P. 1
Hubungan Antara Proklamasi Kemerdekaan Dan UUD 1945

Hubungan Antara Proklamasi Kemerdekaan Dan UUD 1945

|Views: 12,611|Likes:
Published by Wira Dharma

More info:

Published by: Wira Dharma on May 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/25/2013

pdf

text

original

Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 tentu sudah sering kamu

dengar. Tahukah kamu pengertian dari UUD 1945 itu sendiri? Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesahkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 hanya terdiri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Kemudian melalui Berita Republik Indonesia tanggal 15 Februari 1946, Penjelasan menjadi bagian dari UUD 1945. Undang-Undang Dasar 1945 sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan atau yang dikenal dengan istilah amandemen. Amandemen UUD 1945 yang mulai dilakukan pada 1999 mengubah Pen jelasan UUD 1945. Pada saat ini UUD 1945, terdiri atas: a. Pembukaan, terdiri atas empat alinea. b. Batang Tubuh, terdiri atas 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan pera lihan, dan 2 pasal aturan tambahan. Pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea mengan dung makna universal dan lestari. Universal mengandung makna bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di dunia. Adapun lestari mengandung makna mampu menampung dinamika perkembangan zaman. Alinea pertama, Pembukaan UUD 1945 meng andung makna dalil objektif dan dalil subjektif. Dalil objektif yaitu pernyataan pen jajahan di atas dunia harus dihapuskan. Adapun dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Alinea kedua, mengandung cita-cita proklamasi, yaitu menuju rakyat yang merdeka, bersatu, ber daulat, dan dapat mewujudkan mas yarakat adil dan makmur. Alinea ketiga mengandung motivasi religius. Pengakuan dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan hanya hasil perjuangan semata, me lainkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha kuasa. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengan dung dasar negara (Pancasila), tujuan negara, asas politik negara, dan ketentuan tentang UUD. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang mengikat peme rintah, mengikat setiap lembaga negara, lembaga masyarakat, dan mengikat setiap warga negara Indonesia. Batang Tubuh UUD 1945 merupakan rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Batang Tubuh UUD 1945 pada dasarnya memuat dua materi dasar, yaitu sebagai berikut. a. Berisi materi pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan negara, termasuk di dalamnya pengaturan tentang kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antara lembaga negara yang satu dan yang lainnya. b. Berisi materi mengenai hubungan negara dengan warga negara, serta konsepsi negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan hak asasi manusia. Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, dapat ditarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan hubungan dengan UUD 1945, yakni sebagai berikut. a. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi. Proklamasi ingin mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. b. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

c. UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negara. Hal ini tidak mungkin dapat dilaksanakan jika Proklamasi tidak diikrarkan. Sejak 1945 sampai dengan sekarang telah ber langsung empat periode perubahan UUD, yaitu sebagai berikut. a. UUD 1945, mulai berlaku 18 Agustus 1945 sampai dengan 17 Desember 1949. b. UUD RIS 1949, berlaku 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. c. UUDS 1950, berlaku 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. d. UUD 1945, berlaku 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang (sejak tahun 1999 UUD 1945 mengalami beberapa perubahan/amandemen). Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, tentunya harus ber terima kasih kepada para pejuang nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Dengan demikian makna proklamasi dapat kita rasakan sampai saat ini. Bukti rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Sebagai pelajar, rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam bentuk belajar dengan giat sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu menjadi warga negara yang baik serta mengangkat harkat dan martabat bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. Juga merupakan wujud rasa terima kasih. http://gurumuda.com/bse/hubungan-antara-proklamasi-kemerdekaan-dan-uud-1945 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 by anan z.a. A. ANALISIS HUBUNGAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 DENGAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan

yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Bagi kita, maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Lain bangsa, hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa lagi, hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Dari penuturannya di atas, penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Keduanya adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 3. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya, mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri, dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945, memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita, untuk melaksanakan kenegaraan kita, untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita, untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama, kedua, dan ketiga. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Oleh karena itu, wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

2. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar, rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 3. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat, hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran, yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan; (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya; (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum(rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. [3] Dari Penjelasan UUD 1945, penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya, semakin jelas didasarkan pada: 1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI, yaitu masalah bentuk negara, daerah negara, badan perwakilan rakyat, dan badan penasehat[4]. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. Pada Sidang Tahunan MPR 1999, seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945, yaitu: 1. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia; 3. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil); 4. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945; dan 5. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945, UUD 1945, DAN PERUNDANG-UNDANGAN

1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7]

a. Hubungan Secara Formal, bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45; bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45, bahkan sebagai sumbernya; bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap, tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. b. Hubungan Secara Material, yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila, baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45; sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945, penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD, maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat, apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945, masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa, dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan, pandangan hidup, tujuan negara, dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Dalam ilmu politik, Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. http://sertifikasiprofesi.blogspot.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi.html

Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila. Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa. Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Metode Dalam penyusunan makalah ini. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan. yaitu dilarang: Mateni (membunuh). B. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri. C. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur. Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. D. istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. konstitusional. artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam masyarakat india yang beragama budha. aturanaturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan pancasila. untuk nama dasar negara kita RI. maupun secara objektif – ilmiah. sebagai dasar nagara. yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis. Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalankejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. yang merupakan kepribadiannya. Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. mabuk dan main. dengan di kenal 5 M. tiada boleh diganti ataupun diubah. Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat. diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma. Mempelajari pancasila yang benar. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. wadon (berjina). yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat. .MAKALAH PPKN TENTANG HUBUNGAN PANCASILA DAN UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN A. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Maling.

yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan UndangUndang Dasar. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. yaitu ada yang bercorak kebangsaan. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. Pergerakan perjuangan yang bercorak sosiollistik. Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. dan aspek kemakmuran. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hdup nilai nilai luhur adalah merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional). Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi A. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. BAB III PEMBAHASAN 1. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius. ia senantiasa memerlukan orang lam.BAB II PERMASALAHAN Pancasila. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. negara merdeka dengan dasar sosiolistik. secara berturut – turut lingkungan keluarga. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 2. yaitu aspek kesejarahan. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut. hubungan aspek kemakmuran. yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental. penulis hanya akan membatasi : 1. dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri. yaitu : a. Pengertian Pancasila ditijau dari fungsinya. Hubungan aspek kesejarahan. yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat. sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945. Pandangan hidup bangsa . ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. urusan agama tidak termasuk urusan negara. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak. lingkungan masyarakat . UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek.

Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. 1996). Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia.diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. norma serta kaidah. pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. hukum. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. ekonomi. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. sehingga merupakan suatu sumber nilai. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. Sebagai sumber daris segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut. Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundangundangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. De4ngan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. idiologi negara atau (Staatsidee0. barbangsa dan bernegara. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. B. baik moral maupun hukum negara. b. . dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. serta hukum positif lainnya. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. serta sidang PPKI kemudian di tentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bwersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. serta pemerintahan negara. sosial budaya. Dalam kehidupannya sebagaidasar negara. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Sebagai dasar negara. Dengan demikian. Panitia Sembilan. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. wilayah. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo.

Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain.. ketetapan No XX/MPRS/1966. perdamaian nasional dan mondial. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial). yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945.. dengan lain perkataan unsure-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri. bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan. e.. karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998..c. V/MPR/1973 dan ketetapan No. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. XVIII/MPR/1998.. IX/MPR/1978. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. bahkan harus bersumber kepadanya. bentuk dan tujuan negara.. Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah. Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis). kerakyatan serta keadilan. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. perikemanusian. mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap. No. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara...unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. bagi penyelenggara negara. 2. (ketetapan MPR No. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. kemerdekaan bangsa. Unsur. Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur. kemanusiaan. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif. Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ . persatuan. setiap lembaga/masyarakat. Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain didunia. Hubungan Pacasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok . d.. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. Hal ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila. menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”.. C. cita-cita politik mengenai sifat. keadilan sosial.

Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya.pikiran tentang kehidupan bermasyarakat. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab. yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara.hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum.maka undang-undang dasar adalah mengikat. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undangundang negara Indonesia.maka undang-undang dasar berisi norma-norma.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebutr dijelaskan dalam penjelasan otentik Seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasr yang tertulis. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. Dalam kedudukan yang demikianlah.mengikat perintah. Jidi pancasila adalah jiwa. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945.yang terkandung dalam pancasila.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku.dan sebagai hukum. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pnacasila yang disusun dalam pasal-pasal. sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilainilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar. . Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. Hal itialh yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945. Selain dari apayang diuraykan dimuka dan sesuai pula dengan penjelasan undang-undang dasar 1945.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum. meskipun tidak tertulis’. UUD bukanlah hukum dasar biasa.setiap produk hukum misalnya undang-undang.atura-aturanatu ketentuan-ketantuanyang harus dilaksanakandan ditaati. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu.ialah bahwa. hal inilah yang harus kita ketahui. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang dasar. keadilan sosial.merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi. ini sumber dan landasan UUD 1945. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila.

untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang hakikatnya berupa nilanilai kebaikan. Jadi hubungan Negara dengan tuhan memiliki hubungan kesesuaian dalam arti sebab akibat yang tidak langsung. sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes.UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan. bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan manusia sebagai warganya. menubah dan mencabut. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. Maka dapatlah disimpulkan bahwa Negara adalah sebagai akibat dari manusia. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. tidak mudah ketinggalan zaman. Disis lain Negara adalah suatu lembaga kemanusiaan suatu lembaga kemasyarakatan yang anggotaanggotanya terdiri atas manusia. maka segala sesuatu termasuk manusia adalah merupakan ciptaan tuhan (Notonagoro) Hubungan manusia dengan tuhan. Dalam pengertian ini hubungan antara manusia dengan tuhan juga memiliki hubungan sebab-akibat. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. yang menyangkut segala sesuatu yang berkaitan dengan kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan terkandung dalam nilai-nilai agama. Oleh karena itu. Maka menjadi suatu kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan. kenyal. kesejahteraan. kebenaran. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. Sila ketuhana yang maha esa Inti sila ketuhanan yang mahaesa adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan hakikat Tuhan.anakciremai. Tuhan adalah sebagai sebab yang pertama atau kausa prima. sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturanaturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat. Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara. kebenaran dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. yaitu nila-nilai agama. Kesesuaian itu dalam arti kesesuaian sebab-akibat. Yaitu semangat yang dinamis. Maka Negara berkewajiban untuk merealisasikan kebaikan. Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok dalam penyelenggaraan Negara adalah manusia.html Pancasila : Penjelasan sila-sila 1.com/2008/06/makalah-ppkn-tentang-hubungan-pancasila. http://www. sedangkan hakikat kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan. yaitu Negara sebagai akibat langsung dari manusia dan . keadilan perdamaian untuk seluruh warganya. Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat nila-nilai yang berasal dari tuhan. karena Negara adalah lembaga masyarakat dan masyarakat adalah terdiri atas manusia-manusi adapun keberadaan nilai-nilai yang berasal dari tuhan. diadakan oleh manusia untuk manusia.

yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam masyarakat secara keseluruhan . Jadi Negara merupakan suatu . terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk social. Kesesuaian ini meliputi sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia yang pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. yaitu ini sila ketuhanan yang mahaesa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak dan tidak langsung. namaun juga bukan Negara klass yang hanya menekankan sifat mahluk social . Maka konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara. tujuan Negara . setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. nilai-nilai kebudayaan. dibentuk oleh anusia untuk memanusia dan mempunyai suatu tujuan bersama untuk manusia pula. namun sifat Negara harus sesuai dengan kedua sifat tersebut yaitu baik kerja jasmani maupun kejiwaan secara serasi dan seimbang. Hal ini sesuai dengan asal mula bahan pancasila yaitu berupa nilai-nilai agama . Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. bentuk Negara.manusia sebagai akibat adanya tuhan. Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama. kekuasaan Negara. Sila persatuan Indonesia Inti sila persatuan Indonesia yaitu hakikat dan sifat Negara dengan hakikat dan sifat-sifat satu. Selain itu hakikat dan sifat Negara Indonesia bukan hanya menekan kan segi kerja jasmani belaka. maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi. Maka bentuk dan sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis yang hanya menekankan sifat makhluk individu. karena dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan. Maka sudah menjadi suatu keharusan bagi Negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang berasal dari tuhan. 3. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. Maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia yang monopluralis . harmonis dan seimbang. Hal ini dapat dipahami karena Negara adalah lembaga masyarakat yang terdiri atas manusia-manusia. moral Negara dan para penyelenggara Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. atau juga bukan hanya menekankan segi rohani nya saja. yang telah ada pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala yang konsekuensinya harus direalisasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara 2.

Mempunyai suatu sifatsifat dankeadaan sendiri. Maka pengertian kesesuaian dengan hakikat rakyat tersebut. tidak pada golongan atau individu. Jadi Negara Indonesia ini merupakan suatu kesatuan yang mutlak tidak terbagi-bagi . tertib hukum. satu jiwa atau satu asas kerokhanian pancasila.satu nasib dalam sejarah. yaitu untuk keperluan seluruh rakyat . setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. pemerintah yaitu satu pemerintahan Indonesia yang tidak bergantung pada Negara lain. yang merupakan suatu keseluruhan penjumlahan semua warga Negara yaitu Negara Indonesia. . waktu dan keadaan. rakyat dan lain sebagainya harus sesuai dengan hakikat satu serta konsekuensinya harus senantiasa merealisakan kesatuan dan persatuan. Oleh karena itu dalamn realisasi penyelenggaraan negaranya. Dalam pelaksanaannya realisasi persatuan dan kesatuan ini bukan hanya sekedarberkaitan dengan hal persatuannya namun juga senantiasa bersifat dinamis yaitu harus sebagaimana telah dipahami bahwa Negara pada hakekatnya berkembang secara dinamis sejalan dengan perkembangan zaman. Dalam praktek pelaksanaannya pengertian kerakyatan bukan hanya sekedar berkaitan dengan pengertian rakyata secara kongkrit saja namun mengandung suatu asas kerokhanian . baik yang bersifat kebendaan maupun kejiwaan. maka bentuk dan sifat-sifat Negara mengandung pengertian suatu cita-cita kefilsafatan yang demokrasi yang didalam pelaksanaannya meliputi demokrasi politik dan demokrasi politik dan demokrasi si=osial ekonomi. baik bentuk Negara. Dalam hal ini Negara berdasarkan atas hakikat rakyat . membuat Negara dan bangsa indoneisa mempunyai keberadaan sendiri di antara Negara-negara lain di dunia ini Dalam kaitannya dengan sila persatuan Indonesia ini segala aspek penyelenggaraan Negara secara mutlak harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat satu. penguasa Negara. semua buat satu. lembaga Negara. Negara berdasarkan atas permusyawaratan dan kerjasama dan berdasarkan atas kekuasaan rakyat. Negara dilakukan untuk kepentingan seluruh rakyat . maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakekat rakyat. Dalam kaitannya dengan sila keempat ini. Kesuaian Negara dengan hakikat satu tersebut meliputi semua unsur-unsur kenegaraan baik yang bersifat jasmaniah maupun rohania. Kesatuan dan persatuan Negara.kesatuan yang utuh . bangsa dan wilayah Indonesia tersebut. juga menentukan sifat dan keadaan Negara. wilayah yaitu satu tumpah darah Indonesia. satu bahasa yaitu bahasa nasional indoneisa. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Inti sila keempat adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan sifat-sifat dan hakikat rakyat. merupakan suatu Negara yang mempunyai eksistensi sendiri. yang mempunyai bentuk dan susunan sendiri. Hal itu antara lain meliputi rakyat yang senantiasa merupakan suatu kesatuan bangsa Indonesia. atau dengan lain perkataan kebahagian seluruh rakyat dijamain oleh Negara. 4. mengandung cita-cita kefilsafatan. Maka dalam penyelenggaraan Negara bukanlah terletak pada suatu orang dan semua golongan satu buat semua. Negara pada hakikatnya didukung oleh rakyat oleh rakyat itu dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan.

3.Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok Negara adalah manusia yang bersifat monodualis sedangkan rakyat pada hakikatnya terdiri atas manusia-manusai. yaitu pemenuhan hak dan wajib pada kodrat manusia hakikat keadilan ini berkaitan dengan hidup manusia . yaitu hubungan keadilan antara warga Negara terhadap Negara. yaitu keadilan antara warga Negara yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu kesesuaian Negara dengan hakikat rakyat ini berkaitan dengan sifat Negara kita. Selanjutnya hakikat adil sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua ini terjelma dalam sila kelima. Selain itu secara kejiwaan cita-cita keadilan tersebut juga meliputi seluruh unsur manusia. yang berarti demokrasi yang sesuai dengan sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social dalam suatu kesatuan dwitunggal. sudah menjadi bawaan hakikatnya hakikat mutlak manusia untuk memenuhi kepentingan hidupnya baik yang ketubuhan maupun yang kejiwaan. Keadilan komulatif. Negara wajib memenuhi keadilan terhadap warganya yaitu wajib membagi-bagikan terhadap warganya apa yang telah menjadi haknya. Dalam pelaksanaannya demokrasi monodualis ini juga bersifat kekeluargaan yaitu prinsip hidup bersama yang bersifat kekeluargaan. kondisi dan keadaan zaman. dalam keseimbangan dinamis yang selalu sesuai dengan situasi. Jadi dalam pengertian keadilan legal ini negaralah yang wajib memenuhi keadilan terhadap negaranya. yaitu sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk social. Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Inti sila kelima yaitu “keadilan” yang mengandung makna sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat adil. yaitu hubungan keadilan antara manusia satu dengan lainnya. semua itu dalam realisasi hubungan kemanusiaan selengkapnya yaitu . Keadilan distributive. dan dalam hubungan hidup manusia dengan dirinya sendiri (notonegoro). atau dengan perkataan lain hubungan keadilan antara warga Negara. yaitu hubungan keadilan antara Negara dengan warganya. yaitu Negara demokrasi monodualis. yaitu memberikan kepada siapapun juga apa yang telah menjadi haknya oleh karena itu inti sila keadilan social adalah memenuhi hakikat adil. Hal ini menyangkut realisasi keadilan dalam kaitannya dengan Negara Indonesia sendiri (dalam lingkup nasional) maupun dalam hubungan Negara Indonesia dengan Negara lain (lingkup internasional) Dalam lingkup nasional realisasi keadilan diwujudkan dalam tiga segi (keadilan segitiga) yaitu: 1. 2. Keadilan ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam pengertian sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. baik dari dirinya sendiri-sendiri maupun dari orang lain. dalam hubungan hidup manusia dengan tuhannya. Keadilan bertaat (legal). jadi juga bersifat monopluralis . Realisasi keadilan dalam praktek kenegaraan secara kongkrit keadilan social ini mengandung cita-cita kefilsafatan yang bersumber pada sifat kodrat manusia monodualis . 5.

antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. Dalam Deklarasi Kemerdekaan itulah kita akan dapat menemukan “raison d’etre” (alasan keberadaan/ eksistensi) bangsa Indonesia.com/2010/07/30/pancasila-penjelasan-sila-sila/ Memahami Makna Pembukaan UUD’ 45 Memahami Makna Pembukaan UUD ’45 Bung Karno : Declaration of Independence kita. membelokkan serta merusak makna Deklarasi Kemerdekaan. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. untuk melaksanakan ke Negaraan kita. Memahami makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat.hubungan manusia dengan dirinya sendiri. serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan turunan (derivasi) serta penjabaran dari Pembukaan UUD 1945. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari. Dengan demikian seluruh arah dan tujuan. kita akan dapat menentukan arah yang benar serta mencegah. konseptual maupun operasional. baik dari luar maupun dari dalam. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan bukan sekedar untuk merdeka. Dengan memahami makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. tidak mempunyai “raison d’etre”. tidak mengetahui atau tidak . Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. karena di dalam alam kemerdekaan itulah kita akan dapat berjuang mencapai tujuan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah kita letakkan. Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan usaha kita dengan sungguh-sungguh untuk dapat memahami makna Deklarasi Kemerdekaan. ………………“Proklamasi” tanpa “Declaration” berarti bahwa kemerdekaan kita tidak mempunyai falsafah. (DBR II – 442) Pendahuluan Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan. setidak-tidaknya mengerti atas terjadinya penyimpangan-penyimpangan. http://kuliahade. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. akan tetapi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan untuk menciptakan keadaan yang memberi kemungkinan bagi bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita hidupnya berdasarkan prinsip-prinsip yang hidup di dalam kalbu. untuk setia kepada suara-batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Demikian pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. Bung Karno menyebut kemerdekaan sebagai “jembatan emas” untuk mencapai cita-cita nasional Indonesia. tidak mempunyai tujuan selain daripada mengusir kekuasaan asing dari bumi “Ibu Pertiwi”. kesadaran serta penghayatan bangsa Indonesia atas cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya dengan cara mengaburkan. ironisnya. tidak mempunyai pedoman. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. meskipun dalam tulisan ini hanya akan membahas pokok-pokoknya. Oleh karena itu. hubungan manusia dengan manusia lainnya dan hubungan manusia dengan Tuhannya.wordpress. Setiap perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur selalu akan dihadapkan kepada berbagai tantangan. Dari kutipan di atas jelas dapat kita ketahui bahwa di dalam Deklarasi Kemerdekaan yang tertuang sebagai Pembukaan UUD 1945 kita akan dapat menemukan falsafah. kelompok maupun golongan). baik yang bersifat fundamental. baik terbuka maupun terselubung. Ketika hantaman secara fisik tidak mampu merontokkan perjuangan bangsa Indonesia. yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45. Tanpa mempunyai Dasar Penghidupan Nasional. Berbagai tantangan telah datang menghantam. mereka berusaha membunuh pemahaman. tidak mempunyai arah. dasar-dasar kebangsaan dan kenegaraan. pedoman. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. tidak memahami. serta kepribadian bangsa Indonesia.

maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . merupakan kewajiban kita untuk mencermati. untuk menegakkan kembali jiwa. Kemanusiaan yang adil dan beradab. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa.memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata). akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Atas dasar asas tersebut. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. serta sebab yang lain lagi. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan “Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia”.. bersatu. meskipun kita juga memahami. bukan pula jingo nasionalism. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. mencerdaskan kehidupan bangsa. Persatuan Indonesia. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. adil dan makmur. . Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea. melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk dapat mencermati. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. berdaulat. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. kedua : penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. visi. Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut. yang terdiri dari dua hal : pertama : kemerdekaan adalah hak segala bangsa. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas. Atas dasar kesadaran itu. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Namun diharapkan setidaktidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya. yaitu hak untuk merdeka. serta bentuk. Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua! Oleh karena itu. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

.M. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. hanya dapat terlaksana. kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua. memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. adil dan makmur. melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama. yaitu : negara yang merdeka. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan. Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : ke dalam : pertama. Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. dan • berkepribadian di bidang kebudayaan. Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara. kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. • berdikari di bidang ekonomi. Negara yang merdeka. sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut “Trisakti”. yaitu : • berdaulat di bidang politik. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain.E. Tidak bisa tidak. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . berdaulat. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong. baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. disusunlah Undang-Undang Dasar. maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan.Berdasarkan prinsip tersebut. kedua. Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. bersatu. maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.

makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. melainkan juga sebagai mahluk sosial. baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. Dengan merunut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia. misi. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). Dunia Baru yang adil dan beradab. bukan hanya kesejahteraan orang per orang. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. bukan sekedar kesejahteraan material. terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara berbentuk Republik yang berkedaulatan rakyat. perdamaian abadi dan keadilan sosial. visi. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. Masyarakat adil. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing.ke luar : ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. masyarakat yang bergotong-royong. maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial. kesejahteraan material dan spiritual. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. melainkan juga peradaban manusia. emosional. Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Demokrasi Indonesia Disamping hal-hal yang berkenaan dengan asas. akan memiliki national dignity. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. serta dasar negara. Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. . yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. masyarakat yang bebas dari rasa takut. kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation). yang berarti bahwa dalam keseluruhan penyelenggaraan negara ini harus merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat. yaitu Pancasila. perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Namun disadari bahwa partai-partai politik tidak akan mampu menyerap seluruh aspirasi rakyat. Dengan adanya Lembaga Tertinggi Negara yang terdiri dari sejumlah orang yang kewenangannya dibatasi oleh UUD tersebut.Penggunaan istilah kedaulatan rakyat di sini merupakan penegasan tentang pengertian demokrasi yang sering dimaknakan sekedar sebagai kebebasan individu. Pancasila telah memberikan rumusan yang jelas. kepemudaan. yaitu : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya. Penyimpangan itu bersifat menyeluruh. pembangunan kekuasaan otoriter dan represif. Dalam struktur kenegaraan. akan dapat dengan jelas kita lihat terjadinya penyimpangan-penyimpangan sejak awal Proklamasi Kemerdekaan hingga dewasa ini. sehingga dapat menegakkan kedaulatannya. juga bukan minoritas) antara lain buruh. dan sebagainya. kedaulatan rakyat itu dijelmakan menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. dijamin tidak akan lahir kekuasaan otoriter. Dalam fungsi tersebut rakyat mempunyai dua peran aktif. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru adalah salah satu bentuk pengingkaran yang masih segar hidup dalam ingatan kita. Berdasarkan pemikiran tersebut. Demokrasi adalah sebuah substansi. Substansi tersebut diwujudkan ke dalam sebuah sistem yang merupakan alat bagi rakyat dalam menciptakan kesejahteraannya. nelayan. Dan dalam hubungan ini pulalah pemerintah diwajibkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Penegasan tersebut memberikan arah bahwa dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu bertumpu pada kedaulatan rakyat. sampai dengan . Untuk membentuk MPR. Unsur-unsur yang termasuk Golongan Fungsional (bukan profesional. tani. Maka diperlukan wakilwakil yang akan membawakan aspirasi kewilayahan yang meliputi aspek sosial dan budaya. pendidikan. pembangunan konglomerasi. pengembangan pola berpikir pragmatisme dan pola hidup hedonistik. disusunlah infrastruktur yang terdiri dari partai-partai politik. Dengan semboyan “melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen” Orde Baru telah melakukan penyimpangan yang menyesatkan. misalnya yang menyangkut produksi. apabila dilaksanakan dengan benar. budayawan dan sebagainya. maka disamping ada wakil-wakil yang berasal dari partai politik. untuk membentuk MPR yang dapat menyerap aspirasi rakyat secara keseluruhan perlu dilengkapi dengan Utusan Daerah dan Utusan Golongan (fungsional). pemuda. distribusi. Oleh karena itu agar aspirasi politik yang bersifat umum itu dapat diimplementasikan dengan baik. Rakyat harus menjadi subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui permusyawaratan rakyat itulah demokrasi Indonesia diselenggarakan. Wakil-wakil partai politik ini akan terhimpun dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang seluruh anggotanya juga akan menjadi anggota MPR. Oleh karenanya rakyat harus memiliki keberdayaan yang penuh. cendekiawan. kerohanian. Benih pengingkaran yang tertebar dalam berbagai penyimpangan tersebut mendapat lahan subur pada dataran yang dibangun Orde Baru. Dalam sistem ini. Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat. · menyalurkan aspirasi melalui wakil(2) yang telah dilahirkannya. pendistorsian Pancasila. TNI/Polri.waratan/perwakilan”. yaitu tegaknya keberdayaan dan kedaulatan rakyat. serta fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. demokrasi tidak hanya diartikan sebagai sebuah prosedur dan juga bukan tujuan. pertahanan dan keamanan. yaitu: · melakukan interaksi untuk melahirkan pimpinan yang berfungsi mewakili komunitasnya. harus ada orientasi kewilayahan dan juga terhadap fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. moralitas sampai pola berkonsumsi. rohaniwan. yang dilaksanakan melalui penipuan sejarah. Pengingkaran Setelah kita telusuri isi dan jiwa Pembukaan UUD 1945. Yang dimaksud dengan fungsi-fungsi kehidupan sosial adalah kebutuhan/ kepentingan permanen masyarakat. mulai dari cara berpikir. dengan demikian setiap pimpinan mempunyai kewajiban untuk mengemban aspirasi rakyat yang diwakilinya. Rakyat benar-benar ditempatkan sebagai subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

dan dengan demikian mereka telah menghianati cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. jujur dan sungguh-sungguh. sama halnya Pancasila tinggal sebagai sebuah nama ketika didistorsi melalui P4. Namun diyakini bahwa Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila akan tetap hidup dalam kalbu rakyat serta semua yang tetap setia kepada cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. para floating elite yang lahir sebagai kelanjutan dari dilaksanakannya floating mass. sedang yang lainnya adalah UUD 1945 hasil rekayasa para petualang politik di MPR. Singkatnya mereka telah melahirkan UUD baru yang mengingkari jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945. dan setiap bentuk pengingkaran akan sirna diterjang perjuangan luhur. Oleh karenanya sudah sepantasnya kalau UUD baru tersebut disebut sebagai UUD 1945 palsu. Selama lebih dari tiga puluh tahun bangsa Indonesia telah mengalami character assassination (pembunuhan watak – penghancuran karakter). sedangkan terhadap mahasiswa dilaksanakan melalui NKK/BKK. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. dewasa ini sisa-sisa Orba bersama para petualang (oportunis) dan profiteur (orang yang hanya mencari keuntungan) telah merombak pasalpasal UUD 1945 dan menghapus penjelasannya dengan dalih melakukan pemurnian demokrasi melalui amandemen. tetapi berbeda dalam substansinya. yaitu: • mencapai Kemerdekaan Penuh. maka akan ada dua UUD 1945. Kalau Orde Baru telah mendistorsi Pancasila melalui P4. Kesadaran politik rakyat dihancurkan melalui floating mass. seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia. yang isi dan jiwanya mengingkari UUD 1945 yang asli beserta Pembukaannya. PENUTUP Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. Dewasa ini. Disamping itu.penyerahan kedaulatan nasional kepada kapitalisme internasional. Di samping banyaknya pasal rancu (saling bertentangan. maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. Pada saatnya kelak rakyat dan generasi yang akan datang akan bertanya. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : . Bung Karno. sebagai upaya untuk menyelimuti pengingkarannya. perombakan yang mereka lakukan telah melahirkan pembusukan kelembagaan. akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Dia akan bergelora kembali. Namun kalau keduanya diakui sebagai realitas yang ada. tidak konsisten maupun tidak berkualifikasi UUD). dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). yang satu adalah UUD 1945 yang asli. dan pendistorsian terhadap demokrasi. maka bangsa Indonesia akan kehilangan dokumen historis karya besar founding fathers. maka Pembukaan UUD 1945 tinggal menjadi simbol. artinya bangsa Indonesia. Berbeda dengan Amerika Serikat yang melakukan amandemen melalui addendum dengan tetap mempertahan-kan UUDnya yang asli. tetapi secara licik tetap mempertahankan nama UUD 1945 dan Pembukaannya. Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. sisa-sisa Orba bersama petualang dan profiteur itu telah merombak pasal-pasal UUD 1945 secara substantif dan menghapus penjelasannya. di tengah keadaan bangsa Indonesia masih terbenam dalam keterpurukan sebagai akibat dari kebijakan Orba dan penerusnya. ada dua UUD yang memiliki nama dan Pembukaan yang sama. telah mengobok-obok UUD 1945. pengembangan semangat federalisme/liberalisme/ individualisme. yang ujungnya adalah deideologisasi. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. Langkah tersebut merupakan tahap awal untuk menggantinya dengan UUD baru! Sebagai akibatnya. Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. agar pemahaman kita benar-benar utuh. Dengan telah hadirnya UUD baru sebagai akibat dari dirombaknya batang tubuh dan dihilangkannya Penjelasan UUD 1945. yang manakah UUD 1945 yang sesungguhnya? Apabila jawabnya adalah hasil perombakan yang dilakukan oleh para elite politik yang berkonspirasi di MPR.

com/question/index?qid=20091103171743AAJ0wa1 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa.com/2008/01/09/17/ Apa hubungan pancasila dengan uud 1945? Bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. Bung Karno. dan ikut melaksanakan ketertiban . • melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. http://id.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. dan oleh sebab itu.wordpress. cita-cita untuk membangun peradaban bangsa dan umat manusia.answers. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945. PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. • untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia. Kemudian daripada itu. yang merdeka. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokokpokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. · berdikari di bidang ekonomi. kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia. semakin terasa betapa luhurnya cita-cita bangsa Indonesia. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945.dan untuk memajukan kesejahteraan umum. adil dan makmur. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. http://solindo. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. bersatu. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. hal inilah yang harus kita ketahui.yahoo. Dengan mencermati semakin dalam makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.· berdaulat di bidang politik. perdamaian abadi dan keadilan sosial. mencerdaskan kehidupan bangsa. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab. untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Pancasila adalah landasan filosofis yang merupakan dasar dan acuan perjuangan. berdaulat. · berkepribadian di bidang kebudayaan.

Bagi kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: . kita punya rahasia hidup. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. hanya mempunyai declaration of independence saja. Dari penuturannya di atas. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Keduanya adalah satu. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Persatuan Indonesia. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. Bagi kita. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. 2. satu Darstellung kita punya deepest inner self.dunia yang berdasarkan kemerdekaan. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. kita punya tujuan hidup. satu Darstellung kita punya deepest inner self. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Lain bangsa lagi. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan besertasatu dasar kemerdekaan. yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. untuk melaksanakan kenegaraan kita. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. Bagi kita. 4. hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa. Bagi kita. kita punya falsafah hidup. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. 3. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan. Bagi kita.

Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut.1. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. 2. 2. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci. baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. semakin jelas didasarkan pada: 1. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Dengan demikian. dan ketiga. 3. B. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat. daerah negara. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. badan perwakilan rakyat. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. kedua. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945. [3] Dari Penjelasan UUD 1945. yaitu masalah bentuk negara. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. dan badan penasehat[4]. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) . Oleh karena itu.

tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. Hubungan Secara Material. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. dan 5. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. 2. bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45. 4. yaitu: 1. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. [8]Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan .pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. UUD 1945. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. 1998). bahkan sebagai sumbernya. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945. 3. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7] a. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. tetap. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. b. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. DAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. Hubungan Secara Formal.

Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. tujuan negara. Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. Lembaga Negara. Setelah amandemen IV. adil dan makmur. pasal 1 sampai dengan pasal 37. Disamping hukum dasar tertulis. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila.lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya.blogspot. http://radityaraisya. . di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka. Dalam ilmu politik. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. dan 72 pasal. seperti misalnya ketetapan MPR. Fungsi. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah. Bab I sampai dengan Bab XVI.html UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 1. Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus). Pasal 1 sampai dengan Pasal 37. setiap Warga Negara Indonesia. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4.com/2010/01/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. berdaulat. dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi). Lembaga Masyarakat. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian. sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. UUD 1945 terdiri dari 20 Bab. bersatu. masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Kedudukan. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. undang-undang. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab. bersatu. pandangan hidup. berdaulat. Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan.

1 Uraian 2.1. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946. naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN . yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila. Baiklah mari kita bahas bersama-sama. Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN.1. menentukan sendiri hidup dan masa depannya. Sebagai warga negara Republik Indonesia. dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !. suatu penerbitan resmi Pemerintah RI. Memang itulah sebenarnya yang dimaksud dengan UUD 1945. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai. DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2. Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945. bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh. dan masa-masa perjuangan untuk merdeka. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945. Bab IV tentang DPA dihapus.7 tanggal 15 Februari 1946. terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945. FUNGSI. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. KEDUDUKAN. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37). PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945. Pembukaan terdiri atas 4 Alinea. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan.UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam “Berita Republik Indonesia” Tahun II No. MODUL UUD 1945 5 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia.

Demikian juga halnya dengan UUD 1945. lembaga masyarakat. 10 Tahun 2004).d.1. 2. KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka. dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi. yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah. UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol. yaitu hukum dasar yang tertulis.Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 . MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar. apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945 dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut.1.d. Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s. Dalam kedudukan yang demikian itu. ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. bahwa UUD 1945 bukanlah hukum .Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No. sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu.Dirancang oleh BPUPKI . ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : . UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang.2. Sebagai hukum dasar. peraturan pemerintah. melainkan hukum dasar. 2.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah “Penjelasan” telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah.Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi. dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No. peraturan presiden.3. dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia. Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa. lembaga-lembaga negara. Dalam hubungan ini. Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis. dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945. UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi. UUD 1945 berisi norma-norma. Pasal 37 (72 Pasal).

Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar. III/MPR/2000. dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. melainkan hukum dasar. Sebagai hukum dasar. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian. 3.biasa. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. Peraturan Pemerintah 4. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. peraturan pemerintah. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. dan lain-lainnya. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. atau peraturan presiden. yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. 2. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. Peraturan Presiden 5. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. XX/MPRS/1966. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis – yaitu yang biasa dikenal dengan nama ‘Konvensi’. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. Produk-produk hukum seperti undang-undang. Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. dan terakhir diatur dengan Undang-undang No. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. . yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. yaitu hukum dasar yang tertulis. dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3. Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar.

setiap WNRI dan penduduk di RI. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU. yaitu Konvensi) 1. Sebagai (norma) hukum: a. setiap Lembaga Negara/Masyarakat. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah.4. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. 2. 2. Sebagai hukum dasar: a. b.MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati. b. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945. 2. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia. Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. Perpres. PP. maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi . Sebagai pelengkap/pengisi kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara.1.

Dalam tiga hari yang menentukan. Soeroso. KH. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. Mr. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). A. yang oleh Mr. 15. Yamin. Muh. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut. Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front. Hatta. Muh. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . dan Mr. Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. yang disebut Panitia Delapan.P. timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan. Soekarno.Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. terdiri dari Drs. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI). Ir. Subardjo. Abdul Kahar Moezakir. Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. Maramis. Janji Jenderal Mc Arthur “I shall return” ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. Menurut rencana. Agus Salim. A. setelah melalui perdebatan dan perubahan. Abikusno Tjokrosujoso. Hatta. Wachid Hasyim. A. Pada akhir sidang pertama. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia. Moh. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). yaitu pada tanggal 14. Mr. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. yaitu 69 orang. 2002). Soepomo. Soekarno. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al Rasid. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara. dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk MODUL UUD 1945 11 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945. Moh. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. kedua. H.

Ki Bagus Hadikusumo. maka naskah Penjelasan dihapus. 2. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Rancangan Pembukaan UUD 1945. tanggal 16 Agustus 1945. Mr. Setelah dilakukan amandemen. dan Teuku M. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Ke-Tuhanan. Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara. Hasan. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. yaitu K. Hatta bersama 4 anggota PPKI. Pada hari Kamis pagi. pukul 10. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. 3. Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan. Wachid Hasyim.cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. Kasman Singodimedjo. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. yang berfungsi sebagai alat kontrol. dapat diselesaikan oleh Drs. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945. Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. Sebagai hukum dasar tertulis. pada hari Jum’at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. Moh. namun ia merupakan hukum dasar tertulis. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia . UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004.H. Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. yaitu rumah kediaman Bung Karno. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. 1 Jakarta. dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka.00 WIB. Moh. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

Peraturan Presiden. Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. bagaimana penyelesaiannya? 3. 2. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 .Timur Raya.3 Latihan 1. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. Rancangan pernyataan Indonesia merdeka. maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. 2. Hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. berikut dasar negara. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3. Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. Moch. yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. Hatta sebagai Wakil Ketua. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia. maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. PP. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. Soekarno dan Drs. Indonesia memerlukan UUD. Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Soeroso. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2.P. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. maka dibentuklah BPUPKI. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu. setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU.

sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. bersatu. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. berdaulat. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. Selain mengungkapkan dalil obyektif.3. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. penyusunan UUD 1945. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia. dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. adil. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Ini berarti setiap hal atau .1. dan makmur). dasar. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. kolonialisme. dan fasisme.1. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3. dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Selain daripada itu. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.1 Uraian 3.

dan makmur. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. bersatu. tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka.sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. berdaulat. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. adil. MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. untuk menyatakan kemerdekaannya. Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. dan keadilan sosial. ialah Negara Indonesia yang merdeka. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu . berdaulat. 3. bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. perdamaian abadi. bersatu. adil. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya. dan makmur” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. berdaulat. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. bersatu. adil dan makmur.

Jadi negara . Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ". mencerdaskan kebidupan bangsa. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. begitu bunyinya .. perdamaian abadi.. Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam .1. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.. 2. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. memajukan kesejahteraan umum. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.. perdamaian abadi. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. persatuan Indonesia. 3. Persatuan Indonesia. "Negara . dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1. yaitu : 1.2. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini.. untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. kemanusiaan yang adil dan beradab.dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. Pokok pikiran pertama. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa.. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. dan keadilan sosial.

Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan. karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. 3. 4. Pokok pikiran ketiga. 3. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara . "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".1. Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur". yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat. Pokok pikiran kedua. Dengan pengertian yang lazim. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia". yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Sebagaimana diuraikan di muka. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. penyelenggara negara. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan.mengatasi segala paham golongan. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Pancasila. dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. Negara. dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan. meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. negara.3. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. Oleh karena itu. mengatasi segala paham perseorangan. 2. Pokok pikiran keempat.

Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. dipahami. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2.Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah. 3.2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. Keadilan Sosial. Selain memiliki makna. 3. Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka.3 Latihan 1. juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! MODUL UUD 1945 22 . Jelaskan apa yang menjadi “core bussiness” dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia.

Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Filipina yang berbentuk republik. kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know).1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. dan lain-lainnya. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal). sistem pemerintahan.1. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945.1. karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa. misalnya kepala negara. 4. yang antara lain meliputi: bentuk negara. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan. dan lain sebagainya. dan pemerintah daerah.PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res . BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. kelembagaan negara. Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia. sistem kabinet yang dianut. juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ………”. pokok pikiran adanya negara persatuan. pemilihan umum. yang berbentuk Republik” Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk “Republik”. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan). Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. Dalam kegiatan belajar 3 ini. sistem pemerintahan negara.

Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas.2. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja.1. MK. hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7). dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)). Presiden. 5. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. 6. Bepeka. maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. atau perbuatan tercela. 4. sedangkan DPA telah dihapus. Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa. 3. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. 2. dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus).1. dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara. mengadili. SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 – 2002. korupsi. dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. penyuapan. dan hak masing-masing. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)). Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden.publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. tidak lagi di tangan MPR. MA. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia. tindak pidana berat lainnya. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun. Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial. lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. wewenang.. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden. 4. Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia.3. DPD. KELEMBAGAAN NEGARA Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. yang dapat diuraikan . Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat). DPR. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali.

Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. d. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. Protokoler. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. diberhentikan. f. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. berhenti. c. 2. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. d. MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c. sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. Sebagai Lembaga Negara. b. f. Memilih dan dipilih. Keuangan dan administrastif. Kedudukan: . Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. b. 2. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. e. Membela diri. Imunitas. h.sebagai berikut: 1. dalam Sidang Paripurna MPR. g. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. e.

Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. b. dan Angkatan Udara. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. 5. Dengan persetujuan DPR. Jika mangkat. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). diberhentikan. c. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. memberi amnesti dan abolisi. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. c. f. Angkatan Laut. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. serta menerima penempatan duta negara lain. d. Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. Menyatakan keadaan bahaya. menyatakan perang. i. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. e.Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. 2. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. d. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. berhenti. 6. berhenti. mengangkat duta dan konsul. e. dan rehabilitasi. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. b. Memberi gelaran. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. diberhentikan. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. memberi grasi. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Menteri Dalam Negeri. 4. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. Jika mangkat. g. 7. .

e. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. l. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. f. Susunannya diatur dalam undang-undang. pendidikan. k. APBN. dan penggabungan daerah. Legislasi b. 3. dan memberikan pertimbangan . Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. b. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. 4. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. j. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. g. n. Anggaran c. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. d. c. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. dan agama. 5. pajak. i. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. pendidikan. 6. menerima penempatan duta negara lain. dan agama. serta kebijakan pemerintah. Sebagai Lembaga Negara. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. pelaksanaan APBN. pembentukan. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. h. pemekaran. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah.3. 2. m.

Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. hubungan pusat dan daerah. dan perjanjian dengan negara lain. Imunitas 4. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. d. dan penggabungan daerah. APBN e. pendidikan. 2. Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. 2). yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang. 4). sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah. dan agama. b. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU . Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya. dan penggabungan daerah. Hak DPR mempunyai hak: a. Tugas dan Wewenang: a. 3). pemekaran. Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. pembentukan dan pemekaran. c. 3. Undang-undang mengenai pembentukan. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Mengajukan usul RUU. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. Mengajukan pertanyaan. Undang-undang mengenai pajak. c. membuat perdamaian. d. 5. pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. 6). Interpelasi b. Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. 5). Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. Undang-undang mengenai otonomi daerah. Menyampaikan usul dan pendapat. b. serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. Angket c. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya.dalam pemberian amnesti dan abolisi. o.

dan Mahkamah . Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Bersifat mandiri. keanggotaan. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. Susunan. 5. Komisi Yudisial Kedudukan: 1. 2. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. 5. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. Susunan. kedudukan. 3. dan agama. b. Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang. 7. 2. c. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. 3. Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. 2. Tugas dan wewenang: 1. 2. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. f. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. Kedudukan: 1. kedudukan. serta perilaku hakim. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. 3. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. 6. DPR tiga orang. keluhuran martabat. Tugas dan Wewenang: a. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya.yang berkaitan dengan pajak. pendidikan. Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. d. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan.

Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. 2. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. 5. PEMERINTAH DAERAH 1. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya. 4. dan DPD. dan adil setiap lima tahun sekali. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota.5. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. rahasia. 8. korupsi. 3. umum. atau perbuatan tercela. Memutus pembubaran partai politik d. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR.Agung tiga orang. dan diresmikan oleh Presiden. PEMILIHAN UMUM 1. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. 4. bebas. 3. 2. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. 5. Tugas dan wewenang: a. 4. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. DPRD. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. operatif. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. b. c. Presiden dan Wakil Presiden. 6. dan mandiri. tindak pidana berat lainnya.1. 4. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR. Sebagai pelaksana fungsi auditif. e. 4. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. . Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. rekomendasi. jujur. paling lama sembilan puluh hari. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap. judikatif. penyuapan.1. Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara.4. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang. DPD. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.

langsung. 4.2. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. DPR. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. Demikian halnya dengan Indonesia. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala . Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. Kabupaten. seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. 9. 6. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. Pemerintahan daerah provinsi. Bupati. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. termasuk dalam bidang pemerintahan. kabupaten. Pemerintahan daerah provinsi. dan Kota. dan DPD. sedangkan DPA dihapuskan. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. DPRD. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya dipegang oleh seorang Perdana Menteri. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Melalui amandemen UUD 1945. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya – Gubernur. MK. Bupati. daerah kabupaten. 4. 3. yang diatur dengan undangundang.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. DPD. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. misalnya. dan kota dipilih secara demokratis. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. Presiden. 8. BPK. Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. 5. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur. 7. bebas. daerah kabupaten. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. Gubernur. MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. dan rahasia. MA. umum. Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya.

UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu. pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. DPR. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949. konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3. 4. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai . Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer.1 Uraian 5. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5. Karena lembaga-lembaga negara (MPR. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4.3 Latihan 1. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950).1.1. jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan. Kedaulatan adalah di tangan rakyat.daerah (pilkada) yang demokratis. DPA) belum dapat dibentuk.

sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden.1. Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. b. Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali . Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945.berikut: 1. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri. Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. X tanggal 16 Oktober 1945. 2. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan. KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia. 5. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional". yaitu : a. Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. Sejak tanggal 14 Nopember 1945. Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara.2. 3. DPA dibentuk menurut UUD ini. yang kemudian disetujui oleh Presiden. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. DPR. oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden.

kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. d. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri. rancangan Konstitusi RIS disetujui semua pihak. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan. Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. 3. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya. tetapi hanya sebagai kepala negara. b.3. Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan . UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO. sejak tanggal 27 Desember 1949. Presiden sekedar “Konstitusional” belaka. b. misalnya negara bagian Sumatera Timur. Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. c. c. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). Terbentuknya Konstitusi RIS a. d. kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. 2. 5.1. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. 1. Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS. MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4.Indonesia yang sudah merdeka. berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. Dengan po1itik “Devide et Impera” dari pihak kolonial Belanda. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan.

a. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. b. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). d. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS. 3. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan. UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. c. b. maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesi a (Jogjakarta ). dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta. . 4. Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. c. yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan. c.

. MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. b. 4. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru. rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: . Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. Kurun waktu 1966 . d.Hak Budget DPR tidak berjalan. telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR. 2. . . Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru. politik. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: . .Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah. Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan. Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR.4. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. 2.1998 dikenal dengan masa Orde Baru. .Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c. UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia.MPRS mengangkat Presiden seumur hidup.1.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. dan hukum. yaitu: 1. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 a.Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang. . Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. 5. 1.Bubarkan PKI. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi.Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara. sebagaimana tercantum dalam UUD 1945.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah.

Soekarno.21 Mei 1998 1). selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No. Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan. c). Dike1uarkannya TAP MPR No. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir. Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. b. dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. Dikeluarkannya TAP MPR No. artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945. di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 .I/MPR/1983. MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. c. Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka.sebelum 21 Mei 1998: a. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). Pemerintahan Orde Baru berakhir. IV/MPR/1983 tentang referendum. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan. yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. Pada tanggal 21 Mei 1998. d. Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara. terlepas dari kekuasaan pemerintah. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. Fungsi. Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971. XLIV/MPRS/1968). XXXIIl/MPRS/I967). dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. 3). IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. tugas.Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . TAP MPR No. dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. b). Disatu pihak. selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. 2). Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober .

Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR. Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000. . perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. anggaran. penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan. penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah. . .Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD.Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999.Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya.Penyempurnaan pasal 23. b.Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR.MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden. e. bukan lagi Presiden. tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU. dan pengawasan). Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara. Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi. perubahan yang sangat mendasar.Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA. c. . Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: . tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat.Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. dan hak menyatakan pendapat.Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi. . d. MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 .MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat. .Adanya Bab baru tentang Pemilu. . Dalam amandemen ini. . hak angket. . Komisi Yudisial. adalah: .MPR tidak lagi menetapkan GBHN.MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. Dalam amandemen ini. Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat.1999 a. . . Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: . Untuk melaksanakan fungsinya. Mahkamah Konstitusi.Adanya lembaga baru yaitu: DPD.

UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945. Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. .Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan.Mengatur kembali tentang pendidikan. kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. Secara skematis. Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1. .d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS 27 Desember 1949 s.d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5.2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya.Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya. dan kesejahteraan sosial. Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s. . UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS.Pengertian wilayah negara. Karena . . ..d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s.Peraturan baru tentang Bank Sentral. maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya.Macam dan harga mata uang. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara. kebudayaan. berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu.geofacts. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan. Pada saat berlakunya UUDS 1950. Disamping itu. Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945. Dalam amandemen ini. dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). yang dibentuk berdasarkan undang-undang. Mahkamah Konstitusi. http://www. yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan.cc/2008/11/undang-undang-dasar-1945-sebagai-hukum. periode II. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura. Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode. UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959.html . sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. terdapat lembaga-lembaga baru.lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal. kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru). dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. periode IV. sedangkan Penjelasan dihapus. seperti: DPD. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia menggantikan Konstitusi RIS. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru. periode III.co. yaitu: periode I. kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966. sedangkan DPA dihapus. dan Komisi Yudisial. dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->