P. 1
Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari

Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari

|Views: 172|Likes:
pengaruh intensitas cahaya matahari
pengaruh intensitas cahaya matahari

More info:

Published by: Iin Monicha SchputrieTunggal on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM DASAR-DASAR AGRONOMI PENGARUH INTENSITAS CAHAYA MATAHARI

KOKOS MUCHRIANDI 05121407031

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2013

Untuk saat ini. tubuhan juga dapat dimanfaatkan pada bidang kesehatan. dan berfotosintesis. Germinasi merupakan pertumbuhan embrio awal yang menyebabkan munculnya akar. Sebagai negara agraris. PENDAHULUAN A. kualitas cahaya. Kuantitas cahaya . dan lamanya bersinar.tumbuhan hanya dapat terjadi dengan adanya bantuan cahaya matahari. Perkecambahan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Kuantitas cahaya lebih menunjukan pada terang tidaknya cahaya dan tajam tidaknya cahaya matahari. berkecambah. berkembang. Pengontrolan cahaya dapat mengubah tanah tak subur menjadi subur. Pada umumnya ada tiga karakteristik utama bagaimana cahaya mempengaruhi perkecambahan tanaman. namun ternyata tumbuhan ini juga mudah dibudidayakan.I. dan daun. Latar Belakang Tanaman yang menerima intensitas cahaya lebih rendah (ternaungi) sampai pada batas tingkat naungan tertentu. papan dan pangan. Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan tumbuh-tumbuhan. batang. Kacang hijau (Vigna radiata ) merupakan salah satu tumbuhan yang sangat baik bagi kesehatan. kacang hijau memang masih sangat mudah di dapatkan. misalnya meliputi kuantitas (jumlah) cahaya. salah satu faktor eksternal adalah cahaya. Proses fotosintesis pada tumbuh . Sehingga dapat cahaya yang dikatakan berasal dari matahari dapat dimanfaatkan secara optimal. tanaman tidaka kan mampu berproduksi. bertumbuh. Selain digunakan sebagai bahan sandang. Tumbuh-tumbuhan sendiri memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Tumbuhan memerlukan cahaya untuk dapat hidup.

Pada umumnya.juga tidak sama pada setiap wilayah dan setiap tahunya. Kondisi gelap juga memacu produksi hormon auksin. Intensitas cahaya yang diperlukan pun tergantung pada setiap tumbuhan. seperti ujung akar dan ujung . selain itu juga untuk meningkatkan intensifikasi lahan. Hal ini menyebabkan tumbuhan yang diterpa cahaya matahari akan lebih pendek daripada tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap. khususnya di lahan dengan intensitas cahaya rendah akibat ternaungi oleh tanaman. Untuk proses perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon. Peristiwa ini disebut dengan etiolasi. melainkan kuning pucat. Perkecambahan tanaman yang cepat pada tempat gelap disebut etiolasi. Sinar matahari memang berguna bagi fotosintesis pada tumbuhan namun efek lain dari sinar matahari ini adalah menekan pertumbuhan sel tumbuhan. Padahal proses fotosintesis bertujuan untuk menghasilkan karbohidrat yang berperan penting dalam pembentukan klorofil.Dampak tanaman akibat etiolasi adalah tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis. cahaya dapat menghambat perkecambahan tanaman karena cahaya dapat menguraikan auksin (suatu hormone pertumbuhan). daun pun tanpa klorofil sehingga daun tidak berwarna hijau. Auksin adalah hormon tumbuh yang banyak ditemukan di sel-sel meristem. Karena karbohidrat tidak terbentuk. Dalam kondisi itu. genotipe toleran diharapkan lebih berperan untuk memanfaatkan lingkungan tercekam intensitas cahaya rendah. Di Indonesia yang hanya memiliki dua musim. walaupun faktor lain juga ikut mempengaruhi. cahaya matahari akan terpancar lebih maksimum pada musim kemarau dibandingkan pada musim hujan.

B. Itulah sebabnya. TINJAUAN PUSTAKA . enzim riboflavin pada ujung batang menyerap sinar nila dari sinar matahari. Sinar nila perusak enzim-enzim yang membantu pembentukan asam indo asetat (salah satu jenis auksin). Oleh karena itu tanaman akan lebih cepat tumbuh dan panen. diantaranya dengan memberi perlakuan variasi cahaya matahari yang berbeda pada tanaman kacang hijau. Produksi auksin terhambat pada tanaman yang sering terkena sinar matahari. Selain itu. Tujuan Tujuan praktikum pengaruh intensitas cahaya matahari ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman II. tapi batang tidak tegar karena mengandung banyak air. Akibat tidak ada sinar matahari maka organ perbanyakan pada tanaman lama-lama mengkerut lalu mati karena tidak mendapat sumber makanan.batang. pertumbuhan tanaman etiolasi selalu lebih cepat. Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh cahaya pada pertumbuhan dapat dilakukan dengan berbagai percobaan.

tinggi pada makhluk hidup. Perkembangan adalah proses yang menyertai pertumbuhan menuju tingkat kematangan atau kedeewasaan makhluk hidup. Perkecambahan dapat terjadi jika kandungan air dalam biji tinggi sehingga terjadi proses Imbibisi. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan diawali dengan tahap perkecambahan. tanaman akan tumbuh tinggi dengan cepat. yang akan tumbuh ke atas menjadi epikotil. Proses tersebut merupakan proses kuantitatif. Tanaman memerlukan cahaya matahari tumbuh hijau. Intensitas cahaya matahari adalah kualitas cahaya matahari untuk membantu tanaman untuk tumbuh dan berfotosintesis. daunya teraba amat basah. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan ini tidak hanya dipakai khusus untuk biji. Struktur awal perkecambahan munculnya radikula saat selaput biji sobek. namun akan terlihat kuning dan kekurangan air. Pada proses ini akan terbentuk fungsi dan struktur organ yang jelas. masa. merupakan proses kualitatif tidak bisa dinyatakan dengan angka hanya bisa diamati. meskipun saat disentuh. tetapi juga dipakai untuk bagian tumbuhan lainnya. bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Air dalam biji akan memacu hormon giberelin yang akan menghidrolisis cadangan makanan untuk menghasilkan energi. Radikula merupakan calon akar bagian dari hipoktil. Dengan air tanpa cahaya matahari. pengukuran dapat menggunakan alat auksanometer.Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran. artinya dapat diukur dan dinyatakan dalam angka. Secara visual dan . Selain itu. karena adanya pertmbahan jumlah sel dan pembesaran sel. volume.

antara lain : 1. suhu di lingkungan tanaman tersebut juga harus ditentukan. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor. akan mengakibatkan tanaman menjadi kering. menunjang fotosintesis dan menjaga kelembapan.kekurangan nutrisi. Oksigen 4. Bila tanaman kekurangan air. Fungsi dari suhu sendiri adalah untuk aktivitas enzim serta kandungan air dalam tubuh tumbuhan. Semakin tinggi suhu yang ada di lingkungan suatu tumbuhan. . maka semakin laju transpirasi dan semakin rendah kandungan air pada tumbuhan sehingga proses pertumbuhan semakin lambat dan perlakuan tumbuhan pada suhu yang rendah memacu pertumbuhan ruas yang lebih panjang dari pada perlakuan tanaman di suhu yang tinggi. umumnya ditandai dengan terlihatnya akar atau daun yang menonjol keluar dari biji. Suhu yang baik untuk tumbuhan adalah 30 ⁰C. Cahaya Air berfungsi untuk menyiram tanaman agar tetap segar dan tidak layu serta sebagai media reaksi kimia dalam sel. Suhu 3. Air 2. Kelebihan air juga tidak baik untuk tanaman karena pertumbuhan tanaman akan terhambat dan kemungkinan terburuk tanaman akan mati. Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.morfologis suatu biji yang berkecambah.

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan diawali dengan perkecambahan. gerakan daun. perluasan daun.Faktor lainnya adalah oksigen. maka tanaman itu akan mempunyai ciri-ciri : berdaun hijau muda. sintesis klorofil. III. PELAKSANAAN PRAKTIKUM A. stomatanya akan berjumlah banyak namun berukuran kecil. Tanaman yang diletakkan di tempat yang teduh. enzim dan hormon juga merupakan faktor-faktor dalam pertumbuhan dan perkembangan. Oksigen berfungsi sebagai respirasi sel-sel akar yang akan berkaitan dengan penyerapan unsur hara. perakarannya tidak terlalu lebat. Berbeda dengan tanamana yang ditanam di tempat yang mendapatkan banyak cahaya. akan tumbuh dengan ciriciri : berdaun hijau tua. perpanjangan batang. Faktor terakhir yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah intensitas cahaya. Cahaya matahari berperan besar dalam proses perkecambahan. pertumbuhannya lebih lambat namun stomatanya berjumlah sedikit namun ukurannya besar. pembukaan bunga dan dominasi tunas. perakarannya lebih lebat dan pertumbuhannya lebih cepat. selain itu air. Waktu dan Tempat . Beberapa proses dalam perkembangan tanaman yang dikendalikan oleh cahaya antara lain : perkecambahan. Bila oksigen yang tumbuhan dapat hanya sedikit. maka pertumbuhan pada tumbuhan akan terhambat karena akan susah dalam penyerapan unsur hara dalam tanah. Tanaman tidak akan pernah kehabisan oksigen bila hidup di lingkungan yang bebas. gerakan batang. Oksigen tersebar luas di udara. Dalam penelitian ini akan diuji pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau terhadap intesitas penyinaran cahaya matahari.

Hasil 1. benih kacang hijau (Vigna radiata).Praktikum ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 25 April 2013 pukul 10. Sistematika . Tanam benih kacang hijau yang telah direndam tadi ke dalam polybag yang telah terisi tanah tadi sebanyak masing-masing 4 benih. Amati 2 hari sekali sampai 5 kali pengamatan.00 WIB sampai selesai. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Cara Kerja Cara kerja dari praktikum dasar-dasar agronomi yang berjudul Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari sebagai berikut: 1. dan 1 polybag lagi ditempat yang terkena cahaya matahari secara langsung (tanpa naungan). Catat hasil pengamatan. Isi polybag sampai 3/4 bagian dengan top soil. 4. penggaris. top soil. Rendam benih kacang hijau dengan air selama 3-5 menit. IV. Alat dan Bahan Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini adalah Polybag ukuran 5 kg sebanyak 2 buah. kertas A4 80 gr. air . bertempat di RKC 1107 Universitas Sriwijaya. Letakkan 1 polybag dibawah naungan. C. 6. B. 5. 3. 2.

2 6 2 2 Jumlah Tan Hidup Tanaman 1 2 Tinggi Tanaman (cm) 7.Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Rosidae : Fabales : Fabaceae (suku polong-polongan) : Vigna : Vigna Radiata B. Dengan Naungan Pengamatan I Hari : Jum’at 4 Tanggal : 26/04/2013 3 4 7. adalah sebagai berikut : 1.5 7 Jumlah Daun 2 2 . Tabel Hasil dari praktikum ini setelah dilakukan pengamatan selama 5 kali.

II Hari : Senin Tanggal : 29/04/2013 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 cm 3 cm 1 cm 1 cm 17 cm 15 cm 13 cm 13 cm 21 cm 18 cm 16 cm 16 cm 23 cm 21 cm 18 cm 18 cm 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 III Hari : Rabu Tanggal : 01/05/2013 IV Hari : Jum’at Tanggal : 03/05/2013 V Hari : Senin Tanggal : 06/05/2013 2. Tanpa Naungan Pengamatan Tanaman Tinggi Tanaman (cm) Jumlah Daun .

4 cm 18 cm 10.5 cm 1 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 2 II Hari : Senin Tanggal : 29/04/2013 III Hari : Rabu Tanggal : 01/05/2013 IV Hari : Jum’at Tanggal : 03/05/2013 V Hari : Senin Tanggal : 06/05/2013 C.I Hari : Jum’at Tanggal : 26/04/2013 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 2 cm 3 cm 6 cm 5 cm 13 cm 12 cm 13 cm 15 cm 16 cm 17 cm 5 cm 19 cm 19. Pembahasan .

Pada keadaan yang gelap. Tanaman yang ditanam tanpa cahaya tetapi diberi sumber pangan dari tempat-tempat cadangan (misalnya biji. Buktinya. umbi. akar yang banyak dan lebat. bahwa tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang gelap. warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga . bulb) akan menjadi kuning dan mempunyai batang yang sangat panjang dan kurus. dan mendapatkan strukturnya yang normal. Tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang terang tumbuh lebih pendek karena umumnya cahaya dapat menguraikan auksin (hormon pertumbuhan). tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat. hormon auksin ini akan terurai dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Dan sebaliknya. Tetapi. pertumbuhan meninggi yang baik tidak menjamin kualitas tumbuhan itu juga baik.Tanaman yang tumbuh dibawah cahaya sinar matahari dengan tanaman yang tumbuh dibawah naungan atau tanpa cahaya sinar matahari memiliki ciri ± ciri tersendiri. yang seperti praktikan amati. terutama hormon auksin. Tanaman yang sama. batang terlihat kurus tidak sehat. Peristiwa ini terjadi karena pengaruh fitohormon. akan membentuk warna hijau yang bertalian dengan pembentukan klorofil dan perangsangan fotosintesis. tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang gelap akan tumbuh lebih tinggi karena terjadi peristiwa pertumbuhan yang cepat di tempat gelap yang disebut etiolasi. meski tumbuhnya lebih tinggi. hormon auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang. Seperti yang telah dijelaskan di atas. Dari rincian-rincian tersebut menunjukkan bahwa tanaman kacang hijau akan tumbuh lebih tinggi jika diletakkan di tempat yang gelap dari pada diletakkan di tempat yang terang. bila diberi cahaya.

Hal ini dilakukan tumbuhan agar bisa segera mendapatkan cahaya matahari agar dapat berfotosintesis. jagur. Tanaman kacang hijau yang dietiolasi pertumbuhannya jauh lebih cepat daripada tanaman yang terkena banyak sinar matahari maupun di tempat yang redup. Sebaliknya. tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang terang. dan daunnya tidak berkembang yang dinamakan dengan etiolasi. namun dengan kondisi warna daun pucat. Pada keadaan remang tanaman akan menjulang ke arah sinar matahari sebagai ciri tanaman tersebut berfotosintesis. memacu tumbuhan untuk memproduksi hormon auksin yang ditemukan pada sel-sel meristem seperti ujung barang dan ujung akar. daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil. Pada tanaman yang tidak terkena sinar matahari akan tumbuh dengan cepat. namun efek lain dari sinar matahari adalah menekan hormon auksin dalam pertumbuhan sel tumbuhan. melainkan membungkuk. Sehingga tingginya batang yang menjulang ke segala arah pada tanaman berkeadaan gelap akan lebih cepat layu hingga mati. batang ringkih. . namun keadaannya tidak sebaik pada keadaan terang. batang terlihat gemuk. subur. meskipun tumbuhnya lebih pendek. ketidakberadaannya cahaya matahari. tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat. Tanaman yang tidak mengalami fotosintesis tentu saja kekurangan nutrisi yang berguana bagi pertumbuhan dan perkembangan. Tanaman pada keadaan gelap tumbuh lebih cepat dibanding pada keadaan terang.daun berwarna kuning. Akan tetapi batang tanaman tersebut tidak bisa tegak. Hal tersebut dikarenakan sinar matahari memang berguna bagi fotosintesis pada tumbuhan.

Hal ini terjadi karena tumbuhan terlalu banyak mendapatkan cahaya matahari yang menyebabkan hormon auksin terhambat sehingga tanaman sangat kerdil / pendek. Dengan demikian sinar matahari sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Tanaman nampak segar karena mendapatkan cukup sinar matahari. Berbeda lagi dengan tanaman yang selalu terkena cahaya matahari. V.Begitu juga dengan daunnya. KESIMPULAN DAN SARAN . serta berwarna hijau muda dan agak pucat. Pertumbuhannya berjalan dengan normal ke atas. Pertumbuhan tanaman ini sangat terhambat walaupun daunnya nampak berwarna hijau tua yang segar. Tanaman ini juga memiliki kadar air yang berlebih akibat tidak terkena sinar matahari. Hormon auksin yang berfungsi untuk pertumbuhan juga bekerja. Hormon auksin pada tanaman ini berjalan dengan normal yang mengakibatkan tumbuhan tidak terlalu tinggi. meskipun pada awal pertumbuhan batangnya begitu panjang mengungguli pertumbuhan panjang tanaman yang tidak ternaungi. Daun juga mendapatkan cukup sinar matahari untuk pembentukan klorofil dari karbohidrat. Daun tanaman tersebut nampak layu dan tidak segar. Sedangkan tanaman kacang hijau yang mendapatkan sedikit sinar matahari / diletakkan di tempat redup. Daun tanaman tersebut berwarna hijau tua. Hal ini terjadi karena tanaman tidak mendapat sinar matahari sama sekali sehingga tanaman tidak mampu menghasilkan karbohidrat untuk pembentukan klorofil. pertumbuhannya berjalan normal. oleh karena itu tanaman tumbuh dengan sangat cepat dalam waktu singkat.

DAFTAR PUSTAKA Djakfar. Kesimpulan Adapun kesimpulan dari praktikum ini adalah sebagai berikut: 1. B. Kekurangan sinar matahari menyebabkan terjadinya etiolasi dengan ciri-ciri sebagai berikut : Daun berwarna pucat dan tidak berkembang karena tidak ada klorofil. Faktor pertumbuhan dan perkembangan yang uji dalam percobaan ini adalah sinar matahari dan hormon auksin. serta kuat. dan unsur hara. Saran Kepada praktikan harus tahu bagaimana cara memilih benih yang baik agar percobaan ini hasilnya lebih maksimal dan penempatan benih kacang hijau yang dibawah naungan benar dirawat karena setiap tanaman membutuhkan cahaya matahari. Batang kecil dan ringkih dan tumbuh lebih cepat. Cahaya menghambat pertumbuhan meninggi (primer) pada kacang dengan naungan. dan mengalami etiolase. Pada kacang hijau dengan naungan tumbuh panjang namun bewarna sedikit pucat karena sedikit mengandung klorofil. Jakarta: Gramedia. air. Z. . Sinar matahari yang besar menyebabkan menekan produksi hormon auksin yang berguna bagi pertumbuhan sel-sel.A. memiliki batang yang berisi dan tingginya baik. 2. Dasar-dasar Agronomi. 5. Tanaman kacang hijau dengan cahaya matahari langsung (tanpa naungan). 4. 1990. 3.

Botani Umum I. H. Justice. 1991. 2008. Qamar. UGM. Klomatologi Umum. Pengantar Produksi Benih. Fisiologi Lingkungan Tanaman.B. 2007. Bandung: Penerbit ITB Bandung . Bandung: Angkasa Bandung. Asep dan Wahju Qamara Mugnisyah. Jakarta: Kanisius.S. Setiawan.H. Setiawan. 1995. Pengantar Produksi Benih .M. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Sumardi. Fisiologi Lingkungan Tanaman. 1995. 1998. dan Hay R. Tjasjono Bayong. 1993. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Dasar-Dasar Bercocok Tanam. Issrep. Yogyakarta: Gadjah Mada University. Jakarta : Raja Grafindo Persada Tjitrosomo. Jakarta: Grafindo Persada. Jumin. 1995. Oren. Struktur Perkembangan Tumbuhan. A. Suhardi. 2002. Dasar-Dasar Agronomi.K. Fitter A. 1983. Jogjakarta. Jakarta : Kanisius. Intensitas Cahaya Matahari. Asep dan Wahju.Fitter.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->