P. 1
Konstruksi Bangunan

Konstruksi Bangunan

|Views: 327|Likes:
Published by Dody Aryadi
Konstruksi Bangunan
Konstruksi Bangunan

More info:

Published by: Dody Aryadi on May 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2015

pdf

text

original

A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

Tim Penulis ii . Sri Sumarni. Tidak ada gading yang tak retak.Si. Wiyono. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra. M. majalah. dan Surjanto Budiwalujo. Drs. guru SMKN 2 Surakarta. Suhardjono. brosur..Pd. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret.Pd.. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.. S.Pd.. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil. Sutrisno. 3. dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. Chundakus Habsya. MMP.. R. dan diskusi sejawat. M. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini. S. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber.Pd.T. MSA. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini. S.KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan.. Abdul Haris Setyawan. Guntur Siamsono. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret.T. Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta. Drs. Rekan di SMK. baik buku..T... Taufiq Lilo Adi Sucipto.T. M.. M. M. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini. 2. Widodo. Kepala SMK YP 17-1 Madiun.Pd. namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan. Drs.. dan Eko Supri Murtiono. internet.. M. M. Agus Efendi.

.12 1.................................. Menggambar Sketsa .... Gambar Rencana ........................................................16 3.........................................45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU ........................................................................... Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan ............................................... Gambar Potongan .......................6 3......................49 A............ Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu ......................... Komponen RAB dan RKS ............... iii SINOPSIS.............................................................................................................3 D............................................................... Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya ................................................................................................................................................................................... Membaca Gambar Konstruksi ........................................ Menggambar Proyeksi Bangunan ....................................................7 4......................50 BAB IV ................................2 C...............................................46 1.......1 A.....DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ...............5 2...........................46 2.............. Gambar Denah ......... Gambar Tampak ............................................ ii DAFTAR ISI .....................................50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii .........45 A............................... dan Upah Pekerja ...........................8 BAB II.................................. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen .......................................................................................5 1........................................... Membuat Bidang Datar .............................................................................45 B....................... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya ..................................1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA.48 D....22 4................11 A....................viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN .........................................................................................45 1.........................39 BAB III................... Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan .............46 C....................................................... Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga ..................49 B............................................................ Memasang Pondasi Batu Belah .......................................................................12 2....................................11 B........................................................................... Material... Harga Satuan.................................................................. i PENGANTAR ...................... Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi .............36 5.................viii BAB I......... Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan ............... Lokasi .............................................. Membuat Garis Siku-siku ...........................................................................11 MENYUSUN RAB DAB RKS ..........45 2....... Pendahuluan .......................................................49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING.......................................................1 B..................................................... Membuat Daftar Volume Pekerjaan.................................... Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu .....................................

..................93 E.................................................................. Penutup Dinding dengan Gypsum ............... Penutup Dinding dengan Keramik ................................................94 2..........90 5...........................90 4.................................................77 C..................... Dinding Bata Kapur ..............................................55 1..................................... ............................................................................... Kelebihan ubin keramik ........... Memasang Dinding Batu Bata .....................................................................95 3..................99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ...............................................77 FINISHING DINDING ....................77 B............................... Beberapa kekurangan ubin keramik .......................... Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung .54 D..85 A................................ Dinding Partisi...............................................82 G................................................... Mengenal Mozaik .....................................57 4...... Sifat Keramik .................................................... Dinding Bata Hebel Atau Celcon....85 B......51 3...................................................................... Dinding Partisi.................... Lantai Keramik ........................................... Pondasi Langsung .... Memasang Pondasi Batu Belah ...................................................88 2...................90 3...................................................................................................................................................................... Cara Memasang Mozaik .......................55 2...........................70 2.................. Pekerjaan Plesteran...................................................92 D.......................................................................... Dinding Batako .........78 D........................... Aturan Pemasangan ........................... Plesteran dan Acian Bidang Tembok ............................. Penutup Dinding.......................................67 E...............51 2....85 C...............................55 3.................................................... Lantai Mozaik..................................... Memasang Dinding Bangunan ............... Pemasangan Lantai .................... Pemasangan Lantai Keramik .....87 1........................................................................... Plesteran dengan Sawutan .............................99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN.....................96 BAB VII ................................................................................................................70 1............. Jenis Keramik .......................................83 BAB VI ................................ Pondasi Tak Langsung ............................ Cara Sederhana Membuat Jarak Nat ......................................85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING ........................................92 2........................... Pendahuluan................................. Dinding Batu Bata.....................................................................................91 6.........92 1.................................................77 A.....................1...........96 4.................................. Macam Pasangan Batu Bata ...........................................................61 5...............................94 1..... Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias ....52 C.............. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin ....... Plesteran Lantai Semen ....................................81 E.......................73 BAB V .............. Dinding Bangunan ..........

.......................................... Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola .............104 B.........................................................................................................................................................................................................................108 D........... Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ..............................105 3............. Bahan Lantai Kayu ........103 MENGERJAKAN BETON ........................... Perawatan Beton Sehabis Dicor. Pengangkutan ........................................107 3................115 1... ...........111 1...... Pembongkaran Acuan dan Perancah ..............111 LANTAI KAYU.....................................................................116 2................................. Pengadukan Beton................ Kelebihan Lantai Kayu ..................... Melaksanakan Pengecoran Beton ...........................................108 E.................................101 BAB VIII ........................................113 B............112 3............................................................................... Acuan dan Perancah .......................Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ....................................................... Memeriksa Material Semen..................100 1.. Membuat Adukan Beton Segar ..... Pemasangan Lantai Kayu .103 1...................109 1. Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur ........................................... Agregat Halus (Pasir) ..................................................................................................103 A........................................................................111 A........... Bahan Acuan dan Perancah ....................109 2.............. Persyaratan Acuan dan Perancah ....................... Merangkai Baja Tulangan ...100 B...101 2.............. Pemeliharaan Lantai Kayu ................................. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku ...................... Syarat-syarat Pembengkokan ...........107 2.... Parquet (Parket) ........ Parket dari Bahan Kayu Laminate .. Pendahuluan .................................................................................................103 3...............112 2.........................................................109 BAB IX ................... Peralatan Mesin .............. Persyaratan Pengadukan Beton .......... Pendahuluan............................................................................... ..............................116 3.................................................................................................................115 C..............................126 A......................114 1........ Memasang Tulangan/Pembesian .......... Persyaratan ..............117 4............................107 1..................................................99 1.........................................125 PINTU DAN JENDELA ..............................125 A.... .................105 1....114 2........................................... Peralatan Tangan ......118 BAB X .105 C.. Pemotongan dan Pembengkokan.............. Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu...................................................................................... Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v .125 B............... Parket dari Bahan Kayu Engineered........................103 2........................112 4................................... Perencanaan Acuan ............................................105 2......................99 2................... Melaksanakan Perawatan Beton ................ Parket dari Bahan Kayu Solid .....................................................................................

........ Jenis-Jenis Kusen Jendela .......................141 H... Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda .............................139 1.............. Penutup Plafon ...................................................................135 F.............................................................................................................................................................................................................................................................................................130 1...........................................................169 A.......................130 2...................180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .................................................................................................................................. Pemasangan Kaca ................................................... Jenis-Jenis Kusen Pintu .....................................178 3................................................... Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda...........126 D.............................175 B..... Bagian-Bagian Atap......................................139 2......... Rangka Plafon .......................................172 4........................143 BAB XI .......145 2................................................... Dinding Kayu .......... Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur)........................................ Memasang Daun Jendela ...........................165 BAB XII .145 1...........................................................160 4.............169 2..........156 B............................................ Jenis Pintu ....................................................................... Jenis Pintu dan Jendela..............................157 1......................... Pendahuluan................................132 3................................................... Pendahuluan....................149 4........................................ Bentuk-bentuk Atap ............................138 G................136 1...173 5..........................................................................169 DINDING KAYU DAN PLAFON...... Dinding Kayu Batang Tegak .........152 6................................................................................... Dinding Kayu Batang Miring .......... Kusen Pintu dan Jendela .................................126 1.. Memasang Daun Pintu ...... Pemasangan Kusen ..............................................145 KUDA-KUDA DAN ATAP......................................... Kuda-Kuda dalam Penerapan .126 2....................................128 E. Pendahuluan..............157 2......... Jenis Jendela .........................................................................172 3...... Tipe Kuda-kuda ......................................158 3....................... Atap ...................136 2..........155 7..........145 A........................... Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material ............................................... Dinding Kayu Batang Melintang .............................................................. Kuda-Kuda ......................... Bagian-Bagian Kusen........................... Pemasangan Kusen Pintu .......... Pemasangan Daun Pintu dan Jendela .....................................177 2...C... Dinding Kayu Batang Tersusun .......................................................145 3.......................................................................177 1...............................150 5........................................................... Fungsi ......169 1.... Kuda-Kuda Sistem Knock Down ......................................................................... Dasar Konstruksi Kuda-Kuda ........................ Pemasangan Kusen Jendela ....................................... PLAFON ...........

......192 BAB XIV................................ Talang Horizontal ..................................................... Pompa listrik ........193 INSTALASI PIPA PVC....208 1..... Alat Penyambung .............................. Pengecatan Plafon ........................209 2...............182 BAB XIII ....................190 G................................................... Pekerjaan Pengecatan ................................194 3................. Tangki Air dari Polyethylene ........ Bak Kontrol ................... DRAINASE ..................................................................... Drainase Permukaan Tanah ......................207 B.......................................................................................................................... Pemberian Cat Dasar ................................................................................................................................................... Tangki Air dari Alumunium ......................................................188 D.......................................................................185 A........196 2.......210 1.............................. Tangki Air ...................... Pompa Air ............................... Pengecatan Dinding ..185 PENGECATAN ..........214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ............................................210 C..........................................................................................................185 B..............................207 A...........209 3.................................................... Talang Vertikal ...........................................................................196 1..............207 POMPA AIR DAN DRAINASE.................................................. Lubang Talang (Roof Drain) ..........213 5.....193 A.194 2............................ Cara Penyambungan ................207 2....195 B.............................211 3............ Pemberian Cat Akhir ............................ Plafon Dengan Isolasi ..............................186 C..................................................................................... Penyambungan Pipa ................ Langkah Pengecatan ......................................................................201 BAB XV.............. Jaringan Penyediaan Air Bersih ....................................................................... Keberhasilan Pengecatan ..............187 3................................190 F.4...........................................................................................................................................193 1............................................188 E........................ Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan .................................... Pengecatan Kayu ..................................................................................................................210 2.187 1........212 4................................... Pengecatan Besi ............................. Tangki Air di Atas Dak Beton ................207 1.................................................187 2........................................................................... Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan ............................................... Sistem Perpipaan . Pengecatan Ulang ...... Pengecatan Genteng ....................................................................191 H.................................................................. Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor .....

pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. ring balok. tangga. finishing dinding. sloof. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. dan finalisasi. uji coba keterbacaan. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip. penulisan. lantai. kosen pintu dan jendela. pasangan dinding. dan instalasi listrik. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. Inventarisasi bahan penulisan. yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. penentuan judul buku. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. sanitair dan rioolering. dimulai dari dasar perencanaan. uitzet dan bouwplank. atap. kolom. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . pondasi. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. penyempurnaan. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung. Selain itu. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. kuda-kuda. brosur. plafon. informasi. majalah.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu. internet. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. diskusi.

potongan memanjang. 2. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). samping kiri. Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. tampak depan. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. potongan melintang. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. gambar denah. gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. dan kanan dengan skala yang benar. Hal tersebut disebabkan. 1. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). yaitu. dan tampak secara proyeksi perspektif. karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas. potongan. akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak).BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang.

Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. dan tampak. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan. Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. potongan. yaitu penggaris. maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan. Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. potongan.Gambar I-1. dan tampak.

3. kolom. Gambar pondasi. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. dan ring balok). Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. Gambar penulangan beton (sloof. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 .Gambar I-2. Gambar dinding dan plesteran. Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. 1. Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan. 2.

5. 6. Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar kuda-kuda dan atap. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4. Gambar Kerja Hubungan Sloof. dan Ring balok Gambar I-5. Gambar Instalasi air dan plumbing.4. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja. 7. Kolom. 8. dan Gambar instalasi listrik. Gambar plafon.

Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”. notasi-notasi ketinggian lantai . pada gambar denah memuat batas-batas ruang. Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan.00). Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. arah dari membukanya pintu/jendela. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0. gambar denah. Oleh sebab itu. 1.D. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas. dan gambar tampak. Gambar I-6. baik dari segi hubungan maupun fungsinya. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 . gambar potongan.

2. Gambar I-7. Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya. Gambar Potongan Melintang Gambar I-8. seperti bagian-bagian mekanikal. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut. plumbing dan sebagainya. Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun).

Gambar I-9. dan belakang. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. yaitu tampak muka. Gambar tampak harus memperlihatkan. Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). Karakter dari bangunan itu sendiri. samping kanan. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. b. samping kiri. a. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 .Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. 3. c. sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya.

Gambar Tampak Belakang 4. Gambar Rencana Gambar denah. keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. potongan.Gambar I-11. Selain itu. Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan. 8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .Gambar I-13.

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

rumah sedang. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana. Pendahuluan Membangun rumah. kebutuhan bahan. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A. waktu pengerjaan (pelaksanaan). 4. kebutuhan tenaga. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui. karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan. dan jenis pekerjaan. maupun rumah mewah. bahan bangunan. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. harga bahan. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. Untuk itu. pengendalian. 2. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . kebutuhan bahan. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. upah pekerja. baik rumah sederhana. Dalam konstruksi bangunan gedung. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. 5. dan rencana serta syarat-syarat kerja. 3. baik jumlah biaya pembuatannya. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. 1. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. volume pekerjaan. Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli.

3. dan upah pekerja. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. unit. Untuk memperjelas setiap komponen tersebut. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. 5. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. luas (m2). B. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. 1. tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda. isi (m3). dan 6. maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. Perhitungan volume pekerjaan. buah (bh). Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. lum sum (Ls). harga satuan bahan. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. Membuat daftar volume pekerjaan. 4. Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan. 2. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1. Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. Membuat daftar analisis satuan pekerjaan.

1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 . Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.syarat-syaratnya. GALIAN. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. biaya. 1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. 1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan. 1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.

ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. PINTU.

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

dan daftar upah pekerja. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .30 4.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan. Harga Satuan.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2. a.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2. Membuat Daftar Volume Pekerjaan. GALIAN. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200.00 58. daftar harga satuan bahan.10 6. komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.60 25.00 54. biaya. dan pelaksanaan pembangunan.20 5.

1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37.50 58.00 220.14 10.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 . 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1. tebal 5 cm 29.12 0.00 4 96.1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan.15 5.00 19.10 0.72 269.62 2.00 0.41 3. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi.48 539. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.34 2.95 2.21 0.50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.57 1.17 38.17 0.40 1.00 17.18 0.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20.25 12.29 0.00 6. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.

00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.90 5.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.12 0.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.50 3.00 22. PINTU.00 11.60 2.00 11.50 19.00 8.00 45.00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm.00 11.85 1.00 86.60 2.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 2.16 33.00 131.13 6.66 2.00 8. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 2.00 27.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 11.00 1 37.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

000.00 715.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.00 55.000.00 440.000. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.000.010 0.00 350.00 175.000. Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.00 32.000.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan.500.00 29. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.00 915.PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0. Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.000.00 200. c.000.00 30.00 30.500.00 29.00 275.00 28.000.00 31.000.00 22.00 175.00 900.000 27.000.020 1.00 200.00 30.00 27.500.000.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci.00 200.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.000.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

00 29.000.00 1 3.000.500.00 20.00 2.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.563.160 0.20 12.108 0.153.00 110.500.008 350.00 29.019 0.00 32.3 org org org org 0.021 33.00 7.166.00 2..062.00 sak m^ org org org org 0.00 3.000.00 22.00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.20 51.00 51.716.00 5.000.500.021 0.00 3.321 0.500.00 609.000.908.00 256.000.00 672.00 4.000 0.286 0.00 5.090.400.00 5.015 0.00 22.00 24.885.00 13.700.00 19.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .458.00 435.3 org org org org 70.708.019 0.380.500.000.20 11.683.00 20.021 33.214 0.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .618.000.PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .500.00 27.000.00 6.360.286 0.292.00 609.900.292.00 29.214 0.00 19. .00 27.090.000.00 110.00 7.00 672.450.00 22.500.00 6.200.00 5.00 8.00 27.00 6.259 0.00 39.458.00 33.058 0.000.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .000.160 0.00 32.021 0.885.

00 6.018 30.000.725.00 30.476.030 0.030 0.215.200.00 78.00 39.500.000.075 0.038.500.010 0.00 29.000.300.100.00 1.010 0.000.360.037 0.114.00 4.300.00 22.00 6.175.114.038.114.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.00 17.00 31.000.00 m2 sak rr.030 0.00 29.160 0.500.300.160 0.00 576.312.300.013 0.00 22.00 22.073.00 78.187 0.LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .018 22.50 2.000.000.013.000.000.50 56.500.00 4.00 39.00 576.000.00 110.00 29.500.00 22.000.250.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 27.50 56.00 10.360.013 0.00 27.00 33.00 27.000.500.177.00 3.300 0.00 78.051.00 5.00 33.037 0.250.00 53.00 3.463.300.000.375 0.00 14.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .300 0.500.187 0.00 3.00 32.00 110.187 0.073.00 45.00 32.00 8.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .010 0.00 8.00 14.160 0.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.00 5.00 576.013 0.00 32.00 33.360.000.00 1 .000.018 30.00 45.3 kg org org org org 1.00 4.00 30.500.013.00 110.00 5.00 53.000.00 6.000.

000 5.00 25.00 7.150 0.035.700.000.00 28.500.00 60.00 22.00 30.250 0.00 300.500.000.000.000.00 32.004 2.00 kg org org org org 66.010 0.000.00 11.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .968.500.00 m3 m 1 0.000.020 0.000.000.300.540.920.00 142.00 12.000.00 25.008.00 3.600.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .00 2.00 1.200.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .00 20.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 46.275.3 1.00 30.400 1.00 32.900.000.100 0.010 0.00 22.700.00 8.00 281.00 30.400.007 0.000.000.00 22.00 1.800.00 32.040.015 0.00 4.000.000.980.00 5.800.400.00 41.300.00 16.005 1.00 8.000.800.000.017 4.000.00 2.100 0.435.400.00 17.700.026.000.000 0.00 600.200 0.00 19.240.00 128.000.3 0.000.00 165.00 30.200.00 12.00 2.00 49.800.000.00 1.400.320.070 0.800 3.000 0.00 28.00 49.LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.00 2.307.00 160.500.00 800.100 5.00 8.000 2.307.150 0.000.00 kg org org org org rr.000.000.00 8.00 28.250 19.00 3.000.00 8.00 2.

00 750.715.722.120 0.00 28.00 4.010 0.300.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 19.000.640.060 0.00 15.00 2.000.00 28.000.955.000.00 11.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .400 0.715.700.00 58.015 0.150 0.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .450.000 0.100 0.00 22.045.006 2.250 0.00 12.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .00 500.006 0.00 16.00 20.400.700.00 4.00 29.00 3.00 11.00 22.00 30.200 0.150 0.000.710.00 22.500.000.100.00 33.500.700.00 750.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.000.300.00 32.200.722.000.00 30.500.300.00 290.00 15.00 23.025 19.00 192.265.400 0.000.355.00 110.130 0.00 43.00 53.00 11.00 500.920.00 30.025 22.450.000.00 26.00 TOTAL Rp 1.500.00 3.000.000.00 43.400.00 9.00 bh org org org org 11.00 3.000.00 58.000 0.00 58.265.000.00 27.00 43.210 1.000.000.0 0 m1 kg rr.150 0.00 58.00 165.3 m^ org org org 1.000.000.900.000.00 26.00 28.500.090.00 180.00 53.010 4.000.00 5.000 0.500.00 3.00 ^2.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .00 22.000.00 1.

400.000.000 0.350.187 0.00 12.00 2 m3 kg org org org org 1.000 9.110.960.037 0.007 0.00 22.00 21.677.00 5.012 0.000.200 5.000.220 0.800 3.000.225 0. 00 0 00 2.00 22.114.00 16.047 41.00 14.00 8.00 22.00 32.000.500.800. 00 30.00 11.00 30.600.000.650 2.000.00 2206.50 1.634.000.00 32.000.00 4.0 2.00 3.000.000 3.00 22.500.000.500 1 .800.000.00 1.000.50 47.50 47.916.150 0.00 2.00 28.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .160.500.00 320.00 1.000.00 66.00 220.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.00 46. 00 8.350 0.600.977.000.0 0 90.020 0.300.000.00 1.00 6.400.00 Ibr bh org org org org 0.750 0.500.634.000.500.008 m3 m 3 0.034.50 240.000.50 26.000 0.008 0.00 400.000.00 30.900.00 500.00 19.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .760.00 28.00 11.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 800.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .000.300.137. 428.50 25.00 30.800.000.000.000.00 32.010 1 .00 256.00 28.900.956.412.00 20.00 375.00 2.075 0.500.00 35.900.

760.00 28.030 4.500 4.00 7.00 832.700 0.250.000.800.400. 00 1 m2 .500.800.400.000.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .000.0 0 0 3.750.320.00 59.000 15.00 3.00 14.000.500 2.00 41.945.0 3.00 28.00 64.357.3 m2 m? kg m1 org 0.000.00 96.787.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr.0 0 81.000.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .329.00 7.010 0.220.000.50 19.000.500.000 2.000.00 91.657 0.00 m3 kg kg org org org org 1.000.026 2.00 16.000.000.200.00 7.00 59.600.260 0.00 441.000.397.000.000.000.00 1.00 13.00 95.000.00 91.750.800.657 1. 00 37.00 29.983.00 30.00 8.00 22.00 37.320.0 0 0.983.00 32.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .000.113 0.00 32.00 74.000.000.00 37. 00 Dibulatkan 228.000.00 TOTAL Rp 4.000.000.050 4.595.00 22.000.500.000.00 29.000.00 37.100 1.250.00 626. 000 88.300.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 22.600 0.00 30.003 28.50 300.020 0.787.932.00 32.50 19.600 2.000.00 3.000.000 0.000 0.00 70.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.500 3.018 0.110.00 3.00 228.00 1.00 46.00 30.650.750.400 2.00 org org org org 132.300.850.100 0.00 20.00 8.000.100.

275.348.140 0.000.00 29.200 0.00 53.000.00 4.000.600.000.275.000.00 28.500.00 28.00 39.500.600.550.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .900.000.00 32.00 71.0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.00 11.590.00 m3 kg m' org org org org 0.800.000 0.00 7.000.020 2.150 7.000.00 22.600.0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.00 1.320.250.000.00 260.00 4.500.00 34.00 82.00 57.00 bh org 1.0 0 260.200.045.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .250.00 11.0 0 114.030 4.00 96.00 14.00 39.500.250.300 1.00 82.00 71.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .200.000 0.300.250.00 448.00 30.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.017 0.697.00 6.00 640.500.400 0.00 28.000.014 28.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .250.000 0.00 57.110.00 114.00 7.040.00 3.000 0.300.000.500.000.00 14.00 7.00 45.00 bh org 1.250.00 30.000.250.500 82.00 37.120 0.00 4.500.500.440.000.775.00 28.00 96.00 14.00 206.00 69.500 57.00 32.00 14.

000 0.00 30.000.300.010 2.00 70.000.100 75.400.000.300.900.00 5.300.00 47.00 75.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .500.00 20.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.400.070 0.000.275.000.700.00 2.200.500.00 8.0 0 105.00 5.00 28.000.575.00 28.00 3.900.500.00 28.300.00 177.00 4.00 32.575.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.00 70.200.00 28.00 22.0 0 0 177.PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.00 5.000.00 30.625.000 1.850.0 0 78.875.00 8.500.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .0 72.0 0 1 m2 .150 64.400.055.00 3.00 2.000.00 54.00 m2 org org 1.000.0 0 13.0 0 77.00 m2 org org 1.000.200 8.00 47.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .700.00 22.00 7.275.150 0.00 3.000.030.000 0.000.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .000.300.850.0 0 7.700.750 0.150 0.150 43.300.100 0.0 0 bh org 1.00 46.00 7.100 0.00 29.00 4.00 22.975.00 7.000.0 0 54.00 5.355.000.100 0.00 27.100 5.00 2.850.500.00 13.000.700.000.

182 10.00 75.00 4.00 46.000 1.000.00 1.500 0.00 70.000 1.010 0.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.000.000 0.320.900.00 rr.000.00 1.050 9.0 0 10.160 70.000.0 0 32.104 0.3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.00 29.00 24.700.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.00 bh org org org org 1.000.500 0.000.000 00 5.000.00 1.000.300.280.00 22.500 0.000 .00 27.00 32.720.375 5.00 142.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .00 22.125 0.00 5.150 0.000.00 34.499.00 30.00 16.000.00 41.00 8.000.00 570.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .00 142.00 22.000.750.50 300.000.300 5.000.000.5 m x 1.00 2.000 1.350.00 54.00 120.000.499.800.551.000.320 00 3.0 0 3.00 1.00 1.175 0.499.400 1.000.00 70.737.00 180.500.000.300.500.000.000.500 0.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.00 5.00 2.300.00 21.120.0 0 130.214 2.250 15.00 172.100.050.50 5.00 500.00 210.000.300.000.620.720.288.00 126.350.095.762.000.600 10.00 72.00 1.PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.250.0 0 3.00 1.400 3.170.00 28.00 5.160 0.00 73.000.

00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.800.00 14.00 8.00 1.000. Departemen Pekerjaan Umum.000.00 210.500.019 0.00 930.50 15. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.00 1.00 4.00 13.000.500 0.000.636.00 9.00 32.00 30.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.947.000.400 0.007 10.00 2.083 0.00 22.00 22.00 800.00 31.280.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 1.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.00 4.000.00 31.00 2.00 208.500.000.500.094.150 0.490.130 0.00 4.376.700.000.400.195 0.000.400. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .00 9.00 11.50 15.800.000.000.00 7.00 913.00 1.300 0.050 0.00 21.160 0.000.00 375. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.000.000.010 11.030 0.500.000.500.50 589.150.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 208.000.00 32.167 0.860.000.200 0.200 0.00 24.000.837.00 1.00 2.019 0.00 589.010 1.740.007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.00 5.000.100.500.00 9.604.00 32.00 5.00 24.000 0.00 975.200 0.00 6.00 30.00 13.00 320.00 2.00 24.000.00 TOTAL Rp 8.

1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.100.00 2. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.772.882.407.00 348.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.737. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr.200.00 93.4.040.00 5.200.000.920. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.500.900.894.00 5. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.650.100.066.150. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.00 60.200.900.000.000.750.600.00 19.00 2.00 20.900. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.00 20. yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini.00 10.00 75.00 93.700.600.00 1. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.486.00 325. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.00 3.00 3.300.900.480.100. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.00 53.00 25.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.00 56.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .062.736.00 45.00 2.00 60.200.00 51.00 56. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.200.100.00 4.00 20.00 3.

00 25.000.00 71.00 47.000.00 350.000.000.900.300.400.900.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.500.000.00 54.00 114.00 49.000.00 228.00 7.300.00 50.900.00 37.700.500.00 228.000.600.00 50.000.700.983.000.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .00 13.00 26.634.00 25.00 2.00 3.00 2.700.307.00 2.00 16.600.00 78.00 2.700.700.00 2.634.000.900.00 177.000.00 96.307.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.00 2.400.700.800.700.00 260.307.00 26.00 15.00 10.900.00 11.800.700.00 2.000.00 58. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.250.00 53.00 7.300.000.300.700.00 142.000.00 58.00 19.307.

00 150.00 4.500.000.300.00 175.000.499.000.000.00 3.00 15.000.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.00 3.00 24.00 20.00 2.00 13.00 2.00 45.000.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 3.00 24.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.500.000.000.00 8.00 225.400.000.000.000.00 25.800.500.00 175.00 2.500.00 24.00 200.00 32.000.00 55.000.00 105.500.500.300.00 105.000.00 250.000.000.500.00 55.000.00 24.00 15.000.000.000.00 200.00 225.100.00 10.

00 19.300.00 3.20 5. tebal 5 cm 29.17 0.936.600.00 2.00 JUMLAH II 9.20 8.14 10.726.480.00 60.040. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.900. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.524.271.200.00 556.00 3.00 1 87.000.736.222.00 128.019.920.15 5.360.00 20.087.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.128.00 434.486.200.00 75.772.200. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi. seperti tabel berikut.29 0.737.20 10.00 2.00 214.150.321.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37.882.00 5.41 3.95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.090.900.00 2.60 319.00 8.00 603.62 2.5.000.600.637.00 93.00 393.600.00 JUMLAH 1 180.00 58.72 269.844.351. GALIAN.00 10.538.57 1. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.500.00 1.40 1.130.978.00 13.50 58.000.18 0.00 93.270.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .00 54.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 .00 3.00 2. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.21 0. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.769.30 4.34 2.434.955.744.00 32.920.00 51.00 5.894.122.60 25.00 20. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.225.48 539.100.075.580.00 20.407.022.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60.010.120.346.488.00 348.062.700.750.00 3.581.95 2. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.076.12 613.100.00 97.940.900.00 1.232.00 4.066.900.650.00 10.100.00 41.50 2.00 1 .10 6.12 0.00 438.

000.00 26.250.00 993.188.00 224.307.00 7. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.307.00 45.00 27.084.274.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.000.000.00 JUMLAH IV 5.700.00 27.000.00 26.00 53.00 220.50 3.00 1.00 230.00 2.700.00 1.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.00 137.50 220.00 392.027.000.750.700.900.400.00 10.00 2.982.00 JUMLAHV 316.309.00 960.700.700.00 507.567.700.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.600.00 342.00 131.500.800.900.550.00 28.592.000.00 950.12 0.904.40 1.00 2.000.307.00 10.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.868.00 215.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.00 58.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.000.00 318.00 5.050.00 96.00 JUMLAH HARGA Rp 312.000.000.780.230.00 53.00 2.00 2.00 49.250.13 6.00 17.00 JUMLAHVI 6.000.00 15.770.00 2.712.00 4.00 19.00 m3 m 3 2.500.200.700.067.00 m3 m m 3 1 2.874.00 10.00 7.000.100.00 3.17 38.00 381.00 56.00 86.634.307.800.00 6.00 rr.141.900.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 58.50 19.250.000.600.000.00 25.900.500.00 19.700.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.307.200.500.700.600.00 1.634.00 56.00 2.431.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.10 0.537.

983.00 935.640.300.00 2.00 JUMLAH IX 354.00 22.00 37.00 1.000.00 150.00 8.00 11.00 30.00 2.000.000.00 11.00 30.00 4.700.000.00 200.000.292.000.00 1 76.00 100.000.00 75.500.00 2.800.000.000.00 75.00 230.00 78.000.300.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.136.00 700.50 2.723.00 173.740.95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.00 7.00 2.00 2.66 2.000.000.400.00 200.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 150.00 m1 bh bh m 1 2.178.270.00 11.00 3.00 1.00 110.800.00 11.00 1.648.00 228.000.000.500.00 225.600.00 10. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.500.723.300.100.800.00 50.000.00 200.000.000.00 150.00 11.800.00 25.600.00 228.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.230.00 260.16 33.50000 JUMLAHVII 3.00 1.00 100.280.60 2.500.00 71.00 114.00 JUMLAHVIII 866.000.00 32.00 8.00 7.00 4.60 2.000.300.200.00 285.00 4.00 754.000.00 13.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.00 11.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .700.900.00 3.900.00 142.00 531.00 50.00 350.000.00 2.00 45.000.00 3.640.00 14.900.00 16.00 54.200.00 25.500.00 25.300.400.00 2.000.000.00 1.500.000.90 5.700.00 10.00 2.00 142.00 1.386.00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33.00 3.237.00 3.000.000.000.800.000. PINTU.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.700.85 1.00 225.00 142.00 1.

Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.00 24.000.20 35.00 3.00 32.140.000.00 JUMLAH XII 7.000.00 24.000.500.000.000.000.500.000.000.00 20.00 1.050.000.892.000.499.000.00 2.00 875.000.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 Ls 500.00 240. maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 5 6 1.685.00 10.00 3.00 1.000.000.000.00 245.300.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.00 12.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.500.000.00 1.00 b.00 1.100.072.00 8.52 10.000.500.00 6.00 4.499.000.00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.00 1.00 5.300.400.00 1.00 3.00 15.00 30.00 32.00 880.000.000.000.50 2.000.400.00 16.00 JUMLAH XI 175.00 JUMLAH X 60.000.000.00 1.740.00 500.100.500.000.00 7.000.00 845.00 175.00 m^ m2 m2 m 2 13.500.00 1.00 1 .900.00 1.205.00 15.00 24.500.00 55.208.000.000.00 200.72 34.600. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.00 200.00 165.500.00 15.000.000.00 24.00 1.00 25.000.00 105.00 131.00 372.181.000.000.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.00 33.00 1.000.00 JUMLAH XIII 500.00 175. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.00 12.980.00 25.978.00 875.00 55.

592.764.712.000.844.Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN.200.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH.00 7.00 160.02 160.324.181.487.00 41.208.00 7.750.685. samping.02 28.00 6.000.904. PINTU.053.900.00 10.487. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.270. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.980. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.050. dan belakang.723.581.00 500.00 2.00 12.982.000. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .084.00 11.00 27.022.640.00 1.360.700.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. dan e. Batu pecah/kali b. Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. cangkul. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. Bahan adukan (pasir dan semen). meteran) c. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat. 2. patok dan papan. Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a. Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. back hoe dan lain-lain. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. b. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. a. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan. biasanya ada pohon yang perlu ditebang. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. palu) d. Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. andaikan dekat dengan rumah tinggal. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman. c. Peralatan kerja (sendok spesi.

cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. Gambar III-1. 1. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan. Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran. yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat. namun untuk bangunan yang berukuran besar. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat. 2. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan.B. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. dan akan membentuk bidang segi empat. d. maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD). B D A C Gambar III-3.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. e. b. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD). c. Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 . dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang.

Berjarak cukup dari rencana galian. Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas. Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar. pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). 3. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain. sedang untuk bangunan kecil. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang. 5. 4. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah. Gambar III-4. 2. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan.C.

sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku. Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok. maka sambungan papan harus menggunakan klem. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . Gambar III-6. karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas). Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0.00 sebagai duga lantai. Gambar III-7. Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok.Gambar III-5. Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok.

5. Dengan cara yang sama. pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). 2. Sambungan Papan diantara Patok D. Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0.Gambar III-8. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank. Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9. Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. 3. 4. 6. Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut.

BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. kapur hidrasi. dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . Proses pengairan. Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. Agar mudah. Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. dan air. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. adukan dibuat tanpa semen portland. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida). biasanya dilakukan di pabrik. Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. digiling. yang mendukungan penuh satu sama lain. dan dikemas untuk dikirim. agregat (pasir). adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus.

Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah. Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah). sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya. Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4. baik bergerak ke samping.15 mm . Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 3. ke bawah (turun) atau terguling. seperti keadaan air tanah dan lain-lain. selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. Pasir merupakan bahan adukan. 4.Semen merah adalah hasil penghancuran bata.15 mm .5 mm. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci. 2. semen merah merupakan bahan tambah hidrolik. B. 5. 2. Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya. Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan. berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim.5 mm). berbentuk tajam. Harus keras. minyak dan sebagainya. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas. 3. Tidak boleh mengandung bahan organik. Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. 6. garam. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung.

pondasi plat kaki. 1. Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung. sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. dan pondasi balok sloof. Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. pondasi batu bata. pondasi beton bertulang. pondasi pias. Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. 2. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. batu bata dan beton tumbuk.Gambar IV-1. Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya.

diantaranya pondasi umpak. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar.dukung besar cukup dalam. sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. pondasi sumuran. 3. Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . gabungan pondasi plat kaki dan umpak. Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh. Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh. berukuran ± 25 cm. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. dan pondasi tiang pancang. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. bersih dari segala kotoran. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung. Sebelum dipasang. Gambar IV-2. Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. pondasi tiang straus. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah.

Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air. Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. Gambar IV-3. yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 .

pagar pembatas tanah dan lain sebagainya. blok beton ini juga berlubang. Harganya lebih mahal dari pada bata merah. terbuat dari pasir silika. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai. Batu bata (bata merah). 4. Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. 3. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Batako dan blok beton. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. Bata celcon atau hebel. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Bata cetak/bata kapur. Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5. Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan.Gambar IV-4. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1. Blok beton. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. Dinding Partisi. 5.pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm. 2. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. sama juga dengan bataco.

Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . Harganya sangat murah. pagar pembatas tanah. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen.bata yang berlubang-lubang. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur.5 x 4. Campuran bahan : tras + kapur c. perumahan rakyat.5 cm.macam tipe campuran antara lain: a. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm.5 x 5.5 m. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. D.8 cm sampai 24 x 11. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc. Memasang Dinding Bangunan 1. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2. Gambar IV-6. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu. b. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi. atau rumah sederhana. Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10. Macam-. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir.

Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah. cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar.5 m2. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. apartemen. Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester. bahannya tahan api dan air serta kedap suara. bisa saja kurang dari 11. Pemesanan tidak dilakukan secara unit.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang. Gambar IV-7. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah. Selain itu. hotel.5 m2 bila ketebalannya lebih besar. Bahannya terbuat dari pasir silika. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding. melainkan dalam ukuran 1 m3. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .10 cm x 19 cm x 59 cm. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel. Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji.

Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 . Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10. Proses Pembuatan Bata Hebel 3.Gambar IV-8. Bata Hebel Buatan Xella. Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9.

dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. 12 mm. yaitu 122 cm x 244 cm. untuk luar dan dalam. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm. Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. 9 mm. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). 6 mm. dinding partisi dapat diabaikan. Dari segi beban terhadap bangunan.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar.Akustik Optimal. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0. Bila dana terbatas. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis.satu dan yang lain. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. terutama di perkantoran. Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. Gambar IV-11. dan 15 mm. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan.

Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 . Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna. Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real.Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan. Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Gambar IV-12.

Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal.Gambar IV-13. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0.55mm Gambar IV-14.

Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. perataan dapat dimulai. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. maka kadar air adukan tersebut kurang. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. dinding batako tidak perlu diplester. Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya. juga dengan sedikit semen portland. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. cara-cara pembuatan. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. Gambar IV-15. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. dan jika kualitas batu batako baik. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari.4. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. bahannya dari tras dan kapur. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi.

Keterangan: a. panjang 40 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. Panjang 40 cm. tidak berlubang. panjang 40 cm. e. tinggi 20 cm. Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. Panjang 40 cm. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. berlubang. tidak berlubang. lebar 10 cm. panjang 40 cm. Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . lebar 10 cm. tinggi 20 cm. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a. panjang 40 cm. lebar 8 cm. lebar 20 cm. tinggi 20 cm. berlubang. b. c. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. tinggi 20 cm. lebar 10 cm. untuk dinding luar. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. lebar 20 cm. berlubang. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. Gambar IV-16. serta tidak boleh direndam air d. Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis. tinggi 20 cm. berlubang. tinggi 20 cm. d. batu khusus untuk dinding pengisi f.

Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing. Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako.Gambar IV-17. Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang. sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. maka digunakan angker besi beton 3/8". Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18. Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 .

batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan. tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat.Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang. Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. atau. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. seperti yang ditunjukkan di sini.

(i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat. Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf.Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e. Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. (h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 .f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus.

Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. 66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. (I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi. tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup. dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. dan disebariskan hanya dengan tali-sipat.

Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 . Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. Hasil batu merah yang baik bakarannya. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. digunakan kotoran kerbau. dipergunakan untuk melunakkan tanah.5. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. dan permukaan batu merah akan cukup kasar. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. persentase hasil pembakaran lebih banyak. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. kuda dan Iain-lain. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat). 4) Air. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. Kalau yang dibakar sedikit saja. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. fungsinya untuk pencetakan batu merah. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. bisa juga digunakan cetakan dari baja. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. 2) Sekam padi. waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang.

batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering. Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. Setelah selesai proses pembuatan. Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan. Gambar IV-20.batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. Bila tidak ada gudang.

Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya. yang membuatnya menjadi tidak menarik. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. Setelah mendingin. bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. bata yang seperti ini akan dibuang. bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos. menyalakan api di bawah jajaran tersebut. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 . Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang. Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. Gambar IV-22.

tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. lebar 110 mm. untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1. E. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jika dibedakan pengaturannya. ada beberapa kemungkinan. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%. yaitu : Gambar IV-23. lebar 115 mm. Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis.5 cm Gambar IV-24. dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. harus bersilang. seperti terlihat pada gambar berikut. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm. Memasang Dinding Batu Bata 1.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11.5 cm. Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil. Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban.

dan aturan batu Gothik (vlaams). Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 . aturan batu menyilang Gambar IV-27. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26. aturan batu Belanda Gambar IV-28.Gambar IV-25. Gambar IV-29.

untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12.00 m. sehingga dapat diatur seragam.Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air. Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal.00 m2. Dengan sendok adukan. Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. dan pada jarak 3. Karena itu. mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. pertemuan dan persilangan dinding. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11.

2. Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a. Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Macam Pasangan Batu Bata a. b.

Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d.c. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . d. Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c. e.

g. Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f. Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g.f. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 .

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci). Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. sebelum plesteran dimulai. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental.BAB V FINISHING DINDING A. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi. Sedangkan untuk bagian beton bertulang. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. B. adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. debu atau kotoran-kotoran lain. agar tembok itu lebih rapi dan indah. Setelah seluruh dinding diplester. Setelah dinding terpasang sampai atas. Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan. plesteran akan terlihat retak-retak kecil. Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding. Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Pekerjaan Plesteran. yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding.

Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. Setelah lapis ini betul-betul kering. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol . Jarak benang dari sisi tembok 1. bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a. f.C. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. Pada pekerjaan mengaci. sebagai standar tebal plester. c. b.5 cm. Bahan adukan plester seperti pasir. c. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir. 4. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis. b. Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1. d. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. ini disebut mengaci. Pelaksanaan Memplester Tembok: a. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. i. benang dapat dilepas. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang. h. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . c. untuk merentangkan benang. 2. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali. e. b.00 meter. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1. d. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). Setelah ini selesai. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum).± 3 cm dari bidang tembok. g. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. Tembok yang akan diplester harus datar. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata.

untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. harus dibasahi dengan air tawar. Sebelum pekerjaan acian dimulai. d. Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut. dinding harus diamplas terlebih dahulu.5 em. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek. Setelah terjadi pengeringan.a. e. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci. Pekerjaan Plesteran 5. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. Gambar V-1. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering. 1 sampai 9. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. c. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 . Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. pada waktu akan dilakukan pengecatan. Setelah proses pengacian selesai. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no. Selain itu. b.

Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar). Selain itu. Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Gambar V-2. Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. Pekerjaan Acian Gambar V-3. Bila dibuat kental. lebih boros pemakaian bahannya. pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian.serta banyak memakai kertas amplas. Jadi.

plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan. untuk bidang sudut tembok. Gambar V-5. bila dinding lengkung tidak rata. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok. Hasil Plesteran dan Acian D. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus.Gambar V-4. Untuk bidang lengkung. Yang perlu diperhatikan adalah. Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 . maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut.

9. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 5. 10. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. 4. Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. 1.E. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. 6. yang biasanya diambil dibawah pintu. 7. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. seperti pada pemasangan papan bangunan. 12. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. 3. 11. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. 8. 2. Setelah agak kering.

terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. Cat emulsi . Kawat ayam atau kain 3. Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . 1.Gambar V-7. Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. pasir kasar. sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. Roskam. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan. Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. sendok semen. Agar dinding lebih menarik. Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. Plesteran Lantai G. semen putih 2. sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. sarung tangan Gambar V-8. terlebih jika terkena sorot cahaya. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol. ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis.

Khusus untuk teknik kain. sebaiknya plester dulu dinding ini. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. Gambar V-9. 1. 7. 2. 5. 8. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil.Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut. 3. Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. Siapkan alat sawut. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik. Diamkan hingga kering. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3. 9. 4. 6. Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar.

17. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. potongan kayu. ubin-kembang dan sebagainya. urugan tanah dibuat berlapislapis. plafon. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. seperti sisa-sisa adukan. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. seperti pemasangan atap. 13. 16. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu. 14. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. ubin-sisik. 15. Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas. 3. 1. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. granite dan sebagainya. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. B. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. 2. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. 2. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. yang biasanya diambil dibawah pintu. sisa gergajian dan Iain-lain. seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut.

Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. sebab adukannya belum mengeras. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. 19. 18. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama. Gambar VI-1. 22. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 23.bangunan. 21. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. begitu seterusnya. sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. 20. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya.

INA. Genova dan sebagainya. seperti warna tidak sama persis sama. Masterina.5 mm. Mulia. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah. KW3. IKAD. Selain fungsi-fungsi tersebut. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). Platinum.Gambar VI-2. Acura. Milan. KW2. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik. Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan. Hercules. White Horse. serta mendekorasi ruangan (lantai). Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai. KIA. tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. KIG.

dll). Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). Lantai Keramik 1. yaitu: a. dan untuk industri (refractory). b. Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia. engineering ceramic. jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . dan pada bidang medis. oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. ZrO2. Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam. seperti kuarsa. kaolin. MgO. dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna. serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. dll. sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. Penggunaannya: elemen pemanas. bricks). Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. dan lemak. komponen turbin. yaitu: a. dan sinar matahari langsung. semikonduktor. Berdasarkan perletakkannya. advanced ceramic. seperti: oksida logam (Al2O3. seprti laboratorium . Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan. keperluan rumah tangga (tile. asam-basa.Gambar VI-3. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik.

yang bernama bullnose dan stepnose. Gambar VI-4. ditandai dengan daya serap air rendah. Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin. tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. permukaan berglazur. seperti kamar mandi. Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan. jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur. Gambar VI-5. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan. b. tidak mengkilap (berkesan suram). Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 .kegiatan basah.

gelas. gerabah dan sebagainya. Kelebihan ubin keramik a.2. Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau. Sifat Keramik a. kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. harga dan bahan pembentuk (batu alam. marmer) b. tekstur. 4. penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. 3. b. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah. serta mudah dalam membersihkannya. corak. keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Kekuatan tekan tinggi. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. warna tahan sangat lama. c. sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. terutama jenis keramik hasil sintering. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). granit. Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. c. Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). dan campuran sintering antara keramik dengan logam. Gambar VI-6. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. pasti keramik mudah pecah. Kaya akan ragam jenis. kendi.

dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. g. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. Perhatikan kualitas keramik. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. e. Periksa hasil pemasangan. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik. a. c. Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. f. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Rendam keramik dalam air. ukuran warna yang dipesan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. Padatkan secara rata. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga. Hingga keramik tidak saling bertubrukan. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. Nat keramik dipasang belakangan. namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. d. Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.5 mm. batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode.5.2-0. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan. b. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). Oleskan air semen. Jangan diinjak-injak.

Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik. Ramuan itu dioven pada suhu 2. pelapis saniter. lantai kamar mandi. Ia menjadi pelapis dinding. hingga dinding dan lantai kolam renang. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. kaolin. Agar tak lepas. Mozaik memiliki bentuk. Ukuran keping bervariasi. dan bahan khusus.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. Ukurannya bermacam-macam. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. mirip benang. Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. Berbentuk kepingan. dan segienam. 25mmx25mm. dan warna beragam. kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. back panel dapur. bulat. Selain pada elemen bangunan. 6. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Lantai Mozaik 1. 35mmx35mm. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas). Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. mozaik terbuat dari porselen. dan acak. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. Pemakaiannya sangat fleksibel. juga 50mmx50mm. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. Ada yang berbentuk kotak siku. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. desain. mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. 28mmx28mm. ada yang 18mmx18mm. mozaik dirangkai di atas jaring benang. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. Model lainnya berupa kembangan. dekoratif. Jejaring juga memudahkan pemasangan. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat.200ºC selama 24 jam. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. kotak lengkung.

b. berkisar 2mm-3mm. a. Mozaik tidak boleh direndam dalam air. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Oleh sebab itu. Lantai Mozaik 2. Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. d. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. Gambar VI-7. c.sampai ratusan. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi. Selain butuh nat tipis. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. tak perlu diguyur dengan air. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. mirip dengan color card dari cat. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah.

Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Hasil Pemasangan Mozaik E. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang. tuangkan semen ke bagian belakang batu. Setelahnya. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. Gambar VI-9. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. maka batu tempel perlu dicoating/cat. Jika dibutukan. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. Penutup Dinding 1. 5) Setelah seluruh batu terpasang. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. Untuk mengatasinya. 3) Untuk menempelkan batu pada dinding. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel. Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. Jika menghendaki efek batu menyambung. segera bersihkan. Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. Jika dibutuhkan ukuran khusus. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi.Gambar VI-8.

Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 . Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. Minimal setahun sekali. Sebaliknya. Coating harus dilakukan secara periodic. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap. batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof. Gambar VI-11. Meski terlihat mudah.perubahan cuaca. proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. Gambar VI-10. Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Batuan keras macam batu kali dan andesit. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam.

d.3. Potongan samping pelapis dinding 4. c. Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). diaplikasikan pada 1 sisi. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut. Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang. Tentukan model partisi yang diinginkan. Pilih material sesuai kebutuhan. Setelah partisi terbentuk. Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. b. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. Gambar VI-13. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut. a.

yakni bagian dalam.e. Untuk menyamarkan pintu. Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 . Melalui cara ini. handel dapat dipasang pada satu sisi. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. Langkah terakhir. dinding akan terlihat seperti bukan partisi. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan. Gambar VI-14. f.

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan. Butir agregat halus harus bersifat kekal. 1.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik. Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat. Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat. b. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. Menghemat penggunaan semen portland. 5. a. baik untuk spesi maupun beton. d. berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. Menghasilkan kekuatan besar pada beton.14-5 mm. 4. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. c. agregat terdiri dari dua macam. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras. Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . kuat dan ulet. Untuk agregat batuan alam. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Dilihat dari asal bahan. Sebagai bahan adukan. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. maka agregat halus harus dicuci. 1. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. 2. Agregat yang baik harus keras. Apabila kadar lumpur melampaui 5%. Di dalam beton. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). 3.

Hal ini disebabkan karena pengaruh air. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. berukuran 5-70 mm. Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. b. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. d. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. Semen portland merupakan bahan bubukan halus. Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal. Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). Menurut ukurannya. a. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. b. Sebagai bahan adukan beton. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). krikil galian. Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya. Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. c. B. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. krikil/kricak dapat dibedakan atas. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. seperti zat-zat yang relatif alkali. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. maka agregat kasar harus dicuci. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas. a. e. pasir dan zat-zat organik. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. butirnya sekitar 0. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. debu. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori. krikil sungai dan krikil pantai. c. d. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang.2. Ukuran butir : 5 .

Untuk konstruksi bangunan sederhana. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. Bila goresan tetap ada. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi. sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam. 2. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar. Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. b. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . b. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap.5 cm menipis ke tepinya. a. a. (tidak menutup kembali). Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut. 1. Pemanasan harus berjalan secara bertahap. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar. 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

plywood dan lain sebagainya. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. plywood. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. Jadi. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. papan acuan dari pelat baja. atau pelat baja. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah. b. tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. adukan beton yang dicorkan. pelat seng bergelombang. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . Kokoh dan cukup rapat. papan acuan tidak perlu dihaluskan. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. 2. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. ukuran. a. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. maka permukaan acuan harus licin. 1. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran. sampai beton mengeras. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan.

Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. d. horisontal dan beban kejut. Gambar VIII-1. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji. 3. a. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton. Bersih dari kotoran serbuk gergaji. d. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus.c. c. f. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. e. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya. termasuk beban. Selain kekuatan dan kekakuan acuan. b. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. Kecepatan dan cara pengecoran beton. Beban yang harus dipikul. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

f. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. b. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. 105 . Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat). kecuali diijinkan oleh perencana. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. g. Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan. langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja.B. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. 3. kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. d. kolom. atau siku-siku. 2. ring balok. c. Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. kolom. setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok. serong. kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. yaitu tulangan untuk sloof. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. e. Bentuk kait pada tulangan balok. maupun plat lantai. Batang tulangan yang diprofilkan. dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong.

mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. . Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. Pada penulangan plat lantai dengan balok. Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan. Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3. Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu). Untuk itu. sehingga pada waktu acuan sudah siap. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton. Gambar VIII-2. kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai.

Untuk pengadukan menggunakan molen. atau tercampur dengan bahan-bahan asing. dan nilai slump. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen). Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume. waktu pengadukan minimal 1. semen. mengeras sebagian. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. b. tuangkan air sesuai kebutuhan. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan. d. Pengadukan beton dengan jumlah besar. c. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata. Selama pengadukan berlangsung. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. volume adukan. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. dan krikil. Setelah adukan merata.C. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. d. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. Secara umum. a. Urutan pencampuran adukannya adalah. c. Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. jenis dan susunan butir agregat. Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. Pengadukan Beton. 2. Membuat Adukan Beton Segar 1. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru. dan air pencampur. yaitu. semen. Setelah selesai. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII . a. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar. maka adukan ini 107 b.

Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D. Untuk pengecoran lantai yang luas. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut. d. Untuk keperluan pemadatan. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. a. Gambar VIII-4. bambu atau besi. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut. Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator). a. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang.tidak boleh dipakai pelaksanaan. c. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. b. d. c. selama proses pengecoran berlangsung. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos. 3. b. Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai.

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Donalde E Hepler. Rumah Sederhana Kebijakan. Malang: PPPGT/VEDC. 1974. Diraatmadja. 1983. 2007. Membangun. 1995. H. Harten. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Yogyakarta: Kanisius. New York: McGraw-Hill Book Company. Konstruksi Bangunan Gedung. Menghuni. 1986. 1977. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 1984. 1980. Membentuk. Imelda Akmal Architecture Writer. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Depok: Penebar Swadaya.1991. Heinz Frick. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. Hendarsin. Tend Pembangunan. Konstruksi. Van & E. Koch. E. Robert. London: Northwood Publications Mistra. 2005. 1975. 1995. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Paul I Wallach. Yogyakarta: Kanisius. Rumah Yang Ekologis. Heinz Frick. Jakarta: PT. Iman Subarkah. Ilmu Bangunan Gedung. 2000. Bandung: Angkasa. Saniter. Menggambar Bangunan Kayu. P. Jakarta: Erlangga. Pengembangan Kota Medan. Setiawan. 2006. 1988. Sanitation Details. Heinz Frick. Yogyakarta: Kanisius. IK Supribadi.Dikmenjur. Jakarta: Binacipta. Jakarta: PT. Edward Allen. 2006. Membangun. 1987. Architecture Drafting and Design. Bandung: Armico. Jakarta: Erlangga. Leslie Woolley. Bandung: Idea Dharma. Panduan Membangun Rumah. Perencanaan dan Konstruksi. Perencanaan Instalasi Listrik. Tend Pembangunan. Konstruksi. Heinz Frick. Jakarta: Erlangga. Petra Widmer. 1997. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. Ringkasan Ilmu Bangunan. Yogyakarta: Kanisius.

2007. 1982. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal. Takeshi Sato & N. Tim FT UNY. Rudy Gunawan. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. Jakarta: Dikdasmen. 1986. 1997. 2001.W. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Menghitung Biaya Membuat Rumah. 1994. Jakarta. Singh. Jakarta: Penebar Swadaya. Suratman. Supribadi. Suryatmo. 1986. Konstruksi Beton Bertulang 1. Jakarta: Prima Infosarana Media. Soetjipto. Sudibyo. Perspektif untuk Para Arsitek. 1996. F. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Soegihardjo. Schaarwachter. Robby Setiawan. 1977. Soufyan M Noerbambang. Soegihardjo. Ilmu Bangunan Gedung 2. 1993. Ilmu Bangunan Gedung 1. Soedibyo. Rita Laksmitasari Rahayu. 1993. 1977. Jakarta: Pradnya Paramita. Jakarta: Dikdasmen. Yogyakarta: Kanisius. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Soedibyo. Jakarta: Rineka Cipta. Soedibyo. Jakarta: Depdikbud. Jakarta: Dikdasmen. Jakarta: Kawan Pustaka. S. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. Jakarta: Dikmenjur. Menggambar Teknik Listrik 2. Ilmu Bangunan Gedung. dan Ismoyo. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Jakarta: Erlangga. 2007. Jakarta: Dikdasmen. Jakarta: Abadi. Surjit. General Electric Drawing. Sugiarto. Bandung: Armico. Memasang Daun Pintu dan Jendela.. 1977. Pengantar Ilmu Bangunan. 1984.LAMPIRAN A A3 Renggo. Soegihardjo. Jakarta: Pradnya Paramita. Ilmu Bangunan Gedung 3. 1978. Takeo Morimura. Teknik Listrik Instalasi Penerangan.

com. 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .id.tepaksireh. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Akses Tanggal 20 Oktober 2007.rumah. Akses Tanggal 11 Oktober 2007. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. www.nl. Jakarta: Erlangga.com.id. Jakarta: Surya Toto Indonesia.mukimits.2001. www.sarikayu. TotoMedia.com. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika.indika. 1990. Wamar.co.wpkl.drymix.com. 1983. Konstruksi Batu.net. Akses Tanggal 10 Oktober 2007.gufi.____________.tripod. www. Memasang Kusen Pada Dinding Paangan. Akses Tanggal 15 Oktober 2007.id .planetmaison. Widodo. Theodore D. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. Surya Toto Indonesia Tbk.masrafa. Zamtinah. Melewatkan Liburan di Kota Kembang. www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. 2007. www.karyanet.com. www.jkr. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta. www. Jakarta: PT. Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www. 1989.procolor.co. Kuat.mciindonesia. Kaku. www. Jakarta: Dikmenjur.com.id. TotoMedia. Walker. www. 1996. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.indonetwork. Bandung: Angkasa.wvansantvoort. www. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. Diktat Gambar Teknik.fr . www.co. Liat).gw. Sketsa Perspektif.

com. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.tentangKAYU.rumahjogja.id. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.htm.com. http://www.LAMPIRAN A A5 www. http://www.kompas. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.indanapaint. Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www.com/cat_genteng.com.com. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.ideaonline.co.sonjaya. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->