Hubungan antara Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 tentu sudah sering kamu

dengar. Tahukah kamu pengertian dari UUD 1945 itu sendiri? Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesahkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 hanya terdiri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Kemudian melalui Berita Republik Indonesia tanggal 15 Februari 1946, Penjelasan menjadi bagian dari UUD 1945. Undang-Undang Dasar 1945 sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan atau yang dikenal dengan istilah amandemen. Amandemen UUD 1945 yang mulai dilakukan pada 1999 mengubah Pen jelasan UUD 1945. Pada saat ini UUD 1945, terdiri atas: a. Pembukaan, terdiri atas empat alinea. b. Batang Tubuh, terdiri atas 16 bab, 37 pasal, 3 pasal aturan pera lihan, dan 2 pasal aturan tambahan. Pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea mengan dung makna universal dan lestari. Universal mengandung makna bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di dunia. Adapun lestari mengandung makna mampu menampung dinamika perkembangan zaman. Alinea pertama, Pembukaan UUD 1945 meng andung makna dalil objektif dan dalil subjektif. Dalil objektif yaitu pernyataan pen jajahan di atas dunia harus dihapuskan. Adapun dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Alinea kedua, mengandung cita-cita proklamasi, yaitu menuju rakyat yang merdeka, bersatu, ber daulat, dan dapat mewujudkan mas yarakat adil dan makmur. Alinea ketiga mengandung motivasi religius. Pengakuan dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan hanya hasil perjuangan semata, me lainkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha kuasa. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengan dung dasar negara (Pancasila), tujuan negara, asas politik negara, dan ketentuan tentang UUD. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang mengikat peme rintah, mengikat setiap lembaga negara, lembaga masyarakat, dan mengikat setiap warga negara Indonesia. Batang Tubuh UUD 1945 merupakan rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Batang Tubuh UUD 1945 pada dasarnya memuat dua materi dasar, yaitu sebagai berikut. a. Berisi materi pengaturan tentang bentuk negara dan sistem pemerintahan negara, termasuk di dalamnya pengaturan tentang kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antara lembaga negara yang satu dan yang lainnya. b. Berisi materi mengenai hubungan negara dengan warga negara, serta konsepsi negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan hak asasi manusia. Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, dapat ditarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan hubungan dengan UUD 1945, yakni sebagai berikut. a. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi. Proklamasi ingin mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. b. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya.

c. UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negara. Hal ini tidak mungkin dapat dilaksanakan jika Proklamasi tidak diikrarkan. Sejak 1945 sampai dengan sekarang telah ber langsung empat periode perubahan UUD, yaitu sebagai berikut. a. UUD 1945, mulai berlaku 18 Agustus 1945 sampai dengan 17 Desember 1949. b. UUD RIS 1949, berlaku 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. c. UUDS 1950, berlaku 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. d. UUD 1945, berlaku 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang (sejak tahun 1999 UUD 1945 mengalami beberapa perubahan/amandemen). Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, tentunya harus ber terima kasih kepada para pejuang nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Dengan demikian makna proklamasi dapat kita rasakan sampai saat ini. Bukti rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Sebagai pelajar, rasa terima kasih dapat diwujudkan dalam bentuk belajar dengan giat sehingga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu menjadi warga negara yang baik serta mengangkat harkat dan martabat bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. Juga merupakan wujud rasa terima kasih. http://gurumuda.com/bse/hubungan-antara-proklamasi-kemerdekaan-dan-uud-1945 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA, PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 by anan z.a. A. ANALISIS HUBUNGAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 DENGAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945, kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI, Bung Karno, pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan

yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa, kita punya tujuan hidup, kita punya falsafah hidup, kita punya rahasia hidup, kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Bagi kita, maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence. Lain bangsa, hanya mempunyai proclamation of independence saja. Lain bangsa lagi, hanya mempunyai declaration of independence saja. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. Dari penuturannya di atas, penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Keduanya adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya, satu Darstellung kita punya deepest inner self. 3. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 4. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita, maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia, bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya, mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri, dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945, memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita, untuk melaksanakan kenegaraan kita, untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita, untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: 1. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama, kedua, dan ketiga. 2. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Oleh karena itu, wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

2. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar, rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 3. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat, hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran, yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan; (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya; (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum(rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. [3] Dari Penjelasan UUD 1945, penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya, semakin jelas didasarkan pada: 1. Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI, yaitu masalah bentuk negara, daerah negara, badan perwakilan rakyat, dan badan penasehat[4]. 2. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. Pada Sidang Tahunan MPR 1999, seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945, yaitu: 1. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia; 3. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil); 4. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945; dan 5. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [6] C. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945, UUD 1945, DAN PERUNDANG-UNDANGAN

1. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, meliputi hubungan secara formal dan secara material. [7]

a. Hubungan Secara Formal, bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45; bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45, bahkan sebagai sumbernya; bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap, tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. b. Hubungan Secara Material, yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila, baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45; sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945, penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD, maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat, apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. 2. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. [8] Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah dan lain sebagainya. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945, masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa, dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan, pandangan hidup, tujuan negara, dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila. Dalam ilmu politik, Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. http://sertifikasiprofesi.blogspot.com/2008/05/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi.html

D. Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. mabuk dan main. wadon (berjina). Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur. yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis. tiada boleh diganti ataupun diubah. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila. aturanaturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. konstitusional. yang merupakan kepribadiannya. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. B. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas. Metode Dalam penyusunan makalah ini. Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam masyarakat india yang beragama budha. Mempelajari pancasila yang benar. . maupun secara objektif – ilmiah. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila. istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri. Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalankejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman. C. untuk nama dasar negara kita RI. Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan pancasila. yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma. yaitu dilarang: Mateni (membunuh). sebagai dasar nagara. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan. Maling.MAKALAH PPKN TENTANG HUBUNGAN PANCASILA DAN UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN A. dengan di kenal 5 M. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia.

Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat. dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme. sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. hubungan aspek kemakmuran.BAB II PERMASALAHAN Pancasila. yaitu ada yang bercorak kebangsaan. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi A. yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan UndangUndang Dasar. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. dan aspek kemakmuran. ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. yaitu : a. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut. penulis hanya akan membatasi : 1. BAB III PEMBAHASAN 1. ia senantiasa memerlukan orang lam. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut. urusan agama tidak termasuk urusan negara. dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat. lingkungan masyarakat . yaitu aspek kesejarahan. Hubungan aspek kesejarahan. UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek. secara berturut – turut lingkungan keluarga. negara merdeka dengan dasar sosiolistik. Pergerakan perjuangan yang bercorak sosiollistik. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 2. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental. yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional). Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas. Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945. senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hdup nilai nilai luhur adalah merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. Pengertian Pancasila ditijau dari fungsinya. Pandangan hidup bangsa . seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri. merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa.

Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. baik moral maupun hukum negara. sehingga merupakan suatu sumber nilai. Dalam kehidupannya sebagaidasar negara. Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo. Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. Sebagai sumber daris segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945. Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. B. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundangundangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. b. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya. Panitia Sembilan. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut. 1996). serta sidang PPKI kemudian di tentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bwersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. Sebagai dasar negara. De4ngan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. ekonomi. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. sosial budaya. wilayah. idiologi negara atau (Staatsidee0. hukum. norma serta kaidah. . hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. serta hukum positif lainnya. serta pemerintahan negara. barbangsa dan bernegara. Dengan demikian. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a.

bagi penyelenggara negara.. 2.. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ . bentuk dan tujuan negara. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia.. kerakyatan serta keadilan. menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial). keadilan sosial. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. d. ketetapan No XX/MPRS/1966. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan.. Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain didunia.. perikemanusian. kemerdekaan bangsa. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. bahkan harus bersumber kepadanya. yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis). perdamaian nasional dan mondial. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. cita-cita politik mengenai sifat.. mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif. dengan lain perkataan unsure-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri..c. karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945. No. bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan.unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. (ketetapan MPR No. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Hal ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara. Unsur. C. persatuan. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila. setiap lembaga/masyarakat. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur.. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu. kemanusiaan. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998. XVIII/MPR/1998. e. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa... Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok . Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945. IX/MPR/1978. V/MPR/1973 dan ketetapan No. Hubungan Pacasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup.

dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum.ialah bahwa.setiap produk hukum misalnya undang-undang.yang terkandung dalam pancasila. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebutr dijelaskan dalam penjelasan otentik Seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasr yang tertulis. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi. ini sumber dan landasan UUD 1945. keadilan sosial. sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilainilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945.hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum.dan sebagai hukum.atura-aturanatu ketentuan-ketantuanyang harus dilaksanakandan ditaati. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Jidi pancasila adalah jiwa. Dalam kedudukan yang demikianlah. meskipun tidak tertulis’.merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang dasar. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila. Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu. yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undangundang negara Indonesia.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945. Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara.maka undang-undang dasar berisi norma-norma. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita.pikiran tentang kehidupan bermasyarakat.mengikat perintah.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar.maka undang-undang dasar adalah mengikat.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pnacasila yang disusun dalam pasal-pasal. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum. Selain dari apayang diuraykan dimuka dan sesuai pula dengan penjelasan undang-undang dasar 1945. . dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. UUD bukanlah hukum dasar biasa. hal inilah yang harus kita ketahui. Hal itialh yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945.

Yaitu semangat yang dinamis. http://www.com/2008/06/makalah-ppkn-tentang-hubungan-pancasila. karena Negara adalah lembaga masyarakat dan masyarakat adalah terdiri atas manusia-manusi adapun keberadaan nilai-nilai yang berasal dari tuhan. kebenaran. Maka dapatlah disimpulkan bahwa Negara adalah sebagai akibat dari manusia. Maka Negara berkewajiban untuk merealisasikan kebaikan. yang menyangkut segala sesuatu yang berkaitan dengan kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan terkandung dalam nilai-nilai agama. yaitu nila-nilai agama. Kesesuaian itu dalam arti kesesuaian sebab-akibat. Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat nila-nilai yang berasal dari tuhan. kebenaran dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturanaturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat. bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan manusia sebagai warganya. keadilan perdamaian untuk seluruh warganya.anakciremai. Maka menjadi suatu kewajiban manusia sebagai makhluk tuhan. untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang hakikatnya berupa nilanilai kebaikan. kesejahteraan. Jadi hubungan Negara dengan tuhan memiliki hubungan kesesuaian dalam arti sebab akibat yang tidak langsung. Sila ketuhana yang maha esa Inti sila ketuhanan yang mahaesa adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan hakikat Tuhan. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes.html Pancasila : Penjelasan sila-sila 1. yaitu Negara sebagai akibat langsung dari manusia dan . Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. sedangkan hakikat kedudukan kodrat manusia adalah sebagai makhluk berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan. kenyal. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok dalam penyelenggaraan Negara adalah manusia. Tuhan adalah sebagai sebab yang pertama atau kausa prima. Oleh karena itu. diadakan oleh manusia untuk manusia.UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. Disis lain Negara adalah suatu lembaga kemanusiaan suatu lembaga kemasyarakatan yang anggotaanggotanya terdiri atas manusia. Dalam pengertian ini hubungan antara manusia dengan tuhan juga memiliki hubungan sebab-akibat. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. menubah dan mencabut. maka segala sesuatu termasuk manusia adalah merupakan ciptaan tuhan (Notonagoro) Hubungan manusia dengan tuhan. tidak mudah ketinggalan zaman.

Selain itu hakikat dan sifat Negara Indonesia bukan hanya menekan kan segi kerja jasmani belaka. Kesesuaian ini meliputi sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia yang pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. bentuk Negara. Maka konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. yang telah ada pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala yang konsekuensinya harus direalisasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara 2. yaitu ini sila ketuhanan yang mahaesa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak dan tidak langsung. harmonis dan seimbang. namun sifat Negara harus sesuai dengan kedua sifat tersebut yaitu baik kerja jasmani maupun kejiwaan secara serasi dan seimbang. Jadi Negara merupakan suatu . Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama. 3. Hal ini dapat dipahami karena Negara adalah lembaga masyarakat yang terdiri atas manusia-manusia. namaun juga bukan Negara klass yang hanya menekankan sifat mahluk social . maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi. karena dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan. nilai-nilai kebudayaan. moral Negara dan para penyelenggara Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. tujuan Negara . Hal ini sesuai dengan asal mula bahan pancasila yaitu berupa nilai-nilai agama . kekuasaan Negara. yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam masyarakat secara keseluruhan . atau juga bukan hanya menekankan segi rohani nya saja. Maka sudah menjadi suatu keharusan bagi Negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama yang berasal dari tuhan. Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. Maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia yang monopluralis . dibentuk oleh anusia untuk memanusia dan mempunyai suatu tujuan bersama untuk manusia pula.manusia sebagai akibat adanya tuhan. terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk social. Sila persatuan Indonesia Inti sila persatuan Indonesia yaitu hakikat dan sifat Negara dengan hakikat dan sifat-sifat satu. Maka bentuk dan sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis yang hanya menekankan sifat makhluk individu.

kesatuan yang utuh . membuat Negara dan bangsa indoneisa mempunyai keberadaan sendiri di antara Negara-negara lain di dunia ini Dalam kaitannya dengan sila persatuan Indonesia ini segala aspek penyelenggaraan Negara secara mutlak harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat satu. yang mempunyai bentuk dan susunan sendiri. wilayah yaitu satu tumpah darah Indonesia. lembaga Negara. Dalam praktek pelaksanaannya pengertian kerakyatan bukan hanya sekedar berkaitan dengan pengertian rakyata secara kongkrit saja namun mengandung suatu asas kerokhanian . rakyat dan lain sebagainya harus sesuai dengan hakikat satu serta konsekuensinya harus senantiasa merealisakan kesatuan dan persatuan. Negara berdasarkan atas permusyawaratan dan kerjasama dan berdasarkan atas kekuasaan rakyat.satu nasib dalam sejarah. tidak pada golongan atau individu. Dalam hal ini Negara berdasarkan atas hakikat rakyat . yaitu untuk keperluan seluruh rakyat . Oleh karena itu dalamn realisasi penyelenggaraan negaranya. atau dengan lain perkataan kebahagian seluruh rakyat dijamain oleh Negara. pemerintah yaitu satu pemerintahan Indonesia yang tidak bergantung pada Negara lain. Kesuaian Negara dengan hakikat satu tersebut meliputi semua unsur-unsur kenegaraan baik yang bersifat jasmaniah maupun rohania. semua buat satu. juga menentukan sifat dan keadaan Negara. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Inti sila keempat adalah kesesuaian sifat-sifat dan hakikat Negara dengan sifat-sifat dan hakikat rakyat. baik yang bersifat kebendaan maupun kejiwaan. merupakan suatu Negara yang mempunyai eksistensi sendiri. mengandung cita-cita kefilsafatan. tertib hukum. maka bentuk dan sifat-sifat Negara mengandung pengertian suatu cita-cita kefilsafatan yang demokrasi yang didalam pelaksanaannya meliputi demokrasi politik dan demokrasi politik dan demokrasi si=osial ekonomi. Hal itu antara lain meliputi rakyat yang senantiasa merupakan suatu kesatuan bangsa Indonesia. bangsa dan wilayah Indonesia tersebut. baik bentuk Negara. Dalam kaitannya dengan sila keempat ini. Kesatuan dan persatuan Negara. Maka pengertian kesesuaian dengan hakikat rakyat tersebut. maka segala aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakekat rakyat. Negara pada hakikatnya didukung oleh rakyat oleh rakyat itu dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan. setiap bagiannya tidak berdiri sendiri-sendiri. Mempunyai suatu sifatsifat dankeadaan sendiri. Negara dilakukan untuk kepentingan seluruh rakyat . satu bahasa yaitu bahasa nasional indoneisa. Maka dalam penyelenggaraan Negara bukanlah terletak pada suatu orang dan semua golongan satu buat semua. Dalam pelaksanaannya realisasi persatuan dan kesatuan ini bukan hanya sekedarberkaitan dengan hal persatuannya namun juga senantiasa bersifat dinamis yaitu harus sebagaimana telah dipahami bahwa Negara pada hakekatnya berkembang secara dinamis sejalan dengan perkembangan zaman. . 4. satu jiwa atau satu asas kerokhanian pancasila. penguasa Negara. waktu dan keadaan. yang merupakan suatu keseluruhan penjumlahan semua warga Negara yaitu Negara Indonesia. Jadi Negara Indonesia ini merupakan suatu kesatuan yang mutlak tidak terbagi-bagi .

yaitu hubungan keadilan antara warga Negara terhadap Negara. Sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Inti sila kelima yaitu “keadilan” yang mengandung makna sifat-sifat dan keadaan Negara Indonesia harus sesuai dengan hakikat adil. yaitu hubungan keadilan antara manusia satu dengan lainnya. Jadi dalam pengertian keadilan legal ini negaralah yang wajib memenuhi keadilan terhadap negaranya. Selain itu secara kejiwaan cita-cita keadilan tersebut juga meliputi seluruh unsur manusia. yaitu Negara demokrasi monodualis. 5. jadi juga bersifat monopluralis . 2. dalam keseimbangan dinamis yang selalu sesuai dengan situasi. Realisasi keadilan dalam praktek kenegaraan secara kongkrit keadilan social ini mengandung cita-cita kefilsafatan yang bersumber pada sifat kodrat manusia monodualis . semua itu dalam realisasi hubungan kemanusiaan selengkapnya yaitu . Dalam pelaksanaannya demokrasi monodualis ini juga bersifat kekeluargaan yaitu prinsip hidup bersama yang bersifat kekeluargaan. yaitu pemenuhan hak dan wajib pada kodrat manusia hakikat keadilan ini berkaitan dengan hidup manusia . Selanjutnya hakikat adil sebagaimana yang terkandung dalam sila kedua ini terjelma dalam sila kelima. yaitu memberikan kepada siapapun juga apa yang telah menjadi haknya oleh karena itu inti sila keadilan social adalah memenuhi hakikat adil. Oleh karena itu kesesuaian Negara dengan hakikat rakyat ini berkaitan dengan sifat Negara kita. yang berarti demokrasi yang sesuai dengan sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social dalam suatu kesatuan dwitunggal. yaitu hubungan keadilan antara Negara dengan warganya. yaitu sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk social. dalam hubungan hidup manusia dengan tuhannya. Keadilan ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam pengertian sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. yaitu keadilan antara warga Negara yang satu dengan yang lainnya. kondisi dan keadaan zaman. Keadilan komulatif.Telah dijelaskan di muka bahwa pendukung pokok Negara adalah manusia yang bersifat monodualis sedangkan rakyat pada hakikatnya terdiri atas manusia-manusai. dan dalam hubungan hidup manusia dengan dirinya sendiri (notonegoro). 3. Keadilan distributive. atau dengan perkataan lain hubungan keadilan antara warga Negara. Hal ini menyangkut realisasi keadilan dalam kaitannya dengan Negara Indonesia sendiri (dalam lingkup nasional) maupun dalam hubungan Negara Indonesia dengan Negara lain (lingkup internasional) Dalam lingkup nasional realisasi keadilan diwujudkan dalam tiga segi (keadilan segitiga) yaitu: 1. Negara wajib memenuhi keadilan terhadap warganya yaitu wajib membagi-bagikan terhadap warganya apa yang telah menjadi haknya. baik dari dirinya sendiri-sendiri maupun dari orang lain. Keadilan bertaat (legal). sudah menjadi bawaan hakikatnya hakikat mutlak manusia untuk memenuhi kepentingan hidupnya baik yang ketubuhan maupun yang kejiwaan.

baik yang bersifat fundamental. tidak memahami bahwa perombakan Pancasila maupun UUD 1945 akan merombak seluruh tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa mempunyai Dasar Penghidupan Nasional. Berbagai tantangan telah datang menghantam. baik terbuka maupun terselubung. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. dasar-dasar kebangsaan dan kenegaraan. atau tidak peduli bahwa telah terjadi pengkhianatan yang akan menghancur-leburkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan turunan (derivasi) serta penjabaran dari Pembukaan UUD 1945. pedoman. membelokkan serta merusak makna Deklarasi Kemerdekaan. kelompok maupun golongan). http://kuliahade. serta kepribadian bangsa Indonesia. hubungan manusia dengan manusia lainnya dan hubungan manusia dengan Tuhannya. baik dari luar maupun dari dalam. Oleh karena itu. ………………“Proklamasi” tanpa “Declaration” berarti bahwa kemerdekaan kita tidak mempunyai falsafah. Memahami makna Pembukaan UUD 1945 Kalau musuh-musuh Proklamasi Kemerdekaan mampu melaksanakan penjungkir-balikan makna Pembukaan UUD 1945 dengan cara licik dan penuh dengan tipu muslihat. tidak mempunyai “raison d’etre”. Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan usaha kita dengan sungguh-sungguh untuk dapat memahami makna Deklarasi Kemerdekaan. untuk melaksanakan ke Negaraan kita. Demikian pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. Bung Karno menyebut kemerdekaan sebagai “jembatan emas” untuk mencapai cita-cita nasional Indonesia. tidak memahami. karena di dalam alam kemerdekaan itulah kita akan dapat berjuang mencapai tujuan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah kita letakkan. kita akan dapat menentukan arah yang benar serta mencegah.wordpress. mereka berusaha membunuh pemahaman. konseptual maupun operasional. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai sebab. setidak-tidaknya mengerti atas terjadinya penyimpangan-penyimpangan. antara lain : menonjolnya kepentingan subyektif (baik pribadi. yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45. tidak mempunyai tujuan selain daripada mengusir kekuasaan asing dari bumi “Ibu Pertiwi”.com/2010/07/30/pancasila-penjelasan-sila-sila/ Memahami Makna Pembukaan UUD’ 45 Memahami Makna Pembukaan UUD ’45 Bung Karno : Declaration of Independence kita. Dengan memahami makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. banyak pendukung Proklamasi yang tidak menyadari. untuk setia kepada suara-batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. Dengan demikian seluruh arah dan tujuan. akan tetapi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan untuk menciptakan keadaan yang memberi kemungkinan bagi bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita hidupnya berdasarkan prinsip-prinsip yang hidup di dalam kalbu. tidak mempunyai pedoman. meskipun dalam tulisan ini hanya akan membahas pokok-pokoknya. tidak mempunyai arah.hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Setiap perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur selalu akan dihadapkan kepada berbagai tantangan. Ketika hantaman secara fisik tidak mampu merontokkan perjuangan bangsa Indonesia. (DBR II – 442) Pendahuluan Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan. ironisnya. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan bukan sekedar untuk merdeka. Dari kutipan di atas jelas dapat kita ketahui bahwa di dalam Deklarasi Kemerdekaan yang tertuang sebagai Pembukaan UUD 1945 kita akan dapat menemukan falsafah. kesadaran serta penghayatan bangsa Indonesia atas cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya dengan cara mengaburkan. Dalam Deklarasi Kemerdekaan itulah kita akan dapat menemukan “raison d’etre” (alasan keberadaan/ eksistensi) bangsa Indonesia. tidak mengetahui atau tidak .

dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. bukan pula jingo nasionalism. untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. merupakan kewajiban kita untuk mencermati. maka penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. misi dalam mendirikan negara yang merdeka. Persatuan Indonesia. Dari kutipan tersebut dapat kita cermati bahwa dalam Deklarasi Kemerdekaan terkandung asas. Atau memang tidak mau tahu sama sekali tentang itu semua! Oleh karena itu. Kemanusiaan yang adil dan beradab.. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. akan kita kutip teks Pembukaan tersebut secara lengkap : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan demikian jelas bahwa negara yang didirikan oleh bangsa Indonesia adalah sebuah negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas hak yang dimilikinya. Hal ini dipertegas dalam alinea ke empat yang menyebutkan “Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia”. visi. meskipun kita juga memahami. serta sebab yang lain lagi. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. kedua : penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Deklarasi Kemerdekaan. serta bentuk. Selanjutnya akan kita telusuri alinea per alinea. mencerdaskan kehidupan bangsa. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. yaitu hak untuk merdeka. adil dan makmur. Nasionalisme yang akan dibangun adalah nasionalisme yang menjunjung tinggi hak kemerdekaan semua bangsa. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia . untuk menegakkan kembali jiwa. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Untuk dapat mencermati. Alinea pertama merupakan asas dalam mendirikan negara. bahwa keterbatasan kata yang kita miliki tidak akan mampu mengurai secara rinci seluruh kandungan yang ada dalam cita-cita luhur tersebut. bersatu. memahami serta menghayati substansi serta makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. sifat dan dasar negara yang kita dirikan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. yang terbentuk dalam satu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. Atas dasar asas tersebut. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka. nasionalisme yang dibangun Indonesia pasti bukan nasionalisme yang chauvinistik. yang terdiri dari dua hal : pertama : kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Atas dasar kesadaran itu. melainkan nasionalisme yang berperikemusiaan dan berperikeadilan. . untuk menjalin hubungan saling hormat menghormati dengan kewajiban untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. berdaulat. semangat dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Namun diharapkan setidaktidaknya kita akan dapat melakukan pemahaman atas pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalamnya.memahami makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Pancasila (meskipun mungkin hafal tiap kata).

adil dan makmur. sehingga Indonesia akan menjadi negara yang tidak akan tergantung pada dan didikte oleh negara atau kekuatan lain. menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang telah dicanangkan. bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius. Disadari sepenuhnya bahwa kekuatan Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaaanya adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran dan semangat persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Untuk menjamin terwujudnya visi yang telah ditetapkan. maka dapat diketahui bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang dijiwai perikemanusiaan dan perikeadilan. serta berhak menentukan segala kebijakannya berdasarkan kedaulatan yang dimilikinya. Seperti halnya dengan bangsa-bangsa lain. melainkan untuk saling mendukung guna membangun kekuatan bersama. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk melaksanakan dua tugas pokok : ke dalam : pertama. kedua. Memahami bahwa kapitalisme merupakan induk dari kolonialisme/ imperialisme. berdaulat.Berdasarkan prinsip tersebut. Sedangkan adil dan makmur adalah kondisi kehidupan yang menjadi tujuan dalam mendirikan negara. Kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin itulah yang disebut sebagai Sosialisme Indonesia. . baik penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). yaitu : negara yang merdeka. Tidak bisa tidak. Pluralisme yang ada bukanlah untuk mengedepankan kepentingannya sendiri. kemerdekaan yang diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan. Visi bangsa Indonesia dalam mendirikan negara bangsa yang merdeka dengan jelas diungkapkan dalam alinea ke dua. artinya Indonesia adalah sebuah republik yang bersifat demokratis.E.M. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia . maka nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang juga anti kapitalisme seperti halnya anti kolonialisme/imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. • berdikari di bidang ekonomi. Hal ini terungkap dalam alinea ke tiga. Sedangkan bentuk negara ditetapkan sebagai Republik yang berkedaulatan rakyat. bersatu dan berdaulat bermakna sebagai negara bangsa (nation state) yang bebas dari penjajahan maupun penindasan negara lain. Selanjutnya dalam alinea ke empat diungkapkan tentang prinsip-prinsip dibentuknya Pemerintah sebagai instrumen politik dan tugasnya. untuk menegakkan kemerdekaan dan kedaulatannya bangsa Indonesia berpegang pada tiga prinsip kemerdekaan yang oleh Bung Karno disebut “Trisakti”. Kesadaran akan adanya saling ketergantungan antar wilayah yang beragam itulah yang merupakan sumber kekuatan Indonesia. Oleh karena itu nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang anti penindasan. hanya dapat terlaksana. Negara yang merdeka. Berdasarkan asas kemerdekaan dan visi yang ingin diwujudkan. demokrasi ekonomi dan demokrasi politik harus ditegakkan. Oleh karena itu dasar pengelolaan kesejahteraan tersebut harus berasaskan kekeluargaan yang bersumber pada prinsip kesederajadan dan kebersamaan. Sedangkan sebagai dasar negara adalah Pancasila. disusunlah Undang-Undang Dasar. memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. kemakmuran untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan yang terdistribusi secara adil. sepenuhnya berkat rahmat Tuhan Y. yang tak lain adalah masyarakat Gotong Royong. dan • berkepribadian di bidang kebudayaan. Untuk memberikan landasan dan acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bernegara. Kemakmuran yang akan dibangun adalah kemakmuran untuk semua. bersatu. yaitu : • berdaulat di bidang politik.

yang berarti bahwa dalam keseluruhan penyelenggaraan negara ini harus merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat. Dari peradaban bangsa dan umat manusia yang berangkat dari kesederajadan dan kebersamaan. Amanat tersebut terkait dengan amanat berikutnya. yaitu : ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. melainkan juga sebagai mahluk sosial. serta dasar negara. masyarakat yang hidup dalam kesederajadan dan kebersamaan. melainkan semata-mata ingin hidup dalam tata pergaulan dunia yang saling hormat menghormati. kesejahteraan material dan spiritual. terlihat dengan nyata bahwa Pembukaan UUD 1945 sangat sarat dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Inilah Dunia Baru yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Dengan merunut tiap kata dari Pembukaan UUD 1945. suatu filosofische grondslag (landasan filosofis) yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual. Kesadaran atas kesatuan yang utuh itulah yang merupakan sumber bagi dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. sesuai dengan jiwa yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Dunia Baru yang adil dan beradab. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri. makmur dan beradab itulah warna dari Sosialisme Indonesia. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual. maupun penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme). perdamaian abadi dan keadilan sosial. Sehingga terbentanglah harmoni yang menggelar kesejahteraan hidup bersama. kehidupan tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation). baik sebagai bangsa maupun sebagai wilayah adalah satu kesatuan yang utuh. sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa. melainkan juga peradaban manusia. Demokrasi Indonesia Disamping hal-hal yang berkenaan dengan asas. untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara. dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara berbentuk Republik yang berkedaulatan rakyat. Oleh karena itulah Bung Karno menyebut perjuangan revolusioner bangsa Indonesia sebagai revolusi besar kemanusiaan. masyarakat yang bebas dari rasa takut. Keseluruhan tata kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuan perjuangan bangsa Indonesia tersebut dilaksanakan berdasarkan Pancasila. bukan sekedar kesejahteraan material. Hal tersebut jelas terungkapkan dalam tugas ke luar. emosional. akan lahir suatu kehidupan yang sejahtera. dan terimplementasikan dalam kemerdekaan. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat menjamin terselenggaranya keadilan sosial. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis. Masyarakat adil. masyarakat yang bergotong-royong. misi. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Amanat untuk memajukan kesejahteraan umum mempunyai makna untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan. Dari sini terlihat dengan jelas bahwa cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun peradaban itu tidak hanya terbatas pada membangun peradaban bangsa. yaitu Pancasila. melainkan kesejahteraan lahir dan batin. akan memiliki national dignity. Artinya kesejahteraan material itu harus terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Dari tugas yang diamanatkan kepada Pemerintah tersebut dengan jelas termaktub bahwa Indonesia. visi. sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia. Namun dengan kepercayaan diri dan national dignity tersebut tidak berarti kita akan tampil sebagai bangsa yang chauvinistis. Namun di sini HAM tidak diangkat secara sempit hanya terbatas pada pandangan manusia sebagai mahluk individu. bukan hanya kesejahteraan orang per orang.ke luar : ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. . perdamaian abadi dan keadilan sosial.

pendistorsian Pancasila. Unsur-unsur yang termasuk Golongan Fungsional (bukan profesional. Demokrasi adalah sebuah substansi. Substansi tersebut diwujudkan ke dalam sebuah sistem yang merupakan alat bagi rakyat dalam menciptakan kesejahteraannya. serta fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. disusunlah infrastruktur yang terdiri dari partai-partai politik. Dalam sistem ini. distribusi.Penggunaan istilah kedaulatan rakyat di sini merupakan penegasan tentang pengertian demokrasi yang sering dimaknakan sekedar sebagai kebebasan individu. pembangunan konglomerasi. yaitu : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya. Dalam fungsi tersebut rakyat mempunyai dua peran aktif. Yang dimaksud dengan fungsi-fungsi kehidupan sosial adalah kebutuhan/ kepentingan permanen masyarakat. Dengan adanya Lembaga Tertinggi Negara yang terdiri dari sejumlah orang yang kewenangannya dibatasi oleh UUD tersebut. Namun disadari bahwa partai-partai politik tidak akan mampu menyerap seluruh aspirasi rakyat. yang dilaksanakan melalui penipuan sejarah. nelayan.waratan/perwakilan”. pertahanan dan keamanan. Pengingkaran Setelah kita telusuri isi dan jiwa Pembukaan UUD 1945. mulai dari cara berpikir. rohaniwan. Wakil-wakil partai politik ini akan terhimpun dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang seluruh anggotanya juga akan menjadi anggota MPR. juga bukan minoritas) antara lain buruh. Oleh karena itu agar aspirasi politik yang bersifat umum itu dapat diimplementasikan dengan baik. kepemudaan. dijamin tidak akan lahir kekuasaan otoriter. Dan dalam hubungan ini pulalah pemerintah diwajibkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Rakyat harus menjadi subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. cendekiawan. moralitas sampai pola berkonsumsi. pemuda. maka disamping ada wakil-wakil yang berasal dari partai politik. kerohanian. Dengan semboyan “melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen” Orde Baru telah melakukan penyimpangan yang menyesatkan. tani. kedaulatan rakyat itu dijelmakan menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. Rakyat benar-benar ditempatkan sebagai subyek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. akan dapat dengan jelas kita lihat terjadinya penyimpangan-penyimpangan sejak awal Proklamasi Kemerdekaan hingga dewasa ini. Penegasan tersebut memberikan arah bahwa dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu bertumpu pada kedaulatan rakyat. Berdasarkan pemikiran tersebut. misalnya yang menyangkut produksi. yaitu: · melakukan interaksi untuk melahirkan pimpinan yang berfungsi mewakili komunitasnya. Benih pengingkaran yang tertebar dalam berbagai penyimpangan tersebut mendapat lahan subur pada dataran yang dibangun Orde Baru. Maka diperlukan wakilwakil yang akan membawakan aspirasi kewilayahan yang meliputi aspek sosial dan budaya. · menyalurkan aspirasi melalui wakil(2) yang telah dilahirkannya. sehingga dapat menegakkan kedaulatannya. demokrasi tidak hanya diartikan sebagai sebuah prosedur dan juga bukan tujuan. Melalui permusyawaratan rakyat itulah demokrasi Indonesia diselenggarakan. dan sebagainya. dengan demikian setiap pimpinan mempunyai kewajiban untuk mengemban aspirasi rakyat yang diwakilinya. yaitu tegaknya keberdayaan dan kedaulatan rakyat. apabila dilaksanakan dengan benar. pengembangan pola berpikir pragmatisme dan pola hidup hedonistik. Oleh karenanya rakyat harus memiliki keberdayaan yang penuh. Untuk membentuk MPR. TNI/Polri. Pancasila telah memberikan rumusan yang jelas. budayawan dan sebagainya. harus ada orientasi kewilayahan dan juga terhadap fungsi-fungsi dalam kehidupan sosial. Penyimpangan itu bersifat menyeluruh. sampai dengan . Dalam struktur kenegaraan. pendidikan. pembangunan kekuasaan otoriter dan represif. Apa yang dilakukan oleh Orde Baru adalah salah satu bentuk pengingkaran yang masih segar hidup dalam ingatan kita. untuk membentuk MPR yang dapat menyerap aspirasi rakyat secara keseluruhan perlu dilengkapi dengan Utusan Daerah dan Utusan Golongan (fungsional). Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat.

dan setiap bentuk pengingkaran akan sirna diterjang perjuangan luhur. pengembangan semangat federalisme/liberalisme/ individualisme. maka Pembukaan UUD 1945 tinggal menjadi simbol. Disamping itu. yang ujungnya adalah deideologisasi. Langkah tersebut merupakan tahap awal untuk menggantinya dengan UUD baru! Sebagai akibatnya. dan pendistorsian terhadap demokrasi. Bung Karno. Singkatnya mereka telah melahirkan UUD baru yang mengingkari jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945. Oleh karenanya sudah sepantasnya kalau UUD baru tersebut disebut sebagai UUD 1945 palsu. maka harus difahami pula makna Pancasila sebagaimana diuraikan oleh Penggalinya. dewasa ini sisa-sisa Orba bersama para petualang (oportunis) dan profiteur (orang yang hanya mencari keuntungan) telah merombak pasalpasal UUD 1945 dan menghapus penjelasannya dengan dalih melakukan pemurnian demokrasi melalui amandemen. berdasarkan tiga prinsip kemerdekaan : . tidak konsisten maupun tidak berkualifikasi UUD). Berbeda dengan Amerika Serikat yang melakukan amandemen melalui addendum dengan tetap mempertahan-kan UUDnya yang asli. jujur dan sungguh-sungguh. dan akan dilaksanakan melalui tiga tahapan revolusi. sama halnya Pancasila tinggal sebagai sebuah nama ketika didistorsi melalui P4. telah mengobok-obok UUD 1945. Dari alur pikiran yang kita runut dalam Pembukaan UUD 1945. di tengah keadaan bangsa Indonesia masih terbenam dalam keterpurukan sebagai akibat dari kebijakan Orba dan penerusnya. PENUTUP Pembukaan UUD 1945 memberikan acuan yang jelas mulai dari asas pendirian negara sampai ke dasar dan tatanan penyelenggaraannya. Kalau Orde Baru telah mendistorsi Pancasila melalui P4. tetapi secara licik tetap mempertahankan nama UUD 1945 dan Pembukaannya. Dalam pelaksanaannya memang akan sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat penyelenggaranya. Namun diyakini bahwa Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila akan tetap hidup dalam kalbu rakyat serta semua yang tetap setia kepada cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. yang manakah UUD 1945 yang sesungguhnya? Apabila jawabnya adalah hasil perombakan yang dilakukan oleh para elite politik yang berkonspirasi di MPR. yang isi dan jiwanya mengingkari UUD 1945 yang asli beserta Pembukaannya. Selama lebih dari tiga puluh tahun bangsa Indonesia telah mengalami character assassination (pembunuhan watak – penghancuran karakter). perombakan yang mereka lakukan telah melahirkan pembusukan kelembagaan. sedangkan terhadap mahasiswa dilaksanakan melalui NKK/BKK. akan berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Dewasa ini. Untuk menghindari bias-bias yang dapat menimbulkan ketersesatan dalam pelaksanaannya diperlukan pemahaman yang mendalam. sedang yang lainnya adalah UUD 1945 hasil rekayasa para petualang politik di MPR. sisa-sisa Orba bersama petualang dan profiteur itu telah merombak pasal-pasal UUD 1945 secara substantif dan menghapus penjelasannya. Di samping banyaknya pasal rancu (saling bertentangan. sebagai upaya untuk menyelimuti pengingkarannya. Kesadaran politik rakyat dihancurkan melalui floating mass. Namun kalau keduanya diakui sebagai realitas yang ada. agar pemahaman kita benar-benar utuh. yang satu adalah UUD 1945 yang asli. artinya bangsa Indonesia. para floating elite yang lahir sebagai kelanjutan dari dilaksanakannya floating mass. ada dua UUD yang memiliki nama dan Pembukaan yang sama. dapat kita tangkap bahwa perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah revolusi besar kemanusiaan yang berangkat dari Tuntutan Budi Nurani Manusia (the Social Conscience of Man). seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia. Pada saatnya kelak rakyat dan generasi yang akan datang akan bertanya. yaitu: • mencapai Kemerdekaan Penuh. Dia akan bergelora kembali. Dengan telah hadirnya UUD baru sebagai akibat dari dirombaknya batang tubuh dan dihilangkannya Penjelasan UUD 1945. maka akan ada dua UUD 1945. tetapi berbeda dalam substansinya. maka bangsa Indonesia akan kehilangan dokumen historis karya besar founding fathers.penyerahan kedaulatan nasional kepada kapitalisme internasional. dan dengan demikian mereka telah menghianati cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. cita-cita untuk membangun peradaban bangsa dan umat manusia. karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.yahoo. • untuk menjaga tegaknya Kemerdekaan Penuh dan tetap terselenggaranya Sosialisme Indonesia. harus dibangun tata kehidupan Dunia Baru yang adil dan beradab berdasarkan kemerdekaan. Bung Karno. dan oleh sebab itu. Masyarakat dunia yang saling hormat menghormati. yaitu masyarakat gotong royong yang adil-makmur material dan spiritual dalam suatu kehidupan bangsa yang beradab. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk membangun moral serta elan vital revolusioner guna mendukung tercapainya cita-cita luhur tersebut. dunia baru tanpa ada penindasan bangsa atas bangsa maupun manusia atas manusia. semakin terasa betapa luhurnya cita-cita bangsa Indonesia. pada tanggal 17-8-1963 yang lebih dikenal dengan RESOPIM berikut ini: [1] Dengarkan sekali lagi bunyi naskah Proklamasi itu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. yang merdeka. PEMBUKAAN UUD 1945 DAN BATANG TUBUH UUD 1945 Untuk melihat hubungan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokokpokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945.com/question/index?qid=20091103171743AAJ0wa1 ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA. adil dan makmur. • melalui gerbang kemerdekaan itu akan dibangun Sosialisme Indonesia di dalam negara kesatuan yang demokratis. bersatu.com/2008/01/09/17/ Apa hubungan pancasila dengan uud 1945? Bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. Dengan mencermati semakin dalam makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. http://solindo. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia. hal inilah yang harus kita ketahui. berdaulat. Pancasila adalah landasan filosofis yang merupakan dasar dan acuan perjuangan. harus dilaksanakan pembangunan bangsa dan kepribadiannya (nation and character building) melalui aksi multi-dimensi oleh seluruh eksponen bangsa. dan ikut melaksanakan ketertiban .answers.” Dan dengarkan sekali lagi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. mencerdaskan kehidupan bangsa. http://id. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945.dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Kemudian daripada itu.· berdaulat di bidang politik. · berdikari di bidang ekonomi. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. kita dapat mengkaji Pidato Presiden RI. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. · berkepribadian di bidang kebudayaan.wordpress.

Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. memberikan pedoman-pedoman tertentu untuk mengisi kemerdekaan nasional kita. Alangkah jelasnya! Alangkah sempurnanya ia melukiskan kita punya pandangan hidup sebagai bangsa. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Bagi kita. Kita mempunyai proclamation of independence dan declaration of independence sekaligus. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah loro loroning atunggal. Sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 serta Pembukaannya. Bagi kita. Kalau kita analisis antara Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 benar memiliki hubungan sebagai berikut: . untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita. satu Darstellung kita punya deepest inner self. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. kita punya pegangan hidup! Karena itu maka Proklamasi dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu “pengejawantahan” kita punya isi jiwa yang sedalam-dalamnya. yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : “Ketuhanan Yang Maha Esa. Persatuan Indonesia. kita punya tujuan hidup. Lain bangsa lagi. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan beserta satu dasar kemerdekaan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tak dapat dipisahkan satu dari yang lain. penulis melihat bahwa Soekarno tidak memisahkan antara Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD 1945. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. maka proclamation of independence berisikan pula declaration of independence.” Demikianlah bunyi Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Bagi kita. Hubungan Proclamation of independence dengan Declaration of independence digambarkannya bahwa Proklamasi kita memberikan tahu kepada kita sendiri dan kepada seluruh dunia. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan memberi tahu kepada seluruh dunia apa prinsip-prinsip kita itu. Siapa Soekarno? Beliau adalah pelaku sejarah yang memiliki hubungan sangat erat dengan kedua naskah ini. kita punya falsafah hidup. Bagi kita. bahwa rakyat Indonesia telah menjadi satu bangsa yang merdeka. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan. Bagi kita. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara Indonesia. mengikat bangsa Indonesia kepada beberapa prinsip sendiri. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. kita punya rahasia hidup. 4. 3. hanya mempunyai declaration of independence saja. maka naskah Proklamasi dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah satu. Perkataan yang menunjukkan hal ini: 1. Dari penuturannya di atas. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Keduanya adalah satu. hanya mempunyai proclamation of independence saja. satu Darstellung kita punya deepest inner self. Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah sebenarnya satu proclamation of independence dan satu declaration of independence. 2. untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita. Bagi kita. Lain bangsa.dunia yang berdasarkan kemerdekaan. untuk melaksanakan kenegaraan kita. 17 Agustus 1945 mencetuskan keluar satu proklamasi kemerdekaan besertasatu dasar kemerdekaan.

penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Satus Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. 3. Pembukaaan Undang-Undang Dasar memiliki kedudukan hakiki sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung dasar. Selain itu pernyataan “pemindahan kekuasaan” kemudian diatur dalam Aturan Peralihan UUD 1945. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat. Adapun kedudukan hakiki Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah 1. baik hukum yang tertulis (UndangUndang Dasar) maupun hukum yang tidak tertulis.”[5] Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. 2. Oleh karena itu. yaitu masalah bentuk negara. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan citacita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. hukum Tuhan dan adanya hukum etis atau hukum moral.1. Pernyataan kedua proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea keempat. serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) . Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI.[2] Kemudian dinyatakan bahwa “Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. wajar kalau Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia karena terlekat pada proklamasi 17 Agustus 1945. B. ANALISIS HUBUNGAN PEMBUKAAN UUD 1945 DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. dan ketiga. [3] Dari Penjelasan UUD 1945. daerah negara. Pembukaan UUD 1945 mengandung adanya pengakuan terhadap hukum kodrat. (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. badan perwakilan rakyat. dan (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan UndangUndang Dasar ini. Pernyataan pertama proklamasi dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan pada alinea pertama. 2. semakin jelas didasarkan pada: 1. Dengan demikian. sehingga tidak bisa dirubah baik secara formal maupun material . Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok pikiran ini dalam pasal-pasalnya”. dan badan penasehat[4]. rangka dan suasana bagi negara dan tertib hukum Indonesia. 2. kedua.

sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasalpasal UUD 1945. bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD'45 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. 3. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. ANALISIS HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD 1945. 1998). penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat.pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. UUD 1945. meliputi hubungan secara formal dan secara material. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil). tetap. yaitu: 1. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pembukaan UUD 1945. bahwa Pembukaan UUD'45 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD'45 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD'45 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD'45. 2. [6] C. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No. Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. 2. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara (Suhadi. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN PEMBUKAAN UUD'45 Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. bahkan sebagai sumbernya. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. [7] a. baru kemudian membahas Pembukaan UUD'45. dan 5. 4. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UUD'45 DAN PERUNDANG-UNDANGAN Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum. terikat oleh struktur kekuasaan secara formal. sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD'45. Hubungan Secara Formal. Hubungan Secara Material. b. [8]Barulah dari pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan . Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. DAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD'45.

Alenia pertama menegaskan keyakinan bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak asasi segala bangsa. . Bab I sampai dengan Bab XVI. Dalam ilmu politik. tujuan negara. yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. peraturan pemerintah dan lain sebagainya. bersatu. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab. dan karena itu segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus). Fungsi. Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan. berdaulat. setiap Warga Negara Indonesia.lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya. Lembaga Masyarakat. Jika mencermati Pembukaan UUD 1945. Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. UUD 1945 terdiri dari 20 Bab. bersatu. Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah. Keseluruhan Pembukaan UUD 1945 yang berisi latar belakang kemerdekaan. Pancasila terangkum dalam empat pokok pikiran Pembukaan UUD 1945. [9] Jelas bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai ideologi bangsa tidak hanya berisi Pancasila.blogspot. yang memberikan dorongan spiritual kepada segenap bangsa untuk memperjuangkan perwujudan cita-cita luhurnya sehingga rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Alenia ketiga menegaskan pengakuan bangsa Indonesia akan ke-Maha Kuasaan Tuhan Yang Maha Esa. http://radityaraisya. Terakhir alenia keempat menggambarkan visi bangsa Indonesia mengenai bangunan kenegaraan yang hendak dibentuk dan diselenggarakan dalam rangka melembagakan keseluruhan cita-cita bangsa untuk merdeka. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi. Lembaga Negara. dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. Disamping hukum dasar tertulis. pandangan hidup. juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. dan dasar negara dalam bentuk pokok-pokok pikiran sebagaimana telah diuraikan tersebut-lah yang dalam bahasa Soekarno disebut sebagai Philosofische grondslag atau dasar negara secara umum. Dalam alenia keempat inilah disebutkan tujuan negara dan dasar negara. dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi). Alenia kedua menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang dan penuh penderitaan yang akhirnya berhasil mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka. pasal 1 sampai dengan pasal 37. undang-undang. sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. berdaulat. Jadi selain tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. Pembukaan UUD 1945 tersebut dapat disebut sebagai ideologi bangsa Indonesia. masing-masing alenia mengandung pula cita-cita luhur dan filosofis yang harus menjiwai keseluruhan sistem berpikir materi Undang-Undang Dasar. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian. dan 72 pasal. adil dan makmur dalam wadah Negara Indonesia. adil dan makmur. seperti misalnya ketetapan MPR. Pasal 1 sampai dengan Pasal 37.html UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 1.com/2010/01/analisis-hubungan-pancasila-proklamasi. Setelah amandemen IV. di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis. Kedudukan.

Memang itulah sebenarnya yang dimaksud dengan UUD 1945. menentukan sendiri hidup dan masa depannya. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946. dan masa-masa perjuangan untuk merdeka. Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN. KEDUDUKAN. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !. bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh.1 Uraian 2.1. suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia. ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN . Sebagai warga negara Republik Indonesia. Pembukaan terdiri atas 4 Alinea. MODUL UUD 1945 5 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2. naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam “Berita Republik Indonesia” Tahun II No. PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945. suatu penerbitan resmi Pemerintah RI. FUNGSI. yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai. Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945. dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37).7 tanggal 15 Februari 1946. Bab IV tentang DPA dihapus. dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945.UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan.1. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. Baiklah mari kita bahas bersama-sama. terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945.

peraturan pemerintah.1.d.Dirancang oleh BPUPKI . dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. UUD 1945 berisi norma-norma. ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol.Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s. apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945 dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut. Pasal 37 (72 Pasal). Demikian juga halnya dengan UUD 1945. 2. Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa. lembaga masyarakat. Dalam hubungan ini. MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang. Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah. 10 Tahun 2004).1. melainkan hukum dasar. KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah “Penjelasan” telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). yaitu hukum dasar yang tertulis. ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : . Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s. 2. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi. lembaga-lembaga negara. UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi. dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia.3.2. dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi.d. peraturan presiden. Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis. dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945. Dalam kedudukan yang demikian itu. Sebagai hukum dasar. yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No.Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No.Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 . UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu. bahwa UUD 1945 bukanlah hukum . dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah.

ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. melainkan hukum dasar. III/MPR/2000. dan terakhir diatur dengan Undang-undang No. yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. 3. . Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. atau peraturan presiden. dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis – yaitu yang biasa dikenal dengan nama ‘Konvensi’. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. XX/MPRS/1966. Produk-produk hukum seperti undang-undang. dan lain-lainnya. 2. Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. Sebagai hukum dasar. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. yaitu hukum dasar yang tertulis. Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3. melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian. Peraturan Pemerintah 4. bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi. peraturan pemerintah.biasa. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. Peraturan Presiden 5. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus.

maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi . Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945.1. 2. yaitu Konvensi) 1. Sebagai hukum dasar: a. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. Perpres. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU.MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. Sebagai (norma) hukum: a. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. PP. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. setiap Lembaga Negara/Masyarakat. 2. setiap WNRI dan penduduk di RI.4. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati. b. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia. 2. Sebagai pelengkap/pengisi kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara. b. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis.

Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. Menurut rencana. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. Hatta. Ir. Wachid Hasyim. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia. yaitu 69 orang. A. Dalam tiga hari yang menentukan. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). Mr. Abdul Kahar Moezakir. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). Janji Jenderal Mc Arthur “I shall return” ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al Rasid. sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu. Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. dan Mr. Soekarno. Hatta. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. Muh. yaitu pada tanggal 14. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. Mr. terdiri dari Drs. KH. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. A. timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan. Pada akhir sidang pertama. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. Moh. Maramis.P. dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk MODUL UUD 1945 11 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945. H. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. Muh. yang oleh Mr. Yamin. 15. kedua. 2002). Soeroso. Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. Abikusno Tjokrosujoso. yang disebut Panitia Delapan. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara.Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. Agus Salim. Soepomo. A. Soekarno. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI). Subardjo. ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. Moh. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. setelah melalui perdebatan dan perubahan. Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama.

Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. Moh. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. dan Teuku M. 3. UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. pada hari Jum’at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). Hasan. Sebagai hukum dasar tertulis. Setelah dilakukan amandemen. MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. Rancangan Pembukaan UUD 1945. tanggal 16 Agustus 1945. maka naskah Penjelasan dihapus. Pada hari Kamis pagi. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. Kasman Singodimedjo. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. namun ia merupakan hukum dasar tertulis. yang berfungsi sebagai alat kontrol. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia . Moh. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. 1 Jakarta. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. yaitu rumah kediaman Bung Karno. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. Ki Bagus Hadikusumo. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. dapat diselesaikan oleh Drs. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan.00 WIB. Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Ke-Tuhanan. 2. yaitu K.cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. Hatta bersama 4 anggota PPKI. Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945.H. pukul 10. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945. Wachid Hasyim. Mr.

Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. Hatta sebagai Wakil Ketua. bagaimana penyelesaiannya? 3. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. berikut dasar negara. Indonesia memerlukan UUD. yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia. maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia. PP. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu. 2. Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Soekarno dan Drs. Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan. Hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. maka dibentuklah BPUPKI. Soeroso. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3. 2. Peraturan Presiden. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4.Timur Raya. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Rancangan pernyataan Indonesia merdeka.P. Moch. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945.3 Latihan 1.

berdaulat.1. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. adil. Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu.1 Uraian 3. kolonialisme. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. penyusunan UUD 1945. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa).1. Ini berarti setiap hal atau . dan makmur). Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. dan fasisme. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia. dasar. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. Selain mengungkapkan dalil obyektif. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. bersatu. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain daripada itu. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari.3.

untuk menyatakan kemerdekaannya. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan.sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. bersatu. bersatu. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. ialah Negara Indonesia yang merdeka. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya. Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. dan keadilan sosial. Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan makmur” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. adil. adil dan makmur. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. berdaulat. dan makmur. berdaulat. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. adil. 3. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. perdamaian abadi. bersatu. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu . berdaulat.

dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. dan keadilan sosial. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. 3.. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ". Jadi negara . yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka.1. Pokok pikiran pertama.. untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka.. Persatuan Indonesia. Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam ... negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya.2. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. perdamaian abadi. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini. memajukan kesejahteraan umum. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. 3. mencerdaskan kebidupan bangsa. persatuan Indonesia. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1.dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. perdamaian abadi. kemanusiaan yang adil dan beradab. yaitu : 1. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang adil dan beradab." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. 2. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. "Negara .. begitu bunyinya . Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila.

karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia". Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan. 3. 4. "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". mengatasi segala paham perseorangan. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. 3. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan. Negara. meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. Dengan pengertian yang lazim. yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. penyelenggara negara. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur".mengatasi segala paham golongan. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Pokok pikiran ketiga. Pokok pikiran kedua. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. 2. Sebagaimana diuraikan di muka. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan.1. Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Pokok pikiran keempat. negara. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat.3. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara . Pancasila.

Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Jelaskan apa yang menjadi “core bussiness” dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. dipahami. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. 3. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah.2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. 3. yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka.Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. Keadilan Sosial. Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! MODUL UUD 1945 22 . pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi. Selain memiliki makna. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia. Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu.3 Latihan 1. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia.

Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. sistem pemerintahan. kelembagaan negara. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. 4. yang antara lain meliputi: bentuk negara. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal). kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know). Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res .PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan). BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. sistem kabinet yang dianut. misalnya kepala negara. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan. Filipina yang berbentuk republik. sistem pemerintahan negara.1. pokok pikiran adanya negara persatuan. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu.1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. dan pemerintah daerah. untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ………”. dan lain-lainnya. karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja. dan lain sebagainya.1. yang berbentuk Republik” Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk “Republik”. Dalam kegiatan belajar 3 ini. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945. pemilihan umum. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa. negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia.

SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 – 2002. 2. wewenang.2. 6.1. Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden. Bepeka.. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)). dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat). dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). mengadili. maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7).publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. 5. lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. Presiden. 3.3. Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus). Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. atau perbuatan tercela. yang dapat diuraikan . Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun. MK. KELEMBAGAAN NEGARA Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial. penyuapan. dan hak masing-masing. 4. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. korupsi. 4. sedangkan DPA telah dihapus. tindak pidana berat lainnya. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)).1. DPR. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. MA. Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. DPD. Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas. Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa. Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia. tidak lagi di tangan MPR. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja.

Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. c. Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. h. e. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. g. Keuangan dan administrastif. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. d. 2. sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. b. Kedudukan: . MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c. diberhentikan. Membela diri. Sebagai Lembaga Negara. e. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. Imunitas. b. Protokoler. berhenti. 2. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. f. d. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat.sebagai berikut: 1. dalam Sidang Paripurna MPR. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. Memilih dan dipilih. f. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar.

Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. mengangkat duta dan konsul. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. g. menyatakan perang. b. memberi amnesti dan abolisi. Memberi gelaran. 7. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. e. c. berhenti. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. Jika mangkat. dan rehabilitasi. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. memberi grasi. 6. b. Jika mangkat. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. serta menerima penempatan duta negara lain. 5. Dengan persetujuan DPR. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. . 2. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. i. Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. diberhentikan. f. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. d. Angkatan Laut. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Menteri Dalam Negeri. dan Angkatan Udara. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. c. 4. diberhentikan. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. d. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. berhenti. Menyatakan keadaan bahaya. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. e.

APBN. dan memberikan pertimbangan . 3. Legislasi b. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. i. serta kebijakan pemerintah. e. pendidikan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1. 5. Sebagai Lembaga Negara. f. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. pemekaran. dan agama. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. 4. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. c. pelaksanaan APBN. b. 6. n. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. menerima penempatan duta negara lain. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. pendidikan. Anggaran c. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. d. g. dan penggabungan daerah.3. l. m. j. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. k. h. Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. Susunannya diatur dalam undang-undang. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. 2. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. dan agama. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. pembentukan. pajak.

MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. 5. pendidikan. DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. c. Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya.dalam pemberian amnesti dan abolisi. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. Mengajukan usul RUU. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. dan penggabungan daerah. Tugas dan Wewenang: a. pemekaran. Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. 6). serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. APBN e. Hak DPR mempunyai hak: a. Undang-undang mengenai pajak. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU . Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. Angket c. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). c. dan agama. b. membuat perdamaian. 2). pembentukan dan pemekaran. d. 2. Imunitas 4. hubungan pusat dan daerah. sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah. 3. o. pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. 4). dan perjanjian dengan negara lain. yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang. d. b. Undang-undang mengenai otonomi daerah. 3). Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. dan penggabungan daerah. Mengajukan pertanyaan. 5). Menyampaikan usul dan pendapat. Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. Interpelasi b. Undang-undang mengenai pembentukan.

Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. 7. Susunan. keluhuran martabat. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. keanggotaan. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. 3. d. 5. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. Kedudukan: 1. DPR tiga orang. Tugas dan Wewenang: a. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang. kedudukan. pendidikan. dan Mahkamah . Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. 3. 5. 2. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. 2. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. 3. Komisi Yudisial Kedudukan: 1. dan agama. c. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. serta perilaku hakim.yang berkaitan dengan pajak. b. Susunan. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. 6. Tugas dan wewenang: 1. 2. kedudukan. 2. Bersifat mandiri. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. f.

dan mandiri. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. DPD. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. 4. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. 5. tindak pidana berat lainnya. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang. jujur. Tugas dan wewenang: a. atau perbuatan tercela. 2. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. c. penyuapan. Memutus pembubaran partai politik d. b. 5. PEMILIHAN UMUM 1. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR.1. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR. Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara. 4. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota. Presiden dan Wakil Presiden. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. 8. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. operatif. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. 6. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b. . dan diresmikan oleh Presiden. Sebagai pelaksana fungsi auditif. korupsi.Agung tiga orang. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. rekomendasi.5. umum. 3. 4. PEMERINTAH DAERAH 1. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya. 4. DPRD.4. rahasia. paling lama sembilan puluh hari. e. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. 3. bebas.1. dan DPD. dan adil setiap lima tahun sekali. 4. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. judikatif. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. 2.

dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya dipegang oleh seorang Perdana Menteri.2. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya – Gubernur. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. BPK. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. DPD. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. 6. Demikian halnya dengan Indonesia. MK. DPR. Pemerintahan daerah provinsi. DPRD. Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. 8. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. kabupaten. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. Kabupaten. 3. bebas. langsung. Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala . MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. 7. Gubernur. termasuk dalam bidang pemerintahan. umum. Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. daerah kabupaten. Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. Pemerintahan daerah provinsi. dan DPD. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. 9. daerah kabupaten. dan kota dipilih secara demokratis. dan Kota. Bupati. yang diatur dengan undangundang. sedangkan DPA dihapuskan. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). 4. Bupati. Melalui amandemen UUD 1945. Presiden. misalnya. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur. 5. 4. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu. MA. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. dan rahasia.

Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Kedaulatan adalah di tangan rakyat. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. 4. Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945. apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan. Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka.1 Uraian 5. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. Karena lembaga-lembaga negara (MPR. Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai . DPA) belum dapat dibentuk. Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5.3 Latihan 1. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950). Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949. DPR.daerah (pilkada) yang demokratis. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden.1. Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949.1. pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949.

Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer.berikut: 1. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden. Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a. Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. 2. b. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali . Sejak tanggal 14 Nopember 1945. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945. Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. DPR. kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. yang kemudian disetujui oleh Presiden. KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia.1. DPA dibentuk menurut UUD ini. oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. X tanggal 16 Oktober 1945. Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. 5. kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri. 3. yaitu : a.2. segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional". Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945.

Indonesia yang sudah merdeka. Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. b. berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. c. b. Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. 5. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan. Presiden sekedar “Konstitusional” belaka. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. d. kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta.1. Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. 1. Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri. dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. 2. d. c. misalnya negara bagian Sumatera Timur. 3. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan.3. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. Dengan po1itik “Devide et Impera” dari pihak kolonial Belanda. MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). tetapi hanya sebagai kepala negara. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. rancangan Konstitusi RIS disetujui semua pihak. sejak tanggal 27 Desember 1949. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan . negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya. Terbentuknya Konstitusi RIS a.

Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. c. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. c. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. 3. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. b. Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan. Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). .a. maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesi a (Jogjakarta ). Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. d. c. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. b. 2. 4. dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah.Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c.Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara. Kurun waktu 1966 . Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: . yaitu: 1. . .4. politik. Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru.1998 dikenal dengan masa Orde Baru.Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru. . Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR. Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: . Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 a.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia. 2.Hak Budget DPR tidak berjalan. telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR. b.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . 1.1. MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. 5. Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi.Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang. d. . .MPRS mengangkat Presiden seumur hidup. sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah. .Bubarkan PKI. 4. dan hukum. 2. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode.

VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945. c). kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan.Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. Fungsi. Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No. dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. IV/MPR/1983 tentang referendum. tugas.sebelum 21 Mei 1998: a. Disatu pihak. b). Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971. yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. XXXIIl/MPRS/I967). di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. Dike1uarkannya TAP MPR No. terlepas dari kekuasaan pemerintah. d. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir. 3). c.I/MPR/1983. dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober . Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. Pada tanggal 21 Mei 1998. artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. b. dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka. TAP MPR No. Soekarno. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. Pemerintahan Orde Baru berakhir. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. XLIV/MPRS/1968). IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No.21 Mei 1998 1). Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. 2). Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. Dikeluarkannya TAP MPR No.

Adanya Bab baru tentang Pemilu. DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi.MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat. bukan lagi Presiden. dan hak menyatakan pendapat.Adanya lembaga baru yaitu: DPD. Mahkamah Konstitusi.Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999.Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: . Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. b. penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan. d. tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat. perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. . . Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat. dan pengawasan). dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi. . perubahan yang sangat mendasar. Dalam amandemen ini.Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD. adalah: . Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara. Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: .Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden.Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA. hak angket.Penyempurnaan pasal 23. . .Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR. Untuk melaksanakan fungsinya.Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya. anggaran. . .1999 a. penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah. Komisi Yudisial.MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden. e. . . tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU. c.MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. . Dalam amandemen ini. Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR. .MPR tidak lagi menetapkan GBHN. Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000.

maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya.Pengertian wilayah negara. . kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1. kebudayaan. . dan kesejahteraan sosial. Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2.. . . UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali. UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS. Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s. Karena . berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan.Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya.Mengatur kembali tentang pendidikan.d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS 27 Desember 1949 s.d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara.2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya.d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan.Macam dan harga mata uang. . Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949.Peraturan baru tentang Bank Sentral. Secara skematis.

terdapat lembaga-lembaga baru. Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal. periode IV. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura.co. UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). seperti: DPD. sedangkan DPA dihapus. Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu. dan Komisi Yudisial. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru. dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). Disamping itu. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia menggantikan Konstitusi RIS.geofacts. periode III. kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950.html . Pada saat berlakunya UUDS 1950. dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan. Dalam amandemen ini. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional. kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru). periode II. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan.lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk. kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966.cc/2008/11/undang-undang-dasar-1945-sebagai-hukum. sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945. yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer. Mahkamah Konstitusi. yaitu: periode I. http://www. kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. sedangkan Penjelasan dihapus. yang dibentuk berdasarkan undang-undang. maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan.