P. 1
Dampak Positif Dan Negatif Penggunaan Internet Bagi Remaja

Dampak Positif Dan Negatif Penggunaan Internet Bagi Remaja

|Views: 260|Likes:
Published by Dwi Dui Astuti

More info:

Published by: Dwi Dui Astuti on May 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2015

pdf

text

original

Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Internet Bagi Remaja Pada era globalisasi sekarang, perkembangan ilmu pengetahuan

dan teknologi telah berkembang semakin pesat. Saat ini masyarakatpun mulai akrab akan kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang itu. Wujud dari perkembangan IPTEK yang semakin memasyarakat yaitu semakin maraknya penggunaan internet oleh masyarakat dari kalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Begitu maraknya penggunaan internet hingga pengetahuan tentang dampak positif serta dampak negatif dari penggunaan internet menjadi penting untuk diketahui, agar dapat menyerap yang positif dan menghindari yang negatif. Dari segala dampak tersebut yang paling rentan terkena adalah para remaja. Remaja merupakan pengguna fasilitas internet yang paling banyak, hal ini dikarenakan berdasarkan tahap tumbuh kembangnya, remaja merupakan tahap dimana sedang giat-giatnya mencari identitas diri serta dengan penuh semangat mencari pengalaman baru, sehingga membuatnya mudah untuk terprovokasi hal-hal yang menyajikan kesenangan duniawi. Beberapa dampak negatif internet yang dirasa begitu mempengaruhi para remaja yaitu Internet dapat menyebabkan remaja mengalami kecanduan game online, kecanduan jejaring sosial, dan internerpun juga menyajikan kemudahan mengakses video porno. Sedangkan dampak positif yang dirasa begitu bermanfaat bagi remaja yaitu internet yang dapat memperluas wawasan. Dampak negatif dari internet yang pertama yaitu internet menyebabkan para remaja kecanduan game online. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya fakta dimana remajaremaja saat ini yang lebih bisa berjam-jam berada di depan komputer untuk bermain game online daripada belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah. Bahkan uang jajan yang diberikan oleh orang tua yang seharusnya untuk jajan, malah digunakan untuk bermain game online bersama teman-teman di warnet-warnet yang kusus menyediakan fasilitas game online, dan yang membuat para orang tua resah adalah terkadang remaja pecandu game online tersebut saking serunya bermain game online dengan teman-temannya hingga membuatnya membolos sekolah. Hobi para remaja untuk bermain game online ini didukung dengan banyaknya situs game online yang tersedia di internet yang jumlah rata-rata pengunjungnya per tahun mencapai angka 217 juta orang. Kecanduan yang dialami remaja inipun tidak hanya dalam hal game online, melainkan juga internet dapat menimbulkan kecanduan remaja pada jejaring sosial. Kecanduan remaja terhadap jejaring sosial yang tersedia dalam internet dapat dilihat dari banyaknya remaja baik laki-laki maupun perermpuan yang memiliki akun jejaring sosial seperti facebook dan twitter, bahkan jika dihitung-hitung Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna akun jejaring sosial terbanyak yaitu 30 % dari seluruh pengguna

Dampak negatif yang tampak dari candu akan jejaring sosial ini adalah fakta bahwa makin maraknya kasus-kasus penculikan remaja yang dilakukan oleh teman barunya yang baru dikenal melalui akun jejaring sosial di internet yang begitu meresahkan kaum orang tua yuang memiliki anak remaja. Internet juga memberikan fasilitasfasilitas yang dapat mendukung aspek kognitif dari para remaja. Saat ini video porno menjadi momok menakutkan bagi para orang tua terutama yang memiliki anak remaja. Begitu banyak informasi yang diberikan mulai dari info dengan bahasa yang bisa difahami hingga info dengan bahasa yang sulit difahami telah diberikan solusinya oleh internet yaitu dengan adanya fasilitas terjemahan seperti google translate. Internet dapat memperluas wawasan dikarenakan dalam internet tersedia informasi yang banyak mulai dari informasi lokal hingga global. hal tersebutlah yang menjadi dampak negatif dari penggunaan internet. kemudahan ini dikarenakan untuk menikmati konten-konten pornografi di internet tidak memerlukan biaya yang mahal bahkan gratis. Dikarenakan kemudahan aksesnya inilah terhitung 50% pengunjung klinik aborsi berusia 15-20 tahun. mereka akan merasa mendapatkan wawasan yang semakin luas.akun jejaring sosial di dunia. Tidak selamanya internet itu memberikan dampak negatif untuk remaja. sehingga dalam hal ini semuanya diserahkan kepada para pelaku pengguna internet sendiri terutama para remaja untuk memilih menggunakan internet secara arif ataukah hanya menggunakan internet untuk kesenangan yang berakibat negatif. panggunaan dari internet ini tetap berkembang dan semakin banyak saja peminatnya. Internet memang memberikan kemudahan akses bagi para remaja untuk mendownload ataupun melihat video porno. karena terdapat banyak fakta bahwa terkadang guru di sekolah memberikan materi secara tidak tuntas dan hal tersebut dapat diatasi dengan searching di internet. . Terlepas dari segala dampak positif maupun negatifnya. Informasi yang diberikan internet tersebut dirasa begitu membantu bagi remaja. dimana pemicunya yaitu pelaku sering terpapar konten-konten pornografi. Perlu diketahui pula bahwa kebanyakan dari remaja tersebut mendapatkan konten-konten video porno dari internet. sehingga info-info dengan bahasa asing dapat diterjemahkan kedalam bahasa yan dimengerti. Bagi remaja yang dapat mengambil manfaat positif dari segala fasilitas yang tersedia di internet. salah satunya yaitu adanya layanan e-book sehingga dapat mempermudah remaja dalam membaca bermacam-macam buku yang dapat memperluas wawasannya tanpa harus membeli atau membayarnya terlebih dahulu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->