Q UESTIONING D ATABASE

March 12th, 2010 | Add a Comment 1. Dalam design lojik, Anda sudah mendapatkan seluruh relation (ingat: bukan relationship) yang normalized, masing-masing beserta attributes (fields), key attributes (key fields), dan foreign keys nya. Namun, pada desain fisik, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengubahnya sehingga tabel-tabel fisik database bisa berbeda (unnormalized) dibandingkan dengan relation pada desain lojik. Jelaskan alasan atau pertimbangan yang mempengaruhi hal tersebut. Jawab:

Pengertian Denormalisasi Data.

Denormalisasi merupakan proses yang dilakukan pada database yang sudah dinormalisasi, dengan cara memodifikasi struktur tabel dan mengabaikan kerangkapan data (yang terkontrol) untuk meningkatkan kinerja database. Pelanggaran terhadap Normalisasi, dan ditujukan demi pertimbangan performansi. Cara : mengendalikan redundansi untuk mengurangi perhitungan, kompleksitas perintah, & jumlah tabel yang di-Join.Konsekuensi : Kebutuhan tambahan ruang penyimpanan. Proses manipulasi data lebih lambat. Denormalisasi adalah hal mendasar dalam membuat DATAWAREHOUSE

Alasan atau pertimbangan untuk mengubah sebuah database menjadi unnormalized biasanya disebut denormalisasi, hal ini akan dilakukan untuk meningkatkan performance atau kinerja dari sebuah database. Berusaha men-denormalisasi sebisa mungkin kolom-kolom database kita. Salah satu caranya adalah membuat LINK seminimal mungkin ke tabel-tabel

referensi. Alasan kedua yaitu dapat meningkatkan kinerja CDC (Changed Data Capture) dari sisi aplikasi. Seperti membuat tabel-tabel audit semacam transaction log yang mencatat perubahan data dari mekanisme CRUD (Create, Read, Update, Delete) yang sangat reliable sehingga kita dapat mengambil perubahan dari snapshot database ada 300 table terakhir. maka idealnya tabel audit Jika tersebut mencatat di semua

perubahan di 300 tabel tersebut. Contohnya dalam denormalisasi database pada sebuah instansi pendidikan disebuah Perguruan Tinggi , penting untuk dilakukan karena hal ini akan mempunyai efek terhadap kecepatan akses data yang diperlukan sehingga akan terciptanya proses pelayanan yang cepat dan akurat sehingga waktu yang dibutuhkan lebih efisien. Pada design denormalisasi akan dilakukan untuk OLAP (ONLINE ANALYTICAL PROCESSING) yaitu sebuah pendekatan secara cepat menyediakan jawaban-jawaban terhadap kueri analitik, dan DataWarehouse. Salah satu bentuk denormalisasi adalah atribut turunan yaitu atribut yang nilai-nilainya diperoleh dari pegolahan atau dapat diturunkan dari atribut atau tabel lain yang berhubungan. Atribut semacam ini digunakan untuk menghindari proses perhitungan yang berulang dan memakan banyak waktu. 1. Jawab: DesainDatabaseOperational/Transacsional: Sebutkan alasan mengapa desain database operational berbeda dengan desain datawarehouse?

1. yang penting querynya cepat. hal yang principal disini adalah. akan sulit untuk berbagi data dan sumber daya. Expandibility : akan lebih mudah mengakomodasikan ukuran DB yang semakin besar. Tiap site dapat memproses request user dengan independent yang membutuhkan akses ke data lokal Centralized Database dibutuhkan apabila: Struktur organisasi secara fisik tidak terpisah pada beberapa lokasi geografis dan dimungkinkan terpusat. Desaindatawarehouse: Pengertian lain menyatakan data warehouse merupakan database yang sifatnya read-only yang menyimpan data terintegrasi seperti data financial. Jawab: Alasan sebuah perusahaan memerlukan DDB ( Distributed DataBase): 1. Otonomi local : karena data didistribusikan. Meningkatkan reliability/ availability : jika satu site mengalami crash. Biasanya setelah dioptimalkan untuk kepentingan masing-masing maka skemanya jauh berbedamaka itu perlu “data mentransformasikan OLTP=> OLAP . data warehouse merupakan database yang terpisah dari database operational atau database transaksi sehingga fungsinya lebih pada data yang menunjang pengambilan keputusan. Ekspansi dapat dilakukan dengan menambah proses dan kekuatan penyimpanan ke jaringan. Dsb. akan lebih murah untuk memelihara sistem komputer dalam satu site dan menyimpan data secara local. Delete) yang menjaga transaction row per row. yang tentunya setelah diproses oleh system tertentu.Operasional/Transaksional trigger. 5. Read. DDBMS terdiri dari satu database logical yang dipisah menjadi sejumlah fragment. Shareability : jika sistem informasi tidak terdistribusi. Disebut juga denga Analytical. sehingga eksekusi transaksi dapat secara parallel. Ekonomis : dari biaya komunikasi. 2. CPU dan I/ O tidak seberat seperti DB pusat. Meningkatkan kinerja : karena setiap site menangani hanya bagian dari DB. Jadi didalam membuat sebuah aplikasi dapat mengacu pada CRUD(Create. Sedangkan nantinya di datawarehousekita berpikir batch. Dari beberapa pengertian di atas tentu tidak ada yang salah. Sistem DB terdistribusi memungkinkan hal ini. Jika data direplikasi ke banyak site. Tersedianya informasi yang dibutuhkan untuk pengelolaan perusahaan sangat dibutuhkan dan penting karena Sebutkan alasan mengapa enterperise memerlukan distributed database? Kapan enterperise membutuhkan centralized database? warehousing” yang . baik membagi aplikasi dan memproses secara local di setiap site. biasanya hanya perlu read only. Yang dibuat agar dapat menunjang pengambilan keputusan (decision support system). Data yang dipakai untuk transaksi disimpan dalam beberapa site. dapat membuat beberapa site tidak dapat diakses. kerusakan hubungan komunikasi tidak menjadikan sistem total tidak dapat dioperasikan. batch : diperlukan control suatu (indikasi intensif ini check adanya seperti constraint. 3. 6. user dapat mengakses dan bekerja dengan data tersebut sehingga memiliki kontrol local. adalah software system yang memperbolehkan manajemen database terdistribusi dan membuat distribusi transparan kepada user. Untuk selanjutnya tipe ini disebut OLTP. data karyawan. Dalam hal ini kita memerlukan sebuah Distributed Database ManagementSystem (DDBMS) . semua batch proses. Dari biaya komunikasi data. Jadi tidak perlu transaction log. 4. Untuk selanjutnya tipe ini disebut OLAP . Update. Tiap fragment disimpan dalam satu atau lebih computer dibawah kontrol DBMS yang terpisah. dengan komputer yang terhubung jaringan. log) transaction transaction atau insert/update/delete yang seharusnya dapat tercatat semua. tapi tentunya tetap menjaga kualitas data dengan berbagai filtering steps.

Metodayang dilakukan yaitu operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan Objek-objek yang memiliki tipe nilai & metode yang sama dikelompokkan dalam satu kelas . adalah sebagai berikut:    1. Atribut adalah nama-nama properti dari sebuah kelas yang menjelaskan batasan nilainya dari properti yang dimiliki oleh sebuah kelas tersebut. Objek data modeling objek. Simple. Konsep dan Karakteristik Objek Konsep dasar tentang object oriented. Nilai Attribut merupakan suatu data aktual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship. Database pusat sangat dibutuhkan oleh setiap aplikasi untuk mengolah data agar dapat dianalisa. Sebutkan dan jelaskan alasan dibutuhkannya database administration. Fungsinya adalah untuk memberikan pertanyaan kepada User/pengguna untuk menganalisis status pengguna secara individual dan permasalahan yang ada. kelas.mempengaruhi pengambilan keputusan. Diagram (ERD) merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan.  Atribut. Jawab. adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi dan dibedakan dalam lingkungan user (kondisi sebenarnya). Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara ER data modeling dan object data modeling. sesuatu yang penting bagi user dalam konteks sistem yang akan dibuat dengan membedakan dari sekumpulan entity. untuk memberikan tanggung jawab kepada seseorang maupun dari sekelompok dalam sebuah organisasi atas sebuah Database. Misalnya atribut nama pegawai. Prinsip dasarnya sebuah ER model Entity adalah suatu penyajian data dengan menggunakan entity dan relationship sedangkan. Konsep S ENDING A MESSAGE: sebuah objek dapat mengakses data sebuah objek yang lain hanya dengan memanggil metode dari objek tersebut. . ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. dimana variable tersebut “melekat” dengan objek itu sendiri. dan berfungsi mendeskripsikan karakter entitas. ERD menggunakan sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data. Derivatif)  Hubungan (relationship). Untuk melakukan Kontrol security Pertentangan kebutuhan antar user dapat diatasi : Database dibangun dengan prioritas kepentingan seluruh enterprise. konsep ataupun secara perangkat lunak. dimana dijelaskan bahwa struktur dan kelakuan dari tiap objek yang tergabung dalam suatu kelas. atribut dan hubungan antar entitas. Composite. Multivalue. Nilai yang disimpandalam variable instant . (Key. association. Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas. baik dari objek fisik maupun secara konsep. Kelas adalah definisi abstrak dari sebuah objek. adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Kelas disini mirip dengan tipe data abstrak pada bahasa pemrograman. Dibutuhkannya sebuah Database Administration. Diantaranya adalah :    1. merepresentasikan sebuah entitas. serta untuk membuat himpunan statistik. baik secara fisik. Entitas mempunyai elemen yang disebut atribut. Object data modeling merupakan model berbasiskan kumpulan Obyek. pada dasarnya ada 3 macam simbol yang digunakan yaitu :  Entity (entitas). Objek. Jawab : Proses Data standarisasi dengan data dictionary : Dengan keadaan telah distandarkan dimungkinkan pertukaran data antar sistem. nip dari entitas pegawai.

1984 Primashanti. siapa usernya. sumber utama adalah database itu sendiri dan sumber kedua adalah DBMS dengan softwarenya. Menetapkan strategi backup dan recovery Memonitor unjuk kerja dan melayani kebutuhan akan perubahan-perubahan kepentingan. Referensi 1. Untuk melaksanakan tanggung jawabnya DBA harus mempunyai beberapa program utility. Modul Kuliah Sistem Basis Data 1. Pengaturan sumber ini dilakukan oleh seorang Administrator Database(DBA). CATATAN KULIAH ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM:ERD. 1. 8th Edition. Singapore. Hoffer Materi perkuliahan. Santoso Slamet. D ISTRIBUTED D ATABASES : P RINCIPLES & S YSTEMS . 2009 Ceri. Recovery Routine : Memperbaiki kerusakan database pada posisi sebelum kerusakan. 2. 3. Modern Database Management. mengkoordinir dan memonitor penggunaannya dan mendapatkan sumber hardware dan software yang dibutuhkannya. Y. DBA bertanggungjawab atas permasalahan seperti pelanggaran keamanan atau waktu respon sistem yang buruk. Tanggung jawab DBA : Menetapkan isi database Menetapkan struktur data pada penyimpanan sekunder dan metode akses Melayani kebutuhan user Mendefinisikan pengecekan kewenangan penggunaan database oleh user dan menetapkan prosedur validasi suatu database. . 1. McGraw-Hill. DBA dibantu oleh seorang staff yang menyelesaikan fungsi-fungsi ini. Dalam organisasi yang lebih besar. misalnya : Create Routine : Untuk membuat database baru Reorganization Routine : Untuk menyusun kembali database (misal : untuk menghapus tempat-tempat kososng dari record-record yang sudah tidak berlaku) Journalizing / Logging Routine : Untuk mencatat semua operasi yang telah dikerjakan. Stefano & Pelagatti G. Statistical Analisys Routine : Untuk memonitor hasil-hasil database. Ida Ayu. DBA bertanggungjawab atas otorisasi akses ke database.Dalam lingkungan database. 2. Jefrey A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful