A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil. Taufiq Lilo Adi Sucipto..T. 3. majalah... Rekan di SMK. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra. M. Drs. Guntur Siamsono. namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan. R. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber.Pd. S. M.. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini. Sutrisno. Drs..T.. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret. baik buku. M. S. brosur. Chundakus Habsya. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret. Wiyono. MSA.. MMP.T. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini. guru SMKN 2 Surakarta. Suhardjono. Agus Efendi. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Tidak ada gading yang tak retak. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini. dan Surjanto Budiwalujo.Pd. Abdul Haris Setyawan.KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan. Sri Sumarni. dan Eko Supri Murtiono.T. Widodo. M. Kepala SMK YP 17-1 Madiun. M.Pd. internet.Pd. Drs. Tim Penulis ii .Pd... 2. dan diskusi sejawat. S. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini... Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta. M.Si. M..

........ Membuat Garis Siku-siku .......................50 BAB IV .45 2..........................................................45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU ............................7 4.......................................................................45 B.......................................................................... Membuat Daftar Volume Pekerjaan..................5 1.............................................................................................. Gambar Denah ........................................1 B.... iii SINOPSIS............................................................................3 D.................... Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi ..................16 3........45 A.............................46 C...................... dan Upah Pekerja .......................................49 B..............50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii ...........................................................22 4...........................39 BAB III........................................................................................................................................................................................... Membuat Bidang Datar ...................................................................................................................... i PENGANTAR ....................................................... Memasang Pondasi Batu Belah ..............11 MENYUSUN RAB DAB RKS ........... Komponen RAB dan RKS .........................................................................................................................12 2..........viii BAB I........................5 2.............................6 3...............................45 1.viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN ............................................................12 1...............................2 C................................................................................................. Pendahuluan ........................................36 5............................... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya . Gambar Rencana ............................... Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen ..........DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN .................................................................................................................................. Lokasi ....................46 2.......49 A........................ Gambar Tampak ............ Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu ............................. Menggambar Proyeksi Bangunan .................... Membaca Gambar Konstruksi .................... ii DAFTAR ISI ...... Gambar Potongan ............11 A........................................................................................ Harga Satuan................49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING............1 A................46 1............... Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya ............................................................. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan .. Material................................................................................................................ Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan ....1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA.............................. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu .....48 D................................................................... Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga .............. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan ...............8 BAB II.............................................. Menggambar Sketsa .......................11 B....

....99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ..... Jenis Keramik . Dinding Bangunan ......................................................... Sifat Keramik ...................... Pondasi Langsung ........ Cara Sederhana Membuat Jarak Nat ...................92 2.................................................................... Penutup Dinding dengan Keramik ....................92 D. Lantai Keramik ........... Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias .... Macam Pasangan Batu Bata ... Dinding Bata Hebel Atau Celcon....96 BAB VII .............. Beberapa kekurangan ubin keramik ...............................73 BAB V ...........................................77 A......................................... Kelebihan ubin keramik ..................90 4......................................................................................................................................67 E..........................................94 2....... Dinding Partisi.........90 5...52 C....................................82 G...77 B......85 B............................................................................... Dinding Partisi....................99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN.................1..... Penutup Dinding dengan Gypsum .83 BAB VI .......................91 6...................61 5......................................... Pemasangan Lantai Keramik .........................................................70 2......... Lantai Mozaik.......................................88 2................................................................. Plesteran Lantai Semen ........................................................................................................70 1...............................................................93 E.. Plesteran dan Acian Bidang Tembok ... Mengenal Mozaik ............................... Pemasangan Lantai ...85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING .................51 3.......................................85 A....................................... Dinding Batako ................. Penutup Dinding... Memasang Dinding Bangunan ....................57 4..........................................85 C.78 D........................................................................77 C................................................................ ...................54 D........87 1.............................95 3....................................................... Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin ..............................................................55 1....55 2........................................................................ Memasang Dinding Batu Bata ............... Pekerjaan Plesteran..... Pondasi Tak Langsung ..............81 E....................................... Dinding Batu Bata......................94 1........................................................................................................51 2............................55 3............................ Cara Memasang Mozaik ...........................................................96 4.......................... Memasang Pondasi Batu Belah ................. Pendahuluan................................................................................................................................................................................90 3...................... Dinding Bata Kapur ......................................... Plesteran dengan Sawutan ...................................................................................................... Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung .......................................................................................................... Aturan Pemasangan .................................................77 FINISHING DINDING ................................92 1........

.......................................... Parket dari Bahan Kayu Solid ......112 3......105 3................118 BAB X ...................... Membuat Adukan Beton Segar .. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku ... Pembongkaran Acuan dan Perancah .............................................................Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ...................................................112 2.107 3.....................................103 1.....99 2....................................................................................108 E...125 PINTU DAN JENDELA ......................................................111 A................ Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v .......... Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola .................126 A.................................................. Acuan dan Perancah .........103 MENGERJAKAN BETON ....................................... Memasang Tulangan/Pembesian ..........105 2................... Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu........104 B....... Melaksanakan Pengecoran Beton ......................... Memeriksa Material Semen..113 B....125 B....................... .....................................................99 1................115 1....................... Pengadukan Beton.....114 1.................115 C.... ...........................................................100 1........108 D....111 1....................117 4........................ Perencanaan Acuan ............................................................................................................................. Parket dari Bahan Kayu Engineered............................ Merangkai Baja Tulangan ..125 A.....116 3.. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ........103 3....................................... Syarat-syarat Pembengkokan ............................................ Bahan Acuan dan Perancah ..............101 2............................................ Peralatan Mesin .............................................................................................................................................105 1................................................................... Pemeliharaan Lantai Kayu ................................101 BAB VIII ...............105 C................................. Agregat Halus (Pasir) ....... Pemotongan dan Pembengkokan............... Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur .................................................................109 1.............................................................................................. Melaksanakan Perawatan Beton .......................................................... Pemasangan Lantai Kayu ..................................... ......... Persyaratan Pengadukan Beton .....103 2. Kelebihan Lantai Kayu ................................. Persyaratan ............................................................................................................................................109 2.......111 LANTAI KAYU....................... Pengangkutan ..........114 2............. Bahan Lantai Kayu .......................................................... Parquet (Parket) ................................... Parket dari Bahan Kayu Laminate ..........107 2..116 2........... Pendahuluan ........................107 1............103 A........................ Pendahuluan....................................................................... Persyaratan Acuan dan Perancah ................................ Perawatan Beton Sehabis Dicor..................................................................................................112 4........................100 B.............. Peralatan Tangan ............109 BAB IX ........................

....... Fungsi .....................................................177 1....143 BAB XI .......................... Pemasangan Kusen Pintu .............................................................................. Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda ....................... Penutup Plafon ....................................... Pendahuluan.............................................178 3............................................................................................ Dasar Konstruksi Kuda-Kuda ......... Dinding Kayu Batang Tersusun ............................169 1.........130 2..............................126 1.................. Dinding Kayu Batang Tegak ................................................................................................................................145 A...................................136 1................................... Kuda-Kuda ............................126 D.........................................141 H...145 3.......157 1............. Pemasangan Kaca .................................................................. Tipe Kuda-kuda ............................................145 KUDA-KUDA DAN ATAP.................... PLAFON .................... Memasang Daun Pintu ....................................................................145 2......................172 3.......................152 6............................................................... Rangka Plafon ..................................... Bentuk-bentuk Atap .. Dinding Kayu Batang Melintang .........145 1..................................................................................................................................156 B........................... Jenis Jendela .... Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda..... Pemasangan Daun Pintu dan Jendela ..................173 5.........................160 4..............158 3.....128 E............................................................................................................180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .............. Jenis-Jenis Kusen Pintu ............ Pemasangan Kusen Jendela ..........................139 1..... Memasang Daun Jendela ......................................................149 4...................................................................132 3..155 7.......... Kusen Pintu dan Jendela ......................................177 2........................................169 DINDING KAYU DAN PLAFON.....................................................................C. Jenis Pintu dan Jendela.......................................................................................165 BAB XII ................ Kuda-Kuda Sistem Knock Down ...............................175 B...... Pemasangan Kusen .........................................................................................................................138 G... Pendahuluan.................................................................................................130 1................. Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur).... Pendahuluan..................................................................................................................... Jenis Pintu ...150 5..........126 2..172 4.135 F................. Bagian-Bagian Atap...............139 2......................169 2...........................169 A.......... Atap ....................................................... Kuda-Kuda dalam Penerapan ....... Jenis-Jenis Kusen Jendela .................................... Dinding Kayu . Dinding Kayu Batang Miring ................................ Bagian-Bagian Kusen..........136 2.................157 2................................................................................................................... Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material ..................

..........................210 1................. Pompa Air ........193 1.................192 BAB XIV.212 4..................................190 F......................193 A..............................................................................4.. Jaringan Penyediaan Air Bersih ....................................... Alat Penyambung ....................207 POMPA AIR DAN DRAINASE................ Pemberian Cat Dasar ...187 1.196 1..................................................185 B. Keberhasilan Pengecatan ........................................ Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor .......................................................................................210 C..............213 5........................187 2................................................................................................................................................... Drainase Permukaan Tanah .....................................190 G............................................................188 D....................... Pengecatan Ulang ............ Pekerjaan Pengecatan ................195 B..................................................................................................... Sistem Perpipaan .......185 PENGECATAN ..................................................................................................207 2.................................................................................................... Tangki Air dari Polyethylene ..................................................................................................................................................................211 3.....................................................................187 3................................................................... Pengecatan Plafon ...... Tangki Air di Atas Dak Beton ...................... Tangki Air dari Alumunium ............................................................................................................................................................................................................................ Cara Penyambungan ....214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ..................................191 H................................194 3..........................185 A..............................................................209 2..........................................208 1................. DRAINASE ................ Pengecatan Besi ..................... Talang Horizontal ................188 E.........................................................182 BAB XIII ........................................ Talang Vertikal . Plafon Dengan Isolasi .........210 2.................194 2................. Bak Kontrol ......207 A...... Tangki Air .............. Pemberian Cat Akhir ..................................................... Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan .................................... Pengecatan Kayu ...................196 2.........201 BAB XV.................186 C......... Pengecatan Dinding ..207 1.....193 INSTALASI PIPA PVC............ Langkah Pengecatan ..............207 B........ Penyambungan Pipa ................. Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan ................................................................ Lubang Talang (Roof Drain) ........................................................................ Pompa listrik ...............................................................................209 3.. Pengecatan Genteng ............................

majalah. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. penentuan judul buku. lantai. informasi. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. pasangan dinding. Selain itu. uitzet dan bouwplank. penulisan. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. Inventarisasi bahan penulisan. ring balok. diskusi. DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. tangga. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. internet. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. sloof. brosur. plafon. kuda-kuda. atap. kolom. penyempurnaan. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu. uji coba keterbacaan. dimulai dari dasar perencanaan. kosen pintu dan jendela. dan finalisasi. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. dan instalasi listrik. pondasi. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. sanitair dan rioolering. finishing dinding.

gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. Hal tersebut disebabkan. gambar denah. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. 1. potongan memanjang. Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. tampak depan. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. dan kanan dengan skala yang benar. potongan melintang. akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). dan tampak secara proyeksi perspektif. Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang. 2.BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. samping kiri. Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. potongan. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . yaitu. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif. karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas.

potongan. Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. yaitu penggaris. Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata. potongan. maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. dan tampak. baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. dan tampak.Gambar I-1. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

dan ring balok). Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 . kolom. 2. Gambar pondasi. 1. Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan. Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. Gambar dinding dan plesteran. Gambar penulangan beton (sloof. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. 3.Gambar I-2.

Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. Gambar Instalasi air dan plumbing. Gambar plafon. 6. 5. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja. 8. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4. dan Gambar instalasi listrik. Gambar Kerja Hubungan Sloof. Gambar kuda-kuda dan atap. 7.4. dan Ring balok Gambar I-5. Kolom. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

gambar potongan. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0. Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”.00). dan gambar tampak. Oleh sebab itu. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas. Gambar I-6.D. baik dari segi hubungan maupun fungsinya. Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan. notasi-notasi ketinggian lantai . gambar denah. Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. pada gambar denah memuat batas-batas ruang. 1. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 . arah dari membukanya pintu/jendela.

Gambar Potongan Melintang Gambar I-8.2. Gambar I-7. Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. plumbing dan sebagainya. Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun). seperti bagian-bagian mekanikal. Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

a. c. 3. Gambar tampak harus memperlihatkan. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. Karakter dari bangunan itu sendiri. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya. samping kanan. samping kiri. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 .Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. b. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. dan belakang. yaitu tampak muka. Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. Gambar I-9.

keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan. Selain itu. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. Gambar Rencana Gambar denah. potongan.Gambar I-11. 8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar Tampak Belakang 4. Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan.

Gambar I-13. Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

baik rumah sederhana. upah pekerja. maupun rumah mewah. 4. antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. 1. volume pekerjaan. dan rencana serta syarat-syarat kerja. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. 3. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. kebutuhan bahan. 2. Dalam konstruksi bangunan gedung. dan jenis pekerjaan. pengendalian. Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. kebutuhan tenaga. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). waktu pengerjaan (pelaksanaan). 5. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut. Pendahuluan Membangun rumah. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui. harga bahan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan. baik jumlah biaya pembuatannya. Untuk itu. bahan bangunan. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli. kebutuhan bahan. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. rumah sedang. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A.

unit. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . lum sum (Ls). 5. buah (bh). belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. Membuat daftar volume pekerjaan. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. harga satuan bahan. harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. B. tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah. Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. 4. dan upah pekerja. isi (m3). Untuk memperjelas setiap komponen tersebut.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. Membuat daftar analisis satuan pekerjaan. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan. 3. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. 2. luas (m2). Perhitungan volume pekerjaan. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1. dan 6. Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. 1.

1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. GALIAN. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan.syarat-syaratnya. 1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. biaya. Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. 1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 . Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.

ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN.Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . PINTU.

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

20 5. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan. a. daftar harga satuan bahan. Harga Satuan. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2. dan daftar upah pekerja. Membuat Daftar Volume Pekerjaan.60 25.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2. dan pelaksanaan pembangunan. biaya.10 6. GALIAN.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200.00 58.30 4.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 54.

17 38.62 2.41 3. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.25 12.48 539.1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20.12 0.00 19.50 58.00 4 96.95 2.50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.10 0. tebal 5 cm 29.57 1.21 0.00 6.17 0. 1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.14 10. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 .18 0.72 269.40 1. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi.00 220.34 2.00 17.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37. 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.15 5.29 0.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70.00 0. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.

00 11.00 2.13 6.66 2.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.00 11.00 2.00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.12 0.00 131.00 22. PINTU.00 11.50 19. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .50 3.00 45.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 27.60 2.00 1 37.00 86.90 5.00 11. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.16 33.00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm.00 8.00 8.85 1.60 2.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

00 200. c.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3.00 30.00 32.00 715.000.00 200.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.000.000.00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.00 900.000.020 1.PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.000.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.000.000.500.00 22.00 30.00 175.500.00 350.00 31. Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .500.00 30.000.00 29.000.00 29.00 915.00 175.000.00 55.00 440.000 27.00 27.00 275.500. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci.000.000.00 28.000.00 200.010 0.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 51.00 672.20 51.00 609.360.500.500.380.400.00 22. .500.000.458.563..019 0.00 29.321 0.019 0.160 0.00 6.090.500.458.00 6.000.708.015 0.908.3 org org org org 70.000.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.00 27.000.00 1 3.021 33.683.00 7.259 0.00 7.000.000.00 3.166.00 20.000.00 2.00 672.000.700.000 0.214 0.00 3.00 20.00 29.00 19.160 0.008 350.062.000.00 110.00 19.500.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .292.058 0.000.286 0.500.00 5.00 22.20 11.00 29.00 5.20 12.021 33.214 0.021 0.00 5.00 32.00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 256.450.885.500.618.000.PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.00 24.716.00 22.286 0.00 8.090.00 110.00 435.00 32.021 0.292.153.00 2.00 5.00 609.00 13.00 27.00 27.200.00 4.3 org org org org 0.00 6.00 sak m^ org org org org 0.900.00 33.108 0.00 39.885.

300.000.018 22.00 14.00 8.00 29.500.00 110.00 45.00 27.030 0.00 31.00 5.00 53.00 32.375 0.312.000.000.175.00 1 .00 78.500.000.000.00 1.00 78.000.000.00 27.00 33.300.00 45.00 22.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.463.500.030 0.010 0.360.010 0.114.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.000.00 32.073.00 m2 sak rr.50 56.00 110.3 kg org org org org 1.00 576.018 30.000.177.360.00 29.00 32.187 0.00 33.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .500.013 0.160 0.00 10.00 33.00 110.00 5.030 0.073.000.00 27.476.018 30.00 6.187 0.00 3.215.037 0.00 576.00 14.187 0.360.00 30.00 4.160 0.00 78.114.114.013 0.013 0.50 2.00 53.010 0.013.00 3.300 0.000.038.000.000.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .00 6.160 0.000.00 39.250.300.50 56.00 5.200.00 576.000.300.725.00 3.00 22.00 6.051.038.500.00 29.500.100.000.037 0.00 22.250.00 17.000.300 0.00 4.075 0.300.500.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 4.013.00 30.00 8.500.00 22.00 39.

000.000.008.000 0.000.3 0.00 28.980.800.250 19.LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .200.100 5.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .435.00 2.540.000.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .00 19.500.00 49.00 8.400.00 60.500.00 kg org org org org 66.000.240.035.00 3.010 0.320.00 2.00 1.00 25.900.PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.00 28.020 0.000.500.007 0.800 3.250 0.000.200 0.400.00 32.307.00 32.800.300.00 1.00 1.000.00 22.100 0.00 3.017 4.00 160.00 300.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.00 8.00 142.00 49.500.800.00 30.00 7.00 8.00 8.00 165.010 0.00 28.000.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 46.150 0.00 m3 m 1 0.400 1.015 0.00 kg org org org org rr.000.800.00 128.000.3 1.00 20.000.000.070 0.00 32.00 5.000 5.004 2.700.700.00 30.005 1.00 22.000.000.00 12.400.00 30.00 22.150 0.00 281.000.000 2.00 12.000.307.00 2.400.00 30.00 4.000.000.00 2.00 8.200.040.000.000.026.700.300.00 41.000.968.100 0.00 600.00 25.000 0.00 11.00 16.275.600.00 17.000.00 800.920.000.00 2.

00 22.00 22.00 15.000.00 ^2.265.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.150 0.00 53.00 22.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .00 43.120 0.00 11.265.955.00 19.00 3.355.025 22.00 180.100.000.00 TOTAL Rp 1.640.450.000.722.000.000.00 192.000 0.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 16.000.000.00 3.025 19.000.00 290.00 500.920.010 4.00 30.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.000.300.010 0.000.150 0.500.00 28.00 1.00 32.00 30.700.0 0 m1 kg rr.500.400 0.000.500.500.00 12.00 28.00 23.000.500.045.00 58.006 0.00 53.300.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .400.400.00 750.700.700.00 5.250 0.00 15.3 m^ org org org 1.000.000.722.00 58.400 0.00 43.130 0.00 3.090.00 4.00 500.00 20.00 750.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .100 0.00 28.000 0.015 0.00 33.00 22.00 27.150 0.450.000.00 58.000 0.200.000.00 58.00 11.000.00 165.000.00 26.060 0.006 2.000.00 110.200 0.900.00 26.00 29.210 1.000.00 3.715.00 2.00 9.00 bh org org org org 11.00 4.500.00 11.715.000.300.00 30.00 43.710.

008 m3 m 3 0.350 0.114.00 32.900.000.037 0.00 4.000. 00 30.110.000.00 2206.00 256.00 22. 00 0 00 2.000.634.00 14.012 0.000 9.220 0.000 0.00 400.500.0 0 90.150 0.600.000.500.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .800 3.010 1 .650 2.00 22.00 8.075 0.00 11.916. 428.50 47.034.000 0.800.PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .047 41.400.00 16.677.000.300.000.00 35.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .008 0.00 30.500.000.00 320.000.750 0.137.00 30.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.00 3.000.000.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .50 47.00 500.50 1.00 2.350.800.800.00 22.020 0.956.0 2.500.00 2.00 220.00 22. 00 8.500 1 .000.00 1.00 800.00 32.00 28.00 20.00 28.50 26.00 12.00 11.160.600.00 46.50 25.000.225 0.960.50 240.977.000.00 1.187 0.00 21.00 66.412.00 1.200 5.007 0.00 375.500.000.00 6.000.00 2 m3 kg org org org org 1.00 Ibr bh org org org org 0.000.000.000.00 5.634.300.900.760.400.000.00 30.00 28.00 19.900.000.00 32.000 3.000.500.

750.50 300.850.018 0.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr.00 832.600.00 3.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.00 m3 kg kg org org org org 1.300.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .0 0 0 3.700 0.000.000.000.000 0.400.00 95.00 228.020 0.00 1.00 30.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .00 28.0 0 0.00 20.00 16.100 0. 000 88.657 0.000.000.000 15.000.397.000 0.0 3.000.000.113 0.500 4.00 8. 00 Dibulatkan 228.000.00 32.500 3.260 0.800.00 22.600 0.00 91.00 3.000.000.320.50 19.000.00 37.000.100 1.00 22.000 2.000.500 2.600 2.00 22.00 TOTAL Rp 4.00 29.329.00 626.00 7.030 4.000.000.750.00 59.00 46.787.000.00 37.00 32.00 org org org org 132.00 30.000.500.983.750.00 59.00 1.00 96.945. 00 1 m2 .357.787.500.00 74.000.00 28.932.050 4.800.300.010 0.50 19.000.320.400 2.00 91.000.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .657 1.00 7.00 441.000.000.595.650.400.00 70.00 13.000.110.500.100.003 28.00 30.000.250.800.00 3.00 64.983.000.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 41. 00 37.00 29.00 8.026 2.00 14.00 7.000.000.000.250.220.0 0 81.760.200.00 32.3 m2 m? kg m1 org 0.00 37.

440.775.00 4.697.00 30.00 11.000.250.00 53.000.030 4.250.00 28.300.00 71.000 0.348.00 7.000.600.200 0.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .000 0.00 206.00 69.00 22.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .500 57.800.00 m3 kg m' org org org org 0.00 45.00 30.020 2.000.250.300 1.00 28.0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.00 82.320.00 14.250.000.500.500.00 29.250.500.900.00 11.00 32.600.00 640.00 1.000.0 0 114.00 28.000.00 39.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .040.000 0.200.140 0.000 0.000.00 14.275.00 39.000.00 7.00 82.00 bh org 1.300.150 7.250.045.00 260.000.00 114.500.250.00 14.000.017 0.00 14.590.00 96.110.500.00 57.00 34.275.400 0.000.00 57.0 0 260.00 6.00 3.00 28.00 71.000.00 4.014 28.550.500.00 32.00 96.500 82.00 4.500.0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.00 37.000.00 7.600.200.00 bh org 1.000.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .00 448.120 0.

575.000.500.000.0 0 105.0 0 13.975.300.700.00 7.00 28.000.900.500.150 64.900.00 2.750 0.00 28.000.000 1.000.000.00 27.200 8.055.00 70.00 13.00 47.0 0 78.00 m2 org org 1.00 5.700.030.00 5.00 75.00 5.300.100 0.00 30.500.000.00 2.150 43.00 3.700.0 0 7.00 29.00 4.00 70.00 177.200.625.000 0.355.00 30.000.875.00 8.00 5.00 46.000.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .150 0.100 0.00 54.00 3.00 7.00 32.300.00 8.700.500.100 5.00 22.000 0.300.150 0.00 28.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .000.00 28.00 2.300.400.400.000.00 22.850.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.00 m2 org org 1.0 0 bh org 1.400.00 3.00 22.000.00 4.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .000.00 47.100 0.0 0 0 177.275.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.850.100 75.300.000.000.0 0 77.070 0.000.00 7.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .500.575.0 0 1 m2 .PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.0 72.000.0 0 54.00 20.200.010 2.850.275.

762.000.00 73.00 172.000.000.000.800.00 1.095.100.320.551.350.000.050 9.00 70.499.PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.300.00 54.000.00 46.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .000.500 0.00 22.00 1.000.500 0.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .010 0.160 70.000.500 0.104 0.500.00 22.0 0 10.280.250.000 1.000 1.000.00 30.600 10.00 28.00 34.620.000 0.00 1.00 1.150 0.300.175 0.00 75.499.750.000 00 5.000.900.300.0 0 32.00 142.00 120.125 0.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .120.000.000.50 5.400 3.000.350.00 2.00 29.170.00 1.000.00 570.00 5.00 24.500 0.00 4.250 15.000.00 1.00 5.737.0 0 3.00 210.00 142.000 .3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.00 72.288.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.000.00 8.00 rr.375 5.400 1.00 2.214 2.720.0 0 3.000.00 41.00 5.50 300.00 180.160 0.00 22.000.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.182 10.000.00 1.050.000.00 126.00 32.300.000.000.320 00 3.000.00 21.500.499.000.00 bh org org org org 1.00 27.700.000.00 500.000 1.300 5.5 m x 1.0 0 130.00 70.720.00 16.

00 800.00 9.160 0.00 1.200 0.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.000.100.00 913. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.00 30.000.500 0.636.000.00 30.00 5.019 0.010 11.00 13.00 24.000.000.195 0.500.500.130 0.00 930.500.094.00 5.000.00 6.280.00 7.00 TOTAL Rp 8.00 2.000.947.00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.00 1.00 375.400 0.00 4. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .00 14.00 13.500. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.00 1.00 1.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 589.200 0.000.00 2.00 2.00 31.000.860.300 0.000.00 320.050 0.00 22.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.00 11.083 0.00 4.500.00 208. Departemen Pekerjaan Umum.800.400.00 4.50 15.000 0.00 32.00 2.800.150 0.030 0.400.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.00 8.00 210.000.00 32.00 1.700.167 0.00 24.00 24.00 21.376.740.837.019 0.00 32.000.000.00 22.000.50 15.00 9.00 208.50 589.000.604.000.150.000.010 1.000.00 9.007 10.200 0.500.000.490.00 31.00 975.000.

00 60.900.486.882.200.00 20.00 2.500.00 20.00 1.407.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.00 3.040.00 10.00 51.600.100.00 60.00 2.900.00 3.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.200.900.200.4.100.00 56.00 325.00 2.00 93.000.00 19.650.00 20.00 348.200.772.00 25.900. yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.894. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.00 5.00 5. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.150.062. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr.920.100.480.300.700.750.00 56.000.00 45.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.00 75.00 4. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.066. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.00 93.100.737. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.000.736. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.00 3.00 53.200.600. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.

00 2.00 78.00 7.700.00 10.00 96.634.300.00 350.000.00 228.300.000.00 3.00 19.00 7.700.00 2.00 11.400.000.00 58.983.634.900.00 25.00 16.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.250.000.400.800.600.00 142.900.700.00 13.700.700.700.000.700.00 177.00 260.500.000.00 15. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.00 25.00 26.900.00 2.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .307.000.000.00 49.600.900.700.00 228.00 50.00 2.000.000.00 58.307.300.00 2.307.00 47.00 50.800.700.500.00 53.00 2.000.000.000.300.00 2.00 114.000.900.307.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.00 54.00 26.00 71.00 37.

00 2.00 13.000.00 2.00 20.300.000.000.500.800.00 250.00 4.000.00 3.500.00 45.000.000.000.00 225.00 55.000.000.100.500.000.000.00 55.500.00 150.400.000.000.00 8.00 25.00 32.00 3.00 175.00 105.00 15.00 200.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .300.00 200.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.000.000.00 2.000.00 24.00 175.500.000.00 3.000.00 24.000.00 24.00 105.00 10.500.500.500.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.00 225.499.000.00 24.00 15.

726. tebal 5 cm 29.10 6.736.00 20.00 10.019.600. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.00 JUMLAH II 9.72 269.17 0. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.50 2.087.00 556.15 5.772.00 1.40 1.090.360.936.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.100.00 58.00 3.737.20 5. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.978. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN.00 2.00 19.00 438.500.48 539.00 60.95 2.60 319.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60.00 97.130.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 .844.57 1.580.00 13.225.00 8.00 32.00 2.00 5.00 1 87.200.900. GALIAN.00 JUMLAH 1 180.000.232.00 51.00 20.00 2.222.00 10.20 8.100.00 214.744.955.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20.00 75.321.920.29 0.940.650.120.00 393.12 613.200.538. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.600.14 10.18 0.075. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50.00 3.900.00 348.882.066.50 58.62 2.486.00 603.122.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900.00 93.271.351.076.407.920.00 3. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi.00 434.00 93.488.010.00 20.20 10.300.750.100.21 0.022.434.00 4.60 25.900.040.00 3.00 2.00 54.524.000.700.769.200. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.00 1.34 2.581.5.00 1 .000.12 0.00 5. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.346.00 41. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.30 4.150.637.270. seperti tabel berikut.41 3.600.128.900.894. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.00 128.062.480. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.

050.000.600.00 25.188.00 JUMLAH HARGA Rp 312.700.00 131.230.00 5.400.141.00 53.00 137.307.000.250.307.900.309.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.00 215.00 58.700.00 JUMLAHV 316.431.00 JUMLAHVI 6.770.084.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.00 220.00 86.00 392.00 rr.00 58.00 19.868.274.600.750.900.537.00 2.00 993.00 2.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.00 JUMLAH IV 5.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.00 342.900.00 10.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .800.00 7.904.00 10.00 7.712.00 6.500.00 96.500.900.000. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.10 0.00 19.700.634.00 49.000.00 17.600.700.550.17 38.000.00 27.00 28.00 2.982.13 6.027.00 960.00 1.00 318.500.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.00 26.00 26.00 m3 m 3 2.592.00 507.000.00 53.50 220.00 2.00 1.250.00 2.700.00 56.307.000.700.00 1.567.500.00 224.634.12 0.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.000.700.780.40 1.00 15.700.000.00 2.200.00 45.00 10.00 3.000.250.00 2.00 381.874.00 56.00 27.000.000.067.000.307.00 230.307.700.00 4.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.00 m3 m m 3 1 2.50 19.100.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.800.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.00 950.000.50 3.200.

00 142.00 1.000.723.00 2.00 350.00 200.00 754.000.300.000.00 7.00 m1 bh bh m 1 2.000.00 3.000.600.640.00 30.00 16.000.500.00 150.000.00 228.00 22.386.000.00 260.00 8.983.00 78.00 114.500.200.00 110.500.00 45.600.00 200.00 285.00 37.00 2.400.00 225.200.00 30.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.500.000.000.00 1.00 4.00 200.00 25.00 1 76.000.00 JUMLAH IX 354.500.50000 JUMLAHVII 3.95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.900.000.00 7.00 225.700.00 700.00 2.85 1.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.00 71.300.66 2.280.00 1. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 75.00 25.00 50.50 2.00 142.00 2.000.740.700.00 2.00 10.300.000.178.00 228.00 1.00 150.00 4.000.100.900.800.00 531. PINTU.000.300.00 173.00 50.00 32.60 2.000.00 11.000.00 1.000.00 4.230.000.00 230.00 2.000.00 2.270.00 25.800.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.500.00 3.000.000.000.00 2.136.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.800.237.00 14.723.000.00 11.60 2.00 3.000.00 150.00 935.800.000.00 3.00 11.90 5.00 8.00 75.000.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .00 11.00 54.700.00 142.00 13.800.00 3.292.648.00 1.00 JUMLAHVIII 866.16 33.00 100.00 100.400.00 11.000.00 1.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.700.640.00 10.300.00 11.00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33.900.

00 845.00 1.00 5 6 1.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.00 32.600.500.00 131.00 1.500.000.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.000.000.00 55.00 3. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 m^ m2 m2 m 2 13.00 20.00 200. maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya.00 3.000.000.400.00 55.000.000.00 15.000.140.00 33.072.00 165. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut.000.892.00 JUMLAH XI 175.000.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.00 105.000.00 1.20 35.00 1.000.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.500.00 880.000.980.000.000.000.300.000.900.000.500.00 24.00 25.00 10.000.000.00 1.00 875.500.00 1.000.00 6.000.499.000.00 b.00 JUMLAH X 60.050.000.00 372.00 12.000.500.000.00 175.00 8.205.00 1.00 JUMLAH XII 7.400.00 7.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.740.00 1. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.00 12.000.208.50 2.00 JUMLAH XIII 500.00 1.00 240.00 30. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.00 500.00 25.00 1 .00 2.00 875.72 34.000.00 5.000.000.000.00 4.300.499.500.500.00 24.000.685.52 10.978.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.00 32.000.00 200.00 15.000.00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.00 175.100.00 Ls 500.00 3.00 245.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.00 16.00 24.000.181.100.00 24.00 15.00 1.00 1.

Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN.750.00 6.904. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .00 11.000.00 10.02 28.324. PINTU.053.00 7.270.685.581.181. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.360.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH.700.844.000.980.00 1.00 27.487.764.712. dan belakang.982.00 160.00 12.050.640.00 7.00 41.200.02 160.592.487.00 500.022.723. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.900. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.00 2. samping.084.000.208.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

a. Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. 2. Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. andaikan dekat dengan rumah tinggal. dan e. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. back hoe dan lain-lain. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. Bahan adukan (pasir dan semen). Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. b. biasanya ada pohon yang perlu ditebang. meteran) c. cangkul. Peralatan kerja (sendok spesi. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan. patok dan papan. bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. Batu pecah/kali b. palu) d. Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. c. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman.

Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. namun untuk bangunan yang berukuran besar. 2. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen. Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil.B. Gambar III-1. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan. cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya. alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat. Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. 1. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat.

d. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang. dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang. B D A C Gambar III-3. b. maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. dan akan membentuk bidang segi empat. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 . Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD). Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. c. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. e. Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD).

4. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain. pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. Berjarak cukup dari rencana galian. 3. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan. pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan. 2. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . sedang untuk bangunan kecil. Gambar III-4. Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah.C. 5. Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang.

karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok. sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni.00 sebagai duga lantai. maka sambungan papan harus menggunakan klem. Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. Gambar III-7. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok. Gambar III-6. Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas). Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok.Gambar III-5. Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku. Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0.

Sambungan Papan diantara Patok D. Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. 2. 4. Dengan cara yang sama. Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH. lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut. 3.Gambar III-8. Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9. 6. Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 5. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank.

tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. adukan dibuat tanpa semen portland. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus. biasanya dilakukan di pabrik. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. digiling. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. agregat (pasir). Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin.BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. yang mendukungan penuh satu sama lain. Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. dan dikemas untuk dikirim. adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. Proses pengairan. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. dan air. kapur hidrasi. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida). Agar mudah.

semen merah merupakan bahan tambah hidrolik. 5. Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0. sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya.15 mm . Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya. 6. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci.15 mm . Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung. seperti keadaan air tanah dan lain-lain. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah. Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. berbentuk tajam. Tidak boleh mengandung bahan organik. minyak dan sebagainya. 3. Pasir merupakan bahan adukan. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. garam. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim. baik bergerak ke samping. berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi. 4. 3.Semen merah adalah hasil penghancuran bata.5 mm). selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1.5 mm. Harus keras. 2. Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 2. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . ke bawah (turun) atau terguling. B. Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah).

Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah.Gambar IV-1. yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. 2. pondasi pias. Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya. pondasi plat kaki. pondasi batu bata. sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. batu bata dan beton tumbuk. pondasi beton bertulang. Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. 1. hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. dan pondasi balok sloof.

Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh. gabungan pondasi plat kaki dan umpak. Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar IV-2. bersih dari segala kotoran. dan pondasi tiang pancang.dukung besar cukup dalam. Sebelum dipasang. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh. Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. pondasi tiang straus. 3. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. diantaranya pondasi umpak. sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. berukuran ± 25 cm. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. pondasi sumuran.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 . yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi. Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. Gambar IV-3. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya.Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air.

blok beton ini juga berlubang. Batako dan blok beton. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm. Harganya lebih mahal dari pada bata merah. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai. 3. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .Gambar IV-4. Dinding Partisi. Batu bata (bata merah). Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5. Blok beton. Bata celcon atau hebel. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. sama juga dengan bataco. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. Bata cetak/bata kapur. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. 5.pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. 4. Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan. 2. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model. terbuat dari pasir silika. pagar pembatas tanah dan lain sebagainya. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1.

pagar pembatas tanah. atau rumah sederhana. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . Gambar IV-6. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi.8 cm sampai 24 x 11. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2. D. Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan.5 x 5. Memasang Dinding Bangunan 1. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. perumahan rakyat. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen.bata yang berlubang-lubang. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. Campuran bahan : tras + kapur c. b. Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10.5 m. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. Macam-.5 x 4. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu.5 cm.macam tipe campuran antara lain: a. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur. Harganya sangat murah. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material.

Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel. Pemesanan tidak dilakukan secara unit. Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. Bahannya terbuat dari pasir silika.5 m2. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji. Gambar IV-7. cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar. melainkan dalam ukuran 1 m3. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding.5 m2 bila ketebalannya lebih besar. apartemen. bahannya tahan api dan air serta kedap suara. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . hotel. Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester. bisa saja kurang dari 11.10 cm x 19 cm x 59 cm. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah. Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. Selain itu.

Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9. Bata Hebel Buatan Xella.Gambar IV-8. Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 . Proses Pembuatan Bata Hebel 3. Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10. Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang.

dan 15 mm. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. yaitu 122 cm x 244 cm. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan. untuk luar dan dalam. Bila dana terbatas. 12 mm. Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm. 9 mm. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis. Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. Gambar IV-11. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. Dari segi beban terhadap bangunan. 6 mm.satu dan yang lain. terutama di perkantoran. gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup. dinding partisi dapat diabaikan.Akustik Optimal. Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior).

Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real. Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna. Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 . Gambar IV-12.Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan.

Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal. menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .Gambar IV-13.55mm Gambar IV-14.

dan jika kualitas batu batako baik. Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat.4. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. perataan dapat dimulai. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari. Gambar IV-15. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. sehingga kuantitatif terdapat penghematan. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama. cara-cara pembuatan. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. dinding batako tidak perlu diplester. Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. maka kadar air adukan tersebut kurang. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. juga dengan sedikit semen portland. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. bahannya dari tras dan kapur. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya.

Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. serta tidak boleh direndam air d. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. tidak berlubang. lebar 20 cm. panjang 40 cm. Gambar IV-16. tinggi 20 cm. e. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm. berlubang. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. tinggi 20 cm. berlubang. b. tinggi 20 cm. panjang 40 cm. lebar 10 cm. untuk dinding luar. tinggi 20 cm. tinggi 20 cm. tidak berlubang. c. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. tinggi 20 cm. lebar 10 cm. lebar 8 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. panjang 40 cm. berlubang. lebar 20 cm. lebar 10 cm. panjang 40 cm. Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis.Keterangan: a. d. Panjang 40 cm. Panjang 40 cm. berlubang. batu khusus untuk dinding pengisi f. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a.

Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako.Gambar IV-17. Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. maka digunakan angker besi beton 3/8". Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18. Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang. Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 .

atau. tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya.Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi. seperti yang ditunjukkan di sini. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang. batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan.

Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf. Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 . (h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi.f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus. (i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat.Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e.

(I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi. dan disebariskan hanya dengan tali-sipat. Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. 66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar. yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang.

Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. dipergunakan untuk melunakkan tanah. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. fungsinya untuk pencetakan batu merah. Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak. digunakan kotoran kerbau. Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 . 2) Sekam padi. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek.5. kuda dan Iain-lain. bisa juga digunakan cetakan dari baja. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. Kalau yang dibakar sedikit saja. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat). waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang. persentase hasil pembakaran lebih banyak. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar. Hasil batu merah yang baik bakarannya. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. dan permukaan batu merah akan cukup kasar. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. 4) Air.

Setelah selesai proses pembuatan. maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan. Gambar IV-20. Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering.batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. Bila tidak ada gudang. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

menyalakan api di bawah jajaran tersebut. Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. bata yang seperti ini akan dibuang.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 . ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu. Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. Gambar IV-22. Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. yang membuatnya menjadi tidak menarik. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang. Setelah mendingin. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos.

untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis. dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm. Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan.5 cm. ada beberapa kemungkinan. E. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar.5 cm Gambar IV-24. harus bersilang. Jika dibedakan pengaturannya. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%. tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. lebar 110 mm. yaitu : Gambar IV-23. seperti terlihat pada gambar berikut. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. Memasang Dinding Batu Bata 1.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. lebar 115 mm. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban. Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil.

Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 . Gambar IV-29. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26.Gambar IV-25. dan aturan batu Gothik (vlaams). aturan batu menyilang Gambar IV-27. aturan batu Belanda Gambar IV-28.

mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya. untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim.00 m2.00 m. Karena itu. Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. Dengan sendok adukan.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12. sehingga dapat diatur seragam. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut.Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air. Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . dan pada jarak 3. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan. pertemuan dan persilangan dinding. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b.2. Macam Pasangan Batu Bata a. b. Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a.

Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c. Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d. Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. d.c. e. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

f. Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 . g. Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f.

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. Pekerjaan Plesteran. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. debu atau kotoran-kotoran lain. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi. Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap. Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. Setelah dinding terpasang sampai atas. Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. sebelum plesteran dimulai. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci). Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. Setelah seluruh dinding diplester. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). plesteran akan terlihat retak-retak kecil. Sedangkan untuk bagian beton bertulang. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental.BAB V FINISHING DINDING A. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. B. agar tembok itu lebih rapi dan indah. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan.

Pada pekerjaan mengaci. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. Bahan adukan plester seperti pasir.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang. e. 2. Pelaksanaan Memplester Tembok: a. f. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3. untuk merentangkan benang. sebagai standar tebal plester. d. h. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali. b. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1.5 cm. c. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. g.C. i. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol . Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur. Jarak benang dari sisi tembok 1. b.± 3 cm dari bidang tembok. d. bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. Setelah ini selesai. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1. 4.00 meter. c. Tembok yang akan diplester harus datar. b. Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata. c. Setelah lapis ini betul-betul kering. ini disebut mengaci. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). benang dapat dilepas. Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a.

Setelah terjadi pengeringan. Sebelum pekerjaan acian dimulai. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. harus dibasahi dengan air tawar. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya. dinding harus diamplas terlebih dahulu.a. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek. d. terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan. e. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci.5 em. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). b. c. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas. untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. Selain itu. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Setelah proses pengacian selesai. pada waktu akan dilakukan pengecatan. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 . Pekerjaan Plesteran 5. Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. Gambar V-1. 1 sampai 9.

Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. Gambar V-2. Bila dibuat kental. Selain itu. Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. Pekerjaan Acian Gambar V-3. Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar).serta banyak memakai kertas amplas. lebih boros pemakaian bahannya. Jadi. akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak.

Yang perlu diperhatikan adalah. bila dinding lengkung tidak rata. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok. maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut. plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan. untuk bidang sudut tembok. Untuk bidang lengkung. Gambar V-5. Hasil Plesteran dan Acian D. Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 .Gambar V-4. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus.

8. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. 10. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. 11. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. 5. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. 2. 4. Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 6. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. 7. 12. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. yang biasanya diambil dibawah pintu.E. 1. 9. Setelah agak kering. 3. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. seperti pada pemasangan papan bangunan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan.

Kawat ayam atau kain 3. Roskam. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis. Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. terlebih jika terkena sorot cahaya. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. 1. Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh.Gambar V-7. terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol. Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. pasir kasar. sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. sarung tangan Gambar V-8. Agar dinding lebih menarik. Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan. Cat emulsi . sendok semen. Plesteran Lantai G. semen putih 2.

Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. 1. yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. Gambar V-9. 9. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. 4. Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 8. 2. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. 5. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar. 3. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. Siapkan alat sawut. sebaiknya plester dulu dinding ini. Diamkan hingga kering. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil. 6. 7.Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut. Khusus untuk teknik kain. Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3. Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik.

Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. 2. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. urugan tanah dibuat berlapislapis. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi. 15. 16. 3. 1. plafon. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . seperti pemasangan atap. 17. granite dan sebagainya. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. ubin-kembang dan sebagainya. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut. B. potongan kayu. sisa gergajian dan Iain-lain. seperti sisa-sisa adukan. 13. 14. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. ubin-sisik. yang biasanya diambil dibawah pintu. 2.

Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu.bangunan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. sebab adukannya belum mengeras. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. 21. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 23. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. Gambar VI-1. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. 18. 19. begitu seterusnya. 22. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai. 20.

keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. serta mendekorasi ruangan (lantai). Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan. Platinum. KIG. KW2. sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah. Milan. seperti warna tidak sama persis sama. KIA. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. Acura. INA.5 mm. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. Mulia. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. KW3. Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik. Masterina. Genova dan sebagainya. mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai. Hercules. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . IKAD. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. White Horse.Gambar VI-2. Selain fungsi-fungsi tersebut.

techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. yaitu: a. seperti kuarsa. dan pada bidang medis. sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. dan sinar matahari langsung. dan untuk industri (refractory).dll). Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia. dan lemak. Penggunaannya: elemen pemanas. semikonduktor.Gambar VI-3. jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. Berdasarkan perletakkannya. ZrO2. advanced ceramic. dll. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). MgO. komponen turbin. Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam. seperti: oksida logam (Al2O3. kaolin. Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik. asam-basa. keperluan rumah tangga (tile. bricks). Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. b. yaitu: a. seprti laboratorium . dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna. engineering ceramic. oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. Lantai Keramik 1.

jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur. Gambar VI-4. Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 . yang bernama bullnose dan stepnose. tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. b. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). seperti kamar mandi. kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan. ditandai dengan daya serap air rendah. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. Gambar VI-5. permukaan berglazur. Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin. karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan.kegiatan basah. tidak mengkilap (berkesan suram). Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip.

Kekuatan tekan tinggi. warna tahan sangat lama. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. marmer) b. terutama jenis keramik hasil sintering. 3. harga dan bahan pembentuk (batu alam. dan campuran sintering antara keramik dengan logam. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d. Sifat Keramik a. gelas.2. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). c. keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Gambar VI-6. b. tekstur. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. kendi. Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. corak. gerabah dan sebagainya. Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). pasti keramik mudah pecah. Kelebihan ubin keramik a. Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau. granit. 4. Kaya akan ragam jenis. sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. c. serta mudah dalam membersihkannya. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah.

2-0. Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. g. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga. Rendam keramik dalam air. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. Padatkan secara rata. e. a. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode. Periksa hasil pemasangan. Hingga keramik tidak saling bertubrukan. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. c. d. Perhatikan kualitas keramik. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.5 mm. Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. ukuran warna yang dipesan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. Jangan diinjak-injak. namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. Nat keramik dipasang belakangan. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. b. Oleskan air semen. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari.5. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. f. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik.

28mmx28mm. lantai kamar mandi. Agar tak lepas. ada yang 18mmx18mm. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. Ia menjadi pelapis dinding. juga 50mmx50mm. dan segienam. Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. Berbentuk kepingan. pelapis saniter.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. dan warna beragam. Mozaik memiliki bentuk. Ramuan itu dioven pada suhu 2. Selain pada elemen bangunan. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik. mirip benang. mozaik terbuat dari porselen. mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. kotak lengkung. Lantai Mozaik 1. Jejaring juga memudahkan pemasangan. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. Model lainnya berupa kembangan. 35mmx35mm. hingga dinding dan lantai kolam renang. Ada yang berbentuk kotak siku. dan acak. dekoratif. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat. dan bahan khusus. desain. 6. Pemakaiannya sangat fleksibel. kaolin. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu. mozaik dirangkai di atas jaring benang. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. back panel dapur. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. 25mmx25mm. kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. Ukuran keping bervariasi.200ºC selama 24 jam. Ukurannya bermacam-macam. bulat. Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas).

Mozaik tidak boleh direndam dalam air. mirip dengan color card dari cat. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah. Gambar VI-7. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut. Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. a. c. Lantai Mozaik 2. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. tak perlu diguyur dengan air. d. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. berkisar 2mm-3mm. b. Selain butuh nat tipis. Oleh sebab itu. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi.sampai ratusan. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik.

Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. Jika dibutuhkan ukuran khusus. hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. Setelahnya. Hasil Pemasangan Mozaik E. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. tuangkan semen ke bagian belakang batu. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. 5) Setelah seluruh batu terpasang.Gambar VI-8. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. Gambar VI-9. Jika dibutukan. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. 3) Untuk menempelkan batu pada dinding. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Jika menghendaki efek batu menyambung. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut. maka batu tempel perlu dicoating/cat. Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. segera bersihkan. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. Penutup Dinding 1. potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. Untuk mengatasinya. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel.

Coating harus dilakukan secara periodic. Minimal setahun sekali.perubahan cuaca. Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu. Meski terlihat mudah. Batuan keras macam batu kali dan andesit. Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. Gambar VI-11. Gambar VI-10. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam. Sebaliknya. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap. proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 .

a. Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang. Tentukan model partisi yang diinginkan. c. sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur. diaplikasikan pada 1 sisi. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). Gambar VI-13. Potongan samping pelapis dinding 4. Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. Setelah partisi terbentuk. Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12.3. b. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut. Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. d. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi. Pilih material sesuai kebutuhan. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut.

Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar. Langkah terakhir. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. handel dapat dipasang pada satu sisi. Gambar VI-14. yakni bagian dalam. Melalui cara ini. Untuk menyamarkan pintu. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan.e. dinding akan terlihat seperti bukan partisi. f. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 .

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

4. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton.14-5 mm. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. maka agregat halus harus dicuci. 5. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. Apabila kadar lumpur melampaui 5%. Menghasilkan kekuatan besar pada beton. Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik. 3. Butir agregat halus harus bersifat kekal. hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus. d.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. baik untuk spesi maupun beton. 1. Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat. Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. c. Agregat yang baik harus keras. agregat terdiri dari dua macam. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. Dilihat dari asal bahan. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras. kuat dan ulet. a. b. berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). Menghemat penggunaan semen portland. Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. 1. Untuk agregat batuan alam. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. Di dalam beton. Sebagai bahan adukan. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . 2.

butirnya sekitar 0. seperti zat-zat yang relatif alkali. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik. artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. pasir dan zat-zat organik. Hal ini disebabkan karena pengaruh air. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . d. Semen portland merupakan bahan bubukan halus. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai. maka agregat kasar harus dicuci. a. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. b.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. e. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang. berukuran 5-70 mm. krikil sungai dan krikil pantai. Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. krikil galian.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. Menurut ukurannya. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. B. Ukuran butir : 5 .2. apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. b. c. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori. d. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. debu. Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. krikil/kricak dapat dibedakan atas. Sebagai bahan adukan beton. a. c.

b. pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan. sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . 1. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut.Untuk konstruksi bangunan sederhana. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. a. Pemanasan harus berjalan secara bertahap. 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram.5 cm menipis ke tepinya. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. Bila goresan tetap ada.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi. Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang. Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar. b. (tidak menutup kembali). a. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur. 2. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

papan acuan dari pelat baja. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. maka permukaan acuan harus licin. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. plywood dan lain sebagainya. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. papan acuan tidak perlu dihaluskan. plywood. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. atau pelat baja. sampai beton mengeras. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. Jadi. b. a. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan. 1. ukuran. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja. Kokoh dan cukup rapat. 2. bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. adukan beton yang dicorkan. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. pelat seng bergelombang. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm.

d. Beban yang harus dipikul. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. termasuk beban. Bersih dari kotoran serbuk gergaji. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton. f. a. 3.c. b. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji. d. Gambar VIII-1. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus. horisontal dan beban kejut. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. c. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya. Selain kekuatan dan kekakuan acuan. Kecepatan dan cara pengecoran beton. e.

Batang tulangan yang diprofilkan.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. e. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. 2. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja. maupun plat lantai. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. ring balok. kolom. f. kolom.B. kecuali diijinkan oleh perencana. Bentuk kait pada tulangan balok. b. c. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. g. 3. kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan. Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku. Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat). langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat. Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. atau siku-siku. kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. serong. 105 . Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. yaitu tulangan untuk sloof. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. d.

Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3. Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. Untuk itu. Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap. maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan. . Pada penulangan plat lantai dengan balok. harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu).mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. sehingga pada waktu acuan sudah siap. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton. Gambar VIII-2. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton.

dan nilai slump. maka adukan ini 107 b. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. Selama pengadukan berlangsung. Setelah selesai. c. yaitu. semen. semen. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen). Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. c. Membuat Adukan Beton Segar 1. dan air pencampur. a. Pengadukan Beton. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII . Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. mengeras sebagian. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. Urutan pencampuran adukannya adalah. volume adukan. 2. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. dan krikil. d. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. Secara umum. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. b. Setelah adukan merata. waktu pengadukan minimal 1. kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. a. Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen. lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. Untuk pengadukan menggunakan molen. d. tuangkan air sesuai kebutuhan. Pengadukan beton dengan jumlah besar. jenis dan susunan butir agregat. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. atau tercampur dengan bahan-bahan asing.C. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar.

Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai.tidak boleh dipakai pelaksanaan. bambu atau besi. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator). d. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut. Gambar VIII-4. c. d. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . b. Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut. selama proses pengecoran berlangsung. b. Untuk keperluan pemadatan. Untuk pengecoran lantai yang luas. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. 3. Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. a. c. a. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos.

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Yogyakarta: Kanisius. Van & E. Jakarta: Binacipta. 2007. 1988. 1995. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1987. Tend Pembangunan. Harten. Sanitation Details. 2006. H. Pengembangan Kota Medan. Membangun. 1974. 2005. Panduan Membangun Rumah. Bandung: Armico. Robert. 1984. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Paul I Wallach. Jakarta: Erlangga. 1980. 2006. 1997. Jakarta: PT. Yogyakarta: Kanisius. Perencanaan dan Konstruksi. Rumah Sederhana Kebijakan. 1983. 1986. Iman Subarkah. Bandung: Idea Dharma. Donalde E Hepler. New York: McGraw-Hill Book Company. 1995. Edward Allen. Hendarsin. Ringkasan Ilmu Bangunan. Depok: Penebar Swadaya. Heinz Frick. Konstruksi. Perencanaan Instalasi Listrik. London: Northwood Publications Mistra. Tend Pembangunan. Koch. Menghuni. Yogyakarta: Kanisius. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Setiawan. Menggambar Bangunan Kayu. Heinz Frick. Membentuk. Membangun. Architecture Drafting and Design. Petra Widmer. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Bandung: Angkasa. 1975. IK Supribadi. Ilmu Bangunan Gedung. P.Dikmenjur.1991. 1977. Konstruksi. Yogyakarta: Kanisius. Heinz Frick. Rumah Yang Ekologis. Diraatmadja. Jakarta: PT. Leslie Woolley. Malang: PPPGT/VEDC. Imelda Akmal Architecture Writer. Jakarta: Erlangga. 2000. E. Konstruksi Bangunan Gedung. Heinz Frick. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. Jakarta: Erlangga. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. Saniter.

1986. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. Jakarta: Penebar Swadaya. Sudibyo. Perspektif untuk Para Arsitek. 1986. F. Tim FT UNY. Soedibyo. 2007. 1982. Supribadi. Schaarwachter. Jakarta: Dikdasmen. Menggambar Teknik Listrik 2.. Konstruksi Beton Bertulang 1. Jakarta: Abadi. Soegihardjo. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal. Teknik Listrik Instalasi Penerangan. Robby Setiawan. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Rudy Gunawan. Soedibyo. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Ilmu Bangunan Gedung 2. 1978. Surjit. Soegihardjo. Takeo Morimura. Jakarta: Dikdasmen. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Soedibyo. Jakarta: Dikdasmen. 1996. 1977. Singh.LAMPIRAN A A3 Renggo. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. Jakarta: Prima Infosarana Media. Suratman. Soufyan M Noerbambang. 1977.W. Ilmu Bangunan Gedung. Jakarta: Erlangga. 1997. 2007. 1993. Ilmu Bangunan Gedung 1. Jakarta: Rineka Cipta. S. Suryatmo. Jakarta: Pradnya Paramita. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Memasang Daun Pintu dan Jendela. Menghitung Biaya Membuat Rumah. 1984. Jakarta: Pradnya Paramita. 2001. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Soetjipto. Yogyakarta: Kanisius. Ilmu Bangunan Gedung 3. 1994. Jakarta: Depdikbud. Jakarta: Dikdasmen. Sugiarto. Soegihardjo. Jakarta. Takeshi Sato & N. Jakarta: Kawan Pustaka. Pengantar Ilmu Bangunan. Jakarta: Dikmenjur. 1977. Rita Laksmitasari Rahayu. Bandung: Armico. dan Ismoyo. 1993. General Electric Drawing.

com.2001.com.net.co. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Kaku. www. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika.com. Memasang Kusen Pada Dinding Paangan.masrafa.indika. Wamar. Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www.id. Diktat Gambar Teknik.jkr.com.indonetwork. Surya Toto Indonesia Tbk.tripod.co. Sketsa Perspektif. Jakarta: Surya Toto Indonesia.gufi. Akses Tanggal 10 Oktober 2007.id .fr . Akses Tanggal 15 Oktober 2007. Jakarta: Dikmenjur. www. 1983. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. 1989.com.sarikayu. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.wpkl. www. www. Liat). Jakarta: Erlangga. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta. Jakarta: PT. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. www. Widodo. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .gw. Konstruksi Batu.planetmaison. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Zamtinah. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.____________. www.com.procolor. Akses Tanggal 20 Oktober 2007.mukimits.id.mciindonesia. 1996. www.rumah. Melewatkan Liburan di Kota Kembang. Walker. Theodore D. Bandung: Angkasa.wvansantvoort. Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim. TotoMedia.drymix. www.co.karyanet. 2007. 1990. Akses Tanggal 12 Oktober 2007.id.nl. www.tepaksireh. www. 2007. www. TotoMedia. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Kuat.

Akses Tanggal 27 Oktober 2007.ideaonline.co. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.com.LAMPIRAN A A5 www.indanapaint. Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .com. http://www.tentangKAYU.com.com. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.kompas.htm.rumahjogja.sonjaya.id. Akses Tanggal 27 Oktober 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.com/cat_genteng. http://www.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful