Modul 10.

Konsep Kanal Fisik dan Logik pada Sistem Selluler

Faculty of Electrical and Communication Institut Teknologi Telkom Bandung – 2012 Modul 9 – Arsitektur Seluler

Interface pada GSM

MSC

Transcoder

BSC BTS

A Interface

Ater Interface

Abis Interface

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06

SPESIFIKASI AIR INTERFACE GSM
Band frekuensi Duplex spacing Carrier spacing Modulasi Transmision Rate Metode Akses Basic Duplexing Speech Coder : Uplink 890 MHz – 915 MHz Downlink 935 MHz – 960 MHz : 45 MHz : 200 KHz : GMSK : 270 Kbps : FDMA – TDMA : FDD : RPE LPC 13 Kbps

- Channel Coding - Interleaving - Frequency Hopping - Adaptive equalization
PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06

615 ms -modulation scheme GMSK BT=0. sepanjang bisa berkomunikasi melalui interface yang sudah distandarkan vendor bebas mengembangkan subsystem. misalkan meningkatkan sensitivitas dan sebagainya PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .3 -slow frequency hopping (217 hops/s) -dll Base Station Network vendor bebas mengembangkan handset dgn keunggulan masingmasing. pada GSM adalah sebagai berikut : -TDMA structure 8 timeslot per RF carrier Mobile Station -0.Standarisasi GSM Air interface air interface distandarkan ! .577 ms per-timeslot -interval frame = 8 timeslot = 4.

ALOKASI KANAL GSM MS Transmit Band 890 Uplink 915 MHz 935 BTS Transmit Band Downlink 960 MHz CH 1 CH 2 CH 124 200 kHz CH 1 CH 2 CH 124 200 kHz PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

5 – 915 MHz (7.ALOKASI KANAL OPERATOR GSM PERTAMA KALI DI INDONESIA SATELINDO TELKOMSEL EXCELCOMINDO : 890 – 900 MHz (10 MHz) : 900 – 907 MHz (7.5 MHz) : 907.5 MHz) PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

Frequency Used GSM PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

Struktur Air Interface pada GSM PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

692 s ) PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .88 s ( 1 bit = 3.38 ms 1 multiframe for speech/data 26 TDMA frame = 120 ms 0 1 2 49 50 0 1 2 24 25 8 TS = 1 TDMA frame = 4.615 ms 0 1 2 3 4 5 6 7 1 TS BURST = Contents of Time Slot 156.25 bit = 576.Struktruk Frame GSM 1 multiframe for signalling 51 TDMA frame = 235.

Struktur Frame GSM PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

Hierarchy Frame in GSM PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

51 & 26 Multiframe PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

Kanal fisik: • • Satu TimeSlot(TS) frameTDMA merupakan satu kanal fisik Setiap carrier RF terdiri dari 8 TS(CH 0 – 7)  Kanal Trafik (TCH) dapat membawa suara atau data untuk layanan komunikasi.Konsep kanal pada GSM Kanal terdiri dari dua jenis : 1. full rate channel dengan Bit rate 13 Kbps dan half rate channel dengan kecepatan bit 6. Kanal Logic: PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .5 Kbps  Kanal Kontrol digunakan untuk keperluan signalling  Kanal logik ditumpangkan pada kanal fisik 2. TCH dibagi dua jenis.

memiliki 2 (dua) pengertian : Kanal Fisik lebar pita tertentu. dengan rate tertentu yang disediakan untuk mengirim informasi (suara atau data) maupun informasi kontrol Kasus di GSM.Informasi yang ditransmisikan kanal logik tergantung dari tugas khusus yang dimilikinya PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .Istilah Kanal pada sistem Cellular Istilah kanal (channel) dalam sistem komunikasi bergerak seluler.Membawa kanal trafik dan kontrol .Kanal logik yang berbeda digunakan untuk tugas khusus yang berbeda . maupun data kontrol dan signalling Kanal Logik : . kanal fisik itu adalah 8 time slot yang disediakan tiap ARFCN selebar 200 kHz Kanal Logic Adalah tipe data yang dilewatkan pada kanal fisik. Boleh berupa data trafik.

Pengkanalan Pada GSM Keluarga Kanal Logic pada GSM traffic channel TCH Data or Speech control channel CCH cell broadcast channel CBCH TCH/F TCH/H BCH CCCH RACH DCCH ACCH SDCCH FCCH SCH BCCH PCH AGCH Mobile transmits Base station transmits Both transmit PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

dan manajemen resource (koreksi frekuensi dan sinkronisasi) CCH control channel broadcast BCH FCCH SCH BCCH PCH common control CCCH AGCH RACH dedicated control DCCH ACCH SACCH SDCCH FACCH FCCH SCH BCCH PCH AGCH RACH frequency correction channel sincronization channel broadcast control channel paging channel access grant channel random access channel ACCH SACCH FACCH SDCCH associated control channel slow associated control channel fast associated control channel stand alone control channel PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .Pengkanalan Pada GSM Control Channel Kanal logik yang digunakan untuk manajemen komunikasi. manajemen mobilitas.

Logical Channel Dibagi menjadi 2 group : 1. Control Channel PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 . Traffic Channel 2.

Traffic Channel Terdapat 2 jenis yaitu : 1.5 kb/s 2. Full Rate Channel dengan bit rate 13 kb/s PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 . Half Rate Channel dengan bit rate 6.

bersifat diarahkan ke semua MS. 2. Dedicated Control Channel (DCCH). Broadcast Channel (BCH). bersifat dipergunakan bersamaan oleh MS 3.Terbagi kedalam 3 kelompok besar yaitu : 1. Common Control Channel (CCH). bersifat dipergunakan oleh MS yang sudah ditentukan ( sudah ditentukan utk pelanggan tertentu ) Control Channel PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

 Gelombang sinus SCH (Syncronisation Channel)  Arah downlink  Point to Multipoint  TDMA frame structure ( untuk sinkronisasi frame)  Info BSIC (Base Station Identity Code) PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 . SCH (Syncronisation Channel) FCCH ( Frequency Correction Channel)  Arah downlink  Point to Multipoint  Sinkronisasi frekuensi MS (MS Freq Synchronization) untuk menyamakan frek MS pada frek BTS.Kanal Kontrol BCH Broadcast Control Channel (BCH)  Terdiri dari Broadcast ControlChannel (BCCH). FCCH ( Frequency Correction Channel).

SCH dan BCCH dipancarkan secara terus menerus Pembacaan FCCH.BCCH ( Broadcast Control Channel )  Arah downlink  Point to Multipoint  Informasi LAI (Location Area Identity)  Informasi power output maksimum MS  Informasi BCCH carrier sel yang berdekatan. dan SCH harus dilakukan tiap kali MS pindah sel PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 . BCCH. untuk mengetahui frek tetangga untuk keperluan Handover Kanal Logik BCH FCCH .

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

paging channel .Pengkanalan Pada GSM Control Channel … cont’d U/D CCCH common control channel .untuk penempatan MS pada DCCH tertentu U RACH .access grant channel .untuk memanggil MS D AGCH .ditransmisikan dengan random access burst PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .untuk membangun koneksi antara MS dan BS sebelum penempatan MS ke DCCH (dedicated control channel) D PCH .permintaan dari MS untuk mendapatkan DCCH tertentu .random access channel .membawa informasi signalling yang diperlukan untuk fungsi manajemen akses .

Kanal Logik CCCH Common Control Channel (CCCH) PCH ( Paging Channel )  Arah downlink  Point to Multipoint  Paging message ( IMSI/TMSI )  Test system ( yang mana yang ada. kalau ada TMSI menpergunakan TMSI ) RACH ( Random Access Channel )  Uplink  Point to Point ( harus tahu ID User )  MS call set up. untuk minta kanal dipergunakan utk kanal signaling dan authentikasi AGCH ( Access Grant Channel )  Downlink  Jawaban dari RACH  Point to Point  Menyediakan kanal signalling (SDCCH) PCH. kalau ada IMSI menggunakan IMSI. RACH dan AGCH dipancarkan tergantung permintaan PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

digunakan untuk handover control channel .untuk authentikasi .selalu dikaitkan dengan TCH atau SDCCH .digunakan sebelum alokasi pada TCH tertentu .Pengkanalan Pada GSM Control Channel … cont’d U/D DCCH U/D dedicated control channel .digunakan untuk membawa informasi yang bersifat umum .untuk informasi penempatan pada TCH .independen. tidak dihubungkan pada TCH PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .slow access grant channel .fast access grant channel .location update .DCCH digunakan untuk signalling dan kontrol setelah pembangunan hubungan U/D SDCCH stand alone dedicated ACCH associated control channel U/D SACCH U/D FACCH .

Kanal Logik DCCH Dedicated Control Channel ( DCCH ) SDCCH ( Stand Alone Dedicated Control Channel )  Arah downlink dan uplink  Point to Point  Call set up  Authentication  Location Updating  Kirim Short message dan Cell Broadcast (ditujukan untuk semua user yang berada pada cell tersebut)  Menyediakan TCH PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

Kanal Logik DCCH Dedicated Control Channel ( DCCH ) SACCH ( Slow Associated Control Channel )  Downlink dan uplink  Point to Point  Uplink : MS measurement data  Trafik voice mode ( Dengan adanya Burst. sehingga ada waktu kosong yang dipergunakan oleh SACCH )  Downlink :  MS power output  Timing advanced FACCH ( Fast Associated Control Channel )  Downlink dan uplink  Point to Point  Digunakan pada waktu Handover. mencari 1 kanal suara digunakan untuk permintaan handover) Pada saat HO.menggunakan kanal trafik yang kosong  Stealing mode ( pengganti sementara TCH. TCH digantikan dengan FACCH untuk meminta HO PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

. penempatan kanal logika pada ‘gerbong’ burst tergantung dari fungsi kanal logik tersebut beserta sifat-sifat fisisnya. Dedicated Control Channels Traffic Channel Synchronization Channel Frequency Correction Channel PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .. artinya : informasi pada kanal logik harus ditempatkan pada kanal fisik dengan format burst tertentu untuk ditransmisikan Logical Channel Mapping Analogy. Demikian pula pada kanal logik.Studi Kasus : Pengkanalan Pada GSM Mapping GSM Logical Channel onto Physical Channel Kanal logik GSM harus dipetakan ke kanal fisik. Orang makan malam berada pada gerbong restorasi. Tipe burst pada kanal fisik dapat dianalogikan sebagai ‘tipe gerbong’ pada rangkaian kereta api.

Studi Kasus : Pengkanalan Pada GSM Analogi Dedicated Control Channels Traffic Channel Synchronization Channel Frequency Correction Channel Kasus analogi di GSM Kanal RF selebar 200 kHz  Rel kereta Kanal Logic  Isi gerbong kereta Kanal Fisik ( TimeSlot)  Gerbong kereta Burst  Tipe/jenis gerbong PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 .

57ms Time Slots 808 809 810 ARFCN Numbers TDMA 0 1 2 3 4 5 6 7 1 Frame Burst .... 60 MHz 60 MHz D FDD U 299 200kHz Radio Channels FDMA 512 513 514 8 0.. For GSM 1900.Studi Kasus : Pengkanalan Pada GSM GSM Duplexing and Multiplexing Techniques.Transmission Quantum in GSM Frame Train on Frequency Track…an analogy PT3163-TekJarNirKab-MODUL:06 { .