P. 1
Pancasila... rangkuman yuhuuu

Pancasila... rangkuman yuhuuu

|Views: 11|Likes:
Published by Kartika Dhewii M
BAB 11
OTONOMI DAERAH
Tidak ada pemerintahan tanpa rakyat (masyarakat). Pemerintahan justru terbentuk karena adanya suatu negara-bangsa. Hal ini dapat ditelusuri dari sejarah kelahiran negara-negara, setelah suatu negara terbentuk maka disusunlah sistem pemerintahan suatu negara. Dalam praktiknya sistem suatu negara berbeda satu sama lain. Ada negara yang menganut sistem pemerintahan liberal, agama, komunis, totaliter, parlemen, demokrasi dan parlementer.

BAB 12
WAWASAN KEBANGSAAN

LATAR BELAKANG
Perbedaan pulau, ras, budaya dan agama di Indonesia sangat rentan untuk terjadinya konflik di dalam masyarakat. Penyimpangan terhadap tujuan otonomi daerah sebagai kebijakan Negara dapat memicu konflik antar-daerah tentang batasan pulau.

BAB 11
OTONOMI DAERAH
Tidak ada pemerintahan tanpa rakyat (masyarakat). Pemerintahan justru terbentuk karena adanya suatu negara-bangsa. Hal ini dapat ditelusuri dari sejarah kelahiran negara-negara, setelah suatu negara terbentuk maka disusunlah sistem pemerintahan suatu negara. Dalam praktiknya sistem suatu negara berbeda satu sama lain. Ada negara yang menganut sistem pemerintahan liberal, agama, komunis, totaliter, parlemen, demokrasi dan parlementer.

BAB 12
WAWASAN KEBANGSAAN

LATAR BELAKANG
Perbedaan pulau, ras, budaya dan agama di Indonesia sangat rentan untuk terjadinya konflik di dalam masyarakat. Penyimpangan terhadap tujuan otonomi daerah sebagai kebijakan Negara dapat memicu konflik antar-daerah tentang batasan pulau.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Kartika Dhewii M on May 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2014

pdf

text

original

BAB 11 OTONOMI DAERAH Tidak ada pemerintahan tanpa rakyat (masyarakat).

Pemerintahan justru terbentuk karena adanya suatu negara-bangsa. Hal ini dapat ditelusuri dari sejarah kelahiran negara-negara, setelah suatu negara terbentuk maka disusunlah sistem pemerintahan suatu negara. Dalam praktiknya sistem suatu negara berbeda satu sama lain. Ada negara yang menganut sistem pemerintahan liberal, agama, komunis, totaliter, parlemen, demokrasi dan parlementer. Dalam implementasinya, tugas ntuk melaksanakan pemerintahan ini serentak dilaksanakan oleh pusat dan daerah, itu sebabnya, baik pejabat pusan maupun daerah disebut sebagai “pejabat negara”. PEMERINTAHAN PUSAT DAN PEMERINTAHAN DAERAH Otonpmi berasal dari kata Inggris autonomi yang berasal dari bahasa Yunani autonomos, auto berarti sendiri dan nomos bararti undang-undang, jadi otonomi adalah hak untuk mengurus atau mengatur sendiri secara bertanggung jawab. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Pasal 1 Tahun 2004, maka pemerintah Pusat dan Daerah adalah sebagai berikut: 1. Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut pemerintah adalah presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintah Negara Republik Indonesia sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 2. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggara urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 3. Pemerintah daerah adalah Gubernur,Bupati atau Walikota dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. 4. Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Adapun otonomi daerah dijelaskan pada pasal 1 butir 5-8 sebagai berikut: 1. otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 1. Daerah Otonom yang selanjutnya disebut daerah adah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam system Negara Kesatuan Republik Indonesia. 1. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintah oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam system Negara Kesatuan Republik Indonesia. 1. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan / atau kepada instansi vertical di wilayah tertentu. STATUS QUESTIONIS Otonomi daerah sebagaimana jelas termaktub dalam butir 5 pasal 1 Bab 1 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yaitu “hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.”

sebab pada kenyataanya yang menjadi sejahtera adalah pera pejabat Negara. Kewenangan pada bidang pertahanan dan keamanan. dan 1. maka tujuan berbangsa dan bernegara akan tercapai. Perizinan 5.Pertayaan atau (status questionis) dalam penyelenggaraan Negara implementasinya tidak selalu seiiring sejalan sebagaimana yang dicita-citakan dan ditetapkan. Kewenangan di bidang peradilan. TUJUAN OTONOMI DAERAH Apa tujuan dari otonomi daerah? Penglaman histories hidup berbangsa dan bernegara sejak proklamasi hingga saat ini mengalami pasang surut dan tarik ulur hubungan antar pusat dan daerah. SISTEM PEMERINTAHAN< DISTRIBUSI TANGGUNG JAWAB< DAN KEWENANGAN Kini tiba saatnya melihat sekilas peraturan (perundang-undangan) yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. kecuali dalam lima bidang berikut ini. Kesehatan 2. Tujuan otonomi daerah adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan kemampuan suatu daerah demi kemaslahatan masyarakat daerah itu sendiri. Penyelenggara pemerintahan dalam praktiknya tidak selalu bersih (clean government). Sebelum era reformasi system pemerintahan pada tahun 1999. Ekonomi 4. Kewenangan di bidang moneter dan fiscal Peraturan di atas dengan gamblang menyebutkan bahwa kewenangan dan pengelolaanya berada di tangan pemerintah pusat. perilaku atau mindset oknum pejabat Negara. yaitu: 1. Keamanan Jika kelima bidang diatas yang diselenggarakan pemerintah daerah tadi dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. system pemerintahan 1. 1. proses penyelenggaraan pemerintahan. 1. kita menganut system pemerintahan terpusat atau sentralistik namun setelah reformasi system pemerintahan diganti menjadi disentralisasi. Dengan demikian. Kewenangan pada bidang politik. Bidang apa sajakah yang diselenggarakan pemerintah daerah untuk memakmurkan dan menyejahterakan rakyatnya? Bidang-bidang yang dimaksud adalah: 1. Kewenangan pada bidang agama. dan 1. semntara rakyat tetap menderita. Pendidikan 3. 1. penelenggaraan pemerintahan tidak mencapai tujuannya. Kemudian dimana letak pokok persoalannya? Letak persoalan terletak pada tiga hal mendasar berikut ini: 1. Sebagaimana kita tahu bersama bahwa Pasal 7 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 menyerahkan seluruh kewenangan bidang pemerintahan kepada daerah. Bidang-Bidang Yang Menjadi Tanggung Jawab Daerah . Bagaimana penyelenggaraan Negara di Indonesia? Harus diakui bahwa masih terdapat ketimpang an antara cita-cita dan kenyataan. Kebaikan umum (bonum commune) atau kesejahteraan bersama hanyalah sebatas restorika.

prasyarat menuju persaingan itu adalah menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani. Jika suatu daerah aman maka dunia usaha dapat dengan leluasa hidup dan berkembang. dan panti jompo. rumah bersalin. sehingga meningkatkan pendapatan daerah. balai pengobatan.Bidang Kesehatan Suatu bangsa akan produktif manakala sanggup bersaing dengan bangsa lain. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab dan tugas Pemda untuk membangun dan memajukan perekonomian daerahnya. hal ini terbukti dari pengalaman empiris bahwa negara maju ialah negara yang tingkat pendidikanya rata-rata pendidikanya tinggi. Bidang Ekonomi Ekonomimerupakan indikator yang paling tampak dari kesejahteraan suatu masyarakat. Pemerintah daerah sangat memperhatikan bidang kesehatan dengan cara membangun rumah sakit-rumah sakit. Bidang Perizinan perizinan telah mendapat cap negatif dari masyrakat kita. maka lahirlah departemen yang mengurus bidang pendidikan. puskesmas. Untuk itu pemerintah yang reformatif perlu merubah pandangan masa lalu tanpa merubah prinsip kehati-hatian dalam memberi izin sehingga lebih mudah dalam mendapatkan izin. Masyarakat yang makmur diukur dari tingkat pendapatan perkapitanya. Oleh karena itu Pemda perlu menjamin keamanan daerahnya.dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dan mendorong tumbuhnya perekonomian daerah. Semakin banyak izin usaha keluar semakin banyak peluang usaha yang ada.pemerintah daerah perlu secara sistematis dan terprogram melayani masyarakat di bidang pelayanan kesehan. misaluntuk mendapat izin kerap kali harus mengeluarkan biaya yang ekstra / suap-menyuap. Bidang Keamanan Prasyarat dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerahyangberpihak pada rakyat adalah faktor keamanan. Sehingga praktek KKN marak terjadi di bidang perizinan. Pemda berperan aktif dalam menangani dan menyelesaikanya. balai kesehatan ibu dan anak. Hal ini merupakan pengalaman dari masa lalu saat berurusan dengan pihak perizinan selalu mendapat tekanan. Namun dalam implentasinya Pemda mengerahkan sumber daya luar untuk memajukan daerahnya. MASYARAKAT SEBAGAI SUBJEK Undang-Undang otonomi daerah dengan tegas menggaris bawahi bahwa pemerintah daerah mempunyai kewenangan untuk mengatur dam mengurusi sendiri urusan pemerintahan dan . posyandu.misal pihak swasta dan pihak lain terkait untuk membangun dan menyediakan infrastruktur pendidikan.Pemda perlu juga menyediakan dan memfasilitasi semakin terbukanya kesempatan kerja seluas-luasnya.Oleh karena itu upaya memberantas buta huruf dan meningkatkan mutu serta layanan pendidikan menjadi tugas negara yang dalam pelaksanaanyadiatur oleh pemerintah. Tidak mengherankan bila di masa lalu dan di beberapa daerah saat ini bagian perizinan pada pos pemerintahan daerah dianggap sebagai "lahan basah". Bidang Pendidikan masyarakat terdidikakanlebih cepat akselerasinya munuju kemakmuran dibandingkan dengan masyarakat yangkurang terdidik. Sementara jika terjadi wabah atau bencana alam.

BAB 12 .kepentingan masyarakat. Dengan demikian masyarakat menjadi subjek bukan objek. Demikianlah otonomidaerah bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kemampuan suatu daerah demi kemaslahatan masyarakat daerah itu sendiri. Pemda harusmensejahterakan masyarakatnya dan menjadi ukuran atas segala sesuatu yang dilakukan adalah masyarakat. Apabila suatu daerah maju maka akan memberikan kontribusi bagi produktifitasnya dan daya saing negara-bangsa Indonesia.

paham dan semangat kebangsaan. yaitu pertama.WAWASAN KEBANGSAAN LATAR BELAKANG Perbedaan pulau.J. John Locke. tetapi hanya dapat ditemukan dalam teks pidato tersebut. Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang artinya adanya sekelompok masyarakat yang mendiami satu wilayah yang dipersatukan karena kesamaan ras. J. ras. Selanjutnya Soepomo juga memberikan tiga wacana untuk dipilih sebagai dasra-dasar negar yang paling sesuai dengan Indonesia dan harus disesuaikan dengan hubungan Negara dan agama. dan Lenin yang . PEMIKIRAN WAWASAN KEBANGSAAN Menurut kamusa besar bahasa Indonesia . kedua. Dengan demikan wawasan dapat diartikan sebagai cara pandang ke dalam (inlook) dan /atau keluar(outlook) tentang sesuatu secara jelas dan utuh. Soepomo menjelaskan tentang tiga syarat mutlak bagi terbentuknya Negara. menentukan dasar pengertian atau konsep Negara. dan H. budaya dan agama di Indonesia sangat rentan untuk terjadinya konflik di dalam masyarakat. menetapkan dasar system pemerintahan.J. Penyimpangan terhadap tujuan otonomi daerah sebagai kebijakan Negara dapat memicu konflik antar-daerah tentang batasan pulau. Herbert Spencer. budaya. Ailiran ini beranggapan Negara adalah masyarakat hokum yang disusun atas kontrk social antar seluruh orang dalam msyarakat tersebut. ataupun politik. wawasan berarti suatu pandangan atu paham suatu tentang suatu hal. Rasa dan paham kebangsaan merupakan energy kuat yang melahirkan semangat kebangsaan. sejarah. Kegagalan Indonesia untuk keluar dari penjajahan Belanda disebabkan tidak adanya ikatan kesatuan untuk berjuang. Paham Integralistik Menurut Soepomo Pada tanggal 31 mei 1945. Laski. dan aspirasi perjuangan pada masa lalu. Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang mendasar dan komiten yang kuat terhadap wawasan kebangsaan Indonesia dan nilai dasar bagi ketahanan nasional Indonesia. membentuk Negara yang berdaulat. Jadi kebangsaan adalah suatu rasa dari kesadaran yang lahir secara alamiah karena adanya kebersamaan social yang tumbuh dari kebudayaan. Istilah integralistik dapat kita temukan dalam hokum tata Negara ataupun ilmu Negara. Sebagai suatu bangsa dan Negara. Indonesia sangat memerlukan wawasan kebangsaan untuk menghalu konflik dari dalam dan dari luar. yang diajarkan oleh Thomas Hobbes. Soepomo menyampaikan pidato tentang dasar Negara kebangsaan atau Negara integralistik. Rousseau. Pemikiran tentang wawasan kebangsaan harus bersifat dinamis karena wawasan kebangsaan meliputi rasa. yaitu:  Teori individualistic. Konsep wawasan kebangsaan bermula dari adanya kesadaran tentang kebhinekaan. Taktik devide et impera Belanda sangat berhasil untuk mengadu domba rakyat Indonesia merupakan cermin dari kelemahan Indonesia di masa lampau.  Teori golonga atau teori kelas yang digagas oleh Karl Marx Engels. dan yang ketuga. Tiga wacana itu merupakan teori-teori Negara .

Bentuk dari Negara yang terintegrasi secara baik adalah apabila:  Negara yang bersangkutan secara ideologis tidak mengalami ganguan masalah. Soekarno telah memiliki pandangan yang kua tentang bentuk Negara. Konsep Negara kesatuan . Dari ketiga teori diatas Soepomo memilih teori yang ketiga. Untuk itu dibutuhkan Negara yang terintegrasi dengan baik. Menurut beliau Negara akan mengakui dan menghormati golongan masyarakat yang berkewajiban menetapkan persatuan dan kesatuan. yaitu teori integralistik. Negara terdiri atas susunan masyarakat yang integral. Aliran ini beranggapan Negara dibentuk tidak untuk kepentinga perseorangan ataupun untuk golongan. Kebangsaan yang dimaksud adalah bukan kebangsaan dalam arti yang sempit tetapi dalam arti yang luas. Pada 1 Juli 1945 Soekarno mengusulkan Negara kebangsaan yang dirumuskan dan diberi nama Pancasila. Wawasan Kebangsaan dan Negara Kebangsaan Menurut Susilo Bambang Yudhoyono Wawasan kebangsaan dan Negara kebangsaan merupakan suatu pemikiran yang sangat strategis untuk kekuatan Negara dan kelanjutan Negara. UUD1945. semua bagian dan semua individu yang saling berkaitan satu dengan yang lain dan bersatu. dan Bhineka Tunggal Ika harus ditanamkan dan diingatkan dalam kepribadian masyarakat Indonesia. kuat dan mendiri merupakan cita-cita Soekarno.beranggapan Negara merupakan alat dari kelas atau golongan tertentu untuk menindas kaum yang memiliki kedudukan yang lemah. dan memiliki bahasa yang satu adalah nasionalisme yang dimaksud karena Indonesia haya sebagian dari dunia.  Negara yang bersangkutan mampu memelihara dan mempertahankan keutuhan wilayah. tetapi Negara menjamin kepentingan masyarakat sebagai wujud dari kebersamaan atau persatuan. karena bentuk mufakat sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia. Paham Nasionalisme atau Kebangsaan Menurut Soekarno Sejak Indonesia ingin merdeka . baginya teori inisesuai dengan budaya Indonesia.  Negara yang bersangkutan memiliki integrasi social yang cukup kuat. Adam Muller dan Hegel. . Indonesia tidak mempertentangkan masalah mayoritas maupun minoritas. Oleh karenanya Soekarno beranggapan bahwa Negara nasional Indonesia harus kuat. meliputi semua golongan . Negara dan individu dilihat sebagai kesatuan yang mesing-masing memilki kesamaan kedudukan dan kewajiban.  Teori integralistik diajarkan oleh Spinoza. bangga sebagai satu bangsa . Dalam mengantisipasi perubahan dan pergeseran pola piker masyarakat Indonesia karena factor globalisasi maka Pancasila. Akan tetapi kondisi masyarakat yang memilki banyak perbedaan mendorong Soekarno menyusun konsep dasar Negara yang paling penting adalah nasionalisme atau kebangsaan. Cinta tanah air. karena terlihat jelas dalam konsep maupun pemikiran Pancasila maupun UUD 1945. Pengambilan keputusan secara mufakat menunjukan suatu cara untuk menjaga keseimbangan di dalam masyarakat dan Negara.

yaitu memerlukan ruang hidup serta mengenal proses lahir.harus  Pan region 3.  Pan region 4. seluruh benua Eropa dan Afrika diserahkan kepada Jerman. berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menurut Soekarno geopolitik Indonesia adalah tanah air Indonesia. daerah kekaisaran Rusia di wilayah Asia Tengah dan timur dan Asia selatan yang harus diserahkan kepada Rusia. Suatu negara dalam memepertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam. Semakin tinggi kebudayaan suatu bangsa. Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia tentang dirinya yang Bhineka. tetapi juga dapat menyusut mati.  Pan region 2. sejarah dan kondisi budayanya untuk mencapai cita-cita dan mencapai kepentingan nasionalnya. tumbuh dan berkembang. benua asia dan Australia kecuali asia selatan yang harus diserahkan kepada negara kekaisaran Jepang. benua Amerika harus diserahkan kepada Amerika Serikat. WAWASAN NUSANTARA Yang menjadi dasar perkembangan wawasan kebangsaan antara lain geopolitik dan geostrategi.  Bagaimana bangsa memandang diri dan lingkunganya.  Pan region 1. semakin besar kebutuhan dukungan akan sumber alam yang diperlukan. Sir Halford Mackinder (1861-1947) Barang siapa yang ingin menguasai dunia maka syaratnya harus menguasai “daerah jantung dunia” atau Eropa Timur.Tantangan dan ancaman terhadap wawasan kebangsaan:  Aspek negative dari proses globalisasi  Perkembangan pandangan subnasionalisme  Pemikiran primordialisme  Gagasan nasionalisme seperti chauvinism  Suatu pandangan yang berusaha untuk memonopoli suatu kebenaran PANDANGAN PARA AHLI TENTANG PAHAM KEDAULATAN WILAYAH Friedrich Ratzel (1844-1904) Teori yang dipengaruhi oleh Charles Darwin mengatakan pertumbuhan negara mirip dengan pertumbuhan organisme. Wawasan ini menentukan :  Bagaimana bangsa memanfaatkan kondisi geografis. Istilah yang sering digunakan sebagai wawasan nusantara adalah wawasan nusantara yang digali dari kejayaan kerajaan Majapahit. yang menguasai laut akan menguasai perdagangan dunia dan akan menguasai dunia. Karl Haushofer (1896-1946) Hakikatnya dunia dibagi atas empat kawasan benua (pan region) yang masing-masing patut diserahkan kepada negara. Sir Walter Raleigh (1554-1618) dan Alfred Thayer Mahan (1840-1914) Apabila memilki armada perang tidak akan ada yang dapat mengalahkanya di samudera dunia. . dan lingkungan geografisnya yan gberwujud kepulauan.

ZEE dikukuhkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983. pemerintah Indonesia menetapkan bahwa lebar laut wilayah Indonesia menjadi 12 mil diukur dari garis-garis dasar yang menghubungkan titik terluar dari pulau-pulau terluar dalam wilayah Republik Indonesia yang dikenal juga dengan istilah point to point theory. Kata nasional berasal dari bahasa Inggris “nation” yang berarti negara. diliat dari sudut pandang geostrategi. Zona Ekonomi Eksklusif Tahun 1980. zaman HindiaBelanda. 2. tantangan. Indonesia memiliki keunggulan: . Dengan demikian. Jadi ketahanan nasional kemudian dapat didefinisikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk menghadapi dan mengatasi semua ancaman.  Jika tidak ada perjanjian garis batas. hambatan dan gangguan baik dari dalam maupun dari luar yang membahayakan integritas. 4. lebar laut wilayah Hindia-Belanda adalah 3 mil diukur dari garis rendah air pantai di tiap pulau. tabah.Dasar pemikiran historis dan yuridis formal tentang wawasan nusantara dalam pembukaan UUD 1945 yang dibicarakan adalah wilayah Indonesia. maka batas landas kontinen Indonesia adalah suatu garis yang ditarik ditengah-tengah antra pulau terluar Indonesia dan titik terluar wilayah negara tetangga. lebar laut Indonesia menjadi 200 mil diukur dari garis-garis dasar yang mneghubungkan titik terluar dari pulau-pulau terluar dalam wilayah Republik Indonesia. Katahanan berasal dari kata tahan yang berati:  Tahan menderita. sehingga nesional dapat diartikan sebagai adanya rasa kepemilikan terhadap negaranya atau setia dan cinta tanah air. Territorial Zee-en Maritieme Kringen Ordonantie Tahun 1939.  Tidak kenal menyerah.  Pemerintah bersedia menyelesaikan garis batas landas kontinen dengan negaranegara tetangga dengan perundingan. Deklarasi Juanda. didasrkan pada deklarasi Juanda sebagai perhitungan garis dasar. identitas dan kelangsungan hidup suatu bangsa dan negara. 13 Desember 1957. ketahanan nasional lebih mengacu pada geostrategi.  Dapat menguasai diri. menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 1973 tentang landas kontinen Indonesia yang memuat pokok-pokok sebagai berikut:  Segala sumber kekayaan alam yang terdapat dalam landas kontinen Indonesia adalah milik eksklusif Negara Republik Indonesia. KETAHANAN NASIONAL Ketahanan nasional terdiri atas dua kata yaitu katahanan dan nasional.  Tuntutan di atas tidak mempengaruhi sifat dan status perairan di atas landas kontinen serta udara di atas perairan itu. yaitu: 1. Landas Kontinen Tahun 1969. Ketentuan batas wilayah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. kuat. 3.

Garis Khatulistiwa Indonesia merupakan negara yang subur karena hanya mengenal 2 musim yaitu musim kemarau dan hujan. • Keadaan dan kekayaan alam. • Keadaan dan kemampuan penduduk. yaitu tri gatra dan panca gatra: Tri Gatra meliputi aspek alamiah yang terdiri dari: • Posisi dan lokasi geografi negara. oleh karena itu lahan pertanian harus dimanfaatkan Perwujudan dari ketahanan nasional Indonesia oleh Lemhanas merincinya kedalam Asta Gatra terbagi dalam dua aspek . Indonesia sudah sejak lama melakukan hubungan kontak dagang dengan bangsa-bangsa lain didunia. BAB 10 MULTIKULTURALISME . Panca Gatra meliputi aspek sosial yang terdiri atas: • Ideologi • Politik • Ekonomi • Sosial dan budaya • Pertahanan dan keamanan. hal ini tentu saja menguntungkan Indonesia. Didalam sejarah Indonesia dikenal sebagai jalur perdagangan internasional.• • Posisi silang Indonesia diapit oleh dua benua besar dan dua samudera besar. Oleh karena itu wilayah kedaulatan negara Indonesia yang telah diatur tentang batas wilayah harus dijaga dan dimanfaatkan sesuai kepentingan nasional.

Definisi Multikulturalisme Multikulturalisme mempunyai beberapa definisi yang dapat dipergunakan untuk membatasi dan mempergunakan arti kata multikulturalisme.yaitu: • Sebuah pandangan hidup/ ideologi yang berpendapat bahwa manusia terdiri atas banyak kelompokyang dipengaruhi oleh kebudayaan masing-masing. keyakinan dan cara pandang sebuah komunitas ataupun masyarakat. • Sebuah ideologi akan mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan. perilaku. • Memetakan khazanah produk-produk hasil kegiatan intelektual dan artistik. MACAM_MACAM MULTIKULTURALISME Berbagai macam pengertian dan kecenderungan perkembangan konsep serta praktik . sebuah komunitas ataupun masyarakat. • Menggambarkan keseluruhan cara hidup. dan estetis dari seorang individu. yaitu: • Mengacu pada perkembangan intelektual. • Pandangan dunia yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap realitas keagamaan. pluralitas dan multikuturalisme yang terhadap kehidupan masyarakat. serta ism yang berarti pandangan hidup (ideologi). adat-istiadat . Kata kebudayaan itu sendiri cukup sulit untuk didefinisikan karena keluasan makna yang terkandung didalamnya. Raymond Williams menyimpulkan bahwa terdapat tiga arus pengguanaan istilah budaya. sikap. Sementara menurut Kroeber dan Kluchkon. • Definisi Genetis: sebagai bentuk usaha mempertahankan hidup setiap individu. • Definisi Psikologis: sebagai alat komunikasi untuk memenuhi kebutuhan mental dan emosional. • Definisi Historis: cenderung melihat budaya sebagai warisan yang diturunkan secara generatif.PENGERTIAN MULTIKULTURALISME Multikulturalisme adalah sebuah kata serapan dan akar kata yang dipergunakan adalah multi yang berarti majemuk dan culture yang berarti kebudayaan. yaitu: • Definisi Deskriptif: cenderung melihat budaya sebagai totalitas komprehensif yang menyusun seluruh hidup sosial. • Definisi Normatif: budaya sebagai aturan kehidupan bersama sekaligus menjadi sekelompok nilai hasil kesepakatan bersama. • Definisi Struktural: sebagai pola hubungan antar-individu dan abstraksi atas perilaku kelompok. terhadap enam pemahaman pokok mengenai budaya. spiritual.

• Multikulturalisme otonomis: sebuah komunitas plural yang berusaha mencapai kesetaraan. Namun usaha ini tidak cukup berhasil karena sejarah mencatat masih banyak terjadi perang antar etnis di berbagai negara. membuat seseorang tokoh bernama Parekh membedakan lima macam multikulturalisme: • Multikulturalisme Isolasi: kehidupan mayarakat yang mempraktikan kebudayaan yang dianutnya secara otonom dan tidak saling mempengaruhi satu sama lain. Hal ini menyadarkan para ahli ilmu sosial bahwa sebuah negara-bangsa dan atau masyarakat mejemuk didirikan . KONTEKS HISTORIS Setelah perang dunia II usai muncul gerakan-gerakan nasionalisme dan keinginan untuk terlepas dari penindasan bangsa lain di benua asia-afrika. • Multikulturalisme kritikal dan interaktif: sebuah komunitas plural dimana kelompok-kelompok kultural yang berusaha menegaskan eksistensi masing-masing kelompok dengan mempertegas perbedaan-perbedaan diantara mereka.multikulturalisme yang diungkapkan oleh para ahli. Monokulturalisme menghendaki adanya kesatuan budaya secara normatif. • Multikulturalisme akomodatif: sebuah komunitas besar manusia mayoritas yang tunggal dikelilingi oleh minoritas. walaupun antara mereka saling berinteraksi. namun mengakomodir kebutuhan budaya kaum minoritas. • Multikulturalisme kosmopolitan: sebuah komunitas yang berupaya menghapus batasan-batasan kultural masing-masing sehingga yang muncul adalah komunitas majemuk dimana individu tidak lagi terikat oleh kebudayaan masing-masing. semangat nasionalisme dan kepemimpinan para negarawan dianggap mampu menyatukan perbedaan ini. Selama proses kemerdekaan dan dekade awal terbentuknya negara. Sementara itu asimilasi adalah timbulnya keinginan untuk bersatu antara dua atau lebih kebudayaan yang berbeda dengan cara menguarangi perbedaan-perbedaan sehingga tercipta sebuah kebudayaan baru.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->