BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini. Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri. Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta. Kesenian batik merupakan kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing. Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.

1

Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. 1.2 Rumusan Masalah Bagimana eksistensi seni batik daerah Jambi di era globalisasi? 1.4 Manfaat Penulisan 1) 2) 3) Mensosialisasikan seni batik di Indonesia ke era globalisasi.3 Tujuan Penulisan Untuk mengetahui bagaimana eksistensi seni batik di era globalisasi 1. Jadi kerajinan batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya termasuk kerajaan yang ada di daerah Jambi. Perkembangan batik di daerah jambi juga sudah lama berkembang. soga. Namun dalam perkembangan itu masih banyak diperlukan promosi ke lingkup yang lebih luas dan sekaligus sebagai busana modern yang mendapatkan tempat di tengah masyarakat. Menempatkan seni batik di era globalisasi 2 . Menanamkan rasa kecintaan terhadap seni daerah. serta garamnya dibuat dari tanah Lumpur. tinggi. dan bahan sodanya dibuat dari soda abu. Kini batik sudah menjadi bagian pakaian tradisional Indonesia. nila. Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari : pohon mengkudu. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920.

Tentunya ini menunjukan ketertarikan Belanda pada kesenian batik. Bukan sekedar keindahan yang berupa perpaduan dan komposisi ragam hias serta permainan warna yang mempunyai satu ciri khas tersendiri. Begitu seterusnya batik berkembang. bahkan satu cerita bisa digambarkan dalam kain-kain tenunan tersebut. dipadukan dengan arsiran-arsiran lembut tarus berkambang dalam motifnya seolah-olah beradaptasi dan mengikuti satu dami satu perkembangan zaman. Walaupun pemerintahan kolonial Belanda tidak memperbolehkan keluarga Belanda untuk menggenakan pakaian batik ketika mereka berada di tempat umum. khususnya di Indonesia. motif ataupun modelnya. selain juga menjadi satu pakaian yang cook bagi mereka yang baru masuk ke dalam satu wilayah yang memiliki iklim tropis. Justru dikembangkan dalam oleh mereka. Lekukan garis yang unik. juga ketika para pedagang China masuk ke Indonesia dan memberikan satu sumbangan lagi bagi perkambangan batik. Hingga mejadikan batik sebagai bagian dari satu catatan sejarah bangsa. Seperti tergambar dalam kain-kain selendang dan kebaya yang bergambarkan bungabunga. baik dalam bentuk pengembangan corak. dan terus berkembang pada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Juga tentunya sumbangan dan pengaruh agama yang ada di Indonesia pada waktu itu. Kesenian batik adalah sebuah kesenian gambar diatas kain yang mejadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja zaman dahulu. 3 . Ketika penjajah Belanda datang ke Indonesia. dengan menjadikan kota Pekalongan sebagai satu wilayah basis produksi batik yang mencirikan Indo-Eropa. tetapi juga mewakili sebuah identitas diri dan semangat yang terpancar dari pesona kesenian batik tersebut.1 Sejarah Batik di Indonesia Majapahit ternyata tidak hanya meninggalkan sebuah sejarah tentang peradaban manusia. Bahkan lebih jauh mereka telah menjadikan batik sebagai bagian dari produksi mereka. yang dilihat sebagai sesuatu yang baru dimata mereka dan memiliki sebuah keunikan tersendiri. Majapahit juga telah memperkenalkan dan menjadikan batik sebagai sala satu kesenian mereka. warna. mereka tidak serta merta menyingkirkan kesenian batik yang merupakan identitas bangsa.BAB II LANDASAN TEORI 2.

maka tak semua yang ada dalam batik itu mempunyai sebuah nilai positif.Namun ketika kita mau menelaah dan melihat kebelakang atau dalam sejarah batik. kita mampu menutup hal negatif tersebut. satu roda perekonomian rakyat telah berjalan dengan adanya kesenian batik. dan mengabaikan nilai negatif yang terkandung dalam sejarah batik. Zaman Feodalisme. Secara filosofis juga mempunyai esensi perlawanan terhadap westernisasi yang semakin pesat melanda Indonseia. 4 . Dan batik juga mepunyai muatan positif-negatif tersebut. Perkembangan dan transformasi budaya. Namun seiring dengan perkembanganya. Pengaruh budaya barat khususnya dalam hal mode atau fasion. Artinya. mereka para seniman batik dapat bertehan hidup dan mencukupi kebutahan hidupnya. tenyata tak mampu menyingkirkan batik dari Indentitas bangsa. zaman Kolonialisme. Seperti halnya juga pada semua hal didunia ini. ada positif dan negatif. Banyak hal yang baik yang bisa kita lihat dari kesenian batik. Bahkan mungkin ini adalah salah satu jenis pekerjaan yang telah berusia ribuan tahun. Ciri khas tersebut tidak sekedar sebagai artian dari identitas semata. batik telah memberikan kehidupan bagi rakyat Indonesia. zaman Kemerdekaan. Ciri khasnya telah menjadikan batik sebagai salah satu khasanah bucaya bangsa yang tak surut termakan zaman. Batik telah mendobrak sebuah perbedaan dan pemisahan antara kaum laki-laki dan perempuan. batik masih menjadi catu pakaian yang mengidentitaskan dan karakter bangsa Indonesia di mata Internasional. sampai zaman Kapitalisme sekarang ini. Pada umumnya memang kebanyakan orang hanya melihat batik pada sisi positifnya saja. Dengan membatik. Tentunya nilai negatif tersebut bukan untuk kita caci. Sedangakan untuk internalnya. Membatik yang awalnya hanya menjadi pekerjaan dari kaum perempuan sebagai salah satu sumber mata pencaharian. Sehingga pada langkah kedepan. khususnya dalam hal pembagian kerja untuk sebuah mata pencaharian. mendapatkan satu resistensi dari eksistensi batik sebagai simbol fasion Indonesia. Walaupun fenomena umum ini tidak terjadi di daerah pesisir yang telah lazim bagi kaum laki-laki untuk membatik. terutama ketika telah ditemuakanya “Batik Cap” maka pekerjaan ini telah menjadi satu hal yang lazim bagi kaum laki-laki. dan masih bertahan sampai sekarang. tapi bisa menjadi sebuah pijakan atau kritik terhadap batik.

hal negatif lain adalah.Harus kita akui bahwa. Seperti mencari jarum ditumpukan jerami. Tetapi tetap dengan motif yang berbeda dibandingkan dengan batik yang digunakan oleh para bangsawan. Dia menjadi memasyarakat. Perjalanan sejarahnya. Hal ini menunjukan bahwa. modelnya atau motif yang disesuaikan dengan tren yang ada.. ketika tak ada satu norma atau adat yang menghalanginya untuk dapat digunakan oleh masyarakat. bahkan setiap motif dan coraknya dapat menentukan status dan keberadaan sosialnya. 2007 ) 5 . batik juga lebih banyak digunakan oleh orangorang pada usia tertentu. hanya orang dari kalangan dan status sosial tertentu saja yang akan hadir dalam acara seperti itu. batik juga dapat digunakan oleh rakyat jelata. Batik telah menjadi penanda kelas sosial tertentu. Menggelar satu pameran di gedung mewah atau dengan mengadakan pagelaran busana dengan tema batik. batik pada awalnya hanya menjadi komsumsi pakaian bagi para raja dan orang-orang kerajaan. Lihat saja bagaimana saat ini metode dalam mempromosiskan batik. Hal ini dapat kita lihat di sekeliling kita. kapan. (Gumilang. yang dibedakan berdasarkan ras dan stataus sosial. Menunjukan pula bahwa batik hanya menjadi milik dari orang-orang yang memiliki status sosial sebagai kelas atas. agar batik sebagai sebuah motif atau jenis pakaian. Padahal tak ada yang salah jika batik juga digunakan sebagai pakaian sehari-hari. batik telah menjadi sebuah simbol tertentu dari satu kelas tertenu juga. siapa. Sudah pasti dapat diterka. dan juga umumnya hanya digunakan pada hari tertentu saja atau formal saja. dan dimana saja. Dahulu untuk menunjukan status sosial. Tak hanya itu. dimana tak ada orang yang menggunakan pakaian jenis batik untuk keseharianya. Mungkin hanya tinggal menggunakan jenis pakaian. Ini sama saja dengan mengulang sejarah kelam batik. Maka satu ungkapan bahwa batik telah memasyarakat adalah sabuah ungkapan yang harus direvisi. sekarang untuk digunakan pada agenda formal. khususnya bagi orang-orang dewasa. Mungkin ini adalah kata kiasan tentang anak muda yang menggenakan pakaian batik. namun hanya ruangnya saja yang berbeda. Kontradiksi inilah yang harus dihancurkan. Dan tak berubah ketika Belanda masuk ke Indonesia.

mendatar. mengikuti pola atau berimprovisasi mengikuti suasana hati. perkembangan batik khas Jambi kembali menggeliat sejak tiga tahun lalu. Seperti Sanggar Batik Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Mudung Laut. Batik Cap dan Printing. Tangan terampil remaja putri. Menarik garis lurus. telah berbuat dan mengangkat nama Provinsi Jambi di dunia kerajinan. Pengembangan motif tradisional yang tak terlepas dari gagasan Ny Hj Ratu Munawwaroh Zulkifli yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Jambi itu. Batik Cap di Jambi dikembangkan dengan Batik kreasi. 6 . Selain itu juga meraih penghargaan dalam pengembangan motif tradisional. Kecamatan Pelayangan. Dari 20 peserta termasuk Provinsi Jambi Dekranasda Provinsi Jambi tampil pada pameran mutumanikam nusantara di Museum Nasional Jakarta yang dibuka oleh Ny Ani Susilo Bambang Yudoyono pada 29 November hingga 2 Desember 2007 lalu. dan bahkan nenek-nenek kembali memegang canting. 2008) Setelah terpuruk saat krisis moneter yang berlanjut menjadi krisis multidimensi tahun 1998. Diantaranya motif batik seperti riang-riang. bunga pauh dan kembang duren sebagai motif terbaik. kaum ibu. yang mendorong pengrajin atik untuk berkreasi.2 Kesenian Batik Jambi Dari segi pembuatannya Batik ada 3 macam : batik Tulis. ternyata mendapat perhatian serius dari pusat. berkelok. dan melengkung mengukir hari depan di atas kain. di Jambi secara tradisional tetap terpelihara penggunaan warna alam. Tanda-tanda kehidupan pun tampak. Dalam pameran tersebut Dekranasda Provinsi Jambi mendapat penghargaan sebagai disain tradisional Indonesia kontes desain mutumanikam nusantara 2007. Wisma Batik Seri Tanjung di Jalan Prof Dr Sri Sudewi. Disamping pewarnaan batik dengan zat kimia. Kota Jambi.2. Upaya yang telah dilakukan Dinas Perindag Provinsi Jambi dan Dekranasda Provinsi Jambi dalam meningkatkan promosi perhiasan emas dan perak yang bermotif tradisional khas Jambi. Sanggar batik yang ada berderak. ( Dekra.

Berbagai jenis model busana mulai dari pakaian santai. sutra.” kata Kepala Subdinas Industri Kecil dan Dagang Kecil. Satu di antaranya adalah Koperasi Kajang Lako di Danau Teluk yang memasok berbagai keperluan pembatik. batik Jambi laris manis. Usaha batik khas Jambi dengan skala menengah (20-30 pembatik) dan skala rumah tangga (2-5 pembatik) tumbuh menjamur. “Saat ini di Provinsi Jambi terdapat lebih dari 1. 7 . Gerai dan galeri batik tersebar. cairan lilin yang dipanaskan.Telanaipura. dan bahkan luar negeri. serta Yayasan Bina Lestari Budaya Jambi– Kajang Lako Art Centre di Pal 10 Kenali Asam. sampai canting. serta tempat lainnya di Kota Jambi yang mengelola industri kecil batik secara sederhana. Sekitar 80 persen di antaranya berada di Kota Jambi. batik kembali tren. (Thahar. bahkan diburu.500 perajin batik dengan lebih dari 100 pengusaha batik. dicari.3 Batik sebagai Busana Pilihan Busana dari kain batik yang biasa dikenakan hanya dalam acara-acara formal atau menjadi pakaian dinas bagi pegawai negeri kini kembali populer. bisnis bahan baku batik pun terangkat. Sejak awal tahun 2008. Seiring dengan itu. nasional. pewarna. H Nasrul. Aroma kain baru. pakaian kerja. Industri kecil rumah tangga yang mengelola batik secara sederhana menggelinding dan berkembang menjadi komoditas unggulan daerah ini sehingga menampung banyak tenaga kerja. diminati. Batik khas Jambi kini tidak hanya merambah pasar lokal. dan aroma zat pewarna kembali menyengat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi. mulai dari kelas rumah tangga hingga pusat perbelanjaan dan hotel berbintang. Begitu pula di ratusan rumah tangga di Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk. alat tenun mesin/alat tenun bukan mesin (ATBM/ ATM). Dengan kekuatan warna dan motif yang khas. sampai pada gaun malam menggunakan kain batik. mulai dari bahan dasar seperti katun. 2008) 2. tetapi regional.

4 juta.Tren batik yang mulai bangkit di dalam negeri ternyata juga berpengaruh positif pada ekspor batik ke mancanegara.” ujar Hartati pemilik gerai Adi Collection yang menjual batik. Bahannya ringan dan warnanya juga natural.46 persen dari total ekspor batik Indonesia tahun 2007. Inggris 5. batik juga bisa dikenakan sebagai hiasan interior rumah. jadi tidak sulit untuk dimodifikasi. kain ini memang tidak hanya ditampilkan dalam bentuk helaian. Unit batik itu tersebar di 17 provinsi di Indonesia antara lain Jawa Tengah yang pusatnya di Pekalongan. Sementara batik yang digunakan untuk baju atau kaus. Batik bisa dimodifikasi menjadi pakaian dengan model-model terbaru atau tren fashion masa kini. Senada dengan Depdag. sampai taplak meja.3 juta atau naik 20.24 persen dibanding tahun 2006 sebesar US$ 24. mulai dari kalangan pejabat hingga ibu rumah tangga kini mulai gemar mengenakan batik. Tak heran. Pada tahun 2001.9 triliun. Belgia 2. “Batik bisa dikemas menjadi bentuk apa saja.27 persen. sarung bantal. Mulai dari gorden. 8 . nilai ekspor batik tidak langsung tidak mencapai sekitar Rp 200 miliar. Berdasarkan data dari Departemen Perdagangan (Depdag).20 persen. sedangkan ekspor langsung nilainya US$ 3.75 persen dan Prancis 2.2 juta.287 unit dengan menyerap tenaga kerja 792. Sementara tujuan umum ekspor batik adalah negara AS yang menyerap 64. sehingga tahun 2006 sudah mencapai 48. baru-baru ini.285 orang dan nilai produksinya mencapai Rp 2.39 persen. berkisar 20-30 persen dari total ekspor. yang menunjukkan peningkatan ekspor dari tahun ke tahun. Urutan selanjutnya Jerman 5. Nilai tersebut merupakan 36. ketika ditemui di suatu pameran. Jenis batik yang paling banyak diminati pasar ekspor adalah batik untuk sarung pantai. Tidak hanya pakaian resmi dan kasual. Selang lima tahun ekspor batik khusus di daerah Jawa Tengah tahun 2007 sebesar US$ 29. Fleksibilitas kain tradisional ini membuat batik digemari. Badan Pengembang Ekspor Nasional juga mencatat perkembangan batik di Indonesia meningkat. Tentang batik.59 persen dari seluruh ekspor batik dunia.

Tuty Cholid. Popularitas batik saat ini. Tentang tren batik. memang merupakan seni kebangsawanan Indonesia (royal art of Indonesia). Padahal biasanya. Kondisi ini sekaligus menjadi promosi bagi pengrajin batik untuk go internasional. Guruh Soekarno Putra. Busana batik. “Sekarang masyarakat sudah mencintai kebudayaan dan hasil seni sendiri.Tentang tren itu. Neneng Iskandar dalam sebuah seminar tentang batik di Jakarta baru-baru ini. Terbukti dengan menjamurnya beberapa kios batik di pusat perbelanjaan ibukota. Jangan sampai budaya batik tulis malah hilang atau diambil negara lain. beberapa perancang busana terkenal pun menyikapinya dengan merancang busana dengan kain batik. melainkan menjadi konsumsi masyarakat luas. Kain ini bukan lagi milik para petinggi kerajaan atau negara. ya batik tulis. Ketika itu batik menjadi seragam wajib para pemimpin negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Indonesia. wilayah Indonesia yang luas sesungguhnya menyimpan ragam kekayaan budaya kain nasional yang besar. Perancang Busana Iwan Tirta dipercaya untuk membuat delapan busana batik. Guruh Soekarno Putra. menurut Iwan di situs Iwan Tirta Private Collection. 9 . Perhimpunan ini bertujuan melestarikan batik dan kain nasional Indonesia. “Justru yang budaya kita pertama-tama yang makin hilang itu. dan lainnya. Didi Budihardjo.” ujar Neneng yang juga membuka Galeri dan Pelatihan Batik Srihana. kepada SP mengatakan. khusus untuk para kepala negara yang mengikuti KTT. Sebut saja perancang Stephanus Hamy.” papar Guruh. Carmanita. kata Ketua Sahabat Batik Indonesia. Sampai hari ini. masih sebatas jenis batik cetak. bisa jadi tahun 1994 merupakan masa kejayaan bagi batik Indonesia. batik tampaknya semakin memasyarakat. batik hanya dipakai oleh orangtua dalam acara resmi atau sekadar menjadi pakaian dinas saja. Oscar Lawalata. Noes menuturkan. saat ini kalangan anak-anak muda mulai berani mengenakan batik untuk pakaian sehari-hari. Denny Wirawan. Ketua I Himpunan Ratna Busana Noes Moelyanto Djojomartono pun memiliki pendapat senada.

3 Teknik Analisis Data Data yang diperoleh dalam karya tulis ini dikumpulkan dengan cara studi pustaka dan dokumentasi. jurnal. penulis menggunakan metode dekskriktif kualitatif biasanya menggunakan literature review di mana data di ambil dari data tertulis dan seperti dokumen.1 Teknik Pengumpulan Data Dalam penulisan karya tulis ini.BAB III METODE PENELITIAN 3. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan cara menyajikan dan menerangkan data dalam bentuk kalimat yang sestematis sehingga diperoleh suatu kesimpulan 10 . 3. Sumber data ini biasanya dari data primer dan data sekunder. dan artikel media cetak dan elektronik. 3.2 Sumber Data Sumber data primer di dapat dengan melakukan tinjauan langsung di lapangan. laporan jurnal dan sumber data lain. sedangkan data sekunder didapatkan dengan pengumpulan buku.

seperti tumbuhan. Seluruh proses dilakukan dengan tangan-tangan terampil para pembatik. tradisi membatik disejumlah daerah di Pulau Sumatra. Diantaranya motif batik seperti riang-riang. Daya saing batik Jambi dengan batik dari daerah lain di Indonesia sangatlah ketat. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar batik daerah Jambi tetap mendapatkan tempat di masyarakat. 2002). Kekhasan batik Jambi terletak pada proses pewarnaan. (Suhatman. Itulah sebabnya. pembuatan batik Jambi memakan waktu lama. dan Kanada.1 Batik Jambi yang Khas dan Tradisional Indonesia memang kaya dengan tradisi membatik. Kain-kain dasar batik diberi pewarna dari tanaman dan buah-buahan. Dalam sebulan. jauh dari sentuhan teknologi sehingga nilai seninya sangat tinggi. mereka baru memproduksi sekitar 15 ribu hingga 30 ribu meter. Dibanding batik tulis atau buatan pabrik. Jerman. hewan. Rata-rata. setiap perajin mampu memproduksi kurang dari 10 meter per hari. pembuatan batik Jambi masih tradisional. harga batik Jambi lebih mahal. Nilai seni yang sangat tinggi terbukti menembus pasar internasional. bunga pauh dan kembang duren sebagai motif terbaik dan masih banyak lagi. Batik Jambi masih tradisional. jauh dari sentuhan teknologi. Ditahun 2002. Tidak hanya Jawa. Yang disebut terakhir ini bahkan sejak zaman penjajahan terkenal hingga ke Belanda. Inggris. 11 . Bahkan akhir-akhir ini batik Jambi kembali mendapatkan penghargaan desain tradisional Indonesia kontes desain mutumanikam nusantara 2007. Sudah begitu. Hingga kini. Selain itu Jambi juga meraih penghargaan dalam pengembangan motif tradisional.BAB IV PEMBAHASAN 4. batik Jambi juga punya keunikan tersendiri. dan aktivitas sehari-hari warga Jambi. seperti getah kayu dan saga. seperti Jambi masih bertahan hingga kini. Demikian pula dengan motif batik yang umumnya diambil dari alam. pembatik Jambi berjumlah sekitar 350 orang.

sehingga pembinaannya dari waktu ke waktu jelas. bisa jadi menyimpang. sistem pemasaran dan bantuan modal. Sejauh ini perkembangan batik di daerah Jambi sudah cukup banyak mengalami peningkatan. Di Indonesia.2 Mengembangkan Industri Batik Jambi Gambar 4 : Pembuatan batik tulis daerah Jambi Untuk memajukan seni batik di daerah jambi.langkah yang tepat. Kalau ada ke khasan untuk produk. 2008). Kalau pembinaannya tidak terarah. kita melihat perlu suatu program yang terarah. pencapaian targetnya lebih mudah kita lihat. produksi batik bukan hannya dari daerah Jambi saja. (Dekra. bahkan penghargan ini telah mencapai lingkup Nasional. Hal ini dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang pernah diraih. Baik dari kualitas produksi. Melainkan banyak dari daerah-daerah lain khususnya dari pulau Jawa yang juga menawarkan nilai seni dan kualitas yang sangat tinggi. khususnya generasi muda 12 .Untuk dapat melakukan pengembangan itu maka perlu langkah. Itulah sebabnya DEKRANASDA Jambi membuat pemetaan wilayah kerajinan. Misalnya.4. wilayah ini menghasilkan produk batik atau yang lain. Untuk dapat mempertahankan prestasi dari kesenian batik Jambi ini hedaknya kita semua ikut serta dalam memajukan kesenian batik dari Jambi.

Naiknya harga bahan dasar pembuatan batik. 13 . Tentu hal ini tidak terlepas dari uluran tangan dari pemerintah daerah. pemberian fasilitas sampai dengan bimbingan dalam mengembangkan seni batik. Dengan modal yang cukup para pengusaha dapat tetap meningkatkan produksi batik baik secara kualitatif ataupun secara kuatitatif. Dalam meningkatkan kualitas batik daerah jambi. Modal yang dapat diberikan tidak hanya sebatas dana.untuk bisa lebih mencintai seni budaya lokal. tentu membuat pengusaha batik ini harus meningkatkan biaya produksi. Untuk itu perlu pendirian suatu lembaga pendidikan yang menangani pembuatan batik. Tingginya produksi batik juga harus diimbangi menejemen yang baik sehingga batik yang diproduksi tetap diminati masyarakat banyak. Tentu hal ini memukul kondisi ekonomi para pengusaha batik. Seperti kita ketahui. termasuk harga bahan dasar pembuatan batik. bantuan alat-alat produksi dan fasilitas lainnya yang dapat mendukung produksi batik daerah. maka wajar saja sebagian pengusaha batik ini menutup usuhanya sehinga produksi menurun. Apabila kondisi ekonomi pengusaha batik ini tidak terkondisi. Dengan adanya lembaga seperti ini tentu kelestarian daerah seperti pembuatan batik daerah lebih terjaga. Sebagian pengusaha batik juga harus mengurangi tenaga kerja dikarnakan kurangnya modal. Bantun tersebut bisa berupa peminjaman modal. pengetahuan pembuatan batik hanya diajarkan secara turun-temurun dan belum ada pendidikan yang bersifat formal. tetapi juga bisa berupa fasilitas pendukung tempat pemasaran. maka perlu dilakukan pembinaan terhadap para pengrajin batik. Selaras dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu menyebapkan kenaikan berbagai bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Dari masalah ini yang dibutuhkan adalah bantuan modal dari pemerintah.

Showroom Kembang Seri Jambi Balai Kerajinan Rakyat Selaras Pinang Masak Mudung Laut Seberang Jambi dan Galeri Batik Berkah Jambi. Selain itu batik Jambi juga di pasarkan dibeberapa pasar modern dan boutique-boutique kecil yang tersebar diseluruh provinsi Jambi. (Dekra. 2008). Tentu diharapkan tidak sebatas dibebarapa tempat yang disebut di atas tetapi perlu lagi didistribusikan ke daerah-daerah lain di Indonesia dan di mancanegara sekalipun. Dengan menawarkan nilai seni dan kualitaas yang tinggi maka batik darah Jambi akan tetap diminati masyarakat baik masyarakat lokal maupun internasional. Art Shop Kembang Seri Wisma Perwakilan Jambi-Jakarta. Misalnya untuk mempromosikan batik Jambi ke negara-negara lain perlu strategi pemasaran yang baik dan kerja sama dengan lembaga terkait. Dengan showroom ini pengusaha batik dapat dengan mudah memasarkannya ke masyarakat. Untuk mempromosikan batik Jambi ke lingkup yang lebih luas perlu menejemen pemasaran yang baik dan kerja sama dengan berbagai lembaga terkait. 14 .4. tidak hanya itu produksi batik daerah Jambi hendaknya juga di tujukan kepada para pemuda dengan menawarkan motif yang berkesan modern dan memiliki nilai seni yang tinggi. Dengan penawaran ini sangat memungkinkan batik Jambi ini dapat dengan mudah menembus pasar nasional bahkan internasional.3 Mempromosikan Batik Jambi Ke lingkup yang Lebih Luas Gambar 5 : Hasil kesenian batik daerah Jambi Jambi telah memiliki beberapa showroom untuk memasarkan kesenian batik daerah Jambi seperti showroom Dekranasda di Jambi.

2002). Kita patut bangga akan hal ini karena mereka para tamu negara telah mengahargai seni batik Indonesia. Batik Indonesia menggambarkan ciri khas budaya bangsa Indonesia. maka bemacam-macam pula kesenian batik tanah air. Di era Globalisasi ini batik telah mendunia sebagai tren busana modern. Hal ini dilakukan guna untuk menjaga ciri khas budaya bangsa yang tidak bisa ditiru. seperti Jambi masih bertahan hingga kini. Mereka bangga dan senang menggunakan batik Indonesia yang dinilai sangat unik. (Suhatman. Untuk menanggulangi hal ini tentu perlu dibentuk legalitas Hak cipta yang bersifat mutlak. besarnya permintaan konsumen baik lokal maupun Internasional telah memberikan keuntungan kepada negara yang cukup tinggi. tradisi membatik disejumlah daerah di Pulau Sumatra. Batik Jambi memberikan kontribusi terhadap banyaknya kesenian daerah yang ada di Indonesia.4 Kesenian Batik Jambi sebagai Salah Satu Ciri Khas Budaya Indonesia Indonesia memang kaya dengan tradisi membatik. Terkenalnya batik Indonesia diberbagai belahan dunia karena batik Indonesia memiliki ciri khas kebudayaan Indonesia yang benilai seni tinggi. Pesatnya perkembngan pemasaran batik ini ternyata telah mengundang beberapa negara tetangga juga ikut mempromoskan busana sejenis. Sejak zaman kerajaan dahulu seni batik telah dikenal dimasyarakat luas. Secara ekonomis. Pulau Jawa selama ini memang mendominasi produksi batik dalam negri sedangkan pulau-pulau lainnya hanya bersifat resesif. Motif yang di gambarkan pada batik Jambi secara umum mencerminkan segala seni dan budaya yang dimiliki masyarakat Jambi. Dewasa ini batik Indonesia sering digunakan para tamu internasional separti dalam pertemuan-pertemuan yang bersifat resmi terutama yang diselenggarakan di Indonesia. Demikian juga batik khas 15 .4. Tidak hanya Jawa. Bila Indonesia memiliki macam suku bangsa. Namun demikian batik daerah Jambi juga telah ikut memeriahkan produksi batik dalam negri. Batik Jambi memiliki motif yang berbeda dengan batik di daerah lainnya di Indonesia. Batik Jambi merupakan hasil kebudayaan masyarakat Jambi yang mencirikan kekentalan budaya daerah Jambi.

Salah satunya adalah dengan memilih batik sebagai kostum pilihannya. namun kini ada sebagian dari mereka yang mencari gaya berbeda. Caranya ialah dengan memberikan corak baru yang sesuai dengan gaya yang sedang tren saat ini. Hal ini lebih dimarakkan dengan kecendrungan pemuda untuk menggunakan batik. Ternyata hal ini sangat diminati kalangan anak muda.Jambi yang sangat di minati masyarakat. Namun keuntungan tersebut tidak sebatas nilaimekonomis tetapi juga mengangkat harkat dan martabat bangsa dikalangan internasional. Satu hal yang lebih mengembirakan lagi adalah sebagian dari perancang busana kombinasi antara batik dan kostum modern itu adalah mereka dari kalangan anak muda.5 Batik sebagai Tren Busana Modern Batik adalah bentuk budaya yang digambarkan dalam lembaran kain yang menawarkan nilai seni yang tinggi. Hal ini merupakan kesempatan bagi kita untuk dapat menjadikan batik sebagai busana yang digemari kalangan anak muda. Apabila hal ini telah tercapai maka kelestarian budaya seni batik dapat terus lestari dan mendunia. Hal ini membuat orang-orang ingin memiliki dan mengenakannya. hal ini dibuktikan dengan dijualnya batik di distrodistro yang biasanya hanya menjual busana-busana anak muda. 4. termasuk anak muda.. Semula batik dikombinasikan dengan gaya busana modern tetapi saat ini kombinasi teersebut didominasi gaya batik yang kolosal. Dengan demikian batik bisa mengakar pada jiwa anak muda. 16 . Para anak muda zaman sekarang senang sekali kostum gaya anak “Rock n’ Roll”. Batik yang dirancang dengan corak modern ternyata telah menarik minat para pemuda tanah air untuk menggunakn batik.

Terbukti dengan menjamurnya beberapa kios batik di pusat perbelanjaan ibukota. 17 . bahkan sampai ke luar negeri sekalipun. batik tampaknya semakin memasyarakat. sudah seharusnya kita yang menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki. Semoga makalah ini bisa menjadi acuan untuk kita bisa semakin mencintai budaya yang kita miliki.2 Saran Sebagai masyarakat Indonesia. melainkan menjadi konsumsi masyarakat luas.BAB V PENUTUP 5. 5.1 Kesimpulan Sampai hari ini. Batik sudah menjadi tren untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Kain ini bukan lagi milik para petinggi kerajaan atau negara.

blog.wordpress.id/2013/03/20/karya-ilmiah-batik-jambi/ https://www.ac.google.com/search?q=karya+ilmiah+batik+jambi&ie http://tutorialite.DAFTAR PUSTAKA http://opieee.stisitelkom.com/2011/03/25/karya-ilmiah-batik-jambi/ 18 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful