Hubungan Antara Proklamasi Kemerdekaan Dan UUD 1945

Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 tentu sudah sering kamu

dengar. Tahukah kamu pengertian dari UUD 1945 itu sendiri? Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesahkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 hanya terdiri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Kemudian melalui Berita Republik Indonesia tanggal 15 Februari 1946, Penjelasan menjadi bagian dari UUD 1945. Undang-Undang Dasar 1945 sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan atau yang dikenal dengan istilah amandemen. Amandemen UUD 1945 yang mulai dilakukan pada 1999 mengubah Pen jelasan UUD 1945. Pada saat ini UUD 1945, terdiri atas: a. Pembukaan, terdiri atas empat alinea. b. Batang Tubuh, terdiri atas 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan pera lihan, dan 2 pasal aturan tambahan. Pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea mengan dung makna universal dan lestari. Universal mengandung makna bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di dunia. Adapun lestari mengandung makna mampu menampung dinamika perkembangan zaman. Alinea pertama, Pembukaan UUD 1945 meng andung makna dalil objektif dan dalil subjektif. Dalil objektif yaitu pernyataan pen jajahan di atas dunia harus dihapuskan. Adapun dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Alinea kedua, mengandung cita-cita proklamasi, yaitu menuju rakyat yang merdeka, bersatu, ber daulat, dan dapat mewujudkan mas yarakat adil dan makmur. Alinea ketiga mengandung motivasi religius. Pengakuan dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan hanya hasil perjuangan semata, me lainkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha kuasa. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengan dung dasar negara (Pancasila), tujuan negara, asas politik negara, dan ketentuan tentang UUD. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang mengikat peme rintah, mengikat setiap lembaga negara, lembaga masyarakat, dan mengikat setiap warga negara Indonesia. Batang Tubuh UUD 1945 merupakan rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Batang Tubuh UUD 1945 pada dasarnya memuat dua materi dasar, yaitu sebagai berikut. a. Berisi materi pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan negara, termasuk di dalamnya pengaturan tentang kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antara lembaga negara yang satu dan yang lainnya. b. Berisi materi mengenai hubungan negara dengan warga negara, serta konsepsi negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan hak asasi manusia. Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, dapat ditarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan hubungan dengan UUD 1945, yakni sebagai berikut. a. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi. Proklamasi ingin mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. b. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

c. UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negara. Hal ini tidak mungkin dapat dilaksanakan jika Proklamasi tidak diikrarkan. Sejak 1945 sampai dengan sekarang telah ber langsung empat periode perubahan UUD, yaitu sebagai berikut. a. UUD 1945, mulai berlaku 18 Agustus 1945 sampai dengan 17 Desember 1949. b. UUD RIS 1949, berlaku 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. c. UUDS 1950, berlaku 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. d. UUD 1945, berlaku 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang (sejak tahun 1999 UUD 1945 mengalami beberapa perubahan/amandemen). Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, tentunya harus ber terima kasih kepada para pejuang nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Dengan demikian makna proklamasi dapat kita rasakan sampai saat ini. Bukti rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Sebagai pelajar, rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam bentuk belajar dengan giat sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu menjadi warga negara yang baik serta mengangkat harkat dan martabat bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. Juga merupakan wujud rasa terima kasih. http://gurumuda.com/bse/hubungan-antara-proklamasi-kemerdekaan-dan-uud-1945 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 by anan z.a. A. ANALISIS HUBUNGAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 DENGAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan

yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Bagi kita, maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Lain bangsa, hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa lagi, hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Dari penuturannya di atas, penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Keduanya adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 3. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya, mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri, dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945, memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita, untuk melaksanakan kenegaraan kita, untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita, untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama, kedua, dan ketiga. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Oleh karena itu, wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

2. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar, rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 3. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat, hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran, yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan; (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya; (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum(rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. [3] Dari Penjelasan UUD 1945, penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya, semakin jelas didasarkan pada: 1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI, yaitu masalah bentuk negara, daerah negara, badan perwakilan rakyat, dan badan penasehat[4]. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. Pada Sidang Tahunan MPR 1999, seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945, yaitu: 1. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia; 3. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil); 4. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945; dan 5. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945, UUD 1945, DAN PERUNDANG-UNDANGAN

1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7]

a. Hubungan Secara Formal, bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45; bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45, bahkan sebagai sumbernya; bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap, tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. b. Hubungan Secara Material, yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila, baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45; sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945, penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD, maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat, apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945, masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa, dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan, pandangan hidup, tujuan negara, dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Dalam ilmu politik, Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. http://sertifikasiprofesi.blogspot.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi.html

Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. . dengan di kenal 5 M. yaitu dilarang: Mateni (membunuh). Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. konstitusional. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. Metode Dalam penyusunan makalah ini. yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis. yang merupakan kepribadiannya. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa. Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalankejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman. Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan pancasila. Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam masyarakat india yang beragama budha. aturanaturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas. Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. untuk nama dasar negara kita RI. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. Mempelajari pancasila yang benar. maupun secara objektif – ilmiah. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. sebagai dasar nagara. diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma. maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Maling. D. wadon (berjina). Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur. mabuk dan main.MAKALAH PPKN TENTANG HUBUNGAN PANCASILA DAN UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN A. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri. C. istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. tiada boleh diganti ataupun diubah. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. B.

Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi A. negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme. yaitu ada yang bercorak kebangsaan. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 2. Pengertian Pancasila ditijau dari fungsinya. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. penulis hanya akan membatasi : 1. yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan UndangUndang Dasar. secara berturut – turut lingkungan keluarga. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. urusan agama tidak termasuk urusan negara. yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius. yaitu aspek kesejarahan. Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri. dan aspek kemakmuran. ia senantiasa memerlukan orang lam. dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. Hubungan aspek kesejarahan. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. hubungan aspek kemakmuran. dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat. UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. negara merdeka dengan dasar sosiolistik. ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional). lingkungan masyarakat . senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hdup nilai nilai luhur adalah merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.BAB II PERMASALAHAN Pancasila. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Pergerakan perjuangan yang bercorak sosiollistik. yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. Pandangan hidup bangsa . BAB III PEMBAHASAN 1. sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. yaitu : a. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut.

sehingga merupakan suatu sumber nilai. kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. De4ngan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Dengan demikian. serta pemerintahan negara. dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundangundangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. Sebagai dasar negara. hukum. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. sosial budaya. baik moral maupun hukum negara. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila.diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. B. pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. barbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia. idiologi negara atau (Staatsidee0. b. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. . Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. norma serta kaidah. serta hukum positif lainnya. wilayah. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. ekonomi. Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. 1996). nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. serta sidang PPKI kemudian di tentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bwersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. Dalam kehidupannya sebagaidasar negara. Sebagai sumber daris segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945. Panitia Sembilan.

Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara.. IX/MPR/1978. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok . Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa. No. kerakyatan serta keadilan. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila. dengan lain perkataan unsure-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri.. Unsur. bahkan harus bersumber kepadanya.... mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap. ketetapan No XX/MPRS/1966. Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah.. cita-cita politik mengenai sifat. yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia.. Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. V/MPR/1973 dan ketetapan No. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial). 2. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ .. bentuk dan tujuan negara. bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan. bagi penyelenggara negara. perikemanusian. kemerdekaan bangsa. perdamaian nasional dan mondial. persatuan. kemanusiaan. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup. Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis). menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”. C. keadilan sosial.unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. XVIII/MPR/1998. Hal ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. Hubungan Pacasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. d.. Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain didunia. setiap lembaga/masyarakat. Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif. Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain. (ketetapan MPR No.. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan.c. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945. e. karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu.

merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi. Dalam kedudukan yang demikianlah. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pnacasila yang disusun dalam pasal-pasal. Hal itialh yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebutr dijelaskan dalam penjelasan otentik Seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasr yang tertulis. dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia. keadilan sosial. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945.maka undang-undang dasar berisi norma-norma.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan.atura-aturanatu ketentuan-ketantuanyang harus dilaksanakandan ditaati. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan. yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang dasar.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar.maka undang-undang dasar adalah mengikat. Jidi pancasila adalah jiwa.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi.ialah bahwa. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. . Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila.hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. Selain dari apayang diuraykan dimuka dan sesuai pula dengan penjelasan undang-undang dasar 1945.dan sebagai hukum.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. hal inilah yang harus kita ketahui.yang terkandung dalam pancasila. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. meskipun tidak tertulis’. UUD bukanlah hukum dasar biasa.pikiran tentang kehidupan bermasyarakat.mengikat perintah.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku.setiap produk hukum misalnya undang-undang. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar. sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilainilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. ini sumber dan landasan UUD 1945. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undangundang negara Indonesia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila.

yaitu Negara sebagai akibat langsung dari manusia dan . diadakan oleh manusia untuk manusia. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. keadilan perdamaian untuk seluruh warganya. kebenaran. Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat nila-nilai yang berasal dari tuhan. Yaitu semangat yang dinamis.anakciremai. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. maka segala sesuatu termasuk manusia adalah merupakan ciptaan tuhan (Notonagoro) Hubungan manusia dengan tuhan. karena Negara adalah lembaga masyarakat dan masyarakat adalah terdiri atas manusia-manusi adapun keberadaan nilai-nilai yang berasal dari tuhan. yaitu nila-nilai agama. menubah dan mencabut. bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan manusia sebagai warganya. kesejahteraan.html Pancasila : Penjelasan sila-sila 1. Kesesuaian itu dalam arti kesesuaian sebab-akibat. untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang hakikatnya berupa nilanilai kebaikan. yang menyangkut segala sesuatu yang berkaitan dengan kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan terkandung dalam nilai-nilai agama. Oleh karena itu. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. Tuhan adalah sebagai sebab yang pertama atau kausa prima. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. kenyal. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. http://www. Maka Negara berkewajiban untuk merealisasikan kebaikan. sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturanaturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat. Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara. sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes. Dalam pengertian ini hubungan antara manusia dengan tuhan juga memiliki hubungan sebab-akibat. Maka menjadi suatu kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan. Sila ketuhana yang maha esa Inti sila ketuhanan yang mahaesa adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan hakikat Tuhan. kebenaran dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan.com/2008/06/makalah-ppkn-tentang-hubungan-pancasila. Maka dapatlah disimpulkan bahwa Negara adalah sebagai akibat dari manusia. Jadi hubungan Negara dengan tuhan memiliki hubungan kesesuaian dalam arti sebab akibat yang tidak langsung. Disis lain Negara adalah suatu lembaga kemanusiaan suatu lembaga kemasyarakatan yang anggotaanggotanya terdiri atas manusia. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. sedangkan hakikat kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan. Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok dalam penyelenggaraan Negara adalah manusia. tidak mudah ketinggalan zaman.

Maka bentuk dan sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis yang hanya menekankan sifat makhluk individu. harmonis dan seimbang. Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. moral Negara dan para penyelenggara Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama. terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk social. 3. Maka konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara. Kesesuaian ini meliputi sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia yang pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. namaun juga bukan Negara klass yang hanya menekankan sifat mahluk social . Hal ini dapat dipahami karena Negara adalah lembaga masyarakat yang terdiri atas manusia-manusia. Maka sudah menjadi suatu keharusan bagi Negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang berasal dari tuhan. atau juga bukan hanya menekankan segi rohani nya saja. dibentuk oleh anusia untuk memanusia dan mempunyai suatu tujuan bersama untuk manusia pula. karena dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan. Hal ini sesuai dengan asal mula bahan pancasila yaitu berupa nilai-nilai agama . bentuk Negara. kekuasaan Negara. tujuan Negara . yang telah ada pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala yang konsekuensinya harus direalisasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara 2. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. Sila persatuan Indonesia Inti sila persatuan Indonesia yaitu hakikat dan sifat Negara dengan hakikat dan sifat-sifat satu. Jadi Negara merupakan suatu .manusia sebagai akibat adanya tuhan. yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam masyarakat secara keseluruhan . namun sifat Negara harus sesuai dengan kedua sifat tersebut yaitu baik kerja jasmani maupun kejiwaan secara serasi dan seimbang. yaitu ini sila ketuhanan yang mahaesa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak dan tidak langsung. maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi. Maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia yang monopluralis . nilai-nilai kebudayaan. Selain itu hakikat dan sifat Negara Indonesia bukan hanya menekan kan segi kerja jasmani belaka.

Dalam hal ini Negara berdasarkan atas hakikat rakyat . waktu dan keadaan. Mempunyai suatu sifatsifat dankeadaan sendiri. wilayah yaitu satu tumpah darah Indonesia. mengandung cita-cita kefilsafatan. Negara dilakukan untuk kepentingan seluruh rakyat . Maka pengertian kesesuaian dengan hakikat rakyat tersebut. baik yang bersifat kebendaan maupun kejiwaan. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Inti sila keempat adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan sifat-sifat dan hakikat rakyat. yang mempunyai bentuk dan susunan sendiri. tidak pada golongan atau individu. Kesatuan dan persatuan Negara. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. Negara berdasarkan atas permusyawaratan dan kerjasama dan berdasarkan atas kekuasaan rakyat. rakyat dan lain sebagainya harus sesuai dengan hakikat satu serta konsekuensinya harus senantiasa merealisakan kesatuan dan persatuan. Hal itu antara lain meliputi rakyat yang senantiasa merupakan suatu kesatuan bangsa Indonesia. Oleh karena itu dalamn realisasi penyelenggaraan negaranya. pemerintah yaitu satu pemerintahan Indonesia yang tidak bergantung pada Negara lain.kesatuan yang utuh . semua buat satu. juga menentukan sifat dan keadaan Negara. Dalam pelaksanaannya realisasi persatuan dan kesatuan ini bukan hanya sekedarberkaitan dengan hal persatuannya namun juga senantiasa bersifat dinamis yaitu harus sebagaimana telah dipahami bahwa Negara pada hakekatnya berkembang secara dinamis sejalan dengan perkembangan zaman. satu bahasa yaitu bahasa nasional indoneisa. atau dengan lain perkataan kebahagian seluruh rakyat dijamain oleh Negara. penguasa Negara. maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakekat rakyat.satu nasib dalam sejarah. Dalam kaitannya dengan sila keempat ini. tertib hukum. baik bentuk Negara. lembaga Negara. 4. Maka dalam penyelenggaraan Negara bukanlah terletak pada suatu orang dan semua golongan satu buat semua. maka bentuk dan sifat-sifat Negara mengandung pengertian suatu cita-cita kefilsafatan yang demokrasi yang didalam pelaksanaannya meliputi demokrasi politik dan demokrasi politik dan demokrasi si=osial ekonomi. Kesuaian Negara dengan hakikat satu tersebut meliputi semua unsur-unsur kenegaraan baik yang bersifat jasmaniah maupun rohania. Dalam praktek pelaksanaannya pengertian kerakyatan bukan hanya sekedar berkaitan dengan pengertian rakyata secara kongkrit saja namun mengandung suatu asas kerokhanian . yang merupakan suatu keseluruhan penjumlahan semua warga Negara yaitu Negara Indonesia. satu jiwa atau satu asas kerokhanian pancasila. yaitu untuk keperluan seluruh rakyat . Jadi Negara Indonesia ini merupakan suatu kesatuan yang mutlak tidak terbagi-bagi . . membuat Negara dan bangsa indoneisa mempunyai keberadaan sendiri di antara Negara-negara lain di dunia ini Dalam kaitannya dengan sila persatuan Indonesia ini segala aspek penyelenggaraan Negara secara mutlak harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat satu. Negara pada hakikatnya didukung oleh rakyat oleh rakyat itu dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan. merupakan suatu Negara yang mempunyai eksistensi sendiri. bangsa dan wilayah Indonesia tersebut.

yaitu hubungan keadilan antara warga Negara terhadap Negara. Selanjutnya hakikat adil sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua ini terjelma dalam sila kelima. Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Inti sila kelima yaitu “keadilan” yang mengandung makna sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat adil. yaitu pemenuhan hak dan wajib pada kodrat manusia hakikat keadilan ini berkaitan dengan hidup manusia . dalam keseimbangan dinamis yang selalu sesuai dengan situasi. Dalam pelaksanaannya demokrasi monodualis ini juga bersifat kekeluargaan yaitu prinsip hidup bersama yang bersifat kekeluargaan. Jadi dalam pengertian keadilan legal ini negaralah yang wajib memenuhi keadilan terhadap negaranya. yaitu hubungan keadilan antara Negara dengan warganya. yaitu sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk social. Oleh karena itu kesesuaian Negara dengan hakikat rakyat ini berkaitan dengan sifat Negara kita. 5. yang berarti demokrasi yang sesuai dengan sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social dalam suatu kesatuan dwitunggal. yaitu keadilan antara warga Negara yang satu dengan yang lainnya. 2. Realisasi keadilan dalam praktek kenegaraan secara kongkrit keadilan social ini mengandung cita-cita kefilsafatan yang bersumber pada sifat kodrat manusia monodualis . Selain itu secara kejiwaan cita-cita keadilan tersebut juga meliputi seluruh unsur manusia. Hal ini menyangkut realisasi keadilan dalam kaitannya dengan Negara Indonesia sendiri (dalam lingkup nasional) maupun dalam hubungan Negara Indonesia dengan Negara lain (lingkup internasional) Dalam lingkup nasional realisasi keadilan diwujudkan dalam tiga segi (keadilan segitiga) yaitu: 1. yaitu Negara demokrasi monodualis. 3. Negara wajib memenuhi keadilan terhadap warganya yaitu wajib membagi-bagikan terhadap warganya apa yang telah menjadi haknya. Keadilan ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam pengertian sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. semua itu dalam realisasi hubungan kemanusiaan selengkapnya yaitu . yaitu hubungan keadilan antara manusia satu dengan lainnya. kondisi dan keadaan zaman. Keadilan bertaat (legal). dan dalam hubungan hidup manusia dengan dirinya sendiri (notonegoro). baik dari dirinya sendiri-sendiri maupun dari orang lain. Keadilan komulatif. jadi juga bersifat monopluralis . Keadilan distributive. dalam hubungan hidup manusia dengan tuhannya. atau dengan perkataan lain hubungan keadilan antara warga Negara.Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok Negara adalah manusia yang bersifat monodualis sedangkan rakyat pada hakikatnya terdiri atas manusia-manusai. yaitu memberikan kepada siapapun juga apa yang telah menjadi haknya oleh karena itu inti sila keadilan social adalah memenuhi hakikat adil. sudah menjadi bawaan hakikatnya hakikat mutlak manusia untuk memenuhi kepentingan hidupnya baik yang ketubuhan maupun yang kejiwaan.

hubungan manusia dengan manusia lainnya dan hubungan manusia dengan Tuhannya. setidak-tidaknya mengerti atas terjadinya penyimpangan-penyimpangan.hubungan manusia dengan dirinya sendiri. untuk setia kepada suara-batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45. baik dari luar maupun dari dalam. serta kepribadian bangsa Indonesia. Demikian pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. tidak memahami. tidak mempunyai tujuan selain daripada mengusir kekuasaan asing dari bumi “Ibu Pertiwi”. akan tetapi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan untuk menciptakan keadaan yang memberi kemungkinan bagi bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita hidupnya berdasarkan prinsip-prinsip yang hidup di dalam kalbu. baik terbuka maupun terselubung. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari. ironisnya. kesadaran serta penghayatan bangsa Indonesia atas cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya dengan cara mengaburkan. Memahami makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. baik yang bersifat fundamental. serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan turunan (derivasi) serta penjabaran dari Pembukaan UUD 1945. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan bukan sekedar untuk merdeka. meskipun dalam tulisan ini hanya akan membahas pokok-pokoknya. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. karena di dalam alam kemerdekaan itulah kita akan dapat berjuang mencapai tujuan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah kita letakkan.com/2010/07/30/pancasila-penjelasan-sila-sila/ Memahami Makna Pembukaan UUD’ 45 Memahami Makna Pembukaan UUD ’45 Bung Karno : Declaration of Independence kita. membelokkan serta merusak makna Deklarasi Kemerdekaan. Setiap perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur selalu akan dihadapkan kepada berbagai tantangan. dasar-dasar kebangsaan dan kenegaraan. Ketika hantaman secara fisik tidak mampu merontokkan perjuangan bangsa Indonesia. antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. konseptual maupun operasional. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. tidak mempunyai “raison d’etre”. tidak mempunyai pedoman. tidak mempunyai arah. Dengan memahami makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. untuk melaksanakan ke Negaraan kita. Oleh karena itu. mereka berusaha membunuh pemahaman. kelompok maupun golongan). Tanpa mempunyai Dasar Penghidupan Nasional. tidak mengetahui atau tidak . memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. pedoman. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. (DBR II – 442) Pendahuluan Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan. Dalam Deklarasi Kemerdekaan itulah kita akan dapat menemukan “raison d’etre” (alasan keberadaan/ eksistensi) bangsa Indonesia. http://kuliahade. ………………“Proklamasi” tanpa “Declaration” berarti bahwa kemerdekaan kita tidak mempunyai falsafah. kita akan dapat menentukan arah yang benar serta mencegah. Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan usaha kita dengan sungguh-sungguh untuk dapat memahami makna Deklarasi Kemerdekaan. Dari kutipan di atas jelas dapat kita ketahui bahwa di dalam Deklarasi Kemerdekaan yang tertuang sebagai Pembukaan UUD 1945 kita akan dapat menemukan falsafah. Berbagai tantangan telah datang menghantam. Dengan demikian seluruh arah dan tujuan. Bung Karno menyebut kemerdekaan sebagai “jembatan emas” untuk mencapai cita-cita nasional Indonesia.wordpress.

Namun diharapkan setidaktidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. yang terdiri dari dua hal : pertama : kemerdekaan adalah hak segala bangsa. untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Persatuan Indonesia. merupakan kewajiban kita untuk mencermati.. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Atas dasar asas tersebut. bukan pula jingo nasionalism. Kemanusiaan yang adil dan beradab. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. serta bentuk. . Atas dasar kesadaran itu. Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan “Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia”. bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut. perdamaian abadi dan keadilan sosial. mencerdaskan kehidupan bangsa. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. perdamaian abadi dan keadilan sosial. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Untuk dapat mencermati. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. visi. Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. serta sebab yang lain lagi. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. untuk menegakkan kembali jiwa. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. yaitu hak untuk merdeka. kedua : penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi.memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata). Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua! Oleh karena itu. bersatu. adil dan makmur. meskipun kita juga memahami. berdaulat. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

berdaulat. bersatu. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong. Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain. kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. kedua. kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. yaitu : negara yang merdeka. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut “Trisakti”. Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. yaitu : • berdaulat di bidang politik. baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme).Berdasarkan prinsip tersebut. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia.E. Negara yang merdeka. Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama. memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. dan • berkepribadian di bidang kebudayaan. Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat. maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua. Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Tidak bisa tidak. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. . maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan.M. disusunlah Undang-Undang Dasar. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia. • berdikari di bidang ekonomi. menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius. hanya dapat terlaksana. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : ke dalam : pertama. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. adil dan makmur. Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara.

baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. masyarakat yang bebas dari rasa takut. yaitu Pancasila. akan memiliki national dignity. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu.ke luar : ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. emosional. bukan hanya kesejahteraan orang per orang. melainkan juga sebagai mahluk sosial. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). . yang berarti bahwa dalam keseluruhan penyelenggaraan negara ini harus merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. perdamaian abadi dan keadilan sosial. misi. bukan sekedar kesejahteraan material. dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. kesejahteraan material dan spiritual. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara berbentuk Republik yang berkedaulatan rakyat. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. melainkan juga peradaban manusia. makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Dunia Baru yang adil dan beradab. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. Dengan merunut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. Masyarakat adil. serta dasar negara. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia. Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. Demokrasi Indonesia Disamping hal-hal yang berkenaan dengan asas. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. visi. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. masyarakat yang bergotong-royong. Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation). Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme).

budayawan dan sebagainya. untuk membentuk MPR yang dapat menyerap aspirasi rakyat secara keseluruhan perlu dilengkapi dengan Utusan Daerah dan Utusan Golongan (fungsional). kedaulatan rakyat itu dijelmakan menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. pertahanan dan keamanan. moralitas sampai pola berkonsumsi. Substansi tersebut diwujudkan ke dalam sebuah sistem yang merupakan alat bagi rakyat dalam menciptakan kesejahteraannya. TNI/Polri. misalnya yang menyangkut produksi. dengan demikian setiap pimpinan mempunyai kewajiban untuk mengemban aspirasi rakyat yang diwakilinya. Untuk membentuk MPR. yaitu tegaknya keberdayaan dan kedaulatan rakyat. pendidikan. rohaniwan. dan sebagainya. Pengingkaran Setelah kita telusuri isi dan jiwa Pembukaan UUD 1945. serta fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. Wakil-wakil partai politik ini akan terhimpun dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang seluruh anggotanya juga akan menjadi anggota MPR. Oleh karena itu agar aspirasi politik yang bersifat umum itu dapat diimplementasikan dengan baik. Maka diperlukan wakilwakil yang akan membawakan aspirasi kewilayahan yang meliputi aspek sosial dan budaya. tani. mulai dari cara berpikir. kerohanian. Rakyat harus menjadi subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. disusunlah infrastruktur yang terdiri dari partai-partai politik. Dengan adanya Lembaga Tertinggi Negara yang terdiri dari sejumlah orang yang kewenangannya dibatasi oleh UUD tersebut. Penegasan tersebut memberikan arah bahwa dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu bertumpu pada kedaulatan rakyat. Dalam sistem ini. apabila dilaksanakan dengan benar. juga bukan minoritas) antara lain buruh.waratan/perwakilan”. pemuda. Dalam fungsi tersebut rakyat mempunyai dua peran aktif. pembangunan konglomerasi. kepemudaan. yaitu : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya. pembangunan kekuasaan otoriter dan represif. Dalam struktur kenegaraan. maka disamping ada wakil-wakil yang berasal dari partai politik. Benih pengingkaran yang tertebar dalam berbagai penyimpangan tersebut mendapat lahan subur pada dataran yang dibangun Orde Baru. yaitu: · melakukan interaksi untuk melahirkan pimpinan yang berfungsi mewakili komunitasnya. demokrasi tidak hanya diartikan sebagai sebuah prosedur dan juga bukan tujuan. Penyimpangan itu bersifat menyeluruh. cendekiawan. Unsur-unsur yang termasuk Golongan Fungsional (bukan profesional. Namun disadari bahwa partai-partai politik tidak akan mampu menyerap seluruh aspirasi rakyat. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru adalah salah satu bentuk pengingkaran yang masih segar hidup dalam ingatan kita. Dan dalam hubungan ini pulalah pemerintah diwajibkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Rakyat benar-benar ditempatkan sebagai subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. yang dilaksanakan melalui penipuan sejarah. Melalui permusyawaratan rakyat itulah demokrasi Indonesia diselenggarakan. pendistorsian Pancasila. Berdasarkan pemikiran tersebut.Penggunaan istilah kedaulatan rakyat di sini merupakan penegasan tentang pengertian demokrasi yang sering dimaknakan sekedar sebagai kebebasan individu. Demokrasi adalah sebuah substansi. distribusi. harus ada orientasi kewilayahan dan juga terhadap fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. sampai dengan . · menyalurkan aspirasi melalui wakil(2) yang telah dilahirkannya. Yang dimaksud dengan fungsi-fungsi kehidupan sosial adalah kebutuhan/ kepentingan permanen masyarakat. Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat. Dengan semboyan “melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen” Orde Baru telah melakukan penyimpangan yang menyesatkan. dijamin tidak akan lahir kekuasaan otoriter. nelayan. sehingga dapat menegakkan kedaulatannya. Pancasila telah memberikan rumusan yang jelas. pengembangan pola berpikir pragmatisme dan pola hidup hedonistik. akan dapat dengan jelas kita lihat terjadinya penyimpangan-penyimpangan sejak awal Proklamasi Kemerdekaan hingga dewasa ini. Oleh karenanya rakyat harus memiliki keberdayaan yang penuh.

di tengah keadaan bangsa Indonesia masih terbenam dalam keterpurukan sebagai akibat dari kebijakan Orba dan penerusnya. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : . seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia. maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. tetapi berbeda dalam substansinya. para floating elite yang lahir sebagai kelanjutan dari dilaksanakannya floating mass. Selama lebih dari tiga puluh tahun bangsa Indonesia telah mengalami character assassination (pembunuhan watak – penghancuran karakter). yaitu: • mencapai Kemerdekaan Penuh. yang ujungnya adalah deideologisasi. maka bangsa Indonesia akan kehilangan dokumen historis karya besar founding fathers. Dengan telah hadirnya UUD baru sebagai akibat dari dirombaknya batang tubuh dan dihilangkannya Penjelasan UUD 1945. yang isi dan jiwanya mengingkari UUD 1945 yang asli beserta Pembukaannya. telah mengobok-obok UUD 1945. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Berbeda dengan Amerika Serikat yang melakukan amandemen melalui addendum dengan tetap mempertahan-kan UUDnya yang asli. sedangkan terhadap mahasiswa dilaksanakan melalui NKK/BKK. maka akan ada dua UUD 1945. Di samping banyaknya pasal rancu (saling bertentangan.penyerahan kedaulatan nasional kepada kapitalisme internasional. artinya bangsa Indonesia. Oleh karenanya sudah sepantasnya kalau UUD baru tersebut disebut sebagai UUD 1945 palsu. pengembangan semangat federalisme/liberalisme/ individualisme. yang satu adalah UUD 1945 yang asli. agar pemahaman kita benar-benar utuh. PENUTUP Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. tetapi secara licik tetap mempertahankan nama UUD 1945 dan Pembukaannya. Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. Singkatnya mereka telah melahirkan UUD baru yang mengingkari jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945. Namun kalau keduanya diakui sebagai realitas yang ada. ada dua UUD yang memiliki nama dan Pembukaan yang sama. sebagai upaya untuk menyelimuti pengingkarannya. tidak konsisten maupun tidak berkualifikasi UUD). Namun diyakini bahwa Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila akan tetap hidup dalam kalbu rakyat serta semua yang tetap setia kepada cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). perombakan yang mereka lakukan telah melahirkan pembusukan kelembagaan. Langkah tersebut merupakan tahap awal untuk menggantinya dengan UUD baru! Sebagai akibatnya. Dewasa ini. Dia akan bergelora kembali. sama halnya Pancasila tinggal sebagai sebuah nama ketika didistorsi melalui P4. jujur dan sungguh-sungguh. dan dengan demikian mereka telah menghianati cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. dewasa ini sisa-sisa Orba bersama para petualang (oportunis) dan profiteur (orang yang hanya mencari keuntungan) telah merombak pasalpasal UUD 1945 dan menghapus penjelasannya dengan dalih melakukan pemurnian demokrasi melalui amandemen. Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. Disamping itu. Bung Karno. Pada saatnya kelak rakyat dan generasi yang akan datang akan bertanya. Kalau Orde Baru telah mendistorsi Pancasila melalui P4. dan setiap bentuk pengingkaran akan sirna diterjang perjuangan luhur. Kesadaran politik rakyat dihancurkan melalui floating mass. dan pendistorsian terhadap demokrasi. sisa-sisa Orba bersama petualang dan profiteur itu telah merombak pasal-pasal UUD 1945 secara substantif dan menghapus penjelasannya. yang manakah UUD 1945 yang sesungguhnya? Apabila jawabnya adalah hasil perombakan yang dilakukan oleh para elite politik yang berkonspirasi di MPR. sedang yang lainnya adalah UUD 1945 hasil rekayasa para petualang politik di MPR. maka Pembukaan UUD 1945 tinggal menjadi simbol.

Bung Karno. http://solindo. bersatu.wordpress. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokokpokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945.com/2008/01/09/17/ Apa hubungan pancasila dengan uud 1945? Bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. · berkepribadian di bidang kebudayaan. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.dan untuk memajukan kesejahteraan umum.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan. adil dan makmur. yang merdeka. http://id.com/question/index?qid=20091103171743AAJ0wa1 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA. semakin terasa betapa luhurnya cita-cita bangsa Indonesia. berdaulat. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia. • melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati. karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. hal inilah yang harus kita ketahui. cita-cita untuk membangun peradaban bangsa dan umat manusia. kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI. · berdikari di bidang ekonomi.answers. Dengan mencermati semakin dalam makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa. untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. dan oleh sebab itu. PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. • untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban . Kemudian daripada itu. Pancasila adalah landasan filosofis yang merupakan dasar dan acuan perjuangan.yahoo. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia.· berdaulat di bidang politik. mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagi kita. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. untuk melaksanakan kenegaraan kita. Bagi kita. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan besertasatu dasar kemerdekaan. kita punya tujuan hidup. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Bagi kita. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. kita punya rahasia hidup. satu Darstellung kita punya deepest inner self. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. Lain bangsa. Persatuan Indonesia. Bagi kita. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. hanya mempunyai proclamation of independence saja. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. hanya mempunyai declaration of independence saja. 3. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Keduanya adalah satu. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: . maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia. untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Lain bangsa lagi. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. 4. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan. yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa.dunia yang berdasarkan kemerdekaan. satu Darstellung kita punya deepest inner self. Dari penuturannya di atas. Bagi kita. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Bagi kita. kita punya falsafah hidup. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. perdamaian abadi dan keadilan sosial. 2.

kedua. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran.1.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Dengan demikian. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. 3. daerah negara. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. 2. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. yaitu masalah bentuk negara. B. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. dan ketiga. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) . Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. 2. badan perwakilan rakyat. Oleh karena itu. dan badan penasehat[4]. [3] Dari Penjelasan UUD 1945. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. semakin jelas didasarkan pada: 1. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. 2. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. DAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. tetap. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945. [8]Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan . 2. Hubungan Secara Formal. Hubungan Secara Material. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI.pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. yaitu: 1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi. 3. [6] C. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). dan 5. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45. 2. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. meliputi hubungan secara formal dan secara material. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. b. 4. UUD 1945. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. 1998). ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. [7] a. bahkan sebagai sumbernya.

Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. seperti misalnya ketetapan MPR. undang-undang. Bab I sampai dengan Bab XVI. Dalam ilmu politik. Lembaga Masyarakat. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan. juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi). Disamping hukum dasar tertulis. Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. pasal 1 sampai dengan pasal 37. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Fungsi.com/2010/01/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi. berdaulat. bersatu. sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. http://radityaraisya.html UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 1. masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. . Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. dan 72 pasal. Kedudukan. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka. dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya.blogspot. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum.lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya. di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis. Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian. tujuan negara. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus). Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. berdaulat. Setelah amandemen IV. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. Lembaga Negara. Pasal 1 sampai dengan Pasal 37. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. pandangan hidup. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. setiap Warga Negara Indonesia. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. UUD 1945 terdiri dari 20 Bab. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab. adil dan makmur. bersatu.

FUNGSI. terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945.1. menentukan sendiri hidup dan masa depannya. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !. Memang itulah sebenarnya yang dimaksud dengan UUD 1945.1. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh.UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan. Pembukaan terdiri atas 4 Alinea. DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2. dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945. suatu penerbitan resmi Pemerintah RI. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946. dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37). PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN. MODUL UUD 1945 5 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2.7 tanggal 15 Februari 1946. yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN . dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia. Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945. Baiklah mari kita bahas bersama-sama. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam “Berita Republik Indonesia” Tahun II No. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. Sebagai warga negara Republik Indonesia. dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). KEDUDUKAN.1 Uraian 2. dan masa-masa perjuangan untuk merdeka. Bab IV tentang DPA dihapus. suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia.

lembaga masyarakat. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang. yaitu hukum dasar yang tertulis. ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi.3. 2.Dirancang oleh BPUPKI . dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945. yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. 2. dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi. Demikian juga halnya dengan UUD 1945.Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No.2.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah “Penjelasan” telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka. apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945 dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut. Pasal 37 (72 Pasal). dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. Sebagai hukum dasar. bahwa UUD 1945 bukanlah hukum . UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol. dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia. melainkan hukum dasar. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi. 10 Tahun 2004). dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No. sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu. UUD 1945 berisi norma-norma. Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah. dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah.1.d. Dalam kedudukan yang demikian itu.1.d. Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s. peraturan pemerintah. ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : . peraturan presiden.Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s. lembaga-lembaga negara. MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar. Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa.Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 . Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis. Dalam hubungan ini. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi.

3. Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar. bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus. peraturan pemerintah. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. . XX/MPRS/1966. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis – yaitu yang biasa dikenal dengan nama ‘Konvensi’. melainkan hukum dasar. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Sebagai hukum dasar. Peraturan Presiden 5. dan terakhir diatur dengan Undang-undang No. Peraturan Pemerintah 4. 2. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. atau peraturan presiden. yaitu hukum dasar yang tertulis. dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. III/MPR/2000. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. dan lain-lainnya. Produk-produk hukum seperti undang-undang. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian.biasa. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3.

yaitu Konvensi) 1.1.MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. 2. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. b. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. PP. Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU. b. Sebagai pelengkap/pengisi kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati. Sebagai hukum dasar: a.4. setiap WNRI dan penduduk di RI. maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi . Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. Sebagai (norma) hukum: a. 2. 2. Perpres. setiap Lembaga Negara/Masyarakat. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia. Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah.

Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. Hatta. setelah melalui perdebatan dan perubahan. Dalam tiga hari yang menentukan. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al Rasid. 2002). Soekarno. Mr. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. Abdul Kahar Moezakir. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia. Mr. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). Soekarno. yang disebut Panitia Delapan. Menurut rencana. Muh. Muh. 15. ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. Soeroso. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara. Yamin. yaitu 69 orang. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. yaitu pada tanggal 14. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). Soepomo. kedua. Wachid Hasyim. Hatta. Maramis. KH. Abikusno Tjokrosujoso. Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front. yang oleh Mr. dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk MODUL UUD 1945 11 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945. Ir. Moh.P. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. Janji Jenderal Mc Arthur “I shall return” ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. A. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . dan Mr. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. A.Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. H. Moh. Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama. Agus Salim. timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan. sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI). A. terdiri dari Drs. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. Pada akhir sidang pertama. Subardjo.

Rancangan Pasal-pasal UUD 1945. pukul 10. MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. yaitu rumah kediaman Bung Karno. Moh. namun ia merupakan hukum dasar tertulis.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. pada hari Jum’at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. 3. dan Teuku M. yaitu K. Mr. Moh. Kasman Singodimedjo. Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. Rancangan Pembukaan UUD 1945. Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara.00 WIB. UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004. Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia . Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka.H. Hatta bersama 4 anggota PPKI. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. 1 Jakarta. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Wachid Hasyim. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. 2. Setelah dilakukan amandemen. yang berfungsi sebagai alat kontrol. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan. Hasan. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. Ki Bagus Hadikusumo. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. Sebagai hukum dasar tertulis. tanggal 16 Agustus 1945. dapat diselesaikan oleh Drs. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Ke-Tuhanan.cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. maka naskah Penjelasan dihapus. Pada hari Kamis pagi.

Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR.P. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. 2. Peraturan Presiden. setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2.3 Latihan 1. Indonesia memerlukan UUD. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3. maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia. Hatta sebagai Wakil Ketua. Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. Soekarno dan Drs. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Soeroso. berikut dasar negara. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. Moch. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. bagaimana penyelesaiannya? 3. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. PP. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.Timur Raya. maka dibentuklah BPUPKI. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU. Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. Rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. 2.

adil. alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. dan fasisme.1 Uraian 3. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Selain daripada itu. bersatu. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). dan makmur). serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). berdaulat. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. Ini berarti setiap hal atau . dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.3. penyusunan UUD 1945. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Selain mengungkapkan dalil obyektif. sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. kolonialisme. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. dasar. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu.1.1.

tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. berdaulat. untuk menyatakan kemerdekaannya. berdaulat. dan keadilan sosial. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya. adil. perdamaian abadi. Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. ialah Negara Indonesia yang merdeka. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. berdaulat. Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. bersatu. Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. bersatu. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. adil. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan makmur” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini.sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. 3. adil dan makmur. dan makmur. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu . bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. bersatu.

melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa.2. negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. kemanusiaan yang adil dan beradab. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan keadilan sosial. Jadi negara . Dengan rumusan yang panjang dan padat ini... untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.1. 2.. persatuan Indonesia. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. mencerdaskan kebidupan bangsa.. memajukan kesejahteraan umum. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ". Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. Persatuan Indonesia.dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa.. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila. perdamaian abadi. 3. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. 3. "Negara . begitu bunyinya . dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. perdamaian abadi. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. Pokok pikiran pertama. Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam . POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka. yaitu : 1. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia.. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

3. Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. 3. Sebagaimana diuraikan di muka. Oleh karena itu. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Dengan pengertian yang lazim.3. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur". Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. penyelenggara negara. Pokok pikiran keempat. dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia". yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.1. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat. karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Negara. Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan. Pokok pikiran kedua. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Pokok pikiran ketiga. 2. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Pancasila. negara. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. mengatasi segala paham perseorangan. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara . "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". 4. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan.mengatasi segala paham golongan. dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan.

juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi. Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Keadilan Sosial. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. Jelaskan apa yang menjadi “core bussiness” dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. Selain memiliki makna. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! MODUL UUD 1945 22 .2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. 3. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2. pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dipahami. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia. yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui.3 Latihan 1. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu. 3.

negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan. untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ………”. Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. kelembagaan negara. yang antara lain meliputi: bentuk negara. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. 4. Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. pokok pikiran adanya negara persatuan.1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. dan pemerintah daerah. sistem kabinet yang dianut. Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal).PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4.1. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan). Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res . Filipina yang berbentuk republik. dan lain-lainnya.1. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945. sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia. juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu. yang berbentuk Republik” Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk “Republik”. kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know). sistem pemerintahan negara. pemilihan umum. misalnya kepala negara. Dalam kegiatan belajar 3 ini. dan lain sebagainya. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa. sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. sistem pemerintahan.

. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja. 4. SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 – 2002. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)). Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. 2. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali.2. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). 6. Bepeka. dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa. Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia. atau perbuatan tercela. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)). Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat). lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. korupsi. DPD. MK. 4.publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden. sedangkan DPA telah dihapus. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). KELEMBAGAAN NEGARA Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. Presiden. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus). dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. 3. MA. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun.1.3. penyuapan. yang dapat diuraikan . DPR.1. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia. wewenang. mengadili. hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7). 5. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden. Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara. tidak lagi di tangan MPR. tindak pidana berat lainnya. maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. dan hak masing-masing.

2. d. 2. Sebagai Lembaga Negara. e. dalam Sidang Paripurna MPR. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. b. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut. Membela diri. sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. h. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. c. f. b. Memilih dan dipilih. MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. e. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat.sebagai berikut: 1. Kedudukan: . dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. Imunitas. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. d. Protokoler. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. berhenti. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. Keuangan dan administrastif. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. f. diberhentikan. Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. g.

d. b. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat. c. Angkatan Laut. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. c. e. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. 5. serta menerima penempatan duta negara lain. 4.Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. diberhentikan. Dengan persetujuan DPR. memberi amnesti dan abolisi. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. f. Jika mangkat. Menyatakan keadaan bahaya. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. 2. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. memberi grasi. d. berhenti. b. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. berhenti. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. i. 7. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Menteri Dalam Negeri. Jika mangkat. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. e. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. 6. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Memberi gelaran. dan rehabilitasi. . diberhentikan. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. dan Angkatan Udara. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. menyatakan perang. mengangkat duta dan konsul. g.

b.3. pendidikan. pajak. d. e. dan agama. pelaksanaan APBN. Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. pembentukan. dan penggabungan daerah. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. dan memberikan pertimbangan . l. n. f. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. serta kebijakan pemerintah. c. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. menerima penempatan duta negara lain. APBN. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. h. m. 5. 4. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. 2. k. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. Susunannya diatur dalam undang-undang. i. 3. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. j. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. g. Anggaran c. pendidikan. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. pemekaran. Sebagai Lembaga Negara. Legislasi b. 6. dan agama. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1.

Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. 5). Undang-undang mengenai pembentukan. MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. 2). Undang-undang mengenai pajak. sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. Interpelasi b. d. 4). c. hubungan pusat dan daerah. DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. 2. Mengajukan pertanyaan. Menyampaikan usul dan pendapat. Undang-undang mengenai otonomi daerah. b. Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. APBN e. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU . Imunitas 4. Hak DPR mempunyai hak: a. o. dan penggabungan daerah. pendidikan. Mengajukan usul RUU. 3. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya. Angket c. Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). 5. dan penggabungan daerah. c. serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. membuat perdamaian. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. dan perjanjian dengan negara lain. 3). pembentukan dan pemekaran. d. b. pemekaran.dalam pemberian amnesti dan abolisi. yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang. dan agama. 6). Tugas dan Wewenang: a.

Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. 2. Susunan. Tugas dan Wewenang: a. 3. c. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. 2. dan Mahkamah . serta perilaku hakim. f. Kedudukan: 1. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. 2. 5. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. 3. Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang.yang berkaitan dengan pajak. Susunan. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Tugas dan wewenang: 1. kedudukan. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya. 3. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. 5. Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. kedudukan. d. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. Komisi Yudisial Kedudukan: 1. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. 7. keanggotaan. 2. Bersifat mandiri. 6. b. keluhuran martabat. DPR tiga orang. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. pendidikan. dan agama.

Sebagai pelaksana fungsi auditif. b. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b. bebas. 6. jujur. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. rekomendasi. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. 2. judikatif. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota. penyuapan. PEMILIHAN UMUM 1.1. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. 5. dan DPD. 4.Agung tiga orang. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya.5. korupsi. DPRD. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap. PEMERINTAH DAERAH 1. 5. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Presiden dan Wakil Presiden. . 4. rahasia. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Memutus pembubaran partai politik d. DPD. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR. c.1. tindak pidana berat lainnya. atau perbuatan tercela. umum. paling lama sembilan puluh hari. 2. dan adil setiap lima tahun sekali. operatif. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. e. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara.4. 3. 4. 4. 3. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. dan mandiri. 4. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang. 8. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR. dan diresmikan oleh Presiden. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. Tugas dan wewenang: a. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya. daerah kabupaten. DPR. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. Gubernur. dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya dipegang oleh seorang Perdana Menteri. Pemerintahan daerah provinsi. 7. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. 8. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. dan DPD. misalnya. Melalui amandemen UUD 1945. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. MK. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. 5. seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. DPD. dan rahasia. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. bebas. 4. umum. BPK. MA. Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. Bupati. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. Bupati. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. Pemerintahan daerah provinsi. yang diatur dengan undangundang. termasuk dalam bidang pemerintahan. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. 3. 9. Kabupaten. DPRD. 4. dan kota dipilih secara demokratis. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. Demikian halnya dengan Indonesia. dan Kota. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala . sedangkan DPA dihapuskan. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur. kabupaten.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya – Gubernur. MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. langsung. Presiden. daerah kabupaten.2. Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. 6.

DPA) belum dapat dibentuk.1 Uraian 5. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949. 4. DPR. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan.1. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2. jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer.daerah (pilkada) yang demokratis. Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5.1. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Karena lembaga-lembaga negara (MPR. Kedaulatan adalah di tangan rakyat. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai . konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950). UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu.3 Latihan 1. Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949.

kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan.berikut: 1. 2. Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. DPR. X tanggal 16 Oktober 1945. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945. 5. Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945. kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara. oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). b. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer. segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional".2. Sejak tanggal 14 Nopember 1945. Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). 3. yang kemudian disetujui oleh Presiden. DPA dibentuk menurut UUD ini. yaitu : a.1. tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri. Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a. KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia. sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali . Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No.

berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS.1. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan . kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. misalnya negara bagian Sumatera Timur. 5. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan.Indonesia yang sudah merdeka. 2. UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. c. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). b. 1. kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta. Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. b. 3. Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. sejak tanggal 27 Desember 1949. negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya.3. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. c. dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. d. Presiden sekedar “Konstitusional” belaka. rancangan Konstitusi RIS disetujui semua pihak. Dengan po1itik “Devide et Impera” dari pihak kolonial Belanda. tetapi hanya sebagai kepala negara. d. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. Terbentuknya Konstitusi RIS a. Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan.

Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. c. Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. 3. b. 4. . Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesi a (Jogjakarta ).a. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. 2. UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. c. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. b. c. d. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan.

Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 a. d. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: . telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR.MPRS mengangkat Presiden seumur hidup. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi. dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR.Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959.Bubarkan PKI.Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang. yaitu: 1. 4. politik.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . . Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. . dan hukum. sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. 5.1. .Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara. 2.1998 dikenal dengan masa Orde Baru.Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c. Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru. MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. b. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru.Hak Budget DPR tidak berjalan.4. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode. Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. Kurun waktu 1966 . UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia. . 2. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah. . . Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah. 1. rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: .

I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. b. b). c). c.sebelum 21 Mei 1998: a. Disatu pihak. TAP MPR No. Soekarno. IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. Pada tanggal 21 Mei 1998. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. Dikeluarkannya TAP MPR No. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir.21 Mei 1998 1). Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945. selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. terlepas dari kekuasaan pemerintah. artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. 3). Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka.I/MPR/1983. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober . MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Dike1uarkannya TAP MPR No. Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. XLIV/MPRS/1968). yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan. Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan. dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. d. Fungsi. IV/MPR/1983 tentang referendum. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara. tugas. 2).Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . Pemerintahan Orde Baru berakhir. XXXIIl/MPRS/I967). dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971.

e.Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999. . Komisi Yudisial. MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . d.Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD. Dalam amandemen ini. . Untuk melaksanakan fungsinya. hak angket. Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat.Penyempurnaan pasal 23. Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000.MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. anggaran.Adanya Bab baru tentang Pemilu.MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden.MPR tidak lagi menetapkan GBHN.Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR.MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat. dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi. . dan pengawasan). Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: . penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah. Mahkamah Konstitusi. tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat. b. perubahan yang sangat mendasar. Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: .Adanya lembaga baru yaitu: DPD.1999 a. Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. Dalam amandemen ini. .Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya. . DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi. dan hak menyatakan pendapat.Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA. . penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan. tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU.Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. . c. adalah: . . .Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR. . Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara. . perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. bukan lagi Presiden.

2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya. UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS. kebudayaan. Karena . UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara. . Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2. . Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s. Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s.Mengatur kembali tentang pendidikan. dan kesejahteraan sosial.Macam dan harga mata uang. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945.d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5.Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan.d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1.Pengertian wilayah negara. maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya. Secara skematis.Peraturan baru tentang Bank Sentral. . berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS 27 Desember 1949 s. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan.. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. . kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. .Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya.

kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru).cc/2008/11/undang-undang-dasar-1945-sebagai-hukum. sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945. UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. periode III. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. seperti: DPD. Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950.lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk. Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura. UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia menggantikan Konstitusi RIS. sedangkan Penjelasan dihapus. Pada saat berlakunya UUDS 1950. terdapat lembaga-lembaga baru. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal. kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer. maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan. http://www. kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966. dan Komisi Yudisial. yang dibentuk berdasarkan undang-undang. yaitu: periode I. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. sedangkan DPA dihapus.geofacts. periode II.html . dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan. Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode. dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. Mahkamah Konstitusi. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru.co. dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). Disamping itu. periode IV. yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). Dalam amandemen ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful