P. 1
Gelombang Laut

Gelombang Laut

|Views: 120|Likes:
Published by Lara Permata Kusuma
gelombang laut, wave
gelombang laut, wave

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Lara Permata Kusuma on May 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

Gelombang Laut

Gelombang adalah getaran yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide. Selain radiasi elektromagnetik, dan mungkin radiasi gravitasional, yang bisa berjalan lewat vakum, gelombang juga terdapat pada medium (yang karena perubahan bentuk dapat menghasilkan gaya memulihkan yang lentur) di mana mereka dapat berjalan dan dapat memindahkan energi dari satu tempat kepada lain tanpa mengakibatkan partikel medium berpindah secara permanen; yaitu tidak ada perpindahan secara masal. Malahan, setiap titik khusus berosilasi di sekitar satu posisi tertentu. Suatu medium disebut: 1. linear jika gelombang yang berbeda di semua titik tertentu di medium bisa dijumlahkan, 2. terbatas jika terbatas, selain itu disebut tak terbatas 3. seragam jika ciri fisiknya tidak berubah pada titik yang berbeda 4. isotropik jika ciri fisiknya “sama” pada arah yang berbeda Gelombang laut telah menjadi perhatian utama dalam catatan sejarah. Aristoteles (384-322 SM) mengamati hubungan antara angin dan gelombang. Namun, sampai sekarang, pengetahuan tentang mekanisme pembentukan gelombang dan bagaimana gelombang berjalan di lautan masih belum sempurna. Ini sebagian karena pengamatan karakteristik gelombang di laut sulit dilakukan dan sebagian karena model matematika tentang perilaku gelombang didasarkan pada dinamika fluida ideal, dan perairan laut tidak sepenuhnya ideal. Tujuan dari bab ini adalah gambaran secara garis besar aspek kualitas dari gelombang laut dan menyelidiki beberapa hubungan sederhana dari dimensi gelombang dan karakteristiknya. Dimulai dari penentuan dimensi gelombang laut yang ideal dan gambarannya dalam terminologi berikut.

Gambar 1. Profil vertical dari dua gelombang laut ideal, menunjukkan dimensi linier dan bentuk sinusoidalnya (Sumber: The Open University, 2004). Tinggi gelombang (H) adalah perubahan tinggi secara vertikal antara puncak gelombang dan lembahnya. Tinggi gelombang adalah dua kalinya amplitudo gelombang (a). Panjang gelombang (L) adalah jarak antara dua rangkaian puncak gelombang (atau memalui 2 puncak berturut-turut). Kecuraman idefinisikan sebagai pembagian tinggi gelombang dengan panjang gelombang (H/L) seperti terlihat dalam Gambar 1, kecuraman tidak sama dengan kemiringan/ slope antara puncak gelombang dan lembahnya. Interval waktu antara dua puncak yang berurutan yang melalui suatu titik tetap disebut sebagai

. Gelombang yang berjalan melalui material disebut Gelombang Badan. tetapi para ahli oseanografi biasanya menyebutnya gelombang internal/dalam. Dalam pengertian lebih umum lagi. dimana energi bergerak melalui atau permukaan material. dan diukur dalam detik. PENGERTIAN GELOMBANG Gelombang merupakan kejadian yang biasa terjadi dalam kehidupan seharihari. bagaimana kejadian alami dari pengamatan pergerakan ketika riak menjalar dalam kolam? Ada dua aspek yang harus diperhatikan : Pertama perkembangan gelombang (yang telah dicatat). pergerakan partikel air. Gabus digambarkan hampir bulat dalam bidang vertikal. bukan material yang dipindahkan. gerakan tali gitar. Contohnya suara. Jadi jika energi. Osilasi lebih mudah terbentuk pada batas dalam dari pada permukaan laut. Pengamatan efek riak pada gabus menunjukkan bahwa partikel air bergerak keatas dan kebawah. dan kedua. tetapi berjalan dalam arah yang berlawanan. Karakteristik gerakan gelombang : (i) Gelombang mentransfer gangguan dari satu bagian material ke bagian lainnya (ii) Gangguan tersebut dirambatkan melalui material tanpa gerakan dari material tersebut (gabus hanya naik dan turun diatas riak. Jika material sendiri tidak dipindahkan /ditranspor oleh perambatan gelombang kemudian apa yang akan dipindahkan? Jawabannya “energi”. Gelombang internal berjalan lebih lambat . contohnya gelombang dapat terjadi pada batas antara dua lapisan diperairan laut yang berbeda densitasnya.perioda (T). karena perbedaan densitas antara dua lapis air lebih kecil daripada batas air dan udara. Jenis-jenis Gelombang Semua gelombang dapat dianggap sebagai gelombang berjalan. Gaya gaya ini biasanya digunakan untuk menggambarkan jenis-jenis gelombang. tetapi pengamatan yang lebih dekat lagi mengungkapkan bahwa kedalaman air lebih besar daripada tinggi riak. yaitu jumlah gelombang berjalan dengan dimensi yang sama. Terdapat juga gelombang berdiri contohnya senar gitar. Karena itu hanya diperlukan sedikit energy untuk membangkitkan gelombang internal daripada gelombang permukaan dengan amplitudo yang sama. partikel dipindahkan dari posisi seimbang dan kemudian kembali ke posisi tersebut. Selanjutnya partikel-partikel tersebut mengalami perubahan gaya dan pemulihan kembali. tetapi mengalami sangat sedikit perubahan bentuk dalam perjalanannya dalam kolam) (iii) Gangguan tersebut dirambatkan tanpa ada perubahan dari bentuk gelombang ( riak menunjukkan sangat sedikit perubahan dalam perjalanannya dalam kolam) (iv) Gangguan-gangguan tersebut dirambatkan dengan kecepatan yang tetap. Gelombang permukaan yang paling familiar adalah yang terjadi dibatas antara dua badan fluida. riak-riak di kolam dan ombak di laut. Tetapi perhatian kita dalam bab ini adalah gelombang permukaan. contoh gelombang badan adalah gelombang seismik P & S dan gelombang suara. Jumlah puncak (atau jumlah lembah) yang melewati suatu titik tetap tiap detik disebut frekuensi (f). Karena batas tersebut adalah suatu permukaan sehingga disebut gelombang permukaan. merupakan definisi yang tepat dari gerakan gelombang – sebuah proses dimana energi ditransporkan/ disebarkan melalui material tanpa perpindahan yang signifikan dari material itu sendiri. sejajar dengan arah pergerakan gelombang.

Contoh dari gaya-gaya internal adalah tetesan hujan di kolam. 2004). Dan gelombang internal ini penting dalam proses percampuran vertikal dalam laut. Perpindahan dan pemulihan kembali memberikan karakteristik gerakan gelombang osilatori. Pada kasus gelombang permukaan ada dua gaya pemulih yang mempertahankan gelombang berjalan. Namun perhatian utama para ahli oseanografi adalah gelombang permukaan dengan panjang gelombang lebih besar dari 1. jika kulit elastik yang lembut direntangkan/ditarik melalui permukaan air. Dalam kasus pada gelombang air. dan gaya utamanya adalah gravitasi. gaya yang utama adalah tegangan permukaan.daripada gelombang permukaan. gaya perpindahan dan jumlah relative energy dari masing masing gelombang (Sumber: The Open University. menunjukkan hubungan antara panjang gelombang. frekuensi. karena itu disebut gelombang gravitasi. Gelombang air yang diakibatkan oleh gaya-gaya ini dalam kasus gelombang dengan panjang gelombang kurang dari 1. dan biasanya mengacu pada gerakan harmonic sederhana. merupakan hasil dari gangguan tak periodik. seperti efek matahari dan bulan menyebabkan pasang surut. Kebanyakan gelombang yang lain. 1. menggambarkan beberapa jenis gelombang dan penyebabnya.7 cm. dimana kecendrungan dari molekul air untuk menempel bersama dan mengahdirkan permukaan paling terkecil ke udara. Dalam kasus gelombang air. Gelombang permukaan disebabkan oleh gaya-gaya dari gerakan relatif antara dua lapisan. Gambar 2. gaya gravitasional dari matahari dan bulan. Gambar 2. yang dikenal sebagai gelombang kapiler.7 cm. atau oleh gaya eksternal yang mengganggu fluida. yang mempunyai perioda sama dengan gaya-gaya penyebabnya. Gaya kapiler adalah penting dalam konteks remote sensing dilaut. . gerakan partikel hasil dari gaya pemulih bekerja pada suatu siklus gelombang memberikan gaya perpindahan bekerja untuk siklus berikutnya. Jenis-jenis gelombang permukaan. Partikel air dipindahkan dari posisi seimbang dan untuk mempertahankan ke posisi tersebut memerlukan gaya pemulih. Tegangan permukaan. sebagai contoh tiupan angin di laut. dengan bentuk sederhana karakteristik sinusoidal (Gambar 1 dan 6). gempa bumi. Gelombang yang disebabkan oleh gaya periodik . Gaya gravitasional bumi 2.

Perpindahan Gelombang ideal pada titik yang tetap (Sumber : The Open University. Gambar 6. karena atmosfer dan laut berada dalam rotasi bumi. Namun kebanyakn gelombang yang dibangkitkan oleh angin bukanlah bentuk sinusoidal sederhana. Kurva yang ditunjukkan dalam Gambar 6 adalah sinusoidal. Sebelum penentuan perpindahan. . sehingga arus barat /timur cenderung berbelok kembali dan terus pada lintang seimbang. diasumsikan bentuk gelombang adalah sinusoidal yang dinyatakan oleh kurva pada 6. terlebih dahulu kita mengingat kembali hubungan antara perioda dan frekuensi. dan mungkin terjadi sebagai gelombang permukaan atau BENTUK GELOMBANG Untuk menyederhanakan teori gelombang permukaan. menunjukkan bagaimana variasi perpindahan gelombang terhadap waktu pada titik tertentu. Semakin curam gelombang semakin jauh dari kurva sinus-nya. Gambar 6. dan memberikan gaya pemulih yang memberikan osilasi dalam bidang horizontal. 2004).Tidak semua gelombang dipindahkan dalam bidang vertikal. asumsi ini menyatakan perpindahan gelombang (η) sebagai gerakan harmonik sederhana yaitu variasi putaran dalan level air yang disebabkan oleh lintasan gelombang. Gelombang yang sangat curam menyerupai kurva trochcoidal yang digambarkan dalam Gambar 7. variasi vortisitas planetary terhadap lintang menyebabkan defleksi atmosferik dan aurs laut. Gelombang skala besar ini disebut sebagai gelombang Rossby atau planetary.

Gerakan Partikel Air Partikel air di laut dalam bergerak dalam bentuk hampir lingkaran. Profil vertical dua gelombang trochoidal (Sumber : The Open University. (a) (b) Gambar 8.Gambar 7. Misalnya. Di puncak gelombang. . 2004). Di permukaan. Gerakan partikel dalam gelombang perairan (a ) Laut dalam (b) Laut dangkal Gerakan partikel air alami di dalam gelombang merupakan aplikasi praktis yang penting. dan di lembah bergerak dalam arah yang berlawanan. air bawah laut hanya mempunyai kedalaman 150 m untuk menghindari efek dari badai laut dan pengetahuan dari penurunan secara eksponensial gelombang terhadap kedalaman merupakan implikasi untuk desain pemboran minyak terapung. diameter orbital berkaitan dengan tinggi bertambahnya kedalaman hingga kedalaman air sama dengan ½ panjang gelombang dan diameter orbital diabaikan dan tidak ada perpindahan partikel air Gambar 8. partikel bergerak dalam arah yang sama dengan penjalaran gelombang.

3. Riak. 2. tetapi dalam prakteknya. 6. misalnya kurang dari 0. 5. Gelombang tiga dimensi analog dengan model dua dimensi. Tidak ada asumsi diatas yang valid. bahwa kecepatan gelombang yang telah disebutkan diatas adalah untuk gelombang yang berjalan di laut dalam. berjalan terus dan menghilang di depan. L = Panjang gelombang (m) dan d = Kedalaman air (m). Pertama. tanh adalah fungsi matematik yang disebut tangen hiperbolik. Teori gelombang sederhana diasumsikan sebagai berikut : 1.(2) dimana percepatan gravitasi bumi. sebagai contoh dispersi. maka tanh x ≈ 1 Asumsi-Asumsi Dalam Teori Gelombang Permukaan. Kecepatan pita tersebut disebut kecepatan kelompok (group speed). Viskositas dan tegangan permukaan diabaikan. . DISPERSI GELOMBANG dan KECEPATAN KELOMPOK (Group) Gelombang perairan dalam yang mempunyai gelombang terpanjang dan perioda terbesar berjalan paling cepat dan yang pertama tiba di daerah dari badai yang membangkitkannya. g = 9.8 ms-2. 7. Di perairan dangkal. Kecepatan Gelombang di Laut Dalam dan Perairan Dangkal Perlu diperhatikan. riak terlihat di belakang pita. k. peroda (T) dan tinggi gelombang (H) terhadap kecepatan gelombang dan energi gelombang dilaut dalam. Gaya koriolis dan vortisitas. kecepatan gelombang ( c ) Kecepatan gelombang ditentukan dari waktu yang diberikan untuk panjang gelombang yang melewati titik tertentu. Jika x kecil. Jika x lebih besar dari π.05 maka tanh x ≈ x. prediksi dengan menggunakan model gelombang permukaan yang sederhana cukup mendekati perilaku gelombang yang dibangkitkan oleh angin. Masing-masing riak berjalan lebih cepat dari pada pita riaknya.Teori Gelombang Permukaan Terdapat hubungan matematik antara karakteristik panjang gelombang (L). dimana k = 2π/T. yaitu : ………………………………………………………………(1) Dua istilah yang ditemukan dalam literatur oseanografi adalah bilangan gelombang. Amplitudo gelombang sangat kecil dibanding dengan panjang gelombang dan kedalaman air. Bentuk gelombang adalah sinusoidal. yang keduanya bergantung pada rotasi bumi dapat diabaikan. yang berkisar ½ kecepatan gelombang dari masing-masing riak yang berjalan melalui pita.riak dengan panjang gelombang yang lebih besar merambat dengan jarak yang lebih kecil. kedalaman air berpengaruh pada kecepatan gelombang. Kedalaman air seragam dan dasar air tidak ada benjolan-benjolan. kecepatan gelombang dapat dinyatakan dalam persamaan : …………………………………………. 4. Gelombang tidak didefleksi oleh daratan atau penghalang yang lain. Percobaan sederhana dari pelemparan batu ke kolam menunjukkan pita riak yang bertambah lebar dengan bertambahnya jarak dari asal gangguan.

Untuk memahami hubungan antara kecepatan gelombang dengan kecepatan kelompok (group speed). Gambar 10. hanya selama melewati lembah kelompok. efek tambahan dari dua set gelombang perlu ditentukan. Gabungan dua gelombang dengan panjang gelombang yang berbeda tetapi dengan amplitude yang sama Dua komponen rentetan gelombang kemudian berinteraksi. dimana 2 rentetan gelombang keluar dari fasa yaitu dimana puncak dari 1 rentetan gelombang bertepatan dengan lembah gelombang yang lain. dipisahkan oleh daerahdaerah yang hampir bebas dari gelombang. amplitude gelombang ditambahkan dan gelombang resultan dua kali dari amplitude dua gelombang asal. Jika perbedaan antara panjang gelombang dari dua set gelombang relatif kecil. permukaan air mempunyai perpindahan yang minimal. Gelombang individual tidak bertahan lama di laut terbuka. Gambar 9. masing-masing kehilangan identitasnya dan membentuk kombinasi menjadi kelompok (group).Jika dua set gelombang tercampur untuk menghasilkan rentetan kelompok gelombang. kecepatan kelompok (group) lebih signifikan dari kecepatan gelombang individual. Group gelombang berkembang lebih lambat dari gelombang individu dalam kelompok. Hubungan antara kecepatan gelombang dan kecepatan kelompok Gambar 10 menunjukkan hubungan antara kecepatan gelombang (biasanya disebut kecepatan fase) dan kecepatan kelompok di laut terbuka. kedua set tersebut akan “tercampur” dan menghasilkan sebuah set tunggal dari gelombang resultan. dimana puncak dua rentetan gelombang yang bertepatan. dalam hal kejadian dan perambatannya. Gambar 9 menunjukkan contoh percampuran sederhana dan ideal. kecepatan kelompok (group speed) (cg) adalah .

semua gelombang berjalan dengan kecepatan yang sama pada kedalaman yang ditentukan. Energi total persatuan luas : ……………………………………………………….. g = 9. Daya gelombang dapat menjadi sumber energi alternatif dan telah digunakan dalam skala kecil untuk mengisi baterai pada cahaya pelayaran buoy. Energi (E) dalam satuan joule per meter kuadrat (Jm-2) Perambatan Energi Gelombang Energi berada dalam kelompok gelombang.m-3). (5) dimana c adalah kecepatan rata-rata dari dua rentetan gelombang Apa yang terjadi pada kecepatan kelompok (group speed) jika gelombang memasuki perairan dangkal? Persamaan 2 menunjukkan bahwa jika perairan menjadi dangkal psnjsng gelombang menjadi kurang penting dan kedalaman air menjadi penting. sehingga di perairan dangkal kecepatan kelompok menjadi sama dengan kecepatan gelombang. bahkan pada kedalaman kurang dari L/20.perbedaan antara dua frekuensi sudut (σ1 dan σ2) dibagi dengan perbedaan antara dua bilangan gelombang (k1dan k2) yaitu : …………………………………………………………. Energi kinetik. karenanya kecepatan gelombang dperairan dangkal mendekari kecepatan kelompok (group speed). ialah energi yang dipunyai partikel ketika dipindahkan dari posisi rataratanya. Persamaannya menjadi : …………………………………………………………. Dan merupakan hasil dari kecepatan kelompok (cg) dan energy gelombang per satuan luas (E).(6) dimana :ρ adalah densitas air (kg. seperti : 1. sehingga di perairan dangkal kecepatan gelombang mewakili kecepatan “kelompok”nya masing-masing.(4) jika c1 hampir sama dengan c2. tidak akan ada percampuran gelombang. persamaan 4 menjadi : ……………………………………. Energi Gelombang Energi gelombang terbagi dalam dua bentuk : 1.. . dalam penentuan kecepatan gelombang. Laju dimana energi dirambatkan persatuan panjang dari puncak gelombang disebut daya gelombang. dimana energi yang terdapat dalam gerakan orbital parikel air. Energi potensial. dan dirambatkan pada kecepatan kelompok.. karena itu masing-masing gelombang mewakili kelompoknya sendiri. Pemanfaatan energi gelombang pada skala besar menghasilkan banyak masalah.8 ms-1 dan H adalah tinggi gelombang (m). Kondisi laut harus dipastikan menyediakan gelombang dengan amplitudo yang cukup untuk .(3) cg dapat dinyatakan dalam kecepatan c1 dan c2 dari dua rentetan gelombang. 2.

sedikit transpor sedimen dan meningkatnya pertumbuhan binatang dan tumbuhan laut. dimana secara sederhana didefinikan sebagai gelombang yang dibangkitkan disuatu tempat dan berjalan jauh dari tempat asalnya. sehingga energi total dari segmen tetap sama. Jika tinggi gelombang berkurang menjadi beberapa cm gelombang swell menjadi tidak cukup curam untuk dipengaruhi secara signifikan oleh angin. dispersi tidak mungkin didefinisikan. Daya gelombang dengan skala yang relatif kecil lebih memungkinkan seperti yang ditunjukkan oleh Norwegia. . Instalasi dapat membahayakan pelayaran atau ekosistem laut. Hal ini karena jika gelombanggelombang Swell meninggalkan daerah badai.11). Swell Permukaan laut jarang sekali diam. Instalasi memerlukan kekuatan yang cukup untuk mengatasi kondisi badai. (Gambar 6. pada tahun 1985 dengan daya 850 KW. Hal in dapat membentuk keramaian di perairan lepas pantai. bahkan jika tidak ada angin permukaan laut seperti “cermin” pengamat yang baik akan melihat gelombang dengan panjang gelombang yang sangat besar (katakanlah 300-600 m) dan hanya beberapa cm amplitudonya. Satu atau lebih dari komponen laut mungkin saja gelombang panjang atau swell hasil dari suatu badai yang jauh. yang mungkin bercampur dengan rute kapal. serta cukup sensitif untuk dapat membangkitkan daya dari kisaran ukuran gelombang yang lebar. Untuk mendapatkan deskripsi yang sempurna dari permukaan laut. mungkin pada sudut angin yang besar. mengurangi sirkulasi air. 3. tetapi tinggi gelombangnya secara perlahan berkurang. gelombang yang dibangkitkan oleh badai di daerah local di laut yang besar menyebar keluar sebagai segmen sebuah lingkaran. Dekat badai . tetapi seperti yang dibayangkan. tetapi lebih jauh bergerak dari lokasi badai. Biaya kapital dari stasiun listrik terapung dan hubungan transmisi energi dan sistem penyimpanan sangat besar. Dalam prakteknya sekitar 90% energi dari permukaan laut menjalar dengan sudut 450 dari arah angin. Untuk slaka yang besar memerlukan biaya yang sangat mahal daripada sumber energi konvensional. Di lautan kita menemukan gelombang berjalan dalam beberapa arah. Gelombang dengan perioda terlama berjalan paling cepat dan gelombang mendahului berjalan dari frekuensi yang lebih tinggi (perioda pendek). lebih jelas penyebaran gelombang dengan perbedaan frekuensi. Swell dapat melewati laut yang dibangkitkan secara local tanpa halangan atau interaksi. jika keliling lingkaran bertambah. walaupun kondisi laut lebih tenang pada sisi pantai. dimana gelombang memasuki teluk sempit dan terjadi peningkatan tinggi gelombang dan energi. 2. Pada waktu lain. frekuensi dan arah penjalaran masingmasing komponen diperlukan. laut dengan pembangkitan gelombang secara lokal dan panjang gelombang yang kecil dan berjalan dengan gelombang kecil. gelombang yang lain dengan panjang gelombang yang besar. disebabkan atenuasi. maka energi persatuan panjang akan mengecil. Pengamatan yang sistematik menunjukkan bahwa angin lokal dan gelombang memberikan efek yang sangat kecil pada ukuran dan penjalaran gelombang swell. Energi gelombang alami dimana baris konversi yang panjangnya beberapa kilometer diperlukan unutk membangkitkan elektrisitas yang sebanding dengan stasiun listrik konvensional. Konsekuensinya. Gelombang yang lama tersebut disebut Swell. Polutan kurang terbilas/dicucikan dari lingkungan. Kondisi yang lebih tenang. amplitudo.membuat konversi yang berguna. Mesin ini terletak dipantai barat Norwegia. proses yang kompleks di laut memerlukan peralatan yang mahal untuk mengukur karakterisrik gelombang dan fasilitas computer untuk perhitungannya. Distribusi energi dari permukaan dapat dihitung.

Kemudian model matematika untuk . Jumlah air dalam tetesan tersebut (analog dengan jumlah energi gelombang) adalah sama sebelum dan sesudah tumbukan. yang berlaku pada gelombang dengan kecuraman yang besar yang meninggalkan daerah pembentukannya dan memasuki daerah tenang atau angin arahnya berlawanan 4. Hambatan udara. Energi didisipasi dalam empat cara : 1.3 s-1. Penyebaran sweel di pusat badai Jika dicatat gelombang yang datang berasal dari badai yang jauh jaraknya ( lebih dari 1000 km).2) 2. Atenuasi Energi Gelombang Atenuasi termasuk kehilangan atau disipasi energi gelombang. untuk mentransfer energi gelombang dari frekuensi yang lebih tinggi atau yang lebih rendah. Bahkan dalam beberapa jarak sebelum gelombang pecah. akan terlihat puncak spektrum energi gelombang yang bergerak dengan frekuensi yang lebih tinggi.Gambar 11. White-capping.2 – 0. bentuknya tidak sinusoidal lagi. sebuah grafik dapat diplot untuk memperkirakan waktu dan tempat asal gelombang swell tersebut. kemudian memperkuat arus permukaan yang digerakkan oleh angin (Bagian 6. dimana trnsfer energi gelombang menjadi energy kinetik dari pergerakan air. Sebelum adanya satelit meteorologi. metode ini sering digunakan untuk menentukan dimana dan kapan terjadinya badai. Interaksi gelombang non-linier.3 Interaksi non-linier menjadi berarti dalam kisaran frekuensi 0.1. Dengan pencatatan frekuensi dari setiap seri gelombang swell yang melalui suatu titik. Dari suatu set kecepatan. yang lebih kompleks dari kombinasi yang sederhana dari frekuensi untuk menghasilkan kelompok gelombang yang diterangkan pada Bagian 6. dimana kombinasi non-linier sama dengan tumbukan diantara tetesan-tetesan sehingga tetesan itu terbelah menjadi tetesan-tetesan dengan ukuran yang berbeda. yang menjadi penting hanya untuk gelombang kapiler yang berfrekuensi sangat tinggi termasuk disipasi energy menjadi panas oleh gesekan antara molekul air. Atenuasi viskositas. maka dapat dihitung kecepatannya. yang menghasilkan pengurangan tinggi gelombang. Kombinasi linier terjadi pada penggabungan 2 tetesan air menjadi 1 tetesan air yang lebih besar. Kelompok dari 3 atau 4 frekuensi dapat berinteraksi dalam cara non-linier kompleks. Gelombang Pecah Gelombang pecah adalah suatu sistem yang sangat komplek. 3. Analog yang kasar adalah pada tumbukan 2 tetesan air.

tetapi pada pantai yang curam hal itu terjadi. Bentuknya yang klasik. Gelombang ini terjadi pada pantai dengan kemiringan yang agak curam dan dibawah kondisi angin yang sedang. berkurang. Beberapa energi dibalikkan kembali ke laut. 2. Beberapa energi digunakan untuk memecahkan batu besar atau partikel mineral menjadi kecil. pengurangan energinya pada jarak yang pendek. dan muka gelombang dan puncaknya relatif tidak pecah seperti gelombang yang meluncur ke pantai. Kebanyakan energi berkurang sebagai panas dalam percampuran skala kecil dari buih air dan pasir. Gelombang seperti ini dicirikan dengan kemiringan pantai yang landai. 3. 4.gelombang seperti ini lebih komplek dari pada yang diasumsikan dalam bab ini. Puncaknya menggulung keatas dan terjun ke bawah. semakin kecil energi yang dibalikkan. Gelombang pecah terlihat di pantai selama badai. dan masih digunakan untuk meningkatkan tinggi gelombang dan selanjutnya meningkatkan energi potensial dari bentuk pantai. Collapsing. Jika terjadi gelombang pecah. Gambar 12. tetapi gelombang badai mengikis pantai. semakin kecil sudut kemiringan pantai. banyak disukai oleh peselancar. muka gelombang jatuh. Empat jenis utama gelombang pecah : 1. Surging. jika gelombang curam dan pendek. Spilling biasanya dimulai beberapa jarak dari pantai dan disebabkan jika lapisan air di puncak bergerak lebih cepat dari pada gelombang seluruhnya. Plunging. Tipe gelombang pecah . Spilling. kecuali pada puncak yang menggulung. dicirikan oleh buih dan turbulensi di puncak gelombang. Gelombang badai yang dibangkitkan secara lokal jarang membentuk plunging pada pantai yang landai. energi yang diterima dari angin. jumlahnya bergantung kepada kemiringan pantai. Aspek terakhir ini tergantung pada jenis gelombang yang lembut dan swell cendrung membangun pantai. dibentuk dari gelombang yang rendah dengan perioda panjang. adalah jenis gelombang yang paling menakjubkan. terjadi pada pantai yang sangat curam. sama dengan plunging. Plunging terjadi pada pantai yang relatif landai dan berkaitan dengan swell yang panjang yang dibangkitkan oleh badai.

disebabkan baik oleh gangguan seismik. Karena itu untuk menghindari pemahaman yang salah. Tsunami tidak disebabkan oleh pengaruh pasang. para ahli oseanografi sering menggunakan istilah gelombang laut seismik (seismic sea wave) untuk menyebut tsunami. yang secara ilmiah lebih akurat. Dampak kehancuran gelombang besar tak normal ini telah dikenal. Oleh karena itu. interaksi antara gelombang dan arus laut. tinggi gelombangnya kecil. Meskipun Tsunami menjalar di lautan terbuka dengan kecepatan tinggi. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya. Ini terjadi karena tiga sebab. TSUNAMI Tsunami adalah kata dalam bahasa Jepang yang artinya gelombang laut dengan panjang gelombang yang sanagat besar. dan prediksi dimana dan kapan gelombang-gelombang tersebut terjadi adalah sangat penting untuk kehidupan dekat dengan laut dan di laut terbuka. Seperti jawaban anda untuk pertanyaan 1. Jadi. letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Deteksi gempa bumi yang akurat dapat memberikan peringatan saat Tsunami menuju pantai dengan jarak tertentu dari pusat gempa. Meskipun sering disebut sebagai gelombang pasang surut. tapi untuk menyaksikan garis pantai terdekat yang ditumbuk oleh gelombang besar ini hanya dibutuhkan waktu beberapa detik kemudian. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat. Ini karena saat mencapai daratan. dalam mencapai perairan yang lebih dangkal. yaitu : gempa bumi.GELOMBANG DENGAN KARAKTER YANG TIDAK BIASA Gelombang dengan karakter yang tak biasa merupakan hasil dari beberapa kondisi seperti kombinasi frekunsi-frekuensi gelombang. biasanya sekitar 1 m dan seringnya tidak terdeteksi. Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. yaitu kecepatannya selalu ditentukan oleh kedalaman laut yang dilewatinya. Di sekitar Lautan Pasifik.18 menunjukkan. atau oleh pergerakan massa sedimen dasar laut akibat gravitasi yang tidak stabil. tinggi gelombang harus bertambah. Hal ini tidak diketahui oleh orang-orang yang berada di atas kapal yang berlabuh di lepas pantai untuk menyadari Tsunami yang sedang lewat di bawah mereka. di mana Honolulu sebagai pusat administratif dan geografik. Tsunami biasanya mempunyai panjang gelombang kira-kira ratusan km. kecepatannya berkurang. walaupun di laut terbuka perbandingan antara panjang gelombang dan kedalaman sedemikian rupa Tsunami menjalar sebagai gelombang perairan dangkal. Kerusakan yang sangat besar dapat ditimbulkan oleh Tsunami. stasiun-stasiun system pengendali telah lama didirikan. Tsunami sering muncul di Lautan Pasifik. gelombang ini memang lebih menyerupai air pasang yang tinggi daripada menyerupai ombak biasa yang mencapai pantai secara alami oleh tiupan angin. tetapi energi dalam gelombang tetap sama. karena daerah tersebut sering mengalami aktivitas seismik. . Tsunami juga sering disangka sebagai gelombang air pasang. atau gempa bumi bawah laut. Dari ketiga penyebab tsunami. Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883. efek penyempitan daratan. Namun sebenarnya gelombang tsunami sama sekali tidak berkaitan dengan peristiwa pasang surut air laut. gempa bumi merupakan penyebab utama.

dan mengatur air ke dalam gerakan bolak-balik dengan cara menggerakkan tangan maju mundur didalam air. Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah : 1. relokasi daerah pemukiman 2. yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Tsunami dapat terjadi apabila dasar laut bergerak secara tiba-tiba dan mengalami perpindahan vertikal. melakukan latihan pengungsian 4. yang disebabkan berubahnya profil dasar laut.0 Skala Richter. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil. meletusnya gunung berapi di bawah laut. maka tidak akan terjadi tsunami. Magnitudo Tsunami yang terjadi di Indonesia berkisar antara 6-9 Skala Richter. 3. membuat dike ataupun breakwater di daerah yang memungkinkan 7. membuat suatu sistem peringatan dini (early warning sistem) Ini merupakan langkah-langkah praktis dalam meminimalisasi gelombang Tsunami yang terjadi. membiarkan lapangan terbuka untuk menyerap energi Tsunami 6. tentu bukan hal yang mudah karena pada umumnya di dalam penerapan tahapan ini haruslah di sokong oleh perencanaan sistematis di dalam perencanaan kota. Apabila gempa terjadi didasar laut. menanami daerah pantai dengan tanaman (bakau/mangrove) yang secara efektif dapat menyerap energi gelombang 5. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar. yang dapat dianggap sebagai jumlah dari dua gelombang berjalan. atau tumbukan benda langit. 4. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut. tetapi karena energi gempa besar.Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut. Cara-cara yang dianjurkan untuk menghadapi Tsunami adalah : 1. Sebab-sebab Terjadinya Tsunami Tsunami dapat dipicu oleh bermacam-macam gangguan (disturbance) berskala besar terhadap air laut. pergeseran lempeng (Animasi Tsunami). dan pada teluk. walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal. SEICHES Seiche adalah gelombang tegak (Standing Wave). Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut. maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut. 2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km. membuat jalan atau llintasan untuk melarikan diri dari Tsunami 3. menjalar pada arah yang berlawanan. maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. muara dan pelabuhan yang membuka pada lautan pada satu sisinya. dengan tinggi gelombang Tsunami maksimum yang mencapai pantai antara 4 – 24 meter dan jangkauan gelombang ke daratan antara 50 sampai 200 meter dari garis pantai. Magnitudo gempa lebih besar dari 6. Seiche dapat muncul di danau. . Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Sebuah seiche dapat dengan mudah dimodelkan dengan cara mengisi bak mandi biasa dengan air. . misalnya gempa bumi.

. atau tsunami. -Pada kondisi node yaitu pola pergerakan gelombang akan bergerak ke samping baik kiri dan kanan akan menyebabkan kapal-kapal yang menambat di kolam pelabuhan akan saling menghantam ataupun menghantam benda di sekitar pelabuhan. Seiche akan terjadi bila resonant dari basin dengan periode yang datang (ataupun kelipatannya). dimana gerakan vertical akan maksimum dan gerakan horizontal akan minimum. Menurut JTIC (Jakarta Tsunami Information System) seiche adalah fluktuasi yang dimulai dari gelombang diam yang berayun sebagian dalam suatu kumpulan air atau seluruhnya. Seiche mungkin disebabkan oleh gelombang seismik berperiode panjang (gempa bumi). maka dalam kasus ini terjadi Seiche. -Pada kondisi antinode yaitu pola pergerakan gelombang akan naik turun. tinggi muka air laut akan melebihi tinggi jagaannya sehingga menyebabkan banjir pada kolam pelabuhan. misalnya dinding pelabuhan. mungkin disebabkan oleh gelombang seismik dalam periode yang panjang. Ciri-ciri dari Seiche adalah gelombang akan naik turun hanya di tempat. Menurut National Tsunami Hazard Mirigation Program seiche (fluktuasi muka air) adalah gelombang yang bergerak bolak balik baik sebagian maupun sepenuhnya terdiri dari kumpulan air. Ada beberapa kondisi yang diakibatkan oleh seiche pada kolam pelabuhan yaitu. Sedangkan pada progressive waves biasa gelombang akan berjalan mendatar. -Pada kondisi antinode yang terlalu tinggi. yang menjalar dalam arah yang berlawanan. Perlu diingat bahwa formula ini diasumsikan untuk kondisi perairan dangkal (Shallow Water). gelombang anging dan air ataupun tsunami. hal ini menyebabkan lambung kapal dapat menghantam dasar kolam sehingga rusak ataupun karam. Konsep Dasar Konsep Standing wave (Hitam) yang merupakan penjumlahan dua gelombang yang bergerak dengan arah berlawanan (Merah dan Biru).Seiche atau Standing Waves adalah penjumlahan dari dua progressive waves ( dengan dimensi yang sama atau hamper sama). gelombang angin dan air.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->