DAFTAR ISI

Halaman Judul....................................................................................................... i Daftar Isi................................................................................................................ ii I. Ibadah Dalam Islam.......................................................................................... 1 1.1 Pengertian Ibadah...................................................................................... 1 1.2 Urgensi Ibadah........................................................................................... 1 1.3 Tujuan Ibadah............................................................................................ 2 1.4 Bentuk Ibadah............................................................................................ II. Pelaksanaan Ibadah dan Hikmahnya............................................................... 2.1 Thaharah................................................................................................... 2.2 Shalat........................................................................................................ 2.3 Zakat......................................................................................................... 2.4 Puasa......................................................................................................... 2.5 Haji........................................................................................................... Daftar Pustaka

I.

IBADAH DALAM ISLAM
Q.S. Adz-Dzariyat: 56-57

Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.”

1.1

PENGERTIAN IBADAH  Secara Bahasa (Etimologi) Ibadah (‫ )عبادة‬artinya taat, tunduk, turut, ikut dan do’a.  Menurut Syara’ (Terminologi) Menurut syara’ (hukum islam), ibadah memiliki banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya hanya satu. Definisi itu antara lain adalah : 1. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul-Nya 2. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza Wa Jalla, yaitu tingkatan tunduk yang paing tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecintaan) yang paling tinggi. 3. Ibadah ialah istilah yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang dzahir maupun bathin. Yang ketiga ini adalah definisi yang paling lengkap.  Dalam arti luas, ibadah adalah menghambakan diri kepada Allah atau perbuatan dalam melaksanakan hubungan langsung dengan Allah.

1.2

URGENSI IBADAH 1. Tujuan penciptaan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, idealnya setiap waktu kita diisi oleh ibadah. (Q.S. Adz-Dzariyat:56)

Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” 2. Misi pengutusan para nabi dan rasul adalah untuk mengingatkan manusia untuk beribadah kepada Allah dan menjauhi thoghut. (Q.S An-Nahl:36)

Artinya : “Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). Sembahlah Allah saja dan jauhkan segala sesuatu yang menyebabkan kita jauh dari Allah (thoghut)/ jika sesuatu yang menyebabkan kecenderungan kita kepada Allah berkurang maka itu disebut thaghut (tidak harus berhala).” 3. Karna Allah mewajibkan ummat manusia untuk beribadah sampai mati (Q.S. Al-Hijr:99)

Syariat Islam tidak menentukan bentuk dan macam ibadah ini.3 TUJUAN IBADAH Tujuan ibadah dalam islam adalah semata untuk mendekatkan diri kepada Allah (Taqarrub Ilallah) dan mencari ridha Allah (Mardhatillah) sebagaimana yang termaktub dalam firman Allah (Q.” 1. Sesuai dengan kaidah yang telah dirumuskan oleh para ahli fiqih yaitu “Semua dilarang. Tuhan semesta alam”. Ibadah mahdah (khusus) adalah bentuk ibadah langsung kepada Allah (hablumminallah) atau dicontohkan oleh Rasulullah. asalkan perbuatan tersebut bukan . dan haji).shalat. Tiada sekutu bagiNya.puasa. Al An-‘am:162-163) : Artinya : “Katakanlah. Contoh : thaharah (bersuci.S. Apa saja perbuatan yang yang dikerjakan oleh seorang muslim dapat bernilai ibadah. Penambahan dan pengurangan dari contoh yang ditetapkan disebut bid’ah. dan matiku hanyalah untuk Allah. hidupku.4 BENTUK IBADAH Ibadah terdiri dari ibadah khusus (ibadah mahdah) dan ibadah umum (ibadah ghair mahdah). Adapun ibadah Ghair Mahdah adalah bentuk hubungan manusia dengan manusia (habluminannas) atau hubungan dengan alam yang memiliki makna ibadah.Artinya : “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). kecuali yang diperintahkan Allah atau yang dicontohkan Rasulullah”.zakat. dan bagian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). Karena itu ibadah ini harus sesuai dengan contoh Rasuullah. Contoh : silaturahmi.” 1. “Sesungguhnya sembahyangku. yang menyebabkan ibadah itu batal dan tidak sah. ibadahku.

baik umum maupun khusus adalah merupakan konsekuensi logis dan implementasi dari keimanan kepada Allah yang tercantum dalam dua kalimat syahadat. yaitu “Asyhadu allaa ilaha illallahu. Allah SWT berfirman (Q. Apabila mereka telah suci. sebelum mereka suci. Al-Baqarah: 222): Artinya : “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. dan janganlah kamu mendekati mereka. maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.S. kecuali yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. yaitu semua boleh dikerjakan.perbuatan yang dilarang oleh Allah dan RasulNya serta diniatkan karena Allah (lillahita’ala). Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran".” Rasulullah SAW bersada : “Sholat tanpa bersuci tidak diterima”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh. wa asyhadu anna Muhammadar Rasululah” (‫)أشهد أن ل اله ال ال وأشهد ان محمد رسول ال‬ II.1 THAHARAH Thaharah atau bersuci hukumnya wajib berdasarkan Al-Quran dan As Sunnah. PELAKSANAAN IBADAH DAN HIKMAHNYA 2. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Ibadah. (diriwayatkan Muslim) . Para ulama telah merumuskan kaidah ibadah umum.

iri. Thaharah dari najis ialah dengan menghilangkan najis dengan air yang suci dari pakaian orang yang hendak shalat. atau mandi. ragu-ragu. sebab Allah SWT memerintahkannya dalam banyak sekali firman-Nya. Thaharah batin ialah membersikan hati dari semua kotoran syirik. keyakinan. Sedang Thaharah lahir ialah Thaharah dari najis dan Thaharah dari hadats (kotoran yang boisa dihilangkan dengan wudlu.  Secara hakiki berarti berhadapan hati (jiwa) kepada Allah yang mendatangkan rasa takut kepada-Nya dan serta menumbuhkan di dalam jiwa rasa kebesaran dan kesempurnaan kekuasaan-Nya. Pengertian Shalat Shalat adalah kewajiban dari Allah SWT kepada setiap orang Mukmin. dengki. ata dari badannya. menipu.  Secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti “DOA”. Dalil Tentang Sholat  Q. b. riya’. S. sombong.“Bersuci adalah setengah iman” (diriwayatkan Muslim) Thaharah itu terbagi ke dalam dua bagian : lahir dan batin.  Menurut istilah berarti bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. dan tayamum. ujub. atau dari tempat shalat. dan sum’ah dengan ikhlas.2 SHALAT a. atau tayamum). Thaaha : 14 . tawadlu’. dan menginginkan keridhaan Allah Ta’ala dengan semua niat dan amal shalih. cinta kebaikan. mandi. lemah-lembut. 2. benar dalam segala hal. Thaharah dari hadats ialah dengan wudlu.

maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. shalat sunnah Thawaf.S An-Nisa : 103 Artinya : “Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu). Sunnah muakad  shalat IdulFitri. Fardhu ‘ain  shalat lima waktu Fardhu kifayah  shalat jenazah  Shalat Sunnah (nawafil) : shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan namun tidak diwajibkan sehingga tidak berdosa bila ditinggalkan. tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku. shalat tahajud.Artinya : “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah.” c. maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Hukum Shalat  Fardhu : shalat yang diwajibkan pengerjaannya. shalat dhuha. . Sunnah ghairumuakkad  shalat rawatib. shalat Idul Adha. shalat Witir. Kemudian apabila kamu telah merasa aman. ingatlah Allah di waktu berdiri.”  Q. Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. di waktu duduk dan di waktu berbaring.

Membaca surah Al-fatihah setiap rakaat fardhu maupun sunnah. . yang diantaranya : 1. meskipun cukup dengan asumsi terkuat. Suci badan. 3. Sudah baligh 3. Niat 2. b.Shalat sunnah lainnya  shalat istikharah. Berdiri bagi yang mampu 3. Berakal sehat 4. shalat tasbih. Menghadap kiblat langsung bagi yang dapat melihatnya langsung. Rukun Shalat Rukun shalat adalah amal perbuatan yang dilakukan selama dalam shalat. d. Suci dari hadas kecil maupun hadas besar c. jika salah satunya ditinggalkan maka batal shalatnya. Bersih dari hadats kecil dan besar. dan aurat wanita seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Menutup aurat. Aurat laki-laki antara pusar dan lutut. dengan mandi dan wudhu. 2. 5. Mengetahui telah datang waktu. dll. Menghadap arahnya bagi yang tidak dapat melihat langsung. Beragama Islam 2. Syarat Wajib Shalat Syarat wajib shalat adalah : 1. 4. Takbiratul Ihram 4. Syarat Sah Shalat Syarat sah shalat adalah segala sesuatu yang harus dilakukan sebelum seseorang menunaikan shalat. Rukun shalat diantaranya : 1.

Mendahului imam sebanyak 2 rukun 12. Meninggalkan salah satu rukun shalat 4.Tertib d.5. Duduk antara dua sujud 9. 7.Salam 12. Makan atau minum secara sengaja 5. Hal-hal yang Membatalkan Shalat 1. yaitu membungkukkan badan sehingga tangan mampu menyentuh lutut dengan thuma’ninah. Berbicara secara sengaja 2. Tertawa terbahak-bahak 7. Murtad 8. Bangun ruku’ dan berdiri tegak (i’tidal).Berubah niat . Berhadats kecil atau besar 3. Menambah raka’at shalat 10. Melakukan terlalu banyak gerakan (3 kali berturut-turut) 9. Duduk untuk tasyahud pertama 10. Dua kali sujud setiap rakaatnya dengan thuma’ninah 8.Duduk akhir dan membaca tasyahhud 11. 6. Terbukanya aurat secara sengaja 6.Mengingat shalat yang belum dikerjakan 11. Ruku’.

S Al-Baqarah : 153) II.” 2. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Hikmah Shalat Antara lain : 1. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Mengingatkan untuk selalu bersyukur kepada Allah (Q. yaitu Al Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat.S Huud: 114) 4.e. Menjadi pijakan dan pegangan yang kokoh (Q. sesuai dengan dalil : . dan untuk diberikan kepada golongan tertentu Allah SWT mewajibkan zakat di Kitab-Nya.  Menurut hukum Islam (istilah: syara’) zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta tertentu. Mencegah perbuatan keji dan mungkar (Q.S Al-Ma’arij : 19-23) 3. kesuburan. berkembang.S Al-Ankabut: 45) Artinya : “ Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu. bertambah. zakat berarti tumbuh.  Menurut bahasa. Membersihkan jiwa dan menyucikannya (Q. menurut sifat-sifat yang tertentu.3 ZAKAT a. Definisi Zakat Zakat adalah kewajiban kepada setiap orang Muslim yang memiliki harta senishab dengan syarat-syaratnya. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).

dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo'alah untuk mereka.” b. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya. haji. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. dan puasa yang telah diatur secara rinci berdasarkan Al-Quran dan As- .S. Dan ketahuilah. At-Taubah : 103 Artinya : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Zakat termasuk dalam kategori ibadah seperti salat. bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.Q.” Q. Al-Baqarah : 267 Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Hukum Zakat Zakat merupakan salah satu rukun Islam. nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu.S.

1mud=576 gram. • Merupakan kewajiban yang ditetapkan bagi setiap jiwa Muslim. .Sunnah. Allah berfirman dalam Q. At-Taubah : 11 Artinya : “Jika mereka bertaubat. Atau setara dengan 3. dan zakat diambil darinya dengan paksa. maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. jagung. dan sebagainya.” c.7 kg) bahan makanan pokok yang diberikan oleh setiap individu. ia diperangi hingga tunduk kepada perintah Allah SWT dan membayar zakatnya. Dan barang siapa yang menolak membayarnya karena kikir namun masih mengakui kewajibannya. dewasa maupun anak-anak.S. Jenis Zakat Zakat terbagi atas dua jenis yakni: 1. Zakat fitrah • Zakat untuk membersihkan diri yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan atau puasa yang dibayarkan paling lambat sebelum kaum muslimin selesai menunaikan ibadah sunnah Shalat Ied.5 liter atau 2. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui. Bahan makanan pokok tersebut bisa berupa gandum. • Besarnya yaitu satu sha’ (1 sha’ = 4. Barangsiapa yang megumumkan perang karena menolak membayar zakat. beras. mendirikan sholat dan menunaikan zakat.1 mud. laki-laki atau perempuan. Barangsiapa yang menolak membayar zakat dengan tidak mengakui kewajibannya maka ia kafir. merdeka maupun budak sahaya. ia berdosa. kurma.

misalnya gandum.  Anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan Ramadan dan hidup selepas terbenam matahari. 2.  Zakat profesi • Harta yang Tidak Wajib Dikeluarkan Zakatnya . kacang tanah. ialah apa saja yang bisa disimpan dan dimakan. • Yang wajib membayar zakat fitrah :  Individu yang mempunyai kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya. padi.  Seseorang yang meninggal selepas terbenam matahari akhir Ramadan.• Diwajibkan kepada siapa yang memiliki satu sha’ makanan pada hari itu dan masih mempunyai persediaan selama satu hari satu malam berikutnya. barang-barang dagangan yang sejenis dengannya. lembu dan kambing  Biji-bijian. barang tambang. perak. yatu unta. serta uang  Hewan ternak.  Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadan dan tetap dalam Islam nya. dan lain sebagainya. Zakat Maal (harta) • Harta yang Wajib Dikeluaran Zakatnya  Barang dagangan  Emas. dan harta terpendam yang sejenis dengannya.

 Telah mencapai satu tahun (haul) khusus untuk harta-harta tertentu.  Harta yang berkembang jika diusahakan atau memiliki potensi untuk berkembang. intan berlian.  Perhiasan wanita jika hanya dimaksudkan sebagai perhiasan. Jika selain dijadikan sebagai perhiasan juga disimpan. kecuali jika pemiliknya mengeluarkan zakat dengan sukarela. Budak. maka wajib dizakati. dan lain sebagainya • Syarat-syarat harta yang wajib dizakatkan  Harta yang dikuasai secara penuh dan dimiliki secara sah. dan lain sebagainya.  Buah-buahan dan sayur-sayuran.  Barang-barang yang dipakai dan tidak dierjualbelikan seperti rumah.  Telah melebihi kebutuhan pokok.  Harta yang tidak mencapai nishab. kuda.  Telah mencapai nisab. mobi. dan keledai. Ketika barang tersebut digunakan untuk berbisnis maka harus dekeluarkan zakatnya seperti barangbarang dagangan lainnya. . yakut.  Barang-barang berharga seperti zamrud. karena tidak ada hadits Rasulullah SAW tentang kewajiban membayar zakat di dalamnya. bighal (peranakan kuda dengan keledai).

2. Jadi jika seseorang memiliki 85 gram emas dan telah berlalu selama 1 haul (1 tahun) maka emas tersebut wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2. Telah sampai nishab nya 4. 3. kuningan. Nishab untuk Perak adalah sebanyak 200 dirham atau setara dengan 595 gram. Zakat An’am (Binatang Ternak) Syarat-syarat nya adalah : 1. Nishab untuk emas adalah sebanyak 20 dinar Islam.5%. dan yang sejenisnya.25 gram emas sehingga 20 dinar = 85 gram emas. Riqaz yang wajib dizakati adalah berupa tembaga. Zakat Riqaz dan Tambang 1. Syarat zakat untuk hasil tambang adalah telah mencapai nishab dan tidak diberlakukan syarat haul. Dimana 1 dinar = 4. besi. Nisab Zakat Harta Zakat Emas dan Perak 1. Sama dengan emas perak yang wajib dizakatkan setelah mencapai nishabnya adalah 2. Nishab untuk unta adalah 40 ekor unta.5% nya. Zakat hasil tambang dikeluarkan ketika hasil tambang diperoleh. Digembalakan 3. timah. Kemudian nishab untuk sapi adalah 30 ekor dan nishab untuk . Telah dimiliki secara penuh 2.d. Besar zakatnya adalah 1/5 atau 20%. Ketika seseorang telah memiliki 40 ekor unta maka yang wajib dizakatkan nya adalah 1 ekor unta. 2.

Oleh karena itu kadar zakat profesi yang diqiyaskan dengan zakat emas dan perak. Dari sini. . yaitu setara dengan 85 gram emas). 1 wasaq = 60 sha’. dan lebih dekat dengan emas dan perak. 60 sha’ = 900 kg. e. memilikinya dengan niat untuk perniagaan. ia berbeda dengan tanaman. Konsep dan Istilah Yang Berhubungan Dengan Zakat Muzakki adalah orang yang berkewajiban membayarkan zakat karena memiliki harta yang melebihi ukuran tertentu. Zakat Barang Perniagaan Syarat-syarat mengeluarkan zakat perdagangan sama dengan syarat zakat lainnya ditambah dengan syarat memilikinya dengan tidak dipaksa seperti dengan membeli atau menerima hadiah. 1 sha’ = 2. Yakni 1 ekor kambing untuk setiap 100 ekor kambing.175 kg atau 3 kg. Zakat Profesi Penghasilan profesi dari segi wujud nya berupa uang. Mustahiq adalah orang yang berhak menerima zakat karena termasuk salah satu dari golongan orang yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai penerima zakat. Zakat Hasil Pertanian Nishab nya adalah 5 wasaq.kambing adalah 100 ekor. Jika hasil pertanian didapat dengan cara pengairan (alat untuk mengairi tanaman) maka zakat yang wajib dikeluarkan adalah 1/20 atau 5%. Namun jika diairi dengan hujan maka yang wajib dizakatkan adalah 1/10 atau 10%. yaitu 2.5% dari seluruh penghasilan kotor. nilainya telah mencapai nisab (nisabnya sama dengan emas.

• Miskin . dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Haul. hanyalah untuk orang-orang fakir. Penerima Zakat Artinya : “Sesungguhnya zakat-zakat itu. dan sedekah. Harta yang jumlahnya di bawah nishab tidak wajib dikeluarkan zakatnya. .Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup. untuk (memerdekakan) budak. orang-orang yang berhutang. untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan. Untuk beberapa jenis harta. f. infaq.” Ada delapan pihak yang berhak menerima zakat. kewajiban zakat dikenakan jika harta tersebut sudah dimiliki selama jangka waktu tertentu (satu tahun). pengurus-pengurus zakat. Nisab adalah batas minimal untuk harta yang perlu dikeluarkan zakatnya. orang-orang miskin.Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.Amil adalah orang atau badan/ lembaga yang mengkhususkan diri untuk mengelola zakat. para mu'allaf yang dibujuk hatinya. Jangka waktu ini disebut haul. sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. tertera dalam Surah atTaubah ayat 60 yakni: • Fakir .

• Gharimin .Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah. • Fisabilillah . perang. • Mu'allaf . Hikmah Zakat Hikmah disyariatkannya Zakat adalah : 1. keburukan.Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya atau kaum kafir yang merupakan pendukung kaum Muslim. h. • Orang yang dalam misalnya anak dan istri.Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya.• Amil .Budak yang ingin memerdekakan dirinya. • Ibnus Sabil . dan sebagainya). karena masih mendapat nafkah atau tanggungan dari tuannya. Yang Tidak Berhak Menerima Zakat • Orang kaya dan orang yang masih memiliki tenaga. • Hamba sahaya. Membersihkan jiwa manusia dari kotoran kikir. tanggungan yang berzakat. • Keturunan Rasulullah (ahlul bait). .Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat. dan kerakusan. g. • Hamba sahaya .Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan.

Membantu orang-orang miskin dan menutup kebutuhan orang-orang yang berada dalam kesulitan dan penderitaan.” (Muttafaq Alaih) “ Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang bernama Ar-Rayyan orangorang yang berpuasa masuk daripadanya pada hari kiamat dan seorang pun selain mereka tidak masuk daripadanya” (Muttafaq Alaih) . Keutamaan Puasa Rasulullah SAW bersabda : “ Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah Azza wa Jalla maka Allah menjauhkan wajahnya dari neraka sejak hari tersebut selama 70 tahun. Sedang puasa menurut syariat ialah menahan dengan niat ibadah dari makanan. dan semua hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. minuman. 4.” a. Allah berfirman dalam Q. diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Al-Baqarah: 183 Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. hubungan suami-istri. 2.2. Menegakkan kemaslahatan-kemaslahatan umum dimana kehidupan dan kebahagiaan umat sangat terkait dengannya.4 PUASA Puasa menurut bahasa ialah menahan. Membatasi pembengkakankekayaan di tangan orang-orang kaya dan para pedagang. agar harta tidak beredar di kalangan tertentu. 3. atau hanya beredar di kalangan orang-orang kaya saja.S.

” (diriwayatkan Ahmad dan lain-lain) “Sesungguhnya orang yang berpuasa mempunyai doa yang tidak ditolak ketika ia berbuka puasa. • Puasa yang dimakruhkan ialah sebagai berikut :  Puasa Arafah (bagi orang yang berada di Arafah).  Puasa bagi bujangan yang belum mampu menikah.  Puasa enam hari di bulan Syawal.  Puasa sehari dan tidak puasa sehari.  Puasa hari-hari putih dalam setiap bulan.  Puasa pada Hari Sabtu secara khusus.  Puasa Bulan Muharram.S.  Puasa hari senin dan kamis. Al-Baqarah: 183-185) • Puasa yang disunnahkan ialah sebagai berikut:  Puasa Arafah (selain orang yang berhaji). yaitu puasa di Bulan Ramadhan (Q. . yaitu tanggal sembilan sepuluh bulan Muharram.  Puasa paruh pertama bulan Sya’ban.  Puasa akhir Sya’ban. yaitu tanggal 13.  Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura.  Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Jenis-Jenis Puasa Adapun jenis-jenis puasa berdasarkan hukum pelaksanaannya: • Puasa Wajib. 14 da 15 setiap bulan Hijriyah.“Puasa adalah perisai dari neraka seperti perisai salah seorang dari kalian dari perang.” (Ibnu Majah) b.  Puasa pada Hari Jumat secara khusus.

mengenai apakah orang kafir termasuk di dalamnya atau tidak. bahkan kalaupun mereka melakukannya tetap dianggap tidak sah. Menurut Ulama Hanafiyah: orang kafir tidak termasuk dalam ketentuan wajib puasa. Maka jika ada seorang kafir masuk Islam pada bulan ramadhan dia wajib melaksanakan puasa sejak saat itu. Dengan demikian mereka dibebani untuk melakukan semua syariatNya (dalam hal ini mereka wajib memeluk agama Islam kemudian melakukan puasa). Jadi menurut pendapat pertama (Hanafiyah) mereka hanya menaggung dosa atas kekafirannya sementara menurut pendapat kedua (Jumhur Ulama) mereka menanggung dosa kekafiran dan meninggalkan syariat.13 dzulhijjah). Sementara jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa mereka tetap termasuk dalam setiap firman Allah. (baca Surat Al Baqarah ayat 183).  Puasa pada hari Tasyriq (11.  Puasa ketika haid dan nifas bagi perempuan. Sebagaimana firman Allah "Katakanlah pada orang kafir bahwa jika mereka masuk islam akan diampuni dosanya yang telah lalu. Syarat Wajib Puasa 1. Hanya saja ulama berbeda pendapat dalam menentukan apakah syarat islam ini syarat wajib atau syarat sahnya puasa? Dan yang melatarbelakangi mereka dalam hal ini adalah karena adanya perbedaan mereka dalam memahami ayat kewajiban puasa.12. Islam Dengan demikian orang kafir tidak wajib berpuasa dan tidak wajib mengqadha' (mengganti) begitulah menurut jumhur (mayoritas) ulama." (QS.  Puasa orang sakit yang dikhawatirkan meninggal kalau berpuasa c. Al Anfal:38).• Puasa yang diharamkan ialah sebagai berikut  Puasa pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. .

Suci dari haid dan nifas c. tetapi mereka wajib mengqadha'-nya. Tidak ada yang menghalanginya (seperti haid dan nifas) c. Suci dari haid dan nifas sepanjang hari d. karena mereka tidak termasuk orang mukallaf (orang yang sudah masuk dalam konstitusi hukum). Syarat-syarat tersebut di atas mendapat tambahan satu syarat lagi dari Ulama Hanafiyah menjadi syarat yang ke-6 yaitu: Mengetahui kewajiban puasa (semisal bagi orang yang memeluk Islam di negara non muslim). Menurut ulama Hanafiyah ada 3: a. hilang ingatan dan dalan keadaan tidur". Berakal c. sebagaimana dalam hadist : "Seseorang tidak termasuk mukallaf pada saat sebelum baligh. Menurut ulama Malikiyah ada 4: a. d. (Sedangkan niat. 3. Mampu dan Menetap Puasa tidak diwajibkan atas orang sakit (tidak mampu) dan sedang bepergian (tidak menetap). Niat b.2. dimasukkan ke rukun puasa). Islam d. 3. Aqil dan Baligh (berakal dan melewati masa pubertas) Tidak wajib puasa bagi anak kecil (belum baligh). Menurut ulama Syafi'iyah ada 4: a. . orang gila (tidak berakal) dan orang mabuk. menurut Syafi'iyah. Niat b. Tidak ada yang membatalkannya 2. Pada waktunya dan juga disyaratkan orang yang berpuasa berakal. Dilaksanakan pada waktunya. Islam b. Syarat Wajib Puasa 1.

" (Diriwayatkan Muslim) e. yaitu segera berbuka puasa setelah kepastian terbenamnya matahari. yaitu keinginan hati untuk berpuasa karena ingin meaksanakan perintah Allah Azza wa jalla dan mendekat kepada-Nya. f. atau air. puasanya tidak sah selama-lamanya. Seorang Muslim disunnahkan berbuka puasa dengan bilangan ganjil misalnya tiga. Rukun Puasa • Niat. sesuai sabda Rasulullah SAW : "Sesungguhnya pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahli Kitab ialah makan sahur. Jadi. Menurut ulama Hambaliyah ada 3: a. atau lima. Sahur. Suci dari haid dan nifas e. d. Hal-hal Yang Dimakruhkan dalam Puasa . jika seseorang berpuasa malam hari dan berbuka di siang harinya. Niat c. yaitu siang hari sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. minuman. Berdoa ketika berbuka puasa. Berbuka puasa yang paling baik ialah dengan kurma dan paling tidak baik ialah dengan air. atau kurma kering. yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti maanan.4. Menyegerakan berbuka puasa. yaitu sahur dengan makan dan minum di akhir malam dengan niat puasa. b. • Waktu. ia tidak mempunyai puasa” (diriwayatkan At Tirmidzi) • Imsak. c. Hal-hal Yang Disunnahkan dalam Puasa a. atau tujuh. karena Rasulullah SAW bersabda “barang siapa tidak berniat puasa sejakmalam. g. dan hubungan seksual. Islam b. Berbuka puasa dengan kurma matang. Mengakhiri sahur sampai akhir malam.

Menyentuh wanita dengan tangan atau menempelkan badan padanya. diantaranya : 1. atau dubur. 5. Bercelak di permulaan siang. 10. Berlebih-lebihan dalam berkumur. atau telinga. 7. atau melalui mata. 3. Mengunyah karet karena dikhawatirkan salah satu bagian dari karet tersebut masuk ke tenggorokan. Hal-hal Yang Membatalkan Puasa Hal-hal berikut adalah hal-hal yang membatalkan puasa dan diwajibkan atas kita untuk mengganti puasa. . Masuknya cairan ke dalam perut melalui hidung. menghirup air dengan hidung. Air masuk ke dalam perut akibat berlebih-lebihan dalam berkumur dan menghirup air dengan hidung ketika berwudlu. atau dengan hubungan seksual yang harus dibayar dengan kafarah. Berbekam atau mengeluarkan darah. namun tidak apa-apa bercelak di akhir siang. Memikirkan seks. kendati hal-hal tersebut sebenarnya tidak merusak puasa. 8. 2. Suami terus menerus melihat istri dengan syahwat. Mencicipi makanan. atau kemaluan wanita. Berkumur tidak untuk wudlu atau tidak karena kebutuhan. 6. 4. h.Orang yang sedang berpuasa dimakruhkan melakukan hal-hal yang bisa merusak puasanya. Suami mencium istri jika menimbulkan syahwat yang bisa merusak puasanya dengan keluarnya air madzi. 9. dan mengeluarkannya ketika berwudlu. 2. diantaranya : 1. karena bisa melemahkan tubuh yang menyebabkan seseorang membatalkan puasanya dan tu termasuk menipu puasa.

Orang yang makan-minum karena menyangka masih malam. Mengajarkan pengendalilan diri. atau memikirkannya terus-menerus. minum. 2. Melindungi masyarakat dari keburukan dan kerusakan. Masuknya sesuatu yang bukan makanan atau minuman ke dalam perut melalui mulut. • Manfaat Kesehatan 1. 5. Orang yang makan dan minum karena lupa. 2. • Manfaat Sosial 1. Membantunya dalam mengendalikan diri. atau benang. Membiasakan orang yang berpuasa untuk bersabar dan menguatkan kesabarannya. 3. Manfaat puasa diantaranya • Manfaaat Spiritual 1. Membersihkan usus-usus Memperbaiki lambung Membersihkan badan dari kotoran-kotoran . akhlak berbuat baik 2. 9. dan hubungan suami-istri. Muntah dengan sengaja. cinta persamaan. Menolak berniat puasa kendati tidak makan-minum. Murtad dari Islam i. 4. atau berhubungan suami-istri. Memunculkan sifat takwa dalam diri dan mengembangkannya. misalnya seperti menelan perhiasan. Keluarnya air mani akibat melihat wanita dengan terus-menerus. 3. kemudian tidak berhenti daripadanya karena menyangka bahwa berhenti makan-minum itu tidak wajib selagi ia telah makan-minum. 7. 4. cinta keadilan.3. kemudian terlihat olehnya bahwa fajar telah terbit. 10. membentuk perasaan kasih sayang. Membiasakan umat Islam teratur. 8. Dipaksa makan. karena mencium istri. bersatu. 6.

maksud. dan mengendarai unta yang kurus [985] yang datang dari segenap penjuru yang jauh. Adapun amal ibadah tertentu ialah thawaf. yang dimaksud dengan temat-tempat tertentu dalam definisi diatas. dan Mina. dan menyengaja. juga Arafah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji). mazbit di Muzdalifah. dan lain-lain. Dan berserulah kepada manusia untuk Artinya : “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji. Yang dimaksud dengan waktu tertentu ialah bulanbulan haji yang dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Menurut istilah syara'.” . kata haji (‫ج‬ ّ( ‫حح‬ َ‫ل ّج‬ ْ‫ )ا ح‬mempunyai arti qashd. selain Ka'bah dan Mas'a(tempat sa'i). 27. Muzdalifah. wukuf. Meringankan badan dari himpitan kegemukan 2. (di antaranya) maqam Ibrahim [215].” Artinya : “Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata. yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah [2l6]. maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.5 HAJI Menurut etimologi bahasa Arab. melontar jumrah. haji ialah menuju ke Baitullah dan tempat-tempat tertentu untuk melaksanakan amalan-amalan ibadah tertentu pula demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharap ridhoNya. yakni tujuan. mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. mabit di Mina. barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia.4. niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki. sa'i.

Dalam ritual ibadah haji Ifrad. Aisyah RA berkata: Kami berangkat beribadah bersama Rasulullah SAW dalam tahun hajjatul wada. Jenis Ibadah Haji Setiap jamaah bebas untuk memilih jenis ibadah haji yang ingin dilaksanakannya. Maka ia tidak melakukan tahallul sampai dengan selesai dari nahar Berikut adalah jenis dan pengertian haji yang dimaksud: • Haji Ifrad adalah proses melakukan ibadah haji yang terpisah antara ibadah haji dan ibadah umrah. memakaiihram lagi dengan niat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah). Yaitu memakai ihram dari miqat dengan niat umrah pada musim haji. . Rasulullah SAW memberi kebebasan dalam hal itu. Setelah selesai melaksanakan ibadah haji baru dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah umrah. Bagi yang melaksanakan haji Tamattuk diwajibkan membayar dam. karena Rasulullah SAW bersabda “ haji itu sekali dan barangsiapa yang melakukannya lebih dari sekali makaitu sunnah” (HR Abu daud. Di antara kami ada yang berihram.Ibadah haji merupakan ibadah yang wajib dilakukan sekali seumur hidup. setelah tahallul. yaitu melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan ibadah umrah. dan Al Hakim yang men-shahih-kannya). Yang melaksanakan haji ifrad tidak diharuskan membayar dam. kemudian tetap dalam keadaan ihram sampai selesai haji (hari raya kurban). Dalam pelaksanaannya waktu memakai ihram dari miqad dengan niat haji saja. untuk haji dan umrah dan ada pula yang berihram untuk haji. Ahmad. a. Sedang orang yang berihram untuk haji jika ia mengumpulkan haji dan umrah. sebagaimana terlihat dalam hadis berikut. • Haji Tamattu' adalah mendahulukan umrah dari ibadah haji. Orang yang berihram untuk umrah ber-tahallul ketika telah berada di Baitullah.

.” (HR. Dengan demikian segala amalan umrah sudah tercakup dalam amalan haji. Namun jika berniat ketika telah naik kendaraan. dan jika tidak dikerjakan hajinya tidak sah.• Haji Qiran adalah haji dan umrah dilakukan secara bersamaan. 1907) Mengucapkan niat haji atau umroh atau kedua-duanya. maka itu juga boleh sebelum sampai di miqot. ‫وى‬ َ‫َن ا ا‬ َ‫ما ا ا‬ َ‫ئ ا ا‬ ٍ ‫ر م‬ ِ‫م‬ ْ‫ِل ا اَم‬ ّ‫ك َي‬ ُ ‫ل‬ ِ ‫ما‬ َ‫َن ا ا‬ ّ‫إ اَم‬ ِ‫و‬ َ‫ ا ا‬، ‫ت‬ ِ ‫َيا‬ ّ‫ِن اَم‬ ّ‫بالَي‬ ِ‫ل‬ ُ ‫ما‬ َ‫ع ا ا‬ ْ‫أل اَم‬ َ‫ما ا ا ا‬ َ‫َن ا ا‬ ّ‫إ اَم‬ ِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. berarti dianggap telah melewati miqot tanpa berihram. Yaitu memakai ihram dengan niat umrah dan haji sekaligus. sebaiknya dilakukan setelah shalat. Rukun Haji Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji. 1 dan Muslim no. Bukhari no. b.Cara pelaksanaannya adalah:  Ihram dari miqad dengan niat untuk haji dan umrah sekaligus  Melakukan seluruh amalan haji Bagi yang melaksanakan haji Qiran diwajibkan membayar dam. Dalilnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lafazh talbiyah: . Adapun rukun haji adalah sebagai berikut : Rukun pertama: Ihram Yang dimaksud dengan Ihram adalah niat masuk ke ibadah haji disertai dengan mengenakan pakaian tidak berjahit dan mengucapkan talbiyah (ucapan). Siapa yang meninggalkan niat ini. Jika telah sampai miqot namun belum berniat. hajinya tidak sah.

laki-laki disunnahkan mengeraskan suara.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. berbaring atau berjalan. baik di sebagian siang atau malam. wukufnya tidak sah berdasarkan kesepakatan para ulama (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah. 1: 494). aku menjawab panggilan-Mu. Ketika bertalbiyah. aku menjawab panggilan-Mu.َ‫ ا ا‬.‫ك‬ ‫ال‬ ُ ‫لل‬ ْ‫م اَم‬ ُ ‫وال‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫لل ا ا‬ َ‫ة ا ا‬ َ‫مل ا ا‬ َ‫ع ا ا‬ ْ‫ِن اَم‬ ّ‫والَي‬ َ‫د ا ا‬ َ‫مل ا ا‬ ْ‫ح اَم‬ َ‫َن ال ا ا‬ ّ‫إ اَم‬ ِ. 17: 49-50). 889. duduk.‫ك‬ َ‫َيل ا ا‬ ْ‫باَم‬ ّ‫ل اَم‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫ل ا ا‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫ي ا ا‬ ْ‫ر اَم‬ ِ‫ش‬ َ‫ال ا ا‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫َي ا ا‬ ْ‫باَم‬ ّ‫ل اَم‬ َ‫ا ا‬. Siapa yang luput dari wukuf di Arafah. “Para ulama sepakat bahwa wukuf di Arafah adalah bagian dari rukun haji dan siapa yang luput. Jika seseorang wukuf di Arafah selain waktu tersebut. Sesungguhnya segala pujian. laa syariika lak”. walaupun dalam keadaan tidur. hajinya tidak sah. baik pula dalam keadaan suci atau tidak suci (seperti haidh. Jika seseorang wukuf di waktu mana saja dari waktu tadi. maka itu sudah cukup. An Nasai no. 3015. Namun jika ia wukuf . berkendaraan. Ibnu Rusyd berkata. laka wal mulk. Labbaik laa syariika laka labbaik. ُ ‫ف‬ ‫ة‬ َ‫ر ا ا‬ َ‫ع ا ا‬ َ‫ُج ا ا‬ ّ ‫ح َع‬ َ‫ل ا ا‬ ْ‫ا اَم‬ “Haji adalah wukuf di Arafah. maka harus ada haji pengganti (di tahun yang lain). kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu. tiada sekutu bagi-Mu). (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah. Rukun kedua: Wukuf di Arafah Wukuf di Arafah adalah rukun haji yang paling penting. nifas atau junub) (Fiqih Sunnah. 3016. Yang dimaksud wukuf adalah hadir dan berada di daerah mana saja di Arafah. Innalhamda wan ni’mata. Ibnu Majah no.” (HR. aku menjawab panggilan-Mu. Waktu dikatakan wukuf di Arafah adalah waktu mulai dari matahari tergelincir (waktu zawal) pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga waktu terbit fajar Shubuh (masuk waktu Shubuh) pada hari nahr (10 Dzulhijjah). sadar. tiada sekutu bagi-Mu. Tirmidzi no. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).‫ك‬ َ‫َي ا ا‬ ْ‫باَم‬ ّ‫ل اَم‬ َ‫َم ا ا‬ ّ‫ه اَم‬ ُ ‫ل‬ ّ‫ك الاَم‬ َ‫َي ا ا‬ ْ‫باَم‬ ّ‫ل اَم‬ َ‫ا ا‬ َ‫ل ا ا‬ ‫ك‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫ي ا ا‬ ْ‫ر اَم‬ ِ‫ش‬ َ‫ا ا‬ “Labbaik Allahumma labbaik.

Ahmad 6: 421. ِ ‫تَي‬ ‫ق‬ ِ‫ع‬ َ‫ل ا ا‬ ْ‫ت ا اَم‬ ِ ‫َي‬ ْ‫باَم‬ َ‫ل ا ا‬ ْ‫با اَم‬ ِ ‫فوا‬ ُ ‫و‬ ّ‫َط اَم‬ ّ‫َي اَم‬ َ‫ل ا ا‬ ْ‫و اَم‬ َ‫ا ا‬ “Dan hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah). c. 1: 495) Rukun ketiga: Thowaf Ifadhoh (Thowaf Ziyaroh) Thowaf adalah mengitari Ka’bah sebanyak tujuh kali. kemudian tidak berkata kotor. Madzab Imam Syafi’i berpendapat bahwa wukuf di Arafah hingga malam adalah sunnah (Fiqih Sunnah. 1: 494).” (Fiqih Sunnah.” (HR. hikmah yang bisa kita petik dari pelaksanaan ibadah haji antara lain: . maka ia wajib wukuf hingga matahari telah tenggelam.” (QS." (Muttafaq Alaih) Selain itu. itu bukan termasuk ajaran Rasul – shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Jika ia wukuf di malam hari. itu keliru.di siang hari. ia keluar dari dosa-dosanya seperti hari ia dilahirkan ibunya. َ‫ع ا ا‬ ‫ى‬ ْ‫َس اَم‬ ّ‫َم ال اَم‬ ُ ‫ك‬ ُ ‫َي‬ ْ‫لاَم‬ َ‫عا ا‬ َ‫ب ا ا‬ َ‫ت ا ا‬ َ‫ك ا ا‬ َ‫َلل ا ا‬ َ‫َن ا ا ا‬ ّ‫اَم‬ ّ‫إ اَم‬ ِ ‫وا‬ ْ‫ع اَم‬ َ‫س ا ا‬ ْ‫ا اَم‬ “Lakukanlah sa’i karena Allah mewajibkan kepada kalian untuk melakukannya. karena sesuai sabda Rasulullah SAW : "Barang siapa haji ke rumah ini (Baitullah). Sayid Sabiq mengatakan. dan tidak fasik. Al Hajj: 29) Rukun keempat: Sa’i Sa’i adalah berjalan antara Shofa dan Marwah (pulang pergi) dalam rangka ibadah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala. ia tidak punya keharusan apa-apa. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut hasan). Hikmah Haji Diantara hikmah disyariatkannya haji adalah untuk membersihkan jiwa orang Muslim dari dosa agar jiwa layak menerima kemuliaan Allah SWT di dunia dan di akhirat. “Naik ke Jabal Rahmah dan meyakini wukuf di situ afdhol (lebih utama).

yaitu Islam (almusawah al-lslamiyah). ketakwaan. dan pengorbanan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menyebarkan agama Islam. 2. 4. serta tempat-tempat bersejarah dalam kehidupan Rasulullah SAW dan penyebaran Islam.1. Ketika memasuki Makkah dan melihat Ka’bah umat Islam diajak untuk mengingat nilai-nilai ketakwaan Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya. Mereka tidak dibedakan berdasarkan kelas sosial. Umat Islam yang mengunjungi tempat-tempat tersebut diharapkan dapat menghayati nilai-nilai keimanan. merendah dan takut kepada Allah. Dalam ibadah haji. namun masingmasing digerakkan oleh satu alasan yang sama. 3. Menyaksikan secara langsung Masjidil Haram. ras. terpapar persamaan atas nama agama. tempat turunnya Alquran. Haji adalah ibadah yang menyempurnakan kehidupan spiritual umat Islam. Sekalipun aliran teologi dan madzhab fikih mereka berbeda. Semuanya tunduk.Mereka berkumpul di tempat yang sama dan dengan penampilan yang sama.Mereka semua sama di mata Allah SWT. puasa. etnis. Umat Islam dari penjuru dunia berkumpul ditempatyang sama dan pada waktu yang sama. Ka’bah. dan zakat ditunaikan maka ibadah haji adalah penyempurnanya. yaitu kepatuhan kepada Allah SWT dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. tetap dilaksanakan dengan baik oleh Ibrahim. bahkan meninggalkan istri di padang tandus dan menyembelih seorang anak sekalipun. Ketika memakai pakaian ihram yang berwarna putih polos tanpa jahitan dan pernak-pernik umat manusia dari segala penjuru seakanakan diingatkan bahwa mereka adalah umat yang satu. Setelah shalat. Seberat apa pun perintah Allah SWT. kepahlawanan. atau kebudayaan. yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. bahasa. Satu-satunya yang membedakan hanyalah ketakwaan masing-masing. . keikhlasan.Mereka membawa rasa cinta yang sama.

Syaikh Kamil Muhammad. Hawwa. 2001.5. http://www.id/artikel/hikmah2. Uwaidah. haji memberikan kesempatan yang sangat besar bagi umat Islam untuk menggalang persatuan di antara sesamanya.ac. dan bersama-sama memikirkan persoalan yang mendera umat Islam DAFTAR PUSTAKA Al-Jazairi. Adi Fajar.portalinfaq.staff. Haji adalah pertemuan akbar yang dihadiri oleh umat Islam dari segala penjuru dunia.org/gm04x01_reference_zakat. Minhajul Muslim.php. diakses tanggal 30 Maret 2013. menyatukan tekad dan semangat. 2010. Shalat. Jakarta : Darul Falah. Fiqih Wanita Edisi Lengkap. 2012. Awanbiru.com/2012/04/pengertian-rukun-shalat-syaratwajib. http://fadikusumo. Jakarta : Pustaka Al-Kautsar. Abu Bakr Jabir. . Anonim.blogspot. 2002. 2001. Kusumo. Al-Islam Jilid I. diakses tanggal 30 Maret 2013. Dengan demikian.html. Jakarta : Al-I’TISHOM. diakses tanggal 30 Maret 2013. 2011.html. Hikmah Shalat. Sa’id. Kautsar.ugm. Zakat. http://notezone13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful