A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

S.. M. R. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini.. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra. Drs. MSA. M. Abdul Haris Setyawan. Guntur Siamsono. M. M.. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini.Pd. MMP. baik buku. Tidak ada gading yang tak retak. Wiyono. M. Taufiq Lilo Adi Sucipto. Rekan di SMK. Sri Sumarni.T.Pd. M. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini. majalah... namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan. Drs. dan Eko Supri Murtiono.. brosur. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini. Suhardjono. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret. guru SMKN 2 Surakarta. Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta. internet.Pd. Widodo. S.T. Tim Penulis ii . Sutrisno. dan diskusi sejawat.T.T. dan Surjanto Budiwalujo.Pd.. Kepala SMK YP 17-1 Madiun. 2.. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan. M. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.Si.. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini. dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. Chundakus Habsya.. S. Drs..KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil.Pd. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret. 3. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini.. Agus Efendi.

............ Menggambar Proyeksi Bangunan ...................... Membuat Bidang Datar .........................................................................45 1.........1 B...........................................................46 C......... Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga ..50 BAB IV ....DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ..........................................5 2...............50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii ......46 1......................... Membuat Daftar Volume Pekerjaan..........................11 A............... Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan ....11 B........................................................................................36 5..................................48 D.. Gambar Rencana ................ Material..........45 2...................viii BAB I............................................................................................................................................................................. Komponen RAB dan RKS .................................................... Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu ............................... Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi ..........6 3............. Lokasi ............2 C................................................................ Harga Satuan......................................................................................8 BAB II........................................................ dan Upah Pekerja ............................................................................................45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU ............................................................ i PENGANTAR ..................viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN .............................................................. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya .....11 MENYUSUN RAB DAB RKS ............................................................... Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan .................49 A........................16 3............................................... Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan ...... Memasang Pondasi Batu Belah ...............................12 1...........1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA........39 BAB III........................................................... Gambar Potongan .................................................12 2................................................................. Membuat Garis Siku-siku ..................................................1 A..................................................................... Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu ......3 D........................... Membaca Gambar Konstruksi ......... iii SINOPSIS....................................................7 4...............45 A................................. Menggambar Sketsa ................... Gambar Denah ..................................................................49 B............................................................... Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen .................................................. Pendahuluan .................................................................................................................... Gambar Tampak ...... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya .....22 4......................................................................................................................................45 B............... ii DAFTAR ISI ...................49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING....................5 1.........................................................46 2......

................................. Dinding Partisi............52 C.............................................................................................85 B.................. Pemasangan Lantai .................. Plesteran Lantai Semen .................... Lantai Mozaik.......... Plesteran dengan Sawutan ...................................................................................... Memasang Pondasi Batu Belah ................. Penutup Dinding dengan Keramik .........83 BAB VI .. Plesteran dan Acian Bidang Tembok ..............70 2........ Mengenal Mozaik ...........54 D..............95 3................... Lantai Keramik ................................ Kelebihan ubin keramik .........61 5...........................99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .......................................................................94 1...........................87 1.......... ..............................................................................................................................................................................................70 1......................................................................................................................................................................93 E..............................................................................................82 G.............................. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin .... Pendahuluan................. Pondasi Langsung ............1............................................................................94 2..........................96 BAB VII .............................................................. Beberapa kekurangan ubin keramik .......55 1...............................................67 E..55 2............... Memasang Dinding Batu Bata ........................... Dinding Partisi........................................................................................................................................85 C...................73 BAB V ........90 5. Pondasi Tak Langsung . Dinding Bata Hebel Atau Celcon............................................................... Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias .......................................................85 A........................................... Pekerjaan Plesteran.......................................92 1.......................................................................... Penutup Dinding........................................57 4.78 D....88 2.......................................81 E.................................... Aturan Pemasangan ............................92 2...........51 2........ Dinding Batako .............90 3..................... Memasang Dinding Bangunan ..................................................................................................................85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING ..................................77 B...................................................92 D..91 6................ Macam Pasangan Batu Bata ......................................77 FINISHING DINDING ........ Jenis Keramik ........................ Dinding Bangunan .........77 C.......................................................... Penutup Dinding dengan Gypsum ............................................. Sifat Keramik ................ Dinding Bata Kapur ...................................51 3...................96 4.................. Cara Memasang Mozaik ... Cara Sederhana Membuat Jarak Nat .............................................77 A...........99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN...........55 3............... Pemasangan Lantai Keramik .................................................... Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung ................90 4...... Dinding Batu Bata..............................

......................................... ......................................................105 2........ Parket dari Bahan Kayu Engineered................ Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku ...............................................................103 MENGERJAKAN BETON ..109 BAB IX ...................... Parquet (Parket) .............................................................................................. Pengangkutan .... Pembongkaran Acuan dan Perancah ..............................101 2....... .................. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ....... Peralatan Mesin ..................................................................................115 1....................100 1.............105 C................................... Memasang Tulangan/Pembesian ....................................... Pemasangan Lantai Kayu ..................................109 2......................................105 1................................112 3...................................................................................................... Pendahuluan ....118 BAB X ...... Persyaratan .................................... Pemeliharaan Lantai Kayu ...................107 3..... Bahan Acuan dan Perancah .....................................................................................112 2.................................................... Merangkai Baja Tulangan ...........105 3............................125 A....................... Peralatan Tangan .................................................107 2..........................................107 1...........................100 B.....109 1........................ Pendahuluan.......................................................... Syarat-syarat Pembengkokan ...99 1....... Pengadukan Beton.....................................117 4................... Perawatan Beton Sehabis Dicor......111 1..........................................................101 BAB VIII ..... Parket dari Bahan Kayu Laminate ......103 2............................. Memeriksa Material Semen............ Melaksanakan Pengecoran Beton .......125 PINTU DAN JENDELA ................................104 B................................... Melaksanakan Perawatan Beton ......... Bahan Lantai Kayu ....126 A..........................113 B.........125 B..103 A............. Persyaratan Acuan dan Perancah ....108 D..103 3.............. Acuan dan Perancah ................ Pemotongan dan Pembengkokan............................................111 A................................................................................................................................................................................................ Agregat Halus (Pasir) .......... Parket dari Bahan Kayu Solid ....... Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v ............112 4...........................115 C.103 1.............................................. Persyaratan Pengadukan Beton ...................... Kelebihan Lantai Kayu .................................................................................. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola ..........................................................................................114 1.... Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu................................... Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur ..............111 LANTAI KAYU..............108 E.............................. ........116 3............................................................Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ........................................99 2....114 2.................. Membuat Adukan Beton Segar .................................... Perencanaan Acuan ....116 2..........................................

.......172 4.................................160 4.................... Dinding Kayu Batang Tegak .............155 7...................180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .................... Tipe Kuda-kuda ........................156 B............. Pemasangan Kusen ..........139 2.......................................... Memasang Daun Jendela ............................................................................................................ Pemasangan Kusen Pintu ................................................................................................139 1......... Dinding Kayu Batang Tersusun ........................ Pemasangan Kusen Jendela ..........149 4.....157 2...... Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material ..............169 A...................143 BAB XI .................................................................................. Atap .177 1.................................138 G.........................................145 A..............................................173 5.......................... Pendahuluan.... Rangka Plafon .............................................................................................145 KUDA-KUDA DAN ATAP........................................169 1.................. Dinding Kayu ......................................... Dinding Kayu Batang Melintang .....................145 2...................................172 3..............165 BAB XII ............................................................. Dasar Konstruksi Kuda-Kuda .......................126 2.................... PLAFON ....................................................132 3.............. Jenis-Jenis Kusen Pintu ..................................... Fungsi .....................175 B... Jenis Jendela ............135 F....C.................................. Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur)................. Jenis Pintu dan Jendela..................................................145 1........................................... Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda......................................................................... Bagian-Bagian Atap...............................130 2...... Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda ............................................................................................................126 D...............................126 1........................................................................ Pemasangan Daun Pintu dan Jendela ...............141 H. Penutup Plafon ...128 E................... Jenis-Jenis Kusen Jendela .................................136 1.169 DINDING KAYU DAN PLAFON....................................................................................................................... Pemasangan Kaca ................................. Kuda-Kuda ...................................................................158 3............................................................... Dinding Kayu Batang Miring .......130 1................................................. Kuda-Kuda dalam Penerapan ...157 1...................177 2............................................. Kusen Pintu dan Jendela .......................................................................169 2.......145 3.......................................................................... Pendahuluan..................................................150 5...................178 3.....................152 6...................................... Kuda-Kuda Sistem Knock Down ..................... Jenis Pintu ....... Memasang Daun Pintu ....................136 2........................................... Pendahuluan............................................... Bagian-Bagian Kusen.................................................................................. Bentuk-bentuk Atap ....................

.............185 PENGECATAN ....208 1..................................185 A.....................................................................................193 1......................... Pengecatan Besi .................................. Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor ..209 2...................................... Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan ....................... Talang Vertikal ...............................4............. Tangki Air dari Polyethylene ........................................................ Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan ............210 C....................................................................................................................................182 BAB XIII ..............................194 2.................................................193 INSTALASI PIPA PVC................ Bak Kontrol ................. Pengecatan Genteng .............................................................. Cara Penyambungan .................... Pengecatan Ulang ......................................210 1...... Talang Horizontal .210 2........................................................................................................................207 B.......................214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ....212 4.......188 E..187 1.....................187 2........................................ Drainase Permukaan Tanah ........186 C.................................................. Pompa listrik .....................207 2.....................................................193 A.........201 BAB XV.................................................................................. Pemberian Cat Akhir ........................... Alat Penyambung .......................... Pengecatan Plafon ............................................ Pengecatan Kayu .......................................................................................211 3...... Tangki Air di Atas Dak Beton .......................................................................... Lubang Talang (Roof Drain) .......................185 B..207 1...........................190 G........................................... DRAINASE ................................191 H.................................... Keberhasilan Pengecatan .............................................196 2..............................................................195 B............................................................... Jaringan Penyediaan Air Bersih ....................................................................................................................................... Tangki Air dari Alumunium ......................................................... Pompa Air ......................................................................190 F............................ Penyambungan Pipa ...............................192 BAB XIV.....................196 1...................... Langkah Pengecatan ............213 5............................207 A.........................................................207 POMPA AIR DAN DRAINASE........................ Plafon Dengan Isolasi ...................................................................209 3......188 D............................ Sistem Perpipaan .......................... Pengecatan Dinding ............................... Pekerjaan Pengecatan .............................. Pemberian Cat Dasar .........194 3......... Tangki Air ...................................187 3..........................

DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. dan instalasi listrik. pondasi. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . penulisan. pasangan dinding. majalah. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung. yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. lantai. informasi. penentuan judul buku. sanitair dan rioolering. diskusi. finishing dinding. plafon. dan finalisasi. Selain itu. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. kosen pintu dan jendela. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. kuda-kuda. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. dimulai dari dasar perencanaan. kolom. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. uji coba keterbacaan. ring balok. penyempurnaan. sloof. brosur. Inventarisasi bahan penulisan. atap. uitzet dan bouwplank. pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. internet. tangga.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu.

akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. gambar denah. dan kanan dengan skala yang benar. Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. 1. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). dan tampak secara proyeksi perspektif. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). potongan. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. yaitu. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. tampak depan. potongan memanjang. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. potongan melintang. Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas. Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. 2. Hal tersebut disebabkan.BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. samping kiri. Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif.

baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. dan tampak. maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. potongan. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran. dan tampak. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. yaitu penggaris. Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan. potongan. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata.Gambar I-1.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 .Gambar I-2. Gambar penulangan beton (sloof. Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. Gambar pondasi. dan ring balok). Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. kolom. 3. Gambar dinding dan plesteran. 1. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. 2.

Gambar Instalasi air dan plumbing.4. dan Gambar instalasi listrik. Kolom. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar Kerja Hubungan Sloof. 8. 7. 6. Gambar plafon. 5. dan Ring balok Gambar I-5. Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. Gambar kuda-kuda dan atap. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4.

pada gambar denah memuat batas-batas ruang. Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”. Oleh sebab itu. gambar denah.00). Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas. 1. notasi-notasi ketinggian lantai . Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 . arah dari membukanya pintu/jendela. Gambar I-6. gambar potongan. Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan. dan gambar tampak.D. baik dari segi hubungan maupun fungsinya.

Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya.2. seperti bagian-bagian mekanikal. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut. plumbing dan sebagainya. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu. Gambar I-7. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun). Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. Gambar Potongan Melintang Gambar I-8.

Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. 3. samping kiri. sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). yaitu tampak muka. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. b. Karakter dari bangunan itu sendiri. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya. a. samping kanan. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 . Gambar I-9. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. dan belakang. Gambar tampak harus memperlihatkan. c.

8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .Gambar I-11. keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). potongan. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan. dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan. Selain itu. Gambar Tampak Belakang 4. Gambar Rencana Gambar denah.

Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .Gambar I-13.

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli. kebutuhan bahan. harga bahan. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut. waktu pengerjaan (pelaksanaan). 5. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. kebutuhan tenaga. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana. karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan. upah pekerja. antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. Dalam konstruksi bangunan gedung. maupun rumah mewah. Pendahuluan Membangun rumah. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . kebutuhan bahan. dan rencana serta syarat-syarat kerja. volume pekerjaan. pengendalian. Untuk itu.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A. 1. baik rumah sederhana. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). dan jenis pekerjaan. bahan bangunan. Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. baik jumlah biaya pembuatannya. 4. rumah sedang. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. 3. 2. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui.

Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . B. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. 2. dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. 3. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. Membuat daftar analisis satuan pekerjaan. Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. 1. lum sum (Ls). harga satuan bahan. 5. Perhitungan volume pekerjaan. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda. dan 6. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. Membuat daftar volume pekerjaan. luas (m2). tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah. maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. dan upah pekerja. Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. unit. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. isi (m3). Untuk memperjelas setiap komponen tersebut. harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. buah (bh). belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang. 4.

1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. GALIAN. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN.syarat-syaratnya. biaya. 1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 . 1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. 1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20. Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.

PINTU.Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN.

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

GALIAN.00 58.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . biaya. Harga Satuan. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.30 4.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2. komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan.10 6.00 54. Membuat Daftar Volume Pekerjaan. dan pelaksanaan pembangunan.20 5. daftar harga satuan bahan.60 25.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan. a. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume. dan daftar upah pekerja.

95 2.00 0.50 58. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.00 17.00 6.00 220.10 0.50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113. 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.17 0. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20.00 19.57 1.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70. tebal 5 cm 29.12 0.41 3.25 12.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 .18 0.48 539.17 38.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1.14 10.1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.34 2.62 2.72 269. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.29 0.21 0.00 4 96.15 5.40 1. 1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.

00 11.00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm.00 11.00 8.00 2.50 3.12 0. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 11.00 11.00 22.00 27. PINTU.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.00 86.00 45.60 2.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.00 2.90 5.13 6.00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.85 1.60 2.66 2.00 1 37.16 33.00 8.00 131. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .50 19.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0.00 30.00 31.00 32.000.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan.00 30.00 200. Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .000.00 175.000.00 200.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3.500.00 55.020 1.000 27.000. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci.000.000.00 29.00 900.000.00 915.500.00 200.000.00 175.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.00 28.00 275. Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.500.00 30.500.00 27.010 0.00 350.000. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.000.00 29. c.000.00 440. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 22.000.00 715.000.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 672.900.000.108 0.00 29.708.015 0.00 13.00 435.200.058 0.00 6.00 20.160 0.885.00 2.008 350.286 0.00 2.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.00 24.000.3 org org org org 0.380.00 256.00 5.00 609..20 51.00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.00 sak m^ org org org org 0.00 19.400.458.00 6.292.00 4.00 5.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 5.00 3.00 32.683.214 0.450.500.00 609.153.000.500.908.00 22.00 33.090.500.00 27.00 3.00 39.00 110.00 6.000.563. .00 20.000.286 0.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.00 19.000.000.166.00 110.000.00 27.00 7.021 0.00 672.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .500.20 12.000.000.160 0.00 51.00 7.021 0.090.00 22.000.360.00 29.618.500.021 33.885.716.021 33.00 29.321 0.019 0.292.259 0.3 org org org org 70.000.458.00 22.00 1 3.00 27.00 32.062.214 0.500.20 11.00 8.700.00 5.019 0.000 0.

00 4.051.00 45.00 39.00 78.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 6.250.300.187 0.00 1 .00 5.187 0.000.000.00 29.00 29.00 576.114.312.075 0.725.037 0.50 56.500.300.013 0.00 5.500.00 53.300 0.038.175.010 0.00 32.00 30.013.250.00 32.160 0.114.00 27.300.013 0.00 17.00 3.500.00 4.00 39.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 78.360.177.010 0.476.030 0.300.00 45.010 0.00 53.00 27.000.160 0.000.500.00 29.000.000.00 33.100.360.200.00 8.00 78.463.00 8.360.018 30.00 14.00 31.00 22.018 22.073.00 27.000.00 14.000.00 6.000.038.000.00 110.50 2.3 kg org org org org 1.500.00 10.000.073.300 0.000.00 110.00 3.00 1.00 576.00 5.500.00 6.00 22.000.00 576.00 110.030 0.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .500.013.500.00 22.114.00 32.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.037 0.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.215.00 33.018 30.000.030 0.00 22.187 0.160 0.00 4.00 33.013 0.00 30.50 56.000.00 3.LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .375 0.000.000.300.00 m2 sak rr.

540.400 1.300.980.008.000.015 0.00 25.800.500.00 19.500.PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.000 5.005 1.00 8.700.00 30.00 800.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.00 30.000.000.00 32.150 0.000 0.200.00 25.00 28.968.000.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 60.300.800.000.00 2.00 281.100 0.00 8.00 kg org org org org rr.100 0.307.020 0.307.000.00 160.400.500.00 8.00 28.000.00 22.00 600.000.900.00 28.250 0.000.00 22.000.00 20.026.000.00 49.00 5.000.00 2.000.435.004 2.600.00 3.400.150 0.010 0.00 22.200 0.00 8.000.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .010 0.000 2.00 16.320.000.00 17.00 32.3 0.700.920.000 0.00 2.800.00 1.400.040.00 3.275.000.000.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.000.00 49.400.000.00 8.000.017 4.00 2.00 30.070 0.000.00 165.000.00 m3 m 1 0.3 1.00 12.250 19.800.00 1.00 kg org org org org 66.00 41.000.00 11.100 5.00 46.007 0.00 7.700.00 12.00 300.000.00 32.00 128.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .240.800 3.00 4.00 2.035.00 1.00 30.500.200.00 142.

00 28.025 22.025 19.000.00 16.00 32.00 15.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .400 0.00 12.150 0.00 500.3 m^ org org org 1.00 750.00 750.000.955.00 110.000.000.000.640.00 43.500.355.130 0.00 43.00 22.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.00 43.700.060 0.00 500.00 3.00 3.090.000.000 0.010 0.00 5.00 bh org org org org 11.920.200.00 4.00 53.00 2.265.722.265.450.000.006 2.500.00 26.00 165.300.000.00 58.200 0.900.010 4.00 27.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.015 0.250 0.00 11.00 192.00 30.00 58.00 19.00 58.00 4.00 20.500.500.00 28.00 30.000.00 15.00 TOTAL Rp 1.300.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .500.100.00 33.00 9.500.300.00 58.00 180.00 11.000.00 26.000 0.715.722.000 0.00 23.000.400.710.00 30.000.045.400 0.000.000.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .00 1.100 0.150 0.006 0.00 ^2.715.00 22.000.000.000.000.400.00 3.00 22.00 290.000.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 22.120 0.00 28.450.00 11.210 1.00 29.0 0 m1 kg rr.00 53.150 0.000.000.700.700.00 3.

000.00 2 m3 kg org org org org 1.000.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .916.960.50 26.00 3.00 22.007 0.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .160.00 14.000 0.800. 00 30.00 30.000.00 8.00 500.00 66.00 220.00 28. 00 0 00 2.PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 19. 00 8.350.000 9.00 1.150 0.500.00 16.075 0.000.00 22.000.50 25.750 0.00 2.008 m3 m 3 0.00 Ibr bh org org org org 0.50 240.800 3.00 22.300.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .000.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.650 2.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .00 28.00 11.600.00 1.000 0.50 47.000.047 41.00 2.00 30.000.000.225 0.977.00 11.034.00 375.000.137.00 32.677.900.50 47.000 3.00 256.760.000.00 32.110.00 6.000.037 0.900.350 0.00 12.412.00 5.000.00 1.00 46.008 0.000.300.000.500.000.00 320.956.00 400.50 1.400.00 800.500.200 5.114.010 1 . 428.600.0 0 90.000.500.500.00 4.187 0.00 28.00 35.000.634.500.00 22.000.800.000.020 0.900.012 0.0 2.00 32.634.500 1 .800.000.00 30.00 20.000.400.000.00 2206.00 21.220 0.

00 30.00 29.260 0.00 59.00 74.500.00 96.00 3.000.000.357.00 95.00 30.400.000.00 37.00 46.00 1.400.650.00 13.010 0.00 30.00 70.000.000 0.000.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .003 28.00 16.000.00 22.00 7.000.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.100 1.750.983.00 626.000.00 1.026 2.787.00 3.00 TOTAL Rp 4.000 0.800.750.000.00 37.600 2.00 8. 000 88.600 0.760.113 0.00 22.000.00 228.00 832.030 4.50 300.3 m2 m? kg m1 org 0.00 org org org org 132.00 32.000.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .000.932.00 32.000.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 3.657 1.800.00 64.00 22.000.000.850.000.0 0 0.397.595.00 91.250.500 2. 00 Dibulatkan 228.320.100 0.000 15.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.050 4.00 7.00 7.000.000.787.00 29.250.00 28.020 0.00 32.0 0 81.500 3.000.200.00 8.657 0.000.750.945.018 0.100.00 20.329.800.00 59.983.00 m3 kg kg org org org org 1. 00 37.700 0.220. 00 1 m2 .500.00 37.000.000.300.00 28.00 91.500 4.00 41.300.000 2.000.600.000.000.50 19.500.00 441.00 14.000.0 3.110.0 0 0 3.000.000.400 2.50 19.320.

500.000.300 1.00 7.00 57.320.000.00 14.00 39.600.348.00 4.00 1.250.0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .200 0.00 53.00 37.00 4.0 0 114.00 22.500.250.040.00 14.500.500.000.500.00 206.775.0 0 260.045.00 96.00 4.000.300.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .000 0.00 30.00 29.0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.000.200.00 11.500.800.000.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .000.590.00 96.600.00 57.500 57.600.150 7.00 3.200.275.000 0.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.250.00 34.00 14.250.110.120 0.00 82.500.017 0.00 114.00 39.00 32.697.000.00 30.250.000.00 82.00 260.00 28.00 11.900.000 0.000.400 0.140 0.00 28.00 32.030 4.500 82.000.250.275.00 6.014 28.440.020 2.00 71.300.00 69.500.00 7.00 28.00 28.000.00 bh org 1.000 0.00 71.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 640.00 7.000.00 14.00 bh org 1.00 448.00 m3 kg m' org org org org 0.000.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .250.000.550.00 45.

575.000.00 20.0 0 78.00 3.00 30.500.0 0 0 177.00 47.400.100 0.00 70.00 2.700.00 7.000.100 0.00 32.00 4.0 0 105.00 47.00 177.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .00 70.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.900.00 28.300.000 0.0 0 77.150 43.00 30.00 m2 org org 1.750 0.070 0.500.355.000.150 0.000.000.000.030.300.055.850.0 0 7.300.00 m2 org org 1.00 54.00 7.000.0 0 13.300.000.150 64.00 27.00 5.00 75.900.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .0 0 bh org 1.500.00 4.575.00 3.275.00 28.275.00 13.400.150 0.300.850.00 5.875.400.200 8.975.625.00 22.500.700.000.300.00 8.000.200.000 0.00 5.00 28.00 29.000.000 1.00 3.100 5.0 0 54.100 75.00 22.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .850.00 46.00 2.000.00 28.000.0 72.00 2.00 8.000.000.700.500.000.000.200.0 0 1 m2 .00 22.100 0.700.010 2.00 7.00 5.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.

50 5.350.000.499.00 2.499.104 0.00 5.00 1.160 70.182 10.000.620.000.00 rr.00 29.00 22.00 1.000.00 41.00 75.PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.00 54.000.5 m x 1.000.000 .737.320 00 3.000.00 70.214 2.00 1.350.095.00 126.600 10.00 30.00 142.500.0 0 130.500 0.000 1.00 4.280.900.000.00 27.000.375 5.400 1.500.00 180.00 28.000.00 bh org org org org 1.00 8.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 1.050 9.250.000.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.300.00 120.120.000.500 0.000 00 5.00 34.000.00 500.000.100.000 0.000.000.300.000.00 1.00 70.762.000.00 1.00 46.320.000 1.00 172.700.00 1.000.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.00 22.499.00 2.300 5.0 0 32.000.288.000.00 16.050.00 73.300.00 72.00 21.400 3.3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.750.000.00 22.0 0 3.00 570.720.250 15.0 0 10.000.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .170.00 24.50 300.800.300.00 5.500 0.551.00 210.0 0 3.000.00 142.500 0.160 0.720.125 0.000.00 5.00 32.000 1.000.010 0.175 0.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .150 0.

00 2.800.000.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.000.00 32.00 975.000.800.000.636. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .00 210.00 21.00 1.00 800. Departemen Pekerjaan Umum.000.00 31.500 0.00 9.00 930.000.000. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.500.00 9.400 0.00 913.050 0.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .000.00 2.00 32.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.007 10.00 589.160 0.50 589.000.500.280.00 31.200 0.400.500.400.00 4.200 0.000.150 0.00 TOTAL Rp 8.00 6.019 0.000 0.300 0.00 24.00 2.00 208.490.200 0.000.00 1.00 320.700.030 0.00 1.010 11.860.130 0.019 0.000.500.00 22.00 32.000.000.00 9.000.604.00 24.500.50 15.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 11.00 14.00 375.00 5.00 1.837.00 1.740.000.00 22.500. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.947.00 30.195 0.083 0.00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.00 7.094.00 24.007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.00 13.000.000.00 208.010 1.000.00 4.00 13.00 8.00 30.50 15.00 2.376.100.150.167 0.00 5.000.00 4.

00 3.300.062.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.736.600.00 20.00 10.486.894.00 4.000.900.4.00 348. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.000.200.900.750. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.00 75.737.00 93. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.772. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.00 19.920.100.200.00 93.00 2.100.650.150.00 56.00 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.600.900.00 60.00 5.100.407.00 56.00 60.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 45.200. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.00 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.700. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.00 5.200.882. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.066.00 53.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.480.00 25.00 2. yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini.00 1.200.00 325.040.500.00 20.000.00 51.00 20.100.900.00 2.

00 2.00 228.00 228.500.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .000.00 177.00 13.00 26.300.307.00 25.800.634.00 49.300.500.250.307.300.700.00 2.000.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.900.000.700.00 16.000.00 142.00 26.400.00 7.00 25.983.00 78.000.900.700.600.900.700.00 58.900.00 2.700.700. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.00 15.00 71.00 7.00 96.00 260.800.00 50.00 58.600.00 350.900.700.00 2.000.00 53.00 2.700.00 10.000.400.000.307.00 11.00 54.000.000.00 2.000.00 2.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.300.00 47.700.00 19.00 114.307.000.000.00 50.00 37.000.634.00 3.

800.500.00 10.000.00 250.100.000.000.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.000.000.00 25.500.000.000.00 3.00 24.00 225.00 4.00 150.00 24.300.499.000.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.000.000.00 3.00 24.00 2.500.00 32.300.00 45.000.00 13.00 55.00 200.00 20.00 175.00 15.000.00 2.000.500.500.000.00 8.000.000.00 3.00 2.000.00 24.400.500.00 15.00 175.00 225.000.000.00 55.500.00 200.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.00 105.000.00 105.

346.95 2.17 0.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi.407.20 8.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37.00 93.940.15 5.700.488.538.30 4.00 54. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.500. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN.00 10.222.62 2.772.20 5.60 25.00 556.00 2.920.200. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.120.00 2.14 10.00 20.00 1 .60 319.200.600.955.062.00 128.00 434.00 13.040.022.00 20.72 269.100. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.900.12 0.900.00 603.00 10.225.00 2. tebal 5 cm 29.00 3.18 0.00 2.090.29 0.00 60.00 51.087.000.978. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50.40 1.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 .000.12 613.100.271.737. seperti tabel berikut.00 93.00 JUMLAH II 9.50 58.650.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.744.00 1.900.00 438.00 32.00 1 87.21 0.480.00 1.20 10.232.00 4.57 1.360. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.936.34 2.351.00 348.130.000.920.00 20.600.019. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .00 3.894. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.00 41.524.122.00 58.95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.066.270. GALIAN.00 19.00 97.486.581.128.00 393.5.769.00 3.00 5.300.600.00 5.10 6.00 75.00 3.100.50 2.637.882.00 JUMLAH 1 180.076.48 539.00 214. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.750.075.580.150.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900.010.736.726. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.900.200.00 8.321.41 3.434.844. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.

000.800.00 10.274.00 19.900.700.000.000.900.17 38.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.900.50 19.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.00 96.200.780.700.141.700.00 rr.700.307.230.050.431.00 JUMLAH IV 5.00 15.00 6.000.00 3.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.00 5.00 JUMLAHVI 6.500.067.567.634.50 3.50 220.00 318.592.00 2.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 230.00 392.307.550.00 JUMLAH HARGA Rp 312.000.309.874.00 27.307.00 53.00 27.200.000.00 507.250.00 1.00 215.400.00 131.00 10.00 10.10 0.00 1.00 58.00 26.00 56.00 m3 m m 3 1 2.000. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.800.750.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.00 342.00 993.084.00 2.00 28.12 0.000.982.00 45.00 1.027.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.307.00 7.000.13 6.188.00 7.770.00 220.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.000.00 137.00 381.500.00 4.712.600.900.00 JUMLAHV 316.500.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.000.00 224.40 1.000.700.868.00 17.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.100.500.600.600.00 19.700.250.00 2.00 56.00 950.700.00 m3 m 3 2.000.00 49.00 2.00 960.00 86.307.700.700.00 2.250.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.00 2.000.904.00 58.00 25.00 53.00 26.537.634.00 2.

200.237.00 32.00 4.300.00 10.300.00 1.000.983.00 1.700.600.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.000.00 228.000.900.00 142.00 8.648.500.00 8.200.300. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.100.000.000.000.00 16.00 100.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.00 11.00 11.000.00 75.00 1.00 75.00 935.000.00 7.270.640.400.00 142.00 25.800.00 50.00 200.95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.700.00 14.00 200.000.000.000.000.300.00 3.00 100.136.00 11.00 150.000.85 1.800.00 173.66 2.230.00 2.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.60 2.00 25.00 30.500.640.00 531.740.00 228.00 200.000.00 10.400.000.000.000.000.00 3.800.00 4.00 1.00 110.00 4.00 225.723.00 285.000.00 3.500.00 2.000.292.00 1.00 142.00 1 76.300.00 2.280.00 11.500.000.00 JUMLAH IX 354.00 754.800.000.900.00 54.00 2.16 33.000.00 2.00 50.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .723.00 11.90 5.00 2.00 71.00 150.00 m1 bh bh m 1 2.00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33.00 230.00 260.00 37.50 2.00 30.00 1.700.00 78.600.00 114.00 225.000.700.00 11.178.386. PINTU.00 3.00 JUMLAHVIII 866.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.000.00 700.00 2.00 1.500.800.00 22.00 3.00 45.000.900.000.60 2.00 25.500.00 350.00 13.000.00 2.000.50000 JUMLAHVII 3.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.00 7.00 150.

140. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 3.000.00 JUMLAH XIII 500.000.050.00 1.00 12.500.500.000.000.000.00 1.000.00 4.00 200.00 372.980.00 875.00 25.600.500.00 55.00 845.00 10.000.500.00 8.208.72 34.00 24.000.00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.000.500.00 JUMLAH XI 175.000.00 2.400. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut.000.900.00 15.000.000.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.52 10.00 55.892.000.00 200.000.00 15.50 2.00 131.00 1.00 1.00 24.00 24.00 3.000.000.00 Ls 500.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.00 6.00 7.499.000.00 JUMLAH X 60.00 15.000.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.00 1.000.000.00 1 .00 33.499.000.00 1.00 3.000.100.000.400.00 1.00 1.000.00 30.000.000.00 880. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.740.20 35.00 16.000.000.00 32. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.000. maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya.000.205.00 24.500.00 875.300.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.00 1.00 5.00 1.072.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.00 1.685.00 25.978.00 JUMLAH XII 7.00 b.00 500.00 240.100.500.00 245.00 175.00 105.00 175.00 5 6 1.000.000.00 20.500.00 32.00 m^ m2 m2 m 2 13.300.181.000.00 165.00 12.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.000.

581.764. samping.723. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.980.00 6.640.00 11.200.324.904.00 160.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH.208.00 41.900.592.000.084.02 160. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .181.00 500.700.053.00 10.00 1.750.360.487.270. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.982.000. PINTU.844.487.712.00 27.00 7. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.000.02 28.050.00 2.022.Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN. dan belakang.685.00 7.00 12.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

a. Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. 2. cangkul. Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. back hoe dan lain-lain. Bahan adukan (pasir dan semen). b. Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. meteran) c. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. c. bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai. Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. patok dan papan. palu) d. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . andaikan dekat dengan rumah tinggal. dan e. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. Batu pecah/kali b. Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan. Peralatan kerja (sendok spesi. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman. biasanya ada pohon yang perlu ditebang.

alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat. 2. Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil. cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan.B. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. namun untuk bangunan yang berukuran besar. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan. Gambar III-1. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. 1.

B D A C Gambar III-3. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 . Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD). dan akan membentuk bidang segi empat. e. Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang. maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. d. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. b. c.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang. Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD. Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD).

4. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas. Berjarak cukup dari rencana galian. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). 5.C. sedang untuk bangunan kecil. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain. pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar. 3. Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang. pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan. 2. Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar III-4.

Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok. Gambar III-6. Gambar III-7. pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni.00 sebagai duga lantai. Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok. maka sambungan papan harus menggunakan klem. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas).Gambar III-5. sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0. karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok.

2. Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). 4. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank. pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH. 6. Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan. lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. Sambungan Papan diantara Patok D.Gambar III-8. 5. 3. Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. Dengan cara yang sama.

dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. biasanya dilakukan di pabrik. Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. digiling. dan dikemas untuk dikirim. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional. adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida).BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. agregat (pasir). Agar mudah. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. yang mendukungan penuh satu sama lain. adukan dibuat tanpa semen portland. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. dan air. adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin. kapur hidrasi. Proses pengairan.

berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .5 mm. Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. 3. 4.5 mm). Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. 2.15 mm .15 mm . Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. seperti keadaan air tanah dan lain-lain. 2. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci.Semen merah adalah hasil penghancuran bata. Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah). syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1. semen merah merupakan bahan tambah hidrolik. garam. B. selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. 6. Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya. 3. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim. Harus keras. Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4. Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. minyak dan sebagainya. sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya. Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. berbentuk tajam. baik bergerak ke samping. Tidak boleh mengandung bahan organik. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung. ke bawah (turun) atau terguling. Pasir merupakan bahan adukan. Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0. 5.

sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. pondasi pias. Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali. pondasi batu bata.Gambar IV-1. Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . 1. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. pondasi plat kaki. dan pondasi balok sloof. yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung. Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya. pondasi beton bertulang. Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. batu bata dan beton tumbuk. Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. 2.

sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. gabungan pondasi plat kaki dan umpak. Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar. bersih dari segala kotoran. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. berukuran ± 25 cm. 3. pondasi tiang straus. diantaranya pondasi umpak. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh. Gambar IV-2. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh. pondasi sumuran. Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm.dukung besar cukup dalam. Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. dan pondasi tiang pancang. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. Sebelum dipasang. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan.

Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Gambar IV-3. yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi.Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 .

adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. Blok beton. 4. Dinding Partisi. 5. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . terbuat dari pasir silika. pagar pembatas tanah dan lain sebagainya. 3. Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. sama juga dengan bataco. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. 2.pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm. Batako dan blok beton. blok beton ini juga berlubang. Batu bata (bata merah). Harganya lebih mahal dari pada bata merah. Bata celcon atau hebel. Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5.Gambar IV-4. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. Bata cetak/bata kapur. Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan.

Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. perumahan rakyat. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi. D.macam tipe campuran antara lain: a. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . pagar pembatas tanah. atau rumah sederhana. Campuran bahan : tras + kapur c.bata yang berlubang-lubang. Gambar IV-6. Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10. Macam-.8 cm sampai 24 x 11. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm. Memasang Dinding Bangunan 1. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu.5 cm. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur.5 x 4. Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan.5 x 5.5 m. b. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material. Harganya sangat murah.

Bahannya terbuat dari pasir silika.10 cm x 19 cm x 59 cm. Gambar IV-7. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel. hotel.5 m2 bila ketebalannya lebih besar. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. melainkan dalam ukuran 1 m3. Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester. Selain itu. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji. Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang. bisa saja kurang dari 11.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang.5 m2. apartemen. bahannya tahan api dan air serta kedap suara. Pemesanan tidak dilakukan secara unit. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding. Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain. Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16.

Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10. Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9.Gambar IV-8. Bata Hebel Buatan Xella. Proses Pembuatan Bata Hebel 3. Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 .

Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis.Akustik Optimal. 12 mm. yaitu 122 cm x 244 cm. untuk luar dan dalam. Gambar IV-11. terutama di perkantoran. Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. dan 15 mm. Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. dinding partisi dapat diabaikan. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. 9 mm. 6 mm. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup. Dari segi beban terhadap bangunan. Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan. Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. Bila dana terbatas. Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0. Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm.satu dan yang lain. gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat.

Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna.Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan. Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real. Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 . Gambar IV-12.

menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0.55mm Gambar IV-14.Gambar IV-13. Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. maka kadar air adukan tersebut kurang. dan jika kualitas batu batako baik. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. cara-cara pembuatan. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat. misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . bahannya dari tras dan kapur. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. sehingga kuantitatif terdapat penghematan. dinding batako tidak perlu diplester.4. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. juga dengan sedikit semen portland. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. perataan dapat dimulai. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. Gambar IV-15. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya.

tinggi 20 cm. Panjang 40 cm. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. panjang 40 cm. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm.Keterangan: a. b. d. panjang 40 cm. Gambar IV-16. panjang 40 cm. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. tinggi 20 cm. tidak berlubang. panjang 40 cm. berlubang. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. lebar 20 cm. lebar 8 cm. Panjang 40 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis. Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. lebar 10 cm. lebar 10 cm. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. lebar 10 cm. batu khusus untuk dinding pengisi f. c. Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a. berlubang. tinggi 20 cm. tinggi 20 cm. berlubang. untuk dinding luar. e. berlubang. lebar 20 cm. serta tidak boleh direndam air d. tidak berlubang. tinggi 20 cm. tinggi 20 cm.

Gambar IV-17. Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang. Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah. sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. maka digunakan angker besi beton 3/8". Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing. Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 .

Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya. tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan. atau. (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. seperti yang ditunjukkan di sini. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus. (h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi. (i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat.Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e. Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 . Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf.

(I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi. Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. 66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . dan disebariskan hanya dengan tali-sipat. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi. tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang.

dan permukaan batu merah akan cukup kasar. tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar. Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. Hasil batu merah yang baik bakarannya. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat). 2) Sekam padi. kuda dan Iain-lain. Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 .5. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. 4) Air. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. bisa juga digunakan cetakan dari baja. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. fungsinya untuk pencetakan batu merah. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. Kalau yang dibakar sedikit saja. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. persentase hasil pembakaran lebih banyak. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. digunakan kotoran kerbau. dipergunakan untuk melunakkan tanah. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau.

Bila tidak ada gudang. Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan. Setelah selesai proses pembuatan. Gambar IV-20. batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi.

Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu. yang membuatnya menjadi tidak menarik. bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. bata yang seperti ini akan dibuang. Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos. Setelah mendingin. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. Gambar IV-22. Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. menyalakan api di bawah jajaran tersebut. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 . bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang.

harus bersilang. yaitu : Gambar IV-23. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1.5 cm Gambar IV-24. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan.5 cm. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar. Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%. lebar 110 mm. Jika dibedakan pengaturannya.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban. tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. seperti terlihat pada gambar berikut. E. dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11. Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. lebar 115 mm. ada beberapa kemungkinan. Memasang Dinding Batu Bata 1. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %.

aturan batu Belanda Gambar IV-28. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm. dan aturan batu Gothik (vlaams).Gambar IV-25. Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 . Gambar IV-29. aturan batu menyilang Gambar IV-27.

pertemuan dan persilangan dinding. untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim. mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya. Dengan sendok adukan. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. sehingga dapat diatur seragam. Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing.00 m.00 m2. dan pada jarak 3. Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. Karena itu.Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan.

Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Macam Pasangan Batu Bata a. b. Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b.2.

c. Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. e. d. Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c.

g. Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f.f. Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 .

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Setelah seluruh dinding diplester. Sedangkan untuk bagian beton bertulang. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding. sebelum plesteran dimulai. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. agar tembok itu lebih rapi dan indah. Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Setelah dinding terpasang sampai atas. Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap. Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding. B. Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental. mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi.BAB V FINISHING DINDING A. Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . Pekerjaan Plesteran. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci). plesteran akan terlihat retak-retak kecil. Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. debu atau kotoran-kotoran lain.

e. c. h. sebagai standar tebal plester. b. i. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. 4. d. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3.C. c. Setelah lapis ini betul-betul kering. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan. b.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang. f. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. ini disebut mengaci. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. Setelah ini selesai. Pada pekerjaan mengaci. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1. untuk merentangkan benang. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali. Tembok yang akan diplester harus datar.± 3 cm dari bidang tembok. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pelaksanaan Memplester Tembok: a. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol . bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. Jarak benang dari sisi tembok 1. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1. d. b. benang dapat dilepas. Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. g. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata. 2. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis. c. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata.5 cm. Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a.00 meter. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). Bahan adukan plester seperti pasir.

Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. harus dibasahi dengan air tawar. Sebelum pekerjaan acian dimulai. Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. pada waktu akan dilakukan pengecatan. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya. Setelah terjadi pengeringan.a. d. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek.5 em. terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. 1 sampai 9. Gambar V-1. Setelah proses pengacian selesai. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering. Pekerjaan Plesteran 5. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). c. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. b. dinding harus diamplas terlebih dahulu. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci. e. Selain itu. pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 . Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas.

serta banyak memakai kertas amplas. Jadi. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar). Selain itu. Bila dibuat kental. Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. Gambar V-2. Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . lebih boros pemakaian bahannya. Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak. Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian. Pekerjaan Acian Gambar V-3. Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan.

Untuk bidang lengkung. Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 . maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah. untuk bidang sudut tembok. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok. plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan. Hasil Plesteran dan Acian D. Gambar V-5. bila dinding lengkung tidak rata. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus.Gambar V-4.

9. 11. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 5. yang biasanya diambil dibawah pintu.E. 2. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 7. 12. Setelah agak kering. 8. 3. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan. 1. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. 6. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. 10. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. 4. seperti pada pemasangan papan bangunan. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah.

pasir kasar. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. Roskam. ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis. sendok semen. terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. 1. Plesteran Lantai G. Kawat ayam atau kain 3. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan.Gambar V-7. sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. Cat emulsi . Agar dinding lebih menarik. sarung tangan Gambar V-8. Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. terlebih jika terkena sorot cahaya. semen putih 2. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol.

3. Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. 7. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm.Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut. 8. Gambar V-9. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. Diamkan hingga kering. sebaiknya plester dulu dinding ini. Khusus untuk teknik kain. Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik. 1. 2. Siapkan alat sawut. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar. 5. 4. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). 9. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil. 6. Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3.

Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. 13. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni. 3. seperti pemasangan atap. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. potongan kayu. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. urugan tanah dibuat berlapislapis. Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas. ubin-sisik. Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. 17. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . seperti sisa-sisa adukan. granite dan sebagainya. Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. 2. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu. 2. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). 1. 15. plafon. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. 14. 16. sisa gergajian dan Iain-lain. ubin-kembang dan sebagainya. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. yang biasanya diambil dibawah pintu. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. B.

Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 20. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. 18. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai. begitu seterusnya.bangunan. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. sebab adukannya belum mengeras. 19. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. 23. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 21. Gambar VI-1. 22.

Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. KIG. KW3. Masterina. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai.Gambar VI-2. KIA. seperti warna tidak sama persis sama. Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik. Milan. serta mendekorasi ruangan (lantai). Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . IKAD. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). Genova dan sebagainya. Selain fungsi-fungsi tersebut. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan. tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah.5 mm. KW2. Mulia. Hercules. Platinum. keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Acura. White Horse. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. INA.

serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. ZrO2. dan pada bidang medis. dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna. Berdasarkan perletakkannya. seprti laboratorium . Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia. Lantai Keramik 1.Gambar VI-3. dll. Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. semikonduktor. seperti kuarsa. jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . advanced ceramic. Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. Penggunaannya: elemen pemanas. bricks). keperluan rumah tangga (tile. seperti: oksida logam (Al2O3. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik. yaitu: a. techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam.dll). komponen turbin. dan lemak. Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan. asam-basa. sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. engineering ceramic. MgO. kaolin. oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. yaitu: a. dan untuk industri (refractory). dan sinar matahari langsung. b. Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware).

kegiatan basah. Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 . permukaan berglazur. Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip. karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan. kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan. jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. yang bernama bullnose dan stepnose. ditandai dengan daya serap air rendah. tidak mengkilap (berkesan suram). b. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. Gambar VI-4. Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). Gambar VI-5. seperti kamar mandi.

terutama jenis keramik hasil sintering. dan campuran sintering antara keramik dengan logam. penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. corak. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah. 4. Kelebihan ubin keramik a. serta mudah dalam membersihkannya. pasti keramik mudah pecah. c. Kaya akan ragam jenis. Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d. Sifat Keramik a. Gambar VI-6. c. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). b. Kekuatan tekan tinggi. Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. marmer) b. granit. 3. tekstur. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. gelas. kendi. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . warna tahan sangat lama. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). harga dan bahan pembentuk (batu alam. Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau.2. kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. gerabah dan sebagainya.

d. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. ukuran warna yang dipesan. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. a. batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. e. Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga. Jangan diinjak-injak. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). c. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . Padatkan secara rata. g. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. Periksa hasil pemasangan. f. Rendam keramik dalam air. Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode. Nat keramik dipasang belakangan.2-0. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. Hingga keramik tidak saling bertubrukan. Oleskan air semen. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Perhatikan kualitas keramik. dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. b. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan.5 mm.5. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik.

6. memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat. dan segienam.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. dan acak. Ada yang berbentuk kotak siku. 28mmx28mm. mozaik dirangkai di atas jaring benang. bulat. mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. 35mmx35mm. Agar tak lepas. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. desain. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas). Berbentuk kepingan. mirip benang. 25mmx25mm. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. lantai kamar mandi. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. ada yang 18mmx18mm. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. kaolin. dan bahan khusus. Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu. Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. Lantai Mozaik 1. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik. dekoratif. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. Pemakaiannya sangat fleksibel. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. Ukuran keping bervariasi. pelapis saniter. Ia menjadi pelapis dinding.200ºC selama 24 jam. hingga dinding dan lantai kolam renang. Selain pada elemen bangunan. dan warna beragam. Mozaik memiliki bentuk. kotak lengkung. juga 50mmx50mm. Ukurannya bermacam-macam. mozaik terbuat dari porselen. Jejaring juga memudahkan pemasangan. Ramuan itu dioven pada suhu 2. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. back panel dapur. Model lainnya berupa kembangan.

Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah. Selain butuh nat tipis. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. Mozaik tidak boleh direndam dalam air. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. a. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. Gambar VI-7. tak perlu diguyur dengan air.sampai ratusan. mirip dengan color card dari cat. c. Oleh sebab itu. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . b. berkisar 2mm-3mm. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. Lantai Mozaik 2. d.

maka batu tempel perlu dicoating/cat. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut.Gambar VI-8. tuangkan semen ke bagian belakang batu. Jika dibutukan. segera bersihkan. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. 5) Setelah seluruh batu terpasang. Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. Hasil Pemasangan Mozaik E. Jika menghendaki efek batu menyambung. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. Penutup Dinding 1. Untuk mengatasinya. Setelahnya. Gambar VI-9. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. 3) Untuk menempelkan batu pada dinding. Jika dibutuhkan ukuran khusus. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat.

Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu. batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof. proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Meski terlihat mudah. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap. Batuan keras macam batu kali dan andesit. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. Gambar VI-11. Sebaliknya. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 . Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Coating harus dilakukan secara periodic.perubahan cuaca. Minimal setahun sekali. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. Gambar VI-10.

Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12. d. Setelah partisi terbentuk. Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut. Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. Tentukan model partisi yang diinginkan. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . a. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut. Potongan samping pelapis dinding 4. Pilih material sesuai kebutuhan. diaplikasikan pada 1 sisi. sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur. b. Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi.3. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). c. sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. Gambar VI-13.

handel dapat dipasang pada satu sisi. Langkah terakhir. Gambar VI-14. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 .e. Untuk menyamarkan pintu. f. Melalui cara ini. dinding akan terlihat seperti bukan partisi. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan. yakni bagian dalam. Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar.

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

a. maka agregat halus harus dicuci. 2.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. baik untuk spesi maupun beton. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). Sebagai bahan adukan. 3. c. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. Dilihat dari asal bahan. Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. b. Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. kuat dan ulet. 4. agregat terdiri dari dua macam. 5. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik.14-5 mm. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus. d. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Di dalam beton. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. Untuk agregat batuan alam. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras. Apabila kadar lumpur melampaui 5%. Menghemat penggunaan semen portland. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat. Agregat yang baik harus keras. 1. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton. Butir agregat halus harus bersifat kekal. Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. 1. Menghasilkan kekuatan besar pada beton. Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat.

d. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik. a. a. Ukuran butir : 5 . c. Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas. maka agregat kasar harus dicuci. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang. permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. d. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. e. berukuran 5-70 mm. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai. Menurut ukurannya. Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). b. apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya. Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. seperti zat-zat yang relatif alkali. pasir dan zat-zat organik. b.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. butirnya sekitar 0. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. krikil sungai dan krikil pantai. krikil galian. Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Hal ini disebabkan karena pengaruh air. B. debu. Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. krikil/kricak dapat dibedakan atas. Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal.2. Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori. Sebagai bahan adukan beton. c. Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. Semen portland merupakan bahan bubukan halus.

2. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. Pemanasan harus berjalan secara bertahap. Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi. b.5 cm menipis ke tepinya. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar.Untuk konstruksi bangunan sederhana. Bila goresan tetap ada. Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang. pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan. a. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. b. a. (tidak menutup kembali). sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. 1. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Kokoh dan cukup rapat. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. a. pelat seng bergelombang. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. atau pelat baja. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . ukuran. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. maka permukaan acuan harus licin. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran. 2. papan acuan dari pelat baja. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. b. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. sampai beton mengeras. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. 1. plywood dan lain sebagainya. papan acuan tidak perlu dihaluskan. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. plywood. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah. Jadi. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. adukan beton yang dicorkan. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan.

Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya. c. termasuk beban. Selain kekuatan dan kekakuan acuan. d. e. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus. a. 3. Bersih dari kotoran serbuk gergaji. b. Beban yang harus dipikul. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .c. f. d. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. Gambar VIII-1. horisontal dan beban kejut. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. Kecepatan dan cara pengecoran beton. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton.

kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. b. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat. g. Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. 105 . dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong. kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. Batang tulangan yang diprofilkan. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. 3. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. maupun plat lantai. f. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku. Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat).B. serong. Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. c. kolom. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. yaitu tulangan untuk sloof. kolom. 2. kecuali diijinkan oleh perencana. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. e.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. atau siku-siku. d. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan. Bentuk kait pada tulangan balok. setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. ring balok.

harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu). kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai. sehingga pada waktu acuan sudah siap. Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . . Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. Pada penulangan plat lantai dengan balok.mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. Gambar VIII-2. Untuk itu. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton. Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan. maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton. Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3.

jenis dan susunan butir agregat. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata. a. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume. Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. tuangkan air sesuai kebutuhan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII . dan nilai slump. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan.C. a. c. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. Selama pengadukan berlangsung. Urutan pencampuran adukannya adalah. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. d. lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. 2. Membuat Adukan Beton Segar 1. Pengadukan Beton. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. d. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen). maka adukan ini 107 b. Secara umum. semen. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar. Setelah adukan merata. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. dan krikil. Setelah selesai. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. c.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. waktu pengadukan minimal 1. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. mengeras sebagian. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. atau tercampur dengan bahan-bahan asing. volume adukan. dan air pencampur. Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. Untuk pengadukan menggunakan molen. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. b. Pengadukan beton dengan jumlah besar. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. semen. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. yaitu. kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru.

a. selama proses pengecoran berlangsung. b. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . c. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos. Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang. Gambar VIII-4. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. b. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. 3. bambu atau besi. Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai. a. Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. d. d. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. Untuk pengecoran lantai yang luas. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D.tidak boleh dipakai pelaksanaan. c. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. Untuk keperluan pemadatan. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator).

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Heinz Frick.Dikmenjur. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Heinz Frick.1991. Jakarta: PT. Bandung: Armico. 2000. 2006. Jakarta: Erlangga. Rumah Yang Ekologis. Malang: PPPGT/VEDC. 1974. Membentuk. New York: McGraw-Hill Book Company. Menghuni. 1986. Konstruksi. Tend Pembangunan. Ilmu Bangunan Gedung. Van & E. 2005. Sanitation Details. Heinz Frick. Tend Pembangunan. Bandung: Idea Dharma. Jakarta: Erlangga. Imelda Akmal Architecture Writer. 1980. London: Northwood Publications Mistra. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. E. Pengembangan Kota Medan. Edward Allen. Perencanaan Instalasi Listrik. Ringkasan Ilmu Bangunan. Saniter. Yogyakarta: Kanisius. Panduan Membangun Rumah. 1984. 1995. Konstruksi Bangunan Gedung. Petra Widmer. Leslie Woolley. P. Yogyakarta: Kanisius. Menggambar Bangunan Kayu. 1983. Jakarta: PT. 2007. Hendarsin. Iman Subarkah. Robert. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Depok: Penebar Swadaya. Yogyakarta: Kanisius. Membangun. 1995. Rumah Sederhana Kebijakan. 1987. Jakarta: Erlangga. IK Supribadi. Yogyakarta: Kanisius. Paul I Wallach. 2006. 1988. 1977. 1975. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. Donalde E Hepler. Perencanaan dan Konstruksi. Setiawan. Architecture Drafting and Design. H. Bandung: Angkasa. Koch. Membangun. Konstruksi. Heinz Frick. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. Diraatmadja. 1997. Harten. Jakarta: Binacipta.

1997. Tim FT UNY. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 1996. Jakarta: Prima Infosarana Media. Teknik Listrik Instalasi Penerangan. Jakarta: Penebar Swadaya. Jakarta: Kawan Pustaka. Jakarta: Rineka Cipta. Suryatmo. Jakarta: Depdikbud. 1984. Rudy Gunawan. Jakarta: Dikdasmen. Sudibyo. 2007. Takeshi Sato & N. Ilmu Bangunan Gedung. Takeo Morimura. 1977. 1994.W. Soedibyo. dan Ismoyo. Supribadi. Memasang Daun Pintu dan Jendela. 1993. Yogyakarta: Kanisius. Sugiarto. Surjit. Pengantar Ilmu Bangunan. 1982. Jakarta: Abadi. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. Menghitung Biaya Membuat Rumah.. Jakarta: Erlangga. S. 1993. 1978. Soufyan M Noerbambang. Soetjipto. Jakarta: Pradnya Paramita. Jakarta: Dikdasmen. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Suratman. Singh. Robby Setiawan. Bandung: Armico. Soedibyo. 1977. Soedibyo. Jakarta: Dikmenjur. 1986. 2007. Jakarta. Ilmu Bangunan Gedung 3. Ilmu Bangunan Gedung 1. Jakarta: Dikdasmen. Schaarwachter. 1977. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal.LAMPIRAN A A3 Renggo. Soegihardjo. Konstruksi Beton Bertulang 1. 1986. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Rita Laksmitasari Rahayu. Ilmu Bangunan Gedung 2. General Electric Drawing. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Soegihardjo. Perspektif untuk Para Arsitek. F. Soegihardjo. 2001. Menggambar Teknik Listrik 2. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. Jakarta: Pradnya Paramita. Jakarta: Dikdasmen.

procolor. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. www.id.tripod.tepaksireh. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Melewatkan Liburan di Kota Kembang. Akses Tanggal 20 Oktober 2007. 1996. 1989. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . www.com. www.rumah.jkr. Jakarta: Surya Toto Indonesia. Widodo. TotoMedia. Konstruksi Batu. Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim. www.mukimits. Sketsa Perspektif.id .planetmaison. Kuat.indika. Jakarta: Erlangga. Akses Tanggal 10 Oktober 2007. Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta.id.co.indonetwork. Diktat Gambar Teknik.co. Kaku. www.wpkl. www. Jakarta: PT.gufi.wvansantvoort. www.karyanet.fr . www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.gw. Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www. 1983. Theodore D. Akses Tanggal 15 Oktober 2007.drymix.mciindonesia. Surya Toto Indonesia Tbk. Walker.net.____________. TotoMedia. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Liat).masrafa. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.com. Jakarta: Dikmenjur. 2007. 2007.co.id.sarikayu.nl. Zamtinah. www. www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.com. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika. Wamar. Bandung: Angkasa.com. www.com.2001.com. Memasang Kusen Pada Dinding Paangan. 1990.

htm.co. Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www.rumahjogja. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.kompas.LAMPIRAN A A5 www.com.id.com.com. http://www.indanapaint. Akses Tanggal 27 Oktober 2007. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.ideaonline.com.tentangKAYU. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.com/cat_genteng.sonjaya. http://www. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .