P. 1
Makalah Agama 2

Makalah Agama 2

|Views: 47|Likes:
Published by Aisyah Nur Afianti

More info:

Published by: Aisyah Nur Afianti on May 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

MAKALAH AGAMA ISLAM

“PERDAGANGAN ANAK DI INDONESIA”

Disusun Oleh:  Aisyah Nur Afianti  Al Malik Masahiko Otsuka Mahpud  Aldino Jazmi  Aldo Kalula Angky  Listya Zufri  Putri Kusumawardhani

(1206222345) (1206229566) (1206225391) (1206227806) (1206229894) (1206229484)

Fakultas Teknik

Universitas Indonesia

khususnya kepada : 1. yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Perdagangan Anak di Indonesia”. yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. yang sudah memberikan tugas dan petunjuk kepada penulis. 5. Penulisan makalah merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam mata kuliah MPK Agama Islam Universitas Indonesia. mengingat akan kemampuan yang penulis miliki. Teman-teman yang sudah membantu 3. Depok. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi. Rekan-rekan semua di Kelas MPK Agama Islam Fakultas Teknik Universitas Indonesia 4. Bapak Sihabuddin Afroni.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT. Amiin Yaa Robbal „Alamiin. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu. sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini. dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan. 2. Mei 2013 Tim Penulis .

dan juga sebagai seseorang yang mempunyai wawasan untuk menyikapi hal tersebut secara bijak dan juga rasional. pada negara-negara maju pun kasus seperti ini sangat sering ditemui. penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Hal tersebut dikarenakan masalah mengenai perdagangan manusia sudah sangat mengakar dan membudaya dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua wajib mebesarkan. Tapi dalam prakteknya kita sering sekali mendengar berita tentang kekerasan anak. Apakah penyebab perdagangan anak? Apa sajakah modus-modus perdagangan anak? . masyarakat yang madani.1. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas. Maka. hal ini memberikan tantangan kepada penulis dan pembaca sebagai masyarakat Indonesia. perdagangan manusia menjadi salah satu tema yang patut dibicarakan. Tidak hanya negara berkembang saja yang memiliki kasus perdagangan manusia.BAB I PENDAHULUAN 1. Setiap anak mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang serta merasakan hidup di dunia yang luas ini. Latar Belakang Anak adalah titipan TuhanYang Maha Esa yang dititipkan kepada orang tua. mendidik. Isu mengenai perdagangan manusia yang diangkat akan terus dibicarakan sepanjang waktu. Banyak sekali berita yang dimuat di media massa yang isinya mengenai kasus perdagangan manusia. Terlebih lagi kasus perdagangan anak yang saat ini sudah tidak asing lagi di masyarakat. Bahkan.2. Perdagangan manusia membawa dampak buruk bagi semua kalangan masyarakat. 1. Serta adanya pro dan kontra yang datang dari semua kalangan dalam masyarakat Indonesia membuat permasalahan ini harus diluruskan. karena anak adalah generasi muda penerus cita-cita bangsa Indonesia. dan meberi pendidikan hingga anak tumbuh dewasa. Sikap dari berbagai macam kalangan yang beragam dalam menghadapi masalah perdagangan manusia. Masalah ini merupakan masalah yang sangat sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini. 2.

Apa peran keluarga dan masyarakat islam dalam mencegah perdagangan anak? 4. Tidak hanya itu. Apakah peran institusi sosial Islam dan kerukunan umat beragama dalam mencegah perdagangan anak? 5. Selain itu.3. Apa sanksi dari perdagangan anak menurut UUD dan Islam? Bagaimana solusi untuk mengatasi perdagangan manusia di Indonesia? 1.3. Tujuan Penulisan Tujuan penulis membuat makalah ini adalah untuk mengajak semua kalangan untuk memahami situasi kasus perdagangan manusia yang terjadi di Indonesia. tujuan penulis adalah untuk membangun kepedulian semua kalangan masyarakat terhadap kasus perdagangan manusia di Indonesia. penulis juga mengajak semua kalangan untuk memahami apa saja penyebab yang mendorong terjadinya kasus perdagangan manusia serta akibat yang ditimbulkan dari tindakan tersebut. Wujud kepedulian terhadap kasus ini dapat dibangun dengan cara ikut berpartisipasi dalam pencarian solusi untuk masalah perdagangan manusia yang terjadi di wilayah Indonesia. . 6.

BAB II ISI 2. Kurangnya pendidikan dan Informasi Kekurangtahuan akan informasi mengenai perdagangan anak membuat orangorang lebih mudah untuk terjebak menjadi korban perdagangan anak khususnya di pedesaan dan terkadang tanpa disadari pelaku perdagangan anak tidak menyadari bahwa ia sudah melanggar hukum. Himpitan perekonomian itu membuat keluarga khususnya orangtua semakin mudah terbujuk rayu oleh agen atau pelaku perdagangan anak dengan iming-iming serta janji palsu akan pekerjaan yang dapat membuat hidup lebih baik lagi dengan gaji yang besar. semakin banyak rakyat yang tidak mampu untuk membiayai keluarganya khususnya anaknya. Mulai dari biaya pendidikan. .1. hal ini dikarenakan membuat anak tidak betah dirumah dan merasa tidak nyaman sehingga menyebabkan anak lari dari rumah. d. Kehancuran Keluarga Kehancuran keluarga atau permasalahan keluarga dapat menjadi pemicu terlibatnya anak dalam perdagangan. kehidupan sehari-hari. Terjerat Hutang Penjeratan hutang yang terjadi terkadang dijadikan sebagai senjata untuk membuat orang menjadi penghambaan. Kemiskinan Semenjak terjadinya krisis ekonomi mulai tahun 1997. b. yaitu : a. Sehingga terkadang membuat orangtua yang memiliki hutang untuk memberikan anaknya untuk bekerja. Perekonomian semakin sulit. atau lain hal untuk membayar hutang-hutang tersebut. c. Penyebab Perdagangan Anak Dalam kasus perdagangan anak yang beberapa tahun belakangan ini semakin marak beredar di Indonesia terdapat beberapa penyebab yang dapat menjadi dorongan bagi pelaku kejahatan dalam melakukan perdagangan anak. diperistri. semuanya berdampak kepada seluruh elemen masyarakat.

Hal inilah yang membuat kasus perdagangan manusia seolah-olah dihalalkan dan tidak ada titik terang mengenai penyelesaiannya. masih banyak orangtua yang tidak mencatatkan kelahiran anaknya di kantor catatan sipil. h. Para orangtua melakukan hal tersebut karena mereka menganggap bahwa untuk mencatatkan kelahiran anak-anak mereak dibutuhkan sejumlah uang yang besar. maka akan sangat mudah untuk melakukan pemalsuan identitas. hal ini disebabkan karena nilai yang berkembang menyatakan bahwa seorang anak harus membayar semua kebaikan yang dilakukan orangtuanya. g. jumlah penculikan menurun karena sindikat perdagangan ini mengubah strategi mendapatkan anak dengan meminta langsung kepada keluarga yang tidak mampu. Hal ini yang membuat orantua dan anak itu sendiri untuk terjebak menjadi korban. Akibat yang ditimbulkan dari hal ini adalah anak-anak tersebut tidak akan tercatat oleh negara. Karena hal ini sangat minim dilakukan. Apabila sewaktu-waktu mereka menjadi korban perdagangan manusia. Kurangnya Pencatatan / Dokumentasi Dokumentasi ini meliputi akta kelahiran atau surat keterangan kelahiran.2. Sampai saat ini. mereka akan sangat sulit untuk mendapatkan bantuan dari pihak terkait. "Kalau dari jumlah angka penculikan bayi memang menurun tiga tahun terakhir. Sampai saat ini. Kurangnya Sikap Pemerintah Faktor terakhir adalah lemahnya aparat penegak hukum dan pihak-pihak terkait dalam melakukan penjagaan terhadap indikasi terjadinya kasus perdagangan manusia. perdagangan bayi yang marak terjadi tidak berbanding lurus dengan jumlah penculikan anak. 2. Modus Perdagangan Anak Dalam beberapa tahun terakhir. Budaya Budaya merupakan faktor untuk seorang anak terlibat menjadi korban perdagangan anak.e. Terbatasnya Kesempatan Kerja Ketidakjelasan akan pekerjaan membuat orang menjadi pasrah dalam menerima pekerjaan untuk dipekerjakan sebagai apa saja dan hal ini yang membuat para pelaku menargetkan anak sebagai korban. Dalam jangka waktu tiga tahun terakhir. para pelaku kasus perdagangan manusia masih dapat bebas berkeliaran tanpa adanya pengawasan yang ketat dari aparat penegak hukum. Modus penculikan yang mereka gunakan bergeser dengan meminta bayi secara baik- . f.

Perubahan modus tersebut. Dengan perubahan strategi seperti ini. tenteram dan terarah. maka penculikan tersebut akan lebih berisiko dibanding meminta anak secara baik-baik. bersifat religi (pendidikan agama) agar kehidupan dalam keluarga berjalan dengan baik. Dengan modus ini. Setelah membidik bayi yang akan dijual. kumuh." kata Ketua Divisi Pengawasan dan Monev KPAI Muhamad Ihsan kepada wartawan pada Rabu (6/2/2013). Modus ketiga. dengan cara mendatangi daerah padat. pemilik panti tidak akan memberikan laporan kehilangan anak. bersifat sosialisasi . sindikat ini bisa meminta bayi yang telah dilahirkan sebagai anak asuhnya. orangtua tidak akan melaporkan kepada kepolisian mengenai kehilangan anak. orangtua kurang mampu akan diberi bantuan sehingga ketika melahirkan. mereka keliling dengan mengamati klinik dan mengidentifikasi ibu miskin yang sedang hamil. Jika anak mereka diculik dan segera melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. sejahtera. Bidan atau calo bertugas untuk membuat surat keterangan lahir dengan mencantumkan nama yang ditunjuk sebagai orangtua bayi sehingga dapat mengurus akta kelahiran dan paspor anak.3. keluarga dan masyarakat. Peran Keluarga dan Masyarakat Islam Dalam Mencegah Perdagangan Anak Keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat dan berperan sebagai lembaga pendidikan informal. kata Ihsan. Ihsan mengungkapkan. 2. setelah mendapatkan anak dari orangtua tersebut. Selain itu. Setelah melakukan pendekatan. pelaku (trafiker) bekerja sama dengan bidan atau calo. Modus seperti ini membuat data penjualan bayi dari hasil penculikan tidak masuk ke pihak kepolisian atau lembaga terkait. atau pekerjaan-pekerjaan tanpa keahlian lainnya. Dalam menjaring korbannya oknum-oknum yang sering melakukan perdagangan anak memiliki beberapa cara atau modus untuk mendekati korban maupun keluarga korban diantaranya dengan menjanjikan pekerjaan. mereka membujuk orangtua agar anaknya diasuh. Pekerja Restoran. seperti : PRT (Pembantu Rumah Tangga). Pertama. terdapat modus-modus yang dilakukan sindikat perdagangan anak untuk mendapatkan bayi. Fungsi pendidikan dalam keluarga tidak terlepas dari peranan ayah dan ibu yang memiliki beberapa turunan fungsi yang bersifat kultur (pendidikan budaya) untuk mempartahankan budaya dan adat keluarga. Ada juga oknum yang menjanjikan korbannya untuk dapat bekerja di luar negeri dengan diiming-imingi gaji yang besar. kata Ihsan. Modus kedua. dan miskin. Dari hasil penelusuran. kata Ihsan.baik dari orangtuanya dengan iming-iming akan diasuh dan dibesarkan dengan baik agar menjadi orang sukses. didasari oleh risiko penculikan anak yang akan dilaporkan oleh orangtua bayi. kata Ihsan. mereka mendatangi panti-panti asuhan dan mencari anak yang bisa diasuh. pendidikan dalam keluarga juga bersifat ekonomis (pendidikan ekonomi) sehingga tidak tercipta krisis keuangan keluarga. merupakan lingkungan budaya pertama dan utama dalam menanamkan norma dan mengembangkan berbagai kebiasaan dan perilaku yang dianggap penting bagi kehidupan pribadi.

bersifat protektif (pendidikan proteksi) untuk melindungi wahana keluarga dari pengaruh apapun atau faktor apapun yang merugikan bagi keluarga dan lainya.Sudah menjadi rahasia umum bahwa eksploitasi anak bisa saja datang dari keluarga. kesempatan ekonomi yang terbatas. juga perceraian dini. 4. 2. rentan terhadap kondisi-kondisi yang sewenang-wenang dan kondisi yang mirip dengan perbudakan. Peran anak dalam keluarga Kepatuhan terhadap orang tua dan kewajiban untuk membantu keluarga membuat anak-anak rentan terhadap praktek trafficking. misalnya menyuruh anak untuk menjadi TKI. 5. Anak-anak perempuan yang sudah bercerai secara sah dianggap sebagai orang dewasa dan rentan terhadap praktek trafficking hal ini disebabkan kerapuhan ekonomi mereka. gangguan perkembangan pribadi. putus sekolah. 3. Peran perempuan dalam keluarga Meskipun norma-norma budaya menekankan bahwa tempat perempuan adalah di rumah sebagai istri dan ibu. Kurangnya pencatatan kelahiran Orang tanpa pengenal yang memadai lebih mudah menjadi mangsa trafficking karena usia dan kewarganegaraan mereka tidak terdokumentasi. Perkawinan dini Perkawinan dini mempunyai implikasi yang serius bagi para anak perempuan termasuk bahaya kesehatan. Hal itu dipengaruhi hal-hal berikut: 1. Orang yang ditempatkan sebagai buruh karena jeratan hutang khususnya. bisa-bisa si anak malah terjebak dalam jaringan yang memberdayakan anak (terutama perempuan) untuk dipekerjakan di tempat-tempat yang tidak semestinya. Sejarah pekerjaan karena jeratan utang Praktek menyewakan tenaga anggota keluarga untuk melunasi pinjaman merupakan strategi penopang kehidupan keluarga yang dapat diterima oleh masyarakat. lebih mudah diwalikan ke orang dewasa manapun yang memintanya. Rasa tanggung jawab dan kewajiban membuat banyak wanita bermigrasi untuk bekerja agar dapat membantu keluarga mereka.(pendidikan sosial) agar menciptakan suasana yang kondusif baik secara internal maupun eksternal. juga diakui bahwa perempuan seringkali menjadi pencari nafkah tambahan/pelengkap buat kebutuhan keluarga. dan seringkali. 6. Anak-anak yang perdagangkan. . misalnya. Perdagangan manusia juga dipicu oleh faktor-faktor budaya masyarakat yang juga memberikan kontribusi terhadap terjadinya praktek trafficking. Jika tidak paham akan prosedur. Kurangnya pendidikan Orang dengan pendidikan yang terbatas memiliki lebih sedikit keahlian/skill dan kesempatan kerja dan mereka lebih mudah diperdagangkan karena mereka bermigrasi mencari pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian.

S. trafiking terhadap perempuan dan anak juga tidak dibenarkan dalam perspektif Islam.160. kemampuan dalam berbicara. Tetapi.000. Kyai Husein Muhammad dari Fahmina Institute.2. Karena dalam perspektif Islam. sampai sekarang penegakan hukum kasus ini kurang tegas. ancaman tindak pidana perdagangan anak.00 dan paling banyak Rp. Kami beri rizki yang baikbaik. Sementara UU No. Al-Isra 70. Pasal 3. Selain melanggar hak-hak asasi manusia dan merupakan kejahatan kemanusiaan . 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang memberikan sanksi tegas terhadap pelaku tindak pidana perdagangan anak.800. Pernyataan tersebut jelas tidak membedakan baik itu perempuan maupun laki-laki.000.Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2. Maka sangat jelas.5. misalnya. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang berbunyi: quot. dan Pasal 4 dilakukan terhadap anak. hukumannya ditambah sepertiga. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa tindak pidana perdagangan anak menurut Pasal 17 UU NO. Sanksi dari Perdagangan Anak Menurut UUD dan Islam Undang-Undang No. bentuk rupa yang baik . 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pun melarang perdagangan anak. yang menyatakan bahwa : ?Sungguh. misalnya pada Q. yaitu dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. Cirebon mengatakan bahwa dari teks Al-Qur?an maupun Sunnah (hadist) yang menyatakan kewajiban manusia untuk menjaga prinsip-prinsip kemanusiaan.000. hal ini melanggar hak asasi manusia dan ketentuan Allah yang sudah dijelaskan bahwa kedudukan manusia semua sama. bahwa Islam mengharamkan perbudakan dan trafiking atau perdagangan manusia dalam arti yang lebih umum. Kami benarbenar memuliakan anak-anak Adam (manusia). maka ancaman pidananya ditambah 1/3 (sepertiga).000. yaitu dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 160 juta Rp 800 juta. quot. Kami sediakan bagi mereka sarana dan fasilitas untuk kehidupan mereka di darat dan di laut. Banyak sekali pelaku kasus perdagangan anak tidak mendapatkan sanksi hukuman berat di pengadilan. Allah juga sangat memuliakan manusia dengan menganugerahkan manusia dengan akal fikiran. apapun alasannya.00. serta Kami utamakan mereka di atas ciptaan Kami yang lain. Sesuai Pasal 17 UU ini.

. 2. Solusi pertama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan pemuka agama dan pemerintah. maka diharapkan tingkat perdagangan manusia akan sdikit berkurang. perlu diadakan penyuluhan dan sosialisasi masalah yang rutin mengenai perdagangan manusia kepada masyarakat. Pendidikan tentu saja tidak hanya diberikan kepada masyarakat golongan menengah ke atas. perdagangan manusia seringkali terjadi pada masyarakat dengan taraf pendidikan yang cukup rendah. Solusi lainnya adalah memberikan pengetahuan dan penyuluhan seefektif mungkin kepada masyarakat. Solusi selanjutnya adalah meningkatkan pengawasan di setiap perbatas NKRI serta meningkatkan kinerja para aparat penegak hukum. Justru pendidikan tersebut harus diberikan kepada kaum kelas bawah. serta pemberdayaan perempuan. karena mereka rentan sekali menjadi korban praktik perdagangan manusia. Apabila pengawasan sudah ketat dan hukum sudah ditegakkan. Untuk dapat mencegah masalah ini. maka keinginan untuk bermigrasi dan bekerja di luar negeri akan berkurang dan resiko perdagangan manusia pun akan semakin berkurang juga. Pendidikan harus diberikan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua lapisan masyarakat. Kejahatan seperti perdagangan manusia dapat saja terjadi. Kemungkinan untuk terjadi akan semakin besar apabila tidak ada pengawasan yang ketat oleh aparat yang terkait. Dengan sosialisasi secara terus-menerus.6. Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan agar kasus perdagangan manusia dapat berkurang. Apabila kesadaran masyarakat akan bahaya dari perdagangan manusia sudah muncul.serta hak kepemilikan yang Allah sediakan di dunia yang tidak dimiliki oleh makhlukmakhluk lainnya. Apabila lapangan kerja di Indonesia sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Solusi dalam Menghindari Perdagangan Anak Rendahnya tingkat ekonomi. pendidikan. masyarakat akan mengetahui bahaya masalah ini dan bagaimana solusinya. Solusi kedua adalah memperluas tenaga kerja. dan situasi psikologis adalah penyebab utama terjadinya perdagangan manusia. maka kasus perdagangan manusia dapat berkurang. fokus pada program Usaha Kecil Menengah (UKM).

Berperan aktif dapat dilakukan dengan cara melaporkan kasus perdagangan manusia yang diketahui kepada pihak yang berwajib. terlebih lagi orang-orang yang dianggap berpotensi mengalami tindakan perdagangan manusia. kita juga dapat berperan aktif untuk menanggulangi permasalahan ini. namun apabila semua orang bergerak untuk turut melakukannya. Sebab. Oleh karena itu. Kesimpulan Anak adalah titipan dari Allah SWT yang paling berharga kepada orangtua. Sudah menjadi kewajiban masyarakan untuk menyampaikan apa yang terjadi pada orang lain.1. Apabila informasi seperti ini tidak disebarluaskan. banyak faktor seperti kekurangan biaya untuk memenuhi . bukan tidak mungkin masalah ini akan teratasi. Mungkin hal yang dilakukan hanyalah sesuatu yang kecil dan sederhana. Masyarakat juga bisa mengarahkan keluarganya untuk lebih berhati-hati terhadap orang lain.Setelah masyarakat mengetahui masalah ini. Tetapi dewasa ini. orang yang tidak mengetahui adanya permasalahan ini tidak akan menyadari bahwa hal ini mungkin telah terjadi pada orang lain di sekitar mereka. maka rantai masalah ini tidak akan pernah terputus. baik yang tidak dikenal maupun yang sudah dikenal. BAB III PENUTUP 3. orangtua mempunyai kewajiban lebih untuk merawat dan mendidik anaknya hingga dewasa dan menjaga agar tidak terjadi hal-hal buruk kepada anaknya. Setelah mengetahui dan berusahaa berbagi dengan masyarakat yang lain. saatnya mereka memberitahu keepada orang lain yang belum tahu. Solusi terakhir adalah berperan aktif untuk mencegah.

dan yang paling penting. Tidak hanya orangtua yang perlu menanamkan dengan baik cara menjaga diri kepada sang anak. dibutuhkan kerjasama yang menyeluruh dari semua pihak untuk menurunkan angka penculikan dan perdagangan anak di Indonesia. faktor eksternal seperti kurangnya pencatatan bayi yang baru lahir.kebutuhan rumah tangga. jelas-jelas secara hukum dan agama perdagangan anak ini sangat dilarang karena mencabut kebebasan serta hak-hak lain sang anak sebagai manusia.id http://www. berkurangnya keimanan dan rasa saling peduli antar satu sama lain menyebabkan maraknya perdagangan anak.or.gugustugastrafficking. Oleh karena itu. berkurangnya lapangan kerja saat ini. http://www. 23 Februari 2010. pihak-pihak yang berwenang pun harus serius dalam mencegah hal ini mulai dari pencatatan bayi yang baru lahir.jurnalperempuan. pemberian sanksi yang berat kepada terdakwa penculikan dan perdagangan.wordpress. DAFTAR PUSTAKA      Ahmad Sofian: Harian Kompas. serta anti-suap jika pihak-pihak penculik atau pedagang anak menawarkan uang agar tidak ditangkap. pelacakan yang menyeluruh terhadap kasus-kasus penculikan anak. ketidakharmonisan dalam berumah tangga. Padahal.org http://puanamalhayati. rendahnya tingkat pendidikan untuk masyarakat kurang mampu dan lain sebagainya turut berperan penting dalam melonjaknya angka perdagangan anak akhirakhir ini.com/yjp.com .jpo/?act=berita%7C-348%7CN http://majelisfiqih. Tidak hanya faktor internal.

kompas.  http://www.com http://megapolitan.voaindonesia.com/ .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->