10 Pertanyaan Paling Sering Dalam Wawancara Kerja

Oleh admin dalam Top pada March 25, 2013 10

Diajukan

Seberapa banyak dari Anda yang pada saat diajukan pertanyaan wawancara kerja, Anda tidak siap untuk menjawabnya dan pikiran Anda kosong? Wawancara berakhir dan Anda menyadari bagaimana seharusnya Anda menjawab pertanyaan itu. Untuk mengantisipasi hal itu, ketahuilah terlebih dahulu pertanyaan yang mungkin dikeluarkan. Berikut 10 pertanyaan yang paling sering diajukan di interview.

Biasanya, kebanyakan orang berpikir bahwa interview yang baik adalah jika interviewer (pewawancara) menanyakan interviewee (orang yang diwawancara) suatu pertanyaan, interviewee menjawabnya hingga si interviewer melanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Sebenarnya, interview (wawancara) yang baik adalah jika interviewee dapat memancing si interviewer menanyakan lebih lanjut mengenai dirinya, dan ini menandakan interviewer tertarik dengan si interviewee. 1. "Ceritakan tentang Diri Kamu"

Untuk menjawabnya. Sebaiknya sekitar 2-3 menit. Bukan tentang kejadian pribadi atau keluarga. . Pada saat Anda ditanyakan pertanyaan ini. bicarakan kelebihan Anda yang dapat menkualifikasikan Anda dengan pekerjaan terkait. jadi Anda harus membuat jawaban Anda ringkas dan jelas. karena menyebutkan kelebihan diri lebih mudah dari menyebutkan kelemahan diri. Tujuan dari pertanyaan ini adalah agar interviewer dapat menilai diri Anda dan menilai bagaimana Anda menyampaikan pendapat Anda. "Apa Kelebihan Kamu?" Pertanyaan ini adalah salah satu pertanyaan termudah dalam wawancara kerja. Sebagaimana yang sering dibilang. pertanyaan ini akan diikuti dengan pertanyaan bagaimana kelebihan Anda dapat membantu pekerjaan terkait. Biasanya. kesan pertama itu menentukan segalanya. Cara terbaik adalah mendeskripsikan kemampuan dan pengalaman Anda terkait atas kelebihan itu. sebutkan kualitas Anda. kepribadian dan pengalaman kerja. seperti kualifikasi.Ini adalah pertanyaan paling pertama yang paling sering diajukan oleh interviewer (pewawancara) ke interviewee (orang yang diwawancarai). 2.

Tentu saja masih banyak cara lain untuk menjawab pertanyaan ini." Ketiga. Interviewer juga coba menilai apakah pekerjaan yang Anda lamar sesuai dengan keinginan Anda. pertanyaan ini sepertinya cukup sulit. Jadi Bagaimana? Ada beberapa cara menjawab pertanyaan bermata dua ini. Kedua. Anda dapat membuat seakan-akan kekuatan Anda adalah kelemahan. Anda dapat menyebutkan kelemahan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan yang Anda lamar ini. interviewer sedang mencoba mengetahui apakah Anda dapat berkomitmen dengan pekerjaan Anda dan tidak keluar secara tiba-tiba. dan tentu saja di sisi lain jika Anda bilang Anda tidak punya kelemahan maka Anda berbohong. Anda dapat menyebutkan kelemahan Anda dan membuktikan bahwa Anda telah melewati kelemahan tersebut. Karena di satu sisi. .3. 4. "Kenapa Kamu Keluar dari Tempat Kerja Terakhir Kamu?" Di sini. "Apa Kelemahan Kamu?" Sekilas. Anda tidak boleh memberitahukan kelemahan Anda terkait atas pekerjaan yang dilamar. sebagai contoh: "Saya adalah orang yang terlalu teliti akan detail. Pertama.

Interviewer akan menilai perilaku Anda di masa lalu dan memprediksi bagaimana perilaku Anda di masa depan. "Mengapa Kamu Menginginkan Pekerjaan ini?" . "Situasi Tersulit Menghadapinya?" Apa yang Pernah Kamu Alami dan Bagaimana kamu Untuk pertanyaan ini. Deskripsikan apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya. jika di interview cobalah untuk menjawab dengan positif daripada menjawab mengapa Anda tidak senang dengan tempat kerja Anda sebelumnya. 5. Ingat. Dalam menjawab pertanyaan ini. Tetapi. karena ini adalah pertanyaan untuk menilai perilaku Anda saat Anda sedang berada dalam situasi tertentu. Lalu sebutkan bagaimana Anda memecahkan masalah tersebut. 6. tidak ada kata benar atau salah. Cobalah untuk menjawab bagaimana Anda telah berhasil melewati alasan mengapa Anda keluar dari pekerjaan sebelumnya.Ada berbagai alasan yang dapat diterima dalam keluar dari pekerjaan. berikan contoh konkrit akan situasi sulit yang pernah Anda alami. buatlah agar jawaban Anda tetap positif dan spesifik.

Jika Anda tidak dapat menemukannya. karena hal ini mencakup salah satu tujuan utama manusia. Bahkan. dan sebagainya. lingkungan kerja. jangan berikan kesan Anda ada di situ untuk 'hidup'. Setiap perusahaan menginginkan seseorang yang dapat berkomitmen ke perusahaan. ini lebih luas. Beberapa interviewer menginginkan Anda mengeset standar gaji awal untuk tahap berikutnya. seperti kebudayaannya. Cobalah untuk menghindari topik ini sampai tahap akhir perekrutan. Seperti keinginan Anda yang keras. "Mengapa Kami Harus Mempekerjakan Anda?" Pertanyaan ini sebenarnya serupa dengan pertanyaan "Apa Kelebihan Kamu?" Bedanya. cobalah cari ke kepribadian Anda. Jika Anda sudah tahu. Hal ini sangat buruk. yakni uang. Jika Anda tidak dapat menemukan jawaban yang tepat karena tingkat persaingan yang tinggi. 8. Lebih baik lagi jika Anda dapat memberikan contoh nyata akan kelebihan Anda. keaktifan Anda dan sebagainya. karena Anda terus dibandingkan dengan gaji yang diharapkan orang lain. pekerjaan itu. jika Anda lulus. "Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?" Negosisai gaji merupakan hal yang sulit dan sangat sensitif. itu karena gaji yang Anda inginkan terlalu murah. mungkin Anda harus mempertimbangkan mengapa Anda mencoba melamar ke sana.Seberapa benar-pun kemungkinan bahwa Anda menginginkan pekerjaan itu karena Anda baru saja keluar dari pekerjaan Anda yang lama. dalam mendeskripsikan hal ini tetaplah percaya diri dan termotivasi. 7. Di sinilah Anda akan mencoba menyebutkan pengalaman. . Cara terbaik untuk menjawab ini adalah mencoba melakukan riset mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan itu. tidak membantu jika Anda ada di sana hanya untuk gaji bulanan. Ingat. Karena interviewer menyukai seseorang yang aktif. sebutkanlah dalam cara dimana interviewer dapat mengetahui mengapa Anda cocok untuk bekerja di sana. kemampuan. pendidikan dan kepribadian Anda terkait atas pekerjaan tersebut.

Hal ini memberikan petunjuk bahwa Anda tidak hanya tertarik dengan uang. 9. jangan pernah menjawab "Terserah". Jawaban yang memberikan tujuan jangka panjang akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang memiliki motivasi dan bertanggung jawab. karena di sini berarti Anda memang diinginkan. Ini adalah waktu terbaik untuk bernegosiasi. lakukanlah riset terlebih dahulu mengenai standar gaji yang ada. "Kamu ingin Menjadi apa 5 Tahun Kemudian?" Bentuk lain dari pertanyaan ini adalah "Apa Tujuan Kamu ke Depannya?" Ini adalah salah satu pertanyaan untuk menilai tingkat komitmen Anda atas pekerjaan Anda. Cara terbaik untuk mengurangi ke-sensitifan dari pertanyaan ini adalah menanyakan balik apa saja tunjangan yang diberikan terkait dengan gaji.Oleh karena itu. . Itu adalah jawaban terburuk. Alasan lain dari pertanyaan ini adalah untuk mengetahui apakah Anda adalah orang yang mempunyai tujuan. Tapi."Suka-suka" ataupun "Sesuai kemampuan perusahaan". di akhir perekrutan. interviewer tentu akan menawar gaji Anda. Ingat. Anda mungkin harus melakukan instropeksi terlebih dahulu atas keinginan Anda dan membandingkannya dengan pekerjaan terkait. Oleh karena itu. Jawaban Anda sebaiknya adalah jawaban yang dapat membuat interviewer berpikir bahwa tujuan Anda juga melibatkan pekerjaan terkait dalam jalur karir Anda.

di sinilah kesempatan Anda untuk menyelesaikan wawancara dengan baik. karena ini adalah pekerjaan Anda dan Anda akan terkesan lebih aktif." Hal ini malah akan memberikan kesan buruk ke interviewer. tapi Anda tetap tidak boleh menjawab "Tidak Ada. Lalu berterima kasihlah untuk respon dari interviewer. Cobalah untuk menanyakan pertanyaan yang pintar. Salah satu respon terbaik adalah coba menanyakan kemungkinan Anda untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. juga jangan malu-malu untuk bertanya apapun yang ada di benak Anda. bukan pertanyaan dengan jawaban singkat dan dapat dicari. bahwa Anda tidak begitu menginginkan pekerjaan tersebut.10. . Tapi. Mungkin pertanyaan Anda memang sudah dijawab di pertengahan wawancara. "Apakah Ada Pertanyaan?" Ini merupakan pertanyaan yang biasa diajukan di akhir wawancara kerja.