Masa Prenatal

Karakteristik/ ciri-ciri Periode Prenatal : 1. Bakat/bawaan yang ditentukan pada saat konsepsi 2. Kondisi ibu sangat mempengaruhi perkembangan 3.Terjadi perkembangan yang cepat dibanding periode yang lain 4. Periode dimana orang tua/significant persons akan menentukan sikap terhadap anak yang akan lahir menentukan 5. Pola asuh terutama pada awal kehidupan C. Tugas Perkembangan Prenatal Masa Prenatal merupakan periode masa pertumbuhan yang luar dari satu sel tunggal hingga menjadi organisme yang sempurna dengan kekuatan otak dan perilaku yang dihasilkan kira-kira 9bulan dalam kandungan. 3 bulan pertama masa kehamilan ( trisemester pertama ) Perkembangan Fisik dari Pembuahan hingga 4 minggu
   

Panjang kurang dari sepersepuluh inci. Awal perkembangan susunan tulang belakang, sisitem syaraf, sistem usus,jantung dan paru-paru. Kantung amniotis membungkus lapisan dasar seluruh tubuh. Di sebut “ telur” (ovum).

Perkembangan Fisik Usia 8 minggu Panjang kurang dari 1 inci. Wajah sudah terbentuk dengan mata, telinga, mulut, dan pucuk gigi yang belum sempurna. Lengan dan kaki bergerak. Otak mulai membentuk. Denyut jantung janin dapat di deteksi dengan ultrasound. Di sebut “embrio”. Perkembangan Fisik Usia 12 minggu Panjang sekitar 3 inci dan beratnya sekitar 1 ons. Dapat menggerakkan lengan, kaki, jari tangan, dan jari kaki. Sidik jari muncul. Dapat tersenyum, menghisap dan menelan. Jenis kelamin dapat di bedakan. Di sebut “fetus” (janin). 3 bulan pertengahan (trisemester kedua) Perkembangan Fisik Usia 16 minggu Panjang sekitar 5,5 inci dan beratnya 4 ons. Denyut jantung kuat.

 Kuku jari tangn dan kuku jari kaki sudah terbentuk Gerakan. dapat berguling di dalam cairan amniotis. Zat besi di simpan di dalam hati. Denyut jantung dapat di dengar dengan steteskop biasa. Mata sudah terbuka. Kulit kurang mengkerut. Teratogen ialah setiap unsur yang menyebabkan suatu kelainan kelahiran. bulu mata. Kulit mengkerut dan tertutup dengan lapisan pelindung. alis mata muncul. Sangat aktif. Perkembangan Fisik usia 36 hingga 38 minggu Panjangnya 19 inci dan beratnya 6 pon. Mampu memegang dengan kuat.5 pon. Tersedak. Meconium berkumpul di dalam usus besar. Rambut halus (lanugo ) menutup tubuh. Perkembangn Fisik usia 32 minggu Panjang 16.5 hingga 18 inci dan beratnya 4 hingga 5 pon. 3. Perkembangan Fisik Usia 24 minggu Panjang 11 hingga 14 inci dan beratnya hingga 1. Tulang kepala lembut dan lentur. Gerakan pernapasan yang belum sempurna muncul. Ada begitu banyak teratogen sehingga secara praktis setiap janin terbuka terhadap sekurang- . Memperoleh kekebalan dari ibu. Kurang aktif.5 hingga 3 pon. Memiliki periode tidur dan bangun. Mengisap ibu jari. Vernix caseso tipis lanugo( rambut halus ) umumnya hilang. Perkembangan Fisik Usi 20 minggu Panjang 10 hingga 12 inci dan berat setengah hingga 1 pon.gerakan terkoordinasi. DINAMIKA PERKEMBANGAN PSIKIS MASA PRENATAL Hal-hal yang mempengaruhi psikis pada masa prenatal : Teratogi dan bahaya perkembangan pra kelahiran Teratogi barasal dari kata yunani yang berarti monster.Kulit tipis tembus pandang. Berada dalam posisi lahir.5 bulan terakhir masa kehamilan (trisemester ketiga) Perkembangan Fisik usia 28 minggu Panjangnya 14 hingga 17 inci dan beratnya 2. Rambut.

Setelah organogenesis lengkap. Infeksi Genital Herpes Bayi yang terlahir dari saluran kelahiran yang terinfeksi genital herpes biasanya mati. dampak yang terjadi cenderung menghambat pertumbuhan atau menciptakan masalah fungsi organ . Ketika sifilis muncul saat kelahiran. walaupun infeksi infeksi selama bulan ke 2 juga membahayakan.000 kematian prakelahiran dan neonatal( baru lahir). teratogen kemungkinan tidak menyebabkan kelainan anatomis. Apabila teratogen beraksi. operasi cesar dapat di lakukan untuk mencegah virus mengidentifikasi bayi yang baru lahir. Kemungkinan kelainan pada masa yang paling awal struktural dalam periode embrionis. yang mengakibatkan keterbelakangan mental. ketulian. Oleh karenanya. Unsur–unsur lingkungan yang mempengaruhi perkembangan pra-kelahiran Penyakit dan kondisi ibu • Penyakit atau infeksi yang terjadi pada ibu hamil dapat mengakibatkan kelainan. Walaupun banyak yang belum di ketahui tentang teratogen. dan kelainan jantung. • Penyakit dan infeksi dapat pula menyebabkan kerusakan selama proses kelahiran itu sendiri. Jika infeksi genial ini teridentifikasi sebelum menjelang saatnya kelahiran.anak dan perempuan yang berencana berencana memiliki anak agar mereka kebal terhadap penyakit. • Campak rubella berjangkit pada tahun 1964-1965 yang mengakibatkan 30. selama periode fetal. Proses organogenesis sangatlah akurat para pakar terartologi menunjukkan bahwa otak yang paling rapuh pada hari ke 15 hingga hari ke 25 setelah pembuahan. Kerusakan meliputi luka mata yang dapat menyebabkan kebutaan dan luka kulit. masalah 2 lain yang melibatkan sistem syaraf pusat dan sistem pernapasan dapat tetrjadi. sifillis merusak organ setelah organ terbentuk. kebutaan. sulit untuk menentukan teratogen mana yang menyebabkan kelainan kelahiran.dan lebih dari 20. • Pencegahan campak rubella ini di lakukan dengan cara memberikan vaksin secara rutin kepada anak. karena pada saat ini organ – organ sedang di bentuk. tetapi ada yang sebagian hidup tetapi mengalami kelainan otak. para ilmuwan telah menemukan ciri–ciri. jantung pada hari ke 20 hingga hari ke 40. Selain mempengaruhi organogenesis.kurangnya beberapa teratogen.000 bayi lahir cacat. Di kebanyakan negara bagian amerika mengharuskan agar perempuan hamil di beri pemeriksaan darah untuk mendeteksi adanya sipilis. Pentingnya kesehatan bagi kesehatan keturunan mereka dengan sangat jelas tampak ketika ibu . Kepekaan terhadap teratogen mulai setelah 3 minggu setelah pembuahan. Sipilis ( Penyakit yang tertular melalui hubungan kelamin) Lebih berbahaya dalam perkembangan pra kelahiran 4 bulan atau kelahiran lebih setelah pembuahan. mata hingga hari 24 hingga hari ke 40. dan kaki pada hari ke 24 hingga hari ke 36. • Kerusakan terbesar terjadi ketika ibu terkena campak rubella pada minggu ke 3 dan ke 4 kehamilan. seperti yang terjadi pada campak rubella.

Sindrom down. Mayoritas ibu yang menularkan HIV kepada keturunannya terinfeksi melalui penggunaan obat-obatan yang di suntikkan kedalam pembuluh darah atau hubungan heteroseksual dengan para pengguna obat –obatan suntik. gizi yang buruk. tetapi kita berpikir hal itu terjadi secara aneh Kita sekarang mengetahui bahwa ketika seorang perempuan hamil mengalami ketakutan. dan emosi yang mendalam terjadi perubahan psikologis antara lain meningkatkan pernapasan. tetapi resiko bertambah setelah ibu mencapai usia 30 tahun. secara teratur berolahraga dan berhati 2 dengan gizi mereka sistem reproduksi mereka dapat lebih sehat. Gizi Fetus yang sedang berkembang sangat bergantung kepada ibunnya untuk gizi. Obat. terkait dengan usia ibu. menunda pengasuhan anak hingga mereka berusia 30. kecemasan. di antara faktor yang penting adalah jumlah total kalori dan tingkat protein . kurangnya perawatan prakelahiran.obatan Ibu hamil yang menggunakan obat-obatan.anak dari usia 1 hingga 4 tahun pada tahun 1989. Keadaan dan ketegangan emosional Dewasa ini kita yakin bahwa ketegangan ibu dapat di tularkan kepada janin. Usia ibu Bila usia ibu di anggap sebagai faktor yang mungkin membahayakan bagi janin dan bayi. merokok. dengan demikian menghambat pembuahan dan anak – anak yang di lahirkan oleh ibu yang kekurangn gizi cenderung cacat. suatu bentuk keterbelakangan mental. yang berasal dari darah ibu.yang menderita sindrom kehilangan kekebalan tubuh AIDS ( acqured immune deficiency syndrom) AIDS adalah penyebab utama kematian peringkat kedelapan di kalangan anak. Resiko juga lebih tinggi sebelum berusia 30 tahun.an tahun. Semakin banyak jumlah perempuan berusaha membangun karir mereka sebelum memulai suatu keluarga. Gizi ibu bahkan mempengaruhi kemampuan untuk bereproduksi. Bayi yang di lahirkan remaja sering prematur dan angka kematian bayi lebih besar 2x lipat Kemungkinan yang menyebabkannya adalah kurangnya kematangan sistem reproduksi ibu. dua periode penting yang harus di perhatikan ialah: masa remaja dan pada usia 30 –an ke atas. dan rendahnya status sosial ekonomi. Dalam keadaan kekurangn kekurangan gizi yang ekstrim. perempuan berhenti haid. Perempuan juga lebih banyak mengalami kesulitan untuk hamil setelah berusia 30 tahun. Kita masih harus banyak belajar tentang peran usia ibu dalam kehamilan dan kelahiran anak. dan meminum alkohol dapat . Ketika perempuan tetap aktif. Bayi yang mengalami sindrom down jarang di lahirkan oleh ibu yang berusia 30 tahun . Status gizi tidak di tentukan oleh jenis makanan tertentu. vitamin dan mineral yang sesuai.

mennyebabkan sindrom alkohol janin ( fetal alkohol sindrom. BAHAYA FISIK & PSIKIS PADA PERiODE PRENATAL Bahaya fisik Hal-hal yang dapat terjadi pada masa prenatal dalam perkembangan. . kurang dapat memberi perhatian dan kurang berhati-hati. Kebanyakan anak–anak ini intelegensinya di bawah rata–rata. Lingkungan yang bersih. beberapa terbelakang secara mental. Pola hidup sehat. berbahaya bagi fisik & psikis • Konsumsi obat tanpa resep dokter • Alkohol • Nikotin • Kafein • Narkoba • Stress Hal yang harus dilakukan : Beraktivitas fisik. sehat. Kegiatan yang merangsang bayi dengan mendengarkan Al-Quran melalui bacaan Ibu maupun mendengarkan. FAS). yakni : (-) Penyimpangan genetis (-) Cacat atau tidak sempurnanya organ tubuh (-) Penyakit turunan (-) Penyakit akibat kebiasaan buruk ibu (-) Kelemahan fisik (-) Tubuh memuat banyak lendir (-) Kelahiran Prematur (-) Keguguran (-) Penyakit (-) Kematian Bahaya psikis (-) Sindrom Down (-) Kecerdasan dan prestasi (-) Kepribadian (-) Schizopernia (-) Autisme Hal yang harus dihindari : • Sex bebas. Perbanyak nutrisi. tenang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful