A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

Drs. S. M. namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan. Drs. Rekan di SMK. Tidak ada gading yang tak retak. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini. guru SMKN 2 Surakarta. S. brosur. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra.. Chundakus Habsya. dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan.. M.. dan Eko Supri Murtiono. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret.T. majalah.KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan. Sri Sumarni. 3. 2. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret. M. Agus Efendi. dan diskusi sejawat. Kepala SMK YP 17-1 Madiun.. Drs. Sutrisno. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini..Pd. Suhardjono. MSA..Pd. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini.. Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta. S..T. R. M. MMP. Abdul Haris Setyawan.Pd.T. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil. M. Widodo.. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini. baik buku. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber. M.. dan Surjanto Budiwalujo.Pd. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini.. internet. Wiyono.Si. Tim Penulis ii . M.T. Guntur Siamsono. Taufiq Lilo Adi Sucipto..Pd.

.......................................................46 1......................................39 BAB III.......11 B........................... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya .....................................46 2...........................................................................45 1..................................................................................... Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu ..............................................50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii ...........7 4................................... Memasang Pondasi Batu Belah ..16 3...........................................................................50 BAB IV ............ Gambar Potongan ...............49 A....... Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga ..........................................................................1 A.......................... Harga Satuan........... Menggambar Proyeksi Bangunan ................................................................................5 2.................. Lokasi ............................................5 1..................................... Menggambar Sketsa ................ iii SINOPSIS.........................1 B.......... Pendahuluan ......48 D...........................45 A.................... Membaca Gambar Konstruksi ........ Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen .......................................11 MENYUSUN RAB DAB RKS ..........................................................8 BAB II...........................................................12 1...........6 3.......................................22 4................................................................ Membuat Garis Siku-siku .................................................................................................................................. dan Upah Pekerja ..........................1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA.........................................................................11 A................................................................................................ Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan ....12 2...... Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan ..................49 B...46 C........ Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan ...................................................................................................... Gambar Denah ............ i PENGANTAR ................................................................................................................................................45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU ..3 D.36 5............. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya .................45 B.......49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING.................................................2 C............................... Gambar Rencana ......................................................................................................................... Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu . Gambar Tampak ............................................... Material.................................................. Membuat Bidang Datar ............... ii DAFTAR ISI ............. Membuat Daftar Volume Pekerjaan...................................DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ...............viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN ..........viii BAB I.....................45 2............................ Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi ......................................................................................................................................... Komponen RAB dan RKS .........

.................................................................................................... Dinding Bangunan ............................................. Pekerjaan Plesteran......................... Dinding Partisi... Penutup Dinding dengan Keramik ......... Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias ..93 E...............57 4..................... Dinding Partisi............... Mengenal Mozaik ................99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ....... Pendahuluan...................................................................90 3...........51 3............................................................................... Memasang Pondasi Batu Belah .................70 2.........................81 E........................................ Memasang Dinding Batu Bata .....................................82 G..........................................................................77 A.......................................................................92 1..................88 2........... Pondasi Tak Langsung ................................................................92 2. Dinding Bata Hebel Atau Celcon...............85 B...... Plesteran Lantai Semen ...............83 BAB VI ........... Beberapa kekurangan ubin keramik ........................ Cara Memasang Mozaik ...................90 4...............................78 D...........52 C.......... Lantai Mozaik.......................... Dinding Bata Kapur .........................................96 BAB VII .................94 2................................. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung ....................................55 2....................................................................90 5.......91 6................................... Memasang Dinding Bangunan ................... Lantai Keramik ...................1........................................................................................... Cara Sederhana Membuat Jarak Nat ...........77 FINISHING DINDING .........................................................................................................................................77 C...51 2......96 4................................ Aturan Pemasangan ............................................................................................. Macam Pasangan Batu Bata .............. Pondasi Langsung ....77 B...........55 1........................................................................ Dinding Batako ..................67 E....................94 1............. Plesteran dan Acian Bidang Tembok .... Penutup Dinding dengan Gypsum ..................................... Pemasangan Lantai .......................................................................95 3............85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING ....................................................92 D..................... Plesteran dengan Sawutan .............................73 BAB V ........................................99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN................................................................................................................... Sifat Keramik ..............................................................................................................................................................................................55 3...... Penutup Dinding.................................. Kelebihan ubin keramik .......61 5.............. Dinding Batu Bata........87 1................................................... Jenis Keramik .............................................................................85 A........ ..........85 C..........................................70 1......54 D............................................... Pemasangan Lantai Keramik .... Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin .........................

............... Memeriksa Material Semen.....115 C...................................114 2... Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu.................................................................................................................................107 2.............................125 A......................................................... Pemeliharaan Lantai Kayu ....................109 BAB IX ................................................................................................... Melaksanakan Perawatan Beton ...... Pemotongan dan Pembengkokan...............................104 B....105 3........................ Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v ................ Parket dari Bahan Kayu Engineered.......................................... Perencanaan Acuan ...... .............. Pengangkutan .......105 2.........99 2.......................... Kelebihan Lantai Kayu . Membuat Adukan Beton Segar .......... Peralatan Tangan ..................... Peralatan Mesin ....115 1...........118 BAB X ................................................................................ Pembongkaran Acuan dan Perancah ..................................................................................................103 MENGERJAKAN BETON ...............103 2...................................................................................108 D..... Bahan Lantai Kayu .................................................................. Agregat Halus (Pasir) ...................................................................................................... Parket dari Bahan Kayu Laminate ......114 1................ Perawatan Beton Sehabis Dicor............................. Melaksanakan Pengecoran Beton .... Acuan dan Perancah ............................................................116 2............. Parquet (Parket) ........................................ Persyaratan Acuan dan Perancah .........................................................................111 1...116 3..................................112 3.........................................100 B.................................107 1.................101 2.................................... Persyaratan Pengadukan Beton ........................................................................................111 A...............113 B................. ............................109 1............112 4..........................107 3......................................................... Pemasangan Lantai Kayu ........ Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku .........125 PINTU DAN JENDELA .................... Persyaratan ......................................... Bahan Acuan dan Perancah ..111 LANTAI KAYU............... Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ...........................100 1... Memasang Tulangan/Pembesian ...................................................... Pengadukan Beton....117 4.......................................................99 1............ Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola ........................ Syarat-syarat Pembengkokan ...................................108 E................................................125 B......... Pendahuluan ............103 A......................................101 BAB VIII ..........126 A............................................................... Merangkai Baja Tulangan ................... Pendahuluan.....................................105 C.................112 2........................................103 1...... ....................105 1............. Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur ............................................... Parket dari Bahan Kayu Solid ...109 2......103 3...Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ...........

..135 F.................. Jenis Pintu ............... Fungsi .........172 3..........178 3........................................................................................ Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda ........................158 3.............................................. Pendahuluan....................139 1.145 3......................... Bentuk-bentuk Atap ..............175 B.......................................... Pemasangan Kaca ................................177 2......... Pendahuluan.136 2...........................................................................169 1..........................................152 6......................................... Pendahuluan... Pemasangan Kusen ............................149 4............ Dinding Kayu Batang Miring .................................................. Jenis-Jenis Kusen Pintu ........130 1......................................130 2................. Jenis-Jenis Kusen Jendela ...... Rangka Plafon ...................................... Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur).................. PLAFON ................ Pemasangan Daun Pintu dan Jendela ..............................141 H.................................................180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ...... Kuda-Kuda dalam Penerapan ..........................................................................................177 1......................160 4.................................................128 E............................................................................................................ Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda................................................126 1.................169 2.................................................................................................................................................172 4........................................................................ Dinding Kayu Batang Tersusun ..................... Kuda-Kuda ..... Jenis Jendela ............................................................. Dinding Kayu ..................... Kusen Pintu dan Jendela ...................................173 5................150 5...139 2...............................................145 1...... Bagian-Bagian Atap........ Dasar Konstruksi Kuda-Kuda ........................................... Bagian-Bagian Kusen.........................................................................165 BAB XII ............................................... Dinding Kayu Batang Melintang ..............................................145 A....169 DINDING KAYU DAN PLAFON.... Jenis Pintu dan Jendela..... Memasang Daun Jendela ............................................................... Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material .............132 3...................................................... Memasang Daun Pintu ........................................... Pemasangan Kusen Pintu ................................................................169 A......................................157 2....................156 B........................................................................................................................... Atap ..145 KUDA-KUDA DAN ATAP...........................................................................126 D.............................157 1............................ Tipe Kuda-kuda ....... Dinding Kayu Batang Tegak ......................... Kuda-Kuda Sistem Knock Down .................................. Penutup Plafon ....................................................................................................................................................C..........155 7................... Pemasangan Kusen Jendela ..........138 G...........143 BAB XI .......145 2..........126 2........................136 1..........

..........................................................................211 3............................... Cara Penyambungan ...............................................209 2................................................... Pemberian Cat Akhir ...207 POMPA AIR DAN DRAINASE.192 BAB XIV......................................... Pengecatan Plafon .................................................185 A.......................................................................194 3.......4......................................... Pengecatan Dinding ...........................................................................................209 3......207 B............................185 B..186 C.......................................................................185 PENGECATAN .....................................201 BAB XV........................................208 1.......................... Alat Penyambung ..........213 5....................................................................................188 E....... Pengecatan Ulang .............................................. Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor .....................................................210 1.193 A..............................187 2......... Pemberian Cat Dasar ....................................................214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ............. Drainase Permukaan Tanah .................. Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan ....... Pengecatan Kayu ... Lubang Talang (Roof Drain) ........210 C......................................................................... Talang Horizontal ................194 2......................... Pengecatan Genteng ...................................................... Tangki Air dari Alumunium ................................................191 H................. Tangki Air di Atas Dak Beton ........................... Pengecatan Besi ............................... Jaringan Penyediaan Air Bersih ..196 1.......................... Langkah Pengecatan .......................207 A........................ Plafon Dengan Isolasi ..........................................................182 BAB XIII ................... DRAINASE .......................................................................195 B.............187 1........ Talang Vertikal ......... Bak Kontrol ........................................190 G.........................................................................193 INSTALASI PIPA PVC.......................................................................................196 2.......................................................................................................................................................................................212 4...................207 1..............................207 2...............................................193 1..........190 F....................................................210 2.................... Pompa Air ............................. Tangki Air ................................................. Tangki Air dari Polyethylene .................... Keberhasilan Pengecatan .......... Penyambungan Pipa ........................................................188 D........... Pompa listrik ............ Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan .........187 3.................................................... Pekerjaan Pengecatan .................................. Sistem Perpipaan .....................................................................................

kolom. finishing dinding. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung. majalah. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. internet. Inventarisasi bahan penulisan. tangga. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. brosur. ring balok. uitzet dan bouwplank.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu. lantai. informasi. penyempurnaan. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. sanitair dan rioolering. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip. Selain itu. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . kosen pintu dan jendela. dan finalisasi. uji coba keterbacaan. penentuan judul buku. yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. pasangan dinding. kuda-kuda. dimulai dari dasar perencanaan. sloof. dan instalasi listrik. diskusi. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. atap. pondasi. pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. penulisan. plafon.

Hal tersebut disebabkan. Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang. Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif.BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. potongan memanjang. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif. gambar denah. Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. potongan. yaitu. akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. dan kanan dengan skala yang benar. potongan melintang. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. dan tampak secara proyeksi perspektif. samping kiri. 1. tampak depan. 2. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas.

Gambar I-1. Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan. maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. yaitu penggaris. potongan. Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. dan tampak. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. dan tampak. potongan. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran.

Gambar dinding dan plesteran.Gambar I-2. 1. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan. Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. 3. 2. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 . Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. kolom. dan ring balok). Gambar penulangan beton (sloof. Gambar pondasi.

Gambar Instalasi air dan plumbing. 6. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja.4. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4. Gambar Kerja Hubungan Sloof. Gambar kuda-kuda dan atap. 8. Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar plafon. 7. Kolom. dan Gambar instalasi listrik. dan Ring balok Gambar I-5. 5.

Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”. Oleh sebab itu. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 . Gambar I-6.00). Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas.D. Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan. Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. pada gambar denah memuat batas-batas ruang. gambar denah. notasi-notasi ketinggian lantai . Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. arah dari membukanya pintu/jendela. dan gambar tampak. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0. 1. gambar potongan. baik dari segi hubungan maupun fungsinya.

Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. seperti bagian-bagian mekanikal. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut.2. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun). Gambar I-7. Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya. Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu. Gambar Potongan Melintang Gambar I-8. plumbing dan sebagainya. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

dan belakang. b. Gambar tampak harus memperlihatkan. Gambar I-9. c. samping kiri. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. samping kanan. Karakter dari bangunan itu sendiri. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 . yaitu tampak muka. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya.Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). a. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. 3.

Gambar Rencana Gambar denah. potongan. 8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar Tampak Belakang 4. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. Selain itu. keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan.Gambar I-11. dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan.

Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .Gambar I-13.

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut. harga bahan. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. baik rumah sederhana. 1. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli. Untuk itu.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A. kebutuhan bahan. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. 2. volume pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. rumah sedang. kebutuhan tenaga. upah pekerja. Dalam konstruksi bangunan gedung. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan. pengendalian. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. baik jumlah biaya pembuatannya. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. Pendahuluan Membangun rumah. maupun rumah mewah. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. 3. bahan bangunan. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui. 4. dan rencana serta syarat-syarat kerja. kebutuhan bahan. dan jenis pekerjaan. waktu pengerjaan (pelaksanaan). antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. 5.

Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri. harga satuan bahan. 2. lum sum (Ls). Perhitungan volume pekerjaan. B. Untuk memperjelas setiap komponen tersebut. unit. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. Membuat daftar volume pekerjaan. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. buah (bh). kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. 1. 4. 5. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan. belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang. isi (m3). dan upah pekerja. dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1. harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. 3. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. Membuat daftar analisis satuan pekerjaan.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. dan 6. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. luas (m2). tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah.

biaya. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN. 1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. 1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 . 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. 1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. GALIAN. Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.syarat-syaratnya. DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.

PINTU.Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

10 6. Membuat Daftar Volume Pekerjaan. a.60 25. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200. komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.30 4.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 58. biaya. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.00 54. daftar harga satuan bahan. GALIAN.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2. Harga Satuan. dan pelaksanaan pembangunan. dan daftar upah pekerja.20 5. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2.

48 539.00 0.00 19.21 0.00 4 96. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.50 58.12 0.00 17.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1.17 38. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.41 3.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37.29 0.00 6.57 1.17 0.50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 .1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan.00 220. tebal 5 cm 29.62 2.40 1.14 10. 1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.25 12.10 0.72 269.34 2. 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.15 5.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70.95 2.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.18 0.

00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm.66 2.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.00 11. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.16 33.00 11.00 1 37.60 2.00 8.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.00 2.60 2.50 3.00 11. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 86. PINTU.85 1.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 8.00 22.13 6.00 11.90 5.00 2.50 19.00 45.00 27.00 131.00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.12 0.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0.00 350.000.000.000.000.00 275.00 900.00 55.500.000. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.00 175. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci.00 200.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.000.00 28.500.000 27.00 29. Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.000.000.00 22.000.00 200.00 31.500.00 200.00 32.00 915.010 0.00 30.00 30.00 30.000.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3. c.500.000.000. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.00 29.00 175.020 1.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan. Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .00 715.000.00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 440.00 27.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

00 5.000.062.153.00 5.160 0.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 27.00 51.00 22.000 0.000.000.458.500.214 0.908.000.00 39.000.00 13.683.500.008 350.00 4.00 256.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .20 51.292.00 1 3.400.00 435.000.380.00 3.000.00 5.00 29.500.00 7.00 609.000.00 29.019 0.00 110.00 6.286 0.885. .500.3 org org org org 0.00 609.021 33.000.00 24..00 22.021 0.618.500.500.20 12.00 20.000.00 672.000.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .021 33.500.00 27.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.00 5.00 2.160 0.00 32.00 sak m^ org org org org 0.00 7.292.00 6.090.00 33.450.000.20 11.00 672.00 110.286 0.00 6.885.108 0.200.166.716.700.00 3.00 8.00 2.900.321 0.458.259 0.058 0.00 29.3 org org org org 70.090.00 22.563.015 0.00 20.019 0.021 0.00 32.00 19.00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.708.PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .214 0.00 27.00 19.360.

500.00 22.018 22.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .00 576.010 0.00 22.038.500.500.00 6.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.160 0.00 110.00 31.360.50 2.3 kg org org org org 1.073.500.000.187 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 8.030 0.00 10.000.300.463.000.187 0.00 45.114.00 29.000.500.177.00 29.038.500.00 30.000.030 0.00 33.013 0.00 6.00 m2 sak rr.00 22.000.037 0.00 576.013 0.00 110.725.00 1 .215.018 30.051.00 78.000.00 27.000.114.00 30.000.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.00 78.000.LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 45.360.300.00 3.50 56.000.00 32.000.00 1.00 5.00 4.010 0.500.175.00 22.360.00 33.114.000.187 0.00 27.00 3.00 5.073.00 8.00 78.00 29.200.00 32.00 32.010 0.300 0.013 0.00 6.000.312.250.075 0.000.013.00 3.00 4.00 17.037 0.00 4.375 0.013.100.250.50 56.000.160 0.160 0.00 39.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 14.00 5.00 33.00 14.300.030 0.500.476.00 576.000.00 110.00 39.00 53.00 27.300.018 30.00 53.300.300 0.

250 19.00 2.00 2.00 19.200.000.500.00 7.540.435.040.00 60.020 0.400.000.00 32.000 2.700.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .300.00 4.00 160.000.000.00 28.000.00 128.00 kg org org org org 66.000.008.700.000.275.000.000.500.015 0.004 2.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 165.500.00 22.500.00 30.00 1.00 22.00 16.00 8.200.400.00 25.007 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .3 1.00 8.000.400.000.000.800 3.00 2.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.400.00 8.100 0.00 3.00 2.00 12.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .00 2.00 8.00 kg org org org org rr.00 30.000.240.00 600.00 32.800.00 22.00 m3 m 1 0.00 12.000.00 30.00 1.PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.150 0.400 1.017 4.00 11.000.250 0.00 142.100 5.307.150 0.000.000.00 1.000.00 800.00 20.200 0.3 0.100 0.00 41.005 1.800.000.980.00 5.00 8.000.00 46.700.00 32.026.00 300.000 0.300.000.307.920.010 0.800.000.900.070 0.LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000 0.600.000 5.00 28.010 0.00 17.000.035.00 49.320.968.00 28.800.00 281.000.00 30.000.00 49.00 25.00 3.

000.00 58.00 53.00 32.400.00 23.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .00 11.500.00 30.00 4.000.00 3.00 28.006 0.300.265.100.00 28.955.450.000.210 1.00 16.025 22.000.00 110.00 28.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 500.00 20.000.450.00 3.060 0.00 15.500.000.045.00 30.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.00 750.010 4.00 12.150 0.00 22.00 19.100 0.700.00 22.015 0.00 192.00 26.000.00 33.000.00 30.500.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .710.00 11.000.500.00 165.00 22.006 2.00 750.00 43.000.0 0 m1 kg rr.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.000.00 3.355.00 500.700.00 290.150 0.250 0.3 m^ org org org 1.00 11.000.120 0.00 15.00 53.500.300.000.300.000.722.000 0.000.010 0.000.00 1.00 5.130 0.00 58.00 58.000 0.00 43.00 27.200 0.00 180.025 19.090.00 26.000.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .200.00 ^2.00 2.640.722.00 bh org org org org 11.00 9.00 43.900.000 0.500.150 0.920.400 0.400.000.00 TOTAL Rp 1.000.00 4.000.265.700.00 22.000.00 3.00 58.400 0.715.00 29.715.

00 16.00 35.00 20.50 26. 428.00 375.500.00 11.000 0. 00 30.00 220.650 2.00 3.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 8.500.760.00 28.000.220 0.00 2 m3 kg org org org org 1.800.00 32.800 3.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.500.300.750 0.000.600.00 30. 00 8.800.110.500 1 .00 12.000.010 1 .000.020 0.00 2.350.977.00 2.00 22.000.000.50 1.00 32.350 0.00 2206.00 46.956.000.00 320.0 2.0 0 90.008 m3 m 3 0.300.000.00 21.00 22.000.00 28.00 30.034.000.000 9.00 Ibr bh org org org org 0.00 1.00 14.000.160.000 0.114.400.00 6.012 0.000.137.900.00 1.634.00 5.00 400.634. 00 0 00 2.00 256.200 5.412.000.800.000 3.00 22.075 0.00 19.500.000.500.187 0.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .400.900.008 0.960.600.916.150 0.00 32.00 800.50 47.000.50 47.000.007 0.000.00 500.00 22.00 28.000.000.00 1.000.00 66.00 4.047 41.50 240.00 11.900.50 25.677.00 30.500.000.000.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .037 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .225 0.000.

750.00 37.0 0 0.50 19.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 29.760.800.00 22.983.600 2.357.000.650.00 29.00 626.657 1.400.00 32.000.983.500. 00 37.00 228.000 15.00 14.397.00 7.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .500 3.100.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .003 28.00 441.595.018 0.00 30.000.700 0.00 37.600.0 3.932.030 4.00 41.250.600 0.000.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.320.000.00 59.00 org org org org 132.00 37.00 7.000.00 m3 kg kg org org org org 1.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 28.00 32.000.000.850.000 0.400. 00 Dibulatkan 228.000.400 2.300.00 70.00 91.00 30.0 0 0 3.750.113 0.0 0 81.000.260 0.500 4.000.000.000 0.000.3 m2 m? kg m1 org 0.329.500.00 22.00 TOTAL Rp 4.000.00 20.00 22.00 46.000.000.787.000.00 7.000.00 16.00 91.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr.026 2.000.00 8.00 96.000.100 0.00 1.00 1.800.000.787.00 95.00 59.000.000.00 28.00 3.00 3.00 30.000 2.750.50 19.00 64. 00 1 m2 .000.800.500.320.100 1.500 2.00 832.220.050 4.020 0.945.00 74.00 32.00 8.000.00 3. 000 88.110.300.010 0.657 0.000.200.000.000.250.000.00 13.50 300.

00 640.000.000 0.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .00 57.600.00 206.00 82.00 32.00 96.00 260.00 96.550.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .0 0 260.250.250.00 14.440.017 0.00 448.00 45.00 29.110.00 7.00 11.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .150 7.00 7.400 0.500.500.250.000 0.300 1.500 82.00 39.140 0.00 bh org 1.00 37.0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 11.00 28.320.00 m3 kg m' org org org org 0.00 6.000.00 1.250.000.00 71.00 14.275.120 0.697.000.000.200.000.00 32.040.00 28.014 28.00 28.000 0.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.00 114.300.00 3.00 30.00 14.00 4.00 bh org 1.200.00 57.020 2.00 82.275.00 53.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .500.250.000.500.00 28.00 30.500.00 71.00 4.030 4.0 0 114.000.000.00 34.500.0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.045.250.500.775.500.600.200 0.00 7.00 39.000.800.000.600.000.300.00 14.348.000 0.250.900.000.500 57.000.00 69.00 22.000.00 4.590.

500.100 75.850.00 28.000.00 4.700.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .00 5.000.00 28.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 46.010 2.300.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .00 7.00 70.750 0.000 0.00 27.275.0 0 13.00 22.00 5.000 0.00 47.0 0 77.300.100 0.00 20.500.0 0 78.150 64.0 0 105.000.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.400.00 m2 org org 1.500.500.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.00 29.00 5.900.055.00 m2 org org 1.00 8.00 28.575.300.000.000.000 1.100 5.00 75.00 2.00 8.00 4.0 0 1 m2 .00 22.400.00 22.100 0.700.0 0 0 177.00 5.0 0 54.625.00 13.00 54.00 30.00 32.000.030.575.0 0 7.355.000.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .900.850.150 0.150 43.200 8.00 177.00 3.000.00 47.00 7.500.300.00 70.000.00 30.000.070 0.150 0.00 3.000.700.00 3.975.00 2.000.000.PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.0 72.300.000.000.300.400.850.200.000.275.000.700.875.200.0 0 bh org 1.00 28.00 2.100 0.00 7.

00 22.000.00 1.737.010 0.120.320 00 3.0 0 32.00 75.750.00 1.00 24.095.00 41.600 10.PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.050 9.00 27.104 0.00 54.000.280.000.000.00 500.0 0 3.00 73.0 0 3.00 180.400 1.00 120.375 5.00 22.000.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.000.00 1.00 22.170.000 .000.00 bh org org org org 1.0 0 10.300.499.250 15.900.00 5.300.00 30.150 0.175 0.160 70.00 1.00 34.00 70.000.000 0.000.000 1.00 142.00 32.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .720.000.00 29.50 300.3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.00 21.500.00 2.000.00 28.551.00 rr.125 0.500 0.00 72.300 5.499.00 2.000.00 8.350.350.288.000.500 0.500 0.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .000.000.00 46.50 5.214 2.000.000.00 126.000.000 1.500 0.00 570.00 172.000.000.000 1.000.620.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.000.100.00 5.00 142.00 210.300.00 1.250.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.00 1.00 70.000.050.00 16.400 3.000 00 5.00 1.320.499.300.5 m x 1.762.720.00 5.00 4.800.000.500.000.0 0 130.160 0.182 10.700.

500.300 0.740.00 2.130 0.019 0.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.150.200 0.167 0.00 9.000.00 32.00 1.000.00 208.604.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .007 10.00 2.007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.00 6.000.000.000.00 2.00 21.00 5.000.947.000.00 32.00 8.00 30.837.000.500.00 930.019 0.000.50 589.636.094.00 30.00 4.400 0.160 0.00 913.083 0.000.195 0.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.00 1.00 TOTAL Rp 8.00 210.00 14.500.00 11.500 0.000.00 9.200 0.280. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.800.030 0.200 0.00 1. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .010 1.000.00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.100.00 208.00 9.000.00 22.00 22.150 0.00 4.000.490.860.00 24.000.376.050 0.00 2.00 1.00 24.00 7.500.00 975.00 31.000 0.00 13.500.00 5.500.000.00 31.000.00 1.400.000.00 4.010 11.50 15.00 320.000.800. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.00 800.400.000.00 13.00 32.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 24.50 15.700.00 589. Departemen Pekerjaan Umum.00 375.

150.00 75.066.736.00 4.00 20.650.00 53. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.00 5.500.00 3.200.062. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.920.00 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.700.00 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.100.00 45. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr.000.00 1.00 25.600.900.00 19.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.00 2. yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini.00 93.900.000.00 2.00 10.100.600.00 20.00 5.00 348.4.200. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.200.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 325. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.737.900.040.100.407.300.772.00 20.00 51.894.00 2.750.00 56.486.00 56.00 60. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.100.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.900. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.200.00 60.000.480.882.00 93. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.200.

634.700.900.00 78.600.000.500.00 2.307.00 350.000.00 2.000.00 2.900.00 7.300.700.00 13.000.00 2.250.00 25.307.983.700.00 50.00 71.00 96.400.00 11.00 2.900.307.300.600.700.500.00 2.00 228.00 37.00 25.00 10.634.00 2.800.00 26.000.00 177.300.00 47.800.00 54.00 15. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.00 114.000.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .00 16.000.000.000.00 260.00 53.00 228.307.900.000.300.00 19.700.000.00 26.00 3.00 58.000.700.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.700.00 49.00 50.000.400.00 58.900.00 142.700.700.00 7.000.

00 150.000.00 3.00 24.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.300.000.00 2.000.00 45.00 32.00 15.000.00 10.00 105.00 200.00 55.000.500.000.00 20.00 25.00 250.000.00 13.000.00 24.00 3.00 8.00 24.100.000.00 3.000.500.300.00 105.00 2.000.400.500.500.000.000.000.00 225.00 225.00 15.00 24.00 55.000.000.500.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.000.00 200.00 175.00 2.500.800.000.499.000.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 4.00 175.500.000.

00 2.844.978.130.60 319.00 3.20 5.000. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.00 1.00 93.00 10.900.00 4.270.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60.00 JUMLAH 1 180.882.920.00 20. seperti tabel berikut.955.480.581. tebal 5 cm 29.60 25.00 13.022.00 41.434.95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.00 54. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.200.524.00 3.00 348.650.00 60.20 8.00 5.019. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.00 93.00 3.580.57 1.00 75.090.500.00 2.15 5.232.00 58.736.600.00 393.10 6.48 539.12 0.50 58. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.17 0.321.5.62 2.00 2.062.00 5.00 438.894. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN.00 97.538.737.00 32.100.637.00 3.00 8.95 2.075. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.744.750. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.41 3.00 128.900.122.700.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.00 20.407.120.00 1 .940.222.920.769.271.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37.600.300.000.00 19.40 1.00 556.00 51.010.50 2. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi.225.14 10.200.128.488. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50.00 603.00 1 87. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .00 1.00 434.726.30 4. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900.150. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.18 0.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 . GALIAN.076.936.00 10.486.346.066.087.100.040.900.772.600.351.360.21 0.000.900.12 613.72 269.200.00 20.100.34 2.29 0.00 JUMLAH II 9.20 10.00 214.00 2.

00 19.00 27.900.307.00 224.00 7.700.00 27.00 507.500.750.780.800.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.12 0.00 993.307.00 2.00 2.00 56.50 220.00 53.900.000.874.00 25.188.00 53.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .309.00 86.770.00 JUMLAHV 316.500.13 6.634.600.00 m3 m 3 2.00 m3 m m 3 1 2.230.141.10 0.868.00 7.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.00 4.250.700.00 58.00 JUMLAHVI 6.537.00 19.00 392.067.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.00 131.000.000.400.200.307.000.600.250.00 28.550.00 96.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.00 1.084.431.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.050.000.00 1.592.00 26.500.307.000.00 45.50 19.00 2.00 1.00 JUMLAH IV 5.000.567.904.00 26.00 220.00 10.00 49.00 2.00 15.900.982.700.700.000.250.712.00 6.000.00 230.00 215.00 3.00 137.200.00 2.00 17.700.274.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.700.700.700.17 38.800.634.00 2.00 2.700.307.00 10.00 10.00 5.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.000.00 381.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.00 950.900. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.100.000.00 58.40 1.00 JUMLAH HARGA Rp 312.600.000.00 rr.00 960.00 342.50 3.500.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.027.00 56.000.000.00 318.

00 225.800.00 142.280.230.00 71.00 3.00 228.00 114.66 2.000.00 200.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 25.00 75.500.000.00 3.95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.800.16 33.00 200.00 75.00 11.00 m1 bh bh m 1 2.00 100.000.00 110.00 935.000.00 225.000.700.00 228.00 1.00 4.800.000.00 13.00 2.000.000.500.136.800.00 700.60 2.00 100.000.500.00 230.00 50.90 5.00 150.00 2.00 11.00 3.386.00 2.00 37.00 50.648.85 1.740.500.00 2.300.00 531.400.00 32.000.200.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.00 25.50 2.00 30.270.00 4.00 25.800.00 22.000.00 754.00 10.00 11.000.00 8.00 JUMLAH IX 354.000.500.000.00 2.000.00 11.00 2.700.00 7.700.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.000.000.00 45.400.00 7.00 3.000.00 142.178.00 1 76.000.00 10.00 30.00 2.000.237.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .723.00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33. PINTU.00 260.00 1.300.000.000.00 11.000.640.60 2.00 1.900.00 78.000.600.000.640.00 11.300.00 2. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 54.00 1.50000 JUMLAHVII 3.00 14.00 285.00 16.900.00 3.700.292.00 JUMLAHVIII 866.00 150.00 150.000.300.00 350.00 1.900.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.983.600.000.00 8.723.00 142.00 1.200.000.00 200.00 4.500.00 173.00 1.300.000.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.100.

00 Ls 500.000.00 5 6 1. maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya.00 24. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.500.00 5.000.00 845.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.000.000.000.685.00 875.00 880.00 24.20 35.00 15.181.00 7.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.00 JUMLAH X 60.00 15.00 3.400.00 33.00 m^ m2 m2 m 2 13.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.00 1.00 JUMLAH XII 7.000.00 1. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.00 55.00 1 .499.00 200.499.52 10.50 2.500.00 875.00 32.072.00 372.00 1.00 1.00 1.500.00 55.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.00 30.000.208.000.00 JUMLAH XI 175.00 1.00 32.000.00 3.100.205.00 12.000.000.00 105.000.00 175.050.000.00 1.100.000.892.500.600.000.500.00 b.000.000. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 16.900.500.00 3.000.000.00 JUMLAH XIII 500.00 25.00 6.000.000.00 8.000.00 4.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.000.000.00 24.00 25.000.000.00 20.300.00 175.000.00 10.00 1.00 1.00 1.00 245.00 1.000.980.00 500. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut.72 34.00 240.000.300.000.500.500.140.00 24.000.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.400.00 15.00 2.000.00 12.000.978.000.00 131.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.000.740.00 165.00 200.

000. samping.723. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.640.592.270.487.208.050.900.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH.844.00 41.00 12.712.00 160. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .00 2.02 28.685.00 11.00 7.700.000.581.00 7.00 1.181.053.022.360.00 10. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.200. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.02 160.750.487.904.00 27. PINTU.00 6.084.980.Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN.00 500.000. dan belakang.982.764.324.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai. meteran) c.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. b. Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. 2. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. c. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. biasanya ada pohon yang perlu ditebang. Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a. Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. Batu pecah/kali b. Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. palu) d. back hoe dan lain-lain. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman. Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. andaikan dekat dengan rumah tinggal. bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat. cangkul. patok dan papan. Peralatan kerja (sendok spesi. Bahan adukan (pasir dan semen). dan e. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. a.

cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil. 2. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen. namun untuk bangunan yang berukuran besar. Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Gambar III-1. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. 1. Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran.B. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan.

Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD). Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD. dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang. c.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. B D A C Gambar III-3. dan akan membentuk bidang segi empat. b. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 . e. Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD). d.

Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas. Berjarak cukup dari rencana galian. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain. sedang untuk bangunan kecil. Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang.C. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. 4. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar. 2. pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah. 5. 3. Gambar III-4. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan.

Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . maka sambungan papan harus menggunakan klem. Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0.Gambar III-5. sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas). Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok.00 sebagai duga lantai. pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni. Gambar III-7. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok. Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok. Gambar III-6.

lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). Sambungan Papan diantara Patok D. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dengan cara yang sama. 5.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH. 3. Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan. 6. 4. 2.Gambar III-8. Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank. Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9. Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0.

Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida). Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. Agar mudah. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. adukan dibuat tanpa semen portland. dan dikemas untuk dikirim.BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. agregat (pasir). adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida. dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. kapur hidrasi. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional. dan air. Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. biasanya dilakukan di pabrik. adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. Proses pengairan. tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus. yang mendukungan penuh satu sama lain. Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. digiling.

syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1. semen merah merupakan bahan tambah hidrolik.5 mm).Semen merah adalah hasil penghancuran bata. Tidak boleh mengandung bahan organik. selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. B. Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Pasir merupakan bahan adukan. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung. Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi.5 mm. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim. 3. Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4. garam. 6. baik bergerak ke samping. Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan.15 mm . Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas. 2. 5. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0. 3. berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. berbentuk tajam. 2. 4. Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah). seperti keadaan air tanah dan lain-lain. Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. minyak dan sebagainya. Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci. ke bawah (turun) atau terguling.15 mm . Harus keras. sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya.

Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. pondasi plat kaki. Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. pondasi beton bertulang.Gambar IV-1. Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali. 2. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung. pondasi pias. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. batu bata dan beton tumbuk. 1. pondasi batu bata. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. dan pondasi balok sloof. Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya.

Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. Sebelum dipasang. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh. Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . gabungan pondasi plat kaki dan umpak. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan. Gambar IV-2. dan pondasi tiang pancang. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. bersih dari segala kotoran. Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm. sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh.dukung besar cukup dalam. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah. diantaranya pondasi umpak. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. berukuran ± 25 cm. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. pondasi tiang straus. pondasi sumuran. 3. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung.

Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 . Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. Gambar IV-3. yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi.Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya.

Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan. Blok beton. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. sama juga dengan bataco. Harganya lebih mahal dari pada bata merah. terbuat dari pasir silika. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1. Batako dan blok beton. Batu bata (bata merah). Dinding Partisi. Bata cetak/bata kapur. 2. 5. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. 4. 3. blok beton ini juga berlubang. Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model.Gambar IV-4. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai.pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. Bata celcon atau hebel. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. pagar pembatas tanah dan lain sebagainya.

Campuran bahan : tras + kapur c. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10.8 cm sampai 24 x 11.5 x 4. D.5 cm. Gambar IV-6. Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan.bata yang berlubang-lubang. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. atau rumah sederhana. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2.macam tipe campuran antara lain: a. pagar pembatas tanah. perumahan rakyat. Memasang Dinding Bangunan 1. Harganya sangat murah. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu. Macam-. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung.5 m. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi. b.5 x 5. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara.

Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji. Bahannya terbuat dari pasir silika. apartemen. bahannya tahan api dan air serta kedap suara.5 m2. cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar. melainkan dalam ukuran 1 m3. bisa saja kurang dari 11. Selain itu. Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan.5 m2 bila ketebalannya lebih besar. Gambar IV-7. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain. hotel. Pemesanan tidak dilakukan secara unit. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel.10 cm x 19 cm x 59 cm. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding. Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah.

Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9.Gambar IV-8. Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 . Bata Hebel Buatan Xella. Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10. Proses Pembuatan Bata Hebel 3.

Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. 9 mm. Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. Bila dana terbatas.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0. yaitu 122 cm x 244 cm. dan 15 mm.Akustik Optimal. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). 6 mm.satu dan yang lain. Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . 12 mm. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. dinding partisi dapat diabaikan. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. untuk luar dan dalam. dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. Gambar IV-11. Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm. Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan. Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis. Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. terutama di perkantoran. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. Dari segi beban terhadap bangunan. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup.

Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real. Gambar IV-12. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 .Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan. Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna.

menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0. Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal.Gambar IV-13. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .55mm Gambar IV-14.

bahannya dari tras dan kapur. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland. dinding batako tidak perlu diplester. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama.4. cara-cara pembuatan. Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya. Gambar IV-15. maka kadar air adukan tersebut kurang. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . dan jika kualitas batu batako baik. Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. perataan dapat dimulai. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. juga dengan sedikit semen portland. sehingga kuantitatif terdapat penghematan.

Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis. b. tinggi 20 cm. batu khusus untuk dinding pengisi f. tinggi 20 cm. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. Panjang 40 cm. tidak berlubang. Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . tinggi 20 cm. lebar 10 cm. lebar 20 cm. Panjang 40 cm. tinggi 20 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. serta tidak boleh direndam air d. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm. untuk dinding luar. tidak berlubang. lebar 10 cm. panjang 40 cm. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. d. berlubang. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. lebar 10 cm. panjang 40 cm. Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. tinggi 20 cm. berlubang. lebar 8 cm. Gambar IV-16. panjang 40 cm. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a. panjang 40 cm. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. c. lebar 20 cm. e. berlubang. berlubang. tinggi 20 cm.Keterangan: a.

maka digunakan angker besi beton 3/8". Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako. Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18. sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 . Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing. Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang.Gambar IV-17. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah.

tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang.Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi. atau. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. seperti yang ditunjukkan di sini. batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan.

Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e.f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 . Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf. Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. (h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi. (i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat.

dan disebariskan hanya dengan tali-sipat. yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang. Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. 66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . (I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup.

Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. fungsinya untuk pencetakan batu merah. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. bisa juga digunakan cetakan dari baja.5. Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. Hasil batu merah yang baik bakarannya. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. Kalau yang dibakar sedikit saja. persentase hasil pembakaran lebih banyak. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak. 4) Air. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat). Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. kuda dan Iain-lain. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. dan permukaan batu merah akan cukup kasar. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. digunakan kotoran kerbau. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. 2) Sekam padi. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek. Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 . dipergunakan untuk melunakkan tanah. tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar.

Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. Setelah selesai proses pembuatan. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi.batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. Bila tidak ada gudang. batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. Gambar IV-20. maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan.

bata yang seperti ini akan dibuang. bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. Gambar IV-22. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. menyalakan api di bawah jajaran tersebut. yang membuatnya menjadi tidak menarik. Setelah mendingin. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang. Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya. Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu. bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 .

harus bersilang. Memasang Dinding Batu Bata 1. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%. Jika dibedakan pengaturannya. seperti terlihat pada gambar berikut. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11. Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .5 cm Gambar IV-24. dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. E. Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan. tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. lebar 110 mm. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. ada beberapa kemungkinan. lebar 115 mm. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban. Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm.5 cm. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar. yaitu : Gambar IV-23.

aturan batu menyilang Gambar IV-27.Gambar IV-25. Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 . dan aturan batu Gothik (vlaams). aturan batu Belanda Gambar IV-28. Gambar IV-29. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm.

Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal. mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12. dan pada jarak 3. Dengan sendok adukan. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. pertemuan dan persilangan dinding. sehingga dapat diatur seragam.00 m2. Karena itu. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan. untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut. Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang.00 m.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b. Macam Pasangan Batu Bata a.2. Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a. b.

Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d. Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c. d. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .c. e.

Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g.f. Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f. g. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 .

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap.BAB V FINISHING DINDING A. Setelah dinding terpasang sampai atas. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. sebelum plesteran dimulai. adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. Pekerjaan Plesteran. Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. agar tembok itu lebih rapi dan indah. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. plesteran akan terlihat retak-retak kecil. yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci). Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. B. Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. Setelah seluruh dinding diplester. Sedangkan untuk bagian beton bertulang. Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan. mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental. debu atau kotoran-kotoran lain.

Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. b. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a. e. ini disebut mengaci. 4. untuk merentangkan benang. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir.5 cm. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis. Bahan adukan plester seperti pasir. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. d. Setelah ini selesai. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . c.C. b. g. benang dapat dilepas. 2. Tembok yang akan diplester harus datar. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata. d. Pada pekerjaan mengaci. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang. h. i. c. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan. bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. b. sebagai standar tebal plester. f.± 3 cm dari bidang tembok. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. c.00 meter. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur. Pelaksanaan Memplester Tembok: a. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. Jarak benang dari sisi tembok 1. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol . Setelah lapis ini betul-betul kering. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3.

d. b. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. Sebelum pekerjaan acian dimulai. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. Pekerjaan Plesteran 5. terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. Selain itu. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 . Setelah proses pengacian selesai. 1 sampai 9. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek. dinding harus diamplas terlebih dahulu. harus dibasahi dengan air tawar. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering.a. c. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya. pada waktu akan dilakukan pengecatan. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. Gambar V-1. untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut.5 em. Setelah terjadi pengeringan. Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). e. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan.

Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. lebih boros pemakaian bahannya. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak. Pekerjaan Acian Gambar V-3. Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jadi. pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan.serta banyak memakai kertas amplas. Bila dibuat kental. Selain itu. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. Gambar V-2. Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian. Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar).

Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 . untuk bidang sudut tembok. Yang perlu diperhatikan adalah. Untuk bidang lengkung. maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut.Gambar V-4. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus. Hasil Plesteran dan Acian D. Gambar V-5. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok. bila dinding lengkung tidak rata. plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan.

Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. 2. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok. Setelah agak kering. 12. 11. 7. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. yang biasanya diambil dibawah pintu. 3. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. 9. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 6. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. 1. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah. 8. 10. 5. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin.E. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. seperti pada pemasangan papan bangunan. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. 4.

maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan.Gambar V-7. sendok semen. Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh. ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis. Roskam. terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. Cat emulsi . Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. 1. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. pasir kasar. Kawat ayam atau kain 3. Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. Plesteran Lantai G. semen putih 2. Agar dinding lebih menarik. Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . sarung tangan Gambar V-8. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol. terlebih jika terkena sorot cahaya.

3.Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). sebaiknya plester dulu dinding ini. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil. 2. 1. Gambar V-9. Siapkan alat sawut. Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. 7. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm. 9. 4. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar. Diamkan hingga kering. 5. Khusus untuk teknik kain. Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3. 8. 6.

3. ubin-kembang dan sebagainya. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. yang biasanya diambil dibawah pintu. Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas. Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut. Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu. seperti pemasangan atap. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. 2. granite dan sebagainya. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. seperti sisa-sisa adukan. 2. sisa gergajian dan Iain-lain. B. 13. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. 17. potongan kayu. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). 14. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. 16.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. ubin-sisik. plafon. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. 1. 15. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. urugan tanah dibuat berlapislapis.

18. 21. 22. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. Gambar VI-1. 23. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. begitu seterusnya. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. 20. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. sebab adukannya belum mengeras. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. 19.bangunan. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu.

INA. KW3. KIG. Hercules. Milan. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). Genova dan sebagainya. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. IKAD. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik.5 mm. seperti warna tidak sama persis sama. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. Acura. mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai. Platinum. Selain fungsi-fungsi tersebut.Gambar VI-2. serta mendekorasi ruangan (lantai). sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. White Horse. KW2. KIA. Masterina. Mulia. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan.

dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam. kaolin. Berdasarkan perletakkannya. techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan. jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. yaitu: a. sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. dan lemak. yaitu: a. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik. seperti: oksida logam (Al2O3. Penggunaannya: elemen pemanas. seprti laboratorium . bricks). b. Lantai Keramik 1. seperti kuarsa. engineering ceramic. advanced ceramic.Gambar VI-3. dll. keperluan rumah tangga (tile. komponen turbin. Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. MgO. Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. dan sinar matahari langsung. Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia.dll). serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. dan pada bidang medis. dan untuk industri (refractory). oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. semikonduktor. ZrO2. asam-basa.

permukaan berglazur. kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan. tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan. seperti kamar mandi. tidak mengkilap (berkesan suram). Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. Gambar VI-4. Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin. Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). b.kegiatan basah. yang bernama bullnose dan stepnose. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. ditandai dengan daya serap air rendah. Gambar VI-5. Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 . jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur.

c. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C.2. tekstur. granit. Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). dan campuran sintering antara keramik dengan logam. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Sifat Keramik a. terutama jenis keramik hasil sintering. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. pasti keramik mudah pecah. Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau. Gambar VI-6. harga dan bahan pembentuk (batu alam. 4. Kaya akan ragam jenis. corak. warna tahan sangat lama. c. gelas. b. gerabah dan sebagainya. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. kendi. Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. Kekuatan tekan tinggi. keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. 3. marmer) b. serta mudah dalam membersihkannya. Kelebihan ubin keramik a. sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d.

pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik. d. namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. ukuran warna yang dipesan. Perhatikan kualitas keramik. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode. Hingga keramik tidak saling bertubrukan. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah.5. Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. Rendam keramik dalam air. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. Oleskan air semen. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan. a. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. f. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. Periksa hasil pemasangan.5 mm. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. Jangan diinjak-injak. c. e. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. Nat keramik dipasang belakangan. g. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Padatkan secara rata. b. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga.2-0.

6. mozaik terbuat dari porselen. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. 25mmx25mm. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat. hingga dinding dan lantai kolam renang. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. Ia menjadi pelapis dinding. pelapis saniter. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. Model lainnya berupa kembangan. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas). dan acak. bulat. Ramuan itu dioven pada suhu 2. kaolin. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. Ukuran keping bervariasi. Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. Pemakaiannya sangat fleksibel.200ºC selama 24 jam. Ada yang berbentuk kotak siku. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. dan segienam. desain. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. Jejaring juga memudahkan pemasangan. Berbentuk kepingan. Mozaik memiliki bentuk. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. mirip benang. Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. juga 50mmx50mm. dan warna beragam. Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. mozaik dirangkai di atas jaring benang. Lantai Mozaik 1. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu. mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. Selain pada elemen bangunan. dan bahan khusus. ada yang 18mmx18mm. kotak lengkung. kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. back panel dapur. 28mmx28mm. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. lantai kamar mandi. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. 35mmx35mm. Ukurannya bermacam-macam. Agar tak lepas. dekoratif.

Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. Mozaik tidak boleh direndam dalam air. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. d. b.sampai ratusan. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi. berkisar 2mm-3mm. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Selain butuh nat tipis. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut. Gambar VI-7. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . Lantai Mozaik 2. mirip dengan color card dari cat. c. Oleh sebab itu. a. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. tak perlu diguyur dengan air. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah.

Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. Jika menghendaki efek batu menyambung. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. Jika dibutukan. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Untuk mengatasinya. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. Hasil Pemasangan Mozaik E. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. segera bersihkan. Penutup Dinding 1. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel.Gambar VI-8. Setelahnya. tuangkan semen ke bagian belakang batu. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. 3) Untuk menempelkan batu pada dinding. Jika dibutuhkan ukuran khusus. Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. 5) Setelah seluruh batu terpasang. maka batu tempel perlu dicoating/cat. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar VI-9. potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang.

Coating harus dilakukan secara periodic. Gambar VI-10.perubahan cuaca. Batuan keras macam batu kali dan andesit. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam. Meski terlihat mudah. Minimal setahun sekali. Sebaliknya. Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 . proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. Gambar VI-11. batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof. Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu.

Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang.3. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut. Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . a. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. diaplikasikan pada 1 sisi. sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. b. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. Gambar VI-13. Pilih material sesuai kebutuhan. Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. d. Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. Tentukan model partisi yang diinginkan. c. sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi. Potongan samping pelapis dinding 4. Setelah partisi terbentuk. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut.

Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar. Langkah terakhir.e. dinding akan terlihat seperti bukan partisi. handel dapat dipasang pada satu sisi. yakni bagian dalam. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. Gambar VI-14. f. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 . Untuk menyamarkan pintu. Melalui cara ini. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan.

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

baik untuk spesi maupun beton. a. Apabila kadar lumpur melampaui 5%. hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus.14-5 mm. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras. Menghasilkan kekuatan besar pada beton. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. 5. Agregat yang baik harus keras. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. 2. Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). 1. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. Di dalam beton. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. Menghemat penggunaan semen portland. 4. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. b. 3. Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. Sebagai bahan adukan. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. agregat terdiri dari dua macam. Dilihat dari asal bahan. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat. Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. Untuk agregat batuan alam. Butir agregat halus harus bersifat kekal. maka agregat halus harus dicuci. berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. d. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. c. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton. 1. kuat dan ulet. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat.

berukuran 5-70 mm. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai. d. Sebagai bahan adukan beton. permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. krikil/kricak dapat dibedakan atas. artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. krikil sungai dan krikil pantai. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . a. Menurut ukurannya. Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. e.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. d. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. seperti zat-zat yang relatif alkali. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. a. Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang. debu. c. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). butirnya sekitar 0. maka agregat kasar harus dicuci. Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. Ukuran butir : 5 . Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal. pasir dan zat-zat organik. Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. c. B. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori. Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). Apabila kadar lumpur melampaui 1%. Hal ini disebabkan karena pengaruh air. Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. krikil galian. Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas.2. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya. b. b. Semen portland merupakan bahan bubukan halus.

Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur. 2. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . Bila goresan tetap ada. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap. a.Untuk konstruksi bangunan sederhana. b. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. a. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. 1. sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut. Pemanasan harus berjalan secara bertahap.5 cm menipis ke tepinya. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi. (tidak menutup kembali). Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. b. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Jadi. bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan. papan acuan dari pelat baja. atau pelat baja. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. 1. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . plywood. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan. pelat seng bergelombang. adukan beton yang dicorkan. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. sampai beton mengeras. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah. plywood dan lain sebagainya. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. ukuran. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. Kokoh dan cukup rapat. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah. papan acuan tidak perlu dihaluskan. maka permukaan acuan harus licin. a. 2. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. b.

b. a.c. e. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. Selain kekuatan dan kekakuan acuan. Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. 3. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. d. Gambar VIII-1. Beban yang harus dipikul. horisontal dan beban kejut. termasuk beban. Bersih dari kotoran serbuk gergaji. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus. Kecepatan dan cara pengecoran beton. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton. d. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. f. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . c. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya.

g. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja. 105 . setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. kecuali diijinkan oleh perencana. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. b. maupun plat lantai. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin.B. kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. atau siku-siku. e. kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. c. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong. 3. Batang tulangan yang diprofilkan.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok. d. Bentuk kait pada tulangan balok. yaitu tulangan untuk sloof. kolom. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. kolom. Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan. serong. langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. f. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. 2. Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat). ring balok. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan.

kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai. Untuk itu. Pada penulangan plat lantai dengan balok. Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap. maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. Gambar VIII-2. Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. sehingga pada waktu acuan sudah siap. harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu).mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton. maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan. Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton. Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3. . Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen. d. dan air pencampur. b. Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. dan nilai slump.C. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. Urutan pencampuran adukannya adalah. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. Selama pengadukan berlangsung. mengeras sebagian. Secara umum. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. semen. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. c. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. Setelah selesai. a. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. dan krikil. Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. Pengadukan Beton. maka adukan ini 107 b. semen. volume adukan. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. jenis dan susunan butir agregat. yaitu. tuangkan air sesuai kebutuhan. a. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. d. 2. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan. waktu pengadukan minimal 1.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen). lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. atau tercampur dengan bahan-bahan asing. Pengadukan beton dengan jumlah besar. c. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. Setelah adukan merata. Untuk pengadukan menggunakan molen. Membuat Adukan Beton Segar 1. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII .

Gambar VIII-4. c. Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. 3. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos. c. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. selama proses pengecoran berlangsung. Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut. b. d. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator). bambu atau besi. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . a. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D. Untuk pengecoran lantai yang luas. b. a. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut.tidak boleh dipakai pelaksanaan. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. Untuk keperluan pemadatan. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. d. Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai.

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Yogyakarta: Kanisius. Membangun. New York: McGraw-Hill Book Company. Harten.Dikmenjur. Petra Widmer. P. Jakarta: PT. Robert. 2006. Pengembangan Kota Medan. Rumah Yang Ekologis. 1974. 1988. Membentuk. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. 1986. Bandung: Angkasa. Yogyakarta: Kanisius. 1997. 1980. 2007. 2005. Heinz Frick. Tend Pembangunan. 1987. 2006. 1977. Jakarta: PT. 1984. Setiawan. Heinz Frick. IK Supribadi. Yogyakarta: Kanisius. Diraatmadja. Membangun. Rumah Sederhana Kebijakan. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Hendarsin. London: Northwood Publications Mistra. Architecture Drafting and Design. Tend Pembangunan. Imelda Akmal Architecture Writer. Jakarta: Erlangga. 1975. H. Panduan Membangun Rumah. Ringkasan Ilmu Bangunan. Ilmu Bangunan Gedung. Donalde E Hepler. Saniter. Menghuni. Konstruksi. Heinz Frick. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Heinz Frick. Yogyakarta: Kanisius. Malang: PPPGT/VEDC. Paul I Wallach. Jakarta: Erlangga. 2000. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. Bandung: Armico. Bandung: Idea Dharma. Sanitation Details. Koch. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Konstruksi. 1983. Menggambar Bangunan Kayu. E. 1995. Van & E. Depok: Penebar Swadaya. Konstruksi Bangunan Gedung.1991. 1995. Jakarta: Binacipta. Edward Allen. Iman Subarkah. Perencanaan dan Konstruksi. Perencanaan Instalasi Listrik. Jakarta: Erlangga. Leslie Woolley.

Suratman. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. Jakarta: Prima Infosarana Media. 1994. 1984. Ilmu Bangunan Gedung 2. Tim FT UNY. Soegihardjo. Soedibyo. Jakarta: Dikmenjur. Schaarwachter. 1977. Jakarta: Rineka Cipta. 1978. Perspektif untuk Para Arsitek. Jakarta: Pradnya Paramita. Menghitung Biaya Membuat Rumah. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. Jakarta: Dikdasmen. Soedibyo. Sudibyo. Rita Laksmitasari Rahayu. Soetjipto. Jakarta: Dikdasmen. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. 1982. Suryatmo. Soegihardjo. Teknik Listrik Instalasi Penerangan.LAMPIRAN A A3 Renggo. Soedibyo. Konstruksi Beton Bertulang 1. Rudy Gunawan. Supribadi. Jakarta: Depdikbud. S. 1993. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Jakarta.. dan Ismoyo. Menggambar Teknik Listrik 2. Jakarta: Dikdasmen. Jakarta: Erlangga. Pengantar Ilmu Bangunan. Ilmu Bangunan Gedung. 1986. Jakarta: Dikdasmen. 1993. Ilmu Bangunan Gedung 3. Takeshi Sato & N.W. Memasang Daun Pintu dan Jendela. Jakarta: Pradnya Paramita. Robby Setiawan. Soufyan M Noerbambang. Takeo Morimura. 1977. Yogyakarta: Kanisius. Surjit. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Singh. Jakarta: Kawan Pustaka. Soegihardjo. Ilmu Bangunan Gedung 1. Bandung: Armico. 1986. 2007. General Electric Drawing. 2007. 1996. Jakarta: Abadi. 2001. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Jakarta: Penebar Swadaya. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal. F. Sugiarto. 1997. 1977.

2007. Jakarta: Erlangga. www. Jakarta: Surya Toto Indonesia.id . Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www. 1990. Memasang Kusen Pada Dinding Paangan. www. Akses Tanggal 20 Oktober 2007. Sketsa Perspektif.nl. Akses Tanggal 15 Oktober 2007. 1996. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Wamar. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Jakarta: Dikmenjur. 1989.indonetwork.planetmaison. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika.____________.co.masrafa. TotoMedia.com. www. www. Kuat.com. www. Konstruksi Batu.jkr.id.com.gufi. www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . www.id. Bandung: Angkasa.id. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Zamtinah.tripod.indika.procolor. Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta.com. 1983.rumah.com.mciindonesia. www.fr .karyanet.mukimits.com. Widodo. Diktat Gambar Teknik. Melewatkan Liburan di Kota Kembang. www. Walker. Jakarta: PT.tepaksireh.2001. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. www. Surya Toto Indonesia Tbk.net. Kaku.sarikayu. www. Akses Tanggal 11 Oktober 2007.co.co. Theodore D.wpkl. 2007. Akses Tanggal 10 Oktober 2007. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.gw.wvansantvoort. Liat). Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim.drymix. TotoMedia.

Akses Tanggal 27 Oktober 2007.rumahjogja.htm. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.com.ideaonline. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.indanapaint.sonjaya.tentangKAYU. http://www. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.com. http://www.id. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .LAMPIRAN A A5 www.kompas.com.co. Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www.com/cat_genteng.com.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .