengempis seperti balon karet.

URETRA Uretra merupakan saluran sempit yang berpangkal pada kandung kemih yang berfungsi . Pembuluh limfe berjalan menuju duktus limfatilis sepanjang arteri umbilikalis. Persarafan dan peredaran darah vesika urinaria. kontrol volunter ini hanya dapat terjadi bila saraf – saraf yang menangani kandung kemih uretra medula spinalis dan otak masih utuh. Bila terjadi kerusakan pada saraf – saraf tersebut maka akan terjadi inkontinensia urin (kencing keluar terus – menerus tanpa disadari) dan retensi urine (kencing tertahan). Peritoneum dapat digerakkan membentuk lapisan dan menjadi lurus apabila kandung kemih terisi penuh. vena membentuk anyaman dibawah kandung kemih. dan akhirnya terjadi pengosongan kandung kemih. Kontraksi sfinger eksternus secara volunter bertujuan untuk mencegah atau menghentikan miksi. Torako lumbar berfungsi untuk relaksasi lapisan otot dan kontraksi spinter interna. diatur oleh torako lumbar dan kranial dari sistem persarafan otonom. Proses Miksi (Rangsangan Berkemih). Pembuluh darah Arteri vesikalis superior berpangkal dari umbilikalis bagian distal. Akibatnya akan terjadi reflek kontraksi dinding kandung kemih. tunika submukosa. dan lapisan mukosa (lapisan bagian dalam). Rangsangan yang menyebabkan kontraksi kandung kemih dan relaksasi spinter interus dihantarkan melalui serabut – serabut para simpatis. diikuti oleh relaksasi spinter eksternus. dan pada saat yang sama terjadi relaksasi spinser internus. peritonium (lapisan sebelah luar). oleh air kemih akan merangsang stres reseptor yang terdapat pada dinding kandung kemih dengan jumlah ± 250 cc sudah cukup untuk merangsang berkemih (proses miksi). tunika muskularis.Dinding kandung kemih terdiri dari beberapa lapisan yaitu. 4. Distensi kandung kemih. Peritonium melapis kandung kemih sampai kira – kira perbatasan ureter masuk kandung kemih.

. Uretra pada wanita terletak dibelakang simfisis pubisberjalan miring sedikit kearah atas. dan lapisan mukosa (lapisan sebelah dalam).Bau khas air kemih bila dibiarkan terlalu lama maka akan berbau amoniak. diet obat – obatan dan sebagainya.Jumlah eksresi dalam 24 jam ± 1. panjangnya ± 3 – 4 cm. dan lapisan submukosa. . lapisan spongeosa merupakan pleksus dari vena – vena.menyalurkan air kemih keluar. Uretra membranosa 3. Uretra pada laki – laki terdiri dari : 1. Pada laki. .Warna kuning terantung dari kepekatan. Urine (Air Kemih) 1.500 cc tergantung dari masuknya (intake) cairan serta faktor lainnya. C. Lapisan uretra pada wanita terdiri dari Tunika muskularis (sebelah luar).laki uretra bewrjalan berkelok – kelok melalui tengah – tengah prostat kemudian menembus lapisan fibrosa yang menembus tulang pubis kebagia penis panjangnya ± 20 cm.Warna bening muda dan bila dibiarkan akan menjadi keruh. Uretra Prostaria 2. Uretra kavernosa Lapisan uretra laki – laki terdiri dari lapisan mukosa (lapisan paling dalam). .Muara uretra pada wanita terletak di sebelah atas vagina (antara klitoris dan vagina) dan uretra di sini hanya sebagai saluran ekskresi. Sifat – sifat air kemih .

Namun dari jumlah ini hanya sekitar 1% (1. kalsium. natrium.Baerat jenis 1.Elektrolit. Mekanisme Pembentukan Urine Dari sekitar 1200ml darah yang melalui glomerolus setiap menit terbentuk 120 – 125ml filtrat (cairan yang telah melewati celah filtrasi).Reaksi asam bila terlalu lama akan menjadi alkalis. Proses filtrasi .Toksin .Zat – zat sisa nitrogen dari hasil metabolisme protein asam urea. Komposisi air kemih . . tergantung pada diet (sayur menyebabkan reaksi alkalis dan protein memberi reaksi asam). dan sebagian diserap kembali. urobilin) .Hormon 3.Pigmen (bilirubin. bikarbonat. 4. 2. amoniak dan kreatinin . fosfat dan sulfat .5 L) yang akhirnya keluar sebagai kemih.015 – 1.. NH3.020. Setiap harinyadapat terbentuk 150 – 180L filtart.Air kemih terdiri dari kira – kira 95 % air . Tahap – tahap Pembentukan Urine a.

sulfat. dan urea sehingga terbentuklah urine sesungguhnya. Prosesnya terjadi secara pasif yang dikenal dengan obligator reabsorpsi terjadi pada tubulus atas. penyerapannya terjadi secara aktif dikienal dengan reabsorpsi fakultatif dan sisanya dialirkan pada pupila renalis. c. Augmentasi (Pengumpulan) Proses ini terjadi dari sebagian tubulus kontortus distal sampai tubulus pengumpul. keinginan untuk buang air kecil disebabkan penanbahan tekanan di dalam kandung kemih dimana saebelumnmya telah ada 170 – 23 ml urine. klorida. Pada tubulus pengumpul masih terjadi penyerapan ion Na+.. diteruskan ke seluruh ginja. fosfat dan beberapa ion karbonat. urine dikeluarkan dari tubuh melalui uretra. Dari tubulus pengumpul. bila diperlukan akan diserap kembali kedalam tubulus bagian bawah. b. Cl-. klorida. Dari ureter. urine yang dibawa ke pelvis renalis lalu di bawa ke ureter. bikarbonat dll. sodium. cairan yang tersaring ditampung oleh simpai bowman yang terdiri dari glukosa. Ketika kandung kemih sudah penuh. urine dialirkan menuju vesika urinaria (kandung kemih) yang merupakan tempat penyimpanan urine sementara. 4. sedangkan sebagian yang tersaring adalah bagian cairan darah kecuali protein.Terjadi di glomerolus. . sodium. Sedangkan pada tubulus ginjal bagian bawah terjadi kembali penyerapan dan sodium dan ion karbonat. Mikturisi Peristiwa penggabungan urine yang mengalir melui ureter ke dalam kandung kemih. air. proses ini terjadi karena permukaan aferent lebih besar dari permukaan aferent maka terjadi penyerapan darah. Proses reabsorpsi Terjadi penyerapan kembali sebagian besar dari glukosa.

gerakannya oleh kontraksi otot abdominal yang menekan kandung kemih membantu mengosongkannya. .Miktruisi merupakan gerak reflek yang dapat dikendalikan dan dapat ditahan oleh pusat – pusat persyarafan yang lebih tinggi dari manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->