Contoh Paragraf Generalisasi, Analogi, Dan Sebab Akibat

sebelum kita masuk ke contoh soal tentang Generalisasi, Analogi dan Sebab - Akibat sebaiknya kita lebih dulu mengetahui dan memahami maksud atau pengertian dari Paragraf tersebut.

Paragraf Generalisasi. General

=

umum

Generalisasi adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili. Contoh : Pemerintah telah menjadikan Pulau Komodo sebagai habitat pelestarian komodo. Di Ujung Kulon, pemerintah mebuat cagar alam untuk pelestarian badak bercula satu. Selain itu, sejumlah Undang-Undang dibuat untuk melindungi hewan langka dari incaran pemburu. Banyak cara yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan hewan-hewan langka. 2. Setelah karangan anak-anak kelas 6 diperiksa, ternyata Iman, Selamet, Enal, dan Deri mendapat nilai 90. Anak-anak yang lain mendapat 75. Hanya Toni yang mendapatkan nilai 60 , dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang dari 60. Bisa dikatakan, anak kelas 6 cukup pandai mengarang.  Paragraf Analogi Analogi adalah pola penyusunan paragraf yang berisi perbandingan dua hal yang memiliki sifat sama. Pola ini berdasarkan anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada persamaan pula dalam bidang yang lain.
1.

Contoh: Alam semesta berjalan dengan sangat teratur, seperti halnya mesin. Matahari, bumi, bulan, dan binatang yang berjuta-juta jumlahnya, beredar dengan teratur, seperti teraturnya roda mesin yang rumit berputar. Semua bergerak mengikuti irama tertentu. Mesin rumit itu ada penciptanya, yaitu manusia. Tidakkah alam yang Mahabesar dan beredar rapi sepanjang masa ini tidak ada penciptanya? Pencipta alam tentu adalah zat yang sangat maha. Manusia yang menciptakan mesin, sangat sayang akan ciptaannya. Pasti demikian pula dengan Tuhan, yang pasti akan sayang kepada ciptaan-ciptaan-Nya itu Dalam paragraf di atas, penulis membandingkan mesin dengan alam semesta. Mesin saja ada penciptanya, yakni manusia sehingga penulis berkesimpulan bahwa alam pun pasti ada pula penciptanya. Jika manusia sangat sayang pada ciptaannya itu, tentu demikian pula dengan Tuhan sebagai pencipta alam. Dia pasti sangat sayang kepada ciptaan-ciptaan-Nya itu.  Paragraf Sebab - Akibat
1.

Paragraf sebab akibat adalah paragraf yang pernyataan menjadi sebab didahulukan kemudian diikuti akibat yang ditimbulkannya. Paragraf sebab akibat ini dikembangakn dengan proses berfikir kausatif. Proses berfikir ini menyatakan bahwa suatu sebab akan emnimbulkan akibat. Sebab menjadi ide pokok dan akibat menjadi ide penjelas. Hubungan sebab akibat ini dapat

Penalaran Filed under: Homework. (kesimpulan) Apa itu penalaran induktif? Penalaran induktif adalah proses berpikir untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Jenis Paragraf Induktif Generalisasi     . Contoh: Semboyan bangsa Jerman kala itu adalah “Ein Volk. dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Saat ini. atau dalam bahasa Indonesia. pada waktu itu pengusaha udang windu memperoleh keuntungan besar karena harganya sangat mahal di luar negeri. satu pemimpin!”. sebab akibat. serta sebab akibat berantai. para pengusaha kembali ke kota dan meninggalkan kerusakan lingkungan sebagai akibat dari pembabatan hutan bakau yang telah dilakukan beberapa tahun yang lalu. satu sebab menimbulkan banyak akibat. Sepuluh tahun yang lalu hutan bakau dibabat habis-habisan. ein Führer!”. yaitu: satu sebab menimbulkan satu akibat. puluhan ribu nelayan sulit menghidupi keluarganya karena tidak ada ikan yang bisa ditangkap di tepi pantai. Penalaran deduktif 2. analogi. Akan tetapi. Lahan bekas hutan bakau didisulap menjadi tambak-tambak udang windu. (premis mayor) Adolf Hitler merupakan pemimpin di Jerman saat itu. Penalaran induktif terdiri dari paragraf generalisasi. yaitu “Satu masyarakat. (premis minor) Adolf Hitler adalah pemimpin bangsa Jerman. Tentang Sekolah — Tinggalkan Komentar 21/03/2012 Pengertian Penalaran merupakan suatu corak atau cara seseorang mengunakan nalarnya dalam menarik kesimpulan sebelum akhirnya orang tersebut berpendapat dan dikemukakannya kepada orang lain. Penalaran induktif Apa itu penalaran deduktif? Penalaran deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum. akibat sebab. ein Reich.dibagi menjadi beberapa macam. Laut menjadi tercemar karena hutan bakau yang berfungsi sebagai penyaring limbah yang masuk ke laut sudah tidak ada lagi. yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini. setelah udang windu tidak laku lagi di pasaran internasional. Memang. satu bangsa. dan sebab akibat 1 akibat 2. Jenis Penalaran 1. Contoh : 1.

Kini. Contoh: Pemerintahan Jerman sekitar tahun 1914 sampai 1921 begitu lemah. menetukan pampasan perang bagi Jerman sebanyak 132. di salah satu bagiannya terkadang berada di atas dan terkadang berada di bawah. Contoh: Banyak pepatah mengatakan bahwa hidup itu sama dengan halnya sebuah roda. bahwa suatu saat nanti bisa saja kebahagiaan itu lenyap dan tergantikan oleh kesedihan yang memilukan. Jerman kalah pada Perang Dunia I dan menyebabkan kehilangan sebagian wilayahnya serta seluruh tanah perkebunan karena perjanjian Versailles. Sementara 35 siswa lainnya harus mengikuti tes ulang Rabu nanti. sudah tiba saatnya. Terkadang ada saatnya untuk orang tersebut jatuh dan berada di bawah bersama masalah-masalah kehidupan yang menimpanya. melihat hasil tes mereka yang sudah mereka kerjakan dengan susah payah. Tengok saja kelas X. wajar saja. Anda dapat menarik kesimpulan. ekonomi   . Ini membuktikan bahwa banyak anak kelas X. berpengaruh sangat besar bagi kehidupan rakyat.10 sebagai contoh. untuk para siswa dan siswi SMAN 1 Cikarang Utara.000 juta mark. untuk orangorang yang kini sedang dalam masa-masa bahagianya. Oleh karena itu. Pada tahun 1921. dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Syarat pampasan perang yang begitu memberatkan Jerman kala itu. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili. Dan betapa mengejutkan. Sekutu melalui rapat di London. Contoh: Ujian Semester Genap telah selesai dilaksanakan seminggu yang lalu. Kemudian Prancis dan Belgia dengan alasan pembayaran pampasan perang yang lambat menguasai daerah Ruhr yang merupakan pusat ekonomi Jerman. Hidup seseorang tidak selamanya selalu berada di bagian atas dan terus menerus berada di masa jayanya. Hanya 5 orang yang lulus tes dan tidak mengikuti remedial. Sejak hari Sabtu sudah tertempel banyak kertas pengumuman hasil tes di berbagai jendela kelas agar pada hari Senin siswa dan siswi dapat melihat hasil tes mereka masing-masing di jendela kelas mereka. Begitu juga dengan halnya hidup. Oleh karena itu. Rakyat Jerman banyak yang menentang dan melakukan demonstrasi. untuk hasil tes Fisika dan Kimia bagi kelas X. begitu juga dengan kelas X yang lain. Tetapi pasukan Perancis menerapkan hukuman penjara dan eksekusi untuk mengatur demonstrasi sehingga dikecam di seluruh dunia. Hanya segelintir orang saja yang lulus dan mendapatkan nilai di atas KKM.10 yang terancam tidak masuk kelas IPA di kelas XI nanti. Paragraf Hubungan Sebab Akibat Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab. jangan lahpernah lupakan.Penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Roda yang selalu berputar. Analogi Penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya.

Akibat perjanjian Versailles. Demikian seterusnya hingga timbul beberapa akibat. sehingga Jerman kalah pada Perang Dunia I dan mengakibatkan banyak kerugian bagi negara Jerman. Contoh: Usai Perang Dunia I. Jerman kehilangan sebagian wilayahnya dan seluruh tanah perkebunannya. Paragraf Sebab Akibat 1 Akibat 2 Dalam paragraf hubungan sebab akibat 1 akibat 2. Pemerintah yang menghadapi hal ini langsung mencetak uang mark sebanyak-banyaknya sehingga terjadi hyper inflasi. dan uang mark dianggap sama saja dengan kertas. Di tahuntahun berikutnya. Ini semua karena pemerintahan Jerman yang sangat lemah. Jerman semakin nelangsa karena syarat pampasan perang yang begitu memberatkan. Akhirnya. Jerman memasuki masa-masa kelam dan kehancurannya. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. nilai mata uang mark turun.   . Nilai mata uang sangat merosot dan uang mark dianggap sama saja dengan kertas. menimbulkan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan rakyat. Syarat pampasan perang yang begitu menyulitkan Jerman saat itu. Presentasi pengangguran di Jerman semakin meningkat dan kelaparan terjadi di mana-mana.Jerman hampir bangkrut dan terjadi hiper inflasi. kemudian fakta itu dianalisis untuk diambil kesimpulan. suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Paragraf Hubungan Akibat Sebab Paragraf yang dimulai dengan fakta khusus yang menjadi akibat. menentukan jumlah pampasan perang yang sangat memberatkan bagi negara Jerman sehingga Jerman mengalami kesulitan dalam membayarnya. Contoh: Sekutu melalui rapat di London.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful