Perbandingan Embriologi Perkembangan embrio berbagai jenis hewan vertebrata menunjukkan adanya hubungan kekerabatan satu sama lain

. Hewan multisel yang berkembang biak secara seksual selalu mengalami tahap perkembangbiakan yang semula zygot kemudian mengalami perkembangan menjadi embrio, morula, blastula dan gastrula. Berbagai jenis vertebrata ini menunjukkan adanya persamaan-persamaan perkembangan zigot sampai tahap awal embrio, barulah kemudian masing-masing menunjukkan atau muncul adanya ciri khas tiap vertebrata. Perkembangan individu mulai dari zigot hingga individu dewasa bahkan hingga mati disebut ontogeny. Sedangkan filogeni adalah sejarah singkat perkembangan mahluk hidup dari filum yang paling sempurna. Hasil penelitian perkembangan embrio menunjukkan bahwa ontogeny suatu organisme dapat dianggap sebagai ulangan singkat filogeni. Adanya persamaan perkembangan pada semua golongan vertebrata tersebut menunjukkan adanya hubungan kekerabatan, yaitu semakin banyak persamaan, maka semakin dekat hubungan kekerabatannya dan semakin sedikit persamaannya, maka semakin jauh hubungan kekerabatannya.

Embriologi adalah ilmu yang tentang perkembangan embrio dari pembuahan sel telur ke tahap janin. menjadi . atau morula. sel-sel membagi. Setelah pembelahan.

menimbulkan organ pencernaan. Ontogeni adalah sejarah perkembangan individu mulai zigot sampai dewasa. blastula berkembang di salah satu dari dua cara yang membagi kerajaan binatang menjadi dua bagian. Jika dalam blastula pori pertama (blastopori) menjadi mulut hewan. atau ektoderm. menimbulkan otot. jika pori pertama menjadi anus maka itu adalah suatu deuterostome. Pada manusia. manusia berkembang ini kemudian disebut fetus. Para gastrula dengan blastopori yang segera mengembangkan tiga lapisan yang berbeda dari sel-sel (lapisan kuman) dari mana semua organ tubuh dan jaringan kemudian mengembangkan:  Lapisan terdalam.  Lapisan luar sel. seperti serangga. itu adalah suatu protostome. yang merupakan struktur yang memiliki fungsi yang sama atau serupa dan mekanisme telah berevolusi dari satu nenek moyang. sedangkan deuterostoma termasuk vertebrata. Embriologi . menimbulkan sistem saraf dan kulit. atau endoderm. Embrio dalam banyak spesies sering muncul mirip satu sama lain dalam tahap perkembangan awal. Alasan untuk ini adalah karena kesamaan spesies memiliki sejarah evolusi bersama. embrio merujuk pada sel membagi bola dari saat zigot implan itu sendiri pada dinding rahim sampai akhir minggu kedelapan setelah konsepsi. Para protostomes termasuk hewan yang paling invertebrata. Kesamaan antara spesies ini disebut homolog struktur. kerangka dan sistem darah. mesoderm atau. Ernst Haeckel menyatakan dalam hukum Rekapitulasi yang dikemukakannya bahwa ontogeni suatu organisme merupakan rekapitulasi (ulangan singkat) dari filogeni. Pada hewan bilateral. cacing dan moluska.  Lapisan tengah. Di luar minggu kedelapan. yang mengembangkan lubang atau pori pada salah satu ujungnya. Pada waktunya.bola berongga. paru- paru dan kandung kemih. atau blastula. Filogeni adalah sejarah perkembangan makhluk hidup dari bentuk sederhana sampai dengan bentuk yang paling sempurna (evolusi). perubahan blastula menjadi struktur yang lebih terdiferensiasi disebut gastrula tersebut.

Kedua struktur tersebut tampak pada perkembangan embrio namun pada bentuk dewasa tidaklah selalu jelas. Pengulangan tersebut. Seiring dengan berlanjutnya perkembangan embrio. homologi tersebut akan menghilang dan strukturnya akan memiliki fungsi yang berbeda. Selain itu. Diperkirakan bahwa embrio manusia menjalani tahap amfibi dan kemudian reptil sebelum menyelesaikan perkembangan mamalia. semua embrio vertebrata akan mengalami suatu tahapan dimana mereka memiliki kantung insang pada bagian tenggorokkannya. Salah satu dasar klasifikasi kelompok vertebrata (termasuk pula manusia) adalah keberadaan ekor dan celah faringal.[31] Karena kemiripan morfologi yang ada pada embrio spesies yang berbeda semasa perkembangannya. embriologi perbandingan seringkali membentuk homologi pada beberapa struktur. katak. burung. seperti kantung insang yang semakin berubah pada perkembangan selanjutnya. Seiring dengan berkembangnya embrio. dan akhirnya akan memiliki ciri khas pada kelasnya. . perbandingan anatomi struktur embrio dari dua atau lebih spesies dapat memberikan bukti nenek moyang bersama yang tidak dapat terlihat pada bentuk struktur dewasa. sering disebut teori rekapitulasi. pernah diasumsikan bahwa organisme mengulangi sejarah evolusi spesies tersebut pada tahap embrio. Apa yang sebenarnya terjadi adalah tahap awal perkembangan embrio sekelompok organisme yang berkerabat adalah mirip satu sama lainnya. Embriologi perbandingan : Organisme yang memiliki hubungan kekerabatan yang dekat akan mengalami tahapan yang sama dalam perkembangan embrionya.[32] Pada tahap perkembangan embrio yang paling awal. Sementara perkembangan itu berlangsung. semua vertebrata tampak sangat mirip. beberapa organ spesifik muncul dari bentuk dasar ini. tidaklah memiliki dasar-dasar ilmiah. manusia dan semua vertebrata lain jauh lebih terlihat daripada perbedaanya. ular. namun ia sama sekali tidak mirip dengan spesies leluhur terdahulu. berbagai vertebrata menjadi semakin bervariasi. Sebagai contoh. persamaan pada ikan. Pada tahap perkembangan ini.Pada beberapa kasus.

Fase Pasca Embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup setelah masa embrio. terutama penyempurnaan alat-alat reproduksi setelah dilahirkan. dan mamalia Blastula Gastrula Neurula Amphioxu Bentuknya Terjadi invaginasi s bundar pada daerah vegetatif embrio Aves Bentuknya Terjadi penebalan Arkenteron dibentuk cakram/gepeng di daerah bakal ketika lipatan lateral . Tabel perbedaan embriogenesis pada amphioxus.Tahapan pertumbuhan dan perkembangan embrio dibedakan menjadi 2 tahap yaitu : Fase Embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup selama masa embrio yang diawali dengan peristiwa fertilisasi sampai dengan terbentuknya janin di dalam tubuh induk betina. Pada fase fertilisasi zygote akan melakukan pembelahan sel (cleavage) yang melalui tiga fase. yaitu morula. blastula dan gastrula. aves. amphibi.

Proses ini dinamakan invaginasi. Rongga yang dibatasi oleh kedua pertemuan lapisan ini disebut arkenteron atau gastrocoel. Mitosis berjalan terus diikuti dengan terjadinya pelentikan sel-sel dari luar ke dalam melalui tepi blastoporus. Lapisan yang terinvaginasi secara bertahap akan menghilangkan rongga blastula dan bertemu dengan lapisan blastomer yang berada di kutub anima. Pada awal gastrulasi. namun dengan pemanjangan dan pendataran bagian dorsal gastrula. 6-7 jam sesudah pembuahan. Berasal dari telur homolecithal (mengalami pembelahan secara holoblastik teratur)dan mediolechital. blastoporus sangat besar. Ektoderem sekarang membungkus embrio secara keseluruhan melalui proses epiboli. Lubang yang menghubungkan rongga ini dengan daerah sebelah luarnya disebut blastoporus. blastoporus menjadi semakin kecil hingga tampak sebagai suatu . Proses ini disebut involusi. terbentuk ectoderm dan endoderem. 5 Gastrulasi amphioxus diawali pada daerah vegetatif embrio. disebut juga blastula bundar.median embrio caudal (primitive streak) Amphibia Bentuknya bundar Terbentuknya suatu celah di bawah bidang equator pada daerah kelabu Terbentuknya rongga amnion menekan dan memisahkan embrio menjauhi kuning telur Notocord terbentuk dari mesoderm dorsal di atas arkenteron Mamalia Bentuknya cakram/gepeng - Embriogenesis Amphioxus Pada saat fase blastula bentuknya bola. dan lapisan sel bagian dalam atau hipoblas yang akan menjadi mesoderem dan endoderem. Kutub vegetatif menjadi mendatar dan terdorong dan melipat ke arah dalam. terbentuk gastrula yang memiliki struktur berbentuk cangkir. Melalui invaginasi dan involusi. terdiri atas lapisan sel bagian luar yang disebut epiblas yang akan menjadi ektoderem.

Terbentuknya primitive streak dan Nodus Hansen’s maka periode utama gastrulasi dimulai. Mengiringi pembentukan dan pemanjangan primitive streak. ujung cephalic mulai beregresi dan terbentuk suatu struktur yang disebut head process atau lipatan kepala.lubang sempit yang terbuka atau pori saja. Sel-sel yang bermigarasi melalui nodus Hensen’s meluas ke depan dan sel-sel tersebut terkondensasi membentuk notokorda. Setelah primitive streak mencapai pemanjangan yang penuh pada umur inkubasi 18 jam. area pellusida mengalami perubahan bentuk dari bentuk cakram sirkuler menjadi bentuk konfigurasi bulat. Pelingkupan ectoderm sehingga menutupi bumbung neural didorsal. Sehingga hanya ada satu neurophore terbentuk pada amphioxus. dan sel-sel beringresi untuk membentuk lapisan lembaga tengah dan bawah (mesoderem dan endoderem). Penebalan itu disebut primitive streak (lempeng sederhana). arkenteron dibentuk ketika lipatan lateral menekan dan . berasal dari telur homolechital yang mengalami pembelahan holoblastik tak teratur. Sel-sel pertama yang melintasi primitive streak bagian anterior adalah bakal endoderem dan diikuti oleh bakal mesoderem. Bagian area pellusida yang berdekatan dengan primitive streak mulai menebal membentuk area embrional.7 Pada fase gastrula mula-mula terjadi penebalan didaerah bakal median embrio di caudal. Pada amphioxus ketika neural plate berinvaginasi. disebut juga dengan blastula gepeng. Blastula berada diatas yolk atau jaringan penyalur makanan. ectoderm epidermis mulai melipat dan bergerak melingkupi di dorso mediannya yang mulai berlangsung sejak dari bibir dorsal blastophore. yakni yang anterior. berlangsung terus dari posterior ke anterior. Neurulasi aves. Sel-sel bakal mesoderem menyebar diantara epiblas dan hipoblas membentuk lapisan tengah yang kini disebut sebagai mesoderem. dan telur megalechital membelah secara meroblastik.6 Embryogenesis aves Blastula pada aves bentuknya cakram. Sumbu memanjang bakal tubuh embrio diperankan oleh primitive streak. sedangkan sisa sel-sel epiblast yang tidak berinvaginasi melalui daerah primitive akan tetap menjadi ektoderem. Lapisan-lapisan lembaga dibentuk melalui migrasi sel-sel epiblas kea rah nodus Hensen’s dan primitive streak.

Salah satu factor yang menyebabkan sel-sel pada daerah kelabu memiliki mobilitas yang tinggi adalah karena sel-sel mengalami perubahan bentuk menjadi sel-sel botol yang lehernya terorientasi ke permukaan sehingga memungkinkan berlangsungnya perpindahan sel ke dalam. rongga ini disebut blastocoel dan terisi cairan internal yang dibatasi oleh sel epitel. Gastrulasi dimulai dengan terbentuknya suatu celah di bawah bidang equator kurang lebih pada daerah kelabu. Blastula terbentuk ketika sel embrio katak (struktur blastomer) terus membelah. persis diatas notokord yang berkembang. yaitu kutub animal dan kutub vegetal. Pada katak. Pada daerah ini. Pada katak. Sel embriogenik ini akan terus membelah dan membentuk struktur blastomer. Perbedaan pembelahan ini dipengaruhi oleh kutub yang terjadi pada sel embrio hewan. namun membentuk struktur yang asimetris. Pembentukan tabung neuron. . tegangan permukaan sel lebih rendah dan sel-sel lebih bersifat mobil. Embryogenesis amphibia. bagian kutub vegetal yang berisi kuning telur terdapat dalam jumlah yang lebih sedikit atau membelah lebih sedikit. Neurulasi pada Katak.dan somit terjadi serupa seperti pada katak. dan membentuk rongga pada bagian dalam (membentuk struktur bola berongga). bergerak. Sementara itu rongga blastocoel mulai tereliminasi sedikit demi sedikit. Pada daerah tersebut mula-mula terjadi indentasi atau pelengkungan yang disusul dengan terjadinya invaginasi dan pada akhirnya terjadi migrasi sel Lapisan pertama yang berpindah adalah sebagian kecil dari endoderem yang disusul dengan berpindahnya kordamesoderem. Pembelahan awal yang terjadi pada embrio katak bersifat sinkron atau bersamaan waktunya. Pada daerah kelabu memiliki konstitusi sel-sel yang berbeda dengan daerah lain. notokord terbentuk dari mesoderm dorsal yang berkondensasi persis di atas arkenteron. Sekitar bagian pertengahan dari panjang embrio akan tetap bertaut ke kuning telur melalui batang kuning telur yang sebagian besar terbentuk dari sel-sel hipoblas.memisahkan embrio menjauhi kuning telur. yaitu struktur kumpulan sel yang membentuk bola padat. Sejalan dengan itu terbentuk suatu rongga baru yang disebut rongga arkenteron yang tumbuh semakin besar sejalan dengan berlangsungnya gastrulasi. Tabung neuron berawal sebagai lempengan ektoderm dorsal. perkembangan Notokord.

Pada tingkat blastula sudah dapat dibedakan dua daerah utama yaitu daerah epiblast dan hipoblast. mesoderem.menjadi lapisan hipoblast. lempeng neuron melipat ke arah dalam dan menggulung menjadi Tabung neuron (neural tube) yang akan menjadi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). dan endoderem. Embryogenesis mamalia Blastula mamalia mirip coelo blastula. Dengan demikian gumpalan sel dalam menjadi epiblast. Epiblas akan menumbuhkan bakal ectoderm. Blastocoel terletak kearah rongga uterus. sehingga disitu terjadi penebalan. Keping embrio terdiri atas lapisan ektoderem yang berbatasan dengan rongga amnion dan endoderem yang berbatasan dengan blastocoel. Gastrulasi pada mamalia ditandai dengan terbentuknya rongga pada massa sel-sel dalam (inner cell mass) yang makin lama makin besar dan dinamakan rongga amnion. Pada mamalia. Lapisan lembaga di dalam .8 Blastula mamalia. Disamping daerah primitive dan bakal notokorda. Endoderem yang mendindinginya akan menjadi bagian dari kantung yolk. Endoderem akan berproliferasi membentuk sel-sel pipih yang mendindingi blastocoel. sedangkan keeping embrio dan rongga amnion tertanam kearah dinding uterus. Ditempat penebalan itu terjadi perpindahan-perpindahan sederatan sel keblastocoel. Tetapi dimasukkan discoblastula karena jaringan embrio terletak didaerah puncak seperti halnya dijumpai pada blastula gepeng ainnya. kantung yolk tidak mengandung yolk. sehingga terdapat stadium daerah primitive dan lapisan-lapisan lembaga ektoderem. Hipoblast menumbuhkan bakal endoderm. notochord dan mesoderm. didaerah kutub animal sel-sel lebih giat membelah. Massa sel-sel dalam di bawah rongga amnion membentuk suatu keping yang dinamakan keping embrio atau embrionic disc yang kelak akan menghasilkan embrio. Pada keeping embrio berlangsung proses gastrulasi yang serupa dengan gastrulasi yang berlangsung pada gastrulasi ayam. Rongga dibawah hipoblast menjadi rongga archenteron. Blastocoel sekarang menjadi gastrocoel atau arkenteron atau rongga kantung yolk.Setelah notokord terbentuk.

Fertilisasi akan menghasilkan sel individu baru yang disebut dengan zygote dan akan melakukan pembelahan diri/pembelahan sel (cleavage) menuju pertumbuhan dan perkembangan menjadi embrio Tahapan pertumbuhan dan perkembangan embrio dibedakan menjadi 2 tahap yaitu : 1. Fase Embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup selama masa embrio yang diawali dengan peristiwa fertilisasi sampai dengan terbentuknya janin di dalam tubuh induk betina.2 3 tahapan fase embrionik yaitu : a. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. Zygote akan melakukan pembelahan sel (cleavage). Fase fertilisasi adalah pertemuan antara sel sperma dengan sel ovum dan akan menghasilkan zygote. Sedangkan morulasi yaitu proses terbentuknya morula . Pertumbuhan dan Perkembangan Embrio Manusia.keping embrio disebut lapisan lembaga intra embrio. sedangkan yang terdapat di luar keping embrio dinamakan lapisan lembaga ekstra embrio. Morula Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Tahap awal perkembangan manusia diawali dengan peristiwa pertemuan/peleburan sel sperma dengan sel ovum yang dikenal dengan peristiwa fertilisasi. A.

Mollusca. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel. Gastrula pada beberapa hewan tertentu. Sedangkan gastrulasi yaitu proses pembentukan gastrula. Dimiliki oleh hewan tingkat rendah seperti Porifera dan Coelenterata. Hal ini dimiliki oleh hewan tingkat tinggi seperti Vermes. seperti hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tinggi. berupa ektoderm.b. Blastula Blastula adalah bentukan lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan. Echinodermata dan semua Vertebrata.  Diploblastik yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan dinding tubuh embrio. berbeda dalam hal jumlah lapisan dinding tubuh embrionya. Gastrula Gastrula adalah bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh. 3 a. mesoderm dan endoderm. Blastulasi yaitu proses terbentuknya blastula. berupa ektoderm dan endoderm. . Yaitu:  Triploblastik yaitu hewan yang mempunyai 3 lapisan dinding tubuh embrio. Arthropoda.