Leukemia Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Wikipedia Indonesia tidak dapat bertanggung jawab dan tidak

bisa menjamin bahwa informasi kedokteran yang diberikan di halaman ini adalah benar. Mintalah pendapat dari tenaga medis yang profesional sebelum melakukan pengobatan. Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dari bahasa Inggris. Bantulah Wikipedia untuk melanjutkannya. Lihat panduan penerjemahan Wikipedia. Leukemia Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal

Sediaan sumsum tulang dengan pewarnaan Wright. Sediaan menujukkan leukemia limfoblastik akut prekursor sel-B. ICD-10 ICD-9 ICD-O: DiseasesDB C91.-C95. 208.9 9800-9940 7431

[3] Daftar isi [sembunyikan]  1 Klasifikasi o o o o 1.Leukemia. dalam bahasa Yunani leukos λευκός. aima αίμα.2 Tipe sel predominan yang terlibat: limfoid dan mieloid 1.4 Prevalensi empat tipe utama   2 Patogenesis 3 Etiologi o o o o o 3. "darah"). Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Pada tahun 2000.3 Jumlah leukosit dalam darah 1.000 orang diantaranya meninggal karena penyakit tersebut. Sel leukemia memengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.2 Faktor leukemogenik 3.3 Epidemiologi 3. atau lebih dikenal sebagai kanker darah merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker (istilah medis: neoplasma) pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid.5 Virus   4 Penyembuhan 5 Leukemia akut . Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. terdapat sekitar 256.1 Perjalanan alamiah penyakit: akut dan kronis 1. "putih".000 anak dan dewasa di seluruh dunia menderita penyakit sejenis leukemia.4 Herediter 3. misalnya promielosit. karena pada penderita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Kata leukemia berarti darah putih. dan 209. [2] Hampir 90% dari semua penderita yang terdiagnosa adalah dewasa.1 Radiasi 3. umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih) [1]. Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.

Jumlah leukosit dalam darah [sunting]  Leukemia leukemik. basofil. terdapat sel-sel abnormal Leukemia subleukemik. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih . maka leukemia dapat dibagi menjadi:  Leukemia limfositik akut (LLA) merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anakanak. dan eosinofil. terdapat selsel abnormal Leukemia aleukemik. Apabila tidak diobati segera. maka disebut leukemia limfositik. penyakit diklasifikasikan dengan jenis sel yang ditemukan pada sediaan darah tepi.1 Manifestasi klinik 5. maka penderita dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari. hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun.   Ketika leukemia memengaruhi limfosit atau sel limfoid. tidak terdapat sel-sel abnormal   Prevalensi empat tipe utama [sunting] Dengan mengombinasikan dua klasifikasi pertama. Ketika leukemia memengaruhi sel mieloid seperti neutrofil. Tipe sel predominan yang terlibat: limfoid dan mieloid [sunting] Kemudian. dan memburuk. bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal. bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal.2 Alat diagnosa 6 Lihat pula 7 Pranala luar 8 Rujukan Klasifikasi [sunting] Leukemia dapat diklasifikasikan atas dasar: Perjalanan alamiah penyakit: akut dan kronis [sunting] Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama. maka disebut leukemia mielositik. mematikan. bila jumlah leukosit di dalam darah lebih dari normal.o o    5.

Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut. Leukemia limfositik kronis (LLK) sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. namun sangat sedikit   Tipe yang sering diderita orang dewasa adalah LMA dan LLK. Etiologi [sunting] Penyebab leukemia belum diketahui secara pasti. namun diketahui beberapa faktor yang dapat memengaruhi frekuensi leukemia. Leukemia mielositik akut (LMA) lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. sedangkan LLA sering terjadi pada anakanak. Sel-sel leukemia menjalani waktu daur ulang yang lebih lambat dibandingkan sel normal. Patogenesis [sunting] Leukemia akut dan kronis merupakan suatu bentuk keganasan atau maligna yang muncul dari perbanyakan klonal sel-sel pembentuk sel darah yang tidak terkontrol. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda. seperti: Radiasi [sunting] Radiasi dapat meningkatkan frekuensi LMA dan LMA. dan hampir tidak ada pada anakanak Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Jepang Faktor leukemogenik [sunting] Terdapat beberapa zat kimia yang telah diidentifikasi dapat memengaruhi frekuensi leukemia:    Racun lingkungan seperti benzena Bahan kimia industri seperti insektisida Obat untuk kemoterapi Epidemiologi [sunting] . Dapat juga terjadi pada anak-anak. Mekanisme kontrol seluler normal mungkin tidak bekerja dengan baik akibat adanya perubahan pada kode genetik yang seharusnya bertanggung jawab atas pengaturan pertubuhan sel dan diferensiasi. Beberapa laporan yang mendukung:    Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia Penderita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Tidak ada laporan mengenai hubungan antara radiasi dengan LLK. Proses pematangan atau maturasi berjalan tidak lengkap dan lambat dan bertahan hidup lebih lama dibandingkan sel sejenis yang normal.

Tiongkok. sehingga menyebabkan terjadinya infiltrasi jaringan atau leukostasis Penggantian elemen sumsum tulang normal yang dapat menghasilkan komplikasi sebagai akibat dari anemia. Herediter [sunting] Penderita sindrom Down memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal. Leukemia akut [sunting] Manifestasi klinik [sunting] Manifestasi leukemia akut merupakan akibat dari komplikasi yang terjadi pada neoplasma hematopoetik secara umum.   Di Afrika. biasanya digabungkan ke dalam sejenis kemoterapi obat-obatan multi. Bunga dan daun tapak dara juga berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia. Virus [sunting] Virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus. dan leukopenia Pengeluaran faktor faali yang mengakibatkan komplikasi yang signifikan   Alat diagnosa [sunting] Leukemia akut dapat didiagnosa melalui beberapa alat. Dalam beberapa kasus. HTLV-1 pada dewasa. pencangkokan sumsum tulang juga dapat menyembuhkan leukimia. LMK mengenai penderita berumur 20-40 tahun Pada orang Asia Timur dan India Timur jarang ditemui LLK. leukemia akut memiliki 3 tanda utama yaitu:  Jumlah sel di perifer yang sangat tinggi. dan India. Namun setiap leukemia akut memiliki ciri khasnya masing-masing. 10-20% penderita LMA memiliki kloroma di sekitar orbita mata Di Kenya. biopsi sumsum tulang Pewarnaan sitokimia Immunofenotipe Sitogenetika Diagnostis molekuler . seperti:      Pemeriksaan morfologi: darah tepi. virus leukemia feline. Bisa juga diobati dengan terapi radiasi. Secara garis besar. Penyembuhan [sunting] Sebagian besar bentuk leukemia diobati dengan obat farmasi. aspirasi sumsum tulang. trombositopenia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful