P. 1
Reaksi Etil Asetat Dengan OH-

Reaksi Etil Asetat Dengan OH-

|Views: 30|Likes:
laporan pendahuluan KF 2
laporan pendahuluan KF 2

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Septyana Asih Prastiwi on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

REAKSI ETIL ASETAT dengan OH- secara KOnduktometri

http://www.scribd.com/doc/52692056/Konduktometri

Diah Ika Rusmawati 04/10/2011 Yohannes Christian 03/26/2012

http://www.scribd.com/doc/86731370/Percobaan-Kf-2-Bab-3

http://smart-fresh.blogspot.com/2010/12/saponifikasi.html
2010

7 DECEMBER

SAPONIFIKASI
Saponifikasi adalah reaksi hidrolisis antara basa-basa alkali dengan asam lemak yang akan menghasilkan gliserol dan garam yang disebut sebagai sabun. Asam lemak yang digunakan yaitu asam lemak tak jenuh, karena memiliki paling sedikit satu ikatan ganda diantara atom-atom karbon penyusunnya dan bersifat kurang stabil sehingga sangat mudah bereaksi dengan unsure lain. basa alkali yang digunakan yaitu basa-basa yang menghasilkan garam basa lemah seperti Naoh, Koh, Nh4oh, k2co3 dan lainnya. Sabun, menjadi produk berasal dari garam asam karboksilat yang tinggi .Pada percobaan ini akan mencoba membuat sabun dengan bahan dasar margarine dan larutan NaoH, dengan tujuan untuk mengetahui mekanisme reaksi saponifikasi antatra trigliserida dengan basa alkali menghasilkan gliserol dan sabun dan prinsipnya yaitu berdasarkan reaksi pengendapan pada pengujian sabun yaitu antara sabun dengan padatan Cacl2 dan sabun dengan padatan Pb-asetat. Mula-mula membuat larutan naoh dengan kadar 10%. Disini membutuhkan padatan Naoh (Naoh umum digunakan karena naoh merupakan basa lemah yang nantinya akan menghasilkan garam natrium dalam sabun yang memiliki konsistensi keras agar mudah diuji nantinya) yang timbang dengan neraca teknis seberat yang dibutuhkan dengan kaca arloji agar tidak ada reaksi terjadi yang dapat mengurangi kadar padatan Naoh, misalnya, jika menggunakan kertas timbang, padatan Naoh akan bereaksi apalagi Naoh itu sangat higrokopis yang artinya, dapat menyerap air di udara sehingga dapat merubah bentuk padatan Naoh menjadi mencair, jika

Campuran larutan diaduk searah agar etanol yang diberikan dapat tersebar dipermukaan larutan.dan bersifat non polar karena CH+. Naoh yang bereaksi dengan CO2 akan berubah menjadi natrium karbonat yang hasilnya akan menyebabkan pengendapan.hal itu terjadi saat menggunakan kertas timbang maka kertas timbang yang digunakan akan robek jadi akan menyulitkan saat menimbang. Dengan mempergunakan thermometer. Langkah selanjutnya mulai dengan pembuatan sabun dengan bahan dasar margarine dengan larutan naoh 10% tadi. etanol diteteskan sedikit agar tidak terjadi percepatan reaksi yang menyebabkan pergolakan yang tinggi karena etanol disini berguna sebagai katalis untuk mempercepat reaksi. atur pada suhu 55’C. oleh karena itu dihindari agar gelas kimia yang dipakai tidak pecah. Dengan etanol. campuran larutan itu ditutup dengan plastik wrap dan didinginkan dengan . Nonpolar dan polar tidak dapat saling bercampur oleh karena itu dibutuhkan etanol yang bersifat semipolar. Setelah itu. Saat suhu sudah mulai normal. Karena sifat Naoh itu juga. hal itu dapat menghambat proses saponifikasi nantinya. gunanya untuk menghilangkan gas Co2 dalam air. Untuk suhu tersebut merupakan jarak terdekat titik didih etanol sebagai mediumnya jika suhu terus dinaikan dan menyebabkan panas yang berlebihan maka akibatnya ikatan sabun yang terbentuk akan terlepas kembali. setelah itu tutup dengan plastic wrap agar tidak bereaksi lagi dengan udaraudara bebas diluarnya. Setelah itu. naoh dapat terlarut dan bercampur dengan lemak. jika co2 masih dibiarkan dalam air dan langsung dicampurkan dengan Naoh maka akan terjadi reaksi pada naoh-nya.padatan naoh mulai dimasukan dan diaduk hingga padatan naoh larut sepenuhnya. Margarine ditimbang dengan seperlunya dan dimasukan kedalam cawan porselen kemudian masukan larutan naoh 10% dan dipanaskan dengan api kecil agar mudah untuk mengendalikan suhu yang akan terjadi. mengembalikan suhunya kembali. Lebih baik tidak langsung mencampurkan Naoh dengan kondisi suhu yang tinggi karena padatan naoh yang dimasukan dalam air akan mengalami reaksi eksoterm yaitu reaksi pelepasan kalor atau panas yang bisa dibilang sangat tinggi. air suling tersebut harus diamkan dulu pada suhu kamar. dimana suhu itu ditambahkannya etanol yang diteteskan sedikit demi sedikit. siapkan air suling yang sudah dididihkan. Setelah air dididihkan. Campuran margarine dan larutan naoh tadi diaduk secara konsisten dan searah agar tidak merusak struktur antara ikatan yang mungkin telah terjadi antara trigliserida dengan Naoh. Bersifat polar karena memiliki gugus Oh. setelah penimbangan Naoh ditutup dengan plastic wrap. etanol dijadikan sebagai medium pereaksi disebabkan struktur dasarnya. pemanasan dihentikan. yaitu lemak merupakan senyawa organic yang nonpolar sementara Naoh adalah senyawa anorganik yang polar. Hingga suhu antara 70-80’C. Dalam reaksinya.

Sabun sangat bermanfaat dengan kemampuannya mengemulsi kotoran berminyak sehingga dapt dibuang dengan pembilasan. mg2+ . Fenomena tersebut tidak lepas dari gaya tarik menarik molekul. Dengan cara ini. Ketika misel berhubungan dengan lemak. Akan timbul sebuah endapan. Surfaktan mengandung sutu ujung hidrofobik ( satu rantai karbin atau lebih) dan suatu ujung hidrofili. lemak dihilangkan dari objek dan menjadi tersuspensi di dalam air pembersih.es batu untuk mempercepat pengendapan yang harus terjadi. Hal ini disebabkan karena air merupakan senyawa polar dan sabun alkalinya bersifat non polar sehingga ada gaya tarik menarik yang mengakibatkan gumpalan-gumpalan berbentuk koloid yaitu busa. bola kecil yang disebut misel. Sedangkan padatan pb-asetat dengan Cacl2 dapat meningkatkan kesadahan air. Sabun yang telah terbentuk dari garam-garam logam alkali termasuk dalam senyawa umum yang disebut surfaktan. kumpulan molekul ion karboksilat yang hidrofilik berada di sisi luar dan rantai hidrokarbon yang hidrofobik berada di sisi dalam. Suspensi inidapat dipisahkan dengan membuang air pembersih meninggalkan objek. Sedangkan dengan padatan cacl2 dan pb-asetat yang perlakukannya sama dengan pengujian air suling. yaitu senyawa yang dapat menurunkan tegangan permukaan air. Lemak tidak larut dalam air tetapi ketika sabun ditambahkan. Mereka melakukan hal ini dengan menaruh kepala-kepala hidrofiliknya yang bersifat larut dalam air pada permukaan air dengan ekor-ekor hidrofobiknya yang sifatnya larut dalam zat-zat non polar terentang menjauh pada permukaan air. hal ini disebabkan karena kekurangan utama sabun yaitu akan mengendap dalam air sadah. dengan cara demikian lemak teremulsi di dalamnya. maka akan terjadi busa. Hasilnya. surfaktan menurunkan tegangan permukaan air dengan mematahkan ikatan-ikatan hidrogen pada permukaan. Air sadah yaitu air yang mengandung logam-logam seperti ca2+. Misel-misel ini tidak bergabung karena misel-misel tersebut bermuatan negatif akibat ion karboksilat di permukaan tolak menolak. Jika sabun telah terbentuk dengan campuran asam lemak dan basa alkali lemah maka untuk mengujinya digunakan air suling paling sederhana dan padatan Cacl2 dan pb-asetat. dan misel menata ulang dengan ion karboksilat hidrofilik di sisi luar.fe2+ dan lain sebagainya. Untuk pengujian pertama digunakan air suling yang paling umum dan paling sering ditemui. Sabun tadi sedikit dimasukan dalam tabung reaksi dan tambahkan air suling dan kocok dengan kuat. Lemak dapat menempel pada sabun karena adanya bantuan air yang memiliki gaya tarik dipol-dipol) yang menginduksi awan elektron ( suatu ion yang terdiri dari elektron-elektron yang mengelilinginya. rantai hidrokarbon yang ada di dalam inti misel akan mengepung lemak tersebut. air yang memiliki struktur molekul H2O memiliki .

itu yang menyebabkan larutan minyak nonpolar dapat larut dalam sabun yang juga non polar. . Secara strukturnya. Jadi sabun bisa berinteraksi dengan air sekaligus dengan minyak. sabun di satu sisi memiliki rantai hidrokarbon yang larut dalam minyak dan disisi lain memiliki polar oksigen larut dalam air. Dengan sabun lemak yang menempel akan terlarut bersama sabun dengan bantuan air.elektron bebas berjumlah 2 pasang elektron pada atom O ).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->