A. G.

Tamrin

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1
SMK

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
JILID 1

Untuk SMK
Penulis Perancang Kulit : A. G Tamrin : TIM

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

TAM t

TAMRIN, A. G. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana Jilid 1 untuk SMK /oleh A. G. Tamrin ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. vii, 128 hlm Daftar Pustaka : A1-A5 Glosarium : B1-B5 ISBN : 978-979-060-075-1 ISBN : 978-979-060-076-8

Diterbitkan oleh

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2008

KATA SAMBUTAN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK. Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008 Direktur Pembinaan SMK

. Rekan di SMK. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.KATA PENGANTAR Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada dunia pendidikan kejuruan..Pd. R. Materi yang tersaji diramu dari berbagai sumber. S. Segala saran dan kritik konstrukstif akan diterima dengan tangan terbuka demi menuju suatu kesempurnaan terhadap isi dari buku ini. Rekan sejawat dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret. M.Si. Taufiq Lilo Adi Sucipto. Tidak ada gading yang tak retak.. Sri Sumarni... Agus Efendi. Chundakus Habsya. Isi buku ini merupakan tuntunan pengetahuan mendasar dari konstruksi bangunan gedung yang merupakan gabungan dari konsep pengetahuan inti dan konsep inovasi yang terjadi pada konstruksi bangunan gedung dewasa ini..Pd. MMP. yang telah memberikan sumbang saran terhadap buku ini. demikian juga dengan buku Teknik Konstruksi Bangunan ini.. dan Eko Supri Murtiono. dengan segala daya dan upaya diusahakan menjawab segala tuntunan terhadap konsep dan pengetahuan dalam teknik konstruksi bangunan. M. yang telah melakukan editing pada beberapa gambar dalam buku ini. Tim Penulis ii . majalah. M.Pd. M. khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan praktis para praktisi di dunia usaha dan industri pada bidang bangunan sipil... Guntur Siamsono.T. M. 3. baik buku. yang secara total turut serta dalam mensuport beberapa materi dalam buku ini. Drs. Semoga buku ini dapat dijadikan salah satu solusi terhadap informasi yang dibutuhkan mengenai konstruksi bangunan. brosur. guru SMKN 2 Surakarta.. Sutrisno. dan Surjanto Budiwalujo. Abdul Haris Setyawan. internet.. Drs.. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas sebelas Maret. 2.Pd.T. Kepala SMK YP 17-1 Madiun. Widodo. S. MSA. Anton Ginanjar dan Tommy Bagus Mahendra. Drs.Pd. Suhardjono. M.T. Wiyono. S. M.T. Suteng Supriantoro guru SMKN 5 Surakarta. dan diskusi sejawat. namun dimungkinkan masih banyak terdapat kekurangan.

................viii BAB I................49 B..........46 2............12 1............. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu .....................................................................45 A........... Gambar Denah ............................. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga ...49 MEMASANG PONDASI DAN DINDING........................................................... iii SINOPSIS.... Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan .......................... Pendahuluan ........................5 2............................................... Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen ................................................45 1....................................................viii DESKRIPSI KONSEP PENULISAN ..........22 4........16 3..........1 MEMBUAT GAMBAR RENCANA...........................................................................................................................................8 BAB II............................... Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu ........... Membuat Daftar Volume Pekerjaan................. i PENGANTAR ...........................50 BAB IV ...................................................................................... Material.........................................45 MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU .......................................................39 BAB III................ Memasang Pondasi Batu Belah ...7 4................ Membuat Bidang Datar .....................................................................................................................36 5......................................................................................................... Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi ....... Membaca Gambar Konstruksi .......................12 2. dan Upah Pekerja ............................................................................................ Gambar Rencana ................................6 3...................... Harga Satuan...1 A.....................................45 2..11 MENYUSUN RAB DAB RKS ..46 C........... Lokasi ................... Gambar Tampak ......................................................................1 B........................................................... Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya ..................................................................................48 D..........................49 A............................................................... Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya .........11 B............................DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ...................45 B..........50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I iii ......................................................................................................................................46 1.......................................... Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan ......................................................................................................11 A............................. Komponen RAB dan RKS ..................................3 D......... ii DAFTAR ISI ..................................................................................................... Gambar Potongan .......... Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan ........................... Menggambar Proyeksi Bangunan .................................................................................5 1........... Menggambar Sketsa ......................................................................... Membuat Garis Siku-siku ...................................2 C.......

92 1... Memasang Dinding Batu Bata ......................................... Memasang Dinding Bangunan .....................................................................................................77 A..................77 B...........99 MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN................................................................................................ Pemasangan Lantai .....................................................99 iv Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ......................................................................70 1.......................................................... Pendahuluan...........................91 6..........55 3..1.... Lantai Mozaik.70 2............................88 2.......... Memasang Pondasi Batu Belah .............................................96 4....................................... Kelebihan ubin keramik ...........................................51 3......................................................52 C..................................94 2..... Pondasi Langsung ..........................................................................................................82 G............................................................................................................................................................. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung ........................................................................................................ Dinding Batu Bata......................................................67 E.......................................................................................73 BAB V ........... Plesteran Lantai Semen .................... Dinding Bata Hebel Atau Celcon...........................................94 1................................................ Pemasangan Lantai Keramik .......................85 B..............................................................83 BAB VI ..........................81 E........................................57 4.......................... Dinding Partisi................................. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias ........... Beberapa kekurangan ubin keramik .... Macam Pasangan Batu Bata .................... Pondasi Tak Langsung ... Lantai Keramik ...................................93 E..............90 4.............................85 A................................................................................ Dinding Partisi...........85 PENUTUP LANTAI DAN DINDING .......................54 D................................................ Pekerjaan Plesteran............................................... Aturan Pemasangan ...... Penutup Dinding dengan Keramik ....................................... Plesteran dengan Sawutan ...... Cara Memasang Mozaik ..77 C...... Penutup Dinding............................92 2....... Dinding Batako ......96 BAB VII .......... Plesteran dan Acian Bidang Tembok ..........................92 D.............................................................87 1......................................................90 3.....51 2.....................................55 2.............. Jenis Keramik ............. Dinding Bata Kapur .................................................................................................. .................................................77 FINISHING DINDING ................... Dinding Bangunan ......55 1.................................. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin ..................90 5...................................78 D....... Mengenal Mozaik ......61 5.................. Penutup Dinding dengan Gypsum ............85 C..............95 3.... Cara Sederhana Membuat Jarak Nat ...................................................................................... Sifat Keramik .......

.......... Bahan Acuan dan Perancah ..................................................................... Pengadukan Beton...105 2.....................................100 B............................. Memasang Tulangan/Pembesian ............................................................. Pembongkaran Acuan dan Perancah ......103 MENGERJAKAN BETON ............112 3......................105 3.......................... Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) ......105 C................... Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola ......... Membuat Adukan Beton Segar ....105 1............... Kelebihan Lantai Kayu ......... Melaksanakan Pengecoran Beton ............................... Parket dari Bahan Kayu Engineered........................... Acuan dan Perancah ........................................... Melaksanakan Perawatan Beton .. Pendahuluan......104 B.... Bahan Lantai Kayu .............................................114 1........................................................... Memeriksa Material Semen..... Persyaratan Pengadukan Beton ............................................................................................. Peralatan Tangan ................................................................ Agregat Halus (Pasir) ................112 4.................................. .........................103 A........................................................113 B............................... Peralatan Tangan dan Mesin dalam Pemasangan Lantai Kayu..............99 2................................................................................ Perencanaan Acuan ......................................................................................................................................101 BAB VIII ..............................114 2.................101 2.......99 1........125 B....103 3......... Syarat-syarat Pembengkokan ..... Pemasangan Lantai Kayu .....................115 1............Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar ...............................109 BAB IX .................116 2................................................................109 1.126 A............................................... Persyaratan ..............................................................103 1.....107 3....... Pendahuluan ......107 2......... Pengangkutan .................100 1................................................. Peralatan Mesin ......................115 C.............107 1..............111 LANTAI KAYU..................................................................................................117 4........................112 2....................111 1...109 2............................................................................125 PINTU DAN JENDELA .............. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I v .............................................................. .......................................................... Persyaratan Acuan dan Perancah ................................................................... Merangkai Baja Tulangan ................ ...111 A........................... Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimabangan Arsitektur ....................................................... Parket dari Bahan Kayu Laminate ........................103 2... Parket dari Bahan Kayu Solid ...118 BAB X .....125 A........................116 3.....................................................108 D... Pemeliharaan Lantai Kayu ............................ Parquet (Parket) ................ Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku ........................................................ Pemotongan dan Pembengkokan.......108 E................................................ Perawatan Beton Sehabis Dicor........................................................

..............126 1............................ Dinding Kayu Batang Melintang ............126 2... Pemasangan Kaca .......................................... Dinding Kayu ............. Bentuk-Bentuk Kuda-Kuda ................................................. Jenis Pintu dan Jendela....150 5..........................138 G.........169 1..143 BAB XI ......................145 KUDA-KUDA DAN ATAP..............158 3..130 1..................................... Memasang Daun Jendela ..............................................178 3...135 F...........................................................157 2.............................................. Pemasangan Kusen Jendela .........................................160 4...................................................................................................................... Bagian-Bagian Atap.............. Jenis-Jenis Kusen Pintu ...........................................................136 1.....................169 A..........155 7.............. Pemasangan Daun Pintu dan Jendela ....139 1.......................................126 D...........................................................157 1.................................................................................................177 1..............................................................................................169 2..141 H....................................................................... Dinding Kayu Batang Miring ..................................................................................................................................... Jenis Jendela ................................................................ Fungsi ....................145 A...............172 4............ Kusen Pintu dan Jendela .................................145 2........... Jenis Pintu ................136 2................ Bagian-Bagian Kusen........ Kuda-Kuda ..................................................... Bentuk-bentuk Atap ....... Dinding Kayu Batang Tegak ........................C..............................................................145 1.... Atap .........................139 2............................................. Pendahuluan. Jenis-Jenis Kusen Jendela .....................................................175 B...........................................................................................173 5.......................................................... Dinding Kayu Batang Tersusun ........132 3.....................................................................128 E...... PLAFON ............... Dinding Kayu Rangka Terusan (Lajur)............152 6.....................165 BAB XII . Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda.............177 2.................................................................................................. Rangka Plafon ........................................ Pendahuluan........................................................................ Dasar Konstruksi Kuda-Kuda .............................................................................. Pemasangan Kusen Pintu .169 DINDING KAYU DAN PLAFON....................................... Tipe Kuda-kuda ....................................130 2...........................180 vi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana ....................156 B..172 3............................... Pendahuluan...... Pemasangan Kusen .............................................................................145 3.......................................................... Kuda-Kuda dalam Penerapan ........ Memasang Daun Pintu .......149 4............ Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material .............. Penutup Plafon ................................................................................................ Kuda-Kuda Sistem Knock Down ....

.....194 2.............................................213 5................. Pemberian Cat Akhir ....185 B............................................................. Pompa Air ..............................................................207 1...........................196 2..........193 1.....191 H...........188 E............................... Penyambungan Pipa yang Rusak/Bocor ...............................................209 2....................................................... Tangki Air di Atas Dak Beton ................................................................210 1..........................................................................196 1........................................................................................ Pompa listrik .....201 BAB XV...............................................................................207 B.............................. Pemberian Cat Dasar .................................190 G................187 1...........................................................................................................185 A........................ Keberhasilan Pengecatan ..........................................192 BAB XIV.........214 LAMPIRAN A DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN B GLOSARI Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-I vii ............211 3......182 BAB XIII ........................................................................................................... Lubang Talang (Roof Drain) ................................195 B..... Pompa Tangan/ Pompa Hisap Tekan ..........190 F............................................. Tangki Air .........................................................................188 D...............................207 A.193 INSTALASI PIPA PVC................................................................187 2.......................................................... DRAINASE .............................. Pekerjaan Pengecatan ................................. Pengecatan Genteng .......194 3............................. Tangki Air dari Polyethylene ..................................... Pengecatan Plafon .......210 C..............209 3..................................... Penyambungan Pipa ................. Tangki Air dari Alumunium ............................................... Drainase Permukaan Tanah ...........................207 2...............186 C.......... Talang Horizontal ........ Jaringan Pembuangan Air Kotor/Buangan .. Pengecatan Besi .......210 2.............. Bak Kontrol ............................... Plafon Dengan Isolasi ....................... Alat Penyambung .....................................................................................................207 POMPA AIR DAN DRAINASE.................................................................................................................................................................................................. Sistem Perpipaan ......208 1.......................... Jaringan Penyediaan Air Bersih .......................................................................... Talang Vertikal .......................185 PENGECATAN ................................... Pengecatan Ulang ............................... Langkah Pengecatan ..........187 3............................................... Cara Penyambungan .........................................193 A.......................... Pengecatan Kayu ............................................................... Pengecatan Dinding ..................4....212 4.........................................

uitzet dan bouwplank. sanitair dan rioolering. lantai. Selain itu. informasi. kuda-kuda. penulisan. ring balok. plafon. Konsep dasar pengerjaan bangunan gedung dan inovasi yang terjadi di lapangan dipadukan menjadi suatu informasi yang menyatu. internet. sehingga buku ini memiliki nuansa yang berbeda dari buku-buku terdahulu yang juga membahas mengenai konstruksi bangunan gedung. sehingga akan menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. penyempurnaan. brosur. sehingga informasi yang disajikan menjadi holistik dan komprehensip. majalah. dimulai dari dasar perencanaan. Faktor yang juga dijadikan pertimbangan penting dalam konsep penulisan buku ini adalah menampilkan suatu buku yang memberikan sajian informatif tetapi tidak menggurui. kosen pintu dan jendela. dan finalisasi. finishing dinding. diskusi. dan instalasi listrik. pasangan dinding. sloof. penentuan judul buku. dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam konstruksi bangunan gedung.SINOPSIS Isi buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ini merupakan informasi yang tersusun secara holistik mengenai ilmu. pondasi. bahan juga dikumpulkan dari berbagai personal. Bahan penulisan sebagai modal dasar penulisan buku dikumpulkan dari berbagai sumber. Urutan bab buku disesuaikan dengan tata urut pekerjaan konstruksi bangunan gedung di lapangan. atap. yaitu buku-buku tentang konstruksi bangunan gedung. viii Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . tangga. pemetaan kompetensi di SMK dengan DU/DI. DESKRIPSI KONSEP PENULISAN Konsep penulisan buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung dimulai dari pembahasan kerangka acuan kerja. kolom. Inventarisasi bahan penulisan. Terdiri dari 16 bab yang membahas satu demi satu konsep dan inovasi pada proses pembuatan konstruksi bangunan gedung dengan dilengkapi gambar untuk memperjelas narasi yang disajikan. uji coba keterbacaan.

Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata burung (bird eye). dan kanan dengan skala yang benar. yaitu. samping kiri.BAB I MEMBUAT GAMBAR RENCANA A. Model proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar bangunan dengan jelas. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas. dan tampak secara proyeksi perspektif. Hal tersebut disebabkan. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah. potongan. akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya. gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi. 1. tampak depan. tetapi prosentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa. dan bentuk bangunan akan tampak semuanya. gambar denah. Menggambar Proyeksi Bangunan Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. potongan melintang. 2. Gambar proyeksi perspektif model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 1 . potongan memanjang.

maka dari gambar sketsa yang dihasilkan tersebut baru dibuat gambar rencana secara lengkap yang meliputi denah. Gambar tersebut dihasilkan tanpa melalui bantuan gambar denah. Alat bantu yang digunakan dalam gambar sketsa adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata.Gambar I-1. 2 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar sketsa juga sering digunakan untuk menggambar proyeksi perspektif. Gagasan tentang rancangan bentuk rumah/bangunan sudah tergambar secara menyeluruh dalam imajinasi dan penalaran. Dasar yang digunakan dalam menggambar sketsa proyeksip perspektif. baik interior maupun eksterior adalah imajinasi dan penalaran pandangan mata yang cekatan dan kuat dalam alam pikiran seseorang. Yang sering digunakan adalah sketsa untuk merencanakan interior dan eksterior bangunan. yaitu penggaris. Bila hasil sketsa tersebut akan diterapkan dalam pembuatan bangunan. Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal B. Menggambar Sketsa Gambar sketsa adalah pembuatan gambar tanpa melalui alat bantu menggambar yang biasa digunakan. potongan. dan tampak. dan tampak. potongan. Gambar sketsa sering digunakan oleh para arsitek dalam merencanakan bangunan.

Beberapa komponen yang gambar kerja adalah. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 3 . Gambar Sketsa Bangunan dengan Pensil Gambar I-3. 1. Gambar penulangan beton (sloof.Gambar I-2. 2. Gambar Sketsa Bangunan dengan Warna C. 3. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen Gambar kerja merupakan dasar bagi pelaksana untuk melakukan pekerjaan bangunan di lapangan. Gambar kerja didasarkan dari gambar konstruksi yang memuat detail-detail dari setiap komponen pekerjaan bangunan. kolom. Gambar dinding dan plesteran. dan ring balok). Gambar pondasi.

dan Gambar instalasi listrik. dan Ring balok Gambar I-5. Untuk memahmi lebih lanjut tentang gambar kerja.4. Gambar kusen (pintu dan jendela) beserta daunnya. Gambar Instalasi air dan plumbing. Kolom. 8. Gambar plafon. Gambar kuda-kuda dan atap. Gambar Kerja Detail Hubungan Plafon dan Bentuk Pondasi 4 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 5. maka disarankan untuk mempelajarinya pada buku-buku menggambar konstruksi bangunan gedung Gambar I-4. 7. 6. Gambar Kerja Hubungan Sloof.

Lebih jauh diartikan sebagai lantai atau tempat dimana kita berpijak. Membaca Gambar Konstruksi Gambar konstruksi untuk merencanakan dan membuat suatu bangunan terdiri atas. Denah berasal dari kata latin "planum" yang berarti “dasar”. arah dari membukanya pintu/jendela.00). Gambar denah tersebut informatif bila saat dilihat/dibaca dapat dirasakan dimensi dan keleluasaan ruang serta dapat mengenal fungsin ruang. notasi-notasi ketinggian lantai . gambar denah.D. pada gambar denah memuat batas-batas ruang. Tujuan pembuatan gambar denah adalah untuk menjelaskan ruangruang tiga dimensional yang direncanakan. gambar potongan. 1. baik dari segi hubungan maupun fungsinya. Gambar Denah Denah merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu gambar konstruksi. Gambar Denah Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 5 . Oleh sebab itu. dan gambar tampak. Gambar I-6. Gambar denah sebenarnya adalah gambar potongan suatu bangunan dalam bidang datar dengan ketinggian antara ±80-100 cm di atas lantai normal (lantai yang mempunyai ketinggian dari titik duga ±0.

Fungsi gambar potongan adalah menunjukkan proporsi ruang interior dan penyelesaiannya. baik eksterior maupun interior yang akan digunakan dan dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang merupakan kunci dari sistem bangunan tersebut. Gambar I-7. seperti bagian-bagian mekanikal. terutama adalah duga lantai yang negatip (turun). plumbing dan sebagainya. Gambar Potongan Melintang Gambar I-8. Gambar potongan menunjukkan semua bahan-bahan. Gambar potongan terdiri atas potongan melintang dan memanjang. Gambar Potongan Gambar potongan adalah gambar bangunan yang diproyeksikan pada bidang vertikal dan posisinya diambil pada tempat-tempat tertentu.2. Gambar Potongan Memanjang 6 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Gambar tampak harus memperlihatkan. samping kanan. sehingga secara grafis terlihat sebagai gambar dua dimensi yang datar. c. Gambar Tampak Samping Kiri Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 7 .Gambar Tampak Gambar proyeksi orthogonal. yaitu tampak muka. Segi-segi lain yang menyangkut perihal ekspresi keindahan serta hubungannya dengan gambar denah dan gambar potongan yang memperlihatkan konstruksinya. Gambar tampak terdiri atas 4 (empat) sisi pandang. Karakter dari bangunan itu sendiri. samping kiri. a. dan belakang. b. Proporsi dan skala terhadap manusia (pemakainya). Gambar I-9. Gambar Tampak Muka Gambar I-10. 3.

Gambar I-11. Selain itu. Gambar Tampak Samping Kanan Gambar I-12. Hal tersebut merupakan merupakan dasar dari pelaksanaan pekerjaan bangunan. keberadaan gambar-gambar tersebut diperlukan dalam mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). dan tampak biasanya disatukan dalam satu kertas gambar sebagai satu kesatuan dari gambar rencana bangunan. Gambar Rencana Gambar denah. 8 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . potongan. Gambar Tampak Belakang 4.

Gambar I-13. Gambar Rencana Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 9 .

10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

dan jenis pekerjaan. hal tersebut dinamakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang biasanya disetalikan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis (RKS). volume pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (apabila dikerjakan pihak kedua/orang lain) dapat dikontrol. 5. rumah untuk dihuni sendiri atau sebagai investasi di masa depan maupun properti konsumsi publik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 3. bahan bangunan. kebutuhan tenaga. 1. kebutuhan bahan. rumah sedang. antara lain memahami peralatan yang akan digunakan dalam membangun. baik rumah sederhana. Volume macam-macam bahan yang akan dibutuhkan dalam membuat rumah dapat diketahui. dan penggunaannya di dalam setiap tahapan pekerjaan. Pemilik dapat terbantu dalam bernegosiasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama. diperlukan perhitungan-perhitungan yang teliti. Adanya pemahaman tersebut akan berdamapak pada pengetahuan mengenai kebutuhan dana. harga bahan. Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur. upah pekerja. 2. Pengetahuan terhadap RAB dan RKS dalam pekerjaan pembuatan bangunan gedung/rumah tinggal akan sangat menguntungkan. Dalam konstruksi bangunan gedung.BAB II MENYUSUN RAB DAB RKS A. waktu pengerjaan (pelaksanaan). pengendalian. Jenis pekerjaan apa saja yang akan digunakan untuk diadakan/dibeli. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 11 . Untuk itu. kebutuhan bahan. Hal tersebut bertujuan agar biaya pembuatan rumah efisien dan terukur sesuai dengan gambar rencana. Pendahuluan Membangun rumah. Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut. baik jumlah biaya pembuatannya. 4. dan rencana serta syarat-syarat kerja. maupun rumah mewah. karena akan memudahkan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan pembangunan.

maka diberikan contoh perhitungan pembangunan rumah tinggal sesuai dengan denah dan gambar pada sub bab D tentang gambar konstruksi yang disajikan dalam bab 1. luas (m2). belum ditambah akibat susut maupun bahan yang terbuang. lum sum (Ls). Membuat daftar volume pekerjaan. Perhitungan volume pekerjaan. 4. dan 6. Volume adalah banyaknya macam pekerjaan atau bahan dengan satuan berbeda-beda.Dasar dari RAB dan RKS adalah memahami gambar perencanaan. Volume yang dimaksud bisa dalam bentuk satuan panjang (m1). isi (m3). 1. tergantung kebutuhan dalam setiap macam pekerjaan yang dilakukan. jika pelaksanaan pembangunan diserahkan pada pihak lain (kontraktor) biasanya ditambah jasa pemborong berkisar 5-10% dari jumlah biaya keseluruhan. dan upah pekerja. harga satuan bahan. Harga satuan bahan maupun harga satuan upah pekerja yang digunakan hanyalah sekedar contoh. Menyusun Uraian Pekerjaan Beserta Spesifikasi Bahan dan Persyaratannya Setelah luas bangunan direncanakan. B. harga-harga tersebut setiap waktu akan berubah-ubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun. unit. Membuat daftar analisis rencana anggaran biaya dan rekapitulasinya. Untuk memperjelas setiap komponen tersebut. selanjutnya dapat disusun daftar macam pekerjaan dan 12 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Membuat daftar analisis satuan pekerjaan. 3. 2. Dalam istilah bangunan hal ini dikenal dengan volume pekerjaan. 5. Membuat daftar analisis harga satuan pekerjaan. Menyusun uraian pekerjaan beserta spesifikasi bahan dan persyaratannya. tergantung tempat dan waktu pembuatan rumah. Sedangkan harga bahan bangunan dan harga upah pekerja dapat berbeda-beda. atau tergantung kesepakatan antara pemilik dan pemborong. buah (bh). kemudian ditentukan desain berupa gambar kerja. Pekerjaan pembuatan rumah tinggal tersebut diasumsikan dikerjakan sendiri. dan bahan bangunan yang akan dipakai beserta spesifikasi teknis. Perhitungan volume yang disajikan merupakan perhitungan murni. sehingga dapat dihitung jumlah dan jenis bahan bangunan yang akan dibeli untuk pembangunan. Komponen RAB dan RKS Komponen di dalam perhitungan biaya bangunan terdiri atas: 1.

1 : 2 : 3 5 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan. 1 : 2 : 3 10 Pekerjaan beton iantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5. Contoh dari daftar uraian pekerjaan adalah seperti berikut. 1 : 2 : 3 4 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan. biaya. 1:2:3 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3. Daftar ini dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume. dan pengontrolan pelaksanaan pembangunan.syarat-syaratnya. 1:2:3 9 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50. 1 : 2 : 3 8 Pekerjaan beton //s plank 1 0/40 depan garasi. 1 : 2 : 3 6 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. Daftar Uraian Pekerjaan NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 PEKERJAAN PERSIAPAN. GALIAN. 1 : 2 : 3 7 Pekerjaan beton meja dapur 8/70. tebal 5 cm III PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN 1 Pasangan dinding bata merah 1 : 3 2 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 3 Pasangan bata rolaag merah teras dan tangga 1 : 3 4 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm 5 Plesteran dan aci 1 : 3 6 Plesteran dan aci 1 : 5 7 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 8 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING 1 Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm 2 Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 3 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) 4 Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur 5 Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 13 . DAN DRUG AN 1 Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) 2 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank 3 Pekerjaan galian tanah untuk pondasi 4 Urugan tanah kembali sisi pondasi 5 Urugan tanah untuk peninggian lantai 6 Pekerjaan urugan pasirdi bawah pondasi 7 Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai m2 m1 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH I II PEKERJAAN PONDASI DAN BETON 1 Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 2 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.

PINTU.Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO V 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan jurai talang baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 m3 m3 m1 m2 m1 JUMLAH V VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood} 4 mm. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA JUMLAH SATUAN HARGA m3 m3 m2 M3 m3 m1 m1 m2 m1 m2 m2 m1 m1 JUMLAH VI m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAH VII VII 1 2 3 4 5 6 7 8 VIII PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA 1 2 3 4 Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci bh bh bh bh 14 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstek) PEKERJAAN KUSEN.

Lanjutan Daftar Uraian Pekerjaan NO 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm VOLUME SATUAN bh bh bh bh m2 m2 JUMLAH VIII IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan klosetjongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX X PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan ten/diameter 2 inci Pasangan tee reducer diameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan tee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan 5ept/cfan/cdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM m1 bh bh m1 bh m1' bh Ls unit Ls JUMLAH X m1 bh bh m1 bh bh Ls HARGA JUMLAH SATUAN HARGA Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 15 .

biaya.20 5. dan daftar upah pekerja. dan Upah Pekerja Setelah semua komponen penghitungan volume selesai dilakukan. a. dan pelaksanaan pembangunan.60 25.5 m2 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cattembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan Us plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN 1 Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan Ls JUMLAH XIII 2.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.10 6.NO XI 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJ AAN PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2. Harga Satuan. DAN URUGAN Persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pengukuran dan pasangan bouw plank Galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Urugan pasir di bawah pondasi Urugan pasir di bawah lantai 200. Daftar Volume Pekerjaan NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PERSIAPAN. komponen selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut ke dalam daftar volume pekerjaan. daftar harga satuan bahan.95 m2 m1 m3 m3 m3 M3 m3 Jumlah 1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp 16 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 58. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume.30 4. Membuat Daftar Volume Pekerjaan. GALIAN.00 54.

50 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH III IV 1 2 3 4 5 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113. 1 : 2 : 3 kolombeton 13/1 3.00 6.17 0.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pasangan beton sloofl 5/20. tebal 5 cm 29.12 0.15 5.00 17.1 : 2 : 3 kolom beton 1 3/20 teras depan. 1 : 2 : 3 Beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5.21 0.29 0.17 38.10 0.50 m3 m3 m2 m3 m3 m1 m1 VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 17 .00 19.00 m2 m2 m2 m2 m1 JUMLAH IV V 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/12 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan Us plank kayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan 1.25 12.00 0.62 2. 1 : 2 : 3 Beton Us plank 1 0/40 depan garasi.00 4 96.72 269.34 2. 1 : 2 : 3 kolom beton 20/30 teras depan.95 2.48 539.40 1.1 : 2:3 Beton meja dapur 8/70.57 1.14 10.95 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 JUMLAH II III 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci 37. 1 : 2 : 3 Beton ring balk 13/20.50 58.18 0.41 3.00 220. 1 : 2 : 3 Beton topi teras depan 10/50.

60 2.00 m2 m2 m1 m1 JUMLAHVI VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.00 2.16 33.00 8.00 8.00 2.60 2.00 86.00 m2 m1 HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan 18 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .12 0.00 m2 bh m2 m2 m2 bh m2 bh JUMLAHVII VIM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hakangin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.00 11.00 11.00 M3 M3 m1 m2 m1 JUMLAHV VI 1 2 3 4 PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood) 4 mm.Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan NO 8 9 URAIAN PEKERJAAN Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.85 1.95 bh bh bh bh bh bh bh bh M2 M2 JUMLAHVIII VOLUME SATUAN 220.00 131.50 19.00 27.00 1 37.66 2. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.50 3.00 45.13 6.00 22.90 5. PINTU. ukuran 60 cm x 120 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.00 11.00 11.

NO IX 1 2 3 4 5 6 7 X

URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran air taman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm PEKERJAAN INSTALASI AIR INSTALASI AIR BERSIH

VOLUME SATUAN

HARGA SATUAN Rp

JUMLAH HARGA Rp

2,00 2,00 3,00 3,00 1,00 3,00 1,00

bh bh bh bh bh bh bh JUMLAH IX

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 XI 1 2 3 4 5 6

Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan ten/diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter l/2inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain INSTALASI AIR KOTOR Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan keni diameter 2 inci Pasangan fee reducerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci Pasangan fee reducerdiameter 3 inci ke 4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih dari PAM PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2,5 mm2 Pasangan instalasi tWk nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2,5 m2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN

33,00 10,00 4,00 11,50 2,00 1,00 1,00 6,00 4,00 1,00 33,50 2,00 12,00 3,00 1,00 1,00 1,00

m' bh bh m' bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 bh Ls unit Ls JUMLAH X

21,00 10,00 16,00 5,00 1,00 1,00

ttk ttk bh bh bh Ls JUMLAH XI

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

19

Lanjutan Daftar Volume Pekerjaan
NO XII 1 2 3 4 5 6 URAIAN PEKERJAAN PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589,00 131,00 15,20 35,72 34,52 10,00 m2 m2 m2 m2 m2 m2 JUMLAH XII XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1,00 Ls JUMLAH XIII VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp

b. Daftar Harga Satuan Bahan
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 Pasir urug Pasir pasang Pasir beton Split (batu pecah mesin) Batu kali Bata merah bakar Semen PC (50 kg) Semen warna Cat tembok Plamir tembok Rol cat tembok Kuas 3 inci Dempul halus Tinner Amplas Dempul kayu Meni kayu Meni besi Cat kayu Cat besi Kayu papan cor borneo (papan terentang) Kayu balok borneo super Kayu papan borneo super Kayu balok kamper singkil Kayu papan kamper singkil Kayu reng 3/4 borneo super Kayu papan kamper medan JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN m3 m3 m3 m3 m3 bh sak kg kg kg bh bh kg It Ibr kg kg kg kg kg rr,3 m3 m3 m^ m3 m' m3 HARGA BAHAN Rp 75.000,00 110.000,00 117.000,00 115,000,00 97.000,00 350,00 33.500,00 6.000 ,00 10.000,00 8.000,00 21.000,00 7,500,00 21.000,00 6.500,00 2.000,00 11.000,00 11.000,00 21.000,00 24.000 ,00 24.000,00 1.140.000,00 1.800.000,00 1.920.000,00 3.000.000 ,00 3.200.000,00 2.200,00 2.320.000,00

20

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan
NO 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48' 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Paku 1 cm s/d 3 cm Paku 4 cm s/d 7 cm Paku 8 cm s/d 12cm Kawat beton (tali) Kaca polos tebal 3 mm Kaca polos tebal 5 mm Besi beton U 24 rata-rata Keramik lantai 30 cm x 30 cm kw.1 Keramik lantai 20 cm x 20 cm kw.1 Keramik dinding 20 cm x 20 cm kw.1 Kloset jongkok standar Atap genteng beton natural Nok genteng beton Seng (BJLS) 30 lebar 60 cm Multiplek 12 mm Asbes gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Fllncote Lem putih Engsel jendela standar Engsel pintu standar Kunci 2 slaag standar Kunci KM (WC) bulat lengkap Grendel jendela Tarikan jendela Hakangin jendela Triplek4mm Lis kayu profil 5 cm Liskayu 1/4 BakKM fiber Floor drain KM (VJQ Kitchen 5/nfcalumunium Kran airdapurtipe bebek Kran air Pipa PVC diameter 1/2 inci Pipa PVC diameter 3/4 inci Pipa PVC diameter 2 inci Pipa PVC diameter 3 inci Pipa PVC diameter 4 inci Ken/ diameter 1/2 inci Ken/diameter 3/4 inci Kent diameter 2 inci Ken/diameter 4 inci lee diameter 1/2 inci Tee diameter 3/4 inci JENIS BAHAN BANGUNAN SATUAN kg kg kg kg m2 rr,2 kg m2 m2 m2 bh bh bh m' Ibr Ibr bh kg kg bh bh bh bh bh bh bh Ibr m1 m1 bh bh bh bh bh m1 m1 m1 m1 m1 bh bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 11.000,00 8.000,00 8.000,00 8.500,00 43.000,00 64.000,00 6.000,00 22.500,00 30.000,00 30.000,00 70.000,00 2.000,00 4.000,00 19.000,00 91.000,00 30.000,00 400,00 12.000,00 37.000 ,00 5.000,00 7.500,00 82.000,00 57.000,00 16.000,00 10.000,00 8.000,00 41.000,00 7.250,00 2.500,00 75.000,00 25.000,00 225.000,00 30.000,00 50.000,00 2.300,00 2.800,00 10.000,00 20.000,00 32.000,00 2.500,00 3.500,00 8.000,00 15.000,00 3.500,00 4.500,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

21

Daftar Analisis Satuan Pekerjaan HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 m2 .000.00 SATUAN 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam 1 orang/hari/8jam Catatan: Harga upah pekerja yang digunakan adalah harga pada tahun 2005 yang setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun 3.00 55.00 915.000.00 28.00 31.020 1.00 350.00 275.00 30.00 440.Daftar berikut ini menunjukkan contoh daftar analisis setiap pekerjaan.00 30.00 175.500.00 715.00 900.000.00 32. Membuat Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Daftar analisis pekerjaan berguna untuk menghitung jumlah biaya dari masing-masing pekerjaan secara terperinci.00 175.000.00 22.000.00 200.00 29. Harga tersebut setiap waktu berubah sesuai situasi harga di pasaran atau daerah di mana rumah tinggal akan dibangun.00 30.000. NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Daftar Upah Pekerja MACAM PEKERJAAN Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Tukang kayu Kepala tukang kayu Tukang cat (pelitur) Kepala tukang cat (pelitur) Tukang besi beton Kepala tukang besi beton Mandor HARGA UPAH Rp 22.00 Catalan : Harga bahan bangunan yang digunakan adalah sekedar contoh.000.00 29.000.00 27.00 TOTAL Rp 22 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 200.010 0.PEKERJAAN PEMBERSIHAN LAHAN (LOKASI PEKERJAAN) MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Tukang batu Pekerja Peralatan Total Dibulatkan org org Ls 0.000.000.000.000 27. c.000.000.500. Daftar ini diisi setelah semua daftar harga satuan bahan dan upah pekerja dibuat dan diisi.500.500.00 200.Lanjutan Daftar Harga Satuan Bahan NO 74 75 76 77 78 JENIS BAHAN BANGUNAN Tee reducerdiameter 2 inci sampai dengan 4 inci Tee reducerdiameter 3 inci sampai dengan 4 inci Lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi Daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Panel listrikdan asesoris SATUAN bh bh bh bh bh HARGA BAHAN Rp 45.

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
HARGA JUMLAH JUMLAH KOEFISIEN BAHAN HARGA HARGA UPAH PENGALI (HARGAUPAH) BAHAN Rp Rp Rp 1 1 m - PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUW PLANK MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN Kayu borneo super Paku 5 - 7 Ongkos pasang Total Dibulatkan 1 m3 - GALIAN TANAH UNTUK PONDASI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN TANAH KEMBALI Pekerja Mandor Alat bantu Total Dibulatkan 1 m3 - URUGAN PASIR URUG Pasir urug Pekerja Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - PASANGAN BATU KAL1 1 : 5 Batu kali PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan m3 sak m3 org org org org 1,200 2,160 0,430 2,250 1,125 0,112 0,168 97,000,00 116.400,0 0 33,500.00 72.360,00 47.300,00 49.500,00 30.937,50 3.248,00 5.376,00 236.060,0 0 89.061,50 325.121,5 0 325.100,0 0 m3 org org 1,200 0,150 0,010 75.000,00 90.000,00 22.000,00 32.000,00 90.000,00 3.300,00 320,00 3.620,00 93.620,0 0 93.600,0 0 org org LS 0,192 0,019 1,000 22.000,00 32.000,00 250,00 250,00 250,00 4.832,00 5.082,0 0 5.100,0 0 org org LS 0,400 0,040 1,000 22.000,00 32.000,00 200,00 200,00 200,00 10.080,00 10.280,0 0 10.300,0 0 4.224,00 608,00 m3 kg Ls 0,010 0,038 0,155 1.800.000,00 18.000,00 8.000,00 17.000,00 18.304,00 304,00 2.635,00 2.635,00 20.939,0 0 20.900,0 0 8.800,00 1.280,00 TOTAL Rp

110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

23

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m3 - COR BETON SITE MIX 1 : 2 : 3 PC Split pecah mesin 2/3 Pasir beton Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 kg - BESI BETON TERPASANG U. 24 Besi beton U-24 rata-rata Kawat beton Peralatan, specer Tukang besi beton Kepala besi beton Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - BEKISTING DENGAN PAPAN Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Kaso 5/7 Borneo (dihitung dua kali pakai) 50% D aku 5 cm s/d 7 cm
a

SATUAN

JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp

TOTAL Rp

sak m^ rr,3 Ls org org org org

6,800 0,830 0,540 1,000 3,000 0,500 0,050 0,010

33.500,00 227.800,00 115.000,00 95.450,00 1 1 7.000 ,00 63.180,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 66.000,00 13.750,00 1.450,00 320,00 386.930,00 81.520,00 468.450,0 0 468. 500 00

kg kg Ls org org org

1,050 0,010 1,000 0,040 0,010 0,005

6.000,00 8.500,00 500,00 29.000,00 30.000 ,00 32.000,00

6.300,00 85,00 500 ,00 1.160,00 300,00 160,00 6.885,00 1.620,00 8. 505,00 8. 500,00

m3 m3 kg org org org org org

0,024 0,017 0,400 0,120 0,150 0,150 0,050 0,120

1.140.000,00 1.800,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500 ,00 30.000,00 32.000,00 28.500,00

27,360,00 30.600,00 3.200,00 2.640,00 4.275,00 4.500,00 1.600,00 3.420,00 61.160,00 16.435,00 77.595,00 77.600,00

ekerja

Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Tukang kayu (bongkarcetakan) Total Dibulatkan

24

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan
MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 - PASANGAN STOOT WERK Kayu stoof (dihitung dua kali pakai) 50% Papan terentang (dihitung dua kali pakai) 75% Paku Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 - LANTAI KERJA (RABAT) 1 PC : 3 PASIR : 5 KERIKIL PC Pasir beton Split pecah mesin 2/3 Peralatan Pekerj'a Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 - PASANGAN BATA MERAH 1 : 3 Bata merah PC Pasir Pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan org bh sak m3 org org org 70,000 0,525 0,054 0,321 0,160 0,015 0,008 sak m3 m3 Ls org org org org 3,956 0,550 0,930 1,000 1,500 0,375 0,037 0,007 33.500,00 132.526,00 117.000,00 64.350,00 115.000,00 106.950,00 500,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 500,00 33.000,00 10.312,50 1.073,00 224,00 304.326,0 44.609,50 348.935,5 0 0 348.900,0 0 350,00 24.500,00 33.500,00 110.000,00 22.000,00 27.500,00 29.000,00 32.000,00 17.587,50 5.940,00 7.062,00 4.400,00 435,00 256,00 48.027,50 12.153,00 60.180,50 60.200,00 bt m3 kg org org org org 9,000 0,016 0,500 0,150 0,200 0,200 0,017 10.000,00 1.140,000,00 8.000,00 22.000,00 28.500,00 30.000,00 32.000,00 112.240,00 90.000,00 18.240,00 4.000.,00 3.300,00 5.700,00 6.000,00 544,00 15.544,00 127.784,0 0 127.800,00 SATUAN HARGA BAHAN KOEFISIEN (HARGAUPAH) PENGALI Rp JUMLAH JUMLAH HARGA HARGA BAHAN UPAH Rp Rp TOTAL Rp

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II

25

00 39.618.00 4.00 27.058 0.00 609.00 6.000.000.20 51.PLESTERAN DINDING 1 : 3 danACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 2 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp bh sak rr.00 20.458.00 7.00 3.000.019 0.000.00 27.00 7.500.214 0.214 0..200.400.885.00 29.021 0.00 5.885.286 0.00 6.500.00 3.00 672.021 33.00 22.292.021 0.708.00 5.321 0.00 27.908.090.000.00 110.021 33.00 26 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .259 0.00 32.008 350.00 29.090.286 0.00 609.700.00 1 3.00 2.160 0.PASANGAN BATA MERAH 1 : 5 Bata merah PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m .500.00 32.458.000.000.00 19.00 5.500.00 6.00 2.000.00 13.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .000.000.00 sak m^ org org org org 0.380.166.00 24.00 22.360.20 12.450.00 435.3 org org org org 0.PLESTERAN DINDING 1 : 5 dan ACI PC Pasir pasang Pekerja Tukang batu Keperluan tukang batu Vlandor Total Dibulatkan sak rr.500.00 8. .062.153.716.000.900.015 0.000.108 0.00 51.00 110.00 5.019 0.00 29.00 672.20 11.160 0.563.292.500.00 256.00 20.00 33.00 19.683.00 22.3 org org org org 70.500.000 0.

300.000.500.000.00 29.00 17.00 45.00 53.DINDING KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Vlandor Total Dibulatkan m2 sak m3 kg org org org org 1.00 27.00 5.00 22.010 0.013.00 576.000.312.073.010 0.500.00 53.00 8.013 0.00 576.051.300 0.725.500.00 33.000.187 0.013.500.00 33.177.00 4.000.00 110.00 m2 sak m3 kg org org org org 1.00 1 .013 0.50 2.00 78.50 56.00 110.187 0.50 56.037 0.00 14.00 33.037 0.00 5.300.463.00 22.000.114.187 0.300 0.000.175.160 0.300.00 32.00 3.00 SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 27 .018 30.000.00 1.360.000.00 30.00 32.476.00 22.215.000.00 5.000.00 78.030 0.00 576.00 8.000.100.LANTAI KERAMIK 30/30 Keramik 30 cm x 30 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .500.360.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 m2 .00 39.00 27.250.000.LANTAI KERAMIK 20/20 Keramik 20 cm x 20 cm KW 1 PC Pasir pasang Semen warna Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .160 0.000.00 27.030 0.00 32.00 30.200.114.300.030 0.500.00 110.00 3.018 30.000.360.00 39.038.00 4.00 6.00 10.00 6.00 3.00 45.00 29.000.00 4.250.114.3 kg org org org org 1.000.010 0.300.500.073.00 78.018 22.00 m2 sak rr.00 6.075 0.00 22.500.00 31.038.00 29.013 0.375 0.160 0.00 14.

00 2.000 5.307.00 20.00 7.00 28.017 4.400.00 17.000.435.00 19.00 160.004 2.100 0.250 19.00 8.800.000.00 8.00 3.540.000.000.307.3 1.00 22.000.00 30.500.00 32.RANGKA ATAP KASO 5/7 DAN RENG 3/4 KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Kayur reng 3/4 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m' .015 0.026.000 0.968.400.LISPLANKKKtU KAMPER MEDAN 3/30 Kayu papan kamper medan Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala Tukang Kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .200.100 0.00 142.800.000.700.020 0.00 25.800.00 kg org org org org m1 kg m3 m2 1.00 16.00 22.00 28.000.00 165.000.00 128.920.010 0.00 8.500.00 281.00 8.008.400 1.00 600.007 0.3 0.00 2.00 32.00 22.000.00 28.000.035.00 m3 m 1 0.00 2.500.00 2.400.PASANGAN TALANG JURAI Seng BJLS 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote 1 2 rr.000.200 0.00 1.500.00 60.00 11.00 3.00 12.00 8.00 49.000 2.150 0.200.00 30.00 kg org org org org 66.000.00 46.000.250 0.00 1.000.00 12.000.00 4.100 5.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .700.150 0.00 300.000.00 41.980.000.00 49.600.00 30.700.000.400.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER Kayu balok borneo super Paku 8 s/d 1 2 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .00 32.000.00 5.000.005 1.00 30.240.070 0.010 0.000.00 25.000 0.00 2.300.800 3.900.800.300.000.000.275.00 28 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 1.040.320.000.00 800.000.00 kg org org org org rr.

00 3.00 33.00 58.000.00 22.025 22.00 15.3 m^ org org org 1.00 4.700.000.PEKERJAAN ATAP GENTENG BETON Genteng beton natural Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m1 .00 32.150 0.000.00 28.00 43.00 5.000.450.00 30.000.00 22.00 15.900.010 0.000.000.300.400 0.00 11.000.00 58.00 500.006 0.060 0.265.00 26.000.710.PEKERJAAN BUBUNGAN (NOK GENTENG BETON) Genteng bubungan beton PC Pasir pasang Peralatan Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Total Dibulatkan bh sak m3 Ls org org org 4.000.00 bh org org org org 11.000.000.000 0.00 ^2.000.00 43.500.920.500.00 26.130 0.000 0.722.100 0.00 30.400 0.000 0.000.00 11.00 27.200.00 9.265.PASANGAN TALANG DATAR Baja lapis seng (BJLS) 30 lembar 60 cm Paku 1 s/d 3 cm Kayu papan borneo super Flincote Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .025 19.00 28.045.500.00 1.640.00 19.00 4.00 192.00 3.00 28.300.150 0.00 58.00 53.0 0 m1 kg rr.00 500.015 0.000.00 TOTAL Rp 1.00 22.00 110.700.00 750.400.715.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Total Dibulatkan 1 m' .00 58.006 2.00 3.00 3.00 290.955.700.00 20.000.150 0.00 16.120 0.000.000.090.00 22.00 2.300.00 12.00 43.500.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 29 .00 11.210 1.500.400.010 4.250 0.00 165.355.000.500.450.00 180.722.00 29.000.00 750.000.715.00 23.200 0.00 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.00 30.100.00 53.

500 1 .000.00 30.00 32.500.000. 428.00 3.000.50 1.500.900.000.PASANGAN RANGKA PLAFON KAYU BORNEO SUPER Kaso 4/6 borneo super Kaso 5/10 borneo super Paku 5 s/d 7 cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .800.300.000 0.00 19.000.020 0.075 0.00 35.037 0.00 11.137.00 30.00 256.00 14.007 0.300.00 4.000.00 kg org org org org 30 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 2.400. 00 30.50 26.000.00 46.00 2 m3 kg org org org org 1.047 41.000.00 220.00 375.500.00 12.114.00 Ibr bh org org org org 0.650 2.00 1.008 0.000.500.008 m3 m 3 0.000.000.000.200 5.00 800.600.50 25.000.000. 00 0 00 2.50 47.KUDA-KUDA KAYU BORNEO SUPER EXPOSE Kayu balok borneo super Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .000.160.00 21.634.000.00 28.0 2.412.000.00 2206.00 22.760.00 16.750 0.000.00 20.00 2.00 11.000 3.916.500.0 0 90.000.00 22.800 3.00 28.012 0.010 1 .034.677.000.400.150 0.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 m3 .00 22.977.350.000.900.00 500.00 400.350 0.187 0.000.00 1.00 5.PASANGAN PLAFON TRIPLEK 4 mm Bahan plafon triplek4 mm Paku 1 s/d 3 cm Alat bantu Pekerja Ibr kg Ls org 0.00 6.00 320.956.00 22.225 0.PASANGAN ATAP ASBES GELOMBANG 4 mm Asbes Gelombang 4 mm Paku sekrup asbes Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .960.50 47.00 8.220 0.00 28.000 0. 00 8.800.800.000.600.00 32.00 66.000 9.634.110.00 32.00 30.00 1.50 240.900.500.

400.000.500 2.00 14.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplek12mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total rr. 00 Dibulatkan 228.00 22.329.800.50 19.3 m2 m? kg m1 org 0.00 22.000.100 1.650.00 30.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 31 .000.050 4.400.400 2.00 32.000.000.100 0.220.000.00 8.020 0.00 95.00 TOTAL Rp 4.00 29.600 0.000.000.00 7.00 70.00 37.00 32. 00 1 m2 .200.500 4.300.320.000.00 46.000.500 3.657 1.00 37.750.932.250.100.00 30.000.000.KUSEN KAYU KAMPER SINGKIL Kayu balok kamper singkil Lem putih Paku8s/d12cm Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m .0 0 0 3.250.000.3 m2 kg m 1 2 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 0.000.600 2.0 3.00 22.357.00 64.00 832.260 0.00 59.945.000.00 626.787.00 20.000.00 7.00 41.00 3.030 4.000.010 0.000.00 3.0 0 81.00 228.700 0.00 96.00 91.000 0.00 org org org org 132. 00 37.003 28.800.657 0.000.983.00 29.320.113 0.00 28.983.00 3.850.DAUN PINTU PANEL MULTIPLEK DAN KACA RANGKA KAYU KAMPER Papan kayu kamper Multiplekl2 mm Kaca polos 5 mm Lem putih Lis kayu profil Pekerja rr.00 13.00 8.000.50 19.00 16.500.000 0.00 91.000 15.000.595.00 1.00 37.026 2.00 441.500.00 1.760.300.00 74.787.750.000. 000 88.00 28.00 32.000.500.50 300.00 7.110.018 0.000.000.00 59.000.000 2.00 m3 kg kg org org org org 1.750.000.000.0 0 0.00 30.600.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m3 .397.800.000.

00 37.00 28.275.045.00 71.00 96.000.017 0.250.300.00 69.600.440.000.00 14.00 29.00 14.00 6.200 0.500.200.PASANG ENGSEL PINTU Engsel pintu standar4 inci Tukang kayu Total Dibulatkan bh org 1.00 30.000.250.500.000.0 0 114.275.00 4.00 11.000.500 82.250.250.00 28.000.140 0.500.00 7.00 4.800.00 640.Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .000.200.320.000.020 2.600.00 57.00 30.00 7.900.030 4.000.014 28.00 11.00 45.250.00 53.150 7.PASANG KUNCI TANAM Kunci 2 slaag Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .0 0 SATUAN org org org JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp 1.00 39.000 0.775.590.250.00 34.300.348.00 96.697.500.PASANG KUNCI TANAM KAMAR MANDI Kunci KM (WC) alpha bulat Tukang kayu Total Dibulatkan 1 BH .120 0.300 1.040.500.00 4.000 0.00 14.000.500 57.DAUN JENDELA KAYU KAMPER Papan kayu Kamper Lem putih Lis kayu profil Pekerja Tukang kayu Kepala tukang kayu Mandor Total Dibulatkan 1 BH .00 bh org 1.000.00 14.00 448.500.00 bh org 1.00 m3 kg m' org org org org 0.00 1.00 82.500.000.550.110.0 0 TOTAL Rp Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 32 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 114.00 57.000.00 28.00 71.000 0.600.00 32.00 206.00 28.000.500.250.00 7.00 32.00 3.000 0.0 0 260.000.00 82.400 0.00 22.00 39.00 260.

055.100 0.0 0 0 177.00 47.00 2.00 7.850.00 3.400.700.150 0.300.00 2.00 8.000.00 2.400.700.850.000.750 0.000.00 75.500.00 5.875.00 22.00 29.030.00 28.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) 1 BH .100 75.010 2.00 27.500.00 m2 org org 1.000 1.0 0 105.200.PASANG ENGSEL JENDELA Engsel jendela standar 3 inci Tukang Kayu Total Dibulatkan 1BH.000.00 32.000.0 0 1 m2 .00 70.00 5.0 0 7.000.00 28.00 70.PASANGAN KACA POLOS 3 mm Kaca polos 3 mm Pekerja Tukang kayu Total Dibulatkan 1 m2 .700.355.300.00 5.00 m2 org org 1.00 22.000.00 54.300.00 5.150 0.900.0 0 78.400.00 7.850.0 0 13.625.0 0 bh org 1.00 3.300.00 46.000.000.00 22.575.000.000.575.00 47.200.00 30.000.100 0.000.500.00 8.00 13.275.070 0.00 28.00 4.300.000.000 0.00 28.300.700.00 3.500.000.150 43.PASANGAN BAK MANDI Bak KM fiber glass Keramik 20/20 Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan bh m2 org org org org 1.000.975.0 0 54.00 30.900.000.00 7.200 8.PASANGAN KACA POLOS 5 mm Kaca Polos 5 mm Pekerja Tukang Kayu Total Dibulatkan 1 BH .150 64.100 0.0 0 77.PASANG KAITANGIN Hak Kait Angin Jendela Tukang Kayu Total Dibulatkan SATUAN KOEFISIEN PENGALI JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp TOTAL Rp bh org 1.00 177.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 33 .500.100 5.275.00 20.000 0.00 4.0 72.

900.214 2.000 1.300.000.00 210.500 0.000.00 142.500 0.3 m3 m2 m2 m3 m1 m3 m^ m3 m1 m3 Ls 4.095.00 1.000.500 0.737.00 54.00 5.00 46.00 41.00 1.300.0 0 130.00 22.50 5.000 .PASANGAN KLOSET JONGKOK Klosetjongkok Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu Mandor Total Dibulatkan 1 UNIT SEPTIC TANK 2 m x 1.000.000.00 30.00 1.000.00 120.5 m x 1.500.300.000.00 70.300 5.000 0.00 142.000 00 5.00 16.000.00 75.762.000.000 1.00 1.000.750.320 00 3.00 5.000.100.160 0.00 172.00 1.0 0 10.500.280.350.300.00 570.00 126.5 m dan REMBESANNYA Galiantanah Pasir urug Lantai kerja Pasangan bata 1 pc : 2 pasir dan plesteran Plat beton penutup dan balok Pipa PVC 4 inci AW dan sambungan Galian tanah untuk rembesan Pasangan injuk Urugan kerikil 3.00 5.00 22.5 cm Pipa PVC 4 inci berlobang AW Urugan kembali Tambahan upah Total Dibulatkan 1 m2 .499.0 0 3.104 0.250 15.160 70.320.499.182 10.00 2.800.000.00 1.00 8.00 rr.00 21.000 1.0 0 32.000.00 73.00 28.PENGECATAN DINDING Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas Pekerja Tukang cat kg kg bh Ls Ibr org org 0.000.000.375 5.125 0.0 0 3.150 0.000.620.720.000.00 1.288.010 0.00 4.000.175 0.000.050 9.400 3.00 2.250.00 22.170.00 70.00 32.00 72.000.00 500.000.00 34.00 24.500 0.00 27.00 180.50 300.050.600 10.000.350.499.551.00 bh org org org org 1.MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) SATUAN JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN KOEFISIEN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH PENGALI Rp Rp Rp TOTAL Rp 1 BH .000.00 29.120.0 0 Lanjutan Daftar Analisis Satuan Pekerjaan 34 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .000.400 1.000.700.720.000.

MAC AM PEKERJAAN (MACAM BAHAN) Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1 m2 .00 21.000.00 22.000.100.010 11.000.00 1.00 2.00 31.200 0.500.947.500.00 2.00 2.00 32.00 kg kg bh Ls Ibr org org org org 0.00 2.083 0.00 800.000.00 975.800. Koefesien pengali bisa didapatkan pada Jumal Harga Bangunan dan Interior pada toko buku.00 208.00 22.00 Keterangan: Koefesien pengali berasal dari BOW Analisa Anggaran Biaya Konstruksi Rumah.00 5.50 15.000.400 0.00 6.150.376.000.094.007 10.00 1.010 1.00 32.195 0.400.00 589.160 0.000.00 30.700.000.200 0.00 1.00 4.00 24.130 0.740.00 208.000. Departemen Pekerjaan Umum.000 0.00 9.00 14.00 24.000.860.000.500.50 15.800.019 0. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 35 .000.837.00 kg kg kg Ibr Itr bh org org org org 0.000.000.00 320.00 5.007 JUMLAH JUMLAH HARGA BAHAN HARGA HARGA (HARGAUPAH) BAHAN UPAH Rp Rp Rp 31.00 32.00 375.280.200 0.030 0.400.00 4.PENGECATAN PLAFON Cat tembok Plamirtembok Rol cat Steger werk Amplas kayu Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan 1m2 -PENGECATAN KAYU Meni kayu Dempul kayu Cat kayu Amplas kayu Minyak cat tinner Kuwas 3" Pekerja Tukang cat Kepala tukang cat Mandor Total Dibulatkan SATUAN org org KOEFISIEN PENGALI 0.00 31.00 9.050 0.00 1.150 0.00 1.019 0.00 13.00 13.000.500.00 8.00 9.00 30.000.00 TOTAL Rp 8.000.636.500.300 0.490.000.00 913.00 24.00 210.500 0.604.000.00 11.50 589.500.00 7.167 0. Standar Nasional Indonesia (SNI) 2002.00 4.000.00 930.

00 20.00 2.00 60.407.00 5.750.00 51.000.00 19. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.00 75.736.3 Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton 1 5/20.00 20.882.00 56.200.000.920.00 20.480.600.900. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.500. tebal 5 cm Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1 : 3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1 : 3 Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur m3 m3 m3 m3 rr. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.00 3.894. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.100.300.700.900. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1:3:5.100.200.3 m3 m 3 m3 m3 m3 m3 m m 2 2 m2 m2 m2 m2 m m 2 m1 2 m2 m2 m2 36 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil penjumlahan dari masing-masing analisis pekerjaan ke dalam daftar harga satuan pekerjaan seperti tabel berikut ini.00 56. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20.486.737.200.00 60.772.00 3.900.040. Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 URAIAN PEKERJAAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) SATUAN HARGA SATUAN Rp 900.000.00 2.00 2.00 93.00 3.600.100.00 4.00 45. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton lis plank 1 0/40 depan garasi.062.4.00 5.200.100.00 93.00 348.200. Membuat Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan Setelah semua daftar analisis satuan pekerjaan dibuat.00 1.066.00 m2 m1 m3 m3 m3 rr.00 25.150.00 10.900.650.00 325.00 53. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton topi teras depan 1 0/50.

00 2.000.00 26.700.000.700.307.983.00 7.00 37.00 3.000.000.00 10.00 26.00 16.00 47.300.400.500.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 URAIAN PEKERJAAN Pasangan plin keramik 10 cm x30cm Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan Reng 3/4 kayu borneo super Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/12 Pasangan lisplankkayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/12 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashingbaja lapis seng (BJLS) 30 Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon tripiek (plywood) 4 mm.00 2.000.00 11.00 71.000.307.300.900.00 350.00 142.400.00 2.00 49.000.00 2.600.634.800.00 bh bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m2 bh bh bh bh Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 37 .00 25.00 19.00 78.700.634.800.00 58.00 25.000.307.700.00 114.00 50.000.900.700.00 13.250.00 228.00 228.00 50.00 2.000.00 m1 m m 3 m3 2 m3 m3 m1 m1 m m 2 1 m3 m3 m1 m2 m m 1 2 m2 m1 m1 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 100.000.300.00 58.900. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (overstep) Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/1 5 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untuk garasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WC) tipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standart 4 inci Pasangan engsel jendela standart 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm Pasangan bakmandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman SATUAN HARGA SATUAN Rp 10.307.000.700.000.300.500.00 7.00 2.00 2.00 260.700.900.900.00 177.00 15.00 54.700.600.00 96.000.00 53.700.

00 225.000.000.500.00 225.00 bh Ls unit Ls ttk ttk bh bh bh Ls m2 m m 2 2 m2 m2 m2 Ls 38 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .500.00 24.800.100.000.300.500.00 3.000.000.500.000.00 105.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 5 mm2 Pasangan lampu pijar40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN Pekerjaan pengecatan dinding dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pekerjaan pengecatan lis plank dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan kusen dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pekerjaan pengecatan daun jendela dengan cat minyak Pekerjaan pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan SATUAN bh bh bh m1 bh bh m1 bh bh Ls m1 bh bh m1 bh m1 HARGA SATUAN Rp 30.000.00 13.00 150.00 8.00 200.000.000.000.000.00 25.000.00 24.00 2.00 24.400.000.500.00 4.00 175.00 3.000.00 105.000.00 20.00 2.00 15.500.00 32.Lanjutan Daftar Analisis Harga Satuan Pekerjaan NO 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 URAIAN PEKERJAAN Pasangan kran air meja dapur tipe bebek Pasangan floor drain KM(WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan tee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan fee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /ten/diameter 2 inci Pasangan fee rec/ucerdiameter 2 inci ke 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan /ten/diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 inci ke 4 inci Pasangan asesoris lain Pekerjaan septic tankdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 200.00 45.000.00 24.00 10.000.00 55.00 15.500.00 250.000.300.000.00 2.000.00 3.00 55.499.500.00 175.

488.360.00 2.486.769.225.844.62 2.726.95 2.600. tebal 5 cm 29. 1:2:3 Pekerjaan beton topi teras depan 10/50.00 JUMLAH 1 180.00 348.900.00 20.20 5.60 319.200. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/20 teras depan.00 3.200.978.00 128.100.00 19.00 393.600.500.900.434.34 2.122. 1:2:3 Pekerjaan beton ring balk 1 3/20. GALIAN.50 2. 1 : 2 : 3 Pekerjaan kolom beton 1 3/1 3.120.02 m3 m3 m 3 m^ m3 III 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pasangan dinding bata merah 1 : 3 Pasangan dinding bata merah 1 : 5 Pasangan rolaag bata merah teras dan tangga 1:3 Dinding bata merah 1 : 5 dilubang-lubang 20 cm x 20 cm Plesteran dan aci 1 : 3 Plesteran dan aci 1 : 5 Kamprotan dinding bagian depan dan belakang 1:3 37.00 93.00 13.130.00 60.040.20 8.57 1.12 613.12 0.00 20.00 5.940.346.00 214.00 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 39 .00 2.062.150.29 0. seperti tabel berikut.900.00 438.637.00 4. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton meja dapur 8/70.000.00 2.15 5.00 8.21 0.00 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PONDASI DAN BETON Pasangan pondasi batu kali 1 : 5 Pekerjaan sloof beton sloof 15/20.580.72 269.650.00 20.271.321. 1 : 2 : 3 Pekerjaan beton Us plank 1 0/40 depan garasi.50 58. 1:2:3 Pekerjaan kolom beton 20/30 teras depan.300. selanjutnya harga satuan pekerjaan dikalikan dengan setiap volume pekerjaan sehingga didapatkan jumlah harga biaya bangunan.480.066.920.100.00 2.936.128. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Rekapitulasinya a.48 539.019.010.00 434.894.95 m2 m' m3 m3 m3 m3 m3 900. Membuat Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis harga satuan pekerjaan diisi dan dijumlahkan.772.920.538.000.5.022.00 97.25 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 60.700.40 1.00 5.17 0.00 3.00 32.00 1 87.090.00 10.270.00 1.955.076.41 3.000.00 93.087.00 54.95 m3 m^ m3 m3 m 3 325.075.00 1 .00 41.00 3. 1:2:3 Pekerjaan beton lantai kerja di bawah lantai keramik 1 : 3 : 5 .581.750.00 556.351.20 10.00 603.10 6. DAN URUGAN Pekerjaan persiapan lahan (lokasi pekerjaan) Pekerjaan pengukuran dan pasangan bouw plank Pekerjaan galian tanah untuk pondasi Urugan tanah kembali sisi pondasi Urugan tanah untuk peninggian lantai Pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi Pekerjaan urugan pasir di bawah lantai 200.00 10.744.222.00 51.00 JUMLAH II 9.600.524.736.14 10.232.00 58.100. Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 1 1 2 3 4 5 6 7 URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp PEKERJAAN PERSIAPAN.18 0.900.200.882.00 75.00 1.737.60 25.30 4.00 3.407.

00 2.000.00 7.000.634.00 950.634.307.00 27. ukuran 60 cm x 1 20 cm Pasangan lis plafon kayu profil 5 cm bagian dalam ruangan Pasangan lis plafon kayu 1 cm x 4 cm bagian luar ruangan (oversteKi 131.084.000.000.400.900.700.2 Pasangan jurai luar kayu 8/12 Pasangan jurai dalam kayu 8/1 2 Pasangan fep/an/ckayu kamper medan 3/30 Pasangan talang jurai baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap genteng beton Pasangan nok genteng beton PEKERJAAN ATAP GARASI 0.00 58.50 SATUAN HARGA SATUAN Rp 25.188.712.00 224.770.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO 8 URAIAN PEKERJAAN Ban plesteran 5 cm x 7 cm diaci VOLUME 12.12 0.00 m1 m2 m' m3 m3 m1 m2 m 1 10 11 12 13 14 Pasangan kuda-kuda kayu borneo super 8/1 2 diserut (expose) Pasangan gording kayu borneo super 5/10 diserut (expose) Pasangan talang datar baja lapis seng (BJLS) 30 dan papan Pasangan atap asbes gelombang kecil tebal 4 mm Pasangan flashing baja lapis seng (BJLS) 30 0.500.50 19.900.00 1.00 JUMLAHVI 6.00 4.00 56.00 993.550.592.00 m' m2 m2 m2 m2 m1 45.309.000.00 19.00 507.00 10.700.00 m3 m m 3 1 2.00 53.00 6.17 38.00 220.000.10 0.200.780.00 215.13 6.00 28.000.141.00 26.50 3.250.00 2.567.40 1.700.200.900.00 10.00 86.500.800.00 40 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 1.274.00 26.00 JUMLAH HARGA Rp 312.00 96.868.00 2.700.700.00 3.00 rr.000.800.00 2.00 17.307.00 19.000.000.00 318.00 137.00 56.50 220.000.00 JUMLAH III IV 1 2 3 4 PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING Pasangan lantai keramik 30 cm x 30 cm Pasangan lantai keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk KM (WC) Pasangan dinding keramik 20 cm x 20 cm untuk meja dapur Pasangan plin keramik 10 cm x 30 cm 113.00 131.307.00 960.700.904.00 2.00 10.307.00 5 V 1 2 3 4 5 6 1 8 9 PEKERJAAN ATAP Pasangan kuda kuda kayu borneo super 8/1 2 Pasangan gording dan jurai kayu 8/1 2 Pasangan rangka atap kaso 5/7 dan reng 3/4 kayu borneo super 1.500.874.00 1 2 3 4 m2 m2 m1 m' 47.537.00 JUMLAH IV 5.700.700.982.000.00 392.027.00 JUMLAHV 316.600.00 m3 m 3 2.230.250.00 7.00 25.600.050.750.00 2.067.250.00 49.00 VI PEKERJAAN PLAFON Pasangan rangka plafon kayu borneo super 4/6 Pasangan plafon triplek (plywood)4 mm.900.100.600.00 45.00 15.00 58.00 2.00 1.307.00 53.000.500.00 381.00 230.00 342.431.700.00 27.00 5.000.

00 X PEKERJAAN INSTALASI AIR Instalasi air bersih 1 2 3 4 5 6 7 Pasangan pipa PVC diameter 1/2 inci Pasangan keni diameter 1/2 inci Pasangan fee diameter 1/2 inci Pasangan pipa PVC diameter 3/4 inci 33.00 11.00 150.00 VIII 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA Pasangan kunci pintu 2 slaag (putaran) Pasangan kunci pintu KM (WQtipe alpha bulat Pasangan engsel pintu standar4 inci Pasangan engsel jendela standar 3 inci Pasangan grendel pintu dobel dan pintu garasi Pasangan grendel jendela Pasangan hak angin jendela Pasangan tarikan jendela Pasangan kaca polos 3 mm Pasangan kaca polos 5 mm 9.200.00 14.00 228.00 78.00 m1 bh bh m 1 2.00 228.800.640.16 33.000.00 50.300.00 3.600.00 16.800.00 2.800.000.00 3.00 173.66 2.000.00 4.00 10.00 150.000.00 37.00 260.00 2.00 935.00 2.000.723.100.00 32.178.00 7.386.000.00 2.00 200.00 45.00 1.50000 JUMLAHVII 3.230.00 150.500.000.00 11.000.00 142.500.270.00 11.00 1.00 2.85 1.00 25.983.00 11.000.800.000.000.00 100.00 230.00 2.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp VII 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN KUSEN.000.00 3.300.00 75.400.900.000.00 Pasangan keni diameter 3/4 inci Pasangan tee diameter 3/4 inci Pasangan asesoris lain bh bh Is Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 41 .95 bh bh bh bh bh bh bh bh m2 m 2 96.800.90 5.00 22.280.00 8.00 225.00 IX 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN SANITAIR Pasangan bak mandi fiberglass lapis keramik 20/20 Pasangan kloset jongkok Pasangan kran air KM (WC) dan tempat cuci Pasangan kran airtaman Pasangan kran air meja dapurtipe bebek Pasangan floor drain KM (WC) Pasangan kitchen sink meja dapur 1 20 cm 2.00 700.723.000. PINTU.000.00 m3 bh m2 m2 m2 bh m2 bh 3.60 2.500.00 200.00 114.00 1.00 4.00 JUMLAH IX 354.000.000.500.000.900.00 50.700.000.700. DAN JENDELA Pasangan kusen kayu kamper singkil 6/15 Pasangan kusen sopi-sopi teras diameter 40 cm kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel multiplek dan kaca rangka kayu kamper Pasangan daun pintu panel rangka kayu kamper untukgarasi Pasangan daun pintu dan kusen PVC (pabrikasi) Pasangan daun jendela kayu kamper Pasangan boven ligh di atas kusen pintu dan jendela (25 cm x 25 cm) 0.500.00 11.00 1.000.00 8.000.00 25.00 10.000.000.00 100.300.000.00 13.00 350.300.50 2.60 2.700.00 2.300.00 142.292.00 30.00 110.00 4.00 1.600.00 1.00 3.00 754.400.000.000.00 1 76.00 225.00 71.648.237.500.00 531.000.00 285.00 25.900.740.00 142.00 30.000.00 11.00 75.640.700.00 JUMLAHVIII 866.00 3.136.00 2.00 bh bh bh bh bh bh bh 177.00 1.200.00 7.00 200.00 54.000.

050.00 8.00 200.000.00 1.00 32.208.140. 42 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .00 m2 m2 XIII 1 PEKERJAAN PEMBERSIHAN Pembersihan lahan setelah selesai pekerjaan 1.000.300.000.000.5 mm2 Pasangan instalasi titik nyala daya stop kontak lampu kabel NYM 3 x 2.00 875.000.00 15.00 b.00 200.00 1.740.000.00 15.000.00 372.00 1 .900.978.00 JUMLAH X 60.00 JUMLAH XI 175.00 500.00 55.000.00 JUMLAH XIII 500.000.Lanjutan Daftar Analisis Rencana Anggaran Biaya NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN Rp JUMLAH HARGA Rp Instalasi air kotor 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pasangan pipa PVC diameter 2 inci Pasangan /cen/diameter 2 inci Pasangan tee rec/ucerdiameter 2 incike4 inci Pasangan pipa PVC diameter 4 inci Pasangan keni diameter 4 inci Pasangan pipa PVC diameter 3 inci (talang tegak garasi) Pasangan fee rec/ucerdiameter 3 incike4 inci (talang tegak garasi) Pasangan asesoris lain Pekerjaan sepf/cfanfcdan rembesan Pasangan penyambung air bersih ke PAM 6.000.685.892. Contoh daftar rekapitulasi adalah sebagai berikut.00 55.00 4.000.00 30.00 5.500.499.72 34.500.00 24.00 1.00 105.000.00 165. dan akhirnya harga total bangunan akan didapatkan.00 1.00 845.00 1.00 12.00 25.00 240.000.000.00 1.50 2.00 ttk ttk bh bh bh Ls 105.00 20.00 880.000.000.500.00 3.000.00 131.52 10.00 JUMLAH XII 7.100.00 245.00 m^ m2 m2 m 2 13.00 Ls 500.500.00 175.500.000.000.000.600.499.000.300.00 10.000. maka setiap komponen pekerjaan dapat direkapitulasi jumlahnya.00 6.00 875.500.00 5 6 1.000.000.00 2.000.100.000.00 1.000.00 3.00 25.000.00 175.20 35.205.00 m1 bh bh m1 bh m 1 10.00 1.980.500.00 XII 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN PENGECATAN Pengecatan dinding dengan cat tembok Pengecatan plafon dan lis dengan cat tembok Pengecatan lis plank dengan cat minyak Pengecatan kusen dengan cat minyak Pengecatan daun pintu dengan cat minyak Pengecatan daun jendela dengan cat minyak 589.00 1.000.00 32.00 16.00 15.181.400. Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya Setelah semua daftar analisis rencana anggaran biaya dapt terisi.500.00 24.00 24.00 24.000.00 12.072.00 bh Ls unit Ls XI 1 2 3 4 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pasangan instalasi titik nyala lampu kabel NYM 3 x 2.00 33.000.00 1.000.00 3.00 7.000.400.000.000.5 mm2 Pasangan lampu pijar 40 watt Pasangan lampu taman 40 watt lengkap dengan tiang besi diameter 2 inci Pasangan panel listrik Pasangan penyambung daya ke PLN 21.00 1.

200. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-II 43 .00 160.00 1.360.00 500.00 7.00 6.00 IX X XI XII PEKERJAAN PENGECATAN XIII PEKERJAAN PEMBERSIHAN JUMLAH DIBULATKAN TERBILANG : SERATUS ENAM PULUH JUTA EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH RIBU RUPIAH.181.900.00 10.053.904.982. samping.487. Catatan: Harga rekapitulasi tersebut belum termasuk pembuatan pagar rumah bagian depan.980. PINTU.00 2.00 11.592.000. GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN KUSEN.00 12.208.750.700.685.084.02 28.022.640.050.270.00 27.Daftar Rekapitulasi Anggaran Biaya NO 1 II III IV V VI VII VIII URAIAN PEKERJAAN PEKEPJAAN PEMBERSIHAN. dan belakang.764.324.712.723.487.844.00 41.000.000.00 7. DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN SANITAIR PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK JUMLAH HARGA Rp 3.02 160.581.

44 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

bisa langsung menyambung dengan rumah terdekat. back hoe dan lain-lain. Kebutuhan air biasanya dengan cara pemboran/membuat sumur atau memasang ledeng. Membuat penerangan dan sarana kebersihan seperti lampu dan tersedianya air. barang tersebut diinventaris dan diletakkan pada ruangan yang aman. andaikan dekat dengan rumah tinggal. Di dalam pekerjaan membersihkan lokasi kerja dari sampah yang akan menghambat jalannya pekerjaan selalu dilakukan pada awal pekerjaan. palu) d. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam pelaksanaan pekerjaan. Menyiapkan Lokasi dan Material Pasangan Batu 1. Kalau kondisi lapangan pekerjaan lahan baru. Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan dalam pasangan batu perlu dipersiapkan dekat dengan tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan. Untuk sarana kebersihan disediakan tempat tersendiri sesuai dengan macam sampah yang dibuang. Bahan adukan (pasir dan semen). 2. patok dan papan. c. Material Material yang perlu disiapkan dalam pasangan batu meliputi peralatan dan bahan. Lokasi Hal-hal yang perlu disiapkan di lokasi pekerjaan pasangan batu adalah. a. Peralatan kerja (sendok spesi.BAB III MENYIAPKAN PEKERJAAN PASANGAN BATU A. Pemasangan lampu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan ini tidak terlalu memerlukan tenaga yang besar kecuali pekerjaannya memang besar yang akan dibahas secara tersendiri karena menyangkut penggunaan alat berat seperti buldozer. meteran) c. dan e. Peralatan pengukuran (water pass/selang plastik. cangkul. Memindahkan benda yang akan menghambat proses pekerjaan. Bila jauh bisa menghubungi PLN dan bila tidak maka bisa menggunakan tenaga disel atau lainnya. biasanya ada pohon yang perlu ditebang. Tempat membuat adukan/spesi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 45 . Pekerjaan memindahkan sering dilakukan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Kondisi lapangan bangunan lama juga perlu pembongkaran dan pengamanan alat dan bahan yang masih terpakai. b. Material yang sangat penting dipersiapkan di dekat lokasi kerja biasanya adalah: a. Batu pecah/kali b.

Jenis pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Membuat Garis Siku-siku Untuk membuat garis siku-siku di lapangan banyak dilakukan dengan memanfaatkan dalil pythagoras. namun untuk bangunan yang berukuran besar. Hasil dari pengukuran tersebut berupa garis-garis lurus yang menunjukkan sumbu dinding tembok bangunan yang diperoleh dengan menghubungakan titik-titik hasil pengukuran. Membuat Bidang Datar Untuk membaut bidang datar ("waterpas") pada pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan yang berukuran besar dan luas dapat digunakan pesawat waterpassen. Hal tersebut disebabkan ukuran panjang selang plastik yang terbatas. alat penyipat datar sederhana berupa selang plastik yang diisi air hasilnya cukup akurat.B. Pekerjaan pengukuran dan leveling merupakan pekerjaan yang sangat penting karena hasil dari pekerjaan ini dapat mempengaruhi dan menentukan baik buruknya ukuran dan bentuk bangunan. Pekerjaan tersebut berupa pengukuran di lokasi bangunan sesuai dengan gambar rencana bangunan. cukup menggunakan alat bantu sederhana berupa selang plastik yang diisi dengan air hingga dua permukaan air dalam selang plastik membentuk bidang datar. setiap langkah pekerjaan harus dilakukan pengontrolan kembali. sedang untuk bangunan yang berukuran kecil seperti rumah tinggal. Gambar III-1. sehingga dapat mengakibatkan hasil dari pelaksanaan pengukuran kurang akurat. 1. alat bantu tersebut kurang akurat hasilnya. 2. Membuat Bidang Waterpass dengan Selang Plastik Untuk bangunan yang berukuran kecil. 46 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . yaitu perbandingan sisi miring (BC) dengan sisi datar (AC) dan sisi tegak (AB) dengan angka perbandingan AC : AB : BC = 3 : 4 : 5. Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Leveling Lapangan Pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan (Uitzet) merupakan jenis pekerjaan yang digunakan untuk mewujudkan denah bentuk bangunan menjadi suatu bangunan pada tanah lokasi yang telah disediakan.

Menarik garis dari titik B sejajar dengan AC (BD). Menarik garis dari titik C sejajar dengan AB (CD). B D A C Gambar III-3. b. d. c. Membuat Garis Siku-siku Untuk mengontrol hasil pekerjaan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang. e. maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku. dan akan membentuk bidang segi empat. dan pekerjaan pengukuran harus diulangi sampai jarak diagonal BC dengan AD sama panjang.B Sisi tegak (4) Sisi miring (5) A C Sisi datar (3) Gambar III-2. Perpotongan dua buah garis BD dengan CD berpotongan di titik D. Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD. Kontrol Garis Siku-siku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 47 .

Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah. Berjarak cukup dari rencana galian. Letak kedudukan papan bangunan harus seragam (diusahakan menghadap ke dalam bangunan). Agar menghasilkan bentuk bangunan sesuai dengan perencanaan. 5. 3. 4. 2. Gambar III-4. Memasang Papan Duga Pekerjaan Pasangan Batu Papan duga pekerjaan pasangan batu (Bouwplank) adalah sebuah benda kerja yang terdiri dari pasangan papan-papan. Untuk bangunan besar dan banyak terdapat ruang. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bangunan (bouwplank) yang lain.C. sedang untuk bangunan kecil. Pasangan ini dimaksudkan untuk menempatkan titik-titik hasil pengukuran yang diperlukan dalam mendirikan suatu bangunan dan membentuk bidang datar. pemasangannya cukup pada lokasi sudut atau pertemuan bangunan. pemasangan papan duga harus memenuhi persyaratan: 1. Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas. Pemasangan Bouwplank di Sekeliling Bangunan 48 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . pemasangan bouwplank dilaksanakan mengelilingi seluruh area calon bangunan didirikan.

Bidang atas bouwplank harus diketam rata agar bidang atas papan dapat membentuk bidang datar (bidang waterpas). maka sambungan papan harus menggunakan klem. pada kedudukan paku diberi tanda panah dengan cat/meni. Pemberian Tanda pada Bouwplank Sambungan papan bouwplak diusahakan terletak pada sumbu patok.Gambar III-5. Untuk menghindarkan kesalahan yang disebabkan letaknya paku. Gambar III-7.00 sebagai duga lantai. Pemasangan Bouwplank di Sudut/Pertemuan Dinding Titik-titik pada papan bangunan yang menunjukkan dinding tembok dapat dijelaskan dengan tanda dari paku yang juga berfungsi untuk menarik benang sebagai sumbu tembok. karena hal tersebut sebagai acuan untuk kesikuan pertemuan dinding. Bidang atas papan bangunan biasanya dipasang pada kedudukan ± 0. sehingga jarak patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan sebagai bouwplank. Sambungan Papan pada Patok Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-III 49 . Bila sambungan papan bouwplank terletak di antara patok. Gambar III-6. Sudut pertemuan papan bouwplank harus benar-benar siku.

lalu tancapkan paku dan beri tanda dengan cat atau meni. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 2. 5.Gambar III-8. Pekerjaan Uitzet dan Bouwplank 1. Tentukan letaknya titik-titik sumbu dinding tembok pada papan bouwplank. Tanamkan secara dipancang deretan patok-patok menurut kedudukan tarikan benang (garis BA) sebagai dasar pengukuran bangunan. 6. 3. Cara Melaksanakan Pekerjaan Pengukuran dan Papan Duga Gambar III-9. Pasang bouwplank dengan berpedoman pada titik duga tersebut. 4.00 dengan membuat bidang datar pada setiap patok. Sambungan Papan diantara Patok D. Dengan cara yang sama. Pada tiap-tiap patok beri tanda letaknya titik duga ± 0. Pancangkan deretan patok-patok menurut kedudukan garis CD yang dibuat tegak lurus terhadap garis BA dengan menggunakan perbandingan dalil pythagoras (3:4:5). pancangkan deretan patok-pa-tok menurut garis EF dan GH.

BAB IV MEMASANG PONDASI DAN DINDING A. adukan semen pasangan batu diformulasi dengan campuran tambahan yang menaikkan udara yang menghasilkan kandungan udara tinggi pada adukan matangnya. Proses pengairan. biasanya dilakukan di pabrik. Kapur hidrasi ini selanjutnya dikeringkan. sebuah proses yang sangat lambat dan tidak merata. Kapur tohor ini kemudian diberi air dengan membiarkannya menyerap air sebanyak yang dapat dilakukannya. yang disebut kapur padam atau kapur terhidrasi. adukan dibuat tanpa semen portland. Adukan berfungsi untuk membantali satuan pasangan batunya. yang menyebabkan pembentukan kalsium hidroksida. dapat digunakan dalam membuat adukan semen-kapur. Semen portland merupakan bahan perekat pada adukan. Menyiapkan Adukan Mortar/Spesi Mortar adalah suatu bagian pasangan batu yang setara dengan pasangan batu itu sendiri. yang melepaskan panas dalam jumlah yang banyak. yang berarti bahwa kekuatan lentur dan geser dinding tersebut berkurang dan dindingnya lebih dapat diresapi oleh air. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 49 . tetapi adukan yang terbuat hanya dari semen portland akan "keras" dan tidak mengalir secara baik pada cetok atau di bawah bata. Adukan merekatkan satuan-satuan tersebut satu sama lain untuk mengikatnya menjadi satuan struktural monolitik dan juga penting untuk penampilan dinding pasangan batu. Untuk mencapai suatu daya kerja yang ekivalen dengan adukan semen portland-kapur. dan air. sehingga kapur ditambahkan untuk memberikan kelancaran dan daya kerjanya. dan kapur itu sendirilah yang menjadi bahan perekatnya. Agar mudah. Adukan memberi perapatan antara satuan-satuannya untuk mencegah masuknya air dan angin. Hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. yang mendukungan penuh satu sama lain. semen adukan yang terdiri atas semen portland pracampur dan kapur dengan udara yang terbatas. kapur hidrasi. Kapur diproduksi dengan cara membakar batu kapur atau cangkang kerang (kalsium karbonat) dalam tungku untuk menghilangkan karbon dioksida dan menyisakan kapur tohor (kalsium oksida). dan dikemas untuk dikirim. Pasir harus bersih dan diayak untuk menghilangkan partikel yang terlalu kasar atau terlalu halus. agregat (pasir). adukan ini mengeras dengan cara menyerap karbon dioksida dari udara untuk menjadi kalsium karbonat. digiling. Jenis adukan yang paling karakteristik terbuat dari semen portland. Oleh karena itu hanya adukan semen-kapur konvensional yang harus ditentukan untuk pekerjaan pasangan batu yang membutuhkan kekuatan tinggi dan permeabilitas rendah. Hal ini akan mengurangi kekuatan rekat antara adukan dan satuan pasangan-batu ingá kira-kira setengah dari kekuatan adulan konvensional.

3.Semen merah adalah hasil penghancuran bata.15 mm . ke bawah (turun) atau terguling. Konstruksi pondasi suatu bangunan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5%: 4.15 mm . Pondasi harus terletak di atas tanah dasar yang cukup keras sehingga kedudukan pondasi tidak mudah bergerak (berubah). Pondasi harus dibuat dari bahan yang tahan lama dan tidak mudah hancur. Tidak boleh mengandung bahan organik. semen merah juga merupakan sisasisa berasal dari bata yang mengalami kerusakan. genting dan bahan bakaran lempung lainnya hingga menjadi tepung. Bila mengandung lumpur lebih dari 5% maka harus dicuci. Harus keras. 3. 2. 50 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Bentuk dan konstruksinya harus menunjukkan suatu konstruksi yang kokoh dan kuat untuk mendukung beban bangunan di atasnya. Pasir merupakan bahan adukan. Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung sangat tergantung dari konstruksi pondasi. 6. garam. semen merah merupakan bahan tambah hidrolik. B. berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. 5. baik bergerak ke samping. 4. bata yang pecahpecah dihancurkan dan diayak untuk dijadikan semen merah.5 mm). Tidak boleh mudah terpengaruh oleh keadaan di luar pondasi. selain pasir alam (dari sungai atau galian dalam tanah) terdapat pula pasir buatan yang dihasilkan dari batu yang dihaluskan dengan mesin pemecah batu. minyak dan sebagainya. Butir-butir pasir harus berukuran antara 0. seperti keadaan air tanah dan lain-lain. syarat-syarat untuk pasir adalah sebagai berikut : 1. Memasang Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital. sehingga kerusakan pondasi tidak mendahului kerusakan bagian bangunan di atasnya.5 mm. Pasir laut tidak boleh dijadikan bahan bangunan kecuali bila telah diadakan penelitian dan petunjuk dari ahli bangunan. dan tidak mudah hancur oleh pengaruh perubahan iklim. 2. berbentuk tajam. merupakan bahan batubatuan dengan ukuran kecil (0. Pasir untuk pembuatan adukan atau beton harus memenuhi persyaratan di atas.

hal tersebut dimaksudkan untuk memperkecil beban persatuan luas pada tanah dasar. Pondasi Langsung Konstruksi dari pondasi langsung dapat berupa pondasi batu belah/kali. pondasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis. tampang badan pondasi membentuk bangun trapesium. Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan Menurut jenisnya. Pondasi Tak Langsung Konstruksi pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang baik/keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. Pada tanah bangunan di mana lapisan tanah mudah pecah akibat pengaruh panas sinar matahari dan air sampai cukup dalam dan dan lapisan tanah yang mempunyai daya Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 51 . yaitu pondasi langsung dan pondasi tak langsung.Gambar IV-1. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengan perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut beban bangunan dipindahkan ke lapisan tanah dasar pondasi yang baik. karena daya dukung tanah dasar pondasi pada umumnya lebih kecil dari daya dukung pasangan badan pondasi. Untuk pondasi langsung yang menggunakan bahan batu kali. pondasi batu bata. pondasi beton bertulang. Pondasi langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras maksimal 1 meter. Lebar dasar pondasi dibuat lebih besar dari tebal dinding tembok di atasnya. dan pondasi balok sloof. hal tersebut dilakukan selain berguna bagi kestabilan kedudukan pondasi juga untuk efisiensi. batu bata dan beton tumbuk. sedangkan pondasi tak langsung adalah pondasi yang dibuat bila kedalaman lapisan tanah keras melebihi 1 meter. 2. pondasi pias. pondasi plat kaki. 1.

Bahasan selanjutnya difokuskan pada konstruksi pondasi langsung berupa pondasi batu belah. batu belah harus disiram air terlebih dahulu. Bila tanah dasar pondasi banyak mengandung air. 3. Demikian juga dengan batu belah yang berpori sebaiknya tidak digunakan untuk bahan konstruksi pondasi. sehingga harus dipecah terlebih dahulu agar didapatkatkan permukaan yang kasar. maka sebelum pondasi dipasang harus disusun terlebih dahulu pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya. pondasi tiang straus. Hal tersebut dilakukan mengingat konstruksi pondasi langsung dengan bahan batu belah amat dominan digunakan di lapangan. Pada umumnya tampang lintang dari badan pondasi batu belah berbentuk trapesium dengan lebar sisi bagian atas paling sedikit 25 cm. Batu belah yang permukaannya halus kurang baik dipakai sebagai bahan pondasi. Permukaan batu yang kasar akan membuat ikatan yang kokoh. Terdapat bermacam-macam jenis konstruksi pondasi tak langsung. Sebelum dipasang. diantaranya pondasi umpak. bila konstruksi pondasi langsung dikhawatirkan menyulitkan pelaksanaan pekerjaan dan tidak efisien. dan pondasi tiang pancang. Memasang Pondasi Batu Belah Batu belahi merupakan bahan konstruksi pondasi yang paling banyak digunakan. berukuran ± 25 cm. gabungan pondasi plat kaki dan umpak. bersih dari segala kotoran. karena batu belah yang umumnya didapatkan dari batu kali tidak mengalami perubahan bentuk dan kualitas bila tertanam di dalam tanah.dukung besar cukup dalam. Batu Kali Sebagai Bahan Konstruksi Pondasi Batu Belah 52 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar IV-2. pondasi sumuran. Persyaratan batu belah sebagai bahan konstruksi pondasi adalah batu tersebut mempunyai permukaan yang kasar. sehingga didapatkan susunan batu yang kokoh.

yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi. Susunan batu kosong tersebut dinamakan aanstamping. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 53 . Gambar IV-3. maka sebelum badan pondasi dipasang terlebih dahulu disusun pasangan batu kosong yang diisi pasir pada rongga-rongganya.Bentuk konstruksi pondasi belah antara lain adalah seperti gambar berikut. Konstruksi Pondasi Batu Kali Bila kondisi lapisan tanah banyak mengandung air.

Blok beton. model dan lubangnya dibuat bermacam variasi model. Ukuran umumnya 10 cm x 19 cm x 59 cm. Ditinjau dari bahan mentah yang dipakai. pagar pembatas tanah dan lain sebagainya. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: semen + pasir dengan perbandingan tertentu. Bata celcon atau hebel. Susunan Pasangan Batu Kosong (aanstampang) Gambar IV-5. Batu bata (bata merah). sama juga dengan bataco. Dinding membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari bangunan. Harganya lebih mahal dari pada bata merah. Batako dan blok beton. Bata cetak/bata kapur. dinding bangunan dapat dibedakan atas: 1.Gambar IV-4. blok beton ini juga berlubang. Dinding Partisi. Umumnya digunakan pada rumah-rumah sederhana di perkampungan. Batu buatan jenis ini bentuknya berlubang. Aplikasi Pondasi Batu Kali di Lapangan C. ada juga batu 54 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . terbuat dari pasir silika. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran beberapa bahan dengan perbandingan tertentu. 3. Dinding Bangunan Dinding adalah bagian bangunan yang sangat penting perannya bagi suatu konstruksi bangunan. 5. adalah batu buatan yang dibuat dari campuran bahan mentah: tras+ kapur + pasir dengan perbandingan tertentu. 4.pada umurnnya merupakan prisma tegak (balok) dengan penampang empat persegi panjang. bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. 2.

Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2. Pembelian biasanya harus dengan memesan terlebih dahulu. Ukuran batu bata di berbagai tempat dan daerah tidak sama besamya disebabkan oleh karena belum ada keseragaman ukuran dan teknik pengolahan. b. Harganya sangat murah. Gambar IV-6. Bila telah terpasang dan diplester serta diaci dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur.5 m. pagar pembatas tanah. Campuran bahan : tras + kapur c.8 cm sampai 24 x 11. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit pemakaian adukan semen-pasir. Penjualan bata jenis inipun tidak diretail pada setiap agen atau toko material.5 cm. atau rumah sederhana. umumnya berukuran Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 55 . Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. Macam-. Dinding Bata Kapur Dan Kolom Pengaku Dinding Bata Kapur 2.macam tipe campuran antara lain: a. Dinding Bata Hebel Atau Celcon Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi. campuran bahan: tanah liat + pasir + kapur bubuk + pc.bata yang berlubang-lubang. batu bata semacam ini kebanyakan digunakan untuk pasangan dinding peredam suara. campuran bahan: tanah liat + tanah kapur + kapur-bubuk + semen.5 x 4. Memasang Dinding Bangunan 1.5 x 5. perumahan rakyat. Dinding Bata Kapur Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm. Ukuran batu bata umumnya berkisar 22 x 10. D.

Untuk 1 m3 bata jenis ini bisa digunakan untuk pasangan dinding seluas 11. Bahannya terbuat dari pasir silika. 56 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Selain itu.5 % dari harga dinding bata merah untuk setiap 1 m2 terpasang.5 m2. Dinding jenis ini bisa saja tidak diplester. Bata jenis ini harganya lebih mahal kurang lebih 16. Namun hal ini tergantung juga dengan ketebalan dinding. Jarak pemasangan kolom penguat sama dengan yang disyaratkan pada bata merah. bisa saja kurang dari 11. mudah dalam pemotongan karena hanya menggunakan gergaji. cukup diaci saja karena permukaannya yang sudah relatif rata dan permukaan batu yang lebar. apartemen.5 m2 bila ketebalannya lebih besar. hotel.10 cm x 19 cm x 59 cm. melainkan dalam ukuran 1 m3. Bata Hebel Dan Pengerjaan Bata Hebel. dalam praktik pemasangan sangat sedikit bahan yang terbuang. Kelebihan yang dimiliki dinding ini adalah cepatnya proses pemasangan. bahannya tahan api dan air serta kedap suara. Dinding jenis ini sering digunakan pada rumah-rumah mewah. monumen dan gedung-gedung mewah yang lain. Gambar IV-7. Pemesanan tidak dilakukan secara unit. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan.

Bata Hebel Buatan Xella.Gambar IV-8. Karena di desain sebagai sekat antara ruang Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 57 . Dinding Partisi Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Bata Hebel Dalam Pengiriman dan Aplikasinya dalam Pasangan Dinding Gambar IV-9. Proses Pembuatan Bata Hebel 3. Dengan Bata Hebel Pembangunan Gedung Dapat Dilakukan Secara Para Fabrikasi Gambar IV-10.

Ketebalannya beragam mulai dari 4 mm. dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. mengingat bahan mudah terbakar dan mudah mengelupas bila sering terkena air. dinding partisi dapat diabaikan. terutama di perkantoran. yaitu 122 cm x 244 cm. Gambar IV-11.satu dan yang lain. Bila dana terbatas. gunakan bahan partisi ini untuk pembatas ruangan. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Bahannya mudah dipotong hanya menggunakan gergaji. Secara umum pemakaian partisi selalu dibuat dua lapis. Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. menggunakan 1 lapis papan gipsum 13mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS yang diaplikasikan saling-silang (staggered)dengan ketebalan (TCT) minimal 0. untuk luar dan dalam. dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). 12 mm. Bahan lain yang bagus untuk partisi adalah papan semen fiber glass. dan 15 mm.Akustik Optimal. Jenis bahan disesuaikan dengan selera dan besarnya biaya. Bahan tersebut terbuat dari campuran semen dan fiber glass sehingga sangat kuat. Panjang dan lebarnya sama dengan ukuran lembaran tripleks. Dari segi beban terhadap bangunan. Untuk dinding partisi yang memakai bahan multiplek bisa dikatakan kurang aman. 6 mm. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan.55mm 58 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Sistem Partisi Tahan Api 1 Jam . 9 mm. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka. Pemasangan ke rangka (kayu atau hollow) menggunakan sekrup.

Dimana perkembangan teknologinya selalu meningkat sejalan dengan inovasi produsen dinding partisi ini. Dinding partisi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat di sektor real. Gambar IV-12. Sementara ini dinding partisi merupakan hasil dari pengembangan teknologi yang tepat guna.Dewasa ini penggunaan dinding partisi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan perkantoran yang tidak hanya mempertimbangkan faktor biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membangun suatu bangunan. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 59 .

Sistem Partisi Tahan Api 2 Jam Ketinggian Optimal. menggunakan 2 lapis papan gipsum 16mm yang diaplikasikan pada kedua sisi dan rangka BMS dengan tebal (TCT) min 0.Gambar IV-13.55mm Gambar IV-14. Potongan/tampak atas dan spesifikasi produk dinding partisi 60 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Kemudian adukan yang kering diaduk dengan air secukupnya. Di samping itu diusahakan agar di tempat sekitarnya udara tetap lembab. diaduk sebaik-baiknya dalam keadaan kering. maka kadar air adukan tersebut kurang. pemakaian pemasangan maupun adukanadukannya dapat dipelajari dengan seksama. dan jika kualitas batu batako baik. Beberapa macam bentuk batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 61 . misalnya: per m2 luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan. Beratnya tembok diperingan dengan 50 %. sehingga kuantitatif terdapat penghematan. bahannya dari tras dan kapur. perataan dapat dimulai. Jikalau kadar air tercapai dengan tepat. guna memperoleh pengeringan dan kemantapan bentuk. maka kandungan air dalam adukan itu terlalu banyak. Biarkan masih dalam los dan biarkan selama 3 minggu sampai 4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan. Masa perawatan 3 hari sampai 5 hari. Dinding Batako Batako merupakan batu buatan yang pembuatannya tidak dibakar. Namun demikian masih lebih mahal jika dibanding dengan bata kapur Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup. dengan demikian juga pondasinya bisa berkurang. Untuk mengetahui kadar air dari suatu adukan dibuat bola-bola adukan. Pemakaiannya lebih hemat dalam beberapa segi. Namun bahan bangunan tersebut masih baru di Indonesia. Apabila bola adukan dijatuhkan hanya sedikit berubah bentuknya.4. dinding batako tidak perlu diplester. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75 %. dan bila dilihat telapak tangan tidak berbekas air. Tras dan kapur dengan perbandingan 5 : 1 jika kualitas tras cukup baik. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhana dan tidak perlu dibakar. Tempat pembuatan adukan harus bersih dan terlindung dari hujan. cara-cara pembuatan. juga dengan sedikit semen portland. yang digenggam-genggam pada telapak tangan. kemudian diletakkan berderet di rak dengan tidak ditimbun. Batu-batu yang baru dicetak disimpan dalam los agar terhindar dari panas matahari maupun air hujan. Gambar IV-15. jika perlu ditambah dengan sedikit semen portland.

serta tidak boleh direndam air d. c. batu khusus untuk dinding pengisi f. untuk keamanan dan juga untuk memudahkan pengambilan c. d. lebar 10 cm. Pada pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu. batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi. Panjang 40 cm. lebar 20 cm.Keterangan: a. tidak berlubang. batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan. Untuk pemotongan batu batako dipergunakan palu dan tatah untuk membuat goresan pada batu yang akan dipatahkan. panjang 40 cm. lebar 8 cm. batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan. panjang 40 cm. Penyusunan batu cetak sebelum dipakai cukup setinggi lima lapis. untuk dinding luar. tinggi 20 cm. b. tinggi 20 cm. e. panjang 40 cm. berlubang. berlubang. Disimpan dalam keadaan cukup kering b. Mesin Cetak Batako dan pemasangan batako 62 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Panjang 40 cm. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut: a. berlubang. lebar 10 cm. panjang 40 cm. tidak berlubang. Gambar IV-16. lebar 10 cm. tinggi 20 cm. tinggi 20 cm. lebar 20 cm. berlubang. untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm. tinggi 20 cm. tinggi 20 cm.

Beberapa aturan pemasangan batako Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 63 . Pada sudut bangunan diberi papan mistar yang menentukan tinggi-nya lapisan masing-masing.Gambar IV-17. maka digunakan angker besi beton 3/8". Jika dinding bersilangan salah satu dinding terdiri dari batu batako yang tidak berlubang. Kolom beton ini selalu dipasang di sudut-sudut. sehingga pada tiap-tiap pemasangan lapisan dapat diberi tali pelurus. Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako. Industri Batako Aturan batu buatan yang tidak dibakar (batako) sebenarnya tidak berbeda dengan aturan batu merah. Pada prinsipnya sistem pemasangannya menggunakan aturan pemasangan batu bata. Beberapa aturan pemasangan batako adalah seperti dilihat pada gambar-gambar berikut : Gambar IV-18. pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat pada gambar diatas. Pemasangan batu batako terakhir selalu di tengahtengah.

atau. Adukan untuk siar pasangan pelopor diberikan pada ujung setiap blok dengan cetok sebelum bloknya diletakkan. (b) Lapisan-arah pertama dari blok untuk pasangan sudut-antar diletakkan di atas adukannya. batang-ukur tingkat yang ditandai dengan tinggi setiap lapisan-pasangan. seperti yang ditunjukkan di sini. Adukan biasanya diberikan hanya pada cangkang muka bloknya dan tidak diberikan pada badannya. (d) Ketika setiap lapisanpasangan dibentang. 64 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Gambar IV-19 c dan IV-19 d (c) Pasangan pelopor dibangun lebih tinggi.Gambar IV-19 a dan IV-19 b Menyusun dinding pasangan-batu beton: (a) Bantalan adukan ditebar pada fondasinya. tingginya secara teliti diperiksa entah menggunakan mistar lipat.

(h) Sikat lunak akan membuang remah-remah setelah perapihan cetok konkaf tadi. (i) Sebuah benang tukangbatu dipertahankan tetap tegang di antara pasangan pelopor pada blok tali-sipat.f) Setiap lapisan-arah baru juga diperiksa dengan alat sipat-datar untuk memastikan bahwa lapisan itu mendatar dan tegak lurus. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 65 . Waktu yang diluangkan untuk memastikan pasangan sudut antarnya telah akurat akan cukup diimbangi oleh ketelitian dinding dan kecepatan penyusunan di antara pasangan pelopor. Gambar IV-19 g dan IV-19 h (g) Siar pasangan sudut-antar dirapikan menjadi profil konkaf.Gambar IV-19 e dan IV-19 f (e.

66 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . dan blok ini diturunkan secara cermat ke tempatnya. Gambar IV-19 k dan IV-19 l (k) Setiap lapisan-pasangan blok penyisip diakhiri dengan blok-tutup. tidak diperlukan lagi batangukur tingkat atau alat sipat-datar. Tukang-batunya telah menebarkan adukan siar kasuran dan memberi "olesan adukan tepi" siar kasurannya untuk beberapa blok. dan disebariskan hanya dengan tali-sipat. yang harus disisipkan diantara blok yang telah dibentang.Gambar IV-19 i dan IV-19 j (j) Lapisan-pasangan blok di antara pasangan pelopor disusun dengan cepat. Siar kasuran blok-blok yang telah disusun diberi olesan-adukan tepi. (I) Kedua ujung blok-tutup diberi olesan-adukan tepi.

Pengeringan ini membutuhkan waktu selama 2 hari s/d 7 hari. digunakan kotoran kerbau. yang mengandung silika sebesar 50 % sampai dengan 70%. 4) Air. Kalau yang dibakar sedikit saja. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. bisa juga digunakan cetakan dari baja. Hasil batu merah yang baik bakarannya.5. Batu merah dibuat dengan menggunakan bahan-bahan dasar : 1) Lempung (tanah liat). Karena itu pasangan batu bata memiliki seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi dinding. maka bingkai cetakan dibuat lebih besar sedikit ke bawah dan dibasahi dengan air. Kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan dari kayu. waktu pembakaran batu merah akan terbakar dan pada bekas sekam padi yang terbakar akan timbul pori-pori pada batu merah 3) Kotoran binatang. persentase hasil pembakaran lebih banyak. kuda dan Iain-lain. dipergunakan untuk melunakkan tanah. dan permukaan batu merah akan cukup kasar. Untuk mempermudah lepasnya batu merah yang dicetak. Pembakaran batu hijau ini dilakukan setelah batu itu kering dan disusun sedemikian rupa. Campuran itu direndam selama satu hari satu malam dengan kondisi yang sudah bersih dari batu-batu kerikil atau bahan lain yang dapat menjadikan kualitasnya jelek. Susunan ini terlindung dari sinar matahari dan hujan. fungsinya untuk pencetakan batu merah. Fungsi kotoran binatang dalam campuran batu merah ialah membantu dalam proses pembakaran dengan memberikan panasnya yang lebih tinggi di dalam batu merah. digunakan untuk melunakkan dan merendam tanah. Lalu ditumpuk datam susunan setinggi 10 atau 15 batu. 2) Sekam padi. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu merah sebagai bahan bangunan NI-10. sehingga berupa suatu gunungan dengan diberi celah-celah lobang untuk memasukkan bahan bakar. Sesudah keras bata dapat dibalik pada sisi yang lain. Lempung yang sudah dicampur dengan sekam padi dan kotoran binatang kemudian direndam dengan air ini beberapa waktu lamanya. Dinding Batu Bata Dinding bata merupakan dinding yang paling lazim digunakan dalam pembangunan gedung baik perumahan sederhana sampai pembangunan gedung-gedung yang ukurannya besar. tergantung dari banyaknya batu merah yang dibakar. sebagai alas agar batu merah tidak melekat pada tanah. Sekam padi juga dicampur pada batu merah yang masih mentah. Pada umumnya kerusakan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 67 .

maka dilindungi dengan plastik terhadap air hujan. Gambar bata merah dan dinding pasangan bata merah Gambar IV-21. Cetakan kayu untuk membuat tujuh bata sekaligus. Gambar IV-20. Bila tidak ada gudang. Bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi. Setelah selesai proses pembuatan. 68 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .batu merah dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30%. batu merah selalu harus disimpan dalam keadaan cukup kering.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 69 . Sebelum pengangkutan mekanik ditemukan. dan mempertahankan api itu selama beberapa hari. Bata sering kali dicetak sesuai pesanan untuk kegunaan tertentu. tungku bata-lapangan itu dibongkar dan batanya dipilah sesuai dengan derajat pembakaran yang telah dialaminya. Bata yang paling jauh dari api akan menjadi lebih lunak dan akan dipinggirkan untuk digunakan sebagai bata belakang. Gambar IV-22. yang membuatnya menjadi tidak menarik. sementara sejumlah bata dari sekitar keliling tungku bata-Iapangannya tidak cukup terbakar dan hasilnya tidak baik. Setelah mendingin. menyalakan api di bawah jajaran tersebut. bahkan tidak dapat digunakan untuk keperluan apapun. dan oleh sebab itu tidak sesuai digunakan pada pekerjaanbata ekspos.Sebelum munculnya tungku-tungku modern. Batu bata yang berdekatan dengan api (bata klingker) sering mengalami kelebihanbakar dan terdistorsi. Alur lapisan-pasangan muka air tegak-muka pada sebuah dinding hubungan di Inggris ini dicetak berbentuk kurva ogif. Bata-bata dalam zona tungku bata-Iapangan di dekat api akan terbakar sempuma tetapi tidak terdistorsi. bata untuk suatu bangunan biasanya diproduksi dari tanah yang diperoleh dari tapak bangunan atau tidak jauh di sekitar lokasi yang akan didirikan bangunan. bata paling sering dibakar dengan cara menumpuknya dalam jajaran longgar yang disebut sebagai tungku bata-lapangan dengan tanah atau lempung. ini sesuai untuk bata lapis-muka di bagian luar dengan derajat daya-tahan terhadap cuaca yang tinggi. bata yang seperti ini akan dibuang.

dari ukuran-ukuran seperti tersebut di atas ialah: untuk panjang maksimal 3 %. 3) Batu merah mutu tingkat III dengan kuat tekan rata-rata antara 60 kg/cm2 dan 80 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 20%. Ukuran-ukuran batu merah bermacam macam tergantung kegunaan dan pesanan. 2) Batu merah mutu tingkat II dengan kuat tekan rata-rata antara 80 kg/cm2 dan 100 kg/cm2 dan ukurannya menyimpang 10%.5 cm. aturan batu melintang 70 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . lebar 115 mm. Memasang Dinding Batu Bata 1. ada beberapa kemungkinan. seperti terlihat pada gambar berikut. Aturan batu memanjang (1/2 batu) dengan tebal dinding 11 cm atau 11. namun umumnya di Indonesia ukuran standar seperti berikut : 1) panjang 240 mm. lebar maksimal 4 % dan tebal maksimal 5 %. Aturan Pemasangan Dengan aturan pemasangan batu merah kita menghubungkan batu merah masing-masing bersama mortar menjadi suatu kesatuan yang juga dapat menerima beban. Siar-siar vertikal selalu diusahakan agar tidak merupakan satu garis. Jika dibedakan pengaturannya. Batu merah dapat dibagi atas tiga tingkat seperti berikut: 1) Batu merah mutu tingkat I dengan kuat tekan rata-rata lebih besar dari 100 kg/cm2 dengan ukuran yang sama tanpa penyimpangan. untuk lebar 5 mm dan untuk tebal 4 mm. selisih maksimal yang diperbolehkan ialah: untuk panjang 10 mm. Siar vertikal pada umumnya kita pilih sebesar 1 cm dan siar horisontal setebal 1. yaitu : Gambar IV-23.5 cm Gambar IV-24. E. tebal 52 mm atau 2) panjang 230 mm. tebal 50 mm Penyimpangan terbesar. harus bersilang. Tetapi antara bata-bata dengan ukuran-ukuran terbesar dan bata-bata dengan ukuran-ukuran ter-kecil.Ciri-ciri batu merah yang baik ialah : 1) Permukaannya kasar 2) Warnanya merah seragam (merata) 3) Jika dipukul Bunyinya nyaring 4) Tidak mudah hancur atau patah. lebar 110 mm.

aturan batu Belanda Gambar IV-28. semuanya pada tebal dinding 23 cm atau 24 cm. Cara pemasangan batu bata Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 71 .Gambar IV-25. aturan batu menyilang Gambar IV-27. Aturan batu memanjangmelintang bersilang (staand) Gambar IV-26. dan aturan batu Gothik (vlaams). Gambar IV-29.

Cara pemasangan batu bata dengan kolom beton 72 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Karena itu. sehingga dapat diatur seragam. seperti juga terlihat pada gambar berikut: Gambar IV-30. untuk menambah keawetan terhadap pengaruh-pengaruh iklim. Dengan sendok adukan.Cara pemasangan batu bata adalah: sebelum pemasangan pemasangan perlu dibasahi lebih dahulu atau direndam sebentar di dalam air.5 cm (karena tipisnya dinding terlalu lemah untuk menahan gaya tekan vertikal dan gaya horisontal atau gaya gempa) diperkuat dengan rangka yang terdiri dari kolom atau balok beton bertulang setiap luas tembok 12. pertemuan dan persilangan dinding. Hal ini disebabkan oleh bahan dasar dan cara pembuatan yang masih sering sangat sederhana. maka disiapkan papan mistar yang menentukan tinggi lapisan masing-masing.00 m2. Sekarang batu merah dipasang menurut tali yang telah dipasang menurut papan mistar sampai batu merah terpasang rapat dan tepat. Kemudian untuk lapisan kedua dan yang berikutnya pada batu masing-masing diletakkan adukan (mortar) pada dinding yang sudah didirikan untuk siar yang horisontal dan pada batu merah yang akan dipasang pada sisi sebagai siar vertikal. Kolom beton bertulang ini selalu dipasang di sudut-sudut. maka terutama dinding batu merah dengan tebal 11 cm atau 11. tidak seperti batu merah yang dibuat di Eropa dan sebagainya. Kualitas batu merah di Indonesia umumnya kurang baik dan sering kurang keras dan padat. dan pada jarak 3. Pada musim hujan dinding-dinding pasangan batu merah yang belum kering harus dilindungi terhadap air hujan. mortar yang tertekan keluar siar-siar dipotong untuk digunakan langsung untuk batu merah berikutnya.00 m. Sesudah lapisan pertama pada lantai atau pondasi dipasang.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 73 . Tembok memanjang setengah batu Gambar IV-31a. b. Tembok sudut setengah batu dengan satu batu : Gambar IV-31b.2. Macam Pasangan Batu Bata a.

d.c. Pasangan bata persilangan setengah batu Gambar IV-31d. e. Tembok persilangan satu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31e. 74 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Tembok pertemuan setengan batu Gambar IV-31c.

Tembok pada pertemuan tegak lurus satu bata ikatan silang Gambar IV-31g.f. Tembok batu bata dengan ikatan tegak Gambar IV-31f. g. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-IV 75 .

76 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Pelapisan dilakukan dengan diplester untuk dinding dalam. Sebelum memulai dengan pekerjaan plesteran. adukan untuk plester bagian sudut harus dibuat lebih kuat dari bagian lainnya. Pekerjaan Plesteran. Adukannya dibuat rapat air yaitu dengan eampuran 1 pc : 2 pasir. mulailah melakukan pelapisan penutup dinding bata. permukaan beton sebaiknya diberi cairan semen kental. Khusus bidang dinding bagian bawah yang berhubungan langsung dengan tanah diplester kedap air setinggi ± 20 cm. Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan pada bidang dinding dan pada bagian atas pondasi (trasram/semenram). plesteran akan terlihat retak-retak kecil. Hal tersebut dimaksudkan agar antara plesteran dan bagian permukaan beton dapat menyatu dengan kuat. yang menempel pada tembok perlu dibersihkan dengan cara menyiramkan air pada dinding. sebelum plesteran dimulai. Pendahuluan Dinding yang telah selesai dipasang perlu dilindungi (ditutup) dengan suatu lapisan dari adukan spesi. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 77 . Biasanya setelah kadar air seluruhnya telah menguap. Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok tidak mengisap lembab (air) dari tanah. Sedangkan untuk bagian beton bertulang. Setelah dinding terpasang sampai atas. Pada sudut-sudut tembok sering terjadi cacat akibat benturan benda keras. sekarang banyak dipasangi balok beton bertulang (sloof) dengan maksud untuk meratakan beban bangunan yang diterima oleh pondasi yang sekaligus berfungsi sebagai trasram. Setelah seluruh dinding diplester. B. debu atau kotoran-kotoran lain. Dinding luar atau batas kavling biasanya hanya disawut (plesteran tanpa dihaluskan serta tanpa diaci).BAB V FINISHING DINDING A. diamkan beberapa hari agar kadar airnya cepat hilang. terlebih dahulu serpihan-serpihan adukan. agar tembok itu lebih rapi dan indah. Campuran adukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 pc : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 pc : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. Diantara bagian bawah tembok dengan bagian atas pondasi. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan plesteran hendaknya dinding batu bata disiram terlebih dahulu dengan air agar plesteran cepat menempel di dinding.

h. Pada pekerjaan mengaci. kemudian digores dengan penggaris besar dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata. sebagai standar tebal plester. Plesteran dan Acian Bidang Tembok 1. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapulidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). c. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1.5 cm. benang dapat dilepas. d.C. d. hanya tinggal butiran-butiran kasar yang harus dibuang dan diganti dengan campuran yang sarna dan baru. b. 2. dan agar terlihat indah kapur ini dicampur dengan zat pewarna yang sesuai dengan selera pemilik bangunan 3. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan : a. e. Setelah lapis ini betul-betul kering. bidang permukaannya disapu dengan kapur tohor sebanyak 3 kali. untuk merentangkan benang. tras dan kapur yang telah dicampur rata harus diayak dulu. i. Pelaksanaan Memplester Tembok: a. Kemudian bidang yang paling luar dilapisi dengan lapisan encer (kapur + semen merah + air) sambil digosok dengan papan gosok supaya permukaan standar yang rata. Bahan adukan plester seperti pasir. Syarat-Syarat Memplester Tembok: a. Tembok yang akan diplester harus datar. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1 semen : 3 pasir supaya tahan benturan-benturan ringan.00 meter. b. c. Cara memplester tembok lama: 78 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . bila perlu dapat dibuat 1 semen: 3 pasir. Jarak benang dari sisi tembok 1. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi. ini disebut mengaci. g. b. c. Tebal lapis plester hanya 1 @ 1. f.5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang.± 3 cm dari bidang tembok. maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata. Adukan yang dipakai : 1 kapur : 1 tras : 3 pasir. Setelah ini selesai. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol . 4. bila dalam ember kapur tadi air kapumya sudah habis. Usahakan jangan menggunakan adukan bekas tembok lama karena daya lekatnya kurang. supaya butiran-butiran kasar tidak ikut bercampur.

pekerjaan selanjutnya adalah menutupi pari-pari atau retak-retak rambut. Secara umum bahan ini lebih banyak dipakai di peru mahan perkampungan. Selain itu. Plamur tembak dapat dijumpai di setiap taka-taka bangunan dengan berbagai merek. agar lapis plester yang bam dapat melekat dengan baik. Siar tegak maupun siar datar harus digaruk sedalam ± 1. c. Di sini banyak dijumpai adanya bilur-bilur bekas guratan alat perata (kape atau alat perata lainnya) sehingga pengamplasannya juga akan memakan waktu Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 79 . e. Selanjutnya pelaksanaan memplester mengikuti langkah di atas dari no.5 em. 1 sampai 9. Secara umum arang akan memakai wall sealer (plamur tembak). Bila pekerjaan acian telah selesai maka perlakuannya sama dengan pekerjaan plesteran. Bila ada bagian tembok yang terlalu kering. Setelah proses pengacian selesai.a. Setelah terjadi pengeringan. akan timbul secara alami keretakan yang disebut retak-retak rambut. terlebih dahulu lakukan penyiraman agar acian mudah melekat pada plesteran. Plamur tembak tipe ini agak sedikit mahal karena pengerjaannya akan banyak memakan waktu sehingga menambah biaya pelaksanaan. Kemudian diratakan pada permukaan dinding dengan alat perata. b. Sebelumnya lapis plester tembok lama harus dikupas. Sebelum pekerjaan acian dimulai. Plamur tembak diencerkan dengan air secukupnya. Pekerjaan Plesteran 5. pada waktu akan dilakukan pengecatan. harus dibasahi dengan air tawar. Pekerjaan Acian Pekerjaan berikutnya adalah mengaci. dinding harus diamplas terlebih dahulu. d. Gambar V-1. Acian didiamkan beberapa hari agar kadar airnya mengering. untuk menutupi adanya keretakan alami akibat penguapan. Bagian bata tembok yang lumutan (licin) harus digaruk supaya permukaannya kasar.

pekerjaan pengamplasan akan lebih lama dan boros kertas amplas serta menambah biaya pengerjaan. Pekerjaan Acian Gambar V-3. Selain itu. Cara lain untuk melapisi keretakan acian adalah memakai plamur tembok jenis lainnya yang disebut under coat (Iapisan dasar). Bahan ini diproduksi oleh pabrik cat terkenal dengan berbagai merek. Dibuat encer bertujuan agar seluruh bahan tersebut dapat sempurna mengisi celah-celah retak rambut acian. Secara teknik pemakai bahan tipe ini akan lebih menguntungkan. Bagi mereka yang tetap akan memakai plamur tembok jenis ini ada beberapa cara yang cukup baik untuk membuat plamur tembok yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri. Keuntungannya akan dapat menekan biaya pelaksanaan. Bila dibuat kental. Gambar V-2. Pekerjaan Plamur (Under Coat) 80 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . lebih boros pemakaian bahannya. Bahannya harus dibuat seencer mungkin sehingga bidang sasaran akan jauh lebih banyak. karena pelaksanaannya memakai rol cat dinding. Jadi. akibatnya pada saat mengering bahan tersebut akan naik ke permukaan celah-celah yang retak.serta banyak memakai kertas amplas. Pengerjaannya pun bisa lebih cepat.

Hasil Plesteran dan Acian D. Hasil Plesteran dan Acian pada Bidang Sudut dan Bidang Lengkung Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 81 .Gambar V-4. maka fungsi plesteran dan acian bidang lengkung adalah meratakan bidang lengkung tersebut. bila dinding lengkung tidak rata. untuk bidang sudut tembok. plesteran dan acian sudut harus membentuk garis tegak dan lurus. Yang perlu diperhatikan adalah. Untuk bidang lengkung. plesteran dan acian harus sesuai dengan bidang lengkung yang diinginkan. Gambar V-5. Plesteran dan Acian Bidang Sudut dan Lengkung Prinsip pengerjaan plesteran dan acian pada bidang sudut tembok dan lengkung tembok adalah sama dengan plesteran dan acian pada dinding tembok.

Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. Plesteran Lantai Semen Pengerjaan plesteran lantai semen biasanya menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan. 11. 9. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan plesteran lantai. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. Plesteran lantai dilakukan dengan ketebalan ± 2 cm. 8. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. 7. 6. 3. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. yang biasanya diambil dibawah pintu. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. 1. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. 2. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar plesteran lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan plesteran lantai berikutnya. Setelah agak kering. permukaan plesteran diratakan sambil digosok-gosok dengan kayu penggosok. pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya.E. seperti pada pemasangan papan bangunan. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 82 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Bila menginginkan permukaan plesteran lantai menyerupai ubin. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. permukaan lantai dilapisi campuran semen murni dengan air yang diulaskan menggunakan ruskam kayu/baja dan diratakan. 5. Langkahlangkah dalam plesteran lantai semen adalah. 4. 12. maka sebelum plesteran mengeras dilakukan penarikan kabel/tali yang dilekatkan pada permukaan plesteran lantai. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Ukuran jarak antara dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. 10.

terlebih jika terkena sorot cahaya. Hasil dari plesteran dengan sawutan dapat membuat dinding lebih berwarna. semen putih 2. Plesteran Lantai G. Alat dan Bahan Plesteran dengan Sawutan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana– V 83 . sehingga hasil plesteran akan membentuk tekstur. sarung tangan Gambar V-8. Cat emulsi . sehingga permukaan plesteran yang kasar dan tajam dapat dikurangi. Bahan dan Alat yang digunakan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah. Plesteran dengan Sawutan Permukaan dinding polos mungkin membuat kesan menjenuhkan. sendok semen. 1. Aplikasi warna mungkin juga kurang membuat tampilannya menarik. terlebih jika pasir yang digunakan agak kasar. maka plesteran dapat dilakukan dengan sawutan. Permukaan dinding disawut dengan menggunakan ayakan lubang kecil sehingga tekstur yang muncul tidak terlalu menonjol. Agar dinding lebih menarik. Hal tersebut akan membuat gesekan kulit tubuh dengan dinding tidak terlalu berbahaya. pasir kasar. Hal tersebut dapat diminimalisir menggunakan cat yang tepat serta teknik menyawut yang benar. Yang perlu diperhatikan dalam plesteran dinding dengan sawutan adalah tekstur atau tonjolan-tonjolan pasir halus di seluruh permukaan dinding jangan sampai melukai tubuh. Roskam.Gambar V-7. Kawat ayam atau kain 3. ada gradasi gelap terang yang dapat membuat dinding jadi dramatis.

7. sebaiknya plester dulu dinding ini. Gambar V-9. Adukan dilempar dari jarak sekitar 30cm. Jika menggunakan kawat ayam: lempar keras-keras adukan tersebut dengan menggunakan sendok semen hingga menerobos kawat. Alat-alat yang dipilih akan berpengaruh pada tekstur yang terbentuk. 9. 5. Aplikasikan adukan pada dinding yang sudah diplester tadi. 2. Khusus untuk teknik kain. Plesteran yang rata akan mendapatkan hasil sawutan yang lebih baik. Jika menggunakan kain: adukan cukup ditempel ke dinding dengan menggunakan roskam setelah itu gosok dengan arah memutar. tunggu hingga hasil sawutan setengah kering sebelum menggosok dinding dengan gerakan memutar menggunakan roskam yang sudah diberi kain. 1. Tentukan bidang dinding yang akan diberi plester dengan sawutan. 4. 8. yaitu kawat ayam yang telah diberi bingkai kayu atau kain (pilih salah satu). Kemudian cat dengan cat emulsi sesuai selera. 6. Diamkan hingga kering. Pasir yang akan dipakai sebaiknya diayak agar bersih dari kerikil. Hasil Plesteran dengan Sawutan 84 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Buat adukan semen-pasir dengan perbandingan 1:3.Langkah Pengerjaan untuk plesteran dengan sawutan adalah sebagai berikut. Siapkan alat sawut. 3.

Pemasangan Lantai Pemasangan lantai biasanya dimulai bila semua pekerjaan bagian atas. Permukaan dasar tanah yang akan dipasang lantai harus diberi urugan terlebih dahulu. Pada patok dipakukan papan untuk tarikan-benang. 20 X 20 dan 30 X 30 cm dengan tebal 2cm. ubin-sisik. Pemasangan pertama dilakukan di bawah pintu dengan menggunakan adukan. seperti sisa-sisa adukan. granite dan sebagainya. seperti pemasangan atap. 2. Ketentuan Umum Pemasangan Lantai Ubin Lantai ubin terdiri dari ubin semen portland yang bahannya merupakan campuran pasir dengan semem dan permukaannya dari lapisan semen Portland murni. urugan tanah dibuat berlapislapis. Ketentuan umum pemasangan ubin lantai yang menggunakan bentuk segi empat dengan menggunakan spesi/adukan adalah sebagai berikut. Menurut motifnya dibedakan atas ubin galasan. Bahan yang digunakan untuk urugan adalah tanah urug atau pasir urug dengan ketebalan 15-20 cm. Hal ini dilaksanakan sampai permukaan tanah tidak menunjukkan penurunan lagi. seperti pada pemasangan papan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 85 . B. Langkah pengurugan adalah sebagai berikut. potongan kayu.Jika urugan cukup tebal (> 20 cm ). 16. yang biasanya diambil dibawah pintu. plafon. 13. dengan tebal setiap lapisan 15-20 cm dengan cara dipadatkan alat pemadat yang dialiri air sampai jenuh. 17. seperti pemasangan pipa-pipa riolering telah selesai dilaksanakan. 3. Permukaan tanah dibersihkan dari kotoran. dan plesteran dinding dan pekerjaan bagian bawah. 2. 1. ubin-kembang dan sebagainya. sisa gergajian dan Iain-lain. Di tempat-tempat tersebut dipasang patok. Tentukan letak titik tertinggi sebagai dasar muka lantai. 15. Dari muka atas pasangan pertama ditarik benang kearah sudutsudut ruangan lalu pada masing-masing sudut dipasang satu pasangan lantai sebagai pedoman untuk tinggi muka lantai. Dari tempat pasangan lantai sudut ditarik benang-benang sejajar tepi ruangan untuk menetapkan letak titik-titik antara atau tengahtengah ruangan. Ukuran ubin biasanya 15 X 15. Pekerjaan selanjutnya urugan pasir diatasnya yang pelaksanaannya seperti pada pelaksanaan diatas. 14.BAB VI PENUTUP LANTAI DAN DINDING A. Tujuan dari pengurugan adalah agar tidak terjadi penyusutan tanah yang dapat mengakibatkan lantai menjadi tidak kokoh dan pecah.

23. Bahan lantai didesak dengan kekuatan sedang sampai rata dan sejajar dengan benang-tarikan. Pemasangan papan harus datar dan diperiksa dengan alat sipat datar. Untuk menjaga agar pemasangan ubin yang telah selesai tidak rusak. Pemasangan berikutnya kearah tegak lurus terhadap arah pemasangan pasangan yang pertama.bangunan. begitu seterusnya. Untuk tiap pemasangan dipakai adukan yang cukup untuk luas satu pasangan ubin lantai. 22. Gambar VI-1. sehingga bagian ujung sudut ruangan terpasang penuh dengan ubin lantai. Mula-mula ditarik benang dari pasangan lantai pertama di dekat pintu. 19. sebab adukannya belum mengeras. Pemasangan dilakukan dengan cara mundur menuju kearah pintu agar ubin lantai yang telah selesai dipasang tidak terganggu oleh pemasangan lantai berikutnya. 18. Dari papan-papan ini direntangkan benang untuk tarikan benang pemasangan. Dari tempat tarikan benang tersebut dimulai pemasangan satu baris ubin lantai. maka pada tempat-tempat tertentu diletakkan papan untuk jalan di atasnya. kemudian pada arah tegak lurus direntangkan juga benang untuk tarikan-benang kearah silang lainnya. 21. 20. Ketentuan Umum Pemasangan Ubin Lantai 86 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 87 . White Horse. Platinum. Milan. Mulia. IKAD. KIA. Masterina. ukuran berselisih antara satu dengan lainnya berkisar 1 – 1. KW2. mempermudah pemeliharaan dan kebersihan lantai. Selain fungsi-fungsi tersebut. Lantai keramik atau ubin keramik adalah bahan penutup (finishing) lantai dari bahan keramik. efek pemasangan keramik lantai juga bisa menghadirkan atmosfer tertentu pada ruangan.Gambar VI-2. Lantai Keramik Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani. serta mendekorasi ruangan (lantai).5 mm. tergantung jenis dan corak keramik yang dipilih. KIG. Benang TarikanSebagai Pedoman Pemasangan Ubin C. Tujuan pemasangan ubin keramik selain sebagi penutup lantai adalah menambah kekuatan lantai. sedangkan KW berikutnya kualitasnya lebih rendah. keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Jenis dan merk lantai keramik yang ada dipasaran antara lain: Roman. Genova dan sebagainya. KW3. Acura. seperti warna tidak sama persis sama. Dalam kaitan dengan mutu ubin keramik dikenal istilah KW1. INA. artinya dalam (1) satu kotak keramik KW1 berisi keramik kualitas paling baik dan nol kerusakan atau tidak ada yang cacat (reject). Hercules.

Sedang untuk ruang untuk 88 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . serta resisten tinggi terhadap suhu tinggi. asam-basa. engineering ceramic.dll). seprti laboratorium . advanced ceramic. seperti kuarsa. dapur dan sebagainya maka gunakan ubin keramik yang resisten terhadap bahan-bahan pewarna.Gambar VI-3. seperti: oksida logam (Al2O3. dan untuk industri (refractory). bricks). keperluan rumah tangga (tile. oleh karena itu biasanya digunakan jenis ubin keramik polos atau dekoratif sesuai dengan fungsi ruang serta kesan yang diharapkan. semikonduktor. sehingga cairan yang tumpah dilantai dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak merusak ubin keramik. Keramik Halus Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik. dll. Khusus ruang-ruang interior dengan kegiatan menggunakan peralatan yang menghasilkan panas serta adanya bahanbahan kimia. dan sinar matahari langsung. komponen turbin. yaitu: a. kaolin. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware). Jenis kermaik yang memenuhi kualitas tersebut anata lain keramik yang berglazur dan glossy. yaitu: a. b. Berdasarkan perletakkannya. Ubin Keramik Interior Ubin keramik interior senantiasa terlindung dari hujan. dan lemak. jenis keramik dibagi menjadi 2 jenis. MgO. dan pada bidang medis. Jenis Keramik Keramik dilihat dari penggunaan bahan dan proses pembuatan terbagi dalam dalam dua jenis keramik. Keramik Tradisional Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam. techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam. Penggunaannya: elemen pemanas. Lantai Keramik 1. ZrO2.

karena jenis warna kusam tidak sensitif terhadap abrasi/goresan. Gambar VI-5. Pemasangan Keramik Pada Konstruksi Tangga Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 89 . kilap yang resisten terhadap bahan-bahan kimia serta mudah dibersihkan.kegiatan basah. Ubin Keramik Eksterior Untuk lantai eksterior dan sering kena hujan dan sinar matahari secara langsung disarankan pilih jenis keramik tahan perubaha cuaca. sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. yang bernama bullnose dan stepnose. permukaan berglazur. seperti keramik yang bertekstur atau dapat dipilih juga aksesoris keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga. ditandai dengan daya serap air rendah. Jenis keramik untuuk eksterior dipasaran dikenal dengan embossed (tidak rata). tidak mengkilap (berkesan suram). tempat cuci gunakan keramik berglasur dengan tekstur pada permukaannya. seperti kamar mandi. b. Keramik Dekoratif Khusus untuk tangga baik tangga interior maupun eksterior digunakan ubin khusus yaitu ubin keramik yang tidak licin. Tipe ini pada permukaan terdapat granulagranula yang menimbulkan efek anti slip. jenis yang cocok adalah keramik dinding berglasur. Gambar VI-4.

Tahan terhadap goresan pisau dan juga tahan panas (api). 3. harga dan bahan pembentuk (batu alam. Permukaannya anti air (daya serap airnya kecil) sehingga mudah dalam pemeliharaan dan cara membersihkan) d. Kekuatan fisik tinggi (lebih tinggi dari parket). Tahan suhu tinggi Sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay. tekstur. hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah. Gambar VI-6. Kekuatan tekan tinggi. Beberapa kekurangan ubin keramik Meledak pada musim kemarau. terjadi akibat udara (tidak semua bagian di bawah keramik solid terisi adukan) panas yang terperangkap di bawah keramik memuai dan mendorong keramik hingga pecah (Ingat Indonesia beriklim tropik lembab). Macam Lantai Keramik 90 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .2. 4. sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang. b. walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu. penyebab lain adalah adukan kurang homogen (adukan dilakukan sebentar. gelas. c. flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C. serta mudah dalam membersihkannya. granit. gerabah dan sebagainya. marmer) b. keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Sifat Keramik a. Kaya akan ragam jenis. terutama jenis keramik hasil sintering. warna tahan sangat lama. kurang lama) yang memngakibatkan daya rekat tidak tahan lama sehingga beberapa waktu kemudian ubin keramik lepas. dan campuran sintering antara keramik dengan logam. coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam atau melamin. Mudah pecah Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh. kendi. Kelebihan ubin keramik a. corak. c. pasti keramik mudah pecah.

Adukan dan permukaan dasar lantai beton harus benar-benar bersih. bila waktu pemasangan pasang ada yang rusak. f. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah.5 mm. ada beberapa hal yang harus diperhatiakn dan dilakukan. g. Jangan diinjak-injak. yaitu menghitung secara akurat ubin keramik yang dibutuhkan. pasir dan air sudah sudah diaduk sehingg benar-benar bercampur dengan baiik dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga.5. Dan pastikan ubin keramik yang datang dan akan dipasang sesuai kode. Biarkan ubin keramik yang telah terpasang selama 2 atau 3 hari. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel. Adukan harus benar-benar homogen atau semen. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 91 . a. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. dan cadangan apabila ada kerusakan dikemudian hari. Perhatikan kualitas keramik. Jangan biarkan ubin keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0. e. Oleskan air semen. Padatkan secara rata. d. namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. Karena keadaan demikian akan membuat keramik lepas di kemudian hari. hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket. batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga.2-0. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik. Pemasangan Lantai Keramik Sebelum memasang ubin keramik diatas dasar lantai beton. vertikal atau diagonal luas ruang) untuk membantu menghitung secara detail kebutuhan keramik (lebihkan sekitar 5 % untuk persediaan. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap. ukuran warna yang dipesan. Periksa hasil pemasangan. Rendam keramik dalam air. Buatlah gambar desain pola lantai dan lajur pemasangan (arah horizontal. c. Nat keramik dipasang belakangan. b. disebabkan stok terbatas dan selang bebrapa waktu kemungkinan tidak diproduksi lagi). Hingga keramik tidak saling bertubrukan.

ada yang 18mmx18mm. 6. lantai kamar mandi. hingga dinding dan lantai kolam renang. mozaik terbuat dari porselen. Tak ubahnya keramik lantai atau dinding. memberikan banyak pilihan penentuan lebar nat. 25mmx25mm. Mozaik memiliki bentuk.Periksa kembali semua ubin keramik yang telah terpasang dengan memukul atau ketukan-ketukan dengan batang kayu pada permukaan satu ubin keramik. pelapis saniter. Lebar nat ditandai dengan pensil atau yang lainnya. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. Ramuan itu dioven pada suhu 2. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. Variasi warnanya 92 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Cara Sederhana Membuat Jarak Nat 1) Gunakan plastik spacer Cara yang lazim digunakan untuk menetukan/mengatur jarak nat adalah dengan plastic spacer yang banyak dijual di toko-toko keramik. 35mmx35mm. Jejaring juga memudahkan pemasangan. dan warna beragam. dan segienam. Ia menjadi pelapis dinding. kaolin. Plastic spacer tersebut ditempatkan disamping (atas). Pemakaiannya sangat fleksibel. dan bahan khusus. dan dapat dengan muda dilepaskan dan dipasang kembali. Masing-masing keping memiliki tebal 3mm-4mm. Agar tak lepas. 2) Menggunakan papan kayu Cara lain untuk menentukan lebar nat adalah dengan menggunakan penanda dari kayu.200ºC selama 24 jam. mirip benang. kotak lengkung. Selain pada elemen bangunan. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik. mozaik dirangkai di atas jaring benang. 28mmx28mm. dekoratif. Mengenal Mozaik Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. jejaring dilem ke bagian belakang mozaik. Pemakaian dengan cara ini fleksibel sekali tetapi dalam aplikasinya mungkin lebih sulit. juga 50mmx50mm. Sebagai pengikat antarkepingan adalah jejaring berbahan nilon. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. Pastikan dibawah ubin keramik yang terpasang semuanya padat terisi adukan dan tidak ada yang kopong. Ada yang berbentuk kotak siku. back panel dapur. Pemasangan keramik dinding biasanya dipergunakan paku yang dipasang benang yang direntangkan dari satu sisi kesisi berikutnya untuk ketepatan pemasnagan dan menyeragamkan lebar nat D. bulat. desain. Ukurannya bermacam-macam. Ukuran keping bervariasi. Model lainnya berupa kembangan. Berbentuk kepingan. mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan. dan acak. kemudian lakukan pada ubin keramik berikutnya dan seterusnya. Lantai Mozaik 1.

Gambar VI-7. a. d. Oleh sebab itu. tak perlu diguyur dengan air. Lantai Mozaik 2. Cara memasang mozaik adalah sebagai berikut. mozaik juga perlu perlakuan khusus. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik. Selain butuh nat tipis. c. b. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 93 . Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. mirip dengan color card dari cat. Ia berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. Cara Memasang Mozaik Memasang mozaik perlu ketelitian. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik. Mozaik tidak boleh direndam dalam air.sampai ratusan. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2mm-3mm. berkisar 2mm-3mm. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi.

Hasil Pemasangan Mozaik E. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias b. Setelahnya. gunakan sikat kawat untuk merontokkan kotoran membandel. Penutup Dinding dengan Batu Tempel/Hias a. hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu. tunggu satu-dua hari sampai semen kering dan batu menempel erat. 1) Awali pemasangan dengan menetukan pola pemasangan. bersihkan dinding dengan menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang. Dua hal tersebut dapat membuat tampilan batu tak indah lagi.Gambar VI-8. Jika menghendaki efek batu menyambung. 2) Pastikan ukuran batu sesuai ukuran dinding yang akan ditempeli. Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera. maka batu tempel perlu dicoating/cat. Gambar VI-9. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori bagian depan. Jika dibutukan. Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata. Jika dibutuhkan ukuran khusus. tentukan pola dan tinggi satu batu dengan batu lainnya. Batu yang terkena air terus menerus bakal berlumut dan berjamur. tuangkan semen ke bagian belakang batu. segera bersihkan. Cara Pemasangan Beragam batu tempel/hias tersedia di pasar. Cara pemasangan batu tempel/hias adalah sebagai berikut. pemasangan batu alam tanpa nat akan lebih menarik. Untuk mengatasinya. Penutup Dinding 1. Coating atau Pengecatan Batu Tempel/Hias Batu tempel/hias mempunyai pori-pori besar sehingga mudah menyerap air. 4) Berbeda dengan memasang lantai keramik. 5) Setelah seluruh batu terpasang. potong batu alam menggunakan alat pemotong batu atau keramik. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada bagian depan. Coating hanya salah satu bentuk upaya mencegah batu tempel/hias pada dinding rumah rusak akibat dampak buruk air dan 94 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . 3) Untuk menempelkan batu pada dinding.

Hasil Coating pada Dinding dengan Batu Tempel/Hias 2. Sebaliknya. Tidak semuanya cocok diaplikasikan ke semua batu alam. Batuan keras macam batu kali dan andesit. lebih tepat menggunakan coating yang mengkilap.perubahan cuaca. Coating harus dilakukan secara periodic. batuan dengan porositas tinggi cocok dengan coating dof. Pilihan jenis cairan coating pun harus disesuaikan dengan karakteristik batu. Gambar VI-10. Model dan motif dari keramik dan lis dinding tersebut mempunyai banyak ragam. Minimal setahun sekali. Batu dengan poritasitas tinggi lebih cocok dicoating dengan larutan kimia yang lebih rendah. proses coating tidak boleh dilakukan sembarangan. Meski terlihat mudah. Penutup Dinding dengan Keramik Pelapisan dengan keramik biasnya dilakukan pada dinding kamar mandi dan dinding dapur dengan susunan keramik di bagian bawah dinding dan lis di bagian atas dinding. Gambar VI-11. Finishing dengan Pelapisan Keramik Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 95 .

Ukur jarak antarruang yang akan ditutupi. b. Furring Channel dan Direct Fixed Clip. a. Tentukan model partisi yang diinginkan. Setelah partisi terbentuk. Lalu buat rangka struktur partisi dengan menggunakan material tersebut. Dinding Partisi Untuk membuat kesan ruangan menjadi luas atau terbagi-bagi dapat dilakukan dengan cara membuat dinding partisi. c. Penutup Dinding dengan Gypsum Gambar VI-12. Rongga yang terdapat di antara papan gipsum dan dinding batu dapat difungsikan untuk instalasi ME (mekanikalelektrikal) atau insulasi (jika diperlukan). sehingga partisi akan terlihat seperti dinding sungguhan. diaplikasikan pada 1 sisi. Cara membuat dinding partisi adalah sebagai berikut.3. d. Gambar VI-13. Potongan samping pelapis dinding 4. beri finishing warna yang sesuai dengan warna kusen dan pintu. 96 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . sebaiknya saat membagi ruang didukung oleh dinding struktur. Kini ada banyak variasi untuk menyamarkan ruangan. Sistem pelapis dinding batu ini menggunakan 1 lapis papan gipsum. Pilih material sesuai kebutuhan. Partisi dapat menyerupai dinding utuh dengan modifikasi material atau partisi yang menyerupai lemari untuk menyimpan barang.

handel dapat dipasang pada satu sisi. Langkah terakhir. meja kecil dapat menjadi penghias sebagian pintu. Untuk menyamarkan pintu. Dinding Partisi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VI 97 . Gambar VI-14. dinding akan terlihat seperti bukan partisi.e. pasang pintu pada ruang yang telah ditentukan. f. Melalui cara ini. yakni bagian dalam. Jika dinding pintu partisi memiliki jarak yang cukup lebar.

98 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Apabila kadar lumpur melampaui 5%. Dengan gradasi agregat yang baik dapat tercapai beton padat. agregat terdiri dari dua macam. Menghemat penggunaan semen portland.BAB VII MEMERIKSA BAHAN DI LAPANGAN A. 1. Sebagai bahan adukan. Butir agregat halus harus bersifat kekal. b. 4. maka agregat halus harus diperiksa secara lapangan. terdiri dari butiran dengan ukuran 0. Agregat halus terdiri dari butir-butir tajam dan keras. Agregat yang baik harus keras. Untuk agregat batuan alam. 2. c. a. kuat dan ulet. Di dalam beton.14-5 mm. Agregat halus tidak mengandung lumpur lebih dari 5% (ditentukan terhadap berat kering). d. yaitu agregat batuan alam dan agregat buatan. Agregat yang berasal dari laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua adukan spesi dan beton. hal tersebut dapat diamati dari warna agregat halus. Semakin banyak agregat di dalam beton semakin berkurang susut beton di dalam proses pengerasan. Dilihat dari asal bahan. Susunan beton padat akan menghasilkan kekuatan besar pada beton. agregat merupakan bahan pengisi yang netral dengan komposisi 70-75% dari masa beton. Memeriksa Material Agregat Halus dan Kasar Agregat adalah butir-butiran mineral yang bila dicampur dengan semen portland akan menghasilkan beton. arlinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. yaitu agregat halus (pasir) dan agregat kasar (krikil atau kricak/batu pecah). Mengurangi penyusutan pada pengerasan beton. didapat dari basil desintegrasi batuan alam (natural sand) atau dengan memecah (artificial sand). berdasarkan ukurannya terbagi 2 macam. Agregat Halus (Pasir) Pasir adalah bahan batuan halus. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 99 . Sifat dapat dikerjakan (workability) dapat diperiksa pada adukan beton dengan gradasi yang baik. 5. 1. 3. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. Tujuan penggunaan agregat di dalam adukan beton adalaj. baik untuk spesi maupun beton. Agregat mengandung pori-pori tertutup tetapi tidak menambah sifat tembus air betonnya. Agregat halus tidak boleh mengandung bahan-bahan organik terlalu banyak. Menghasilkan kekuatan besar pada beton. Gradasi agregat yang baik akan menghasilkan beton padat. maka agregat halus harus dicuci. Sifat dapat dikerjakan dari adukan beton dapat diusahakan dengan mengatur gradasi dari agregat. Kekuatannya melebihi kekuatan pasta semen yang telah mengeras.

permukaannya licin dan bentuknya lebih bulat. Butir-butir agregat kasar harus bersifat kekal. Ukuran butir : 5 . Besar butir agregat maksimum tidak boleh lebih dari pada 1/5 jarak terkecil antara bidang-bidang samping cetakan. B. Agregat kasar yang mengandung butir-butir pipih hanya dapat dipakai. a. Panggilingan/pemecahan biasanya dilakukan dengan mesin pemecah batu (Jaw breaker/ crusher). Ukuran butir >70 mm digunakan untuk konstruksi beton siklop (cyclopen concreten). d. b. krikil galian. Pada umumnya yang dimaksud dengan agregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm. Bahan baku semen sangat tergantung pada kadar bahan asli yang terdapat di daerah tertentu. pasir dan zat-zat organik. apabila jumlah butir-butir pipih tersebut tidak melebihi 20% dari berat agregat seluruhnya.05 mm dan pada hakekatnya terdiri dari hablur-hablur senyawa yang kornpleks. krikil/kricak dapat dibedakan atas. seperti zat-zat yang relatif alkali. 1/3 dari tebal pelat atau 3/4 dari jarak bersih minimum batang-batang tulangan. debu. 100 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Agregat kasar tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1% (ditentukan terhadap berat kering). a.2. Butir-butir krikil alam yang kasar akan menjamin pengikatan adukan lebih baik. Hal ini disebabkan karena pengaruh air. berukuran 5-70 mm. Krikil galian baisanya mengandung zat-zat seperti tanah liat. d. artinya tidak pecah atau hancur oleh pengaruh-pengaruh cuaca. c.1 0 mm disebut krikil/kricak halus. Memeriksa Material Semen Semen portland (PC) sebagai komponen beton atau berfungsi sebagai bahan pengikat anorganik secara umum sifat utamanya adalah mengikat dengan adanya air dan mengeras secara hidrolik. butirnya sekitar 0. Agregat kasar tidak boleh mengandung zat-zat yang dapat merusak beton. maka agregat kasar harus dicuci. Ukuran butir : 40-70 mm disebut krikil/kricak kasar sekali. Krikil sungai dan krikil pantai biasanya bebas dari zatzat yang tercampur. Batu pecah (kricak) adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu alam yang dipecah. Agregat Kasar (Krikil/Batu Pecah) Agregat kasar dibedakan atas 2 macam. Menurut asalnya krikil dapat dibedakan atas. Agregat kasar harus terdiri dari butir-butir keras dan tidak berpori. Ukuran butir : 10-20 mm disebut krikil/kricak sedang. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan agregat halus di lapangan adalah. yaitu krikil (dari batuan alam) dan kricak (dari batuan alam yang dipecah). b. Menurut ukurannya. c. maka agregat kasar harus diperiksa secara lapangan. krikil sungai dan krikil pantai. Ukuran butir : 20-40 mm disebut krikil/kricak kasar. Apabila kadar lumpur melampaui 1%. Sebagai bahan adukan beton. Semen portland merupakan bahan bubukan halus. e.

Adukan tadi kemudian di dibuat dalam bentuk kue di atas pelat kaca dengan garis tengah 10 cm dan tinggi di tengahnya 1. Beberapa pemeriksaan semen di lapangan diantaranya adalah. Bola tersebut diletakkan di atas sebuah pelat baja dan dipanasi dengan kompor pembakar. Dengan kuku tangan atau pisau kecil dari waktu ke waktu dibuat goresan pada adonan tersebut. b. (tidak menutup kembali). pemeriksaan semen di lapangan sangat jarang dilakukan. maka semen tidak memiliki kekekalan bentuk yang baik. a. Bila goresan tetap ada. Kelebihan air dapat dihilangkan dengan menggulirgulir bola semen tersebut di atas sehelai kertas penghisap. 100 grm semen portland diaduk dengan air sebanyak 20 gram. Pemanasan harus berjalan secara bertahap. Dengan telapak tangan selama 5 menit dibuat menjadi bola. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VII 101 . 2.Untuk konstruksi bangunan sederhana. diaduk selama 3 menit sampai menjadi adonan yang tegar. karena semen portland yang beredar di pasaran sudah dinyatakan layak pakai oleh badan yang berwenang. 100 gram semen portland dicampur dengan air sebanyak 25-30 gram. Akhir ikatan dicapai bila dengan tekanan ringan sudah tidak didapatkan goresan yang dalam. 1. Pengujian Kekelan Bentuk dengan Pembakaran Bola Caranya pengujiannya adalah sebagai berikut. Jumlah air yang dianggap tepat bila bola tersebut agak lembab dan kalau sedikit ditekan terjadi sedikit perubahan bentuk tanpa menjadi hancur.5 cm menipis ke tepinya. Pengujian Pengikatan Awal dengan Kuku Cara pengujiannya adalah sebagai berikut.maka dianggap bahwa ikatan mulai terjadi. a. Pengujian dihentikan bila sebuah cermin kaca diletakkan di atas bola semen tersebut tidak lagi berkabut karena embun. Kalau bola tersebut ternyata penuh dengan retak-retak dan pemuaianpemuaian. b. sehingga dalam waktu setengah jam nyala apin mengenai pelat baja tersebut.

102 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

atau pelat baja. Untuk pekerjaan tersebut biasnya digunakan acuan dari multipleks. Bahan Acuan dan Perancah Papan acuan dan tiang perancah yang digunakan biasanya dari kayu yang harganya murah dan mudah dikerjakan. b.BAB VIII MENGERJAKAN BETON A. pekerja-pekerja pengecor beton dan lain sebagainya. plywood dan lain sebagainya. tetapi bila pekerjaan beton tidak memerlukan finishing. sedangkan gelagar acuan didukung oleh perancah. papan acuan dari pelat baja. Persyaratan Acuan dan Perancah Syarat-syarat mengenai acuan dan perancah adalah sebagai berikut. maka permukaan acuan harus licin. Jadi acuan dan perancah harus dapat menahan berat baja tulangan. Pada konstruksi beton yang langsung terletak di atas tanah. papan acuan tidak perlu dihaluskan. sampai beton mengeras. Acuan dan Perancah Acuan (cetakan) dan tiang acuan (perancah) adalah suatu konstruksi sementara. yang perlu diberi papan acuan bagian samping saja. Untuk perancah biasanya digunakan kasau 4/6 atau 5/7 cm. Juga dapat dipergunakan pelat-pelat baja. Kokoh dan cukup rapat. Papanpapan bagian bawah dari acuan yang tidak terletak langsung di atas tanah dipikul oleh gelagar acuan. Ukuran papan acuan biasanya adalah tebal 2-3 cm dan lebarnya 15-20 cm. a. 2. Untuk pekerjaan beton yang akan difinishing dengan plesteran. sehingga dapat menahan berat sendiri dan beban kerja. Perkembangan yang terjadi dewasa ini. Dapat menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk. banyak digunakan acuan yang telah siap rakit. sebab kayu yang terlalu basah akan mudah melengkung dan pecah. pelat seng bergelombang. ukuran. sedang perancahnya menggunakan frame scafolding. dan batas-batas sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar kerja. Acuan beton terdiri dari bidang bagian bawah dan samping. sehingga dapat dicegah adanya kebocoran adukan beton. plywood. Meskipun acuan dan perancah dibuat dari kayu yang murah. 1. tetapi kayunya harus cukup baik dan tidak boleh terlalu basah. yang gunanya untuk mendukung terlaksananya pengerjaan adonan beton yang dicorkan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. tetapi cukup dipasang lantai kerja dari beton dengan campuran 1 semen : 3pasir : 5 krikil dengan ketebalan 5 cm. bagian bawah tidak perlu diberi cetakan. namun banyak juga yang menggunakan perancah dari bambu. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 103 . adukan beton yang dicorkan. Jadi.

Bersih dari kotoran serbuk gergaji. Bambu sebaiknya tidak digunakan sebagai tiang acuan. Selain kekuatan dan kekakuan acuan. Tiang-tiang acuan tersebut tidak boleh mempunyai lebih dari satu sambungan yang tidak disokong ke arah samping. Kecepatan dan cara pengecoran beton. 3. Perencanaan Acuan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan/membuat acuan dan perancah adalah. b. Gambar VIII-1. a. d. c. kestabilitas juga perlu diperhitungkan dengan baik. Acuan dan Perancah 104 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . termasuk beban. e. potongan kawat pengikat dan kotoran lainnya. Harus diberi ikatan-ikatan secukupnya. Terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap air dan direncanakan sedemikian rupa. Apabila acuan dan perancah harus memikul beban yang besar dan/atau dengan bentang yang besar atau memerlukan bentuk khusus. Beban yang harus dipikul. maka harus dilakukan perhitungan dan gambar kerja khusus. Tiang-tiang acuan dari kayu harus dipasang di atas papan kayu yang kokoh dan mudah distel dengan baji.c. horisontal dan beban kejut. sehingga mudah dibongkar tanpa menyebabkan kerusakan beton. d. f. sehingga dapat terjamin kedudukan dan bentuk yang tetap.

atau siku-siku. e. 2. yaitu tulangan untuk sloof. Batang tulangan harus dipotong dan dibengkok sesuai dengan gambar kerja. Memasang Tulangan/Pembesian Pemotongan dan Pembengkokan. Pemotongan baja tulangan dengan garis tengah besar tetapi dengan jumlah sedikit sering menggunakan alat pemotong gergaji besi tangan. kecuali diijinkan oleh perencana. 105 . kecuali apabila ditentukan di dalam gambar rencana atau disetujui oleh perencana. Batang tulangan yang diprofilkan. maupun plat lantai. ring balok. Pemotongan baja tulangan harus sesuai dengan panjang yang telah ditentukan. Tulangan dirangkai sesuai dengan gambar kerja. Batang tulangan dari baja keras tidak boleh dipanaskan. Batang tulangan tidak boleh dibengkok atau diluruskan dengan cara-cara yang merusak tulangan. serong. Pada titik-titik persilangan antara batang-batang tulangan maupun antara batang tulangan dengan sengkang/begel diikat dengan kawat pengikat (bendrat). Batang tulangan yang dibengkok dengan pemanasan tidak boleh didinginkan dengan jalan disiram air. kecuali pemanasan diijinkan oleh perencana. kolom. kolom. Batang tulangan yang tertanam sebagian di dalam beton tidak boleh dibengkok atau diluruskan di lapangan. c. g. setelah dibengkok dan diluruskan kembali tidak boleh dibengkok lagi dalam jarak 60 cm dari bengkokan sebelumnya. f. d. sedang bentuk kait pada tulangan pelat boleh berbentuk sikusiku.B. Pemotongan baja beton dengan garis tengah kecil biasanya digunakan gunting baja beton dengan tangan. langkah selanjutnya adalah merangkai baja tulangan tersebut. Pengikatan tersebut harus kokoh agar konstruksi tulangan yang dirangkai tidak Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII 1. Merangkai Baja Tulangan Setelah baja tulangan selesai dibengkokkan. dan sengkang harus berbentuk bulat atau serong. kemudian batang tersebut harus dibengkokkan menurut bentuk dan ukuran pada daftar bengkok.sedangkan untuk garis tengah lebih besar digunakan mesin gunting yang digerakkan dengan tangan. Bentuk kait pada tulangan balok. Syarat-syarat Pembengkokan Syarat-syarat pembengkokan baja tulangan ditentukan sebagai berikut: a. 3. Untuk pemotongan baja beton dengan jumlah besar lebih ekonomis bila dikerjakan dengan mesin gunting yang digerakkan dengan motor. Membengkok dan meluruskan batang tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. b. Kedua ujung baja tulangan diberi kait (bengkokan) yang bentuknya dapat bulat.

kemudian merngkai tulangan untuk plat lantai. Gambar VIII-2. maka pemasangan baja tulangan tidak boleh menempel pada acuan atau lantai kerja. tulangan atas harus ditunjang (disangga) oleh baja penahan dengan jarak yang sesuai dengan tebal penutup beton. harus dibuat penahan jarak dari beton dengan mutu sama dengan mutu beton yang akan dicor (beton tahu). . sehingga pada waktu acuan sudah siap. Untuk merangkai tulangan balok atau kolom dengan dimensi yang kecil. Untuk itu. maka hasil rangkaian langsung diletakkan di dalam acuan.mudah berubah atau tergeser pada waktu diadakan pengecoran beton. rangkaian penulangan balok dipasang lebih dahulu. pekerjaan merangkai biasanya dilakukan di luar acuan. Kunci Pembengkok dan Cara Membengkok Besi Gambar VIII-3. Untuk merangkai tulangan pada plat dengan konstruksi tulangan rangkap. Merangkai Tulangan 106 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Pada penulangan plat lantai dengan balok. Agar baja tulangan dapat dilindungi oleh beton.

Waktu pengadukan bergantung pada kapasitas molen.C. Pengadukan beton dengan jumlah besar. Besarnya slump dijadikan petunjuk untuk menentukan jumlah air pencampur yang tepat sesuai dengan faktor air semen yang diinginkan. Cara pengadukan beton secara manual adalah sebagai berikut. Apabiia karena sesuatu hal adukan beton tidak memenuhi syarat minimal. Pengadukan beton dengan tangan harus dilakukan di atas bak dengan dasar lantai dari papan kayu atau dari pasangan yang diplester. Membuat Adukan Beton Segar 1. b. adukan beton harus memperlihatkan susunan warna yang merata.5 menit setelah semua bahan-bahan dimasukkan ke dalam molen. Pengadukan Beton. 2. dan air pencampur. aduk sampai campuran merata dan sesuai dengan persyaratan. Yang lazim digunakan di lapangan adalah dengan membuat kotak takaran untuk perbandingan volume pasir. d. Secara umum. semen. pengadukan manual dan pengadukan dengan molen. a. semen. Pengadukan beton dapat dilakukan dengan beberapa 2 cara. Hal tersebut dilakukan agar kotoran atau tanah tidak mudah tercampur dan air pencampur tidak meluap keluar dari campuran. dan krikil. Selama pengadukan berlangsung. jenis dan susunan butir agregat. d. prinsip dasarnya sama dengan pengadukan secara manual. waktu pengadukan minimal 1. dan nilai slump. pasir dan semen yang sudah ditakar dicampur kering di dalam bak pengaduk. atau tercampur dengan bahan-bahan asing. Urutan pencampuran adukannya adalah. mengeras sebagian. Setelah selesai. Hasil adukan beton dengan menggunakan molen lebih baik dan lebih merata dibandingkan dengan proses pengadukan secara manual. a. misalnya terlalu encer karena kesalahan dalam pemberian jumlah air pencampur. Untuk pengadukan menggunakan molen. Persyaratan Pengadukan Beton Pengadukan beton disyaratkan sebagai berikut. maka adukan ini 107 b. Setelah adukan merata. tuangkan air sesuai kebutuhan. yaitu. c. volume adukan. sebaiknya dilakukan dibawah atap agar terlindung dari panas matahari dan hujan. Pengadukan beton sebaiknya dilakukan dengan mesin pengaduk (molen). c. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII . kekentalan adukan beton harus diawasi terus menerus dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran beton yang baru. hanya proses pencampuran bahan adukan beton dilakukan di dalam molen yang terus menerus berputar. lalu krikil dituangkan dalam bak pengaduk kemudian diaduk sampai merata. Mesin pengaduk harus dilengkapi dengan alat-alat yang dapat mengukur dengan tepat jumlah agregat. Pengadukan beton manual biasanya menggunakan perbandingan volume.

d. Untuk pengecoran lantai yang luas. Untuk menghasilkan beton yang padat dan tidak keropos. adukan beton ditusuk-tusuk dengan sepotong kayu. tebal lantai dapat ditentukan dengan membuat mistar pengukur ketebalan yang terbuat dari 108 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Begitu juga bagian cetakan dipukul-pukul dengan palu dari kayu. Untuk keperluan pemadatan. 3.tidak boleh dipakai pelaksanaan. b. c. Pemakaian alat penggetar tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai baja tulangan yang dapat mengubah kedudukan tulangan. Apabila jangka waktu pengangkutan memakan waktu yang panjang. Cara pengangkutan adukan beton harus lancar sehingga tidak terjadi perbedaan waktu pengikatan yang menyolok antara beton yang sudah dicor dan yang akan dicor. d. bambu atau besi. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang sampai 2 jam bila adukan beton digerakkan kontinyu secara mekanis. dan harus disingkirkan dari tempat Pengangkutan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengankutan beton dari tempat penyiapan adukan ke tempat pengecoran adalah sebagai berikut. selama proses pengecoran berlangsung. a. Persiapan Pembuatan Adukan Beton D. c. Harus dihindari adanya pemisahan dan kehilangan bahan-bahan. Melaksanakan Pengecoran Beton Hal-hal yang dilaksanakan dalam pengecoran beton adalah sebagai berikut. pada pengecoran beton dapat juga dipakai alat penggetar (vibrator). b. a. Adukan beton umumnya sudah harus dicor dalam waktu 1 jam setelah pengadukan dengan air dimulai. harus dipakai bahan penghambat pengikatan. Pengecoran beton harus dapat mengisi semua ruangan cetakan dengan padat dan dapat membungkus tulangan. Gambar VIII-4.

e.

kayu dan diberi kaki. Bagian bawah mistar pengukur dibuat rata dan tingginya sama dengan tebal lantai yang dicor. Pada waktu pengecoran telah mencapai tebalnya, mistar pengukur dapat dipindah tempatnya. Pengecoran harus dilaksanakan terus menerus sampai selesai. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, pengecoran dapat dihentikan pada tempat-tempat tertentu yang tidak membahayakan.

Gambar VIII-5, Pengecoran Beton

E. Melaksanakan Perawatan Beton 1. Perawatan Beton Sehabis Dicor. Selama 24 jam sesudah selesai dicor, beton harus dilindungi terhadap pengaruh hujan lebat, air mengalir, getaran. Selama 2 minggu setelah dicor harus dilindungi terhadap panas matahari. Cara perlindungannya adalah dengan menutup permukaan beton menggunakan pasir basah, menutup dengan karung-karung basah, atau menyirami dengan air. 2. a. Pembongkaran Acuan dan Perancah Cara pembongkaran cetakan dan acuan adalah sebagai berikut; Acuan dan perancah hanya boleh dibongkar apabila bagian konstruksi tersebut telah mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Waktu pembongkaran biasanya 28 hari setelah selesai pengecoran. Pada bagian-bagian konstruksi di mana akibat pembongkaran cetakan dan acuan akan bekerja beban-beban yang lebih tinggi daripada beban rencana, maka cetakan dan acuan dari bagianbagian konstruksi itu tidak boleh dibongkar selama keadaan tersebut tetap berlangsung. Bagian-bagian konstruksi yang keropos harus segera diperbaiki dengan melakukan penambalan.

b.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-VIII

109

110

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

LAMPIRAN A

A1
DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Fa’izin. 2007. Ragam Bentuk, Bahan dan Variasi. Depok: Penebar Swadaya. Anthony Joddie P Palgunadi. 2007. Memahami Listrik Rumah Tinggal. Boyolali: Kaliptra Raya. Baer, Charles J & Ottaway John R. 1980, Electrical and Electronics Drawing Fourth Edition. New York: Mc Graw-Hill Company. Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nurhidayat. 2006. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Penebar Swadaya. Brechmann, Gerhard. 1993. Table for the Electric Trade. Deutche Gesselchaft fiir Technische Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh, Eschborn Federal Republic of Germany. Budi Jasin, Mauro. 1981. Teknik Presentasi Gambar Arsitektur. Bandung. Dalih S A, Oja Sutiarno. 1982. Keselamatan Kerja Dalam Tatalaksana Bengkel. Jakarta: Melton Putra. Darsono & Agus Ponidjo (t.th). Petunjuk Praktek Listrik 2. Depdikbud Dikmenjur. Daryanto. 1988. Pengetahuan Teknik Bangunan. Jakarta: Bina Aksara. Daryanto. 2007. Kumpulan Gambar Teknik Bangunan. Jakarta: Rineka Cipta. Dedy Rusmadi. 2001. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pionir Jaya. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Teknologi Perkayuan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Standar Kompetesi Nasional Bidang Survey dan Pemetaan. Jakarta: Bagian Proyek Sistem Pengembangan Sertifikasi dan Standarisasi Profesi.
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Setiawan. Paul I Wallach. Rumah Yang Ekologis. Yogyakarta: Kanisius. Menghuni. Pengembangan Kota Medan. 1983. Ilmu Bangunan Gedung. Panduan Membangun Rumah.Dikmenjur. Perencanaan dan Konstruksi. 1986. New York: McGraw-Hill Book Company. Yogyakarta: Kanisius. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Harten. 2006. Hendarsin. Perencanaan Instalasi Listrik. Bandung: Idea Dharma. Robert. P. Sanitation Details. 1995. Yogyakarta: Kanisius. Konstruksi. 1995. London: Northwood Publications Mistra. Bandung: Angkasa. 1980. 1987. Jakarta: Erlangga. Malang: PPPGT/VEDC. Membentuk. Revitalisasi Kota Lama Jakarta. Jakarta: Binacipta. 1977. Jakarta: Erlangga. Jakarta: PT. 1988. Instalasi Listrik Arus Kuat 1. Membangun. Heinz Frick. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Donalde E Hepler. Konstruksi Bangunan Gedung. Petra Widmer. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan. Tend Pembangunan. Saniter. Jakarta: Erlangga. Heinz Frick. Heinz Frick. Yogyakarta: Kanisius. E. H. Jakarta: PT. Iman Subarkah. IK Supribadi. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Konstruksi. Edward Allen. Ringkasan Ilmu Bangunan. 2007. Koch. 2005. Rumah Sederhana Kebijakan. 1984. 1974. Architecture Drafting and Design. Membangun. 2000. Diraatmadja.1991. Van & E. Menggambar Bangunan Kayu. Depok: Penebar Swadaya. 1997. Bandung: Armico. Leslie Woolley. 1975. 2006. Imelda Akmal Architecture Writer. Tend Pembangunan. Heinz Frick.

Yogyakarta: Kanisius. Sistem dan Perencanaan Plumbing. Soufyan M Noerbambang. Jakarta: Rineka Cipta. Jakarta: Abadi. 1993. Perspektif untuk Para Arsitek. Ilmu Bangunan Gedung 2. General Electric Drawing. Menggambar Teknik Listrik 2. New Delhi: PK & Co Technical Publisher. Pengantar Ilmu Bangunan. Ilmu Bangunan Gedung 3. 1977. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Rudy Gunawan.LAMPIRAN A A3 Renggo. dan Ismoyo. Jakarta: Pradnya Paramita. Petunjuk Praktek Bangunan Gedung 2. Robby Setiawan. Memasang Daun Pintu dan Jendela.. Jakarta: Dikdasmen. Panduan Praktis Membangun Rumah Tinggal. Soedibyo. Jakarta: Prima Infosarana Media. F. Jakarta: Dikdasmen. 1982. Soegihardjo. 1977. 1977. Schaarwachter. Suratman. Takeo Morimura. Suryatmo. Jakarta: Pradnya Paramita. 1986. Soegihardjo. Soegihardjo.W. Jakarta: Dikdasmen. 1984. Sudibyo. 1986. 2007. Slamet Mulyono & Djihar Pasaribu 1978. 1997. Jakarta: Penebar Swadaya. Sugiarto. Rita Laksmitasari Rahayu. Singh. 1996. Jakarta: Dikdasmen. 1993. Ilmu Bangunan Gedung 1. Soedibyo. Jakarta: Erlangga. Takeshi Sato & N. Jakarta. 2007. Teknik Listrik Instalasi Penerangan. Ilmu Bangunan Gedung. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Soetjipto. Menghitung Biaya Membuat Rumah. Tim FT UNY. Konstruksi Beton Bertulang 1. S. Jakarta: Depdikbud. Bandung: Armico. 1994. Supribadi. Soedibyo. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Surjit. Jakarta: Kawan Pustaka. 1978. 2001. Jakarta: Dikmenjur.

sarikayu.id. Akses Tanggal 15 Oktober 2007. www.masrafa.tripod. Kuat. Widodo.mukimits. Akses Tanggal 13 Oktober 2007 www. Theodore D.com. TotoMedia. Jakarta: Surya Toto Indonesia.id.com. Jakarta: Dikmenjur.gw. 1983. Rumah Tahan Gempa (RTG) TUKU KALI (MenyaTu. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.co.karyanet. Surya Toto Indonesia Tbk. 1996.nl.id . 2007. Yogyakarta: FPTK IKIP Yogyakarta. Melewatkan Liburan di Kota Kembang.mciindonesia. www. Sketsa Perspektif. Jakarta: PT.id.com.____________.procolor. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .co.tepaksireh. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.2001.indonetwork. Wamar. Zamtinah. Akses Tanggal 12 Oktober 2007.net.com. www. Akses Tanggal 12 Oktober 2007. 1989. Akses Tanggal 20 Oktober 2007. 1990.wvansantvoort. www. Diktat Gambar Teknik. Jakarta: Erlangga. Akses Tanggal 11 Oktober 2007.jkr. www.planetmaison.com.gufi. Liat). Memasang Kusen Pada Dinding Paangan. www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007.co. Grand Opening TOTO Gallery Panglima Polim. www.fr . www.com. 2007.rumah.indika. Yogyakarta: Rumah Produksi Informatika. Walker. TotoMedia. www. Akses Tanggal 17 Oktober 2007. Kaku. www. Bandung: Angkasa. Konstruksi Batu. www. Akses Tanggal 11 Oktober 2007.drymix. Akses Tanggal 10 Oktober 2007.wpkl.

Akses Tanggal 27 Oktober 2007.com.id. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www.com/cat_genteng.indanapaint.tentangKAYU. http://www.LAMPIRAN A A5 www. Akses Tanggal 25 Oktober 2007 www. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana . Akses Tanggal 27 Oktober 2007. Akses Tanggal 27 Oktober 2007.com.sonjaya. Akses Tanggal 27 Oktober 2007 http://www.com.ideaonline.htm.co.kompas. http://www.com.rumahjogja.

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

LAMPIRAN B B1 GLOSARI aanstamping : aantrede (tread) optrede(riser) angkur apartemen balok kopel balok Sopi-sopi bath mixer shower bathtub freestanding bathub beton siklop bidet bordes (landing) bouwplank eksterior elevated water tank elevator/ lift eskalator floor drain garis sepadan bangunan paving block handle hebel interior jet pum kitchen set looplijn neut pantry plumbing ring balok sagrod : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : saniter dan rioolering septictank Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana : : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi anak tangga langkah datar anak tangga langkah naik penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton rumah tinggal sementara balok beton penan momen sloof berbentuk kuda-kuda bak penampung air dari pancuran mandi bak mandi tidur yang dipasang bebas bak mandi tidur yang dipasang tertanam beton yang dicampur dengan batu kali tempat baung air kecil untuk wanita pemberhentian sementara pada tangga papan bangunan desain di luar bangunan penampung air yang terletak di atas tempat penghubung antar lantai elektrik tangga berjalan lubang saluran pembuang garis batas bangunan penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir pegangan pintu dinding dari beton mutu tinggi desain di dalam bangunan pompa air tekanan tinggi almari perkakas dapur garis jalan penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen) meja dapur peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor balok beton di atas pasangan dinding besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut saluran air bersih dan saluran air kotor bak penampung kotoran padat .

sloof Skycraper toilet roll holder towel rail uitzet Urinoar veerscharnier wastafel water Closet waterpas zaking : : : : : : : : : : : balok beton di atas pondasi bangunan pencakar langit tempat gulungan kertas tisuue gantungan handuk pengukuran pada awal pendirian bangunan tempat Luang air kecil pria engsel skarnir pegas tempat cuci tangan tempat Luang air besar (jongkok/duduk) alat penyipat datar penurunan setempat-setempat pada bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful