Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 tentu sudah sering kamu

dengar. Tahukah kamu pengertian dari UUD 1945 itu sendiri? Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesahkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 hanya terdiri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Kemudian melalui Berita Republik Indonesia tanggal 15 Februari 1946, Penjelasan menjadi bagian dari UUD 1945. Undang-Undang Dasar 1945 sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan atau yang dikenal dengan istilah amandemen. Amandemen UUD 1945 yang mulai dilakukan pada 1999 mengubah Pen jelasan UUD 1945. Pada saat ini UUD 1945, terdiri atas: a. Pembukaan, terdiri atas empat alinea. b. Batang Tubuh, terdiri atas 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan pera lihan, dan 2 pasal aturan tambahan. Pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea mengan dung makna universal dan lestari. Universal mengandung makna bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di dunia. Adapun lestari mengandung makna mampu menampung dinamika perkembangan zaman. Alinea pertama, Pembukaan UUD 1945 meng andung makna dalil objektif dan dalil subjektif. Dalil objektif yaitu pernyataan pen jajahan di atas dunia harus dihapuskan. Adapun dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Alinea kedua, mengandung cita-cita proklamasi, yaitu menuju rakyat yang merdeka, bersatu, ber daulat, dan dapat mewujudkan mas yarakat adil dan makmur. Alinea ketiga mengandung motivasi religius. Pengakuan dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan hanya hasil perjuangan semata, me lainkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha kuasa. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengan dung dasar negara (Pancasila), tujuan negara, asas politik negara, dan ketentuan tentang UUD. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang mengikat peme rintah, mengikat setiap lembaga negara, lembaga masyarakat, dan mengikat setiap warga negara Indonesia. Batang Tubuh UUD 1945 merupakan rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Batang Tubuh UUD 1945 pada dasarnya memuat dua materi dasar, yaitu sebagai berikut. a. Berisi materi pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan negara, termasuk di dalamnya pengaturan tentang kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antara lembaga negara yang satu dan yang lainnya. b. Berisi materi mengenai hubungan negara dengan warga negara, serta konsepsi negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan hak asasi manusia. Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, dapat ditarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan hubungan dengan UUD 1945, yakni sebagai berikut. a. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi. Proklamasi ingin mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. b. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

c. UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negara. Hal ini tidak mungkin dapat dilaksanakan jika Proklamasi tidak diikrarkan. Sejak 1945 sampai dengan sekarang telah ber langsung empat periode perubahan UUD, yaitu sebagai berikut. a. UUD 1945, mulai berlaku 18 Agustus 1945 sampai dengan 17 Desember 1949. b. UUD RIS 1949, berlaku 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. c. UUDS 1950, berlaku 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. d. UUD 1945, berlaku 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang (sejak tahun 1999 UUD 1945 mengalami beberapa perubahan/amandemen). Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, tentunya harus ber terima kasih kepada para pejuang nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Dengan demikian makna proklamasi dapat kita rasakan sampai saat ini. Bukti rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Sebagai pelajar, rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam bentuk belajar dengan giat sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu menjadi warga negara yang baik serta mengangkat harkat dan martabat bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. Juga merupakan wujud rasa terima kasih. http://gurumuda.com/bse/hubungan-antara-proklamasi-kemerdekaan-dan-uud-1945 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 by anan z.a. A. ANALISIS HUBUNGAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 DENGAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan

yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Bagi kita, maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Lain bangsa, hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa lagi, hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Dari penuturannya di atas, penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Keduanya adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 3. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya, mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri, dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945, memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita, untuk melaksanakan kenegaraan kita, untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita, untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama, kedua, dan ketiga. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Oleh karena itu, wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

2. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar, rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 3. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat, hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran, yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan; (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya; (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum(rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. [3] Dari Penjelasan UUD 1945, penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya, semakin jelas didasarkan pada: 1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI, yaitu masalah bentuk negara, daerah negara, badan perwakilan rakyat, dan badan penasehat[4]. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. Pada Sidang Tahunan MPR 1999, seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945, yaitu: 1. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia; 3. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil); 4. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945; dan 5. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945, UUD 1945, DAN PERUNDANG-UNDANGAN

1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7]

a. Hubungan Secara Formal, bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45; bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45, bahkan sebagai sumbernya; bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap, tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. b. Hubungan Secara Material, yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila, baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45; sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945, penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD, maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat, apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945, masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa, dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan, pandangan hidup, tujuan negara, dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Dalam ilmu politik, Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. http://sertifikasiprofesi.blogspot.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi.html

diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma. wadon (berjina). Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur. Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan pancasila. B. C. Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. sebagai dasar nagara. yaitu dilarang: Mateni (membunuh). untuk nama dasar negara kita RI. mabuk dan main. konstitusional. tiada boleh diganti ataupun diubah. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan. Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. Mempelajari pancasila yang benar. Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalankejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas. suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat. yang merupakan kepribadiannya. . istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. maupun secara objektif – ilmiah. yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis. D. aturanaturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila.MAKALAH PPKN TENTANG HUBUNGAN PANCASILA DAN UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam masyarakat india yang beragama budha. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri. artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. Metode Dalam penyusunan makalah ini. yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. dengan di kenal 5 M. Maling. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain.

yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan UndangUndang Dasar. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. BAB III PEMBAHASAN 1. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. urusan agama tidak termasuk urusan negara. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. dan aspek kemakmuran. Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa. dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat. negara merdeka dengan dasar sosiolistik. penulis hanya akan membatasi : 1. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945. yaitu ada yang bercorak kebangsaan. Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut. Pengertian Pancasila ditijau dari fungsinya. dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. hubungan aspek kemakmuran. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut. seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri. Pandangan hidup bangsa . yaitu aspek kesejarahan. Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi A. yaitu : a. yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak. secara berturut – turut lingkungan keluarga. senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hdup nilai nilai luhur adalah merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. ia senantiasa memerlukan orang lam. Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas.BAB II PERMASALAHAN Pancasila. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius. yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 2. negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. Hubungan aspek kesejarahan. lingkungan masyarakat . Pergerakan perjuangan yang bercorak sosiollistik. UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah. merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional).

serta sidang PPKI kemudian di tentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bwersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. barbangsa dan bernegara. sehingga merupakan suatu sumber nilai. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. Sebagai dasar negara. B. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. Dengan demikian. dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundangundangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. serta pemerintahan negara. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a. serta hukum positif lainnya. b. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut. Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. norma serta kaidah. . ekonomi. De4ngan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. 1996). baik moral maupun hukum negara. Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. hukum. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. Sebagai sumber daris segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila. Panitia Sembilan. Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo. kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. sosial budaya. idiologi negara atau (Staatsidee0. dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. wilayah. Dalam kehidupannya sebagaidasar negara. Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya.

karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain didunia. bahkan harus bersumber kepadanya. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain. Hubungan Pacasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. keadilan sosial. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat.. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa. bagi penyelenggara negara.. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia.. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. perdamaian nasional dan mondial. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan.. kemerdekaan bangsa. C. persatuan. cita-cita politik mengenai sifat. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok . No.unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu.. setiap lembaga/masyarakat. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945.c. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah. Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup. mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ .. Hal ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. (ketetapan MPR No. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. bentuk dan tujuan negara. kemanusiaan. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. V/MPR/1973 dan ketetapan No. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara.. menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila. IX/MPR/1978. Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998. XVIII/MPR/1998.. Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia.. 2. d. dengan lain perkataan unsure-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. perikemanusian. ketetapan No XX/MPRS/1966. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial). Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis). kerakyatan serta keadilan.. e. Unsur.

Jidi pancasila adalah jiwa. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu.atura-aturanatu ketentuan-ketantuanyang harus dilaksanakandan ditaati.maka undang-undang dasar berisi norma-norma. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undangundang negara Indonesia.merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. Hal itialh yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945. hal inilah yang harus kita ketahui.maka undang-undang dasar adalah mengikat.ialah bahwa.mengikat perintah. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. . merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi. dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang dasar.dan sebagai hukum. ini sumber dan landasan UUD 1945. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945.pikiran tentang kehidupan bermasyarakat. keadilan sosial. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila. yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan. Selain dari apayang diuraykan dimuka dan sesuai pula dengan penjelasan undang-undang dasar 1945.hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab.yang terkandung dalam pancasila. Dalam kedudukan yang demikianlah.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pnacasila yang disusun dalam pasal-pasal. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebutr dijelaskan dalam penjelasan otentik Seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasr yang tertulis. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum.setiap produk hukum misalnya undang-undang. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan. UUD bukanlah hukum dasar biasa.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi. meskipun tidak tertulis’.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku. Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilainilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu.

sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes. http://www. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. Maka Negara berkewajiban untuk merealisasikan kebaikan. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. kebenaran. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. Maka dapatlah disimpulkan bahwa Negara adalah sebagai akibat dari manusia. yaitu Negara sebagai akibat langsung dari manusia dan . Tuhan adalah sebagai sebab yang pertama atau kausa prima. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang hakikatnya berupa nilanilai kebaikan. tidak mudah ketinggalan zaman.com/2008/06/makalah-ppkn-tentang-hubungan-pancasila. Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat nila-nilai yang berasal dari tuhan. yang menyangkut segala sesuatu yang berkaitan dengan kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan terkandung dalam nilai-nilai agama. Disis lain Negara adalah suatu lembaga kemanusiaan suatu lembaga kemasyarakatan yang anggotaanggotanya terdiri atas manusia.UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan. Maka menjadi suatu kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan. Dalam pengertian ini hubungan antara manusia dengan tuhan juga memiliki hubungan sebab-akibat. keadilan perdamaian untuk seluruh warganya. kebenaran dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Yaitu semangat yang dinamis. sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturanaturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat.anakciremai. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. kenyal. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. yaitu nila-nilai agama. kesejahteraan. bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan manusia sebagai warganya. diadakan oleh manusia untuk manusia. maka segala sesuatu termasuk manusia adalah merupakan ciptaan tuhan (Notonagoro) Hubungan manusia dengan tuhan. Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara.html Pancasila : Penjelasan sila-sila 1. Oleh karena itu. menubah dan mencabut. Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok dalam penyelenggaraan Negara adalah manusia. Jadi hubungan Negara dengan tuhan memiliki hubungan kesesuaian dalam arti sebab akibat yang tidak langsung. Sila ketuhana yang maha esa Inti sila ketuhanan yang mahaesa adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan hakikat Tuhan. sedangkan hakikat kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan. Kesesuaian itu dalam arti kesesuaian sebab-akibat. karena Negara adalah lembaga masyarakat dan masyarakat adalah terdiri atas manusia-manusi adapun keberadaan nilai-nilai yang berasal dari tuhan.

bentuk Negara. atau juga bukan hanya menekankan segi rohani nya saja. Sila persatuan Indonesia Inti sila persatuan Indonesia yaitu hakikat dan sifat Negara dengan hakikat dan sifat-sifat satu. Jadi Negara merupakan suatu . Maka sudah menjadi suatu keharusan bagi Negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang berasal dari tuhan. Maka bentuk dan sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis yang hanya menekankan sifat makhluk individu. namun sifat Negara harus sesuai dengan kedua sifat tersebut yaitu baik kerja jasmani maupun kejiwaan secara serasi dan seimbang. kekuasaan Negara. Maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia yang monopluralis . tujuan Negara . dibentuk oleh anusia untuk memanusia dan mempunyai suatu tujuan bersama untuk manusia pula. yang telah ada pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala yang konsekuensinya harus direalisasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara 2. Kesesuaian ini meliputi sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia yang pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Hal ini sesuai dengan asal mula bahan pancasila yaitu berupa nilai-nilai agama . Selain itu hakikat dan sifat Negara Indonesia bukan hanya menekan kan segi kerja jasmani belaka. yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam masyarakat secara keseluruhan . karena dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan. Maka konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara. maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi. yaitu ini sila ketuhanan yang mahaesa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak dan tidak langsung. namaun juga bukan Negara klass yang hanya menekankan sifat mahluk social . terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk social. Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama. Hal ini dapat dipahami karena Negara adalah lembaga masyarakat yang terdiri atas manusia-manusia. Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. moral Negara dan para penyelenggara Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. 3. nilai-nilai kebudayaan.manusia sebagai akibat adanya tuhan. harmonis dan seimbang.

tidak pada golongan atau individu. satu bahasa yaitu bahasa nasional indoneisa. lembaga Negara. Dalam kaitannya dengan sila keempat ini. satu jiwa atau satu asas kerokhanian pancasila. Mempunyai suatu sifatsifat dankeadaan sendiri. baik bentuk Negara. . atau dengan lain perkataan kebahagian seluruh rakyat dijamain oleh Negara. pemerintah yaitu satu pemerintahan Indonesia yang tidak bergantung pada Negara lain. Kesuaian Negara dengan hakikat satu tersebut meliputi semua unsur-unsur kenegaraan baik yang bersifat jasmaniah maupun rohania. penguasa Negara. baik yang bersifat kebendaan maupun kejiwaan. Oleh karena itu dalamn realisasi penyelenggaraan negaranya. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. yang merupakan suatu keseluruhan penjumlahan semua warga Negara yaitu Negara Indonesia.satu nasib dalam sejarah. juga menentukan sifat dan keadaan Negara. Maka dalam penyelenggaraan Negara bukanlah terletak pada suatu orang dan semua golongan satu buat semua. Jadi Negara Indonesia ini merupakan suatu kesatuan yang mutlak tidak terbagi-bagi . Hal itu antara lain meliputi rakyat yang senantiasa merupakan suatu kesatuan bangsa Indonesia. Dalam pelaksanaannya realisasi persatuan dan kesatuan ini bukan hanya sekedarberkaitan dengan hal persatuannya namun juga senantiasa bersifat dinamis yaitu harus sebagaimana telah dipahami bahwa Negara pada hakekatnya berkembang secara dinamis sejalan dengan perkembangan zaman. Negara berdasarkan atas permusyawaratan dan kerjasama dan berdasarkan atas kekuasaan rakyat. maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakekat rakyat. membuat Negara dan bangsa indoneisa mempunyai keberadaan sendiri di antara Negara-negara lain di dunia ini Dalam kaitannya dengan sila persatuan Indonesia ini segala aspek penyelenggaraan Negara secara mutlak harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat satu. bangsa dan wilayah Indonesia tersebut. rakyat dan lain sebagainya harus sesuai dengan hakikat satu serta konsekuensinya harus senantiasa merealisakan kesatuan dan persatuan. yaitu untuk keperluan seluruh rakyat . 4. waktu dan keadaan. maka bentuk dan sifat-sifat Negara mengandung pengertian suatu cita-cita kefilsafatan yang demokrasi yang didalam pelaksanaannya meliputi demokrasi politik dan demokrasi politik dan demokrasi si=osial ekonomi. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Inti sila keempat adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan sifat-sifat dan hakikat rakyat. tertib hukum. Dalam praktek pelaksanaannya pengertian kerakyatan bukan hanya sekedar berkaitan dengan pengertian rakyata secara kongkrit saja namun mengandung suatu asas kerokhanian . Dalam hal ini Negara berdasarkan atas hakikat rakyat . semua buat satu. yang mempunyai bentuk dan susunan sendiri. wilayah yaitu satu tumpah darah Indonesia. Negara pada hakikatnya didukung oleh rakyat oleh rakyat itu dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan. Negara dilakukan untuk kepentingan seluruh rakyat . mengandung cita-cita kefilsafatan. Maka pengertian kesesuaian dengan hakikat rakyat tersebut. merupakan suatu Negara yang mempunyai eksistensi sendiri. Kesatuan dan persatuan Negara.kesatuan yang utuh .

sudah menjadi bawaan hakikatnya hakikat mutlak manusia untuk memenuhi kepentingan hidupnya baik yang ketubuhan maupun yang kejiwaan. Keadilan distributive. baik dari dirinya sendiri-sendiri maupun dari orang lain. Negara wajib memenuhi keadilan terhadap warganya yaitu wajib membagi-bagikan terhadap warganya apa yang telah menjadi haknya. jadi juga bersifat monopluralis . Realisasi keadilan dalam praktek kenegaraan secara kongkrit keadilan social ini mengandung cita-cita kefilsafatan yang bersumber pada sifat kodrat manusia monodualis . dalam keseimbangan dinamis yang selalu sesuai dengan situasi. Dalam pelaksanaannya demokrasi monodualis ini juga bersifat kekeluargaan yaitu prinsip hidup bersama yang bersifat kekeluargaan. kondisi dan keadaan zaman.Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok Negara adalah manusia yang bersifat monodualis sedangkan rakyat pada hakikatnya terdiri atas manusia-manusai. Jadi dalam pengertian keadilan legal ini negaralah yang wajib memenuhi keadilan terhadap negaranya. Selanjutnya hakikat adil sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua ini terjelma dalam sila kelima. atau dengan perkataan lain hubungan keadilan antara warga Negara. dalam hubungan hidup manusia dengan tuhannya. Hal ini menyangkut realisasi keadilan dalam kaitannya dengan Negara Indonesia sendiri (dalam lingkup nasional) maupun dalam hubungan Negara Indonesia dengan Negara lain (lingkup internasional) Dalam lingkup nasional realisasi keadilan diwujudkan dalam tiga segi (keadilan segitiga) yaitu: 1. yaitu hubungan keadilan antara warga Negara terhadap Negara. yaitu hubungan keadilan antara Negara dengan warganya. yang berarti demokrasi yang sesuai dengan sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social dalam suatu kesatuan dwitunggal. 2. dan dalam hubungan hidup manusia dengan dirinya sendiri (notonegoro). Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Inti sila kelima yaitu “keadilan” yang mengandung makna sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat adil. yaitu memberikan kepada siapapun juga apa yang telah menjadi haknya oleh karena itu inti sila keadilan social adalah memenuhi hakikat adil. 5. yaitu sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk social. Selain itu secara kejiwaan cita-cita keadilan tersebut juga meliputi seluruh unsur manusia. Oleh karena itu kesesuaian Negara dengan hakikat rakyat ini berkaitan dengan sifat Negara kita. yaitu keadilan antara warga Negara yang satu dengan yang lainnya. yaitu hubungan keadilan antara manusia satu dengan lainnya. Keadilan ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam pengertian sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Keadilan komulatif. 3. Keadilan bertaat (legal). semua itu dalam realisasi hubungan kemanusiaan selengkapnya yaitu . yaitu pemenuhan hak dan wajib pada kodrat manusia hakikat keadilan ini berkaitan dengan hidup manusia . yaitu Negara demokrasi monodualis.

Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan bukan sekedar untuk merdeka. baik dari luar maupun dari dalam. (DBR II – 442) Pendahuluan Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan. Dengan memahami makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan.wordpress. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari.hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Dengan demikian seluruh arah dan tujuan. Demikian pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. akan tetapi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan untuk menciptakan keadaan yang memberi kemungkinan bagi bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita hidupnya berdasarkan prinsip-prinsip yang hidup di dalam kalbu. baik terbuka maupun terselubung. Bung Karno menyebut kemerdekaan sebagai “jembatan emas” untuk mencapai cita-cita nasional Indonesia. tidak mempunyai pedoman. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. mereka berusaha membunuh pemahaman. Setiap perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur selalu akan dihadapkan kepada berbagai tantangan. yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45. ………………“Proklamasi” tanpa “Declaration” berarti bahwa kemerdekaan kita tidak mempunyai falsafah. antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. hubungan manusia dengan manusia lainnya dan hubungan manusia dengan Tuhannya. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. dasar-dasar kebangsaan dan kenegaraan. karena di dalam alam kemerdekaan itulah kita akan dapat berjuang mencapai tujuan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah kita letakkan. serta kepribadian bangsa Indonesia. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. tidak mengetahui atau tidak . tidak memahami. Dalam Deklarasi Kemerdekaan itulah kita akan dapat menemukan “raison d’etre” (alasan keberadaan/ eksistensi) bangsa Indonesia. membelokkan serta merusak makna Deklarasi Kemerdekaan. Oleh karena itu. untuk melaksanakan ke Negaraan kita. http://kuliahade. setidak-tidaknya mengerti atas terjadinya penyimpangan-penyimpangan. tidak mempunyai arah. kesadaran serta penghayatan bangsa Indonesia atas cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya dengan cara mengaburkan. Berbagai tantangan telah datang menghantam. Ketika hantaman secara fisik tidak mampu merontokkan perjuangan bangsa Indonesia. serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan turunan (derivasi) serta penjabaran dari Pembukaan UUD 1945. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. tidak mempunyai tujuan selain daripada mengusir kekuasaan asing dari bumi “Ibu Pertiwi”. meskipun dalam tulisan ini hanya akan membahas pokok-pokoknya. Dari kutipan di atas jelas dapat kita ketahui bahwa di dalam Deklarasi Kemerdekaan yang tertuang sebagai Pembukaan UUD 1945 kita akan dapat menemukan falsafah. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. untuk setia kepada suara-batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Memahami makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat. Tanpa mempunyai Dasar Penghidupan Nasional. kelompok maupun golongan). pedoman. tidak mempunyai “raison d’etre”.com/2010/07/30/pancasila-penjelasan-sila-sila/ Memahami Makna Pembukaan UUD’ 45 Memahami Makna Pembukaan UUD ’45 Bung Karno : Declaration of Independence kita. konseptual maupun operasional. baik yang bersifat fundamental. kita akan dapat menentukan arah yang benar serta mencegah. ironisnya. Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan usaha kita dengan sungguh-sungguh untuk dapat memahami makna Deklarasi Kemerdekaan.

maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Persatuan Indonesia. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. bersatu. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut.. Namun diharapkan setidaktidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua! Oleh karena itu. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. serta bentuk. berdaulat. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. . akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. visi. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Atas dasar kesadaran itu. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. mencerdaskan kehidupan bangsa. untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa.memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata). yang terdiri dari dua hal : pertama : kemerdekaan adalah hak segala bangsa. kedua : penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan “Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia”. untuk menegakkan kembali jiwa. Atas dasar asas tersebut. serta sebab yang lain lagi. adil dan makmur. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas. bukan pula jingo nasionalism. melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. Untuk dapat mencermati. Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. meskipun kita juga memahami. perdamaian abadi dan keadilan sosial. merupakan kewajiban kita untuk mencermati. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. yaitu hak untuk merdeka.

Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : ke dalam : pertama. Tidak bisa tidak. hanya dapat terlaksana. Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. bersatu. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama. kedua. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. disusunlah Undang-Undang Dasar. Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua.E. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan. Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara. • berdikari di bidang ekonomi.Berdasarkan prinsip tersebut. yaitu : negara yang merdeka. sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut “Trisakti”. maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan.M. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong. Negara yang merdeka. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis. dan • berkepribadian di bidang kebudayaan. Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain. Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia. yaitu : • berdaulat di bidang politik. memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain. kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. . Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. berdaulat. baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia. adil dan makmur.

perdamaian abadi dan keadilan sosial. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). yaitu Pancasila. Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation). Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. melainkan juga sebagai mahluk sosial. .ke luar : ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. masyarakat yang bergotong-royong. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. bukan sekedar kesejahteraan material. visi. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. kesejahteraan material dan spiritual. masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). masyarakat yang bebas dari rasa takut. akan memiliki national dignity. Masyarakat adil. Dunia Baru yang adil dan beradab. Demokrasi Indonesia Disamping hal-hal yang berkenaan dengan asas. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. perdamaian abadi dan keadilan sosial. serta dasar negara. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. melainkan juga peradaban manusia. misi. terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). bukan hanya kesejahteraan orang per orang. dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara berbentuk Republik yang berkedaulatan rakyat. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. yang berarti bahwa dalam keseluruhan penyelenggaraan negara ini harus merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat. afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. Dengan merunut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. emosional.

Dan dalam hubungan ini pulalah pemerintah diwajibkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. harus ada orientasi kewilayahan dan juga terhadap fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. Dengan adanya Lembaga Tertinggi Negara yang terdiri dari sejumlah orang yang kewenangannya dibatasi oleh UUD tersebut. Pengingkaran Setelah kita telusuri isi dan jiwa Pembukaan UUD 1945. Oleh karenanya rakyat harus memiliki keberdayaan yang penuh. Namun disadari bahwa partai-partai politik tidak akan mampu menyerap seluruh aspirasi rakyat. rohaniwan. pembangunan kekuasaan otoriter dan represif. maka disamping ada wakil-wakil yang berasal dari partai politik. Substansi tersebut diwujudkan ke dalam sebuah sistem yang merupakan alat bagi rakyat dalam menciptakan kesejahteraannya. untuk membentuk MPR yang dapat menyerap aspirasi rakyat secara keseluruhan perlu dilengkapi dengan Utusan Daerah dan Utusan Golongan (fungsional). TNI/Polri. Rakyat harus menjadi subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.waratan/perwakilan”. Demokrasi adalah sebuah substansi. serta fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. pemuda. pengembangan pola berpikir pragmatisme dan pola hidup hedonistik. Dengan semboyan “melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen” Orde Baru telah melakukan penyimpangan yang menyesatkan. demokrasi tidak hanya diartikan sebagai sebuah prosedur dan juga bukan tujuan. kerohanian. Melalui permusyawaratan rakyat itulah demokrasi Indonesia diselenggarakan. kedaulatan rakyat itu dijelmakan menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. mulai dari cara berpikir.Penggunaan istilah kedaulatan rakyat di sini merupakan penegasan tentang pengertian demokrasi yang sering dimaknakan sekedar sebagai kebebasan individu. Dalam struktur kenegaraan. apabila dilaksanakan dengan benar. dan sebagainya. dijamin tidak akan lahir kekuasaan otoriter. yaitu: · melakukan interaksi untuk melahirkan pimpinan yang berfungsi mewakili komunitasnya. Penegasan tersebut memberikan arah bahwa dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu bertumpu pada kedaulatan rakyat. pendistorsian Pancasila. sampai dengan . cendekiawan. dengan demikian setiap pimpinan mempunyai kewajiban untuk mengemban aspirasi rakyat yang diwakilinya. pendidikan. Dalam fungsi tersebut rakyat mempunyai dua peran aktif. akan dapat dengan jelas kita lihat terjadinya penyimpangan-penyimpangan sejak awal Proklamasi Kemerdekaan hingga dewasa ini. Rakyat benar-benar ditempatkan sebagai subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. moralitas sampai pola berkonsumsi. Maka diperlukan wakilwakil yang akan membawakan aspirasi kewilayahan yang meliputi aspek sosial dan budaya. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru adalah salah satu bentuk pengingkaran yang masih segar hidup dalam ingatan kita. Benih pengingkaran yang tertebar dalam berbagai penyimpangan tersebut mendapat lahan subur pada dataran yang dibangun Orde Baru. Berdasarkan pemikiran tersebut. Pancasila telah memberikan rumusan yang jelas. nelayan. · menyalurkan aspirasi melalui wakil(2) yang telah dilahirkannya. Dalam sistem ini. Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat. Yang dimaksud dengan fungsi-fungsi kehidupan sosial adalah kebutuhan/ kepentingan permanen masyarakat. yaitu : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya. Wakil-wakil partai politik ini akan terhimpun dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang seluruh anggotanya juga akan menjadi anggota MPR. pembangunan konglomerasi. Untuk membentuk MPR. disusunlah infrastruktur yang terdiri dari partai-partai politik. sehingga dapat menegakkan kedaulatannya. Unsur-unsur yang termasuk Golongan Fungsional (bukan profesional. tani. budayawan dan sebagainya. pertahanan dan keamanan. misalnya yang menyangkut produksi. yaitu tegaknya keberdayaan dan kedaulatan rakyat. distribusi. yang dilaksanakan melalui penipuan sejarah. Oleh karena itu agar aspirasi politik yang bersifat umum itu dapat diimplementasikan dengan baik. Penyimpangan itu bersifat menyeluruh. juga bukan minoritas) antara lain buruh. kepemudaan.

yaitu: • mencapai Kemerdekaan Penuh. Dia akan bergelora kembali. dan setiap bentuk pengingkaran akan sirna diterjang perjuangan luhur. maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. Kesadaran politik rakyat dihancurkan melalui floating mass. yang isi dan jiwanya mengingkari UUD 1945 yang asli beserta Pembukaannya. Dewasa ini. Namun diyakini bahwa Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila akan tetap hidup dalam kalbu rakyat serta semua yang tetap setia kepada cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. perombakan yang mereka lakukan telah melahirkan pembusukan kelembagaan. dan dengan demikian mereka telah menghianati cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. sisa-sisa Orba bersama petualang dan profiteur itu telah merombak pasal-pasal UUD 1945 secara substantif dan menghapus penjelasannya. yang ujungnya adalah deideologisasi. Pada saatnya kelak rakyat dan generasi yang akan datang akan bertanya. tetapi berbeda dalam substansinya. dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. sebagai upaya untuk menyelimuti pengingkarannya. telah mengobok-obok UUD 1945. agar pemahaman kita benar-benar utuh. akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Bung Karno. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : . para floating elite yang lahir sebagai kelanjutan dari dilaksanakannya floating mass. Selama lebih dari tiga puluh tahun bangsa Indonesia telah mengalami character assassination (pembunuhan watak – penghancuran karakter). tidak konsisten maupun tidak berkualifikasi UUD). dewasa ini sisa-sisa Orba bersama para petualang (oportunis) dan profiteur (orang yang hanya mencari keuntungan) telah merombak pasalpasal UUD 1945 dan menghapus penjelasannya dengan dalih melakukan pemurnian demokrasi melalui amandemen. maka akan ada dua UUD 1945. yang manakah UUD 1945 yang sesungguhnya? Apabila jawabnya adalah hasil perombakan yang dilakukan oleh para elite politik yang berkonspirasi di MPR.penyerahan kedaulatan nasional kepada kapitalisme internasional. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. pengembangan semangat federalisme/liberalisme/ individualisme. yang satu adalah UUD 1945 yang asli. ada dua UUD yang memiliki nama dan Pembukaan yang sama. jujur dan sungguh-sungguh. Oleh karenanya sudah sepantasnya kalau UUD baru tersebut disebut sebagai UUD 1945 palsu. PENUTUP Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. Disamping itu. Singkatnya mereka telah melahirkan UUD baru yang mengingkari jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945. Di samping banyaknya pasal rancu (saling bertentangan. Kalau Orde Baru telah mendistorsi Pancasila melalui P4. maka Pembukaan UUD 1945 tinggal menjadi simbol. dan pendistorsian terhadap demokrasi. maka bangsa Indonesia akan kehilangan dokumen historis karya besar founding fathers. sedangkan terhadap mahasiswa dilaksanakan melalui NKK/BKK. sedang yang lainnya adalah UUD 1945 hasil rekayasa para petualang politik di MPR. Namun kalau keduanya diakui sebagai realitas yang ada. sama halnya Pancasila tinggal sebagai sebuah nama ketika didistorsi melalui P4. di tengah keadaan bangsa Indonesia masih terbenam dalam keterpurukan sebagai akibat dari kebijakan Orba dan penerusnya. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. Dengan telah hadirnya UUD baru sebagai akibat dari dirombaknya batang tubuh dan dihilangkannya Penjelasan UUD 1945. artinya bangsa Indonesia. Langkah tersebut merupakan tahap awal untuk menggantinya dengan UUD baru! Sebagai akibatnya. Berbeda dengan Amerika Serikat yang melakukan amandemen melalui addendum dengan tetap mempertahan-kan UUDnya yang asli. tetapi secara licik tetap mempertahankan nama UUD 1945 dan Pembukaannya. seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia.

maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. mencerdaskan kehidupan bangsa. pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Pancasila adalah landasan filosofis yang merupakan dasar dan acuan perjuangan. yang merdeka. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati.com/2008/01/09/17/ Apa hubungan pancasila dengan uud 1945? Bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila.yahoo. • untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia.answers. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab.· berdaulat di bidang politik.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. • melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945. bersatu. Kemudian daripada itu. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan.com/question/index?qid=20091103171743AAJ0wa1 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. adil dan makmur. · berdikari di bidang ekonomi. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa. hal inilah yang harus kita ketahui. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Dengan mencermati semakin dalam makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia. kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokokpokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. dan oleh sebab itu. Bung Karno. semakin terasa betapa luhurnya cita-cita bangsa Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban . http://id. · berkepribadian di bidang kebudayaan. karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. berdaulat. cita-cita untuk membangun peradaban bangsa dan umat manusia.wordpress. PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. http://solindo.

satu Darstellung kita punya deepest inner self. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Bagi kita. Lain bangsa. kita punya falsafah hidup. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Dari penuturannya di atas. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: . Bagi kita. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. kita punya tujuan hidup. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka.dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Bagi kita. Bagi kita. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. untuk melaksanakan kenegaraan kita. kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Bagi kita. 4. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. satu Darstellung kita punya deepest inner self. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Persatuan Indonesia. 3. kita punya rahasia hidup. Keduanya adalah satu. Lain bangsa lagi. hanya mempunyai proclamation of independence saja. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita. hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. 2. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan besertasatu dasar kemerdekaan. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1.

Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. kedua. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini. baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat. 2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) .”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Oleh karena itu. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. 2. semakin jelas didasarkan pada: 1. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . [3] Dari Penjelasan UUD 1945. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. yaitu masalah bentuk negara. 2. 3.1. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. dan ketiga. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Dengan demikian. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. daerah negara. B. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. dan badan penasehat[4]. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. badan perwakilan rakyat.

bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. tetap. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). yaitu: 1. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. DAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. [7] a. 2. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. dan 5. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi.pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. b. [6] C. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Hubungan Secara Material. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. 1998). Hubungan Secara Formal. 4. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. meliputi hubungan secara formal dan secara material. bahkan sebagai sumbernya. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. 2. bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. 3. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. [8]Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan . UUD 1945.

Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. Fungsi. pandangan hidup. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. dan 72 pasal. berdaulat. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab. di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus). Setelah amandemen IV. Kedudukan. tujuan negara.lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya. dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi). Bab I sampai dengan Bab XVI. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. Lembaga Negara. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi. sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. undang-undang. Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. pasal 1 sampai dengan pasal 37. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. UUD 1945 terdiri dari 20 Bab. dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. Lembaga Masyarakat. http://radityaraisya. adil dan makmur.html UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 1. setiap Warga Negara Indonesia. . Dalam ilmu politik. bersatu. berdaulat. Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan. Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka. bersatu. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Pasal 1 sampai dengan Pasal 37. seperti misalnya ketetapan MPR.blogspot.com/2010/01/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Disamping hukum dasar tertulis. yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar.

1. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai. Sebagai warga negara Republik Indonesia. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam “Berita Republik Indonesia” Tahun II No. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !. bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). Bab IV tentang DPA dihapus. dan masa-masa perjuangan untuk merdeka. PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945. Pembukaan terdiri atas 4 Alinea. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN . Baiklah mari kita bahas bersama-sama. dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. menentukan sendiri hidup dan masa depannya. suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh. dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37). dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. FUNGSI. terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945.UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan.1. DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2. naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945. MODUL UUD 1945 5 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. KEDUDUKAN.1 Uraian 2. Memang itulah sebenarnya yang dimaksud dengan UUD 1945. dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945. suatu penerbitan resmi Pemerintah RI.7 tanggal 15 Februari 1946.

d. Pasal 37 (72 Pasal).3.d. yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa.2. dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah. ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. lembaga-lembaga negara. apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945 dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut. lembaga masyarakat. ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : . dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia.Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s. 2.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah “Penjelasan” telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). 10 Tahun 2004). 2. Dalam hubungan ini.Dirancang oleh BPUPKI . UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. bahwa UUD 1945 bukanlah hukum . Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah.1. peraturan presiden. dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No. yaitu hukum dasar yang tertulis. melainkan hukum dasar. Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s.1. UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang.Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No. dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol. Demikian juga halnya dengan UUD 1945. UUD 1945 berisi norma-norma. sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu. MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi. dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi.Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 . KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka. peraturan pemerintah. Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis. Dalam kedudukan yang demikian itu. Sebagai hukum dasar. dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945.

yaitu hukum dasar yang tertulis. dan terakhir diatur dengan Undang-undang No. XX/MPRS/1966. melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. 3. . yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Sebagai hukum dasar. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. atau peraturan presiden. 2. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. dan lain-lainnya. yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar. III/MPR/2000. melainkan hukum dasar. ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat.biasa. Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Produk-produk hukum seperti undang-undang. Peraturan Pemerintah 4. peraturan pemerintah. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Peraturan Presiden 5. bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis – yaitu yang biasa dikenal dengan nama ‘Konvensi’. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3.

setiap Lembaga Negara/Masyarakat. Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945. Sebagai pelengkap/pengisi kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. b. Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis. 2. Sebagai (norma) hukum: a. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU. Sebagai hukum dasar: a. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. b. 2. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah. Perpres. maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi . Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara.MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. PP. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia.1. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. setiap WNRI dan penduduk di RI. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. 2.4. yaitu Konvensi) 1.

Menurut rencana. Abdul Kahar Moezakir. Soekarno. Mr. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. Moh. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia. dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk MODUL UUD 1945 11 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945. Maramis. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. Yamin. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). Wachid Hasyim. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. Hatta. dan Mr. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut. Dalam tiga hari yang menentukan. 15. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI). 2002). terdiri dari Drs. Soekarno. Ir. Soeroso. Abikusno Tjokrosujoso. Muh. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. A. Subardjo. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al Rasid. Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. yang disebut Panitia Delapan. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. Agus Salim. Mr. yaitu 69 orang.Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama. yaitu pada tanggal 14. Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. KH. Muh. yang oleh Mr. Moh. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. setelah melalui perdebatan dan perubahan. timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan. Soepomo. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. kedua. Hatta. Janji Jenderal Mc Arthur “I shall return” ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. A. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara. A.P. Pada akhir sidang pertama. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu. H. Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front.

Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Ki Bagus Hadikusumo. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. dan Teuku M. yaitu K. Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. 1 Jakarta.cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia . dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Pada hari Kamis pagi. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Kasman Singodimedjo. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945. namun ia merupakan hukum dasar tertulis. Hasan. Rancangan Pembukaan UUD 1945. Moh. Setelah dilakukan amandemen. 3. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No.00 WIB. yang berfungsi sebagai alat kontrol. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. maka naskah Penjelasan dihapus. yaitu rumah kediaman Bung Karno. tanggal 16 Agustus 1945. Wachid Hasyim.H. Sebagai hukum dasar tertulis. Hatta bersama 4 anggota PPKI. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Ke-Tuhanan. UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004. Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. Moh. dapat diselesaikan oleh Drs. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945. pukul 10. Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan. Mr. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. pada hari Jum’at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). 2.

yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Indonesia memerlukan UUD. bagaimana penyelesaiannya? 3. Soekarno dan Drs. 2. Hatta sebagai Wakil Ketua. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. Peraturan Presiden. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu.P. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3. 2. maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia.Timur Raya. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2. Rancangan pernyataan Indonesia merdeka. maka dibentuklah BPUPKI. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Moch. Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR. PP. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.3 Latihan 1. Soeroso. berikut dasar negara.

dasar. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. adil. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia.1. Selain daripada itu. penyusunan UUD 1945. bersatu. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. kolonialisme. berdaulat. dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. dan fasisme. serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya.3.1. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3.1 Uraian 3. Ini berarti setiap hal atau . dan makmur). maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. Selain mengungkapkan dalil obyektif.

Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. adil dan makmur. dan keadilan sosial.sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. bersatu. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu . bersatu. Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. bersatu. ialah Negara Indonesia yang merdeka. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. berdaulat. Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. untuk menyatakan kemerdekaannya. adil. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. 3. dan makmur. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. berdaulat. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. berdaulat. Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. dan makmur” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. perdamaian abadi. adil. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya.

. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. 3. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ". Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam . yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila.. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini. perdamaian abadi. persatuan Indonesia.2. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. 2. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. kemanusiaan yang adil dan beradab. mencerdaskan kebidupan bangsa. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.. Persatuan Indonesia. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Pokok pikiran pertama.. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. "Negara . untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. 3. memajukan kesejahteraan umum. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. Jadi negara . begitu bunyinya . mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.. dan keadilan sosial. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. perdamaian abadi.1.dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. Kemanusiaan yang adil dan beradab. yaitu : 1.

1. 3. dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. 2. mengatasi segala paham perseorangan. Pokok pikiran ketiga. Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur". meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Negara. Pokok pikiran kedua. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan.mengatasi segala paham golongan. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan. 3. penyelenggara negara. dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Pancasila. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia". Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. negara. Dengan pengertian yang lazim. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. 4. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. Pokok pikiran keempat. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat.3. Sebagaimana diuraikan di muka. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu. yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara .

Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! MODUL UUD 1945 22 . Keadilan Sosial. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi.Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia.3 Latihan 1. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. Jelaskan apa yang menjadi “core bussiness” dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa. pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. 3.2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. 3. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2. dipahami. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Selain memiliki makna.

PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res . negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu. pokok pikiran adanya negara persatuan. Filipina yang berbentuk republik. kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know). sistem pemerintahan negara. dan lain sebagainya. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa.1. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia. dan pemerintah daerah. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal). BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. kelembagaan negara. yang antara lain meliputi: bentuk negara. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan. sistem pemerintahan. karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja. sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. pemilihan umum. Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan). sistem kabinet yang dianut.1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal.1. Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. yang berbentuk Republik” Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk “Republik”. untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ………”. juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. misalnya kepala negara. 4. Dalam kegiatan belajar 3 ini. dan lain-lainnya.

SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 – 2002. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia. DPR. Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial. dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). penyuapan. Bepeka. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)). MK. Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. wewenang. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden. hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7).1. lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. tindak pidana berat lainnya. Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden. dan hak masing-masing. 3. Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. yang dapat diuraikan . maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja.2. 2. Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali. MA. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). 5. 6. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun. Presiden. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. korupsi. 4. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)). Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). sedangkan DPA telah dihapus. Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa.1. dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara.publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat).. 4. Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. tidak lagi di tangan MPR. dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas. mengadili. dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus). DPD.3. KELEMBAGAAN NEGARA Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. atau perbuatan tercela.

c. e. dalam Sidang Paripurna MPR. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. f. e. f. b. g. Sebagai Lembaga Negara. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. b. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. 2. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. diberhentikan. MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c. Keuangan dan administrastif. 2. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. h. Imunitas. Memilih dan dipilih. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar.sebagai berikut: 1. d. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. d. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. Protokoler. Membela diri. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. Kedudukan: . dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. berhenti.

berhenti. Jika mangkat. Menteri Dalam Negeri. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. b. Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. 2. b. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. 7. Dengan persetujuan DPR. f. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. Menyatakan keadaan bahaya. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. serta menerima penempatan duta negara lain. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. d. diberhentikan. e. mengangkat duta dan konsul. 4. dan Angkatan Udara. d. dan rehabilitasi. Angkatan Laut. memberi amnesti dan abolisi. 6. 5. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. berhenti. diberhentikan. c. memberi grasi. e. menyatakan perang. Memberi gelaran. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat.Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. . atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. g. c. i. Jika mangkat. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu).

Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. dan memberikan pertimbangan . menerima penempatan duta negara lain. j. Legislasi b. pendidikan. Sebagai Lembaga Negara. Anggaran c. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1. m. Susunannya diatur dalam undang-undang. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. pembentukan. pajak. pelaksanaan APBN. n. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. dan agama. dan penggabungan daerah. c. 6. i. k. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah. h. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. 5. 4. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. APBN. 2. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. dan agama. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. pendidikan. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. e. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. l. 3. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama.3. b. Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. g. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. d. pemekaran. f. serta kebijakan pemerintah.

d. Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah. c. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. Undang-undang mengenai pembentukan. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU . pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. 6). Mengajukan pertanyaan. pemekaran. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). Mengajukan usul RUU. 3). Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. Undang-undang mengenai pajak. 5). dan agama. o. c. dan penggabungan daerah. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya. MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. 4). b. pendidikan. Imunitas 4. b. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. 2). Menyampaikan usul dan pendapat. Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya. Undang-undang mengenai otonomi daerah. membuat perdamaian. pembentukan dan pemekaran.dalam pemberian amnesti dan abolisi. Tugas dan Wewenang: a. Interpelasi b. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. d. Hak DPR mempunyai hak: a. dan perjanjian dengan negara lain. dan penggabungan daerah. serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. Angket c. hubungan pusat dan daerah. 5. APBN e. 2. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. 3. yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang.

Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. kedudukan. keluhuran martabat. d. 2. Bersifat mandiri. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. pendidikan. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. f. 3. 2. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. dan Mahkamah . Tugas dan wewenang: 1. keanggotaan. Susunan. 2. b. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. 5. 7. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. 5. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. Susunan. Kedudukan: 1. 6. dan agama. 3. Tugas dan Wewenang: a.yang berkaitan dengan pajak. Komisi Yudisial Kedudukan: 1. serta perilaku hakim. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. 2. Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang. kedudukan. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. DPR tiga orang. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. c. Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya. 3. Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4.

jujur.5. 2. atau perbuatan tercela. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota. 5. c. rahasia. 4. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. 6. b. korupsi.1. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. 8. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. dan mandiri. dan adil setiap lima tahun sekali. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. rekomendasi. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang. dan diresmikan oleh Presiden. tindak pidana berat lainnya. PEMILIHAN UMUM 1. e. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b.1. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. operatif. . penyuapan. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. Presiden dan Wakil Presiden. bebas. 4. dan DPD. Memutus pembubaran partai politik d. 3. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR. judikatif. paling lama sembilan puluh hari. Tugas dan wewenang: a. DPD.4. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. DPRD. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR. Sebagai pelaksana fungsi auditif. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. 4. Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara. PEMERINTAH DAERAH 1. umum. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. 4. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.Agung tiga orang. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. 4. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. 2. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. 5. 3.

BPK. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. Bupati. Bupati. 3. Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya – Gubernur. Melalui amandemen UUD 1945. 6. daerah kabupaten.2. Gubernur. yang diatur dengan undangundang. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. 4. dan rahasia. MK. seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. 9. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. dan DPD. MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. Demikian halnya dengan Indonesia. sedangkan DPA dihapuskan. Pemerintahan daerah provinsi. langsung. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). 4. dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya dipegang oleh seorang Perdana Menteri. 7. termasuk dalam bidang pemerintahan. Pemerintahan daerah provinsi. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur. daerah kabupaten. bebas. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala . DPRD. Kabupaten. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. kabupaten. dan Kota. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. dan kota dipilih secara demokratis. Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. Presiden. DPR. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. MA. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. umum. misalnya. 5. Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. 8. DPD.

Kedaulatan adalah di tangan rakyat. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3. UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu. konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5. Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2.1.daerah (pilkada) yang demokratis. 4. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai . DPR. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer. DPA) belum dapat dibentuk.1. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. Karena lembaga-lembaga negara (MPR. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945.3 Latihan 1. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945.1 Uraian 5. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950). PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka.

X tanggal 16 Oktober 1945. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. 2. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. b. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan. yang kemudian disetujui oleh Presiden.1. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali . kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara. Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a.berikut: 1. yaitu : a. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri.2. 5. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. DPR. Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945. sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden. 3. dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer. DPA dibentuk menurut UUD ini. kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. Sejak tanggal 14 Nopember 1945. KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia. segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional".

kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta. d. sejak tanggal 27 Desember 1949. Presiden sekedar “Konstitusional” belaka. Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. d. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. rancangan Konstitusi RIS disetujui semua pihak. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya. Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS. 5. c. dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. 1. terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. tetapi hanya sebagai kepala negara. 2. kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. misalnya negara bagian Sumatera Timur.Indonesia yang sudah merdeka. b. Terbentuknya Konstitusi RIS a. Dengan po1itik “Devide et Impera” dari pihak kolonial Belanda. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan . Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS).1. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. c. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO.3. 3. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. b.

Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. b. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. 3. maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. c. 2. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan. b.a. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. 4. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. d. Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. . c. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan. Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesi a (Jogjakarta ). c. Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950.

Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: .Bubarkan PKI. rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: . dan hukum. Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode. 2. Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. d.Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c. . 2. 5. . UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. sebagaimana tercantum dalam UUD 1945.4. politik. dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR.1. 1.Hak Budget DPR tidak berjalan.MPRS mengangkat Presiden seumur hidup. yaitu: 1. Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi.1998 dikenal dengan masa Orde Baru.Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959. . . .Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah. Kurun waktu 1966 . b. Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru. telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah.Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 a. . 4.

d. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. terlepas dari kekuasaan pemerintah. TAP MPR No. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir. Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971. selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. XLIV/MPRS/1968). c). Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). IV/MPR/1983 tentang referendum. tugas. Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. 2).I/MPR/1983. dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan. Fungsi. Soekarno. kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan. Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober . Dike1uarkannya TAP MPR No. MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. b. c. 3). dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945.21 Mei 1998 1). IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. Pada tanggal 21 Mei 1998. dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No.Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara. di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. Dikeluarkannya TAP MPR No. XXXIIl/MPRS/I967). Pemerintahan Orde Baru berakhir.sebelum 21 Mei 1998: a. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. b). Disatu pihak. selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No.

. Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR. e. b. MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . . Mahkamah Konstitusi. Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000.Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA.Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. dan hak menyatakan pendapat. Komisi Yudisial.MPR tidak lagi menetapkan GBHN. d.Adanya lembaga baru yaitu: DPD. . penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah.1999 a.MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden. dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi.Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999. Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: .Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. . dan pengawasan). perubahan yang sangat mendasar.Adanya Bab baru tentang Pemilu. Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. . perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. hak angket. Dalam amandemen ini. .Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya. DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi. penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan. .MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat.Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR. Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat. bukan lagi Presiden. .MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU. anggaran. adalah: . Untuk melaksanakan fungsinya.Penyempurnaan pasal 23. c. Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: . . tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat. . Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara. . Dalam amandemen ini.Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD.

.2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya. Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara.Macam dan harga mata uang.Peraturan baru tentang Bank Sentral. .Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya.Pengertian wilayah negara. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan. UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS. Secara skematis. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. .Mengatur kembali tentang pendidikan.d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945.d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS 27 Desember 1949 s. . Karena . dan kesejahteraan sosial.d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5.Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan. . Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s. . berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali. maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1. kebudayaan. Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s.

http://www. dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan. periode IV. Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu. Dalam amandemen ini. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura. sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945.lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk.html . dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. seperti: DPD. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru. yang dibentuk berdasarkan undang-undang. kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966.co. dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). periode III. sedangkan DPA dihapus. Pada saat berlakunya UUDS 1950. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal. yaitu: periode I. Disamping itu. sedangkan Penjelasan dihapus. periode II. dan Komisi Yudisial.geofacts. terdapat lembaga-lembaga baru. UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional. Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode. Mahkamah Konstitusi. Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer. sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan).cc/2008/11/undang-undang-dasar-1945-sebagai-hukum. kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru). UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia menggantikan Konstitusi RIS. kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful