P. 1
Danau Agathis

Danau Agathis

|Views: 44|Likes:
Published by M Abid Kamalsyah

More info:

Published by: M Abid Kamalsyah on May 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

Danau Agathis

Salah satu yang menjadi icon Universitas Indonesia dengan green campusnya adalah danau danau yang terdapat di UI itu sendiri, Danau agathis adalah salah satu contohnya, yang merupakan danau yang terletak di depan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Politenik Negeri Jakarta, danau ini merupakan danau buatan yang dulunnya merupakan lahan yang ditumbuhi oleh tanaman agathis dengan luas lahan sekitar 200 ha. Danau di UI pada umumnya merupakan danau yang bersifat oligotropik yaitu danau yang kehidupan planktonnya sedikit dan airnya cukup jernih, akan tetapi karena banyaknya sampah dan materi – materi organic/anorganik yang menumpuk di daerah danau tersebut hingga pada saat sekarang menjadi danau eutrofik. Danau eutrofik adalah danau yang dangkal dan mengandung banyak bahan makanan bagi fitoplankton ataupun fitoplankton. Perubahan ini dapat terjadi karena sampah – sampah tersebut masuk ke danau UI dan pada akhirnya menjadi endapan pada dasar danau, sehingga terjadi pendangkalan sampai sekarang. Sebanarnya danau agathis secara kasat mata dilihat sampahnya tidak terlalu banyak seperti danau puspa di depan fakultas ekonomi. Hal ini karena system pengairan dari danau agathis tersebut berbeda dengan danau puspa yang langsung terhubung dengan aktifitas warga disekitarnya. Untuk kondisi danau agathis itu sendiri berdasarkan jurnal yang di dapat, bahwasanya telah diteliti tentang cyanobacteria pada danau tersebut, riset tentang eksplorasi diversitas Cyanobacteria dari beberapa situ/danau di kawasan Jakarta-DepokBogor telah dilakukan. Lima lokasi riset adalah Danau Sunter 2 Jakarta Utara, Situ Babakan Jakarta Selatan, Situ Ulin-Salam dan Agathis di kampus UI Depok, dan Danau Lido Bogor. Ada tiga macam sampel yang diambil adalah sampel planktonik, sampel epifitik, dan sampel tanah pinggir perairan. Hasil riset menunjukkan bahwa beberapa Cyanobacteria potensial toksik ditemukan di beberapa perairan, bahkan Cyanobacteria, Selain menghasilkan toksin, Cyanobacteria mampu menghasilkan senyawa yang bermanfaat bagi mahluk hidup lain, antara lain protein [5] dan senyawa lain untuk obat-

obatan tersebut dominan pada Danau Sunter 2 dan Situ Agathis (Kampus UI). Berdasarkan tingkat kesamaan Cyanobacteria, kelima perairan dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu Danau Sunter 2 dan Situ Agathis, Situ Babakan dan Situ Ulin-Salam, dan Danau Lido. untuk sampel tanah hanya ditemukan di Situ Babakan dan Situ Agathis. Spesies Cyanobacteria dominan di Situ Agathis adalah Planktothrix agardhii. Sedangkan untuk kecerahan danau agathis sendiri adalah sekitar 27 – 29 cm. pada akhir penelitian tersebut disimpulkan bahwa Beberapa spesies Cyanobacteria potensial toksik ditemukan pada beberapa perairan, bahkan telah mendominasi perairan terutama pada Danau Sunter 2 dan Situ Agathis (Kampus UI).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->