A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

M.Si. Drs.T. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra.Pd.Pd. S. M.. Sri Sumarni..Pd.. Sutrisno.T. Agus Efendi. M. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan.T. guru SMKN 2 Surakarta. Rekan di SMK. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini. Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta... M. S. M.Pd. dan Eko Supri Murtiono. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Taufiq Lilo Adi Sucipto. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini. MSA. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini. dan diskusi sejawat. 3. R. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini. M. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini. Chundakus Habsya. internet. baik buku. Drs. Wiyono. 2. Widodo. MMP. Tim Penulis ii . Kepala SMK YP 17-1 Madiun. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil. Guntur Siamsono. Drs.. M.T. Tidak ada gading yang tak retak.... S. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret.KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan. Suhardjono. brosur.... majalah. dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. Abdul Haris Setyawan.Pd. dan Surjanto Budiwalujo. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini. namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan.

...... Gambar Denah ...............45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU ..........................................................36 5........................................................................................... Material....................12 1....................... Komponen RAB dan RKS ....................................................................................2 C................................................................... Membuat Bidang Datar ....................................39 BAB III..................................1 B..............46 2.................46 1......................................................... Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga ...................................................45 A....45 B...........DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN .......................................................... Gambar Tampak ....................... iii SINOPSIS.......5 2.............. Harga Satuan........................................................... Membuat Garis Siku-siku .... Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu ....................................................... Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan .................................................................................................................................................................45 1.....................................12 2...11 MENYUSUN RAB DAB RKS ..................................................... Gambar Rencana .......................................................................................................................5 1.............. ii DAFTAR ISI .......8 BAB II.......3 D................. Lokasi ...............................................22 4................. Membuat Daftar Volume Pekerjaan.. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen ...................................................45 2................................................... i PENGANTAR ...........viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN ... Menggambar Sketsa ...................................................................................................................... Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi ..................48 D......................................................................................................46 C...................................................................6 3..11 B...... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya ................ Gambar Potongan ...................... Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan ........................... Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu .................1 A.................................................................................................................................................................................50 BAB IV ....49 B......... Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan ............................... Pendahuluan ...........7 4..................................................................................1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA................. Membaca Gambar Konstruksi ........................... Memasang Pondasi Batu Belah ..............................................16 3............. dan Upah Pekerja ............50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii .. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya ..........................viii BAB I..........................................11 A.........................................49 A..........49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING......................................... Menggambar Proyeksi Bangunan .................................................

........92 2.................................................... Penutup Dinding dengan Keramik ............................... Aturan Pemasangan ..........................................................................................................85 A... Dinding Batu Bata......................................................................... Pemasangan Lantai Keramik ........99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .77 FINISHING DINDING ....................................................................................................................................................51 2....85 B............. Dinding Bata Kapur ....................57 4.................................................... Kelebihan ubin keramik .....................................................................52 C....... Jenis Keramik ..........................................54 D.................96 4.................. Memasang Dinding Batu Bata .............................................................. Dinding Partisi....................................... Plesteran Lantai Semen ....85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING ........................ Plesteran dengan Sawutan .....81 E....................93 E...67 E..... Dinding Batako ........................................... Cara Memasang Mozaik .......... Plesteran dan Acian Bidang Tembok .......................................................................................... Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung ...............................55 1.90 3...........92 D................................92 1..85 C..........................................................51 3..................................................83 BAB VI ..55 3.............................................................. Sifat Keramik .........73 BAB V .................87 1.1.......................... Dinding Bangunan ...95 3.............................................................................. Dinding Bata Hebel Atau Celcon..........................................................................................................................................96 BAB VII ....................................91 6................................ Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias .................................................................. Memasang Dinding Bangunan ................. Pondasi Tak Langsung ..................................... Memasang Pondasi Batu Belah .... Pekerjaan Plesteran.................................82 G. Penutup Dinding...................................................77 C................................ Pemasangan Lantai ...................61 5...................... Mengenal Mozaik ............................ ..................................55 2........................ Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin .............................................................. Pendahuluan...................................................77 A.......................90 5.................. Lantai Mozaik............................................................................................... Lantai Keramik ..................................................70 1. Beberapa kekurangan ubin keramik .......... Macam Pasangan Batu Bata ............................................................................94 1.94 2..... Penutup Dinding dengan Gypsum ...........70 2.......................................88 2.........99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN...... Dinding Partisi......................... Cara Sederhana Membuat Jarak Nat ..... Pondasi Langsung ....................................................................................78 D...............................................77 B..............................................90 4.....................................................

........ Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur ...................................109 2.... Pemotongan dan Pembengkokan.................... Melaksanakan Perawatan Beton ................116 2..................................... Membuat Adukan Beton Segar ...............................................107 3....................108 E.......100 1.... Pembongkaran Acuan dan Perancah ................................ Agregat Halus (Pasir) .105 3........................ Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku ... Parket dari Bahan Kayu Solid ............................................... Bahan Lantai Kayu ..............................103 2.....................................................103 A....................... Persyaratan Acuan dan Perancah ......... Perawatan Beton Sehabis Dicor....................................................Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ........................114 2...............105 2......113 B........... Acuan dan Perancah ......... Pendahuluan....................104 B........................................... Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v .......................99 1.............................................. Syarat-syarat Pembengkokan ...............................................................................107 1.................................111 A................. Memeriksa Material Semen...125 B..................................................... Persyaratan Pengadukan Beton ................125 A....................................................103 3.......................................... Peralatan Tangan .....116 3.................................101 BAB VIII .............. ........... Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola ....... .................... Pengadukan Beton...............................................115 1...................................................................................114 1.. Merangkai Baja Tulangan ........................................................................ Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu...118 BAB X .................................................................................................. Persyaratan ..........117 4............................................................ Parket dari Bahan Kayu Engineered...................................................................101 2........................................................................100 B........................ Perencanaan Acuan . Pemeliharaan Lantai Kayu .......................... Kelebihan Lantai Kayu ............................... Melaksanakan Pengecoran Beton ................................................107 2.105 C.......................................................................109 1............. Parquet (Parket) .................................................................. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ............108 D...................112 2................................. Pengangkutan ...............................................................................................105 1. Parket dari Bahan Kayu Laminate .......... Bahan Acuan dan Perancah .............................................................................................111 LANTAI KAYU............... Pemasangan Lantai Kayu ...............................................................103 1.............................................112 3....................... ...99 2......109 BAB IX ..............125 PINTU DAN JENDELA ....................... Pendahuluan .111 1.....115 C.................................................................103 MENGERJAKAN BETON ..............126 A............. Memasang Tulangan/Pembesian ................ Peralatan Mesin ...........112 4...

............158 3.......................169 1.............................145 KUDA-KUDA DAN ATAP.......................139 1....................128 E................... Penutup Plafon .............................................................................................165 BAB XII .............. Atap .........................130 1........................................... Kuda-Kuda dalam Penerapan ................................. Jenis-Jenis Kusen Pintu .................139 2........................126 1................................................ Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur)......................................................... Bagian-Bagian Kusen.........................................................172 4.................... Jenis Pintu dan Jendela..................... Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda......135 F............................ Pendahuluan................... Memasang Daun Jendela ...... Kuda-Kuda ..................................................................................................... Dinding Kayu .......................................................................................................................175 B......................................136 1..................................................................... Kusen Pintu dan Jendela ............180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ................. Pemasangan Kusen ..................... Pemasangan Daun Pintu dan Jendela .............................................. Kuda-Kuda Sistem Knock Down .......... Pemasangan Kusen Jendela ................................................................. Bentuk-bentuk Atap .............150 5.........................................169 A............ Pemasangan Kaca ...172 3........................................178 3........................................ Dinding Kayu Batang Tegak ........................................................................................ Jenis Pintu ............ Dinding Kayu Batang Melintang ..130 2...169 DINDING KAYU DAN PLAFON........ Tipe Kuda-kuda ..........145 1..................................145 2.....................145 A..............................................................................................141 H.... Dinding Kayu Batang Tersusun ............................................177 1..........................................................156 B............................................... Pemasangan Kusen Pintu ............................................... Dasar Konstruksi Kuda-Kuda ....136 2................................... PLAFON ...............................................................................................160 4.............126 D...... Bagian-Bagian Atap..............................................152 6.............................................. Pendahuluan...................................................................... Dinding Kayu Batang Miring ......138 G........ Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda ....145 3..................................157 2........................................................... Memasang Daun Pintu ...143 BAB XI ............................155 7.....126 2................................169 2.............................................173 5................................ Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material ...........................................................157 1..C............ Rangka Plafon ................................149 4................................132 3.............................................................................177 2...................................... Fungsi ..................................... Jenis-Jenis Kusen Jendela ......................................... Pendahuluan.................................... Jenis Jendela ...

.....191 H.............................................. Pengecatan Dinding ...185 A................................................................... Drainase Permukaan Tanah ..........................................................................193 A.................................................4......207 A...........................................................190 F. Pengecatan Kayu ........................... Tangki Air di Atas Dak Beton ..209 2...................................................................................190 G.....................207 2.......... Pengecatan Ulang .................. Pengecatan Genteng ........187 2......... Pekerjaan Pengecatan .................... Keberhasilan Pengecatan .........................................................193 1.............. DRAINASE ............................................................................................209 3. Talang Vertikal .................. Pemberian Cat Dasar .........194 3.....210 2..................188 E..... Talang Horizontal ..............................................................................................194 2........ Penyambungan Pipa ................................................187 1............................... Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan .............. Pemberian Cat Akhir ..............................................................................................211 3......193 INSTALASI PIPA PVC........................................................................................................................... Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor ...........207 POMPA AIR DAN DRAINASE................207 B........................185 PENGECATAN ................186 C...............188 D..182 BAB XIII ............187 3...............................................................................................................................196 2.210 1........................192 BAB XIV.195 B.......................212 4...............................213 5............................................................................................ Pompa Air ..201 BAB XV..................................................214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ............................................... Pompa listrik ......................................................... Pengecatan Plafon ......... Sistem Perpipaan ........... Plafon Dengan Isolasi ...............................207 1................... Jaringan Penyediaan Air Bersih ............................................................................................................................208 1....... Tangki Air dari Polyethylene ...........................185 B....................210 C....................................................................................... Lubang Talang (Roof Drain) ............................ Alat Penyambung ............................................................................................... Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan ..................196 1.............................. Bak Kontrol ..................................... Cara Penyambungan ....................... Langkah Pengecatan ................................................................................... Tangki Air . Tangki Air dari Alumunium .......................................................................... Pengecatan Besi ..............................................................................................................

plafon. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. penulisan. kolom. dan instalasi listrik. atap. Inventarisasi bahan penulisan. kuda-kuda. uitzet dan bouwplank. ring balok. majalah. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. sanitair dan rioolering. diskusi. Selain itu. informasi. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. tangga. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. pondasi. yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. brosur. uji coba keterbacaan. penyempurnaan. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip. lantai. penentuan judul buku. internet. DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. dan finalisasi. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . sloof. dimulai dari dasar perencanaan. pasangan dinding.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu. pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. kosen pintu dan jendela. finishing dinding.

karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. yaitu. Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang. Hal tersebut disebabkan. tampak depan. dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif. 2. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. samping kiri. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . potongan melintang. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. 1. gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. gambar denah. Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. potongan memanjang. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. dan kanan dengan skala yang benar. dan tampak secara proyeksi perspektif.BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. potongan.

dan tampak. Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. potongan. dan tampak. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan.Gambar I-1. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. yaitu penggaris. Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. potongan. Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata.

kolom. Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. Gambar penulangan beton (sloof. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. 2. Gambar pondasi. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. 3.Gambar I-2. Gambar dinding dan plesteran. 1. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 . dan ring balok). Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan.

dan Ring balok Gambar I-5. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4. Gambar plafon. Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. 6. dan Gambar instalasi listrik. 8. 7. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar Instalasi air dan plumbing. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja. 5. Kolom. Gambar Kerja Hubungan Sloof. Gambar kuda-kuda dan atap.4.

gambar denah. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0. pada gambar denah memuat batas-batas ruang. Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. dan gambar tampak. Oleh sebab itu. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 .00). Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan. Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. Gambar I-6. gambar potongan. 1. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas.D. baik dari segi hubungan maupun fungsinya. arah dari membukanya pintu/jendela. Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”. notasi-notasi ketinggian lantai .

seperti bagian-bagian mekanikal. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun).2. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu. Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut. Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. plumbing dan sebagainya. Gambar Potongan Melintang Gambar I-8. Gambar I-7.

Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). samping kanan. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 . Gambar I-9. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya. sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. a.Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. samping kiri. 3. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. c. yaitu tampak muka. Karakter dari bangunan itu sendiri. b. Gambar tampak harus memperlihatkan. dan belakang.

8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Gambar Rencana Gambar denah. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan. Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan. potongan. Gambar Tampak Belakang 4. Selain itu.Gambar I-11.

Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .Gambar I-13.

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

dan rencana serta syarat-syarat kerja. 3. dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. waktu pengerjaan (pelaksanaan). 5. bahan bangunan. karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. pengendalian. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. Pendahuluan Membangun rumah. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . 1. kebutuhan bahan. maupun rumah mewah. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. harga bahan. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana. dan jenis pekerjaan. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui. upah pekerja. 2. baik jumlah biaya pembuatannya. kebutuhan tenaga. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. Untuk itu. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). Dalam konstruksi bangunan gedung.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A. antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. baik rumah sederhana. Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. kebutuhan bahan. rumah sedang. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli. volume pekerjaan. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. 4.

kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. dan upah pekerja. lum sum (Ls). 4. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah. 2. Membuat daftar volume pekerjaan. Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. isi (m3). buah (bh). dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda. Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. harga satuan bahan. maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. B. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. dan 6. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. 1. Perhitungan volume pekerjaan. unit. 3. luas (m2). Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. 5. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. Untuk memperjelas setiap komponen tersebut. Membuat daftar analisis satuan pekerjaan.

DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20. 1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume. 1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 .syarat-syaratnya. Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. 1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. GALIAN. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan. biaya. 1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN.

ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN. PINTU.Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

GALIAN.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.60 25.20 5. biaya.30 4. komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200. Harga Satuan.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2. dan daftar upah pekerja.00 54.00 58. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan.10 6. a. dan pelaksanaan pembangunan. daftar harga satuan bahan. Membuat Daftar Volume Pekerjaan.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

62 2.95 2.34 2.17 0.00 4 96. tebal 5 cm 29.50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.18 0.25 12.00 19.12 0. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20.40 1.21 0.15 5.00 220. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.00 0.72 269.14 10.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 .29 0.17 38. 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.00 17.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.57 1.00 6.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.10 0.41 3.48 539.50 58.

00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.00 2.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.60 2.13 6.12 0.60 2.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .16 33.00 8.00 131.00 2.00 45. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 11.50 19.00 27. PINTU.00 11.00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 11.66 2.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.00 22.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.90 5.00 1 37.00 86.00 11.00 8.50 3.85 1.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

00 200.00 31.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3.000.00 900.500.00 175.00 175.00 22.000.000.000.00 27.00 200.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan.00 30.010 0.500.00 275.00 350.00 28. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.00 32.00 30.000.00 715.000 27.000.000.000.00 440.000. Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.00 55.00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .00 915.500.00 29.000.500.00 29.000.000.000.00 30.00 200. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0.020 1. c.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

900.00 6.908.00 27.00 7.021 33.000.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.500.214 0.458.200.00 24.090.00 51.700.00 609.00 2.500.00 27.000.00 8.00 39.360.00 19.000.500.000 0.00 672.286 0.618.00 672.885.214 0.PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 19.00 29.00 22.108 0.00 5.00 6.019 0.160 0.00 5.500.000.400.292.20 12.3 org org org org 0.019 0.885.00 29.00 609.683.708.00 20.00 110.3 org org org org 70.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .321 0.00 33.090.00 22.00 110.058 0.00 32.00 435.00 5.00 sak m^ org org org org 0.153.00 22.000.00 13.000.00 5.000.008 350.00 7.166.20 51.00 29.20 11.00 20.00 27.160 0.021 0.00 3.380.500.000.458.286 0.00 1 3.000.500.015 0.021 33.00 2. .259 0.062.00 6.00 256.00 4.000.500.292.450.00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.00 32.00 3.021 0.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .563.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 ..000.716.000.

030 0.300 0.00 4.000.00 29.114.00 6.00 22.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .360.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.00 17.100.250.00 30.00 6.000.000.00 14.00 3.00 8.360.073.013 0.463.00 1.LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 22.00 32.250.500.000.50 56.00 110.00 31.00 29.360.500.300.00 5.500.187 0.013 0.013.018 22.00 576.000.051.00 32.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .000.00 6.00 39.000.00 4.00 576.175.038.00 53.00 78.160 0.00 29.000.187 0.00 33.215.00 110.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .000.300.00 22.00 27.200.500.00 10.073.00 45.50 56.037 0.00 m2 sak rr.725.00 45.030 0.312.013 0.3 kg org org org org 1.00 30.000.00 27.00 5.00 53.00 5.187 0.500.500.000.000.010 0.00 8.018 30.114.00 78.075 0.300.00 3.00 32.00 110.038.013.000.500.114.018 30.00 576.00 22.000.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.476.300.177.00 1 .160 0.00 39.000.030 0.160 0.50 2.00 27.300.00 78.00 33.500.300 0.000.00 3.375 0.00 4.010 0.00 33.000.037 0.00 14.010 0.

200.150 0.800.000.010 0.00 8.00 46.00 28.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .00 30.00 7.000.00 11.000.00 8.070 0.017 4.000 2.500.008.100 0.500.400.800 3.700.00 25.800.00 32.040.000.900.00 2.600.500.00 49.00 30.000.00 28.150 0.000 5.000.200.000.00 41.000.800.400 1.000.00 19.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.000.00 8.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .00 22.00 25.000.250 19.00 22.000.035.700.00 128.250 0.100 5.00 8.00 300.000.700.00 m3 m 1 0.00 60.000 0.00 22.540.000.00 160.00 12.100 0.00 165.980.00 12.00 20.920.PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.300.00 2.00 32.020 0.00 30.00 kg org org org org 66.00 5.00 1.400.3 0.015 0.400.00 142.00 28.000.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 3.000.00 281.000.00 2.00 2.00 800.000.200 0.00 17.435.00 4.000.00 1.00 30.00 2.005 1.00 kg org org org org rr.00 8.LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .240.00 16.000.320.968.500.000.00 49.00 3.000 0.00 1.307.010 0.300.307.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.275.00 32.00 600.000.400.004 2.000.026.000.007 0.3 1.800.

00 ^2.006 0.00 28.500.400.00 750.000.500.900.00 27.00 29.710.700.025 22.00 26.010 4.700.00 5.00 11.000 0.00 TOTAL Rp 1.00 bh org org org org 11.722.045.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.955.700.00 9.00 3.000.000.010 0.715.00 11.00 30.000.00 750.00 3.450.000.00 500.00 43.00 30.000.00 180.090.200 0.000.00 165.210 1.000.00 22.00 26.355.000.000.000.120 0.000.400.100.100 0.000.00 3.3 m^ org org org 1.715.060 0.00 4.300.00 290.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .006 2.722.00 500.450.00 30.00 1.640.00 53.00 28.00 58.00 53.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.920.150 0.00 58.200.400 0.00 58.00 2.000.000.00 33.00 15.300.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 43.265.500.500.00 15.000.0 0 m1 kg rr.00 3.400 0.000.150 0.00 4.000 0.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .00 43.150 0.300.265.00 19.000.00 58.130 0.015 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .00 16.00 20.000.000 0.00 23.500.00 192.00 28.500.00 12.025 19.00 22.000.00 110.250 0.00 22.000.00 11.00 22.00 32.

50 1.137.034.000.00 19.000.0 2.037 0.00 2.00 3.400.000.000.00 11.008 m3 m 3 0.012 0.000.000.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 66.00 30.000. 00 8.000.800. 00 0 00 2.00 46.760.916.00 500.00 16.00 4.00 2206.000.00 14.00 35.956.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.00 28.00 22.634.600.900.500.008 0.225 0.200 5.00 Ibr bh org org org org 0.00 800.020 0. 00 30.000.500.010 1 .650 2.00 32.000.500 1 .000.50 47.412.00 22.00 1.000.900.977.PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .900.007 0.800.500.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .300.00 20.00 320.00 2 m3 kg org org org org 1.150 0.000.800.00 28.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .110.000.000 9.187 0.00 2.000 0.047 41.500.00 12.000.000.00 220.960.00 5.50 47.350.000 3.00 8.400.00 30.800 3.600.500.00 22.000.00 32.00 256.00 32.00 21.50 25.00 22.500.160.000.075 0.00 6.00 400.00 1.00 375.220 0.0 0 90.000 0.50 240.300.000.677.000.114.000.634.00 28.750 0.00 11.350 0. 428.50 26.00 1.00 30.000.

00 1 m2 .800.800.0 0 81.00 8.00 28.000.500.500.00 37.00 626.750.00 37.500 2.100.00 30.000.00 28.000. 00 Dibulatkan 228.397.00 1.260 0.00 14.000.850.329.000.110.00 228.00 3.000.000.000.00 30.000 0. 00 37.00 30.00 74.320.000.750.650.00 22.00 7.00 16.00 3.320.400.600.00 96.00 22.000.800.00 22.00 13.000 15.026 2.00 1.00 59.00 32.000.00 832.000.00 7.50 19.657 1.00 64.700 0.600 0.0 0 0 3.00 95.000 2.003 28.00 91.50 300.3 m2 m? kg m1 org 0.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .00 29.00 41.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 32.00 70.300.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 32.050 4.000.000.200.00 59.00 91.000.000.00 m3 kg kg org org org org 1.0 3.400 2.500 3.983.00 org org org org 132.787.100 0.760.00 TOTAL Rp 4.00 3.000.000.983.100 1.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .400.000.018 0.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.0 0 0.00 441.945.000.020 0.000.000 0.657 0.00 7.357.600 2.750.932.50 19.500.250.000.220.300.000.010 0.000.113 0. 000 88.000.00 29.000.00 37.030 4.595.787.250.00 46.000.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr.000.000.500 4.00 8.00 20.

00 96.00 11.00 34.500.00 14.275.348.00 448.550.00 640.000.00 7.500.00 30.00 82.00 14.800.500 82.040.697.00 260.00 6.00 39.00 14.00 37.200.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .00 206.320.250.250.250.000.000.000.000.300 1.00 96.00 3.000.000.120 0.000.00 30.0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.000.00 45.00 57.00 28.000.0 0 114.250.00 57.00 4.00 4.030 4.00 28.600.600.000.250.017 0.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.0 0 260.00 32.00 53.300.00 69.00 7.000 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .045.110.00 7.500 57.000 0.590.00 114.500.000 0.00 bh org 1.00 m3 kg m' org org org org 0.000.00 71.00 28.020 2.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 32.200.250.00 28.00 14.000.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .150 7.140 0.250.500.275.00 82.000.000.500.900.014 28.500.00 22.00 29.775.00 4.500.000 0.00 1.00 39.300.400 0.00 71.440.200 0.500.600.00 11.00 bh org 1.

625.200.070 0.00 7.500.0 72.750 0.00 8.00 5.500.300.275.00 30.00 29.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .000.0 0 13.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.00 22.00 28.150 64.00 28.100 0.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .00 2.00 13.0 0 78.850.00 75.100 0.000.PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.850.150 43.700.0 0 1 m2 .00 3.575.300.00 3.875.400.00 70.0 0 77.00 8.000.400.030.200 8.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .275.000.400.00 7.100 75.000.00 5.700.00 20.000 0.00 2.500.100 5.0 0 105.000.00 7.00 2.00 3.055.000.975.000.000.00 5.000.000 0.300.000.900.00 m2 org org 1.300.00 27.0 0 7.00 22.00 54.700.850.300.355.500.00 4.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.00 70.575.00 32.000.200.00 22.00 5.00 47.700.300.000.150 0.900.100 0.000.0 0 bh org 1.00 30.00 4.0 0 0 177.00 28.010 2.00 177.00 m2 org org 1.00 46.500.000.000 1.00 28.150 0.000.000.0 0 54.00 47.

160 70.095.00 32.720.00 126.500 0.00 210.320 00 3.300.762.000 1.00 1.300 5.000 1.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.00 1.250.250 15.900.700.182 10.160 0.000.00 75.000.00 54.000.3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.000.000 00 5.00 21.010 0.0 0 32.720.000.00 41.375 5.000.00 22.00 72.280.000.00 2.150 0.000.500 0.300.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .00 4.000.000 1.00 1.499.50 5.000.499.00 70.500 0.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.00 1.0 0 10.00 22.499.50 300.800.00 120.000.00 5.00 172.00 2.214 2.00 34.170.350.400 1.00 570.000.050 9.551.000.000.500.00 rr.00 bh org org org org 1.00 24.000.100.737.000.00 28.000.00 22.PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.00 1.500.00 16.000.00 5.00 180.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 30.000.000 0.000.120.00 5.125 0.500 0.288.00 1.000.00 27.300.000.00 70.400 3.600 10.000.000.00 46.320.5 m x 1.175 0.00 142.00 1.300.050.000.0 0 3.00 8.000 .000.750.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .0 0 130.0 0 3.104 0.620.00 500.00 142.350.00 29.00 73.

007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.860.500 0.200 0.800.150 0.00 32.500.000.00 4.00 2.490.00 22. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .000.00 8.00 31.000.00 320.604.000.000.280.00 30.00 375.00 13.00 9.00 975.00 30.00 9.00 24.50 589.150.00 208.00 4.000.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.00 210.500.00 11.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.00 930.00 2.00 6.007 10.50 15.000.500.00 800.00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.00 32.050 0.00 22.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .400.00 1.00 913.00 31.00 2.740.200 0.000.000.500.500.00 24.000.083 0.00 2.000.00 5.100.700.019 0.00 13.010 11.130 0.000 0.400.376.160 0.500.636.947. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 7.00 5.000.00 1.00 14.000. Departemen Pekerjaan Umum.00 589. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.50 15.00 1.167 0.195 0.000.000.300 0.094.400 0.00 4.00 TOTAL Rp 8.00 9.019 0.000.00 208.200 0.837.00 24.00 1.000.010 1.00 32.000.000.000.00 21.030 0.00 1.800.

772.00 19. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.100.00 51. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.920. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.600.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.200.700.000.00 10.00 20.00 2. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.900.00 1. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.100. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.00 348.000.00 60.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 20.00 60.894.600.00 3.066.00 20.00 2.150.00 75.00 5.486.736. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr.00 4.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.4.480.900.00 3. yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini.00 325.062. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.00 25.750.882.00 93.000.200.100.300.00 45. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.00 3.200.00 5.407. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.00 56.00 2.200.040.00 56.200.900.500.650.00 53. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.00 93.100.900.737.

800.00 58.900.00 54.00 2.000.00 142.700.000.00 25.700.634.300.00 25.00 10.634.600.00 2.800.00 47.700.00 50.300.00 2.00 2.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.000.00 37.00 19.700.00 228.307.00 2.00 26.00 58.600.700.500.700.000.000.00 7.307.00 2.000.00 2.00 49.400.000.00 3.00 96.00 16.983.00 78.00 15. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.00 7.307.250.00 228.300.000.000.000.900.300.000.500.400.700.00 177.000.00 350.00 114.000.00 260.900.00 11.00 13.00 26.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.00 53.000.307.700.700.00 50.900.900.00 71.

000.00 225.000.00 2.500.000.000.00 150.00 55.000.000.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.00 55.00 3.000.00 3.000.00 2.000.800.00 175.500.00 15.300.00 3.00 32.000.00 225.00 24.300.00 2.00 200.000.000.00 15.000.000.00 250.00 8.500.00 13.100.00 20.400.500.000.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 105.500.00 200.00 24.00 45.499.000.00 24.00 175.500.000.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.000.00 105.00 4.000.500.00 10.500.00 24.000.00 25.

00 75. seperti tabel berikut.744.12 613.844.882.00 41.00 1.580. GALIAN.100.50 2.769.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 .500.00 434.00 393.581.351. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .00 556.062.50 58.00 2.090.00 3. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.00 3.5.150.00 214.222.00 20.066.900.00 3.00 13.29 0.20 8.57 1.538. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN.00 8.00 20.17 0.434.00 1 .955.900.00 348.00 JUMLAH 1 180.00 438.200.00 32.00 2. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.40 1.20 5.486.920.30 4.00 19.00 1. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50.10 6. tebal 5 cm 29.00 5.225.00 93.200.00 3.100.637. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.128.34 2.00 5.600.62 2.040.14 10.300.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60.00 51.120.936.18 0. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi.000.00 603. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.488.940.894.726.524.00 10.00 60.087.480.00 2. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.48 539.736.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37.737.772.407.019.21 0.600.200.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20.321.95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.122.00 1 87.920.100.130.00 93.600.12 0.700.978.00 JUMLAH II 9.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900.076.750. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.00 2.000.20 10.232.00 10.270.900.346.271.00 20.010.15 5.72 269.00 58.650. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.60 25.41 3.95 2.00 128.900.360.00 97.000.60 319.022.075.00 4.00 54. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.

900.00 2.567.00 7.000.00 2.00 10.700.250.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.982.00 25.00 53.00 56.000.700.770.400.500.12 0.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.00 3.00 26.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.00 224.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 2.309.00 5.307.00 318.592.00 342.00 rr.600.50 3.307.200.00 2.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.141.500.13 6.874.900.000.634.904.00 17.200.50 19.00 960.431.00 27.00 215.274.00 58.00 27.00 45.00 7.00 2.00 2. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.712.000.00 1.600.00 4.00 1.188.00 230.700.00 m3 m 3 2.250.50 220.600.00 993.00 26.750.17 38.067.10 0.000.800.00 86.00 m3 m m 3 1 2.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.900.634.00 19.868.250.00 10.027.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.307.00 JUMLAHV 316.00 49.00 6.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.100.00 JUMLAH IV 5.00 220.500.00 53.000.40 1.00 JUMLAHVI 6.307.550.230.00 2.700.00 JUMLAH HARGA Rp 312.000.700.780.00 131.800.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.000.700.000.00 19.00 950.000.00 96.000.00 10.00 137.00 15.084.700.500.000.000.000.537.00 1.00 58.00 381.00 28.050.00 507.307.700.700.00 392.00 56.900.

237.500.00 4.300.00 16.000.700.00 71.00 200.00 50.00 25.00 700.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.85 1.000.50000 JUMLAHVII 3.000.000.800.00 4.230.500.00 22.280.000.300.00 4.00 142.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .000.00 3.00 78.00 2.00 25.00 30.00 754.00 50.000.000.270.00 7.000.640.00 3.000.00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33.900.00 935.00 1.90 5.00 3.700.700.600.983.00 7.648.00 8.00 173.800.95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.50 2.00 45.00 2.000.000.400.100.000.740.000.60 2.000.400.178.00 1.640.00 2.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.723.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.00 150.00 2.00 2.00 1 76. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.00 150.00 13.00 114.600.00 11.00 230.00 350.00 142.000.00 100.00 11.000.292.00 228.00 228.00 225.00 25.000.800.00 260.000.000.00 75.00 100.00 285.000.723.00 1.500.00 1.00 1.00 32.00 JUMLAH IX 354.00 8.00 10.00 200.300.00 11.200.16 33.386.500.300.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.000.00 1. PINTU.000.60 2.00 142.00 150.00 11.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.00 2.00 m1 bh bh m 1 2.900.000.00 531.000.00 225.00 11.00 10.000.800.900.00 11.00 14.00 30.00 3.000.700.800.00 2.00 75.00 37.500.00 110.00 2.000.000.00 3.00 1.00 JUMLAHVIII 866.136.00 200.200.500.300.66 2.00 54.

00 12.980.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.000.00 b.500.500.000.00 240.00 165.00 372.00 131.00 845.00 JUMLAH XII 7.00 175.205.00 7.500.000.00 1.00 15.00 880.00 4.072.00 12.000.00 245.00 200.00 3.740. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.000. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut.00 24.00 55.140.500.00 25. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.300.00 24.00 25.00 5 6 1.892.500.00 6.00 32.000.00 10.500.900.000.300.00 1.00 1 . maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya.000.500.000.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.00 Ls 500.00 30.00 15.000.00 1.00 JUMLAH XI 175.000.400.000.000.00 1.000.000.000.100.000.000.00 15.00 m^ m2 m2 m 2 13.000.00 1.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.000.978.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.000.600.00 500.20 35.000.000.000.00 1.400.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.00 20.000.00 2.72 34.00 200.00 1.00 1.00 175.000.00 24.000.100.00 3.00 5.000.181.500.00 1.00 24.00 875.50 2.00 16.000.499. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.208.00 8.00 1.00 105.00 875.00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.00 JUMLAH X 60.000.050.00 1.499.000.00 3.000.52 10.00 JUMLAH XIII 500.00 55.00 33.000.000.685.00 32.

00 6.324.208.02 160.723.360.982.685.200.764.00 11.904.980.000.00 10.487.084.750.844.00 500.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.00 7. samping.00 27.581. PINTU.640. dan belakang.700.900. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.270.00 1.181.00 160.00 41.00 12.712. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .00 7.050.000.Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN.02 28. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.487.00 2.022.053.000.592.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. 2. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. andaikan dekat dengan rumah tinggal. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . patok dan papan. Peralatan kerja (sendok spesi. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman. back hoe dan lain-lain. dan e. palu) d. b. a. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. biasanya ada pohon yang perlu ditebang. Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. meteran) c. Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. c. Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Bahan adukan (pasir dan semen). Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. Batu pecah/kali b. cangkul. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan.

alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat. Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. 2. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. 1. Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran. namun untuk bangunan yang berukuran besar. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen.B. Gambar III-1. cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya.

maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 . Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. B D A C Gambar III-3. dan akan membentuk bidang segi empat.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD. dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang. e. b. c. d. Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD). Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD).

pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. Gambar III-4. 4. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. 2. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan. pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar.C. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). sedang untuk bangunan kecil. Berjarak cukup dari rencana galian. Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah. 3. 5. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas.

00 sebagai duga lantai. pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni. karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku. Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0. sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. maka sambungan papan harus menggunakan klem. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok. Gambar III-6. Gambar III-7.Gambar III-5. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok. Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas). Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok.

Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. 6. 5. 3. Dengan cara yang sama.Gambar III-8. pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH. 4. 2. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9. Sambungan Papan diantara Patok D. Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan.

dan air. digiling. tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. kapur hidrasi. agregat (pasir). Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin. Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional. yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. Agar mudah. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. adukan dibuat tanpa semen portland. biasanya dilakukan di pabrik. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. yang mendukungan penuh satu sama lain. Proses pengairan. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . dan dikemas untuk dikirim. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida).BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida.

Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas. seperti keadaan air tanah dan lain-lain. Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. ke bawah (turun) atau terguling. 2. 5. Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya.Semen merah adalah hasil penghancuran bata. Tidak boleh mengandung bahan organik. selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. 6. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah. Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah). 3. minyak dan sebagainya. syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1. 2. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4. Pasir merupakan bahan adukan. garam. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. 4. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Harus keras. B. sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya. Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci.15 mm .15 mm . Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi.5 mm). berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. 3. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim. semen merah merupakan bahan tambah hidrolik.5 mm. baik bergerak ke samping. berbentuk tajam. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0.

Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. 2. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. pondasi pias. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. pondasi beton bertulang. yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung. Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya. pondasi batu bata. pondasi plat kaki. dan pondasi balok sloof. 1.Gambar IV-1. Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. batu bata dan beton tumbuk. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali.

Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh. dan pondasi tiang pancang. bersih dari segala kotoran. Sebelum dipasang. Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. pondasi tiang straus. gabungan pondasi plat kaki dan umpak.dukung besar cukup dalam. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah. diantaranya pondasi umpak. 3. berukuran ± 25 cm. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar. Gambar IV-2. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. pondasi sumuran. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh.

Gambar IV-3.Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 . Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air. yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi.

4. Bata cetak/bata kapur. Batu bata (bata merah). adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. 5. Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan. Harganya lebih mahal dari pada bata merah. terbuat dari pasir silika. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model. Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. Batako dan blok beton. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. Bata celcon atau hebel. 2. pagar pembatas tanah dan lain sebagainya. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1. blok beton ini juga berlubang. Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. sama juga dengan bataco. Dinding Partisi. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai. 3.Gambar IV-4. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. Blok beton. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm.

5 x 5. Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. D. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara. Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10. pagar pembatas tanah.5 cm. Gambar IV-6. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . Campuran bahan : tras + kapur c. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu. Harganya sangat murah.8 cm sampai 24 x 11. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2. Memasang Dinding Bangunan 1. atau rumah sederhana. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. Macam-. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm.5 x 4.macam tipe campuran antara lain: a. b. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi.bata yang berlubang-lubang. perumahan rakyat.5 m. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material.

Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester. hotel. Bahannya terbuat dari pasir silika. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. Selain itu. Pemesanan tidak dilakukan secara unit. Gambar IV-7. Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah. bisa saja kurang dari 11. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan. Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel. cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji. melainkan dalam ukuran 1 m3. bahannya tahan api dan air serta kedap suara. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah.5 m2 bila ketebalannya lebih besar.10 cm x 19 cm x 59 cm. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .5 m2. apartemen. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding.

Bata Hebel Buatan Xella. Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9.Gambar IV-8. Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 . Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10. Proses Pembuatan Bata Hebel 3.

Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis. Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. 6 mm. gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan. 9 mm. Bila dana terbatas. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. Dari segi beban terhadap bangunan. Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . dan 15 mm. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm. 12 mm. untuk luar dan dalam. yaitu 122 cm x 244 cm. Gambar IV-11. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0.satu dan yang lain.Akustik Optimal. dinding partisi dapat diabaikan. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). terutama di perkantoran.

Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna. Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real.Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan. Gambar IV-12. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 .

menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .55mm Gambar IV-14. Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal.Gambar IV-13.

4. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . dan jika kualitas batu batako baik. misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. bahannya dari tras dan kapur. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama. juga dengan sedikit semen portland. perataan dapat dimulai. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. cara-cara pembuatan. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland. Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. Gambar IV-15. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya. dinding batako tidak perlu diplester. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. maka kadar air adukan tersebut kurang. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi.

tinggi 20 cm. berlubang. berlubang. Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . d. Gambar IV-16. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. tidak berlubang. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a. Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. c. b. panjang 40 cm. untuk dinding luar. lebar 10 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. tinggi 20 cm. panjang 40 cm.Keterangan: a. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. Panjang 40 cm. Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis. lebar 10 cm. tinggi 20 cm. batu khusus untuk dinding pengisi f. tinggi 20 cm. panjang 40 cm. tinggi 20 cm. lebar 10 cm. Panjang 40 cm. serta tidak boleh direndam air d. berlubang. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. tinggi 20 cm. e. tidak berlubang. lebar 20 cm. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. berlubang. panjang 40 cm. lebar 20 cm. lebar 8 cm.

Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako. Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing. Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18.Gambar IV-17. maka digunakan angker besi beton 3/8". Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 . sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah.

Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat.Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan. (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. atau. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. seperti yang ditunjukkan di sini.

(i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat. Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. (h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 .Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e. Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf.f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus.

Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi. yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang. dan disebariskan hanya dengan tali-sipat.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. (I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup. tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar. 66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 . tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. 2) Sekam padi. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak.5. Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. dan permukaan batu merah akan cukup kasar. Hasil batu merah yang baik bakarannya. dipergunakan untuk melunakkan tanah. persentase hasil pembakaran lebih banyak. fungsinya untuk pencetakan batu merah. Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. Kalau yang dibakar sedikit saja. 4) Air. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. bisa juga digunakan cetakan dari baja. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. digunakan kotoran kerbau. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. kuda dan Iain-lain. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat).

maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi. Bila tidak ada gudang. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering. Setelah selesai proses pembuatan.batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. Gambar IV-20.

bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. yang membuatnya menjadi tidak menarik.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 . bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu. Setelah mendingin. Gambar IV-22. menyalakan api di bawah jajaran tersebut. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. bata yang seperti ini akan dibuang. Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya.

Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil. lebar 115 mm. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. lebar 110 mm. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11. seperti terlihat pada gambar berikut. Memasang Dinding Batu Bata 1. dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis. untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . E. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%. ada beberapa kemungkinan.5 cm Gambar IV-24.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. harus bersilang. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar. Jika dibedakan pengaturannya.5 cm. yaitu : Gambar IV-23. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%.

Gambar IV-25. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm. aturan batu menyilang Gambar IV-27. dan aturan batu Gothik (vlaams). Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 . Gambar IV-29. aturan batu Belanda Gambar IV-28. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26.

00 m.00 m2.Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut. untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Karena itu. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. sehingga dapat diatur seragam. Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. dan pada jarak 3. Dengan sendok adukan. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan. Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12. pertemuan dan persilangan dinding. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11.

b. Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b. Macam Pasangan Batu Bata a.2. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a.

Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d. Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c. d.c. e.

Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 . Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g. g.f.

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

sebelum plesteran dimulai. Setelah dinding terpasang sampai atas. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi. Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap. debu atau kotoran-kotoran lain. Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci). Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. Setelah seluruh dinding diplester. adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. Pekerjaan Plesteran.BAB V FINISHING DINDING A. plesteran akan terlihat retak-retak kecil. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental. Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. agar tembok itu lebih rapi dan indah. Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding. B. mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. Sedangkan untuk bagian beton bertulang.

Jarak benang dari sisi tembok 1. f. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol .00 meter. Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata.C. b. h. b. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata. Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3. sebagai standar tebal plester. Setelah ini selesai. 2. c. c. Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. b. 4. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan. ini disebut mengaci. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1. bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang. d. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali.5 cm. Pada pekerjaan mengaci. e. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. Tembok yang akan diplester harus datar. d. g. Setelah lapis ini betul-betul kering. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). Pelaksanaan Memplester Tembok: a. c. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Bahan adukan plester seperti pasir.± 3 cm dari bidang tembok. benang dapat dilepas. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. i. untuk merentangkan benang.

Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. Setelah proses pengacian selesai. b. pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek. e. harus dibasahi dengan air tawar. dinding harus diamplas terlebih dahulu. Setelah terjadi pengeringan. untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. 1 sampai 9. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas. Sebelum pekerjaan acian dimulai. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no. Gambar V-1. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya.5 em. Pekerjaan Plesteran 5. Selain itu. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar. c. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 .a. Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan. pada waktu akan dilakukan pengecatan. d.

akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak. Gambar V-2.serta banyak memakai kertas amplas. lebih boros pemakaian bahannya. Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar). Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Bila dibuat kental. Selain itu. Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian. Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. Jadi. Pekerjaan Acian Gambar V-3.

Hasil Plesteran dan Acian D. Untuk bidang lengkung. untuk bidang sudut tembok. plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan. Yang perlu diperhatikan adalah. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok. maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus. Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 . bila dinding lengkung tidak rata. Gambar V-5.Gambar V-4.

5. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. 1. 4.E. Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin. 12. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 9. 3. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. yang biasanya diambil dibawah pintu. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. 11. 7. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. seperti pada pemasangan papan bangunan. Setelah agak kering. 6. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 2. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan. 10. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. 8. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok.

Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. Roskam. semen putih 2. 1. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol. Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. pasir kasar. Cat emulsi . ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis. sarung tangan Gambar V-8. maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan. terlebih jika terkena sorot cahaya. terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar.Gambar V-7. Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. Plesteran Lantai G. Kawat ayam atau kain 3. Agar dinding lebih menarik. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. sendok semen.

7. 6. Diamkan hingga kering. 4. 5. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. sebaiknya plester dulu dinding ini. Gambar V-9. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. 8. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. 2. 9. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm. Khusus untuk teknik kain. Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. 3. Siapkan alat sawut. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar. Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik. Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3. 1. Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu).Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut.

Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. ubin-kembang dan sebagainya. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. seperti sisa-sisa adukan. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. 1. 16. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. 17. urugan tanah dibuat berlapislapis.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. ubin-sisik. 2. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi. 14. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah. 13. B. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni. seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. yang biasanya diambil dibawah pintu. plafon. 3. granite dan sebagainya. potongan kayu. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . seperti pemasangan atap. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. sisa gergajian dan Iain-lain. 15. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 2.

Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 18. 19. 21. 20.bangunan. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama. sebab adukannya belum mengeras. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 23. sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. begitu seterusnya. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Gambar VI-1. 22. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai.

Hercules.5 mm. IKAD. Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Selain fungsi-fungsi tersebut. KW2. White Horse. Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. KIA. KW3. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah. Genova dan sebagainya. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai. seperti warna tidak sama persis sama. INA. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan. tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. Milan.Gambar VI-2. serta mendekorasi ruangan (lantai). Mulia. Acura. KIG. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. Platinum. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . Masterina. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik.

Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam.dll). engineering ceramic. MgO. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). Berdasarkan perletakkannya. Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. advanced ceramic. dll. ZrO2.Gambar VI-3. Penggunaannya: elemen pemanas. Lantai Keramik 1. seperti: oksida logam (Al2O3. seprti laboratorium . oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. seperti kuarsa. asam-basa. dan pada bidang medis. dan sinar matahari langsung. keperluan rumah tangga (tile. Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. kaolin. semikonduktor. bricks). Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik. dan lemak. yaitu: a. techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. b. dan untuk industri (refractory). sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. yaitu: a. dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna. komponen turbin. Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia. Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan.

jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur. Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. Gambar VI-4. Gambar VI-5. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 . yang bernama bullnose dan stepnose. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan. b. tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. seperti kamar mandi. ditandai dengan daya serap air rendah. karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan. permukaan berglazur. tidak mengkilap (berkesan suram). Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin.kegiatan basah.

granit. kendi. Sifat Keramik a. Kelebihan ubin keramik a. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). c. Kaya akan ragam jenis. Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). marmer) b. terutama jenis keramik hasil sintering. tekstur. Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. c. corak. gerabah dan sebagainya. 3. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. 4.2. pasti keramik mudah pecah. warna tahan sangat lama. gelas. sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. b. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah. Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau. kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d. serta mudah dalam membersihkannya. Gambar VI-6. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. Kekuatan tekan tinggi. harga dan bahan pembentuk (batu alam. dan campuran sintering antara keramik dengan logam. Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu.

Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. Nat keramik dipasang belakangan.5 mm. Hingga keramik tidak saling bertubrukan. Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai.2-0. pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik.5. e. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Jangan diinjak-injak. b. Rendam keramik dalam air. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket. Periksa hasil pemasangan. c. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. Padatkan secara rata. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. ukuran warna yang dipesan. dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. Perhatikan kualitas keramik. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. g. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah. Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. a. d. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. Oleskan air semen. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga. f.

mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. dekoratif. Ukurannya bermacam-macam. Lantai Mozaik 1. memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat. 28mmx28mm. dan segienam. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. Selain pada elemen bangunan. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. Agar tak lepas. Ukuran keping bervariasi. hingga dinding dan lantai kolam renang. Ada yang berbentuk kotak siku. juga 50mmx50mm. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. mozaik terbuat dari porselen. 35mmx35mm. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu.200ºC selama 24 jam. kotak lengkung. 25mmx25mm. Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. mirip benang. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. Pemakaiannya sangat fleksibel. Mozaik memiliki bentuk. back panel dapur. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. mozaik dirangkai di atas jaring benang. Berbentuk kepingan. pelapis saniter. desain. 6. kaolin. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas). lantai kamar mandi.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. dan acak. Ramuan itu dioven pada suhu 2. Jejaring juga memudahkan pemasangan. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. dan warna beragam. Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. dan bahan khusus. Model lainnya berupa kembangan. ada yang 18mmx18mm. Ia menjadi pelapis dinding. bulat.

Mozaik tidak boleh direndam dalam air. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik.sampai ratusan. c. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. d. Lantai Mozaik 2. b. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. Gambar VI-7. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . Oleh sebab itu. mirip dengan color card dari cat. Selain butuh nat tipis. berkisar 2mm-3mm. a. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. tak perlu diguyur dengan air. Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut.

Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. segera bersihkan. hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. tuangkan semen ke bagian belakang batu. potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Jika dibutukan. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. Untuk mengatasinya. 3) Untuk menempelkan batu pada dinding. 5) Setelah seluruh batu terpasang. Hasil Pemasangan Mozaik E. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi. Gambar VI-9. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. Jika dibutuhkan ukuran khusus.Gambar VI-8. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. Jika menghendaki efek batu menyambung. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. Penutup Dinding 1. Setelahnya. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . maka batu tempel perlu dicoating/cat.

batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof.perubahan cuaca. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap. Gambar VI-11. Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Batuan keras macam batu kali dan andesit. Gambar VI-10. Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu. Sebaliknya. Meski terlihat mudah. Minimal setahun sekali. proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 . Coating harus dilakukan secara periodic.

a. sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur.3. Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang. Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. Setelah partisi terbentuk. Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). Pilih material sesuai kebutuhan. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi. d. Tentukan model partisi yang diinginkan. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . diaplikasikan pada 1 sisi. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. c. Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12. b. Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. Gambar VI-13. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut. Potongan samping pelapis dinding 4.

Untuk menyamarkan pintu.e. f. handel dapat dipasang pada satu sisi. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. dinding akan terlihat seperti bukan partisi. Gambar VI-14. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 . yakni bagian dalam. Melalui cara ini. Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar. Langkah terakhir. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan.

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. maka agregat halus harus dicuci. Di dalam beton. Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. Butir agregat halus harus bersifat kekal. 5. 3. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. 1. 4.14-5 mm. baik untuk spesi maupun beton. agregat terdiri dari dua macam. Untuk agregat batuan alam. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. Sebagai bahan adukan. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). Menghasilkan kekuatan besar pada beton. d. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik. c. Menghemat penggunaan semen portland. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Agregat yang baik harus keras. 2. Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton. hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . Dilihat dari asal bahan. Apabila kadar lumpur melampaui 5%. kuat dan ulet. Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. 1. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. b. a. Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering).

krikil/kricak dapat dibedakan atas. pasir dan zat-zat organik. Sebagai bahan adukan beton. Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. berukuran 5-70 mm. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas. c. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai.2. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. seperti zat-zat yang relatif alkali.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. Hal ini disebabkan karena pengaruh air. Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. a. Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). d. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik. Semen portland merupakan bahan bubukan halus. b. maka agregat kasar harus dicuci. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). b. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. a. krikil sungai dan krikil pantai. e. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . c. butirnya sekitar 0. Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Menurut ukurannya. Ukuran butir : 5 . Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang. krikil galian. B. Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal. Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). d. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. debu.

a.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi.Untuk konstruksi bangunan sederhana. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar. Pemanasan harus berjalan secara bertahap. b.5 cm menipis ke tepinya. pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan. 2. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam. (tidak menutup kembali). 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram. a. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. Bila goresan tetap ada. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . b. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur. Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. 1. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

ukuran. papan acuan dari pelat baja. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm. 1. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu. tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. maka permukaan acuan harus licin. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. sampai beton mengeras. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. a. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. Kokoh dan cukup rapat. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. atau pelat baja. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. plywood dan lain sebagainya. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. pelat seng bergelombang. adukan beton yang dicorkan. papan acuan tidak perlu dihaluskan. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. 2. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. Jadi. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. b.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. plywood. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran.

Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. Gambar VIII-1. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Selain kekuatan dan kekakuan acuan. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap. 3. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. d. e. f. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. Kecepatan dan cara pengecoran beton. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. Beban yang harus dipikul. c. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. termasuk beban. d.c. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya. a. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus. b. Bersih dari kotoran serbuk gergaji. horisontal dan beban kejut. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji.

g. maupun plat lantai. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. 3. serong. Batang tulangan yang diprofilkan. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku. e. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan. kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja. ring balok. kecuali diijinkan oleh perencana. c. atau siku-siku. kolom. 2. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. 105 . d.B. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. f. b. Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. Bentuk kait pada tulangan balok. yaitu tulangan untuk sloof.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. kolom. setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat). Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan.

maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan. Gambar VIII-2. sehingga pada waktu acuan sudah siap. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton. Untuk itu. maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai. Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap.mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton. . Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3. Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu). Pada penulangan plat lantai dengan balok.

Setelah selesai. dan krikil. atau tercampur dengan bahan-bahan asing. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen. Untuk pengadukan menggunakan molen. Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume. Pengadukan beton dengan jumlah besar. lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. Selama pengadukan berlangsung. volume adukan. Setelah adukan merata. Secara umum. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. dan nilai slump. jenis dan susunan butir agregat. Pengadukan Beton.C. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. yaitu. d. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. Membuat Adukan Beton Segar 1. Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan. semen. a. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. mengeras sebagian. 2. maka adukan ini 107 b. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. waktu pengadukan minimal 1. b.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. dan air pencampur. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII . d. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. tuangkan air sesuai kebutuhan. semen. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. a. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. c. kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru. Urutan pencampuran adukannya adalah. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. c. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen).

Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. c. 3. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator). Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. Gambar VIII-4. Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut.tidak boleh dipakai pelaksanaan. bambu atau besi. d. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. Untuk pengecoran lantai yang luas. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos. selama proses pengecoran berlangsung. c. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . a. a. Untuk keperluan pemadatan. b. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. d. Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang. Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D. b.

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Harten. Membentuk. 1975. E. Depok: Penebar Swadaya. Heinz Frick. Konstruksi Bangunan Gedung. Setiawan. 1983. Koch. London: Northwood Publications Mistra. Perencanaan Instalasi Listrik. P. Yogyakarta: Kanisius. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. Heinz Frick. Membangun. 2006. Jakarta: Erlangga. Saniter. Sanitation Details. 1980. Jakarta: PT. New York: McGraw-Hill Book Company.Dikmenjur. 2006. H. Panduan Membangun Rumah. Architecture Drafting and Design. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. 1977. Pengembangan Kota Medan. 2005. Yogyakarta: Kanisius. Yogyakarta: Kanisius. Rumah Yang Ekologis. Jakarta: Binacipta. Yogyakarta: Kanisius. 1987. Paul I Wallach. Imelda Akmal Architecture Writer. Perencanaan dan Konstruksi. Van & E.1991. 1988. 1986. Menghuni. Jakarta: Erlangga. Ilmu Bangunan Gedung. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Rumah Sederhana Kebijakan. Petra Widmer. 1995. 1974. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Leslie Woolley. 1997. Malang: PPPGT/VEDC. 1984. Donalde E Hepler. Edward Allen. Konstruksi. Hendarsin. Tend Pembangunan. Konstruksi. Iman Subarkah. Tend Pembangunan. Jakarta: PT. 2007. IK Supribadi. Jakarta: Erlangga. Heinz Frick. Menggambar Bangunan Kayu. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Diraatmadja. Ringkasan Ilmu Bangunan. 1995. 2000. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Membangun. Bandung: Idea Dharma. Heinz Frick. Bandung: Armico. Bandung: Angkasa. Robert.

Jakarta: Dikdasmen. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. 1982. 1997. 2001. Teknik Listrik Instalasi Penerangan.LAMPIRAN A A3 Renggo. Jakarta: Dikdasmen. Tim FT UNY. Suryatmo. 1986.W. Menggambar Teknik Listrik 2. Soegihardjo. 1996. Takeo Morimura. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Jakarta: Pradnya Paramita. Jakarta: Depdikbud. 1984. 1977. dan Ismoyo. Sugiarto. Soufyan M Noerbambang. Supribadi. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Jakarta: Penebar Swadaya. Jakarta: Dikmenjur. 1978. Perspektif untuk Para Arsitek. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Ilmu Bangunan Gedung. Konstruksi Beton Bertulang 1.. 1993. Soetjipto. Schaarwachter. Sudibyo. Ilmu Bangunan Gedung 3. Jakarta: Dikdasmen. Suratman. Memasang Daun Pintu dan Jendela. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. 2007. 1977. 2007. Rita Laksmitasari Rahayu. Soedibyo. F. Menghitung Biaya Membuat Rumah. Jakarta: Abadi. Jakarta: Pradnya Paramita. Singh. Soegihardjo. Ilmu Bangunan Gedung 1. Jakarta: Prima Infosarana Media. 1977. S. Jakarta: Kawan Pustaka. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Takeshi Sato & N. 1993. Jakarta: Erlangga. Robby Setiawan. Rudy Gunawan. Soegihardjo. Yogyakarta: Kanisius. Jakarta: Rineka Cipta. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Surjit. Pengantar Ilmu Bangunan. 1994. Soedibyo. General Electric Drawing. Soedibyo. Jakarta: Dikdasmen. 1986. Bandung: Armico. Ilmu Bangunan Gedung 2. Jakarta.

Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta.co. Melewatkan Liburan di Kota Kembang. TotoMedia.indika. www.com.jkr.2001. www. Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www. Bandung: Angkasa. Konstruksi Batu. Widodo. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. www. Surya Toto Indonesia Tbk.com.fr .mukimits.com. Kuat. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika.karyanet.nl.gufi. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. www. Sketsa Perspektif. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. www. Memasang Kusen Pada Dinding Paangan. www. Kaku. Walker. Akses Tanggal 15 Oktober 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.com.com.mciindonesia. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .procolor. Theodore D.gw. 1989. www. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Jakarta: Dikmenjur.id. Akses Tanggal 10 Oktober 2007. 1990.net.wvansantvoort.tepaksireh.id. www. www. TotoMedia. Jakarta: Surya Toto Indonesia.id .rumah. Wamar. 2007. 1983.masrafa.____________.drymix. Jakarta: PT. Jakarta: Erlangga.indonetwork. www.tripod. 2007.planetmaison. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim.wpkl. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. www.co.sarikayu.co. Zamtinah. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Akses Tanggal 20 Oktober 2007. Liat). Akses Tanggal 17 Oktober 2007.id. Diktat Gambar Teknik.com. 1996.

Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.com.com.sonjaya.com/cat_genteng. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. http://www.id.com.co. Akses Tanggal 27 Oktober 2007. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www.rumahjogja. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.htm.kompas. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.indanapaint.ideaonline. http://www.tentangKAYU.LAMPIRAN A A5 www.com.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful